Pola kerja Public Relation di Zaman Teknologi Informasi

Public Relations (PR) adalah sebuah profesi yang sudah terbangun berpuluh-puluh tahun lalu. Imu ke-PR-an sudah tertata begitu bagus dan mapan, serta diajarkan di berbagai Perguruan Tinggi, baik di Jurusan Komunikasi, maupun di sekolah-sekolah khusus ke-PR-an seperti London School of Public Relation. British Institute of Public Relations melihat fungsi public relations sebagai upaya yang mantap, berencana dan berkesinambungan untuk menciptakan dan membina pengertian bersama antara organisasi dan publiknya.

Berikut pengertian /definisi humas menurut beberapa pendapat :

•Menurut Majalah Public Relations News, Humas adalah: fungsi manajemen yang menilai sikap masyarakat, mengidentifikasi karsa dan perilaku individu ataupun suatu organisasi terhadap kepentingan umum, untuk kemudian merencanakan dan melaksanakan program aksi untuk mendapatkan pengertian dari masyarakat dengan tujuan agar diterima masyarakat.

•Menurut The International Public Relations Assosiation, Humas adalah fungsi manajemen yang berkelanjutan dan terarah lewat sebuah organisasi dan lembaga umum maupun pribadi, berusaha memenangkan dan mempertahankan pengertian, simpati, dan dukungan orang-orang yang mereka inginkan dengan menilai pendapat umum di sekitar mereka sendiri, guna mencapai kerjasama yang lebih produktif dan lebih effisien untuk memenuhi kepentingan bersama, dengan suatu informasi yang direncanakan dan disebarluaskan.

•Menurut The British Institute of Public Relations, humas adalah : suatu usaha yang sengaja dilakukan, direncanakan secara terus menerus untuk menciptakan dan memelihara saling pengertian antara sutu organisasi dengan masyarakatnya.

Pentingnya kemampuan meramalkan. Dengan demikian sebuah perencanaan bagi humas sangat penting karena perencanaan pula lunas akan dapat menentukan aktivitas menetapkan tujuan dan tindakan-tindakan (Onong Uchajana Effendy. 1992:134 Secara lebih spesifik. Dengan demikian dalam pelaksanaannya kelak dapat diambil tindakan dengan segera. apabila ternyata membentuk rintangan. Eksistensi humas sebagai pelembagaan kegiatan komunikasi dalam organisasi justru untuk menunjang upaya manajemen dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. humas dalam artian sebagai teknik komunikasi atau technique of communication dan kedua. Pertama. Perencanaan adalah menetapkan tujuan dan tindakantindakan untuk mencapai tujuan.•Profesi Humas adalah pekerjaan yang terdiri dari semua bentuk organisasi yang terencana. Rex Harlow). Public Relations yang diterjemahkan menjadi hubungan masyarakat (humas) mempunyai dua pengertian. • Humas adalah komunikasi dua arah antara organisasi dengan publik secara timbal balik dalam rangka mendukung fungsi dan tujuan manejemen dengan meningkatkan pembinaan kerja sama dan pemenuhan kepentingan bersama (Dr. Untuk mencapai tujuan tersebut perlu tercipta harmoni antara lembaga dengan lingkungannya. Dalam menyusun sebuah rencana diperlukan kemampuan meramalkan dan menvisualisasikannya. baik ke dalam maupun keluar antara sebuah organisasi dan publiknya untuk mencapai tujuan khusus mengenai pengertian bersama (Frank Jeffkins pakar humas dari inggris). Pedro E Teodhore menyebut tujuan komunikasi melalui public relations adalah menciptakan iklim dan pendapat umum yang menguntungkan lembaga. karena memungkinkan siapa saja dapat melihat dan menghayati dengan cepat apa yang harus dilakukan untuk melaksanakan rencana yang disusun itu guna mencapai tujuan yang ditetapkan. karena dengan imajinasi dapat diperkirakan hambatan-hambatan yang mungkin akan dijumpai. Sedangkan untuk mencapai suatu tujuan dalam teori manajemen disebutkan harus melalui tahap-tahap yang salah satu diantaranya adalah perencanaan. Sedangkan pentingnya kemampuan memvisualisasikan suatu rencana. humas sebagai metode komunikasi atau method of communication .

publik.D. pengembangan isi web organisasi.privat. Communication Technician Role (Peran Teknisi Komunikasi) Praktisi public relations dalam bidang ini biasanya ditekankan pada komunikasi jurnalistik. Smith pada tahun 1979. Klasifikasi peran public relations dapat dilihat pada bagan dibawah ini : 1. pemerintah – swasta). Praktisi public relations dalam peran ini. Pengklasifikasian peran public relations pertama kali dilakukan oleh Glen M. hanya melaksanakan keputusan pimpinan dan tidak melakukan penelitian untuk merencanakan atau mengevaluasi kerja mereka. dan menangani kontak media. Praktisi public relations lebih memegang peranan penting dalam organisasi yang mengutamakan . terlepas dari apakah fakta itu buruk. baik. staff Public Relations dituntut mampu menjadikan orang-orang lain memahami suatu pesan. Peran teknisi lebih menekankan pada aspek-aspek praktis public relations. menulis press release. newsletter. maksudnya adalah mengenai kemampuan menulis. Karena itu. Dewasa ini.(Abdurrahman. grafis dan produksi pesan yang digunakan dalam melaksanakan program public relations. Broom dan G. Dalam hal ini. Artinya Public Relations jauh lebih luas ketimbang pemasaran dan periklanan atau propaganda. atau tanpa pengaruh yang jelas. teknisi dan manajerial. dan melalui kegiatan-kegiatan tersebut akan muncul perubahan yang berdampak (lihat Jefkins. 2004: 2). Pihak manajemen atau koalisi dominan dalam organisasi membuat keputusan-keputusan strategis dan merancang aksi komunikasi yang ditujukan pada public organisasi. kemudian dikembangkan oleh para peneliti public relations. sesungguhnya dapat dicermati atau dibedakan kedalam dua kelompok peran atau fungsi. Public Relations harus berhadapan dengan fakta yang sebenarnya. 1993: 10). sedangkan peran manajerial menunjukan kemampuan dan independensi praktisi public relations dalam mengelola aktivitas manajerial public relations. pengeditan. praktisi public relations tidak terlibat dalam pengambilan keputusan organisasi. Public Relations menyangkut suatu bentuk komunikasi yang berlaku untuk semua organisasi (non profit – komersial. Konsep Public Relations sebenarnya berkenaan dengan kegiatan penciptaan pemahaman melalui pengetahuan. Dari beragam aktivitas public relations. feature. produksi audio visual. demi menjaga reputasi atau citra lembaga yang diwakilinya. Beberapa contohnya adalah. dan telah lebih awal.

Pihak manajemen memberikan wewenang bagi praktisi public relations untuk mengelola secara independen segala kegiatan yang berhubungan dengan fungsi kehumasan. memberi masukan pada manajeman atau koalisi dominan dalam sebuah perusahaan. praktisi komunikasi bertindak sebagai sumber informasi dan kontak resmi anatara organisasi dengan publiknya. Communication mendefinisikan manager masalah role public terdiri reltions. meringkas dan menyatakan kembali (mengelola) pandangan berbagai pihak. Dalam peranan sebagai media komunikasi organisasi atau perusahaan. Communication publik. dan mediator yang bertujuan untuk menghilangkan hambatan komunikasi. menyerap tanggapan-tanggapan. Praktisi public relations dikenal sebagai informed practioner. Dalam peranannya ini. membuat bertanggungjawab atas program tersebut. Tujuannya adalah untuk menyediakan informasi yang dibutuhkan oleh pihak manajemen dan publik organisasi atau perusahaan. praktisi public relations berperan sebagai ‘perantara ‘ yang mempunyai tugas untuk menjaga kualitas dan kuantitas alur komunikasi dua arah antara organisasi dengan publiknya. dalam upaya pengambilan keputusan yang akan memberikan keuntungan bagi keduanya. khususnya dlam bidang komunikasi. 2) Communication facilitator. Para praktisi public relations secara langsung terlibat dalam semua unsur pembuatan kebijaksanaan public relations dan secara berkesinambungan mengadakan penelitian atau melakukan evaluasi kerja. Praktisi public relations juga bertugas mengelola interaksi. dari 3 (tiga) sub peran program : dan 1) Expert Prescriber. dan membuat kebijakan. Komunikasi) Praktisi public relations secara sistematis merencanakan dan mengatur program public relations sebuah organisasi. praktisi public relations berfungsi sebagai liaison. menentukan agenda diskusi. interpreter. Manager atau Role (Peran hubungan Manajer media.informasi 2. dan membantu publik menganalisa dan . Peran Manajer Komunikasi atau “Communication Manager Role”. Pihak manajemen bergantung sepenuhnya (secara pasif) kepada praktisi untuk mendefinisikan masalah yang sedang dihadapi oleh suatu organisasi dan memberikan solusi terbaik dengan mempertimbangkan faktor yang berhubungan dengan organisasi yang bersangkutan. manajer public relations bisa jadi berfungsi sebagai “ahli” dalam merencanakan.

Peran yang dijalankan oleh praktisi public relations tidak lepas dari wewenang yang diberikan oleh pihak manajemen organisasi. Manajemen menyadari arti penting keberadaan public relations dalam perusahaan akan memberikan wewenang atau otonomi bagi praktisi public relations untuk menjalankan kegiatan public relations dalam perusahaan. untuk jangka panjang cara penyelesaian dengan melibatkan pihak manajemen akan lebih baik. Dalam hal ini. Peran problem-solving process facilitator berbeda dengan peran expert prescriber.mengoreksi kondisi yang menghambat hubungan komunikasi. Meskipun demikian. praktisi public relations dapat menjalankan peran communication manager yang mana kebebasan menentukan strategi dan model public relations yang diterapkan diharapkan dapat membantu peningkatan citra dan pencapaian objektif perusahaan. Praktisi public relations bahkan bisa memberikan masukan yang berguna pada tingkat pengambilan keputusan perusahaan. 3) Problem-solving process facilitator. Peran ini sangat penting dalam organisasi yang mempraktekan model komunikasi dua arah (two way symmetric model). karena mereka akan memiliki komitmen dengan program yang telah ditetapkan. Aktifitas ini berdasarkan asumsi bahwa komunikasi dua arah yang efektif akan meningkatkan kualitas keputusan organisasi yang berhubungan dengan kebijakan. Peran ini melibatkan anggota dari bidang atau departerment lain dalam perusahaan atau klien organisasi jika fasilitator bekerja untuk sebuah biro public relations. Pihak manajemen tidak akan turut campur dalam pembuatan kebijakan public relations. praktisi public relations membantu pihak manajemen organisasi untuk mencari solusi dari masalah komunikasi dan relasi organisasi. sedangkan peran problem-solving process facilitator bekerja sama dengan pihak manajemen secara hati-hati untuk menyelesaikan masalah secara bertahap. dan tindakan untuk kepentingan bersama. Idealnya peran teknisi dan manajerial ini harus ada dalam kegiatan public relations sebuah organisasi. prosedur. Sebagai konsekuensi. Upaya untuk melibatkan seluruh anggota koalisi dominan dalam menyelesaikan masalah organisasi mungkin akan menghabiskan waktu. dan membantu merencanakan dan melaksanakan secara rasional program public relations. Pada peran expert presciber. semua kegiatan yang dilakukan oleh praktisi public relations harus dapat dipertanggungjawabkan kepada pihak manajemen . keterlibatan manajemen bersifat pasif.

Komunikasi tulisan yaitu bagaimana seorang public relation mampu menulis sebuah berita atau informasi yang akan disampaikannya pada public internal maupun eksternal tempat ia bekerja. news letter ataupun mengisi informasi terbaru pada website perusahaan (jika ada). Hal ini dapat ia wujudkan dalam bentuk press release. Peran ini membutuhkan keahlian riset. negosiasi dan pembentukan koalisi. manajemen isu. Praktisi dalam peran manajer public relations tidak membatasi taktik mereka hanya pada komunikasi. Baik berupa komunikasi lisan maupun komunikasi tulisan. Kanada. Mereka menggunakan scanning lingkungan dan Inteligen organisasi. feature. Manajer public relations merupakan bagian dari manajemen organisasi. evaluasi program.perusahaan. dan tendensi untuk berfikir dari segi hasil atau dampak dari aktivitas public relations. minat pada pemikiran strategis. Komunikasi lisan yang baik akan berdampak pada penyampaian informasi yang disampaikan akan dimengerti oleh publik sasaran dengan baik serta maksud dan tujuan yang disampaikan oleh si public relation itu tersampaikan. Akan tetapi riset yang dilakukan kepada 321 organisasi di Amerika Serikat. Komunikasi lisan jelas amat diperlukan ketika menghadapi public internal atau eksternal dari tempat seorang public relation bekerja. Tapi perlu ditekankan bahwa kompetensi komunikasi yang dimiliki buka hanya sekedar kemampuan untuk membuat siaran pers dan berhubungan dengan media.perusahaan maupun pemerintahan. Komunikasi disini adalah kemampuan untuk menulis ala internet . seorang Public Relation yang baik setidaknya harus memiliki kemampuan-kemampuan berikut ini : Komunikasi Ini kemampuan wajib yang paling utama dimiliki oleh seorang Public Relation dalam suatu organisasi. dan konseling manajemen sebagai alat-alat public relations. Akuntabilitas dan partisipasi dalam manajemen organisasi membuat para praktisi ini menerima gaji besar yang berbanding lurus dengan tingkat kesibukan dan kadar stress yang mungkin dihadapi. Adakalanya praktisi public relations menerapkan beberapa peran sekaligus dalam menghadapi suatu masalah yang sedang dihadapi oleh perusahaan. dan Inggris menemukan bahwa ciri-ciri public relations yang baik adalah sejauh mana eksekutif public relations sebuah organisasi mampu melaksanakan peran manajer diatas peran teknisi Dari beberapa literatur yang saya baca.

Karena ketika Public Relation harus berhubungan langsung dengan konsumen. agar dapat mengetahui saat ini hal apa yang di inginkan oleh masyarakat terhadap perusahaan tempat public relation itu bekerja. dan agar tidak melebarnya berita tersebut menjadi sebuah hoax. sebuah revolusi komunikasi lisan yang ditulis. Kompeten dalam Manajemen issue dan research Seorang public relation haruslah mengerti bagaimana cara menghadapi dan menanggapi berbagai issue yang berkembang tentang hal-hal yang berkaitan dengan perusahaan tempat ia bekerja. Sehingga public relation dapat menjelaskan kepada public internal perusahaannya agar apa yang di inginkan oleh masyarakat sebagai public eksternal mereka dapat terpenuhi. memahami media apa yang akan di gunakan untuk melakukan suatu pemasaran produk perusahaan tempat ia bekerja. dan bagaimana cara mendekati mereka melalui media promosi yang ada di internet. Misalnya tim public relation dan pemasaran suatu perusahaan akan menggunakan sarana internet sebagai jalur perkenalan perusahaan mereka. Sebuah kemampuan komunikasi bukan hanya mampu menulis yang baik. Dan apabila terjadi suatu kejadian yang dapat merusak citra baik perusahaan. Pemasaran Para praktisi Public Relation pada akhirnya juga harus mengerti konsep-konsep pemasaran. Mereka mau tak mau harus belajar mengenai tren perilaku konsumen di dunia internet. tapi mampu berinteraksi dengan konsumen. maka ilmunya harus diperluas dengan ilmu pemasaran untuk menarik minat masyarakat tehadapa apa yang akan disampaikannya. Public relation tidak hanya . Maka dari itu seorang praktisi Public Relation saat ini juga harus bisa menganalisis. Di era social media saat ini batas sebuah peran Public Relation dan Marketing semakin kabur.dengan bahasa yang kasual. Melakukan sebuah riset yang di rasa perlu untuk sebuah perkembangan citra perusahaan dapat dilakukan oleh public relation. maka sudah pasti peran seorang public relation menjelaskan pada masyarakat luas tentang hal apa yang terjadi sebenarnya. Ketrampilan Teknik Kehumasan Ketrampilan dalam teknik kehumasan ini maksudnya ialah bagaimana seorang public relation dapat menerapkan teknik – teknik kehumasan pada saat menyampaikan pesan kepada khalayak agar mudah dimengerti oleh masyarakat sebagai komunikannya.

terus menerus mengalami perubahan dan perbaikan yang bermanfaat untuk komunikasi merek. PR harus mengerti apa beda Profile Page. Dan apabila rencana awal yang telah ditetapkan mengalami kendala bahkan kegagalan. Bila sekarang sedang tren Twitter. Managerial. seorang public relation yang baik memiliki sikap kepemimpinan yang baik agar dapat memimpin atau mengarahkan tim yang bekerja sama dengannya agar tercapainya tujuan dari perusahaannya. praktisi Public Relation diharapkan memahami implikasi aplikasi baru tersebut terhadap perusahaan dan merek yang ditangani. Leadership dan ethic Manajemen dalam public relation berarti. padahal hal tersebut hanya agar para karyawan bekerja semakin giat lagi. termasuk memantau perkembangan yang sangat pesat.berperan sebagai corong perusahaan kepada masyarakat tapi juga bisa sebagai pembuat masalah. maka public relation bisa saja menyebar issue bahwa dalam waktu dekat perusahaan akan mengadakan pengurangan pekerja. Fans Page Facebook misalnya. maka mereka harus terjun ke dalamnya biar mengerti bagaimana sebenarnya Twitter itu. Groups. Dengan memahami teknologi ini. Fans Page. dengan menggunakan bahasa yang baik dan sopan serta sesuai dengan lingkungan atau keadaan tempat . Mereka harus terus mengikuti perkembangan teknologi. Pada saat yang sama praktisi Public Relation juga perlu memahami aplikasi Facebook yang juga berkembang sangat cepat. Praktisi Public Relation juga wajib mempelajari Facebook. seorang public relation sudah harus memiliki rencana lain sebagai pengganti tidak berjalannya rencana awal. Semua ini dilakukan agar suasana kerja tidak monoton. aplikasi apa saja yang ada di Twitter yang bisa mendukung pekerjaan mereka. Apa yang bisa dilakukan. Serta memiliki kemampuan berbahasa yang baik. seorang public relation haruslah pandai mengatur segala kegiatan kehumasannya agar rencana – rencana yang telah disusun dapat berjalan sesuai urutan. suasana pekerjaan datar-datar saja. Pembuat masalah di dalam kondisi tertentu misalnya karena di dalam perusahaan tidak ada terjadi apa-apa. dan Causes di Facebook. Informasi Teknologi dan Keahlian Bahasa Praktisi Public Relation pada akhirnya harus update dengan teknologi terbaru. Dalam menjalankan tugasnya.

Leadership dan ethic. Karena biasanya seorang public relation menggunakan cara komunikasi yang tradisional yaitu misalnya pola komunikasi dari atas ke bawah. Apalagi saat ini perkembangan berita amatlah pesat seiring dengan berkembangnya teknologi. konsumen atau melakukan kampanye untuk mempengaruhi perilaku konsumen. Informasi teknologi dan keahlian berbahasa ) karena hal itu sangat penting agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik. meliputi sistem email termasuk juga World Wide Web. Menurut buku “ Strategi Mengelola Public Organisasi” arti sesungguhnya dari e-PR itu adalah : - E yaitu untuk elektronik ( elektronik ). . Seorang Public Relation harus memiliki kemampuan yang telah disebutkan d atas ( Komunikasi. Mereka tidak punya pilihan lain dan menjadikan internet menjadi bagian dari budaya perusahaan.public relation berbicara. Dari sini lahir istilah cyber Public Relations atau e-Public Relations. Ketrampilan teknik kehumasan. dapat menarik public agar tertarik terhadap apa yang disampaikan oleh si public relation tersebut. Managerial. Ada baiknya anda mempertimbangkan berbagai public atau audien. Melalui Internet ini pula setiap individu bisa menjadi penerbit. Kompeten dalam manajemen issue dan research. Sejalan dengan perkembangan revolusi online. Saat ini para praktisi Public Relation mulai mempertimbangkan penggunaan internet sebagai salah satu cara strategi komunikasi Public Relation (Holtz. Untuk hal terakhir pada kemampuan yang harus dimiliki oleh seorang public relation yaitu kemampuan dalam bidang Informatical Technology atau yang biasa di singkat IT. P untuk Public ( publik ). pola komunikasi massa atau horizontal. Saat ini pola – pola tersebut mulai di tinggalkan seiring munculnya teknologi yang bernama internet. Dan masyarakat terutama di perkotaan banyak yang menggunakan internet sebagai sarana mencari informasi yang mereka inginkan lebih cepat. Ide untuk memakai kata tunggal publik saat ini telah banyak dipakai. demikian juga dengan huruf ‘e’ dalam e-PR sama artinya dengan ‘e’ sebelum mail dan commerce yang merujuk pada medium electronic ( elektronik ) dunia internet. E-PR mencakup seluruh aspek internet. Pemasaran. 1999).

membuat website perusahaan agar bisa terjadi komunikasi langsung dengan membuka situs perusahaan e-Public Relation memiliki beberapa keunggulan yaitu : • Komunikasi yang terjadi konstan Dalam arti internet tidak pernah tidur dengan target audiensnya diseluruh dunia mampu bekerja 24jam non stop. dan berkomunikasi langsung •Biaya hemat . •Interaktif Dengan adanya internet para praktisi PR memperoleh feedback dari pelanggan atau pengunjung website perusahaan. Kemudian memasang iklan perusahaan d internet. Kegiatan e-PR ini dilakukan melalui internet misalnya dengan mengirim email karena email merupakan sarana yang kuat untuk membangun serta meruntuhkan reputasi. Membangun hubungan antara bisnis anda dengan audien merupakan kunci keberhasilan dalam dunia internet mengingat sifatnya yang interaktif.Terutama sekali ketika pokok pembicaraan seputar dunia internet yang mengakomodasi berbagai pasar dan komunitas mikro. Sedangkan PR konvensional feedbacknya dengan cara tatap muka langsung. •Respon yang cepat Internet dapat merespon secara cepat dengan semua permasalahan dan pertanyaan dari para prospek dari pelanggan. karena melalui email ini informasi dapat kita sampaikan dengan cepat melintasi waktu dan melalui email pula kita dapat membangun suatu customers service serta membangun merek email. R untuk Relation ( hubungan ). Oleh karena itu internet merupakan sarana pembangunan hubungan yang sangat kuat dalam dunia bisnis.

hal ini perlu diperhatikan agar dapat mengetahui cara-cara pencapaian hal-hal yang di iningkan dari e-PR ini. Memicu. Dalam konteks tersebut. 3. kita harus memastikan bahwa informasi apa pun yang dimuat secara online harus relevan dengan audiens kita. Reputation ( reputasi ). Relevance ( relevansi ). Proses yang berhasil adalah hubungan yang dapat bertahan lama dan saling menguntungkan. e-PR merupakan kegiatan pembangunan hubungan dengan berbagai audiens melalui proses interaksi. Relations ( hubungan ). Banyak contoh yang kelihatannya relevan padahal relevan atau sebaliknya kelihatan relevan padahal tidak relevan. Tujuan e-PR misalnya apa yang di inginkan dari adanya e-PR di perusahaan tempat kita bekerja dengan mempertimbangkan berbagai alasan mengapa menggunakan internet misalnya seperti :  Untuk memperluas bisnis . e-PR merupakan sebuah seni dalam mengelola reputasi online. Sedangkan pada PR konvensional ketika melakukan program harus mengeluarkan biaya besar dalam sebuah perusahaan besar. karena cukup dengan memberikan informasi secara jelas melalui website.karena melaui e-PR ini tersedia suatu cara melihat keseluruhan prosses pemasaran. 2.Dengan adanya internet ini. merupakan aset bisnis yang paling penting. Dan juga dalam hal membuat suatu program perusahaan. (Caca. mempertahankan dan melakukan konsolidasi merupakan kegiatan-kegiatan yang esensial dalam membangun hubungan jangka panjang tersebut. praktisi PR dan perusahaan tidak harus mengeluarkan uang banyak.2007) • Komunikasi dua arah Komunikasi dua arah perusahaan dengan publiknya merupakan slah satu tujuan utama dari e-PR. semua orang bisa melihatnya. karena komunikasi tersebut membangun pola komunikasi yang kuat dan menguntungkan E-PR merupakan sebuah bentuk pemasaran internet. promosi website perusahaan tempat kita bekerja serta menjadi saranuntuk menjual produk perusahaan secara online. Jadi internet bisa dikatakan sebagai kegiatan dan informasi yang menjadi landasan bagi seluruh kegiatan e-PR Dengan memiliki e-PR ada tiga hal yang dipelajari yaitu : 1. Ketika ingin membangun sebuah e-PR ada beberapa hal yang diperhatikan seperti tujuan dan strateginya.

Langkah – langkah yang diperlukan :   Memiliki sebuah tujuan ( tujuan yang dibuat harus berisi hal tersebut ) Melakukan penelitian untuk mengetahui metode online seperti apa yang akan di jalankan sesuai dengan kegiatan kita dan audiens . Pada prinsipnya tujuan e-PR memiliki dua elemen yaitu apa yang ingin di capai ( bagi perusahaan dan audiens) dan waktu pencapaian tujuan tersebut. jangan mengharap terlalu banyak dan terlau cepat karena pernyataan tujuan “untuk menyediakan spesialisasi buku – buku fiksi yang lebih baik di bidang kejahatan dalam kurun waktu enam bulan ke depan” akan lebih realistik jika di bandingkan dengan tujuan “ agar lebih dikenal dalam kurun waktu enam bulan”. seperti “untuk mendapatkan sebanyak mungkin pengunjung ke situs saya”. strategi e-PR memuat bagaimana agar tujuan yang telah di susun dapat tercapai. produk atau jasa dari perusahaan tempat bekerja Untuk mendapat opini dari publik Untuk mendapat lebih banyak uang Setelah memikirkan pertimbangan-pertimbangan tersebut kita juga harus meninjau dari sisi audiens atau sasaran kita.   Strategi e-PR ketika tujuan dari e-PR telah di tentukan maka langkah selanjutnya.      Untuk menjual produk atau jasa secara online Untuk menjual produk atau jasa secara offline Untuk mendapat dukungan Unruk memperkenalkan bisnis. strategi dibuat harus memuat hal hal lain yang terdapat dalam website seperti membuat forum diskusi online. memikirkan bagaimana membantu audiens. Tujuan e-PR dibuat berkaitan dengan website perusahaan. tujuan yang belum jelas. Tujuan yang kita buat harus jelas dan mempunyai fokus. jika kita meninjau dari sisi audiens dan mengetahui apa yang si inginkan maka dipastikan tujuan yang di tetapkan akan pada arah yang benar. Realistik. “untuk memperoleh publisitas online yang maksimal” atau “ untuk memenuhi tuntutan audien online” merupakan contoh tujuan yang tidak terbilang baik. Pikirkan tentang audiens. Misalnya. kita akan mampu memanfaatkan e-PR pada perspektif yang tepat. Dari elemen – elemen tersebut ada hal yang harus di pertimbangkan :  Spesifik. perusahaan federal Express menentukan tujuan yang ingin di capai yaitu untuk menyediakan berita terkini yang tidak di sensor.

kita buat sebuah spot dengan target liputan pangsa pasar anak muda. meskipun internet merupakan sebuah fenomena global. contohnya kita harus membedakan kelompok yang menjadi target. disamping satu liputan lain sebagai remaja dewasa Geografi. Dengan memperhatikan factor – factor di bawah ini :  Usia. namun perbedaan kultur tetap merupakan hal yang harus dipertimbangkan Gender.  Membuat sebuah rencana berdasarkan tujuan dan penelitian Memiliki sumber daya yang diperlukan Terdapat audien yang berbeda yang dapat mempengaruhi bisnis online yaitu meliputi :                Konsumen Calon konsumen Konsumen lain Investor Pesaing Organisasi perdagangan Jurnalis Kalangan Industri Moderator diskusi kelompok Karyawan Regulator online Pemasang iklan online Sponsor online LSM Perusahaan yang terhubung pada website kita Di dalam audien tersebut terdapat beberapa batasan yang harus di buat. produk tertentu biasanya hanya untuk jenis kelamin tertentu   .

sehingga membuat kondisi menjadi lebih interaktif Contoh kasus dari keuntungan penggunaan e-PR yaitu. Google News diakses oleh 6. Sosial – demografi. karena feedback yang di dapat dari media internet dapat langsung di dapat. dapat membangun digital brand image. Siaran pers tersebut di rancang seoptimal mungkin oleh tim humas Southweest Airlines agar web mereka bisa di dapat oleh pencari dan mereka dengan cerdasnya menyelipkan kata kunci “cheap airlines ticket” dan “cheap airfare”. Loyalitas. Pemakai internet. Dan tentu saja siaran pers ini dilengkapi dengan link – link penting seperti penjualan tiket online. menurut Nielsen/Net Rating. pengelompokkan yang dapat dibuat misalnya berdasarkan regular dan temporer. hanya setahun setelah peluncurannya. pada Juni 2004 saja tercatat 21 juta orang membaca Yahoo News. dapat digunakan sebagai sarana komunikasi mitra bisnis internasional dengan biaya yang relatif minim. hal ini tidak mudah dilakukan di PR konvensional. Sementara itu. siaran pers yang di terbitkan oleh divisi humas Southwest Airlines di internet. Mereka juga menggunakan siaran pers tersebut sebagai sarana peningkatan citra perusahaan mereka terutama yang berhubungan dengan dua kata kunci tersebut dan hasilnya dalam waktu delapan bulan mereka . divisi humas perusahaan ini mendesain sedemikian rupa siaran pers mereka dan menemukan kata kunci yang sering di gunakan oleh pengguna internet untuk mencari tiket. anda juga bisa saj membuat target pasar berdasarkan cakupan sosial demografi. audiens kita bisa juga dikelompokkan berdasarkan audien yang loyal dan konsumen pengekor   Dari segi manfaat. Mereka menyebarkan siaran tersebut ke Yahoo News dan Google News.5 juta orang setiap bulannya. menjadi suatu pasar global karena dengan internet kita tidak serasa tidak terpisah secara geografis karena dapat berinteraksi langsung melalui media ini. Kata kunci itu seperti “cheap airlines ticket” dan “cheap airfare”. e-PR bermanfaat sebagai penjalin hubungan yang baik dengan berbagai media melalui media center online.bagi perusahaan yang ingin menekan biaya komunikasi pasti akan menggunakan email sebagai sarananya. Dan inilah fakta menariknya: pembaca utama Google News dan Yahoo News bukan wartawan melainkan konsumen pembaca berita.

Daftar Pustaka . berita.%20Strategy%20&%20Marketing %20Indonesia. Karena jika seorang public relation tertinggal informasi yang sedang ramai di bicarakan d masyarakat hal itu dapat menghambat cara kerja mereka karena ketertinggalan itu tadi. Namun dari semua hal tersebut public relation sudah jelas tentu harus mempelajari teknologi sebagai penunjang pekerjaannya dan mengikuti perkembangan jaman. Jadi cara kerja public relation yang lama pun tetap harus dilaksanakan.htm  file:///C:/Documents%20and%20Settings/USER/Desktop/my%20paper/Apa%20Yang %20Dibutuhkan%20Public%20Relations%20Di%20Era%20Social%20Media %20%20%C2%AB%20Internet%20Business.%20Strategy%20&%20Marketing%20Indonesia. karena cara manual tetap dibutuhkan saat ini. Karena tingkat pendidikan sebuah masyarakat berbeda – beda.htm .htm  file:///C:/Documents%20and%20Settings/USER/Desktop/my%20paper/rumah %20komunikasi.htm  file:///C:/Documents%20and%20Settings/USER/Desktop/my %20paper/PR_KONVENSIONAL_DAN_E-PR. Karena public relation dan sebuah perusahaan atau organisasi tidak dapat menyamakan kriteria suatu publik. dan bagaimana cara penggunaannya. isu yang sedang berhembus di publik. Mengutip kalimat dari seorang praktisi kehumasan Frida Kusumastuti yaitu Cyber media merupakan pelengkap sempurna dari semua media off line PR.berhasil mencetak penjualan tiket online sebanyak 1. Maka seorang public relation benar – benar harus selalu mengikuti perkembangan teknologi.  file:///C:/Documents%20and%20Settings/USER/Desktop/my%20paper/Cyber%20PR %20%20Humas%20pun%20Bisa%20Menggoalkan%20Penjualan%20%C2%AB%20Internet %20Business. Tapi tidak seluruh publik mengetahui dan mengerti apa itu internet. baik public internal maupun eksternal agar dapat memanajemen apabila terjadi suatu masalah.5 juta dolar Amerika dari siaran pers yang mereka sebar itu.

h tm  Strategi Mengelola Public Relation karangan Drs.htm  file:///C:/Documents%20and%20Settings/USER/Desktop/my %20paper/Public_Relations_Indonesia_Antara_Era_Sertifikasi_dan_Cyber_Public_Relations. file:///C:/Documents%20and%20Settings/USER/Desktop/my%20paper/Humas %20Korporat.Suryadi .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful