You are on page 1of 11

Melanin atau melamin? Ada berbagai macam warna rambut manusia.

Namun warna alami cukup dibagi dalam 6 golongan besar: hitam, coklat, pirang, auburn, merah, dan kelabu-putih. Auburn itu artinya coklat kemerahan. Sedangkan rambut kelabu-putih hanya ditemukan pada orang tua, orang albino, dan pada sebagian kasus defisiensi tirosin (nanti kita akan tahu kenapa bisa begitu). Apa yang mengatur warna rambut manusia? Pigmen yang mengatur warna rambut ada dua macam, yaitu eumelanin dan feomelanin (istilah Latinnya: phaeomelanin, kira-kira artinya melanin kelabu). Ingat bahwa melanin tidak sama dengan melamin (beda 1 huruf fatal!). Melanin adalah pigmen coklat gelap; yang mengatur macam-macam warna ³biologis´ manusia. Mulai dari warna kulit, iris mata, sampai warna rambut (yang akan kita bahas). Orang albino mengalami defisiensi melanin yang cukup berat, maka itu hampir tidak ada melanin sama sekali pada kulitnya. Sedangkan melamin« hehehe tahu sendiri. Plastik yang dipakai sebagai pelapis untuk berbagai alat rumah tangga dan industri; yang sering dimasukkan ke dalam susu untuk menambah kadar nitrogen, namun bisa mengakibatkan gangguan fungsi ginjal.

Hubungan dengan anatomi rambut Di manakah melanin yang mengatur warna rambut berada? Perhatikan 2 gambar berikut untuk mengetahuinya.

Tirosinase lebih aktif pada orang dewasa dibanding pada anak-anak atau remaja. defisiensi tirosin dapat mempengaruhi warna rambut manusia. Anda akan melihat struktur yang di bawah. eumelanin merupakan protein yang mengandung asam amino tirosin. Eumelanin Eumelanin (yang artinya melanin sejati) memberi warna gelap pada rambut. Namun pada orang tua tidak begitu aktif lagi. Ditinjau dari struktur kimianya. . Pembentukan eumelanin membutuhkan enzim tirosinase. yang menggabungkan asam amino tirosin ke molekul dopa dan dopamin. Karena itu. Melanin ada dalam bentuk melanosit.Lihat di mana letak akar folikel rambut. yang berada di dekat akar rambut. Kurangnya tirosin menyebabkan warna rambut yang seharusnya gelap akan memudar. Setelah diperbesar beberapa kali.

maka semakin merah warna rambut yang terbentuk. yang bereaksi dengan asam amino sistein. yaitu coklat atau hitam. warna yang terlihat adalah kuning (pirang). Melanin coklat lebih stabil dan bertahan lama daripada melanin hitam. Komposisi pigmen vs warna rambut Warna rambut yang terlihat (alias fenotip) tergantung pada perbandingan kadar eumelanin dan feomelanin pada rambut orang yang bersangkutan. bisa dilihat di sini bagaimana perbandingan kedua jenis melanin tersebut dan reaksi pembentukannya. Feomelanin juga tersusun atas asam amino tirosin. Jika pigmen melanin hitam rendah. Namun feomelanin itu sendiri merupakan produk antara dalam produksi eumelanin. Sedangkan rambut dengan konsentrasi melanin coklat tinggi akan memperlihatkan warna coklat. y y y Rambut hitam: 99% eumelanin + 1% feomelanin Rambut coklat/pirang: 95% eumelanin atau lebih rendah + 5% feomelanin atau lebih tinggi Rambut merah: 67% eumelanin + 33% feomelanin Yang berminat mengetahui aspek kimia dari pembentukan pigmen pengatur warna rambut. Biasanya rambut merah juga berhubungan dengan penghambatan pembentukan eumelanin. Yang tidak berminat atau pusing langsung lanjut ke bawah saja. Feomelanin Sedangkan feomelanin berwarna kemerahan atau pirang dan ditemukan pada sebagian besar orang. Dan jika pigmen melanin coklat yang rendah. Semakin banyak interaksi dengan sistein. sehingga inilah yang memberi warna kemerahan atau oranye pada rambut. Asam amino sistein mengandung atom sulfur. Feomelanin memiliki stabilitas di antara melanin coklat dan hitam. namun paling banyak pada orang yang berambut merah. warna yang terlihat adalah kelabu atau putih. .Warna eumelanin ada 2 macam. dan juga membutuhkan enzim tirosinase. Rambut yang memiliki konsentrasi melanin hitam tinggi tentu saja akan memperlihatkan warna hitam.

Hubungannya dengan gen coklat-pirang tadi adalah: adanya alel dominan (tidak merah) akan menampilkan fenotip rambut tidak merah (warna hanya tergantung pada alel gen pertama). Hal ini mulai dicurigai sejak banyak pasangan dengan rambut coklat memiliki keturunan biologis berambut pirang. Sedangkan gen kedua (merah atau tidak merah) adalah gen yang memiliki alel dominan (rambut tidak merah) atau alel resesif (rambut merah). Tidak adanya alel dominan sama sekali membuat fenotip rambut pirang. Keberadaan salah satu alel dominan saja akan membuat fenotip rambut coklat. Gen pertama (coklat-pirang) adalah gen yang berpeluang memiliki alel dominan (rambut coklat) atau alel resesif (rambut pirang). . tidak hanya diatur oleh satu gen. seperti halnya warna iris mata.Genetika Pewarisan warna rambut secara genetik.

menghambat pembentukan DOPA b. (hnz) Mekanisme pencerahan kulit a. Di sini warna diharapkan bertahan dalam waktu lama. atau semacamnya (percampuran). dan sebagainya.Berarti alel dominan pada gen rambut tidak merah dengan alel resesif pada gen rambut coklat tetap menghasilkan rambut pirang. Teori dua gen ini mungkin saja masih belum benar-benar tepat untuk menjelaskan bagaimana warna rambut diturunkan secara genetik (mungkin lebih?). menghambat pembentukan DOPA quinon c. Dan diperkirakan faktor lingkungan juga berpengaruh. Mengandung sedikit peroksida.shtml dan di http://en. Tidak mengandung amonia dan peroksida. Molekul prekursor zat pewarna masuk ke korteks rambut dan membentuk molekul yang lebih besar lagi. Contoh: rambut pirang ada beberapa macam.com/as/as002. maka warna yang terlihat adalah kemerahan. karena banyak sekali gradasi warna rambut yang dapat ditemukan. pewarna rambut dapat dibagi atas 3 macam: y y y Warna semipermanen. Pewarna hanya berinteraksi dengan lapisan luar rambut (korteks). juga mengubah warna pigmen dasar rambut. Di sini warna baru luntur setelah kira-kira 25 kali mencuci rambut. Pewarna Sejak dulu banyak orang yang sudah mencoba mewarnai rambut. namun tidak sampai ke pigmen dalamnya. pirang gelap. membentuk molekul-molekul kecil.keratin. Di sini warna rambut alamiah tidak mengalami perubahan drastis.wikipedia. Molekul prekursor dari zat pewarna akan masuk ke korteks rambut. auburn. Warna permanen. bisa lihat di http://www. yaitu coklat muda. Di situ zat ini akan membentuk molekul yang berukuran lebih besar daripada semipermanen. Secara garis besar. Mulai dari bleaching sampai produk hair coloring modern. Further reading Yang berminat membaca atau tahu lebih lanjut. mereduksi melanin Pigmen melanin dalam kulit manusia adalah sebagai mekanisme pertahanan utama terhadap sinar ultra violet dari matahari. namun warna kulit akan menjadi gelap. Di sini pewarna selain mengubah warna korteks rambut. Warna demipermanen. . karena penambahan ukuran molekul makin mempersulit pelunturan warna.org/wiki/Human_hair_color. Bisa menjadi permanen kalau dipakaikan pada rambut yang sudah diwarnai lebih dahulu. Mengandung amonia dan peroksida. oranye. Namun jika orang tersebut memiliki alel dominan rambut coklat plus alel resesif rambut merah. Karena itu pewarna ini mudah luntur dengan pencucian kira-kira 6-12 kali.

pigment can be produced by C. . 21). This would suggest that future structural and chemical studies will need to be directed toward analyzing melanin synthesized during pathogenesis or within organism's environment just prior to infection.Berdasarkan jurnal dengan judul ´Inhibition of tyrosinase by green tea components´. In vitro. November 1. Mammalian studies of melanin have emphasized the heterogeneity of melanin. 18). In spite of considerable effort by several investigators. neoformans using a wide variety of compounds including ortho. aminophenols. [Frontiers in Bioscience 2. Cryptococcal pigment has been found to resemble mammalian pigment in its ability to reduce reactive oxygen and nitrogen metabolites (16. many aspects of the structure of melanin in Cryptococcus are not known. In vitro. Williamson Division of Infectious Diseases. Illinois 60612 Received 10/20/97 Accepted 10/24/97 3. 1997] Reprints PubMed CAVEAT LECTOR LACCASE AND MELANIN IN THE PATHOGENESIS OF CRYPTOCOCCUS NEOFORMANS Peter R. dihydroxyphenyl alanine (DOPA) and dopamine (5. NEOFORMANS Staib first described pigmentation in Cryptococcus neoformans more than 35 years ago (6). 17. University of Illinois at Chicago College of Medicine. However. In addition. MELANIN BIOSYNTHESIS OF C. and diaminobenzenes and catecholamines including 3-4. neoformans pigment is similar to that found in mammalian eumelanin (15). any comparison to mammalian melanin is still tentative. Since chemical analyses of Cryptococcus melanin have not yet been made. electron paramagnetic resonance has been used to show that the free radical population within the C. Chicago. e99-107.and para diphenols. elemental analysis of a melanin preparation produced in vitro from L-DOPA led one author to suggest that the pigment produced was quite different from mammalian or fungal melanins (19). whose structure is strongly dependent on substrates and the microenvironment in which it is synthesized (20).

11. According to this scheme (figure 1) DOPA undergoes a four electron oxidation by a phenoloxidase enzyme through a series of steps to form the somewhat stable intermediate. which then undergoes first a two electron oxidation to indole-5. the Mason-Raper scheme for mammalian eumelanin synthesis has been adapted using the neurologic substrate DOPA.6-dihydroxyindole carboxylic acid (DHCI). (10. For example. 22). Proposed melanin synthesis scheme in Cryptococcus neoformans adapted from the Mason-Raper model as modified by Ito (5. 22). phenol oxidase . and the well-known neurotropism of Cryptococcus neoformans. Figure 1. tyrosinase using only tyrosine as substrate. The above scheme is limited by assumptions which may or may not be true for C. In contrast.6-dihydroxyindole (DHI) and 5.Based on this substrate specificity. dopachrome.6quinones followed by a sequential polymerization to melanochrome and then to melanin. neoformans within the mammalian host. This intermediate then nonenzymatically decarboxylates to form 5. 6. the Mason-Raper scheme is based on the mammalian enzyme.

65 -77. 1987a..-J. E. oxidizing a multitude of phenolic and aminophenolic substrates. et Venereol.. Chem.I. 11 -27. G. 913. Chester.T..Levine (ed. 11. it is the body's way of protecting itself. W. Derm. M. 626. 111(10). Champion. 1988. Sueki. R. neoformans may be significantly different from the mammalian model. 264.. 76. 3(2).. 1993.. Cosm. 1081... B.C. Yu.)... Kim. G. M. Biagini. G. Cutis. N.. Elias. et al... M. 20. T. A. 2. depending on variables (i.-J. 21. (Stockh).. This natural process is the body's automatic response to UVR. Ebling. M. Jimbow. Cosm. F . in "Chemistry and Technology of the Cosmetics and Toiletries Industry". and elucidation of these differences may provide additional targets for pharmacological intervention. resulting in what we know as a "tan". some critical steps in melanin synthesis of C. J. Yakugaku Zasshi. Cosm..F.H. R. Once Tyrosine is synthesized into Melanin. norepinephrine. Oxford. 95. London. Cosm. "Atlas of Clinical Dermatology". E. O. R. Mason. differences in virulence could be expected. Chem.. 1996. Talassi.. P. Jap.Am. Johnson. Szabo. Act. absorbance spectrum and sequence homology of its gene. 8. and Kim. 1995. 1995. and Maibach.S.e. This is the body's natural sunblock. 15. Drug Dev. drugs) that affect catecholamine metabolism in the host.. and Mishima..Rev. G. Suzuki. Res.O.J. Lee. Morganti. animal strain. Nature. "Basic Histology". 1996. 34. neoformans has been shown to be a laccase by its copper content. G. & Toil. produced by specialized skin cells called Melanocytes in response to exposure to UVR. Nishimura. 1989. London.. 14. G. K.-S.). 9. (eds).. du Vivier.C. 5.S.Biol. epinephrine and dopamine) as well as a variety of aldehyde and acid metaboli tes (23.H. 720. 22. Melanin .M. Murphy. 122(10).. Y.-S. the resulting pigment rises upward to the uppermost levels of the Epidermis where it encapsulates individual skin cells. 225. & Toil..Junqueira. J. Telegan.Acad. Olson. All of these could potentially be oxidized by laccase from C. New York. Martin Dunitz.Drug Carrier Systems. Masuda. 7(2). 113(3). Imokawa. 1993. 16.. 3. 110(10)..Kelley. 222. Williams. M.. Laccases have a much broader substrate specificity than tyrosinase. 199 5. J. 97. 13.). "Cosmetic Dermatology". J.. Williams. 7. "Pigmentation and Pigmentary Disorders". broad substrate specificity. 1994.. (eds. E. 17. P. neoformans. G. Sixth Ed. 2(1). 23.C. London.. M. 51. Appleton & Lange. J. 17(3). D. 1971. Ann.. & Jimbow. 13. R. 55-58. Griffin. VanScott.. G. 19. 1992.Carneiro. Dermatol. CRC Crit..L. T.. 63 -67. and McKee. 1978. Lee.D. 18.. Burton. Tucci... P.. nutritional status. 10. CRC Press.H. P.L.). W. 1969. R. J. California. T. 149. 1994. Imokawa. Cosmetics & Toiletries. Hermitte. 1992. is synthesized from the aminoacid Tyrosine. 110(Oct. 1992.Dermatol. J. (eds. A mixture of laccase products could polymerize to produce an extremely heterogeneous and unpredictable melanin structure within the mammalian host.M. 1995. and Schmitt.G. Ricotti. 107(7). E. Since melanin is thought to exert virulence through anti-oxidant properties (16-18) and this property varies with the type of polymerized substrate (25).).G. 88. Imokawa. O.. At least four principal diphenolic substrates are believed to be present in significant quantities in brain tissue (DOPA.J. (eds. Clinics Dermatol. 24). in turn. (2nd Edn..L.. R. Jpn. Soc. Beani. J. Lecchia. Vener.. et al. 1989. 4. The tanning process occurs during the production of Melanin. in Ther.. Darr.. 1996. Vellucci. Chapman & Hall. T.. 51.M. H. Blackwell.. 6.. 1998. R. 155(8). Furthermore.. 172. "Textbook of Dermatology". 187.activity in C. J.). Belmonte. 83. Tejima. Dermatol.. O. H. R. Solmi. Gower Medical Publishing. and Elias.. Cosm & Toil. µEthnic Products¶.. Ditre. Baran.M. CNLAC1 (4). 8.F. 12.. & Toil. . 1948. D.

menimbulkan efek eritema. . Hydroquinone merupakan agen yang umum digunakan. chloroquine.Alih-alih mendapat kulit putih mulus. dan mengurangi efek samping. dan quinacrine menjadi factor terjadinya hiperpigmentasi. Selain hydroquinon. kojic acid. Tindakan yang awalnya diharapkan mampu memperbaiki tampilan paras wajah berbuntut pada kunjungan ke ruang konsultasi dermatologis. Dr. kerja spesifiknya adalah menghambat tyrosinase dan bersifat sitotoksik terhadap melanin. Pigmentasi kerap menjadi efek samping ketika mengunakan kosmetika pemutih kulit atau whitening product. Model terapi lainnya yang juga dapat diaplikasikan adalah chemical peels dan terapi laser." Umumnya melasma pada masa kehamilan akan menghilang berangsur angsur usai persalinan. yang didapat justru masalah baru yakni hiperpigmentasi. Azeleic acid adalah agen depigmentasi yang bekerja melalui antiproliferasi dan memilki efek sitotoksik pada melanosit. Kunci dalam mengurangi pigmentasi adalah penggunaan tabir surya spektrum luas dan manajemen paska terapi. misalnya kehamilan. mempercepat pemulihan. kedelai. belum tentu prosuk tersebut aman dan sesuai untuk semua orang. resolcinol. Contoh dari hiperpigmentasi adalah melasma (chloasma). Nusa Dua. alfa dan beta hydroxyl acid. Penyebab utama hiperpigmentasi adalah peningkatan jumlah melanin. Keterbatsan ini dapat diatasi dengan terapi kombinasi untuk memperkuat efikasi. Pigmentasi sendiri berarti perubahan warna kulit seseorang. dan ekstrak mulberi. atau desquamation. atau penyakit Addison (penurunan fungsi klenjar adrenal). Penayangan iklan terus menerus akan membangun image opinion publik terhadap produk tertentu. Namun kebanyakan memiliki keterbatasan seperti durasi pengobatan yang lama. Kondisi ini ditandai dengan adanya flek kecoklatan yang berada di wajah. Perubahan warna ini disebabkan adanya penyakit atau perlukaan yang dapat menimbulkan perubahan warna yang lebih gelap (hyperpigmentation). Melasma dapat terjadi pada wanita hamil dan dikenal sebagai "mask of pregnancy. Jakarta berbicara mengenai Conventional Treatment for Skin Pigmentation dalam acara Regional Conference of Dermatology yang berlangsung di Westin Resort. Konsumsi obat-obat tertentu. Apa yang salah dengan kosmetika whitening ? Kampanye iklan yang tidak didukung oleh kecukupan data ilmiah kadang justru menyesatkan. Agen lainnya yang baru saja diperkenalkan untuk masalah pigmentasi adalah rucinol. Padahal. ekstrak licorice. Paparan sinar matahari yang intens juga diduga sebagai penyebab utama hiperpigmentasi. atau lebih terang (hypopigmentation). Agen lainnya adalah tretinoin. mendapat hasil nyata. Menurut Lily terdapat sejumlah terapi untuk hiperpigmentasi. sensasi terbakar. seperti golongan antibiotik atau amiodarone. substansi tubuh yang bertanggung jawab terhadap tampilan warna kulit (pigmen). Memang ada kondisi tertentu yang mempengaruhi jumlah melanin menjadi meningkat. Misalnya iklan pemutih kulit yang kini marak ditayangkan semua media. dan vitamin C. penghambat tyrosinase lain adalah arbutin. Bali pada 13 hingga 16 September lalu. Lily Soepardiman dari Departemen Dermatologi Kosmetika RS Cipto Mangunkusumo.

Selain melanin. DNA akan memberikan signal pada melanosit untuk meningkatkan sintesisnya. akan mudah rusak karena ultra violet B. Rucinol juga memiliki daya penetrasi yang cepat hingga ke dalam lapisan kulit. Melanin terbentuk melalui rangkaian oksidasi dari asam amino tirosin dengan melibatkan enzim tirosinase. di antara ultra violet tersebut ultra violet B (UVB) merupakan sinar yang paling poten menyebabkan kerusakan jaringan kulit baik akut ataupun kronis. Dengan adanya sistein atau glutation. Rucinol. ketika memenangkan Outstanding Thesis Award. Melanin yang memayungi inti sel berfungsi sebagai pelindung dengan menyerap sinar UV. Pajanan sinar matahari dapat menyebabkan kulit berwarna lebih gelap karena sinar matahari mengandung ultra violet (UV). Kulit sendiri mempunyai perangkat untuk melindungi jaringan yang ada dibawahnya diantaranya yaitu melanin. selain itu juga ada beberapa pigmen lain seperti karoten (kuning). (Ani) 25. yang secara genetik jumlahnya telah tertentu. reaksi ini membentuk feomelanin (pigmen berwarna kuning). dopakuinon diubah menjadi sisteinil dopa. faktor dari dalam tubuh yang sangat berpengaruh adalah ras atau genetik.8 fl oz.Rucinol bekerja dengan jalan mengunci melanin sehingga tidak akan diproduksi dalam jumlah banyak. makanan ataupun obat. disamping . vaskularisasi kulit. disebabkan sifat yang hipoalergik dan beba bahan s tambahan. gunakan pada bintik atau area yang berbeda warna. Dopa kuinon diubah menjadi dopakrom melalui auto oksidasi sehingga menjadi dihidroksi indole (DHI) atau dihidroksi indole carboxy acid (DHICA) untuk membentuk eumelanin (pigmen berwarna coklat). Bahan ini aman digunakan. Aplikasi dengan 2 kali pumps untuk seluruh wajah atau 1 pump untuk pemakaian parsial. Rucinol diperkenal kan sebagai agen antipigmentasi pada 1998 melalui International Federation of the Societies of Cosmetic Chemists (IFSCC). Selain hal tersebut warna kulit seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor. Perpaduan faktor ini akan menghasilkan warna kulit tertentu. Melanin terbentuk ketika tirosin berkombinasi dengan enzim tirosinase. Instruksi penggunaanya adalah setelah menggunakan losion. di samping trytophan dan tyrosinase. pengaruhtersebut terjadi bukan karena jumlah sel melanosit yang berbeda. kemampuan refleksi permukaan kulit serta kemampuan absorbsi epidermis dan dermis. itu sebabnya penggunaan rucinol dapat mencegah pembentukan melanin. baik dari dalam tubuh maupun luar tubuh. hal ini terbukti dengan menurunnya produksi sitokin oleh keratinosit.12. dengan adanya kerusakan tersebut. Tirosinase mengubah tirosin menjadi DOPA. kemudian dopa kuinon. Dari dalam tubuh misalnya faktor genetik dan hormonal. oksihemoglobin (merah). Preparat yang tersedia di pasaran saat ini adalah 25 ml /0. stratum korneum yang tebal juga akan menyerap sinar UV. Salah satu reaksi akut akibat UV-B menyebabkan terjadinya inflamasi akut dan pigmentasi lambat pada kulit manusia. mengunci sempurna tirosinase sebelum keduanya bergabung. Warna kulit juga dipengaruhi oleh ketebalan kulit. melainkan bergantung pada jumlah dan bentuk melanosom. Sedangkan luar tubuh misalnya sinar matahari. hemoglobin (biru) dan melanin (coklat) yang mempengaruhi warna kulit.2009 18:52:40 Sinar Ultra-Violet (UV) dan Pengaruhnya Terhadap Hiperpigmentasi Kulit Warna kulit normal ditentukan oleh jumlah dan sebaran melanin yang dihasilkan oleh melanosom pada melanosit. DNA sebagai kromofer seluler utama.

itu asam urokanat diduga juga mempunyai peranan pelindung terhadap paparan UV. dapat juga bermanfaat pada individu yang alergi atau tidak dapat mentolerir tabirsurya biasa serta dapat memberikan perlindungan baik terhadap UVB maupun UVA. Dalam penelitian Elmet dkk (2001) membuktikan bahwa polifenol teh hijau EGCG dan ECG mempunyai kemampuan sebagai fotoproteksi dengan mekanisme kerja yang berbeda dari tabirsurya. memantulkan atau menghamburkan energi surya yang mengenai kulit manusia. atranilat. Komponen polifenol teh hijau tidak menyerap cahaya UV. maka akan menghasilkan efek fototerapi tambahan atau sinergisme. salisilat. yang dapat mengurangi atau mencegah efek-efek yang merugikan karena paparan UV. Tabir Surya atau Pelindung Surya Tabir surya adalah suatu substansi dengan senyawa aktif yang dapat menyerap. hal ini akan menyebabkan terjadinya abnormal pigmentasi seperti melasma. sedangkan tabirsurya tertentu mempunyai daya lindung terhadap spe ktrum tertentu pula. Bahan aktif tabir surya kimiawi yang beredar dipasaran terdiri dari golongan PABA (para amino benzoic acid).Paparan UV secara langsung akan menghasilkan radikal bebas dan meningkatkan regulasi mRNA tirosin yang merupakan enzim dalam biosintesis melanin. Untuk mengurangi efek-efek buruk karena paparan sinar ultra violet tersebut diperlukan pelindung surya atau tabir surya. . Implikasinya adalah bila polifenol teh hijau dikombinasikan dengan tabir surya konvensional. Kendalanya adalah masing-masing spektrum sinar surya memberikan dampak buruk yang berbeda. frekles dan lentigo senilis. kamfor. serta kombinasi yang mengandung lebih dari satu bahan aktif. sinamat. Selain itu. Dalam penelitian Suryaningsih (2003) terbukti krim teh hijau dengan berbagai konsentrasi yang dioleskan pada punggung probandus dan disinari dengan UVB dalam waktu 2 hingga 16 menit dapat mencegah terjadinya pigmentasi dan eritema akibat paparan UVB. benzofenon dan derivatnya.