TEORI PENDUGAAN

Presented By: Norma Setiawati Asia Kurniasari Yadia Ilaika Yuni Fitriyah Seprina Andriani

PENGERTIAN
Pendugaan adalah proses menggunakan sampel statistik untuk menduga hubungan parameter populasi yang tidak diketahui. Pendugaan merupakan suatu pernyataan mengenai parameter populasi yang diketahui berdasarkan informasi dari sampel, dalam hal ini sampel random, diambil dari populasi yang bersangkutan. Penduga adalah suatu statistik (harga sampel) yang digunakan untuk menduga suatu parameter. Denagn penduga, dapat diketahui seberapa jauh suatu parameter populasi yang tidak diketahui berada disekitar sampel.

Ciri-Ciri Penduga yang Baik Tidak Bias. penduga yang efisien adalah penduga yang memiliki varians terkecil. Apabila terdapat lebih dari satu penduga. Konsisten . Suatu penduga di katakan efisien bagi parameternya apabila penduga tersebut memiliki Varians yang kecil. E(Penduga) = Parameternya Efisien. Suatu Penduga dikatakan tak bias bagi prarameter nya apabila nilai penduga sama dengan nilai yang di duga nya(parameternya).

Tabel : Parameter dan Penduganya Parameter ( rata-rata populasi) P (proporsi) (varians) (simpangan baku) r (koefisien kolerasi) Penduga b (koefisien regresi) .

pendugaan yang hanya mempunyai atau menyebutkan satu nilai. 2. dugaan di nyatakan dalam suatu interval yang di batasi oleh dua nilai. Jadi. pendugaan yang mempunyai dua nilai sebagai daerah pembatasan.Jenis-Jenis Pendugaan 1. . Pendugaan Interval. Pendugaan Tunggal.

2. . Jika simpangan baku tidak diketahui dan populsi berdistribusi normal . Jika simpangan baku diketahui dan populasinya berdistribusi normal .Menaksir Rata-Rata 1.

Contoh Dari 36 mahasiswa tingkat II diketahui bahwa ratarata IPK = 2. Buat selang kepercayaan 95 % untuk rata-rata IPKseluruh mahasiswa tingkat II? .6 dengan simpangan baku = 0.3.

098 < µ < 2.6 .3 2.6 dan s=0.6+ 0.3 s n 0 .6 (1.502 < µ < 2.6 .0.Jawab Selang kepercayaan 95% maka = 0.025 < Q < x + z 0.96 .96) ( ) 36 2.05 sehingga z /2 = z 0.(1.098 2.025 s Q n 0.025 = 1.3 2.z 0.698 . x =2.96)( ) 36 x .

p . dimana q= 1.Menaksir Proporsi Menaksir dari proporsi populasi yang tidak diketahui.

dengan tingkat kpercayaan 95 % diperoleh kisaran nilai tersebut adalah : Jawab : — s Z 1 / 2E E n ! 15 s 1.96 5 20 ! 15 s 2.Contoh Misalnya dari hasil pengukuran 20 mahasiswa fkip diperoleh rata-rata nilai tes tertulis kalkulus I adalah 15.05) .19 (P<0. dari hasil penelitian sebelumnya diperoleh informasi bahwa simpangan nilainya sebesar 5.19 Jadi kisaran nilai mahasiswa tersebut adalah antara 12.81 sampai dengan 17.

Menaksir Simpangan Baku Menaksir dari simpangan baku populasi yang tidak diketahui. .

75 .95 dan dk=2.75 Kita merasa 95% percaya bahwa simpangan baku akan ada dalam interval yang dibatasi oleh 2.95 < <14.23 dan 3.14 Interval taksiran untuk simpangan baku = 2.23 < < 3. Dengan koefesien kepercayaan 0.8. Dihasilkan harga statistik s2=7.9 maka dari daftar chi kuadrat didapat Jawab : = 4.Contoh Sebuah sampel acak dengan berukuran 30 telah diambiol dari sebuah populasi dengan sub normal simpangan baku .

< < .Menaksir Selisih Rata-Rata Jika kita mempunyai dua populasi maka kita dapat menghitung selisih rata-rata dari kedua populasi tersebut.

Dan adalah skor semua siswa perempuan yang mungkin mengambil mata kuliah ini. .Contoh Suatu ujian Kimia diberikan kepada 50 siswa perempuan dan 75 siswa laki-laki siswi perempuan mencapai 76 dengan simpang baku 6 sedangkan siswa laki2 mendapat rata rata 82 dengan simpangan baku 8 tentukan selang kepercayaan bagi beda Dalam hal µ2 adalah rata rata skor semua siswa laki2.

µ2 < 3.µ2 < 8.04 . =0.µ2 < < µ1 .43 < µ1 . = 2.65 < µ1 .Jawab : X1-X2=86-96 .57 . s2= 6 . S1=8 .

Menaksir Selisih Proporsi Kita mempunyai dua populasi binom dengan parameter untuk peristiwa yang sama masingmasing dan .

Ternyata 350 siswi dan 400 siswa menyenangi kunjung tersebut tentukan interval kepercayaan 95% untuk perbedaan persentase siswa dan siswi yang mengunjungi perpustakan dan menyenanginya .Contoh Dua sampel acak terdiri dari 500 siswi dan 700 siswa yang mengunjungi perpustakaan daerah telah diambil.

024 < < (0.0284) < 0.136 .65-0.96)(0.96)(0.0284) < 0.57)+(1.57) -(1.Jawab : Persentase siswi yang mengunjungi perpustakaan = p1=(325/500)100%=65% Untuk siswa =p2=(400/700)100%=57% Jadi q1=35% dan q2=43% n1=500 dan n2=700 (0.65-0.

Menentukan Ukuran Sampel. Untuk menentukan besarnya ukuran sampel dalam pendugaan. perlu diperhatikan beberapa hal yaitu: Ukuran sampel dapat ditentukan antara lain berdasarkan: Apa yang akan ditaksir Berapa besar perbedaan yang masih diterima antara ditaksir dan penaksir? Berapa derajat kepercayaan yang diinginkan dalam melaksankan penaksiran? Berapa lebar interval yang masih diterima? .

n=666.05 menit berapa mahasiswa yang perlu diambil untuk sampel tersebut? Jawab: b=0.05 menit. dikehendaki derajat kepercayaan 99% dengan beda yang lebih kecil 0. Jadi paling sedikit sampel itu harus terdiri atas 666 mahasiswa.58 maka Oleh karena ukuran sampel harus merupakan bilangan diskrit maka paling sedikit.Contoh : Untuk menaksir rata-rata waktu yang diperlukan untuk mahasiswa dalam menyelesaikan sebuah soal statistika. .05 menit dan z=2. Ketika menaksir rata-rata tsb. Jika diketahui simpangan baku yang diperlukan= 0. diperlukan sebuah sampel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful