SEL

Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Fisiologi Hewan Air

Disusun oleh: Ahmad Nur Rohman 230110090025

FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN UNIVERSITAS PADJADJARAN 2010

Organisme prokariota tidak memiliki inti sel dan mempunyai organisasi internal sel yang relatif lebih sederhana. Disamping sel darah merah masih terdapat sekitar 75 triliun sel lain yang menyusun tubuh manusia. sehingga jumlah sel pada manusia sekitar 100 triliun sel. Prokariota terbagi menjadi dua kelompok yang besar: eubakteria yang meliputi hampir seluruh jenis bakteri. antara lain dengan membran internal. Setiap jenis sel dikhususkan untuk melakukan suatu fungsi tertentu. Walaupun banyak sel yang berbeda satu sama lainnya. Organisme eukariota memiliki organisasi intraselular yang jauh lebih kompleks. lemak atau protein pada setiap sel untuk melepaskanenergi ‡ mekanisme umum merubah makanan menjadi energy ‡ setiap sel melepaskan hasil akhir reaksinya ke cairan disekitarnya ‡ hampir semua sel mempunyai kemampuan mengadakan reproduksi dan jika sel Semua organisme selular terbagi ke dalam dua golongan besar berdasarkan arsitektur basal dari selnya. Genom prokariota terdiri dari kromosom tunggal yang melingkar. organel yang memiliki membran tersendiri seperti inti sel dan sitoskeleton yang sangat terstruktur. yaitu organisme prokariota dan organisme eukariota. kelompok prokariota yang sangat mirip dengan bakteri dan berkembang-biak di lingkungan yang ekstrim seperti sumber air panas yang bersifat asam atau air yang mengandung kadar garam yang sangat tinggi. Organisme eukariota memiliki organisasi intraselular yang jauh lebih kompleks. misalnya : ‡ oksigen akan terikat pada karbohidrat. Sel eukariota memiliki beberapa kromosom linear di dalam nuklei. antara lain dengan membran internal. dan archaea. Misalnya sel darah merah yang jumlahnya 25 triliun berfungsi untuk mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan. organel yang memiliki membran tersendiri seperti inti sel dan sitoskeleton yang sangat terstruktur. tetapi umumnya seluruh sel mempunyai sifar-sifat dasar yang mirip satu sama lain. di dalamnya terdapat sederet molekul DNA yang sangat panjang yang terbagi dalam paket-paket yang dipisahkan oleh histon dan protein yang lain. tanpa organisasi DNA. Sel eukariota memiliki beberapa kromosom linear di dalam nuklei.Sel l t it i t b i i eti p erup regasi/penyatuan dari berbagai macam sel yang dipersatukan satu sama lain oleh sokongan struktur-struktur interselluler. di dalamnya terdapat sederet molekul DNA yang sangat panjang yang terbagi dalam paket-paket yang dipisahkan oleh histon dan protein yang lain Beberapa ahli telah .

Jika dilihat secara keseluruhan. Schleiden mengadakan penelitian terhadap tumbuhan. . Setelah mengamati tubuh tumbuhan. Selanjutnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tubuh hewan adalah sel. Ternyata dalam pengamatannya tersebut ia melihat bahwa tubuh hewan juga tersusun dari banyak sel. dan kemudian muncullah beberapa teori tentang sel. Satuan terkecil dari rongga tersebut dinamakan sel. dan kemudian muncullah beberapa teori tentang sel. Schwann melakukan penelitian terhadap hewan. ia menemukan bahwa banyak sel yang menyusun tubuh tumbuhan. Beberapa ahli telah mencoba menyelidiki tentang struktur dan fungsi sel.mencoba menyelidiki tentang struktur dan fungsi sel. antara lain seperti berikut y Robert Hooke (1635-1703) Ia mencoba melihat struktur sel pada sayatan gabus di bawah mikroskop. y Schleiden (1804-1881) dan T. Schwann (1810 -1882) Mereka mengamati sel-sel jaringan hewan dan tumbuhan. Berbagai penelitian para ahli biologi. Dari hasil pengamatannya diketahui terlihat rongga-rongga yang dibatasi oleh dinding tebal. Sejarah ditemukannya teori tentang sel diawali penemuan mikroskop yang menjadi sarana untuk mempermudah melihat struktur sel. Dari dua penelitian tersebut keduanya menyimpulkan bahwa sel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup. Akhirnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tumbuhan adalah sel. strukturnya mirip sarang lebah. Sejarah ditemukannya teori tentang sel diawali penemuan mikroskop yang menjadi sarana untuk mempermudah melihat struktur sel.

Dari pendapat beberapa ahli biologi tersebut akhirnya melahirkan beberapa teori sel antara lain: a. b. c. y Felix Durjadin dan Johannes Purkinye Pada tahun 1835. Felix Durjadin dan Johannes Purkinye melihat ada cairan dalam sel. Beberapa teori sel itu menunjukkan betapa pentingnya peranan sel karena hampir semua proses kehidupan dan kegiatan makhluk hidup dipengaruhi oleh sel. sel merupakan unit struktural makhluk hidup. yaitu untuk mengatur segala proses yang terjadi di dalam sel. sel yang intinya tidak memiliki membran. y Max Schultze (1825-1874) Ia menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik kehidupan. sel merupakan unit reproduksi makhluk hidup. setelah mengamati struktur sel. Brown mengamati struktur sel pada jaringan tanaman anggrek dan melihat benda kecil yang terapung-apung dalam sel yang kemudian diberi nama inti sel atau nukleus. sel merupakan unit fungsional makhluk hidup. sel merupakan unit hereditas. kemudian cairan itu diberinya nama protoplasma. sel prokariot.y Robert Brown Pada tahun 1831. Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti a. Berdasarkan analisanya diketahui bahwa inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran inti sel itu sangat penting. d. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru.5-1 m) Tidak memiliki membran nukleus (inti) DNAnya kontak dengan sitoplasmanya secara tidak langsung . Protoplasma merupakan tempat terjadinya proses hidup. materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. y y y y Ukurannya relatif kecil (Ø 0.

dinding luar sel yang kompleks. lisosom. sentriol. dan mikrobodies. sel yang intinya memiliki membran. mitokondria. flagela. Organel yang tidak dibatasi membran adalah ribosom. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru y y y y y y y y y y y y Ukurannya relatif besar (Ø 10-100 m) Bagian dalam sangat kompleks dengan organel-organel yang dibatasi membran maupun yang tidak dibatasi membran Memiliki inti sejati yang dibatasi membran Organel lain yang dibatasi membran adalah endoplasmik retikulum. Golgi aparatus. sering juga dengan flagela . mikrotubul. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. dan sitoskeleton Sel eukariot hewan dibatasi oleh plasma membran saja. pili.y y y Dalam sitoplasmanya mengandung ribosom Sel dibungkus oleh plasma membran. kadang-kadang berflagela b. sel eukariot.

Inila contoh gambar Sel Prokariot : Inilah gambar Sel Eukariot yang terdiri dari "Sel Hewan & Sel Tumbuhan" : .

sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid . Sel Germinal. Sel Somatis.Organel-organelnya dibatasi membran y y y y Membran selnya tersusun atas fosfolipid Diameter selnya antara 10-100mm Mengandungbanyak subunit RNA polymerase Susunan kromosomnya linier Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya a.Sel Prokariotik y Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid y y y y y Organel-organelnya tidak dibatasi membran Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan Diameter sel antara 1-10mm Mengandung 4 subunit RNA polymerase Susunan kromosomnya sirkuler Sel Eukariotik y Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus . sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid. b.

pektin. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel. glikolipid. kitin. dan molekul polar yang sangat kecil (air. hemiselulosa. Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. ion. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. dan kolesterol. Sementara itu. O2). molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa). Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids. Dinding sel terdiri dari Selulosa (sebagian besar). Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel. dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. etanol). Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2. Membran Plasma Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara. oligosakarida. lignin. yaitu dengan transpor pasif .Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak.Bagian-bagian Sel a Dinding sel Dinding sel juga berfungsi untuk menyokong tumbuhan yang tidak berkayu . Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. protein. garam karbonat dan silikat dari Ca dan Mg. b.

Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. Transpor pasif Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. .untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus. sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor. Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Transpor aktif Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Difusi. osmosis. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin. dan light driven pumps. Transpor pasif ini bersifat spontan. dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. serta ionophore. Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. yaitu simporter dan antiporter. ATP driven pumps.

Dalam hal ini. ADP. Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak.5 ± 1. kalsium dan kalium .c. membran dalam. Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel.0 µm. Membran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP. Selain itu. Dengan demikian. ribosom. yaitu membran luar. 2001]. fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium. mitokondria adalah ³pembangkit tenaga´ bagi sel. serta protein transpor yang mengatur keluar masuknya metabolit dari matriks melewati membran dalam. yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA). Mitokondria Mitokondria adalah tempat di mana fungsi respirasi pada makhluk hidup berlangsung. Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehingga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP. ATP.5 µm dan panjang 0. Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0. Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper. reaksi oksidasi asam amino. seperti siklus Krebs. disebut krista [Lodish. Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% protein. Membran dalam mengandung protein yang terlibat dalam reaksi fosforilasi oksidatif. 2000]. ruang antar membran. Luas permukaan ini meningkat sangat tinggi diakibatkan banyaknya lipatan yang menonjol ke dalam matriks. ATP sintase yang berfungsi membentuk ATP pada matriks mitokondria. Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik. dan reaksi ?-oksidasi asam lemak. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama. misalnya sel otot jantung. Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel. membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani oksidasi menghasilkan Asetil KoA.

fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut). fagositosis. dan autofagi. Semua enzim tersebut aktif pada p 5. Mula-mula. Di dalam endosom awal. dan embrio manusia. Di endosom lanjut. Pertama. materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. seperti organel yang tidak berfungsi lagi. Fungsi utama lisosom adalah endositosis. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Badan Golgi Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. Kemudian. e. ataupun sulfatase. lipase. Setelah itu. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom. glikosidase. . p sekitar 6. dan (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi . autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut).d. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. fosfolipase.Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. fosfatase. . transformasi berudu menjadi katak. nuklease.Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri. yang tidak dibawa ke endosom lanjut. yang disebut endosom awal. Di dalamnya. membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. .Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan. Proses ini berguna pada sel hati. Terjadi penurunan p pematangan dan membentuk lisosom. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali (dibuang ke sitoplasma).

detoksifikasi obat-obatan. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. Membentuk dinding sel tumbuhan Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. Ada tiga jenis retikulum endoplasma: RE kasar Di permukaan RE kasar. Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. Maka. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi. RE halus berbeda dari RE kasar. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi.struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. (kata endoplasmik berarti ³di dalam sitoplasma´ dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti ³jaringan´). terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. misalnya ginjal. tergantung pada jenisnya. fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. f. Membentuk membran plasma. 2. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan . Retikulum Endoplasma Retikulum Endoplasma (RE) adalah organel yang dapat ditemukan di seluruh sel hewan eukariotik. 3. berisi enzim dan bahan-bahan lain. Badan Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. 4. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. beberapa fungsi badan golgi antara lain : 1. Kantung ini disebut cisternae. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium.

nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. Selain itu. dan diakhiri. yaitu : y leukoplast : plastida yang berbentuk amilum (tepung) . Plastida Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. ada tiga macam plastida. sebagai tempat sintesis ribosom. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. RE halus mensintesis molekul. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon.proteinnya. h. dijalankan. Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai. Nukleus Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. g. sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. Gen di dalam kromosom-kromosom inilah yang membentuk genom inti sel.

terdiri dari : klorofil a dan b untuk fotosintesis). j. xantofil. terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom. Pada siklus sel di tahapan interfase. dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah. Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. dan duplikasi sentrosom. yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom. Sentriol (sentrosom) Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel. Vakuola Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). Kemudian dilanjutkan dengan S. dan karoten y kromoplast : plastida yang banyak mengandung karoten i. kondensasi kromoson.y kloroplast : plastida yang umumnya berwarna hijau. dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benang-benang spindel. Vakuola ditemukan pada .

Tidak mempunyai plastida. dll 3. Mempunyai dinding sel [cell wall] dari selulosa. Mempunyai bentuk yang tetap. Tidak mempunyai plastida.semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri. . Mempunyai plastida. kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. Mempunyai dinding sel [cell wall] dari lipoprotein. penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen. mengadakan sirkulasi zat dalam sel Sel tumbuhan. fenol. Mempunyai bentuk yang tetap. memelihara tekanan osmotik sel 2. Sel hewan lebih kecil daripada sel tumbuhan. dan sel bakteri mempunyai beberapa perbedaan seperti berikut: Sel tumbuhan Sel hewan Sel bakteri Sel tumbuhan lebih besar daripada sel hewan. fungsi vakuola adalah : 1. Tidak mempunyai bentuk yang tetap. sel hewan. Sel bakteri sangat kecil. Tidak mempunyai dinding sel [cell wall].

Mempunyai sentrosom [centr osome]. Nukleus lebih besar daripada vesikel. Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) pati. beberapa hewan uniseluler memiliki vakuola (tapi tidak sebesar yang dimiliki tumbuhan). . Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran (granul) glikogen. Tidak mempunyai vakuola. walaupun kadang-kadang sel Mempunyai vakuola [vacuole ] atau rongga sel yang besar. Nukleus lebih kecil daripada vakuola.Tidak mempunyai vakuola [vacuole] . Tidak Mempunyai sentrosom [centr osome]. Tidak memiliki nukleus dalam arti sebenarnya. Yang biasa dimiliki hewan adalah vesikel atau [vesicle]. - Tidak Mempunyai sentrosom [centr osome]. Memiliki lisosom [lysosome]. Tidak memiliki lisosom [lysosome].

tidak melibatkan mitokondria y .Perbedaan pertumbuhan dan perkembangan sel hewan dan tanaman Secara umum. kecuali kemampuan akar dalam hal menopang berat tubuh bagian atas Apoptosis untuk perkembangan jaringan. perbedaan tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut: Hewan Tumbuhan Terdapat sentriol Tidak ada sentriol Tidak ada pembentukan dinding sel Terdapat sitokinesis dan pembentukan dinding sel Ada kutub animal dan vegetal Tidak ada perbedaan kutub embriogenik. yang ada semacam epigeal dan hipogeal Jaringan sel hewan bergerak menjadi bentuk yang berbeda Jaringan sel tumbuhan tumbuh menjadi bentuk yang berbeda Terdapat proses gastrulasi Terdapat proses histodiferensiasi Tidak terdapat jaringan embrionik seumur hidup Meristem sebagai jaringan embrionik seumur hidup Terdapat batasan pertumbuhan (ukuran tubuh) Tidak ada batasan pertumbuhan. melibatkan mitokondria dan caspase Tidak ada "Apoptosis". yang ada lebih ke arah proteksi diri.