P. 1
Agar Stamina Tetap Terjaga

Agar Stamina Tetap Terjaga

|Views: 96|Likes:
Published by wardoyo_eh
Tips agar dapat menjaga stamina tubuh, enjoy..
Tips agar dapat menjaga stamina tubuh, enjoy..

More info:

Published by: wardoyo_eh on Apr 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/19/2013

pdf

text

original

medika

REPUBLIKA RABU, 5 JANUARI 2011

28

:: klinika ::

Edukasi Kehidupan Seksual Sehat
PT Pfizer Indonesia dan Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI) menobatkan pasangan Hery Rachmat Kurniawan dan Pipit Indriawati sebagai duta Indonesia SweetHard (ISH), sebuah program kompetisi bagi pasangan suami istri (pasutri) Indonesia untuk mendapatkan predikat Pasangan Paling Harmonis dan Bahagia. Tugas duta ISH salah satunya membantu menyebarkan informasi edukasi seputar kehidupan seksual yang sehat dan hubungannya dengan keharmonisan rumah tangga. Manajer Pemasaran PT Pfizer Indonesia, dr Andini Suhardi menjelaskan, program Indonesia SweetHard diluncurkan dalam bentuk permainan online yang telah diikuti lebih dari 200 pasangan sejak awal diluncurkannya pada Mei 2010. "Program ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pasutri di Indonesia mengenai kegiatan seksual yang memuaskan serta masalah ereksi yang merupakan salah satu bagian penting mencapai kebahagiaan rumah tangga," tuturnya. Sejumlah rangkaian seleksi harus dilakukan oleh para peserta untuk akhirnya bisa menjadi finalis dan duta ISH. Tahapan seleksi yang dijalani adalah melalui Hardness Challenge Game di www.vi-lounge.com dan lomba kreasi foto harmonis yang kreatif, malam semifinal yang diselenggarakan di Kampus Restaurant, Menara Imperium Jakarta, hingga akhirnya terpilih lima pasang peserta yang beruntung untuk mengikuti puncak acara Edumantic Journey to SweetHard Moments di Pulau Belitung. Tim Dewan Juri yang terdiri dari Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Udayana dan Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia, Prof Dr dr Wimpie Pangkahila Sp And FACCS, Androlog dari Siloam Hospital Kebon Jeruk, sekaligus pengasuh konsultasi Vi-lounge, dr Heru H Oentoeng, serta Manajer Pemasaran PT Pfizer Indonesia, dr Andini Suhardi melakukan penilaian terhadap para peserta. "Poin penilaian mencakup beberapa hal, yaitu kreativitas, kemampuan berbicara di depan publik, yang di dalamnya terkandung poin mengenai pemahaman dan presentasi singkat mengenai kesehatan seksual, inisiatif dan kontribusi dalam setiap tahap, serta tentunya keharmonisan bersama pasangan," ujar Andini. Ketua Asosiasi Seksologi Indonesia, Prof Wimpie Pangkahila mengatakan ISH adalah puncak pemberian edukasi mengenai kesehatan seksual kepada publik. "Melalui program ISH ini, kami berharap pasangan suami istri tidak takut atau malu lagi untuk berkomunikasi dengan pasangan dan berkonsultasi kepada tenaga ahli, khususnya dokter spesialis Andrologi atau Seksologi apabila memiliki pertanyaan atau masalah seputar kesehatan seksual,” jelasnya. Pasangan Hery dan Pipit, Duta ISH, diharapkan mampu menjadi corong dalam meningkatkan pengetahuan awam tentang pentingnya kehidupan seksual yang sehat, serta bahaya obat palsu. Mereka mengaku bahagia dan bangga menjadi Duta ISH. "Program ini sangat penting dan sangat baik untuk dilakukan. Kami dan para pasangan lain yang menjadi peserta ISH mendapatkan banyak informasi seputar kesehatan seksual langsung dari para ahlinya. Sebagai duta ISH, kami akan membantu memberikan informasi mengenai Indonesia SweetHard dan edukasi kesehatan seksual yang telah kami terima kepada masyarakat, diawali dari lingkungan sekitar kami dulu," ungkap Hery yang diamini Pipit.
■ desy susilawati, ed: irwan kelana

TETAP FIT

MUSIRON/REPUBLIKA

Berbagai cara bisa dilakukan untuk menjaga tubuh tetap fit, antara lain dengan berolahraga secara teratur, istirahat yang cukup, makan yang baik dengan gizi seimbang, serta menjaga kebersihan dan kehangatan tubuh.

Agar Stamina Tetap Terjaga
Oleh Annisa mutia

Perubahan suhu dan cuaca yang lembab menyebabkan tubuh lebih rentan terserang penyakit.

S

tamina dan daya tahan tubuh sangat penting dalam semua kondisi. Stamina yang kuat akan membuat tubuh bisa bertahan terhadap serangan penyakit. Sebaliknya, stamina yang ringkih akan membuat kita rentan dan mudah terkena penyakit. Karena itu menjaga agar stamina tetap fit sangatlah penting. Apalagi dalam kondisi cuaca dan iklim yang ekstrem seperti sekarang ini. Dalam kondisi tersebut tubuh memang sangat rentan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Jika pola hidup tidak sehat, maka risiko terkena penyakit menjadi lebih besar. Apabila itu terjadi, tentu akan menimbulkan banyak kerugian. Sebab segala aktivitas harian menjadi terganggu.Belum lagi dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk berobat. Praktisi kesehatan, dr Asri mengatakan, perubahan suhu dan cuaca yang lembab menyebabkan tubuh lebih rentan terserang penyakit dibandingkan cuaca panas. Agar tubuh tetap fit, diperlukan bahan bakar asupan makanan yang cukup untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Asupan vitamin juga berperan penting untuk kelancaran metabolisme dan ketahanan tubuh. “Vitamin memiliki peranan yang sangat penting, misalnya vitamin C dan B kompleks. Vitamin jenis ini

sangat penting dikonsumsi sebagai penunjang imun tubuh,” kata Asri kepada Republika, Senin (3/1).Untuk itu, lanjutnya, penting sekali menjaga daya tahan tubuh agar tetap dalam kondisi prima. Caranya dengan istirahat yang cukup, makan yang baik dengan gizi seimbang, olahraga teratur dan menjaga kehangatan tubuh. Salah satunya dengan memakai pakaian yang hangat untuk melindungi tubuh dari udara dingin yang kurang bersahabat. "Gunakan jaket dan hindari kontak langsung dengan hujan," tutur Asri. Hal yang sama juga diungkapkan staf pengajar Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, dr E Hagni Wardoyo. Menurutnya sangat penting menjaga asupan makanan yang bergizi untuk menjaga stamina tubuh tetap fit. Selain itu, yang tidak kalah pentingnya adalah memperbanyak mengonsumsi air hangat dan mengurangi makanan yang berminyak. “Waspadai makanan yang berminyak karena dapat mempercepat timbulnya penyakit,” jelas Hagni.

Beberapa penyakit
Hagni lalu menyebutkan beberapa penyakit yang kerap muncul dan perlu diwaspadai selama musim hujan dan cuaca yang ekstrem. Antara lain common cold (masuk angin), influenza, gangguan pencernaan dan diare, serta demam berdarah dengue (DBD). Selain itu juga penyakit yang disebabkan jamur dan alergi. Berbagai jenis penyakit tersebut akan lebih leluasa berkembang di musim penghujan dibandingkan kemarau. “Peningkatan penyakit itu sampai 20 persen selama musim penghujan. Terutama ini terjadi pada orang yang mempunyai risiko alergi,” jelas Hagni. Anak kecil usia di bawah lima tahun (balita), ungkap Hagni, lebih berpotensi terserang flu dan batuk. Hal ini disebabkan daya tahan tubuh mereka yang masih lemah. Senada dengan Hagni, Asri juga menjelaskan, selama musim hujan metabolisme tubuh perlu ditingkatkan. Bukan hanya batuk, flu, dan alergi, berbagai penyakit

lainnya juga mudah menyerang pada musim penghujan. Berbagai penyakit tersebut antara lain sesak napas, rematik, diare, dan demam berdarah. “Penyakit yang disebabkan bakteri dan parasit, seperti diare, disentri, dan cacingan, sangat rentan timbul di daerah yang airnya meluap,” kata Asri menjelaskan. Yang perlu diwaspadai adalah DBD. Penyakit ini disebabkan oleh Virus Dengue. Gejala yang sering terjadi yaitu demam mendadak tinggi, ada perdarahan, ada gangguan pembuluh darah berupa kebocoran di pembuluh darah, dan jumlah trombosit di bawah normal. “Itu terjadi karena kebersihan air yang tidak terjaga sehingga virus mudah bertelur atau hujan yang menyebabkan air tergenang,” kata Asri.

Pencegahan
Asri menjelaskan berbagai penyakit tersebut sebenarnya bisa dicegah. Pencegahan flu misalnya, bisa dilakukan dengan cara menjaga kebersihan dan istirahat cukup. Karena sebagian virus flu menyebar lewat kontak langsung, maka usahakan untuk mencuci tangan sesering mungkin menggunakan sabun dan kalau bisa dengan air hangat. Sedangkan pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan. Ini bisa dilakukan dengan cara membersihkan selokan, bak-bak air tadah hujan maupun kamar mandi, dan membuang sampah pada tempatnya. “Dengan menjaga kebersihan kita menghindari berkembang biaknya nyamuk aedes aegepti yang mudah bertelur,” papar Asri. Sedangkan diare dapat dihindari dengan tidak membeli makanan atau minuman di sembarang tempat. Sementara masuk angin dan batuk dapat dicegah menggunakan pakaian yang hangat.
■ ed: anjar fahmiarto

ANTARA

:: jurnal ::

Penyakit Akibat Sumber Air Minum Tercemar
Desy Susilawati
ntuk hidup manusia memerlukan air. Air menjadi hal utama dalam kehidupan. Bahkan tubuh manusia sebagian besar terdiri dari cairan. Air dibutuhkan untuk proses metabolisme tubuh, antara lain proses respirasi, pencernaan, fungsi glandular, sirkulasi darah, dan proses pembuangan. Air adalah media transportasi yang membawa gizi makanan ke sel-sel tubuh dan mengeluarkan banyak material kotor dari sel untuk dibuang. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Unilever bersama Sucofindo di 300 sumber air tanah di wilayah Jabodetabek dan Bandung, ternyata 48 persen sumber air di tersebut tercemar oleh bakteri coliform dan 50 persen berada pada tingkat keasaman (pH) yang rendah di luar ambang batas wajar. Di wilayah yang sama, lebih dari 40 persen warga masih memasak air tanah/PAM mereka untuk sumber utama air minum. Jika diukur secara nasional bahkan 57 persen warga masih menggantungkan proses air minum mereka dengan merebus. Pakar Kesehatan Lingkungan dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Dr R Budi Haryanto SKM, M.Kes, M.Sc, menjelaskan tercemarnya sumber air minum oleh kuman berbahaya serta kurangnya pengetahuan

U

masyarakat mengenai metode pengolahan air minum yang ideal diyakini sebagai salah satu penyebab tingginya angka kejadian berbagai penyakit infeksi di Indonesia seperti diare, thypus, kolera dan disentri. Hal ini sangat memprihatinkan mengingat penyakit tersebut dapat berakibat fatal jika tidak ditangani dengan baik dan tepat. “Hampir 50 persen penyakit yang diderita oleh masyarakat Indonesia ini disebabkan air minum yang tercemar dan pola hidup tidak bersih. Sebut saja diare. Sebanyak 124 juta orang di Indonesia menderita diare pada 2006. Jumlah kasus diare menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dari tahun ke tahun yakni 30 persen 2000 dan meningkat menjadi 35 persen hanya dalam kurun waktu tiga tahun,” ungkapnya beberapa waktu lalu di Jakarta. Diare menduduki peringkat kedua penyebab kematian balita dengan 162 ribu kematian setiap tahunnya. “Balita yang minum air tercemar memiliki risiko lebih tinggi terkena diare dibanding balita yang air minumnya aman,” jelasnya. Guru Besar FKM UI, Prof Umar Fahmi Ahmadi, mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan sumber air minum tercemar adalah banyaknya rumah tangga dengan jarak sumber air minum ke tangki septik kurang dari 10 meter. Dari data Kementerian Lingkungan Hidup 2003, daerah Jawa merupakan daerah yang sanitasinya buruk. Sebesar 83 persen jarak sumber air minum ke tangki septik

TERCEMAR

ANTARA

Air minum yang tercemar dan pola hidup tidak sehat penyebab utama timbulnya penyakit.
kurang dari 10 meter. “Dampaknya air minum rawan tercemar bakteri maupun bahan kimia berbahaya,” tuturnya. Ia menambahkan, konsentrasi bakteri dalam air merupakan potensi bahaya tercemarnya makanan olahan. Akibat terkonsentrasinya bakteri dalam media sumber air, maka pengolahan makanan menjadi rawan terkontaminasi bakteri

maupun jamur. “Proses ini seringkali menimbulkan gangguan penyakit menular seperti diare, thypoid, dan lainnya,” jelas Umar. Air yang tercemar, tambah Budi, tak hanya mengandung bakteri dan kuman, tapi juga ada yang mengandung senyawa-senyawa kimia. Tercemarnya air dengan bahan kimia ditandai dengan adanya logam berat yang ada baunya, berubah warna karena ada zat besi, jika ditampung ada lapisan minyaknya dan lama kelamaan akan menjadi endapan berwarna cokelat. “Ini tentu saja akan menyebabkan penyakit kronis muncul, seperti kerusakan ginjal, gangguan reproduksi dan penyakit lainnya,” ujarnya. Untuk itu, Budi menyarankan pilihlah air yang layak diminum yaitu air yang tidak berbau, jernih dan tidak berasa. Sumber air minum, disarankan adalah sumber air PAM. “Sebisa mungkin pilih yang kualitasnya baik,” tuturnya. Fenomena tersebut menekankan adanya kebutuhan akan metode pengolahan air yang efektif dan efisien untuk menghasilkan air minum yang terlindungi dari kuman berbahaya. Keadaan ini mengharuskan masyarakat untuk mencari metode pengolahan air tepat guna untuk menghasilkan air minum yang layak dan aman. Air sebaiknya dimasak terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Bahkan air isi ulang sekalipun harus dimasak terlebih dahulu agar terjamin keamanannya.
■ ed: irwan kelana

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->