P. 1
Rangkuman Materi Biologi

Rangkuman Materi Biologi

5.0

|Views: 62,962|Likes:
Published by Sania Anisa Farah

More info:

Published by: Sania Anisa Farah on Apr 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2013

pdf

text

original

Sections

  • KINGDOM MONERA
  • KINGDOM PROTISTA
  • KINGDOM FUNGI
  • KINGDOM PLANTAE
  • A.Tumbuhan Tidak Berpembuluh
  • B.Tumbuhan berpembuluh
  • KINGDOM ANIMALIA
  • Hewan Bertulang Belakang (vertebrata)
  • A.Pencemaran Lingkungan
  • Lingkungan / Ekosistem Alami Tercemar
  • Macam PencemaranJenis Polutan
  • 1.Bahan-Bahan Pencemaran Lingkungan
  • 2.Akibat Pencemaran Lingkungan
  • 3.Alternatif Penanggulangan Pencemaran Lingkungan
  • 4.Akibat Pencemaran Secara Global
  • a.Hujan Asam
  • b.Penipisan Lapisan Ozon
  • c.Efek Rumah Kaca
  • B.Penebangan Hutan
  • Upaya mengatasi kerusakan hutan :
  • 1.Pelestarian in situ
  • 2.Pelestarian ex situ
  • Dampak Ledakan Penduduk
  • Usaha Untuk Mencegah Ledakan Penduduk
  • Usaha Untuk Mengimbangi Pertumbuhan Penduduk
  • Persendian
  • 1.Sendi Mati (Sinarthrosis)
  • 3.Sendi Gerak (Diarthosis)
  • a.Sendi Peluru
  • b.Sendi Putar
  • c.Sendi Engsel
  • d.Sendi pelana
  • B.Otot
  • 2.Otot lurik
  • 3.Otot Jantung
  • i. Fraktura /patah tulang
  • 1.Proses pencernaan makanan pada manusia dapat dibedakan sebagai berikut :
  • 2.Alat-alat pencernaan makanan pada manusia :
  • 3.Kelenjar-kelenjar pencernaan pada manusia
  • N o.Asal
  • Fungsi
  • 4.Gangguan dan Penyakit pada sistem Pencernaan
  • A.Darah
  • 1.Komposisi Darah
  • 2.Fungsi Darah
  • C.Pembuluh Darah
  • Pembuluh nadi Pembuluh balik
  • D.Sistem peredaran darah tertutup dan terbuka
  • E.Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain:
  • A.Ginjal
  • 1.Filtrasi (Penyaringan)
  • 2.Reabsorbsi (penyerapan kembali)
  • 3.Augmentasi
  • A. Struktur dan Fungsi Akar Tumbuhan
  • B. Struktur dan Fungsi Batang Tumbuhan
  • C.Struktur dan Fungsi Daun
  • D.Struktur dan Fungsi Bunga
  • E.Struktur dan Fungsi Buah
  • F.Sistem Pernapasan pada Tumbuhan: 1. Definisi :
  • 2. Macam-macam Respirasi:
  • Reaksi respirasi: C6H12O6 + 6O2 + 6H2O + E
  • 3. Alat-alat penyerapan dan pengeluaran gas pada tumbuhan
  • G.Sistem Pencernaan Tumbuhan :
  • Macam-macam pencernaan : 1. Pencernaan ekstra seluler
  • 2. Pencernaan intra seluler
  • H. Sistem Pengangkutan pada Tumbuhan 1. Pengangkutan pada Tumbuhan Rendah
  • I.Sistem Pengeluaran
  • A.Pengertian Fotosintesis
  • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis
  • Percobaan-percobaan tentang fotosintesis
  • 1. Adaptasi Morfologi
  • 2. Adaptasi Fisiologi
  • 3. Adaptasi Tingkah Laku
  • 1. Persilangan dengan Satu Sifat Beda (Monohibrid)
  • 2. Persilangan Monohibrid Intermediet
  • 3. Persilangan dengan Dua Sifat Beda (Dihibrid)
  • 1. Pewarisan Sifat yang Terpaut dalam Kromosom Seks
  • 3. Manfaat Persilangan bagi Manusia
  • A.Pengertian biotekhnologi
  • B.Penerapan biotekhnologi
  • Bahan Makanan Mikroorganisme yang
  • C.Dampak hasil Biotekhnologi
  • A.Pewarna
  • Pewarna
  • IndexPewarna Sintetik

Oleh: Sania Anisa Farah 9B/22 SMPN 2 Semarang 2010/2011

SKL 21: Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup Ciri-ciri makhluk hidup: 1. Bergerak 2. Tumbuh dan berkembang

3. Berkembangbiak 4. Menanggapi rangsang (iritabilita) 5. Membutuhkan makanan 6. Mengeluarkan zat sisa 7. Bernafas 8. Pengaturan kerja tubuh 9. Adaptasi 10. Pengaturan kerja tubuh

Perbedaan ciri-ciri makhluk hidup antara manusia/hewan dan tumbuhan: Hewan/manusia Ciri-ciri makhluk Tumbuhan hidup Dapat berpindah Bergerak Tidak dapat berpindah tempat tempat (geraknya terbatas) a. Seluruh bagian Tumbuh a. Hanya bagian tubuh tubuh mengalami tertentu yang mengalami pertumbuhan pertumbuhan b. Hanya sampai b. Tumbuh terus menerus batas usia tertentu sampai mati c. Tidak dapat Cara memperoleh a. Dapat membuat membuat makanan makanan makanan sendiri dengan sendiri (karnivora, bantuan sinar matahari herbivora, dan (fotosintesis) omnivora) b. Bahan yang d. Makanannya dibutuhkan untuk berupa zat organik membuat makanan berupa zat anorganik Memiliki organ untuk Menanggapi Tidak memiliki organ untuk mengetahui situasi rangsang mengetahui situasi sekitar sekitar (akal)

SKL 22: Menentukan dasar pengelompokan makhluk hidup  KINGDOM MONERA Kelompok ini merupakan kelompok makhluk hidup yang sederhana, tempat hidup di perairan, ada yang bersel satu (uniseluler) maupun bersel banyak (multiseluler). Ada yang menyerupai hewan ataupun tumbuhan. Namun ciri khasnya tidak di temukan adanya membran inti di setiap selnya. Kelompok ini meliputi bakteri dan ganggang biru

 KINGDOM PROTISTA Kelompok ini merupakan kelompok makhluk hidup yang sederhana, tubuh terdiri atas satu sel atau lebih, tempat hidup di daerah berair. Kadang ada yang memiliki klorofil tetapi ada juga yang tidak memiliki klorofil, contoh: amoeba, euglena, paramaecium, plasmodium, alga hijau, alga merah, dan sebagainya.  KINGDOM FUNGI Merupakan kelompok makhluk hidup yang memperoleh makanan dengan cara menguraikan sisa makhluk hidup lain. Menyerupai tumbuhan namun tidak memiliki klorofil. Ada yang uniseluler dan ada yang multiseluler, memilki dinding sel yang jelas, contoh: jamur dan ragi/khamir.  KINGDOM PLANTAE A. Tumbuhan Tidak Berpembuluh
1. Bryophita (lumut)

a. Lumut hati (hepaticae) Contoh: Marchantia dan Pellia. b. Lumut sejati/lumut daun (musci) Contoh: Funaria, Pogonatum, Polytrichum, dan Sphanum. c. Lumut tanduk Contoh: Anthoceros.

B. Tumbuhan berpembuluh
1. Pteridophyta (tumbuhan paku) 2. Spermatophyta (tumbuhan biji)

Berdasarkan letak bakal bijinya tumbuhan biji di bedakan menjadi 2 sub divisi yaitu :
a. Gymnospermae (tumbuhan biji terbuka)

Tumbuhan biji terbuka terdiri dari 4 suku (familia), yaitu: 1. Cycadinae Contoh: pakis haji (Cycas rumphii) dan Cycas revoluta. 2. Gnetinae

Contoh: melinjo (Gnetum gnemon) 3. Coniferinae Contoh: tusam (Pinus merkusii), damar (Agathis alba), cemara gung (Pinus roxburgii) 4. Ginkgoinae Contoh: Gingko biloba
b. Angiospermae (tumbuhan biji tertutup)

Tumbuhan ini terdiri dari dua kelas: (menurut jumlah keping bijinya)
1. Monocotyl (biji berkeping satu)

Tumbuhan berkeping satu di bagi dalam beberapa suku, diantaranya: a) Suku rumput-rumputan (Graiminae / Poaceae), misalnya padi, rumput, jagung, tebu, bambu dan gandum.
b) Suku pinang-pinangan (Palmae), misalnya kelapa, aren,

lontar, pisang dan sagu. c) Suku pisang- pisangan (Musaceae), misalnya pisang raja, pisang ambon, pisang kipas, dan pisang hias. d) Suku anggrek-anggrekan (Orchidaceae), misalnya vanili, anggrek bulan, anggrek merpati, dan anggrek kalajengking. e) Suku jahe-jahean (Zingiberaceae), misalnya jahe kencur, kunyit
2. Dicotyl (biji berkeping dua)

Tumbuhan berkeping dua di golongkan menjadi beberapa suku (familia), diantaranya:
a) Suku

getah-getahan (Euphorbiceae), lancuran, singkong dan puring.

misalnya

karet,

b) Suku

terung-terungan (Solanaceae), misalnya terung, tomat, tembakau, cabai dan ceplukan cina. jambu air, dan cengkih.

c) Suku jambu-jambuan (Myrtaceae), misalnya jambu biji,

d) Suku komposite (Compositae),misalnya bunga matahari,

aster, kenikir, dan dahlia.
e) Suku Mimosaceae, misalnya petai cina, putri malu, saga,

kembang merak, flamboyan dan ketepeng.

 KINGDOM ANIMALIA Dunia hewan (Kingdom Animalia) terdiri dari 9 filum. Delapan filum termasuk kelompok avertebrata dan satu filum Chordata.
i.

Porifera (hewan berpori), yang terbagi menjadi 3 kelas, yaitu:
a. Calcarea, misalnya Scypha, Grantia, Sycon. b. Hexatinellida, misalnya Pheronema, Hyanolema. c. Demosporgia,

misalnya

Cliona,

Spongilla,

Thenea,

Halisarca,

Euspongia.
ii. Coelenteranta (hewan berongga), yang terbagi menjadi 4 kelas, yaitu: a. Hydrozoa, misalnya Hydra, Obelia, Physalia. b. Scyphozoa, misalnya Aurelia (ubur-ubur), Pelagia, Atolia. c. Anthozoa, misalnya Tubipora, Corallium (koral), Euplexaura (akar

bahar).
d. Ctenopora, misalnya, misalnya Ctenoplana, Cestum, Mertensia,

Hormiphora
iii. Platyhelminthes (cacing pipih), yang terbagi menjadi 3 kelas, yaitu: a. Turbellaria (cacing berambut getar), misalnya Planaria, Bipalium. b.

Trematoda (cacing hisap), misalnya Fasciola hepatica (cacing hati).

c. Cestoda (cacing pita), misalnya Taenia solium, Taenia saginata. iv. Nemathelminthes (cacing gilig), yang terbagi menjadi 2 kelas, yaitu: a. Nematoda,

misalnya Ascaris lumbricoides, Oxyurisvermicularis

(kermi).
b. Nematomorpha, misalnya Gordius, Nectonema. v. Annelida (cacing gelang), yang terbagi menjadi 3 kelas yaitu:

yang terbagi menjadi 4sub filium. d. lalat. misalnya Achatina fulicia (bekicot). Arthopodha (hewan berbuku-buku). b. Hirudinea (lintah). viii. misalnya Corbicula (remis). misalnya udang. Chordata. misalnya Antedon (lili laut). b. b.a. rayap. Arachnoidea (laba-laba). yaitu : a. c. misalnya Eunice viridis (cacing palolo) dan Lycidice oele (cacing wawo). Crinoidea. Asteroidea. Echinodermata (hewan berkulit duri) . c. pheretima. misalnya semut. e. Cephalopoda. lipan. Hirudo medicinalis (lintah). misalnya Octopus vulgaris (gurita). Chephalochordata. Ophiuroidea. yang terbagi menjadi 4 kelas. misalnya Haemadipso zeylanica (pacet). yang terbagi menjadi 3 kelas.Nautilus. b. Mollusca (hewan lunak). Holothuroidea. Gatropoda. b. Oligochaeta (cacing berambut sedikit). Limnea. Hemichordata. misalnya Diadema (bulu babi). Myriapoda (lipan). belalang. vi. misalnya Asterias vulgaris (bintang laut). yang terbagi menjadi 5 kelas. yaitu: a. misalnya keluwing. caplak. Lamellibranchiata. c. c. . kupu-kupu. Insecta (serangga). Maleagrina (kerang). yaitu : a. misalnya kalajengking. yaitu : a. kepiting fan ketam. Polychaeta (cacing berambut banyak). Strongylocentrotus (landak laut). ix. Hemichordata. Crustacea (udang-udangan). Echinodea. misalnya Ophiura (bintang ular). misalnya Thyone briereus (teripang). vii. tubifex. c. Sepia (cumi- cumi). laba-laba. misalnya Lumbricus terestis (cacing tanah). d.

kasuari. Paleograthae. c. Osteichtyes (ikan bertulang sejati). misalnya salamander. c. yaitu : a. Impenes. Rhyncoctephalia. ular.  Hewan Bertulang Belakang (vertebrata) Vertebrata adalah salah satu sub filum Chordata. misalnya katak hijau. lele. misalnya kura-kura. 3. ayam. Neograthae. c. contohnya kangguru. misalnya paus. misalnya buaya.d. 4. Pisces (ikan) yang terbagi menjadi 2 sub kelas. misalnya Tuatara. kodok bangkong. Monotremata (mamalia bertelur). Vertebrata. tongkol. Mamalia (hewan menyusui) yang terbagi menjadi 6 ordo. Aves (unggas) yang terbagi menjadi 3 sub kelas. kiwi. Cetacea. Amphibia (amfibi) yang terbagi menjadi 3 ordo (bangsa). Crocodillia (bangsa buaya). Squamata (reptil bersisik). d. misalnya tikus. Marsupialia (mamalia berkantung). Anura (amfibi tak berekor). b. 5. yaitu : 1. koala. 2. contohnya Platypus. camar. misalnya burung onta. Rodentia. misalnya Siphonops annulatus. ikan pari. Chelonia (bangsa kura-kura). cucut. Reptilia (hewan melata) yang terbagi menjadi4 ordo yaitu : a. b. misalnya blekok. tupai. yaitu : a. bangau. b. misalnya kakap. gurami. Apoda (amfibi tak Lectyosis glutinosis. Kelompok ini di bedaka menjadi 5 kelas. b. betet. aligator. dan penyu. misalnya ikan hiu. misalnya komoda. berkaki). misalnya pingguin. b. c. Urodella (amfibi berekor). di antaranya : a. Chondrichtyes (ikan bertulang rawan). bunglon. . kadal. d. yaitu : a.

konsumen lalu ke pengurai. dan kebun) 2. SKL 23: Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem a. anjing. gurun. Populasi 3. sawah. waduk. Contoh: Jagung → belalang → burung pipit → elang → bakteri f. Satuan makhluk hidup dalam satu ekosistem: 1. f. kolam. Perubahan ekosistem: d. kebun. gunung. Komponen-komponen ekosistem: e. Dalam proses ini terjadi perpindahan energi dari produsen. contohnya : kucing. dan gurun) c. Macam-macam ekosistem: 1. Jaring-jaring makanan: berhubungan. gorila. sawah. Berdasarkan proses terjadinya: Ekosistem alami (contoh: padang rumput. Komunitas 4. Primata. dan laut) Ekosistem buatan (contoh: kolam. Individu 2. Bentuk-bentuk simbiosis: 1. Mutualisme (sama-sama menguntungkan) Beberapa kadal elang ular pengurai rantai makanan yang saling . dan waduk) Ekosistem darat (contoh: hutan. lutung. Berdasarkan tempatnya: Ekosistem air (contoh: laut. contohnya : kera. Carnivora. singa. Rantai makanan: Peristiwa makan dan dimakan dengan urutan dan arah tertentu.e. musang. sungai. Ekosistem b. Contoh: belalang Jagung kelinci tikus g.

tidak berau dan berwarna. Didalamnya masih banyak hewan dan tumbuhan yang hidup. Udaranya segar dan sejuk. yang lain tidak merasa rugi) 4. Parasitisme (yang satu diuntungkan.2. Lingkungan tercemar adalah lingkungan yang keadaannya tidak seimbang lagi akibat adanya polutan (bahan pencemaran) yang masuk ke dalam lingkungan tersebut. Udaranya panas Udara penuh dengan asap kendaraan dan pabrik. Artinya komponen biotik dan abiotiknya dalam lingkungan tersebut dalam keadaan seimbang. Didalamnya hanya di tumbuhi jenis ganggang tertentu yang tahan terhadap pencemaran. berbau busuk dan penuh dengan sampah. Komensalisme (yang satu diuntungkan. • • • Permukiman • • • • 2. Predasi (organisme yang satu memangsa organisme yang lain) 5. Tidak ada asap kendaraan dan pabrik. Tercemar • Airnya berubah warna. yang lain dirugikan) 3. Pencemaran Lingkungan 1. Macam-Macam Pencemaran Lingkungan . Ciri-ciri lingkungan Alami dan Tercemar Lingkungan alami adalah lingkungan yang keadaannya seimbang. Perbandingan ciri-ciri lingkungan alami dan lingkungan tercemar: Lingkungan Ekosistem • Sungai / Alami • Airnya jernih. Antibiosis (organisme yang satu memusnahkan organisme yang lain) SKL 24: Menjelaskan cara mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan A.

pabrik. pupuk anorganik. Bahan-bahan ini dapat berasal dari rumah tangga. botol. Pb.sampah anorganik Pencemaran tanah .mikroorganisme -kaleng. Cr dan Ni}.gas karbondioksida .deterjen . deterjen dan minyak.gas buangan sepeda motor menyebabkan mata pedih.zat radioaktif . Cd. Kimiawi Berupa zat radioaktif.radioaktif .deterjen Biologi Fisik .Hg menyebabkan kanker dan bayi lahir cacat.limbah industri .gas karbonmonoksida . Menurut pencemar bahan Kimiawi Menurut pencemaran tingkat Iritasi ringan Sakit kronis . .zat kimia dari pertanian Pencemaran suara frekuensi melebihi batas . Fisik . Bahan-Bahan Pencemaran Lingkungan a. 1.sampah plastik . karet. plastik dan suara yang ambang.Macam Pencemaran Menurut terjadinya tempat Jenis Pencemaran udara Polutan . logam berat {Hg. Pencemaran air . b. As. virus. pertanian dan kendaraan bermotor.partikel padat : bakteri. pestisida.

Kanker. asap dan debu. ilmu. Resistensi hama meningkat. Bahan ini dapat berasal dari limbah rumah tangga. 8. c.Berupa kaleng-kaleng. dan pikirannya manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan menciptakan tekhnologi untuk kesejahteraan hidupnya dan sekaligus menggatasi dampak pencemaraan lingkunggan. Alternatif Penanggulangan Pencemaran Lingkungan. Menggangu kesehatan manusia karena virus. Berkurangnya keanekaragaman hayati karena pemilihan bibit unggul. Dengan kata lain. bakteri dan debu. 7. Pengembangan Rekayasa Genetika a) Adanya pejantan mandul dalam bidang pertanian. 3. 2. Adanya hujan masam 2. jika tidak segera di upayakan untuk mengatasinya. Peningkatan suhu secara global 3. Kematian microorganisme sehingga menghambat proses penguraian zat organik menjadi anorganik. Dengan akal. 6. b) Tanaman transgenetik merupakan tanaman yang resisten terhadap hama tanaman atau disebut juga pestisida Microorganisme yang terlibat dalam diantaranya: - biologis. Beberapa akibat dari pencemaran adalah: 1. 5.bakteri ini dapat menghasilkan toksin dalam alat pencernaan larva insektisida. bayi cacat akibat radioaktif. Pencemaran lingkungan akan menimbulkan perubahan pada bagian lain secara berantai. botol. Biologi Berupa mikroorganisme seperti Echerichia coli. Kematian ikan akibat kebocoran tangker dan bahan peledak. Eutrofikasi 9. Bacillus thuringienis yang dapat membunuh larva dari berbagai jenis insektisida. 4. Biologikal magnifikasi 10. Entamoeba coli dan Sallmonelia typosa. . karet. pabrik dan kendaraan bermotor. Akibat Pencemaran Lingkungan. Beberapa alternatif penanggulangan pencemaran adalah: 1. Limbah ini dapat berasal dari kotoran manusia dan hewan. Tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan dampak negatif dalam jangka waktu yang panjang. plastik.

b) Bakteri Metanobacteriummenghasilkan biogas dari kotoran. 3. 2) Mencuci zat hara tanah. Pendaurulangan 4. Contoh: jagung Bt. 5. 4.paruparu. Pemberian sansi terhadap individu yang mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan. Melepaskan predator untuk hama tanaman pertanian. Akibat Pencemaran Secara Global a. Hujan asam berdampak: 1) PH air akan turun. Penggunaan mikroorganisme a) Clostidium batyricum dapat menghasilkan gas hidrogen sebagai bahan bakar non polusi.coli dan B.substilis dapat diisolasi serta membunuh jenis insektisida lepidoptera. paru-paru kota 6. 8. . 4) Senyawa NO͓ dan SO dapat menyebabkan iritasi mata. akibatnya tanah menjadi tandus dan pertumbuhan tanaman terganggu. 2. Filter asap pabrik 7. Jika turunya PH berlebihan komunitas biota ekosistem air akan terganggu. Pengunaan tenaga surya. Hujan Asam Penyebab hujan asam adalah terdapatnya senyawa: NO͓ dan SO di udara yangbereaksi dengan air yang membentuk persenyawaan yang bersifat asam.- E. hidung. kapuk Bt. 3) Merusak banggunan. Reboisasi.tenaga angin sebagai sumber enrgi.

Gas-gas tersebut bergabung membentuk awan yang bersifat seperti kaca. Penipisan lapisan ozon menyebabkan Intensitas sinar ultravioletke permukaan bumi meningkat. Nitrogen oksida. Efek Rumah Kaca Efek rumah kaca disebabkan oleh terdapat gas yang mampu memberikan efek rumah kaca di udara dalam jumlah yang terus meningkat gas tersebut terdiri atas CO2. CFC. . uap air. Penipisan Lapisan Ozon Penyebabnya yaitu pencemaran udara oleh CFC yang mengikat partikel ozon.b. Lalu panas di pantulkan ke permukaan bumi. Peningkatan efek rumah kaca akan menaikan suhu permukaan bumi yang di sebut pemanasan global. yaitu dapat di tembus cahaya matahari tetapi menyerap sinar panas (sinar infra merah). c.

2. pengatur cadangan air. Di Indonesia. menghambat angin. antara lain pengatur suhu lingkungan. Persedian oksigen berkurang. Kadar CO2 meningkat e. maka kadar CO2 meningkat sehingga suhu bumi semakin panas. penghasil buah dan kayu. Selain itu hutan berperan sebagai paru-paru bumi yang mempengaruhi iklim di dunia (global). Di musim hujan terjadi banjir dan lapisan tanah subur terkikis terbawa air (erosi). badai topan. . Sosialisasi UU penebangan hutan agar di mengerti oleh masyarakat pengguna hutan. Akibatnya terjadi perubahan iklim global. Upaya mengatasi kerusakan hutan : 1. Persedian air dan tanah berkurang d. Jika hutan rusak. hutan kian menyempit karena banyak penebangan karena ekonomis tanpa mempertimbangkan dampak ekologisnya. Reboisasi /penanaman kembali di lahan-lahan yang gundul. pengatur kelembaban. tempat berlindung dan berkembangbiaknya satwa. b.B. penyedia oksigen. mencegah erosi. Struktur tanah menjadi labil sehingga mudah longsor c. Penebangan hutan secara selektif (tebang pilih) 3. Dampak negatif dari penebangan hutan antara lain: a. Penebangan Hutan Hutan memiliki fungsi ekologis yang penting. banjir dan bencana alam.

Pelestarian sumber daya alam hayati (hewan dan tumbuhan) dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : . Dalam bidang ekonomi. KTT Bumi tahun 1992 di Rio De Jenario Brazil telah menghasilkan konvesi keankekaragaman hayati dan Indonesia merupakan salah satu penandatangan konvesi tersebut. Mencegah erosi b. Dalam bidang biologi. keutuhan keanekaragaman hayati sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. keanekaragaman makhluk hidup sangat bermafaatsebagai sumber pangan bagi penduduk dunia yang jumlahnya semakin meningkat. Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat berkepentingan karena Indonesia kaya akan flora dan fauna. Mempengaruhi persedian air. Afrika dan Asia Tenggara memiliki manfaat sebagai berikut : a. Berkurangnya kesuburan tanah 5. Hutan hujan tropis yang banyak di jumpai di daerah Amerika tengah. Makhluk hidup tersebut sebagian besar terdapat di ekosistem hutan hujan tropis. Erosi 2. Berkurangnya persediaan SDA hayati. Beberapa akibat penebangan hutan : 1. Berkurangnya persedian air 4. Jika suatu spesies penyusun ekosistem punah. Banjir 3. Penebangan hutan dan perburuan liar menyebabkan perubahan lingkungan dengan berbagai dampak yang huruk. Dalam usaha pelestarian keankaragaman hayati. Walaupun makhluk hidup memiliki kemampuan untuk berkembangbiak.SKL 25: Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup Makhluk hidup merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. namun jika penggunaan sumber daya alam tersebut tidak di batasi dapat mengakibatkan habisnya sumber daya alam. Di perkirakan sebagian besar jenis spesies makhluk hidup yang ada di sunia 17% terdapat di Indonesia. maka ekosistem tersebut akan rusak. Mempengaruhi kesuburan tanah c.

Pelestarian in situ Yaitu pelestarian hewan dan tumbuhan yang tetap berada pada habitat aslinya. sehingga perludi lakukan pembinaan terhadap habitatnya untuk menjaga kelangsungan satwa yang ada. Taman Wisata 5. pendidikan. Cagar Alam adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya memiliki tumbuhan. Hutan Wisata. Suaka Margasatwa 3. Taman Nasional 4. Contohnya pelestarian komodo di Pulau Komodo (NTT) dan Badak Jawa di Ujung Kulon. 1. Kawasan ini di manfaatkan untuk tujuan penelitian. Taman Laut 6. hutan wisata. Contoh cagar alam di Pananjung (Jawa Barat) dan Nusa Kambangan (Jawa Tengah). 2. suaka margasatwa. 3. 1. satwa dan ekosistem yang khas sehingga perlu di lindungi agar tumbuh alami. Cagar Alam 2. Pelestarian ex situ Yaitu pelestarian hewan dan tumbuhan dengan cara memindahkan individu dari habitat aslinya ke tempat lain. dan Bedugul. Purwodadi. Contoh suaka margasatwa adalah Baluran dan Meru Betri (Jawa Timur). taman wisata.1. Cibodas. . Pelestarian ex situ hewan di lakukan di kebun binatang. Contoh kebun koleksi ada di Kebun Raya Bogor. Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang memilki ciri khas keanekaragaman dan keunikan jenis satwa. Pelestarian hutan dan hewan liar dapat dilakukan dengan membuat cagar alam. Contoh pelestarian ex situ tumbuhan dilakukan di kebun botani atau di kebun koleksi. Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memilki ekosistem asli dan dikelola dengan sistem zonasasi.taman laut. ilmu pengetahuan. 2. taman nasional.

Hal ini disebabkan karena penggunaan lahan pertanian yang subur untuk perumahan atau mendirikan gedung dan pabrik. Pendidikan kependudukan kurang Dampak Ledakan Penduduk  Kekurangan Pangan karena ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dengan jumlah pangan yang tersedia. SKL 26: Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan Faktor penyebab ledakan penduduk: a. Beberapa tindakan yang dapat di lakukan untuk pemanfaatan sumber daya alam hayati secara hemat dan berkelanjutan adalah : 1. Contoh taman wisata Danau Towuti di Sulawesi Selatan dan Tangkuban Perahu di Jawa Barat. Angka natalitas (kelahiran) tinggi b. Tebang pilih 2. suaka margasatwa. Kesehatan penduduk meningkat e. contoh taman laut di kawasan Laut Kepulauan Karimun Jawa (Jawa Tengah) dan taman Bunaken di Sulawesi Utara. Perekonomian meningkat d. Menjalankan KB .dan budi daya. Taman Laut adalah kawasan laut yang dijadikan cagar alam.  Semakin Sempitnya lahan Pertanian. Pengembangan budidaya 3.  Meningkatnya Tindakan Kriminilitas. 4. Angka mortalitas (kematian) rendah c. Taman Wisata adalah kawasan taman yang secara khusus dibina dan di pelihara untuk kepentingan pariwisata atau rekreasi. taman wisata. Usaha Untuk Mencegah Ledakan Penduduk a. Contoh taman nasional komodo di NTT dan Tanjung Puting Kalimantan Tengah. Reboisasi. 5.

Pemerataan penduduk SKL 27: Menjelaskan bagian dan fungsi alat gerak pada sistem gerak manusia Sistem gerak tersusun atas sistem gerak pasif (sistem kerangka) dan sistem gerak aktif (sistem otot) A. 1. Adanya UU poerkawinan. Mencari sumber makanan baru b. Temat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih 5. dll) 3. Menciptakan Lapangan kerja c. Sendi Kaku (Amfiarthrosis) . yang tersusun dari tulang keras (osteon) dan tulang rawan (kartilogo). 2. Usaha Untuk Mengimbangi Pertumbuhan Penduduk. Untuk mengerakkan tubuh serta menentukan bentuk tubuh. Sambungan antara tulang-tulang tengkorak tersebut terlihat seperti jahitan tepi pakaian. Melindungi alat-alat tubuh yang penting dan lunak (otak. Tempat melekatnya otot-otot 4. 2. Misalnya pada hubungan antara tulangtulang tengkorak. Fungsi rangka: 1. jantung. Menambah sarana pendidikan d. a. Bagian ini yang dinamakan sutura. Alat gerak pasif Persendian Persendian adalah hubungan antara dua tulang atau lebih. Sistem kerangka Kerangka manusia merupakan kerangka dalam. Sendi Mati (Sinarthrosis) Yaitu hubungan antara tulang satu dengan tulang lain yang tidak mungkin adanya pergerakan.b.

dan persendian antara tulang lengan atas dengan gelangan bahu. Misalnya persendian antara tulang atlas dengan tengkorak dan persendian antara tulang hasta dengan tulang pengupil. Sendi Gerak (Diarthosis) Yaitu hubungan antar tulang-tulang yang memungkinkan terjadinya pergerakan bebas.Yaitu hubungan antara tulang satu dengan tulang lain yang memungkinkan sedikit pergerakan. Sendi peluru sendi Engsel Sendi Putar . Misalnya pada persendian siku dan lutut. Misalnya persendian antara tulang telapak tangan dan tulang pangkal ibu jari berhadapan dengan jari-jari yang lain. Permukaan persendian dipisahkan oleh bahan antara (seperti tulang rawan). Misalnya pada tulang rusuk dan tulang dada. 3. c. a. seperti bola dalam dalam sebuah cawan. sendi putar dan sendi pelana. sendi engsel. seperti geraka daun pintu membuka dan menutup. Persendian ini di cirikan dengan salah satu ujung tulang membulat tepat masuk ke dalam sebuah rongga cawan (mangkok) tulang yang lain. Sendi pelana Yaitu persendian yang memungkinkan gerakan dua arah. Misalnya persendian antara tulang paha dengan gelang panggul. Sendi Putar Yaitu persendian yang memungkinkan salah satu tulang memutari tulang yang lain yang berfungsi sebagai porosnya. Sendi Engsel Yaitu persendian yang memugkinkan gerakan satu arah. Berdasarkan arah geraknya sendi gerak dapat di bedakan menjadi sendi peluru. d. b. Sendi Peluru Yaitu persendian yang memungkinkan salah satu tulang bergerak ke semua arah.

Tiap sel memilki banyak inti c. Tersusun oleh sel otot polos yang bentuknya gelondong. Tiap sel memilki satu inti sel yang letaknya di tengah c. Otot polos Otot polos mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : a. d. Otot 1. Reaksi terhadap rangsang lambat.B. tetapi tidak cepat lelah. yaitu bagian tengah mengembung / besar dan bagian ujungnya meruncing. b. 2. Warnanya polos tidak ada garis-garis gelap terang. . Dilihat dengan mikroskop tampak bagian gelap terang yang berselingan sehingga disebut otot seran lintang. Tersusun dari sel otot lurik yang membentuk serabut memanjang. Bekerja di luar kesadaran sehingga disebut otot tak sadar e. b. Otot lurik Otot lurik memiliki ciri-ciri seperti berikut : a.

Kontraksinya teratur. Tersusun oleh sel otot yang bentuknya seperti otot lurik c.d. Otot Jantung Otot jantung memiliki ciri-ciri sebagai berikut : a. Reaksi terhadap rangsang cepat sehingga cepat lelah. 2) Otot antagonis . Berdasarkan cara kerjanya otot dapat dibedakan menjadi : 1) Otot sinergis Yaitu hubungan antar otot yang cara kerjanya saling mendukung/bekerja sama/menimbulkan gerakan yang searah. Contohnya : o Seluruh otot pronator yang mengatur pergerakan telapak tangan untuk menelungkup. Bekerja di luar kesadaran d. e. Bekerja dipengaruhi oleh kesadaran sehingga disebut otot sadar. Tiap sel memiliki satu inti di tengah b. o Seluruh otot supinator yang mengatur pergerakan telapak tangan m enengadah. 3.

 Kurang gizi. Macam kelainan pada sistem gerak i. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan Calcium secara normal. Osteoporosis Yaitu kelainan pada tulang yang disebakan karena adanya pengeropososan tulang.  Kecelakaan. Fraktura /patah tulang Yaitu kelainan pada tulang akibat kecelakaan. Lordosis menimbulkan keretakan pada tulang. baik kendaraan bermotor atau jatuh. Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/menembus kulit/otot). Macamnya: Otot ekstensor (meluruskan) dengan fleksor (membengkokkan). Otot depressor (gerakan ke bawah) dengan elevator (gerakan ke atas). ii. Skolisosis Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung ke araah lateral. iii. v.Yaitu hubungan antar otot sayng cara kerjanya saling berlawanan/bertolak belakang/tidak searah. Hal ini akan menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf S. Otot abductor (menjauhi sumbu badan) dengan adductor (mendekatisumbu badan). Fisura/retak tulang Yaitu kelainan tulang yang kecelakaaan. . Ha ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang.  Kelainan susunan tulang dan sendi.  Kebiasaan aktivitas kerja yang berlebihan. Kelainan pada tulang dan otot Penyebab kelaian oleh :  Kuman penyakit. akibat Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung pada daerah lumbalis. iv.  Kebiasaan sikap duduk yang salah. Otot supinator (menengadah) dengan pronator (menelungkup).

b. Rectum dan anus. Kerongkongan c. SKL 28: Menjelaskan proses pencernaan makanan dan enzim-enzim yang berperan pada proses tersebut 1. Alat-alat pencernaan makanan pada manusia : a. Proses pencernaan makanan pada manusia dapat dibedakan sebagai berikut : a. 3. Pankreas d. b. Kelenjar-kelenjar pencernaan pada manusia a. Usus halus e.vi. Kelenjar ludah b. Lambung d. Kifosis Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang yanag terlalu membengkok ke belakang. Mulut dengan gigi dan ludah. 2. Lambung c. Usus besar f. hati . Pencernaan Mekanis Yaitu perubahan bentuk makanan dari bentuk kasar menjadi bentuk halus. Usus halus e. Pencernaan Enzimatis / Khemis Yaitu pencernaan makana menggunakan enzim.

Asal enzim Nama enzim Tempat bekerjn ya enzim mulut Lambun g Fungsi 1. Pankrea s Amilopsin Lipase Usus halus Usus halus Usus halus Usus halus Usus Halus Maitose Sukrase laktase Usus halus Usus halus Usus halus Menguraikan glukosa zat tepung menjadi Menguraikan zat lemak menjadi asam lemak & gliserol Menguraikan amino protein menjadi asam Menguraikan meitosa menjadi glukosa Menguraikan sukrosa menjadi glukosa & fruktosa Menguraikan laktosa menjadi glukosa & glaktosa . 3. lambung Menguraikan protein menjadi protein molekul yang lebih kecil.N o. 2 Mulut Lambun g pitalin Renin pepsin Mengubah zat tepung menjadi gula Mengendapkan kasein (protein susu) dari air susu.

b. seperti alkohol dan cabai yang mengakibatkan rasa nyeri. oleh keping-keping darah f. Fungsi Darah a. SKL 29: Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia Jantung manusia dan hewan mamalia terbagi menjadi 4 ruangan yaitu : bilik kanan. serambi kanan. Diare Yaitu suatu kondisi fases saat dikeluarkan terlalu encer. dan serambi kiri. oleh sel darah merah b. dan keping-keping pembeku darah. Sel-sel darah terdiri dari sel darah merah. Mengedarkan hormon. Mengedarkan sari makanan. Membantu menutup luka. Darah 1. 2. Membunuh kuman penyakit. c. Appendiksitis Yaitu peradangan pada umbai cacing. oleh plasma darah d. oleh plasma darah e. Plasma darah terdiri dari serum dan fibrinogen b. Gondong Yaitu peradangfan pada ludah dekat telinga karena virus. oleh sel darah putih. Mengangkut oksidasi. sel darah putih. Komposisi Darah a. bilik kiri. oleh plasma darah c. Gangguan dan Penyakit pada sistem Pencernaan a. Kolik Yaitu salah cerna akibat makanan yang merangsang lambung. d. Sembelit Yaitu suatu keadaan fases sulit keluar karena makanan yang dimakan kurang mengandung serat. A. Disebabkan oleh peradangan pada usus halus/besar. e. Jantung . B. Mengedarkan oksigen. Pada dasarnya sistem transpor pada manusia dan hewan mamalia adalah sama.4.

Pembuluh Darah Pembuluh nadi Tempat Dinding pembuluh Aliran darah Denyut Katup Bila ada luka Agak ke dalam Tebal.C. tidak elastis Menuju ke jantung Denyut tidak terasa Sepanjang pembuluh Tidak memancar D. Peredaran darah kecil Jantung (serambi kanan) →bilik kanan→paru-paru→jantung (serambi kiri) b. Sistem peredaran darah tertutup dan terbuka Ada dua macam peredaran sehingga disebut peredaran darah rangkap (ganda) yaitu : a. Peredaran darah besar . kuat. dan elastis Berasal dari jantung Denyut terasa Di satu tempat dkt jantung Darah memancar keluar Pembuluh balik Dkt dgn permukaan tubuh Tipis.

Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu. Ginjal Ginjal berjumlah 2 buah dan terletak di dalam rongga perut pada bagian belakang (punggung). apabila kadar gula dalam darah terlalu tinggi. Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis 4. Zat-zat yang di saring oleh ginjal terbanyak adalah : Air Garam Amonia Urea Selain zat-zat diatas. 7. 9. Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun. Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas) 8. Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak. Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis 1. Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur 5. . maka kelebihan gula dalam darah akan di keluarkan melalui ginjal. Keadaan ini menyebabkan air seni menggandung gula dan disebut penyakit kencing manis. 10. Organ ini berfungsi sebagai alat untuk menyaring darah. SKL 30: Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal) A. 11. Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain: Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak) 2. 6.Jantung (serambi kiri) →bilik kiri→ seluruh tubuh →jantung (serambi kanan) E. Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah 3. Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak . Leukemia (kanker darah ) yaitu peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali.

Filtrasi (Penyaringan) Filtrasi adalah penyaringan zat-zat sisa metabolisme dari dalam darah terjadi dalam kapsul Bowman. Volume darah yang menggalir ke ginjal dari berbagai bagian tubuh kurang lebih 200 ml darah yang di pompa dari jantung setiap menit. Hasilnya dalah urine primer yang . Bagaimana ginjal bekerja? 1.Kedudukan ginjal di dalam tubuh Ginjal menerima sejumlah besar pasokan arteri. darah kemudian di kembalikan ke sirkulasi tubuh. Setelah di saring dalam ginjal.

glukosa. Zat-zat yang di reabsorbsi adalah air. . asam amino. Sisanya termasuk 99% air di serap kembali oleh tubuh. asam urat dan sedikit hormon. garam-garaman. ion-ion. yaitu penyerapan kembali bahanbahan yang di butuhkan tubuh. 2. urine. sehingga urine bertambah pekat akhirnya akan masuk ke dalam saluran pengumpul. Augmentasi Augmentasi terjadi fdalam saluran penyerapan kedua di saluran ini kembali terjadi penyerapan air. glukosa. Dari 180 liter air yang di saring oleh kapsul Bowman setiap hari.mengandung air. asam amino. Reabsorbsi (penyerapan kembali) Reabsorbsi terjadi pada penyaluran. hanya satu liter air yang di ekskresikan sebagai urine. garam-garaman 3. garam-garaman.

Gerak biasa merupakan gerakan yang disadari dan impuls akan diolah oleh SSP (otak dan medulla spinalis) terbeih dahulu sebelum terjadi gerakan. Unit terkecil pelaksanaan kerja sitem saraf adalah sel saraf atau neuron. Sistem Saraf Sistem saraf merupakan sistem koordinat (pengaturan tubuh ) berupa penghantaran impul saraf ke susunan saraf pusat. perhatikan gambar berikut : Gerakan berdasarkan tanggapan impuls 1. Skema/bagan gerakan biasa .SKL 31: Menjelaskan sistem saraf pada manusia A. pemprosesan impul saraf dan perintah untuk memberi tanggapan rangsangan. 1. Untuk mengenalinya. Sistem koordinasi Sistem koordinasi manusia terdiri dari sistem saraf dan sistem hormon.

Apabila disayat tipis secara melintang. Sehingga sifat gerakan ini tidak diolah terlebih dahulu oleh otak. Terdapat dua macam sistem perakaran pada tumbuhan yaitu akar serabut dan tunggang. 2. • Akar tunggang: merupakan akar primer atau akar lembaga yang tumbuh terus membesar dan memanjang. menegakkan berdirinya batang dan tempat cadangan makanan. tumbuh dari pangkal batang sebagai pengganti akar primer atau akar lembaga yang mati. Struktur dan Fungsi Akar Tumbuhan Secara umum akar berfungsi menyerap air dan mineral dari dalam tanah. Terdapat pada tumbuhan dikotil. Jarak terpendek efektor dalam menanggapi impuls disebut dengan lengkung refleks. Skema/bagan gerak refleks Impuls  sensorik  medulla spinalis  Neuron motorik  efektor  gerakan. reseptor  neuron interneuron  SKL 32: Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan A. sehingga menjadi penopang tegaknya tumbuh tumbuhan. Lapisan ini tersusun atas selsel yang rapat satu sama lain tanpa ruang antar sel dan berdinding tipis. tersusun kedua sistem perakaran adalah sebagai . Terdapat pada tumbuhan monokotil. akar tersusun atas lapisanlapisan jaringan dari luar ke dalam sebagai berikut: 1. Gerak refleks merupakan gerakan yang tanpa disadari karena menanggapi impuls secara langsung.Impuls  reseptor  neuron sensorik  medulla spinalis  otak  Medulla spinalis  interneuron  neuron motorik  Efektor  gerakan 2. Dalam perkembangannya akan terbentuk cabang-cabang akar yang lebih kecil. Korteks (kulit luar) merupakan lapisan di bawah epidermis. Epidermis merupakan lapisan terluar. Selain itu akar juga berfungsi sebagai alat pernafasan. Ciri berikut : • Akar serabut: berbentuk seperti serabut.

Pada bagian ini terdapat berkas pembuluh. Silinder pusat merupakan bagian dalam dari batang. Selain bagian-bagian tersebut di atas. Korteks terletak di sebelah dalam epidermis. Untuk menjaga kelangsungan pertukaran gas. Tudung akar (kaliptra) berfungsi sebagai pelindung akar ketika menembus lapisan tanah. Struktur anatomi batang secara umum terdapat tiga daerah pokok yaitu epidermis. banyak memiliki ruang antar sel yang berguna untuk pertukaran gas. Jaringan meristem (titik tumbuh) 2. 4. Struktur dan Fungsi Batang Tumbuhan Batang merupakan penghubung antara akar dan daun.atas parenkim (jaringan dasar). 3. 3. korteks dan silinder pusat (stele). pada struktur akar muda. apabila disayat membujur akan tampak bagian-bagian: 1. Epidermis merupakan lapisan terluar dari batang yang berfungsi untuk melindungi bagian dalamnya. Pada tumbuhan dikotil. Endodermis (kulit dalam). B. 2. 4. Setiap pembuluh terdiri atas xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). Endodermis merupakan jaringan tipis antara korteks dan silinder pusat. Di antara xilem dan floem terdapat . maka pada batang terdapat celah-celah kecil yang tampak seperti lensa-lensa kecil yang disebut lentisel (lentikulus = lensa kecil). Jaringan ini berfungsi sebagai tempat pertukaran gas. Jaringan terdiri atas beberapa lapis sel dengan rongga-rongga udara di antara sel-selnya. sedangkan pada monokotil batas antara korteks dan stele (silinder pusat) tidak jelas. Silinder pusat (stele) merupakan bagian yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut yang terdiri atas floem dan xilem. 1. batas antara ketiga daerah tersebut nampak jelas. Untuk itu disebelah dalam epidermis terdapat lapisan gabus yang tidak tembus oleh air dan gas. fungsinya untuk mengatur jalannya air dan garam mineral dari korteks ke silinder pusat. Endodermis sebenarnya adalah korteks paling dalam.

Apabila kita membuat sayatan melintang. transpirasi. pita dan lain-lain. terdapat sel-sel yang berubah fungsi menjadi sel penutup membentuk mulut daun atau stomata. . 2. Susunan daun yang lengkap memiliki bagian upih atau pelepah daun. terdiri atas bagian yang tidak beraturan dan memiliki ruang antar sel. Setiap daun memiliki tulang daun yang berfungsi memberikan kekuatan pada daun serta tempat berkas pengangkut. runcing. tulang cabang daun dan urat daun. 4. penyimpanan cadangan makanan. – Jaringan bunga karang/spons. elip. Ada yang berbentuk bulat. tangkai daun dan helaian daun. stomata banyak terdapat di epidermis atas. Tulang daun dibedakan menjadi tiga yaitu ibu tulang daun.lapisan kambium. Epidermis bawah. Pada tumbuhan air. untuk mencegah terjadinya penguapan air dari dalam daun. maka akan tampak jaringan penyusun daun terdiri atas: 1. tempat pertukaran gas. Lapisan mesofil (lapisan daging daun) yang terdiri dari: – jaringan tiang/jaringan pagar/palisade. Stomata berfungsi untuk transpirasi. Struktur dan Fungsi Daun Daun merupakan organ tumbuhan yang berfungsi untuk berlangsungnya fotosintesis. susunan berkas pembuluh pada monokotil tersebar tidak beraturan. sedang tumbuhan darat stomata terdapat di epidermis bawah. Itulah sebabnya pada ukuran tertentu batang tumbuhan monokotil tidak dapat membesar lagi. C. merupakan jaringan yang berderet seperti pagar. Daun memiliki bentuk ukuran dan susunan yang sangat bervariasi. Epidermis atas berfungsi sebagai jaringan pelindung 3. Berbeda pada dikotil. menjari. Kutikula (lapisan lilin). Mesofil mengandung paling banyak klorofil dan berfungsi sebagai tempat fotosintesis.

salak. sehingga berdasarkan kelengkapan bagiannya. hal ini disebut tumbuhan berumah satu (monoeceus). Bunga sempurna: bunga sepatu. Putik merupakan alat kelamin betina yang terdiri dari tiga (3) bagian yaitu bakal buah. misalnya tanaman melinjo. Alat perkembangbiakan terdiri dari (a) Benang sari (stamen) dan (b) Putik (pistilum). (b) mahkota bunga (korola) 2. Sedang apabila putik dan benang sari berada pada individu yang berbeda disebut tumbuhan berumah dua (dieceus). 2. Perhiasan bunga terdiri dari (a) kelopak bunga (kaliks). misalnya pada bunga apabila mempunyai benang sari dan putik sekaligus dalam 1 tangkai bunga (bunga biseksual). misalnya apabila tidak memiliki satu (1) atau lebih apabila memiliki ke 4 bagian tadi. Benang sari merupakan alat kelamin jantan yang terdiri atas tangkai sari (filamen) dan kepala sari yang menghasilkan serbuk sari. misalnya bunga . putik dan benang sari berada pada satu (1) individu tumbuhan. 2. jagung. Pada beberapa tumbuhan. apabila hanya mempunyai benang sari saja atau putik saja (bunga uniseksual). Bunga memiliki empat (4) bagian utama yaitu: 1. Tidak semua bunga mempunyai empat bagian utama tadi. misalnya tanaman kacang. Struktur dan Fungsi Bunga Bunga merupakan modifikasi dari organ pokok pada tumbuhan biji yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan. Misalnya bunga kelapa. bunga dibedakan : 1. bunga sepatu. Bunga tak lengkap: bagian bunga tersebut.D. Bunga tak sempurna: salak. bunga dibedakan : 1. Berdasarkan kelengkapan alat perkembangbiakan. Bunga lengkap: sepatu. tangkai putik dan kepala putik.

Macam-macam Respirasi: a) Berdasarkan tempat berlangsungnya: Reaksinya : Ragi 1) Respirasi Intramolekuler: C6H12O6 kelinci 2C2H2OH + 2CO2 + 21 Kal Contoh : Jamur ragi (Sacharomyces). Definisi : Respirasi merupakan Proses pemecahan zat-zat makanan untuk mendapatkan energi. 2. F. Struktur dan Fungsi Buah Secara umum bagian buah terdiri atas kulit buah. Misalnya kurma.E. Berdasarkan perkembangannya buah dibedakan menjadi empat yaitu: 1. b) Berdasarkan Kebutuhan Oksigen Respirasi yang tidak membutuhkan oksigen bebas. 2. 3. cherry. Buah sederhana yaitu buah yang timbul dari dinding bakal buah sebuah putik. Sistem Pernapasan pada Tumbuhan: 1. Buah pelengkap. 4. misalnya nanas. 1) An Aerob: . daging buah dan biji. 2) Respirasi Intraseluler Respirasi ini terjadi di dalam sel. yaitu buah yang tumbuh dari sebagian putik dan sebagian besar dari bagian bunga lain seperti penyangga dan organ bunga luar. Buah ganda. Buah majemuk. yaitu buah yang tumbuh dan berkembang dari beberapa putik dalam bunga yang sama. misalnya apel. Proses ini umumnya terrjadi pada tumbuhan tingkat tinggi. yaitu buah yang tumbuh dan berkembang dari putik beberapa bunga yang berbeda dan semua terpadu.

bakteri asam G. yaitu proses pemecahan zat makanan menjadi yang lebih sederhana dan larut dalam air sehingga dapat diserap dan diedarkan ke seluruh tubuh. Pencernaan berkaitan erat dengan kepentingan tersebut. b. Sistem Pengangkutan pada Tumbuhan 1.Contoh: ragi. Stomata (mulut daun) Lentisel (celah-celah pada kulit batang) Akar gantung pada pohon beringin Akar udara pada beberapa jenis anggrek Akar napas pada pohon bakau C6H12O6 + 6O2 + 6H2O + E bongkrek. dengan cara sel mengeluarkan enzim-enzim. H. 2. Macam-macam pencernaan : 1. Pencernaan intra seluler Proses ini terjadi di dalam sel. Reaksi respirasi: susu. c. Sistem Pencernaan Tumbuhan : Tumbuhan juga memerlukan makanan untuk pertumbuhannya. Alat-alat penyerapan dan pengeluaran gas pada tumbuhan a. 3. Pengangkutan pada Tumbuhan Rendah a. Pencernaan ekstra seluler. Contohnya: pada seluruh tumbuhan tingkat tinggi. Proses pencernaan terjadi di luar sel. Pengangkutan Ekstrafasikuler Pengangkutan yang tidak melalui pembuluh angkut yang dapat . bakteri asam tinggi. d. tumbuhan tingkat Contoh: bakteri asam cuka ( Clostridium acety ). e. bakteri tetanus. 2) Aerob: Respirasi yang membutuhkanoksigen bebas.

Pengankutan Fasikuler : Pengangkutan yang melalui pembuluh angkut yaitu xylem dan floem. gadung dan kangkung bulan. CO2. 3. air dan hasil kelenjar. Gerak Endonom (gerak yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam tumbuhan sendiri) Gerak endonom terjadi juga secara spontan maka disebut gerak autonom. Stomata (untuk gas) melalui proses penguapan / transpirasi Kelenjar (untuk zat cair) melalui proses sekresi / eksresi 2. Faktor-faktor yang mempengaruhi naiknya air ke daun pada xylem adalah daya tekan akar. Lentisel (untuk gas) melalui proses penguapan / transpirasi 4. daya isap daun I. Sistem Pengeluaran Bentuk-bentuk zat yang dikeluarkan dapat berupa gas atau cairan yang terdiri dari O2. Alat-alat pengeluaran dan cara pengeluarannya : 1. daya kapilaritas pembuluh kayu. Gutatoda (untuk zat cair) melalui proses gutasi SKL 33: Menjelaskan respon tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar A. Gerak ini juga disebut gerak Nutasi B. Contoh gerak endonom adalah : – gerak protoplasma pada sel-sel daun hidrylla. – Gerak melilitnya batang tanaman merambat seperti kacang panjang.berlangsung secara : 1)Dari sel ke sel melalui plasmodesmata (simplas) 2) Melalui ruang antar sel (apoplas) b. Gerak Esionom (gerak yang dipengaruhi oleh rangsangan dari luar) .

niktinasti dan termonasti. (Mirabillis jalapa) pada sore hari dan mekarnya bungabunga pada saat matahari terbit. Jadi mekanisme membuka menutupnya stomata adalah gabungan dari fotonasti. tigmotropisme dan khemotropisme. 2. hidrotropisme. termonasti dan hidronasti. Mekanisme ini dipengaruhi cahaya. Contoh gerak niktinasti adalah mengatupnya anak daun polong-polongan pada senja hari. Tropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah rangsangan) Tropisme terkait dengan laju pertumbuhan tanaman yang tidak seimbang antara sel-sel pada sisi yang satu dengan sel-sel sisi yang lain. geotropisme. Nasti (gerak bagian tubuh tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah rangsangan yang diterimanya) Beberapa contoh gerak nasti adalah seismonasti. b. suhu. Seismonasti (gerak bagian tumbuhan karena sentuhan) Contohnya mengatupnya anak daun putri malu. Contoh fotonasti yang lain (bukan niktinasti) adalah mekarnya bunga pukul empat c. kemonasti. Ada beberapa macam tropisme antara lain fototropisme. a. air dan zat kimia (terutama Kalium). Nasti Kompleks (gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi Contoh adalah mekanisme membuka menutupnya stomata (mulut daun). tropisme dan taksis. a. Karena faktor yang berpengaruh adalah cahaya maka disebut juga fotonasti. Nasti dan Fotonasti Niktinasti adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya perubahan terang ke gelap. Gerak seismonasti disebut juga tigmonasti. 1. Fototropisme rangsangan cahaya) (gerak bagian tubuh tumbuhan karena oleh banyak faktor) .Gerak esionom dibedakan menjadi gerak nasti.

Fototropisme negatif yaitu bila gerak bagian tubuh tumbuhan tersebut menjauhi arah cahaya. Hidrotropisme rangsangan air) Contoh hidrotropisme adalah gerak perumbuhan akar ke arah sumber air (hidrotropisme positif). f. seluruh bagian tubuh tumbuhan rangsangan dari luar) Contoh gerak taksis pada tumbuhan adalah gerak sel kelamin jantan tumbuhan lumut dan tumbuhan paku ke arah sel kelamin betina karena pengaruh zat kimia (sukrosa) yang dihasilkan oleh arkhegonium (alat kelamin betina tumbuhan tersebut). Geotropisme negatif terjadi pada pertumbuhan ujung batang menjauhi tanah. Geotropisme / Gravitropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan gravitasi bumi) Geotropisme positif terjadi pada pertumbuhan akar yang selalu ke arah bawah. Khemotropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya rangsangan zat kimia) Contoh khemotropisme adalah gerak pertumbuhan akar ke arah pupuk / zat hara dan juga arah pertumbuhan akar napas pada 3. c. d. Tigmotropisme / Haptotropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya rangsangan sentuhan) Contoh tigmotropisme adalah gerak membelitnya ujung sulur tumbuhan mentimun (familia Cucurbitaceae) pada suatu batang. contohnya pada gerak ujung tanaman atau ujung kecambah mendekati sumber cahaya. (gerak bagian tubuh tumbuhan karena ujung akar yang selalu . Taksis tanaman (gerak bakau untuk mencari oksigen karena (khemotropisme positif). Fototropisme negatif terjadi pada pertumbuhan menjauhi arah cahaya.Fototropisme positif yaitu apabila gerak bagian tubuh tumbuhan tersebut mendekati arah cahaya. b. Gerak ini disebut khemotaksis positif.

dan sebagian disimpan di berbagai bagian tubuh dalam bentuk karbohidrat. protein dan zat organik lainnya. Suhu 4. Usia daun dan kandungan klorofil . Cahaya 2. Oksigen 5.pecahnya buah karet pada siang hari yang panas .membuka menutupnya gigi peristom kotak spora tumbuhan lumut SKL 34: Menjelaskan proses fotosintesis berdasarkan percobaan tentang proses tersebut A. Amilum hasil fotosintesis diedarkan keseluruh tubuh. Karbondioksida 3.C. Gerak Higroskopis (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya perubahan kadar air) Beberapa contoh gerak higroskopik adalah : . Air 6. Jadi fotosintesis dapat diartikan suatu penyusunan senyawa kimia kompleks (organik) yang memerlukan energi cahaya. lemak. Secara ringkas bagan fotosintesis dapat dituliskan berikut ini. Kloroplas paling banyak terdapat pada organ daun terutama jaringan palisade. Proses ini berlangsung di dalam kloroplas dengan bahan karbondioksida dan air menghasilkan zat makanan (amilium) dan oksigen. Cahaya matahari CO2 + H2O klorofil Amilum + O2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis 1. Zat-zat tersebut merupakan sumber makanan (energi) bagi organisme lain (konsumen). Pengertian Fotosintesis Fotosintesis berasal dari kata Foton berarti cahaya dan sintesis berarti menyusun.pecahnya buah polong-polongan pada siang hari yang panas .

sebagian permukaannya dengan kertas karbon atau kertas timah Masukkan daun tersebut ke dalam air mendidih agar sel daun alkohol panas agar klorofilnya mati c. masukkan lidi membara ke dalam tabung itu. di tunggulah hingga gas yang bawah sinar matahari. kemudian angkat dan baliklah c. Percobaan a. Kemudian tutuplah (tidak terhalang oleh daun b. 2. a. Ternyata bagian yang tertutup tidak berwarna biru. hal ini menunjukkan gas tersebut adalah oksigen hasil fotosintesis. Pilihlah sehelai daun yang terkena sinar matahari seutuhnya yang lain). Bersamaan dengan dilepasnya ibu jari. Tutuplah mulut tabung sewaktu masih ada di dalam air dengan ibu jari. untuk menunjukkan timbulnya gas oksigen pada proses fotosintesis Letakkan perangkat percobaan seperti pada gambar. Bila bara api bertambah terang. . Ingenhousz. hal ini menunjukkan bahwa fotosintesis hanya terjadi pada bagian yang terkena sinar matahari.Percobaan-percobaan tentang fotosintesis 1. dihasilkan dalam tabung cukup banyak b. Kemudian masukkan ke dalam larut c. untuk menyelidiki adanya amilum pada daun yang terkena sinar matahari. Percobaan Sachs. Celupkan ke dalam larutan iodium. agar zat tepungnya bereaksi dengan iodium.

SKL 35: Menjelaskan konsep perilaku mempertahankan kelangsungan hidupnya makhluk hidup untuk Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. bentuk adaptif ini dapat berupa struktur tubuh. Adaptasi morfologi ini mudah kita amati pada hewan ataupun pada tumbuhan. adaptasi fisiologi dan adaptasi tingkah laku. sisik atau bahkan tidak mempunyai daun. 4) Akar panjang sehingga mempunyai jangkauan yang luas. fungsi alat tubuh dan lain-lain. 3) Batangnya tebal mempunyai jaringan spons untuk menyimpan air.ciri tertentu dalam rangka menyesuaikan diri terhadap lingkungan hidupnya. di daerah kering dan daerah lembap. . Macam-macam Adaptasi Ada banyak bentuk adaptif tubuh makhluk hidup supaya dapat bertahan hidup. yang semuanya bertujuan untuk membantu bertahan hidup. Walaupun ada banyak cara makhluk hidup untuk beradaptasi tetapi secara garis besar adaptasi dibedakan menjadi 3 yaitu: adaptasi morfologi.kadang-kadang berubah bentuk menjadi bentuk duri. dengan demikian maka penguapan melalui daun menjadi sangat sedikit. Macam-macam adaptasi morfologi pada tumbuhan: Tumbuhan ada yang hidup di darat.alat tubuh sehingga sesuai dengan lingkungannya. Berikut macam-macam cara adaptasi tumbuhan: a. Adaptasi Morfologi Adalah penyesuaian diri bentuk tubuh atau alat. warna tubuh. karena tempat hidup yang berbeda-beda inilah maka tumbuhan mempunyai ciri. sempit. 1. di air. 2) Seluruh permukaan tubuhnya termasuk bagian daun tertutup oleh lapisan kutikula atau lapisan lilin yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang terlalu besar. Adaptasi tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit) 1) Daunnya tebal.

mempunyai dinding sel yang kuat dan tebal untuk mengurangi osmosis ke dalam sel. daun lebar dan tangkai daun menggembung berisi udara Contoh: enceng gondok. Contoh: tumbuhan bakau. 1) Paruh burung elang. mempunyai rongga udara dalam batang atau tangkai daun sehingga tidak tenggelam dalam air dan daun muncul ke permukaan air. 2) Permukaan daun mempunyai banyak mulut daun atau stomata sehingga dapat mempercepat proses penguapan. Adaptasi morfologi pada bentuk paruh dan kaki pada burung Bentuk paruh dan kaki pada burung beraneka. agak panjang dengan ujung agak membengkok sesuai dengan jenis makanannya yang berupa daging.Vallisneria Tumbuhan yang sebagian tubuhnya di atas permukaan air dan akarnya tertanam di dasar air. c. Adaptasi tumbuhan yang hidup di daerah lembap (higrofit) 1) Mempunyai daun yang tipis dan lebar. Macam-macam adaptasi morfologi pada hewan: a. Kaki pada burung elang. Tumbuhan air yang terendam di dalam air.Contoh tumbuhan higrofit: Tumbuhan Keladi. cakar sangat kuat untuk mencengkeram mangsa atau daging. kangkung. .b. Contoh : Hydrilla. ukurannya pendek. Burung pemakan biji mempunyai bentuk paruh berbeda dengan burung pemakan daging atau burung pemakan serangga demikian pula kaki burung elang berbeda dengan kaki bebek karena cara memperoleh makanannya juga berbeda. Adaptasi tumbuhan yang hidup di air (hidrofit) Tumbuhan air yang terapung di atas air mempunyai rongga antar sel yang berisi udara untuk memudahkan mengapung di air. mempunyai perakaran yang lebat dan kuat sehingga tidak roboh bila terkena ombak. bentuknya runcing. Contoh: teratai. Tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut. kiambang .ragam disesuaikan dengan jenis makanan dan cara memperoleh makanan tersebut.

pada pangkalnya terdapat bentuk seperti sisir.rumputan. misalnya kupu-kupu. misalnya sapi. misalnya: lipas. di dalam saluran pencernaannya terdapat enzim selulase. 4) Tipe mulut penghisap. dan belalang. 2) Tipe mulut penghisap dan penjilat. runcing agak panjang untuk memahat kayu pohon untuk menangkap dan memakan serangga di dalamnya. dengan enzim selulase maka makanan menjadi lebih mudah dicerna. kerbau. mempunyai alat penghisap seperti belalai yang panjang dan dapat digulung sehingga dapat menghisap madu yang terdapat jauh di dasar bunga. misalnya: nyamuk. b.alat tubuh dan proses kimia yang terjadi di dalam tubuh. 1) Tipe mulut penggigit. Makanan hewan tersebut adalah rumput. mempunyai rahang atas dan rahang bawah yang kuat untuk menggigit. 2. Manusia yang biasa hidup di dataran rendah Daerah pantai dan dataran rendah mempunyai kadar oksigen lebih tinggi dari pada dataran tinggi. adalah mollusca yang biasa hidup pada kayu galangan kapal. 4) Paruh burung pelatuk. berguna untuk menyaring makanan dari air dan lumpur dan kaki pada bebek berselaput di antara ruas jarinya untuk berenang dan berjalan di tanah berlumpur. enzim ini berfungsi untuk mencerna selulose yang menyusun dinding sel tumbuhan. misalnya: lebah madu dan lalat. Adaptasi ini tidak mudah diamati seperti pada adaptasi morfologi. kayu tiang-tiang pelabuhan. karena menyangkut fungsi alat. kambing. 3) Tipe mulut penusuk dan penghisap. Adaptasi Fisiologi Adalah cara penyesuaian diri fungsi alat-alat tubuh atau kerja alat-alat tubuh terhadap lingkungannya. Hewan ruminantia. mempunyai rahang yang runcing dan panjang untuk menusuk dan menghisap. di dalam tubuh . jengkerik. bentuknya pendek tebal dan runcing sesuai dengan jenis makanannya yaitu untuk memecah biji-bijian dan tiga kaki ke depan satu ke belakang untuk berjalan dan hinggap. Mollusca ini dapat merusak kayu karena makanannya berupa kayu. Di dalam saluran pencernaan Teredo terdapat enzim selulase untuk membantu menguraikan selulose yang ada pada kayu yang menjadi makanannya. b. Bila manusia harus berpindah ke dataran tinggi yang mempunyai kadar oksigen rendah.memiliki bibir untuk menjilat.2) Paruh bebek. Adaptasi morfologi pada mulut serangga Bentuk mulut serangga bermacam-macam disesuaikan dengan cara mengambil makanannya. Kaki burung pelatuk mempunyai dua jari ke depan dan dua jari ke belakang untuk memanjat. Macam-macam adaptasi fisiologi: a. 3) Paruh burung pipit. Bagaimana cara beradaptasi agar tetap bertahan? Oksigen diperlukan tubuh untuk oksidasi makanan. c. Teredo navalis.

lumba dan paus sering muncul ke permukaan air untuk mengambil oksigen di udara. dan urine yang dikeluarkan pun pekat. yang mempunyai tekanan osmosis lebih rendah dari tekanan osmosis air laut. tetapi makanan sangat langka untuk dapat bertahan hidup maka beberapa hewan misalnya tikus. e. yaitu Flagellata yang menghasilkan enzim selulase yang dapat membantu rayap mencerna kayu. b. dan lain-lain. d. Rayap merupakan hewan yang menghancurkan kayu. Bagaimana caranya rayap menghancurkan kayu? Di dalam usus rayap terdapat hewan Protozoa. landak. . Sedangkan kelebihan garam yang turut terminum akan dikeluarkan lagi ke dalam air laut melalui insang secara aktif. Ikan yang hidup di air tawar. Untuk mendapatkan Flagellatanya kembali maka rayap memakan kembali kulitnya yang mengelupas. Agar ikan tidak mati kekeringan karena air di dalam sel tubuh ikan akan tertarik oleh air laut maka ikan yang hidup di air laut banyak minum dan sedikit mengeluarkan urine. misalnya lumba. pada saat mengelupas. Adaptasi Tingkah Laku Adalah cara penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. mempunyai tekanan osmosis lebih tinggi dari tekanan osmosis air tawa r. d. keadaan demikian menyebabkan air akan masuk secara osmosis ke dalam tubuh ikan. usus bagian belakang yang ada Flagellatanya ikut terkelupas. Pada musim dingin banyak hewan berdarah panas membutuhkan energi tambahan untuk menjaga suhu tubuhnya. Cicak melakukan ototomi yaitu memutuskan ekornya untuk mengelabuhi musuhnya. keong. Ikan yang hidup di air laut. Misalnya: kadal. karena alat pernapasannya berupa paru-paru yang tidak dapat mengikat oksigen yang terlarut dalam air.oksigen diikat oleh hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah (eritrosit). yaitu tidur panjang pada musim dingin. Supaya ikan tidak kelebihan air atau kembung maka cara adaptasi dengan sedikit minum air dan banyak mengeluarkan urine dan menggunakan insangnya secara aktif untuk mengikat garam yang terlarut dalam air. maka orang yang berpindah dari dataran rendah ke dataran tinggi harus mampu menyesuaikan diri dengan memproduksi hemoglobin atau eritrosit yang jumlahnya lebih banyak agar tetap dapat bertahan hidup. c. 3. Secara periodik kulit rayap akan mengelupas. katak. Demikian pula untuk hewan yang hidup di daerah gurun yang sangat panas pada musim kemarau mempunyai perilaku tertentu yaitu melakukan estivasi yaitu tidur panjang pada musim kemarau supaya dapat bertahan hidup di daerah gurun. Macam-macam adaptasi tingkah laku pada hewan: a. Mamalia yang hidup di air laut. beruang hitam dan lain-lain melakukan hibernasi .

dihasilkan keturunan pertama (Filial) F1 yang semua berwarna merah dengan genotipe Mm. Seorang tokoh yang berjasa dalam mempelajari sifat-sifat yang diwariskan dari induk pada keturunannya ialah Gregor J. yaitu tanaman yang apabila melakukan penyerbukan sendiri senantiasa menghasilkan keturunan yang sifatnya sama persis dengan sifat induknya. Persilangan dengan Satu Sifat Beda (Monohibrid) Mendel menyilangkan tanaman kacang ercis berbunga merah galur murni (MM) dengan kacang ercis berbunga putih galur murni (mm). 5.1884) sehingga ia dikenal sebagai bapak genetika. Adapun alasan Mendel menggunakan tanaman kacang ercis dalam percobaannya adalah: 1. Pada proses pembentukan gamet. Mendel menggunakan tanaman kacang ercis atau kacang kapri (Pisum sativum). Pada proses pembuahan (fertilisasi) gamet akan bertemu secara acak pula (asortasi) atau dikenal sebagai Hukum Mendel II. Langkah awal yang dilakukan Mendel adalah menentukan galur murni. yaitu M dan m. Dalam percobaannya. misalnya induk jantan berwarna merah (MM) dan betina (mm) maka keturunannya memiliki gen Mm. yang keduanya galur murni. Selanjutnya Mendel menyilangkan dua individu galur murni yang sama-sama memiliki pasangan sifat yang kontras. 2. 2. dan variasinya yang terjadi pada keturunannya disebut ilmu keturunan atau genetika. Menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak. walaupun penyerbukan tersebut dilakukan berulang -ulang hasilnya akan tetap sama. Mendel mengemukakan beberapa kesimpulan yang kemudian disebut Hukum Mendel: 1.SKL 36: Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum Mendel Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat yang diwariskan. cara sifat diwariskan. 3. misalnya M atau dapat juga m. 1. Misalnya kapri berbunga merah disilangkan dengan kapri berbunga putih. Dari persilangan tersebut. Setiap individu hasil persilangan mengandung gamet dari kedua induknya (bersifat diploid = 2n). Mempunyai daur hidup yang relatif pendek. Bagaimana sifat keturunan kedua tersebut? Untuk . Jadi Mm akan berpisah menjadi dua gamet. 4. Bila sesama F1 ini disilangkan akan menghasilkan keturunan II atau F2. Dalam kasus di atas gamet M dapat membuahi gamet lainnya. Memiliki pasangan sifat yang kontras. Mendel (1822 . gen berpisah secara acak (Hukum Segregasi secara bebas) atau dikenal sebagai Hukum Mendel I. Mudah dilakukan penyerbukan silang. 3. Dapat melakukan penyerbukan sendiri.

Untuk memperoleh F2 maka Mendel menyilangkan sesama F1. Persilangan Monohibrid Intermediet Pada kesempatan lain. Ternyata seluruh keturunan pertama berbunga merah muda (Mm). Warna merah muda ini terjadi karena pengaruh gen dominan yang tidak sempurna (kodominan). . 2.itu perhatikan diagram berikut. Mendel juga menyilangkan tanaman Antirrinum majus berbunga merah galur murni (MM) dengan bunga putih galur murni (mm).

Dari diagram tersebut dapat dilihat bahwa ada 4 macam fenotipe pada F2 yaitu: AB ABAB AABb AaBB AaBb Ab AABb AAbb AaBb Aabb aB AaBB AaBb aaBB aaBb ab AaBb Aabb aaBb Aabb AB Ab aB Ab Dengan demikian perbandingan fenotipe F2 pada persilangan dihibrid adalah bulat kuning : bulat hijau: keriput kuning : keriput hijau = 9 : 3 : 3 : 1. Persilangan dengan Dua Sifat Beda (Dihibrid) Untuk mempelajari persilangan dua sifat beda Persilangan dihibrid adalah persilangan dengan memperhatikan dua sifat yang berbeda. Bagaimana dengan perbandingan genotipenya? . Karena sifat bulat dan kuning dominan terhadap sifat keriput dan hijau. Misalnya. maka kemungkinan diperoleh ercis berbiji bulat warna kuning ialah: 9/16 × 1600 = 90 pohon. Untuk lebih jelasnya perhatikan diagram berikut ini. ercis berbiji bulat berwarna kuning (BBKK) disilangkan dengan ercis berbiji keriput berwarna hijau (bbkk). Jika dari persilangan tersebut dihasilkan 1600 keturunan. Jika sesama F1 ini disilangkan. akan diperoleh 16 kombinasi genotipe dan 4 macam fenotipe. maka turunan pertama semuanya berbiji bulat kuning heterozigot (BbKk).3.

Jadi kromosom seks ada dua jenis. Umumnya gen terpaut seks terdapat pada kromosom X. buta warna merah hijau. Hemofilia Hemofilia merupakan kelainan dimana seseorang darahnya tidak dapat/sulit membeku bila luka. Rumus tersebut artinya manusia memiliki 22 pasang autosom dan sepasang kromosom yang menentukan jenis kelamin (gonosom/kromosom seks). Luka kecil pun dapat menyebabkan penderita meninggal karena terjadi pendarahan yang terus-menerus. yaitu XY untuk pria dan XX untuk wanita. tidak mampu membedakan warna merah dan hijau. yaitu: 1) XC XC : wanita normal 2) Xc Xc : wanita buta warna 3) XC Xc : wanita pembawa buta warna/karier 4) XC Y : pria normal 5) Xc Y : pria buta warna Wanita karier atau pembawa artinya wanita yang secara fenotipe normal tetapi secara genotipe dia membawa alel sifat resesif untuk buta warna. Gen yang mengendalikan sifat ini adalah gen resesif dan terpaut dalam kromosom X. Buta warna ini dikendalikan oleh gen resesif. Maka rumus kromosom pada pria adalah 22AAXY dan pada wanita 22AAXX. Pewarisan Sifat yang Terpaut dalam Kromosom Seks Gen yang bertempat pada kromosom seks disebut gen terpaut seks. Beberapa kemungkinan susunan genotipe adalah: 1) XH XH : wanita normal 2) Xh Xh : wanita hemofilia bersifat letal 3) XH Xh : wanita pembawa/karier 4) XH Y : pria normal 5) Xh Y : pria hemofilia 3. tetapi ada juga yang terpaut pada kromosom Y . a. Buta warna Orang yang menderita buta warna tidak dapat membedakan warna-warna tertentu. Sifat gen yang terpaut dalam seks sifatnya bergabung dengan jenis kelamin tertentu dan diwariskan bersama kromosom seks.Coba kalian cari bagaimanakah macam genotipenya dan bagaimana pula perbandingannya? F. 1. Dalam keadaan homozigot resesif gen ini bersifat letal (menimbulkan kematian). Penurunan Sifat pada Manusia Manusia mempunyai 23 pasang kromosom yang terdiri dari autosom (kromosom tubuh dan gonosom (kromosom kelamin). Gen ini terpaut dalam kromosom X. Terdapat 5 kemungkinan genotipe. Manfaat Persilangan bagi Manusia Persilangan tumbuhan atau hewan ini sangat bermanfaat karena dapat memilih sifat-sifat yang baik dan menghilangkan sifat-sifat yang kurang . b.

misalnya sapi Santa gertrudis. dan rekombinasi DNA. akan berkembang sampai pada fase tertentu. misalnya ketela pohon dan tebu. hasil persilangan sapi brahman dengan sapi shorthorn. IR22. adalah proses memasukkan spermatozoid hewan jantan ke dalam tubuh hewan betina yang dilakukan dengan bantuan alat tertentu (“alat suntik”). dengan demikian persilangan dapat digunakan untuk memperoleh bibit unggul atau menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang unggul atau yang baik. Menghasilkan bibit unggul baik pada tumbuhan maupun hewan. Rekayasa genetika adalah mengubah faktor keturunan (gen) untuk mendapatkan sifat baru. juga pada ternak. SKL 37: Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme beserta contohnya Kultur jaringan atau in vitro atau mikropropagasi adalah cara menanam dan memelihara sel atau jaringan dari tumbuhan atau hewan yang di sebut eksplan secara aseptik (suci hama) pada suatu medium yang cocok dan dalam keadaan steril Inseminasi buatan. IR24. manakala induk aslinya tidak sanggup mengandung anaknya. Oleh karena itu. PB8. fusi sel. . Pengubahan gen dapat dilakukan melalui transfer inti. b. inseminasi buatan sering disebut dengan kawin suntik.baik. dengan demikian manfaat persilangan antara lain: a. Rekayasa reproduksi inseminasi buatan sering dilakukan pada hewan ternak seperti sapi dan lembu. Sel telur yang telah mengalami pembuahan. misalnya varietas tanaman jenis unggul hasil persilangan PB5. Menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang baik. Bayi tabung dilakukan dengan cara mencampurkan spermatozoa dan sel telur di luar tubuh (invitro) sehingga terjadi pembuahan. Kloning berarti “menciptakan” suatu kelompok makhluk hidup yang memiliki materi genetik persis sama dengan makhluk hidup lainnya. selanjutnya di transplantasikan (dicangkokkan) ke dalam rahim induknya atau induk pengganti.

Susunan materi genetik. jamur serta kultur-kulturtumbuhan dan hewan (termasuk teknik hidroponik dan kultur jarimgan).Rekombinasi individu Organisme DNA. Dampak hasil Biotekhnologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan. ketan. diubah dengan jalan menyisipkan gen baru yang unggul ke dalam kromosomnya SKL 38: Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan A. Kedelai Kedelai Kacang tanah Air kelapa Mikroorganisme yang di pakai Sacharomyces (ragi) Rhizopus Aspergilus wentii Neurospora crassa Acetobacter xylinum Hasil Minuman berakohol (anggur. Biotekhnologi tradisional dicirikan dengan penggunaan mikroorganisme. - - B. Sedangkan biotekhnologi modern di cirikan dengan adanya rekayasa genetika. Rekombinasi DNA adalah pemutusan dan penyambungan DNA. Pengertian biotekhnologi Yang dimaksud biotekhnologi adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil-hasilnya untuk menyediakan baang dan pelayanan / jasa.singkong. anggur. antara lain seperti tabel di bawah ini : Bahan Makanan Beras. Penerapan biotekhnologi Beberapa jenis mikroorganisme yang di manfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya. namun dalam proses maupun hasil biotekhnologi juga berdampak negatif antara lain : . DNA mengandung gen yang mengendalikan sifat transgenik adalah organisme yang telah diubah urutan informasi genetik di dalam kromosomnya. Dalam biotekhnologi meliputi penggunaan bakteri. bir) Tempe Kecap Oncom Nata dee coco C.

Untuk itulah kemudian diciptakan pewarna sintesis. Beberapa zar adiktif makanan yang digunakan sehari-hari diantaranya untuk pewarna. Pewarna alami lebih aman bagi kesehatan manusia. Zat adiktif buatan / sintesis : zat adiktif yang berasl dari bahan kimia. Pewarna alami berasal dari bahan-bahan alami yaitu : Kunyit untuk pewarna kuning. dan pengawet. namun efeknya memiliki rasa dan aromayang dapat menggangu aroma dan rasa makanan aslinya. Daun suji dan daun pandan untuk pewarna hijau. karena minum bir berlebihan. Gula kelapa untuk memberi pewarna merah kecoklatan. pewarna ada dua macam yaitu pewarna alami dan pewarna sintetis. Cabe merah dan bungga belimbing sayur untuk pewarna merah. Mabuk-mabukan. 2. zat adiktif di bedakan menjadi dua yaitu : 1. Pewarna Pemberian pewarna pada makanan untuk memperbaiki penampilan makanan sehingga lebih menarik perhatian. Berdasarkan asalnya. Zat adiktif alami : zat adiktif yang dapat di peroleh ekstrak bahan alami. Namun beberapa pewarna sintetis sering disalah gunakan untuk pewarna makanan. pemanis. SKL 39: Mendeskripsikan bahan kimia (alami dan buatan) pada makanan serta pengaruhnya terhadap kesehatan Bahan kimia yang ada dalam makanan disebut juga dengan zat adiktif makanan. 2. A. Kelebihan warna sintesis adalah warnanya lebih stabil dan tidak menggubah aroma makanan aslinya. Berdasarkan asalnya.1. Limbah dari kulit air buangan rendaman kedelai dapat menyebabkan pencemaran air. Bunga telang untuk memberi pewarna biru kungguan. Contohnya : Rhodamin B . penyedap. Pewarna makanan sintesis berasal dari warna-warna sinntesis.

tidak bergairah 4. keperdulian terhadap diri sendiri berkurang 2. .(warna merah) dan methanil yellow (warna kuning). mengabaikan teman lama dan beralih ke kelompok baru 10. menentang guru 8. daya konsentrasi menurun 6. sensitif terhadap diri sendiri umum mereka memperluhatkan gejala . pewarna biasanya selain mencantumkan nama warnanya juga menulis nomor index yang merupakan kode warnanya. sering bolos dan mengabaikan pelajaran 9. Pewarna Alami Merah Merah Kuning Kuning Kuning Kuning Hijau Biru Coklat Hitam Hitam Putih Nama Alkalant Cochineal red Annato Karoten Kurkumin Safron Klorofil Ultamarin Karamel Carbon Black Besi Oksida Titanium ioksida Nomor Index 75520 75470 75120 75130 75300 75100 75810 77007 77266 77499 77891 Pewarna Sintetik Merah Merah Oranye Kuning Kuning Hijau Biru Biru Ungu Carmonisine Amaranth Sunsetyellow FCF Tartazine Quineline yellow Fast green FCF Briliant blue FCF Indigicarmine Violet GB 14720 16185 15985 19140 47005 42053 42090 42090 42640 SKL 40: Mendeskripsikan pengaruh zat adiktif/psikotropika pada tubuh kita Ciri-ciri pengguna narkoba beragam tergantung pada jenis narkoba yang digunakan. Bahan ini dapat memicu terjadinya kanker. Dalam kemasan makanan. Secara antara lain : 1. Berikut ini beberapa makanan alami dan sintesis yang diijinkan di Idonesia . prestasi belajar menurun 7. tatapan mata kosong 5. sering menyendiri 3.

gangguan saluran pencernaan 5. merampok bahkan membunuh. tidak bisa tidur 7. Gejala overdosis penggunaan narkoba bisa dikenali antara lain: ada bekas penggunaan jarum suntik atau sayatan kulit frekuensi pernapasan menurun (kurang dari 12 kali per menit) pupil menyempit (pengguna heroin dan morfin) penderita yang overdosis ini tidak boleh diberi makan atau minum. . segera muncul gejala yang disebut sakaw (putus obat) dengan ciri antara lain : 1. ketakutan dan ketegangan 3. Bila hal ini tidak dipenuhi maka akan berusaha memperoleh dengan segala cara seperti mencuri. sakit perut dan punggung 6. Hal ini dapat terjadi karena morfin menyebabkan pilorus (bagian antara lambung bagian bawah dengan usus halus) mengkerut atau kejang. menggigil dan demam Gejala di atas akan hilang bila diatasi dengan memberi narkoba atau obat sejenis.Bila penggunaan narkoba dihentikan secara mendadak. mata berair dan berkeringat 4. Tidakan yang harus dilakukan adalah secepatnya membawa ke dokter untuk diberi penawar racun. rasa nyeri disekujur tubuh 2. karena dapat tersedak dan meninggal.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->