Oleh: Sania Anisa Farah 9B/22 SMPN 2 Semarang 2010/2011

SKL 21: Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup Ciri-ciri makhluk hidup: 1. Bergerak 2. Tumbuh dan berkembang

3. Berkembangbiak 4. Menanggapi rangsang (iritabilita) 5. Membutuhkan makanan 6. Mengeluarkan zat sisa 7. Bernafas 8. Pengaturan kerja tubuh 9. Adaptasi 10. Pengaturan kerja tubuh

Perbedaan ciri-ciri makhluk hidup antara manusia/hewan dan tumbuhan: Hewan/manusia Ciri-ciri makhluk Tumbuhan hidup Dapat berpindah Bergerak Tidak dapat berpindah tempat tempat (geraknya terbatas) a. Seluruh bagian Tumbuh a. Hanya bagian tubuh tubuh mengalami tertentu yang mengalami pertumbuhan pertumbuhan b. Hanya sampai b. Tumbuh terus menerus batas usia tertentu sampai mati c. Tidak dapat Cara memperoleh a. Dapat membuat membuat makanan makanan makanan sendiri dengan sendiri (karnivora, bantuan sinar matahari herbivora, dan (fotosintesis) omnivora) b. Bahan yang d. Makanannya dibutuhkan untuk berupa zat organik membuat makanan berupa zat anorganik Memiliki organ untuk Menanggapi Tidak memiliki organ untuk mengetahui situasi rangsang mengetahui situasi sekitar sekitar (akal)

SKL 22: Menentukan dasar pengelompokan makhluk hidup  KINGDOM MONERA Kelompok ini merupakan kelompok makhluk hidup yang sederhana, tempat hidup di perairan, ada yang bersel satu (uniseluler) maupun bersel banyak (multiseluler). Ada yang menyerupai hewan ataupun tumbuhan. Namun ciri khasnya tidak di temukan adanya membran inti di setiap selnya. Kelompok ini meliputi bakteri dan ganggang biru

 KINGDOM PROTISTA Kelompok ini merupakan kelompok makhluk hidup yang sederhana, tubuh terdiri atas satu sel atau lebih, tempat hidup di daerah berair. Kadang ada yang memiliki klorofil tetapi ada juga yang tidak memiliki klorofil, contoh: amoeba, euglena, paramaecium, plasmodium, alga hijau, alga merah, dan sebagainya.  KINGDOM FUNGI Merupakan kelompok makhluk hidup yang memperoleh makanan dengan cara menguraikan sisa makhluk hidup lain. Menyerupai tumbuhan namun tidak memiliki klorofil. Ada yang uniseluler dan ada yang multiseluler, memilki dinding sel yang jelas, contoh: jamur dan ragi/khamir.  KINGDOM PLANTAE A. Tumbuhan Tidak Berpembuluh
1. Bryophita (lumut)

a. Lumut hati (hepaticae) Contoh: Marchantia dan Pellia. b. Lumut sejati/lumut daun (musci) Contoh: Funaria, Pogonatum, Polytrichum, dan Sphanum. c. Lumut tanduk Contoh: Anthoceros.

B. Tumbuhan berpembuluh
1. Pteridophyta (tumbuhan paku) 2. Spermatophyta (tumbuhan biji)

Berdasarkan letak bakal bijinya tumbuhan biji di bedakan menjadi 2 sub divisi yaitu :
a. Gymnospermae (tumbuhan biji terbuka)

Tumbuhan biji terbuka terdiri dari 4 suku (familia), yaitu: 1. Cycadinae Contoh: pakis haji (Cycas rumphii) dan Cycas revoluta. 2. Gnetinae

Contoh: melinjo (Gnetum gnemon) 3. Coniferinae Contoh: tusam (Pinus merkusii), damar (Agathis alba), cemara gung (Pinus roxburgii) 4. Ginkgoinae Contoh: Gingko biloba
b. Angiospermae (tumbuhan biji tertutup)

Tumbuhan ini terdiri dari dua kelas: (menurut jumlah keping bijinya)
1. Monocotyl (biji berkeping satu)

Tumbuhan berkeping satu di bagi dalam beberapa suku, diantaranya: a) Suku rumput-rumputan (Graiminae / Poaceae), misalnya padi, rumput, jagung, tebu, bambu dan gandum.
b) Suku pinang-pinangan (Palmae), misalnya kelapa, aren,

lontar, pisang dan sagu. c) Suku pisang- pisangan (Musaceae), misalnya pisang raja, pisang ambon, pisang kipas, dan pisang hias. d) Suku anggrek-anggrekan (Orchidaceae), misalnya vanili, anggrek bulan, anggrek merpati, dan anggrek kalajengking. e) Suku jahe-jahean (Zingiberaceae), misalnya jahe kencur, kunyit
2. Dicotyl (biji berkeping dua)

Tumbuhan berkeping dua di golongkan menjadi beberapa suku (familia), diantaranya:
a) Suku

getah-getahan (Euphorbiceae), lancuran, singkong dan puring.

misalnya

karet,

b) Suku

terung-terungan (Solanaceae), misalnya terung, tomat, tembakau, cabai dan ceplukan cina. jambu air, dan cengkih.

c) Suku jambu-jambuan (Myrtaceae), misalnya jambu biji,

d) Suku komposite (Compositae),misalnya bunga matahari,

aster, kenikir, dan dahlia.
e) Suku Mimosaceae, misalnya petai cina, putri malu, saga,

kembang merak, flamboyan dan ketepeng.

 KINGDOM ANIMALIA Dunia hewan (Kingdom Animalia) terdiri dari 9 filum. Delapan filum termasuk kelompok avertebrata dan satu filum Chordata.
i.

Porifera (hewan berpori), yang terbagi menjadi 3 kelas, yaitu:
a. Calcarea, misalnya Scypha, Grantia, Sycon. b. Hexatinellida, misalnya Pheronema, Hyanolema. c. Demosporgia,

misalnya

Cliona,

Spongilla,

Thenea,

Halisarca,

Euspongia.
ii. Coelenteranta (hewan berongga), yang terbagi menjadi 4 kelas, yaitu: a. Hydrozoa, misalnya Hydra, Obelia, Physalia. b. Scyphozoa, misalnya Aurelia (ubur-ubur), Pelagia, Atolia. c. Anthozoa, misalnya Tubipora, Corallium (koral), Euplexaura (akar

bahar).
d. Ctenopora, misalnya, misalnya Ctenoplana, Cestum, Mertensia,

Hormiphora
iii. Platyhelminthes (cacing pipih), yang terbagi menjadi 3 kelas, yaitu: a. Turbellaria (cacing berambut getar), misalnya Planaria, Bipalium. b.

Trematoda (cacing hisap), misalnya Fasciola hepatica (cacing hati).

c. Cestoda (cacing pita), misalnya Taenia solium, Taenia saginata. iv. Nemathelminthes (cacing gilig), yang terbagi menjadi 2 kelas, yaitu: a. Nematoda,

misalnya Ascaris lumbricoides, Oxyurisvermicularis

(kermi).
b. Nematomorpha, misalnya Gordius, Nectonema. v. Annelida (cacing gelang), yang terbagi menjadi 3 kelas yaitu:

rayap. pheretima. yang terbagi menjadi 5 kelas. misalnya Eunice viridis (cacing palolo) dan Lycidice oele (cacing wawo). Mollusca (hewan lunak). misalnya Diadema (bulu babi). misalnya Achatina fulicia (bekicot). c. lalat. Gatropoda. e. b. Echinodermata (hewan berkulit duri) . Arachnoidea (laba-laba). Hirudinea (lintah). Limnea. Lamellibranchiata. vi. kupu-kupu. misalnya keluwing. Sepia (cumi- cumi). belalang. d. Strongylocentrotus (landak laut). Chephalochordata. yaitu : a. Oligochaeta (cacing berambut sedikit). Polychaeta (cacing berambut banyak). misalnya Asterias vulgaris (bintang laut). lipan. b.a. Chordata. tubifex. yang terbagi menjadi 4 kelas. c. Arthopodha (hewan berbuku-buku). Asteroidea. c. yang terbagi menjadi 3 kelas. Insecta (serangga). yaitu : a. misalnya Lumbricus terestis (cacing tanah). b. c. misalnya Ophiura (bintang ular). Crinoidea. laba-laba. misalnya Corbicula (remis). b. . Myriapoda (lipan). d. misalnya Haemadipso zeylanica (pacet). Ophiuroidea. Hemichordata.Nautilus. ix. caplak. b. misalnya semut. yaitu: a. Cephalopoda. misalnya Thyone briereus (teripang). misalnya Octopus vulgaris (gurita). c. Hirudo medicinalis (lintah). Holothuroidea. misalnya udang. yang terbagi menjadi 4sub filium. yaitu : a. misalnya Antedon (lili laut). Hemichordata. viii. kepiting fan ketam. vii. Echinodea. Maleagrina (kerang). Crustacea (udang-udangan). misalnya kalajengking.

kasuari. contohnya Platypus. berkaki). Chondrichtyes (ikan bertulang rawan). misalnya ikan hiu. 5. koala. di antaranya : a. bangau. misalnya pingguin. Neograthae. b. Cetacea. Squamata (reptil bersisik). b. misalnya kakap. Vertebrata. d. c. misalnya Siphonops annulatus. Mamalia (hewan menyusui) yang terbagi menjadi 6 ordo. misalnya blekok. b. yaitu : 1. misalnya Tuatara. 4. . misalnya kura-kura. Marsupialia (mamalia berkantung). Rodentia. ikan pari. Impenes. tongkol. kodok bangkong. dan penyu. camar. ular. yaitu : a. b. 2. Urodella (amfibi berekor). Amphibia (amfibi) yang terbagi menjadi 3 ordo (bangsa).  Hewan Bertulang Belakang (vertebrata) Vertebrata adalah salah satu sub filum Chordata. Reptilia (hewan melata) yang terbagi menjadi4 ordo yaitu : a. tupai. yaitu : a. kiwi. Aves (unggas) yang terbagi menjadi 3 sub kelas. lele. misalnya komoda. betet. d. cucut. contohnya kangguru. yaitu : a. aligator. Pisces (ikan) yang terbagi menjadi 2 sub kelas. c. Apoda (amfibi tak Lectyosis glutinosis. misalnya salamander. c. kadal. gurami. Kelompok ini di bedaka menjadi 5 kelas. bunglon. Monotremata (mamalia bertelur). misalnya katak hijau. b. c. Crocodillia (bangsa buaya). misalnya buaya. Paleograthae. Rhyncoctephalia. Chelonia (bangsa kura-kura). Osteichtyes (ikan bertulang sejati). misalnya paus. ayam. misalnya tikus. Anura (amfibi tak berekor). 3. misalnya burung onta.d.

Ekosistem b. Komponen-komponen ekosistem: e. contohnya : kucing. Jaring-jaring makanan: berhubungan. Dalam proses ini terjadi perpindahan energi dari produsen. dan gurun) c. musang. f. Satuan makhluk hidup dalam satu ekosistem: 1. Perubahan ekosistem: d. Macam-macam ekosistem: 1. gunung. dan laut) Ekosistem buatan (contoh: kolam. Contoh: belalang Jagung kelinci tikus g. kolam. dan kebun) 2. Berdasarkan proses terjadinya: Ekosistem alami (contoh: padang rumput. Komunitas 4. Individu 2. gurun. konsumen lalu ke pengurai. SKL 23: Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem a. sawah. lutung. sawah. Carnivora. anjing. Contoh: Jagung → belalang → burung pipit → elang → bakteri f. Berdasarkan tempatnya: Ekosistem air (contoh: laut.e. waduk. singa. contohnya : kera. Bentuk-bentuk simbiosis: 1. sungai. gorila. kebun. Mutualisme (sama-sama menguntungkan) Beberapa kadal elang ular pengurai rantai makanan yang saling . Primata. dan waduk) Ekosistem darat (contoh: hutan. Populasi 3. Rantai makanan: Peristiwa makan dan dimakan dengan urutan dan arah tertentu.

yang lain dirugikan) 3. Pencemaran Lingkungan 1. Udaranya segar dan sejuk. Didalamnya hanya di tumbuhi jenis ganggang tertentu yang tahan terhadap pencemaran. Didalamnya masih banyak hewan dan tumbuhan yang hidup. Parasitisme (yang satu diuntungkan.2. tidak berau dan berwarna. Tidak ada asap kendaraan dan pabrik. Udaranya panas Udara penuh dengan asap kendaraan dan pabrik. Artinya komponen biotik dan abiotiknya dalam lingkungan tersebut dalam keadaan seimbang. Antibiosis (organisme yang satu memusnahkan organisme yang lain) SKL 24: Menjelaskan cara mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan A. Komensalisme (yang satu diuntungkan. Perbandingan ciri-ciri lingkungan alami dan lingkungan tercemar: Lingkungan Ekosistem • Sungai / Alami • Airnya jernih. Macam-Macam Pencemaran Lingkungan . berbau busuk dan penuh dengan sampah. Tercemar • Airnya berubah warna. Predasi (organisme yang satu memangsa organisme yang lain) 5. • • • Permukiman • • • • 2. yang lain tidak merasa rugi) 4. Ciri-ciri lingkungan Alami dan Tercemar Lingkungan alami adalah lingkungan yang keadaannya seimbang. Lingkungan tercemar adalah lingkungan yang keadaannya tidak seimbang lagi akibat adanya polutan (bahan pencemaran) yang masuk ke dalam lingkungan tersebut.

zat kimia dari pertanian Pencemaran suara frekuensi melebihi batas . Pb. As.partikel padat : bakteri.gas karbondioksida . pabrik. Bahan-Bahan Pencemaran Lingkungan a. pertanian dan kendaraan bermotor.gas karbonmonoksida .sampah plastik . Bahan-bahan ini dapat berasal dari rumah tangga. plastik dan suara yang ambang. Cr dan Ni}. Menurut pencemar bahan Kimiawi Menurut pencemaran tingkat Iritasi ringan Sakit kronis . pupuk anorganik. 1.Hg menyebabkan kanker dan bayi lahir cacat. pestisida. karet.Macam Pencemaran Menurut terjadinya tempat Jenis Pencemaran udara Polutan . deterjen dan minyak. botol.gas buangan sepeda motor menyebabkan mata pedih.limbah industri .sampah anorganik Pencemaran tanah . .radioaktif . Pencemaran air .zat radioaktif .mikroorganisme -kaleng. Fisik . Cd. logam berat {Hg.deterjen . b. Kimiawi Berupa zat radioaktif. virus.deterjen Biologi Fisik .

Tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan dampak negatif dalam jangka waktu yang panjang. Beberapa alternatif penanggulangan pencemaran adalah: 1. Kematian microorganisme sehingga menghambat proses penguraian zat organik menjadi anorganik. Berkurangnya keanekaragaman hayati karena pemilihan bibit unggul. Dengan akal. 6. Menggangu kesehatan manusia karena virus. 8. 4. Alternatif Penanggulangan Pencemaran Lingkungan. 5. Biologikal magnifikasi 10. karet. Peningkatan suhu secara global 3. asap dan debu. ilmu. Entamoeba coli dan Sallmonelia typosa. Akibat Pencemaran Lingkungan. plastik. Dengan kata lain. Limbah ini dapat berasal dari kotoran manusia dan hewan. bakteri dan debu. b) Tanaman transgenetik merupakan tanaman yang resisten terhadap hama tanaman atau disebut juga pestisida Microorganisme yang terlibat dalam diantaranya: - biologis. Pengembangan Rekayasa Genetika a) Adanya pejantan mandul dalam bidang pertanian. Eutrofikasi 9. Beberapa akibat dari pencemaran adalah: 1. 7. pabrik dan kendaraan bermotor.bakteri ini dapat menghasilkan toksin dalam alat pencernaan larva insektisida. Kanker. 3. Bahan ini dapat berasal dari limbah rumah tangga. botol. dan pikirannya manusia mengembangkan ilmu pengetahuan dan menciptakan tekhnologi untuk kesejahteraan hidupnya dan sekaligus menggatasi dampak pencemaraan lingkunggan. Kematian ikan akibat kebocoran tangker dan bahan peledak. Adanya hujan masam 2. Bacillus thuringienis yang dapat membunuh larva dari berbagai jenis insektisida. Pencemaran lingkungan akan menimbulkan perubahan pada bagian lain secara berantai. jika tidak segera di upayakan untuk mengatasinya. c. bayi cacat akibat radioaktif. . 2. Biologi Berupa mikroorganisme seperti Echerichia coli.Berupa kaleng-kaleng. Resistensi hama meningkat.

tenaga angin sebagai sumber enrgi. hidung. 8. kapuk Bt. Akibat Pencemaran Secara Global a. Hujan Asam Penyebab hujan asam adalah terdapatnya senyawa: NO͓ dan SO di udara yangbereaksi dengan air yang membentuk persenyawaan yang bersifat asam. . b) Bakteri Metanobacteriummenghasilkan biogas dari kotoran. 4.coli dan B. 2) Mencuci zat hara tanah. 4) Senyawa NO͓ dan SO dapat menyebabkan iritasi mata. Jika turunya PH berlebihan komunitas biota ekosistem air akan terganggu.substilis dapat diisolasi serta membunuh jenis insektisida lepidoptera. Pendaurulangan 4. Pemberian sansi terhadap individu yang mengakibatkan pencemaran terhadap lingkungan. 5. Contoh: jagung Bt. Hujan asam berdampak: 1) PH air akan turun. Reboisasi. Penggunaan mikroorganisme a) Clostidium batyricum dapat menghasilkan gas hidrogen sebagai bahan bakar non polusi. Melepaskan predator untuk hama tanaman pertanian. Filter asap pabrik 7.- E. 2. Pengunaan tenaga surya. paru-paru kota 6. 3) Merusak banggunan. akibatnya tanah menjadi tandus dan pertumbuhan tanaman terganggu.paruparu. 3.

Efek Rumah Kaca Efek rumah kaca disebabkan oleh terdapat gas yang mampu memberikan efek rumah kaca di udara dalam jumlah yang terus meningkat gas tersebut terdiri atas CO2. Peningkatan efek rumah kaca akan menaikan suhu permukaan bumi yang di sebut pemanasan global. c. Nitrogen oksida. yaitu dapat di tembus cahaya matahari tetapi menyerap sinar panas (sinar infra merah). uap air. Penipisan Lapisan Ozon Penyebabnya yaitu pencemaran udara oleh CFC yang mengikat partikel ozon. CFC. Lalu panas di pantulkan ke permukaan bumi. Penipisan lapisan ozon menyebabkan Intensitas sinar ultravioletke permukaan bumi meningkat.b. . Gas-gas tersebut bergabung membentuk awan yang bersifat seperti kaca.

Kadar CO2 meningkat e. Penebangan hutan secara selektif (tebang pilih) 3. Di musim hujan terjadi banjir dan lapisan tanah subur terkikis terbawa air (erosi). Selain itu hutan berperan sebagai paru-paru bumi yang mempengaruhi iklim di dunia (global). Struktur tanah menjadi labil sehingga mudah longsor c.B. pengatur cadangan air. Jika hutan rusak. Dampak negatif dari penebangan hutan antara lain: a. Persedian air dan tanah berkurang d. menghambat angin. penghasil buah dan kayu. pengatur kelembaban. Sosialisasi UU penebangan hutan agar di mengerti oleh masyarakat pengguna hutan. badai topan. mencegah erosi. maka kadar CO2 meningkat sehingga suhu bumi semakin panas. 2. b. penyedia oksigen. Upaya mengatasi kerusakan hutan : 1. antara lain pengatur suhu lingkungan. . banjir dan bencana alam. Persedian oksigen berkurang. hutan kian menyempit karena banyak penebangan karena ekonomis tanpa mempertimbangkan dampak ekologisnya. Di Indonesia. tempat berlindung dan berkembangbiaknya satwa. Penebangan Hutan Hutan memiliki fungsi ekologis yang penting. Akibatnya terjadi perubahan iklim global. Reboisasi /penanaman kembali di lahan-lahan yang gundul.

KTT Bumi tahun 1992 di Rio De Jenario Brazil telah menghasilkan konvesi keankekaragaman hayati dan Indonesia merupakan salah satu penandatangan konvesi tersebut. Mempengaruhi persedian air.SKL 25: Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup Makhluk hidup merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Penebangan hutan dan perburuan liar menyebabkan perubahan lingkungan dengan berbagai dampak yang huruk. Berkurangnya persediaan SDA hayati. Dalam usaha pelestarian keankaragaman hayati. Hutan hujan tropis yang banyak di jumpai di daerah Amerika tengah. Afrika dan Asia Tenggara memiliki manfaat sebagai berikut : a. Walaupun makhluk hidup memiliki kemampuan untuk berkembangbiak. keutuhan keanekaragaman hayati sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Banjir 3. Jika suatu spesies penyusun ekosistem punah. Pelestarian sumber daya alam hayati (hewan dan tumbuhan) dapat dilakukan dengan dua cara yaitu : . Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat berkepentingan karena Indonesia kaya akan flora dan fauna. keanekaragaman makhluk hidup sangat bermafaatsebagai sumber pangan bagi penduduk dunia yang jumlahnya semakin meningkat. Di perkirakan sebagian besar jenis spesies makhluk hidup yang ada di sunia 17% terdapat di Indonesia. maka ekosistem tersebut akan rusak. Berkurangnya kesuburan tanah 5. Dalam bidang ekonomi. Makhluk hidup tersebut sebagian besar terdapat di ekosistem hutan hujan tropis. Dalam bidang biologi. namun jika penggunaan sumber daya alam tersebut tidak di batasi dapat mengakibatkan habisnya sumber daya alam. Beberapa akibat penebangan hutan : 1. Mempengaruhi kesuburan tanah c. Erosi 2. Mencegah erosi b. Berkurangnya persedian air 4.

.taman laut. Hutan Wisata.1. Pelestarian ex situ Yaitu pelestarian hewan dan tumbuhan dengan cara memindahkan individu dari habitat aslinya ke tempat lain. Taman Wisata 5. taman nasional. Cibodas. 2. ilmu pengetahuan. Contoh pelestarian ex situ tumbuhan dilakukan di kebun botani atau di kebun koleksi. 1. Contoh cagar alam di Pananjung (Jawa Barat) dan Nusa Kambangan (Jawa Tengah). satwa dan ekosistem yang khas sehingga perlu di lindungi agar tumbuh alami. 2. Suaka Margasatwa 3. Taman Nasional 4. Taman Laut 6. Taman Nasional adalah kawasan pelestarian alam yang memilki ekosistem asli dan dikelola dengan sistem zonasasi. Cagar Alam adalah kawasan suaka alam yang keadaan alamnya memiliki tumbuhan. sehingga perludi lakukan pembinaan terhadap habitatnya untuk menjaga kelangsungan satwa yang ada. dan Bedugul. Pelestarian in situ Yaitu pelestarian hewan dan tumbuhan yang tetap berada pada habitat aslinya. 3. Contohnya pelestarian komodo di Pulau Komodo (NTT) dan Badak Jawa di Ujung Kulon. Pelestarian hutan dan hewan liar dapat dilakukan dengan membuat cagar alam. pendidikan. Contoh suaka margasatwa adalah Baluran dan Meru Betri (Jawa Timur). Kawasan ini di manfaatkan untuk tujuan penelitian. hutan wisata. suaka margasatwa. 1. Cagar Alam 2. taman wisata. Suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang memilki ciri khas keanekaragaman dan keunikan jenis satwa. Contoh kebun koleksi ada di Kebun Raya Bogor. Pelestarian ex situ hewan di lakukan di kebun binatang. Purwodadi.

Kesehatan penduduk meningkat e. Perekonomian meningkat d. 4. Usaha Untuk Mencegah Ledakan Penduduk a. Reboisasi. Hal ini disebabkan karena penggunaan lahan pertanian yang subur untuk perumahan atau mendirikan gedung dan pabrik. Angka natalitas (kelahiran) tinggi b. Contoh taman nasional komodo di NTT dan Tanjung Puting Kalimantan Tengah.dan budi daya. Taman Wisata adalah kawasan taman yang secara khusus dibina dan di pelihara untuk kepentingan pariwisata atau rekreasi. taman wisata. Taman Laut adalah kawasan laut yang dijadikan cagar alam. SKL 26: Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan Faktor penyebab ledakan penduduk: a. Angka mortalitas (kematian) rendah c. Beberapa tindakan yang dapat di lakukan untuk pemanfaatan sumber daya alam hayati secara hemat dan berkelanjutan adalah : 1. suaka margasatwa. Pendidikan kependudukan kurang Dampak Ledakan Penduduk  Kekurangan Pangan karena ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dengan jumlah pangan yang tersedia. Contoh taman wisata Danau Towuti di Sulawesi Selatan dan Tangkuban Perahu di Jawa Barat.  Semakin Sempitnya lahan Pertanian. 5. contoh taman laut di kawasan Laut Kepulauan Karimun Jawa (Jawa Tengah) dan taman Bunaken di Sulawesi Utara. Pengembangan budidaya 3. Tebang pilih 2. Menjalankan KB .  Meningkatnya Tindakan Kriminilitas.

Menambah sarana pendidikan d. Mencari sumber makanan baru b. Sistem kerangka Kerangka manusia merupakan kerangka dalam. Melindungi alat-alat tubuh yang penting dan lunak (otak. Misalnya pada hubungan antara tulangtulang tengkorak. Fungsi rangka: 1. Adanya UU poerkawinan. Sambungan antara tulang-tulang tengkorak tersebut terlihat seperti jahitan tepi pakaian. Pemerataan penduduk SKL 27: Menjelaskan bagian dan fungsi alat gerak pada sistem gerak manusia Sistem gerak tersusun atas sistem gerak pasif (sistem kerangka) dan sistem gerak aktif (sistem otot) A. jantung. a. Temat pembentukan sel darah merah dan sel darah putih 5. Usaha Untuk Mengimbangi Pertumbuhan Penduduk. Menciptakan Lapangan kerja c. dll) 3.b. Sendi Kaku (Amfiarthrosis) . Untuk mengerakkan tubuh serta menentukan bentuk tubuh. Alat gerak pasif Persendian Persendian adalah hubungan antara dua tulang atau lebih. Sendi Mati (Sinarthrosis) Yaitu hubungan antara tulang satu dengan tulang lain yang tidak mungkin adanya pergerakan. 2. yang tersusun dari tulang keras (osteon) dan tulang rawan (kartilogo). 1. Bagian ini yang dinamakan sutura. Tempat melekatnya otot-otot 4. 2.

a. Sendi pelana Yaitu persendian yang memungkinkan gerakan dua arah. sendi putar dan sendi pelana. c. d. Berdasarkan arah geraknya sendi gerak dapat di bedakan menjadi sendi peluru. 3. Sendi Gerak (Diarthosis) Yaitu hubungan antar tulang-tulang yang memungkinkan terjadinya pergerakan bebas. dan persendian antara tulang lengan atas dengan gelangan bahu. Sendi Engsel Yaitu persendian yang memugkinkan gerakan satu arah. b. Misalnya persendian antara tulang telapak tangan dan tulang pangkal ibu jari berhadapan dengan jari-jari yang lain. Permukaan persendian dipisahkan oleh bahan antara (seperti tulang rawan). Sendi Putar Yaitu persendian yang memungkinkan salah satu tulang memutari tulang yang lain yang berfungsi sebagai porosnya. Misalnya pada persendian siku dan lutut. sendi engsel. Sendi peluru sendi Engsel Sendi Putar . Misalnya persendian antara tulang paha dengan gelang panggul. Sendi Peluru Yaitu persendian yang memungkinkan salah satu tulang bergerak ke semua arah.Yaitu hubungan antara tulang satu dengan tulang lain yang memungkinkan sedikit pergerakan. Persendian ini di cirikan dengan salah satu ujung tulang membulat tepat masuk ke dalam sebuah rongga cawan (mangkok) tulang yang lain. seperti bola dalam dalam sebuah cawan. seperti geraka daun pintu membuka dan menutup. Misalnya persendian antara tulang atlas dengan tengkorak dan persendian antara tulang hasta dengan tulang pengupil. Misalnya pada tulang rusuk dan tulang dada.

Tersusun dari sel otot lurik yang membentuk serabut memanjang. Dilihat dengan mikroskop tampak bagian gelap terang yang berselingan sehingga disebut otot seran lintang. Otot polos Otot polos mempunyai ciri-ciri sebagai berikut : a. Tersusun oleh sel otot polos yang bentuknya gelondong. tetapi tidak cepat lelah. Otot lurik Otot lurik memiliki ciri-ciri seperti berikut : a. 2. Bekerja di luar kesadaran sehingga disebut otot tak sadar e.B. d. Tiap sel memilki banyak inti c. yaitu bagian tengah mengembung / besar dan bagian ujungnya meruncing. Tiap sel memilki satu inti sel yang letaknya di tengah c. Warnanya polos tidak ada garis-garis gelap terang. b. b. . Reaksi terhadap rangsang lambat. Otot 1.

o Seluruh otot supinator yang mengatur pergerakan telapak tangan m enengadah.d. Bekerja di luar kesadaran d. Kontraksinya teratur. Tiap sel memiliki satu inti di tengah b. e. Otot Jantung Otot jantung memiliki ciri-ciri sebagai berikut : a. 2) Otot antagonis . 3. Tersusun oleh sel otot yang bentuknya seperti otot lurik c. Contohnya : o Seluruh otot pronator yang mengatur pergerakan telapak tangan untuk menelungkup. Reaksi terhadap rangsang cepat sehingga cepat lelah. Berdasarkan cara kerjanya otot dapat dibedakan menjadi : 1) Otot sinergis Yaitu hubungan antar otot yang cara kerjanya saling mendukung/bekerja sama/menimbulkan gerakan yang searah. Bekerja dipengaruhi oleh kesadaran sehingga disebut otot sadar.

Dibedakan menjadi 2 yaitu fraktura yang tertutup (patah tulang yang tidak sampai merobek kulit/otot) dan fraktura yang terbuka (patah tulang yang merobek/menembus kulit/otot).Yaitu hubungan antar otot sayng cara kerjanya saling berlawanan/bertolak belakang/tidak searah. .  Kebiasaan sikap duduk yang salah. Hal ini karena tubuh sudah tidak mampu lagi menyerap dan menggunakan Calcium secara normal. iv.  Kebiasaan aktivitas kerja yang berlebihan. Hal ini akan menyebabkan badan akan bengkok membentuk huruf S. Osteoporosis Yaitu kelainan pada tulang yang disebakan karena adanya pengeropososan tulang. ii. iii.  Kelainan susunan tulang dan sendi. akibat Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung pada daerah lumbalis.  Kecelakaan. Fisura/retak tulang Yaitu kelainan tulang yang kecelakaaan. Otot depressor (gerakan ke bawah) dengan elevator (gerakan ke atas). Macamnya: Otot ekstensor (meluruskan) dengan fleksor (membengkokkan). Kelainan pada tulang dan otot Penyebab kelaian oleh :  Kuman penyakit. Otot supinator (menengadah) dengan pronator (menelungkup).  Kurang gizi. Skolisosis Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang melekung ke araah lateral. Lordosis menimbulkan keretakan pada tulang. Macam kelainan pada sistem gerak i. baik kendaraan bermotor atau jatuh. v. Otot abductor (menjauhi sumbu badan) dengan adductor (mendekatisumbu badan). Ha ini akan mengakibatkan posisi kepala tertarik ke belakang. Fraktura /patah tulang Yaitu kelainan pada tulang akibat kecelakaan.

Rectum dan anus. Kerongkongan c. Usus halus e. Pencernaan Mekanis Yaitu perubahan bentuk makanan dari bentuk kasar menjadi bentuk halus. hati . Usus halus e. Pencernaan Enzimatis / Khemis Yaitu pencernaan makana menggunakan enzim. Alat-alat pencernaan makanan pada manusia : a. 2. Kelenjar ludah b. Proses pencernaan makanan pada manusia dapat dibedakan sebagai berikut : a. 3.vi. Mulut dengan gigi dan ludah. Lambung c. Usus besar f. Lambung d. Kelenjar-kelenjar pencernaan pada manusia a. b. b. SKL 28: Menjelaskan proses pencernaan makanan dan enzim-enzim yang berperan pada proses tersebut 1. Kifosis Yaitu kelainan tulang karena sikap duduk sehingga tulang belakang yanag terlalu membengkok ke belakang. Pankreas d.

Asal enzim Nama enzim Tempat bekerjn ya enzim mulut Lambun g Fungsi 1. lambung Menguraikan protein menjadi protein molekul yang lebih kecil. 2 Mulut Lambun g pitalin Renin pepsin Mengubah zat tepung menjadi gula Mengendapkan kasein (protein susu) dari air susu. 3. Pankrea s Amilopsin Lipase Usus halus Usus halus Usus halus Usus halus Usus Halus Maitose Sukrase laktase Usus halus Usus halus Usus halus Menguraikan glukosa zat tepung menjadi Menguraikan zat lemak menjadi asam lemak & gliserol Menguraikan amino protein menjadi asam Menguraikan meitosa menjadi glukosa Menguraikan sukrosa menjadi glukosa & fruktosa Menguraikan laktosa menjadi glukosa & glaktosa .N o.

Diare Yaitu suatu kondisi fases saat dikeluarkan terlalu encer. seperti alkohol dan cabai yang mengakibatkan rasa nyeri. Disebabkan oleh peradangan pada usus halus/besar. oleh sel darah merah b. B. oleh plasma darah c.4. Kolik Yaitu salah cerna akibat makanan yang merangsang lambung. 2. A. sel darah putih. Mengedarkan sari makanan. Mengangkut oksidasi. e. Darah 1. bilik kiri. d. Mengedarkan oksigen. Membantu menutup luka. SKL 29: Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia Jantung manusia dan hewan mamalia terbagi menjadi 4 ruangan yaitu : bilik kanan. Plasma darah terdiri dari serum dan fibrinogen b. Gondong Yaitu peradangfan pada ludah dekat telinga karena virus. Appendiksitis Yaitu peradangan pada umbai cacing. dan serambi kiri. Komposisi Darah a. dan keping-keping pembeku darah. Jantung . b. Fungsi Darah a. oleh plasma darah d. Membunuh kuman penyakit. Sel-sel darah terdiri dari sel darah merah. oleh sel darah putih. serambi kanan. Gangguan dan Penyakit pada sistem Pencernaan a. oleh plasma darah e. Pada dasarnya sistem transpor pada manusia dan hewan mamalia adalah sama. c. Mengedarkan hormon. oleh keping-keping darah f. Sembelit Yaitu suatu keadaan fases sulit keluar karena makanan yang dimakan kurang mengandung serat.

C. Pembuluh Darah Pembuluh nadi Tempat Dinding pembuluh Aliran darah Denyut Katup Bila ada luka Agak ke dalam Tebal. tidak elastis Menuju ke jantung Denyut tidak terasa Sepanjang pembuluh Tidak memancar D. Peredaran darah besar . Peredaran darah kecil Jantung (serambi kanan) →bilik kanan→paru-paru→jantung (serambi kiri) b. dan elastis Berasal dari jantung Denyut terasa Di satu tempat dkt jantung Darah memancar keluar Pembuluh balik Dkt dgn permukaan tubuh Tipis. Sistem peredaran darah tertutup dan terbuka Ada dua macam peredaran sehingga disebut peredaran darah rangkap (ganda) yaitu : a. kuat.

Thalasemia yaitu anemia yang diakibatkan oleh rusaknya gen pembentuk hemoglobin yang bersifat menurun. Varises yaitu pelebaran pembuluh darah di betis 4. Anemia yaitu rendahnya kadar hemoglobin dalam darah atau berkurangnya jumlah eritrosit dalam darah 3. Trombus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang tidak bergerak . Organ ini berfungsi sebagai alat untuk menyaring darah. Zat-zat yang di saring oleh ginjal terbanyak adalah : Air Garam Amonia Urea Selain zat-zat diatas. 9. 11. Erithroblastosis fetalis yaitu rusaknya eritrosit bayi/janin akibat aglutinasi dari antibodi yang berasal dari ibu. Ambolus yaitu tersumbatnya pembuluh darah karena benda yang bergerak. apabila kadar gula dalam darah terlalu tinggi. 7. . Leukemia (kanker darah ) yaitu peningkatan jumlah eritrosit secara tidak terkendali. maka kelebihan gula dalam darah akan di keluarkan melalui ginjal. Keadaan ini menyebabkan air seni menggandung gula dan disebut penyakit kencing manis. SKL 30: Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal) A.Jantung (serambi kiri) →bilik kiri→ seluruh tubuh →jantung (serambi kanan) E. 6. Hemofili yaitu kelainan darah yang menyebabkan darah sukar membeku (diturunkan secara hereditas) 8. Hipertensi yaitu tekanan darah tinggi akibat arteriosklerosis 1. Kelainan atau penyakit pada sistem peredaran darah antara lain: Arteriosklerosis yaitu pengerasan pembuluh nadi karena endapan lemak berbentuk plak (kerak) yaitu jaringan ikat berserat dan sel-sel otot polos yang di infiltrasi oleh lipid (lemak) 2. 10. Ginjal Ginjal berjumlah 2 buah dan terletak di dalam rongga perut pada bagian belakang (punggung). Hemeroid (ambeien) pelebaran pembuluh darah di sekitar dubur 5.

Volume darah yang menggalir ke ginjal dari berbagai bagian tubuh kurang lebih 200 ml darah yang di pompa dari jantung setiap menit. Bagaimana ginjal bekerja? 1. Filtrasi (Penyaringan) Filtrasi adalah penyaringan zat-zat sisa metabolisme dari dalam darah terjadi dalam kapsul Bowman. darah kemudian di kembalikan ke sirkulasi tubuh. Setelah di saring dalam ginjal. Hasilnya dalah urine primer yang .Kedudukan ginjal di dalam tubuh Ginjal menerima sejumlah besar pasokan arteri.

glukosa. garam-garaman. yaitu penyerapan kembali bahanbahan yang di butuhkan tubuh. sehingga urine bertambah pekat akhirnya akan masuk ke dalam saluran pengumpul. Augmentasi Augmentasi terjadi fdalam saluran penyerapan kedua di saluran ini kembali terjadi penyerapan air. Zat-zat yang di reabsorbsi adalah air. asam urat dan sedikit hormon. 2. . Dari 180 liter air yang di saring oleh kapsul Bowman setiap hari. Sisanya termasuk 99% air di serap kembali oleh tubuh. garam-garaman. garam-garaman 3. ion-ion. Reabsorbsi (penyerapan kembali) Reabsorbsi terjadi pada penyaluran. glukosa. asam amino. hanya satu liter air yang di ekskresikan sebagai urine.mengandung air. asam amino. urine.

pemprosesan impul saraf dan perintah untuk memberi tanggapan rangsangan.SKL 31: Menjelaskan sistem saraf pada manusia A. perhatikan gambar berikut : Gerakan berdasarkan tanggapan impuls 1. Sistem koordinasi Sistem koordinasi manusia terdiri dari sistem saraf dan sistem hormon. Skema/bagan gerakan biasa . 1. Untuk mengenalinya. Gerak biasa merupakan gerakan yang disadari dan impuls akan diolah oleh SSP (otak dan medulla spinalis) terbeih dahulu sebelum terjadi gerakan. Unit terkecil pelaksanaan kerja sitem saraf adalah sel saraf atau neuron. Sistem Saraf Sistem saraf merupakan sistem koordinat (pengaturan tubuh ) berupa penghantaran impul saraf ke susunan saraf pusat.

tumbuh dari pangkal batang sebagai pengganti akar primer atau akar lembaga yang mati. reseptor  neuron interneuron  SKL 32: Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan A. Lapisan ini tersusun atas selsel yang rapat satu sama lain tanpa ruang antar sel dan berdinding tipis. • Akar tunggang: merupakan akar primer atau akar lembaga yang tumbuh terus membesar dan memanjang. Korteks (kulit luar) merupakan lapisan di bawah epidermis. Skema/bagan gerak refleks Impuls  sensorik  medulla spinalis  Neuron motorik  efektor  gerakan. Terdapat dua macam sistem perakaran pada tumbuhan yaitu akar serabut dan tunggang. tersusun kedua sistem perakaran adalah sebagai . 2. Terdapat pada tumbuhan dikotil. Terdapat pada tumbuhan monokotil. menegakkan berdirinya batang dan tempat cadangan makanan. Dalam perkembangannya akan terbentuk cabang-cabang akar yang lebih kecil. Jarak terpendek efektor dalam menanggapi impuls disebut dengan lengkung refleks. Apabila disayat tipis secara melintang. Struktur dan Fungsi Akar Tumbuhan Secara umum akar berfungsi menyerap air dan mineral dari dalam tanah. Gerak refleks merupakan gerakan yang tanpa disadari karena menanggapi impuls secara langsung. akar tersusun atas lapisanlapisan jaringan dari luar ke dalam sebagai berikut: 1. Ciri berikut : • Akar serabut: berbentuk seperti serabut. sehingga menjadi penopang tegaknya tumbuh tumbuhan. Epidermis merupakan lapisan terluar.Impuls  reseptor  neuron sensorik  medulla spinalis  otak  Medulla spinalis  interneuron  neuron motorik  Efektor  gerakan 2. Sehingga sifat gerakan ini tidak diolah terlebih dahulu oleh otak. Selain itu akar juga berfungsi sebagai alat pernafasan.

korteks dan silinder pusat (stele). Jaringan terdiri atas beberapa lapis sel dengan rongga-rongga udara di antara sel-selnya. 2. Di antara xilem dan floem terdapat . Korteks terletak di sebelah dalam epidermis. Epidermis merupakan lapisan terluar dari batang yang berfungsi untuk melindungi bagian dalamnya. Setiap pembuluh terdiri atas xilem (pembuluh kayu) dan floem (pembuluh tapis). 1. Endodermis sebenarnya adalah korteks paling dalam.atas parenkim (jaringan dasar). Selain bagian-bagian tersebut di atas. Silinder pusat merupakan bagian dalam dari batang. B. Endodermis merupakan jaringan tipis antara korteks dan silinder pusat. batas antara ketiga daerah tersebut nampak jelas. 3. Silinder pusat (stele) merupakan bagian yang berfungsi sebagai jaringan pengangkut yang terdiri atas floem dan xilem. Jaringan meristem (titik tumbuh) 2. sedangkan pada monokotil batas antara korteks dan stele (silinder pusat) tidak jelas. banyak memiliki ruang antar sel yang berguna untuk pertukaran gas. Untuk menjaga kelangsungan pertukaran gas. Untuk itu disebelah dalam epidermis terdapat lapisan gabus yang tidak tembus oleh air dan gas. maka pada batang terdapat celah-celah kecil yang tampak seperti lensa-lensa kecil yang disebut lentisel (lentikulus = lensa kecil). pada struktur akar muda. Pada tumbuhan dikotil. Struktur anatomi batang secara umum terdapat tiga daerah pokok yaitu epidermis. Pada bagian ini terdapat berkas pembuluh. Tudung akar (kaliptra) berfungsi sebagai pelindung akar ketika menembus lapisan tanah. fungsinya untuk mengatur jalannya air dan garam mineral dari korteks ke silinder pusat. apabila disayat membujur akan tampak bagian-bagian: 1. Endodermis (kulit dalam). Jaringan ini berfungsi sebagai tempat pertukaran gas. 4. 3. Struktur dan Fungsi Batang Tumbuhan Batang merupakan penghubung antara akar dan daun. 4.

elip. Setiap daun memiliki tulang daun yang berfungsi memberikan kekuatan pada daun serta tempat berkas pengangkut. Stomata berfungsi untuk transpirasi. transpirasi. merupakan jaringan yang berderet seperti pagar. Berbeda pada dikotil. Epidermis bawah. tangkai daun dan helaian daun. Epidermis atas berfungsi sebagai jaringan pelindung 3. menjari. pita dan lain-lain. Daun memiliki bentuk ukuran dan susunan yang sangat bervariasi. Kutikula (lapisan lilin). tulang cabang daun dan urat daun. runcing. Struktur dan Fungsi Daun Daun merupakan organ tumbuhan yang berfungsi untuk berlangsungnya fotosintesis. Ada yang berbentuk bulat. Mesofil mengandung paling banyak klorofil dan berfungsi sebagai tempat fotosintesis.lapisan kambium. Pada tumbuhan air. stomata banyak terdapat di epidermis atas. Apabila kita membuat sayatan melintang. Itulah sebabnya pada ukuran tertentu batang tumbuhan monokotil tidak dapat membesar lagi. Tulang daun dibedakan menjadi tiga yaitu ibu tulang daun. susunan berkas pembuluh pada monokotil tersebar tidak beraturan. Susunan daun yang lengkap memiliki bagian upih atau pelepah daun. terdiri atas bagian yang tidak beraturan dan memiliki ruang antar sel. maka akan tampak jaringan penyusun daun terdiri atas: 1. terdapat sel-sel yang berubah fungsi menjadi sel penutup membentuk mulut daun atau stomata. sedang tumbuhan darat stomata terdapat di epidermis bawah. 2. tempat pertukaran gas. Lapisan mesofil (lapisan daging daun) yang terdiri dari: – jaringan tiang/jaringan pagar/palisade. penyimpanan cadangan makanan. 4. C. . – Jaringan bunga karang/spons. untuk mencegah terjadinya penguapan air dari dalam daun.

Bunga tak sempurna: salak. hal ini disebut tumbuhan berumah satu (monoeceus). bunga dibedakan : 1. (b) mahkota bunga (korola) 2. Bunga memiliki empat (4) bagian utama yaitu: 1. 2. bunga dibedakan : 1. Putik merupakan alat kelamin betina yang terdiri dari tiga (3) bagian yaitu bakal buah. bunga sepatu. misalnya bunga . Struktur dan Fungsi Bunga Bunga merupakan modifikasi dari organ pokok pada tumbuhan biji yang berfungsi sebagai alat perkembangbiakan. Benang sari merupakan alat kelamin jantan yang terdiri atas tangkai sari (filamen) dan kepala sari yang menghasilkan serbuk sari. jagung. misalnya tanaman melinjo.D. Sedang apabila putik dan benang sari berada pada individu yang berbeda disebut tumbuhan berumah dua (dieceus). Bunga sempurna: bunga sepatu. Bunga tak lengkap: bagian bunga tersebut. putik dan benang sari berada pada satu (1) individu tumbuhan. Misalnya bunga kelapa. misalnya apabila tidak memiliki satu (1) atau lebih apabila memiliki ke 4 bagian tadi. 2. Alat perkembangbiakan terdiri dari (a) Benang sari (stamen) dan (b) Putik (pistilum). salak. misalnya pada bunga apabila mempunyai benang sari dan putik sekaligus dalam 1 tangkai bunga (bunga biseksual). Perhiasan bunga terdiri dari (a) kelopak bunga (kaliks). Bunga lengkap: sepatu. Berdasarkan kelengkapan alat perkembangbiakan. Tidak semua bunga mempunyai empat bagian utama tadi. misalnya tanaman kacang. apabila hanya mempunyai benang sari saja atau putik saja (bunga uniseksual). sehingga berdasarkan kelengkapan bagiannya. tangkai putik dan kepala putik. Pada beberapa tumbuhan.

yaitu buah yang tumbuh dan berkembang dari putik beberapa bunga yang berbeda dan semua terpadu. 4. cherry. Misalnya kurma. daging buah dan biji. Buah majemuk. Struktur dan Fungsi Buah Secara umum bagian buah terdiri atas kulit buah. misalnya nanas.E. 2) Respirasi Intraseluler Respirasi ini terjadi di dalam sel. yaitu buah yang tumbuh dan berkembang dari beberapa putik dalam bunga yang sama. Definisi : Respirasi merupakan Proses pemecahan zat-zat makanan untuk mendapatkan energi. 3. Berdasarkan perkembangannya buah dibedakan menjadi empat yaitu: 1. Sistem Pernapasan pada Tumbuhan: 1. Buah sederhana yaitu buah yang timbul dari dinding bakal buah sebuah putik. 2. F. Macam-macam Respirasi: a) Berdasarkan tempat berlangsungnya: Reaksinya : Ragi 1) Respirasi Intramolekuler: C6H12O6 kelinci 2C2H2OH + 2CO2 + 21 Kal Contoh : Jamur ragi (Sacharomyces). yaitu buah yang tumbuh dari sebagian putik dan sebagian besar dari bagian bunga lain seperti penyangga dan organ bunga luar. Buah ganda. Buah pelengkap. misalnya apel. 2. 1) An Aerob: . b) Berdasarkan Kebutuhan Oksigen Respirasi yang tidak membutuhkan oksigen bebas. Proses ini umumnya terrjadi pada tumbuhan tingkat tinggi.

e. Stomata (mulut daun) Lentisel (celah-celah pada kulit batang) Akar gantung pada pohon beringin Akar udara pada beberapa jenis anggrek Akar napas pada pohon bakau C6H12O6 + 6O2 + 6H2O + E bongkrek. b. Reaksi respirasi: susu.Contoh: ragi. Pencernaan ekstra seluler. 3. bakteri tetanus. 2. Macam-macam pencernaan : 1. bakteri asam tinggi. Sistem Pencernaan Tumbuhan : Tumbuhan juga memerlukan makanan untuk pertumbuhannya. c. Pencernaan berkaitan erat dengan kepentingan tersebut. tumbuhan tingkat Contoh: bakteri asam cuka ( Clostridium acety ). Alat-alat penyerapan dan pengeluaran gas pada tumbuhan a. d. Pengangkutan Ekstrafasikuler Pengangkutan yang tidak melalui pembuluh angkut yang dapat . 2) Aerob: Respirasi yang membutuhkanoksigen bebas. H. bakteri asam G. Pengangkutan pada Tumbuhan Rendah a. dengan cara sel mengeluarkan enzim-enzim. Contohnya: pada seluruh tumbuhan tingkat tinggi. Proses pencernaan terjadi di luar sel. yaitu proses pemecahan zat makanan menjadi yang lebih sederhana dan larut dalam air sehingga dapat diserap dan diedarkan ke seluruh tubuh. Sistem Pengangkutan pada Tumbuhan 1. Pencernaan intra seluler Proses ini terjadi di dalam sel.

Gerak Endonom (gerak yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam tumbuhan sendiri) Gerak endonom terjadi juga secara spontan maka disebut gerak autonom. daya isap daun I. Gerak ini juga disebut gerak Nutasi B. Stomata (untuk gas) melalui proses penguapan / transpirasi Kelenjar (untuk zat cair) melalui proses sekresi / eksresi 2. Contoh gerak endonom adalah : – gerak protoplasma pada sel-sel daun hidrylla. – Gerak melilitnya batang tanaman merambat seperti kacang panjang. daya kapilaritas pembuluh kayu. Alat-alat pengeluaran dan cara pengeluarannya : 1. 3. air dan hasil kelenjar.berlangsung secara : 1)Dari sel ke sel melalui plasmodesmata (simplas) 2) Melalui ruang antar sel (apoplas) b. Gutatoda (untuk zat cair) melalui proses gutasi SKL 33: Menjelaskan respon tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar A. Faktor-faktor yang mempengaruhi naiknya air ke daun pada xylem adalah daya tekan akar. Lentisel (untuk gas) melalui proses penguapan / transpirasi 4. Sistem Pengeluaran Bentuk-bentuk zat yang dikeluarkan dapat berupa gas atau cairan yang terdiri dari O2. CO2. gadung dan kangkung bulan. Pengankutan Fasikuler : Pengangkutan yang melalui pembuluh angkut yaitu xylem dan floem. Gerak Esionom (gerak yang dipengaruhi oleh rangsangan dari luar) .

termonasti dan hidronasti. a. Nasti (gerak bagian tubuh tumbuhan yang tidak dipengaruhi oleh arah rangsangan yang diterimanya) Beberapa contoh gerak nasti adalah seismonasti. a. Mekanisme ini dipengaruhi cahaya. Gerak seismonasti disebut juga tigmonasti. tigmotropisme dan khemotropisme. suhu. Contoh gerak niktinasti adalah mengatupnya anak daun polong-polongan pada senja hari. Jadi mekanisme membuka menutupnya stomata adalah gabungan dari fotonasti. b. 1. Nasti dan Fotonasti Niktinasti adalah gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya perubahan terang ke gelap. tropisme dan taksis. geotropisme. hidrotropisme. (Mirabillis jalapa) pada sore hari dan mekarnya bungabunga pada saat matahari terbit. kemonasti. niktinasti dan termonasti. Fototropisme rangsangan cahaya) (gerak bagian tubuh tumbuhan karena oleh banyak faktor) .Gerak esionom dibedakan menjadi gerak nasti. 2. Ada beberapa macam tropisme antara lain fototropisme. Seismonasti (gerak bagian tumbuhan karena sentuhan) Contohnya mengatupnya anak daun putri malu. Karena faktor yang berpengaruh adalah cahaya maka disebut juga fotonasti. air dan zat kimia (terutama Kalium). Contoh fotonasti yang lain (bukan niktinasti) adalah mekarnya bunga pukul empat c. Tropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah rangsangan) Tropisme terkait dengan laju pertumbuhan tanaman yang tidak seimbang antara sel-sel pada sisi yang satu dengan sel-sel sisi yang lain. Nasti Kompleks (gerak bagian tumbuhan yang dipengaruhi Contoh adalah mekanisme membuka menutupnya stomata (mulut daun).

Gerak ini disebut khemotaksis positif. Fototropisme negatif yaitu bila gerak bagian tubuh tumbuhan tersebut menjauhi arah cahaya. b. Tigmotropisme / Haptotropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya rangsangan sentuhan) Contoh tigmotropisme adalah gerak membelitnya ujung sulur tumbuhan mentimun (familia Cucurbitaceae) pada suatu batang. contohnya pada gerak ujung tanaman atau ujung kecambah mendekati sumber cahaya. f.Fototropisme positif yaitu apabila gerak bagian tubuh tumbuhan tersebut mendekati arah cahaya. c. d. seluruh bagian tubuh tumbuhan rangsangan dari luar) Contoh gerak taksis pada tumbuhan adalah gerak sel kelamin jantan tumbuhan lumut dan tumbuhan paku ke arah sel kelamin betina karena pengaruh zat kimia (sukrosa) yang dihasilkan oleh arkhegonium (alat kelamin betina tumbuhan tersebut). Hidrotropisme rangsangan air) Contoh hidrotropisme adalah gerak perumbuhan akar ke arah sumber air (hidrotropisme positif). Khemotropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya rangsangan zat kimia) Contoh khemotropisme adalah gerak pertumbuhan akar ke arah pupuk / zat hara dan juga arah pertumbuhan akar napas pada 3. Geotropisme negatif terjadi pada pertumbuhan ujung batang menjauhi tanah. Fototropisme negatif terjadi pada pertumbuhan menjauhi arah cahaya. Taksis tanaman (gerak bakau untuk mencari oksigen karena (khemotropisme positif). Geotropisme / Gravitropisme (gerak bagian tubuh tumbuhan karena rangsangan gravitasi bumi) Geotropisme positif terjadi pada pertumbuhan akar yang selalu ke arah bawah. (gerak bagian tubuh tumbuhan karena ujung akar yang selalu .

protein dan zat organik lainnya. Jadi fotosintesis dapat diartikan suatu penyusunan senyawa kimia kompleks (organik) yang memerlukan energi cahaya. Cahaya matahari CO2 + H2O klorofil Amilum + O2 Faktor-faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis 1. Oksigen 5. Pengertian Fotosintesis Fotosintesis berasal dari kata Foton berarti cahaya dan sintesis berarti menyusun.C. Zat-zat tersebut merupakan sumber makanan (energi) bagi organisme lain (konsumen). Suhu 4. Amilum hasil fotosintesis diedarkan keseluruh tubuh. lemak.pecahnya buah karet pada siang hari yang panas . dan sebagian disimpan di berbagai bagian tubuh dalam bentuk karbohidrat.pecahnya buah polong-polongan pada siang hari yang panas . Usia daun dan kandungan klorofil . Gerak Higroskopis (gerak bagian tubuh tumbuhan karena adanya perubahan kadar air) Beberapa contoh gerak higroskopik adalah : . Secara ringkas bagan fotosintesis dapat dituliskan berikut ini. Cahaya 2. Air 6. Karbondioksida 3.membuka menutupnya gigi peristom kotak spora tumbuhan lumut SKL 34: Menjelaskan proses fotosintesis berdasarkan percobaan tentang proses tersebut A. Proses ini berlangsung di dalam kloroplas dengan bahan karbondioksida dan air menghasilkan zat makanan (amilium) dan oksigen. Kloroplas paling banyak terdapat pada organ daun terutama jaringan palisade.

hal ini menunjukkan bahwa fotosintesis hanya terjadi pada bagian yang terkena sinar matahari. agar zat tepungnya bereaksi dengan iodium. Tutuplah mulut tabung sewaktu masih ada di dalam air dengan ibu jari. 2. Kemudian tutuplah (tidak terhalang oleh daun b. . Celupkan ke dalam larutan iodium. hal ini menunjukkan gas tersebut adalah oksigen hasil fotosintesis. di tunggulah hingga gas yang bawah sinar matahari. Ingenhousz. Percobaan a. masukkan lidi membara ke dalam tabung itu. Bersamaan dengan dilepasnya ibu jari. Percobaan Sachs. Bila bara api bertambah terang.Percobaan-percobaan tentang fotosintesis 1. dihasilkan dalam tabung cukup banyak b. Kemudian masukkan ke dalam larut c. Ternyata bagian yang tertutup tidak berwarna biru. untuk menyelidiki adanya amilum pada daun yang terkena sinar matahari. Pilihlah sehelai daun yang terkena sinar matahari seutuhnya yang lain). untuk menunjukkan timbulnya gas oksigen pada proses fotosintesis Letakkan perangkat percobaan seperti pada gambar. sebagian permukaannya dengan kertas karbon atau kertas timah Masukkan daun tersebut ke dalam air mendidih agar sel daun alkohol panas agar klorofilnya mati c. kemudian angkat dan baliklah c. a.

1.SKL 35: Menjelaskan konsep perilaku mempertahankan kelangsungan hidupnya makhluk hidup untuk Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Adaptasi morfologi ini mudah kita amati pada hewan ataupun pada tumbuhan.ciri tertentu dalam rangka menyesuaikan diri terhadap lingkungan hidupnya. Walaupun ada banyak cara makhluk hidup untuk beradaptasi tetapi secara garis besar adaptasi dibedakan menjadi 3 yaitu: adaptasi morfologi. sisik atau bahkan tidak mempunyai daun. Adaptasi tumbuhan yang hidup di daerah kering (xerofit) 1) Daunnya tebal. karena tempat hidup yang berbeda-beda inilah maka tumbuhan mempunyai ciri. dengan demikian maka penguapan melalui daun menjadi sangat sedikit. fungsi alat tubuh dan lain-lain. bentuk adaptif ini dapat berupa struktur tubuh. di air. 3) Batangnya tebal mempunyai jaringan spons untuk menyimpan air. di daerah kering dan daerah lembap. . Macam-macam adaptasi morfologi pada tumbuhan: Tumbuhan ada yang hidup di darat. sempit. adaptasi fisiologi dan adaptasi tingkah laku. Adaptasi Morfologi Adalah penyesuaian diri bentuk tubuh atau alat.alat tubuh sehingga sesuai dengan lingkungannya. yang semuanya bertujuan untuk membantu bertahan hidup. 4) Akar panjang sehingga mempunyai jangkauan yang luas. warna tubuh. 2) Seluruh permukaan tubuhnya termasuk bagian daun tertutup oleh lapisan kutikula atau lapisan lilin yang berfungsi untuk mencegah terjadinya penguapan air yang terlalu besar. Macam-macam Adaptasi Ada banyak bentuk adaptif tubuh makhluk hidup supaya dapat bertahan hidup. Berikut macam-macam cara adaptasi tumbuhan: a.kadang-kadang berubah bentuk menjadi bentuk duri.

Kaki pada burung elang. c. cakar sangat kuat untuk mencengkeram mangsa atau daging. Adaptasi tumbuhan yang hidup di air (hidrofit) Tumbuhan air yang terapung di atas air mempunyai rongga antar sel yang berisi udara untuk memudahkan mengapung di air. mempunyai perakaran yang lebat dan kuat sehingga tidak roboh bila terkena ombak. Adaptasi tumbuhan yang hidup di daerah lembap (higrofit) 1) Mempunyai daun yang tipis dan lebar. Macam-macam adaptasi morfologi pada hewan: a. kangkung. bentuknya runcing. mempunyai rongga udara dalam batang atau tangkai daun sehingga tidak tenggelam dalam air dan daun muncul ke permukaan air.Vallisneria Tumbuhan yang sebagian tubuhnya di atas permukaan air dan akarnya tertanam di dasar air. Contoh: teratai. Burung pemakan biji mempunyai bentuk paruh berbeda dengan burung pemakan daging atau burung pemakan serangga demikian pula kaki burung elang berbeda dengan kaki bebek karena cara memperoleh makanannya juga berbeda.b. kiambang . agak panjang dengan ujung agak membengkok sesuai dengan jenis makanannya yang berupa daging. mempunyai dinding sel yang kuat dan tebal untuk mengurangi osmosis ke dalam sel. Adaptasi morfologi pada bentuk paruh dan kaki pada burung Bentuk paruh dan kaki pada burung beraneka. ukurannya pendek. Contoh : Hydrilla. .ragam disesuaikan dengan jenis makanan dan cara memperoleh makanan tersebut. Tumbuhan yang hidup di daerah pasang surut. daun lebar dan tangkai daun menggembung berisi udara Contoh: enceng gondok. 1) Paruh burung elang. Tumbuhan air yang terendam di dalam air.Contoh tumbuhan higrofit: Tumbuhan Keladi. 2) Permukaan daun mempunyai banyak mulut daun atau stomata sehingga dapat mempercepat proses penguapan. Contoh: tumbuhan bakau.

mempunyai rahang atas dan rahang bawah yang kuat untuk menggigit. Adaptasi ini tidak mudah diamati seperti pada adaptasi morfologi. mempunyai alat penghisap seperti belalai yang panjang dan dapat digulung sehingga dapat menghisap madu yang terdapat jauh di dasar bunga. berguna untuk menyaring makanan dari air dan lumpur dan kaki pada bebek berselaput di antara ruas jarinya untuk berenang dan berjalan di tanah berlumpur. jengkerik.alat tubuh dan proses kimia yang terjadi di dalam tubuh. Teredo navalis. Bila manusia harus berpindah ke dataran tinggi yang mempunyai kadar oksigen rendah. misalnya: lebah madu dan lalat. di dalam tubuh . mempunyai rahang yang runcing dan panjang untuk menusuk dan menghisap.2) Paruh bebek. Mollusca ini dapat merusak kayu karena makanannya berupa kayu. Manusia yang biasa hidup di dataran rendah Daerah pantai dan dataran rendah mempunyai kadar oksigen lebih tinggi dari pada dataran tinggi. kambing. 4) Tipe mulut penghisap. 3) Paruh burung pipit. c. adalah mollusca yang biasa hidup pada kayu galangan kapal. Hewan ruminantia. 1) Tipe mulut penggigit. misalnya: lipas. Bagaimana cara beradaptasi agar tetap bertahan? Oksigen diperlukan tubuh untuk oksidasi makanan. misalnya sapi. karena menyangkut fungsi alat. enzim ini berfungsi untuk mencerna selulose yang menyusun dinding sel tumbuhan. kerbau. 2) Tipe mulut penghisap dan penjilat. Di dalam saluran pencernaan Teredo terdapat enzim selulase untuk membantu menguraikan selulose yang ada pada kayu yang menjadi makanannya. b. pada pangkalnya terdapat bentuk seperti sisir.rumputan. dengan enzim selulase maka makanan menjadi lebih mudah dicerna. misalnya kupu-kupu. Adaptasi Fisiologi Adalah cara penyesuaian diri fungsi alat-alat tubuh atau kerja alat-alat tubuh terhadap lingkungannya. b. di dalam saluran pencernaannya terdapat enzim selulase. runcing agak panjang untuk memahat kayu pohon untuk menangkap dan memakan serangga di dalamnya. 4) Paruh burung pelatuk. 2. Makanan hewan tersebut adalah rumput.memiliki bibir untuk menjilat. kayu tiang-tiang pelabuhan. Kaki burung pelatuk mempunyai dua jari ke depan dan dua jari ke belakang untuk memanjat. 3) Tipe mulut penusuk dan penghisap. misalnya: nyamuk. bentuknya pendek tebal dan runcing sesuai dengan jenis makanannya yaitu untuk memecah biji-bijian dan tiga kaki ke depan satu ke belakang untuk berjalan dan hinggap. Macam-macam adaptasi fisiologi: a. Adaptasi morfologi pada mulut serangga Bentuk mulut serangga bermacam-macam disesuaikan dengan cara mengambil makanannya. dan belalang.

Agar ikan tidak mati kekeringan karena air di dalam sel tubuh ikan akan tertarik oleh air laut maka ikan yang hidup di air laut banyak minum dan sedikit mengeluarkan urine. . Mamalia yang hidup di air laut. Bagaimana caranya rayap menghancurkan kayu? Di dalam usus rayap terdapat hewan Protozoa. tetapi makanan sangat langka untuk dapat bertahan hidup maka beberapa hewan misalnya tikus. yaitu Flagellata yang menghasilkan enzim selulase yang dapat membantu rayap mencerna kayu. d. b. Macam-macam adaptasi tingkah laku pada hewan: a. misalnya lumba. yaitu tidur panjang pada musim dingin. e. katak. Ikan yang hidup di air tawar. d. karena alat pernapasannya berupa paru-paru yang tidak dapat mengikat oksigen yang terlarut dalam air. mempunyai tekanan osmosis lebih tinggi dari tekanan osmosis air tawa r. 3. usus bagian belakang yang ada Flagellatanya ikut terkelupas. Pada musim dingin banyak hewan berdarah panas membutuhkan energi tambahan untuk menjaga suhu tubuhnya. Ikan yang hidup di air laut. Rayap merupakan hewan yang menghancurkan kayu. Supaya ikan tidak kelebihan air atau kembung maka cara adaptasi dengan sedikit minum air dan banyak mengeluarkan urine dan menggunakan insangnya secara aktif untuk mengikat garam yang terlarut dalam air. Misalnya: kadal. Cicak melakukan ototomi yaitu memutuskan ekornya untuk mengelabuhi musuhnya. landak. pada saat mengelupas.oksigen diikat oleh hemoglobin yang ada di dalam sel darah merah (eritrosit). dan lain-lain. dan urine yang dikeluarkan pun pekat. Untuk mendapatkan Flagellatanya kembali maka rayap memakan kembali kulitnya yang mengelupas. Adaptasi Tingkah Laku Adalah cara penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya dalam bentuk tingkah laku. Demikian pula untuk hewan yang hidup di daerah gurun yang sangat panas pada musim kemarau mempunyai perilaku tertentu yaitu melakukan estivasi yaitu tidur panjang pada musim kemarau supaya dapat bertahan hidup di daerah gurun. yang mempunyai tekanan osmosis lebih rendah dari tekanan osmosis air laut. Sedangkan kelebihan garam yang turut terminum akan dikeluarkan lagi ke dalam air laut melalui insang secara aktif. Secara periodik kulit rayap akan mengelupas. keadaan demikian menyebabkan air akan masuk secara osmosis ke dalam tubuh ikan. keong. beruang hitam dan lain-lain melakukan hibernasi . maka orang yang berpindah dari dataran rendah ke dataran tinggi harus mampu menyesuaikan diri dengan memproduksi hemoglobin atau eritrosit yang jumlahnya lebih banyak agar tetap dapat bertahan hidup. c.lumba dan paus sering muncul ke permukaan air untuk mengambil oksigen di udara.

Pada proses pembuahan (fertilisasi) gamet akan bertemu secara acak pula (asortasi) atau dikenal sebagai Hukum Mendel II. yaitu tanaman yang apabila melakukan penyerbukan sendiri senantiasa menghasilkan keturunan yang sifatnya sama persis dengan sifat induknya. Dalam percobaannya. yaitu M dan m.1884) sehingga ia dikenal sebagai bapak genetika. Langkah awal yang dilakukan Mendel adalah menentukan galur murni. Seorang tokoh yang berjasa dalam mempelajari sifat-sifat yang diwariskan dari induk pada keturunannya ialah Gregor J. Selanjutnya Mendel menyilangkan dua individu galur murni yang sama-sama memiliki pasangan sifat yang kontras. 5. Mendel mengemukakan beberapa kesimpulan yang kemudian disebut Hukum Mendel: 1. Persilangan dengan Satu Sifat Beda (Monohibrid) Mendel menyilangkan tanaman kacang ercis berbunga merah galur murni (MM) dengan kacang ercis berbunga putih galur murni (mm). Bagaimana sifat keturunan kedua tersebut? Untuk . Bila sesama F1 ini disilangkan akan menghasilkan keturunan II atau F2. dan variasinya yang terjadi pada keturunannya disebut ilmu keturunan atau genetika. Mempunyai daur hidup yang relatif pendek. 1. Menghasilkan keturunan dalam jumlah banyak. Jadi Mm akan berpisah menjadi dua gamet. walaupun penyerbukan tersebut dilakukan berulang -ulang hasilnya akan tetap sama. misalnya M atau dapat juga m.SKL 36: Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum Mendel Ilmu yang mempelajari tentang sifat-sifat yang diwariskan. Adapun alasan Mendel menggunakan tanaman kacang ercis dalam percobaannya adalah: 1. gen berpisah secara acak (Hukum Segregasi secara bebas) atau dikenal sebagai Hukum Mendel I. 3. yang keduanya galur murni. Mendel (1822 . cara sifat diwariskan. Mudah dilakukan penyerbukan silang. Dari persilangan tersebut. 4. misalnya induk jantan berwarna merah (MM) dan betina (mm) maka keturunannya memiliki gen Mm. Setiap individu hasil persilangan mengandung gamet dari kedua induknya (bersifat diploid = 2n). Mendel menggunakan tanaman kacang ercis atau kacang kapri (Pisum sativum). dihasilkan keturunan pertama (Filial) F1 yang semua berwarna merah dengan genotipe Mm. 2. Dalam kasus di atas gamet M dapat membuahi gamet lainnya. Dapat melakukan penyerbukan sendiri. Misalnya kapri berbunga merah disilangkan dengan kapri berbunga putih. Memiliki pasangan sifat yang kontras. Pada proses pembentukan gamet. 3. 2.

Untuk memperoleh F2 maka Mendel menyilangkan sesama F1. Mendel juga menyilangkan tanaman Antirrinum majus berbunga merah galur murni (MM) dengan bunga putih galur murni (mm). . Warna merah muda ini terjadi karena pengaruh gen dominan yang tidak sempurna (kodominan). Persilangan Monohibrid Intermediet Pada kesempatan lain.itu perhatikan diagram berikut. Ternyata seluruh keturunan pertama berbunga merah muda (Mm). 2.

Dari diagram tersebut dapat dilihat bahwa ada 4 macam fenotipe pada F2 yaitu: AB ABAB AABb AaBB AaBb Ab AABb AAbb AaBb Aabb aB AaBB AaBb aaBB aaBb ab AaBb Aabb aaBb Aabb AB Ab aB Ab Dengan demikian perbandingan fenotipe F2 pada persilangan dihibrid adalah bulat kuning : bulat hijau: keriput kuning : keriput hijau = 9 : 3 : 3 : 1.3. Jika sesama F1 ini disilangkan. maka turunan pertama semuanya berbiji bulat kuning heterozigot (BbKk). Persilangan dengan Dua Sifat Beda (Dihibrid) Untuk mempelajari persilangan dua sifat beda Persilangan dihibrid adalah persilangan dengan memperhatikan dua sifat yang berbeda. Bagaimana dengan perbandingan genotipenya? . Misalnya. ercis berbiji bulat berwarna kuning (BBKK) disilangkan dengan ercis berbiji keriput berwarna hijau (bbkk). maka kemungkinan diperoleh ercis berbiji bulat warna kuning ialah: 9/16 × 1600 = 90 pohon. Karena sifat bulat dan kuning dominan terhadap sifat keriput dan hijau. Untuk lebih jelasnya perhatikan diagram berikut ini. akan diperoleh 16 kombinasi genotipe dan 4 macam fenotipe. Jika dari persilangan tersebut dihasilkan 1600 keturunan.

1. Terdapat 5 kemungkinan genotipe. Buta warna Orang yang menderita buta warna tidak dapat membedakan warna-warna tertentu. yaitu: 1) XC XC : wanita normal 2) Xc Xc : wanita buta warna 3) XC Xc : wanita pembawa buta warna/karier 4) XC Y : pria normal 5) Xc Y : pria buta warna Wanita karier atau pembawa artinya wanita yang secara fenotipe normal tetapi secara genotipe dia membawa alel sifat resesif untuk buta warna. Manfaat Persilangan bagi Manusia Persilangan tumbuhan atau hewan ini sangat bermanfaat karena dapat memilih sifat-sifat yang baik dan menghilangkan sifat-sifat yang kurang . Maka rumus kromosom pada pria adalah 22AAXY dan pada wanita 22AAXX. Jadi kromosom seks ada dua jenis. a. tidak mampu membedakan warna merah dan hijau. yaitu XY untuk pria dan XX untuk wanita. buta warna merah hijau. Gen yang mengendalikan sifat ini adalah gen resesif dan terpaut dalam kromosom X. Dalam keadaan homozigot resesif gen ini bersifat letal (menimbulkan kematian). Luka kecil pun dapat menyebabkan penderita meninggal karena terjadi pendarahan yang terus-menerus. Umumnya gen terpaut seks terdapat pada kromosom X. Rumus tersebut artinya manusia memiliki 22 pasang autosom dan sepasang kromosom yang menentukan jenis kelamin (gonosom/kromosom seks). Sifat gen yang terpaut dalam seks sifatnya bergabung dengan jenis kelamin tertentu dan diwariskan bersama kromosom seks. Pewarisan Sifat yang Terpaut dalam Kromosom Seks Gen yang bertempat pada kromosom seks disebut gen terpaut seks. tetapi ada juga yang terpaut pada kromosom Y . Hemofilia Hemofilia merupakan kelainan dimana seseorang darahnya tidak dapat/sulit membeku bila luka.Coba kalian cari bagaimanakah macam genotipenya dan bagaimana pula perbandingannya? F. b. Beberapa kemungkinan susunan genotipe adalah: 1) XH XH : wanita normal 2) Xh Xh : wanita hemofilia bersifat letal 3) XH Xh : wanita pembawa/karier 4) XH Y : pria normal 5) Xh Y : pria hemofilia 3. Penurunan Sifat pada Manusia Manusia mempunyai 23 pasang kromosom yang terdiri dari autosom (kromosom tubuh dan gonosom (kromosom kelamin). Gen ini terpaut dalam kromosom X. Buta warna ini dikendalikan oleh gen resesif.

selanjutnya di transplantasikan (dicangkokkan) ke dalam rahim induknya atau induk pengganti. adalah proses memasukkan spermatozoid hewan jantan ke dalam tubuh hewan betina yang dilakukan dengan bantuan alat tertentu (“alat suntik”). misalnya ketela pohon dan tebu. SKL 37: Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme beserta contohnya Kultur jaringan atau in vitro atau mikropropagasi adalah cara menanam dan memelihara sel atau jaringan dari tumbuhan atau hewan yang di sebut eksplan secara aseptik (suci hama) pada suatu medium yang cocok dan dalam keadaan steril Inseminasi buatan. hasil persilangan sapi brahman dengan sapi shorthorn.baik. dengan demikian manfaat persilangan antara lain: a. Rekayasa genetika adalah mengubah faktor keturunan (gen) untuk mendapatkan sifat baru. b. misalnya sapi Santa gertrudis. PB8. Pengubahan gen dapat dilakukan melalui transfer inti. Menghasilkan bibit unggul baik pada tumbuhan maupun hewan. Rekayasa reproduksi inseminasi buatan sering dilakukan pada hewan ternak seperti sapi dan lembu. manakala induk aslinya tidak sanggup mengandung anaknya. juga pada ternak. Bayi tabung dilakukan dengan cara mencampurkan spermatozoa dan sel telur di luar tubuh (invitro) sehingga terjadi pembuahan. inseminasi buatan sering disebut dengan kawin suntik. . Sel telur yang telah mengalami pembuahan. IR24. Kloning berarti “menciptakan” suatu kelompok makhluk hidup yang memiliki materi genetik persis sama dengan makhluk hidup lainnya. akan berkembang sampai pada fase tertentu. dengan demikian persilangan dapat digunakan untuk memperoleh bibit unggul atau menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang unggul atau yang baik. Menghasilkan keturunan dengan sifat-sifat yang baik. misalnya varietas tanaman jenis unggul hasil persilangan PB5. dan rekombinasi DNA. Oleh karena itu. fusi sel. IR22.

Rekombinasi DNA adalah pemutusan dan penyambungan DNA. diubah dengan jalan menyisipkan gen baru yang unggul ke dalam kromosomnya SKL 38: Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan A. Pengertian biotekhnologi Yang dimaksud biotekhnologi adalah penggunaan makhluk hidup dan hasil-hasilnya untuk menyediakan baang dan pelayanan / jasa. Susunan materi genetik. ketan. Penerapan biotekhnologi Beberapa jenis mikroorganisme yang di manfaatkan untuk produksi makanan dan minuman serta keperluan lainnya. Biotekhnologi tradisional dicirikan dengan penggunaan mikroorganisme. DNA mengandung gen yang mengendalikan sifat transgenik adalah organisme yang telah diubah urutan informasi genetik di dalam kromosomnya. anggur. Sedangkan biotekhnologi modern di cirikan dengan adanya rekayasa genetika. namun dalam proses maupun hasil biotekhnologi juga berdampak negatif antara lain : . Dalam biotekhnologi meliputi penggunaan bakteri.Rekombinasi individu Organisme DNA. bir) Tempe Kecap Oncom Nata dee coco C.singkong. Kedelai Kedelai Kacang tanah Air kelapa Mikroorganisme yang di pakai Sacharomyces (ragi) Rhizopus Aspergilus wentii Neurospora crassa Acetobacter xylinum Hasil Minuman berakohol (anggur. Dampak hasil Biotekhnologi Selain membawa dampak positif bagi ketersediaan makanan. jamur serta kultur-kulturtumbuhan dan hewan (termasuk teknik hidroponik dan kultur jarimgan). antara lain seperti tabel di bawah ini : Bahan Makanan Beras. - - B.

Gula kelapa untuk memberi pewarna merah kecoklatan. dan pengawet. Limbah dari kulit air buangan rendaman kedelai dapat menyebabkan pencemaran air. Zat adiktif alami : zat adiktif yang dapat di peroleh ekstrak bahan alami. Contohnya : Rhodamin B . Berdasarkan asalnya.1. Pewarna makanan sintesis berasal dari warna-warna sinntesis. Zat adiktif buatan / sintesis : zat adiktif yang berasl dari bahan kimia. Berdasarkan asalnya. Mabuk-mabukan. Pewarna alami berasal dari bahan-bahan alami yaitu : Kunyit untuk pewarna kuning. Pewarna alami lebih aman bagi kesehatan manusia. Untuk itulah kemudian diciptakan pewarna sintesis. Daun suji dan daun pandan untuk pewarna hijau. Bunga telang untuk memberi pewarna biru kungguan. Namun beberapa pewarna sintetis sering disalah gunakan untuk pewarna makanan. karena minum bir berlebihan. A. pemanis. namun efeknya memiliki rasa dan aromayang dapat menggangu aroma dan rasa makanan aslinya. Kelebihan warna sintesis adalah warnanya lebih stabil dan tidak menggubah aroma makanan aslinya. 2. 2. penyedap. pewarna ada dua macam yaitu pewarna alami dan pewarna sintetis. Cabe merah dan bungga belimbing sayur untuk pewarna merah. SKL 39: Mendeskripsikan bahan kimia (alami dan buatan) pada makanan serta pengaruhnya terhadap kesehatan Bahan kimia yang ada dalam makanan disebut juga dengan zat adiktif makanan. zat adiktif di bedakan menjadi dua yaitu : 1. Beberapa zar adiktif makanan yang digunakan sehari-hari diantaranya untuk pewarna. Pewarna Pemberian pewarna pada makanan untuk memperbaiki penampilan makanan sehingga lebih menarik perhatian.

tidak bergairah 4. pewarna biasanya selain mencantumkan nama warnanya juga menulis nomor index yang merupakan kode warnanya. menentang guru 8. sering bolos dan mengabaikan pelajaran 9. Bahan ini dapat memicu terjadinya kanker. sensitif terhadap diri sendiri umum mereka memperluhatkan gejala . Pewarna Alami Merah Merah Kuning Kuning Kuning Kuning Hijau Biru Coklat Hitam Hitam Putih Nama Alkalant Cochineal red Annato Karoten Kurkumin Safron Klorofil Ultamarin Karamel Carbon Black Besi Oksida Titanium ioksida Nomor Index 75520 75470 75120 75130 75300 75100 75810 77007 77266 77499 77891 Pewarna Sintetik Merah Merah Oranye Kuning Kuning Hijau Biru Biru Ungu Carmonisine Amaranth Sunsetyellow FCF Tartazine Quineline yellow Fast green FCF Briliant blue FCF Indigicarmine Violet GB 14720 16185 15985 19140 47005 42053 42090 42090 42640 SKL 40: Mendeskripsikan pengaruh zat adiktif/psikotropika pada tubuh kita Ciri-ciri pengguna narkoba beragam tergantung pada jenis narkoba yang digunakan.(warna merah) dan methanil yellow (warna kuning). daya konsentrasi menurun 6. prestasi belajar menurun 7. . Secara antara lain : 1. keperdulian terhadap diri sendiri berkurang 2. Dalam kemasan makanan. mengabaikan teman lama dan beralih ke kelompok baru 10. Berikut ini beberapa makanan alami dan sintesis yang diijinkan di Idonesia . tatapan mata kosong 5. sering menyendiri 3.

tidak bisa tidur 7. gangguan saluran pencernaan 5. ketakutan dan ketegangan 3. Hal ini dapat terjadi karena morfin menyebabkan pilorus (bagian antara lambung bagian bawah dengan usus halus) mengkerut atau kejang. mata berair dan berkeringat 4. rasa nyeri disekujur tubuh 2.Bila penggunaan narkoba dihentikan secara mendadak. Tidakan yang harus dilakukan adalah secepatnya membawa ke dokter untuk diberi penawar racun. . Gejala overdosis penggunaan narkoba bisa dikenali antara lain: ada bekas penggunaan jarum suntik atau sayatan kulit frekuensi pernapasan menurun (kurang dari 12 kali per menit) pupil menyempit (pengguna heroin dan morfin) penderita yang overdosis ini tidak boleh diberi makan atau minum. karena dapat tersedak dan meninggal. menggigil dan demam Gejala di atas akan hilang bila diatasi dengan memberi narkoba atau obat sejenis. sakit perut dan punggung 6. merampok bahkan membunuh. segera muncul gejala yang disebut sakaw (putus obat) dengan ciri antara lain : 1. Bila hal ini tidak dipenuhi maka akan berusaha memperoleh dengan segala cara seperti mencuri.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful