You are on page 1of 10

Soil Stabilization

Copyright© 2009 - ESH

Principles
 Soil Stabilization is the alteration of soil properties
to meet specific engineering requirement
 The alteration of soil properties :
 Chemical
 Thermal
 Mechanical
 The chief properties of soil :
 Volume stability  swelling or shrinkage
 Strength  landslip
 Permeability  soil water movement, GWT
 Durability  weathering, erosion, trafficking

1
Type of Stabilization
 Mechanical Stabilization
 Cement Stabilization
 Lime Stabilization
 Bituminuous Stabilization

PERMEABILITAS
 Mengukur kemampuan suatu tanah untuk
melewatkan fluida melalui pori-porinya
 Menurut hukum Darcy’s, Debit Q melalui penampang
melintang A dari suatu massa tanah diberikan
dengan:
 Q = k.i.A
 dimana :
 k = nilai koefisien permeabilitas
 i = gradien hidrolik
 Satuan k adalah cm/detik

2
PERMEABILITAS
 Terminologi ‘k’ (koefisien permeabilitas)
umumnya disebut permeabilitas saja
 Koefisien permeabilitas di laboratorium
diukur dengan
 Constant head permeameter
 Variable head permeameter
 Lebih baik dan akurat untuk tanah yang sedikit kedap

CONSTANT HEAD PERMEAMETER


Untuk pengamatan, sejumlah air
dialirkan dengan tinggi tekanan
tetap yang dikumpulkan melalui
gelas ukur dalam waktu tertentu
yang diketahui

Q = k.i.A
= k. (h/L).A

k = (Q.L)/(h.A)

3
7

VARIABLE HEAD
Selama interval waktu dt, tinggi permukaan
air turun sejauh dh, penurunan h adalah -dh

4
FAKTOR2 YANG MEMPENGARUHI
PERMEABILITAS

 Ukuran butiran
 Sifat2 teknis dari fluida
pori
 Rasio pori (void ratio)
 Struktur dari partikel
tanah

PERMEABILITAS DEPOSIT ALAM


 Umumnya deposit alami
berbentuk stratifikasi,
dengan lapisan yang
berbeda
 Tiap lapisan dapat juga
homogen, namun untuk
lapisan lebih dalam lagi,
maka nilai permeabilitas
terhadap bidang paralel dan
normal, nilai rata2
permeabilitas dapat
diketahui

10

5
ALIRAN PARALEL

11

ALIRAN TEGAK THD BIDANG

12

6
13

Soil Strength

14

7
15

16

8
17

18

9
19

20

10