You are on page 1of 13

c c 

   

c   c 
     merupakan salah satu dari 7 jajaran unit
pengolahan yang memiliki kapasitas produksi terbesar yakni 348.000 barrel/hari, dan
terlengkap jenis produknya. Kilang ini bernilai strategis karena memasok 34% kebutuhan
BBM nasional atau 60% kebutuhan BBM di Pulau Jawa. Selain itu kilang ini merupakan
satu-satunya kilang di tanah air saat ini yang memproduksi aspal dan base oil.
Kilang Unit Pengolahan IV terdiri dari:
1. Fuel Oil Complex (FOC) I, dan Lube Oil Complex (LOC) I.
2. Fuel Oil Complex (FOC) II, dan Lube Oil Complex (LOC) II, serta Lube Oil
Complex III yang dibangun bersamaan dengan Debottlenecking (1998/1999).
3. Kilang Petrokimia Paraxylene.

?      


   

Kilang Minyak I dibangun tahun 1974 dengan kapasitas semula 100.000


barrel/hari. Kilang Minyak I ini beroperasi sejak diresmikan Presiden RI tanggal 24
Agustus 1976. Sejalan dengan peningkatan kebutuhan konsumen, tahun 1998/1999
ditingkatkan kapasitasnya melalui Debottlenecking project sehingga menjadi
118.000 barrel/hari. Kilang ini dirancang untuk memproses bahan baku minyak
mentah (crude oil) dari Timur Tengah, dengan maksud selain mendapatkan BBM
(bahan bakar minyak)sekaligus untuk mendapatkan produk NBM (Non BBM)
seperti bahan dasar minyak pelumas (lube oil base) dan aspal (bitumen), mengingat
karakter minyak mentah dari dalam negeri tidak ekonomis untuk produksi dimaksud.

°?      


   

Kilang Minyak II dibangun tahun 1981, dengan pertimbangan untuk


pemenuhan kebutuhan BBM dalam negeri yang terus meningkat. Kilang yang mulai
beroperasi 4 Agustus 1983 memiliki kapasitas awal 200.000 barrel/hari. Mengingat
laju peningkatan kebutuhan BBM ditanah air, sejalan dengan proyek peningkatan
kapasitas (debottlenecking) pada tahun 1998/1999, maka kapasitasnya juga
ditingkatkan menjadi 230.000 barrel/hari. Kilang ini mengolah minyak mentah

1
http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamina_Unit_Pengolahan_IV_Cilacap yang diakses pada tanggal 09 April 2011
pukul 07.12.
rcocktailr yaitu minyak campuran, tidak saja dari dalam negeri juga di impor dari
luar negeri.

? (  


 (   

Lube Base Oil diproduksi oleh Lube Oil Complex I & II. produk ini kemudian
dicampur dengan additive untuk menjadi pelumas seperti rMesranr, dan produk lain
yang sejenis yang dapat ditemui dipasaran.
Dengan peningkatan capasitas melalui proyek Debottlenecking (1998/1999),
maka dibangun Lube Oil Complex III (LOC III), sehingga kapasitas bertambah dari
225000 ton/tahun menjadi 428 ton/tahun.

?   c  

Kilang Paraxylene Cilacap dibangun tahun 1988 dan mulai beroperasi tanggal
20 Desember 1990. Total kapasitas produksi adalah 590000 ton/tahun terdiri dari
produk-produk: c   
 c          
. Pada saat pembangunanya, produk kilang ini diharapkan dapat memenuhi
kebutuhan bahan baku aromatik(setengah jadi) untuk kilang UP III Plaju, disamping
untuk export. Namun semua produk benzene hanya untuk diexport, sedang produk
lain untuk memenuhi kebutuhan domestik.

A? !
c
"#
°°

? (c$
%? #  
&? ' '  

Aspal diproduksi oleh Kilang LOC I/II/III, dihasilkan oleh jenis Crude
Oil jenis Asphaltic berbentuk semisolid, bersifat Non Metalik, larut dalam CS2
(Carbon Disulphide), mempunyai sifat waterproofing dan adhesive. Di
Indonesia hanya Pertamina Unit Pengolahan IV Cilacap yang dapat
menghasilkan Asphalt dari minyak bumi. Setelah selesainya proyek
Debottlenecking maka produksi aspal meningkat dari 520 kiloton/tahun menjadi
720 kiloton/tahun. Jenis aspal yang diproduksi adalah Penetrasi 60/70 dan
Penetrasi 80/100.

(? ) *
 
 *eavy Aromate adalah produk sampingan yang diproduksi oleh unit
Naptha *ydro Treater. *eavy Aromate digunakan sebagai bahan solvent.
·? ( °'  

Lube Base Oil adalah bahan baku pelumas atau disebut pelumas dasar,
diproduksi oleh MEK Dewaxing Unit (MDU) I, II, dan III dalam bentuk cair.
Lube Base oil digunakan sebagai bahan baku minyak pelumas berbagai jenis
permesinan baik berat maupun ringan. Selain itu lube base oil juga digunakan
untuk bahan kosmetika.

? (
+,  -. '" (,-.

Low Sulphur Waxy Residue (LSWR) merupakan bottom produk dari


Crude Distilling Unit (FOC II). LSWR digunakan sebagai bahan baku untuk
diproses lebih lanjut menjadi berbagai produk BBM dan NBM, disamping dapat
dimanfaatkan sebagai minyak bakar untuk pemanas di negara-negara bersuhu
dingin.

R?  c A

Seperti telah diketahui bahwa crude oil (minyak mentah /minyak bumi),
dapat menghasilkan bermacam jenis produk, tidak hanya produk BBM tetapi
juga produk non BBM serta produk petrokimia.
Proses ekstraksi dari LOC I,II&III tidak hanya menghasilkan base oil,
parafinic, asphalt dan IFO (Industrial Fuel Oil), tetapi juga menghasilkan
produk hasil ekstraksi yang diberi nama Minarex (Pertamina Extract). Minarex
dapat digunakan untuk proses industri pada industri karet seperti ban dan tinta
cetak, karena dapat

—? memperbaiki proses penulakan (?) Dan pemekaran karet.


—? Menurunkan kekentalan komponen karet.

j? c! 
Paraffinic oil adalah proccessing oil dari jenis Paraffinic dengan
komposisi Paraffinic *ydrocarbon, Nepthenic, dan sedikit Aromatic
*ydrocarbon. Paraffinic oil pada umumnya digunakan sebagai proccessing oil
pada produk karet yang berwarna terang yaitu sebagai

—? Bahan kimia pembantu pada industri penghasil barang karet seperti ban
kendaraan bermotor, tali kipas, suku cadang kendaraan.
—? Proccessing oil dan extender untuk polymer karet alam dan karet
sintesis.
—? Base oil untuk tinta cetak.

'? /
  
/
   diproduksi dalam bentuk cair. Toluene digunakan sebagai bahan
baku TNT, solvent, pewarna, pembuat resin. Juga untuk bahan parfum, pembuat
plasticizer dan obat-obatan.

? c
"°°° °

? ° 'c 

Premium adalah bahan bakar minyak jenis distilat berwarna


kekuningan yang jernih. Warna kuning tersebut akibat adanya zat pewarna
tambahan (dye). Penggunaan premium pada umumnya adalah untuk bahan
bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti : mobil, sepeda motor,
motor tempel dan lain-lain. Bahan bakar ini sering juga disebut motor gasoline
atau petrol.

%? ,
$'
 ), ) , " ' 

Minyak solar adalah bahan bakar jenis distilat berwarna kuning


kecoklatan yang jernih. Penggunaan minyak solar pada umumnya adalah untuk
bahan bakar pada semua jenis mesin diesel dengan putaran tinggi (diatas 1.000
RPM), yang juga dapat dipergunakan sebagai bahan bakar pada pembakaran
langsung dalam dapur-dapur kecil, yang terutama diinginkan pembakaran yang
bersih. Minyak solar ini biasa disebut juga Gas Oil, Automotive Diesel Oil,
*igh Speed Diesel.
&? ** '
(?  
'  

Minyak tanah atau kerosene merupakan bagian dari minyak mentah yang
memiliki titik didih antara 150 °C dan 300 °C dan tidak berwarna. Digunakan
selama bertahun-tahun sebagai alat bantu penerangan, memasak, water heating,
dll yang umumnya merupakan pemakaian domestik (rumahan).

·?  "'  '  


Minyak Diesel adalah hasil penyulingan minyak yang berwarna hitam
yang berbentuk cair pada temperature rendah. Biasanya memiliki kandungan
sulfur yang rendah dan dapat diterima oleh Medium Speed Diesel Engine di
sektor industri. Oleh karena itulah, diesel oil disebut juga Industrial Diesel Oil
(IDO) atau Marine Diesel Fuel (MDF).
?  "'   

Sebuah campuran bahan bakar minyak gasoil dan berat, dengan gasoil
kurang dari minyak diesel laut.

$?    c .  

Sebuah kebakaran hebat terjadi di kilang minyak Pertamina Refinery Unit IV


Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu (2/4/2011), sekitar pukul 04.25 WIB. *ingga pukul
07.35 WIB, pemadam berusaha memadamkan kobaran api.2 Api melalap tangki di
kompleks kilang di Kelurahan Lomanis, Kecamatan Cilacap Tengah, dan mencapai
bagian dasar tangki. Sedikitnya, enam mobil pemadam kebakaran, empat di
antaranya milik Pertamina, berupaya memadamkannya.
Kepala Pelaksana *arian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten
Cilacap Wasi Ariadi mengatakan, pihaknya sudah mengerahkan satu mobil
pemadam kebakaran untuk membantu pemadaman api.
rAda enam unit yang sudah dikerahkan, empat milik Pertamina, satu dari
kami, satu dari *olcim. Dari UPT BPBD Kroya dan PLTU Cilacap juga segera
datang untuk membantu,r katanya.

2
http://regional.kompas.com/read/2011/04/02/08473523/Kilang.Pertamina.di.Cilacap.Terbakar yang diakses
pada tanggal 08 April Pukul 16.47.
Kepala Kepolisian Resor Cilacap Ajun Komisaris Besar Rudi Darmoko
mengatakan, polisi belum bisa masuk ke lokasi kebakaran.

)?  ''. '


c
' ' "'
1.? Resiko Kesehatan

Kebakaran terjadi di area 31 pada tangki T-2 yang berkapasitas sekitar


39.000 kiloliter. Tangki yang berdiameter 20-24 meter dengan tinggi 17 meter
tersebut berisi bahan pencampur nilai oktan pada premium (*MOC).
Terdapatnya kepulan asap hitam dan debu-debu yang membumbung tinggi ke
angkasa. pada saat yang bersamaan arah mata angin pun mempengaruhi
terbangnya kepulan asap hitam tersebut, yang jika asap tersebut dihirup oleh
banyak manusia, dapat menyebabkan gangguan pernafasan karena asap yang
diakibatkan kebakaran tersebut mengandung Carbon Monoksida. Beberapa
Individu juga dapat terpajan oleh CO karena lingkungan kerjanya. Kelompok
masyarakat yang paling terpajan oleh
CO termasuk polisi lalu lintas atau tukang pakir, pekerja bengkel mobil,
petugas industri logam, industri bahan bakar bensin (Pertamina, Chevron),
industri gas kimia dan pemadam kebakaran.
Tidak seperti senyawa CO mempunyai potensi bersifat racun yang
berbahaya karena mampu membentuk ikatan yang kuat dengan pigmen darah
yaitu haemoglobin. Karakteristik biologik yang paling penting dari CO adalah
kemampuannya untuk berikatan dengan haemoglobin, pigmen sel darah merah
yang mengakut oksigen keseluruh tubuh. Sifat ini menghasilkan pembentukan
karboksihaemoglobin (*bCO) yang 200 kali lebih stabil dibandingkan
oksihaemoglobin (*bO2). Penguraian *bCO yang relatif lambat
menyebabkan terhambatnya kerja molekul sel pigmen tersebut dalam
fungsinya membawa oksigen keseluruh tubuh. Kondisi seperti ini bisa
berakibat serius, bahkan fatal, karena dapat menyebabkan keracunan. Selain
itu, metabolisme otot dan fungsi enzim intra-seluler juga dapat terganggu
dengan adanya ikatan CO yang stabil tersebut. Dampak keracunan CO sangat
berbahaya bagi orang yang telah menderita gangguan pada otot jantung atau
sirkulasi darah periferal yang parah. Kadar CO yang tinggi dapat
menyebabkan perubahan tekanan darah, meningkatkan denyut jantung, ritme
jantung menjadi abnormal gagal jantung, dan kerusakan pembuluh darah
periferal, tidak banyak didapatkan data tentang pengaruh pemajanan CO kadar
rendah terhadap sistim kardiovaskular.
Selain itu juga dalam kepulan asap tersebut terdapat gas NOx (Nitrogen
Dioksida). Kadar NOx diudara perkotaan biasanya 10±100 kali lebih tinggi
dari pada di udara pedesaan. Kadar NOx diudara daerah perkotaan dapat
mencapai 0,5 ppm (500 ppb). Seperti halnya CO, emisi NOx dipengaruhi oleh
kepadatan penduduk karena sumber utama NOx yang diproduksi manusia
adalah dari pembakaran dan kebanyakan pembakaran disebabkan oleh
kendaraan bermotor, produksi energi dan pembuangan sampah. Sebagian besar
emisi NOx buatan manusia berasal dari pembakaran arang, pembakaran
minyak, pembakaran gas, dan bensin.
Oksida nitrogen seperti NO dan NO2 berbahaya bagi manusia. Penelitian
menunjukkan bahwa NO2 empat kali lebih beracun daripada NO. Selama ini
belum pernah dilaporkan terjadinya keracunan NO yang mengakibatkan
kematian. Diudara ambien yang normal, NO dapat mengalami oksidasi
menjadi NO2 yang bersifat racun. Penelitian terhadap hewan percobaan yang
dipajankan NO dengan dosis yang sangat tinggi, memperlihatkan gejala
kelumpuhan sistim syarat dan kekejangan. Penelitian lain menunjukkan bahwa
tikus yang dipajan NO sampai 2500 ppm akan hilang kesadarannya setelah 6-7
menit, tetapi jika kemudian diberi udara segar akan sembuh kembali setelah 4±
6 menit. Tetapi jika pemajanan NO pada kadar tersebut berlangsung selama 12
menit, pengaruhnya tidak dapat dihilangkan kembali, dan semua\ tikus yang
diuji akan mati.
Oksida nitrogen seperti NO dan NO2 berbahaya bagi manusia. Penelitian
menunjukkan bahwa NO2 empat kali lebih beracun daripada NO. Selama ini
belum pernah dilaporkan terjadinya keracunan NO yang mengakibatkan
kematian. Diudara ambien yang normal, NO dapat mengalami oksidasi
menjadi NO2 yang bersifat racun. Penelitian terhadap hewan percobaan yang
dipajankan NO dengan dosis yang sangat tinggi, memperlihatkan gejala
kelumpuhan sistim syarat dan kekejangan. Penelitian lain menunjukkan bahwa
tikus yang dipajan NO sampai 2500 ppm akan hilang kesadarannya setelah 6-7
menit, tetapi jika kemudian diberi udara segar akan sembuh kembali setelah 4±
6 menit. Tetapi jika pemajanan NO pada kadar tersebut berlangsung selama 12
menit, pengaruhnya tidak dapat dihilangkan kembali, dan semua tikus yang
diuji akan mati.

2.? Resiko Keselamatan

Bahaya keselamatan jiwa manusia pada peristiwa kebakaran dapat


diklasifikasikan :
1. Bahaya langsung
a. Tersengat temperatur yang tinggi
b. Keracunan asap
2. Bahaya tidak langsung
a. Terluka
b. Terjatuh
c. Terserang sakit
d. Mengalami shock/serangan psikologis

3.? Resiko Lingkungan


Dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh kebakaran kilan minyak di
area 31 tangki T2 dibagi dalam 2 kelompok besar yaitu dampak terhadap
lingkungan udara dan dampak terhadap lingkungan air. Dampak yang timbul
meliputi meningkatnya konsentrasi pencemar konservatif yang meliputi :
—? Karbon monoksida (CO)
—? Oksida sulfur (SOx)
—? Oksida nitrogen (NOx)
—? Partikulat (debu)
Perubahan kualitas udara perkotaan telah diamati secara menerus di
beberapa kota baik oleh Bapedalda maupun oleh BMG.
Secara tidak langsung, kebakaran akan memberikan dampak terhadap
lingkungan air terutama melalui air buangan (limbah) dari sisa-sisa proses
industri yang telah tercemar katalis yang diberikan pada proses pembuatan
bensin oktan tinggi di kilang minyak T2 di area 31.
  '"
Gas-gas yang terdapat dalam asap kebakaran pada kilang minyak T2 di
area 31 banyak yang dapat menimbulkan kerugian, didntaranya adalah karbon
dioksida, karbon monoksida, oksida nitrogen dan oksida belerang. Berikut ini
kerugian yang ditimbulkan gas-gas tersebut:

a.? Oksida nitrogen

NOx bereaksi dengan bahan-bahan pencemar lain dan


menimbulkan fenomena asap-kabut atau @  Smog menyebabkan
berkurangnya daya pandang, iritasi pada mata dan sluran
pernapasan, membuat tanaman layu, serta menurunkan kualitas
materi.

DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Pertamina_Unit_Pengolahan_IV_Cilacap yang diakses


pada tanggal 09 April 2011 pukul 07.12.
http://regional.kompas.com/read/2011/04/02/08473523/Kilang.Pertamina.di.Cilacap.Te
rbakar yang diakses pada tanggal 08 April Pukul 16.47.
Soeman, Madsuki.  @ 

@ 

@
 
 

  
     

 . Seminar Teknologi dan Manajemen
Proteksi Kebakaran. Jakarta : 5-6 September 1997
LAMPIRAN-LAMPIRAN

c    - Tepatnya 2 april 2011 sekitar jam 04.25 WIB terjadi
kebakaran tangki minyak   
  Refinery Unit IV.   "  
 di awali dengan bunyi ledakan yang sangat keras. ini ada beberapa !

 
    yang Saya ambil di kaskus dan kompas.  
 
  

  bisa dilihat dibawah sendiri.


*umas Pertamina Refinery Unit IV Cilacap Ruseno belum bisa memberikan
keterangan resmi apa penyebab dari ledakan tersebut. Sedikitnya, enam unit mobil pemadam
kebakaran, empat di antaranya milik Pertamina, berupaya memadamkannya.
Kebakaran terjadi di area 31 pada tangki T-2 yang berkapasitas sekitar 39.000 kiloliter.
Tangki yang berdiameter 20-24 meter dengan tinggi 17 meter tersebut berisi bahan
pencampur nilai oktan pada premium (*MOC),
-  
        
   
       
 
  
      
 

   
 
 
 
  
 

tetapi belum penuh karena masih diisi.


     
 

 
 



-  
        
   
       
 
  
      
 

   
 
 
 
  
 
     
 

 
 



-  
        
   
       
 
  
      
 

  
 
  
 
   
  
       
 

  
  
 
 

-  
        
   
       
 
  
      
 

   
 
 
 
  
 
     
 

 
 


 c  0"° 
A* '
Rabu, 6 April 2011 19:10 WIB | 800 Views

Karen Agustiawan. (FOTO ANTARA)

rKami terus terang saja baru hari ini selesai, tapi kami akan evaluasi nanti dampak
lingkungan seperti apa.r

Cilacap (ANTARA News) - Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan,


menyatakan, kejadian kebakaran di Pertamina Refinery Unit IV Cilacap akan menjadi bahan
evaluasi yang berharga.

rKejadian semacam ini menjadi evaluasi yang sangat berharga bagi kami dalam
meningkatkan aspek *SE (*


  ) di setiap lini operasi kami, agar
insiden semacam ini tidak terulang kembali,r kata Karen kepada wartawan, di Cilacap, Rabu
petang.

Menurut dia, hal ini akan dilakukan karena industri minyak dan gas (migas) penuh risiko
sehingga perlu ditata, baik dalam upaya pencegahan, perbaikan sistem, maupun upaya
penanggulangan ketika terjadi insiden.

Terkait kebakaran di Pertamina RU IV Cilacap, dia mengatakan, api yang membakar tangki
Pertamina RU IV Cilacap dinyatakan benar-benar padam pada pukul 17.00 WIB.

Ia mengatakan, musibah kebakaran di Pertamina Cilacap tidak mempengaruhi pasokan bahan


bakar minyak (BBM) nasional.

rKami akan terus berupaya maksimal dan tetap memastikan bahwa pasokan BBM dan
distribusi BBM nasional tidak akan terganggu,r katanya.
Disinggung mengenai tanggung jawab Pertamina terhadap lingkungan, dia mengatakan,
pihaknya akan melakukan evaluasi lebih lanjut.

rKami terus terang saja baru hari ini selesai, tapi kami akan evaluasi nanti dampak
lingkungan seperti apa,r katanya.

Dia menolak jika proses pemadaman kebakaran di Pertamina RU IV Cilacap terkesan


terlambat.

Menurut dia, kebakaran tersebut tidak hanya pada satu tangki, tetapi tiga tangki.

rDengan fasilitas yang seperti itu, `water management`, mengatur suhu, mengatur konten
yang ada di dalam tangki, dan arah angin sangat memengaruhi upaya pemadaman,r katanya.

Mengenai penyebab terjadinya kebakaran, dia mengatakan, pihaknya hingga saat ini belum
bisa memastikan.

Kendati demikian, Karen mengatakan, penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) dapat mulai
masuk untuk menyelidikinya.

Saat ditanya mengapa kebakaran pada tangki 31 T-2 merambat pada tangki lain yang konon
telah dikosongkan sejak peristiwa tersebut terjadi, dia mengatakan, hal itu terjadi akibat
adanya gangguan pada pipa penyaluran.

rKetika peristiwa itu terjadi, kami berusaha mengosongkan tangki 31 T-3 dan 31 T-7, tetapi
di tengah jalan pipa transportnya sudah tidak layak untuk melakukan transportasi,r katanya.

Akan tetapi, dia tidak menyebutkan volume nafta yang tersisa di dalam dua tangki tersebut.

Sementara itu, General Manager Pertamina RU IV Cilacap Bambang *arjanto mengatakan,


penyaluran produk BBM dari Pertamina Cilacap tetap berjalan normal meskipun terjadi
penghentian operasional beberapa kilang akibat kebakaran tersebut.

Menurut dia, BBM yang disalurkan tersebut berasal dari stok BBM yang ada di Pertamina
RU IV Cilacap.

rSaat kejadian pertama, kami harus menghentikan kilang I, dan ketika kebakaran membesar,
hal serupa kami lakukan pada kilang II. Namun penyaluran BBM tetap berjalan karena kami
memiliki stok,r katanya.

Pada bulan April, kata dia, kilang I seharusnya memroduksi BBM sebanyak 110 ribu barel
per hari, sedangkan kilang II memroduksi 170 ribu barel per hari sehingga total 280 ribu barel
per hari dari total produksi Pertamina RU IV Cilacap sebanyak 348 ribu barel per hari.

Kendati demikian, dia tidak menyebutkan secara rinci penurunan produksi BBM dari
Pertamina RU IV Cilacap akibat kebakaran tersebut.

Menurut dia, ada rumus-rumus tersendiri untuk mengetahui penurunan produksi BBM.
Kebakaran di Pertamina RU IV Cilacap pertama kali terjadi pada hari Sabtu (2/4), pukul
04.55 WIB, di tangki 31-T2 yang berisi minyak ringan *OMC (*igh Octane Mogas
Component), yakni cairan yang digunakan untuk meningkatkan angka oktan pada premium.

Pada Sabtu siang, kebakaran itu merambat ke tangki 31-T3 dan malam harinya merambat ke
tangki 31 T-7.

Api yang membakar tangki 31 T-2 dan tangki 31 T-3 berhasil dipadamkan pada Minggu (3/4)
malam, sedangkan tangki 31 T-7 dipadamkan pada Selasa, pukul 10.35 WIB.

Akan tetapi pada pukul 12.00 WIB, kobaran api kembali terjadi di tangki 31 T- 7.

Pada Rabu, pukul 07.00 WIB, kebakaran di tangki 31 T-7 berhasil dipadamkan, namun dari
tangki 31 T3 (bukan 31 T-7 seperti yang diwartakan sebelumnya, red.) kadang kala terlihar
lidah api yang disertai asap hitam pekat.

Kebakaran di Pertamina RU IV Cilacap dinyatakan padam total pada Rabu petang, pukul
17.00 WIB. (*)

  
  
*
COPYRIG*T © 2011