P. 1
Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA

Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA

|Views: 114|Likes:
Published by viongdanon

More info:

Published by: viongdanon on Apr 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/06/2014

pdf

text

original

Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA

http://miningundana07.wordpress.com/2010/01/16/faktor-produksi/

JURUSAN TAMBANG UNDANA
Mining Never Die

Beranda PROFIL Survei Fatumetan 09 Rocker's 09 Mining 07

Faktor Produksi
16 01 2010

1 Votes Kegiatan penambangan selalu berhubungan dengan alat-alat mekanis. Faktor yang mempengaruhi produksi alat-alat mekanis tersebut adalah sebagai berikut : 1. Tahanan Gali (Digging Resistance) Adalah tahanan yang dialami oleh alat-alat pada waktu melakukan penggalian meliputi : a. Gesekan antara alat gali dan Tanah b. Kekerasan tanah/batuan 2. Tahanan Gulir/Gelinding (Rolling Resistance) Besarnya tahanan gulir dinyatakan dalam “pounds” lbs dari tractive pull yang diperlukan untuk menggerakkan tiap gross ton berat kendaraan beserta isinya pada jalur jalan mendatar dengan kondisi jalan tertentu. Keadaan bagian kendaraan yang berkaitan dengan permukaan jalur jalan : a. Kalau memakai ban karet yang akan berpengaruh adalah ukuran ban, tekanan dan keadaan permukaan bannya apakah masih baru atau gundul dan macam kembangan pada ban tersebut. b. Jika memakai crawler track maka keadaan dan macam track kurang berpengaruh tetapi yang lebih berpengaruh adalah keadaan jalan. Tabel Angka-Angka Tahanan Gulir Untuk Berbagai Macam Jalan Macam Jalan
1 of 16

Crawler

Ban Karet

3/6/2011 8:25 AM

8 894. Earth. poorly maintained 6.2 Kemiringan (%) 9 10 11 12 13 14 15 GR (lb/ton) 179. Jadi kalau dipakai tahanan kemiringan 20 lb/ton/%. rutted. 2 of 16 3/6/2011 8:25 AM .2 199. Dirt road. 2. Dirt road. no maintenance 7. Ban Rendah 45 50 – 60 50 – 70 Rata-Rata 40 45 – 60 45 – 70 85 – 100 85 – 120 90 – 100 80 – 100 100 – 140 70 – 100 180 – 220 150 – 220 165 – 210 260 – 290 220 – 260 240 – 275 300 – 400 280 – 340 290 – 370 3. Berat kendaraan itu sendiri yang dinyatakan dalam “gross ton”. Good aspalt 3. Pengaruh Kemiringan Jalan Terhadap Tahanan Kemiringan Kemiringan (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 GR (lb/ton) 20. Sebaliknya jika jalur jalan itu turun disebut kemiringan negative (minus slope) maka tahanan kemiringannya akan membantu gerak kendaraan artinya mengurangi rimpull yang dibutuhkan.0 119. muddy. well maintained 4. Kemiringan 1 % berarti jalur jalan itu naik atau turun 1 meter untuk tiap jarak mendatar sebesar 100 meter . soft.8 820.3 485. Loose sand and gravel 8.8 159.0 40.0 100. Tahanan kemiringan itu terutama tergantung dari dua faktor yaitu : 1.0 60.4 257.0 238. Kalau jalur jalan itu naik disebut kemiringan positif (plus slope) maka tahanan kemiringan (grade resistance) akan melawan gerak kendaraan sehingga memperbesar tractive effort atau rimpull yang diperlukan. Tahanan Kemiringan (Grade Resistance) Yaitu besarnya gaya berat yang melawan atau membantu gerak kendaraan karena kemiringan jalur jalan yang dilaluinya. atau naik turun 1 ft untuk setiap 100 ft jarak mendatar.4 296.7 660. Smooth concrete 2.0 80. Ban Tinggi 55 35 60 – 70 40 – 65 60 – 80 70 – 100 80 – 110 140 – 180 160 – 200 200 – 240 40 – 70 Tek. little maintenance 5.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07. maka angka-angkanya tidaklah terlalu menyimpang sampai kemiringan 15 %. Earth. smooth.6 742.8 277.0 218. average construction road.4 Akan tetapi perlu diingat bahwa alat-alat pemindahan mekanis itu jarang yang dapat mengatasi kemiringan lebih besar dari 15 %. very muddy & soft Type (lb/ton) Tek.com/2010/01/16/faktor-produksi/ 1. Hard earth.wordpress. rutted.8 139.2 574. Besarnya kemiringan yang biasanya dinyatakan dalam persen (%).6 Kemiringan (%) 20 25 30 35 40 45 50 GR (lb/ton) 392. Besarnya rimpull untuk mengatasi tahanan kemiringan ini harus dijumlahkan secara aljabar dengan rimpull untuk mengatasi tahanan gulir.

= —————— 1 ft Cos α Cos α sedangkan 1 % = 1 / 100 dan cos α = 10 maka persamaan diatas menjadi : 1 P = 2000 lbs —————– = 20 lbs 1000/Cos 10 Perlu diingat bahwa kemiringan negative itu selalu membantu mengurangi rimpull kendaraan.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07. Coefficient of Traction Untuk Bermacam-Macam Keadaan Jalur Jalan Macam Jalan Ban Karet % Crawler Track % 3 of 16 3/6/2011 8:25 AM .com/2010/01/16/faktor-produksi/ Cara menentukan tahanan kemiringan itu dapat dengan memakai teori mekanika (ilmu pesawat) yang sederhana. untuk crawler track tergantung dari keadaan dan bentuk tracknya. maka : EF BC P BC BC — = — —> — = — atau P = W— DF AC W AC AC Bila W = 1 ton = 2. dst. yaitu keadaan dan macamnya bentuk kembangan ban tersebut. keras atau lunak. basah atau kering. Ini berarti bahwa sedapat mungkin tempat penimbunan atau tempat membuang material harus dipilihkan yang letaknya lebih rendah pada tempat penggaliannya sendiri. Sehingga dengan demikian pada waktu berisi muatan dapat bergerak lebih cepat dan membawa muatan lebih banyak karena rimpull yang diperlukan sudah dikurangi dengan kemiringan negative yang membantu.wordpress. Jadi CT itu terutama tergantung : 1. 4. Berat kendaraan yang diterima oleh roda penggeraknya. 2. Jadi harus dikali untuk menunjukan rimpull maksimum antara ban atau track dengan permukaan jalur jalan tepat sebelum selip. maka sedapat mungkin harus diusahakan agar pada waktu alat itu mengangkut muatan melalui jalur jalan yang menurun. Keadaan ban. Keadaan permukaan jalur jalan.000 lbs 1m AB 100m/100ft Sedangkan BC = —– dan AC = ———. Cara Menentukan Tahanan Kemiringan Dari gambar diatas terlihat bahwa DEF sebangun ABC. bergelombang atau rata. sedangkan pada waktu kosong menaiki atau mendaki jalur jalan itu. 3. Coefficient of Traction/Tractive Coefficient Merupakan suatu faktor yang menunjukan berapa dari seluruh berat kendaraan itu pada ban atau track yang dapat dipakai untuk menarik atau mendorong.

RR = 100 lb/ton dan kemiringan 5 %.70 4.000 lbs.50 – 0.000 lbs Jumlah RP/TP/TE/DBP = 4.000 lbs RP/TP/TE/DBP = Berat kendaraan x RR 20 ton x 100 = 2. Rimpull/Tractive Pull/Tractive Effort/Drawbar Pull Merupakan besarnya kekuatan tarik (pulling force) yang dapat diberikan oleh mesin suatu alat kepada permukaan jalur jalan atau ban penggeraknya yang menyentuh permukaan jalur jalan.20 – 0.000 lbs Sedangkan rimpull untuk mengatasi tahanan kemiringan dan tahanan gulir adalah sebesar : RP/TP/TE/DBP = Berat kendaraan x GR x kemiringan 20 ton x 20 lbs/ton/% x 5 % = 2.000 lbs Untuk mengatasi GR : RP/TP/TE/DBP = 20 ton x 20 lbs/ton/% x 5 % = 2. Dry.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.000 lbs Maka kendaraan itu pada keadaan jalur jalan tersebut tidak akan selip Seandainya kendaraan yang sama bergerak pada jalur jalan yang terbuat dari pasir lepas dengan RR 250 lbs/ton dan CT =0.00 80 – 100 0.70 50 – 70 0.30 20 – 30 0. rough concrete 0.000 lbs x 0.000 lbs Sedangkan rimpull yang dapat diterima oleh kendaraan 50 % nya adalah : 40.40 – 0.35 5. 5.80 – 1.30 Contoh perhitungan : 45 90 70 35 30 Sebuah kendaraan mempunyai jumlah berat 40. maka kendaraan tersebut tidak akan dapat bergerak atau selip.50 = 20.com/2010/01/16/faktor-produksi/ 1. Wet. Loose.40 30 – 40 0. Wet sand & gravel 0.50 40 – 50 0.20 serta kemiringan 5 % sedangkan berat kendaraan yang diterima oleh roda penggerak 50 % yaitu : Untuk mengatasi RR : RP/TP/TE/DBP = 20 ton x 250 lbs/ton = 5. dry sand 0.20 x 50 % = 4.45 2.90 3.30 – 0.000 lbs (20 ton) yang seluruhnya diterima oleh roda penggeraknya dan akan bergerak pada jalur jalan yang terbuat dari tanah liat yang kering dengan CT = 0.wordpress. Jawab : Rimpull yang dapat diberikan oleh mesin kendaraan pada macam jalan seperti diatas sebelum selip bila beban yang diterima roda penggerak 100 % adalah sebesar : RP/TP/TE/DBP = 40.000 lbs x 0. Bila coeffisien of 4 of 16 3/6/2011 8:25 AM . clay loam 0. clay loam 0.000 lbs Jumlah RP/TP/TE/DBP = 7. Dry.50 (50%).

25 13. Kelebihan rimpull yang ada.579 6. Rimpull biasanya dinyatakan dalam pounds (lbs) dan dihitung dengan rumus : HP x 375 x effesiensi mesin RP = —————————————kecepatan.072 3.18 22.319 4.074 7. Lamanya waktu yang diperlukan untuk mempercepat gerak kendaraan tergantung dari beberapa faktor yaitu : 1.Untuk menghitung percepatan secara tepat dapat diperkirakan dengan rumus newton yaitu : W Fg atau α = — F = —— α g W dimana : F = Kelebihan rimpull (lbs) g = Percepatan karena gaya grafitasi (32. Berat kendaraan.10 6.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.50 13.00 5.86 1.769 33.wordpress.019 7.72 28.285 2. untuk yang memakai roda rantai (crawler track) maka istilah yang dipakai ialah drawbar pull (DBP). tetapi jika selip maka rimpull maksimum akan sama dengan besarnya tenaga pada roda penggerak dikalikan coeffisien of traction. mph dimana : RP = Rimpull atau kekuatan tarik (lb) HP = Tenaga mesin. Percepatan (Acceleration) Merupakan waktu yang diperlukan untuk mempercepat gerak kendaraan dengan memakai kelebihan rimpull yang tidak digunakan untuk menggerakkan kendaraan pada keadaan jalur jalan tertentu. HP 375 = Angka konversi Istilah rimpull itu hanya dipakai untuk kendaraan yang beroda ban karet. semakin besar rimpull yang berlebihan semakin cepat kendaraan itu dapat dipercepat.699 12.2 ft per sec2) W = Berat alat yang harus dipercepat (lbs) 5 of 16 3/6/2011 8:25 AM . Jadi kalau kelebihan rimpull itu tidak ada maka percepatan pun tidak akan timbul artinya kendaraan tersebut tidak bisa dipercepat.265 21.48 3. semakin berat maka semakin lama waktu yang digunakan untuk mempercepat gerak kendaraan 2.576 2.730 1. Kecepatan Maksimum Pada Tiap-Tiap Gigi (Gear) Kendaraan Roda Ban Karet 140 HPCrawler Track/Tractor 15 ton Kecepatan (mph) RP (lb) Kecepatan (mph) RP (lb) 3.76 17.36 10.54 2.com/2010/01/16/faktor-produksi/ traction cukup tinggi untuk menghindari terjadinya selip maka rimpull maksimum adalah fungsi dari tenaga mesin (HP) dan gear ratios (persnelling) antara mesin dan roda-rodanya.

74 mph. Semakin rendah tekanan udaranya maka semakin sedikit jumlah oksigennya.75 – 0. maka kecepatan rata-ratanya adalah : 12.000 – 1.69 – 0. Untuk menghitung pengaruh temperature udara biasanya dihitung dengan suatu rumus dimana sudah diperhitungkan pengaruh tekanannya pula.46 – 0. Faktor Kecepatan Jarak Yang Ditempuh (ft) Faktor Kecepatan 500 – 1.500 – 4.70 = 8.000 0. Sedangkan untuk mesin 2 tak ternyata kemerosotan lebih kecil yaitu sebesar ± 1% dari HP diatas permukaan air laut untuk setiap kenaikan tinggi 1.82 2.78 1.70 (lihat tabel diatas). Bila jarak yang ditempuh adalah 1. rata-rata adalah ± 3% dari HP diatas permukaan air laut untuk setiap kenaikan tinggi 1.500 – 2.500 0. 7.59 – 0.82 1.000 0.73 – 0.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.83 3. yaitu : 6 of 16 3/6/2011 8:25 AM .85 Contoh : Sebuah kendaraan bergerak diatas suatu jalur jalan sehingga memiliki kecepatan maksimum 12.250 ft berarti faktor kecepatannya = 0.000 – 2.000 – 1. Contoh : Sebuah mesin 4 tak dan 2 tak dengan tenaga 100 HP diatas permukaan air laut pada ketinggian 10.000 1% x 100 x (10.000 ft yang pertama.77 – 0.000) 100 – ————————————– = 73 1.48 mph pada gigi ketiga.500 0. semakin jauh jaraknya maka semakin besar factor kecepatan kendaraan tanpa memperhatikan bagaimana keadaan jalur jalan yang dilalui.000 – 1.com/2010/01/16/faktor-produksi/ Cara lain untuk menghitung percepatan secara tidak langsung adalah dengan menghitung kecepatan rata-ratanya.000 ft kecuali 1.000 Akan tetapi semakin tinggi letak tempat itu maka temperaturnya semakin rendah dan hal ini akan membantu mesin menaikkan hasil kerja mesin-mesin bakar (bensin dan diesel).500 0. Ketinggian Permukaan Air Laut (Altitude or Elevation) Ketinggian letak suatu daerah ternyata berpengaruh terhadap hasil kerja mesin-mesin karena mesin-mesin tersebut bekerjanya dipengaruhi oleh tekanan dan temperatur udara luar.000 ft yang pertama.000 – 3.000 ft kecuali 1.83 2. Rumus sederhana yang dipakai adalah : Kecepatan rata-rata = Kecepatan maximal x Faktor kecepatan Faktor kecepatan dipengaruhi jarak yang ditempuh kendaraan.000) 100 – ————————————– = 91 1.000 ft hanya akan memiliki HP sebesar : 3% x 100 x (10.84 3.48 x 0.wordpress.65 – 0. Dari pengalaman ternyata untuk mesin 4 tak (four cycle engines) maka kemerosotan tenaga karena berkurangnya tekanan.500 – 3.000 0.000 0.

Kadang-kadang suatu perangsang dalam bentuk upah tambahan (insentive) dapat mempertinggi effisiensi operator. Berdasarkan pengalaman maka bila operator dapat bekerja selama 50 menit dalam satu jam. 7 of 16 3/6/2011 8:25 AM . dll. inciHg Ts = Temperatur absolute pada keadaan baku (standart). Operator Efficiency Effisiensi Kurang Baik Macam Alat Baik Sekali 92 % = 55 min/jam 83 % = 50 min/jam Sedang 83 % = 50 min/jam 75 % = 45 min/jam (Malam Hari) 75 % = 45 min/jam 67 % = 40 min/jam Crawler Tracktor Berban Karet Beberapa pengertian yang dapat menunjukan keadaan alat mekanis dan effektifitas penggunaannya antara lain : a. memindahkan ketempat lain. dll. 29. maka hal ini dianggap baik sekali jika alatnya berban karet. perbaikan jalan. (4600 + 600 F) = 5200 F (=2730 C) To = Temperatur absolute pada ketinggian tertentu dalam 0 F atau (460 + Temp) 8. Sehubungan dengan effisiensi operator diatas maka perlu juga diingat keadaan alat mekanisnya karena hal tersebut mempengaruhi effisiensinya. tidak adanya keseimbangan antara alat muat dan alat angkut.wordpress. suasana kerja. menunggu peledakan disuatu daerah yang akan dilalui. mengganti yang aus. Karena hal-hal tersebut diatas selama satu jam jarang ada operator betul-betul dapat bekerja selama 60 menit.92 inciHg Po = Tekanan barometer pada ketinggian tertentu.√ —Po Ts Dimana : Hc = HP yang harus dikoreksi dari pengaruh ketinggian yaitu pada ketinggian 0 ft Ho = HP yang dicatat pada ketinggian tertentu Ps = Tekanan barometer baku (standart). Efisiensi Operator (Operator Efficiency) Merupakan faktor manusia yang menggerakkan alat-alat yang sangat sukar untuk ditentukan effisiensinya secara tepat karena selalu berubah-ubah dari hari ke hari bahkan dari jam ke jam tergantung dari keadaan cuaca.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07. ini berarti effisiensinya adalah 83 %. membersihkan bagian-bagian penting sesudah sekian jam dipakai. Sebenarnya effisiensi operator tidak hanya disebabkan karena kemalasan pekerjaan itu tetapi juga karena kelambatan-kelambatan dan hambatan-hambatan yang tak mungkin dihindari seperti melumasi kendaraan. Availability Index atau Mechanical Availability Merupakan suatu cara untuk mengetahui kondisi mekanis yang sesungguhnya dari alat yang sedang dipergunakan.com/2010/01/16/faktor-produksi/ Ps To Ho = —. keadaan alat yang dikemudikan.

pindah tempat. 8 of 16 3/6/2011 8:25 AM . W UA = ——. d. Termasuk dalam hambatan tersebut adalah waktu untuk pulang pergi ke permuka kerja. Hal ini dapat menjadi ukuran seberapa baik pengelolaan (management) peralatan yang dipergunakan.wordpress. b.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07. Tingkat effisiensi dari sebuah alat mekanis naik jika angka Physical Availability mendekati angka Availability Index c. Physical Availability atau Operational Availability Merupakan catatan mengenai keadaan fisik dari alat yang sedang dipergunakan. W+ S PA = ———— x 100% W+ R+S S = Standby hours Jumlah jam suatu alat yang tidak dapat dipergunakan padahal alat tersebut tidak rusak dan dalam keadaan siap beroperasi W+R+S = Schedule hours Jumlah seluruh jam jalan dimana alat dijadwalkan untuk beroperasi Physical Availability pada umumnya selalu lebih besar daripada Availability Index. R = Repair hours atau jumlah jam untuk perbaikan Waktu untuk perbaikan dan waktu yang hilang karena menuggu alat perbaikan termasuk juga waktu untuk penyediaan suku cadang (spare parts) serta waktu untuk perawatan preventif. Use of Availability Menunjukan berapa persen waktu yang dipergunakan oleh suatu alat untuk beroperasi pada saat alat tersebut dapat dipergunakan (Availability). dll. Effective Utilization sebenarnya sama dengan pengertian effisiensi kerja. Effective Utilization Menunjukan berapa persen dari seluruh waktu kerja yang tersedia dapat dimanfaatkan untuk kerja produktif. Waktu ini meliputi pula tiap hambatan (delay time) yang ada.com/2010/01/16/faktor-produksi/ W AI = ——– x 100% W+R Dimana : W = Working hours atau jumlah jam kerja alat Waktu yang dibebankan kepada seorang operator suatu alat yang dalam kondisi dapat dioperasikan artinya tidak rusak. hambatan karena keadaan cuaca. pelumasan dan pengisian bahan bakar.x 100% W+ S Angka Use of Availability biasanya dapat memperlihatkan seberapa efektif suatu alat yang tidak sedang rusak dapat dimanfaatkan.

wordpress. berarti alat tersebut tak pernah menunggu (standby) W+R+S = 600 Maka : 450 AI = ———— x 100% = 75 % 450 + 150 450 + 0 PA = —————.x 100% = 75 % 450 + 150 + 0 450 UA = ———— x 100% = 100 % 450 + 0 9 of 16 3/6/2011 8:25 AM .com/2010/01/16/faktor-produksi/ W EU = ———— x 100% W+ R+ S Dimana : W+R+S = T = Total Hours Available atau Schedule hours (Jumlah jam kerja tersedia) Contoh : Dari pengoperasian sebuah power shovel dalam sebulan dapat dicatat data sebagai berikut : Jumlah jam kerja (working hours) = W = 300 Jumlah jam untuk perbaikan (repair hours) = R = 100 Jumlah jam siap tunggu (hours on standby) = S = 200 Jumlah jam yang dijadwalkan (schedule hours or Total hours) = T = 600 Maka : 300 AI = ———— x 100% = 75 % 300 + 100 300 + 200 PA = ———— x 100% = 83 % 600 300 UA = ———— x 100% = 60 % 300 + 200 300 EU = —– x 100% = 50 % 600 Dalam keadaan lain datanya sebagai berikut : W = 450 R = 150 S = 0.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.

00 cu yd. Contoh : Sebuah power scraper yang memiliki kapasitas munjung 15 cu yd akan mengangkut tanah liat basah dengan factor pengembangan 80%. Akan tetapi bila material tersebut digali dari tempat aslinya.wordpress. Faktor Mangkuk (bucket factor). Faktor Pengembangan (Swell Factor) Material dialam diketemukan dalam keadaan padat dan terkonsolidasi dengan baik. 9. yaitu perbandingan antara volume material yang dapat ditampung oleh bak alat angkut terhadap kemampuan bak alat angkut menurut spesialisasi teknisnya. 2. yaitu perbandingan antara volume material yang dapat ditampung oleh mangkuk terhadap kemampuan tampung mangkuk secara teoritis. Berat material (Weight of Material)Berat material yang akan diangkut oleh alat-alat angkut dapat mempengaruhi : 1. Sebaliknya bila bank yard ini dipindahkan lalu dipadatkan ditempat lain dengan alat gilas (roller) mungkin volumenya berkurang.10. tanah sesudah dipadatkan hanya memiliki volume 0. Kecepatan kendaraan dengan HP mesin yang dimilikinya.) x 100% V loose V compacted Shrinkage Factor = ( 1 – ———————– ) x 100% V undisturbed Kalau angka untuk shrinkage factor tidak ada biasanya dianggap sama dengan percent swell. Jadi 1. Beberapa persamaan faktor -faktor diatas : V loose Percent Swell = ( ———————.25 cu yd. sehingga hanya sedikit bagian-bagian yang kosong atau ruangan-ruangan yang terisi udara (voids) diantara butir-butirnya. Faktor Bilah (blade factor).80 atau 80%. Faktor Muatan (payload factor). dan dikatakan shrinkage factor nya 10 %. Membatasi kemampuan kendaraan untuk mengatasi tahanan kemiringan dan tahanan gulir dari 10 of 16 3/6/2011 8:25 AM .com/2010/01/16/faktor-produksi/ 450 EU = —– x 100% = 75 % 600 Terlihat bahwa operasi alat pada contoh kedua lebih effisien daripada operasi alat pada contoh pertama. yaitu perbandingan antara volume material yang mampu ditampung oleh bilah terhadap kemampuan tampung bilah secara teoritis. karena betul-betul padat sehingga menjadi berkurang dari 1. Beberapa istilah penting yang berkaitan dengan kemampuan penggalian yaitu : 1. ini berarti susut 10%.– 1) x 100% V undisturbed V undisturbed Swell Factor = ( ———————.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07. maka alat itu sebenarnya hanya mengangkut 80% x 15 cu yd = 12 cu pay yard atau bank cu yd atau insitu cu yd. ini berarti terjadi penambahan volume sebesar 25% dan dikatakan material tersebut mempunyai faktor pengembangan (swell factor) sebesar 0. lebih-lebih kalau butir-butir itu halus sekali.00 cu yd tanah liat dialam bila telah digali dapat memiliki volume kira-kira 1. maka akan terjadi pengembangan atau pemuaian volume (swell). 3.90 cu yd.

74 0. kering 2. Membatasi volume material yang dapat diangkut.600 12.200 16.370 9. pecah-pecah 4. Pasir.800 – 3. Lumpur 2.com/2010/01/16/faktor-produksi/ jalur jalan yang dilaluinya.45 0.75 0.74 0.600 – 5. Kerikil basah 3. Bijih besi (iron ore). pecah-pecah 6.860 « Geology PP UU MINERBA » Swell Factor Macam Material (in bank correction factor) 2.67 – 0.600 20.000 0.89 0.89 0. Serpih (shale) 3.56 0.160 – 2.500 – 4.83 0.60 – 0.Bobot Isi dan Faktor Pengembangan dari Berbagai Material Bobot Isi (Density) lb/cu yd insitu 1. Bauksit 2.74 0. pecah-pecah 2.200 0.000 21.250 11.300 – 3.325 0.88 0.700 14. Tanah liat.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.85 0.85 2.500 pecah-pecah 15.200 – 3. basah 3.500 13. kering 2.45 0.700 – 4.83 0.800 8.075 2. Batu kapur.800 7. Hematit. Antrasit (anthracite) 5. Tanah biasa.57 0.250 19. Batu sabak (slate) 4. Batubara bituminous (bituminous 1.Oleh sebab itu berat jenis material harus diperhitungkan pengaruhnya terhadap kapasitas alat muat maupun alat angkut. kering 3.300 0.88 0. Tanah biasa.85 0.900 coal) 6. basah 3.82 – 0. Kerikil kering 3.970 – 3. Granit. basah 4. Tanah biasa bercampur pasir dan 3. Pasir. Lumpur sudah ditekan (packed) 2.590 – 4. 3.77 Tindakan Komentar RSS Lacak balik Information Tanggal : 16 Januari 2010 Kategori : Uncategorized 11 of 16 3/6/2011 8:25 AM . Bijih tembaga (cooper ore) 3.500 – 8.970 17.100 kerikil (gravel) 10.80 2.90 0.wordpress.510 18. Tanah liat.

Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.com/2010/01/16/faktor-produksi/ Suka Be the first to like this post. Arsip November 2010 Oktober 2010 Agustus 2010 Juli 2010 Juni 2010 Mei 2010 April 2010 Maret 2010 Januari 2010 Desember 2009 Oktober 2009 September 2009 Kategori Gempa Bumi Geofisika 12 of 16 3/6/2011 8:25 AM . Nama Email Situs web Komentar Anda dapat menambahkan HTML serta atribut-atribut berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> Beritahu saya mengenai komentar-komentar selanjutnya melalui surel. Tinggalkan Balasan Alamat email anda tidak akan dipublikasikan.wordpress. Beritahu saya tulisan-tulisan baru melalui surel.

wordpress.490 hits Komentar Terakhir Denso Mining Westlif… on Daftar kode Blue Screen dan So… Denso Mining Westlif… on Daftar kode Blue Screen dan So… Simpet Soge on Survei Fatumetan 09 Sumur Resapan « JURU… on Sumur Resapan BARKA on PROFIL 13 of 16 3/6/2011 8:25 AM .Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.com/2010/01/16/faktor-produksi/ Geology Geothermal&Minyak Bumi Kuliah Kuliah Semester 1 Mining Info Mining Software PETA Umum Uncategorized UNDANG-UNDANG Tulisan Terkini Daftar kode Blue Screen dan Solusinya pada Win XP TUTORIAL SCILAB JENIS-JENIS PERANGKAP MINYAK BUMI GRATIS DATA INDONESIA Download SRTM Kontur Blog Stats 32.

com/2010/01/16/faktor-produksi/ Januari 2010 S S R K J S M 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 « Des Mar » 14 of 16 3/6/2011 8:25 AM .Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.wordpress.

ph… miningundana07.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.files.wordpress.com/20… arcscripts.info/blog/download… banyudata.org/index.c… geo-explorer.com/… inigis.wordpress.com/detai… grandis.blogspot.com agungyuliantonugroho.word… Flickr Photos 15 of 16 3/6/2011 8:25 AM .blogspot.esri.com/2010/01/16/faktor-produksi/ S S R K J S M « Des Mar » Kategori Gempa Bumi Geofisika Geology Geothermal&Minyak Bumi Kuliah Kuliah Semester 1 Mining Info Mining Software PETA Umum Uncategorized UNDANG-UNDANG Halaman Mining 07 PROFIL Rocker’s 09 Survei Fatumetan 09 Klik tertinggi banyumilih.files.

Theme: Freshy by Jide.Faktor Produksi « JURUSAN TAMBANG UNDANA http://miningundana07.com.com/2010/01/16/faktor-produksi/ More Photos Tulisan Teratas METODE GEOLISTRIK Ciri-ciri akan terjadi Gempa Bumi dan Tsunami SIKLUS HIDROLOGI Perbandingan Seismik Refraksi dan Seismik Refleksi Rocker's 09 Faktor Produksi SEISMIK REFRAKSI JENIS-JENIS PERANGKAP MINYAK BUMI Survei Fatumetan 09 Batuan Sedimen Klastik Blog pada WordPress. 16 of 16 3/6/2011 8:25 AM .wordpress.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->