Asmeri Endrik Hidayat Hamim Tades

dan retardasi mental.Š meningitis ini sudah merenggut jutaan balita diseluruh dunia dan tergolong sangat serius. Kalaupun penderita penyakit ini bisa bertahan hidup. lumpuh. . maka mereka akan menderita kerusakan otak. epilepsi. tuli.

Š Meningitis adalah peradangan yang terjadi pada meninges. yaitu membrane atau selaput yang melapisi otak dan syaraf tunjang. bakteri ataupun jamur yang menyebar masuk kedalam darah dan berpindah kedalam cairan otak. Meningitis dapat disebabkan berbagai organisme seperti virus. .

monosit. Eksudat yang terbentuk terdiri dari bakteri ² bakteri fibrin dan lekosit yang dibentuk di ruang sub arachnoid. Neutropil. . limfosit dan yang lainnya merupakan sel ² sel sebagai respon peradangan. Protein di dalam bakteri sebagai benda asing dapat menimbulkan respon peradangan.Š Mikroorganisme penyebab dapat masuk mencapai membran meningen dengan cara hematogen atau limfogen. syarafsyaraf spinal dan spinal. perkontuinitatum. retrograd melalui saraf perifer atau dapat langsung masuk CSF. Penambahan eksudat di dalam ruang sub arachnoid dapat menimbulkan respon peradangan lebih lanjut dan meningkatkan tekanan intra cranial. Eksudat akan mengendap di otak.

Jaringan otak dapat menjadi infark. . Proses ini dapat menimbulkan infeksi sekunder dari otak jika bakteri makin meluas menuju jaringan otak sehingga menyebabkan encephalitis dan ganggguan neurologi lebih lanjut (Wong. 2003 dan Pillitteri. sehingga dapat menimbulkan ruptur atau trombosis dinding pembuluh darah. 1999).Š Sel ² sel meningeal akan menjadi edema dan membran sel tidak dapat lebih panjang lagi untuk mengatur aliran cairan yang menuju atau keluar dari sel. sehingga dapat menimbulkan peningkatan tekanan intra kranial lebih lanjut. Vasodilatasi yang cepat dari pembuluh darah dapat terjadi.

hilangnya pendengaran. bahkan bisa menyebabkan kematian. Namun Meningitis disebabkan oleh bakteri bisa mengakibatkan kondisi serius. misalnya kerusakan otak.Š Meningitis yang disebabkan oleh virus umumnya tidak berbahaya. akan pulih tanpa pengobatan dan perawatan yang spesifik. jenis ini umumnya diderita orang yang mengalami kerusakan immun (daya tahan tubuh) seperti pada penderita AIDS . Sedangkan Meningitis disebabkan oleh jamur sangat jarang. kurangnya kemampuan belajar.

Š 1. 4. . 3. Listeria monocytogenes (listeria). a. Neisseria meningitidis (meningococcus). . Streptococcus pneumoniae (pneumococcus). yaitu hanya sekitar 24 jam Š Š Š Š 2. Bakteri lainnya yang juga dapat menyebabkan meningitis adalah Staphylococcus aureus dan Mycobacterium tuberculosis. Waktu yang dibutuhkan hingga gejala penyakit ini muncul juga sangat pendek. Haemophilus influenzae (haemophilus). diyakini sebagai yang paling sering menyerang bayi dibawah usia dua tahun.

Š Š Š Š Š Š Š Š Demam Kejang pada tengkuk Rewel/Gelisah Susah Makan Menangis terus menerus Lemah Intensitas interaksi berkurang Ubun-ubun membenjol .

Š Š Š Š Š Š Š Š Demam Kejang pada tengkuk Sakit kepala Mual-mual Bingung Serangan mendadak Tidak suka cahaya terang Ruam disekujur tubuh .

namun umumnya bayi akan tampak lemah dan pendiam (tidak aktif). .Š Pada bayi gejala dan tanda penyakit meningitis mungkin sangatlah sulit diketahui. gemetaran. muntah dan enggan menyusui.

Š Meningitis bakterialis (terutama yang disebabkan oleh Neisseria meningitidis) bisa menyebabkan tekanan darah yang sangat rendah. sehingga penderita memerlukan cairan tambahan dan obat-obatan untuk mengatasi keadaan tersebut .

Pemeriksaan fisik. pemeriksaan labratorium yang meliputi test darah (elektrolite. serta darah lengkap).Š Apabila ada tanda-tanda dan gejala seperti di atas. maka secepatnya penderita dibawa kerumah sakit untuk mendapatkan pelayan kesehatan yang intensif. dan pemeriksaan X-ray (rontgen) paru akan membantu tim dokter dalam mendiagnosa penyakit. fungsi hati dan ginjal. Sedangkan pemeriksaan yang sangat penting apabila penderita telah diduga meningitis adalah pemeriksaan Lumbar puncture (pemeriksaan cairan selaput otak) .

maka pemberian antibiotik secara Infus (intravenous) adalah langkah yang baik untuk menjamin kesembuhan serta mengurang atau menghindari resiko komplikasi. Antibiotik yang diberikan kepada penderita tergantung dari jenis bakteri yang ditemukan .Š Jika berdasarkan pemeriksaan penderita didiagnosa sebagai meningitis.

Š Adapun beberapa antibiotik yang sering diresepkan oleh dokter pada kasus meningitis yang disebabkan oleh bakteri Streptococcus pneumoniae dan Neisseria meningitidis antara lain Cephalosporin (ceftriaxone atau cefotaxime). Chloramphenicol atau Ceftriaxone. . Vancomycin dan Carbapenem (meropenem). Sedangkan meningitis yang disebabkan oleh bakteri Listeria monocytogenes akan diberikan Ampicillin.

shock dan kejang (diazepam) dan lain sebagainya.Š Treatment atau therapy lainnya adalah yang mengarah kepada gejala yang timbul. . misalnya sakit kepala dan demam (paracetamol).

pemakaian sikat gigi bersama dan merokok bergantian dalam satu batangnya. bersin. Maka bagi anda yang mengetahui rekan atau disekeliling ada yang mengalami meningitis jenis ini haruslah berhati-hati. Mancuci tangan yang bersih sebelum makan dan setelah ketoilet umum. sharing makan 1 sendok.Š Meningitis yang disebabkan oleh virus dapat ditularkan melalui batuk. ciuman. memegang hewan peliharaan. Menjaga stamina (daya tahan) tubuh dengan makan bergizi dan berolahraga yang teratur adalah sangat baik menghindari berbagai macam penyakit .

Meningococcal conjugate vaccine (MCV4) Š . adapun vaccine yang telah dikenal sebagai pencegahan terhadap meningitis diantaranya adalah .Pneumococcal polysaccharide vaccine (PPV) .Pneumococcal conjugate vaccine (PCV7) .Haemophilus influenzae type b (Hib) . .Š merupakan tindakan yang tepat terutama didaerah yang diketahui rentan terkena wabah meningitis.

Š Suatu peradangan akut pada selaput otak yang diakibatkan olehBakteriVirusMeningitis BakteriMeningitis non bakteri(Aseptc)90 % kasus terjadi pada anak umur 1 bln .5 th .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful