You are on page 1of 4

MEMBANGUN E-GOVERNMENT

Budi Rahardjo
PPAU Mikroelektronika ITB
2001
E-Government menjadi buzzword dalam diskusi masyarakat dimana pun dia berada).
di Internet maupun dalam media masa. Di Informasi ini dapat berupa informasi
Indonesia, topik ini menjadi populer setelah potensi daerah sehingga calon investor
dihubungkan dengan otonomi daerah. Apa dapat mengetahui potensi tersebut.
definisi dari e-government itu? Apakah Tahukah anda berapa pendapatan daerah
pemerintah kita mampu menyediakan layanan anda? Komoditas apa yang paling utama?
dalam bentuk elektronis? Tulisan ini mencoba Bagaimana kualitas Sumber Daya Manusia
membahas hal ini secara singkat. di daerah anda? Berapa jumlah perguruan
tinggi di daerah anda? Di era otonomi
Definisi e-government daerah, fungsi penyedia sumber informasi
ini dapat menjadi penentu keberhasilan.
The World Bank Group mendefinisikan E-
Government sebagai: • Penyediaan mekanisme akses melalui kios
informasi yang tersedia di kantor
E-Government refers to the use by
pemerintahan dan juga di tempat umum.
government agencies of information
Usaha penyediaan akses ini dilakukan
technologies (such as Wide Area Networks,
untuk menjamin kesetaraan kesempatan
the Internet, and mobile computing) that
untuk mendapatkan informasi.
have the ability to transform relations with
citizens, businesses, and other arms of • E-procurement dimana pemerintah dapat
government. melakukan tender secara on-line dan
transparan.
Definisi lain dari referensi [2]:
E-Government ini membawa banyak manfaat,
Electronic government, or "e-government,"
antara lain:
is the process of transacting business
between the public and government • Pelayanan servis yang lebih baik kepada
through the use ofautomated systems and masyarakat. Informasi dapat disediakan 24
the Internet network, more commonly jam sehari, 7 hari dalam seminggu, tanpa
referred to as the World Wide Web. harus menunggu dibukanya kantor.
Pada intinya E-Government adalah Informasi dapat dicari dari kantor, rumah,
penggunaan teknologi informasi yang dapat tanpa harus secara fisik datang ke kantor
meningkatkan hubungan antara Pemerintah pemerintahan.
dan pihak-pihak lain. Penggunaan teknologi • Peningkatan hubungan antara pemerintah,
informasi ini kemudian menghasilkan pelaku bisnis, dan masyarakat umum.
hubungan bentuk baru seperti: G2C Adanya keterbukaan (transparansi) maka
(Government to Citizen), G2B (Government to diharapkan hubungan antara berbagai
Business Enterprises), dan G2G (inter-agency pihak menjadi lebih baik. Keterbukaan ini
relationship). menghilangkan saling curiga dan kekesalan
E-Government ini dapat diimplementasikan dari kesemua pihak.
dalam berbagai cara. Contoh-contohnya antara • Pemberdayaan masyarakat melalui
lain: informasi yang mudah diperoleh. Dengan
• Penyediaan sumber informasi, khususnya adanya informasi yang mencukupi,
informasi yang sering dicari oleh masyarakat akan belajar untuk dapat
masyarakat. Informasi ini dapat diperoleh menentukan pilihannya. Sebagai contoh,
langsung dari tempat kantor pemerintahan, data-data tentang sekolahan (jumlah kelas,
dari kios info (info kiosk), ataupun dari daya tampung murid, passing grade, dan
Internet (yang dapat diakses oleh sebagainya) dapat ditampilkan secara

Budi Rahardjo - e-government – versi 1.2


1
online dan digunakan oleh orang tua untuk oknum yang menggunakan kesempatan
memilihkan sekolah yang pas untuk dengan mepersulit mendapatkan informasi ini.
anaknya.
Kultur mendokumentasi belum lazim.
• Pelaksanaan pemerintahan yang lebih Salah satu kesulitan besar yang kita hadapi
efisien. Sebagai contoh, koordinasi adalah kurangnya kebiasaan
pemerintahan dapat dilakukan melalui mendokumentasikan (apa saja). Padahal
email atau bahkan video conferencing. Bagi kemampuan mendokumentasi ini menjadi
Indonesia yang luas areanya sangat besar, bagian dari ISO 9000 dan juga menjadi bagian
hal ini sangat membantu. Tanya jawab, dari standar software engineering.
koordinasi, diskusi antara pimpinan daerah Langkanya SDM yang handal. Teknologi
dapat dilakukan tanpa kesemuanya harus informasi merupakan sebuah bidang yang
berada pada lokasi fisik yang sama. Tidak baru. Pemerintah umumnya jarang yang
lagi semua harus terbang ke Jakarta untuk memiliki SDM yang handal di bidang teknologi
pertemuan yang hanya berlangsung satu informasi. SDM yang handal ini biasanya ada di
atau dua jam, misalnya. lingkungan bisnis / industri. Kekurangan SDM
ini menjadi salah satu penghambat
Inisiatif E-Government di Indonesia implementasi dari e-government. Sayang sekali
Sebetulnya inisiatif E-Government di Indonesia kekurangan kemampuan pemerintah ini sering
sudah dimulai sejak beberapa waktu yang lalu. dimanfaatkan oleh oknum bisnis dengan
Dalam inisiatif Nusantara 21, Telematika, dan menjual solusi yang salah dan mahal.
saat ini Telematika versi dua (Tim Koordinasi Infrastruktur yang belum memadai dan
Telematika Indonesia) topik E-Government mahal. Infrastruktur telekomunikasi Indonesia
sudah muncul. Inisiatif implementasi E- memang masih belum tersebar secara merata.
Government di Indonesia antara lain: Di berbagai daerah di Indonesia masih belum
• Penayangan hasil pemilu 1999 secara on- tersedia saluran telepon, atau bahkan aliran
line dan real time. listrik. Kalaupun semua fasilitas ada, harganya
masih relatif mahal. Pemerintah juga belum
• RI-Net. Sistem ini menyediakan email dan menyiapkan pendanaan (budget) untuk
akses Internet kepada para pejabat. keperluan ini.
Informasi lengkap dapat diperoleh di
http://www.ri.go.id Tempat akses yang terbatas. Sejalan
dengan poin di atas, tempat akses informasi
• Info RI. Penyedia informasi dari BIKN. jumlahnya juga masih terbatas. Di beberapa
tempat di luar negeri, pemerintah dan
• Penggunaan berbagai media komunikasi
masyarakat bergotong royong untuk
elektronik (Internet) di beberapa
menciptakan access point yang terjangkau,
pemerintah daerah tempat.
misalnya di perpustakaan umum (public
library). Di Indonesia hal ini dapat dilakukan di
Hambatan dalam kantor pos, kantor pemerintahan, dan tempat-
Mengimplementasikan E- tempat umum lainnya.
Government Hambatan-hambatan di atas sebetulnya tidak
Jika dilihat dari keteranan di atas, tentunya hanya dihadapi oleh Pemerintah Indonesia
sangat diinginkan adanya E-Government di (atau pemerintah daerah) saja. Di negara lain
Indonesia. Ada beberapa hal yang menjadi pun hal ini masih menjadi masalah. Bahkan di
hambatan atau tantangan dalam Amerika Serikat pun yang menjadi pionir di
mengimplementasikan E-Government di dunia Internet masalah E-Government pun
Indonesia. merupakan hal yang baru bagi mereka. Namun
mereka tidak segan dan tidak takut untuk
Kultur berbagi belum ada. Kultur berbagi melakukan eksperimen. Sebagai contoh adalah
(sharring) informasi dan mempermudah urusan eksperimen yang dilakukan di California [2]
belum merasuk di Indonesia. Bahkan ada dimana mereka masih mencoba meraba
pameo yang mengatakan: “Apabila bisa implementasi E-Government yang pas untuk
dipersulit mengapa dipermudah?”. Banyak mereka.

Budi Rahardjo - e-government – versi 1.2


2
Bagaimana Memulainya? dapat melaporkan jalan yang rusak di tempat
tertentu. Hal ini dapat pula ditanggapi oleh
Seringkali Pemerintah kebingungan ingin kelompok masyarakat yang lain yang dapat
memulai dari mana dikarenakan minimnya berbagi informasi atau pengalaman mereka
sumber daya (manusia, finansial) yang dimiliki dalam mengelola lingkungannya. Dengan
oleh Pemerintah. Berbagai hal pun dapat demikian pemerintah memberdayakan
dijadikan alasan untuk tidak mulai melangkah. masyarakat.
Namun sebetulnya langkah awal yang harus
dimulai adalah memberikan komitmen kepada Langkah-langkah ini dapat ditingkatkan kepada
peningkatan pelayanan kepada masyarakat. hal-hal yang lebih canggih seperti layanan
Pelayanan melalui media elektronik (seperti transaksi (mendaftarkan perusahaan,
Internet) merupakan salah satu bentuk membayar pajak) sampai ke layanan pemilihan
peningkatan pelayanan. umum secara online. Namun untuk mencapai
hal ini harus dimulai dengan langkah kecil
Salah satu contoh inisiatif yang paling mudah dahulu.
adalah mengumpulkan dan menayangkan
informasi tentang kemampuan (potensi) E-government juga tidak hanya menjadi
daerah setempat. Informasi yang disediakan tanggung jawab dari pemerintah saja.
dapat berupa Masyarakat umum dapat membantu
pemerintah dalam hal mengumpulkan data dan
• informasi umum seperti pemerintahan mengorganisirnya (atau bahkan ikut serta
(siapa Gubernur, Walikota, alamat kantor dalam meng-online-kannya). Tenaga teknis
pemerintahan, dan seterusnya), yang handal dapat membantu pemerintah
• informasi perniagaan (komoditas apa saja setempat dalam setup server dan access point
yang ada, bagaimana syarat untuk di berbagai tempat.
membuka usaha, penyuluhan, perpajakan,
informasi bagi investor asing, statistik Penutup
bisnis setempat), Mudah-mudahan tulisan ini dapat memberikan
• informasi pendidikan (daftar perguruan sedikit gambaran akan E-Government. Inti
tinggi, sekolah, tempat pelatihan dan yang ingin disampaikan adalah E-Government
kursus), adalah usaha bersama antara pemerintah
dan masyarakat yang harus dimulai dengan
• informasi tentang kultur (bahasa yang langkah awal.
digunakan sehari-hari, kesenian tradisional,
hal-hal yang tabu dalam kehidupan Bahan Bacaan
setempat)
1. The World Bank Group, “E*Government
• dan bahkan informasi yang sederhana Definition”.
seperti tentang tempat rekreasi (dimana http://www1.worldbank.org/publicsector/eg
tempat memancing, snorkling). ov/definition.htm
Jenis-jenis informasi di atas masih harus diuji Dikunjungi 14 Mei 2001.
kembali kebutuhannya dan prioritasnya. 2. Legislative Analyst’s Office, “E-Government
(Informasi apa yang paling dicari oleh in California: Providing Services to Citizens
masyarakat? Jawabannya dapat dilihat dari Through the Internet”, 24 January 2001.
daftar servis yang paling sering dikunjungi,) http://www.lao.ca.gov/2001/012401_egover
Mengimplementasikan hal ini tidak susah nment.html
karena informasi sudah tersedia. Tinggal ada Dikunjungi 14 Mei 2001.
atau tidaknya kemauan untuk mengorganisir
informasi ini secara online. Memang sebelum 3. The Source Public Management Journal
melakukan hal di atas, sebaiknya dilakukan memiliki beberapa artikel yang
kegiatan perencanaan (planning). berhubungan dengan e-government.
http://www.sourceuk.net/sectors/egovernm
Langkah selanjutnya bisa diteruskan dengan ent
menyediakan fasilitas umpan balik (feedback) Dikunjungi 14 Mei 2001.
bagi masyarakat untuk bertanya dan
mengirimkan kritik. Misalnya, masyarakat

Budi Rahardjo - e-government – versi 1.2


3
4. Search Engine www.Google.com
menghasilkan banyak entry untuk search
dengan kunci (keyword) “e-government
definition”.

Mengenai Penulis
Budi Rahardjo saat ini menjabat sebagai wakil
kepala PPAU Mikroelektronika ITB dan Chief
Technology Office pada beberapa perusahaan
start-up. Di dalam bidang yang berhubungan
dengan E-Government, penulis sempat terlibat
dengan penayangan hasil pemilu tahun 1999
dan sampai saat ini masih terlibat dengan
kegiatan RI-NET. Penulis dapat dihubungi di
melalui e-mail di br@paume.itb.ac.id
Makalah ini dipresentasikan pada Seminar
Nasional Jaringan Komputer II, yang
diselenggarakan oleh Technic Study Club,
STMIK Dipanegara Makassar, 19 Mei 2001.
http://www.geocities.com/seminartsc

Budi Rahardjo - e-government – versi 1.2


4