BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin
Askeb Kelompok 12 1

1.2.2 Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
y y y y y

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

y y

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
y y y

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

y Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella y Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar y y Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium Menderita penyakit menular seksual y Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise ³mau menerima pasangan apa adanya´. padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. calon pasangan akan meninggalkannya. harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu. Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah. Askeb Kelompok 12 4 . Tes pra nikah diliat dari benefitnya. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah.

Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. rubella. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. * Tes Kesuburan Untuk wanita. gula darah dan hepatitis. Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa. keadaan psikologis dan gaya hidup. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. cytomegalo atau herpes. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. urin . untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia.

malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. Jadi. jika usia calon suami sudah lanjut. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. Askeb Kelompok 12 6 . karena dengan USG ini. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak. Umumnya. karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. Dalam hal ini penting diketahui. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan. Sebagai catatan. Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. Pertama. termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak. Kalau ya. Periksa dada pun tidak. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). Jangan mengikuti emosi dan perasaan. Sebenarnya. Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. maka calon istri akan diimunisasi dulu. penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis).

Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . dokter bisa melakukan safe abortion. misalnya. Misalnya. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. Tapi. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. Paling tidak. apakah punya kelainan jantung. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. Jadi. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. Dengan begitu. tumor otak. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat. Seandainya.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). janin masih kecil. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. Askeb Kelompok 12 7 . seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. bisa kena. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. namun bisa juga tidak. tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. Jadi. Pada usia kehamilan itu. Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. atau epilepsi berat. Umumnya. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisi kondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. lalu menular lagi ke anak. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. maka satu di antaranya pasti talasemia. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. Tapi.

Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung. cukup bulan dengan berat badan normal. Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin. wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal.7=72 Kg 8 . DPT dan TT (tetanus toksoid). Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. Oleh karena itu sebelum hamil. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah. BB normal.1. Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19. dan obesitas kesehatan.5=51 Kg dibawah normal meningkat. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT).3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat.2 Menetapkan kebutuhan belajar A. infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22. 2.

3=80 Kg Selain itu. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. 2. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. anemia pada bayi. aspiksia. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR). perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. cacat bawaan. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin. dr. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan.moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. 3. persalinan sebelum waktunya (prematur). pendarahan. yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. terkena penyakit infeksi. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. abortus. selain makan 4 sehat 5 sempurna. Askeb Kelompok 12 9 . perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil." kata Dr. bayi lahir mati. Dwiana Ocviyanti. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. kematian neonatal.

tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. cacat tabung saraf janin (NTD) ± spina bifida. Itu sebabnya. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. dan Keguguran. Down¶s Syndrome. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. ³Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. Karena itu. Jakarta. ujar Bowo. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu´. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya´. ³Kalau kehamilan direncanakan. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan´. Padahal. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat´. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. Askeb Kelompok 12 10 . dan encephalocele. anensefali. Oleh karena itu. ³Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. Bayi lahir dengan berat badan rendah. ³Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi.

sehingga ibu mudah lelah. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. jeruk.4-0.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. bayam serta asparagus. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). Bila dimasak terlalu lama. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. nanas.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. pisang. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. Selain itu. yaitu sekitar 0. Sebagaimana zat gizi lain. termasuk wajah (menyebabkan sumbing). letih. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi. juga kiwi. kaya akan asam folat. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. maka akan mempengaruhi perkembangan janin. seperti semangka. Pada anak perempuan. seperti brokoli. Mengingat risiko tersebut. Pada ibu hamil. sayuran berwarna hijau. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. Secara umum.6 mg) per hari. maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh. Asam folat juga terdapat pada daging. Artinya. lesu dan pucat. hati sapi. kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). sistem hormon (pada anak perempuan. bila memang ingin hamil. tidak bisa berjalan tegak). Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat.

1. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3.per hari. atau obstetris. atau kematian janin berulang. medis. Manfaat konseling prakonsepsi: 1. Riwayat reproduksi. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2. Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai : y y y y y Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. keluarga. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. kehamilan ektopik. 2. mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi. social. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. 2.1. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 . dan nifas. persalina.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan.

baru menganggur. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. misalnya: y Pada kehamilan remaja. Riwayat keluarga tidak selalu akurat. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. Latar belakang ras. serta riwayat di penjara. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. Gaya hidup dan kebiasaan kerja y Olahraga. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. Selama kehamilan. y Kekerasan dalam rumah tangga. pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. latar belakang pendidikan rendah. dan angka kematian bayi yang tinggi. Usia ibu. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. 3. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. persalinan prematur. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. Askeb Kelompok 12 13 .a. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. infertilitas dan kematian janin. y Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1. b. seperti hipertensi dan diabetes. retardasi mental.

Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. penjaja seks. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV. 3. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi ± psikologik. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1.1. suku asli. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif . Askeb Kelompok 12 14 . waria. spiritual. 5.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. 2. fisik. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda. pekerja migran. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. CD4. HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup. Layanan konseling pra dan pasca tes. 6. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. atau Viral load. sosial.2. Memfasilitatsi perubahan perilaku. laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. 4.

Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu).Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan. sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya. sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. Darah). 2. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol. Askeb Kelompok 12 15 . 2. 3. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. implantasi (akhir minggu ke-1). terapi.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu. Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan o seorang bidan adalah leh hanya mengukur kadar Hb dan gol. Tes darah. hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin. Menyediakan dukungan psikologis. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. organogenesis (minggu ke-4). dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat. Sehingga pada trimester I.2. kira-kira 2 minggu pasca pembuahan ± sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. a. psikologis. 2. Darah pasien saja.

Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil. Rubella. misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat. baik keadaan kurang darah (anemia). Infeksi akibat virus Toxoplasma. bahkan HIV/AIDS. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A.  Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). Selain itu. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. Melalui pemeriksaan darah. leukosit dan hematokrit. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . maka dianggap wajar. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. Syphilis. trombosit. Selama hamil. kelainan darah (thalasemia). y Penyakit lain seperti HIV B. penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb. B. maupun ada tidaknya infeksi. Golongan darah dan faktor Rhesus ibu.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. Akan tetapi ibu jangan khawatir. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. Karena itu. bisa diketahui: y y y Kadar zat besi dalam darah. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. O. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan.. Jika penurunannya tidak terlalu drastis.

Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes.0 mg/dl. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb. apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. Biasanya pada ibu hamil trimester I.  Kadar Hemoglobin. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi.5 mg/dl. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb. Selain dolongan darah. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. terkadang Hb-nya masih normal.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan. alkohol. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu. HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10. Jika Rhesus negatif (-). Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. bila rendah. Karena bila darah ibu RH. perlu diwaspadai adanya anemia. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. bahkan narkotika. Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. b. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+. atau sel darah merah kekurangan zat besi.dan ibu mengandung janin dengan RH+.5-14. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. Tes urin.

Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. terutama pada awal kehamilan.tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin. Nutrisi A. ketidaknyamanan trimester I. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ).2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. 2. komplikasi trimester I. National th Research Council: Recommended Dietary Allowance 9 Ed. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. bisa mengacaukan sistem syaraf bayi. Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. Penggunaan terus-menerus. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan. Washington DC. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 . Food Nutrition Board. National Academy Sciences.2. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya. Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I.

merupaka sumber zat tenaga. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. ikan teri. 2) Karbohidrat. protein. 3) Kalsium. ayam. jus jeruk. kangkung). ikan. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang.  Protein. sayuran daun hijau (seperti bayam. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. ikan. dan susu. nasi. sereal. yogurt. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia. vitamin A. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. yang terdiri atas karbohidrat. Tambahan vitamin. Protein dapat diperoleh dari daging. makanan yang berasal dari biji-bijian. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. telur. karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. dan jagung. kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. ikan sarden. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari. telur. Sumber karbohidrat: umbi-umbian.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. baik B kompleks. dimasa kehamilan. Pada prinsipnya. daging. kacang-kacangan. tempe. merupakan sumber zat pengatur. keju. daging. kacangkacangan (seperti kacang ijo. merupakan sumber zat pembangun. yaitu: 1) Protein. karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. gandum.  Vitamin dan mineral. Pada trimester I. lemak. kacang kedelai). umbi-umbian. dan roti. tahu. vitamin C. karena:  Karbohidrat dan lemak. vitamin D. 4) Zat besi. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . telur. Sumber protein: kacang-kacangan.

Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. jarak kehamilan yang berdekatan. melahirkan dan menyusui. suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. wanita menyusui. Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). dan wanita usia subur pada umumnya.kehamilan. hamil. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. tetapi bukan satu2nya penyebab. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya. Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III. Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. karena fungsi kodrati. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya.

terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. Itu sebabnya. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%. umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. Ovi. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 . tiram. Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati.8 mg per hari. yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk). menurut dr. Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %. ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat. kerang. 5) Asam folat. daging tanpa lemak. dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. anak usia sekolah. buah pinggang. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. lesu dan lemas). Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh. wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin. Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. Bahkan. Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme).4 . Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I). Pada ibu hamil sendiri.adalah anak balita. asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.0. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan. unggas dan ikan. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi.

2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram. Askeb Kelompok 12 22 . ³Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat´. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi. 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7. jelas dr.5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil.  Pisang.  Kacang-kacangan.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina.  Brokoli.  Strawberry. hampir setara dengan sereal. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt. serta hati Sapi (liver). mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat.  Telur. biji bunga matahari.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat. mengandung 14. buah-buahan. mengandung 50 mikrogram Asam Folat.  Gandum. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat.mengalami persalinan prematur.  Bayam. sereal.  Jeruk. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran.  Alpukat. mengandung 100 mirogram Asam Folat. kacang kering dan kacang polong.

bayi lahir mati. pepatah yang mengatakan ³makan untuk dua orang´ tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . Dengan demikian. Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil. Coli. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. 2) Bakteri E. lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. Camembert. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang.6) Lemak. Dapat menyebabkan keguguran. B. 3) Salmonella dan Toksoplasma. bagi wanita hamil. nafsu makan juga meningkat. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. C. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). agar tubuh tidak mudah lelah. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. atau keracunan darah.  Beberapa jenis keju lunak. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. dan minyak. tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba.  Selada. seperti Brie. Sumber lemak: daging. telur.

Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. A. Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit ± kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet.melahirkan. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. juga pada saluran pencernaan. Askeb Kelompok 12 24 . telinga dan jantung. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. Obat-obatan Jika mungkin. makanlah makanan yang mengandung vitamin. hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. buah-buahan dan sayuran b. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. misalnya vitamin C dan mineral.

Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). AMPICILLIN 3. PROMETHAZINE 4. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. L amanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. DOMPERIDONE 2. Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. METRONIDAZOL 5. AMOXICILLIN 2. METOCLOPRAMIDE HCL 3.B. VALACICLOVIR 10. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. NYSTATIN 9. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. PRATHIAZINE THEOCLATE. CIPROFLOXACIN 4. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . COTRIMOXASOL 7. SPIRAMYCIN 8. DOXYCYCLINE B. Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. NYSTATIN 11. C. ANTI EMETIKUM 1. METRONIDAZOLE. ACYCLOVIR 6. diantaranya: A.

NATRIUM DIKLOFENAK D. DERMATOLOGI 1. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. SALBUTAMOL 3. BISACODYL 4. METHYLERGOMETRIN 2. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. ETHINYLESTRADIOL 2. NORETISTERON 6. CALSIUM CARBONAT G. LIDOCAIN HCL 4. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5.C. KETOCONAZOLE H. LOPERAMIDE 2. LYNESTRENOL 4. ALUMUNIUM HYDROXIDE. TRANEXAMIC ACID E. CLOMIFENE CITRAT F. PARACETAMOL 3. RANITIDINE 5. PROGESTERONE 5. HYDROCORTISONE 2. CIMETIDIN 3. MAGNESIUM CARBONATE. MEDROXY PROGESTERONE 3. LEVONOGESTREL. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. DEXTROMETHORPHAN 2. AMBROXOL I. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . ANTI PERDARAHAN 1. ASAM MEFENAMAT 2. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1.

PLACENTAE. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. menambah nafsu makan. ASAM FOLAT 2. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. kehamilan dengan tanda infeksi. segar dan bugar).  Posisi tidur. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah. ZAT BESI 4. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. Pada trimester I. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari.J. CALSIUM LACTATE 5. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. EXT. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini.  Hubungan intim selama hamil. VITAMIN 1. Namun. kehamilan dngan perdarahan. Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil.

Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual.rahim). Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. atau keluar darah. sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. Pakai BH yang menyokong payudara ibu. yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering dan ). maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. Diantaranya rasa nyeri. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. memakai pakaian dalam yang bersih. d. atau dengan cara coitus interuptus. Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. Askeb Kelompok 12 28 . kontraksi. Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi.

Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. Karena payudara menegang. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. Dan sebagai seorang bidan. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . 2. area genitalia/lipat paha. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik.2. h. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. sensitif. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. f. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. keluarganya. dan menjadi lebih berat.e. g. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. maupun petugas kesehatan.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. Perubahan anatomi pada perut. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan.

terhadap masalah dan faktor resiko d. A. nomor/usia kehamilan dan masalah. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. S = subjektif. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. b. wawancara mengenai umur. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya.2. O = objektif. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin. dll. tungkai bengkak. P = penyuluhan. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. B. c. misalnya antara bagian ke bidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. perut ibu sangat besar. 2. P = penilaian. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 . tinggi badan rendah. misalnya muka/bibir pucat.

b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D.2. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula.b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. C. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. 2. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 .

kehamilan ektopik. Perdarahan pervaginam. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. dan mendukung kemajuannya. dan hiperemesis gravidarum. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. penyakit radang pelvik. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. kehamilan mola. Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. abortus. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. hipertensi gestasional. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. preeklampsia dan eklampsia. preeklampsia dengan hipertensi kronik. c. apendisistis. hipertensi gravidarum. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. b. solusio plasenta. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan.a. dan kehamilan ektopik. infeksi saluran kemih. gastritis. nyeri perut bagian bawah. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 . penyakit kantong empedu. serta hipertensi kronik. ataupun karena sistitis. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat.

b. anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur. Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness.Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. Askeb Kelompok 12 33 . sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. serta makanlah selagi hangat. akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun.

dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. kalsium dan magnesium dalam tubuh. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium.Oleh karena itu. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik. Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. c. Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan.

Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. f. hal ini karena adanya perubahan hormone. bidan atau dokter. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan. Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). Askeb Kelompok 12 35 . d. Konsumsi buah prem atau jus prem. Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. e. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. karena prem merupakan laktasif ringan alami. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia.

teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik. Berbagai keluhan ini mencakup: y y Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. daun seledri. dan mengandung serat alami (misal selada. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi.- Istirahat cukup. mekanisme yang baik. berjalan setiap hari. Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. pelunak feses. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak menunda defekasi. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. Konsumsi laksatif ringan. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. mempertahankan postur yang baik. kulit padi). Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon. mengacuhkan ³dorongan´ atau - Lakukan latihan secara umum. Puting susu mungkin terasa gatal dan y Askeb Kelompok 12 36 . Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. - Makan makana berserat. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. - Minum air hangat (misal air putih. meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) y y y Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI).

Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan.nyeri. Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. Pengaruh obat terhadap janin c. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda ± usia ibu 12-19 tahun) d. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. y Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan. Mual dan muntah b. Kebutuhan nutrisi Peran bidan y Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi. Askeb Kelompok 12 37 . y Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. d.

mengkonsumsi alkohol. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. 2. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. stigma sosial. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu. Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada.2. f. Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya. dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. kulit menjadi lebih berminyak. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri. g. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . obat bebas . rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut.e. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS
y

Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya

y

AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan

y y

AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain

y

Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain

y

AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat.
Askeb Kelompok 12 41

3. dan nifas. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. 2. laktasi. 2. persalinan. kala nifas. 3. kehamilan. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. tidak hanya fisik tetapi juga mental. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . dan nifas. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. Tujuan khusus adalah: 1. persalinan. persalinan. kala nifas. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. dan aspek keluarga berencana. 4. Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. persalinan. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. dan masa nifas. persalinan. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. nifas dan laktasi. 4.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan. persalinan. dan nifas. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. persalinan.

Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. 1999). dan sesudah 36 minggu (Sarwono. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu). Walaupun demikian. pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan.C. sesudah itu. Askeb Kelompok 12 43 . dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. 2006). Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I ± sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah.

3.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a. 2. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif. Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi. Askeb Kelompok 12 44 . Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit.

Meskipun demikian. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. b. c.  Hitung Darah Lengkap a. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi. Askeb Kelompok 12 45 . Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. Meskipun demikian. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. d. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya.b. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan.

Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella. Pada minggu ke-16 gestasi. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal. misalnya.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B.. sirosis atau keduanya. pneumonitis. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. ³Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis. ketulian.  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital.000 per .´ (Divisi Kesehatan Oregon. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler.  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan. hepatitis. lesi pada mata. meskipun nilai antara 100.L.e. 1994) Askeb Kelompok 12 46 . penyakit jantung. anemia.. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi.000 per mL dan 150. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil. yaitu sebanyak 25%. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain.sampai 90%. Hitung trombosit harus diatas 150.. defek tulang.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit.

Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid. b. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%.  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 . Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya. atu Mediterania. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD. 1995).  Prosedur dan Tes Khusus a. Asia. Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis.

bukan vaksin BCG. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. a. Tambahan energy pada trimester ini 300. 2. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. kebutuhan uterus. Askeb Kelompok 12 48 . Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan. dan perumbuhan jaringan lemak.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. c. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. Selain itu. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. terkadang diperlukan tambahan makanan. b. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. Namun. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir.350 Kkal/hari. Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. gigi berlubang.3. pertumbuhan jarinagn mamae.

mudah berdarah bila kena sentuhan. Pada saat hamil PH vagina lebih basa. permukaan licin mengkilat. berwarna merah menyala. konsistensi linak. Hal yang harus diperhatikan saat mandi: y y Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih. Perawatannya bisa dengan: y y y y y Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa. karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina: y y y Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin y Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. dan menghilangkan kotoran. 49 .  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter. menyegarkan.

karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. Perawatan rambut. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil: y Maternity briefs atau grandma pantiens. c. Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. Aktifitas pada masa kehamilan y Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . d.  Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. Apabila datar atau masuk. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi. cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu. Jaga kebersihan BH. bersih. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. y Bikini pantiens. Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. dan nyaman. yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek.

b. y Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. Posisi miring ke sebelah kiri. dan renang. menambah nafsu makan. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a. Posisi duduk. a. Posisi terlentang. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 . namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. dan membuat nyenyak pada saat tidur. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. y Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. c. Dll. Posisi wanita diatas. y Posisis tidur Pada trimester ini. b.Dapat membantu sirkulasi darah.

Posisi berlutut. c. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 .memerlukan banyak gerakan. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal. f. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. Posisi berbaring miring. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d. Posisi berbaring miring berhadapan. e.

Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. istri banyak memegang peranan. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. istri duduk di atas kaki suami. g. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini. Anda memunggungi suami. Caranya. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan.Posisi ini. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 . setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. kedua pasangan duduk bersama diranjang. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul.

gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki. Panggul janagan miring ke depan atau belakang.y Mobilisasi. jangan condong ke depan. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)   Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama. ke belakang. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. kemudian badan agak dicondongkan ke depan. Berdiri   Kepala tegak dagu masuk. tetapi jangan terkunci   Regangan bagian atas kepala ke langit-langit   Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1.   Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu   Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan   Jaga lutut lurus. 2.   Pijakan kaki kea rah yang sama. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. Bangun dari tidur   Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba. body mekanik a. Miringkan badan ke posisi akan turun.   Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. Namun. atau miring ke samping. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 . Bangun dari duduk   Sama halnya dengan bangun tidur. 3.

Lakukan geraka ini seenak mungkin. Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas   Ibu hamil tidak duduk terlalu lama. otot pun bisa rileks   Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai. Jika tidak. maka menyampinglah ke salah satu sisi.menumpu.   Bila bangkit dari duduk di lantai. Askeb Kelompok 12 55 . bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. Mengangkat beban   Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. Dengan demikian. akan tersa sakit. untuk berjalan-jalan sebentar. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. Duduk di kursi / lantai   Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. saat duduk. Jiak tak sampai. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu. begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. 4.   Sebaiknya. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. 5. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. Pokoknya.

tekuk lutut dan pinggul. Sebelum mengangkat benda. pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. jaga punggung tetap lurus. Pseudoefedrin. Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol. b.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg. c. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi.3. defenhidramin dan obat gosok.  Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut. pektin. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. dan disertai oralit. Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. dextrometorfan. klorfeniramin (CTM). Obat influenza Yang mengandung guanifenisin. Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 .3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a. e. d. 2.

Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain y Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi. pengaruh hormon relaksin plasenta. dan ranitidin. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 . simetidin.Temuan Pengkajian y y y Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c. Implikasi Keperawatan y Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab y y Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari y Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral.Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon. antasid. daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi.

Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total. sehingga flatus dapat dikontrol.3. Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. seperti kubis atau buncis. 2. b. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 . Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu y Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter y y y Berikan pelunak feses. dan dia hamil dengan hanya satu janin. bukan hanya berat badannya. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang. Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga. Jika dia awalnya kelebihan berat badan.4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a.

Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin. c. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. Meskipun jarang terjadi. mempengaruhi perkembangan otak. Berdiri untuk waktu yang lama. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. tingkat aktivitas. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. Mual di pagi hari. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan.mana dia memulai kehamilan. f. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. d. e. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. aborsi spontan.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 . atau menyebabkan kelahiran prematur. membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. kehamilan ektopik. mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut.

Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan. 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. teman dan tenaga kesehatan.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat.3. 2.  Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna.yang diperoleh dari keluarga. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 . 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28).

2.5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. y Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 .1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah: y Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan.4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2.3 per 24 jam. Tetapi dapat terjadi sebelumnya. misalnya pada mola hidatidosa. Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan. proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0. Pada spesimen urin 24 jam. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat. 2004). Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi.4. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . dan imunisasi TT1.

Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. 6. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk. Usia kurang dari 25 tahun. Berat badan sebelum hamil normal. pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . 2. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. 3. 5. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. Karakteristik risiko tingggi: 1.atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. Adanya glukosuria. Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. Mengalami kegemukan 2. 4. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia).

yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin. y Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht). Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. konsentrasi hemoglobin darah (Hb). Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan. dan jumlah eritrosit. volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37. Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan.darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb.5 g/dl). tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi. pada titik puncaknya. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi.6 g/dl) pada pemeriksaan pertama. Askeb Kelompok 12 63 . kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11. Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II.

Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12. letih. pendarahan post ± partum. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g ± persen. kurang nafsu makan. meskipun tak disertai pendarahan b. lahir prematur. Kalori dibutuhkan untuk energy.0 10.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a. Askeb Kelompok 12 64 . Kematian bayi dalam kandungan. pusing.0 33 32 33 2. Makan (diet) ibu hamil y Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. 400 Kkal.4. Pada ibu Pucat. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan.5 11. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. rasa lemah. Pada janin Abortus.DAMPAK ANEMIA a. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan.

yang dapat Askeb Kelompok 12 65 .y kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. telur. b. Zat besi banyak terkandung dalam daging. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. kacang-kacangan. Salah satu contohnya adalah efedrin. tetapi manfaat diperkirakannya diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. sereal. misalnya penisilin. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. parasetamol. pada situasi klinis tertentu. y Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. y Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. Contoh: karbamazepin dan fenitoin. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. y Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. CTM. dan sayuran hijau. hati. manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. tetapi belum ada studi pada manusia. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. kafein. codein y Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin: y Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dapat menembus plasenta. Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat. dan kemungkinan teratogenik. perdarahan neonatus. pada trimester I. antipiretik (terhadap demam). perpanjangan masa kehamilan. Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1.II maupun trimester III.menyebabkan kardiovaskuler.II dan III. Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. oenurunan berat badan lahir. Dapat menembus plasenta. 3. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. kelainan susunan saraf pusat. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal. Ibuprofen. Efek analgesiknya sama dengan aspirin. dan anti-inflamasi (peradangan). Askeb Kelompok 12 66 .

obat sedative. hipertensi pulmoner pada janin. obat ini harus digunakan secara hati hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. Kategori D pada trimester III. terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. y Hindari pemberian obat polifarmaka. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. misalnya merokok. menambah nafsu makan. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. OAD. y c. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. y Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. Konseling yang diberikan antara lain: y y Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . alcohol. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot. penutupan duktus arteriosus secara premature. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya.

Kedua tangan di perut samping. 2. Kedua tangan di perut samping. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah) y Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. 4. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. pembuluh darah dan paru. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. menguatkan otot-otot. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. Berdiri. dan lengan lurus kesamping saat mundur. Berdiri. Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. Askeb Kelompok 12 68 . Berdiri.1. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. Berdiri. kedua lengan ke atas. 3. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. gerakan tungkai sama. kemudian mundur tungkai kanan. Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti y Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. mengurangi risiko cedera.

Posisi tidur telentang. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri.1. 5. Lakukan selama 4 kali. kedua tangan disamping. lakukan bergantian. kaki diluruskan. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. Posisi sujud. Duduk bersila. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. pegang kursi sekuatnya. tangan disamping. silangkan tungkai. Kaitkan kedua lengan ke belakang. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. Duduk bersila. tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. 2. Kaitkan kedua lengan ke depan. Four point knealing. 7. Tidur telentang. 6. kedua tangan di bahu putar ke arah depan. 10. badan lurus. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat. kedua kaki ditekuk. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. y Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. 9. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . lakukan 4 kali 8. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. angkat satu tangan lurus. 3. Duduk tegak. 4. dada menempel di lantai.

y Pernafasan Diafragma Telentang. y Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung. tangan di dada. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada. mengatasi stress. lutut ditekuk.Tungkai dan kaki. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt. lutut ditekuk. genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. Askeb Kelompok 12 70 . relaks. pernafasan cepat. d. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu. hembuskan lewat celah bibir. y Pernafasan Dada Telentang. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung.Mempercepat relaksasi. lepaskan. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit. telentang/miring.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan. lambat kembali 30x/ menit.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung. Frekwensi 8x/menit.stress dan pernafasan diafragma/perut. percepat 60x/mnt. tangan di atas perut. kembangkan dada sampai tangan. terangkat tahan 1-2 detik. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan. kombinasi. pernafasan dada. hembuskan cepat dengan mulut terbuka.

lepaskan. karena semakin datar. kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. Perut dan dasar panggul. tidak ketat. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. Hindari tidur dengan posisi datar.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. tahan beberapa detik. Bila sukar tidur terlentang. Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. Karena itu. g. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar. telentang/miring. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak. f.luruskan kaki (dorsi fleksi). Selama trimester terakhir. e. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak. Seluruh tubuh. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. jangan pada tempat yang sesak dan ramai.

Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. dan menjadi lebih berat. 2. umumnya rawan terkena diare. Stocking yang ketat sebaiknya dihindari. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. pengaruh hormon relaksin plasenta.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas. Karena payudara menegang. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. b. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. pada umur kehamilan berapapun. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Diare Bila sedang hamil. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a. sensitif. h. sebaiknya dilakukan secara hati hati dan benar.4.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari.

5.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3. Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4. 2. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1. misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit.4. b. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Tujuan Rujukan y Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya y Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal.2.

persalinan dan nifas c. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : y Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim y Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga. Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. Askeb Kelompok 12 74 . c. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. b.4. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. 2. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan.y Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a.

c. y Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir. Dan koitus tidak dibenarkan bila: y y y y Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. Askeb Kelompok 12 75 . sehingga menjadi lebih sering mandi. Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat.b. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. Selama trimester ketiga. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. e. dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. Yang menjadi penyebabnya adalah: y Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan.

saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 . biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. 2. dan secret vagina. Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual. Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS.f.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). semen. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan.4. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat. Setelah diawali dengan infeksi akut. bahkan bisa lebih lama lagi. Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama.

Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS). Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %.86 %. perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis.20%). atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. parus preterm. Askeb Kelompok 12 77 . Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan. zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric. bayi lahir mati. Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta p ada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. dan abortus spontan.1996). dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. disertai dengan hak pasien untuk menolak. ritonavir. y Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel.

atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. ISR dapat dibedakan menjadi: y Infeksi menular seksual. sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. dan infeksi HIV. Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. herpes genitalis. ulkus mole. Berdasarkan penyebabnya. sifilis. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument. y Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan.y Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. Askeb Kelompok 12 78 . Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. kondilomata akuminata.  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. y Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan. misalnya gonore. virus. trikomoniasis.

serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID). Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. tidak dapat bertahan lama di udara bebas. kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi.perdarahan antar masa haid dan menoragia. Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya. umumnya ditransmisikan selama proses persalinan. cepat mati pada keadaan kering. Askeb Kelompok 12 79 .keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0. dan infeksi pascapersalinan. Pada tahap lanjut. korioamnionitis.8 m dan bersifat tahan asam. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix. Pada pemeriksaan. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C.Jenis IMS/ISR 1. dan tidak tahan zat desinfektan.

disuria. perdarahan. biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks.dan nyeri panggul. gatal. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. Askeb Kelompok 12 80 . untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %). 3. Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan. Oleh karena itu. kelahiran premature dan kematian perinatal.Oleh karena itu. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. dan iritasi. Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. 2. Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT).

dan mycoplasma hominis). BBLR. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut: y Cairan vagina homogeny.bau (50 %). kelahiran premature. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature. Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. BBLR. Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2 O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. persalinan premature. Gardnerella Vaginalis. Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. korioamnionitis. dan edema atau eritema (22-27 %). terutama pada waktu/setelah senggama. 4. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. putih keabu-abuan.dan melekat pada dinding vagina. y y PH vagina >4. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) y Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil. dan abortus. endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar. Mobiluncus Spp.5.

6. Terapi dapat dipertimbangkan. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan.5. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV). mukosa. Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. 7. terutama pada pasien simptomatik. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan. hingga susunan saraf pusat. Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. mulai dari kulit. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. jantung. Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh.

Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. BBLR dapat dijumpai pada: y y y y y 10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. pneumonia neonatus. dan retardasi mental). dapat ditemukan pada: y y y 20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). Askeb Kelompok 12 83 . dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas. Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh: y y y y 40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. lamanya infeksi. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer.dengan pasangan yang telah terinfeksi. 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. Kematian janin.

kemana harus datang y Menurut WHO (JHPIEGO. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya. N: 72 x/menit.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan y Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda melahirkan inpartu.4. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya.1 Kasus Trimester I Ny. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur.50 C.5. 2. S: 36. Sehingga ibu malas untuk makan. HPHT 07-09-2010. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. Askeb Kelompok 12 84 .2.5 Contoh Kasus 2. R: 20 x/menit. B usia 25 tahun.

Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. Sehingga ibu malas untuk makan. Pengumpulan Data Subjektif y Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny.  Mengalami pusing pada saat bangun tidur. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan. Askeb Kelompok 12 85 .Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. kec: Pasir hayam. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas. M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03.

Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e. Assesment  Diagnosa fisiologis. Keadaan umum: kompos mentis b.50C c.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I. Tanda. Pengumpilan data objektif a. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan. Askeb Kelompok 12 86 . Pemeriksaan umum: y y y y y Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d.tanda vital: y y y y TD: 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. cara mengatasi mual-muntah. serta pusing saat bangun tidur.  Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0 A0. gravida 9-11 minggu. dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur.

2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan). Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis. TD: 110/90 mmHg. Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil. yaitu 4 minggu kemudian. 2.5. teraba keras.4. usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari. S: 37. (Ibu mengerti). dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan).  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur.10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak. Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital.

persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas.Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu.  Mengalami pusing. A 31 tahun buruh bangunan : Ny. Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan. kec: Pasir hayam. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. N : 25 tahun : ibu rumah tangga : pasir hayam RT/RW 02 / 03. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 Suami Tn. kab: .

Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c. Pengumpilan data objektif a. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Assessment  Diagnose :G2PIA0. gravida 22 minggu 3 hari. hidup. Tanda. Askeb Kelompok 12 89 .tanda vital: y y y y Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37. Pemeriksaan umum: y y y y Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak.Penyakit kronis : tidak ada 2. teraba keras. intera uterin dengankeluhan fisiologis. Keadaan umum: kompos mentis b. Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul y y Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. janin tunggal.

4.3 Kasus Trimester III 1. cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama. seorang ibu rumah tangga. 2. A. S: 36. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya). Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. N: 78 x/menit. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal. HPHT 1 April 2010. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan. Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 . Kasus 1: Ny. R: 21 x/menit.2oC. A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). Pengumpulan data subjektif Nama: Ny.5. ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu. Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu.

Pemeriksaan laboratorium y Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. Oedema: tidak ada Reflex patella: + d. Xyphoideus dan pusat y Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: tidak ada b.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y y y y Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Keadaan umum: compos mentis Tanda.Riwayat kehamilan. kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 . Pengumpulan data objektif a. Mata: konjungtiva pucat. Pemeriksaan khusus obstetric: y Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc. b. Lidah : pucat. kotor.2 oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c.

 Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu. gravid 31 minggu.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. Ibu mengeluh sering sakit kepala. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 .  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. y Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c. Kasus 2 Ny. HPHT 7 April 2010. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. Ibu bersedia.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. B. 2. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Ibu mengerti. Assesment  Diagnose : G1P0 A0. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. teraba keras. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya. Ibu mengerti.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat. seorang ibu rumah tangga.

2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan.1. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. b. 2. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36. Mata: konjungtiva merah muda 93 . Pengumpulan data objektif a. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y Askeb Kelompok 12 Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan. Keadaan umum: compos mentis Tanda.

y y

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium
y

Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl
y

urin Protein urin: +

e. Pemeriksaan khusus obstetric:
y

Inspeksi: 
Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi

pundus

uteri:

pertengahan

antara

proc.

Xyphoideus dan pusat
y

Palpasi: 
Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang

melenting 
Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan

disebelah kanan perut ibu. 
Leopold

III: bagian terbawah

janin

masih

dapat

digoyangkan, teraba keras. 
Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas

panggul.

y

Auskultasi: 
DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment 
Diagnosa : G1P0 A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine

dengan preeklampsi ringan. 
Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah

4. Planning 
Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami

preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami. 
Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan

tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. 
Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah

garam. Ibu memahami penjelasan. 
Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi

pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti. 
Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu

mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

P Budi. Buku Pintar Kehamilan. USA: Mosby Ronosulistyo. 2006. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. Kehamilan yang Didamba. Peggy Sherblom.pkmi-online.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti. 2006. Women¶s Health During The Childbearing Years.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat. Hanny dan Amiruddin Aam. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih. Miriam.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id. Yogyakarta: Oryza Cunningham.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard. M.Novaria & T. 2008. Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson. Gary.wordpress.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan. Obstetri Williams edisi 21.bayisehat. dkk. 2007. 2003. 2006. 2007. Dwi dan Akhsin Zulkoni. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan. Senam Hamil & Ballita. 2009.blogspot. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. Tips Serdas Dalam Kehamikan.html http://wongapik.wikipedia.DAFTAR PUSTAKA A..T.html http://www.html http://www.I. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai. 2001. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas .pdf Askeb Kelompok 12 97 . Endang Susilowati. Jakarta: EGC Depkes RI.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful