BAB I PENDAHULUAN MENGEMBANGKAN PERENCANAAN ASUHAN YANG KOMPREHENSIF

1.1 Latar Belakang Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita. Masa ini juga merupakan tahap penyesuaian sebelum memasuki masa menjadi seorang ibu. Dan pada masa ini terjadi berbagai perubahan baik secara fisik maupun secara psikilogis sehingga kebutuhannya pun akan berbeda dengan saat sebelum hamil. Disitulah peran bidan sangat dibutuhkan terutama dalam memberikan asuhan yang komprehensif yaitu asuhan yang menyeluruh kepada ibu hamil dengan tujuan untuk menjaga dan meningkatkan mensejahterakan kesehatan ibu dan janin. Dalam mengembangkan asuhan yang komprehensif hal perlu diperhatikan adalah:  Menetapkan kebutuhan tes labolatorim  Menetapkan kebutuhan belajar  Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan  Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya  Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance  Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.2 Tujuan 1.2.1 Tujuan Umum Agar dapat merencanakan asuhan secara tepat dan berkesinambungan, sehingga klien mendapatkan kepuasan terhadap asuhan yang diberikan dan untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin
Askeb Kelompok 12 1

1.2.2 Tujuan Khusus  Untuk menetapkan kebutuhan tes labolatorium  Untuk menetapkan kebutuhan belajar  Untuk menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga professional lainnya  Untuk menetapkan kebutuhan konseling spesifik atau anticipatory guidance  Untuk menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Untuk menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan.

1.3 Metode Penulisan Dalam pembuatan makalah ini, penyusun menggunakan beberapa metode penulisan, yaitu: 1. Tinjauan pustaka Tinjauan pustaka dilakukan dengan mangambil bahan-bahan materi dari buku-buku yang berkaitan. 2. Pranata luar (internet) Pranata luar atau internet dilakukan dengan melakukan browsing di internet yang berkaitan dengan materi makalah. 3. Konsultasi Konsultasi dilakukan dengan dosen pembimbing.

Askeb Kelompok 12

2

BAB II ISI

Yang harus dilakukan oleh seorang bidan dalam melakukan asuhan yang komprehensif yaitu: 2.1 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Pada Masa PraNikah/Pra-Hamil 2.1.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Cek Kesehatan Di Masa Prakonsepsi Pemeriksaan kesehatan selama masa prakonsepsi perlu dilakukan. Dengan alasan pemeriksaan ini bisa mendeteksi gangguan yang mengancam selama ibu hamil dan bersalin serta kesehatan janin. Yang perlu diperiksa di masa prakonsepsi sebagai berikut:
y y y y y

Riwayat penyakit dan genetik (jika usia calon ibu di atas 35 tahun) Siklus haid, alat kontrasepsi Pemeriksaan klinis (berat badan, rongga panggul dan pap smear) Tes laboratorium darah dan urin Pemeriksaan penunjang (TORCH, HIV/AIDS, ACA-Anti Cardiolipin Antibody)

y y

Imunisasi, jika perlu Pemberian vitamin prenatal yang mengandung asam folat

Semakin penting diperiksa selama prakonsepsi jika:
y y y

Usia calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda di atas 35 tahun Calon bunda punya penyakit jantung, hipertensi, diabetes, asma, penyakit organ reproduksi (miom, kista, endometriosis), kelainan Rhesus darah dan lainnya yang bisa mempengaruhi kehamilan dan janin

Askeb Kelompok 12

3

harga dan sedikit waktu tidaklah ada artinya. seperti adanya laporan seorang ibu yang mengalami obesitas meninggal saat melahirkan karena dia langsung hamil sesaat setelah menikah. Seharusnya kasus-kasus seperti ini dapat diminimalisasi bila sebelumnya sang pengantin menjalani tes pra nikah. Agar bila nantinya ditemukan adanya masalah. Askeb Kelompok 12 4 . padahal keluarga kedua belah pihak terus-menerus menuntut adanya keturunan. calon pengantin dapat melakukan terapi dan telah selesai sebelum hari H tiba. Tes pra nikah diliat dari benefitnya. nggak punya waktu sampai ketakutan apabila nantinya ada masalah. Ada beberapa tes yang mencangkup tes pra nikah. Tes ini sebaiknya dilakukan 6 bulan sebelum dilaksanakannya pernikahan. Sedangkan ada beberapa kasus dimana pasangan yang tidak menjalani tes pra nikah akhirnya malah menemukan masalah serius ketika telah menikah. Alasan lain yang sering diutarakan adalah mahalnya biaya tes (padahal anda mau dan mampu untuk melaksanakan pesta yang meriah). Padahal hanya sedikit dimana ketika calon pengantin menjalani tes pra nikah dan ditemukan masalah kemudian mereka akan berpisah. Ada lagi laporan dimana sang suami tidak dapat melakukan hubungan suami istri dikarenakan adanya suatu penyakit tertentu. calon pasangan akan meninggalkannya.y Calon bunda belum pernah terkena penyakit rubella atau belum mendapat imunisasi rubella y Ada riwayat penyakit yang diturunkan secara genetika di keluarga besar y y Mantan pecandu narkoba Bekerja di lingkungan yang rawan polusi zat berbahaya seperti laboratorium Menderita penyakit menular seksual y Belum begitu banyaknya calon pengantin yang sadar untuk menjalani tes pra nikah karena beredarnya stigma klise ³mau menerima pasangan apa adanya´.

Misalnya salah satu dari anda ada yang mandul. apakah tetap meneruskan pernikahan dan siap menanggung akibatnya atau Askeb Kelompok 12 5 . Sedangkan untuk laki-laki adalah tes sperma. Banyaknya perkawinan antar ras yang belakangan terjadi menjadikan tes ini penting untuk dilakukan. rubella. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi hasil dari tes yaitu keadaan rahim. untuk mengetahui kualitas dan kuantitas spermanya. * Torch Tes ini khusus untuk calon pengantin wanita dimana bertujuan untuk mengetahui apakah kita memiliki bawaan virus toxoplasma. tes yang dilakukan adalah tes kemampuan berovulasi (mengeluarkan sel telur). Keputusan mutlak ada di tangan anda bedua. keadaan psikologis dan gaya hidup. cytomegalo atau herpes. gula darah dan hepatitis. Selain tes-tes diatas bisanya tes pra nikah juga dibarengi dengan tes darah. urin . * Tes Kesuburan Untuk wanita. Virus-virus ini tidak berdampak pada kita tapi berdampak pada calon bayi kita nanti. Tentunya lebih baik mengantisipasi daripada menyesal belakangan karena pasangan anda merasa dibohongi. Bukankah jujur didalam suatu pernikahan itu adalah penting?! Jika hasil tes anda tidak sesuai dengan harapan anda.* Tes Rhesus Darah kita orang asia memiliki rhesus positif pada umumnya dan rhesus negatif biasanya dimiliki oleh orang Eropa. Persilangan kedua rhesus dapat mengakibatkan keguguran berulang-ulang dikarenakan sel darah kita akan memakan sel darah janin. umumnya masih didahulukan tes toxoplasma dulu karena kasus rubella dan cytomegalo masih jarang ditemukan di Indonesia. Tes Torch di Indonesia masih relatif mahal.

dikhawatirkan nantinya dia tidak bisa berhubungan seks. Dalam hal ini penting diketahui. Jangan mengikuti emosi dan perasaan. Sebaiknya anda menunjuk orang ketiga yang netral seperti penasehat pernikahan atau tokoh pemuka agama anda untuk memberikan pandangan kepada anda. pemeriksaan kesehatan prakonsepsi dilakukan dengan dua tujuan. calon suami akan dicek apakah penisnya ada kelainan atau tidak.malah sebaliknya: membatalkan pernikahan. karena inti dari pemeriksaan ini adalah untuk kebahagiaan pasangan yang bersangkutan. disarankan agar melakukan pemeriksaan USG (ultrasonografi). Pertama. Umumnya. jika usia calon suami sudah lanjut. Apabila sebelum menikah diketahui calon suami menderita hepatitis. bahwa tidak akan ada periksa dalam atau pemeriksaan panggul seperti yang biasa dilakukan ginekolog. Hal-hal seperti ini tidak boleh disembunyikan. Periksa dada pun tidak. Sebenarnya. Apabila ingin mengetahui ada tidaknya kelainan pada organ reproduksi. karena dengan USG ini. Askeb Kelompok 12 6 . Pastikan kita telah mempertimbangkan secara matang untung-ruginya. maka calon istri akan diimunisasi dulu. memeriksa semua penyakit menular dari pihak lakilaki dan perempuan. termasuk penyakit yang ditularkan lewat hubungan seks (PMS atau Penyakit Menular Seksual). penyakit menular yang dicek adalah hepatitis B dan TB (Tuberkulosis). sedangkan calon istri dicek punya vagina atau tidak. dapat menemukan adanya kista atau tumor di rahim. Sebagai catatan. Kalau ya. Jadi. sebaiknya dicek apakah mengidap diabetes mellitus atau tidak. Tujuan kedua pemeriksaan ini untuk memastikan apakah mereka bisa melakukan hubungan seksual atau tidak.

Pada usia kehamilan itu. seperti talasemia (sejenis anemia atau kurang sel darah merah yang diturunkan). atau epilepsi berat. Dilihat dulu faktor risiko yang ada. Tapi. Bila calon ayah belum menjalani pemeriksaan pranikah. janin masih kecil. Kemungkinan 25% itu adalah angka populasi. Idealnya pemeriksaan pra-konsepsi dilakukan sebelum sepasang pria dan wanita melakukan hubungan seks. tumor otak.Target pemeriksaan kesehatan prahamil adalah bayi dan calon ibu sama-sama sehat. maka satu di antaranya pasti talasemia. Akan dicek juga kondisi-kondisi yang bisa menyebabkan calon ibu meninggal kalau melahirkan. kemungkinan yang akan terjadi pada anak-anaknya juga dijelaskan. namun bisa juga tidak. Paling tidak. Seandainya. sehingga pengguguran tidak akan berbahaya bagi ibu. harus siap menghadapi kemungkinan tersebut. seperti si kecil tidak punya tulang tengkorak. kemungkinan si kecil terkena talasemia sekitar 25%. Boleh juga 1-2 bulan sebelumnya. Misalnya. dokter bisa melakukan safe abortion. Jika salah satu pasangan membawa gen penyakit. misalnya. Jadi. ini tidak berarti kalau jumlah anaknya empat. lalu menular lagi ke anak. tidak semua orang perlu melakukan serangkaian pemeriksaan. apakah punya kelainan jantung. maka lakukan deteksi saat usia kehamilan antara 12-16 minggu. Anda tidak melakukan pemeriksaan prahamil plus konseling genetika karena tidak sempat atau fasilitasnya kurang memadai. ini saatnya mengecek semua kemungkinan adanya infeksi. bisa kena. Askeb Kelompok 12 7 . Jadi. calon ayah tahu persis bahwa kehamilan istrinya sangat berisiko dan bisa mencelakakan istri dan bayinya. Tapi. Pemeriksaan prahamil pada calon ibu difokuskan terhadap kondisi kondisi yang bisa mengganggu kehamilan dan membuat anak cacat atau tertular penyakit. Bila dengan USG ditemukan adanya kelainan bawaan mayor yang multiple . Umumnya. Dengan begitu. Jangan sampai penyakit calon ayah menular ke calon ibu. pemeriksaan prahamil bisa dibilang termasuk konseling genetika.

Dengan kata lain kualitas bayi yang dilahirkan sangat tergantung pada keadaan gizi ibu sebelum dan selama hamil. Rumusnya adalah: Berat Badan (Kg) / Tinggi Badan2 (m) Berikut ini adalah tabel (pickard. DPT dan TT (tetanus toksoid). wanita harus yakin bahwa berat badannya berada dalam parameter normal. dan obesitas kesehatan.Pemeriksaan prakonsepsi yang dianjurkan pemerintah hanya pemeriksaan fisik secara umum dan pemeriksaan laboratorium rutin untuk darah dan urin. cukup bulan dengan berat badan normal. Oleh karena itu sebelum hamil. infertilitas Bahaya kesehatan jangka panjang 20-25 diinginkan Rentang ideal untuk 22. Nutrisi Status gizi ibu sebelum dan selama hamil dapat mempengaruhi pertumbuhan janin yang sedang dikandung.1. Bila status gizi ibu normal pada masa sebelum dan selama hamil kemungkinan besar akan melahirkan bayi yang sehat. Indikasi parameter yang normal bisa dihitung dengan indeks Quetelet atau sering disebut indeks masa tubuh (IMT). Rasio BB Indeks Quetelet Efek terhadap berat badan <20 berat badan Risiko amenorrhoe 19.3=58 Kg kehamilan dan kesehatan jangka panjang 26-30 Askeb Kelompok 12 obesitas Risiko ringan terhadap 27. 2. Sedangkan imunisasi yang disarankan adalah hepatitis B.5=51 Kg dibawah normal meningkat.2 Menetapkan kebutuhan belajar A. 1984) yang memperlihatkan efek dari BB rendah.7=72 Kg 8 . BB normal.

3=80 Kg Selain itu. 2. kematian neonatal. perlu juga ditambah dengan makanan yang mengandung asam folat. Terhadap ibu: gizi kurang pada ibu hamil dapat mengakibatkan risiko dan komplikasi antara lain: anemia. Askeb Kelompok 12 9 . perlu untuk menyeimbangkan gizinya sebelum hamil. Faktor risiko pada ibu hamil yang obesitas: 1. Meningkatnya risiko pre-eklampsia 2. berat badan ibu tidak bertambah secara normal. persalinan sebelum waktunya (prematur). selain makan 4 sehat 5 sempurna. dr. pendarahan setelah persalinan serta persalinan dengan operasi cenderung meningkat. anemia pada bayi. Kekurangan asam folat sangat berpengaruh pada perkembangan sistem saraf utama otak dan tulang belakang janin. Kematian intrapartum/IUFD (mati dalam rahim) dan lahir dengan berat badan rendah (BBLR).moderat >30 obesitas berat kesehatan Risiko masalah menstruasi dan komplikasi kehamilan meningkat Bahaya kesehatan jangka panjang 30. abortus. cacat bawaan. "Asam folat memang berperan penting pada fase awal pembentukan janin. berikut ini merupakan faktor risiko yang dapat terjadi pada ibu yang mengalami kekurangan gizi baik sebelum maupun selama kehamilan: 1. Terhadap persalinan: pengaruh gizi kurang terhadap proses persalinan dapat mengakibatkan proses persalinan sulit dan lama. 3. Terhadap janin: kekurangan gizi ibu hamil dapat mempengaruhi proses pertumbuhan janin dan dapat menimbulkan keguguran. aspiksia. Gangguan trombo-embolisme Untuk ibu yang merencanakan kehamilan. pendarahan. Dwiana Ocviyanti. bayi lahir mati." kata Dr. yaitu pada fase pembentukan sistem saraf pusat. terkena penyakit infeksi.

anensefali. ³Bayi mengalami kelainan pembuluh darah. Padahal. Itu sebabnya. Kekurangan Asam Folat menyebabkan bayi lahir dengan Bibir Sumbing. Kematian bayi ini masih belum diidentifikasikan penyebabnya karena belum adanya data. Karena itu. Down¶s Syndrome. Di Indonesia sendiri belum ada data pasti berapa prevalensi adanya penyakit kelainan sumsum tulang belakang. cukupi asam folat sejak sebelum hamil. ³Kebanyakan Pasutri (Pasangan Suami Istri) tidak pernah merencanakan kehamilan. idealnya kebutuhan asam folat sudah tercukupi sejak sebelum terjadinya kehamilan. Salah satu penyebab kematian adalah kekurangan Asam Folat´. Saat seorang wanita menyadari kehamilannya. Sering kali para ibu tidak menyadari dirinya kekurangan Asam Folat karena sebagian besar kehamilan terjadi tanpa direncanakan. Oleh karena itu. Askeb Kelompok 12 10 . ³Jumlah angka kematian bayi di Indonesia masih relatif tinggi. ujar Bowo. cacat tabung saraf janin (NTD) ± spina bifida. Jakarta. maka ia akan mempersiapkan gizi yang baik sebelum hamil karena kebutuhan Asam Folat harus disiapkan sejak sebelum kehamilan´.SpOG(K) dari Departemen Obstetri dan Ginekologi FKUI/RSUPN Cipto Mangunkusumo. tahu-tahu ibu langsung hamil setelah telat datang bulan. menyebabkan lepasnya plasenta sebelum waktunya´. maka kehamilan itu sebenarnya sudah berusia 5-6 minggu. rusaknya endotel pipa yang melapisi pembuluh darah. dan encephalocele. dan Keguguran. bisa terbentuk saat kehamilan berusia 2-4 minggu. ibu sering tidak membekali diri dengan gizi yang mencukupi ketika sebelum dan sesudah melahirkan. ³Kalau kehamilan direncanakan. Bayi lahir dengan berat badan rendah. Mereka baru datang ke dokter setelah positif hamil beberapa minggu´.

sistem hormon (pada anak perempuan. kekurang Asam Folat menyebabkan meningkatnya resiko Anemia. Begitu juga dengan buah-buahan berwarna merah atau jinga. juga bisa diperoleh dari berbagai makanan sehari-hari. seperti semangka. minimal 4 bulan sebelum kehamilan. Pada ibu hamil. di saat dewasa kelak bisa tidak mengalami menstruasi) dan perkembangan pusat kecerdasan (gangguan belajar). pisang. kebutuhan wanita usia subur serta ibu hamil akan asam folat adalah sekitar 400-600 mikrogram (0. kecukupan asam folat yang merupakan turunan dari vitamin B ini. Jika perkembangan sistem saraf utama terganggu. Mengingat risiko tersebut. maka akan mempengaruhi perkembangan janin. sayuran berwarna hijau. saat dewasa tidak mengalami menstruasi. juga kiwi. Asam folat juga terdapat pada daging. jeruk. ikan juga susu (saat ini banyak susu yang difortifikasi asam folat). bayam serta asparagus. Pada anak perempuan. bila memang ingin hamil.4 hingga 1 mg Askeb Kelompok 12 11 . Secara umum.Kelainan lainnya adalah bayi mengalami gangguan buang air besar dan kecil. yaitu sekitar 0. seperti brokoli. yakni pembentukan tulang-tulang kepala. tidak bisa berjalan tegak). maka ibu hamil perlu mengonsumsi suplemen asam folat secara teratur sesuai rekomendasi dokter. hati sapi. Kecukupan ini bisa mencegah 50-70 persen resiko NTD. tidak ada kontrol untuk buang air besar maupun buang air kecil serta adanya gangguan jantung. Sebagaimana zat gizi lain. kandungan asam folat bisa berkurang atau malah hilang. nanas.4-0. juga berakibat pada sistem motorik (mengalami lumpuh. lesu dan pucat. termasuk wajah (menyebabkan sumbing). Artinya.6 mg) per hari. sehingga ibu mudah lelah. Bila dimasak terlalu lama. Selain itu. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara mengolah dan memasak makanan kaya asam folat. letih. kaya akan asam folat. seorang wanita sebaiknya sudah harus mencukupi kebutuhan asam folatnya. anak tidak bisa berjalan tegak dan emosi tinggi.

mencakup usaha-usaha sebelumnya terhadap konsepsi. adanya fertilitas dan hasil kehamilan yang abnormal termasuk abortus. Mempersiapkan kehamilan baik secara fisik dan psikologis ibu 2.3 Menetapkan kebutuhan konsultasi prakonsepsi Konseling prakonsepsi adalah suatu cara untuk mengidentifikasi semua factor yang berpotensi hasil akhir kehamilan. Ibu hamil tak perlu takut kelebihan asam folat karena akan dikeluarkan dari tubuh secara alamiah. dan nifas.1. atau obstetris. Manfaat konseling prakonsepsi: 1. namun sebaiknya tetap berkonsultasi dengan dokter. kehamilan ektopik. keluarga. social. persalina. Mengurangi angka kehamilan dengan resiko tinggi.per hari. Riwayat reproduksi. jadi factorfactor resiko yang dapat terjadi selama kehamilan. atau kematian janin berulang. 1. Riwayat sosial Yang harus dipehatikan pada saat konseling adalah: Askeb Kelompok 12 12 . Konseling prakonsepsi dasar yang sering diberikan berupa konseling mengenai : y y y y y Makanan/ nutrisi Kebiasaan minum aklohol Merokok Pemakaian obat terlarang Asupan vitamin Konseling dimulai tentang dengan pemeriksaan menyeluruh tentang riwayat reproduksi. medis. 2. Menurunkan jumlah kehamilan yang tidak diinginkan 4. Memperbaiki hasil akhir kehamilan 3. berupa nasihat tentang resiko yang ada pada klien dan di berikan suatu strategi atau mengeliminasi pengaruh patologis yang diketahui berdasarkan riwayat keluarga. 2.

Usia ibu. Penganiayaan lebih besar kemumgkinannya terjadi pada wanita yang pasangannya yang merupakan pecandu alkohol atau obat. misalnya: y Pada kehamilan remaja. kehamilan dapat memicu kembali masalah antar pribadi. dan angka kematian bayi yang tinggi. Selama kehamilan. Riwayat keluarga Status kesehatan dan reproduksi dari keluarga sedarah ditinjau untuk penyakit medis.a. y Pada kehamilan setelah usia 35 tahun atau lebih: 1. 3. persalinan prematur. etnik atau keagamaan tertentu dapat menigkatkan resiko penyakit resesif tertentu. Remaja memilki kemungkinan lebih besar mengalami anemia. baru menganggur. Latar belakang ras. terdapat peningkatan rasiko dari pasangan yang pernah menganiaya. infertilitas dan kematian janin. Sebagian besar waniata hamil dapat melanjutkan olahraga sepanjang gestasi. serta riwayat di penjara. seperti hipertensi dan diabetes. Riwayat keluarga tidak selalu akurat. y Kekerasan dalam rumah tangga. disebabkan oleh usia ibu yang rentan terhadap penyulit. Gaya hidup dan kebiasaan kerja y Olahraga. latar belakang pendidikan rendah. retardasi mental. walaupun mungkin perlu dilakukakn perubahan-perubahan. Meningkatkan resiko terjadinya kelahiran bayi premature. Meningkatkan resiko kematian ibu 2. Askeb Kelompok 12 13 . tapi setiap kekhawatiran perlu dibuktikan. b. dan beresiko lebih tinggi memiliki janin yang pertumbuhannya terhambat. pada selama kehamilan olahraga tidak dilarang. Usia ibu mempengaruhi hasil akhir kehamilan.

Memfasilitatsi perubahan perilaku. Alasan Pentingnya Konseling HIV/AIDS Konseling merupakan suatu proses pencegahan dan perubahan perilaku dapat mencegah penularan. laki-laki berhubungan seks dengan laki-laki. dan pengungsi) menghadapi isu diskriminasi ganda. Penggalian sejarah perilaku seks dan sejarah kesehatan klien. atau Viral load. Diagnosis HIV mempunyai banyak implikasi ± psikologik. (World Health Organisation) Konseling HIV/AIDS memiliki perbedaan dengan konseling secara umum dalam hal: 1. waria. Askeb Kelompok 12 14 . 5. Membantu klien melakukan informed consent untuk tes HIV. pekerja migran. 2. Proses konseling termasuk evaluasi risiko personal penularan HIV.1. fisik. sosial. spiritual. yaitu sebagai bagian dari kelompok khusus yang dikucilkan masyarakat dan sebagai orang yang selalu dianggap berisiko terhadap atau telah terinfeksi HIV.4 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Konseling HIV/AIDS merupakan komunikasi bersifat rahasia antara klien dan konselor bertujuan meningkatkan kemampuan menghadapi stres dan mengambil keputusan berkaitan dengan HIV/AIDS. 6. Kelompok-kelompok khusus (pecandu napza. 4. fasilitasi pencegahan perilaku dan evaluasi penyesuaian diri ketika klien menghadapi hasil tes positif . 3. suku asli.2. Penilaian mengenai perilaku berisiko klien terhadap infeksi HIV (baik menularkan atau tertular). CD4. penjaja seks. Konfidensialitas klien sangat penting jika menyangkut isu stigma dan diskriminasi 7. Layanan konseling pra dan pasca tes. HIV ialah penyakit yang mengancam hidup dan pengobatan seumur hidup.

sampai alat-alat kelamin bagian luar berkembang lebih nyata. Memastikan efektivitas rujukan kesehatan. Adapun tes laboratorium yang dapat dilakukan pada trimester I diantaranya: tes urine (PP test) dan tes darah (Hb dan gol.Konseling HIV/AIDS merupakan proses dengan tiga tujuan umum: 1. 2. Sedangkan tes darah yang dapat dilakukan o seorang bidan adalah leh hanya mengukur kadar Hb dan gol. dan perawatan melalui pemecahan masalah kepatuhan berobat. misalnya: dukungan yang berkaitan dengan kesejahteraan emosi. kira-kira 2 minggu pasca pembuahan ± sekitar saat seseorang mulai terlambat haid. Sehingga pada trimester I. psikologis. terapi. hingga lebih mudah membedakan jenis kelaminnya (minggu ke-14). Tes darah. sebaiknya segera memastikannya secepat mungkin. organogenesis (minggu ke-4). a. kebutuhan akan tes laboratorium memang diperlukan. implantasi (akhir minggu ke-1). Darah pasien saja. hal ini dilakukan untuk mengetahui apakah seseorang itu hamil atau tidak. Pencegahan penularan HIV dengan menyediakan informasi tentang perilaku berisiko (seperti seks aman atau penggunaan jarum bersama) dan membantu orang dalam mengembangkan keterampilan pribadi yang diperlukan untuk perubahan perilaku dan negosiasi praktek lebih aman. 3. Tes laboratorium pada trimester I digunakan untuk mendiagnosa apakan seseorang hamil atau tidak. Askeb Kelompok 12 15 .2. Dimana pada trimester I ini berawal dari mulainya fertilisasi (0 minggu). Menyediakan dukungan psikologis. Darah). 2. sosial dan spiritual seseorang yang mengidap virus HIV atau virus lainnya.1 Menetapkan kebutuhan tes laboratorium Ketika seseorang menduga bahwa dirinya hamil. Tes ini harus dilakukan oleh dokter dan dianggap akurat untuk mengetahui tingkat hormon fetal hCG (human chorionic gonadotropin) di dalam darah sesegera mungkin. 2.2 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester I Trimester I ini dimulai dari usia kehamilan 0-14 minggu.

Akan tetapi ibu jangan khawatir. Golongan darah dan faktor Rhesus ibu.  Golongan darah dan faktor Rhesus (Rh). Jika penurunannya tidak terlalu drastis. Bila ada kelainan atau ketidaknormalan. baik keadaan kurang darah (anemia). Jika diprediksi kondisi bakal memburuk. leukosit dan hematokrit. apabila dokter mendeteksi adanya kelainan. AB) seandainya Askeb Kelompok 12 16 . penting melakukan pemeriksaan darah pada awal kehamilan seperti pemeriksaan darah rutin yaitu komponen Hb. Hal ini umumnya disebabkan banyaknya cairan dalam tubuh wanita hamil. Melalui pemeriksaan darah. kelainan darah (thalasemia). misalnya kelainan dapat menyebabkan kematian atau kelainan berat. bahkan HIV/AIDS. Pemeriksaan yang sering dilakukan yaitu pemeriksaan TORCH. pemeriksaan ini perlu untuk melihat adanya antibodi dalam darah ibu. bisa diketahui: y y y Kadar zat besi dalam darah. y Penyakit lain seperti HIV B. yang dikenal dengan istilah haemodilusi. Dokter atau bidan perlu mengetahui golongan darah pasien (A. maupun ada tidaknya infeksi. O. trombosit. B. maka jadwal kontrol pada trimester pertama yang biasanya per-empat minggu dapat dimajukan hingga per-tiga atau dua minggu. Rubella.. Biasanya wanita hamil mengalami penurunan Hb dibandingkan pada saat dia tidak hamil. Syphilis. akan dipikirkan tindakan terminasi atau pengakhiran kehamilan. mungkin ibu perlu melakukan pemeriksaan darah beberapa kali. Karena itu. Selama hamil. Infeksi akibat virus Toxoplasma. karena pemeriksaan ini tidak berisiko terhadap ibu maupun janin.Cara ini juga efektif dilakukan oleh para bidan yang belum dilengkapi dengan alat USG. Hal ini untuk mengetahui status keadaan ibu pada awal kehamilan secara laboratorium. dan Cytomegalovirus yang berbahaya bagi kesehatan janin. maka dianggap wajar. Selain itu. pada saat pemeriksaan harus dipastikan apakah sifat ketidaknormalan atau kelainan tersebut mayor atau minor.

apakah darah ibu Rhesus positif (+) atau Rhesus negatif (-). Tetapi hal ini harus tetap diwaspadai. Apabila kadar Hb ibu hamil <10. Bila kadar zat besi ibu berubah-ubah selama kehamilan. Tes ini banyak tersedia di mana-mana dan tingkat keakuratannya dapat lebih dari 90%. tiga bulan sekali karena pada orang hamil sering timbul anemia karena defisiensi Fe. Oleh karena itu perlu diberikan konseling mengenai nutrisi yang mengandung sumber zat besi seperti bayam dan daging merah. alkohol. pasangan juga harus memberikan darahnya untuk di tes. Tes ini dapat dilakukan secepat mungkin. Dari pemeriksaan darah perlu untuk menentukan Hb. atau sel darah merah kekurangan zat besi. jika tes menunjukkan jumlah sel darah merah rendah. b.0 mg/dl. Karena bila darah ibu RH. Efek penggunaan obat Askeb Kelompok 12 17 . perlu diwaspadai adanya anemia. maka disarankan untuk mengkonsumsi makanan kaya zat besi dan minum tablet zat besi. tes akan diulang dalam beberapa interval selama masa kehamilan. maka tubuh ibu akan memproduksi antibodi untuk melawan/menentang sel-sel darah RH+. Biasanya pada ibu hamil trimester I. Nilai normal Hb ibu hamil yaitu 10.  Kadar Hemoglobin. Kadar zat besi ini dapat diketahui dengan tes Hb. jangan ragu untuk melakukan tes lagi pada kehamilan 28 minggu. bila rendah. Tes urin tidak hanya dilakukan untuk memastikan kehamilan saja. dokter ataupun bidan juga harus mengetahui faktor Rhesus ibu. Sel darah merah terdiri atas zat besi dan mengangkut oksigen.dan ibu mengandung janin dengan RH+. Ini berbahaya bagi janin yang dikandungnya. bahkan narkotika. HCG juga dapat dideteksi dengan tes urin. Tes urin. tetapi dengan tes urin juga dapat mengetahuiapakah ibu terpapar obat-obatan tertentu. terkadang Hb-nya masih normal. ibu akan merasa mudah lelah dan lesu.pasien memerlukan transfusi darah selama masa-masa kehamilan atau proses persalinan. Jika Rhesus negatif (-). Selain dolongan darah.5-14. tes lanjutan akan dilakukan untuk mengecek hadirnya antibodi.5 mg/dl. yaitu 2 minggu setelah pembuahan. penurunan jumlah sel darah merah hanya sedikit.

ketidaknyamanan trimester I. sehingga juga belum optimal kebutuhan gizinya.2 Menetapkan kebutuhan belajar Trimester I dapat dikatakan sebagai masa emas. 2. Karena pada trimester I ini ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi keadaan ibu dan janin bahkan mengganggu kenyamanan ibu hamil seperti perubahan fisiologis terhadap anatomi ibu hamil. 1980 menyarankan 3 komponen utama gizi dan kecukupan yang dianjurkan sebagaimana tertera pada tabel berikut: Tiga Komponen Gizi Utama Pada Wanita Usia 15-19 Tahun Komponen gizi utama Protein (gram) Zat besi (mg) Kalsium (mg) Kebutuhan wanita usia 15-19 tahun Harian 44 18 800 Hamil +30 +30 s/d +60 +400 Menyusui +20 +30 s/d +60 400 Askeb Kelompok 12 18 . Asupan gizi ideal bagi ibu hamil Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkembangan kehamilannya. Penggunaan terus-menerus. Nutrisi A. Pada trimester pertama pertumbuhan janin masih belum begitu pesat. karena pada trimester I ini terjadi proses organogenesis (pembentukan organ-organ).tertentu berdampak buruk bagi perkembangan otak janin. terutama pada awal kehamilan. Sehingga ibu hamil perlu mengetahui mengenai kebutuhan belajar yang ia perlukan pada trimester I. Usia kehamilan pada trimester I termasuk kedalam usia rawan. Kebutuhan belajar yang dibutuhkan oleh ibu hamil pada trimester I diantaranya sebagai berikut: a. Food Nutrition Board. komplikasi trimester I. National Academy Sciences.2. Washington DC. National th Research Council: Recommended Dietary Allowance 9 Ed. bisa mengacaukan sistem syaraf bayi.

kalsium ini sangat penting karena berguna untuk mengurangi keram-keram di tangan dan kaki pada kehamilan lanjut. jus jeruk. kacang kedelai). karbohidrat dapat diperoleh dari serealia. daging. gandum. merupakan sumber zat pengatur.  Protein. merupakan sumber zat pembangun. Sebagai sumber tenaga yang menghasilkan kalori. telur. ayam.Komposisi makanan 4 sehat 5 sempurna. Kebutuhan zat besi akan meningkat selama Askeb Kelompok 12 19 . nasi. 4) Zat besi. dan jagung. ikan sarden. Sumber protein: kacang-kacangan. tahu. yogurt. karena:  Karbohidrat dan lemak. Pada trimester I. amat penting dalam membantu proses produksi sel-sel darah merah. umbi-umbian. sayuran daun hijau (seperti bayam. protein. ada 6 nutrisi terbaik yang dapat dikonsumsi oleh ibu hamil. dimasa kehamilan. ikan. Protein dapat diperoleh dari daging. 2) Karbohidrat. Tambahan vitamin. keju. Pada prinsipnya. merupaka sumber zat tenaga. kalsium penting untuk membantu pertumbuhan janin. baik B kompleks. telur. dan susu. ikan. Zat besi adalah salah satu unsur penting dalam proses pembentukan sel darah merah. maupun vitamin E diperlukan ibu hamil untuk meningkatkan kebugarannya. yaitu: 1) Protein. daging. dan roti. karena sangat besar peranannya dalam memproduksi sel-sel darah. vitamin A. 3) Kalsium. kangkung). vitamin D. vitamin dan mineral dapat dianggap mewakili komposisi makanan dengan gizi seimbang. yang terdiri atas karbohidrat. telur. lemak. utamanya untuk mencegah timbulnya anemia. makanan yang berasal dari biji-bijian. kacang-kacangan. vitamin C. Vitamin dan mineral dapat diperoleh dari buah-buahan dan sayursayuran. dibutuhkan untuk energi tubuh sehari-hari.  Vitamin dan mineral. kacangkacangan (seperti kacang ijo. Sumber kalsium: susu dan makanan olahan yang terbuat dari susu. tempe. sereal. ikan teri. Sumber karbohidrat: umbi-umbian.

Kekurangan besi merupakan penyebab anemia yang paling sering. Zat besi juga dibutuhkan buat pertumbuhan bayi dan plasenta. Kelompok lain yang rawan AGB Askeb Kelompok 12 20 . hamil. perdarahan dan kelainan/penyakit darah. tetapi bukan satu2nya penyebab. Zat besi secara alamiah diperoleh dari makanan.kehamilan. Karena itu menyebabkan kebutuhan Fe atau zat besi relatif lebih tinggi ketimbang kelompok lain. Anemia Gizi Besi (AGB) terutama banyak diderita oleh wanita hamil. Anemia bisa juga disebabkan kekurangan asam folat atau Vitamin B 12. Kebutuhan meningkat dari 18 mg menjadi 27 mg per-hari dan karena sulit memenuhi kebutuhan besi hanya dari diet saja. Pengobatan anemia tergantung penyebabnya. Kekurangan zat besi dalam makanan sehari-hari secara berkelanjutan dapat menimbulkan penyakit anemia gizi atau yang dikenal masyarakat sebagai penyakit kurang darah. maka ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi 30 mg besi per-hari sebagai langkah pencegahan. Kebutuhan zat besi terutama sangat meningkat pada TM II dan III. karena fungsi kodrati. dan kebanyakan suplemen hamil mengandung zat besi sebesar itu. wanita menyusui. Peristiwa kodrati wanita adalah haid. sehingga dibutuhkan banyak zat besi untuk pembentukan hemoglobin darah tambahan. jarak kehamilan yang berdekatan. Risiko kekurangan zat besi semakin meningkat jika terjadi mual-muntah di awal kehamilan. Karena zat besi dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin (protein dalam darah yang fungsinya mengangkut oksigen). dan wanita usia subur pada umumnya. melahirkan dan menyusui. suplemen besi bukan selalu menjadi jawabannya. hamil kembar dan kurang zat besi sebelum hamil. Saat hamil terjadi peningkatan volume darah sebesar 50% dari biasanya.

Itu sebabnya.0. Dengan asupan asam folat yang cukup pada masa sebelum dan selama kehamilan yaitu sekitar 0. Bahkan. wanita hamil yang kekurangan asam folik besar risikonya mengalami keguguran ataupun kerusakan pada janin. asam folat berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. unggas dan ikan. terutama sumber Fe nabati yang hanya diserap 1-2%. resiko timbulnya NTDs pada bayi dapat diturunkan hingga 80 %. Berdasarkan beberapa temuan para pakar kesehatan. Sumber utama Fe adalah bahan pangan hewani dan kacangkacangan serta sayuran berwarna hijau tua. daging tanpa lemak. ibu hamil yang mengalami kekurangan asam folat. Ini berarti bahwa Fe pangan asal hewani (heme) lebih mudah diserap daripada Fe pangan asal nabati (non heme). Asam folik ini dikonsumsi terutama pada saat 4 bulan sebelum lahir sampai usia kehamilan 12 minggu (pada trimester I). kerang. Asupan asam folat yang cukup sebelum dan selama kehamilan akan mencegah timbulnya kecacatan tabung saraf (Neural Tube Defects) NTDs pada bayi. Ovi. 5) Asam folat. Sedangkan tingkat penyerapan Fe makanan asal hewani dapat mencapai 10-20%.8 mg per hari. anak usia sekolah. Pada ibu hamil sendiri. buah pinggang. umumnya juga mengalami anemia dengan segala konsekuensinya (terlihat pucat dan mudah letih. dan buruh serta tenaga kerja berpenghasilan rendah. lesu dan lemas).adalah anak balita. Kacang dan sayur yang dikeringkan juga merupakan sumber zat besi yang baik dari protein nabati. Asam Folat juga sangat penting bagi wanita hamil. juga berisiko Askeb Kelompok 12 21 . Sumber terbaik zat besi bisa didapat dari hati. yaitu spina bifida (kelainan pada tulang belakang) dan anencephaly (kelainan dimana otak tidak terbentuk).4 . tiram. menurut dr. Kesulitan utama untuk memenuhi kebutuhan Fe adalah rendahnya tingkat penyerapan Fe di dalam tubuh.

Dan alpukat ini juga mampu menetralkan radikal bebas dan menekan risiko infeksi.  Jeruk. serta hati Sapi (liver).mengalami persalinan prematur.  Bayam. mengandung 14. Adapun beberapa sumber makanan yang kaya akan asam folat diantaranya sebagai berikut:  Susu & Yoghurt. dengan mengkonsumsi 2 ikat bayam mengandung 200 mikrogram Asam Folat. Tim Green PhD dan Department of Human Nutrition University of Otago New Zealand. mengandung 9-125 mikrogram Asam Folat.  Brokoli. ³Roti dan Susu juga mengandung Asam Folat tinggi karena kini susu dan tepung terigu telah difortifikasi mengandung Asam Folat´. Kebutuhan Asam Folat untuk ibu hamil dan usia subur sebanyak 400 mikrogram/hari atau sama dengan 2 (dua) Gelas Susu. hampir setara dengan sereal. bisa memenuhi 23% kebutuhan tubuh akan Asam Folat. jelas dr.  Pisang. biji bunga matahari. mengandung 100 mirogram Asam Folat. plasenta lepas sebelum waktunya (solusio plasenta) dan keguguran.  Alpukat. 100 gram gandum mengandung hingga 50 mikrogram Asam Folat. buah-buahan.  Gandum.85 Mikrogram Asam Folat ditiap 100 gram telur.  Kacang-kacangan.  Dan adapula sumber makanan lainnya yang mengandung asam folat seperti lobak cina.  Telur. Askeb Kelompok 12 22 . mengandung 50 mikrogram Asam Folat.  Strawberry. 8 buah atau 1 gelas stroberi bisa memenuhi 7.5% kebutuhan Asam Folat harian untuk Ibu Hamil. satu buah jeruk bisa memasok 20% kebutuhan Asam Folat sehari-hari. sereal. 2 buah pisang segar mengandung 58 mikrogram. kacang kering dan kacang polong.

karena kemungkinan membawa bibit penyakit atau parasit tertentu yang membahayakan janin. nafsu makan juga meningkat. atau keracunan darah. sebaiknya ibu hamil tidak mengkonsumsi daging dan telur dalam bentuk mentah atau setengah matang. Prinsip makanan yang baik selama kehamilan Saat hamil. telur. B. Dengan demikian. Makanan yang harus dihindari selama hamil Ada beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh ibu hamil. bayi lahir mati. Sumber lemak: daging. Coli. Racun yang dikeluarkannya dapat merusak usus dan ginjal.6) Lemak. buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih. dan susu yang tidak mengalami pasteurisasi. Untuk menghindari infeksi bakteri jenis ini. dan minyak. terutama bila dimakan dalam keadaan mentah. Camembert. ikan atau daging sapi yang diolah setengan matang. bagi wanita hamil.  Selada. Jenis bibit penyakit/parasit yang membahayakan kandungan dan terbawa dalam makanan adalah: 1) Listeria. Keperluan energi meningkat sekitar 15% atau 500 kalori/hari. jauh lebih sedikit jika dibandingkan makan dua kali lipat jumlah normal makanan anda. 2) Bakteri E. Sering ditemukan pada daging yang diolah setengah matang. Adalah wajar untuk memastikan bahwa anda sudah mengkonsumsi makanan dalam jumlah yang cukup. 3) Salmonella dan Toksoplasma. tentu saja untuk diri anda dan bayi anda. agar tubuh tidak mudah lelah. pepatah yang mengatakan ³makan untuk dua orang´ tidak perlu diikuti karena dapat membuat anda menjadi gemuk dan sulit menurunkan berat badan setelah Askeb Kelompok 12 23 . lemak besar sekali manfaatnya untuk cadangan energi tubuh. Bakteri listeria monocytogeneses banyak terdapat pada:  Produk unggas (termasuk telur). Dapat menyebabkan keguguran. seperti Brie.  Beberapa jenis keju lunak. Blue Cheese serta keju lain yang dibuat dari susu kambing atau domba. C.

Obat-obatan Jika mungkin. Sedangkan manfaat untuk ibu juga seharusnya sangat dipertimbangkan/ dibandingkan dengan resiko pada janin. maka obat tersebut sebaiknya jangan diberikan. apabila tanpa diberikan obat tersebut mengandung resiko timbulnya penyimpangan yang lebih besar pada janin. Tetapi masalah akan lebih mungkin terjadi jika anda makan terlalu sedikit ± kehamilan bukan waktu yang tepat untuk diet.melahirkan. Segala sesuatu yang anda makan harus baik untuk anda dan bayi anda. hindari meminum obat-obatan kecuali sudah disarankan oleh dokter. Yang paling baik adalah menyeimbangkan jumlah makanan yang anda makan dalam kurun waktu 24-48 jam tiap kali makan. 2004): 1) Merubah cara makan 2) Hindari makanan yang dapat membahayakan ibu dan janin 3) Jangan diet selama kehamilan 4) Lebih baik makan 5-6 kali dengan porsi kecil dari pada 2-3 kali dengan porsi besar (makan dengan porsi kecil tapi sering) 5) Minum vitamin ibu hamil secara teratur. misalnya vitamin C dan mineral. telinga dan jantung. Apabila manfaat bagi ibu masih disangsikan. Daftar obat yang tidak boleh diberikan pada wanita hamil Adalah obat yang mempunyai khasiat teratogen yaitu obat yang pada dosis terapeutis untuk wanita hamil dapat mengakibatkan cacat pada janin seperti kelainan pada mata. buah-buahan dan sayuran b. juga pada saluran pencernaan. makanlah makanan yang mengandung vitamin. Namun demikian ada beberapa obat yang mempunyai khasiat teratogen tidak mutlak dilarang (bila perlu) artinya. khususnya zat besi 6) Minum air yang cukup 8 gelas sehari 7) Perbanyak makan makanan yang berserat. Askeb Kelompok 12 24 . Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan dapat dikemukakan sebagai berikut (Suririnah. A.

Ada berbagai jenis obat-obatan yang dapat digunakan dalam praktek kebidanan. OBAT ANTI INFEKTIKUM 1. AMPICILLIN 3. SPIRAMYCIN 8. CIPROFLOXACIN 4. Daftar obat yang boleh diminum ibu selama menyusui Adalah obat yang tidak atau hanya sedikit diekskresikan ke air susu ibu (ASI). ACYCLOVIR 6.B. METRONIDAZOLE. PRATHIAZINE THEOCLATE. VALACICLOVIR 10. COTRIMOXASOL 7. METRONIDAZOL 5. Obat yang tidak terdapat dalam daftar adalah obat yang mencapai susu ibu dalam jumlah banyak dan mungkin dapat berefek buruk pada bayi atau belum terdapat cukup data mengenai keamanannya. DOMPERIDONE 2. AMOXICILLIN 2. PYRIDOXINE HCL Askeb Kelompok 12 25 . ANTI EMETIKUM 1. DOXYCYCLINE B. METOCLOPRAMIDE HCL 3. L amanya penghentian hendaknya selama 4-5 kali masa paruh obat yang diminum ibu. NYSTATIN 11. pemberian ASI sebaiknya dihentikan untuk sementara dan diganti dengan susu kaleng. NYSTATIN 9. diantaranya: A. C. Bila obat yang belum pasti keamanannya digunakan untuk waktu singkat. Daftar obat yang dianggap aman bagi wanita hamil Adalah obat-obat yang setelah digunakan dalam jangka waktu panjang tidak menimbulkan efek buruk pada janin. PROMETHAZINE 4.

LOPERAMIDE 2. RANITIDINE 5. ASAM ASETILSALISILAT (ACETOSAL) 5. OBAT SALURAN PENCERNAAN 1.C. ETHINYLESTRADIOL 2. OBAT SALURAN PERNAFASAN 1. PROGESTERONE 5. ASAM MEFENAMAT 2. NATRIUM DIKLOFENAK D. BISACODYL 4. DEXTROMETHORPHAN 2. KETOCONAZOLE H. MAGNESIUM CARBONATE. LIDOCAIN HCL 4. OXYTOCIN Askeb Kelompok 12 26 . HYDROCORTISONE 2. LYNESTRENOL 4. OBAT SISTEM ENDOKRIN 1. METHYLERGOMETRIN 2. OBAT SALURAN UROGENNITAL 1. TRANEXAMIC ACID E. NORETISTERON 6. ANTI PERDARAHAN 1. MEDROXY PROGESTERONE 3. CLOMIFENE CITRAT F. DERMATOLOGI 1. CALSIUM CARBONAT G. ANTIPIRETIK ANALGETIK 1. CIMETIDIN 3. ALUMUNIUM HYDROXIDE. SALBUTAMOL 3. AMBROXOL I. LEVONOGESTREL. PARACETAMOL 3.

Pada trimester I ini memang belum diperlukan senam hamil. Karena tubuh wanita memiliki lendir dari cerviks (mulut Askeb Kelompok 12 27 . CALSIUM LACTATE 5. segar dan bugar). DOCOSAHEXANOIC ACID (DHA) c. posisi tidur terlentang masih dapat dilakukan oleh ibu. serta untuk kesehatan badan ibu hamil sendiri (agar tetap sehat. kehamilan dngan perdarahan. dapat berguna untuk membantu sirkulasi darah. karena rahimnya belum terlalu besar dan belum menekan diafragma. CYANOCOBALAMIN (TABLET SALUT GULA) 3. PLACENTAE. VITAMIN 1. EXT. ASAM FOLAT 2. pada beberapa orang keinginan seksual meningkat pada masa ini. untuk melakukan hubungan seks sedapat mungkin dihindari.J. kehamilan dengan tanda infeksi. dan membuat nyenyak pada waktu tidur.  Posisi tidur. akan tetapi olahraga ringan seperti jalan santai. Dan ibu pun masih dapat merasakan tidur dengan nyaman tanpa ada keluhan sesak ataupun pusing. Namun hubungan seks ataupun orgasme tidak berbahaya bagi janin. Pada dasarnya melakukan hubungan seksual pada saat hamil tidak berbahaya pada kehamilan normal. tetapi perlu diperhatikan bagi mereka yang sedang hamil. Namun kehamilan bukan merupakan halangan untuk melakukan hubungan seksual. Pada trimester I. Hubungan seksual merupakan kebutuhan biologis yang tidak dapat ditawar. menambah nafsu makan. Aktivitas pada masa kehamilan  Olahraga saat hamil. kehamilan dengan mengeluarkan air dan kehamilan dengan perlukaan disekitar alat kelamin bagian luar. bagi ibu yang mempunyai riwayat keguguran.  Hubungan intim selama hamil. Namun. ZAT BESI 4.

Dan pada kehamilan trimester pertama tidak dianjurkan ibu hamil melakukan seksual. Pakai BH yang menyokong payudara ibu. misalnya:  Ancaman keguguran atau riwayat keguguran  Plasenta letak rendah (plasenta previa)  Riwayat kelahiran prematur  Perdarahan vagina atau keluar cairan yang tidak diketahui penyebabnya sserta keram  Dilatasi serviks. atau dengan cara coitus interuptus. karena didalam sperma terdapat hormon prostaglandin yang mana hormon prostaglandin tersebut dapat menimbulkan kontraksi uterus. dianjurkan untuk memakai alat kontrasepsi seperti kondom (untuk mencegah masuknya sperma kedalam vagina). Tetapi hal itu tidak berlaku bagi kehamilan dengan kategori risiko tinggi. Pakaian Gunakan pakaian yang longgar. yang mana cairan ini membantu tubuh si ibu untuk melawan kuman atau infeksi yang masuk kedalam mulut rahim. sehingga apabila terjadi kontraksi pada kehamilan muda (trimester I) dan keadaan rahim/uterus belum kuat. Salah satu ciri kehamilan risiko tinggi apabila muncul komplikasi atau menemukan gejala yang tidak biasa terjadi setelah atau selama melakukan hubungan seksual.rahim). atau keluar darah. maka dikhawatirkan akan terjadi keguguran. Dan apabila ingin melakukan hubungan seksual. Kantung rahim dan cairan ketuban serta otot rahim dan perut akan melindungi bayi selama proses kehamilan. bersih dan nyaman dan hindarkan sepatu dengan hak tinggi tinggi (high heels) serta alas kaki yang keras. dianjurkan melakukan dengan cara aman seperti posisi yang aman. memakai pakaian dalam yang bersih. Diantaranya rasa nyeri. kontraksi. frekuensinya dikurangai (jangan terlalu sering dan ). Secara umum hubungan seksual tidak dianjurkan pada kasus-kasus kehamilan tertentu. Askeb Kelompok 12 28 . d.

2. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alkohol. Komplikasi itu ada yang ringan dan ada pula yang berat. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. Kesehatan jiwa Kesehatan jiwa diberikan pada waktu hamil. keluarganya. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. sensitif. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan melakukan vaginal douche. Mandi Kebersihan tubuh harus terjaga selama kehamilan. sebaiknya dilakukan secara hati-hati dan benar. area genitalia/lipat paha. dan menjadi lebih berat.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Ada beberapa komplikasi yang dapat terjadi pada trimester I. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. Dan sebagai seorang bidan. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. f. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. yang mana pada setiap komplikasi tersebut dibutuhkan penanganan dan pengobatan agar kehamilan tersebut dapat berjalan lancar (normal) seperti yang diharapkan oleh ibu hamil. kita hanya Askeb Kelompok 12 29 . Karena payudara menegang. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. maupun petugas kesehatan. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. h. dan payudara menyebabkan lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinvestasi oleh mikroorganisme.e. Perubahan anatomi pada perut. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. 2. bertujuan agar menghilangkan ketidaktahuan dan latihan-latihan fisik. g. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu.

wawancara mengenai umur. b.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya Dalam penurunan kematian ibu dan kematian bayi baru lahir dibutuhkan inovasi dalam pelayanan kesehatan ibu disemua tingkat pelayanan melalui upaya proaktif. 2. tinggi badan rendah. dll. nomor/usia kehamilan dan masalah. O = objektif. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. Tujuan Rujukan a Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya Askeb Kelompok 12 30 . Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. terhadap masalah dan faktor resiko d. c.diberi wewenang untuk mengatasi atau menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan. persiapan dan perencanaan mengenai tempat/penolong persalinan sesuai kondisi ibu dan janin.2. tungkai bengkak. misalnya antara bagian ke bidanan dan bagian ilmu kesehatan anak. B. misalnya muka/bibir pucat. A. Upaya rujukan terencana dimulai dengan kegiatan skrining antenatal untuk memperoleh SOPP a. pemeriksaan sederhana melalui periksa pandang. S = subjektif. P = penilaian. P = penyuluhan. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. perut ibu sangat besar.

5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance Kebutuhan konseling pada setiap ibu hamil itu berbeda-beda. Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim b. persalinan dan nifas c) Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : a. Adapun kebutuhan konseling yang ibu hamil perlukan pada trimester I diantaranya sebagai berikut: Askeb Kelompok 12 31 . C.b Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman penderita atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya c Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah.2. Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a) Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap. dan konseling yang diberikan pun harus disesuaikan dengan usia kehamilan dan kebutuhan klien. Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d) Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. 2. b) Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) D.

Tanda-tanda bahaya Yang harus diwaspadai saat kehamilan trimester I adalah terjadinya kehamilan ektopik atau kehamilan di luar kandungan dan abortus spontaneous yaitu abortus yang terjadi dengan sendirinya. kehamilan mola. infeksi saluran kemih. Perdarahan pervaginam bisa disebabkan oleh abortus. Nutrisi yang kurang mungkin juga menyebabkan kelelahan ketika wanita tersebut mengalami mual muntah. Beberapa ketidaknyamanan yang terjadi selama trimester pertama yaitu: a. abortus. Perdarahan pervaginam. nyeri perut bagian bawah. Sangatlah penting bahwa wanita hamil makan dengan pola gizi yang sehat. ataupun karena sistitis. Mual dan muntah (morning sickness) Askeb Kelompok 12 32 .a. hipertensi gravidarum. apendisistis. dan kehamilan ektopik. dan hiperemesis gravidarum. preeklampsia dan eklampsia. c. penyakit radang pelvik. Klasifikasi hipertensi gravidarum yaitu hipertensi essensial. penyakit kantong empedu. dan mendukung kemajuannya. Kelelahan yang berlebihan menunjukan bahwa wanita hamil tersebut mengalami tekanan psikologis atau fisiologis. kehamilan ektopik. Berat badan yang tetap atau terjadi sedikit penurunan berat badan selama trimester I adalah hal yang normal. serta hipertensi kronik. b. solusio plasenta. Kebutuhan nutrisi Pola kenaikan berat badan adalah hal yang penting untuk dipantau karena kenaikan berat badan total wanita hamil penting untuk mengetahui berat badan wanita di awal kehamilan. Dan nyeri perut bagian bawah bisa disebabkan oleh kista ovarium. preeklampsia dengan hipertensi kronik. gastritis. Ketidaknyamana yang normal pada trimester I Ketidaknyamann yang terjadi pada trimester I adalah hal yang umum terjadi misalnya ibu hamil mengalami kelelahan hal tersebut bisa disebabkan oleh kurangnya asupan nutrisi atau anemia. hipertensi gestasional.

anjurkan ibu untuk makan makanan ringan seperti biskuit atau roti ditambah dengan teh manis hangat sebelum bangun dari tempat tidur. Dalam batas yang fisiologis keadaan ini dapat diatasi. dan juga dapat menimbulkan kekurangan cairan/dehidrasi atau yang disebut dengan Hyperemesis Gravidarum. Kita harus memberitahu pada ibu bahwa jangan mengurangi pemasukan cairan/minum untuk mengatasi masalah ini karena ibu hamil membutuhkan cairan yang lebih pada saat kehamilan. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan makan dalam jumlah sedikit tapi sering.Pengaruh estrogen dan progesteron terjadi pengeluaran asam lambung yang berlebihan. Askeb Kelompok 12 33 . serta makanlah selagi hangat. b. karena hanya akan menimbulkan rasa mual. jangan makan dalam jumlah atau porsi besar dan berlemak. sehingga tidak dapat makan atau minum apapun. Untuk mengatasi mual dan muntah di pagi hari. Keadaan ini terjadi pada bulan pertama kehamilan karena pada saat itu terjadi pembesaran uterus. Mual dan muntah biasanya timbul pada minggu kedua kehamilan setelah pembuahan dan terjadi kurang lebih antara minggu ke-6 sampai bulan ke-4 kehamilan. Bidan menyarankan agar ibu menghubungi dokter atau bidan bila mual-muntah menjadi sangat hebat. Cara mengatasinya yang dapat kita lakukan untuk mengurangi frekuensi berkemih ini adalah menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi dan mengurangi asupan cairan sebelum tidur malam. akan tetapi pada trimester II sudah menghilang dan timbul lagi pada trimester III karena terjadi penekanan kandung kemih oleh turunnya kepala bayi. Sering berkemih Desakan rahim kedepan menyebabkan kandung kemih cepat terasa penuh dan sering buang air kecil (BAK). Timbul gejala mual dan muntah terutama pada pagi hari yang disebut morning sickness. sehingga wanita tidak perlu bolak-balik ke kamar mandi ketika tidur.

Metode untuk meredakannya adalah meyakinkan kembali wanita tersebut bahwa keletihan adalah hal yang normal dan bahwa keletihan akan hilang secara spontan pada trimester II. ibu hamil juga tidak dianjurkan untuk minum kopi ataupun teh karena kopi dan teh mengandung kafein yang dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Merasa lemah dan letih Rasa lelah dan cape merupakan tanda umum kehamilan dan akan muncul sekitar 8-10 minggu pertama kehamilan. Bila skit kepala semakin terasa berat beri tahu ibu untuk secepatnya hubungi dokter atau bidan (pada kehamilan lanjut sakit Askeb Kelompok 12 34 . Untuk keluhan sakit kepala bisa diatasi dengan beristirahat. disamping bisa menyebabkan iritasi lambung. kalsium dan magnesium dalam tubuh. c. Sakit kepala yang muncul pada masa awal kehamilan disebabkan karena adanya peningkatan sirkulasi darah akibat perubahan hormonal. Kafein bersifat diuretik sehingga ibu menjadi sering buang air kecil akibatnya mengurangi jumlah mineral penting seperti: kalium. Sekitar 90% kasus kelelahan pada wanita hamila akan menghilang sekitar minggu ke-12 kehamilan. Hormon yang semakin meningkat pun dapat mengganggu pola tidur anda. dan makanlah dengan porsi makan sedikit tapi sering biasanya dapat menolong.Oleh karena itu. Ada ibu hamil yang menjadi gampang mengantuk atau sebaliknya menjasi sangat susah tidur di waktu malam hari. Tubuh anda berusaha menyesuaikan diri dengan perubahan hormon dan metabolisme yang ada. Pengetahuan ini akan membantu wanita untuk sering beristirahat selama siang hari jika memungkinkan hingga kelelahannya hilang. Latihan ringan dan nutrisi yang baik juga dapat membantu mengatasi keletihan ini. Kelelahan juga dapat disertai dengan rasa sakit kepala. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit tubuh padahal keseimbangan elektrolit tubuh berfungsi menjaga kerja jantung dan alat-alat tubuh lain dengan baik.

misalnya menyarankan ibu agar bercerita tentang perasaannya kepada orang terdekat. karena prem merupakan laktasif ringan alami. Konstipasi atau obstipasi Pengaruh progesteron dapat mengahambat gerak peristaltik usus yang menyebabkan kesulitan untuk buang air besar (BAB). Hal yang bisa disarankan bidan kepada klien yang mengalami keluhan seperti ini mungkin bidan bisa memberikan konseling.kepala dapat menjadi tanda pre-eklampsia. Perubahan mood atau emosi Pada trimester awal kehamilan terjadi perubahan emosional menjadi tidak stabil. yakni minum air minimal 8 gelas per hari dalam ukuran gelas minum. yang biasanya disertai dengan peningkatan tekanan darah dan kaki-tangan bengkak). Tablet zat besi (iron) juga biasanya menyebabkan masalah konstipasi ini selain itu zat besi tablet akan menyebabkan warna feses menjadi kehitaman. Keadaan seperti ini bisa diatasi dengan: Asupan cairan yang adekuat. Konsumsi buah prem atau jus prem. bidan atau dokter. f. hal ini karena adanya perubahan hormone. Bila ibu sering merasa seperti ingin pingsan sarankan ibu untuk segera periksa ke dokter karena kemungkinan ibu mengalami anemia. d. Keadaan ini menghilang setelah umur hamil 16 minggu. Askeb Kelompok 12 35 . Sinkope atau pingsan Terjadinya gangguan sirkulasi kedaerah kepala (sentral) menyebabkan iskemia susunan saraf pusat dan menimbulkan sinkope atau pingsan. Karena ini salah satu cara untuk mengurangi emosi yang terjadi. e. Ini biasanya terjadi pada trimester awal kehamilan.

Berbagai keluhan ini mencakup: y y Tidak haid Mual dan muntah (morning sickness atau penyakit pagi. daun seledri. Puting susu mungkin terasa gatal dan y Askeb Kelompok 12 36 . dan mengandung serat alami (misal selada. dan atau supositoria gliserin jika da indikasi. Payudara wanita yang sedang hamil menjadi lebih besar. Hal ini memerlukan periode istirahat pada siang hari. - Minum air hangat (misal air putih. latihan kontraksi otot abdomen bagian bawah secara teratur. meskipun sebenarnya bisa terjadi kapanpun) y y y Merasa lelah dan mengantuk Sering BAK Lebih banyak mucus atau lendir yang keluar dari vagina (keputihan. Konsumsi laksatif ringan. Tiga bulan pertama kehamilan adalah waktu pembiasaan bagi tubuh dan pikiran terhadap kehamilan. mengacuhkan ³dorongan´ atau - Lakukan latihan secara umum. - Makan makana berserat. kulit padi). mempertahankan postur yang baik. Hal ini mencakup penyediaan waktu yang teratur untuk melakukan defekasi dan kesadaran untuk tidak menunda defekasi. teh) saat bangkit dari tempat tidur untuk menstimulasi peristaltik.- Istirahat cukup. pelunak feses. tetapi bukan yang berbau) Perubahan pada payudara (yang tengah bersiap menghasilkan air susu ibu (ASI). Semua kegiatan ini memfasilitasi sirkulasi vena sehingga mencegah kongesti pada usus besar. - Miliki pola defekasi yang baik dan teratur. mekanisme yang baik. berjalan setiap hari. Wanita hamil mungkin merasakan dampak dari meningkatnya hormon-hormon.

d. Kebutuhan nutrisi Peran bidan y Bidan harus bisa memberikan solusi dalam mengatasi mualmuntah yang terjadi dan sangat dirasakan tidak nyaman oleh pasien. Aktivitas seksual Kehamilan dan persalinan adalah semua bentuk ekspresi seksualitas perempuan. y Memberitahu kepada ibu hamil bahwa tidak dibolehkan untuk mengkonsumsi obat-obatah diluar petungjuk dokter. y Memberikan informasi mengenai gizi dan nutrisi apa saja yang baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil agar kesehatan ibu dan bayinya tetap terjaga. jauhkan dari makanan yang baunya merangsang sehingga timbul perasaan ingin muntah. Misal menyarankan kepada pasien untuk makan sedikit tapi sering. Askeb Kelompok 12 37 . Area disekeliling puting (disebut areola) menjadi lebih gelap. Hal-hal yang perlu mendapat perhatiaan pada masa ini adalah: a. Mual dan muntah b. karena pada trimester I ini pertumbuhan janin sedang mulai berkembang dan ada beberapa obat yang bisa memberi pengaruh buruk pada janin. misal tetrasiklin bisa menyebabkan kecacatan pada bayi.nyeri. pasangan dapat berpartisipasi dalam aktivitas seksual tetapi menahan diri dari hubungan karena budaya tabuh terhadap aktivitas seksual selama kehamilan atau karena mitos tentang bahaya hubungan seksual selama kehamilan. Pengaruh obat terhadap janin c. Perubahan body image/citra tubuh (khususnya bagi ubu hamil masih remaja/muda ± usia ibu 12-19 tahun) d. yang erat kaitannya dengan pengalaman fisiologis dan psikologis.

dengan memberikan informasi mengenai dampak dari penggunaan kafein. berkeringat dan terjadi peningkatan keputihan. Pemberian konseling mengenai personal hygiene sangat penting diberikan dari awal kehamilan untuk meningkatkan derajat kesehatannya. g. tes pada wanita hamil harus dilakukan atas kemauan wanita itu sendiri.2. Tenaga Askeb Kelompok 12 38 . Skrining HIV yang diwajibkan melibatkan diskriminasi. stigma sosial. kontak dengan kulit dan saluran pencernaan yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan janin. rokok dan alkohol yang dapat mempengaruhi pertumbuhan janin dapat membantu ibu untuk mengurangi kebisaan buruknya tersebut. mengkonsumsi alkohol. obat bebas . dalam hal ini peran bidan adalah membantu ibu hamil dalam meningkatkan derajat kesehatannya. f. Petugas harus mengutamakan keadaan bayi. General hygiene Wanita hamil mungkin lebih sering mandi karena pada saat kehamilan.6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS Wanita hamil secara etis bertangung jawab untuk mencari perawatan yang layak selama ia hamil dan harus menghindari hal-hal yang membahayakan janinnya. Sebelum ada perubahan teknologi yang mengubah diagnosis dan pengobatan pada janin. Insiden tranmisi perinatal dari seorang ibu HIV positif ke janinnya bervariasi dari 25%-35%. sering memakai obat tanpa resep dokter hal tersebut dapat membahayakan kehamilannya. Metode untuk mencegah transmisi ibu ke janin dan pengobatan janin sampai saat ini belum ada. Konsumsi obat-obatan Jika saat kehamilan trimester I seorang ibu hamil memiliki kebiasaan buruk seperti merokok. 2. Promosi kesejahteraan (Promotion of Safety) Rumah dan tempat kerja dapat menyebabkan membuat ibu hamil terpajan dari berbagai zat berbahaya. kulit menjadi lebih berminyak. Zat berbahaya tersebut dapat masuk melalui saluran pernapasan.e. dan risiko bereproduksi pada wanita hamil. tetapi tidak dengan mengorbankan kondisi ibu.

kesehatan memiliki kewajiban memastikan calon ibu memperoleh informasi yang cukup tentang gejala dan tes HIV. a. Definisi Konseling adalah kebutuhan proses pembicaraan dan

pembahasan masalah-masalah antara kita dengan konselor (orang yang dilatih untuk mengatasi masalah PMS). b. Penyakit Menular seksual (PMS) dan AIDS AIDS adalah PMS yang paling sering didengar belakangan ini. Ketakutan orang tentang AIDS sangat besar, karena sejauh ini belum dapat disembuhkan. Obat-obatan yang dapat membantu perawatan mereka yang sudah kena AIDS (bukan menyembuhkan) juga sangat mahal. Semua orang bisa saja terkena AIDS. Di Indonesia sudah ada bayi maupun orang dewasa yang terkena AIDS. Karena itu, kita mesti waspada terhadap bahaya penularan AIDS. c. Catatan khusus tentang AIDS
y

Kita tidak bisa melihat apakah seseorang terkena AIDS (bibit penyakit AIDS) hanya berdasarkan penampilannya

y

AIDS tidak bisa dicegah dengan obat-obatan, suntikan atau jamu-jamuan

y y

AIDS belum dapat disembuhkan dan dapat berakibat kematian AIDS dapat menular dengan cara yang sama dengan PMS yang lain

y

Penampakan AIDS sama seperti penyakit yang mengenai orang biasa seperti TBC, tumor, radang paru, infeksi saluran pencernaan dan lain-lain

y

AIDS dapat dicegah dengan cara hanya berhubungan seks dengan seorang pasangan yang juga hanya berhubungan seksual dengan kita, atau dengan menggunakan kondom setiap kali berhubungan seksual.

Askeb Kelompok 12

39

Perlu kita ketahui bahwa HIV/AIDS dan PMS pada ibu hamil dapat mempengaruhi keadaan psikologi ibu hamil dan mempengaruhi pertumbuhan janin yang dikandungnya. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif (+) HIV. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan, dan apabila ia memilih untuk melanjutkan kehamilannya, perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu non-hamil yang terinfeksi HIV. Standar penanganan yang berlaku saat ini mengharuskan wanita hamil dan janinnya menjalani terapi yang paling efektif yang tersedia. Karena konsekuensi penyakit yang tidak diobati sangat merugikan, terjadi pergeseran dari fokus pengobatan yang semata-mata untuk melindungi janin menjadi pendekatan yang lebih berimbang berupa pengobatan bagi ibu dan janinnya (Kass dkk., 2000). 2.2.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan A. Definisi Pemeriksaan antenatal care (ANC) adalah pemeriksaan kehamilan untuk mengoptimalkan kesehatan mental dan fisik ibu hamil. Sehingga mampu menghadapi persalinan, kala nifas, persiapan pemberiaan ASI dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar (Manuaba, 1998). Pemeriksaan kehamilan (ANC) merupakan pemeriksaan ibu hamil baik fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan, persalinan dan masa nifas, sehingga keadaan setelah post partum sehat dan normal, tidak hanya fisik tetapi juga mental (Prawiroharjo, 1999). Kunjungan Antenatal Care (ANC) adalah kunjungan ibu hamil ke bidan atau dokter sedini mungkin semenjak ia merasa dirinya hamil untuk mendapatkan pelayanan/asuhan antenatal. Pada setiap kunjungan

antenatal (ANC), petugas mengumpulkan dan menganalisis data mengenai kondisi ibu melalui anamnesis dan pemeriksaan fisik untuk

Askeb Kelompok 12

40

mendapatkan diagnosis kehamilan intrauterine, serta ada tidaknya masalah atau komplikasi (Saifudin, 2002). Kunjungan ibu hamil atau ANC adalah pertemuan antara bidan dengan ibu hamil dangan kegiatan mempertukarkan informasi ibu dan bidan. Serta observasi selain pemeriksaan fisik, pemeriksaan umum dan kontak sosial untuk mengkaji kesehatan dan kesejahteraan umumnya (Salmah, 2006). Kunjungan Antental Care (ANC) adalah kontak ibu hamil dengan pemberi perawatan/asuhan dalam hal mengkaji kesehatan dan

kesejahteraan bayi serta kesempatan untuk memperoleh informasi dan memberi informasi bagi ibu dan petugas kesehatan (Henderson, 2006). B. Tujuan Kunjungan Tujuan dari ANC adalah sebagai berikut : 1. Memantau kemajuan kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh kembang janin. 2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, maternal dan sosial ibu dan bayi. 3. Mengenal secara dini adanya komplikasi yang mungkin terjadi selama hamil, termasuk riwayat penyakit secara umum, kebidanan dan pembedahan. 4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat ibu maupun bayinya dengan trauma seminimal mungkin. 5. Mempesiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI eksklusif. 6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar dapat tumbuh kembang secara normal. 7. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal. Menurut Depkes RI(1994) tujuan ANC adalah untuk menjaga agar ibu hamil dapat melalui masa kehamilannya, persalinan dan nifas dengan baik dan selamat, serta menghasilkan bayi yang sehat.
Askeb Kelompok 12 41

Mengenali dan mengobati penyulit-penyulit yang mungkin diderita sedini mungkin. Mengenal dan menangani sedini mungkin penyulit yang terdapat saat kehamilan. persalinan. persalinan. Menurunkan angka kesakitan dan kematian ibu dan perinatal Askeb Kelompok 12 42 . dan aspek keluarga berencana. persalinan. 4. Sedangkan menurut Manuaba (1998) secara khusus pengawasan antenatal bertujuan untuk: 1. kehamilan. 2. tidak hanya fisik tetapi juga mental. persalinan. Tujuan khusus adalah: 1. kala nifas. Memberikan nasihat-nasihat tentang cara hidup sehari-hari dan keluarga berencana. sehingga keadaan mereka pada post partum sehat dan normal. persalinan. dan nifas. kala nifas. dan nifas. 4. Mengenal dan menangani penyakit yang menyertai hamil. 3. sehingga didapatkan ibu dan anak yang sehat. laktasi. Menurunkan angka morbilitas ibu dan anak. dan nifas. persalinan. 2. nifas dan laktasi. 3. persalinan. Mengenali dan menangani penyulit-penyulit yang mungkin dijumpai dalam kehamilan. dan masa nifas. Menurut Hanifa Wiknjosastro (1999) tujuan ANC adalah menyiapkan wanita hamil sebaik-baiknya fisik dan mental serta menyelamatkan ibu dan anak dalam kehamilan. Memberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan.Menurut Rustam Muchtar (1998): Tujuan umum adalah: menyiapkan seoptimal mungkin fisik dan mental ibu dan anak selama dalam kehamilan.

1999). Walaupun demikian. sesudah itu. kunjungan antenatal untuk pemantauan dan pengawasan kesejahteraan ibu dan anak minimal empat kali selama kehamilan dalam waktu sebagai berikut : sampai dengan kehamilan trimester pertama (<14 minggu) satu kali kunjungan. Pemeriksaan dilakukan tiap 4 minggu sampai kehamilan. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester pertama (selama 14 minggu). Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Pada Trimester I Nulipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Multipara Kunjungan pertama 6-8 minggu Kunjungan kedua dalam 4 minggu Kunjungan kedua 14-16 minggu setelah kunjungan pertama Kunjungan ketiga 14-16 minggu Jadwal kunjungan pada trimester I sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. Askeb Kelompok 12 43 . dan kehamilan trimester ketiga (28-36 minggu dan sesudah minggu ke-36) dua kali kunjungan. dan sesudah 36 minggu (Sarwono. pemeriksaan dilakukan tiap 2 minggu. dan kehamilan trimester kedua (14-28 minggu) satu kali kunjungan. Sebaiknya tiap wanita hamil segera memeriksakan diri ketika haidnya terlambat sekurang-kurangnya satu bulan. Jadwal Kunjungan Menurut Abdul Bari Saifudin. disarankan kepada ibu hamil untuk memeriksakan kehamilannya pada trimester I ± sampai dengan kehamilan 28 minggu periksa empat minggu sekali (Salmah. 2006).C.

Faktor Rh Faktor Rh (antigen) dalam sel darah merah dimiliki oleh sekitar 85% penduduk kulit putih dan 93% penduduk Afrika-Amerika. Individu yang memiliki faktor ini dinyatakan Rh-positif.3. Rustam Mochtar (1998) 1) Pemeriksaan pertama kali yang ideal adalah sedini mungkin ketika haidnya terlambat. Di negara berkembang pemeriksaan antenatal dilakukan sebanyak 4 kali sudak cukup sebagai kasus tercatat. 2. Askeb Kelompok 12 44 . Keuntungan antenatal care sangat besar karena dapat mengetahui berbagai resiko dan komplikasi hamil sehingga ibu hamil dapat diarahkan untuk melakukan rujukan ke rumah sakit. komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium a.3 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester II 2. tambahan protein ½ gr/kg BB = satu telur/hari 5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamilan. Sedangkan individu yang tidak memiliki faktor ini dinyatakan Rh-negatif. dan imunisasi TT1 Jadwal melakukan pemeriksaan antenatal sebanyak 12-13 kali selama hamil. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. 2) Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. Faktor ini ditemukan dalam sel janin sejak 6 minggu setelah konsepsi.

Meskipun demikian. sekitar 2% penyakit ini disebabkan oleh golongan darah yang langka. Anemia Fisiologis Selama masa hamil. Anemia Defisiensi Besi Kesepakatan penanganan anemia defisiensi ialah bahwa besi oral dapat diberikan. d. Tes Anemia Beberapa klinik dan kantor hanya meminta haemoglobin dan hematokrit untuk skrining anemia pada wanita hamil. Suplementasi Besi Rutin Anjuran resmi penggunaan besi oral pada mnasa hamil bervariasi. volume plasma dan massa sel darah merah meningkatkan volume darah ibu sekitar 45% di atas volume sebelum hamil. peningkatan jumlah sel darah merah lebih kecil daripada peningkatan plasma sehingga terjadi anemia delusional. Anemia fisiologis ini mulai dikenali sebagai anemia yang sesungguhnya. Penyakit ni bertanggung jawab terhadap penyakit hemolitik pada bayi baru lahir. Banyak klinisi merasa bahwa tablet besi prenatal adalah upaya pengamanan yang baik untuk mencegah anemia defisiensi besi selama masa hamil. merawat wanita yang sebenarnya tidak mengalami anemia dan tidak merawat wanita yang benar-benar mengalami anemia. Wanita ini tidak boleh mendapat RhIg. Askeb Kelompok 12 45 . b. Meskipun demikian. Skrining Rh Skrining antibody digunakan untuk mengidentifikasi antibody wanita yang membahayakan janin. c. Karena pengukuran salah satu atau keduanya merupakan satu-satunya nilai yang digunakan untuk skrining anemia pada kehamilan maka kesalahan fatal dapat saja terjadi.b.  Hitung Darah Lengkap a.

meskipun nilai antara 100.000 per mL dan 150. atau bahwa bayi akan meninggal akibat karsinoma hepatoseluler. anemia. yaitu sebanyak 25%. kecenderungan efek teratogenik sangat kecil. hepatitis..´ (Divisi Kesehatan Oregon. Skrining prenatal pada wanita hamil merupakan faktor yang paling penting untuk mengidentifikasi bayi yang berisiko sifilis kongenital. Pada minggu ke-16 gestasi. misalnya. Defek ini cenderung muncul ketika infeksi rubella dialami pada trimester pertama. Frekuensinya kemudian menurun seiring kemajuan kehamilan. penyakit jantung.L.000 per mL masih dapat diterima sejauh tes ulang tidak menunjukkan destruksi trombosit.  Tes Rubela Efek merusak rubella congenital. dan abnormalitas kromosom pertama kali ditemukan pada tahun 1940-an. lesi pada mata.  Tes Hepatitis B Kehamilan jarang mengganggu perjalanan infeksi hepatitis B.sampai 90%.. pneumonitis. defek tulang. Wanita hamil tidak dapat diimunisasi terhadap rubella. bandingkan dengan mereka yang terinfeksi perinatal.. ³Kurang dari 5% orang dewasa yang terinfeksi akut di AS menjadi carrier kronis. Trombositopenia Trombosit diperlukan untuk pembekuan darah. ketulian. Masalah yang harus diperhatikan pada wanita hamil yang mengidap penyakit ini adalah bahwa bayi akan terinfeksi pada saat lahir dan akan menjadi carrier kronis yang menularkan penyakit ini ke individu lain.  Tes Sifilis Infeksi janin akibat Treponema pallidum dapat terjadi setiap saat selama masa hamil dan pada setiap tahap penyakit maternal.e. karena secara teoritis terdapat kemungkinan tubuh menjadi lemah karena virus mempresipitasi infeksi intrauterin pada bayi. Hitung trombosit harus diatas 150. sirosis atau keduanya. 1994) Askeb Kelompok 12 46 .000 per .

b. Pada wanita hamil kondisi tersebut dapat menyebabkan pielonefritis. Tes Tuberkulosis Wanita yang berasal dari Negara yang angka prevalensi tuberculosisnya tinggi dan wanita yang berhubungan dengan populasi terkait harus menerima PPD. Abaikan riwayat vaksinasi BCG pada saat menginterpretasi tes tuberculin (Perez-Stable. atu Mediterania. 1995).  Tes Bakteriuria Asimptomatik Sementara bakteriuria asimptomatik merupakan kondisi bukan patologis yang umum ditemukan pada wanita tidak hamil. sementara penelitian terakhir menunjukkan angka sebesar 15% sampai 30%. Penanganan ABU pada wanita hamil secara signifikan menurunkan infeksi trakturinarius. suatu infeksi yang mengakibatkan morbidilitas maternal yang signifikan dan juga dihubungkan dengan PTL. Selama ini penularan perinatal diketahui mencapai angka sebesar 50%. Tes Darah Kondisi-kondisi tertentu memerlukan tes darah tambahan. Tes Human Immunodeficiency Virus (HIV) Sekarang diketahui bahwa virus dapat ditularkan ibu ke bayinya. Asia. Selain prosedur khusus yang harus dilakukan untuk klien-klien keturunan Afrika. Identifikasi dini HIV-positif pada wanita hamil memberi kesempatan untuk memutuskan kelanjutan kehamilan dan ketika keputusan dibuat terapi ZDV dapat diberikan untuk mengurangi infeksi pada janin. tes lain yang harus dilakukan berdasarkan riwayat klien atau pemeriksaan fisik meliputi T4 bebas jika klien dicurigai mengalami hipertiroidisme dan TSH (thyroid stimulating hormone) untuk wanita yang dicurigai hipotiroidisme dan untuk wanita yang mengkonsumsi obat tiroid.  Prosedur dan Tes Khusus a. Kecenderungan yang terjadi ialah bahwa hasil yang positif Askeb Kelompok 12 47 .

ia harus ditawari untuk dirujuk ke pusat konseling genetik. ssunan gigi tidak rata atau adanya sisa akar gigi yang tidak dicabut. terkadang diperlukan tambahan makanan. Selain itu. Mulai trimester kedua yang ditandai dengan mulai makin cepatnya perkembangan otak bayi. bahkan suplemen sesuai kebutuhan. Hal ini dapat membantu mendapatkan gizi yang dibutuhkan.2 Menetapkan kebutuhan belajar Asupan gizi yang diperlukan ibu hamil harus ditingkatkan sejalan dengan kebutuhan perkemabangan kehamilan. 2. karena pada saat itu pembentukan janin berlangsung sangat cepat.3. Kebutuhan energy Pada trimester 2 kalori yang dibutuhkan untuk penambahan darah. Seorang ibu hamil memiliki kebutuhan gizi khusus. Berikut adalah beberapa syarat makanan sehat bagi ibu hamil 350 Kkal/hari. kebutuhan uterus. Apendiks M mengidentifikasi criteria untuk PPD positif. Apabila wanita hamil dinyatakan berisiko tinggi memiliki anak yang menderita defek lahir.berhubungan dengan infeksi mycobacterium tuberculosis. Idealnya adalah tiga bulan sebelum kehamilan. Tes Genetik Resiko defek lahir pada setiap kehamilan ialah 3%-5%. Askeb Kelompok 12 48 . Personal hygiene  Cara merawat gigi Kondisi gigi dan mulut ibu hamil seringkali ditendai dengan adanya pembesaran gusi yang mudah berdarah karena jaringan gusi merespons secara berlebihan terhadap iritasi lokal. pada saat kehamilan dibutuhkan vitamin. b. Tambahan energy pada trimester ini 300. Pembesaran gusi biasanya dimulai pada trimester pertama sampai ketiga masa kehamilan. Namun. bukan vaksin BCG. Bentuk iritasi local ini berupa karang gigi. dan perumbuhan jaringan lemak. a. sehingga ibu hamil membutuhkan gizi yang lebih banyak. Beberapa kebutuhan gizi ibu hamil dapat ditutupi oleh makanan sehat dan seimbang. gigi berlubang.350 Kkal/hari. c. pertumbuhan jarinagn mamae.

konsistensi linak. Kebersiahan tubuh harus sebantiasa terjaga selama kehamilan. permukaan licin mengkilat. menyegarkan.  Mandi Dengan mandi dapat merangsang sirkulasi.  Perawatan vagina Wanita hamil juga melakukan irrigasi vagina kecuali dengan nasihat dokter. serta jangan terlalu panas dan terlalu dingin y Gunakan sabun yang mengandung antiseftik Mandilah secara teratur 1-2 kali dalam sehari. maka akan mudah terkena infeksi apabila tidak dirawat dengan benar. Hal yang harus diperhatikan untuk merawat vagina: y y y Askeb Kelompok 12 Celana dalam harus kering dan tidak boleh ketat Jangan gunakan obat / menyemprot kedalam vagina Sesudah bab/ bak dilap dengan menggunakan lap khusus.Pembesaran ini dapat mengenai / menyerang pada semua tempat atau beberapa tempat (single/multiple) bentuk bulat. Perawatannya bisa dengan: y y y y y Tambal gigi yang berlubang Mengobati gigi yang terinfeksi Menyikat gigi secara teratur Membilas mulut dengan air setelah makan atau minum apa saja Gnakan pencuci mulut yang bersifat alkali atau basa. mudah berdarah bila kena sentuhan. berwarna merah menyala. Sebaiknya gunakan pancuran atau gayung pada saat mandi. dan menghilangkan kotoran. 49 . Pada saat hamil PH vagina lebih basa. Hal yang harus diperhatikan saat mandi: y y Hati-hati saat mandi jangan sampai jatuh Gunakan air yang bersih. karena perubahan anatomi pada tubuh mnegakibatkan banyak lipatan-lipatan kulit menjadi lebih lembab dan mudah terinfeksi oleh mikroorganisme. tidak dianjurkan berendam dalam bathtub dan vaginal douche.

Hindarkan dari sepatu berhak tinggi serta alas kaki yang keras. Lakukan sehari dua kali selama 6 menit. cucilah BH paling tidak sehari setelah dipakai dengan menggunakan sabun lembut.  Payudara Periksalah puting apakah menononjol atau tidak. Jaga kebersihan BH. Perawatan rambut.  Perawatan kuku Kuku harus bersih dan pendek. maka lakukan perbaikan dengan cara gunakan dua jari telunjuk atau ibu jari. Kebutuhan pakaian Gunakan pakaian yang longgar. d. Gunakan BH yang dapat menopang/menyangga payudara. bersih. Celan yang dapat digunakan pada ibu hamil: y Maternity briefs atau grandma pantiens. Aktifitas pada masa kehamilan y Askeb Kelompok 12 Olahraga saat hamil/senam hamil 50 . Gunakan BH yang bertali besar dan berbahan katun sehingga dapat menyerap keringat. y Bikini pantiens. Gunakan celana yang lebih besar atau celana dalam ibu hamil pada trimester ini. karena pada saat hamil kuku akan tumbuh lebih cepat dari biasa dan pecah-pecah jika perlu gunakan krim pekembut kuku yang baik dan cocok. karena perut ibu sudah semakin besar dan dapat menekan bayi. yaitu celana yang menutupi perut sampai keatas pusar. c. Apabila datar atau masuk. dan nyaman. yaitu hanya menutupi perut bawah pusar pada garis perut (bikini line) Gunakan celan yang berbahan katun atau kaos agar terhindar dari kelembaban dan infeksi dari jamur dan bakteri. cucilah rambut 2-3 kali dalam seminggu. daerah di sekitar puting susu diurut arah berlawanan menuju ke dasar payudara sampai semua daerah payudara. Namun pada trimester II( bulan ke 4-5) boleh gunakan BH dengan bahan yang tipis/ bahkan tidak memakai sama sekali jika hal tersebut dirasakan nyaman oleh ibu.

Posisi duduk. dan membuat nyenyak pada saat tidur. dan gunakan bantal diantara paha atau diantara lutut. dan renang. a. merupakan trimester yang paling aman untuk melakukan hubunagan intim/seksual. Dll. ibu masih cukup mulai merasa tidak nyaman dan tidak dapat melakukan berbagai posisi tidur. menambah nafsu makan. Posisi wanita diatas. b. karena wanita dapat mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi yang bisa dilakukan pada saat tidur: a. y Posisis tidur Pada trimester ini. b. Olahraga yang yang dapat dilakukan pada trimester ini: senam hamil. dianjurkan untuk senantiasa mengajak berkomunikasi guna mempererat hubungan ibu dan anak. y Berkomunikasi sejak buah hati dalam kandungan Apalagi pada trimester ini bayi sudah mulai mendengar dan mengenali suara ibunya. c.Dapat membantu sirkulasi darah. Posisi terlentang. Posisi miring ke sebelah kiri. Karena kehamilan sudah cukup kuat dan pada trimester ini keinginan seksual lebih kuat karena kekhawatiran pada trimester awal sudah berkurang dan ibu sudah bisa beradaptasi dari segala ketidaknyamanan kehamilannya. y Hubungan intim selama kehamilan Pada trimester ini. namun posisi ini biasaya dilakukan pada trimester 2 awal. Posisi ini merupakan posisi yang paling aman. Ada beberepa posisi yang aman dilakukan pada saat hamil. Posisi ini merupakan posisi yang sering dilakukan pada trimester II dan lanjut dimana tidak Askeb Kelompok 12 51 .

Posisi balap kuda Askeb Kelompok 12 52 . c. Ibu hamil berlutut dengan meletakan bantal dibawah perutnya dengan tujuan mengganjal. e. Dimana pada posisi ini pria duduk dan wanita duduk diatasnya secara berhadapan atau membelakangi pria apabila perut sudah sangat besar. f.memerlukan banyak gerakan. Posisi berbaring miring. Posisi ini juga memungkinkan ibu untuk mengontrol kedalaman penetrasi. Posisi laki-laki diatas tapi berbaring separuh tubuh d. dan suami dapat melakukan penetrasi dari belakang. Posisi berbaring miring berhadapan. Posisi berlutut.

Posisi ini. lalu istri duduk membelakangi suami sambil merapatkan panggul. kaki direntangkan hingga kaki suami berada di bawah kaki istri. Posisi Tempel Sendok Ini merupakan posisi yang pas karena tidak membuat Anda kelelehan. setelah itu kedua paha istri mengapit panggul suami. kedua pasangan duduk bersama diranjang. Lakukan dengan jarak serapat mungkin agar penetrasi dapat dilakukan h. istri banyak memegang peranan. Posisi Silang Jika ingin menerapkan gaya ini. Lakukan posisi ini dengan cara suami duduk meluruskan kedua kakinya. Lalu kaki istri ditekankan pada perut suami untuk memudahkan penetrasi Askeb Kelompok 12 53 . Anda memunggungi suami. Caranya. g. Posisi ini dijamin tidak menekan perut yang sudah membesar. Anda dan suami tidur menghadap arah yang sama. istri duduk di atas kaki suami.

y Mobilisasi. Bangun dari duduk   Sama halnya dengan bangun tidur. Perubahan body mekanik pada ibu hamil 1. sebaiknya dengan menggeser tubuh ke sisi depan kursi. Miringkan badan ke posisi akan turun. jangan condong ke depan. tetapi jangan terkunci   Regangan bagian atas kepala ke langit-langit   Kencangkan perut tarik ke dalam dan ke atas. ke belakang. dengan berat badan seimbang merata di kedua kaki. Berdiri   Kepala tegak dagu masuk. Lengkungan di kaki perlu didukung dengan sepatu bertumit rendah (tapi tidak datar)   Hindari berdiri di posisi yang sama untuk waktu yang lama.   Pastikan daun telinga sejajar dengan tengah bahu   Jauhkan tulang belikat ke belakang dan dada depan   Jaga lutut lurus. body mekanik a.   Sebelum bangun hendaknya gulingkan terlebih dahulu badan ke sisi tempat tidur secara perlahan. Panggul janagan miring ke depan atau belakang. jangan buru-buru berdiri hendaklah untuk sejenak duduk terlebih dahullu. Namun. Bangun dari tidur   Hindari perubahan posisi yang secara tiba-tiba. 3. 2. kemudian badan agak dicondongkan ke depan. gunakan satu tangan untuk menahan tubuh posisi duduk dan dua kaki diayunkan turun ke sisi tempat tidur. Gunakan kedua tangan memegang paha untuk Askeb Kelompok 12 54 .   Pijakan kaki kea rah yang sama. Satu kaki agak maju menjejak di lantai disbanding satunya lagi. atau miring ke samping.

Caranya gunakan tanagan untuk mendorong tubuh ke posisi duduk menyamping kemudian posisi berdiri diatas kedua lutut. Lakukan geraka ini seenak mungkin. Duduk di kursi / lantai   Posisi duduk yang baik pada orang hamil sama halnya dengan posisi dudukorang yang tidak hamil. Mengangkat beban   Dalam mengangkat beban posisinya harus simetris antara tangan kanan dan kiri. Jika tidak. Duduklah agak kedepan sehingga bagian bawah belakang kontak dengan sandaran kursinya. untuk berjalan-jalan sebentar. otot pun bisa rileks   Kaki sebaiknya harus sampai ke lantai.   Sebaiknya. Darah mengalir turun kebawah akan sulit atau kurang lancar untuk kembali ke atas   Ibu hamil tidak duduk terlalu lama.menumpu. Selain itu gunakan otot tangan dan kaki ntuk membantu. akan tersa sakit. Setiap dua jam sekali ambil seling waktu minimal lima menit. Usahakan duduk serileks mungkin agak tak merasa pegal dan sakit. bagian belakang bersandar pada sandaran kursi dengan posisi lurus. Jiak tak sampai. 4. Angkat satu lutut dengan menjejak di lantai dan letakan tangan diatas paha sebagai tumpuan untuk bangkit ke posisi berdiri. Pokoknya.   Bila bangkit dari duduk di lantai. saat duduk. jangan sampai kaki menggantung karena tidak baik untuk sirkulasi darah. maka menyampinglah ke salah satu sisi. Askeb Kelompok 12 55 . begitupun kaki agak mendorong tubuh ke posisi berdiri. Dengan demikian. bisa dengan menepatkan bangku kecil dibawahnya untuk tempat kaki. 5.

Mengatasi sembelit Obat sembelit yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah obat yang mengandung bisakodil dan laktulosa. tekuk lutut dan pinggul. dan disertai oralit. Ada beberapa cara mengangkat beban yang benar    Jika harus mengangkat benda. Penghilang nyeri Obat penghilang nyeri yang aman adalah parasetamol. Dikhawatirkan otot perut pun ikut akan ketarik sehingga menjadi tegang dan menimbulkan kontraksi.jangan mencoba untuk mengangkat benda-benda yang lebih berat dari 20 kg. d. defenhidramin dan obat gosok. dextrometorfan.3. e. pektin. Obat influenza Yang mengandung guanifenisin. Sebelum mengangkat benda. 2.  Sebetulnya pada ibu hamil tudak dianjurkan untuk mengangkat beban terlalu berat. c. Anti diare Obat diare yang aman digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung kaolin.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Daftar obat yang cukup aman dipakai saat hamil: a.  Beriri dengan sikap kaki lebar dekat dengan benda yang sedang dicoba untuk diambil dan jaga pijakan kaki pada tanah  Kencangkan otot perut dan angkat benda dengan menggunakan otot kaki gerakan dengan lutut. Pseudoefedrin. b. jaga punggung tetap lurus. Anti kembung Askeb Kelompok 12 56 . pastikan pijakan kaki cukup kokoh Untuk mengambail benda yang lebih rendah dari pinggang. klorfeniramin (CTM).

daripada melarang klien mengkonsumsi suplemen tersebut yang berguna untuk menambah simpanan besi. lebih baik kita membantu klien untuk konstipasi melalui cara lain y Ingatkan klien untuk tidak mengkonsumsi obat umum untuk mencegah konstipasi. Implikasi Keperawatan y Kaji nutrisi klien dan pola eliminasi yang mungkin menjadi faktor penyebab y y Anjurkan klien untuk mengosongkan ususnya secara teratur Anjurkan pada klien untuk meningkatkan kandungan serat dalam makanan dengan mengkonsumsi buah dan sayuran dan minum air dalam jumlah lebih dari biasanya setiap hari y Jika klien mengkonsumsi suplemen besi oral. antasid. pengaruh hormon relaksin plasenta. dan ranitidin. Deskripsi  Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada trimester pertama kehamilan  Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan  Konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar. simetidin.Obat kembung yang baik digunakan oleh ibu hamil adalah yang mengandung simetikon.Temuan Pengkajian y y y Adanya rasa begah dan penuh pada abdomen Hilang nafsu makan Perubahan pola eliminasi usus c. Contoh penanganan untuk ibu yang mengalami konstipasi/sembelit: a. terutama minyak mineral yang akan Askeb Kelompok 12 57 . dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesteron  Konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan b.

4 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. 2. laksatif ringan dan supositora sesuai instruksi Nasehatkan klien untuk menghindari makanan pembentuk gas. b. dia akan mendapatkan kenaikan berat badan rata-rata satu pon/minggu selama trimester kedua dan ketiga.3.mengganggu absorpsi vitamin larut lemak yang diperlukan bagi pertumbuhan janin dan kesehatan ibu y Beri tahu klien untuk menghindari enema karena tindakan ini dapat mencetuskan persalinan Anjurkan klien untuk menghindari obat-obatan yang dijual bebas selama kehamilan kecuali diresepkan oleh dokter y y y Berikan pelunak feses. mempertimbangkan status gizi dan berat di Askeb Kelompok 12 58 . Jika seorang wanita memulai kehamilan pada berat badan yang sehat. dia harus makan jumlah makanan dan mempertahankan tingkat aktivitas yang membantu mendapatkannya di tingkat lebih lambat dari 2/3 pon per minggu. seperti kubis atau buncis. dan dia hamil dengan hanya satu janin. Jika memiliki berat badan yang rendah ibu hamil tersebut harus mendapatkan kenaikan berat badan lebih dari 1 pon/minggu. bukan hanya berat badannya. Seksual pasangan wanita mungkin enggan untuk melakukan hubungan seksual karena takut mengganggu selaput janin atau mengganggu perkembangan janin. Peran bidan disini adalah menginformasikan kepada ibu hamil dan pasangannya mengenai cara-cara hubungan seksual yang aman misalnya dengan posisi menyamping sehingga memungkinkan untuk dilakukannya penetrasi dari belakang. Jika dia awalnya kelebihan berat badan. sehingga flatus dapat dikontrol. Kenaikan berat badannya harus dievaluasi dengan melihat gambaran total. Kebutuhan nutrisi Selama trimester II kebiasaan ibu makan dan minum harus dipantau secara kontinyu.

d. kehamilan ektopik. mengangkat benda yang beratnya lebih dari 10 sampai 25 pon dan berkurangnya waktu istirahat menambah risiko tersebut. dan pilihan makanan dia mengkonsumsi. e. kekhawatiran ibu hamil untuk kehilangan janinnya mulai berkurang. f. kondisi kerja yang kurang ideal "fisik kerja yang intensif meningkatkan kemungkinan bayi berat lahir rendah dan lahir prematur. jumlah waktu yang dibutuhkan untuk metabolisme dan mengeluarkan kafein memakan waktu lebih lama sampai 18 jam. Mual di pagi hari. ibu hamil biasanya merasa lebih nyaman dengan kehamilannya. c. hal tersebut bayi dapat meningkatkan risiko BBLR. Ketidaknyamanan selama kehamilan trimester II Selama trimester II. Tanda-tanda bahaya trimester II Ketika kehamilan memasuki trimester kedua.mana dia memulai kehamilan. atau menyebabkan kelahiran prematur. Meskipun jarang terjadi. sehingga ada efek kumulatif ketika dikonsumsi terus dalam periode 12 sampai 18 jam. tingkat aktivitas. Perhatian yang lebih selama trimester ini yaitu terhadap penyakit menular. Konsumsi obat-obatan Selama trimester II dan III kehamilan. Paparan terhadap asap rokok akan mempengaruhi perkembangan janin. sering buang air kecil dan lesu bisanya berlalu dan tidak mengganggu aktifitas mereka sehari-hari. dan penyakit trofoblas gestational dapat didiagnosis pada trimester ini. Jika ibu bisa berhenti merokok sebelum trimester ke III. Keamanan (Safety) Selama 6 bulan terakhir kehamilan. merokok selama kehamilan mengurangi nafsu makan ibu dan menciptakan perubahan vaskular dalam jaringan plasenta. paparan bahaya reproduksi dapat memperlambat pertumbuhan janin. mempengaruhi perkembangan otak. membatasi konsumsi kafein menjadi hal yang penting. aborsi spontan. Berdiri untuk waktu yang lama. beberapa perubahan negatif dapat dibatalkan dan berat badan bayi dapat diperbaiki.ibu hamil biasanya mengatasi ketidaknyamanannya tersebut berdasarkan informasi Askeb Kelompok 12 59 .

3. 2003): Satu kali kunjungan selama trimester kedua (antara minggu 14-28). 24-28 minggu Kunjungan kelima 32 minggu Kunjungan keenam 36 minggu Multipara Kunjungan kedua 14-16 minggu Kunjungan ketiga 24-28 minggu Kunjungan keempat 32 minggu Kunjungan kelima 35 minggu Jadwal kunjungan sesuai dengan perkembangan kehamilan menurut:  WHO (JHPIEGO. 2. Konseling dan anticipatory guidance adalah cara yang terbaik untuk mengatasi atau mengurangi ketidaknyamanan.  Rustam Mochtar (1998): Periksa ulang 1x sebulan sampai kehamilan 7 bulan  Manuaba (1998) Trimester I dan II 1) Satu bulan sekali 2) Diambil data tentang laboratorium 3) Pemeriksaan ultrasonografi 4) Nasehat diet tentang 4 sehat 5 sempurna. tambahan protein ½ gr/kb BB = satu telur/hari Askeb Kelompok 12 60 . teman dan tenaga kesehatan.yang diperoleh dari keluarga.5 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan Jadwal Kunjungan Pranatal yang Direkomendasikan Untuk Kehamilan Trimester II Nulipara Kunjungan ketiga 14-16 minggu Kunjungan keempat.

komplikasi kehamilan 6) Rencana untuk pengobatan penyakitnya. menghindari terjadinya komplikasi kehamilan. dari hasil pemeriksaan ini kita dapat memberikan asuhan kepada ibu hamil yang ditujukan untuk mencegah timbulnya masalah potensial yaitu terjadinya eklampsi. Pemeriksaan protein urin dibutuhkan oleh ibu hamil bila dicurigai mengalami preeklampsi ringan atau berat.4. Tingginya kadar protein dalam urin ibu hamil dapat mengindikasikan terjadinya preeklampsi.4 Mengembangkan Perencanaan Asuhan Yang Komprehensif Selama Trimester III 2. Penyakit ini umumnya terjadi dalam trimester ke-3 kehamilan. Pada spesimen urin 24 jam. 2.19/L (> +2 dengan cara dipstik) atau lebih dalam sekurangkurangnya dua kali spesimen urin yang dikumpulkan sekurangkurangnya dengan jarak 6 jam. Preeklampsia merupakan suatu kondisi spesifik kehamilan dimana hipertensi terjadi setelah minggu ke-20 pada wanita yang sebelumnya memiliki tekanan darah normal (Bobak . proteinuria didefinisikan sebagai suatu konsentrasi protein 0.1 Menetapkan kebutuhan tes labolatorium Test laboratorium yang mungkin di butuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah: y Tes protein urin Proteinuria didefinisikan sebagai konsentrasi protein sebesar 0.5) Observasi adanya penyakit yang dapat mempengaruhi kehamlan. Tetapi dapat terjadi sebelumnya. misalnya pada mola hidatidosa. edema dan proteinuria yang timbul karena kehamilan. 2004). Preeklampsi ialah penyakit dengan tandatanda hipertensi.3 per 24 jam. dan imunisasi TT1. y Tes kadar gula darah Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendiagnosa penyakit diabetes gestasional yaitu suatu intoleransi karbohidrat yang terjadi Askeb Kelompok 12 61 .

Tidak ada anggota keluarga dekat yang mengidap diabetes. Ada anggota keluarga yang memiliki riwayat diabetes tipe II 3. Memiliki riwayat diabetes gestasional sebelumnya 4. Tidak memiliki riwayat obstetri yang buruk. Adanya glukosuria. Pemeriksaan gula darah dapat dilakukan dalam keadaan puasa dan 2 jam post prandial (sesudah makan) atau dapat juga dilakukan pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS). Karakteristik risiko tingggi: 1. 6. apabila ada peningkatan atau penurunan atau peningkatan kadar gula darah (hiper atau hipo glikemia).atau pertamakali diketahui saat kehamilan berlangsung dan mengisyaratkan bahwa gangguan ini dipicu oleh kehamilan. Mengalami kegemukan 2. 3. Tidak ada riwayat kelainan metabolism glukosa. American diabetes association(1999) menyimpulkan bahwa hiperglikemia puasa berkaitan dengan peningkatan risiko kematian janin selama 4 sampai 8 minggu terakhir gestasi. pemeriksaan Askeb Kelompok 12 62 . Nilai referensi: Glukosa puasa = 70-110 mg/dl Glukosa 2 jam PP = <140 mg/dl Glukosa sewaktu = <180 mg/dl Pemeriksaan glukosa darah tidak diperlukan secara rutin apabila semua karakteristik berikut ditemukan: 1. Usia kurang dari 25 tahun. Berat badan sebelum hamil normal. 4. Yang perlu di waspadai adalah bahwa penyakit ini dapat memeberikan efek pada ibu dan pada janin. 2. Efek merugikan pada ibu mencakup peningkatan frekuensi hipertensi dan perlunya seksio sesarea. Berasal dari kelompok etnik yang prevalensi diabetes gestasionalnya rendah. Pada golongan risiko tinggi ini lakukan pemeriksaan sesegera mungkin. 5. Apabila diabetes gestasional tidak terdiagnosis.

y Tes anemia Tes ini dilakukan dengan memeriksa kadar hemoglobin (Hb) ibu hamil untuk mendiagnosa adanya anemia pada kehamilan. Suatu penelitian memperlihatkan perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan. yaitu pada usia kehamilan sekitar 30 minggu. Konsenrtasi paling rendah didapatkan pada trimester ke II. Namun peningkatan volume terjadi dalam proporsi yang lebih besar jika dibandingkan dengan peningkatan eritrosit sehingga terjadi penurunan konsentrasi hemoglobin (Hb) akibat hemodilusi. konsentrasi hemoglobin darah (Hb). kecuali pada perempuan yang memiliki kadar Hb rendah (< 11. Volume plasma yang terekspansi menurunkan hematokrit (Ht).6 g/dl) pada pemeriksaan pertama. Pada kehamilan kebutuhan oksigen lebih tinggi sehingga memicu peningkatan eritopoietin. tetapi dapat meningkat sampai minggu ke-37.darah harus diulang pada minggu ke 24-28 atau setiap saat pasien memperlihatkan upaya yang mengarah ke hiperglikemia. tetapi tidak menimbulkan jumlah absolute Hb atau eritrosit dalam sirkulasi. dan jumlah eritrosit. Ekspansi volume plasma ini mulai pada minggu ke-6 kehamilan dan mencapai maksimum pada minggu ke-24 kehamilan. volume plasma sekitar 40% lebih tinggi pada ibu hamil dibandingkan perempuan yang tidak hamil. Ada spekulasi bahwa anemia fisiologik dalam kehamilan bertujuan untuk menurunkan viskositas darah maternal sehingga meningkatkan perfusi plasental dan membantu penghantaran oksigen serta nutrisi ke janin.5 g/dl). Askeb Kelompok 12 63 . Akibatnya volume plasma bertambah dan sel darah merah (ertirosit) meningkat. kecuali pada perempuan yang sudah memilikin kadar Hb tinggi (>14. Pada trimester III terjadi sedikit peningkatan Hb. Ekspansi volume plasma merupakan penyebab anemia fisiologik pada kehamilan. Pada trimester I konsentrasi Hb tampak menurun. pada titik puncaknya.

Askeb Kelompok 12 64 . pendarahan post ± partum. Makan (diet) ibu hamil y Total kalori yang dibutuhkan oleh ibu hamil trimester III adalah 2. lahir prematur. dan apabila asupan kalori tidak adekuat. lamanya waktu partus karena kurang daya dorong rahim. Pada ibu Pucat.0 Hematokrit (%) 36 Tidak hamil Hamil Trimester I Trimester II Trimester III 11. Kalori dibutuhkan untuk energy. kurang nafsu makan. Kematian bayi dalam kandungan. maka protein akan dimetabolisme untuk menghasilkan energy dan tidak digunakan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. kematian bayi pada usia sangat muda serta cacat bawaan.2 Menetapkan kebutuhan belajar Hal-hal yang harus dipelajari atau diperhatikan oleh ibu hamil selama masa kehamilan trimester III adalah: a. rentan infeksi dan hipoksia akibat anemia dapat menyebabkan shock bahkan kematian ibu saat persalinan. Pada janin Abortus.5 11.0 33 32 33 2. Nilai batas untuk anemia pada perempuan Status kehamilan Hemoglobin (g/dl) 12. letih. pusing. rasa lemah.4. meskipun tak disertai pendarahan b.0 10.DAMPAK ANEMIA a. rawan dekompensasi cordis pada penderita dengan Hb kurang dari 4 g ± persen. menurunnya kebugaran tubuh dan gangguan penyembuhan luka. 400 Kkal.

misalnya penisilin. codein y Kategori D Terdapat bikti adanya risiko bagi janin. parasetamol. Obat-obatan Pemberian obat pada ibu hamil harus difikirkan efek obat terhadap ibu dan tidak boleh melupakan pengaruh atau efek samping obat pada janin. dan sayuran hijau. Contohnya adalah multivitamin atau vitamin prenatal. tetapi belum ada studi pada manusia. b. Contoh: karbamazepin dan fenitoin. Salah satu contohnya adalah obat jerawat isotretionoin. pada situasi klinis tertentu. y Kategori C Efek merugikan terlihat dapa hewan. hati. telur. kacang-kacangan. y Kategori B Studi-studi pada hewan tidak menunjukan adanya risiko pada janin. Beberapa golongan obat ini sering digunakan. tetapi manfaat diperkirakannya diperkirakan melebihi risiko-risiko tersebut. Zat besi banyak terkandung dalam daging. namun belum tersedia cukup data tentang efeknya pada wanita hamil. yang dapat Askeb Kelompok 12 65 . kafein. CTM. kebutuhan zat besi naik menjadi 39 mg per hari/BB atau setara dengan sepotong tempe. manfaat penggunaan obat tersebut lebih tinggi dibandingkan risikonya. y Kategori X Risiko pada janin sudah jelas terbukti dari pada manfaatnya. Salah satu contohnya adalah efedrin.y kebutuhan zat besi Pada trimester ketiga. Kategori obat pada ibu hamil berdasarkan risiko janin: y Kategori A Yaitu obat-obatan yang selama ini telah banyak dikonsumsi oleh ibu hamil tanpa menunjukan bukti adanya peningkatan kejadian malformasi atau yang membahayakan pada janin baik secara langsung maupun tidak langsung. sereal.

antipiretik (terhadap demam). wajah dan Kategori obat berdasarkan periode kehamilan dan kemampuan menembus plasenta (US FDA) 1. perpanjangan masa kehamilan. Dapat menembus plasenta. oenurunan berat badan lahir. Efek analgesiknya sama dengan aspirin. kelainan susunan saraf pusat. dan anti-inflamasi (peradangan). Asetaminofen Termasuk kategori obat golongan B.II maupun trimester III. Ibuprofen tidak dianjurkan diminum oleh wanita hamil dan menyusui. Obat ini tidak direkomendasikan kecuali atas indikasi spesifik karena berkaitan dengan peningkatan kematian per8inatal. Merupakan obat pilihan untuk nyeri 2. Naproxen bekerja dengan cara menurunkan hormon yang menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri di tubuh. Askeb Kelompok 12 66 . dan kemungkinan teratogenik. Ibuprofen. pada trimester I. Dapat menembus plasenta. Naproksen termasuk dalam golongan antiinflamasi nonsteroid. Aspirin Aspirin atau asam asetilsalisilat (asetosal) adalah sejenis obat turunan dari salisilat yang sering digunakan sebagai senyawa analgesik (penahan rasa sakit atau nyeri minor). Obat ini bersifat analgesik dengan daya antiinflamasi yang tidak terlalu kuat.II dan III.menyebabkan kardiovaskuler. ketoprofen dan naproksen Ibuprofen merupakan derivat asam propionat yang diperkenalkan banyak negara. perdarahan neonatus. Termasuk kategori D pada kehamilan trimester I. 3. Ketoprofen adalah jenis obat yang umumnya diresepkan untuk mengobati rasa sakit peradangan arthritis yang terkait atau sakit gigi parah yang mengakibatkan radang gusi.

terutama bila pemberian dalam waktu yang lama. y Hindari pemberian obat polifarmaka. Konseling dan pemilihan obat pada ibu hamil Tujuannya adalah untuk menghindari atau mengurangi abnormalitas janin. asalkan tidak mengalami kelelahan atau berisiko cedera bagi diri atau janinnya. Pergunakan pedoman penggunaan obat resmi dan daftar-daftar obat yang aman demikian pula pemberian obat-obat terbatas atau yang tidak diperbolehkan pada ibu hamil. nefrotoksisitas pada janin dan perdarahan periventrikular. atau jamu-jamu tradisional yang belum teruji. Konseling yang diberikan antara lain: y y Hindari pemberian obat pada periode pertama pascakonsepsi Hindari makanan minuman dan zat yang tidak diperlukan oleh janin dalam pertumbuhannya. penutupan duktus arteriosus secara premature. alcohol. Kategori D pada trimester III. Bentuk senam hamil: a Pemanasan Mempersiapkan otot.Ketiganya termsuk kategori B jika diberikan pada kehamilan trimester I dan II. y Berikan obat yang telah jelas aman dan mempertimbangkan keperluan pengobatan primernya. obat sedative. OAD. Secara umum wanita hamil tidak harus membatasi olah raga. jantung dan paru sebelum gerakan selanjutnya. misalnya merokok. y c. dan membuat nyenyak pada waktu tidur. obat ini harus digunakan secara hati hati dan dihindari pada trimester III karena berkaitan dengan kejadian oligohidramnion. Berdiri atau dalam keadaan duduk bersila Askeb Kelompok 12 67 . Aktivitas pada masa kehamilan trimester III o Olahraga saat hamil/senam hamil Berguna untuk membantu sirkulasi darah. Ketiga jenis obat ini dapat menembus plasenta. hipertensi pulmoner pada janin. menambah nafsu makan.

2. mengurangi keluhan nyeri punggung dan memudahkan bayi keluar. 4. tungkai melangkah ke kanan dan tungkai kiri merapat dengan lengan diayun lurus ke depan dan turunkan. langkah ke kiri kembali ke awal (sambil melangkah ayunkan kedua lengan ke atas dan ke bawah) y Latihan penguatan dan peregangan Ditujukan untuk meningkatkan kelancaran sirkulasi darah. Kedua tangan di perut samping. kemudian mundur tungkai kanan. kedua lengan diayun ke samping saat tungkai maju. tungkai kanan maju diikuti dengan tungkai kiri merapat dengan mendorong lengan lurus ke depan. Putar bahu bersamaan keduanya (2x8 hitungan) b Latihan inti y Latihan kebugaran Latihan ditujukan untuk memperbaiki kerja jantung. Ambil nafas sambil angkat kedua lengan ke atas (2x8 hitungan) 2. patahkan leher ke kiri-ke kana (2x8 hitungan) 4. dan lengan lurus kesamping saat mundur. 3. Meningkatkan kebugaran sehingga ibu hamil tidak cepat lelah. Askeb Kelompok 12 68 . kedua lengan ke atas. langkahkan kaki diikuti kaki kiri. tunduk dan tegakkan kepala (2x8 hitungan) 3. Kedua tangan di perut samping. mengurangi risiko cedera. Berdiri.1. menguatkan otot-otot. Berdiri. lakukan untuk gerak arah sebaliknya. gerakan tungkai sama. Berdiri. percaya diri dan lebih tenang Tahap gerakan: 1. Berdiri. pembuluh darah dan paru.

tekan kedua lutut dan bungkukkan badan. 10. Kerutkan pantat lalu angkat setinggitingginya sampai hitungan 6. 5. Posisi berdiri dengan sanggahan kursi di depan. badan lurus. kaki diluruskan. kepala disamping kanan atau kiri selama 10 menit bergantian. Kaitkan kedua lengan ke depan. dada menempel di lantai. Variasikan dengan gerakan kaki ke samping atau memutar. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Four point knealing. kemudian rotasikan panggul sambil tarik nafas. lakukan 4 kali 8. kepala lurus kedepan sambil tarik nafas dan turunkan kepala. Duduk tegak tangan menyangga di belakang badan tekuk dan luruskan kaki bergantian.1. pegang kursi sekuatnya. angkat satu tangan lurus. 4. Posisi sujud. dapat mengurangi keluhan nyeri saat persalinan. 6. Duduk bersila. Duduk tegak. 3. kedua tangan di bahu putar ke arah depan. Duduk bersila. 7. 9. mengurangi Askeb Kelompok 12 69 . kedua tangan disamping. tangan disamping. kedua siku tangan tidak boleh mengangkat. 2. kedua kaki ditekuk. y Latihan Pernafasan Melatih teknik pernafasan dada dan diafragma. lakukan bergantian. Kemudian lakukan posisi jongkok tanpa tumit diangkat dan berdiri lagi. Posisi tidur telentang. tarik kembali lurus ulangi kanan kiri. Lakukan selama 4 kali. gerakan naik turun sambil gerakan lutut menekuk-lurus. Tidur telentang. Kaitkan kedua lengan ke belakang. silangkan tungkai.

y Pernafasan Cepat Perut: tarik nafas cepat lewat hidung. lepaskan. lutut ditekuk. pernafasan cepat. Askeb Kelompok 12 70 . tangan di dada. terangkat tahan 1-2 detik. y Pernafasan Diafragma Telentang. Pendinginan/ Relaksasi Lengan dan tangan. Frekwensi 8x/menit. percepat 60x/mnt.stress dan pernafasan diafragma/perut. relaks lengan di samping badan dengan tangan di atas dada. hembuskan lewat celah bibir. Mulai dengan frekwensi 30x/mnt. kombinasi. tangan di atas perut. mengatasi nyeri his palsu/his permulaan kala satu. lambat kembali 30x/ menit. hembuskan cepat dengan mulut terbuka. kembangkan dada sampai tangan. pernafasan dada. lengan di samping badan dengan satu tangan di atas perut. d. relaks. lutut ditekuk.Tarik nafas dalam pelan melalui hidung sampai perut mengembung. y Pernafasan Dada Telentang.Dapat menggantikan pernafasan perut bila nyeri his kala satu semakin kuat. tahan 1-2 detik hembuskan nafas lewat mulut perlahan.Tarik nafas pelan dalam melalui hidung. mengatasi stress. hembuskan nafas cepat dengan mulut terbuka. genggam tangan kerutkan lengan dengan kuat tahan. telentang/miring. Dada: tarik nafas cepat lewat hidung.Ulangi dengan frekwensi 8x/menit.Tungkai dan kaki.Mempercepat relaksasi.

uterus yang berat biasanya mengganggu keseimbangan wanita hamil dan meningkatkan kemungkinan wanita hamil terpleset dan jatuh di bathtub kamar mandi. berbahan halus dan dapat menyerap keringat. taruhlah bantal di bawah bahu dan kepala untuk menghindari sesak. kerutkan otot perut dan dasar panggul tahan lalu lepaskan. f. jangan pada tempat yang sesak dan ramai. lepaskan. Meningkatnya massa payudara dapat menyebabkan payudara menggantung dan terasa nyeri. menjelang akhir kehamilan wanita dianjurkan untuk menggunakan shower. Pakaian Secara umum direkomendasikan bahwa busana yang digunakan selama hamil seyogyanya nyaman. Ibu hamil disarankan untuk berbaring ke sebelah kiri dengan lutut agak ditekuk dan diberi bantal diantaranya. karena tidur siang menguntungkan dan baik untuk kesehatan. Taruh juga bantal di bawah kaki untuk menghindari pengumpulan darah di kaki. karena semakin datar. telentang/miring kontraksikan/kencangkan semua otot. Perut dan dasar panggul. Selama trimester terakhir. Mencari tempat hiburan yang sirkulasi udaranya baik. dan untuk menjaga kenyamanan Askeb Kelompok 12 71 . telentang/miring. Seluruh tubuh. sebaiknya ibu hamil tidur dengan posisi kepala agak tinggi. Bila sukar tidur terlentang. tidak ketat.sambil nafas dada pelan teratur lalu relaks (bayangkan hal menyenangkan). tekananrahim pada paru-paru semakin besar dan bisa membuat sesak. Hindari tidur dengan posisi datar. e. Karena itu. Istirahat dan rekreasi Sebaiknya wanita pekerja harus sering istirahat. tahan beberapa detik.luruskan kaki (dorsi fleksi). o Posisi tidur Setelah kehamilan membesar. Mandi Tidak ada larangan untuk mandi selama hamil atau masa nifas. g. Berbaring ke sebelah kiri bertujuan untuk menghindari penekanan pembuluh darah oleh uterus yang membesar.

Stocking yang ketat sebaiknya dihindari.diindikasikan penggunaan bra yang menopang secara pas.yang biasanya terjadi karena mengkonsumsi makanan yang tidak cocok dengan tubuh. Pengurutan payudara untuk mengeluarkan sekresi dan mengeluarkan duktus dan duktus dan sinus laktiferus. maka sebaiknya gunakan penopang payudara yang sesuai. pengaruh hormon relaksin plasenta. Basuhan lembut setiap hari pada aerola dan puting susu akan dapat mengurangi retak dan lecet pada area tersebut. Konstipasi Konstipasi adalah gangguan rasa nyaman yang umum terjadi pada kehamilan. umumnya rawan terkena diare. b. h. Perawatan payudara Payudara perlu dipersiapkan sejak sebelum bayi lahir sehingga segera dapat berfungsi dengan baik pada saat diperlukan. lakukan pembersihan dengan menggunakan campuran gliserin dan alcohol. karena payudara merupakan sumber air susu ibu (ASI) yang merupakan makan utama bagi bayi. 2. dan kemungkinan akibat meningkatnya kadar progesterone. Beberapa hal yang dapat anda lakukan bila diare: 1. sebaiknya dilakukan secara hati hati dan benar. Perbanyak minum air putih selama diare/mencret agar tidak dehidrasi Askeb Kelompok 12 72 . pada umur kehamilan berapapun.3 Menetapkan kebutuhan untuk pengobatan komplikasi ringan Komplikasi ringan yang mungkin terjadi pada kehamilan trimester III adalah: a. sensitif. Ini juga merupakan masalah nutrisi yang umum terjadi pada kehamilan. Diare Bila sedang hamil. konstipasi cenderung terjadi pada kehamilan akibat tekanan pada peristaltik usus dari uterus yang terus membesar.4. Oleh karena itu payudara harus dirawat dari jauh -jauh hari. konstipasi menyebabkan rasa begah dan penuh serta hilang nafsu makan. Karena payudara menegang. Untuk sekresi yang mengering pada puting susu. dan menjadi lebih berat.

Umpamanya dari rumah sakit kabupaten ke rumah sakit provinsi atau rumah sakit tipe C ke rumah sakit tipe B yang lebih spesialistis fasilitas dan personalianya. Makan bubur nasi setiap hari selama sakit agar lebih mudah dicerna oleh tubuh. Selama diare disarankan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung gula misalnya minum sari kurma atau madu agar asupan ibu hamil tetap memiliki energi (tidak terlalu lemas) 4. Cemilan cracker/biskuit agar ada makanan yang masuk sedikit-sedikit meski kadang karena belum sembuh bisa keluar lagi dari tubuh. Definisi Sistem rujukan dalam pelayanan obstetri adalah suatu pelimpahan tanggung jawab timbal balik atas kasus atau masalah kebidanan yang timbul baik secara vertikal maupun horizontal. Tujuan Rujukan y Agar setiap penderita mendapat perawatan dan pertolongan yang sebaik-baiknya y Menjalin kerjasama dengan cara pengiriman pendrota atau bahan laboratorium dari unit yang kurang lengkap ke unit yang lebih lengkap fasilitasnya Askeb Kelompok 12 73 . misalnya antara bagian kebidanan dan bagian ilmu kesehatan anak.2. Minum teh pahit sekali (teh daun yang diseduh dengan air mendidih komposisi 4:1.4 Menetapkan kebutuhan konsultasi atau rujukan pada tenaga profesional lainnya a.4. 2. Rujukan vertikal maksudnya rujukan dan komunikasi antara satu unit ke unit lain yang lebih lengkap. 5. b. dan diminum hangat-hangat) teh sekali2 boleh dicampur sedikit garam dan gula pasir sedikit (pengganti cairan tubuh yg hilang) 3. Sedangkan horizontal maksudnya konsultasi dan komunikasi antar unit yang ada dalam satu rumah sakit.

Hal ini sangat berguna untuk memperoleh angka-angka secara regional dan nasional. Pengiriman bahan laboratorium Bila penderita telah sembuh dan hasil laboratorium telah selesai. persalinan dan nifas c. Sebagian besar asupan makanannya harus dikonsumsi di pagi hari. c. karena memberikan waktu yang lebih banyak untuk dicerna. Preskriptif dan membatasi praktik budaya yang terkait dengan makanan terus melalui trimester ketiga. Kebutuhan nutrisi Kebutuhan gizi perempuan tetap sama selama semester ketiga. Rujukan kasus-kasus patologik pada kehamilan. kembalikan dan kirimkan lagi kepada unit semula. perempuan mendekati akhir kehamilan sering merasa panas dan mengalami gangguan pencernaan dan sembelit. Kegiatan rujukan informasi medis antara lain berupa : y Membahas secara lengkap data-data medis penderita yang dikirim dan advis rehabilitas kepada unit yang mengirim y Menjalin kerjasama sistem pelaporan data-data medis umumnya dan data-data parameter pelayanan kebidanan khususnya terutama mengenai kematian maternal dan perinatal. Pengiriman orang sakit dari unit kesehatan yang kurang lengkap ke unit kesehatan yang lebih lengkap.y Menjalin pelimpahan pengetahuan dan keterampilan (transfer of knowledge and skill) melalui pendidikan dan latihan antara pusat pendidikan dan daerah. Pengiriman kasus masalah reproduksi manusia lainnya.4.5 Menetapkan kebutuhan untuk konseling spesifik atau anticipatory guidance a. b. bilamana perlu disertai dengan keterangan yang lengkap (surat balasan) d. Jumlah makanan yang ia butuhkan mungkin harus dibagi menjadi sejumlah porsi kecil yang lebih sering. 2. seperti kasus-kasus ginekologi atau kontrasepsi yang memerlukan penanganan spesialis d. Askeb Kelompok 12 74 . Kegiatan rujukan dan pelayanan ini antara lain berupa : a.

e. Askeb Kelompok 12 75 . c. Kebersihan umum (general hygiene) Kegiatan kebersihan umum padaa trimester III sebelum melanjutkan ke tahap persalinan harus lebih ditingkatkan. mungkin perempuan merasa kotor dan lembap. namun sebaiknya ibu hamil tidak lagi melakukan hubungan seksual selama 14 hari menjelang kelahiran. Dan koitus tidak dibenarkan bila: y y y y Terdapat perdarahan pervaginam Tedapat riwayat abortus yang berulang Ketuban pecah Servix telah membuka d. Aktivitas seksual Selama kehamilan berjalan normal. Selama trimester ketiga. koitus diperbolehkan sampai akhir kehamilan. dan bila tidak mendapatkan penanganan yang cepat bisa mengakibatkan syok yang fatal. Yang menjadi penyebabnya adalah: y Plasenta previa Hal ini terjadi bila impalantasi plasenta terjadi pada segmen bawah rahin dan menutupi sebagian atau seluruh ostium internum. sehingga menjadi lebih sering mandi. Tanda-tanda bahaya trimester III Tanda-tanda bahaya trimester III ialah terjadinya perdarahan dan pada umumnya adalah perdarahan yang berat. ibu hamil mungkin merasa canggung/malas untuk bergerak masuk dan keluar kamar mandi. tidak licin) sehingga kemungkinan dia tergelincir dan jatuh di kamar mandi berkurang. Pastikan keamanan kamar mandi terjaga (bersih. akan tetapi pada trimester ini terjadi peningkatan produksi minyak dan keringat.b. Konsumsi obat-obatan Ibu sebaiknya tidak mengkonsumsi jenis obat apapun selama kehamilan kecuali bila ada instruksi dari dokter. y Solusio plasenta Adalah terlepasnya sebagian atau seluruh permukaan plasenta dari tempat implantasinya yang normal pada lapisan desidua endometrium sebelum waktunya yakni sebelum bayi lahir.

dan secret vagina. Infeksi HIV memberikan gambaran klinik yang tidak spesifik dengan spectrum yang lebar. Transmisi vertical merupakan penyebab tersering infeksi HIV pada bayi dan anak-anak.4. biasanya ibu hamil enggan menggunakan sabuk pengaman karena mereka khawatir dengan menggunakan sabuk pengaman akan menyakiti bayinya. maka terjadi berbagai infeksi oportunistik dan dapat dikatakan pasien telah masuk pada keadaan AIDS. maka dapat terjadi infeksi kronik asimptomatik selama beberapa tahun disertai replikasi virus secara lambat. Keamanan (safety) Ibu hamil trimester III. Transmisi HIV dari ibu kepada janin dapat terjadi intrauterine (5-10%). keadaan kehamilannya semakin membesar dan keadaan itu membuat ibu kurang nyaman. Perjalanan penyakit lambat dan gejala-gejala AIDS rata-rata baru timbul 10 tahun sesudah infeksi pertama. semen. Kemudian setelah terjadi penurunan sisitem imun yang berat. bahkan bisa lebih lama lagi. padahal hal tersebut sangatlah penting untuk menjaga keselamatan ibu dan janin yang dikandung dari bahaya guncangan-guncangan yang terjadi selama diperjalanan. Virus masuk kedalam tubuh manusia terutama melalui perantara darh. saat persalinan (10-20%) dan pascapersalinan (5- Askeb Kelompok 12 76 .6 Menetapkan kebutuhan konseling HIV/PMS  Konseling HIV/AIDS Acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah sindroma dengan gejala penyakit infeksi oportunistik atau kanker tertentu akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh infeksi human immunodeficiency virus (HIV). mulai dari infeksi tanpa gejala (asimtomatik) pada stadium awal sampai pada gejala-gejala yang berat pada stadium lanjut. 2. seperti misalnya saat ibu bepergian menggunakan kendaraan. Setelah diawali dengan infeksi akut. Sebagian besar (75%) penularan terjadi melalui hubungan seksual.f.

20%). Tingkat infeksi HIV pada ibu hamil di Negara-negara Asia diperkirakan belum melebihi 3-4 %. Mencegah penularan vertikal Dua pendekatan utama yang digagas untuk mencegah penularan infeksi HIV dari ibu kepada bayi adalah terapi antiretrovirus dan seksio sesarea. Rekomendasi ini juga telah diadopsi oleh American Academi of Pediatric. Kelainan yang dapat terjadi pada janin adalah berat badan lahir rendah. zalsitabin atau lamivudim yang diberikan bersama dengan suatu inhibitor protease-indinavir. perlu diberikan konseling berkelanjutan untuk membantu wanita tersebut secara psikologis. ritonavir. parus preterm. Konseling merupakan keharusan bagi wanita positif HIV. Penelitian prevalensi HIV pada ibu hamil di daerah miskin di Jakarta p ada tahun 1999-2001 oleh kharbiati mendapatkan angka prevalensi sebesar 2. Perkembangan penatalaksanaan selama kehamilan mengikuti kemajuan-kemajuan dalam pengobatan individu nonhamil yang terinfeksi HIV. angka kelangsungan hidup jangka panjang meningkat dan morbiditas berkurang. atau sakuinavir-samgat efektif untuk menekan kadar RNA HIV (Carpenter dkk. Askeb Kelompok 12 77 . y Terapi antiretrovirus Sejumlah penelitian membuktikan bahwa kombinasi analog nukleosida-zidovudim. Pada pasien terinfeksi HIV yang diberi kemoterapi tripel. Hal ini sebaiknya dilakukan pada awal kehamilan.86 %. bayi lahir mati. disertai dengan hak pasien untuk menolak. Pada tahun 1999 The Institute Of Medicine (IOM) telah merekomendasikan pemeriksaan HIV untuk semua perempuan hamil dengan sepengetahuan perempuan tersebut. American College of Obstetricians and Gynecologis serta United State Public Health Service (USPHS).1996). dan apabila memilih untuk melanjutkan kehamilannya. dan abortus spontan.

sifilis. Menyusui Menyusui tidak dianjurkan pada wanita positif HIV karena ASI meningkatkan penularan pada neonatus sekitar 5-15 %. trikomoniasis. virus. atau jamur yang penularannya terutama melalui hubungan seksual dari seseorang yang terinfeksi kepada mitra seksualnya. y Infeksi andogen oleh flora normal komensal yang tumbuh berlebihan. y Infeksi iatrogenic yang disebabkan bakteri atau mikroorganisme yang masuk ke saluran reproduksi akibat prosedur medic atau intervensi selama kehamilan. ulkus mole. herpes genitalis.y Seksio sesarea Dalam sebuah studi retrospektif. kondilomata akuminata. misalnya gonore. Berdasarkan penyebabnya. Telah banyak bukti menunjukan bahwa keberadaan IMS meningkatkan kemudahan seseorang terkena HIV. Askeb Kelompok 12 78 . ISR dapat dibedakan menjadi: y Infeksi menular seksual. European Collaborative Study Group (1994) melaporkan bahwa seksio sesarea efektif dapat mengurangi risiko penularan vertikal sekitar 50 %. misalnya kandidosis vaginalis dan vaginosis bacterial. Infeksi menular seksual merupakan salah satu penyebab infeksi saluran reproduksi (ISR). sehingga IMS dianggap sebagai kofaktor HIV. pada waktu partus atau pascapartus dan dapat juga karena kontaminasi instrument. Infeksi menular seksual (IMS) adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Oleh karena itu upaya pengendalian infeksi HIV dapat dilaksanakan dengan melakukan pengendalian IMS.  Konseling PMS/IMS Konseling tentang PMS/IMS sangat penting dilakukan pada ibu hamil yang dicurigai menderita penyakit tersebut yang bertujuan untuk mengurangi AKI dan AKB akibat infeksi. dan sebaliknya tidak semua ISR disebabkan oleh IMS. dan infeksi HIV.

8 m dan bersifat tahan asam. cepat mati pada keadaan kering.Jenis IMS/ISR 1. Infeksi pada uretra dapat bersifat simptomatik atau asimptomatik. Infeksi gonore selama kehamilan telah diasosiasikan dengan pelvic imflammatory disease (PID). kecuali pada perempuan yang telah dihsterektomi. Infeksi ini sering ditemukan pada trimester pertama sebelum korion berfungsi mengisi desidua dan mengisi kavum uteri.keluhannya antara lain: bertambahnya duh tubuh genital. Gonore Gonore adalah semua infeksi yang disebabkan oleh Neisseria Gonorrhoeae yang jika dilihat dibawah mokroskop cahaya tampak sebagai diplokokus berbentuk biji kopi dengan lembar 0. dan infeksi pascapersalinan. Neisseria gonorrhoaea diasosiasikan dengan kelahiran premature. disuria yang kadang-kadang disertai poliuria. tidak tahan dengan suhu di atas 390 C. tapi umunya jarang terjadi tanpa infeksi pada servix. serviks tampak hiperemis dengan erosi dan secret mukopurulen. tidak dapat bertahan lama di udara bebas. korioamnionitis. Pada tahap lanjut.perdarahan antar masa haid dan menoragia. Konjungtivitis gonokokal (ophtalmia neonatorum) adalah menifestasi tersering dari infeksi perinatal. Gonore pada perempuan kebanyakan asimptomatik sehingga sulit untuk menentukan masa inkubasinya. umumnya ditransmisikan selama proses persalinan. dan tidak tahan zat desinfektan. Pada pemeriksaan. Daerah yang sering terinfeksi adalah serviks. Askeb Kelompok 12 79 .

Trikomoniasis Trikomoniasis merupakan penyakit protozoa yang disebabkan oleh trichomonas vaginalis (TV). Dampak pada kehamilan dapat mengakibatkan abortus spontan. Wanita hamil yang terinfeksi oleh CT menunjukan gejala keluarnya secret vagina. Organ yang paling sering terinfeksi oleh CT adalah endoserviks. untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi dianjurkan untuk dilakukan skrining terhadap infeksi gonore pada saat datang pertama kali antenatal dan dilanjutkan pada trimester ke III kehamilan.Oleh karena itu. 3. Askeb Kelompok 12 80 . kelahiran premature dan kematian perinatal. Oleh karena itu.dan nyeri panggul. dan iritasi. perdarahan. Gejala yang dikeluhkan oleh wanita adalah keputihan. gatal. 2. disuria. Klamidiasis Klamidiasis genital adalalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri clamydia trachomatis (CT). untuk perempuan hamil dengan risiko tinggi juga dianjurkan untuk melakukan skrining terhadap infeksi CT pada saat kunjungan awal antenatal dan juga pada trimester III kehamilan. Masa inkudasi berkisar antara 1-3 minggu. Tanda dari infeksi tersebut meliputi duh tubuh vagina (42 %). biasanya ditularkan melalui hubungan seksual dan sering menyerang traktus urogenitalis bagian bawah baik pada wanita maupum pria.

BBLR.bau (50 %). korioamnionitis. endometritis pascapersalinan dan infeksi luka pascaoperasi sesar. Kolpitis makularis (strawberry cervix) merupakan tanda klinik yang spesifik pada infeksi ini. terutama pada waktu/setelah senggama. BBLR. Akantetapi bila ditemukan infeksi TV pada trimester II kehamilan dapat mengakibatkan premature.5. putih keabu-abuan. persalinan premature. Diagnosis ditegakan berdasarkan kriteria Amsel yaitu adanya tiga dari empat tanda-tanda berikut: y Cairan vagina homogeny. Vaginosis bacterial Vaginosis bacterial adalah syndrome klinik akibat pergantian lactobasillus Spp penghasil H2 O2 yang merupakan flora normal vagina dengan bakteri anaerob dalam konsentrasi tinggi (seperti: bacteroides Spp. Sekter vagina berbau amis sebelum atau setelah penambahan KOH 10 % (Whiff test) y Clue sells pada pemeriksaan mikroskopik Askeb Kelompok 12 81 . Gardnerella Vaginalis. y y PH vagina >4. dan abortus. 4. dan edema atau eritema (22-27 %). Bau tersebut disebabkan adanya amin yang menguap bila cairan vagina menjadi basa. Gejala klinik pada perempuan hamil tidak banyak berbeda dengan keadaan tidak hamil. Mobiluncus Spp. Vaginosis bacterial telah diasosiasikan dengan gangguan kehamilan termasuk abortus spontan pada kehamilan trimester I dan II.dan melekat pada dinding vagina. kelahiran premature. Perempuan dengan vaginosis bacterial dapat tanpa gejala atau mempunyai keluhan dengan bau vagina yang khas yaitu amis. dan mycoplasma hominis).

mukosa. Gejala biasanya diawali dengan rasa terbakar dan gatal di daerah lesi yang terjadi beberapa jam sebelum timbulnya lesi. Sifilis biasanya ditularkan melalui kontak seksual dan dapat juga secara vertical pada masa kehamilan. mulai dari kulit. 6. Sifilis Sifilis merupakan penyakit infeksi sistemik disebabkan oleh troponema pallidum yang dapat mengenai seluruh organ tubuh. Herpes genital Herpes Genitalia (HG) merupakan IMS yang disebabkan oleh virus merupakan penyebab ulkus genital tersering. Lesi dapat berproliferasi selama kehamilan dan sering mengalami regresi spontan setelah persalinan. karena lesi dapat menjadi rapuh ketika berproliferasi selama kehamilan dan mengganggu proses persalinan.5. terutama pada pasien simptomatik. Transmisi virus dapat terjadi melalui kontak seksual Askeb Kelompok 12 82 . Terapi dapat dipertimbangkan. 7. hingga susunan saraf pusat. jantung. Tidak ada komplikasi kehamilan yang disebabkan hPV. Genital warts (kutil kelamin) Genital warts juga dikenal sebagai kondilomata akuminata yang disebabkan oleh human papilloma virus (HPV).

lamanya infeksi. BBLR dapat dijumpai pada: y y y y y 10-25 % ibu hamil dengan vaginosis bacterial. dapat ditemukan pada: y y y 20-25 % ibu hamil yang menderita sifilis dini. 2-12 % pada perempuan hamil tanpa IMS/ISR Infeksi kongenital atau perinatal tidak ditemukan pada perempuan hamil tanpa ISR dan dapat ditemukan pada bayi yang dilahirkan oleh: y y y y 40-70 % perempuan hamil dengan infeksi klamidia. 30-68 % perempuan hamil dengan gonore. baik dalam bentuk abortus spontan maupun lahir mati. 4-10 % pada ibu hamil yang tidak menderita ISR. Hasil konsepsi yang tidak sehat seringkali terjadi akibat IMS. Kematian janin. pneumonia neonatus. 40-70 % perempuan hamil dengan sifilis dini. Dampak ISR/IMS pada ibu hamil Dampak IMS pada kehamilan tergantung pada organism penyebab. atau retargasi pertumbuhan janin dalam rahim). tetapi dapat juga secara vertical dari ibu kepada janin yang dikandungnya. misalnya kematian janin (abortus spontan atau lahir mati). 30-50 % perempuan hamil dengan herpes genital primer. dan infeksi congenital atau perinatal (kebutaan. bayi berat lahir rendah (akibat prematuritas. Askeb Kelompok 12 83 .dengan pasangan yang telah terinfeksi. 7-54 % ibu hamil dengan herper genital primer. 30-35 % pada ibu hamil dengan herpes genital primer 15-50 % ibu hamil dengan sifilis dini. dan usia kehamilan pada saat perempuan terinfeksi. 11-15 % pada perempuan dengan trikomoniasis. dan retardasi mental).

5. komplikasi hamil trimester III 7) Rencana pengobatan 8) Nasehat tentang tanda-tanda melahirkan inpartu. datang ke bidan M tanggal 09-11-2010 dengan tujuan untuk memeriksakan kehamilannya.4. Ibu mengatakan bahwa tidak ada keluarga yang mempunyai penyakit keturunan.2. 2. Ini adalah kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran. HPHT 07-09-2010. Sehingga ibu malas untuk makan.1 Kasus Trimester I Ny. B usia 25 tahun. Ini merupakan kunjungan antenatalnya yang kedua kalinya. Pada pemeriksaan fisik tidak ditemukan kelainan. karena pasien mengeluhkan sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. R: 20 x/menit. kemana harus datang y Menurut WHO (JHPIEGO. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur.7 Menetapkan jadwal kunjungan sesuai dengan tahap perkembangan kehamilan y Menurut Manuaba: 1) Setiap dua minggu sekali sampai ada tanda persalinan 2) Evaluasi data laboratorium untuk melihat hasil pengobatan 3) Diet 4 sehat 5 sempurna 4) Pemeriksaan USG 5) Imunisasi TT2 6) Observasi adanya penyakit yang menyertai kehamilan. Pasien mengatakan bahwa kehamilannya ini terasa mengganggu aktivitasnya sehari-hari. Berdasarkan hasil pemeriksaan didapatkan bahwa TD: 100/70 mmHg. S: 36. Askeb Kelompok 12 84 .50 C.5 Contoh Kasus 2. N: 72 x/menit. 2003) Selama trimester ketiga (antara minggu 28-36 dan sesudah minggu ke 36) dilakukan dua kali kunjungan.

Pengumpulan Data Subjektif y Anamnesa Identitas Istri Nama Usia Pekerjaan : Ny. kab: Cianjur Keluhan : sering mual-muntah terutama di pagi hari dan pada saat mencium bau masakan yang menurutnya menyengat. Askeb Kelompok 12 85 .  Mengalami pusing pada saat bangun tidur. B : 25 tahun : ibu rumah tangga Suami Tn. Dan ibu mengeluh sering pusing pada saat bangun tidur. kec: Pasir hayam. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi yang mengganggu aktivitas. M 31 tahun buruh bangunan SMA Pendidikan : SMA Alamat : Pasir hayam RT/RW 02 / 03. Sehingga ibu malas untuk makan. Riwayat haid:  Menarche : 13 tahun  Lamanya haid : 5-7 hari  Nyeri haid: ada  Haid terakhir : 07-09-2010 Riwayat kehamilan.Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1.

 Masalah : mual-muntah di pagi hari dan apabila mencium bau :G1P0 A0. cara mengatasi mual-muntah. dengan keluhan yang masakan yang menyengat sehingga malas untuk makan. Keadaan umum: kompos mentis b. Assesment  Diagnosa fisiologis.Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Penyakit kronis : tidak ada 2. Pemeriksaan khusus obtstetri : tidak dilakukan 3. dan cara mengatasi pusing saat bangun tidur. Pengumpilan data objektif a. gravida 9-11 minggu. serta pusing saat bangun tidur.tanda vital: y y y y TD: 100/70mmHg N : 72 x /menit R : 20 x/menit S : 36. Tanda. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : B Hb : 10 g/dl e. Askeb Kelompok 12 86 . Pemeriksaan umum: y y y y y Kepala Mata Oedema muka Farises: tidak ada Reflex patella : + : tidak ada deformitas : tidak anemis : tidak ada d.  Kebutuhan : konseling mengenai kebutuhan gizi ibu hamil pada trimester I.50C c.

(Ibu mengerti). Setelah dilakukan pemeriksaan tanda-tanda vital. kurang bundar dan kurang melenting  Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. 2. TD: 110/90 mmHg. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan dan bersedia mengikuti saran bidan).4.5.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul Askeb Kelompok 12 87 . Ini merupakan kehamilannya yang kedua dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya.  Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil. (Ibu mengerti dengan apa yang dikatakan oleh bidan).10 C N: 88 x/menit R: 20 x/menit Selain itu setelah dilakukan pemeriksaan leopold di dapatkan:  Leopold I: teraba lunak. Planning  Memberitahukan keadaan klien yang sebenarnya bahwa keadaanya masih dalam batas normal. dengan HPHT 02 Juni 2010 ibu mengeluh selalu merasa pusing setelah bangun dari duduk dan sering merasa kesemutan. S: 37. Dan memberitahukan bahwa keluhan yang dirasakan klien adalah keluhan yang fisiologis. yaitu 4 minggu kemudian.  Memberikan konseling mengenai mobilisasi pada ibu hamil untuk mengurangi pusing pada saat bangun tidur.2 Kasus Trimester II Ibu N 25 tahun datang ke bidanpada tanggal 07 November 2010 untuk dilakukan pemeriksaan antenatal. usia kehamilan ibu diperkirakan 22 minggu 3 hari. teraba keras. Dan memberitahu cara mengatasi mual-muntah di pagi hari serta mualmuntah pada saat mencium bau masakan yang menyengat. (Ibu mengerti dan bersedia mengikuti saran bidan)  Memberitahukan jadwal kunjungan selanjutnya.

persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan yang sekarang:  Mengalami mual muntah tapi tidak mengganggu aktivitas. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan? Jawab: 1. kab: . Riwayat haid:  Menarche : 14 tahun  Lamanya haid : 6-7 hari  Nyeri haid: tidak ada  Haid terakhir : 02 juli 2010 Riwayat kehamilan.  Mengalami pusing. N : 25 tahun : ibu rumah tangga : pasir hayam RT/RW 02 / 03. dan  Merasa kesemutan pada kaki Riwayat kesehatan keluarga : Penyakit keturunan: tidak ada Askeb Kelompok 12 88 Suami Tn. Pengumpulan data subjektif Anamnesa Istri Nama Usia Pekerjaan Alamat Cianjur Keluhan : sering merasa pusing setelah beranjak dari duduk dansering merasa kesemutan. A 31 tahun buruh bangunan : Ny. kec: Pasir hayam.Terdapat varises di kaki sebelah kiri ibu.

Assessment  Diagnose :G2PIA0. intera uterin dengankeluhan fisiologis. Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul y y Farises: ada ( kaki kiri ) Reflex patella : + d.Penyakit kronis : tidak ada 2. Pengumpilan data objektif a. teraba keras. gravida 22 minggu 3 hari. Askeb Kelompok 12 89 .tanda vital: y y y y Tekanan darah: 110/80mmHg Suhu: 37. kurang bundar dan kurang melenting Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Pemeriksaan labolatorium y Darah Golongan darah : A Hb:10g/dl e. janin tunggal. hidup. Tanda. Pemeriksaan khusus obtstetri DJJ : 140x/menit 3. Pemeriksaan umum: y y y y Kepala: tidak ada deformitas Mata : tidak anemis Oedema : tidak ada Pemeriksaan leopold Leopold I: teraba lunak. Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan. Keadaan umum: kompos mentis b.1 Nadi: 88x /menit Respirasi : 20x/menit c.

A. Kasus 1: Ny. 4.3 Kasus Trimester III 1. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny.5. Dilakukan pemeriksaan dengan hasil TD: 120/80 mmHg. usia 20 tahun datang ke bidan untuk pemeriksaan antenatal. S: 36. Hasil pemeriksaan laboratorium yaitu Golongan darah: O dan Hb: 8 g/dl Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? a. cepat lelah dan merasa pusing jika duduk atau berdiri terlalu lama.2oC.  Kebutuhan: konseling bagaimana beranjak/ bangun yang benar untuk ibu hamil serta cara mengatasi kesemutan (ambulasi dan body mekanik). A Usia: 20 tahun Pekerjaan: ibu rumah tangga Alamat: Agrabinta. N: 78 x/menit. R: 21 x/menit. Masalah : pusing setelah beranjak dari duduk dan kesemutan. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. seorang ibu rumah tangga. Cianjur Keluhan: susah buang air besar dan lemas Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 1 April 2010 Askeb Kelompok 12 90 . ibu mengeluh susah buang air besar sejak 3 hari lalu. 2. usia kehamilannya diperkirakan berusia 31 minggu. Planning  Memberitahukan ibu tentang cara ambulasi yang benar untuk mengatasi keluhanya (ibu mengerti dan dapat memperaktekannya). HPHT 1 April 2010.

Keadaan umum: compos mentis Tanda. Pengumpulan data objektif a. Mata: konjungtiva pucat. Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y y y y Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan.Riwayat kehamilan. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: tidak ada b.2 oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. b. Oedema: tidak ada Reflex patella: + d. Pemeriksaan laboratorium y Darah: Golongan darah: O Hb: 8 g/dl e. kotor. Pemeriksaan khusus obstetric: y Inspeksi:  Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi pundus uteri: pertengahan antara proc. kurang bundar dan kurang melenting Askeb Kelompok 12 91 . Xyphoideus dan pusat y Palpasi:  Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak. Lidah : pucat.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 120/80 mmHg Suhu: 36.

y Auskultasi:  DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 8 x/menit c. Assesment  Diagnose : G1P0 A0. B.  Leopold III: bagian terbawah janin masih dapat digoyangkan.  Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas panggul. HPHT 7 April 2010. Ibu mengerti. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan bahwa ibu mengalami sembelit yang biasa terjadi pada trimester III dan anemia sedang.  Menyarankan ibu untuk banyak beristirahat.  Memberitahukan ibu jadwal kunjungan yang selanjutnya. Ibu mengerti.  Menyarankan ibu untuk banyak mengkonsumsi makanan berserat seperti buah dan sayuran. Planning  Memberitahukan keadaan ibu yang sebenarnya. seorang ibu rumah tangga. gravid 31 minggu. Ibu mengeluh sering sakit kepala. Leopold II: teraba bagian-bagian kecil disebelah kanan perut ibu. Ini merupakan kehamilannya yang pertama dan tidak pernah mengalami keguguran sebelumnya. janin tunggal hidup intra uterin dengan anemia ringan  Masalah potensial: anemia berat  Tindakan segera: pemberian tablet penambah darah d. teraba keras. usia 18 tahun datang ke bidan untuk memeriksakan kehamilannya.  Memberikan ibu tablet Fe untuk meningkatkan Hb ibu. usia kehamilannya diperkirakan berusia 30 minggu. Kasus 2 Ny. 2. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. Dari kasus diatas apa yang harus dilakukan oleh seorang bidan ? Askeb Kelompok 12 92 . Ibu bersedia.

b. Mata: konjungtiva merah muda 93 . Pemeriksaan umum yang dipandang perlu: y y Askeb Kelompok 12 Kepala: tidak ada deformitas atau benjolan.tanda vital: y y y y Tekanan darah: 140/90mmHg Suhu: 36.2oC Nadi: 78 x/menit Respirasi: 21 x/menit c. Pengumpulan data objektif a.1. Keadaan umum: compos mentis Tanda. sakit kepala yang hebat dan mata berkunang-kunang Riwayat haid:  Menarche: usia 13 tahun  Siklus: 28 hari  Lamanya haid: 7 hari  Nyeri haid : ada  Haid terakhir: 7 april 2010 Riwayat kehamilan. persalinan dan nifas yang lalu: tidak ada Kehamilan sekarang: y Mengalami mual muntah pada trimester awal riwayat kesehatan keluarga: y penyakit keturunan: keluarga memiliki riwayat hypertensi. Cianjur Pekerjaan: ibu rumah tangga Keluhan. Pengumpulan data subjektif Nama: Ny. B Usia: 18 tahun Alamat: Cidaun. 2.

y y

Oedema: + di tangan dan di tungkai Reflex patella: +

d. Pemeriksaan laboratorium
y

Darah: Golongan darah: O Hb: 11 g/dl
y

urin Protein urin: +

e. Pemeriksaan khusus obstetric:
y

Inspeksi: 
Muka: terdapat kloasma gravidarum  Dinding abdomen : terdapat linea nigra  Tinggi

pundus

uteri:

pertengahan

antara

proc.

Xyphoideus dan pusat
y

Palpasi: 
Payudara: teraba lebih menegang  Leopold I: teraba lunak, kurang bundar dan kurang

melenting 
Leopold II: teraba ada tahanan, keras seperti papan

disebelah kanan perut ibu. 
Leopold

III: bagian terbawah

janin

masih

dapat

digoyangkan, teraba keras. 
Leopold IV: bagian terbawah belum memasuki pintu atas

panggul.

y

Auskultasi: 
DJJ: 130 x/menit  Bising usus ibu: 24 x/menit

3. Assesment 
Diagnosa : G1P0 A0, gravid 30 minggu, janin hidup tunggal intrauterine

dengan preeklampsi ringan. 
Masalah potensial : preeklampsi berat Askeb Kelompok 12 94

 Kebutuhan : konseling tentang nutrisi dan pemantauan tekanan darah

4. Planning 
Menjelaskan keadaan ibu yang sebenarnya bahwa ibu mengalami

preeklampsi ringan. Ibu dapat memahami. 
Menelaskan kemungkinan masalah potensial yang dapat terjadi dan

tanda-tandanya. Ibu dapat memahami penjelasan yang diberikan. 
Memberikan konseling tentang nutrisi bagi ibu hamil dan diet rendah

garam. Ibu memahami penjelasan. 
Memberikan konseling tentang mobilisasi pada ibu untuk mengurangi

pusing dan sakit kepala. Ibu mengerti. 
Melakukan pemantauan tekanan darah ibu. Ibu bersedia.  Memberitahukan jadwal kunjungan ibu yang selanjutnya. Ibu

mengerti.

Askeb Kelompok 12

95

BAB III KESIMPULAN Kehamilan adalah masa di mana seorang wanita membawa embrio atau fetus di dalam tubuhnya, masa ini merupakan masa yang paling penting dalam kehidupan seorang wanita karena terjadi banyak perubahan baik secara fisik maupun psikologi. Tugas seorang bidan adalah memberikan asuhan yang komprehensif atau asuhan yang menyeluruh pada ibu hamil yang dimulai dari trimester I, trimester II dan trimester III, memahami segala kebutuhannya dan mengantisipasi bahaya yang mungkin terjadi selama kehamilan tersebut agar dalam proses menjalani kehamilannya ibu tidak mengalami penyulit-penyulit yang dapat mengganggu perkembangan janin. Selain itu bidan harus memberikan jadwal kunjungan pada ibu, agar asuhan yang diberikan komprehensif dan berkesinambungan. Sehingga keadaan dan perkembangan ibu serta janinnya dapat terpantau dan dapat mendeteksi secara dini kemungkinan bahaya yang akan terjadi di setiap trimesternya. Dan bidan harus mampu memberikan pendidikan kepada ibu saat kehamilan berlangsung, yang meliputi:  Pendidikan mengenai nutrisi ibu hamil  Pendidikan mengenai sekualitas ibu hamil  Kebutuhan istirahat  Ketidaknyamanan di setiap trimester  Personal hygiene  Tanda bahaya di setiap trimester.

Askeb Kelompok 12

96

html http://wongapik.com/2009/05/mengembangkan-perencanaan-asuhan. Jakarta: Edsa Mahkota Indriarti.wikipedia. Obstetri Williams edisi 21. 2007. Yogyakarta: Cemerlang Publishing Matteson. Dwi dan Akhsin Zulkoni. Gary. 2003.com/2009/04/04/askeb-ancpemeriksaan-kehamilan/ http://id. Yogyakarta: Oryza Cunningham.html http://www.html http://www. Hanny dan Amiruddin Aam. 2006. Endang Susilowati. Jakarta: EGC Depkes RI. Buku Pintar Kehamilan. Jakarta: Direktorat Keperawatan & Teknisian Medik.pkmi-online. M. Lebih Jauh Tentang Kehamilan. Women¶s Health During The Childbearing Years. 2006.blogspot. Yogyakarta: Mulia Medika Hadi. 2007.com/download/ASUHAN%20ANTENATAL. USA: Mosby Ronosulistyo.org/wiki/Asam_folat http://ucin-rastafara. 2008.bayisehat. Kehamilan yang Didamba. 2006.pdf Askeb Kelompok 12 97 . Miriam. 2009. dkk. Tips Serdas Dalam Kehamikan. Direktorat Jenderal Pelayanan Medik Fitrianingsih. Magelang: Pustaka Horizone http://ayurai.I..DAFTAR PUSTAKA A.T.com/pregnancy-mainmenu-39/216-pentingnya-asam-folat. Standar Asuhan Kebidanan Bagi Bidan Di Rumah Sakit Dan Puskesmas .Novaria & T. 2001. Senam Hamil & Ballita.com/kesehatan/54-10-makanan-kaya-asam-folat-untuk-tubuh-kita.P Budi. Bandung: Khazanah Intelektual Stoppard. FARMAKOLOGI Obat-obat Dalam Praktek Kebidanan. Peggy Sherblom.wordpress.