You are on page 1of 6

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
b. Cross Liability Kerugian fisik kpl A = USD 50,000 Kerugian demurrage kpl A = USD 5,000 + Total kerugian kpl A = USD 55,000 Kerugian fisik kpl B = USD 30,000 Kerugian demurrage kpl B = USD 3,000 + Total kerugian kpl B = USD 33,000 Selisih total kerugian A & B = USD 55,000 – USD 33,000 = USD 22,000 Karena tingkat kesalahannya 50% maka selisih kerugian dibagi 2 = USD 22,000 = USD 11,000 2 Kapal B membayarkerugian kplA= US 11,000 Kerugian kpl A = USD 55,000 – USD 11,000 = USD 44,000 Kerugian kpl B = USD 33,000 + USD 11,000 = USD 44,000

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
IMPLIED WARRANTY adalah: janji yang wajib dipenuhi oleh pihak tertanggung yang tidak tertulis dalam Polis tentang prinsip utama dalam Asuransi yaitu (Insurabel Interest, Principle of Indemnity, dan Utmost Good Faith). Implied warranty adalah janji atau ketentuan yg tidak tercantum pada polis asuransi, tetapi wajib dipenuhi oleh tertanggung. Contoh : a. kapal harus layak laut, pada setiap permulaan pelayaran. b. Perdagangan atau barang yg diangkut harus legal dan pelayaran harus legal ( tidak ada barang terlarang atau barang selundupan diatas kapal ). c. pelayaran harus dilakukan dalam jangka waktu yg layak/wajar. .EXPRESS WARRANTY ADALAH : Janji atau keterangan yg dgn jelas / tegas dinyatakan tertulis dalam polis asuransi atau dalam dokumen2 yg berhubungan dengan hal tsb. dan wajib dipenuhi oleh tertanggung. Contoh : > Warranted the vessel shall remain within the geographical boundaries of Indonesia. (Bahwa pertanggungan kpl hanya berlaku pd pelayaran di wilayah Indonesia).

1.Kapal A dan Kpal B dinyatakan masing – masing 50% Wrong,
karena: a. Kapal A harus memperhatikan Rule 9 Narrow Channel Kapal B harus memperhatikan “GOOD SEAMANSHIP ORDINARY PRACTICE“ Kerugian fisik kapal A = US $ 350.000,- Demurrage = US $ 50.000,Kerugian fisik kapal B = US $ 250.000,- Demurrage = US $ 30.000,Hitung ganti rugi dari Asuransi kepada masing – masing kapal secara : a. Single Liability b. Cross Liability (Diansuransikan dengan RDC Inggris) Jawab: a. Secara Single Liability Kerugian Kapal A=US $ 350.000 Kerugian Kapal B=US $ 250.000 Selisih kerugian =US $ 100.000 Kerugian akan ditanggung bersama =US$ 100.000 : 2=US $ 50.000 Kapal B harus membayar kepada kapal A = US $ 50.000 Kapal A menanggung kerugian = US $ 350.000 –US $ 50.000 = US $ 300.000 Kapal B menanggung kerugian = US $ 250.000+US $ 50.000 = US $ 300.000 Perhitungan pembayaran Claim menurut RDC Pemilik kapal A memperoleh ganti rugi = ¾ x US $ 300,000 = US $ 225,000 Pemilik kapal B memperoleh ganti rugi = ¾ x US $ 250,000 = US $ 187,500 Sisa kerugian ¼ dari Club untuk kapal A&B = ¼ x US $ 300,000 = US $ 75,000 Total Pemilik Kapal A menerima ganti rugi = US $ 300,000 Total Pemilik Kapal B menerima ganti rugi = US $ 262,500 Terhadap Nilai US $ 50,000 yang dibayar kapal B kepada kapal A tidak memperoleh ganti rugi Jika ingin diganti maka harus membayar Premi Tambahan dan dalam Polis Harus dicantumkan “Collision Clouse” b. Secara Cross Liability Kerugian kapal A=US $ 350.000 Demurrage Kpl A=US $ 50.000 Total kerugian kplA=US $ 400.000 Kerugian KapalB= US $ 250.000 Demurrage KplB=US $ 30.000 Totalkerugian kplB=US $ 280.000 Selisih kerugian= US$400.000–US$280.000= US$ 120.000 Total kerugian akan ditanggungbersama : US $ 120.000 : 2 =US $ 60.000 Kapal B harus membayar kepada kapal A : US $ 60.000 Kapal A menanggung kerugian = US $ 400.000 – US $ 60.000 = US $ 340.000 Kapal B menanggung kerugian = US $ 280.000 + US $ 60.000 = US $ 340.000 Perhitungan pembayaran Claim menurut RDC Pemilik kapal A memperoleh ganti rugi = ¾ x US $ 340,000 = US $ 255,000 Pemilik kapal B memperoleh ganti rugi = ¾ x US $ 280,000 = US $ 210,000 Sisa kerugian ¼ dari P&I Club untuk kapal A&B = ¼ x US $ 340,000 = US $ 85,000 Total Pemilik Kapal A menerima ganti rugi = US $ 340,000 Total Pemilik Kapal B menerima ganti rugi = US $ 295,000 Terhadap Nilai US $ 60,000 yang dibayar kapal B kepada kapal A tidak memperoleh ganti rugi Jika ingin diganti maka harus membayar Premi Tambahan dan dalam Polis Harus dicantumkan “Collision Clouse”

b)

b.

3. Jika terjadi tubrukan kpl A dan B, keduanya anggota P&I
Club dan masing-masing dinyatakan 50% bersalah • Kerugian fisik kpl A = Rp 500 juta Kerugian demurrage kpl A = Rp 75 juta • Kerugian fisik kpl B = Rp 300 juta Kerugian demurrage kpl B = Rp 50 juta Kapal di asuransikan dengan denganRDC ¾ (Inggris). Hitung: Pengganti kerugian masing – masing kapal oleh asuransi, secara RDC ¾ dengan perhitungan: c. SINGLE LIABILITY d. CROSS LIABILITY Jawab: Perhitungan asuransinya: a)Single Liability : yaitu kpl yg mengalami kerugian kecil ikut menanggung kerugian kpl lain sehingga kedua kpl yg bertabrakan memikul beban yg sama, perhitungannya adalah: Kerugian kpl A = Rp 500 juta Kerugian kpl B = Rp 300 juta Selisih = Rp 200 juta Karena keduanya dinyatakan 50% wrong maka selisih kerugian dibagi 2 Selisih kerugian kpl A & B = Rp 200 juta = Rp 100 juta 2 Kerugian kpl A = Rp 500 juta – Rp 100 juta =Rp 400 juta Kerugian kpl B = Rp 300 juta + Rp 100 juta = Rp 400 juta Kerugian kpl A yg ditanggung asuransi = Rp 400 juta X ¾ (RDC) = Rp 300 juta Kerugian kpl B yg ditanggung asuransi = Rp 300 juta X ¾ = Rp 225 juta Terhadap Nilai US $ 60,000 yang dibayar kapal B kepada kapal A tidak memperoleh ganti rugi Jika ingin diganti maka harus membayar Premi Tambahan dan dalam Polis Harus dicantumkan “Collision Clouse” b)Crossing Liability : yaitu tanggung jawab silang, akibat merupakan mengalami kerusakan fisik dan juga kerugian demmurage selama perbaikan kerusakan Kerugian kpl A =Rp 500juta kerugian kpl B = Rp 300juta Demurrage kpl A = Rp 75 juta + demurrage kpl B = Rp 50juta + Jumlah = Rp 575 juta jumlah kerugian = Rp 350 juta Selisih kerugian = Rp. 575 Jt – RP 350 Jt = Rp. 225 Jt Total kerugian akan ditanggung bersama : 112,5 Jt Kapal B harus membayar kepada kapal A : Kapal A menanggung kerugian = Rp. 575 462,5 Jt Kapal B menanggung kerugian = Rp. 350 462,5 Jt 225 Jt : 2 = Rp. Rp. 112,5 Jt Jt – 112,5 Jt = Rp. Jt + 112,5 Jt = Rp.

5.Di dalam syarat Asuransi “ WARRANTED FREE PARTICULAR
AVARAGE CLAUSE ” dinyatakan :

a.
Jawab:

WARRANTED FREE FROM PARTICULAR AVARAGE Under 3 % b. WARRANTED FREE FROM PARTICULAR AVARAGE of the First 3 %

a.

WARRANTED FREE FROM PARTICULAR AVARAGE Under 3 % maksudnya : suatu ketentuan yang tertulis dalam Polis Asuransi yang menyatakan, penanggung bebas dari tanggung jawabnya apabila resiko kerugian yang terjadi 3 % atau dibawah 3 % dari nilai pertanggungan yang telah disetujui. Akan tetapi jika kerugian diatas 3 % Penanggung mengganti penuh kerugian tersebut termasuk yang dibawah 3 % (Franchise Clause) WARRANTED FREE FROM PARTICULAR AVARAGE of the first 3 % maksudnya: adalah suatu ketentuan yang juga tertulis dalam asuransi yang menyatakan, bahwa penanggung akan bebas dari tanggung jawabnya apabila nilai kerugian yang terjadi 3 % atau dibawah 3 %. Akan tetapi jika kerugian diatas 3 %, maka Penanggung akan mengganti HANYA selisihnya setelah dikurangi 3 %. (Deductible Clause)

b.

6.a.

Jelaskan siapa yg menandatangani Polis Asuransi dan mengapa demikian? b. Kapankah suatu perjanjian Asuransi berakhir? Jelaskan! Jawab: a) Karena merupakan perjanjian unilateral walaupun salah satu pihak saja yg menandatangani polis yaitu pihak penanggung tetapi mengikat kedua belah pihak. b) Suatu perjanjian asuransi berakhir bila : resiko sudah terealisasi termasuk pembayaran ganti rugi pembatalan artinya dibatalkan oleh penanggung atau tertanggung batal dgn sendirinya bila persyaratan untuk asuransi tersebut tidak dipenuhi lagi

7.a. Jelaskan apa itu P & I Club
b. Mengapa P&I disebut Non Profit ? Terangkan !

c.
Jawab:

Sebutkan siapa saja yang dapat menjadi anggota P& I Club P & I Club (Protection & Indemnity Club) adalah suatu Asosiasi yang terdiri dari para pemilik kapal yang memberikan perlindungan dan jaminan bagi para anggotanya yang mengalami resiko kerugian dalam dunia usaha pelayaran. P& I disebut Non Profit karena: untuk menjalankan P&I memerlukan ongkos yang disebut management Fee dan merupakan tanggung jawab bersama dari anggota asosiasi. Yang menjadi anggota P & I Club adalah: pemilik kapal, pencharter, operator kapal dari seluruh dunia dan seseorang yang tertarik yang sedang menjalani Time Charter.

2.Jika terjadi tabrakan kpl A dan B, keduanya anggota P&I Club
dan masing-masing dinyatakan 50% bersalah: a. Kerugian fisik kapal A = USD 50,000 Kerugian demurrage kpl A = USD 5,000 b. Kerugian fisik kapal B = USD 30,000 Kerugian demurrage kpl B = 3,000 Hitung: penggantian masing-masing kpl oleh asuransi secara : a. Single Liability b. Cross Liability Jawab: a. Single Liability Kerugian fisik kpl A = USD 50,000 Kerugian fisik kpl B = USD 30,000 Selisih kerugian = USD 20,000 Karena keduanya dinyatakan salah 50%, maka selisih kerugian dibagi 2 Selisih kerugian A & B = USD 20,000 = USD 10,000 2 Kerugian kpl A = USD 50,000 – USD 10,000 = USD 40,000 Kerugian kpl B = USD 30,000 + USD 10,000 = USD 40,000

a. b. c.

Perhitungan pembayaran Claim menurut RDC Pemilik kapal A memperoleh ganti rugi = ¾ x Rp. 462,5 Jt = Rp. 346,875 Jt Pemilik kapal B memperoleh ganti rugi = ¾ x Rp. 350 Jt = Rp. 262,5 Jt Sisa kerugian ¼ dari P&I Club untuk kapal A&B = ¼ x Rp. 462.5 Jt = Rp. 115,625 Jt Total Pemilik Kapal A menerima ganti rugi = Rp. 462,5 Jt Total Pemilik Kapal B menerima ganti rugi = Rp. 378,125 Jt Terhadap Nilai Rp. 112,5 Jt yang dibayar kapal B kepada kapal A tidak memperoleh ganti rugi Jika ingin diganti maka harus membayar Premi Tambahan dan dalam Polis Harus dicantumkan “Collision Clouse”

4.a. Jelaskan pengertian “WARRANTY’ sesuai pasal 33 MIA
1906 b. Terangkan pula bedanya “IMPLIED WARRANTY dan EXPRESS WARRANTY” Jawab: a) Pengertian Warranty menurut pasal 33 Mia 1906 adalah janji dari tertanggung untuk melakukan atau suatu tindakan atau selalu memenuhi sesuatu ketentuan.

8.a. Jelaskan yg dimaksud dgn barratry
b. Kapan perbuatan Nakhoda dan ABK dianggap sbg Barrarty ? c. Bagaimana tanggung jawab pemilik kapal sesuai syarat asuransi Barrarty Clause? Jawab: a) yg dimaksud dgn Barrarty yaitu: perbuatan salah dari Nakhoda dan ABK yg melanggar hak-hak pemilik kpl dan atas Barrarty tersebut pemilik kpl tidak bertanggung jawab

1
Create by Tim Klas ANT I 2009 ANG XX1

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
b) Perbuatan Nakhoda dan ABK dianggap sbg Barrarty yaitu bila perbuatan itu dilakukan dgn sengaja misalnya sengaja membakar kpl, ditenggelamkan , merusak/menghancurkan muatan yg diangkut oleh kpl, melakukan penyelundupan dll. Tanggung jawab pemilik kpl sesuai syarat asuransi Barrarty Clause yaitu: pemilik kpl tdk bertanggung jawab atas tindakan/perbuatan Barrarty yang dilakukan dgn sengaja

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
a. tentang prinsip ini! Jelaskan

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09

c.

b.
Jawab: a)

c)

Berikan contoh kasus tentang tdk dipenuhinya prinsip “itikad baik” ini! penjelasan tentang prinsip ini adalah: kepercayaan dan itikad baik merupakan prinsip lebih tinggi dari prinsip lain dimana penanggung dpt membatalkan polis dan menolak semua ganti rugi dari tertanggung, jika kemudian hari ternyata keterangan yg diberikan oleh pihak tertanggung tdk sesuai dgn keadaan sebenarnya. contoh: tertanggung memberikan keterangan tentang kapal dan barang yg diasuransikan kpd penanggung (pihak asuransi). Keterangan dari tertanggung mengatakan bahwa kpl dirawat dgn baik sesuai dgn standard perawatan kpl yg disyaratkan oleh konvensi namun kenyataanya tdk demikian, barang-barang/muatan dimuat/dipadatkan /dilashing/di pak dgn baik namun kenyataan maka penanggung dpt membatalkan polis dan menolak semua ganti rugi

UTMOSTGOOD FAITH, Adalah: Suatu kepercayaan dan Itikad baik yang mendapat tempat paling tinggi dalam prinsip Asuransi. Penanggung dapat membatalkan Polis Asuransi dan menolak semua ganti rugi dari tertanggung, jika dikemudian hari ternyata keterangan yang diberikan oleh pihak tertanggung tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya.

9.Jelaskan mengapa tubrukan dikategorikan perils of the sea
b. Sebutkan kerugian2 apa saja yg mungkin diderita oleh sebuah kapal, jika mengalami tubrukan Jawab: a. Tubrukan termasuk dalam peristiwa yg tidak tentu dilaut yg tidak mengandung pengertian kejadian luar biasa b. Kerugian2 yg mungkin diderita oleh sebuah kapal jika mengalami tubrukan kerugian pada kapal itu sendiri dimana mengalami kerusakan kerusakan yg terjadi harus diperbaiki sehingga kpl tidak dapat beroperasi dan kapal mengalami demurrage b)

18.Jelaskan bagaimana mengatur ganti rugi dari Asuransi
jika terjadi kapal menubruk: a.Kerangka kapal dilaut b.Dam di Pelabuhan c.Gunung Es yang terapung dilaut Jawab: a.Cara mengatur ganti rugi apabila kapal menubruk Kerangka Kapal Dilaut : Diatur dalam H&M Insurance atas kerusakan rangka / badan kapal, dan P&I untuk 3 rd party liability jika terjadi kerusakan pada barang dan terjadi pencemaran/polusi minyak karena tangki minyak mengalami kebocoran akibat menubruk kerangka kapal. H&M dengan RDC ¾ menurut aturan Inggris dan ¼ nya ditanggung oleh P&I jika pemilik kapal mempertanggungkan ¼ tersebut kepada P&I Club, dan atau 4/4 menurut aturan USA dan Indonesia. b.Cara mengatur ganti rugi apabila kapal menubruk Dam di Pelabuhan : Diatur dalam P&I Club yang menyangkut 3rd party insurance liability/fixed floating object. Jika akibat tubrukan tersebut mengakibatkan rusaknya rangka / badan kapal maka ganti rugi diatur dalam H&M baik ¾ RDC menurut Inggris atau 4/4 menurut aturan USA & Indonesia. c.Cara mengatur ganti rugi apabila kapal menubruk Gunung Es yang terapung dilaut : Diatur didalam H&M insurance karena tubrukan kapal dengan gunung es yang terapung dilaut akibat langsung yang terjadi adalah kerusakan rangka / badan kapal. dalam “ THE HAGUE RULES “ diatur bahwa pengangkut maupun kapal tidak bertanggung jawab atas kerugian atau kerusakan yang timbul akibat dari perbuatan / kelalaian atau kesalahan Nakhoda, ABK atau Pandu a.Terangkan bagaimana Asuransi menanggung kerugian sesuai syarat “ NEGLIGENCE CLAUSE “ b.Jelaskan pula jika hal itu diakibatkan oleh kurangnya perawatan kapal oleh pemilik. Jawab: a. Asuransi menanggung kerugian sesuai syarat “Negligence Clause” : • Pada H&M insurance unsur – unsur kerugian yang diakibatkan oleh Negligence Clause dipertanggungkan oleh H&M Underwirtter. • Khusus untuk P&I Case, penganggung bersedia menanggung kerugian dengan menggunakan “Deductible Clause / per Single Accident, dimana jika terjadi kerugian akibat dari kelalaian Nakhoda / ABK maupun Pandu maka penanggung akan mengganti kerugian yang diderita jika nilai kerugiannya diatas nilai Deductible yang disepakati asalkan kerugian bukan diakibatkan oleh kurangnya perawatan pemilik kapal terhadap kapalnya, dan jika kerugian dibawah nilai Deductible adalah menjadi tanggung jawab pemilik kapal. Hal ini dilakukan untuk menjalankan asas kehati hatian terhadap kelalaian yang terjadi / Negligence Clause agar dikemudian hari dapat di mitigasi dan tidak terjadi lagi. b. Apa bila hal itu terjadi diakibatkan karena kurangnya perawatan kapal oleh pemilik : Penanggung / P&I tidak akan menganggung kerugian jika diakibatkan dari kapal yang kurang perawatannya karena pemilik kapal telah bertindak Un–Utmost Goodfaith.

10.“INSURABLE INTEREST”
(kepentingan yang ditanggung) dalam Asuransi, terdiri atas : a. Kepentingan atas kapal b. Kepentingan terhadap barang Jelaskan masing – masing. Jawab:

14.a. Berikan pengertian tentang tabrakan dalam asuransi
b. Mengapa tabrakan dikatagorikan sebagai Perils Of The Sea. Jelaskan? Jawab: a) Pengertian tentang tabrakan dalam asuransi adalah tubrukan antara benda terapung dengan benda terapung lainnya. b) Tabrakan dikategorikan sebaga Perils Of The Sea karena tabraakan itu, kejadian/peristiwa yg disebabkan oleh perbuatan alam.

a.

Kepentingan atas kapal: yang termasuk dalam “Insurable Interest” yaitu kepentingan atas kapal yang dapat dipertangungkan oleh pemilik kapal kepada pihak penanggung, meliputi: 1. Kapal itu sendiri, Kenaikan Nilai, uang tambang yang akan diterima dipelabuhan tujuan, dan premi pertanggungan. 2. Tanggung jawab pemilik kapal tehadap pihak ketiga yang terjadi selama mengoperasikan kapal. Kepentingan terhadap barang: yang termasuk dalam “Insurable Interest” yaitu kepentingan atas barang yang dapat dipertanggungkan pemilik barang kepada pihak penanggung meliputi: 1. Harga pembelian barang, uang tambang, biaya muat dipelabuhan muat, biaya bongkar dipelabuhan bongkar, keuntungan yang diharapkan, Premi pertanggungan, dan biaya lain seperti biaya pengiriman barang (termasuk biaya Import). 2. Tanggung jawab pemilik barang terhadap pihak ketiga. 3. Uang tambang barang yang dikembalikan kepelabuhan asal.

15.Jelaskan
a) b) c)

bagaimana pengaturan ganti rugi penanggung untuk kerugian berdasarkan RDC, pada : a. LLOYD POLICY (Inggris) b. Peraturan yg berlaku di Amerika c. Peraturan Indonesia Jawab:

dari

19.Di

b.

LLOYD’S POLICY (Inggris) yaitu ganti rugi yg menjadi tanggungan penanggung adalah sebesar ¾ dari kerugian (RDC ¾). ¼ sisa kerugian ditanggung oleh P&I Club jika pemilik kpl terdaftar sebagai anggota. Peraturan yg berlaku di Amerika 4/4, diganti penuh Peraturan Indonesia 4/4 diganti penuh

16.Bila terjadi kecelakaan kpl maka Class Surveyor akan
melihat dan memberikan rekomendasi yg berkaitan dgn Safety aspect. 1. Sejauh mana peranan Class Surveyor dlm keselamatan kpl? Jelaskan ! 2. Terangkan yg dimaksud dgn IACS dan sebutkan anggotanya! Jawab: a) Peranan Class Surveyor dalam keselamatan kpl yaitu: memeriksa dan meyakinkan bahwa kpl memenuhi standard keselamatan kapal barang yg disyaratkan memeriksa dan meyakinkan bahwa kpl memenuhi standard keselamatan konstruksi kpl barang. memeriksa dan meyakinkan bahwa kpl memenuhi standard garis muat yg disyaratkan b) Yang dimaksud dgn IACS: International Assosiation Classification Society yaitu suatu kumpulan/organisasi Biro klasifikasi International yang diakui, anggotanya yaitu: - Lloyd Register (LR) – Inggris - American Berau (AB) – Amerika - Nippon Keiji Kyokai (NK) – Jepang - Det Neresky Verietat (DNV) – Norwegia

11.Terangkan bedanya antara:
a.TOTAL LOSS dan PARTIAL LOSS b.IMPLIED WARRANTY dan EXPRESS WARRANTY Jawab:

a.

TOTAL LOSS adalah: Kerugian total yang ditinjau dari segi keadaan dan tingkat kerusakan / kerugian yang diderita. Misalnya: kapal tenggelam dan atau kerusakan berat yang terjadi akibat tubrukan atau kandas. PARTIAL LOSS adalah: Kerugian sebagian, yang lebih kecil dari total loss dan tidak termasuk sebagai Actual Total Loss / Constructive Total Loss / Presume Total Loss, dan juga tidak termasuk dalam kerugian laut umum (General Avarage). Partial Loss disebut juga sebagai kerugian laut khusus (PARTICULAR AVARAGE) IMPLIED WARRANTY adalah: janji yang wajib dipenuhi oleh pihak tertanggung yang tidak tertulis dalam Polis tentang prinsip utama dalam Asuransi yaitu (Insurabel Interest, Principle of Indemnity, dan Utmost Good Faith). EXPRESS WARRANTY adalah: Janji yang tercantum dalam Polis asuransi dan wajib dipenuhi oleh tertanggung.

20.Berikan penjelasan dalam hal apa saja P&I Club berfungsi
sebagai : a) Perlindungan (Protection) b) Jaminan (Indemnity) Jawab: a) Perlindungan yaitu dalam hal mengoperasikan kapal, dimana melindungi kapal dari resiko yg dialaminya yg tidak mendapat ganti rugi dari penanggung. b) Jaminan (Indemnity) yaitu dalam hal kewajiban mengoperasikan kapal sebagai alat angkut dimana menjamin resiko yg dialami pengangkut karena tidak mendapat ganti rugi dari penanggung (Underwriters).

b.

17.Berikan
a.

penjelasan tentang prinsip – prinsip utama Asuransi berikut ini : a.INSURABLE INTEREST b.PRINCIPLE OF INDEMNITY c.UTMOST GOOD FAITH Jawab: INSURABLE INTEREST, Adalah: suatu kepentingan yang diasuransikan, maksudnya seseorang tadi harus mempunyai suatu kepentingan mengapa benda tersebut diasuransikan, dan benda tersebut harus legal, patut dan adil. Misalnya: Rumah diatas bukit tidak mungkin meminta asuransi kebanjiran.

12.Dalam Asuransi Maritim “Peril of the Sea” adalah risk from
the sea condition in relation to incidental caused which is not ordinary happened. a. Jelaskan artinya b. Terangkan bedanya dengan “Peril on the Sea” Jawab: a. Peril Of sea adalah bahaya di laut bukan akibat langsung dari keganasan gelombang atau topan tetapi akibat: b. Peril On sea adalah bahaya yg bkn disebabkan oleh keganasan ombak/angin ttp akibat kebakaran, pencurian.jetison.

21.Nakhoda dan ABK wajib melakukan tindakan yg pantas
(DUE DILIGENCE) untuk mengurangi akibat dari suatu kejadian yg menimbulkan kerugian atas kapal dan muatannya. a) Sebutkan tindakan apa termasuk DUE DILIGENCE

b.

13.Salah satu prinsip asuransi adalah itikad baik ( the utmost
good faith) sebagaimana tersebut pada pasal 251 KUHD

PRINCIPLE OF INDEMNITY Adalah: Pihak penanggung akan membayar ganti rugi yang harus seimbang dengan kerugian yang diderita oleh tertanggung, dengan kata lain mengembalikan tertanggung ke keadaan semula sebelum terjadinya kerugian. Dengan Catatan; tertanggung tidak boleh mencari/mendapat keuntungan dari ganti rugi atas kerugian yang ditanggung oleh penanggung.

b)
JAWAB:

Jelaskan hubungannya DENGAN SYARAT asuransi “SUE & LABOUR CLAUSE’”

a) b)

Tindakan yg termasuk DUE DILIGENCE adlah : menyelamatkan kapal, menyelamatkan muatan, yg mana tidak ditutup pertanggungannya. Hubungannya dengan syarat asuransi “ Due Labor Clause “ yaitu tindakan pantas yg dilaporkan oleh

2
Create by Tim Klas ANT I 2009 ANG XX1

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
Nakhoda & ABK adalah untuk mencegah/mengurangi akibat dari resiko yg ditutup pertanggungannya dimana tindakan yg dilakukan dgn itikad baik dan inisiatif sendiri untuk kepentingan penanggung. Biaya-biaya untuk pencegahan kerugian/kerusakan yg dilakukan oleh Nakhoda/ABK akan mendapat penggantian dari penanggung.

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
berusia lanjut dengan seseorang yang relative lebih muda. Dalam dunia pelayaran, untuk kapal baru premi yang dibayar lebih kecil dari kapal yang sudah tua. LAW OF LARGE NUMBER. Adalah cara menghitung rasiko asuransi didasarkan atas kemungkinan terulangnya kelmbali dari pengalaman sebelumnya atas timbulnya klaim dari sebab yang sama. PROBABILITY THEORY Resiko dapat dikalkulasi, artinya resiko dalam Asuransi dapat dihitung. Asuransi bersifat untung – untungan pada suatu peristiwa yang belum terjadi.

25.Dalam

22.Dalam asuransi terangkan bedanya antara :
a) b) Jawab: Perils of the sea dan perils on the sea General Average & Particular Average

a)

b)

Perils of the sea adalah bahaya laut yg berhubungan dgn peristiwa yg terjadi atau peristiwa yg tdk tentu di laut, yg tdk mengandung pengertian kejadian biasa ( bahaya dari alam, cuaca dll) Perils on the sea adalah bahaya dilaut yg bukan diakibatkan oleh alam, cuaca laut (perompakan, kebakaran dll) General Average adalah suatu kerugian laut umum dimana tindakan yg sengaja dilakukan untuk menyelamatkan kapal dan muatannya yg mana kerugian ini disetujui dan ditanggu bersama untuk kepentingan bersama Particular Average adalah kerugian yg menimpa sendirisendiri dimana kerugian tersebut menjadi beban masing-masing kepentingan

Asuransi kapal – kapal jenis apakah yang mendapatkan keringanan pembayaran premi lebih rendah dari biasa ? Sebutkan ! b.Jelaskan mengapa demikian c.Sebutkan pula kapal disebut “OVERAGE” Jawab : a. Yang mendapatkan keringanan Premi dalam Asuransi adalah : Kapal – kapal yang melakukan pelayaran tetap (Linier Servis) Kapal Baru, atau kapal yang sudah tua (Misalnya umur dibawah 20 Tahun) akan tetapi mempunyai Klasifikasi Tinggi dari suatu Biro Klasifikasi yang diakui. b. Hal tersebut disebabkan karena: Dalam teori Asuransi Resiko dapat di kalkulasikan (Probability Theory), dan nilai premi asuransi tergantung dengan tingkat resiko yang akan ditanggungnya. Tentunya untuk kapal baru dan atau kapal tua (Dibawah 20 th) yang mempunyai Klasipikasi Tinggi, resiko kecelakaan dari kapal tersebut lebih rendah. c. OVERAGE Suatu batasan yang diberikan untuk status umur kapal, batas umur kapal Tua (Overage Vessel) adalah 15 tahun.

b.

c.

28. Dokumen

23.Sebutkan resiko-resiko yg berhubungan dengan
a) b) c) Jawab: Asuransi Kapal Laut Asuransi Barang Asuransi Kebakaran

26.a. Sesuai pasal 33 MIA 1906, apa yang dimaksud dengan
: 1. WARRANTED SEAWORTHINESS 2. WARRANTED PROPESIONAL PACKED b. Sebutkan beberapa alasan bahwa tertanggung dapat menyimpang dari Warranty Jawab : 1.WARANNTED SEAWORTHINESS Adalah janji yang wajib dipenuhi oleh pihak tertanggung, selama asuransi berlaku pemilik kapal harus mengusahakan agar kapalnya selalu layak laut (SEA WORTHY). Sekali Warranty tidak dipenuhi oleh pemilik kapal atau sekali kapal tidak layak laut, maka perjanjian pertanggungan menjadi batal. 2.WARRANTY PROPESIONAL PACKED Adalah janji yang wajib dipenuhi oleh pihak tertanggung atau pemilik kapal untuk / harus mengusahakan barang – barang yang ditanggungkan dikemas secara khusus oleh ahli pengepakan. h. Beberapa alasan bahwa tertanggung dapat menyimpang dari Warranty tanpa mengakibatkan perjanjian pertanggungan batal diantaranya: 1. Adanya perubahan keadaan karena PEMOGOKAN Misalnya: Tertulis “Warranty sailing within 15 days”, artinya kapal harus sudah menyelesaikan pelayarannya paling lambat 15 hari sejak pertanggungan ditutup. Akan tetapi karena dipelabuhan ada aksi Pemogokan, hingga kegiatan melawati batas waktu 15 hari. 2. AGAINST `THE EXISTING LAW Adanya ketentuan Hukum yang bertentangan dengan Warranty, sehingga Untuk memenuhi Warranty tertanggung harus melakukan tindakan melawan Hukum. Misalnya; Ditegaskan “ Warranty Trading Thailand – Vietnam “, yang berarti kapal hanya boleh melakukan pelayaran antara Thailand dan tujuan Vietnam, pertanggungan akan batal jika kapal melakukan penyimpanagan, misalnya kapal berlayar ke Hong Kong. Akan tetapi sejak serbuan Vietnam ke Thailand maka pemerintah Thailand melarang semua pengiriman barang ke Vietnam. Karena itu pemilik kapal bisa memerintahkan kapal ke pelabuhan terdekat misalnya Hong Kong, dengan catatan memberitahukan terlebih dahulu ke Penanggung.

a)

Asuransi kapal laut yaitu: - resiko kerugian terhadap kerusakan atau tenggelamnya kapal - kerugian atau hilangnya barang diangkut - kecelakaan/kematian awak kapal atau penumpang - pencemaran laut - biaya pemindahan kerangka kapal dan searching/position kpl tenggelam b) Asuransi barang yaitu: - kebakaran dan ledakan kapal - kapalnya kandas, terbalik/tenggelam - pengangkutan di darat - pembongkaran atau pencurian di pelabuhan c) Asuransi kebakaran yaitu: - kebakaran itu sendiri - akibat kebakaran - sebab-sebab lain yg disamakan dgn kebakaran.

g.

yg diperlukan dlm mengajukan Claim atas Partial Loss untuk kpl adalah, sbb: > Voyage Policy atau Time Policy (Copy) > Surat SUBROGASI yg diperlukan oleh penanggung utk bertindak kpd pihak ketiga yg mungkin menyebabkan kerugian tsb. > Note of Protest yg dibuat olh Nakhoda dihadapan Syahbandar atau Notaris menyangkut peristiwa yg menyebabkan mengalami Partial Loss. > Salinan Log Book, menyangkut peristiwa tsb. > Laporan Nakhoda dan rincian kerusakan badan kpl. > Jika pelaksanaan perbaikan selesai, rincian biaya sementara dgn permanent hrs dipisahkan. > Biaya Dock, Bunker termasuk biaya administrasi. > Dokumen-dokumen lainnya sbg tanda bukti utk memperkuat tuntutan Claim. 3.B. Dokumen-dokumen yg diperlukan dlm mengajukan Claim utk Particular – Average Cargo, adalah : > Original Polis dan Surat SUBROGASI. > B/L dan atau Resi Mualim. > Commercial Invoice (Faktur Penjualan), Packing List dan Weight List. > Cargo Damage Report. > Go Down Report. > Perincian.

29. Yg dimaksud dgn potongan New for Old dan Wear for Tear
dlm ganti rugi Partial Loss, adalah: > Digunakannya suku cadang atau peralatan Baru (New) utk mengganti peralatan lama. Biasanya, potongan utk New for Old ialah selisih harga suku cadang baru dgn yg lama yg disebut: penyusutan harga (Ayat 1 Pasal 69 MIA 1906). Contoh: Biaya Perbaikan =Rp. 10.500.000,Harga Suku Cadang Baru =Rp. 6.000.000,Harga Suku Cadang Lama =Rp. 3.500.000,Penyusutan Harga =Rp. 2.500.000,> Ganti Rugi =Rp.10.500.000–Rp. 2.500.000, =Rp. 8.000.000,-

24.Kerugian total (TOTAL

LOSS) ditinjau dari keadaan dan tingkat kerusakan dibagi menjadi 3 (tiga) e. Sebutkan ketiga TOTAL LOSS tersebut f. Berikan contoh masing – masing 1 (satu) Jawab: a. Total Loss menurut keadaan dan tingkat kerusakan dibagi 3 (tiga) antara lain: ACTUAL TOTAL LOSS (kerugian total ) Adalah kerugian yang diderita oleh pemilik kapal secara permanent, sedemikian rupa sehingga pemilik kapal tidak dapat lagi menggunakan kapalnya sebagai alat pengangkutan. 2. CONSTRUCTIVE TOTAL LOSS Kerugian akibat dari Bahaya Laut yang menimbulkan kerusakan berat pada kapal, tapi tidak sampai mengalami kerugian Total, akan tetapi biaya penyelamatan untuk menemukan kapal, biaya Salvage dan biaya perbaikan kapal itu sendiri lebih besar dari harga kapal. 3. PRESUME TOTAL LOSS Adalah suatu kerugian yang diakibatkan karena kapal Hilang dilaut, setelah jangka waktu tertentu tidak diketahui dimana kapal berada, maka keadaan demikian dianggap (PRESUME) Kapal tersebut hilang sama sekali atau mengalami kerugian Total (Total Loss). Contoh masing – masing dari jenis Total Loss 1. Contoh dari Actual Total Loss Kapal tengelam, atau kapal kebakaran total sehingga tidak bisa lagi digunakan. 2. Contoh dari Constructive Total Loss Kapal kandas akibat diterjang badai Typhon diperairan Philippine, biaya penyelamatan, dan biaya Tunda sampai kapal tiba di Singapore untuk perbaikan serta biaya perbaikan kapal itu sendiri, totalnya lebih besar dari harga kapal. 3. Contoh dari Presume Total Loss Kapal “Lucky Star” dalam pelayaran dari Singapore tujuan Hong Kong diterjang badai Typhon dan hilang tanpa berita dan tanda – tanda yang menyatakan bahwa kapal tenggelam, dalam kasus ini kapal “Lucky Star” dianggap Hilang (Presume Total Loss)

30. Dlm suatu pelayaran dr Jakarta ke Hong Kong, tiba-tiba
salah satu Awak Kpl mengalami sakit, utk itu pd posisi tertentu (missal: A) anda melakukan Deviasi menuju ke Pel. B utk menurunkan ABK yg sakit, Apakah tindakan saudara dibenarkan berdasarkan ketentuan yg berlaku? > Deviasi dpt dibenarkan berDasarkan ketentuan yg berlaku. Biaya apa saja yg diganti olh Asuransi dan pihak Asuransi mana saja yg akan mengganti biaya tsb? > Biaya: Bhn. Bakar, Air minum dan Biaya Labuh/Bandar. > Yg mengganti, adalah: P & I.

1.

31. Syarat umum dlm General Average (GA), adalah:
> Tindakan yg menimbulkan kerusakan itu dilakukan dgn sengaja (Intentionally) dan beralasan (Reasonable). > Pengorbanan atau pengeluaran biaya yg sngt besar. > Hrs betul-betul ada bahaya yg mengancam kepentingan bersama. > Tindakan yg dilakukan demi kepentingan bersama/semua pihak. > Tindakan pengorbanan tadi hrs bermanfaat dan berhasil. ( Ada hsl) >Bahaya tsb sgt mengancam keselamatan semua kpentingan yg terlibat dlm malapetaka laut. >Bahaya laut tdk dpt dihindari kcl dicegah atau dikurangi. Dan pengorbanan dan pembeayayan tanpa Paksaan dan hrs wajar. 5.B. General Average (GA) ada 2 macam, yaitu: > Particular Average, yaitu: Kerugian sendiri yg disebabkan oleh kecelakaan/bahaya dan tertulis di dlm polis asuransi jadi kerugian akan dibayar oleh asuransi. > General Average (GA), yaitu: Kerugian/kerusakan yg timbul krn tindakan kesengajaan yg beralasan demi kepentingan bersama yg saat itu dlm keadaan bahaya. Keselamatan bersama yg dimaksud itu adalah Keselamatan kpl, Muatan dan Freight nya. 7. Yg dimaksud dgn ‘Subrogation’ dan ‘Abandonment adalah: > ‘Subrogation’, adalah: Pelepasan hak tanggung jawab atas barang yg tlh mendptkan Recovery secara Total Loss dr penanggung, utk mengambil alih sisa barang yg msh ada (MIA 1906 Psl 79). Subrogasi pelepasannya secara otomatis walaupun tdk di berikan Letter of Subrogation dr sitertanggung. > ‘Abandonment’, adalah: Penanggung hanya boleh mengambil sisa brg apabila menerima abandonment dari tertanggung.( Tdk otomatis)

3.

b.

“ WARANTY SURVEY BEFORE SAILING “ Artinya barang – barang harus disrvey dulu sebelum dimuat. Akan tetapi Penanggung memberikan kelonggaran atau tidak keberatan jika tertanggung tidak melaksanakan Warranty ini. Apabila penanggung yakin, berdasarkan penjelasan tertanggung dan bukti (PACKING LIST, WEIGHT LIST, dan Resi Penerimaan Gudang dll), yang menyatakan bahwa semua barang dalam keadaan utuh dan baik dan di Pack oleh ahli pengepackan.

27.Terangkan

bagaimana resiko dalam Asuransi dapat dihitung, secara: a.LAW OF AVARAGE b.LAW OF LARGE NUMBER c.PROBABILITY THEORY Jawab: a. LAW OF AVARAGE Adalah cara prosentasi terhadap nilai pertanggungan secara rata-rata antara makin tinggi nilai pertanggungan (rendah rate) dengan nilai rrenda pertanggungan (tinggi ratenya) Misalnya: Dalam Asuransi Jiwa, Premi yang harus dibayarkan oleh tertanggung lebih besar bagi seseorang yang

32. Tiga (3) macam Total Loss, yaitu:
- Actual Total Loss: Apabila kepentingan yg di asuransikan musnah sama sekali, rusak sedemikian rupa shg hilang dr bentuk & kegunaannya & tdk mungkin didapatkan kembali.

3
Create by Tim Klas ANT I 2009 ANG XX1

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
- Constructive Total Loss: Bahaya laut dpt jg menimbulkan kerusakan berat thdp kpl, tetapi kpl tsb secara fisik belum absolute rusak atau musnah, msh berbentuk spt semula dan msh ada nilainya. Namun atas dasar komersial & pertimbanganpertimbangan ekonomis barang tdk menguntungkan lagi bagi pemiliknya. - Presume Total Loss: Apabila kpl hilang di laut setelah selama suatu jangka waktu tertentu yg dianggap wajar tdk ada kabar apapun mengenai kpl tsb (KUHD 667). Dlm kondisi demikian kpl tsb (Presumed atau dianggap) hilang sama sekali atau mengalami Total Loss.

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
Kerugian kpl A: Rp 50.000.000,Kerugian kpl B: Rp 40.000.000,Kerugian kpl A: Rp 10.000.000,- lebih besar dari kpl B. => Kerugian ini hrs dipikul bersama olh kpl A maupun kpl B. Jd pemilik kpl B hrs membayar kpd pemillik kpl A sebesar Rp 5.000.000,-. => Jd dg dmkn kerugian kpl A: Rp 50.000.000,- - Rp 5.000.000,- = Rp 45.000.000,kerugian kpl B: Rp 40.000.000,- + Rp 5.000.000,- = Rp 45.000.000,=> Ganti rugi dari penanggung adlh sbb: Menurut Inggris, pemilik kpl A mendpt ganti rugi : ¾ x Rp 45.000.000,- = Rp 33.750.000,Pemilik kpl B mendpt ganti rugi: ¾ x Rp 40.000.000,- = Rp 30.000.000,- (RDC ¾). Cross Liability: Kerugian fisik kpl A : Rp 80.000.000,Kerugian demurrage : Rp 10.000.000,Rp 90.000.000,Kerugian fisik kpl B : Rp 60.000.000,Kerugian demurrage : Rp 7.000.000,Rp 67.000.000,Selisih kerugian Rp 23.000.000,=> Kpl B membayar ke kpl A Rp 11.500.000,-. => Kpl A mengalami kerugian sbsr Rp 90.000.000 - Rp 11.500.000 = Rp 78.500.000. => Kerugian kpl B Rp 67.000.000,- + Rp 11.500.000 = Rp 78.500.000. => Ganti rugi dari penanggung adlh sbb: Menurut Inggris, dg mencantumkan collision clause dlm polisnya maka pemilik kpl A dan B msg-msg mendpt ganti rugi : ¾ x Rp 78.500.000 = Rp 58.875.000,=> Jk perhitungan ganti rugi didsrkan atas ‘tanggung jwb tunggal’, mk perhitungannya sbb: a. polis terapung b. polis terbuka Kerugian kpl A : Rp 80.000.000,Kerugian kpl B : Rp 60.000.000,Selisih kerugian : Rp 20.000.000,=> Pemilik kpl B membayar kpd pemilik kpl A ganti rugi sebsr Rp 10.000.000,- shg kerugian kpl A dan B msg-msg Rp 70.000.000,bdsk RDC ¾ (Inggris).

40. Kpl anda diasuransikan bdsk ITC 1/10/83. Dlm pelayaran
menabrak ranjau shg lunas robek, utk itu anda menyewa kpl tunda utk menunda menuju pelabuhan utk perbaikan. Namun dlm penggandengan kpl anda tenggelam. Apakah biaya sewa kpl tunda dpt anda klaim dr asuransi anda?Jlskn jwbn anda! Jwb: Sesuai dg Lloyd Open Form, disitu tercantum NO CURE NO PAY. Jadi pemilik kpl tidak dpt mengajukan klaim kpd pihak asuransi krn pekerjaannya tidak berhasil.

33. Yg dilindungi olh Hull and Machinery Insurance, adalah:
- Badan kapal. - Main Engine. - Boiler. - Perlengkapan.

41. Apakah York Anwerp Rules 1974 dan manfaatnya?
Jwb: Adalah suatu perjanjian yg mengatur pembayaran pertanggungan General Average. Manfaatnya adlh utk melindungi kepentingan bersama antara pemilik kpl dan pemilik brg/muatan spy tdk ada pihak yg merasa dirugikan.

34. Pengertian tentang Partial Loss dan Particular Average,
sbb: > Partial Loss, adalah:kerugian yg meminta msg2 kepentingan yg di pertanggungkan dan akan diganti oleh penanggung sesuai dng resiko yg menyebabkan kerusakan yg ditanggung dlm polis. . > Particular Average, adalah: (Kerusakan khusus) utk kpl terjadi apabila kpl tsb mengalami kerusakan sebagian (tdk sampai Total Loss), yg diakibatkan langsung olh bahaya yg dijamin dlm polis; misalnya kerusakan krn kandas, tubrukan, kebakaran krn angina atau cuaca buruk.

42. Sebutkan persyaratan General Average?
a. tindakan yg menimbulkan kerusakan/pengorbanan itu dilakukan dg sengaja atau beralasan untuk kepentingan bersama. Dan pengorbanan itu berhasil.

43. Sebutkan prinsip utama dlm asuransi angkutan laut?
Jwb: Ada empat prinsip: a. insurable interest b. principle of indemnity c. utmost good faith d. subrogation

35.

Dokumen yg di perlukan/ di- persiapkan jika akan mengajukan Claim untuk partial loss kpd penanggung, sbb: - Polis asli. - Surat Subrogasi yg di perlukan olh penanggung utk bertindak kpd pihak ketiga yg mungkin menyebabkan kerugian tsb. - Note of Protest, yg di buat olh Nakhoda di hadapan Syahbandar. - Salinan Log Book. - Laporan Nakhoda dan rincian kerusakan badan kpl. -bunker cost. -rincian biaya temporary repair, disertai bukti2.

44. Apakah asuransi perkapalan itu?Jelaskan!
Adalah suatu perjanjian dg mana seorang penanggung mengikatkan diri kpd seorang tertanggung dg menerima sejumlah premi utk memberikan penggantian kpdnya krn suatu kerugian atau kehilangan yg mgkn dideritanya krn suatu peristiwa yg tak menentu.

45. Apakah yg ditanggung oleh Asuransi Maritim itu?
Jwb: 1. badan kapal. 2. muatan. 3. laba yang diperkirakan. 4. uang tambang atau freight. 5. kapal dlm pembangunan. 46. Terhadap apa diasuransikan? a. hilang b. kebakaran c. kecelakaan, kerusakan d. pembajakan, perampokan e. pencurian f. kerugian g. general average (pengorbanan) h. penyitaan, dll.

36. Arti dari ‘Both to Blame Clause’ atau ‘Collision Clause’,
yaitu:klausula dlm tubrukan dmn tanggungjwb ganti rugi para pihak proporsional sesua dng tingkat kesalahan msg2 ( an pram ) > Peraturan yg menyangkut persoalan ganti rugi jikalau terjadi suatu tubrukan dimana kedua-duanya kpl di nyatakan bersalah. Peraturan ini hanya berlaku di Amerika Serikat. Menurut Yurisdiksi Amerika Serikat, dianggap bhw tdk ada satu pun pihak yg menghendaki terjadinya tubrukan, dgn demikian maka besar kecilnya ganti rugi di bagi sama besar, yaitu 50% - 50%. Penyerahan hak milik dr tertanggung kpd penanggung, jika penanggung tlh membayar ganti rugi atas interest yg mengalami Total Loss. Abandonment tdk berlaku secara otomatis, penanggung hanya boleh mengambil alih sisa barang apabila ia menerima Letter of Abandonment yg di ajukan olh tertanggung.

52.Dalam polis tercantum “of the first 3%”berarti potongan
(deductable) sebesar 3% dari 100% Harga barang sesungguhnya (10 unit) 15S$ x 10 = 150S$ 150S$ x Rp 10,000,- = Rp 1,500,000,Nilai pertanggungan total (10unit) = Rp 1,000,000,(UNDER VALUE) Maka Rp 1,000,000,- : 10 = Rp 100,000,-/unit Kerugian = 4 unit x Rp 100,000,- = Rp 400,000,Ganti rugi asuransi, karena under value maka : Rp 1,000,000,- x Rp 400,000,- = Rp 266,666,Rp 1,500,000,Jadi ganti rugi bersih oleh asuransi : = Rp 266,666,- - (30% x Rp 1,000,000,-) = Rp 266,666,- - Rp 30,000,= Rp 236,666,Kapal2 yg mendapat keringanan premi lebih rendah dari biasa adalah –kapal linear, - ka[al baru, - kapal umur <20th dg klasifikasi dari IACS FREE FROM adalah apabila kerugian yang diderita oleh tertanggung kurang dari jumlah yg ditentukan, maka penanggung tidak memberi ganti rugi (seluruhnya menjadi beban tertanggung). Kalau kerugian melebihi dari jml tsb maka menjadi beban penanggung. FREE UNDER adalah bahwa penanggung hanya memberi ganti rugi bila jumlah diatas jumlah potongan. FRANCISE adalah jumlah kerugian yang harus dicapai seblum klaim dibayar.

47. Ada berapa macam polis?
Jwb: a. polis transport b. polis kontrak

37. Kapal anda kapal general cargo dlm keadaan kosong
kandas pd waktu masuk pelabuhan Makasar dan kemudian naik dok utk perbaikan atas kerusakan akibat kandas tersebut. Dokumen apa saja yg wajib dilampirkan (10) dlm rangka utk mengajukan klaim ke asuransi? Jawab: a. polis perjalanan/ tembusan dari polis waktu. b. Note of Protest yg dibuat oleh Nahkoda di hadapan Konsul atau Notaris menyangkut peristiwa yg menyebabkan kandas tersebut. c. salinan Log Book yg menyangkut peristiwa tersebut. d. Laporan Nahkoda dan rincian kerusakan badan kapal. e. Rincian biaya dipisahkan antara biaya sementara atau permanent. f. Biaya dok, bunker tmsk biaya administrasi. g. Dokumen-dokumen lainnya sbg tanda bukti utk memperkuat klaim. h. Ship Condition Report. i. Sertifikat Registrasi Kapal. j. Clearance Out.

48 Apa manfaat asuransi bagi pengusaha?
Jwb: a. memberi rasa aman bagi pengusaha krn resiko telah dialihkan kepada asuransi. b. menambah efisiensi bagi perusahaan. c. memungkinkan pemberian kredit. d. memungkinkan penanaman modal. e. memungkinkan harga-harga jadi stabil.

49. Jelaskan mengenai INCHMARE CLAUSE?
Adalah klausul yg menyatakan bhw asuransi menjamin kerugian atau kerusakan yg diakibatkan langsung oleh: a. kesalahan pd waktu bongkar muat, pemindahan muatan. b. ledakan pd lambung kpl atau kerusakan pd instalasi nuklir atau reactor pd lambung kpl. c. pecahnya ketel uap, retaknya poros baling-baling atau kerusakan yg tersembunyi. d. kelalaian Nahkoda, Perwira, ABK atau Pandu. e. kelalaian Masinis. f. Menubruk kapal, dermaga atau peralatan instalasi kpl. g. gempa bumi, letusan gunung berapi, sambaran petir atau fenomena alam lainnya.

53.Terangkan

38. Kapal Anda diasuransikan bdsk ITC 1/10/83 dan sekaligus
mjd anggota P&I Club. Pd saat kpl hendak menunggu pandu, kpl anda menabrak Sarana Bantu Navigasi. Akibatnya SBN tenggelam dan kpl anda rusak berat dan sebagian muatan rusak. Stlh diteliti mk tjd kerugian yg mjd tanggung jwb pemilik kpl sbb: a. kerusakan pd kpl. H&M. ¾ & ¼ P&I. b. tanggung jwb pd pemilik SBN. P&I 100%. c. tanggung jwb thdp pengangkutan bangkai SBN. P&I. d. tanggung jwb thdp pemilik brg/muatan. P&I. Asuransi mana (H&M atau P&I) yg hrs memberikan ganti rugi spt tsb di atas. Kalau keduanya menanggung sbtkan de bagian msg-msg.

50. DISBURSMENT

adalah pertanggungan tambahan yg dpt ditutup untuk: a. kapal dg harga pertanggungan max. 25% dr harga pertanggungan Hull&Machinery. b. Uang tambang yg diharapkan dg harga pertanggungan max. 25% dr hrg pertanggungan Hull&Machinery.

bagaimana resiko dalam Asuransi dapat dihitung,secara: a.LAW OF AVERAGE b.LAW OF LARGE NUMBER c.PROBABILITY THEORY Jawab: a.LAW OF AVERAGE cara menghitung suatu resiko asuransi Law of Average dgn cara : presentasi dgn nilai pertanggungan scr rata2 antara nilai pertanggungan yg tinggi dgn rate yg rendah dan pertanggungan ygrendah yang ratenya tinggi. b.LAW OF LARGE NUMBER. Cara menghitung suatu resiko dgn perhitungan pd tertanggung kecil yg byk drpd tertanggung yg bsr tp hny bbrapa krn dg tertanggung yg banyak & kcl2 kemungkinan terjdnya krugian lbh sdkit. c.PROBABILITY THEORY Resiko dapat dikalkulasi, artinya resiko dalam Asuransi dapat dihitung.Asuransi bersifat kemungkinan pada suatu peristiwa yang belum tertentu terjadi.

54.Jelaskan apakah yang dimaksud dengan Average Adjuster
Seorang ahli yang berhak menentukan jumlah iuran yang harus dibayar oleh semua yang bersangkutan dalam kerugian average atau seorang yang menentukan besarnya kerugian average. Apakah tugas dan fungsi serta siapa yang menunjuk dan membayarnya. Tugasnya :

39 yg dimaksud dg SUE AND LABOUR CLAUSE?
Adalah usaha setiap Nahkoda dan awak kplanya utk menyelamatkan kpl dr musibah yg dialami agar bisa mengurangi kerusakan sekecil mgkn.

51. Kpl A bertubrukan dg Kpl B. Dinyatakan kpl A tingkat
kesalahannya 50% dan kpl B 50%. Kedua kpl mjd anggota P&I dan dlm polis tercantum RDC ¾. Tentukan bgmn cara pembebanan ganti rugi Single Liability & Cross Liability (dg contoh kasus). Single Liability:

4
Create by Tim Klas ANT I 2009 ANG XX1

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
Mempelajari dan memeriksa semua data termasuk GA Survey report yg dibuat oleh Owners untuk melakukan penentuan / adjustment dari GA. Yang menunjuk : Owner Yang Membayar : Asuransi

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
Total= Rp 550 Jt + Rp 280 = Rp.830 Jt A Menanggung Rp 830/2 = Rp 415 Jt B menanggung Rp 830/2 = Rp 415 Jt Asuransi A bayar A = ¾ x Rp 415= Rp311.25 P&I bayar ke A= ¼ x Rp 415 = Rp 103.75 Asuransi B bayar B = ¾ x Rp 415= Rp311.25 P&I bayar ke B= ¼ x Rp 415 = Rp 103.75

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
- laporan gudang - tembusan surat tuntutan kepada pihak perkapalan -daftar harga barang yang rusak. b) Apakah yang dimaksud dengan Letter of Abandonment, siapa yang menerbitkan dan dalam hal Total loss kapal yang bagaimana surat tersebut diterbitkan. Jawab: b).letter of abandonment adalah: - surat yang dibuat oleh tertanggung yang berispelepasan hak atas kepemilikan barang/ kapal dari tertanggung kepada penanggung -yang menerbitkan letter of abandonment adalah tertanggung -dalam total loss letter of abandonment tersebut di terbitkan apa bila tertanggung akan mendapatkan ganri rugi sebesar nilai atau barang yang sesungguhnya (real value) tetapi maksimum sebesar harga pertanggungan yang tercantum dalam polis

55.Polis asuransi laut terdapat banyak macam dan jenisnya
antara Lain : a. Mixed Policy ( Polis transport) Resiko mulai ditanggung/berlaku, sejak brg on board dipelabuhan muat negeri supplier s/d di Main Port Indonesia di Tg.Priok paling lambat 21 hari stlh pembongkaran muatan terakhir maka polis kadaluwarsa. b. Opened Policy (Polis kontrak) Untuk pengapalan barang yg berlangsung terus menerus dapat ditutup polis kontrak berlaku selama 1 tahun. c. Opened Cover Policy ( Polis terapung ) Untuk pengapalan sejumlah barang tertentu dalam jumlah besar, misalnya : 200.000 Ton dpat ditutup Floating Policy, jangka waktunya tidak ditentukan s/d habis pengapalan brg tsb.

60.a.Dalam running down clouse jelaskan apa yang dimaksut
dengan “ three fourth collision liability “ b.Sejauh mana peranan P&I club dalam hal ini? Jelaskan Jawab: a. Three Fourth Collision Liability : adalah penanggung ( Under writer) hanya bertanggung jawab pemberian ganti rugi sebesar ¾ kerugian yang diderita akibat tubrukan kapal. b. Pemilik kapal mengajukan claim yang ¼ kerugian kepada P&I Club

65.Dalam General Average dikenal istilah:
a)General average Expenditure. Jawab: a).adalah incurred by ship owner b)General Average Secrificed Jawab: b). Adalah being damage to the ship voluntarily sustained for the common safety

61. A) Hal2 apakah yang tercantum dalam perjanjian Asuransi
B) Apa yang di maksud dengan THE PROXIMATE CLAUSE dalam Asuransi dan berikan contohnya ? Jawab: A) Hal2 yang tercantum dalam perjanjian Asuransi antara lain : 1. Nama tertanggung 2. Kpentingan yang di pertanggungkan 3. Nilai pertanggungan 4. Daerah pelayaran 5. Syarat2 dalam asuransi dll. B) THE PROXIMATE CLAUSE adalah penanggung bertanggung jawab untuk memberikan ganti Rugi terhadap setiap kerugian dari tertanggung yang terjadi sebagai akibat bahaya (Peril) yang langsung/paling dekat dan yang di tutup dalam polis. Contoh: - kapal kandas i. Kapal terdampar ii. Kapal pecah iii. Penubrukan akibat angin topan

56.Kapal anda diasuransikan berdasarkan ITC 1/10/83. Dalam
pelayaran menubruk ranjau sehingga lunas robek, untuk itu anda menyewa tunda untuk menunda menuju untuk perbaikan, namun dalam penggandengan kapal anda tenggelam. Apakah biaya sewa kapal tunda dapat anda klaim dari asuransi anda Jelaskan jawaban anda Jawab : Biaya sewa kapal tunda tidak dapat di klaim ke asuransi karena biaya sewa kapal tunda ditanggung oleh pemilik kapal Yang di klaim ke asuransi ialah kapal dan muatannya sebesar nilai pertanggungan yang tercantum dlm polis asuransi sesuai asuransi berdasarkan ITC

66.a) Bahwa risk, peril dan hazard adalah merupakan dasar
pertimbangan penutupan asuransi laut. Jelaskan pengertian dari istilah tersebut. Jawab: a). Risk atau resiko dapat di golongkan menjadi: -specculative risks yaitu kemungkinan terjadinya kerugian karena tindakan berspekulasi m perdagangan bisa untung bisa rugi. -pure risks yaitu resiko yang memang sudah ada dan dapat mengakibatkan kerugian. -peril (bahaya) adalah suatu bahaya yang dapat menjadi sebab terjadinya kerugian. -hazard keadaan yang dapat memperbesar bahaya (peril) terdiri dari: * phisical hazzard muatan deck *moral hazzard sifat tertanggung yang kurang dapat dipercaya (tidak beritikad baik) b)Dalam penutupan asuransi laut terdapat klausula Running Down Clause(RDC).Jelaskan apa yang dimaksud dengan RDC 3/4 dan RDC 4/4.? Jawab: b).-RDC ¾ adalah klausula yang mengatur ganti rugi kepada tertanggung atas kerugian yang dialami pemilik kapal akibat kapalnya tubrukan (peril of the sea ) berdasarkan police standard lloyd (Inggris) RDC ¾ -> P&I ¼ -RDC 4/4 adalah klausula yang mengatur ganti rugi kepada tertanggung atas kerugian yang dialami pemilik kapal akibat kapalny tubrukan(peril of the sea) berdasarakan.a. Dalam penutupan asuransi dikenal standard ducth hull form (Amirika RDC 4/4)

57.Apakah yang dimaksud Sue and Labour Clause
Tindakan dari Nakhoda & awak kapal untuk menyelamatkan kpl dr bahaya atau mengalami musibah dengan tujuan mengurangi /mencegah kerusakan a/ kerugian akibat peristiwa tersebut. Tujuannya yaitu : Untuk mendorong pihak tertanggung agar berusaha sedapat mungkin mencegah a/ mengurangi kerugian/kerusakan. Contohnya : Kpl sdg sandar & membongkar muatan didermaga tiba2 ditubruk o/ tug boat hingga lambung kpl sobek/berlubang dibawah grs air, agen mengusahakan agar muatan cepat dibongkar, Nakhoda memiringkan kpl kearah dermaga hingga lubang berada diatas air , maka biaya yang ditimbulkan akan menjadi biaya penaggung (asuransi)

62. a pokok
Jawab:

yang wajib ditaati oleh tertanggung dan tidak tertulis dalam polis (implied Condition). Sebutkan keempat syarat pokok tersebut dan berikan contoh.

58.Salah satu prinsip asuransi adalah itikad baik ( the utmost
good faith) sebagaimana tersebut pada pasal 251 KUHD c. Jelaskan tentang prinsip ini! Berikan contoh kasus tentang tdk dipenuhinya prinsip “itikad baik” ini!.........................Jawab: a.penjelasan tentang prinsip ini adalah: Slh satu prinsip utama dlm asuransi dimana tertanggung wajib membritahukan dan tdk menyembunyikan segala fakta yang diketahuinya atau dianggap wajib diketahuinya dlm usahanya sehari2.. b.contoh: adh tertanggung tdk membritahukan adnya letter of Indemnity atas B/L atau konosemen bersih yg di punyai.

d.

a). Adalah kondisi yang merupakan prinsip utama dalam penutupan pertanggungan yang tidak tertulis dalam polis,tetapi wajib dipenuhi oleh tertanggung agar perjanjian pertanggungan syah, empat syarat pokok adalah: contoh: 1.tertanggung harus mempunyai itikat baik 2.harus di setujui oleh P & I club 3.perdagangan harus legal 4. b) Apa yang dimaksud dengan Implied warranty, berikan cotoh
jawab: -

67. dalam hal asuransi telah membayar ganti rugi atas dasar
total los, tetapi ternyata kemudian barang ditemukan dan dijual asuransi dengan harga yang lebih tinggi. Jelaskan bagaimana recovery atas total loss dlakukan jika pertanggungan berdasarkan pada: a) Insurred Valued b) Agreed Valued jawab: a) insurred Valued: penanggung berhak mengambil alih sisi barang atau menuntut pada pihak yang merugikan kepada tertanggung dan jika lebih, kelebihannya harus diserahkan kepada tertanggung. b)Agreed Valued: Tertanggung akan menerima ganti rugi sebesar nilai pertanggungan yang tertulis dalam polis terlepas dari nilai pertanggungan lebih rendah/lebih tinggi dari nilai barang sesungguhnya. 68. Perubahan route pelayaran dan deviasi dapat mempengaruhi perjanjian asuransi: a) jelaskan menagapa demikian! b) Dalam hal apa saja kapal dapat melakukan deviasi atau meghentikan route pelayaran?sebutkan! Jawab: a)Perubahan route pelayaran dan deviasi dapat mempengaruhi perjanjian asuransi karena: dalam asuransi tertulis penutupan asuransi berdasrkan daerah pelayaran. Contoh: Traiding warranty Indonesia-Japan dengan demikian asuransi hanya akan menutup kerugian selama route Kapal Indonesia-Japan atau sebaliknya.dengan demikian perubahan route pelayaran tanpa alasan mengakibatkan tertanggung tidak mendapatkan ganti rugi kelak terjadi kerugian. b)Deviasi dapat dibenarkan berdasrkan Pasal 45,46, AY mia 1906 apabila: 1. Apabila sesuatu perjanjian khusus dalam polisi untuk itu. 2. ada kejadian diluar kemampuan manusia. 3. dilakukan untuk menyelamatkan muatan kapal. 4. dilakukan untuk memenuhi Express warranty & Implied warranty. 5. untuk menyelamatkan jiwa manusia atau menolong kapal lain. 6. untuk memperoleh pertolongan pengobatan anak buah kapal. 7. adnya change of voyage clause. 69.Sebutkan syarat2yang harus di penuhi oleh anggota P&I, agar tidak sulit memperoleh ganti rugi yang telah di bayarkan pada pihak ke tiga Jawab:

59.Jika terjadi tabrakan kpl A dan B, keduanya anggota P&I
Club dan masing-masing dinyatakan 50% bersalah:

i. j.

impleid warranty adalah ketentuan yang tidak tertuang dalam polis,tetapi wajib di penuhi oleh tertanggung. Contoh: -kapal harus laik laut pada setiap saat permulaan pelayaran -perdangangan harus legal -pelayaran harus legal -barang yang diangkut harus legal

Kerugian fisik kapal A =Rp 500 jt Kerugian demurrage kpl A = Rp 50 jt Kerugian fisik kapal B = Rp 250 jt Kerugian demurrage kpl B = RP 30 jt Hitung: penggantian masing-masing kpl oleh asuransi secara : c. Single Liability d. Cross Liability Jawab: c. Single Liability A blame B =Rp 500 Jt x 0.5 = 250 Jt B blame A =Rp 250 Jt x 0.5 = 125 Jt B harus bayar A = 125 Jt Kerugian kpl A =Rp 500 –Rp 125 = Rp375 Jt Kerugian kpl B =Rp 250+Rp 125 = Rp375 Jt Asuransi A bayar A= 0.75 x Rp.375 = Rp 281.25 Jt P & I bayar A = 0.25 x Rp.375 Jt= Rp 93.75 Jt Asuransi B bayar B = 0.75 x Rp.250 = Rp.250 Jt P& I bayar B = 0.25 x Rp 250 Jt = 250 Jt d. Cross Liability Kerugian fisik kpl A = Rp 500 Jt Kerugian demurrage kpl A =Rp 50 Jt + Total kerugian kpl A =Rp. 550 Jt Kerugian fisik kpl B = Rp 250 Jt Kerugian demurrage kpl B =Rp 30 Jt + Total kerugian kpl B = Rp 280 Jt

63.a Dalam penutupan asuransi kapal khususnya H & M
terbaca “ Warranties it is noted the vessels trade Indonesia – Japan. Dengan ketentuan tersebut berdasarkan MIA 1906 pasal 46, 47 tidak dibenarkan melakukan deviasi dari route pelayaran tanpa alasan. Sebutkan alasan apa yang dapat diperkenankan untuk kapal melakukan deviasi, sehingga tidak menyalai ketentuan tersebut. Jawab: a). alasan alasan yang di benarkan melakukan deviasi berdasarkan MIA 1906 pasal 46,47 adalah: 1.ada suatu perjanjian khusus dalam polis untuk itu 2.ada kejadiandiluar kemampuan manusia 3.untuk menyelamatkan kapal dan muatan 4.untuk memenuhi express warranty dan impleid warranty 5.untuk menyelamatkan jiwa manusia atau menolong kapal dalam keadaan bahaya 6.untuk memperoleh pertolongan pengobata awak kapal yang sakit 7.adanya change of voyage clause b.) Sebutkan dan jelaskan paling sedikit empat macam resiko kerugian yang dikecualikan.dalam asuransi laut. Jawab:
b).

64.a)Dokumen apa saja yang diperlukan dalam pengajuan
klaim partial loss atas H & M Jawab: a). Dokumen – dokumen yang diperlukan dalam pengajuan klaim partial loss atas H&M antara lain - polis asli serta endorsemenya - faktur dan packing list -B/L asli (c1.opy) -non delivery report dan atau CCB (cargo damage survey report)

5
Create by Tim Klas ANT I 2009 ANG XX1

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09
Syarat2 yang harus di penuhi anggota p&I club supaya tidak sulit memperoleh ganti rugi yang telah di bayarkan pihak ke 3 : 1.Claim termasuk dalam jaminan sebagaimana tertuang dalam term of entry 2.Anggota membayar claim terlebih dahulu 3.jumlah yang dibayarkan harus wajar. 4.harus mengisi formulir claim yang si serata dengan semua bukti pengeluaran asli 5.club akan mengenakan diductuble sesuai dengan syarat pendaftaran dan pnerbitan nota kredit 6. koresponden club tidak terlibat dalam pembayaran atau penerimaan uang atas nama club

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09

ASURANSI MARITIM ANT 1-XXI’09

6
Create by Tim Klas ANT I 2009 ANG XX1