P. 1
presus radiologi

presus radiologi

|Views: 109|Likes:
Published by Dita Windarofah

More info:

Published by: Dita Windarofah on Apr 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/05/2012

pdf

text

original

Presentasi Kasus

Mioma Uteri dengan Hidronefrosis
Dita Windarofah 20060310121

PEMERIKSAAN SUBYEKTIF Identitas Pasien ‡ Nama : Ny. Krisna Nataliati ‡ Umur : 31 Tahun ‡ Jenis Kelamin : Perempuan ‡ Alamat : Temanggung ‡ Suku Bangsa : Jawa ‡ Status Pernikahan : Menikah ‡ HPMT : 13 September 2010

disertai nyeri perut (+). dan muntah (+ ). . mual ( + ). Riwayat Penyakit Dahulu ‡ Pasien belum pernah mengalami sakit serupa sebelumnya.Anamnesis Pasien Keluhan Utama ‡ Pasien mengalami perdarahan sejak 20 Oktober 2010. Riwayat Penyakit Sekarang ‡ Pasien datang ke RSUD Djojonegoro Temanggung dengan keluhan perdarahan yang banyak. Riwayat Penyakit Keluarga ‡ Tidak didapatkan riwayat serupa dalam keluarga pasien.

2 °C Pemeriksaan Fisik Inspeksi ‡ ‡ ‡ Palpasi Auskultasi VT : Muka pucat Konjunctiva anemi Vagina mengeluarkan darah : TFU 3 jari di bawah pusar Teraba massa di perut kiri bawah Nyeri tekan ( + ) : : Portio lunak Teraba jaringan .PEMERIKSAAN OBJEKTIF ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Keadaan Umum : Lemah Kesadaran : Compos Mentis Vital Sign Tekanan Darah : 120 / 80 Nadi : 86 kali / menit Respirasi : 28 kali / menit Suhu : 36.

8 % ‡ Neutrofil : 80.7 % ( H ) ‡ Golongan Darah : A .41 x 10^6/uL ‡ Jumlah Trombosit : 376 x 10^3/uL ‡ MCV : 74.5 x 10^3/uL ( H ) ‡ Jumlah Eritrosit : 4.5 % ( L ) ‡ MXD : 6.PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksaan Laboratorium ‡ Hemoglobin : 10.9 ( L ) ‡ Hitung Jenis Limfst : 12.1 pg ( L ) ‡ MCHC : 30.8 fl ( L ) ‡ MCH : 23.2 g / dl ( L ) ‡ Hmt : 33 % ( L ) ‡ Jumlah Leukosit : 11.

Pemeriksaan Urin ‡ Tes Kehamilan : + Pemeriksaan USG ‡ Pemeriksaan USG abdomen denghan diagnosis sementara primi gravid dengan abortus inkomplet dan massa di perut kiri bawah. ‡ Kesan USG: ‡ Sonografi sesuai gambaran abortus kompletus ‡ Multiple mioma uteri ‡ Suggestive kista ovarii dextra ‡ Hydronephrosis bilateral grade I dengan hydroureter bilateral 1/3 proksimal .

PEMBAHASAN MIOMA UTERI ‡ Definisi Mioma uteri adalah neoplasma jinak. yaitu serviks uteri dan korpus uteri . yang berasal dari otot uterus yang disebut juga leiomioma uteri atau uterine fibroid. Dikenal dua tempat asal mioma uteri.

3% ditemukan di serviks uteri.Epidemiologi Mioma uteri banyak terdapat pada wanita usia reproduksi terutama pada usia 35 tahun keatas. 97% ditemukan di corpus uteri .

Genetik .Fungsi ovarium .Etiologi Dapat dipengaruhi karena: .Hormon pertumbuhan .Estrogen .Umur .Progesteron .

. Nyeri atau tekanan pada panggul. Konstipasi Nyeri pinggang atau kaki.‡ ‡ ‡ ‡ ‡ ‡ Gejala dan Tanda Menstruasi yang banyak dan berlangsung lama. Sering kencing atau tidak mampu menahan kencing. Perdarahan selang di antara dua menstruasi.

Klasifikasi a. Mioma Uteri Subserosa .

Mioma Uteri Intramural .b.

c. Mioma Uteri Submukosa .

MRI.Pemeriksaan penunjang: USG.Pemeriksaan luar .Diagnosis Ditegakkan melalui: .Anamnesis .Gejala klinis . . CT.Pemeriksaan fisik .

Nekrosis .Infeksi .Perdarahan .Komplikasi .

HIDRONEFROSIS Definisi Hidronefrosis adalah penggembungan ginjal akibat tekanan balik terhadap ginjal karena aliran air kemih tersumbat. .

arteri atau vena yang letaknya abnormal. dan sebagainya.Etiologi ‡ Kelainan struktural. misalnya jika masuknya ureter ke dalam pelvis renalis terlalu tinggi ‡ Lilitan pada sambungan ureteropelvik akibat ginjal bergeser ke bawah ‡ Batu di dalam pelvis renalis ‡ Penekanan pada ureter oleh: jaringan fibrosa. . juga bisa dikarenakan desakan tumor ‡ Penyumbatan dibawah sambungan ureteropelvik atau karena arus balik air kemih dari kandung kemih.

seperti mual.Gejala ‡ Nyeri yang hilang timbul terjadi karena pengisian sementara pelvis renalis atau karena penyumbatan sementara ureter akibat ginjal bergeser ke bawah. ‡ Air kemih dari 10% penderita mengandung darah. ‡ Sering ditemukan infeksi saluran kemih (terdapat nanah di dalam air kemih). demam dan rasa nyeri di daerah kandung kemih atau ginjal. bisa terbentuk batu (kalkulus). ‡ Jika aliran air kemih tersumbat. muntah dan nyeri perut . ‡ Hidronefrosis bisa menimbulkan gejala saluran pencernaan yang samar-samar.

Jika obstruksi terjadi di uretra atau kandung kemih. sehingga tekanan di ginjal meningkat.Patofisiologi Obstruksi pada aliran normal urin menyebabkan urin mengalir balik. tetapi jika obstruksi terjadi di salah satu ureter akibat adanya batu atau kekakuan maka hanya satu ginjal saja yang rusak. . tekanan balik akan mempengaruhi kedua ginjal.

‡ pemeriksaan penunjang.Diagnosa ‡ anamnesis. ‡ pemeriksaan fisik. .

Berikut gambaran X-ray dan USG penderita hidronefrosis. .

.

Penatalaksanaan Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi dan memperbaiki penyebab obstruksi. . tumor. Jika salah satu ginjal rusak parah dan fungsinya hancur. Infeksi ditangani dengan agen antimikrobial karena sisa urin dalam kaliks menyebabkan infeksi dan pielonefritis. nefrektomi dapat dilakukan.Untuk mengurangi obstruksi urin harus dialihkan dengan tindakan nefrostomi atau tipe diversi lainnya. untuk menangani infeksi. obstruksi ureter). Pasien disiapkan untuk pembedahan untuk mengankat lesi obstruktif (batu. dan untuk mempertahankan serta melindungi fungsi renal.

Kesimpulan ‡ Hidronefrosis pada pasien ini terjadi akibat pendesakan karena adanya mioma multipel. abortus. dapat mengakibatkan hidronefrosisnya menjadi semakin parah. retensi plasenta. . Mioma mempunyai pengaruh timbale balik terhadap kehamian. kelainan letak janin. Jika mioma tidak segera diatasi. ‡ Abortus yang terjadi pada pasien ini juga dikarenakan adanya mioma. inersia uteri. Pengaruh mioma terhadap kehamilan antara lain dapat mengakibatkan infertilitas. perdarahan post partum. Sementara pengaruh kehamilan terhadap mioma uteri adalah mioma akan cepat membesar karena rangsangan estrogen. persalinan prematuritas. gangguan jalan persalinan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->