Contents

Kata Pengantar Daftar Isi
I. II. A. B. C. D. E. III. A. B. C. D. E. F. G. H. IV. V.

i ii

PENDAHULUAN ................................ ................................ ................................ .................... 3 BEBERAPA MASALAH DALAM KELAS BAHASA INGGRIS ................................ ......... 5 Perbedaan Level dan latar belakang Siswa................................ ................................ .............. 5 Masalah buku teks yang sama ................................ ................................ ................................ 5 Minat yang berbeda ................................ ................................ ................................ ............... 6 Partisipasi yang berbeda ................................ ................................ ................................ ........ 6 Percaya Diri dan Kurang Percaya Diri ................................ ................................ ...................... 6 STRATEGI PENGAJARAN UNTUK MENGATASI MASALAH TERSEBUT .............. 7 Multimedia technology ................................ ................................ ................................ .......... 7 Extra plan................................ ................................ ................................ ............................... 7 Open-ended tasks ................................ ................................ ................................ .................. 7 Personalizing the tasks ................................ ................................ ................................ ........... 8 Games, competitions and role-play ................................ ................................ ........................ 8 Team work ................................ ................................ ................................ ............................. 8 Portofolio ................................ ................................ ................................ ............................... 8 Class diary ................................ ................................ ................................ .............................. 9 PENERAPAN STRATEGI MENGAJAR ................................ ................................ .......... 9 KESIMPULAN DAN SARAN................................ ................................ ........................... 11

1

Language Teaching Strategies and Techniques

strategi belajar dan sebagainya. gaya belajar. Ada sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi keberhasilan pembelajaran bahasa di antaranya. Oleh karena itu. usia. Kelas bahasa Inggris biasanya merupakan kelas yang cukup besar. Makalah ini menganalisa beberapa masalah yang disebabkan oleh rombongan belajar bahasa Inggris yang besar dan menyarankan beberapa strategi pengajaran untuk menangani masalah tersebut. sebagian besar guru bahasa Inggris di Perguruan Tinggi menghadapi tantangan mengajar pada rombongan belajar yang besar tersebut.STRATEGI DAN TEKNIK PENGAJARAN BAHASA (Sebuah Pendekatan Kepribadian Pembelajar) OLEH: HASDAR Abstrak Tulisan ini membahas berbagai literatur yang relevan dengan strategi pengajaran bahasa melalui kajian latar belakang penggunaannya. bakat. Gaya Belajar dan strategi belajar adalah dua faktor penting di antara mereka. kepribadian. motivasi. upaya untuk mengeali perbedaan individu pada gaya belajar yang ada di antara peserta didik menjadi penting dalam pengajaran bahasa Inggris yang lebih baik. 2 Language Teaching Strategies and Techniques . Saat ini.

most University English language teachers are confronting the challenge of teaching larger classes than before. Nowadays. age. 3 Language Teaching Strategies and Techniques . Learning styles and learning strategies are two important factors among them.LANGUAGE TEACHING STRATEGIES AND TECHNIQUES (AN APPROACH TO THE LEARNER·S PERSONALITIES) BY: H A S D A R Abstract This paper reviews the relevant literature of language teaching strategies by examining the background. This paper analyzes some problems caused by large English classes and suggests some teaching strategies to deal with such problems. English classes are usually large. motivation. Therefore. learning styles and learning strategies etc. attempts to explore the individual differences on learning styles that exist among learners become necessary for better English teaching. personality. There are a number of factors which influence the success of foreign language learning²language aptitude.

latar belakang budaya. kecerdasan.I. sikap terhadap bahasa. kepentingan. keyakinan. Namun. bahasa ibu. Language Teaching Strategies and Techniques 4 . Ciri pembelajaran yang efektif menurut pandangan tradisional adalah berupa adanya transfer pengetahuan secara pasif dari guru kepada siswa. jika guru ingin memastikan bahwa semua siswa belajar maksimal. bakat. pengetahuan tentang bahasa lain. jenis kelamin. Bahkan. Dalam hal ini guru menjadi faktor kunci dalam mencapai keberhasilan setiap siswa di kelas. banyak penelitian telah menyita banyak perhatian pada hubungan antara prestasi peserta didik dan perbedaan masing-masing . motivasi. guru mengajar. Sebuah kelas yang berisi lebih dari 25 siswa dapat dikategorikan sebagai kelas besar (Shaeffer: 2006). Pebelajar dan belajar menjadi obyek penelitian. Cara mengajar dianggap sebagai pusat kajian pendidikan di sekolah. pengetahuan bahasa. fokus penelitian pada pemerolehan bahasa kedua telah bergeser dari mengajar menjadi pembelajaran dan penelitianpun telah banyak dilakukan dari perspektif peserta didik.kepribadian. Masalah utama dalam kelas besar adalah tentang kemampuan belajar bahasa. Jadi. dan/ atau tingkat pendidikan. PENDAHULUAN Dalam beberapa tahun terakhir. banyak guru mengemukakan bahwa kendala utama pada proses pembelajaran adalah ukuran kelas mereka yang besar. dalam penelitian lanjutan di bidang pendidikan menemukan bahwa pandangan tradisional tidak relevan lagi. pengalaman belajar. bagaimana peserta didik belajar. 1984). gaya belajar. umur. karena adanya peningkatan pada jumlah 'pendaftaran siswa di sekolah-sekolah atau Universitas. perbedaan pembelajaran dan peserta didik kemudian menjadi sorotan. Salah satu variabel perbedaan individu di antara peserta didik adalah gaya belajar telah disarankan sebagai faktor penting yang mempengaruhi prestasi akademik peserta didik. guru mengendalikan pembelajaran siswa dan kemudian menguji pengetahuan siswa. Oleh karena itu. strategi pembelajaran. kepribadian. Penerapan strategi dan teknik pembelajaran seharusnya bervariasi walaupun dalam derajat yang berbeda dalam dalam setiap kelas yang berbeda. Sejak tahun 1970-an. Beberapa guru harus mengajar pada kelas regular dengan jumlah siswa antara 40 atau 50 siswa. jenis kelamin dan usia. gaya belajar. saat ini beberapa guru harus mengajar dengan jumlah siswa 100 atau lebih pada satu waktu. dll. guru harus mengidentifikasi masalah dan menangani mereka dengan tepat. atau paling banyak 80 siswa. motivasi . penting bagi guru untuk menyadari masalah yang timbul dari kelas-kelas besar dan untuk menentukan teknik dan strategi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah tersebut. dan interaksi antara guru dan peserta didik (Garger & Guild.

Beberapa siswa mungkin merasakan tugas belajar yang diberikan sangat mudah untuk dikerjakan. sedangkan beberapa yang lain mungkin menganggapnya menarik atau sangat mudah. B. dan dia belajar dan berkembang dengan kecepatan yang berbeda. tentu bertujuan untuk dapat menjangkau semua siswa. tetapi hal ini penting bagi guru untuk dapat memenuhi kebutuhan mereka dalam berbagai cara untuk mencapai yang pembelajaran yang efektif. berkisar antara 30 sampai dengan 40an peserta didik untuk masingmasing kelas. akrab atau menarik. yang pada akhirnya dapat menyebabkan hasil pembelajaran menjadi kurang efektif. Selain itu. belajar juga dipengaruhi oleh latar belakang siswa yang ada di kelas. lingkungan yang berbeda. Sejauh ini jumlah peserta didik di sekolah tempat penulis mengajar. Karena setiap siswa berasal dari keluarga yang berbeda. Perbedaan ini mungkin menjadi kendala bagi guru dalam menjangkau setiap siswa. Masalah buku teks yang sama Karena buku pelajaran bahasa sebagian besar dirancang untuk lingkungan kelas homogen yang ideal. Selain itu. Pertama-tama. Selain itu. tetapi sebagian yang lain mungkin merasa sulit untuk memahami apa yang disampaikan oleh guru. atau tidak berarti. Sebagai guru. Perbedaan Level dan latar belakang Siswa Masalah pertama yang sering terjadi dalam kelas pembelajaran Bahasa Inggris dengan jumlah besar adalah level pengetahuan siswa. tema pembelajaran yang didasarkan pada muatan kurikulum sekolah. 5 Language Teaching Strategies and Techniques . BEBERAPA MASALAH DALAM KELAS BAHASA INGGRIS A. beberapa siswa mungkin merasakan topik yang diajarkan membosankan. tetapi yang lain mungkin bahkan tidak bisa memahami tugas tersebut. Dengan demikian di kelas tersebut beberapa siswa mungkin dapat mengikuti pelajaran mereka dengan baik. aneh. beberapa siswa mungkin menemukan buku pelajaran itu membosankan atau sangat sulit. meskipun cukup sulit bagi guru untuk memahami setiap siswa dan memantau apa yang siswa lakukan selama pelajaran. atau budaya yang berbeda. Bahwa setiap siswa memiliki cara belajar yang berbeda. guru selalu harus berurusan dengan masalah bahwa siswa meresponnya berbeda terhadap buku karena perbedaannya masing-masing.II. sedangkan yang lainnya merasakan hal menyenangkan. level pengetahuan siswa tentu begitu berbeda.

yang terjadi adalah bahwa terlalu sering dalam kelas kegiatan didominasi oleh sebagian kecil dari siswa yang cerdas. Minat yang berbeda Masalah minat mungkin timbul karena perbedaan antara siswa dalam hal sikap mereka terhadap pelajaran atau guru. beberapa siswa tidak tertarik sama sekali untuk belajar bahasa Inggris. Language Teaching Strategies and Techniques 6 . Akibatnya. siswa kurang cerdas mungkin akan sulit untuk berbicara dalam bahasa target untuk berbagai alasan mulai dari minat. Partisipasi yang berbeda Dalam kelas pembelajaran besar bahasa. mereka mungkin bahkan akan lebih percaya diri ketika mereka harus menunggu yang lain untuk menyelesaikan tugasnya. dan pengetahuan. di sisi lain. guru harus menyadari kepentingan siswa yang berbeda agar dapat melaksanakan kegiatan pembelajaran yang sesuai. misalnya Bahasa Inggris. Percaya Diri dan Kurang Percaya Diri Sangat sering para siswa yang cerdas dapat menyelesaikan tugas lebih cepat yang diberikan dari siswa lain. dan kepribadian mereka. beberapa siswa mungkin mendapatkan giliran yang banyak. Jadi mereka ingin menyampaikan segala sesuatu yang mereka pikirkan atau rasakan dengan menggunakan bahasa baru tersebut. kepercayaan pada diri sendiri.C. E. D. dan beberapa siswa mungkin merasakan pelajaran membosankan jika mereka menemukan topik yang tidak memiliki kaitan dengan kehidupan mereka sendiri atau kepentingan mereka sehingga mereka mungkin malah tertidur di kelas. Namun. Oleh karena kelas adalah lingkungan pertama dan hanya satu-satunya bagi banyak pelajar bahasa asing. Selain itu. Oleh karena itu. Hal ini dapat menyebabkan masalah psikologis pada beberapa siswa yang kurang cerdas. beberapa siswa mungkin tidak tertarik dengan pelajaran tertentu kecuali mereka mendapatkan kesempatan untuk mengekspresikan ide-ide mereka sendiri karena kadang-kadang pembicaraan terlalu banyak didominasi oleh guru selama pelajaran atau siswa yang lainnya. tidak bisa menyelesaikan tugas secepat yang lainnya dan mungkin kehilangan kepercayaan mereka dan menunjukkan rasa rendah diri. mereka tahu mereka harus mengambil kesempatan ini sebanyak mungkin. Sebagai contoh. Para siswa kurang cerdas. sementara yang lain mungkin tidak punya kesempatan untuk berbicara sepanjang pembelajaran. pengetahuan mereka tentang bahasa.

terutama Computer-Assisted Language Learning (CALL) suatu teknik pembelajaran Bahasa dengan Alat Bantu Komputer. Tugas ini memungkinkan masing-masing peserta didik untuk menjawab sesuai dengan kemampuannya. gaya belajar dan tingkat kecerdasan. maka teknologi multimedia. gambar dan teks bersama-sama. media visual selalu disenangi untuk semua tingkat usia dan tingkat kecerdasan. B. Sebagai contoh. Extra plan Disarankan untuk membuat perencanaan lanjutan khususnya bagi peserta didik yang dapat menyelesaikan tugas-tugas lebih awal dari yang lainnya. Beberapa siswa mungkin baik dalam memahami tetapi mungkin lemah dalam mengekspresikan diri secara lisan ataupun tertulis. Rencana ini mungkin berupa latihan tambahan seperti diberikan handout atau tugas membaca. open-ended task memberi mereka kesempatan untuk mengekspresikan diri tanpa harus berusaha untuk menemukan jawaban tunggal atas tugas yang diberikan. Karena CALL menggabungkan suara. C. Selain itu. pengajaran harus didasarkan pada konteks yang bermakna untuk semua peserta didik. akhir suatu cerita / buku / film. Oleh karena itu. Multimedia technology Untuk mengatasi masalah perbedaan level siswa. guru dapat menerapkan CALL untuk membuat pembelajaran yang lebih menarik.III. 7 Language Teaching Strategies and Techniques . mengubah situasi dan kondisi pembelajaran bahkan peserta didik yang pasif sekalipun seringkali akan tertarik dengan cara visual tersebut. dapat diterapkan dalam pengajaran bahasa asing. menarik perhatian mereka dan membangkitkan minat mereka terhadap pembelajaran bahasa. yang menampilkan secara langsung lingkungan kehidupan bahasa target. atau respon terhadap gambar) memiliki berbagai kemungkinan jawaban bukan jawaban tunggal (open-ended task). dengan demikian. Hal ini juga membuat siswa aktif dapat menganalisis dan memahami apa yang telah mereka pelajari. STRATEGI PENGAJARAN BAHASA A. pengajaran harus bisa menjangkau semua hal terkait. Guru adalah orang-orang yang seharusnya / bisa tahu mana tugas lanjutan yang bekerja lebih baik setelah kegiatan di kelas mereka. Open-ended tasks Open-ended task atau berupa pertanyaan (seperti menulis surat. Hal ini dapat membantu siswa untuk mengatasi kebosanan.

sedangkan siswa yang kurang cerdas dengan tugas sederhana atau bekerja dengan guru sebagai anggota tim. tetapi juga bagi para siswa untuk bekerja sama dan belajar satu sama lain. F. dia dapat menjadi sumber bahasa / pengetahuan dalam tim. Team work Kelas besar dapat dibagi menjadi menjadi beberapa tim kecil di dalam kelas. Tim kerja ini berguna bukan hanya bagi guru untuk mengamati siswa. E. competitions and role-play Siswa menyukai permainan. meskipun mereka mungkin kurang percaya diri atau pengetahuan bahasa yang terbatas. mereka termotivasi untuk menggunakan bahasa target saat mereka bermain game atau berpartisipasi dalam kompetisi atau beraksi dalam bermain peran. Dengan mengetahui kepribadian siswa dapat membantu guru untuk mempersiapkan dan menyesuaikan bahan-bahan yang mudah untuk membuat pembelajaran menjadi menarik dan relevan kepada siswa. dan dia dapat memberikan tugas yang berbeda untuk kelompok-kelompok ini. Games. semua siswa dapat berpartisipasi secara sukarela. dapat membentuk tim khusus untuk siswa yang lemah dan kuat dipisahkan satu sama lain. Personalizing the tasks Adalah penting bagi guru untuk memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengekspresikan ide-ide mereka. di sisi lain. Portofolio Portofolio adalah cara yang efisien untuk menangani kelas besar. perasaan dan pengalaman. Jadi siswa yang lebih baik dan lebih cepat bekerja dengan tugas yang lebih rumit. Terlepas dari perbedaan di antara para siswa dalam hal tingkat bahasa dan gaya belajar. Jadi ini adalah cara untuk membuat mereka tertarik dengan pelajaran.D. Ketika seorang peserta didik yang cerdas bekerja sama dengan siswa yang kurang cerdas. hal ini dapat menciptakan suasana yang lebih variatif pada lingkungan pembelajaran di kelas dan menciptakan suasana positif. Dengan personalisasi tugas tersebut. G. Guru. berkompetisi dan bermain peran. Guru dapat meminta siswa untuk menyimpan semua hal yang mereka lakukan selama kurun waktu tertentu termasuk pekerjaan tambahan tergantung pada kemampuan mereka atau kebutuhan. 8 Language Teaching Strategies and Techniques .

pikiran dan perasaan. Catatan ini juga menunjukkan kebutuhan siswa untuk kemajuan lebih lanjut. dapat membantu mereka mengurangi beban mereka untuk belajar bahasa Inggris dan memecahkan beberapa masalah psikologis yang mungkin disebabkan oleh rasa rendah diri. misalnya "Apa olahraga favorit Anda?". guru dapat meminta setiap siswa untuk menulis surat kepada seseorang yang sama sekali mereka tidak kenal. IV. guru menjelaskan dengan jelas apa yang akan mereka lakukan selanjutnya dan memberi contoh kepada mereka. tapi mengatakan kepada mereka bahwa surat tersebut harus memberikan informasi tentang berbagai aspek diri dari penampilan fisik untuk pendidikan. PENERAPAN STRATEGI MENGAJAR Pada tahun ajaran baru. "Di mana engkau ingin pergi berlibur?" Atau "Apakah Anda memiliki hewan peliharaan?". Class diary Buku catatan dapat didesain khusus untuk setiap kelas atau disebut " Class diary". ketika guru menghadapi peserta didik baru untuk pertama kalinya. H. Kemudian ia memberitahu mereka bahwa mereka bisa menggunakan kamus dwibahasa untuk menemukan kata-kata yang ingin mereka gunakan dalam kalimat mereka. Selain itu. guru dapat memberikan beberapa ide dengan cara bertanya kepada siswa. tidak hanya guru tetapi juga setiap siswa memiliki catatan dan kemajuannya selama masa tersebut. ini adalah kesempatan bagi guru. "pelajaran apa yang paling Anda sukai? "dll.Dengan demikian. Kemampuan siswa untuk menulis tentulah berbeda-beda. Oleh karena itu. Pada awal kegiatan. Guru tidak perlu menentukan batas kata pada surat. Buku harian kelas ini mungkin membantu siswa untuk memahami dan berkomunikasi satu sama lain. Orang ini bisa berupa bintang pop favorit. Selain itu. 9 Language Teaching Strategies and Techniques . Siswa diharapkan untuk membuat satu catatan harian setiap harinya. guru berusaha untuk memantau semua dan membantu mereka ketika diperlukan. Ketika siswa mulai menulis. dari hobi yang tidak disukai. Dengan demikian. untuk mempelajari tentang kepentingan siswanya. Tujuan surat adalah untuk memperkenalkan diri sendiri kepada orang itu. akan ada lebih dari satu jawaban yang benar karena semua siswa bebas bisa berbicara tentang diri mereka sendiri dan mengekspresikan ide-ide mereka. pemain sepak bola yang sukses atau seorang sahabat baru.

guru melakukan pertukaran surat mereka satu sama lain untuk memberikan saran tentang isi dan untuk memperbaiki kesalahan sambil memberikan waktu kepada siswa lambat untuk menyelesaikan surat-surat mereka. dan kemudian memilih salah satunya. Oleh karena itu.Beberapa siswa yang cerdas dalam menulis dan dapat mengekspresikan ide-ide mereka dengan mudah akan selesai lebih awal dari siswa yang lainnya. Ketika semua siswa selesai menulis surat mereka. Setiap tim dapat terdiri dari 10 siswa. Pada kesempatan lain guru memberikan surat kembali ke siswa dan meminta mereka untuk merevisi surat mereka dengan yang baru sesuai dengan komentar yang diberikan. semua surat-surat itu selesai dibacakan dan siswa menebak para penulisnya. Penulis yakin kegiatan ini sangat efektif untuk semua siswa. Lalu guru meminta salah satu siswa untuk membaca surat itu tanpa menyebutkan siapa penulis surat itu dan siswa yang lain di tim ini diminta untuk menebak penulis surat tersebut. dengan memberikan informasi tentang penulis nya. menulis tentang diri mereka sendiri untuk membuat tugas pribadi. Siswa yang menebak dengan benar mendapat giliran untuk memilih dan membaca surat lain kepada anggota timnya. karena mereka benarbenar mengekspresikan ide mereka. guru membagi siswa di kelas menjadi beberapa tim. kepada mereka yang sudah menyelesaikan suratnya. Demikian sampai pada akhir pelajaran. pikiran dan perasaan melalui surat seolah -olah mereka telah menulis kepada seseorang yang tidak tahu apa-apa tentang mereka. Bagi siswa yang selesai lebih awal yang kemudia memberikan umpan balik kepada siswa lainnya merupakan tugas lanjutan yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan mereka tentang bahasa yang dipelajarinya. 10 Language Teaching Strategies and Techniques . Guru mengumpulkan semua surat dalam satu tim. Mereka menggunakan bahasa di tingkat mereka sendiri. dan mereka akan puas ketika mereka selesai menulis surat mereka. Selain itu guru membaca semua surat-surat setelah pelajaran berakhir untuk koreksi dan menulis jawaban pendek (untuk memberikan umpan balik). Setiap siswa kemudian menyimpan surat yang mereka telah buat sebelumnya dan surat yang ditulis setelah dikoreksi di simpan ke dalam portofolio mereka.

Oleh karena itu. Para guru perlu menerapkan strategi pembelajaran dalam kelas bahasa Inggris mereka dengan memperhatikan 'perbedaan kepribadian pelajar tersebut. teknik terbaikpun tidak akan bekerja tanpa peranan seorang guru. 4. diharapkan siswa akan perperan aktif karena metode pengajaran tersebut memberikan rangsangan kepada siswa untuk terlibat dalam proses pembelajaran. Namun demikian. Strategi yang diterapkan kepada peserta didik seharusnya mengakomodir semua perbedaan yang dimiliki oleh peserta didik. 2. Perlu diadakan penelitian lanjutan tentang penggunaan strategi pembelajaran yang tepat pada kelas bahasa yang heterogen. Sasarannya adalah bahwa jika kita menerapkan metode ini. Anda dapat melihat dari pengenalan masalah yang sering dihadapi di kelas bahasa Inggris yang besar. Peran dan tanggung jawab guru memainkan peran yang sangat penting dalam kelas besar. menyoroti beberapa elemen-mengajar yang kadang diabaikan dan memberikan beberapa contoh di sini. strategi pengajaran tidak hanya dapat membantu para guru untuk menangani masalah secara efektif di kelas bahasa Inggr besar. penulis kemudian mengajukan saran sebagai berikut: 1. 3. KESIMPULAN DAN SARAN Sebagai kesimpulan. Dari titik pandang penulis. Dari kesimpulan diatas. is namun juga membangkitkan semangat peserta didik dalam belajar bahasa Inggris di sekolah. penulis hanya menekankan beberapa metode mengajar. Guru memainkan peranan yang besar dalam menentukan keberhasilan siswanya. 11 Language Teaching Strategies and Techniques . strategi pengajaran di atas dapat menghasilkan efek yang berbeda jika digunakan oleh guru yang berbeda.V. Penggunaan strategi dan teknik yang sama oleh guru yang berbeda dapat menghasilkan efek yang berbeda terhadap peserta didik.

8.(2008). San Fransisco. 159174. Anne. New York: Houghton Mifflin Company. 65-74 12. 2.. Cambridge University Press. Po Box 23374. 7.Pg. National Council of La Raza. Lawrie.United Kingdom. Edinburgh. Five-minute Activities. 4. England: Macmillan. Lawrence Erlbaum Associates. Instructional Strategies. 13. Jack C. Yedlin Jane. Teaching Reading Comprehension in Large Classes. 2008. 4 (4): 288-298. USA-China Entrepreneur Associates.(2003).(2010). Xue.. Active Learning.References: 1. Classroom Teaching Skills. New Jersey London. Penny.How to Teach English Language Learners. 2005(9). Learning Teaching.(2000) Try It: It Works! England: SATEEL. Social Sci. Scrivener.(2010) Language learning strategies and English language proficiency: an investigation of Japanese EFL university students. Haanger D. Jim. USA. Heni Mularsih. Jossey Bash. Cambridge Univers ity Press. Effective Strategies from Outstanding Educators. Jing. Boston. Allyn & Bacon. Ur. 5. 1999. Vol. 9. 1. 3.Teaching Strategies and Class Practices of the Teachers who Teach Turkish as a Foreign Language (A Qualitative Research). United Kingdom. 12 Language Teaching Strategies and Techniques . Sino-US English Teaching. 2. 14. pp. M. Personality Types and the Outcome of Junior High School Students on Learning Bahasa Indonesia. TESOL Journal Vol. Ali Gocer. Norman Fewell. (2005) The Psychology of the Language Learner Individual Differences In Second Language Acquisition. & Wright. J. Cooper. Inc. (1999).(2005). Richards.(1996). Andrew. (2010). Educating English Language Learners: Implementing Instructional Practices. No. Juli 2010. Dörnyei. 6. Approaches and Methods In Language Teaching. James M.(2005). 10. Silberman. 11. United States of America.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful