E-LEARNING

[SEBUAH PEMBELAJARAN MASA DEPAN] Paper ini di susun untuk memenuhi salah satu tugas Mata kuliah : Teknologi Pendidikan Agama Islam Dosen : Prof. Dr. Ki Supriyoko, SDU. MPd.

: Oleh Ahmad Lutfian Antoni 09.226.008

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM KONSENTRASI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MINAT PENDIDIKAN QUR’AN HADIS PROGRAM PASCA SARJANA UIN SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA 2010

Ahmad Lutfian Antoni

e-Learning

A.

PENDAHULUAN Pengetahuan dan pembelajaran merupakan dua hal yang tidak dapat

dipisahkan satu sama lain. Pengetahuan yang didapat oleh seseorang takkan pernah ada bila tanpa melalui proses pembelajaran. Sedangkan hakekat daripada pembelajaran itu sendiri adalah untuk memperoleh pengetahuan. Untuk memperoleh tersebut dapat mengikuti pelatihan atau dapat juga untuk membaca buku. Dapat dibayangkan bila pelatihan tersebut dapat digantikan dengan menggunakan bantuan teknologi informasi yang kini berkembang sedemikian pesatnya dan telah merambah berbagai aspek kehidupan manusia.1 Bayangkan pula berapa waktu dan biaya yang dapat dihemat bila proses pelatihan dan pembelajaran tersebut dapat dilakukan tanpa memandang siapa pelakunya, tanpa batasan tempat dan waktu. Dalam terminologi perkembangan teknologi informasi bentuk pelatihan dan pembelajaran demikian dikenal dengan istilah e-Learning. Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI) yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan) berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-Learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents) dan sistemnya.2 Saat ini konsep e-Learning sudah banyak diterima oleh masyarakat dunia, terbukti dengan maraknya implementasi e-Learning di lembaga pendidikan (sekolah, training dan universitas) maupun industri (Cisco System, IBM, HP, Oracle, dsb). John Chambers yang merupakan CEO dari perusahaan Cisco System mengatakan bahwa untuk era ke depan, aplikasi dalam dunia pendidikan akan menjadi “killer application” yang sangat berpengaruh. Departemen perdagangan dan departemen pendidikan Amerika Serikat bahkan bersama-sama mencanangkan Visi 2020 berhubungan dengan konsep pendidikan berbasis Teknologi Informasi (e-Learning).3 B.
1 2

PEMBAHASAN
http://banjarcyberschool.blogspot.com/2008/03/hakekat-pembelajaran-jarak-jauh.html http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi

2

 Jaya Kumar C.pdf 4 http://sekolah-dasar.com/2009/05/14/pengertian-e-learning/ 6 http://e-learning.blogspot.com/2010/03/18/kebijakan-e-learning-perguruan-tinggidalam-strategi-manajemen-pendidikan/ 3 3 .6  Bahkan Onno W.bpplsp-reg-1.html. mendefinisikan e-Learning sebagai kegiatan belajar asynchronous melalui perangkat elektronik komputer yang memperoleh bahan belajar yang sesuai dengan kebutuhannya.5  Rosenberg. sehingga banyak pakar yang menguraikan tentang definisi e-Learning dari berbagai sudut http://brainmatics. mendefinisikan e-Learning sebagai sembarang Pe-ngajaran dan pembelajaran yang menggunakan rangkaian elektronik (LAN.id/index.php?option=com_content&view=category&id=29&Itemid=38 7 http://e-learning.php?do=news&id=31 8 http://edukasi.7 Atau e-Learning didefinisikan sebagai berikut : e-Learning is a generic term for all technologically supported learning using an array of teaching and learning tools as phone bridging. Hal ini senada dengan Cambell dan Kamarga yang intinya menekankan penggunaan internet dalam pendidikan sebagai hakekat e-Learning. 5 http://yogapw.atau internet) untuk menyampaikan isi pembelajaran. atau bimbingan.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning Definisi e-Learning. audio and videotapes.bpplsp-jateng. teleconferencing.go.bpplsp-reg-1. WAN. interaksi.go. Lihat juga http://mediapendidikan. satellite transmissions.net/index.4  Dong. and the more recognized web-based training or computer aided instruction also commonly referred to as online courses.id/index.php?do=news&id=31. Koran.com/e-learning/download/1122167682romi-elearning2.kompasiana.8 Istilah e-Learning mengandung pengertian yang sangat luas.com/building-e-Learning-system-with-moodle/. Lihat juga http://www. Purbo menjelaskan bahwa istilah “e”atau singkatan dari elektronik dalam e-Learning di -gunakan sebagai istilah untuk segala teknologi yang digunakan untuk mendukung usaha-usaha pe-ngajaran lewat teknologi elektronik internet. menekankan bahwa e-Learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.wordpress.com/2010/03/pengertian-e-learning-dankomponennya.

ittelkom.dan mengapa dari e-Learning ?Apa e-Learning memasukkan baik konten.php? view=article&catid=25%3Aindustri&id=227%3Ae-learning&option=com_content&Itemid=15 10 9 .http://www. bagaimana. .belajar .ac. Pendistribusiannya dapat dalam bentuk asynchronous yang http://id.uny. yaitu informasi.1 (1 (2 (3 (4 (5 : E-Learning memiliki fitur-fitur sebagai berikut .id/hermansurjono/files/2009/02/pengantar-elearning-dan-penyiapanmateri.mendistribusikan konten dan metode belajar Pembelajaran dapat secara langsung dengan instruktur (synchronous) (ataupun belajar secara individu (asynchronous Membangun wawasan dan teknik baru yang dihubungkan dengan tujuan 10 .1 .Ahmad Lutfian Antoni e-Learning pandang.pdf.2 4 .id/library/index. Hartley yang menyatakan: e-Learning merupakan suatu jenis belajar mengajar yang memungkinkan tersampaikannya bahan ajar ke siswa dengan menggunakan media Internet.9 Fitur E-Learning Konten yang relevan dengan tujuan belajar Menggunakan metode instruksional seperti contoh dan praktek untuk . dan metode instruksional. Intranet atau atau media jaringan komputer lainnya.belajar ?Bagaimana e-Learning didistribusikan melalui komputer dalam bentuk kalimat dan gambar. yang membantu orang mempelajari konten . Salah satu definisi yang cukup dapat diterima banyak pihak misalnya dari Darin E.2 Elemen E-Learning Definisi e-Learning memiliki beberapa elemen tentang apa.ac.membantu belajar Menggunakan elemen media seperti kalimat dan gambar untuk .shvoong.com/products/consumer-electronics/1993196-definisi-learning/ http://blog. yaitu teknik.

html.php?option=com_content&task=view&id=487&Itemid=435 11 (b (c 5 .atau melakukan pekerjaannya .Aspek Penting dalam E-Learning e-Learning menciptakan solusi belajar formal dan informal. Karena manusia adalah makhluk sosial. jadi ada banyak kesempatan untuk berkomunikasi.3 (a .co. Banyak orang saat beraktivitas sehari-hari dan menghadapi suatu masalah membutuhkan solusi secepatnya.id/index. seperti dalam bentuk kursus. E-Learning menyediakan pengalaman belajar yang kuat melalui komunitas online pengguna e-Learning. .com/2010/03/pengertian-e-learning. on-demand – tersedia setiap saat c. Lihat juga http://www.b.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning didesain untuk belajar secara individu dam dalam synchronous yang . baik untuk http://sobatbaru.erlangga.untuk menyelesaikan tugasnya . Dalam hal ini.didesain dengan bimbingan dari instruktur secara langsung ?Mengapa e-Learning ditujukan untuk membantu pelajar mencapai tujuan belajarnya 11 .pembelajaran baik itu konten ataupun manusia Kesalahan lainnya dalam berpikir tentang e-Learning bahwa e-Learning hanya membuat konten saja. just in time – tersedia untuk pengguna ketika mereka membutuhkannya . e-Learning :haruslah memiliki karakteristik berikut a. dan berbagi ilmu antara sesama pengguna e-Learning e-Learning mendukung sekelompok orang atau grup untuk belajar bersama. e-Learning bukan aktivitas individu saja. tetapi juga mendukung sekelompok orang atau grup untuk belajar bersama.3 . Sebenarnya e-Learning adalah sebuah aktivitas sosial. Salah satu kesalahan berpikir tentang e-Learning adalah e-Learning hanya menciptakan sistem belajar secara formal.berkolaborasi. Namun faktanya adalah saat ini 80% pembelajaran didapat secara informal.secara cepat e-Learning menyediakan akses ke berbagai macam sumber .blogspot. bite-sized – tersedia dalam ukuran yang kecil agar dapat digunakan .

grafik. Ia juga harus me-nyediakan kemudahan untuk 12 (d . simulasi. siswa dan sesama siswa atau guru dan sesama guru dapat berkomunikasi dengan relatif mudah dengan tanpa dibatasi oleh hal-hal yang protokoler. :Karakteristik e-Learning.org/v06/Kuliah/Seminar-MIS/2007/207/207-11Ringkasan_Kelompok.vlsm. animasi.pdf 12 6 . Pelajar mandiri pada waktu tertentu dan bertanggung-jawab untuk pembelajarannya. tape audio/video. Suasana pembelajaran ‘e-Learning’ akan ‘memaksa’ pelajar memainkan peranan yang lebih aktif dalam pembelajarannya. Sedangkan di dalam pembelajaran ‘e-Learning’ fokus utamanya adalah pelajar. di mana guru dan siswa. Bentuk pembelajaran tradisional bahwa pelajar harus pergi keluar untuk mencari pembelajaran mereka sendiri. TV interaktif dan CD-ROM adalah sebagian dari media elektronik yang digunakan Pengajaran boleh disampaikan secara ‘synchronously’ (pada waktu yang sama) ataupun ‘asynchronously’ (pada waktu yang berbeda).Pelajar membuat perancangan dan mencari materi dengan usaha. dan membentuk sebuah komunitas online yang dapat dilakukan secara langsung (synchronous) . Sedangkan Model e-Learning disebut juga Pull Model of Learning.‘discussion group’ dengan bantuan profesional dalam bidangnya Perbedaan Pembelajaran Tradisional dengan e-Learning yaitu kelas ‘tradisional’ guru dianggap sebagai orang yang serba tahu dan ditugaskan untuk menyalurkan ilmu pengetahuan kepada pelajarnya. http://bebas. dan inisiatif sendiri. Intranet. berkolaborasi. satelit.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning berkomunikasi. Materi pengajaran dan pembelajaran yang disampaikan melalui media ini mempunyai teks. audio dan video.  Memanfaatkan keunggulan komputer (digital media dan computer networks).4  Memanfaatkan jasa teknologi elektronik. antara lain adalah .(atau tidak langsung (asynchronous E-Learning membawa pembelajaran kepada pelajar bukan pelajar ke pembelajaran. berbagi ilmu.

lionair. Depdiknas cukup aktif bergerak dengan membuat banyak kompetisi pembuatan multimedia pembelajaran.id/mod/forum/discuss. kurikulum.binusian. Termasuk didalamnya peralatan teleconference apabila kita memberikan layanan synchronous learning melalui teleconference. Bagaimana manajemen kelas. Sistem perangkat lunak tersebut sering disebut dengan Learning Management System (LMS).5 1. sistem penilaian (rapor). jaringan komputer. Infrastruktur e-Learning: Infrastruktur e-Learning dapat berupa personal computer (PC). LMS banyak yang opensource sehingga bisa kita manfaatkan dengan mudah dan murah untuk dibangun di sekolah dan universitas kita.co.org/2009/06/19/e-learning/ 14 http://ltc.php?id=72 7 . sistem ujian online dan segala fitur yang berhubungan dengan manajemen proses belajar mengajar. 2. 3.php?d=6 Lihat juga http://konselingcenter. forum diskusi. internet dan perlengkapan multimedia.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning  Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) disimpan di komputer sehingga dapat diakses oleh guru dan siswa kapan saja dan di mana saja bila yang bersangkutan memerlukannya.co. Konten e-Learning: Konten dan bahan ajar yang ada pada e-Learning system (Learning Management System). Lihat juga http://shandy311. Konten dan bahan ajar ini bisa dalam bentuk Multimedia-based Content (konten berbentuk multimedia interaktif) atau Text-based Content (konten berbentuk teks seperti pada buku pelajaran biasa).com/2008/06/14/pengembangan-sistem-belajar-mandiri-berbasis-elearning/.cc/cetak. Sistem dan Aplikasi e-Learning: Sistem perangkat lunak yang memvirtualisasi proses belajar mengajar konvensional. hasil kemajuan belajar dan hal-hal yang berkaitan dengan administrasi pendidikan dapat dilihat setiap saat di komputer.14 13 http://kolumnis.blog. Biasa disimpan dalam Learning Management System (LMS) sehingga dapat dijalankan oleh siswa kapanpun dan dimanapun.13 :Komponen yang membentuk e-Learning adalah .  Memanfaatkan jadwal pembelajaran. pembuatan materi atau konten.

siswa yang menerima bahan ajar dan administrator yang mengelola administrasi dan proses belajar mengajar. Terminologi distance learning ini sejak dulu sudah ada. computer based learning. Yang pasti secara kohesi terminologi. Tapi tidak menjadi masalah kalau open university yang ada di dunia ini tetap menggunakan term distance learning. yaitu perlu adanya guru (instruktur) yang membimbing. buku. Sedikit perlu kita garis bawahi untuk terminologi distance learning. Sistem e-Learning diharapkan bukan sekedar menggantikan tetapi diharapkan pula untuk dapat menambahkan metode dan materi pengajaran tradisional seperti diskusi dalam kelas. Hanya. software learning. multimedia learning. saat ini universitas yang menerapkan distance learning kebanyakan sudah menggunakan media elektronik untuk mendistribusikan bahan ajar dan proses belajar mengajar.6 Metode pengajaran tradisional masih kurang efektif jika dibandingkan dengan metode pengajaran modern. CD-ROM dan pelatihan komputer non internet.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning Sedangkan Actor yang ada dalam pelaksanakan e-Learning boleh dikatakan sama dengan proses belajar mengajar konvensional. hanya dulu distribusi bahan ajar dan proses pembelajaran tidak menggunakan media elektronik. Berbagai elemen yang terdapat dalam sistem e-Learning adalah : 8 . Boleh dikatakan semua bisa diwakili oleh e-Learning. Terminologi yang berhubungan dengan e-Learning sebenarnya banyak. misalnya universitas terbuka yang dulu mengirimkan module pembelajaran lewat pos. distance learning akan dekat dengan terminologi open university dan synchronous learning. Ada online learning. baik dalam perspektif umum (online learning. dengan kata lain bisa saja distance learning masuk ke definisi e-Learning untuk kondisi ini. karena mungkin sudah lebih lama dan terbiasa digunakan. computer based learning) maupun dalam perspektif komponen e-Learning (multimedia learning sebagai komponen eLearning content dan software learning sebagai komponen e-Learning system). Konsep e-Learning .

Namun pada prinsipnya teknologi tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua. Technology based web-learning Technology based learning ini pada prinsipnya terdiri dari Audio Information Technologies (radio. Internet. e-mail. 15 . menjawab pertanyaan dan membantu dalam diskusi.blogdetik.com/2008/05/teknologi-pendukung-elearning.  Komunitas : para pelajar dapat mengembangkan komunitas online untuk memperoleh dukungan dan berbagi informasi yang saling menguntungkan.  Kesempatan bekerja sama : Adanya perangkat lunak yang dapat mengatur pertemuan online sehingga belajar dapat dilakukan secara bersamaan atau real time tanpa kendala jarak. Lihat juga http://wijanarko.  Multimedia : penggunaan teknologi audio dan video dalam penyampaian materi sehingga menarik minat dalam belajar.com/teknologi-pendukung-komunikasi/ 15 9 . Hasil tersebut dapat dijadikan sebagai tolak ukur dan pelajar mendapatkan apa yang dibutuhkan.html.  Pengajar online : para pengajar selalu online untuk memberikan arahan kepada para pelajar. yaitu: 1.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning  Soal-soal : materi dapat disediakan dalam bentuk modul. tele-collaboration). Tek-nologi pembelajaran terus berkembang. Sedangkan technology based web-learning pada dasarnya adalah Data Information Technologies (bulletin board. voice mail telephone) dan Video Information Technologies (video tape.Teknologi Pendukung E-Learning . adanya soal-soal yang disediakan dan hasil pengerjaannya dapat ditampilkan.blogspot. video text. Technology based learning 2.7 Dalam prakteknya e-Learning memerlukan bantuan teknologi. video messaging). computer assisted learning (CAL) yaitu pembelajaran yang menggunakan alat bantu utama komputer. Karena itu dikenal istilah: (CBL) yaitu pembelajaran yang sepenuhnya menggunakan komputer. audio tape. Dalam http://wwwe-learningtp0406.

Secara lebih rinci Rosenberg mengkatagorikan tiga kriteria dasar yang ada dalam e-Learning. yang dapat membuka peluang menyelenggarakan pendidikan dasar. Web Cell Phones. News group.solusi pembelajaran yang menggungguli paradikma tradisional dalam pelatihan. menyimpan atau memunculkan kembali. yaitu email. pagers. Paradigma Virtual Teacher Resources.id/harrybs/tag/ti-pendidikan/ 10 . yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat. dimasudkan agar komunikasi antara murid dan guru bisa terjadi dengan keunggulan teknologi e-Learning ini.e-Learning dikirimkan kepada pengguna melalui komputer dengan menggunakan standar teknologi internet. menengah dan tinggi yang tidak memerlukan ruang dan waktu. video/data. yaitu: e-Learning bersifat jaringan. dan alat bantu digital personal lainnya walaupun bisa menyiapkan pesan pembelajaran tetapi tidak bisa digolongkan sebagai e-Learning. sehingga Rosenberg menyebutnya sebagai persyaratan absolut. Persyaratan ini sangatlah penting dalam e-Learning. dan World Wide Web (WWW)”. mendistribusikan.blog. Web TV. karena peranan guru maya (virtual teacher) dan sebagian besar diambil alih oleh system belajar tersebut. audio/video).ui.16 2. menurut Onno W. Teknologi ini juga sering di pakai pada pendidikan jarak jauh (distance education). yang sering dijumpai adalah kombinasi dari teknologi yang dituliskan di atas (audio/data. dan sharing pembelajaran dan informasi.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning pelaksanaan pembelajaran sehari-hari. Keunggulan paradigma ini daya tampung siswa tak terbatas. CD ROM. yang dapat mengatasi terbatasnya jumlah guru yang berkualitas.ac. Di antara banyak fasilitas internet. Mailing List (milis). e-Learning terfokus pada pandangan pembelajaran yang paling luas. Siswa 16 http://staff. File Transfer Protocol (FTC). Menurut Kardiawarman. 1. Purbo (1997). Paradigma ini dapat mengitegrasikan beberapa system seperti. ada beberapa alternatif paradigma pendidikan melalui internet ini yang salah satunya adalah system “dot. “ada lima aplikasi standar internet yang dapat digunakan untuk keperluan pendidikan. sehingga siswa tidak haus secara intensif memerlukan dukungan guru.com educational system”. Virtual School System.

dan darimana saja. Untuk meningkatkan daya tarik belajar. akan mengurangi pengenalan system eLearning itu sendiri. peserta didik diperhatikan kemajuannya.php 17 11 . Dengan pendekatan dan interaksi yang lebih personal. Purbo menambahkan perlunya menggunakan teori games. dengan kemudahan pada panel yang disediakan. Sistem yang sederhana akan memudahkan peserta didik dalam memanfaatkan teknologi dan menu yang ada . respon yang cepat terhadap keluhan dan kebutuhan peserta didik lainnya. atau Dot Com Learning Resources System. dimana saja.ilmupendidikan. Paradigma Cyber Educational Resources System. Hal ini akan membuat peserta didik betah berlama-lama di depan layar komputernya.net/2010/03/21/layanan-pembelajaran-berbasis-elearning.17 3. Untuk dapat menghasilkan e-Learning yang menarik dan diminati mensyaratkan tiga hal yang wajib dipenuhi dalam merancang elearning. Merupakan pedukung kedua paradigma di atas.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning dapat melakukan kegiatan belajar kapan saja. yaitu “sederhana. personal. dalam membantu akses terhadap artikel atau jurnal elektronik yang tersedia secara bebas dan gratis dalam internet. serta dibantu segala persoalan yang dihadapinya. Onno W. Kemudian layanan ini ditunjang dengan kecepatan. Bahkan mampu duduk berjam-jam dan memainkan permainan tersebut dengan senang hati. Syarat personal berarti pengajar dapat berinteraksi dengan baik seperti layaknya seorang guru yang berkomunikasi dengan murid di depan kelas. sehingga waktu belajar peserta dapat diefisienkan untuk proses belajar itu sendiri dan bukan pada belajar menggunakan sistem e-Learningnya. dan cepat”. Bermain games komputer sangatlah mengasyikan. Dengan demikian perbaikan pembelajaran dapat dilakukan secepat mungkin oleh pengajar atau pengelola. Para pemain akan dibuat hanyut dengan karakter yang dimainkannya lewat komputer tersebut. Teori ini dikemukakan setelah diadakan sebuah pengamatan terhadap perilaku para penggemar games komputer yang berkembang sangat pesat. http://www.

Fungsi e-Learning .html. Lihat juga http://lussysf. Materi pembelajaran elektronik dikatakan sebagai enrichment.Sebagai komplemen berarti materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk menjadi materi reinforcement (pengayaan) atau remedial bagi peserta didik di dalam mengikuti kegiatan pembelajaran konvensional. 18 12 . Tujuannya agar semakin memantapkan tingkat penguasaan peserta didik terhadap materi pelajaran yang disajikan oleh instruktur. apabila kepada peserta didik yang mengalami kesulitan memahami materi pelajaran yang disajikan instruktur secara tatap muka di kelas (slow learners) diberikan kesempatan untuk memanfaatkan materi pembelajaran elektronik yang memang secara khusus dirancang untuk http://smpn1patimuan. pelengkap (komplemen). apakah akan memanfaatkan materi pembelajaran elektronik atau tidak. Sekalipun sifatnya opsional.com/journal/item/95. apabila peserta didik mempunyai kebebasan memilih. apabila kepada peserta didik yang dapat dengan cepat menguasai/memahami materi pelajaran yang disampaikan instruktur secara tatap muka (fast learners) diberikan kesempatan untuk mengakses materi pembelajaran elektronik yang memang secara khusus dikembangkan untuk mereka. atau pengganti (substitusi). (1) Suplemen (Tambahan) Dikatakan berfungsi sebagai supplemen (tambahan).blogspot. peserta didik yang memanfaatkannya tentu akan memiliki tambahan pengetahuan atau wawasan.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning 18 . tidak ada kewajiban/keharusan bagi peserta didik untuk mengakses materi pembelajaran elektronik. Dikatakan sebagai program remedial. (2) Komplemen (Pelengkap) Dikatakan berfungsi sebagai komplemen (pelengkap) apabila materi pembelajaran elektronik diprogramkan untuk melengkapi materi pembelajaran yang diterima peserta didik.8 Setidaknya ada 3 (tiga) fungsi pembelajaran elektronik terhadap kegiatan pembelajaran. yaitu sebagai suplemen yang sifatnya pilihan/opsional. Dalam hal ini.com/2007/11/penerapan-e-learning-dalampendidikan.multiply.

Menyusun Agenda umum dan grand design ke depan. Ada 3 alternatif model kegiatan pembelajaran yang dapat dipilih peserta didik. Materi Dibuat Semenarik Mungkin http://al-manar. Menyusun Agenda Umum. atau bahkan 3. Sepenuhnya melalui internet.Manajemen Situs e-Learning .Ahmad Lutfian Antoni e-Learning mereka.pdf 19 13 . Tujuannya agar para peserta didik dapat secara fleksibel mengelola kegiatan perkuliahannya sesuai dengan waktu dan aktivitas lain sehari-hari peserta didik. dan “rencana jangka pendek dan panjang”. Sepenuhnya secara tatap muka (konvensional). Karena ketiga model penyajian materi pembelajaran mendapatkan pengakuan atau penilaian yang sama. Lakukan pendataan dananalisa matang terhadap “bidang apa” yang akan dikerjakan. Sebagian secara tatap muka dan sebagian lagi melalui internet.9  Melakukan Survey.id/bahan/3.web. Alternatif model pembelajaran mana pun yang akan dipilih peserta didik tidak menjadi masalah dalam penilaian. 19 .%20INFOTEK/1. Melakukan survey terhadap komunitas yang sama bidangnya dengan bidang yang akan dibuat Kemudian buatlah prototipe dan mulai lakukan pendesainan awal situs. Rencana ke Depan.  Menyajikan Tema dan Materi Terpadu dan Komprehensif. 2. (3) Substitusi (Pengganti) Beberapa institusi di negara-negara maju memberikan beberapa alternatif model kegiatan pembelajaran kepada para peserta didiknya.%20ARTIKEL/2-Strategi%20ELearning%20Gratis. yaitu: 1. “siapa pengguna”. “siapa penulis”. Tujuannya agar peserta didik semakin lebih mudah memahami materi pelajaran yang disajikan instruktur. Keadaan yang sangat fleksibel ini dinilai sangat membantu peserta didik untuk mempercepat penyelesaian pembelajarannya. dan Mulai Mengelola Situs eLearning.

diharapkan juga dapat membuka lowongan kerja dan pemasukkan bagi para penulis.com. Situs eLearning disamping memberi materi pembelajaran kepada pengguna dan pembaca. trainer.  Kenalkan Situs Tersebut ke Berbagai Komunitas Yang Berhubungan.com. membuka training atau kursus  Harus Ada Satu atau Dua Orang yang Berkonsentrasi untuk Mengelola. dan usahakan menjadi isu diskusi di dalam milis komunitas.co. Sajikan materi semenarik mungkin. dan lain sebagainya) untuk menangkap pengguna yang melakukan pencarian dan penjelajahan lewat search engine tersebut. dari pengenalan bidang sampai tingkat lanjut.com. Beberapa cara yang bisa ditempuh dalam mendapatkan pemasukkan dana adalah dengan: • • • membuka penawaran banner sponsor.  Pikirkan Strategi untuk Mendapatkan Pemasukan Dana Faktor yang penting untuk menjaga kontinyuitas dan keberlangsungan proyek situs eLearning. Daftarkan ke Search Engine Dunia maupun Indonesia Daftarkan diri ke milis komunitas. dimana pengguna tidak bisa mendapatkan dari situs.id. agar pengguna betah membaca tulisan dan mengunjungi situs.com. catcha.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning Persiapkan tema materi yang komprehensif. menawarkan ke penerbit buku untuk menerbitkan materi. Dengan pemasukan dana tersebut. Mengkoordinir dan Mendapatkan Pemasukan Tetap dari Situs eLearning. Daftarkan ke search engine dunia (google. dan lain sebagainya) maupun indonesia (searchindonesia. Sehingga penulis bisa mendapat income dengan bekerja sebagai penulis. bisa memberi reward uang ke penulis dan pengelola. atau usaha lain yang dilakukan. Persiapkan materi andalan. altavista. yahoo. 14 .com. indocenter.

dsb. Perkembangan pengguna internet di dunia ini berkembang sangat cepat karena beberapa hal. Apabila dana memungkinkan. maka kini dengan terbitnya Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. maka perguruan tinggi tertentu yang mempunyai kapasitas menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh menggunakan e-Learning.paramadina. lakukan perlombaan menulis atau program beasiswa kepada mahasiswa/pelajar tidak mampu yang mau produktif menulis. juga telah diijinkan menyelenggarakannya. Kalau dahulu hanya Universitas Terbuka yang diijinkan menyelenggarakan pendidikan jarak jauh. Pengelola) dan Pembaca Berikan motivasi terus kepada penulis dan pengelola untuk selalu produktif.ac.107/U/2001 (2 Juli 2001) tentang ‘Penyelenggaraan Program Pendidikan Tinggi Jarak Jauh’. milis. dan  Kebijakan yang mendukung pelaksanaan program yang menggunakan internet tersebut E-Learning kini banyak digunakan oleh para penyelenggara pendidikan terbuka dan jarak jauh. Usahakan pembaca mempunyai keterikatan. Lembaga-lembaga pendidikan non-formal seperti kursus-kursus. Menjaga hubungan dengan pembaca dan penguna situs misalnya adanya forum diskusi. juga telah memanfaatkan keunggulan e-Learning ini untuk program-programnya.20 20 http://wiki. antara lain:  Menggunakan internet adalah suatu kebutuhan untuk mendukung pekerjaan atau tugas sehari-hari  Tersedianya fasilitas jaringan (Internet infrastructure) and koneksi internet (Internet Connections)  Semakin tersedianya piranti lunak pembelajaran (management course tools)  Keterampilan jumlah orang yang mengoperasikan atau menggunakan internet. buku tamu.id/images/a/a1/Kepmendiknasno_107_6.pdf 15 .Ahmad Lutfian Antoni e-Learning  Manajemen Yang Baik Terhadap SDM (Penulis.

pusdik. pembelajar bisa melihat modul-modul yang ditawarkan. antar siswa dengan siswa lainnya. nara sumber lain. Sebenarnya materi e-Learning tidak harus didistribusikan secara on-line baik melalui jaringan lokal 21 http://www.php?p=55 16 . mengubah materi text menjadi bentuk grafis dengan gambar. Mengelola sistem di website yang mengatur lalu lintas interaksi antara instruktur dengan siswa.id/supm-tegal/dir/index. efektif dan menarik untuk dipelajari 4. lebih mudah dan lebih menarik untuk dipelajari 3. bertugas untuk secara sistematis mendesain materi dari SME menjadi materi e-Learning dengan memasukkan unsur metode pengajaran agar materi menjadi lebih interaktif. ELearning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa diakses dari intranet di jaringan lokal atau internet. yaitu: 1. Subject Matter Expert (SME) atau nara sumber dari pelatihan yang disampaikan Instructional Designer (ID). tetapi seperti juga pembelajaran secara konvensional di kelas. siswa juga bisa melihat nilai tugas dan test serta peringkatnya berdasarkan nilai (tugas ataupun test) yang diperoleh. Sekilas perlu kita pahami ulang apa e-Learning itu sebenarnya.go. Melalui LMS ini. jaringan komputer dan/atau Internet.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning Walaupun sepertinya e-Learning diberikan hanya melalui perangkat komputer. dikelola oleh tim yang terdiri dari para ahli di bidang masing-masing. Graphic Designer (GD). E-Learning adalah pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memanfaatkan teknologi komputer. ditunjang.dkp. E-Learning tidak diberikan semata-mata oleh mesin. E-Learning memungkinkan pembelajar untuk belajar melalui komputer di tempat mereka masing-masing tanpa harus secara fisik pergi mengikuti pelajaran/perkuliahan di kelas. bisa mengambil tugas-tugas dan test-test yang harus dikerjakan. dan pembelajar lain. warna. Ahli bidang Learning Management System (LMS). serta melihat jadwal diskusi secara maya dengan instruktur. 2. e-Learning ditunjang oleh para ahli di berbagai bidang terkait. e-Learning ternyata disiapkan.21 Di sini. dan layout yang enak dipandang.

22 b) Rancangan Instruksional Dalam menentukan rancangan instruksional ini perlu dipertimbangkan aspek-aspek Course content and learning unit analysis.or. usia. apakah ada tenaga teknis yang bisa mengoperasikannya tersedia Apakah secara ekonomis menguntungkan (economically profitable).10 Ahli-ahli pendidikan dan internet menyarankan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum seseorang memilih internet untuk kegiatan pembelajaran. Learner analysis. komputer. distribusi secara off-line menggunakan media CD/DVD pun termasuk pola e-Learning.teknodik. topik yang relevan dan satuan kredit semester. seperti kompetisi pembelajaran apa yang diinginkan hendaknya dibahas secara mendalam di bagian ini. cakupan. . Dalam hal ini aplikasi dan materi belajar dikembangkan sesuai kebutuhan dan didistribusikan melalui media CD/DVD. maka tahap berikutnya adalah membuat studi kelayakan. yang komponen penilaiannya adalah: Apakah secara teknis dapat dilaksanakan (technically feasible). seperti telepon. Learning context analysis. listrik. seperti bahan ajar http://heritl. Apakah secara sosial penggunaan e-Learning tersebut diterima oleh masyarakat (socially acceptable). dsb-nya. Lihat juga http:// www. Misalnya apakah jaringan Internet bisa dipasang.Faktor Yang Dipertimbangkan Sebelum Memanfaatkan E-Learning . apakah infrastruktur pendukungnya.net/?p=28.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning maupun internet. status pekerjaan. Instructional analysis. seperti isi pelajaran. tersedia. selanjutnya pembelajar dapat memanfatkan CD/DVD tersebut dan belajar di tempat di mana dia berada. seks.id/PRINSIP %2520DASAR%2520e.ipi. 22 17 . misalnya apakah dengan e-Learning kegiatan yang dilakukan menguntungkan atau apakah retrun on investment (ROI)-nya lebih besar dari satu. antara lain: a) Kalau Analisis Kebutuhan (Need Analysis) analisis ini telah dilaksanakan dan jawabannya adalah membutuhkan atau memerlukan e-Learning. seperti latar belakang pendidikan siswa.doc+Analisis+Kebutuhan+Soekartawi+elearning&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id&lr=lang_id.

http://www. lebih baik dicobakan dengan mengambil beberapa sampel orang yang dimintai tolong untuk ikut mengevaluasi.blogspot.stie-tribhakti.id/content/view/6/73/ Priyanto.25 e) Evaluasi Sebelum program dimulai. Begitu pula halnya dengan prototype bahan ajar dan rancangan instruksional yang akan dipergunakan terus dikembangkan dan dievaluasi secara terus-menerus. Model e-learning readiness sebagai strategi pengembangan e-learning.  Masalah ketersediaan software.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning apa yang dikelompokan menurut kepentingannya. State instructional objectives. menyusun tugas-tugas dari yang mudah hingga yang sulit.net/seminar_uny/22_Herman%20DS. Penyusunan test ini dapat didasarkan dari tujuan instruksional yang telah ditetapkan.html 26 Herman Dwi Surjono. Tujuan instruksional ini dapat disusun berdasarkan hasil dari analisis instruksional.com/2009/06/prinsip-dasar-e-learning-teori-dan. The Development of an Adaptive e-Learning Toward The Learning Style Diversity of Visual-Auditorykinesthetic.net/seminar_uny/23_Priyanto.pdf 24 23 18 . listrik.26 Masalah-masalah yang sering dihadapi sebagai berikut:  Masalah akses untuk bisa melaksanakan e-Learning seperti ketersediaan jaringan internet. http://smkn3-kuningan. Uji terhadap prototype hendaknya terus menerus dilakukan. karena kadang-kadang fasilitas ICT tidak dilengkapi dalam waktu yang bersamaan.24 d) Pelaksanaan Prototype yang lengkap bisa dipindahkan ke komputer (LAN) dengan menggunakan format tertentu misalnya format HTML. dsb-nya. Select instructional strategy. misalnya bagaimana menggunakan management course tool secara baik. Strategi instruksional dapat ditetapkan berdasarkan fasilitas yang ada. http://smkn3kuningan.pdf 25 http://erwan2213.ac. apakah bahan ajarnya benar-benar memenuhi standar bahan ajar mandiri.23 c) Tahap Pengembangan e-Learning bisa dilakukan dengan mengikuti Pengembangan perkembangan fasilitas ICT yang tersedia. Dalam tahapan ini seringkali ditemukan berbagai hambatan. Construct criterion test items. telepon dan infrastruktur yang lain.

waktu belajarnya itu sendiri akan dihabiskan dengan banyak mencacat.ittelkom. Hemat Biaya dan Waktu Kita bayangkan sebelum kita mengenal komputer. Begitu juga waktu.ac. Lihat juga http://www. mulai dari perjalanan untuk menempuh lokasi belajar.id/E-learning/index.Keuntungan Menggunakan e-Learning .11 Keuntungan menggunakan e-Learning diantaranya adalah sebagai berikut:  Menghemat waktu proses belajar mengajar  Mengurangi biaya perjalanan  Menghemat biaya pendidikan secara keseluruhan (infrastruktur. Coba hitung saja biaya dan waktu yang kita habiskan saat kita mengikuti pelajaran resmi dari SD sampai kuliah bahkan sampai kepada training perusahaan. buku-buku)  Menjangkau wilayah geografis yang lebih luas  Melatih pembelajar lebih mandiri dalam mendapatkan ilmu pengetahuan  Memperkenalkan teknologi informasi kepada siswa.blogspot.html http://sman42-jkt. atau sekarang masih ada sebagian diantara kita yang belajarnya belum dibantu oleh komputer.  Masalah skill and knowledge. tranportasi.com/2010/02/sistem-belajar-mandiri-berbasis-e.php?view=article&catid=25%3Aindustri&id=227%3Aelearning&option=com_content&Itemid=15 29 http://abudiyono.id/library/index. setelah capek mencatat baik siswa atau pengajar akan membahas ini sedikit. peralatan.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning  Masalah dampaknya terhadap kurikulum yang ada. penginapan serta ditambah biaya belajar itu sendiri yang kalau di Indonesia bisa terbayang berapa mahalnya.php?lang=en_utf8. Keuntungan yang lain adalah:29 1.  Attitude terhadap ICT. Biaya disini bisa kita hitung mulai dari seragam. karena manual ini tentu memakan biaya dan waktu.com/2007/07/28/keuntungan-menggunakan-e-learning/ 28 27 19 .sch. alatalat tulis. Semuanya dilakukan secara manual.27 28 .wordpress. bahkan yang parah waktu http://education-mantap.

Begitu juga karyawan. bahkan diperjalananpun tanpa harus persiapan yang ngak ada hubugannya dengan proses belajar atau meninggalkan perkerjaan. mencatat. biasanya siswa atau karyawan untuk belajar harus harus ada bangunan fisik tempat meraka belajar dan diatur pada waktu tertentu. Kalau sejak dini. mendengarkan penjelasan dari guru atau dosen atau karyawan pada saat traning harus datang kelokasi dengan ruang dan waktu yang sudah tidak bisa ditawar lagi. hal tersebut diatas bisa terpangkas semua. mulai dari pekerjaan keseharianya. Standardisasi Materi 20 . Tentu hal ini akan sangat membebani terutama bagi yang sibuk. kuliah ya harus datang ke kelas. kantor. di taman. Kita sejak kecil terbiasa dengan pola fikir yang namanya sekolah. dimeja tempatnya bekarja. untuk traning tidak harus meniggalkan semuanya. keluarga dan semuannya. untuk sekolah siswa datang kesekolah dengan materi yang sudah dibagikan terlebih dahulu. 2. Untuk traning karyawan harus rela meninggalkan pekerjaanya sememtara pekerjaan setiap hari selalu bertambah karena lokasi traning yang biasanya berbeda daerah bahkan bisa beda negara. sehingga waktu dikelas bisa digunakan untuk dikusi. siswa sudah tergambar tinggal bagaimana memperdalam materi dengan diskusi. Dengan e-learning semua bisa dikerjakan dimanapun dan kapanpun. 3. Untuk karyawan bisa dilakukan langsung di depan meja kantornya tanpa harus keluar kota atau negara asalkan sarana prasarana untuk belajar online tersedia. kita datang kesekolah tinggal berdikusi atau minimal guru menerangkan sepintas. Dengan e-learning. Tidak terbatas Ruang dan Waktu E-learning menghapus ruang dan waktu.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning akan habis untuk mencatat saja. keluarga karena harus mengikuti traning di lain kota atau bahkan lain negara. kita sudah menerapkan e-larning.

wordpress. Lihat juga http://www. tingggal kedalaman materi bahkan sampai berbeda versi. sehingga siswa akan memiliki pemahaman versi guru atau pemateri tersebut. 30 . Kelebihan.bloggaul.com/2008/07/21/kelebihan-dan-kekurangan-e_learning/. Guru bisa memonitoring siswa. lihat juga http://muhammad-winafgani. dengan statistik yang ada pada e-learning diharpkan siswa mampu membaca dengan jelas.12 a. kurikulum.Kelebihan dan kekurangan e-Learning .blog. bisa melihat hasil tryoutnya. materi pelajaran yang sekarang beredar di sekolah kita berbeda-beda materi. membuat dan menyampaikan materi dengan jelas. 4. mulai analisa sampai implementasi akan sangat membantu dalam administrasi secara otomatis. memahami untuk kedepanya bisa menggunakan dengan tepat. Pun seandainya mengikuti kaidah yang benar terkadang penyampain oleh guru atau pemateri tidak sesui dengan kaidah yang seharusnya. lihat juga http://annisakarliana. karena dianggap buku tersebut tidak mengikuti kaidah yang seharusnya.com/yannugrohosaleh/readblog/83549/kelebihan-kekurangan-modelpembelajaran-e-learning. Dengan e-learning standaridisasi materi sudah jelas. Kita tahu beberapa waktu yang lalu pernah terjadi penarikan buku sejarah. http://brata56.com/2010/03/29/kelebihan-dan-kekurangan-e-learning/ 30 21 . bahkan siswa bisa mendapatkan materi yang semuanya sama dan asli dari sumbernya.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning Tidak bisa dipungkiri. Tinggal bagaimana siswa memahami dari materi tersebut selebihnya untuk memperdalam bisa dilakukan diskusi atau membandingkan dengan materi serupa dari belahan negara lain yang tentunya bisa didapat dengan elearning ini.html. Dalam bentuk beragam.blogspot. e-Learning menawarkan sejumlah besar keuntungan yang tidak ternilai untuk pengajar dan pelajar.com/2009/02/kelebihan-dan-kekurangan-e-learning. Otomastisasi administrasi Desain e-learning yang tepat. siswa bisa melihat latihan pekerjaanya.

Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar mengajar. kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT (Information. Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet 22 .  Mengurangi biaya: lembaga penyelenggara e-Learning dapat mengurangi bahkan menghilangkan biaya perjalanan untuk pelatihan. e-Learning dapat dicapai oleh para pemakai dan para pelajar tanpa dibatasi oleh jarak. Beberapa kekurangan yang dimiliki oleh pemanfaatan eLearning:  Kurangnya interaksi antara pengajar dan pelajar atau bahkan antar pelajar itu sendiri.  Berubahnya peran pengajar dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional. Kekurangan.Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis/komersial. Kemampuan bertanggung jawab : Kenaikan tingkat. dan pengesahan dapat diikuti secara otomatis sehingga semua peserta (pelajar. menghilangkan biaya pembangunan sebuah kelas dan mengurangi waktu yang dihabiskan oleh pelajar untuk pergi ke sekolah.  Mudah dicapai: pemakai dapat dengan mudah menggunakan aplikasi e-Learning dimanapun juga selama mereka terhubung ke internet.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning  Pengalaman pribadi dalam belajar: pilihan untuk mandiri dalam belajar menjadikan siswa untuk berusaha melangkah maju. mengumpulkan bahan-bahan sesuai dengan kebutuhan. memilih sendiri peralatan yang digunakan untuk penyampaian belajar mengajar. b. Communication and Technology). pengujian. penilaian. tempat dan waktu. pengembang dan pemilik) dapat bertanggung jawab terhadap kewajiban mereka masing.masing di dalam proses belajar mengajar.  Proses belajar mengajar cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan.

Bertambahnya Interaksi pembelajaran antara peserta didik dengan Menjangkau peserta didik dalam cakupan yang luas (global Mempermudah penyempurnaan dan penyimpanan materi . kita dapat mengakses bahanbahan belajar setiap saat dan berulang-ulang. Manfaat e-learning untuk Pendidikan. juga tugas-tugas pekerjaan rumah dapat diserahkan kepada guru/dosen begitu selesai dikerjakan. di guru atau instruktur (interactivity enhancement).html 31 23 .id/media/document/5554.go. Muhammad Nasirullah.  Kurangnya mereka yang mengetahui dan memiliki keterampilan tentang internet.  audience).  Kurangnya penguasaan bahasa komputer.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning ( mungkin hal ini berkaitan dengan masalah tersedianya listrik. maka kita dapat melakukan interaksi dengan sumber belajar ini kapan saja dan dari mana saja.diknas.13 Ada beberapa manfaat pembelajaran elektronik atau e-Learning. Manfaat bagi siswa Dengan kegiatan e-Learning dimungkinkan berkembangnya fleksibilitas belajar yang tinggi. http://media. telepon ataupun komputer).blogspot.pdf. . Mengingat sumber belajar yang sudah dikemas secara elektronik dan tersedia untuk diakses melalui internet. Manfaat e-Learning juga dapat dilihat dari 2 sudut pandang:31 a. lihat juga http://alimbahri. Artinya.com/2008/07/manfaat-elearning-dalam-pengajaran. Selain itu kita juga dapat berkomunikasi dengan guru/dosen setiap saat. misalnya melalui chatting dan e-mail.  pembelajaran (easy updating of content as well as archivable capabilities).Manfaat e-Learning antaranya adalah:   Pembelajaran dari mana dan kapan saja (time and place flexibility).

lingkungan pembelajaran elektronik dapat membantu membangun/mengembangkan “rasa bermasyarakat” di kalangan peserta didik sekalipun mereka terpisah jauh satu sama lain. meningkatkan kehadiran siswa di kelas e. lihat juga if. juga dapat dengan efisien mengontrol kegiatan belajar siswanya.blogspot. meningkatkan rasa percaya diri f.uai.ppt 32 24 .Ahmad Lutfian Antoni e-Learning b.Pro dan kontra terhadap e-Learning .ac. frekuensi kontak secara langsung antarsesama siswa maupun antara siswa dengan nara sumber sangat minim. meningkatkan efisiensi.id/portal-guru/wp-content/uploads/2010/01/Elearning.14 Pengkritik e-Learning mengatakan bahwa “di samping daerah jangkauan kegiatan e-Learning yang terbatas (sesuai dengan ketersediaan infrastruktur). antara lain: a. Manfaat bagi Guru / Pengajar Dengan adanya kegiatan e-Learning manfaat yang diperoleh guru/dosen antara lain adalah bahwa guru/dosen/ instruktur akan lebih mudah melakukan pembaruan materi maupun model pengajaran sesuai dengan tuntutan perkembangan keilmuan yang terjadi. Terhadap kritik ini. mampu meningkatkan pemerataan pendidikan b.com/2008/02/pro-kontra-e-learning. Guru atau instruktur dapat menugaskan peserta didik untuk bekerja dalam beberapa kelompok untuk mengembangkan dan mempresentasikan tugas yang diberikan. mengatasi kekurangan tenaga pendidikan h. meningkatkan wawasan (outward looking) g. 32 . demikian juga dengan peluang siswa yang terbatas untuk bersosialisasi.html. meningkatkan prestasi belajar d. mengurangi angka putus sekolah atau putus kuliah atau putus sekolah c. Pengalaman negara lain dan juga pengalaman distance learning di Indonesia ternyata menunjukkan sukses yang signifikan. http://alfauzi.

Para peserta belajar sendiri mengakui bahwa mereka lebih mengenal para gurunya yang membina mereka belajar melalui kegiatan eLearning. satu hal yang perlu ditekankan dan dipahami adalah bahwa e-Learning tidak dapat sepenuhnya menggantikan kegiatan pembelajaran konvensional di kelas. e-Learning bahkan menjadi komplemen besar terhadap model pembelajaran di kelas atau sebagai alat yang ampuh untuk program pengayaan. Demikian juga halnya dengan komunikasi antara sesama para peserta eLearning. e-Learning atau pembelajaran elektronik adalah sebagai salah satu alternatif kegiatan pembelajaran dilaksanakan melalui pemanfaatan teknologi komputer dan internet. Bahkan.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning Peserta didik yang menggarap tugas kelompok ini dapat bekerjasama melalui fasilitas homepage atau web. Sekalipun diakui bahwa belajar mandiri merupakan “basic thrust” kegiatan pembelajaran elektronik. mereka bekerja saling bahu-membahu untuk mendukung satu sama lain demi keberhasilan kelompok. Lebih jauh dikemukakan bahwa di dalam kegiatan e-Learning. para guru dan peserta belajar mengungkapkan bahwa mereka justru lebih banyak mengenal satu sama lainnya. namun jenis kegiatan pembelajaran ini masih membutuhkan interaksi yang memadai sebagai upaya untuk mempertahankan kualitasnya. Di pihak manapun kita berada. e.Learning dapat menjadi partner atau saling melengkapi dengan pembelajaran konvensional di kelas. Seseorang yang tidak dapat mengikuti pendidikan konvensional karena berbagai faktor penyebab. Di samping itu. para guru e-Learning ini juga aktif melakukan pembicaraan (komunikasi) dengan orangtua peserta didik melalui telepon dan email karena para orangtua ini merupakan mitra kerja dalam kegiatan eLearning. C. peserta didik sendiri dapat saling berkontribusi secara individual atau melalui diskusi kelompok dengan menggunakan e-mail. Tetapi. Kesimpulan. misalnya harus bekerja (time 25 . Selain itu.

Nampaknya. ketersediaan fasilitas komputer dan akses ke internet. Sebetulnya kalau melihat sumber daya-sumber daya yang ada tidak kesulitan bagi PTAI untuk mengembangkan e-Learning. 26 .‫و الله اعلم بالصواب‬ ّ DAFTAR PUSTAKA http://banjarcyberschool. Penyelenggaraan e-Learning sangat ditentukan antara lain oleh:sikap positif peserta didik (motivasi yang tinggi untuk belajar mandiri).com/building-e-Learning-system-with-moodle/. Perkembangan di berbagai negara memperlihatkan bahwa jumlah pengguna internet terus meningkat demikian juga halnya dengan jumlah peserta didik yang mengikuti e-Learning dan institusi penyelenggara eLearning. . Demikian. kondisi geografis (geographical constraints). sikap positif tenaga kependidikan terhadap teknologi komputer dan internet. e-Learning dalam pembelajaran di PTAI masih sebatas isu yang masih jauh dari kenyataan. Hanya saja masalah kemauan yang sampai saat ini belum ada. dan biaya akses ke internet yang terjangkau untuk kepentingan pembelajaran/pendidikan.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi http://brainmatics. masih jarang PTAI yang merespon perkembangan ini. daya tampung sekolah konvensional yang tidak memungkinkan (limited available seats). kondisi fisik yang tidak memungkinkan (physical constraints). kalau kita melihat bagaimana situs-situs PTAI yang masih belum tergarap.html http://id.com/2008/03/hakekat-pembelajaran-jarakjauh. putus sekolah. adanya dukungan layanan belajar.blogspot.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning constraint).Learning. Pengembangan e-Learning tidak akan terwujud tanpa kemauan yang kuat. yaitu melalui e.wikipedia. jarak yang jauh (distance constraint). atau karena memang dididik melalui pendidikan keluarga di rumah (home schoolers) dimungkinkan untuk dapat tetap belajar. phobia terhadap sekolah. apalagi dikembangkan ke arah e-learning.

php?do=news&id=31 http://edukasi.php? option=com_content&view=category&id=29&Itemid=38 http://e-learning.bpplsp-reg-1.blogspot. http://www.pdf http://kolumnis.id/harrybs/tag/ti-pendidikan/ 27 .pdf http://sekolah-dasar. Lihat juga http://wijanarko.php? option=com_content&task=view&id=487&Itemid=435 http://bebas.php?d=6 http://konselingcenter.binusian.id/mod/forum/discuss.wordpress.php? view=article&catid=25%3Aindustri&id=227%3Aelearning&option=com_content&Itemid=15 http://sobatbaru.com/2010/03/pengertian-e-learning.id/index.blog.html.co.co.com/products/consumer-electronics/1993196-definisi-learning/ http://blog.php?do=news&id=31.com/2010/03/pengertian-e-learning-dankomponennya.com/e-learning/download/1122167682romielearning2.net/index.bpplsp-reg-1.php?id=72 http://wwwe-learningtp0406.cc/cetak. http://yogapw.id/hermansurjono/files/2009/02/pengantar-elearning-danpenyiapan-materi. Lihat juga http://shandy311.co.ui.html.blogspot.uny.ittelkom.com/2008/06/14/pengembangan-sistem-belajar-mandiri-berbasise-learning/.com/2008/05/teknologi-pendukung-elearning.pdf.go.erlangga.shvoong.bpplsp-jateng.id/index.id/library/index.com/teknologipendukung-komunikasi/ http://staff.vlsm.blogdetik.id/index.ac.html.com/2010/03/18/kebijakan-e-learning-perguruantinggi-dalam-strategi-manajemen-pendidikan/ http://id.blogspot.kompasiana.blog.ac. http://www.lionair.go. http://mediapendidikan.com/2009/05/14/pengertian-e-learning/ http://e-learning.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning http://www.org/v06/Kuliah/Seminar-MIS/2007/207/207-11Ringkasan_Kelompok.ac.org/2009/06/19/elearning/ http://ltc.

com/yannugrohosaleh/readblog/83549/kelebihankekurangan-model-pembelajaran-e-learning. http://www.id/images/a/a1/Kepmendiknasno_107_6. Lihat juga http://lussysf.php http://smpn1patimuan.com/2009/06/prinsip-dasar-e-learning-teori-dan.multiply.net/?p=28.wordpress.blogspot.php?p=55 http://heritl.html Herman Dwi Surjono.com/2010/02/sistem-belajar-mandiri-berbasise.net/2010/03/21/layanan-pembelajaran-berbasis-elearning.net/seminar_uny/23_Priyanto.id/E-learning/index.stie-tribhakti.doc+Analisis+Kebutuhan+Soekartawi+elearning&cd=1&hl=id&ct=clnk&gl=id&lr=lang_id. The Development of an Adaptive e-Learning Toward The Learning Style Diversity of Visual-Auditorykinesthetic.ac. 28 . http://al-manar.or.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning http://www.paramadina.com/2007/07/28/keuntungan-menggunakan-elearning/ http://brata56.id/library/index.com/2007/11/penerapan-e-learning-dalampendidikan.php?lang=en_utf8.dkp.teknodik.com/2008/07/21/kelebihan-dan-kekurangan-e_learning/.ac. Model e-learning readiness sebagai strategi pengembangan e-learning.html http://sman42-jkt.blogspot.net/seminar_uny/22_Herman%20DS.%20ARTIKEL/2-Strategi%20ELearning%20Gratis.pdf http://erwan2213.blogspot.pdf http://wiki.php? view=article&catid=25%3Aindustri&id=227%3Aelearning&option=com_content&Itemid=15 http://abudiyono.ittelkom.id/content/view/6/73/ Priyanto.ilmupendidikan.go.ac.id/bahan/3.ipi.html.bloggaul.sch. http://www. http://smkn3kuningan.%20INFOTEK/1. http:// www.id/supm-tegal/dir/index.com/journal/item/95.pusdik.id/PRINSIP%2520DASAR %2520e.wordpress. http://www.web.pdf http://www.pdf http://education-mantap. http://smkn3-kuningan.

ppt 29 .id/media/document/5554.com/2008/07/manfaat-elearning-dalam-pengajaran.pdf.blogspot.go. http://media.ac.com/2009/02/kelebihan-dan-kekurangan-elearning. http://alim-bahri.com/2010/03/29/kelebihan-dan-kekurangan-e-learning/ Muhammad Nasirullah.html.Ahmad Lutfian Antoni e-Learning http://muhammad-win-afgani.diknas.com/2008/02/pro-kontra-e-learning. http://annisakarliana.html.blogspot.blog. if.id/portal-guru/wp-content/uploads/2010/01/Elearning.uai.blogspot. Manfaat e-learning untuk Pendidikan.html http://alfauzi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer: Get 4 months of Scribd and The New York Times for just $1.87 per week!

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times