Winda Melisa 0810952045 Definisi Ekonomi

a. Menurut Realist Perspektif realisme yang berdasarkan Neo Merkantilisme berhubungan dengan tradisi perdagangan dari segi pembentukan masyarakat internasional yang memiliki kecenderungan untuk mendahulukan negaranya sendiri sehingga perspektif ini menjadi titik tolak usaha tiap negara untuk memaksimalkan keuntungannya. Perspektif ini menitikberatkan pada fungsi dan peran negara dan unsur-unsur politik. Dalam hal ini, negara merupakan pelaku utama dalam urusan ekonomi politik internasional sehingga negara itu tetap memiliki tujuan dan keuntungan khusus. b. Menurut Marxist Ekonomi Marxist berlandaskan pada labor theory of value yang dasarnya ditanamkan oleh classical economists (termasuk Adam Smith) dan kemudian dikembangkan oleh Marx. Pemikiran Marxist beranggapan bahwa capitalism adalah berlandaskan pada exploitation kelas pekerja: pendapatan yang diterima mereka selalu lebih rendah dari nilai pekerjaan yang dihasilkannya, dan selisih itu diambil oleh capitalist dalam bentuk profit . c. Menurut Konstruktivisme Bahwa ekonomi merupakan material yang tidak independen dalam relasi sosial aktor internasional berdasarkan konstuksi yang dibangun secara bersama-sama. Konsruktiviame berada di garis tengah yang mampu menjembatani sudut pandang yang berb eda antara rasionalis dengan refletivis. d. Menurut Fungsionalisme Dalam teori fungsionalisme, apabila terdapat perubahan dalam satu bagian akan diikuti juga dengan perubahan pada bagian lainnya. Bagi kaum fungsionalisme tidak ada jurang pemisah antara ekonomi dan polituk. Ekonomi merupakan alat menuju arah penyatuan politik. Apabila ada perubahan dalam ekonomi, maka diikuti dengan perubahan politik, dan sebaliknya.