P. 1
Malrotasi Pada Usus Biasanya Terjadi 1

Malrotasi Pada Usus Biasanya Terjadi 1

|Views: 306|Likes:
Published by iqbalpirates

More info:

Published by: iqbalpirates on May 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/06/2014

pdf

text

original

Malrotasi pada usus biasanya terjadi 1-3 hari setelah bayi dilahirkan.

Malrotasi merupakan cacat pada perkembangan usus saat di dalam kandungan sehingga usus bayi tidak terletak pada tempatnya (jejunum atau usus halus yang seharusnya terletak di sebelah kiri, karena malrotasi berpindah di sebelah kanan). Volvulus adalah usus yang terputar/terpuntir, sehingga terjadi penyumbatan, menghentikan aliran darah dan dapat merusak usus tersebut. Volvulus dapat disebabkan oleh malrotasi, dapat juga tidak. Volvulus karena malrotasi biasa terjadi pada bayi baru lahir. Biasanya malrotasi ditemukan bersamaan dengan penyakit lain seperti penyakit Hirschsprung dan atresia intestinal. Apa tanda dan gejala malrotasi pada anak? Walaupun umumnya malrotasi baru terdeteksi pada saat seseorang beranjak dewasa, penderita sudah menunjukkan gejala sejak berusia kurang dari 1 tahun. Biasanya malrotasi yang menunjukkan gejala waktu kecil disebabkan oleh volvulus (terutama karena adanya penyumbatan tersebut). Gejala dan tanda tersebut adalah: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Perut kembung Muntah yang berwarna hijau gelap (tanda yang khas pada volvulus karena malrotasi) Teraba benjolan/massa di perut Sakit perut yang hilang timbul Dapat terjadi syok akibat aliran darah yang terhenti Gagal tumbuh

Bagaimana cara dokter mendiagnosis malrotasi dan volvulus? Dokter akan menanyakan perjalanan penyakit, melakukan pemeriksaan fisik dan beberapa pemerik-saan tambahan. Pemeriksaan tambahan seperti barium meal (foto dengan menggunakaan zat kontras yang dimasukkan melalui mulut) diperlukan untuk memastikan diagnosis. Bagaimana cara menangani malrotasi dan volvulus? Volvulus yang menyebabkan penyumbatan di usus (obstruksi) merupakan suatu keadaan yang gawat. Tindakan penanganan yang paling tepat adalah dengan operasi. Usus yang terpuntir akan dibetulkan, dan aliran darah yang terhenti akan diperbaiki. Malrotasi juga perlu diperbaiki lewat operasi agar tidak terjadi volvulus di kemudian hari. Adakah komplikasi akibat penyakit ini? Ada, beberapa komplikasi yang mungkin timbul adalah usus bolong (perforasi) dan infeksi dari rongga perut bila volvulus yang menyumbat usus tersebut tidak segera diperbaiki. Komplikasi

Komplikasi yang dapat terjadi adalah usus bolong dan infeksi rongga perut. Tanda yang khas pada volvulus karena malrotasi adalah bayi mengeluarkan muntah yang berwarna kehijauan. yaitu sindrom usus yang pendek (akibat pemotongan saat operasi) dan radang pada peritoneum (peritonitis). salah satunya karena volvulus Kesimpulan y y y y y y Malrotasi biasanya terjadi antara hari ke-1 sampai hari ke-3 setelah dilahirkan. Volvulus adalah keadaan usus yang terpuntir. Tip Muntah berwarna hijau merupakan keadaan yang perlu mendapat perhatian segera. Volvulus memerlukan tindakan operasi. karena mungkin disebabkan oleh usus yang tersumbat. You might also like: .juga dapat timbul post-operasi. tetapi dapat juga tidak. Kedua keadaan tersebut biasanya ditemukan bersamaan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->