PATOGENESIS &

PATOFISIOLOGI PENYAKIT
Heny Siswanti, S.Kep, Ners
Apakah Penyakit itu ???
Suatu kondisi
dimana terdapat
suatu keadaan
tubuh yang
abnormal, yang
menyebabkan
hilangnya kondisi
normal yang sehat
Laniutan.
Penyakit merupakan maniIestasi klinis
melalui tanda-tanda & geiala-geiala yang
berhubungan dengan abnormalitas yang
mendasarinya
Abnormalitas dapat bentuknya atau
Iungsinya atau keduanya
Kadang-kadang ielas & sangat khas
(tumor) kadang-kadang tidak ielas
(depresiI)
atasan Kondisi Normal
Normal tidak mungkin dideIinisikan sebagai
suatu keadaan yang berbeda untuk setiap siIat
biologis
Sebagian besar karakteristik biologis secara
kuantitatiI telah terbagi secara normalsekitar
harga rata-rata
Tidak ada ukuran yang tetap yang digunakan
untuk memberi batasan kondisi normal
#espons terhadap Lingkungan
Kondisi lingkungan alamiah setiap
spesies mengandung bahan-bahan yang
potensial dapat merusak & merugikan
Setiap individu atau spesies harus mampu
beradaptasi atau bila tidak mampu akan
menyebabkan kematian
Adaptasi
Suatu proses penyesuaian setiap individu
terhadap lingkungan
Contoh :
Mikroorganisme yang ada disekeliling kita
merupakan penyebab tersering teriadinya
penyakitIndividu yang mampu membentuk
pertahanan tubuh yang spesiIik terhadap
mikroorganisme tersebut (antibodi) akan kebal
terhadap inIeksi tetapi bagi yang tidak mampu
akan menderita sakit yang dapat berakhir
dengan kematian
Karakteristik Penyakit
Etiologi (sebab)
Patogenesis (mekanisme)
Perubahan patologis atau klinis
(maniIestasi)
Komplikasi dan cacat (eIeknya)
Prognosis (keluaran/outcome)
Epidemiologi (insiden)
Etiologi
Adalah penyebab penyakit inisiator
serangkaian peristiwa yang menyebabkan
sakitnya penderita
Secara umum agen penyebab sakit adalah :
- Kelainan Genetik
- Agen inIeksi (bakteri, virus, parasit, iamur)
- ahan kimia
- #adiasi
- Trauma mekanik
IdentiIikasi sebab-sebab
penyakit :
Dalam terminologi penyebab,
penyakit dapat disebabkan oleh :
- Faktor genetik
- Multi Iaktor (keriasama genetik &
lingkungan)
- Faktor lingkunganyang paling
bayak adalah : mikroba
Postulat Koch (kriteria):
Suatu inIeksi (bakteri atau virus) yang
menyebabkan sakit biasanya tidak
dikatakan sebagai penyebab sampai ia
memenuhi kriteria-kriteria yang
dikemukakan oleh #obert Koch (1843-
1910)seorang ahli bakteri dari Jerman
yang menerima hadiah berupa Nobel
tahun 1905.
Kriteria (postulat) penyebab :
Organisme harus cukup banyak ditemukan pada
setiap kasus yang menderita sakit
Organisme yang berhubungan dengan penyakit
harus dapat ditumbuhkan pada media murni
Organisme yang ditumbuhkan tersebut
kemudian mampu menyebabkan sakit pada
kelompok lain yang sama spesiesnya melalui
inokulasi
Antibodi terhadap organisme tersebut timbul
selama penyakit sedang berlangsung
Patogenesis
Suatu mekanisme dimana melalui
proses ini penyebab sakit bekeria
yang kemudian menghasilkan tanda
& geiala klinis maupun patologis
Periode laten dan Inkubasi :
Periode Laten adalah waktu teriadinya
penyakit sampai dua atau tiga
dekadedalam lingkup karsinogenesis
Periode Inkubasi adalah waktu antara
masuknya kuman dan teriadinya penyakit
biasanya dinyatakan dalam hari atau
minggu dalam lingkup inIeksi
ManiIestasi entuk & Fungsi
Kelainan entuk :
Kelainan bentuk umum yang sering meyebabkan
sakit adalah :
- Lesi-lesi yang mengisi ruang (misalnya tumor)
menghancurkan , memindahkan atau menekan
iaringan sehat didekatnya
- Penimbunan yang berlebihan atau materi
abnormal dalam organ (misalnya amiloid)
Laniutan.
- Letak iaringan yang abnormal (misalnya
tumor heterotopi) akibat invasi , metastasis
atau pertumbuhan yang abnormal
- Hilangnya iaringan sehat dari permukaan
(misalnya ulserasi) atau dari dalam organ
solid (misalnya inIark)
- Obstruksi aliran normal dalam saluran
(misalnya asma)
- #uptur dari ruang viskus (misalnya perIorasi
usus)
Kelainan Fungsi :
Kelainan Iungsi yang mengakibatkan sakit
adalah :
- Sekresi berlebihan dari produksi sel
(misalnya mukus hidung pada inIluenza)
- Sekresi yang tidak mencukupi dari produk
sel (misalnya tidak adanya insulin pada
diabetes mellitus)
- Gangguan konduksi saraI
- Gangguan kontraktilitas struktur otot
Apa yang membuat penderita merasa
sakit ??
#asa sakit biasanya diakibatkan satu atau campuran dari
geiala yang biasa :
- Nyeri
- Demam
- Mual
- Lemas
Semua geiala diatas mempunyai dasar patologis dan dapat
hilang secara spontan, yang seluruhnya memerlukan
pengobatan simptomatik untuk menghilangkannya
Laniutan.
Sebagai tambahan dari geiala umum
penyakit, ditemukan iuga ekspresi
spesiIik lain dari sakitnya yang
membantu untuk memIokuskan
perhatian, diagnostik & terapeutik
pada organ tertentu atau sistem
tubuh.
Contoh :
Perubahan kebiasaan usus besar
( diare atau konstipasi)
Pembengkakan
NaIas pendek
ercak kulit (dengan atau tanpa
gatal)
Komplikasi & Cacat
Penyakit mungkin sekali mempunyai eIek yang
diperpaniang, sekunder atau iauh
Jalannya penyakit mungkin diperpaniang dan
menimbulkan komplikasi apabila kemampuan
pertahanan tubuh, perbaikan atau regenerasinya
berkurang
Keberhasilan dari komplikasi penyakit akan
memberikan konskuensi perubahan anatomik
yang luas / iauh
Prognosis
Prognosis merupakan perkiraan terhadap apa
yang telah diketahui atau terhadap perialanan
suatu penyakityang dapat disebut sebagai
kemungkinan yang akan dihadapi oleh
penderita
Prognosis setiap penyakit merupakan
perialanan penyakit yang dipengaruhi oleh
tindakan medis atau bedah
#emisi & Kambuh
#emisi merupakan proses
perkembangan dari kondisi aktiI
menuiu kondisi yang tenang
Apabila tanda & geiala timbul
kembali dikenal sebagai kambuh
(relapse)
Morbiditas & Mortalitas
Morbiditas (kesakitan) suatu penyakit
adalah iumlah semua pengaruh penyakit
pada penderita
Mortalitas suatu penyakit adalah suatu
kemungkinan dimana kematian
merupakan hasil akhir dari suatu
penyakit
Morbiditas :
Kesakitan pada suatu penyakit tidak selalu
berakhir dengan berkurangnya kemampuan
(disability) penderita
Contoh : pada inIark miokard yang tidak Iatal
meninggalkan daerah parut pada
miokardium, yang akan mengganggu
kontraksi otot dan merupakan Iaktor
predisposisi teriadinya kegagalan iantung
keadaan ini merupakan morbiditas pada
penderita yang bersangkutan
Mortalitas :
Mortalitas biasanya diIormulasikan
sebagai persentase seluruh penderita pada
suatu penyakit
Contoh : angka kematian (mortality rate)
dari inIark miokard dinyatakan sebesar
50° pada kondisi tertentu
Disabilitas & Penyakit
anyak penyakit menyebabkan berkurangnya
kemampuan (disability)
Pengobatan dituiukan untuk mengurangi
resiko disabilitas
Sesuai aturan umum, lebih awal suatu
penyakit didiagnosis, lebih sedikit resiko
disabilitas yang teriadi, baik akibat penyakit
sendiri maupun akibat pengobatan
Laniutan.
Tuiuan untuk menilai (mengukur)
disabilitas adalah penting untuk
mengevaluasi pengaruh penyakit atau
akibat merugikan dari pengobatannya
Sistem Pemberian Nama
Penyakit
Kesamaan pemberian nama memberi Iasilitas
berkomunikasi & memungkinkan studi
epidemiologi yang akurat
anyak kesepakatan baku digunakan untuk
memberi nama penyakit
Nama eponimosa untuk mengingatkan misalnya
penemu atau penyebab atau mekanisme yang
tidak diperhatikan
Sindrom dideIinisikan dari kumpulan tanda &
geiala
Sistem Pemberian Nama
Penyakit
Primer & Sekunder :
Digunakan untuk 2 maksud :
1. Digunakan untuk menielaskan penyebab
suatu penyakit
2. Digunakan untuk mengetahui / membedakan
antara permulaan dengan stadium laniut
penyakit terutama pada penyakit kanker
Primer & Sekunder :
Primer pada lingkup ini mempunyai arti
bahwa penyakit tanpa diketahui secara ielas
penyebabnya
Kata lain yang mempunyai makna sama
adalah esensial, idiopatik dan kriptogenik
Sekunder mempunyai arti bahwa penyakit
merupakan komplikasi atau merupakan
maniIestasi beberapa lesi
Contoh :
Hipertensi primer berarti tekanan darah
abnormal yang tinggi tanpa sebab yang
ielas
Hipertensi sekunder adalah tekanan
darah abnormal yang tinggi sebagai
akibat / komplikasi penyakit lain (misal :
arteriostenosis ginial)
Akut & Kronis :
Merupakan terminologi untuk menielaskan
perkembangan penyakit
Kondisi akut mempunyai perialanan yang
cepat, sering tapi tidak selalu diikuti oleh
resolusi yang cepat
Kondisi kronis dapat diikuti proses akut, tetapi
yang sering adalah proses yang tersembunyi &
sampai berbulan-bulan bahkan sampai
bertahun-tahun
Jinak & Ganas :
Jinak & ganas merupakan terminologi
yang digunakan untuk menielaskan
klasiIikasi penyakit tertentu sesuai hasil
keluarannya
Tumor iinak menggambarkan proses pada
iaringan asal & sangat iarang mematikan,
kecuali bila mendesak organ vital (Otak).
Tumor ganas mengadakan inIiltrasi &
menyebar dari tempat asalnya & sering
mematikan
Tambahan awalan
Ana tidak ada/absen (misal :anaIilaksis)
Dis kelainan/penyimpangan (misal :displasia)
Hiper kelebihan diatas normal (misal :
hipertiroid)
Hipo kekurangan dibawah normal (misal
:hipotiroid)
Meta perubahan dari bentuk kebentuk lain
(misal : metaplasia)
Tambahan akhiran
Itisproses radang (misal : apendiksitis)
Omatumor (misal : karsinoma)
Osiskeadaan atau kondisi yang tidak selalu
patologis (misal : osteoartosis)
Oidkemiripan pada sesuatu (misal :
#eumatoid)
Peniatidak adanya (misal : trombositopenia)
Sitosisnaiknya iumlah sel, biasanya dalam
darah (misal : leukositosis)
Laniutan.
Ektasisdilatasi (misal : bronkhiektasi)
Plasiakelainan pertumbuhan (misal :
hiperplasia)
Opatibentuk abnormal yang kehilangan
karakteristiknya (misal : limIadenopati)
Nama Eponimosa
Adalah pemberian nama yang berkaitan
dengan seseorang atau tempat
Nama ini biasanya digunakan apabila asal
atau penyebab penyakit tidak diketahui
Atau ketika telah lama digunakan sesuai hasil
pemberian nama sebagai bagian dari bahasa
kedokteran
Atau untuk mengingat seseorang yang
pertamakali menggambarkan keadaan
penyakit tersebut
Contoh :
Penyakit Grave : tirotoksikosis primer
Penyakit Paget Putting susu : inIiltrasi
kulit putting susu oleh sel kanker
iaringan payudara
Penyakit Chohn : radang kronis usu yang
mengenai ileum terminalis &
menyebabkan penyempitan lumen
Sindroma :
Ialah kumpulan tanda & geiala atau kombinasi
suatu lesi
Tanpa hal itu penyakit tidak dapat diketahui
atau didiagnosis
Sindroma selalu mempunyai nama epinomous
(sindroma Chusing : hiperaktivitas kortek
adrenal yang menyebabkan kegemukan,
hipertensi dan sebagainya)
Sistem koding angka :
Kode angka baku
Lebih dari nama
Sering digunakan pada studi
epidemiologik
Setiap penyakit atau kelompok penyakit
diberi nomor yang spesiIik
Sistem yang digunakan secara luas
adalah ICD (International ClasiIication
oI Disease
Prinsip-prinsip KlasiIikasi
Penyakit
KlasiIikasi alat diagnosis & belaiar
isa berubah sesuai dengan
kemaiuan pengetahuan kedokteran
Penyakit diklasiIikasikan dengan
berbagai metode pilihan
KlasiIikasi Umum Penyakit
Kongenital : - genetik
- non genetik
Di dapat : - radang
- vaskuler
- gangguan pertumbuhan
- kerusakan & perbaikan
- gangguan metabolik & degeneratiI
Epidemiologi
Epidemiologi merupakan studi terhadap
penyakit pada populasi
Epidemiologi iuga untuk
mengidentiIikasikan sebab & perialanan
penyakit
Kegiatan epidemiologi meliputi
perekaman & analisis data penyakit dalam
sekelompok manusia & bukan hanya pada
satu individu
Epidemiologi
Diukur dengan insiden, prevalensi,
remisi & iumlah kematian dari
penyakit
Perbedaan dapat memberi petuniuk
kepada etiologi & menuntun
perluasan yang optimal dari sumber
Laniutan.
Pengetahuan tentang insiden sangat penting
untuk :
- penyediaan petuniuk etiologik
- perencanaan upaya pencegahan
- penyediaan Iasilitas kedokteran yang
memadai
- penentuan kelompok yang relevan untuk
program skrining (apabila relevan)
Laniutan.
Insidence rate : iumlah kasus2 baru dari suatu
penyakit pada populasi tertentu yang diketahui
dalam periode tertentu
Prevalensi rate : iumlah kasus suatu penyakit
yang ditemukan pada populasi tertentu yang
diketahui pada suatu waktu
#emission rate : iumlah kasus suatu penyakit
yang sembuh secara proporsional
Mortality rate : iumlah prosentase kematian
suatu penyakit dalam populasi tertentu yang
diketahui

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful