OLEH: SLAMET SUMARNO.

BATUK.  

 

Adalah: reaksi fisiologis yg ada pada setiap orang untuk mengeluarkan benda asing yg ada pada alat pernafasan (jalan nafas = bronchus, trachea). Benda asing dapat berbentuk: makanan, debu, sputum (skret), iritator: asap, aroma dll Di alveoli tidak ada receptor untuk batuk tetapi ada cilia sebagai penggerak lendir ke arah proksimal atau oral. Ada 2 jenis : 1. Menurut stadium : akut dan kronis. 2. Menurut fungsi : produktif dan tidak produktif.

Tujuan. 1. Memahami fungsi batuk. 2. Jenis batuk. 3. Cara memeriksa batuk tidak efektif/efektif. 4. Cara batuk efektif. 5. Komplikasi batuk. Pokok bahasan. 1. Pengertian. 2. FaktorFaktor-faktor yg melemahkan fungsi cilia. 3. Tahapan batuk. 4. Kompilkasi batuk 5. Evaluasi batuk.

Trauma cerebral. Infeksi. Mucous pekat. 3.  akan terganggu karena: 1. Anaetesia. infeksi dan luka 4.  Cilia = bulu getar yang menggerakkan benda asing ke arah orah. 5. Hyperaktif. . 4. Trauma. Hyperaktif. Anasthesia bedah. 2. 2. 3. 1. Kerja ciliary.AKTIVITAS CILIARY. Yang melemahkan kerja cilia.

.Perokok.     Cilia rusak karena iritasi asap dan ter Mucous retensi Batuk produktif pagi hari Batuk tidak produktif karena iritasi asap dan ter.

Dorongan batuk (Cough Pump)    Mucous bergerak melawan gravitasi. . dan kepala semi ekstensi untuk batuk. topotemen dan coughing. Untuk pasien bronchopneumonia atau atelektasis batuk tidak mampu membersihkan jalan nafas sehingga perlu tehnik lain spt PD. Vibrasi. Batuk efektif bila dilakukan pada akir inspirasi maksimal selama 6-7 detik 6dengan volume besar.

semi flesi cervical. Untuk mengatasi perlu terapi wicara agar fungsi laring dan epiglotis optimal pada posisi halflyng. Untuk test gangguan menelan dapat dilakukan menelan larutan denga barium lalu di observasi dengan melihat ada aspirasi atau tidak (seperti pasie CVA.Hubungan batuk dng makan dan minum      Gangguan menelan. Ajari pasie agar tidat tersedak (aspirasi) Aspirasi makan dan minuman dapat mengakibatkan kematian. .

Bronchospasme disebabkan karena expirasi yg dipaksa dan menyebabkan iritasi jl nafas menyempit bila tidak ada mucous terutama pasien asma jangan dilatih batuk bila tidak ada mucous.Komplikasi batuk. Jika hasil RO ada mucous anjurkan dulu minum air yg banya agar mocous menjadi lebih encer. .    Batuk dap menyulitkan pasien. Pasien tidak pernah tanya jumlah ulangan batuk setiap latihan.

pingsan saat batuk karena tekanan intra thorak naik dan turunnya darah masuk jantung. . Atau batuk terkontrol setelah PD dng tehnik ekspirasi spontan ( forced expirasi tehnigue) dng tehnik ini batuk dapat dilakukan satu dua kali huffing (huffing ganda) dpt dikombinasi dng kompre si dada dng lengan. Tehnik force coughing dapat menaikan BP dan turunnya COP.  Anjurkan pasien untuk batuk saat mucous ada di jl nafs atas.

Menurunya aliran darah dapat pusing.  . atau kesadaran turun.  Saat batuk terkontrol tekanan intra thorak meningkat tinggi dan ini menyebabkan peningkatan venous return  Kontrol batuk agar tidak menimbulkan efek samping (hernia DLL).

Ada 4 Tahapan batuk efektif (linder . tenaga penuh untuk batuk inspirasi yg adekwat 60% dari vital kapasity Penutupan glotis. agar maksimal. Agar volume penuh. 2. Pembukaan glotis dan pengeluaran udara spontan sehingga dapat ikut terbawanya benda asing dalam jalan nafas. Kontraksi otot-otot abdomen dan intercostal ototuntuk memproduksi tekanan intra thorak positif dari bawah ke glotis dilanjutkan kontraksi spontan otot perut. . 3. 4. Inspirasi maksimal.bach dan jaeger 93) 1.

jeage. Bila FEV1 (Forced Expirasi Volume 1 detik) 60% dari Vital capasitasnya. 93). linder. Dalam setiap batuk: alveoli. pleurae dan tekanan sub glottal setara 200 Cm H2O (Bach.Frekuensi batuk. .

Minta pasien untuk batuk.    Memeriksa batu efektif.EVALUASI BATUK. . kadangkadangkadang tidak sesuai analisa fungsi batuk adekwat bila ada penurunan neurologis. Klinikus profesional harus mampu mempertimbangkan posisi yang baik untuk mendapatkan batuk efektif dlm evaluasi.

Posisi yang menguntungkan pasien mestinya fleksi trunk.Penataan posisi batuk. Tanyakan posisi apa yg suka untuk batuk ketika ingin batuk. 2. pilihan jelek bila memilih Supine lying (terlentang) . Usahakan pasien dalan sikap yg diinginkan dan minta tarik nafas penuh tahan. Jangan meminta untuk batuk pada posisi sembarangan. 3. 1. 4.

Yg benar Lihat saya batuk untuk mengeluarkan dahak didada anda. 5. 2. Klinikus harus tau kelemahan sikap batuk: Inspirasi maksimal Penutupan glotis Kelemahan otot ekspirator. 6. . Yang membantu efektifnya batuk. 3. 4. Perintah : Lihat saya (PTs) batuk ini tidak mungkin mengeluarkan batuk.    1. Pemilihan posisi (sikap batuk) Pembukaan glotis spontan. Evaluasi dapat dilakukan dengan test obyektif atau test fungsi paru.

Inspirasi        Apakah inspirasi spontan dan nafas dalam ? Apakah batuk saat ekspiasi dan inspirasi ? Apakah spontan melakukan ekstensi trunk saat batuk ? Apakah melihat keatas dan lengan fleksi saat inspirasi ? Apakah inspirasi maks sebelum batuk ? Bila inspirasi maks batuk dapat dilakukan lebih dari satu kali.I. Kelemahan neurologis inspirasi tidak adekwat shg batuk lemah. .

Cek Penutupan glotis. . pita suara layuh.II      . Penyumbatan glotis yang tidak bisa membuka seperti: Post intubasi peradangan glotis. hemiparese dan trauma kepala menyebabkan pita suara tidak bisa menutup dengan baik. Saat sebelum batuk ada sumbataun (glotis) yang terbuka mendadak. Apakah pengaruh inspirasi maks sebelum ekspirasi? Apakah pasien lansung dari Inspirasi ke ekspirasi ? Apa anda dengar batuk atau huffing.

Prose peningkatan tekanan intra thorak dan abdominal      Apakah otot-otot intercostalis dan ototabdominal berkontraksi aktif ? Apakah ada gerakan fleksi trunk ? Apakah batuk ada suara gema ? Saat batuk timbul suara keras (throaty cough) bila batuk lemah sunyi saat ekspirasi Penyebab posisi ekstensi.III. Batuk yg baik tidak perlu banyak tapi efektif dan efisien. .

kesulitan koordinasi. bronchospasme. dan pasien kesulitan mengambil nafas kembali (inspirasi terganggu) juga karena tak mengetahui tehnik batuk yg benar. . Keterbatasan memanfaatkan semua udara untuk mendorong skret batuk tak efektif seperti: injury otak.   Ketepatan saat batuk dipengaruhi ketepatan saat membuka glotis dan memberikan tekanan maksimal pada intra thorak (Expulsion). Pembukaan glotis /Letupan batuk.IV.

3. HandHand-knees rocking 4. Counterrota ion assist 5. Anterior chest compression 3. Abdominala thrust assist 2.Asisted Cough Technigues Manual assisted technigues. Prone on elbow head flexion 2. 4. Long sitting (Heimlich). Short sitting Assist. Self assisted technigues 1. Costophrenic assist 1. Standing self assisted coughs .

pasien diminta memaksimalkan empat unsur batuk. tangan Pts diletakkan didaerah iga ke 7 s/d 12 Pada akhir ekspirasi Pts menarik tangan ke arah tali pusat untuk memfasilitasi diapraghmatic saat inspirasi bersamaan dengan otot intercostal dibantu semua unsur inspirasi: lengan.1.    Dapat digunakan segala sikap Setelah diperiksa posisi yg paling tepat duduk atau tidur miring. . Bantuan costphrenic. kepala dan diminta menahan sejenak saat inspirasi maksimal untuk persiapan batuk.

lengan dll.Mengaktifkan ekspirasi saat periapan batuk    Dari persiapan diatas pasien diminta aktif menggunakan semua unsur ekspirasi: trunk. kepala. . Bersamaan batuk tangan terapis ke intercostalis untuk membantu secara pasif (presure) costphrenic. Tehnik ini baik untuk membantu perbaikan jalan nafas bagian bawah dan kurang cocok untuk bagian atas dan cocok untuk masa akut atau kronik.

Dibantu pasien untuk menerapkan unsur pembantu batuk: trunk semi fleksi. kemungkinan hernia abdominal. sifat mendadak. Bantuan mendorong perut (HEIMLICH).2. Saat perintahkan batuk dorong tangan terapis kearah atas dalam diaprhagma. .       Tangan terapis letakkan diatas perut dibawah xipoid secara hati-hati. Sehingga disarankan digunakan bila tehnik lain tidak berhasil. hatiHindarkan penekanan pada costae melayang. Tehnik ini kurang nyaman krn: kontok area.

3. Tehnik satu orang. Pada saat batuk dilakukan penekanan dari bawahperut) menyusul diatas dan mengikuti huruf V. Anterior chest compression assist Memberikan penekanan pada upper dan lower chest saat batuk. . AbaAba-aba sama seperti sebelunya. Cocok untuk kelemahan dinding dada. Letakkan lengan diatas pectoralis dan lengan lain diatas perut bagian atas secara paralel.

4. Atau sebaliknya. Tangan terapis yang satu mendorong pelvis dan yang satu menarik bahu saat bersamaan batuk.    . Bantuan puutar balik Posisi cruch site lyng.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful