MASALAH ± MASALAH KESEHATAN MASYARAKAT

Oleh : Dr. H. Suwignyo

PENGERTIAN
Masalah adalah suatu kondisi / keadaan dimana terjadi kesenjangan antara harapan dan kenyataan Masalah Kesehatan ada 2 macam : 1. Masalah Medis 2. Masalah Kesehatan Masyarakat

Masalah kesehatan masyarakat adalah suatu masalah yang sangat kompleks, yang saling berkaitan dengan masalah2 lain diluar kesehatan itu sendiri Masalah Kesehatan Masyarakat adalah masalah kesehatan yang :
Insiden dan prevalensinya tinggi di masyarakat Insiden dan prevalensinya rendah tetapi risiko kematiannya tinggi di masyarakat

Faktor2 yang mempengaruhi kesehatan, baik individu maupun masyarakat ( Hendrik L.Blum ) : 1. Lingkungan 2. Perilaku 3. Pelayanan Kesehatan 4. Keturunan

Masalah2 Kesehatan Masyarakat Masalah Lingkungan Masalah Prilaku Masalah Pelayanan Kesehatan Wabah / KLB( Kejadian Luar Biasa ) .

MASALAH LINGKUNGAN Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada diluar diri manusia baik benda hidup. nyata atau abstrak. termasuk manusia yang lain . seperti suasana yang terbentuk akibat semua elemen2 tersebut. benda mati.

Klasifikasi Lingkungan Lingkungan Udara ( Atmosfir ) Lingkungan Air ( Hidrosfir ) Lingkungan Padat ( Litosfir ) Lingkungan Mahluk Hidup ( Biosfir ) Lingkungan Sosial ( Sosiosfir ) .

Beraktivitas 4. Memanfaatkan sumber daya yang ada didalamnya ( Cahaya. gas.ATMOSFIR ( LINGKUNGAN UDARA ) Lingkungan Udara diperlukan manusia untuk : 1. Membuang Limbah gas . dll ) 3. gelombang elektromagnetik. Bernafas 2.

Misalnya : terdapatnya gas beracun di dalam sumur gali.Masalah Lingkungan Udara 1 Apabila udara yang dihirup manusia mengandung zat2 dalam jumlah yang membahayakan: Konsentrasi tinggi dalam waktu singkat dapat menyebabkan penyakit/kematian. .

pada level tanah. Keadaan cuaca seperti ini dikenal sebagai Inversi. lebar 1-2 km. daerah yang padat penduduk. Di daerah ini terdapat berbagai industri seperti peleburan seng. Penderita sesak nafas. Belgia. pembuat kawat. suara serak. suhu mendekati nol. tekanan barometrik tinggi. . baja dll. disepanjang lembah sepanjang 2 km. dalam 3 hari sekitar 6000 orang masuk RS dan 60 orang meninggal dunia karena gagal jantung. hampir2 tidak ada angin sehingga asap dan gas buang pabrik terkumpul di bawah.Misalnya wabah Meuse Valley(1930). Sewaktu periode wabah. batuk terus menerus dgn dahak berbusa dan kemudian seperti bernanah.

sehingga berkisar antara 20-30%. dimana >15% biasanya dianggap berbahaya. maka insiden menghilang.5% dari 1022 penduduk.Konsentrasi tinggi dalam jangka waktu lama. . misalnya paparan kronis CO berkonsentrasi tinggi di dalam rumah menyebabkan ³Shinsu Myocardiosis´ yaitu penyakit katup jantung yang terdapat di jepang. mengenai 35. Penelitian menunjukkan bahwa mereka terpapar CO 2000-3000ppm pada pagi hari karena pengapian terbuka digunakan sepanjang malam. Setelah perbaikan ventilasi ruangan dan pengapian. CO akan terikat pada Hb dalam sel darah menjadi COHb.

kulit. dengan pendingin ruangan yang tidak memenuhi syarat. misalnya : Sindroma Penyakit Gedung ( SPG atau Sick Building Syndrome ) adalah penyakit yang menimbulkan berbagai gejala yang tidak spesifik seperti iritasi mata. Seseorang disebut penderita SPG apabila ia mengalami satu atau lebih gejala2 tersebut sedikitnya satu kali seminggu selama satu tahun terakhir. menunjukkan bahwa penderita SPG adalah mereka yang sehari2nya bertugas didalam ruang tertutup. gangguan tenggorokan. sal pernafasan. . hidung. lesu dan sukar konsentrasi. Penelitian di beberapa ruang perkantoran di Bandung.Banyak zat dalam kadar rendah tapi secara bersama-sama dapat menimbulkan berbagai keluhan yang tidak spesifik. serta gangguan umum lainnya seperti sakit kepala.

SARS. karena terdapat agent penyakit yang hidup dan berkembang biak.Masalah Lingkungan Udara 2 Lingkungan udara sebagai media transmisi penyakit. seperti TBC. Dll. Campak. Flu Babi ). Hal ini yang biasa kita kenal dengan kasus penyakit menular. Influenza ( Kasus Flu Burung. Parotitis Epidemica. Varicella. .

Penyakit yang didapat dari udara ruangan karena adanya pendingin udara yang menggunakan menara pendingin. thermofilik. Wabah yang pernah terjadi dihubungkan dengan pendingin ruangan tapi tidak menggunakan refrigeran tapi memakai menara pendingin. Legionella juga ditemukan pada penyediaan air hangat untuk condensor evaporatif. showers dan kolam arus ( Whirpool Spas ) . yang disebut penyakit ³Legionnnaires´. yang hidup di air hangat (25-40ºC). Insidennya sangat rendah tapi dapat mewabah akibat ikut dengan aerosol memasuki sal pernafasan. yaitu penyakit yang disebabkan oleh Legionella Pneumophilia.

cuci tetapi juga untuk keperluan agricultur. industri. masak. perikanan dan pembuangan limbah cair rumah tangga (termasuk tinja) dan industri. Air juga menjadi tempat agent penyakit hidup dan berkembang biak . transportasi.Hidrosfir ( Lingkungan air ) Air tidak hanya digunakan untuk minum.

mis : keracunan Hg. Penyebab Hidup : Penyakit menular ( water borne disease ). 2. hepatitis A. Co. Didalam air juga berkembang biak dan bersarang vektor penyebar penyebar penyakit seperti berbagai macam spesies nyamuk.Agent penyebab penyakit di dalam air dapat dikelompokkan menjadi 2 : 1. polio. Kurangnya air bersih dapat juga menimbulkan berbagai penyakit kulit . dysentri. thypus. Cd. mis : Cholera. Penyebab tak hidup : Penyakit tak menular.

Syarat Kimiawi ( mengandung zat2 tertentu dalam kadar tertentu ) . tidak berbau dan tidak berasa ) b. air harus memenuhi persyaratan khusus agar air tersebut tidak menimbulkan penyakit bagi manusia.Untuk keperluan minum ( termasuk masak ). Yaitu : a. Syarat Fisik ( tidak berwarna. Syarat Bakteriologis ( dalam 100cc air terdapat < 4 bakteri E Coli ) c.

Di beberapa daerah pesisir/kepulauan penyediaan air bersih yang sesuai dengan persyaratan masih sangat terbatas. Kasus yang sering muncul adalah wabah diare. masih banyak masyarakat yang terbiasa minum air mentah.Masalah Lingkungan Air Khusus dipedesaan. yang waktunya biasanya bersamaan dengan musim kering. .

000 ton. thyfoid. kolera.Masih banyak masyarakat yang belum punya Jamban atau belum sesuai syarat . maka setiap hari tinja yang dikeluarkan berjumlah 194. kecacingan. Jika penduduk Indonesia sekitar 200juta.dll . urine 970gr/hr.Masalah Lingkungan Air Masalah limbah/kotoran manusia (Tinja) : .Beberapa penyakit yang dapat disebarkan oleh tinja manusia : Diare (GE). .Berdasarkan hasil penelitian. disentri. seorang yang normal menghasilkan tinja rata2 330gr/hari.

Korea. dan lain2 negara . yang perlu lahan cukup luas dan biaya mahal. suatu kebiasaan yang telah lama dipraktekkan juga di China. yaitu diolah sebagai pupuk. Saat ini cenderung digunakan cara alami. karena masih mencemari lingkungan.Efektifitas pengolahan tinja dengan menggunakan berbagai teknologi saat ini belum cukup memuaskan. Yang masih dianggap baik adalah dengan kolam stabilisasi.

.Masalah yang terkait dengan hal ini adalah pengawasan kualitas limbah buangan yang telah diolah. sehingga sebelum dibuang harus dikelola dan diolah secara baik. .Air limbah yang berasal dari berbagai jenis industri pada umumnya mengandung zat2 yang dapat membahayakan kesehatan manusia dan mengganggu lingkungan.Masalah Lingkungan Air Air Limbah dan Pengelolaannya .

dalam 12 meter. ganggang. bakteri dan oksigen . Cara ini memanfaatkan sinar matahari. Dillution ( Pengenceran ) Air limbah diencerkan sampai mencapai konsentrasi yang cukup rendah. Oxidation Ponds ( Kolam Oksidasi) Air limbah dialirkan kedalam kolam besar berbentuk segi empat.Cara pengolahan air limbah secara sederhana : 1. 2.

Contoh lain adalah wabah penyakit Itai-Itai Bio di kota Toyama dan Ishinosawa. . dimana masyarakat menderita penyakit ginjal dan kerapuhan tulang punggung dan rusuk. dan terjadi cacat bawaan pada bayi dan tumor. Hg memasuki ikan.Contoh wabah Minamata. ikan yang mengandung Hg itu dikonsumsi penduduk. Kasus yang hampir serupa adalah kasus pabrik emas NewMont Minahasa di Sulut. disebabkan oleh Cadmium yang mengalir bersama limbah dan debu pabrik. yang kemudian dikonsumsi masyarakat. terjadi akibat buangan zat Hg dari pabrik ke laut selama bertahun2. yang membuang limbah Hg ke laut. Cd masuk kedalam padi. terdisposisi pada tanah termasuk sawah.

memanfaatkan mineral yang ada didalamnya dan membuang kembali limbah padat Didalam tanah banyak terdapat mikroba patogen dan agen potensial penyebab penyakit serta semua logam berat. yang karsinogenik. mutagenik dan teratogenik.Litosfir ( Lingkungan Padat ) Lingkungan Padat digunakan manusia untuk mendirikan bangunan. zat radioaktif. . gas2 bercun dan mudah meledak. zat korosif. bercocok tanam.

agar rumah dapat dibersihkan secara optimal 2. Cukup ventilasi.Masalah Perumahan Masih banyak masyarakat yang menempati bangunan rumah yang tidak sesuai syarat kesehatan. untuk menjaga keseimbangan O2 yang diperlukan oleh penghuni rumah. Syarat2 rumah yang sehat : 1. menjaga kelembaban optimum dan membebaskan udara ruangan dari bakteri . Lantai bukan dari tanah.

fasilitas dapur . pembuangan sampah/air limbah. Cukup fasilitas : penyediaan air bersih. Cukup Pencahayaan. 4.3. Pencahayaan yang kurang sangat mempengaruhi kesehatan mata. tidak lebih. tidak kurang. 5. KM/WC. Luas bangunan harus disesuaikan dengan jumlah penghuni. Cahaya matahari dapat membunuh bakteri2 patogen seperti kuman TBC.

sampah gas Jenis2 sampah padat : a.Masalah Sampah Jenis2 Sampah secara fisik : sampah padat. Rabish. Garbage. sampah cair. Ashes. Organik ( dapat membusuk ) dan an-organik ( tak dapat membusuk ) b. Sampah kering dan sampah basah c. dll .

Compositing (dibuat pupuk) .Di dalam sampah akan hidup berbagai bakteri patogen dan juga vektor penyakit seperti lalat dan kecoak. Pengumpulan dan pengangkutan sampah b. Pemusnahan dan pengolahan sampah : Landfill ( ditanam ). Incenerator ( dibakar ). Pengelolaan Sampah : a.

dll Keadaan agriculture. peternakan.Biosfir ( Lingkungan Biologi ) Di dalam lingkungan ini ada Agen penyakit. kehutanan. Makanan. sumber bahan baku papan. perikanan. Lingkungan biologi adalah lingkungan yang paling mudah dimanipulasi manusia untuk memenuhi kebutuhannya . dan kegiatan sosial ekonomi juga ditentukan oleh lingkungan biologi ini. sandang. Vektor penyakit.

lepra. Malaria. TBC. HIV/AIDS. apalagi sekarang banyak muncul penyakit baru atau New Emerging Disease. dll ( Manusia ) .pinjal). pes (tikus. disentri. kecoa). dll (lalat. diare.Masalah Lingkungan Biologi Adanya agen penyakit tentunya tidak hanya menyebabkan masalah medis. Filariasis. misalnya : DBD. Vektor penyebar penyakit adalah masalah kesehatan utama yang terkait dengan penanggulangan penyakit menular. Thifoid. dll (nyamuk). influenza.

darah tinggi. kwashiorkor) maupun kelebihan gizi ( penyakit jantung. sanitasi makanan menjadi sangat penting. baik karena kekurangan gizi (marasmus. diabetes. obesitas ) Untuk mendapat keuntungan maksimum dari makanan.Sekarang ini banyak masalah kesehatan yang timbul karena faktor makanan. Gangguan kesehatan yang dapat terjadi akibat makanan : Keracunan makanan dan penyakit bawaan makanan .

04%. Clostridium.5%). Stafilococcus. sama dengan CFR DHF dan Morbili. . 282 diantaranya meninggal (CFR 1. Bacillus Cereus Contoh kasus keracunan di Indonesia.446 penderita kasus keracunan. tahun 1987 dilaporkan 18. dengan CFR 8. Keracunan tempe Bongkrek tercatat 6840 kasus sejak 1951-1986.61%. CFR rata2 untuk keracunan makanan adalah 3.Tanaman beracun ada yang alami tapi banyak juga karena terkontaminasi dengan pestisida atau logam berat Beberapa mikroba pembuat racun : Salmonella. Bacillus cocovenans.

Sosiosfir ( Lingkungan Sosial ) Lingkungan sosial merupakan lingkungan yang paling penting dalam menentukan kesehatan lingkungan. . Misalnya. karena penyakit hanya dapat terjadi apabila norma atau budaya manusia yang membentuk prilaku manusia mengizinkannya. dll. air sungai dikonsumsi. limbah dibiarkan masuk ke sungai. manusia mengizinkan sampah berserakan atau dibuang ke sungai/laut. lalat dan nyamuk berkembangbiak. BAB di sungai. air tergenang.

pendidikan. Beberapa faktor sosial yang sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat adalah tingkat ekonomi. termasuk psikosomatik.dll . kepadatan penduduk. termasuk jenis makanan/ masakan yang dikonsumsi.Norma atau budaya dapat dipandang sebagai pedoman dalam melakukan segala kegiatan masyarakat seharihari. Sosiosfir ( hubungan antar manusia) juga dapat menyebabkan terjadinya penyakit kejiwaan.

WABAH / KLB Dalam ilmu Epidemiologi disebut juga sebagai EPIDEMI Adalah keadaan dimana didapat frekwensi penyakit melebihi frekwensi biasa atau dalam waktu singkat terdapat penyakit yang berlebih Rumus : Xi > Xr + 2SD Xi = Angka sakit saat ini Xr = Angka sakit rata2 untuk bulan atau minggu yang sama pada tahun2 lalu. SD = Standar Deviasi utk periode tersebut .

termasuk segala konsekwensinya. guru.Dulu. seperti anggaran. rumah sakit atau puskesmas. wabah hanya pada penyakit menular. Pernyataan adanya wabah membawa konsekwensi bahwa harus dilakukan tindakan penanggulangan segera. . Wabah dapat terdeteksi oleh tokoh masy. Sekarang penyakit tidak menular juga dapat ditentukan status KLB-nya. pengiriman tenaga ahli. ahli statistik. pembatasan perjalanan. dll. pekerja kesehatan.

Dengan penelitian ini dapat ditemukan berbagai faktor penentu wabah. . WHERE. Data2 diambil dgn wawancara mencari : WHO. WHEN. termasuk sumber agen penyebab.Prinsip dasar penanggulangan wabah adalah penerapan teori bagaimana terjadinya penyakit ( misalnya dgn model gordon atau penelitian retrospektif ) Penelitian dilakukan untuk mencari penyebab wabah dan cara penanggulangannya. Kemudian berdasarkan data tsb dibuatlah deskripsi wabah.

Periode inkubasi menjadi dasar pencarian agen. suku. Apakah ada klustering. peta distribusi penyakit dibuat secara serial sehingga dapat diketahui kearah mana pergerakan wabah. dst. pekerjaan. agama. taraf sosial ekonomi. alamat. geologi. iklim. makanan. kebiasaan. .WHO : usia. pendidikan. letak geografis. dll WHERE : buat peta distribusi penyakit. berapa lama ( jam/hari ) setelah kontak dengan agen. dll WHEN : kapan terjadinya penyakit. jenis kelamin. distribusi air minum.

Hilangkan transmisi ( putus mata rantai 3.PENANGGULANGAN / PENGENDALIAN WABAH Bila telah diketahui penyebab wabah. Pengendalian sumber agen 2. Tingkatkan kekuatan host . maka harus dicari cara pengendalian terbaik. karena berdasarkan model gordon dapat dikemukakan berbagai alternatif : 1.

relatif murah.Alternatif terbaik adalah yang paling efektif mengendalikan wabah. mudah dimengerti masyarakat. yaitu : Pencegahan Primer. sehingga dapat partisipasi penuh masyarakat dan dapat dilaksanakan secara optimal Selain pengendalian wabah. sekunder dan tertier . yang penting juga yaitu pencegahan penyakit. ada beberapa tingkatan berdasarkan efektifitasnya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful