aspirasi. dan sindrom weffer. jamur.Gejala penyakit ini berupa nafas cepat dan nafas sesak. virus. pneumonia hypostatic. Pneumonia disebabkan oleh bakteri.PENDAHULUAN Pneumonia adalah radang parenkim paruparu atau infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru. karena paru meradang secara mendadak. (Buku pegangan penanggulangan penyakit : 2008). mycoplasma pneumonia. .

Aziz Alimul : 2006). .A. (A. Penyakit ini timbul sebagai penyakit primer dan dapat juga akibat penyakit komplikasi. Pengertian Pneumonia merupakan peradangan pada parenkim paru yang terjadi pada masa anak-anak dan sering terjadi pada masa bayi.

Jenis-jenis Pneumonia Pneumonia Lobaris Merupakan pneumonia yang terjadi pada seluruh atau satu bagian besar dari lobus paru dan bila kedua lobus terkena bisa dikatakan sebagai pneumonia lobaris. Pneumonia Interstisial Merupakan pneumonia yang dapat terjadi di dalam dinding alveolar.B. . Bronchopneumonia Merupakan pneumonia yang terjadi pada ujung akhir bronkhiolus yang dapat tersumbat oleh eksudat mukopuren untuk membentuk bercak konsolidasi dalam lobus.

C. Virus 3. Fungi . Etiologi 1. Bakteri 2.

alkoholisme. Kepadatan tempat tinggal.D. . Faktor Resiko Faktor-faktor resiko terkena pneumonia. efisiensi vitamin A dan penyakit kronik menahun. Polusi udara. usia lanjut. Jenis kelamin laki-laki . Tidak mendapat ASI memadai. Berat badan lahir rendah. Imunisasi yang tidak memadai. Membedong bayi. rokok. Gizi kurang. antara lain: Infeksi Saluran Nafas Atas (ISPA). Umur dibawah 2 bulan. kekurangan nutrisi.

atau kuman di tenggorokan terisap masuk ke paru-paru. . agen (bibit penyakit) yang masuk akan dilawan oleh berbagai sistem pertahanan tubuh manusia. Jika melalui saluran napas.E. Patofisiologi Pneumonia dapat terjadi akibat menghirup bibit penyakit di udara. misalnya di kulit. Penyebaran bisa juga melalui darah dari luka di tempat lain.

Gagal nafas 3. Delirium .F. Komplikasi 1. Perikarditis 4. Empisema 2. Hipotensi 6. Meningitis 5.

G. Pencegahan 1. Mencegah komplikasi pneumonia dengan penyakit lain 4. Memberikan ASI ekslusif 2. Mencegah perkembangan infeksi 3. Menggunakan penanganan antibioti. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful