TEKNIK KOMUNIKASI DI DALAM DUNIA PROMOSI

Mulai dari media televisi maupun di media cetak sering kali kita jumpai informasi yang membawa pesan-pesan promosi suatu penjualan barang/jasa layanan mulai dari kebutuhkan yang sifatnya pribadi ataupun kebutuhan nonpersonal “orang banyak”, hal seperti ini sering kita jumpai dan bisa terasa menguntungkan bila disaat kita sedang membutuhkan barang/jasa layanan yang dapat membantu kegiatan bisnis kita, namun dapat juga sebaliknya, kita merasa terganggu jika tiba-tiba ada seorang sales yang menyodorkan barang / jasa layanan kehadapan kita di saat semuanya itu sedang tidak kita butuhkan. Maka dari itu dengan perkembangan zaman dan kemajuan teknologi tehnik komunikasi terus berkembang baik untuk keperluan mengikuti kebutuhan informasi yang harus disampaikan seluas-luasnya. Secara bersamaan munculah tehnik-tehnik berkomunikasi penyampaian pesan ataupun kerperluan yang sifatnya komersil atau promosi. Komunikasi bisa lebih aktif dinamis dengan munculnya saran dan prasarana baru untuk menyebarkan isi pesan kepada masyarakat umum yang menjadi target dari penyampaian pesan promosi. Hal demikian menyebabkan banyaknya orang yang menggantungkan perkembangan bisnis dan perniagaannya dengan cara berpromosi Didalam dunia promosi kegalan komunikasi adalah faktor utama yang mempengaruhi besar-kecilnya angka penjualan yang dapat kita raih. Untuk itu ada beberapa tehnik-tehnik komunikasi yang dapat diterapkan didalam dunia promosi. Teori–Teori Pembahasan Media promosi periklanan yang meliputi: pertama, media iklan lini atas (above the line advertising), yakni: jenis-jenis iklan yang disosialisasikan menggunakan sarana media massa komunikasi audio visual. Misalnya surat kabar, majalah, tabloid, iklan radio, televisi, bioskop, internet, telepon seluler. Kedua, media iklan lini bawah (below the line advertising), yaitu kegiatan periklanan yang disosialisasikan tidak menggunakan media massa cetak dan elektronik. Media yang digunakan berkisar pada printed ad: poster, brosur, leaflet, folder, flyer, katalog, dan merchandising: payung, mug, kaos, topi, dompet, pin, tas, kalender, buku agenda, bolpoint, gantungan kunci. Ketiga, new media: ambient media, guerillas advertising, theatrical advertising, adman.

dan mata uang. pin. bukan interaksi manusia dengan komputer. film dokumenter. Desain sampul kaset. diagram. dan CD interaktif. audio visual. . video klip. dan motion graphic. fotografi. Desain perwajahan buku. Perencanaan dan perancangan pameran produk dan jasa industri. annual report. Cakupan wilayah kreatif desain multimedia interaktif diantaranya meliputi: animasi 3D. Penampilan sehari-hari desain komunikasi visual hanya terdiri dari dua unsur utama: verbal (tulisan) dan visual (gambar tangan. sistem informasi pada jasa dan produk industri. Area kerja kreatif desain grafis di antaranya: stationary kit atau sales kit: desain kartu nama. bukan untuk bertutur dan bercerita. statistik. sinetron. etiket. tabloid. Desain stiker. papan nama dan infografis: chart. amplop. dan ijasah. perangko. Desain grafis industri. fotografi. cocard. Grafis arsitektur berikut produk sign system. dan peta lokasi. Dengan demikian. Desain kalender. koran. sejatinya konsentrasi utama desain komunikasi visual adalah desain grafis plus. atau image olahan komputer grafis). bukan seni grafis murni. denah. Desain huruf dan tipografi. Desain beragam produk percetakan dari mulai prepress sampai hasil cetakan akhir. kop surat. desain grafis pada kaos oblong. map. dan kemasan produk. dan jurnal. Profil usaha. bumper out dan bumper in acara televisi.Promosi Multimedia Interaktif Desain multimedia interaktif dipelajari dalam konteks tampilan dan pelengkap desain. Desain label. desain undangan. desain sertifikat. Ilustrasi dan komik. dan cover CD. film layar lebar. id card. Animasi dipelajari dalam konteks penciptaan gerak yang menarik. program acara televisi. Promosi Dengan Desain Grafis Desain grafis dipelajari dalam konteks tataletak dan komposisi. bolpoint. Desain grafis lingkungan berupa sign system: papan petunjuk arah. web desain. corporate identity yang terdiri logo dan trade mark berikut aplikasi penerapannya. desain kartu pos. desain tiket dan karcis. majalah.

Bahasa visual yang dikandung ke dalam desain komunikasi visual dalam pengertian modern adalah desain yang dihasilkan dari rasionalitas. Di dalam ranah desain komunikasi visual ini dipelajari semua bentuk komunikasi yang bersifat komunikasi visual seperti desain grafis. menyusun konsep kreatif yang berlandaskan pada karakteristik target sasaran. dan pragmatis. Istilah desain komunikasi visual. Desain komunikasi visual sebagai salah satu bagian dari seni terap yang mempelajari tentang perencanaan dan perancangan berbagai bentuk informasi komunikasi visual. desain komunikasi visual juga berhadapan pada konsekuensi sebagai produk massal dan konsumsi massa. desain iklan. bersifat rasional. dan audio visual kepada target sasaran yang dituju. komposisi dan layout. dan komunikatif. desain komunikasi visual dapat dipahami sebagai salah satu upaya pemecahan masalah (komunikasi. yang diaplikasikan dalam berbagai media komunikasi visual dengan mengolah elemen desain grafis terdiri dari gambar (ilustrasi). estetis. warna. audio. Desain komunikasi visual adalah ilmu yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan daya kreatif. atau komunikasi visual) untuk menghasilkan suatu desain yang paling baru di antara desain yang baru. Karena ia merupakan salah satu usaha manusia untuk meningkatkan kualitas hidup. Artinya. penuh gerak. sampai dengan penentuan visualisasi final desain untuk mendukung tercapainya sebuah komunikasi verbal-visual yang fungsional. dan perubahan. desain multimedia interaktif. digunakan untuk memperbaharui atau memperluas jangkauan cakupan ilmu dan wilayah kerja kreatif desain grafis. Perjalanan kreatifnya diawali dari menemukenali permasalahan komunikasi visual. . Semuanya itu dilakukan guna menyampaikan pesan secara visual. Ia tak bisa lepas dari sejarah manusia. artistik.Promosi Lewat Tanda (Visual) Keberadaan visual sangat lekat dengan hidup dan kehidupan kita sehari-hari. Dilandasi pengetahuan. Hal itu karena peradaban dan ilmu pengetahuan modern memungkinkan lahirnya industrialisasi. mencari data verbal dan visual. persuasif. huruf. dalam bahasa gaul anak muda disebut dekave. Jagat desain komunikasi visual senantiasa dinamis. Sebagai produk kebudayaan yang terkait dengan sistem sosial dan ekonomi.

Benar-benar ada interaksi yang terjadi. sehingga sistem dapat mengartikan kembali data tersebut kepada pengunjung dengan baik. kemudian dapat memberikan suggestion atau ‘anjuran’ kepada pengunjung dalam mendapatkan informasi yang diharapkannya. Sehingga para pengunjung web dapat dengan mudah mencari info barang yang tepat atau minimal berkaitan dekat dengan apa yang kita maksud.Promosi Dunia maya Jika dianalogikan dalam kehidupan nyata. Bukan seperti pengunjung supermarket yang dibiarkan mencari dan mendapatkan sendiri barang yang dinginkannya. masyarakat kini ingin diperlakukan seperti seorang pengunjung butik dalam mendapatkan apa yang diinginkannya. dan tentu saja juga tetap bersifat ‘provide’ atau mampu menyediakan informasi yang dibutuhkan. Web sendiri merupakan sebuah realisasi dari pengembangan sistem kecerdasan buatan (artificial intelegence) untuk menciptakan global meta data yang dapat dimengerti oleh sistem. . Pengunjung sebuah web ingin dimengerti kemauannya oleh ‘toko’ penyedia informasi (dalam hal ini website). Inilah yang dimaksud dengan tantangan bagaimana sebuah web dapat mengerti dan membantu pengunjung dalam berinteraksi dengan semua informasi yang ada.

Tugas Artikel Manajemen Humas Diajukan Untuk Memenuhi Tugas UTS Disusun Oleh : Rohit Anjas Wibowo 6662090029 PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA SERANG 2011 .