MAKALAH GEOLOGI TEKNIK BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Benua adalah daratan yang sangat luas (kontinen). Pada awal bumi terbentuk, seluruh benua merupakan satu daratan yang amat luas dan belum terbagi-bagi oleh pergeseran kerak bumi, daratan tersebut disebut Pangea. Pada masa mesozoikum daratan bumi terbagi menjadi dua bagian besar yaitu Gondwana di belahan bumi selatan dan Laurasia di belahan bumi utara. Menurut para ahli geologi, sebenarnya pelebaran alur-alur dasar samudera, gerakan-gerakan benua, pola seismic dunia dan pola kegiatan vulkanik merupakan bagian dari satu desakan energi dari perut bumi. permukaan bumi terdiri dari enam bentangan besar lempeng benua yang bersifat keras, tetapi sebenarnya tipis bila dibandingkan dengan ukuran bola bumi. ukuran lempeng yang paling tebal pada benua-benua itu tidak sampai mencapai 150 km. lempeng-lempeng benua itu tidak diam, melainkan bergerak. Faktanya, bumi tersusun atas 3 lapisan utama yaitu lapisan inti (barisfer), lapisan kerak (mantle) dan lapisan luar/litosfer (barisfer). Di dalam kerak bumi terdapat dua lempengan utama yaitu lempeng benua dan lempeng samudera. Lempeng-lempeng tersebut ada yang besar dan ada yang kecil, kedua lempeng itu terdapat retakanretakan besar dikerak bumi. Lempengan-lempengan itu bergerak perlahan- lahan kearah permukaan bumi. Mereka bergerak saling menjauh satu sama lainnya dan dibeberapa tempat lain lempengan-lempengan itu bergerak saling mendekat dan betabrakan. Akibat lempengan-lempengan benua yang bergerak saling menjauh mengakibatkan daratan-daratan (benua) bumi berpisah dari satu daratan (Pangaea) menjadi enam daratan (benua) utama yaitu Benua Afrika, Amerika, Eropa, Asia, Australia dan Antartika. Pada umumnya keenam benua itu memiliki lapisan pembentuk dataran yang sama ketika masih menjadi satu benua besar (Pangaea). Namun dengan berjalannya waktu berjuta-juta tahun lamanya mengakibatkan perbedaan karateristik geologi (persebaran tanah dan batuan) antara satu benua dengan benua lainnya. Perbedaan itu dipengaruhi oleh tenaga endogen bumi yaitu tenaga yang berasal dari dalam bumi (tektonik, vulkanik dan lainnya) dan tenaga Page | 1 UNIVERSITAS GUNADARMA

MAKALAH GEOLOGI TEKNIK eksogen bumi yaitu tenaga yang berasal dari luar bumi (pelapukkan dan sendimentasi). B. Rumusan Masalah 1. Apa saja lapisan penyusun benua dan bagaimana perkembangan daratan (benua) dari awal pembentukkan bumi hingga sekarang menurut teori-teori dari para ahli ?
2. Bagaimana karakteristik permukaan tanah dan batuan (geologi) yang tersebar

di benua afrika, serta bentuk muka benua afrika akibat tenaga yang berasal dari dalam dan luar bumi?
3. Bagaimana keadaan alam (tanah dan batuan) dan sumber daya alam lainnya

(batuan, fosil dan mineral alam) serta dampaknya terhadap kehidupan masyarakatnya ? C. Tujuan Penulisan
1. Mengetahui perkembangan daratan afrika, struktur lapisan penyusunnya serta

dapat mengetahui tentang teori-teori apungan atau pergeseran benua.
2. Mengetahui karakteristik geologi (permukaan tanah & batuan) dan morfologi

(bentuk) benua afrika sebagai akibat tenaga endogen dan eksogen bumi. 3. Mengetahui keadaan alam dan sumber daya lainnya yang terdapat di benua afrika.

Page | 2

UNIVERSITAS GUNADARMA

MAKALAH GEOLOGI TEKNIK

BAB II PEMBAHASAN

A. Afrika 1. Benua Afrika Afrika adalah benua terbesar ketiga di dunia dan kedua terbanyak penduduknya setelah Asia. Dengan luas wilayah 30.224.050 km² termasuk pulaupulau yang berdekatan, Afrika meliputi 20,3% dari seluruh total daratan Bumi. Dengan 800 juta penduduk di 54 negara, benua ini merupakan tempat bagi sepertujuh populasi dunia. Kata Afrika berasal dari bahasa Latin, Africa Terra "Tanah Afri" (bentuk jamak dari "Afer") untuk menunjukkan bagian utara benua tersebut, saat ini merupakan bagian dari Tunisia, tempat kedudukan provinsi Romawi untuk Afrika. Asal kata Afrika mungkin dari bahasa Fenisia yaitu “Afer” berarti debu atau dari suku Afridi yang mendiami bagian utara benua dekat Kartago. Asal kata afrika mungkin juga dari bahasa Yunani yaitu “Aphrike” berarti tanpa dingin atau dari bahasa Latin yaitu “Aprica” berarti cerah. Afrika adalah tempat tinggal manusia yang paling awal, dari benua ini manusia kemudian menyebar ke benua-benua lain. Afrika adalah tempat di mana garis evolusi kera menjadi berbeda dari protohuman tujuh juta tahun yang lalu. Afrika merupakan satu-satunya benua yang ditinggali nenek moyang manusia hingga sekitar dua juta tahun lampau ketika Homo erectus berkembang ke luar Afrika menuju Eropa dan Asia. Lebih dari 1,5 juta tahun kemudian, populasi dari tiga benua itu mengikuti evolusi yang berlainan sehingga mereka menjadi spesis yang berbeda. Yang di Eropa menjadi Neanderthal, yang di Asia tetap Homo erectus, tetapi yang di Afrika berevolusi menjadi Homo sapiens. Afrika adalah yang terbesar dari ketiga benua di belahan selatan Bumi dan yang terbesar ketiga setelah Asia dan Amerika dari semua benua. Luasnya kurang lebih 30,244,050 km2 (11,677,240 mil2) termasuk kepulauan disekitarnya, meliputi 20.3% dari total daratan di bumi dan didiami lebih dari 800 juta manusia, atau sekitar sepertujuh populasi manusia di bumi.

Page | 3

UNIVERSITAS GUNADARMA

400 km. Sedangkan dari ujung paling barat.700.000 km (sebagai perbandingan. Eropa memiliki luas daratan 9. Cape Verde (17°33′22″ BB) hingga ujung paling timur. Dari ujung paling utara.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Benua afrika dipisahkan dari Eropa oleh Laut Tengah. Page | 4 UNIVERSITAS GUNADARMA .000 km² memiliki garis pantai 32. Afrika menyatu dengan Asia di ujung timur lautnya melalui Terusan Suez yang memiliki lebar 130 km. Cape Spartel di Maroko (37°21' LU) hingga ke ujung paling selatan. Semenanjung Sinai yang dimiliki oleh Mesir sering dianggap secara geopolitis sebagai bagian dari Afrika.000 km). Panjang garis pantainya 26. Ras Hafun di Somalia (51°27′52″ BT) terbentang jarak sekitar 7. Cape Agulhas di Afrika Selatan (34°51′15″ LS) terbentang jarak sekitar 8000 km.

Gambar A.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 2.1 Peta Benua Afrika Perkembangan Afrika & Teori Pergeseran Benua Page | 5 UNIVERSITAS GUNADARMA .1.

Gambar A.1 Gerakan benua-benua pada zaman dahulu hingga sekarang. Tenaga endogen mengakibatkan daratan menjadi berpencar. b.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK a. Keadaan Bumi Sekarang.2. Page | 6 UNIVERSITAS GUNADARMA . Benua Pangaea merupakan daratan besar 200 juta tahun yang lalu. c.

Rentang utama berada di Pegunungan Atlas yaitu berada di sepanjang pantai barat laut dan kisaran Cape di Afrika Selatan. "mengapung" pada lapisan plastik pada bagian atas mantel bumi yang disebut Astenosfer.000 mil (6. Kerak kaku diatasnya atau litosfer dapat setebal 150 mil (240 km) atau di bawah 10 mil (16 km). dan dibentuk secara terpisah antara 3. Inti/perisai ini.6 miliar tahun Bumi. Benua Afrika terletak pada pelat Afrika.400 km) dari Laut Merah di utara ke Mozambik di selatan. tergantung pada lokasi.8 miliar tahun. Secara struktural. yaitu bagian dari kerak bumi yang dibatasi oleh pegunungan tengah hingga samudera di Atlantik dan samudra Hindia. Analisis geokimia batuan Afrika tidak terganggu sejak 2 milyar tahun yang lalu. maupun di barat Afrika kebanyakan adalah batuan beku granit. yang berarti bahwa dalam bentuk yang sekarang atau dalam bentuk penggabungan dengan benua lain adalah sebagai benua di masa lalu. pusat. baik yang terletak di selatan. telah memungkinkan para ahli paleoclimatologis untuk menentukan bahwa atmosfer bumi mengandung lebih banyak tingkat oksigen dari hari ini. gneiss dan basal. Pada umumnya Afrika sama seperti benua lainnya. dikarenakan Afrika tumbuh dalam ukuran.6 sampai 2 miliar tahun yang lalu selama Era Prakambrium.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Secara geologis. Page | 7 UNIVERSITAS GUNADARMA .75 dalam (2 cm) per tahunnya. Dataran-dataran rendah di afrika juga lebih sedikit dari pada di benua lainnya. Afrika terdiri dari lima inti/perisai (kestabilan struktur litosfer dan daerah pelat yang kaku dari kerak bumi). Ahli geologi menyatakan bahwa dalam 50 juta tahun berikutnya. Afrika Timur akan memisahkan diri dari seluruh benua afrika sepanjang keretakan Afrika Timur yang membentang 4. Afrika telah ada selama empat-perlima dari 4. Prakambrium adalah era dimana lebih dari 85% dari sejarah di planet ini adalah ketika kehidupan pertama kali berevolusi dan atmosfer bumi serta benua dikembangkan. Afrika memiliki pegunungan yang luas dan puncak-puncak yang tinggi lebih sedikit dibandingkan dengan benua-benua lainnya. Pelat Afrika juga menyebar dan bergerak ke luar menuju ke segala arah. Mengingat ukurannya yang luas. Usia Afrika dan keadaan geologinya sangat unik di antara benuabenua lainnya. Afrika berumur 3. Pelat/ lempengan itu berjalan pelan menuju barat laut dengan laju sekitar 0.

Itulah sebabnya formasi geologi di bagian-bagian yang bertemu itu sama. Pergerakan benua itu menuju khatulistiwa dan juga ke arah barat. para ahli geologi telah mengetahui bahwa kerak bumi bagian luar mengapung diatas lapisan yang lunak. Antiklinal di afrika merupakan batuan strata melengkung ke atas yang disebabkan oleh panas dan tekanan. Sejak tahun 1900-an. Benua ini dapat divisualisasikan sebagai sebuah dataran miring yang tidak seimbang. salah satu miring ke arah utara dan timur sedangkan yang lainnya lebih tinggi di sebelah barat dan selatan. Adapun titik tolak teori Wegener tersebut adalah: 1) Adanya persamaan yang mencolok antara garis kontur pantai timur Benua Amerika Utara dan Selatan dengan garis kontur pantai barat Eropa dan Afrika. Kedua garis yang sama tersebut sebenamya dahulu adalah daratan yang berimpitan. Isinya memuat tentang benua-benua tersusun dari batuan sial yang terapung pada batuan sima yang lebih besar berat jenisnya. Selanjutnya. Wegener pada hipotesisnya yang dituangkan dalam buku berjudul The Origin of Continent and Oceans (1912). Hipotesis utamanya adalah di bumi pernah ada satu benua raksasa yang disebut Pangaea artinya "semua daratan" yang dikelilingi oleh Panthalassa "semua lautan". Beberapa teori tentang pergerakkan benua disampaikan oleh beberapa ahli sebagai berikut : a. Keadaan ini telah dibuktikan kebenarannya. Alfred Lothar Wegener Hipotesis Pergeseran Benua merupakan gagasan yang dituangkan Alfred L.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Para ahli Geologi mengkarakteristikkan topografi Afrika adalah sebagai sekumpulan dari lipatan yang bergelombang membentuk kubah (membengkak) yang disebut antiklinal dan cekungan/lembah yang disebut sinklinal. 200 juta tahun yang lalu Pangaea pecah menjadi benua-benua yang lebih kecil yang kemudian bergerak menuju ke tempatnya seperti yang dijumpai saat ini. Lipatan yang tertinggi berada di Timur dan tengah Afrika Barat dimana mereka dibatasi oleh arus vulkanik yang berasal dari sistem seismik aktif keretakan Afrika Timur. sedangkan lembah-lembah permukaan kerak terletak di antara kubah. Formasi geologi di sepanjang pantai Afrika Barat dari Sierra Leone sampai Page | 8 UNIVERSITAS GUNADARMA .

sedangkan Kepulauan Madagaskar menjauhi Afrika Selatan dengan kecepatan 9 meter/tahun. Teori ini lebih terkenal dengan sebutan teori kontraksi yang kemudian diteruskan oleh Edward Suess. Wegener mengumpulkan bukti lainnya berupa kesamaan garis pantai.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Tanjung Afrika Selatan sama dengan apa yang ada di pantai Timur Amerika. Pada masa itu belum dijumpai bukti-bukti yang meyakinkan. b. teori ini tidak mendapat dukungan para ahli geologi. Benua Laurasia dan Benua Gondwana. bumi ini berangsur-angsur mengalami penyusutan dan pengerutan karena pendinginan sehingga terjadilah gunung-gunung dan lembah-lembah. persamaaan fosil. dan Antartika karena pada awalnya daratan-daratan tersebut satu. yang meneruskan teori Wagener. Edward Suess Edward Suess (1831–1914). tetap saja usaha Wegener sia-sia karena Wagener tidak mampu menjelaskan dan meyakinkan para ahli bahwa gaya utama yang bekerja adalah gaya lateral bukan gaya vertikal. Rene Descartes Menurut Rene Descartes (1596–1650). Tidaklah mungkin gaya vertikal ini mampu menyebabkan benua yang besar tersebut pecah. Namun. Menurut Wegener. 2) Daerah Greenland sekarang ini bergerak menjauhi daratan Eropa dengan kecepatan 36 meter /tahun. c. dari Peru sampai Bahia Blanca. kemudian pecah menjadi dua. yang disebut Benua Pangea. benua-benua yang sekarang ini. Australia. menyatakan bahwa persamaan geologi yang terdapat di Amerika Selatan. India. Benua tunggal itu mulai memecah karena gerakan benua besar di selatan baik ke arah barat maupun ke utara menuju khatulistiwa. Pemahaman para ilmuwan pengkritik adalah bahwa gaya yang bekerja pada bumi adalah gaya vertikal. Beberapa ilmuwan dapat menerima konsep ini namun sebagian besar lainnya tidak dapat membayangkan bagaimana satu massa benua yang besar dapat mengapung di atas bumi yang padat dan mengapa ini terjadi. dahulunya adalah satu benua yang disebut Benua Pangea. Daratan yang Page | 9 UNIVERSITAS GUNADARMA . dan berevolusi menjadi benua-benua seperti saat ini. Namun. struktur dan batuan.

kepalanya gepeng dan badannya besar dan berat. Page | 10 GUNADARMA UNIVERSITAS . yang disebut labyrintodont.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK berupa benua-benua sekarang ini merupakan sisa-sisa dari bagian daratan lain yang tenggelam ke dasar samudra. Binatang itu seperti Salamander. dan seharusnya pada zaman tersebut di daerah itu terdapat binatang dan tumbuh-tumbuhan. Pada tahun 1969. ditemukan fosil tulang rahang binatang amfibi air tawar purba. yang secara geologi struktur lapisan batuannya juga sama. Fosil seperti itu ditemui pula di Amerika Selatan dan Afrika. Tim Peneliti Amerika Tim peneliti yang berjumlah 17 orang ahli berkebangsaan Amerika Serikat mengadakan penelitian di Kutub Selatan antara tahun 1969–1970. Mereka berhasil membuktikan bahwa daerah itu terletak di daerah dekat khatulistiwa pada 200 juta tahun yang lalu. d.

dan dua lempeng saling berpapasan. elemen elemen zat pada kerak samudra (mafik) lebih berat dibanding elemen-elemen pada kerak benua (felsik). seperti gempa bumi. Litosfer terbagi atas sekitar 12 lempeng. Lempeng Gambar A. Lempenglempeng tersebut masing-masing mempunyai gerakan pergeseran yang mendatar. Kepadatan material pada kerak samudra lebih kepadatan kerak benua. benua. dan lapisan batuan teratas dari mantel bumi (earth’s mantle). dan hingga kini teori ini telah berhasil menjelaskan berbagai peristiwa geologis. yaitu dua lempeng saling menjauh. terdapat tiga macam kecenderungan batas pertemuan antara lempeng-lempeng itu.1 Bentuk Permukaan Bumi tektonik terbentuk oleh kerak benua (continental crust) ataupun kerak samudra (oceanic crust).3. dua lempeng saling bertumbukan. Dua Lempeng Saling Menjauh Menurut Teori Lempeng Tektonik. batu-batuan di lapisan ini Page | 11 GUNADARMA UNIVERSITAS tinggi dibanding . Kerak benua dan kerak samudra beserta lapisan teratas mantel ini dinamakan litosfer. Karena arah geser yang tidak sama. dan relief muka bumi. a. Teori Lempeng Tektonik muncul sejak tahun 1960-an. lapisan terluar bumi kita terbuat dari suatu lempeng tipis dan keras yang masing-masing saling bergerak relative terhadap yang lain. tsunami.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 3. samudra. Gerakan ini terjadi terus-menerus sejak bumi ini tercipta hingga sekarang. dan berapi. bagaimana meletusnya juga gunung tentang terbentuknya gunung. Lapisan ini dapat diperumpamakan lapisan kulit ari pada manusia. Demikian pula. Di bawah litosfer terdapat lapisan batuan cair yang dinamakan astenosfer. Karena suhu dan tekanan di lapisan astenosfer ini sangat tinggi. Teori Lempeng Benua & Perkiraan Afrika di Masa Depan Litosfer merupakan bagian paling atas dari kerak benua (bumi) dan merupakan bagian lapisan kerak benua yang relatif tipis.

perenggangan antar lempeng. Gambar A. memanjang dari kutub utara sampai mendekati kutub selatan. Sebagai contoh yang terdapat di Lautan Atlantik. sehingga kerak bumi terpecah menjadi beberapa lempeng. Karena keduanya adalah lempeng benua.3.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK bergerak mengalir seperti cairan (fluid). dan membentuk deretan pegunungan nonvulkanik (mountain range). lava basa berstruktur bantal dan hamparan lelehan lava yang encer. lempeng tersebut dengan lempeng di sisi luarnya. Wilayah di bagian yang bertubrukan mengeras dan menebal. Pada bagian tertentu lempeng benua menunjam ke bawah lempeng benua lainnya. Celah ini menjadikan Benua Amerika bergerak saling menjauh dengan Benua Afrika dan Benua Eropa. materialnya tidak terlalu padat dan tidak cukup berat untuk tenggelam masuk ke astenosfer dan meleleh.2 Lempengan Yang Saling Bertumbukkan Page | 12 GUNADARMA UNIVERSITAS . Fenomena yang terjadi jika dua lempeng saling menjauh adalah sebagai berikut: 1) 2) 3) 4) Pembentukan tanggul dasar samudra di sepanjang tempat Perenggangan lempeng akan disertai pertumbukan kedua tepi Terjadinya aktivitas vulkanisme laut dalam yang menghasilkan Munculnya aktivitas gempa di dasar laut dan sekitarnya. Tanggul dasar laut terjadi akibat proses vulkanisme yang bertumpuk sepanjang celah.

dan ekstrusi. 7) Penghancuran lempeng akibat pergesekan lempeng. c. 3) Terjadinya aktivitas vulkanisme. 5) Pembengkakan tepi lempeng benua yang merupakan tempat munculnya deretan pegunungan. dan di tempat inilah terbentuk palung laut. Dua Lempeng Saling Berpapasan Fenomena yang terjadi jika dua lempeng saling berpapasan dan terjadi pergeseran mendatar adalah sebagai berikut: 1) terdapat aktivitas vulkanisme yang lemah disertai gempa yang tidak kuat.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK b. Menunjamnya lempeng dasar samudra disebabkan oleh desakan lempeng benua yang lebih tebal dan keras. 2) gejala pergeseran tampak pada tanggul dasar samudra yang tidak berkesinambungan dan terputus-putus. yaitu dasar laut yang dalam dan memanjang. Tanggul dasar samudra di bagian tengah Samudra Atlantik ternyata terputus-putus sebagai akibat dari pergeseran mendatar itu. Page | 13 GUNADARMA UNIVERSITAS . 2) Merupakan daerah hiposentra gempa dangkal dan gempa dalam. intrusi. Dua Lempeng Saling Bertemu Fenomena yang terjadi jika dua lempeng saling bertemu adalah sebagai berikut: 1) Lempeng dasar samudra menunjam ke bawah lempeng benua. 6) Timbunan sedimen campuran yang dalam istilah geologi disebut batuan bancuh atau mélange. 4) Terbentuk palung laut di tempat tumbukan itu terjadi.

Tenaga endogen menyebabkan terjadinya pergeseran pada bidang patahan. Penyebab patahan dapat berupa tarikan. sedangkan sebuah antiklin dapat pula. menjadi lembah dan sinklin berubah Gambar A. yang terangkat Sebuah berderet antiklin dapat menjadi puncak memanjang setelah mengalami pengikisan.3.3 Daerah Lipatan lapisan kulit bumi menjadi puncak pegunungan. Di dunia patahan paling besar terdapat di Afrika. artinya dua tenaga yang saling menjauh. Bentukan patahan pada disebabkan oleh rapuhnya lapisan kulit bumi akibat gerakan tenaga endogen. dan block mountain. dinamakan sinklin dan yang dinamaka pegunungan puncak antiklin. yaitu di Sungai Zambesi yang mengalir ke Danau Nyasa dan Danau Rudolf. horizontal miring. Patahan ada yang berbentuk vertikal.4 Lempengan Yang Saling Bertumbukkan/Menjauh/Berpapasan Page | 14 GUNADARMA UNIVERSITAS . Bentuk-bentuk patahan sangat tergantung pada arah tenaga penyebabnya. artinya dua tenaga yang saling menekan (mendekat) untuk diretakkan. atau mungkin juga berupa tekanan. Gambar A.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Lipatan bagian lembah yang turun.3.

Sedangkan Eurasia dan Afrika bergerak ke timur. Lempeng itu berjalan meskipun dalam waktu yang lama. Keadaan Benua-benua saat ini. Dengan bermodalkan rupa bumi saat ini beserta kecepatan gerakan benua-benua masa kini tentunya dapat dibuat model benua bumi dimasa mendatang. Gambar diatas ini merupakan kecepatan lempeng tektonik dimuka bumi. semakin panjang semakin cepat jalannya. Terlihat bahwa ada tubrukan jika arahnya berbeda. Tubrukan lempeng inilah yang menyebabkan gempa.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Berikut merupakan gerak dan arah kecepatan lempeng-lempeng benua dan samudra dan perkiraan keadaan benua afrika dan benua-benua lainnya di masa yang akan datang : a. b. Panjang anak panah menunjukan kecepatan lempeng bergerak. Lempengan IndoAustalia bergerak dengan kecepatan 7-8 cm pertahun ke arah Timur laut.2 Kecepatan Lepengan Bumi Page | 15 GUNADARMA dimana tempat hidupnya manusia UNIVERSITAS .2. Benua Afrika dan lainnya sekarang Gambar A.

berasal dari kata litos yang artinya batu.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK c. “Pangea Ultima” akan terbentuk setelah 250 juta tahun lagi. d. akibatnya daratan benua Afrika sama Amerika utara saling mendekat.2. sehingga litosfer dapat dikatakan sebagai lapisan batuan atau kulit bumi yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. Struktur Lapisan Kulit Bumi Litosfer merupakan lapisan kulit. e. yang berarti bulatan. Samudra Atlantik mulai tertutup. Terkurung di antara benua-benua besar. akhirnya mempertemukan semua benua yang ada dibumi. benua pangea ini terbentuk akibat penunjaman kerak-kerak samudra yang habis ke dalam mantle bumi. Inti dalam Page | 16 GUNADARMA UNIVERSITAS . Karakteristik Geologi Benua Afrika 1. Seandainya lempeng yang gerakan terjadi tektonik saat ini berlangsung terus hingga 50 juta tahun lagi maka Benua Australia akan menabrak Asia dan Afrika akan satu daratan dengan Asia dan Eropa. Saat itu Amerika akan menjadi pusat gempa. Gambar A.3 Perkiraan Bumi Mendatang B. Terbentuk zona penunjaman sepanjang Amerika Utara. sfeer atau sphaira.

di mana kulit bumi di bagian benua atau dataran lebih tebal dari pada di bawah samudra. b. sehingga litosfer dapat dikatakan sebagai lapisan batuan atau kulit bumi yang mengikuti bentuk bumi yang bulat. kerak yang terdapat di samudra ini adalah benda padat yang terbentuk dari endapan di dasar laut bagian atas. Barisfer.700 km. Kerak ini yang menempati sebagai benua. batuan sedimen. granit. Bumi terdiri atas lapisan-lapisan. Lapisan pengantara (asthernosfer/mantle) ini merupakan lapisan yang terdapat tepat di atas lapisan nife dan mempunyai ketebalan lebih kurang 1. Dua bagian penyusun litosfer (kulit bumi) adalah sebagai berikut : 1) Lapisan Sial. dan batuan lain yang terdapat di daratan benua. c. berat jenisnya rata-rata 5 gr/cm3.900 km di bawah permukaan bumi.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK mempunyai jari-jari lebih kurang 1. b) Kerak benua. Lapisan pengantara (asthenosfer/mantle) adalah bahan cair yang bersuhu tinggi dan pijar. lapisan sial disebut juga lapisan kerak. Lapisan paling bawahnya tersusun dari batuan beku gabro dan peridotit. Selain itu. andesit.470 km dan batas luar lebih kurang 2. dengan senyawanya yang berbentuk SiO2 dan Al2O3. Lapisan ini merupakan lapisan inti bumi. Kulit bumi mempunyai ketebalan yang tidak merata antara kulit bumi bagian dataran dan bagian bawah samudra. merupakan benda padat yang terdiri dari batuan beku granit pada bagian atasnya dan batuan beku basalt pada bagian bawahnya. lapisan ini juga mengandung jenis-jenis batuan metamorf. a) Kerak samudra. Lapisan-lapisan tersebut adalah sebagai berikut : a. Karena sifatnya yang padat dan kaku. Page | 17 GUNADARMA UNIVERSITAS . dengan berat jenis rata-rata 2.200 km. terdiri atas bahan padat yang terbentuk dari lapisan nife (niccolum = nikel dan ferrum = besi) dengan jari-jari ±3. mempunyai ketebalan kurang lebih 1. yaitu kerak samudra dan kerak benua. mempunyai ketebalan rata-rata ± 35 km. Lapisan kerak ini terdiri atas dua bagian.8 gr/cm3. merupakan lapisan kulit bumi yang terbentuk dari logam silisium dan aluminium. merupakan lapisan yang terdapat di atas lapisan pengantara. yang bagian bawahnya terdapat batuan-batuan vulkanik.300 km. Litosfer.

yaitu batuan beku. terbentuk jauh di dalam kulit bumi. adalah bahan yang bersifat elastis dengan ketebalan lebih kurang 65 km. Hal ini disebabkan lapisan Sima mengandung besi dan magnesium. Pada pembentukannya kadang-kadang magma sama sekali tidak menghasilkan kristal. Kulit bumi mengandung berbagai macam batuan. yang mengandung mineral feromagnesium dan batuan basalt. Berdasarkan tempat terjadinya pendinginan. Proses pendinginan berlangsung lebih cepat karena berada di dekat permukaan. Lapisan sial mempunyai berat jenis yang lebih kecil dari pada lapisan Sima. kristal besar. ada juga yang berupa bahan amorf saja seperti batu apung. Hamper di sepanjang daratan afrika memiliki batuan beku yang sama yaitu batuan beku granit. batuan beku dapat dikelompokkan menjadi tiga. dan metamorf. 2) Batuan Leleran/Batu Beku Luar Pembekuan batuan ini terjadi di luar kulit bumi sehingga penurunan temperatur terjadi sangat cepat. a. sehingga batuan leleran dapat berupa Kristal kecil. Namun. sebagai berikut. Contoh batuan ini adalah granit. 1) Batuan Tubir/Batu Beku Dalam Batuan tubir hanya terdiri dari kristal. tetapi ada juga yang membentuk kristal-kristal kecil. sehingga batuan ini dapat berupa kristal kecil dan Page | 18 GUNADARMA UNIVERSITAS . 3) Batuan Korok/Batu Beku Gang Batuan korok merupakan batuan yang terbentuk di dalam korok-korok atau gang-gang. dan dikelompokkan dalam tiga golongan. andesit dan basalt. Batuan Beku Batuan beku merupakan batuan yang terbentuk dari magma pijar yang membeku dan menjadi padat karena proses pendinginan. dan bahan amorf seperti liparit. batuan sedimen. Lapisan ini tersusun oleh logam-logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa SiO2 dan MgO. Bongkahan kristal yang besarbesar terjadi karena proses pendinginan yang berjalan lambat.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 2) Lapisan Sima. Benua afrika memiliki struktur batuan yang unik.

endapan radiolaria di laut dalam. Jika ditinjau dari tempat terjadinya pengendapan. lumpur biru di pantai. misalnya. angin. Bagian yang terangkut ini akan terendap di suatu tempat. 3) Batuan sedimen lakustre. Kebanyakan batuan sedimen benua afrika tersusun dari pelapukkan dari batuan beku yang kemudian diangkut oleh angin. 2) Batuan sedimen marine. misalnya. sebagai berikut : 1) Batuan sedimen kontinental. merupakan batuan sedimen yang pengendapannya terjadi di laut.1 Batuan Beku Afrika b. tanah loss dan tanah pasir merupakan batuan hasil pelapukkan batuan beku di afrika. merupakan batuan sedimen yang pengendapannya terjadi di danau. misalnya. dan lumpur merah. tanah los dan tanah gurun pasir. tetapi juga ada yang tidak mengkristal. Page | 19 GUNADARMA UNIVERSITAS . Bagian batuan yang mengendap ini lama-kelamaan akan menumpuk dan mengeras membentuk batuan sedimen. Tanah tuf. Bagian yang lepas akan mudah terbawa air. Pengerasan batuan ini disebut dengan pembaruan. merupakan batuan sedimen yang pengendapannya terjadi di laut. Contohnya: granit fosfir. atau es. tuf danau dan tanah liat danau.1. Batuan Sedimen (Batuan Endapan) Pelapukan yang dialami oleh batuan beku menyebabkan struktur batuan yang mudah lepas. Gambar B. seperti bahan amorf.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK kristal besar. batuan sedimen dapat dibedakan menjadi tiga kelompok.

dan c) Breksi. c. merupakan batuan sedimen yang bersudut-sudut tajam yang berekatan satu sama lain. tanah tuf. merupakan batuan sedimen yang terbentuk karena lapukan batuan beku yang diangkut oleh es.2 Batuan Sedimen Afrika Batuan Batuan metomorf dapat berasal dari batuan beku atau batuan sedimen yang telah mengalami perubahan. Contohnya: tanah pasir di gurun. merupakan batuan sedimen yang berbentuk batu-batu bulat yang berdekatan satu sama lain. Metamorf Gambar B. Perubahan dapat disebabkan oleh berbagai macam hal. batuan sedimen dapat dibagi menjadi tiga golongan : 1) Batuan sedimen aquatis (aqua = air) a) Batu Pasir. b) Konglomerat. antara lain sebagai berikut : 1) Tekanan tinggi Page | 20 GUNADARMA UNIVERSITAS . merupakan batuan sedimen yang terbentuk karena lapukan batuan beku yang diangkut oleh angin.1. contohnya: moraine. dan tanah los.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Namun bila ditinjau dari perantara atau mediumnya. 2) Batuan sedimen glasial. 3) Batuan sedimen aeris atau aeolis.

2) Suhu tinggi Suhu tinggi berasal dari magma.1. Batuan ini berdekatan dengan dapur magma sehingga metamorfosis ini disebut metamorfosis kontak. Proses dan perubahan ini disebut metamorfosis dinamo. Bentuk relief di permukaan bumi dapat dibentuk dari tenaga ini. 3) Tekanan dan suhu tinggi Pada waktu proses pembentukan pegunungan terjadi tekanan dan suhu tinggi karena peristiwa pelipatan dan pergeseran. Tenaga endogen meliputi tektonik dan vulkanik.3 Batuan Metamorf 2. Morfologi Daratan Afrika Sebagai Akibat Tenaga Endogen dan Eksogen Bumi Tenaga yang mengubah bentuk permukaan bumi terdiri atas tenaga endogen dan eksogen. Tenaga endogen merupakan tenaga yang berasal dari dalam bumi. Contohnya: batu chist dan shale. Sedangkan Tenaga eksogen merupakan tenaga Page | 21 GUNADARMA UNIVERSITAS .MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Adanya endapan yang tebal yang terdapat di bagian atasnya mengakibatkan tekanan yang tinggi pada batuan. Misalnya: batu pasir dari pasir. Misalnya: antrasit dari batu bara dan manner dari batu kapur. Gambar B.

c. liat. dan cair. gunung berapi dapat dibedakan menjadi tiga yaitu. Tenaga endogen maupun tenaga eksogen sangat berpengaruh terhadap bentuk muka bumi. sedangkan mikroseisme merupakan gempa yang intensitasnya kecil sekali dan hanya dapat diketahui dengan menggunakan alat perekam.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK yang berasal dari luar bumi. Tenaga eksogen meliputi pelapukan (weathering) dan erosi (pengikisan). terbentuk dari adanya letusan dan lelehan (efusi). Gunung ini disebut lava gunung api strato karena bahannya berlapis-lapis. Dilihat dari intensitasnya. Peristiwa vulkanisme Peristiwa yang berhubungan dengan naiknya magma dari dalam perut bumi disebut dengan vulkanisme. Gunung api merupakan tempat di permukaan bumi yang pernah atau masih mengeluarkan magma. Diatropisme/Tektonisme/Tektogenesa Page | 22 GUNADARMA UNIVERSITAS . Berbagai hal mengenai gempa bumi ini perlu kita teliti lebih lanjut supaya kita dapat mengurangi akibat yang ditimbulkannya. b. sedangkan Bahannya terdiri dari efflata. Gunung Api Corong (Maar) berbentuk menyerupai danau kecil (danau lava gas kawah) dan terbentuk karena letusan lava padat (eksplosi). Magma itu dapat berupa gas. Ditinjau dari bentuk dan proses terjadinya. Tingginya suhu magma dan banyaknya gas di dalam magma menimbulkan aktivitas magma. bersifat merusak bentuk-bentuk permukaan bumi. Campuran bebatuan dalam keadaan cair. dan Gunung Api Perisai (Tameng) berbentuk menyerupai perisai. Tindakan itu dapat dilakukan dengan adanya peramalan tentang terjadinya dan upaya penanggulangannya. padat. Gempa Bumi Getaran permukaan bumi yang disebabkan oleh kekuatan-kekuatan dari dalam disebut dengan gempa bumi. makroseisme merupakan gempa yang intensitasnya besar dan dapat dirasakan tanpa menggunakan alat. terjadi pada permukaan lereng yang landai dengan kemiringan lereng antara 1°–10°. a. serta sangat panas disebut dengan magma. Gunung api ini terbentuk karena lelehan maupun cairan yang keluar dan membentuk lereng yang sangat landai. yang terjadi secara bergantian. Bahan lavanya bersifat cair sekali. Gunung Api Kerucut (Strato) berbentuk menyerupai kerucut. terdapat dua macam gempa yaitu.

merupakan gerak turunnya daratan sehingga terlihat seakan permukaan air laut naik. Ada dua macam gerak epirogenetik : 1) Epirogenetik positif. Peristiwa ini dapat menimbulkan lipatan dan patahan. 2) Patahan (retakan) Gerakan tekanan horizontal dan vertikal menyebabkan retak atau patahnya lapisan kulit bumi. Page | 23 GUNADARMA UNIVERSITAS . Keadaan ini akan jelas terlihat jika kita berada di tepi pantai. 1) Lipatan (kerutan) Adanya gerakan tekanan horizontal yang berakibat berkerut dan melipatnya kulit bumi. Contoh : Sedangkan Gerak orogenetik. merupakan gerakan pembentuk pegunungan. Semua gerak naik dan turun yang menyebabkan perubahan bentuk kulit bumi disebut dengan gerak tektonik. Gerakan ini menyebabkan tekanan horizontal dan vertikal di kulit bumi.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Perubahan letak lapisan bumi secara mendatar atau vertikal disebut tektonisme. Punggung-punggung lipatan disebut antiklinal dan lembah lipatan disebut sinklinal. berlangsung dalam waktu yang lama. Bentuk hasil tenaga tektonisme umumnya berupa lipatan dan patahan. Gerak ini terbagi menjadi gerak epirogenetik dan gerak orogenetik. lipatan condong. tanah naik (horst). dan tanah bungkuk (fleksur). dan meliputi daerah yang luas.000 meter di bawah permukaan laut. yang menyebabkan peristiwa dislokasi atau berpindah-pindahnya letak lapisan kulit bumi. Misalnya: tanah turun (slenk). Gerak epirogenetik merupakan gerak atau pergeseran lapisan kulit bumi yang sangat lambat. 2) Epirogenetik negatif. Lipatan dibagi atas tiga lipatan yaitu: lipatan tegak. Contoh : Turunnya lembah Sungai Kongo sampai dengan 2. relative lebih cepat daripada gerak epirogenetik. dan lipatan rebah. selain itu juga dapat menyebabkan terbentuknya pegunungan di relief muka bumi. merupakan gerak naiknya daratan sehingga terlihat seakan permukaan air laut turun.

Lain halnya Page | 24 GUNADARMA UNIVERSITAS . Karakteristik Tekstur & Kesuburan Tanah Daratan Afrika Tanah yang tidak mengalami erosi mempunyai lapisan tanah yang subur sehingga banyak ditumbuhi tumbuh-tumbuhan. Pada tanah yang tidak tererosi lapisan bunga tanahnya akan mampu menambah kesuburannya.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 3.

maupun banyak mengandung air sebagai pelarutnya. Beberapa faktor yang berpengaruh terhadap tekstur tanah adalah komposisi mineral dan batuan atau bahan induk. Ukuran partikel tanah ditentukan oleh tekstur tanahnya. Demikian juga jika penebangan hutan dilakukan tanpa adanya reboisasi. Semakin halus tekstur tanah semakin lambat perembesan airnya. Selain yang telah disebutkan di atas. Kelompok lempung mempunyai rentang ukuran partikel tanah yang terbesar dengan diameter partikel 0.0002 mm hingga hampir sebesar molekul. Struktur tanah adalah susunan butir-butir suatu tanah dengan komposisi 90% bahan mineral. Tekstur tanah dapat menentukan beberapa hal pengerjaan tanah. di daerah iklim tropis basah tanah lempung memiliki permeabilitas walaupun rendah. terutama pada daerahdaerah yang mempunyai kemiringan yang tinggi dan kemungkinan terjadinya erosi tanah atau angin sangat tinggi. Tekstur tanah sangat berpengaruh pada kecepatan perembesan air.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK dengan tanah yang mengalami erosi. tidak mengandung bunga tanah dan tidak banyak tumbuhan yang dapat hidup di sini. sifat. Sumber Daya Alam dan Beberapa Keadaan Alam Lainnya 1. tanah ini akan tandus. dan cepatnya proses pembentukan tanah lokal serta umur relatif tanah. baik yang butir tanahnya sedang. C. Hal ini disebabkan tanah lempung bersifat plastis dan sukar untuk diolah jika basah.9% udara dan air. dan pengerjaan tanah lempung. Namun. pengerjaan tanah lempung lebih sulit jika dibandingkan dengan tanah pasir. Page | 25 GUNADARMA UNIVERSITAS . Misalnya. mengandung garam pertumbuhan dalam persentase yang tinggi. Ketebalan atau solum tanah menunjukkan tebal tanah jika diukur dari permukaan sampai ke batuan induk. Karakteristik Bentang Alam Sebagai Akibat Proses Pengikisan dan Pengendapan. dan 0. tingkat kesuburan tanah dapat diketahui dari tekstur dan struktur tanahnya. serta keras jika kering. Permeabilitas tanah merupakan cepat atau lambatnya air meresap ke dalam tanah melalui pori-pori tanah baik ke arah horizontal maupun ke arah vertikal. pengerjaan tanah berpasir di daerah beriklim kering. 1–5% bahan organik.

temperatur. Air hujan mempermudah terjadinya pelapukan kimiawi. sangat berpengaruh pada proses pelapukan batuan. Puncakpuncak itulah yang merupakan sisa pelarutan. Yang termasuk gejala-gejala karst. atau organisme itulah yang disebut pelapukan. Akibat yang ditimbulkan oleh dolina dapat terlihat pada puncak-puncak pegunungan kapur. merupakan lubang-lubang berbentuk corong. yang terbentuk karena peristiwa erosi (pelarutan) atau runtuhan. Ketebalan di daerah tropis mencapai 100 m. atau organisme sangat berpengaruh terhadap pelapukan batuan. air. temperatur. antara lain adalah sebagai berikut : 1) Dolina. Di alam ini terdapat tiga macam pelapukan. Pelapukan ini disebabkan oleh air dan panas. Pelapukan Kimiawi Pelapukan kimiawi terjadi karena batu-batuan mengalami perubahan kimiawi. antara lain adalah sebagai berikut : a.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Cuaca. Page | 26 GUNADARMA UNIVERSITAS . Perbedaan cuaca pada musim hujan dan musim panas serta temperatur yang tinggi dan rendah. yang menyebabkan terkupas dan terbukanya batuan yang asli. Denudasi dapat terjadi jika kecepatan pelapukan batu-batuan tidak dapat mengikuti kecepatan runtuhnya lapisan batuan yang lapuk. Gaya berat sangat berpengaruh pada lapisan pelapukan batuan yang terdapat di lereng-lereng pegunungan. sedangkan dolina-dolina yang melebur di antaranya terlihat sebagai lembah. Pelapukan hanya terjadi pada lapisan kulit bumi bagian luar yang ketebalannya sangat dipengaruhi oleh peristiwa penyebab pelapukannya. Air yang banyak mengandung CO (zat asam arang) dapat dengan mudah melarutkan batu kapur (CaO3). CO2 banyak dikeluarkan oleh tumbuh-tumbuhan selain akarnya dapat mengeluarkan asam yang memudahkan terjadinya proses kimiawi. Erosi pada lereng pegunungan akan mengangkut bagian teratasnya. Peristiwa ini disebut dengan pelarutan yang dapat menimbulkan gejala-gejala karst. Pada daerah tropis mempunyai ketebalan yang lebih besar jika dibandingkan dengan di daerah sedang. Pada peristiwa pelapukan sering terjadi denudasi. Perusakan batuan karena adanya pengaruh cuaca. air. Selain air hujan pelapukan juga dipercepat oleh tumbuh-tumbuhan.

antara lain. Pelapukan Fisis atau Mekanis Pelapukan ini disebut juga pelapukan mekanis karena proses penyebabnya berlangsung secara mekanis. Kerucut-kerucut kapur yang bergantungan pada atap gua adalah stalaktit. Bersifat kimiawi karena akar akan mengeluarkan asamasam mengisap garam makanan. Page | 27 GUNADARMA UNIVERSITAS . Perusakan fisik batu-batuan akan terjadi pada pelapukan ini. tumbuhan juga berperan dalam pelapukan organis. 3) Gua dan sungai dalam tanah. c. di mana batuan yang besar akan pecah menjadi kecil dan yang kecil akan remuk menjadi halus. Hewan yang berperan dalam pelapukan. dan tikus. Keadaan ini menyebabkan terbentuknya kerucutkerucut kapur yang disebut stalaktit dan stalagmit. sedangkan kerucut-kerucut kapur yang berdiri pada dasar gua disebut stalaktit. Kapur tebal yang terdapat pada atap gua memudahkan udara masuk ke dalam. Asam-asam ini bersifat merusak batubatuan sehingga mendorong terjadinya pelapukan. Bersifat mekanis karena berkembangnya pertumbuhan akar di dalam tanah dapat merusak tanah dan sekitarnya. termasuk hewan dan tumbuhan. Pelapukan Organis Pelapukan organis terjadi karena aktivitas organisme. Selain hewan. antara lain. Yang termasuk dalam pelapukan fisik atau mekanis. Jika di dalam tanah lubang-lubang itu berhubungan satu sama lain. Pengaruh tumbuhan dapat bersifat mekanis dan kimiawi. b. Jika stalaktit dan stalagmit bersentuhan. akan membentuk tiang kapur. serangga. kerusakan yang disebabkan oleh beberapa hal yaitu : 1) Besarnya perbedaan suhu (temperatur). terjadilah sungai-sungai di dalam tanah. Retakan dalam tanah kapur akan menjadi besar dan menjadi lubang-lubang atau gua-gua karena pengaruh pelarutan. cacing tanah.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 2) Stalaktit dan stalagmite. Di garis pantai yang terangkat sering dijumpai lubanglubang bekas rumah binatang yang hidup pada permukaan air.

Semakin cepat dan besar jumlah airnya. 3) Mengkristalnya air garam. Gesekan air dengan tanah yang dilaluinya ini dapat menyebabkan pengikisan. atau beriklim gurun. air tanah bagian atas dapat mengalami pembekuan. Kristal yang tajam ini dapat merusak batubatuan yang ada di sekitarnya. karena secara tidak langsung air akan banyak membawa benda padat yang menimbulkan gesekan keras. Erosi dapat terjadi karena beberapa sebab berikut : a. Dengan kata lain. Page | 28 GUNADARMA UNIVERSITAS . atau angin disebut erosi. gerakan yang ditimbulkan akan semakin besar pula. dan jurang yang dalam.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Kondisi ini sebagian besar terjadi di daerah yang beriklim kontinental. di mana kristal-kristal yang terbentuk ini sangat runcing dan tajam. Akibat yang ditimbulkan oleh erosi air sungai dapat dibuktikan dengan terjadinya lembah-lembah. 2) Bekunya air tanah di dalam tanah atau di dalam pori-pori batuan. akan terjadi peningkatan volume atau pemuaian volume yang dapat meningkatkan tekanan keluar sehingga lama-kelamaan batubatuan akan mengalami keretakan. Semakin besar gerakan akan menyebabkan gesekan yang semakin keras. Proses pengangkutan hasil pelapukan batuan ini sering disebut dengan erosi. es. 4) Akibat erosi di daerah pegunungan Hasil pelapukan batuan ini akan segera terangkut jika ada aliran yang kuat. Jika suhunya rendah. Peristiwa ini banyak terjadi di daerah beriklim sedang. sedangkan malam akan begitu dingin. Suhu pada siang hari yang sangat tinggi akan mengakibatkan air menguap dan unsur-unsur garam yang terdapat di dalam air akan mengkristal. Hal ini menyebabkan retak dan pecahnya batu-batuan besar. ngarai. Pengikisan permukaan kulit bumi karena aliran air. Di daerah gurun temperatur pada siang hari dapat mencapai 50°C. Akan tetapi. pengikisan hanya dapat terjadi jika air itu mengalir dan mengangkut bendabenda padat. Air yang tenang tidak mengadakan gesekan dan tidak menimbulkan pengikisan. Erosi air sungai Gerakan air yang mengalir akan menimbulkan gesekan dengan tanah yang dilaluinya. lain halnya dengan air yang tenang dan tidak mengalir deras. Jika air membeku.

Jika bagian bawah batuan itu terkikis secara terus-menerus. pengikisan juga dapat disebabkan oleh angin.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK b. c. diangkut. akan timbul gesekan antara pasir dan batuan yang dapat menyebabkan terjadinya pengikisan batuan. Terhadap Batu-batuan yang diangkut Gesekan dan benturan pada saat pengangkutan batuan akan mengakibatkan pecahnya batuan. Karena gesekan dan benturan tersebut batu-batuan makin lama akan makin bulat dan kecil. pasir-pasir tersebut diendapkan di tempat lain sehingga terbentuk bukit-bukit pasir yang dapat berpindah-pindah. Pergeseran batu-batuan akan menyebabkan batuan menjadi semakin tipis. sedangkan batuan yang diguling-gulingkan akan menjadi bulat dan seperti batu guling. Erosi angin (korasi) Selain air sungai. Abrasi adalah perusakan atau pengikisan pantai yang disebabkan oleh pukulan gelombang laut yang terusmenerus terhadap dinding pantai. dan es. Aliran es yang mencair itu akan membawa atau menyeret batu-batuan ke bawah atau disebut moraine. Kondisi ini menyebabkan sungai menjadi lebih cepat dalam daripada melebarnya. a. dan yang diendapkan. b. Pengikisan oleh angin banyak terjadi di daerah gurun pasir. Pengaruh erosi air terhadap material yang dihancurkan. Terhadap Sungai 1) Hulu sungai Di bagian hulu sungai. Erosi air laut (abrasi) Erosi air laut sering disebut dengan abrasi. Jika pasir yang terbawa angin itu melewati batu-batuan. Setelah terbawa oleh angin. Erosi es (gletser) Gerakan lapisan es yang mengalir turun dari pegunungan es yang menyebabkan pengikisan disebut dengan erosi es (gletser). Kalau kalian Page | 29 GUNADARMA UNIVERSITAS . Oleh karena itu. erosi dasar sungai lebih tinggi daripada erosi tepi sungai. air laut. bantuan akan membentuk batu cendawan di gurun pasir. d. kecepatan aliran sungai lebih tinggi karena kemiringan gradien dasarnya yang tinggi.

benda-benda yang terangkut sebagian besar diendapkan di bagian muara sungai. Sungai yang berkelok-kelok (Meander) ini sebagian besar terdapat di hilir sungai. Setelah menempuh jarak tertentu. Demikian pula dengan kecepatan airnya yang mulai berkurang atau kecepatan airnya yang semakin kecil. Di daerah hilir ini air mengalir dengan kecepatan yang sangat lambat. Endapan hasil pelapukan batu-batuan ini lama-kelamaan akan berubah menjadi batuan sedimen. 4) sedimen aeolis (aeris) oleh angin. batuan sedimen dapat dibedakan atas berikut : a. palung sungai berbentuk huruf V. Berdasarkan tempat pengendapan : Page | 30 GUNADARMA UNIVERSITAS . Selain itu. b. material yang terbawa karena erosi akan diendapkan. Peristiwa ini mendorong terbentuknya delta atau pulau-pulau di bagian muara sungai. Berdasarkan tenaga alam yang mengangkut dan tempat pengendapannya. 2) Bagian tengah sungai Dasar sungai bagian tengah tidak lagi miring. 2) sedimen marine oleh air laut. Di bagian ini benda-benda padat yang besar mulai diendapkan. Ini dapat terjadi karena kecepatan erosi semakin berkurang. 3) Hilir sungai Di bagian hilir ini dasar palung sungai berbentuk datar. Sebagai akibatnya sungai mulai membelok dan belokan ini makin lama makin besar. bahkan seperti tidak mengalir. tetapi sudah mulai melandai atau rata. Berdasarkan tenaga alam yang mengangkutnya : 1) sedimen akuatis oleh air.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK perhatikan di daerah-daerah pegunungan. sungai-sungainya akan terlihat curam di antara tebing-tebing yang tinggi. sehingga garis arus mulai membelok dan erosi ke bagian tepi yang dituju menjadi besar. Dengan demikian. Pengendapan sebagian besar terjadi pada bagian tepi sungai karena pada bagian ini kecepatan airnya paling kecil. 3) sedimen glasial oleh gletser (es).

di danau atau rawa. dataran banjir. di daerah es. Pada bagian hulu. tanggul alam. yang wilayahnya mulai datar aliran air mulai lambat dan membentuk meander. 2) sedimen marine. Berikut ini adalah ciri bentang lahan akibat proses pengendapan berdasarkan tenaga pengangkutnya. di laut. Hasil proses sedimentasi di suatu tempat dengan tempat lain akan berbeda. baik bagian dalam maupun tepi luar. 3) sedimen limnis. Pada bagian tengah. di mana pengikisan dan pengendapan terjadi secara berturut-turut. Pengendapan oleh Air Batuan hasil pengendapan oleh air disebut sedimen akuatis. volume air kecil dan tenaga yang terbentuk juga kecil. Proses meander terjadi pada tepi sungai. dan delta. Di bagian sungai yang alirannya cepat akan terjadi pengikisan. Sementara itu. Proses berkelok-keloknya sungai dimulai dari sungai bagian hulu. Apabila hal itu berlangsung secara terus-menerus. Bentang alam hasil pengendapan oleh air. sedangkan bagian tepi sungai yang lamban alirannya akan terjadi pengendapan. Akibatnya. Proses pengendapan yang terjadi secara terus-menerus akan menyebabkan kelokan sungai terpotong dan terpisah dari aliran sungai. antara lain. Page | 31 GUNADARMA UNIVERSITAS . pada bagian hulu belum terjadi pengendapan. sehingga terbentuk oxbox lake. 4) sedimen terestris. di darat. a. di sungai. sungai mulai menghindari penghalang dan mencari rute yang paling mudah dilewati. 5) sedimen glasial. akan membentuk meander. Meander biasanya terbentuk pada sungai bagian hilir. meander. 1) Meander Meander merupakan sungai yang berkelok-kelok yang terbentuk karena adanya pengendapan.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 1) sedimen fluvial.

Pengendapan oleh Air Laut Batuan hasil pengendapan oleh air laut disebut sedimen marine. Ukuran dan komposisi material di pantai sangat bervariasi tergantung pada perubahan kondisi cuaca. Biasanya terdiri atas material pasir. spit akan semakin panjang. pesisir. Setelah sekian lama. terjadi pengendapan sedimen oleh air sungai. Pembentukan delta memenuhi beberapa syarat. Setelah sekian lama. seperti danau atau laut. Bentang alam itu disebut tanggul alam. Pertama. Akhirnya lapisan-lapisan sedimen membentuk dataran yang luas pada bagian sungai yang mendekati muaranya dan membentuk delta. Pesisir merupakan wilayah pengendapan di sepanjang pantai. Akibatnya. Akibatnya. akan terbentuk lapisanlapisan sedimen. arah angin. Ketika material masuk ke laut yang dalam. dan arus laut. spit. Bentang alam hasil pengendapan oleh air laut. Jika terjadi perubahan arah. 3) Dataran banjir dan tanggul alam Apabila terjadi hujan lebat. kecepatan alirannya menjadi lambat. Arus pantai mengangkut material yang ada di sepanjang pantai. b. terjadi pengendapan material. Pengendapan oleh air laut dikarenakan adanya gelombang. volume air meningkat secara cepat. Akibatnya. Pasir akan diendapkan sedangkan tanah liat dan lumpur akan tetap terangkut oleh aliran air. Timbulnya material yang tidak halus (kasar) terdapat pada tepi sungai. tombolo. Jika arus pantai terus berlanjut. bahan-bahan yang terbawa oleh air sungai akan terendapkan di tepi sungai. Ketiga. terbentuk suatu dataran di tepi sungai. terjadi banjir dan meluapnya air hingga ke tepi sungai. pantai harus dangkal.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 2) Delta Pada saat aliran air mendekati muara. arus pantai akan tetap mengangkut material-material ke laut yang dalam. terdapat akumulasi material yang ada di atas permukaan laut. arus panjang di sepanjang pantai tidak terlalu kuat. Kedua. Kadangkadang spit terbentuk melewati Page | 32 GUNADARMA UNIVERSITAS . Akibatnya. dan penghalang pantai. sedimen yang dibawa oleh sungai harus banyak ketika akan masuk laut atau danau. Pada saat air surut. tepi sungai lebih tinggi dibandingkan dataran banjir yang terbentuk. antara lain. Akumulasi material itu disebut tepi.

Bentang alam hasil pengendapan oleh gletser adalah bentuk lembah yang semula berbentuk V menjadi U. Batuan atau tanah hasil pengikisan juga menuruni lereng dan mengendap di lembah. Pengendapan oleh Angin Sedimen hasil pengendapan oleh angin disebut sedimen aeolis. Pengendapan oleh Gletser Sedimen hasil pengendapan oleh gletser disebut sedimen glasial. sehingga membentuk tombolo. Pada saat musim semi tiba. Angin mengangkut dan mengendapkan pasir di suatu tempat secara bertahap sehingga terbentuk timbunan pasir yang disebut gumuk pasir.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK teluk dan membentuk penghalang pantai (barrier beach). Gumuk pantai dapat terjadi di daerah pantai maupun gurun. Akibatnya. biasanya spit akhirnya tersambung dengan dataran. c. Page | 33 GUNADARMA UNIVERSITAS . terjadi pengikisan oleh gletser yang meluncur menuruni lembah. Apabila di sekitar spit terdapat pulau. lembah yang semula berbentuk V menjadi berbentuk U. Bentang alam hasil pengendapan oleh angin dapat berupa gumuk pasir (sand dune). Gumuk pasir terjadi jika terjadi akumulasi pasir yang cukup banyak dan tiupan angin yang kuat. d.

di antaranya : a. sebagai penentu ada tidaknya mineral yang terkandung dalam batuan. di daerah-daerah tertentu yang tanahnya mengandung endapan vulkanik. mulai dari lahan yang tandus dan tidak dapat ditanami sampai lahan yang sangat subur dan mudah dikelola manusia. Terdapatnya bentuk dan letak muka bumi yang bervariasi tersebut menimbulkan berbagai pengaruh.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 2. adanya pertimbangan tentang keadaan topografi sebelum melakukan pembangunan bangunan-bangunan seperti jembatan. antara lain. Berbagai variasi bentuk muka bumi adalah adanya dataran tinggi. c.892. daerah sedang. sebagai contoh kepadatan penduduk akan lebih terpusat pada daerah-daerah yang mempunyai kesuburan tinggi atau daerahdaerah yang kaya barang tambang jika dibandingkan dengan daerah yang tandus. di daerah-daerah tertentu tanahnya hanya sedikit mengandung mineral yang sebagian besar hanyut terkikis dan tercuci terus-menerus oleh hujan sehingga mengakibatkan tanahnya tidak subur.000 km2. dan jalan-jalan raya. d. mempunyai jenis vegetasi dan fauna yang beragam. daerah yang subur. cukup hujan. tingkat kepadatan penduduk. dataran rendah. perbedaan suhu yang berpengaruh terhadap jenis tanaman. ada tidaknya vegetasi. gedung. dan ada tidaknya kandungan unsur-unsur mineral. Jumlah bentang alam di permukaan bumi yang berupa lahan bervariasi. bentuk lahan. daerah yang tidak mengandung mineral. Luas lahan bumi diperkirakan 148. keadaan iklim. ketinggian tempat. daerah yang mengandung mineral. bersifat sangat subur. e. dan sebagainya. b. Faktor-faktor yang menentukan kualitas lahan. f. Page | 34 GUNADARMA UNIVERSITAS . daerah yang subur. Belahan bumi utara mempunyai luas lahan yang lebih besar jika dibandingkan dengan luas lahan di belahan bumi bagian selatan. Luas lahan tersebut tersebar merata di seluruh permukaan bumi dan tidak mengumpul menjadi satu. Degradasi Lahan & Dampaknya Terhadap Kehidupan Lahan merupakan bentang darat mulai dari pantai sampai ke pedalaman. g. daerah yang tandus.

b. tandus. seperti tidak diolah dan tidak dipupuk sehingga tanah mengalami degradasi. yaitu : a. dan tanah longsor.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Harus diperhatikan bahwa tanah yang subur dapat saja menjadi tanah yang tidak subur. tandus. banjir. Page | 35 GUNADARMA UNIVERSITAS . Keadaan ini akan memunculkan apa yang disebut lahan kritis. penggalian barang tambang tanpa pengawasan. pembuangan limbah industri. perbuatan manusia. kebakaran hutan. seperti penggundulan hutan. dan peladangan berpindah-pindah. yaitu tanah rusak. Hal ini disebabkan oleh salahnya pengolahan tanah. Tingkat kesuburan di lahan kritis ini mendekati nol sehingga tidak dapat ditanami sama sekali. dan tidak ada vegetasi yang tumbuh di atasnya yang lama-kelamaan akan menjadi padang pasir atau bukit padas dan batu. bencana alam. gempa bumi. Lahan kritis dapat terjadi karena beberapa hal. dan kritis. seperti letusan gunung api. pembuangan sampah plastik sembarangan.

Beberapa Bencana Alam Yang Sering Terjadi di Afrika a. Gempa Bumi Page | 36 GUNADARMA UNIVERSITAS . Banjir b.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK 3.

MAKALAH GEOLOGI TEKNIK c. Angin Topan Page | 37 GUNADARMA UNIVERSITAS .

asbes. dalam mencari suatu sumber sebaiknya menggunakan keyword berbahasa Inggris karena sumber berbahasa Indonesia sangatlah sedikit. Lalu. gneiss dan basal. nikel. uranium. B. Page | 38 GUNADARMA UNIVERSITAS . kobalt dan minyak. besi. Selain itu. kromium.6 sampai 2 miliar tahun yang lalu selama Era Prakambrium. kita tidak boleh mebgeksploitasi-nya secara berlebihan karena mineral adalah sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui. dan dibentuk secara terpisah antara 3. Saran Walaupun Afrika memiliki sumber kekayaan mineral yang banyak. Kesimpulan Batuan di benua Afrika kebanyakan adalah batuan beku granit.MAKALAH GEOLOGI TEKNIK BAB 3 PENUTUP A. di Afrika juga ditemukan mineral-mineral seperti emas. berlian.

MAKALAH GEOLOGI TEKNIK Page | 39 GUNADARMA UNIVERSITAS .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful