Krisis Imperialis dan Jeratan Utang yang Memiskinkan

Guna memahami krisis keuangan global yang terjadi saat ini, maka kawan M. Helmi Rosyadi bersama kawan Ndaru Prasetyananta dari Lingkar Study Kerakyatan menyajikan data jerat hutang dari pemerintahan negara-negara maju (G8), lembaga keuangan internasional (IFIs) dan perusahaan multi-nasional (MNCs/TNCs) kepada negara-negara dunia ketiga (termasuk Indonesia). Lingkar Study Kerakyatan akan terus-terus memperjuangkan keadilan global dan membangun solidaritas Internasional menentang kebijakan neoliberalisme dan dominasi imperialisme. Data berikut ini menjadi bukti nyata penindasan sistem kapitalisme. Rendahnya indeks pembangunan manusia (HDI), hutang najis (odious debt), hutang ilegal (illegal debt), pelarian modal, dominasi modal, harga bahan baku yang murah, rejim diktator, agresi militer, kesemuanya menjadi bukti bahwa imperialisme neoliberal ekploitatif. Data yang disebarluaskan berikut ini berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya dan telah dikaji dengan seksama oleh Lingkar Study Kerakyatan. Kemiskinan negara-negara dunia ketiga Populasi dan tingkat kesejahteraan
Negara-negara dunia ketiga 77% 19% 1.520 US dollar Negara-negara Balkan, Turki 7% 5% 2.700 US dollar Negara-negara maju (G8) 16% 76% 28.600 US dollar Seluruh Dunia 6,5 milyar jiwa tanpa tempat tinggal 48.460 milyar US dollar 5.800 US dollar

Populasi di tahun 2006 GDB tahun 2006 GDB perkapita

Kesenjangan di dunia dan rendahnya indeks pembangunan manusia (HDI) Penghasilan 500 orang kaya di dunia jauh lebih besar bila dibandingkan dengan penghasilan 416 milyar orang di negara-negara miskin. Pada tahun 2005 sekitar 2,6 milyar penduduk hidup dengan penghasilan kurang dari 2 US dollar per hari. Pada tahun 2005 sekitar 1,4 milyar penduduk hidup dengan penghasilan kurang dari 1,25 US dollar per hari.
Jumlah penduduk dengan penghasilan kurang dari 1 US dollar per hari (dalam juta) Di Afrika Di Amerika selatan (latin) dan Kepulauan Karibia Di Asia Jumlah penduduk yang hidup dalam kelaparan (dalam juta) 2005 848 2007 923 2008 963 1981 214 42 548 1990 299 43 579 2004 391 46 596

100 juta lebih anak tidak bisa menikmati bangku sekolah dasar 500.000 perempuan meninggal ketika melahirkan per tahunnya 1,1 milyar lebih penduduk tanpa akses air yang bersih 2,6 milyar lebih penduduk hidup dengan sanitasi yang buruk
Alokasi persentase anggaran untuk pembiayaan sosial dibandingkan pembayaran cicilan utang selama 1992-1997 Negara Anggaran pembiayaan sosial Pembayaran cicilan hutang Kamerun 4,0% 36% Zambia 6,7% 40,0% Nikaragua 9,2% 14,1% Kenya 12,6% 40,0% Tanzania 15,0% 46,0% Nigeria 20,4% 33,0% Indonesia 25,7% 36,3%

Kebutuhan biaya untuk memenuhi kebutuhan sosial dasar penduduk (yang meliputi: pendidikan dasar, kesehatan, air bersih, sanitasi) di seluruh dunia selama kurun waktu 10 tahun sebesar 80 milyar US dollar1. Yang kaya semakin kaya yang miskin semakin ternista Jumlah kekayaan 497 milyader di tahun 2001 bila dijumlahkan keseluruhannya sebesar 1.500 milyar US dollar Jumlah kekayaan 1.125 milyader di tahun 2007 bila dijumlahkan keseluruhannya sebesar 4.400 milyar US dollar Bila dianalisis 2% pajak tahunan dari para milyader dapat mengumpulkan 88 milyar US dollar, dimana cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk di seluruh dunia, ini merupakan salah satu cara yang dimungkinkan namun hal ini tidak pernah dilakukan. Kekayaan dari 10,1 juta jutawan di tahun 2007 sebesar 40.700 milyar US dollar, 2% pajak tahunannya dapat mengumpulkan 80 milyar US dollar yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dasar penduduk di seluruh dunia.
World Bank, WWHO, UNDP, UNESCO, UNFPA, UNICEF, Implementing the 2020 Initiative. Achieving universal access to basic social service,1998, www.unicef.org/2020.pdf. The above mentioned bodies reckon that US$ 80 billion a year (1995) would be needed.
1

1

Belajar dari pengalaman krisis di tahun 1980-an Pada tahun 1960 dan 1970
Jumlah hutang luar negeri 1960 8 US milyar dollar 1970 70 US milyar dollar 1970 540 US milyar dollar

Penurunan harga komoditas di tahun 1980-an Penurunan harga komoditas ekspor dari negara-negara dunia ketiga
Komoditas ekspor Makanan Minuman (kopi,teh) Minyak mentah Komiditas pertanian Besi, bijih besi, dan mineral Penurunan harga komoditas ekspor kurun 1977 sampai 1997 -2,6% -5,6% -3,5% -2,0% 1,9%

Kenaikan suku bunga yang berpengaruh terhadap pembayaran utang (dalam US dollar)
Tahun 1970 1975 1979 1980 1981 Suku Bunga 7,9% 7,9% 12,7% 15,3% 18,9% Kenaikan suku bunga (setelah inflasi) 2,0% -1,3% 1,4% 1,8% 8,6%

Hutang najis (odious debt) atau hutang illegal (illegal debt) yang sangat besar
Negara Indonesia Iraq Brazil Argentina Korea Selatan Nigeria Turki Filipina Afrika Selatan Syiria Thailand Maroko Tunisia Zaire Chili Pakistan Peru Ethiopia Kongo Kenya Iran Bolivia Guatemala Mali Myanmar Somalia Malawi Paraguay Nikaraguay Kamboja Togo Liberia Rwanda Salvador Haiti Uganda Afrika Tengah Kedidaktoran Soeharto Saddam Hussein Junta Militer Junta Militer Rejim Militer Buhari/Abacha Rejim Militer Marcos Apartheid Assad Rejim Militer Hassan II Ben Ali Mobutu Pinochet Rejim Militer Fujimori Mengistu Sassou Moi Shah Iran Junta Militer Rejim Militer Traroe Junta Militer Siad Barre Banda Stroessner Anastasio Somoza Kher Merah Eyadema Doe Hebyarimana Junta Militer Duvailer Idi Amin Dada Bokassa Periode keditaktoran 1966-1998 1979-2003 1965-1985 1976-1983 1961-1981 1984-1998 1980-1989 1965-1986 1948-1991 1971- sekarang 1966-1988 1961-1999 1987- sekarang 1965-1997 1973-1990 1978-1988 1990-2000 1977-1991 1979- sekarang 1978-2003 1941-1979 1964-1982 1954-1985 1968-1991 1988-sekarang 1969-1991 1966-1994 1954-1989 1974-1979 1976-1989 1967- sekarang 1980-1990 1973-1994 1962-1980 1957-1986 1971-1979 1966-1979 Hutang najis dictator (dalam milyar US dollar) 150 122 100 45 33 30 30 27 22 21 21 19 21 13 12 10 9 8 6,1 5,8 4,5 3,0 2,7 2,5 2,3 2,3 2,2 2,1 2,0 1,8 1,8 1,2 1,0 1,0 0,8 0,6 0,2 Jumlah utang pada 2006 (dalam milyar US dollar) 131 92 194 122 154 8 208 60 36 7 55 18 7 11 48 36 28 2,3 6,1 6,5 20 5,3 5,5 1,4 6,8 2,8 0,9 3,4 4,4 3,5 1,8 2,7 0,4 9,1 1,2 1,3 1,0

2

Jumlah utang negara-negara dunia ketiga sejak 1980
Jumlah utang (milyar US dollar) 540 1.330 1.950 2.260 2.750 3.360 Pembiayaan sosial (milyar US dollar) 86 146 220 371 437 523

1980 1990 1995 2000 2004 2007

Distribusi utang
Utang di tahun 2007 Sebesar 3.360 milyar US dollar Utang di tahun 2007 Sebesar 3.360 milyar US dollar Lembaga keuangan multilateral (11,3%) Kreditor (pemberi utang) Utang bilateral, dari negara Untang swasta, dari pengutang (8,3%) TNCs/ MNCs (80,4%)

Debitor (penerima utang) Diterima oleh negara Diterima oleh perusahaan swasta sebesar 1.350 milyar US dollar (40%) sebesar 2.010 milyar US dollar (60%)

Jumlah Utang pada tahun 2007
Wilayah Amerika Latin Sub sahara Afrika Afrika Tengah dan Afrika Utara Asia Selatan Asia Timur Eropa Timur, Eropa tengah (Turki) Jumlah Jumlah utang (milyar US dollar) 790 190 150 240 720 1.270 3.360 Pimbiayaan sosial (milyar US dollar) 146 17 20 24 90 226 523

Jeratan hutang negara-negara dunia ketiga pada tahun 2007
Indonesia India Brazil Turki Meksiko Argentina Rusia (milyar US dollar) 67 60 85 78 96 65 50 (per penduduk) Lebanon Gabon Panama Kroasia Jamaika Uruguay Argentina (US dollar) 4.670 2990 2370 2300 2250 2180 1650

Jumlah hutang dalam negeri negara-negara dunia ketiga pada tahun 1997 sebesar 1.300 milyar US dollar. Jumlah hutang dalam negeri negara-negara dunia ketiga pada tahun 2005 sebesar 3.500 milyar US dollar. Pembayaran hutang dalam negeri negara-negara dunia ketiga pada tahun 2007 sebesar 600 milyar US dollar. Jumlah pembayaran hutang (dalam negeri dan luar negeri) pada tahun 2007 sebesar 800 milyar US dollar. Relasi Utang Pembayaran hutang sejak tahun 1980
Jumlah utang pada tahun 1970 Jumlah utang pada tahun 2007 Jumlah pembayaran utang antara 1980 sampai 2007 Jumlah (milyar US dollar) 70 3.360 7.150

Perbandingan sumber penerimaan dan pengeluaran negara-negara dunia ketiga pada tahun 2007
Penerimaan utang Pelarian modal olen TNCs/MNCs Pengiriman uang dari buruh migran Pembayaran cicilan utang + 104 milyar US dollar - 238 milyar US dollar + 251 milyar US dollar - 190 milyar US dollar

Negara-negara dunia ketiga (dirugikan) malah banyak memberi keuntungan pada negara-negara maju Total cadangan kurs mata uang asing (devisa) negara-negara dunia ketiga sebesar 4.500 milyar US dollar. Utang luar negeri negara-negara dunia ketiga sebesar 1.350 milyar US dollar. Utang negara Amerika Serikat dalam bentuk obligasi (surat berharga) sebesar 2.200 milyar US dollar.
Utang luar negeri negara Amerika Serikat sebesar 6.642 milyar US dollar.

3

Perbandingan utang negara-negara maju dengan negara-negara dunia ketiga
Pada tahun 2007 Jumlah utang negara-negara kaya Utang negara Amerika Serikat Utang negara Jepang Utang negara Uni-Eropa Utang negara Inggris Utang luar negeri negara-negara dunia ketiga (milyar US dollar) 30.000 9.300 8.000 8.100 1.300 1.350 (milyar US dollar) 1.800 410 130 9.300 400 8.000 420

Pada tahun 2007 Utang negara Perancis Utang negara Belgia Utang luar negeri negera-negara Subsahara Afrika Utang negara Amerika Serikat Utang luar negeri negera-negara Amerika Latin Utang negara Amerika Serikat Utang luar negeri negera-negara di Asia

Biaya pengeluaran negara-negara maju
Biaya yang dikeluarkan untuk hiburan per tahunnya Pembiayaan Militer per tahunnya Pembiayaan utang untuk negara dunia ketiga Total biaya yang dikeluarkan untuk agresi militer di Irak sampai akhir 2007 Biaya yang dikeluarkan perbulannya untuk agresi militer di Iraq dan Afganistan Anggaran untuk PBB 486 milyar US dollar 1.339 milyar US dollar 190 milyar US dollar 400 milyar US dollar 16 milyar US dollar 16 milyar US dollar

Simpanan deposito para konglomerat negara dunia ketiga di bank luar negeri
Pada tahun 2007 Amerika Latin dan Kepulauan Karibia Afrika tengah dan Afrika Utara Subsahara Afrika Asia Selatan Asia Timur dan Pasifik Eropa Timur, Eropa tengah (Turki) Total Jumlah utang luar negeri 400 milyar US dollar 110 milyar US dollar 130 milyar US dollar 160 milyar US dollar 260 milyar US dollar 290 milyar US dollar 1.350 milyar US dollar Simpanan deposito para konglomerat negara dunia ketiga di bank luar negeri 490 milyar US dollar 360 milyar US dollar 230 milyar US dollar 190 milyar US dollar 450 milyar US dollar 660 milyar US dollar 2.380 milyar US dollar

Krisis Perekonomian dan Keuangan Global tahun 2008 Pembiayaan perdagangan oleh bank sentral dan pemerintah selama April sampai Oktober 2008 sebesar 7.800 milyar US dollar Kerugian dan penyusutan aset perbankan antara Agustus 2007 sampai Agustus 2008 sebesar 500 milyar US dollar Kerugian yang dialami bank-bank di Amerika Serikat, Inggris, Spanyol dan Swiss pada tahun 2008 sebesar 2.200 milyar US dollar Kerugian yang dialami oleh Royal Bank Skotlandia pada tahun 2008 sebesar 30 milyar US dollar, sama dengan GDB Kenya yang sebesar 30 milyar US dollar. Dampak krisis yang dialami oleh negara-negara dunia ketiga Penurunan pendapatan ekspor komoditas dan hasil pertanian
Komoditas Minyak Tembaga Kapas Beras Gandum Jagung Unit dollar/barel dollar/ton sen/kilo sen/kilo sen/karung sen/karung Harga tertinggi pada tahun lalu 146,35 8.980 86,88 24,68 1.275 757,75 Tanggal mengalami harga tertinggi 15-072008 03-07-2008 04-03-2008 24-04-2008 13-03-2008 26-06-2008 Harga pada tanggal 17-02-2009 36,78 3.406 44,60 12,49 535 363,50

Terjadi defisit anggaran akibat dari penurunan tajam penerimaan negara-negara dunia ketiga yang diperoleh dari ekspor ditambah lagi beban pembayaran utang 4

Ada dua penyebab biaya pengembalian utang mengalami kenaikan: Pertama, Kebanyakan pinjaman utang dalam bentuk dollar, dan pemerintah di negara-negara dunia ketiga harus mengembalikan pinjaman dalam bentuk dollar, padalah telah terjadi kenaikan kurs dollar. Kedua, defisit anggaran negara-negara dunia ketiga diakibatkan beban pembayaran hutan dan menurunnya jumlah ekspor. Bahkan negara-negara dunia ketiga tidak mampu membayar cicilan hutan (seperti: Ekuador). Selain itu, kemungkinan besar krisis perekonomian dan keuangan global dikarenakan utang digunakan untuk pembiayaan perusahaan swasta yang kemudian mengalami kebangkrutan. Genjala krisis keuangan di negara-negara maju Pembiayaan yang sangat besar dikeluarkan guna penyehatan perbankan dan perusahaan asuransi sehingga mengakibatkan terjadinya peningkatan utang negara-negara maju. Stimulus fiskal dikeluarkan guna mengatasi resesi ekonomi padahal pendapatan dari pajak menurun tajam, gejala ini nampak mulai tahun 2007. IMF
Besaran hak suara (voting) ke-24 anggota IMF pada November 2008 Amerika Serikat 16,77% Belgia 5,14% Indonesia 3,52% Jepang 6,02% Belanda 4,78% Mesir 3,20% Jerman 5,88% Spanyol 4,45% Selandia Baru 2,79% Prancis 4,86% Italia 4,10% Brazil 2,42% Inggris 4,86% Kanada 3,64% India 2,35% Saudi Arabia 3,16% Swedia 3,44% Iran 2,24% China 3,66% Korea Selatan 3,44% Argentina 1,96% Rusia 2,69% Sierra Leone 3,01% Rwanda 1,35%

Perbandingan hak suara (voting) negara anggota Bank Dunia dengan populasi penduduk
Negara anggota IMF China India Amerika Indonesia Rusia Jepang Perancis Saudi Arabia Populasi di tahun 2005 1.313 juta penduduk 1.134 juta penduduk 300 juta penduduk 200 juta penduduk 144 juta penduduk 128 juta penduduk 61 juta penduduk 24 juta penduduk Hak suara (voting) di IMF 3,66% 2,35% 16,77% 3,52% 2,69% 6,02% 4,86% 3,16%

Bank Dunia
Besaran hak suara (voting) anggota Bank Dunia pada November 2008 Amerika Serikat 16,40% Austria 4,80% Thailand 2,54% Jepang 7,78% Belanda 4,52% Kuwaid 2,91% Jerman 4,49% Venezuela 4,50% Selandia Baru 3,04% Prancis 4,31% Italia 3,51% Kolombia 3,59% Inggris 4,31% Kanada 3,85% India 3,40% Saudi Arabia 2,79% Norwegia 3,34% Algeria 3,19% China 2,79% Australia 3,45% Chili 2,32% Rusia 2,79% Liberia 3,36% Mauritius 1,92%

Perbandingan hak suara (voting) negara anggota Bank Dunia dengan populasi penduduk
Negara anggota Bank Dunia China India Amerika Rusia Jepang Perancis Saudi Arabia Populasi di tahun 2005 1.313 juta penduduk 1.134 juta penduduk 300 juta penduduk 144 juta penduduk 128 juta penduduk 61 juta penduduk 24 juta penduduk Hak suara (voting) di Bank Dunia 2,79% 3,40% 16,40% 2,79% 7,78% 4,31% 2,79%

Sumber diperoleh dari: CADTM, World Bank, IMF, OECD, UNDP, FAO, UNCTAD, BIS, FORBES

5

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful