PEMIKIRAN MUHAMMAD IQBAL

PEMIKIRAN MUHAMMAD IQBAL Written by Admin Tuesday, 08 June 2010 09:24

Oleh : Ujang Habibi & Enjang Jamhuri I. Pendahuluan Berbicara masalah Islam dan pemikiran tokoh-tokohnya, seberapapun lamanya tidaklah cukup untuk membahasnya. Mengingat begitu banyak sekali kajian-kajian Islam berikut pemikiran-pemikiran para tokohnya yang telah berhasil mengukir sejarah dan melahirkan peradaban baru bagi umat Islam. Dalam kajian ini penulis akan membahas tentang tokoh yang monumental diabad kedua puluh, yaitu Muhammad Iqbal (selanjutnya ditulis; Iqbal). Semoga tulisan ini dapat menjadi bahan diskusi dan dapat diambil ibrah bagi kalangan intelektual dan cendikiawan muda yang haus akan ilmu pengetahuan. Dr. Mohammad Natsir didalam bukunya Kapita Selekta mengungkapkan bahwa Iqbal telah membangkitkan semangat rakyat dengan memompa kepercayaan diri ('Izzatunnafs) sambil beliau menyitir sebuah sajaknya dengan tema Khudi (pribadi) sebagai berikut:[1] Khudi ko kar buland itna keh har taqdir se pahley Khuda bandey se khud puchhey bata teri raza kia hai. "Binalah pribadimu demikian hebatnya sehingga sebelum Tuhan menentukan taqdirmu Dia sendiri akan mengarahkan Tanya padamu: Apakah yang kau kehendaki yang sebenarnay".

II. Biografi Singkat Iqbal dilahirkan di Sialkot-India (suatu kota tua bersejarah di perbatasan Punjab Barat dan Kashmir) pada tanggal 9 November 1877/ 2 Dzulqa'dah 1294[2] dan wafat pada tanggal

Iqbal menjadi murid kesayangan dari Sir Thomas Arnold.[5] Adapun karya-karya Iqbal diantaranya adalah: Bang-i-dara (Genta Lonceng). Iqbal lulus pada tahun 1897 dan memperoleh beasiswa serta dua medali emas karena baiknya bahasa inggris dan arab. A Contibution to the History of Muslim Philosopy. Pas Cheh Bayad Kard Aye Aqwam-i-Sharq (Apakah Yang Akan Kau Lakukan Wahai Rakyat Timur?). Devlopment of Metaphyiscs in Persia. Sekembalinya dari Eropa tahun 1909 ia diangkat menjadi Guru Besar di Lahore dan sempat menjadi pengacara. Pendidikan dasar sampai tingkat menengah ia selesaikan di Sialkot untuk kemudian melanjutkan ke Perguruan Tinggi di Lahore. dan Rumuz-i-Bekhudi (Rahasia Peniadaan Diri). Setelah pendidikan dasarnya selesai di Sialkot ia masuk Government College (sekolah tinggi pemerintah) Lahore. . . Armughan-i-Hejaz(Hadiah Dari Hijaz).21 April 1938. Ia terlahir dari keluarga miskin. Zarb-i-Kalim (Pukulan Tongkat Nabi Musa). Terlebih ketika Dinasti Mughal terakhir di India ini mengalami kekalahan saat melawan Inggris pada tahun 1857. Jawaid Nama (Kitab Keabadian). juga sangat mempengaruhi 41 tahun kekuasaan Imperium Inggris[9] dan bahkan pada tahun 1858British East India Company dihapus dan Raja Inggris bertanggungjawab atas pemerintah imperium India[10]. Rumuz-i-Bekhudi (Rahasia-rahasia Peniadaan Diri). Lectures on the Reconstruction of Religius Thought in Islam Ilm al Iqtishad. Keduanya adalah sebagai para pemikir muslim pertama yang menyadari bahwa kaum muslimin tengah menghadapi zaman modern yang didalamnya pemahaman Islam mendapat tantangan serius dari Inggris. Musafir Nama. ia mendapatkan pendidikan yang bagus.[6] Sebagai seorang pemikir. dan pada tahun 1909 ia mendapatkan gelar M. Zabur-i-'Ajam (Taman Rahasia Baru). Asrar-iKhudi (Rahasia-rahasia Diri).A dalam bidang filsafat. tentu tidak dapat sepenuhnya dikatakan bahwa gagasangagasannya tersebut tanpa dipengaruhi oleh pemikir-pemikir sebelumnya. Bal-i-Jibril (Sayap Jibril). Pada masa ini pemikiran kaum muslimin di anak benua India sangat dipengaruhi oleh seorang tokoh religius yaitu Syah Waliyullah AdDahlawi[7] dan Sayyid Ahmad Khan[8]. tetapi berkat bantuan beasiswa yang diperlolehnya dari sekolah menengah dan perguruan tinggi. Iqbal hidup pada masa kekuasaan kolonial Inggris. Payam-i-Mashriq (Pesan Dari Timur). Khusal Khan Khattak.[3] Ia lahir dari kalangan keluarga yang taat beribadah sehingga sejak masa kecilnya telah mendapatkan bimbingan langsung dari sang ayah Syekh Mohammad Noor dan Muhammad Rafiq kakeknya[4]. di CambridgeInggris dan terakhir di Munich-Jerman dengan mengajukan tesis dengan judul The Development Of Metaphysics in Persia.

Ia terpilih menjadi anggota legistalif Punjab dan pada tahun 1930 terpilih sebagai Presiden Liga Muslim. Pemikiran Muhammad Iqbal Menurut Dr. bahkan didukung pula oleh mayoritas Hindu yang saat itu sedang dalam posisi terdesak saat menghadapi front melawan Inggris. yang diketahui dan difahami oleh masyarakat dunia dengan bukti berupa literature-literatur yang beredar luas. Karena itulah ia disebut sebagai Tokoh Multidimensional.1. diri. diri. Syed Zafrullah Hasan dalam pengantar buku Metafisika Iqbal yang ditulis oleh Dr.[12] Dengan latar belakang itu pula maka dalam makalah ini penulis akan memaparkan gagasan-gagasan Iqbal dalam dua hal yaitu: pemikirannya tentang politik dan tentang Islam. Iqbal secara konkrit.[14] Pemikiran dan aktivitas Iqbal untuk mewujudkan Negara Islam ia tunjukkan sejak terpilih menjadi Presidaen Liga Muslimin tahun 1930. Hal ini tidak sepenuhnya keliru karena memang gerakan-gerakan dan karya-karyanya mencerminkan hal itu.III. dunia dan Tuhan) itulah yang menggerakkan dirinya untuk berperan di India pada khususnya dan dibelahan dunia timur ataupun barat pada umumnya baik sebagai negarawan maupun sebagai agamawan. dunia dan Tuhan. Iqbal memiliki beberapa pemikiran yang fundamental yaitu intuisi. Oleh karenanya ia berfikir bahwa kaum muslimin harus membentuk Negara sendiri. filosof dan sastrawan. pemikiran-pemikirannya yang fundamental (intuisi. Gelar ini menunjukan pengakuan dari kerajaan inggris atas kemampuan intelektualitas dan memperkuat bargening position politik perjuangan umat Islam India pada saat itu. Ide ini ia lontarkan keberbagai pihak melalui Liga Muslim dan mendapatkan dukungan kuat dari seorang politikus muslim yang sangat berpengaruh yaitu Muhammad Ali Jinnah[15] (yang mengakui bahwa gagasan Negara Pakistan adalah dari Iqbal). Pemikiran Politik Sepulangnya dari Eropa. Ia memandang bahwa tidaklah mungkin umat Islam dapat bersatu dengan penuh persaudaraan dengan warga India yang memiliki keyakinan berbeda. justru dia adalah sebagai negarawan. Iqbal kemudian terjun kedunia politik dan bahkan menjadi tulang punggung Partai Liga Muslim India. Dan jika dikaji.[16] Bagi Iqbal dunia Islam seluruhnya . Baginya Iqbal sangat berpengaruh di India bahkan pemikiran Muslim India dewasa ini tidak akan dapat dicapai tanpa mengkaji ide-idenya secara mendalam. Karir Iqbal semakin bersinar dan namanya pun semakin harum ketika dirinya diberi gelar ‘Sir’ oleh pemerintah kerajaan Inggris di London atas usulan seorang wartawan Inggris yang aktif mengamati sepak terjang Iqbal[13] di bidang intelektual dan politiknya. 3. Ia juga dinobatkan sebagai Bapak Pakistan yang pada setiap tahunnya dirayakan oleh rakyat Pakistan dengan sebutan Iqbal Day.[11] Namun dalam tataran praktek. Ishrat Hasan Enver.

Intisari hidup adalah gerak. atau duniawi. Suatu amal perbuatan ialah temporal (fana). Iqbal menunjukkan asas-asas suatu negara dengan ungkapannya: Didalam agama Islam spiritual dan temporal. dan fitrat suatu perbuatan betapapun bersifat duniawi dalam kesannya ditentukan oleh sikap jiwa dari pelakunya.[21] M. politik dan agama tidaklah dapat . [18] Muhammad Asad[19] mengingatkan bahwa imitasi yang dilakukan umat Islam kepada Barat baik secara personal maupun socialdikarenakan hilangnya kepercayaan diri. Bagi Iqbal. Umat Islam tidak boleh merasa rendah diri menghadapi budaya Barat. Akhir-akhirnya latar belakang ruhani yang tak kentara dari sesuatu perbuatan itulah yang menentukan watak dan sifat amal perbuatan itu. Begitu tinggi ia menghargai gerak. kepribadian manusia akan tumbuh dewasa dan matang di lingkungan yang bebas dan jauh dari sentiment nasionalisme.[17] Sebagai seorang negarawan yang matang tentu pandangan-pandangannya terhadap ancaman luar juga sangat tajam. jika amal itu dilakukan dengan sikap yang terlepas dari kompleks kehidupan yang tak terbatas. bukanlah dua daerah yang terpisah. Karenanya ia sangat menentang pengaruh buruk budaya Barat. sehingga ia menyebut bahwa seolah-lah orang kafir yang aktif kreatif "lebih baik" dari pada muslim yang "suka tidur". maka Iqbal menyeeru kepada umat Islam agar bangun dan menciptakan dunia baru. Dengan cara itu kaum muslimin dapat melepaskan diri dari belenggu imperialis. maka pasti akan menghambat dan menghancurkan peradaban Islam. materialisme.[22] Demikian tegas Iqbal berpandangan bahwa dalam Islam.merupakan satu keluarga yang terdiri atas republik-republik. anti spiritual dan jauh dari norma insani. Dengan pemahaman seperti itu yang ia landasi diatas ajaran Islam maka ia berjuang menumbuhkan rasa percaya diri terhadap umat Islam dan identitas keislamannya. [20] Iqbal juga memiliki pandangan politik yang khas yaitu. sedang hukum hidup adalah menciptakan. Dia yakin bahwa faktor terpenting bagi reformasi dalam diri manusia adalah jati dirinya. budaya Barat adalah budaya imperialisme. dan Pakistan yang akan dibentuk menurutnya adalah salat satu republik itu. Itulah maka tidak benar kalau gereja dan negara disebut sebagai dua faset atau dua belahan dari barang yang satu. Natsir menyebutkan bahwa dalam ceramahnya yang berjudul Structure of Islam. gigih menentang nasionalisme yang mengedepankan sentiment etnis dan kesukuan (ras). baka dan fana. Bagi dia. Diantaran paham Iqbal yang mampu mambangunkan kaum muslimin dari tidurnya adalah “dinamisme Islam” yaitu dorongannya terhadap umat Islam supaya bergerak dan jangan tinggal diam. Dalam agama islam yang demikian itu adalah adalah seperti yang disebut orang "gereja" kalau dilihat dari satu sisi dan sebagai "negara" kalau dilihat dari sisi yang lain. Agama Islam adalah suatu realitet yang tak dapat dipecah-pecahkan seperti itu.

Karena berdasarkan pengalaman. hukum tetap berjalan di tempatnya. Pemikiran Tentang Al-Qur’an Sebagai seorang yang terdidik dalam keluarga yang kuat memegang prinsip Islam. namun masyarakat harus berani mencari rumusan baru secara kreatif dan inovatif untuk menyelesaikan persoalan yang mereka hadapi. Sedangkan kegagalan Kristen adalah dalam memberikan nilai-nilai kepada pemeliharaan Negara. Tujuan utama al-Qur’an adalah membangkitkan kesadaran manusia yang lebih tinggi dalam hubungannya dengan Tuhan dan alam semesta. Dalam kegagalan kedua agama tersebut menurut Iqbal Al-Qur’an berada ditengah-tengah dan sama-sama mengajarkan keseimbangan kedua kehidupan tersebut. kepercayaan diri) inilah Iqbal dapat mendobrak semangat rakyatnya untuk bangkit dari keterpurukan yang dialami dewasa ini. Ujung dari konsep kedirian inilah yang pada akhirnya membawa Pakistan merdeka dan ia disebut sebagai Bapak Pakistan. Pemikirannya Tentang Landasan Islam 3. agama Yahudi dan Kristen telah gagal menuntun umat manusia menjalani kehidupan. Iqbal meyakini bahwa Al-Qur’an adalah benar firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara Malaikat Jibril. Ia kembalikan semangat sebagaimana yang dulu dapat dirasakan kejayaannya oleh ummat Islam. Al-Qur’an tidak memuatnya secara detail maka manusialah yang ditutntut untuk mengembangkannya. Namun dia berpendapat bahwa al-Qur’an bukanlah undang-undang. Iqbal begitu terobsesi untuk menyadarkan umat Islam untuk lebih progresif dan dinamis dari keadaaan statis dan stagnan dalam menjalani kehidupan duniawi. Dia berpendapat bahwa penafsiran Al-Qur’an dapat berkembang sesuai dengan perubahan zaman. Kegagalan Yahudi disebabkan terlalu mementingkan legalita kehidupan duniawi. walaupun Al-Qur’an tidak melarang untuk memperimbangkan karya besar ulama terdahulu. pintu ijtihad tidak pernah tertutup.[23] Iqbal juga mengeluh tentang ketidak mampuan masyarakat India dalam memahami AlQur’an disebabkan tidak memahami bahasa arab dan telah salah mengimpor ide-ide India (hindu) dan Yunani ke dalam Islam dan Al-Qur’an.2. Ijtihad dalam pandangan Iqbal sebagai prinsif gerak dalam struktur Islam. Dalam istilah fiqih hal ini disebut ijtihad.1.dipisahkan. Dengan gerakan membangkitkan Khudi (pribadi. tanpa mebeda- . Disamping itu Al-Qur’an memandang bahwa kehidupan adalah satu proses cipta yang kreatif dan progresif. Akibat pemahaman yang kaku terhadap ulama terdahulu. undang-undang dan organisasi disebabkan terlalu mementingkan segi ibadah ritual.2. Al-Qur’an adalah sumber hukum utama dengan pernyataannya “The Qur’an Is a book which emphazhise deed rather than idea (Al-Qur’an adalah kitab yang lebih mengutamakan amal daripada cita-cita). bahwa negara dan agama adalah dua keseluruhan yang tidak terpisah. 3. maka ketika masyarakat bergerak maju. Oleh karenanya.

Ini bukan berarti hadits-hadits pada zamannya belum dikumpulkan. pelaksanaannya mengacu pada prinsip kemaslahatan.3. Inilah yang dikembangkannya dalam merumuskan ide berdirinya Negara Pakistan yang memisahkan diri dari India yang mayoritas Hindu. Baginya antara politik pemerintahan dan agama tidak ada pemisahan sama sekali. Untuk generasi selanjutnya. karena Abu Malik dan Az-Zuhri telah membuat koleksi hadits tiga puluh tahun sebelum Abu Hanifah wafat. 30:22) 3.[24] Satu segi mengenai al-Qur'an yang patut dicatat adalah bahwa ia sangat menekankan pada aspek Hakikat yang bisa diamati. cara-cara dan keganjilan yang dihadapinya ketika itu. (Qs. Pandangannya Tentang Ijtihad Menurut Iqbal ijtihad adalah “Exert with view to form an independent judgment on legal question” (bersungguh-sungguh dalam membentuk suatu keputusan yang bebas untuk . yaitu cara Nabi dalam menyampaikan dakwah Islam dengan memperhatikan kebiasaan.2.2. diantaranya: "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan berlain-lainan bahasamu dan warna kulitmu. Sikap ini diambil Abu Hanifah karena ia memandang tujuan-tujuan universal hadits daripada koleksi belaka. Selain itu juga Nabi sangat memperhatikan sekali adat istiadat penduduk setempat. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui". Pendapat tentang Al-Hadits Iqbal memandang bahwa umat Islam perlu melakukan studi mendalam terhadap literatur hadist dengan berpedoman langsung kepada Nabi sendiri selaku orang yang mempunyai otoritas untuk menafsirkan wahyunya.2.bedakannya.[26] 3. dari pandangan ini Iqbal menganggap wajar saja kalau Abu Hanifah lebih banyak mempergunakan konsep istihsan dari pada hadits yang masih meragukan kualitasnya. tanpa terkait oleh ruang dan waktu.[25] Iqbal menyatakan hal ini seraya menyitir beberapa ayat. Hal ini sangat besar faedahnya dalam memahami nilai-nilai hidup dari prinsip-prinsip hukum Islam sebagaimana yang dikemukakan alQur’an. Tujuan al-Qur'an dalam pengamatan reflektif atas alam ini adalah untuk membangkitkan kesadaran pada manusia tentang alam yang dipandang sebagai sebuah symbol. Jadi peraturan-peraturan tersebut khusus untuk umat yang dihadapi Nabi. Iqbal sepakat dengan pendapat Syah Waliyullah tentang hadits. Dalam penyampaiannya Nabi lebih menekankan pada prinsip-prinsip dasar kehidupan social bagi seluruh umat manusia.

Iqbal membagi ijtihad kedalam tiga tingkatan yaitu[27]: 1. adalah sangat ganjil dalam suatu system hukum Al-Qur’an yang sangat menghargai pandangan dinamis. Sebagaimana mayoritas ulama. menjadikan hukum Islam selama lima ratus tahun mengalami stagnasi dan tidak mampu berkembang[28].menjawab permasalahan hukum). Menilai kepiawaiannya yang multidisiplin itu. pak Natsir mengatakan "tentulah sukar bagi kita untuk melukiskan tiap-tiap aspek kepribadian Iqbal. Otoritas khusus yang berhubungan dengan penetapan hukum dalam kasus-kasus tertentu. Akibatnya ketentuan ketatnya ijtihad ini. Sikap ini. Jiwanya yang piawai tidak saja menakjubkan tetapi juga jarang ditemui". Otoritas relative yang hanya dilakukan dalam batas-batas tertentu dari satu madzhab 3. konsekwensinya. hal ini dikarenakan kondisi semakin meluasnya daerah Islam. Iqbal menggaris bawahi pada derajat yang pertama saja. filosof. dengan tidak terkait pada ketentuan-ketentuan pendiri madzhab. Menurut Iqbal. pendidik dan kritikus seni. apalagi dalam konsepnya satu saja ulama yang tidak setuju maka batallah keberlakuan ijma tersebut. lanjut Iqbal. Sehingga melahirkan aneka ragam pendapat (mazhab). Penutup Iqbal adalah seorang intelektualis asal Pakistan telah melahirkan pemikiran dan peradaban besar bagi generasi setelahnya . Ijtihad yang menjadi konsep dinamis hukum Islam hanya tinggal sebuah teori-teori mati yang tidak berfungsi dan menjadi kajian-kajian masa lalu saja. ahli hukum. Disamping ijtihad pribadi hukum Islam juga memberi rekomendasi keberlakuan ijtihad kolektif. Ide ijtihad ini dipagar dengan persyaratan ketat yang hampir tidak mungkun dipenuhi. ditantang untuk bisa mengantisipasi dan mengarahkan gerak perubahan tersebut agar sesuai dengan kehendak-Nya. Ia adalah seorang sastrawan. Kalau dipandang baik hadits maupun Al-Qur’an memang ada rekomendasi tentang ijtihad tersebut. Oleh sebab itu hukum Islam dihadapkan kepada masalah signifikan. 2. yaitu . IV. Ijtihad inilah yang selama berabad-abad dikembangkan dan dimodifikasi oleh ahli hukum Islam dalam mengantisipasi setiap permasalahan masyarakat yang muncul. kemungkinan derajat ijtihad ini memang disepakati diterima oleh ulama ahl-al-sunnah tetapi dalam kenyataannya dipungkiri sendiri sejak berdirinya mazhab-mazhab. Otoritas penuh dalam menentukan perundang-undangan yang secara praktis hanya terbatas pada pendiri mazhab-mazhab saja. negarawan. hukum Islam pun statis tidak berkembang selama beberapa abad.[29] Islam sebagai way of life yang lengkap mengatur kehidupan manusia. Akhirnya kedua konsep ini hanya tinggal teori saja. Iqbal merupakan sosok pemikir multi disiplin. Demikian juga ijma hanya menjadi mimpi untuk mengumpulkan ulama.

dia emas murni. Anggaplah dirimu sendiri seperti hidup dan abadi layaknya Tuhan! Bahwa manusia sendiri adalah sejati yang beraniBerani untuk melihat Tuhan berhadapan muka! Apakah "Mi'raj"? Hanya pencarian seorang saksi Yang akhirnya dapat menegaskan realitasmuSeorang saksi yang dengan kesaksiannya membuatmu abadi. Tak seorangpun dapat berdiri tanpa bergerak oleh keberadaannya. lalu sinar ego yang lain daripada milikmu Saksi ketiga adalah kesadaran TuhanLihat dirimu. Saksi kedua adalah kesadaran ego yang lainLihat dirimu. Akhirnya. Saksi pertama adalah kesadaran batinmu sendiriLihat dirimu sendiri dengan cahayamu sendiri. sesungguhnya. Dan dia yang dapat. Jika kamu berdiri tidak bergerak di depan cahaya ini. lalu dengan cahaya Tuhan.sanggupkah hukum islam memberi jawaban yang cermat dan akurat dalam mengantisipasi gerak perubahan ini? Dengan tepat Iqbal menjawab “bisa kalau umat Islam memahami hukum Islam seperti cara berfikir Umar bin Khattab”. tidaklah lengkap rasanya menulis tentang Iqbal tanpa menutupnya dengan salah satu syair[30]nya berikut ini: Apakah kamu berada dalam tingkat "kehidupan". "kematian". . atau "kematian dalam kehidupan"? Memanggil tiga saksi untuk memberitahu dimana tempat "perhentianmu". Apakah engkau hanya butiran debu semata? Ketatkan simpul egomu.

Cet. tahun 2005 2. Enver. cet. 1427 H 4. Cet. Ishrat Hasan. Asas-asas Negara dan Pemerintahan dalam Islam (terj. Cyril. Daar Ibn Jauzi. Suatu makhluk yang sesungguhnya. Mizan 1998. PT. Bandung. Atau egomu hanyalah gumpalan asap semata![31] "Wallahu A'lam Bish-Shawab" Referensi 1. th. Wedatama Widya Sastra. Khzanah Ornag Besar Islam. Granada. Azyumardi dan Syafii Maarif. Glase. Metafisika Iqbal. 15 9. Kairo. 1. 2003 10. Dan membangun makhluk baru. Alam Pikiran Islam Modern di India dan Pakistan. th. Pustaka Pelajar.Dan pegang cepat makhlukmu yang kecil! Betapa cemerlangnya memancarkan ego kita Dan menguji kilauan ini dari keberadaan Matahari! Bersihkan ragamu yang lama. The New Encyclopaedia Britannica. Jakarta. (Et. Asad. Ensiklopedi Islam. Hawasi. Muhammad Radjab). R. Musthafa Muhammad.Jakarta. Penerbit Al-Huda (Kelompok GIP). Yogyakarta. Jakarta. Robert P. Muhammad. Bandung. Ali. III 3. Eksistensialisme Mohammad Iqbal. Al-Qur'an Terjemah. th.3 tahun 2002 7. Gunadi. 1. Depok. Hilmi. Dari Penakluk Jerusalem Hingga Angkonol Jakarta : Republika : 2002 8. Mukti A. cet. Manhaj 'Ulama' al-Hadits wa as-Sunnah Fii Ushuul ad-Diin. 1. Cet. The Univercity Of Chicago. th. cet. Raja Grafindo Persada. Depag RI. Mizan. Ensiklopedi Tokoh Islam dari Abu Bakr sampai Natsir dan Qardhawi.al). Azra. Volume 6. tahun 2003 5.A dan M Shoelhi. 2004 6. 2005 . Gwinn.

200 19. Tokoh-Tokoh Islam Yang Berpengaruh Abad 20. cet. cet. Kairo. http://tghrib. Didin. hal. tahun 2002. Jakarta. 2 . Grasindo. PT Abadi dan Yayasan Kapita Selekta.174. th. Alam Pikiran Islam Modern di India dan Pakistan. 2008. Lihat juga: Musthafa Muhammad Hilmi.Jakarta. 1. 2006. Pringgodigdo. 334. Bulan Bintang. Nasution. Jakarta. Pemikiran Modern Dan Postmodern Islam. Rekonstruksi Pemikiran Agama Dalam Islam. Ensiklopedi Umum. Daar Ibn Jauzi. Tokoh-Tokoh Islam Yang Berpengaruh Abad 20. tahun 1977. 138-139 [2] Herry Mohammad (dkk). Herry (dkk). th. Jogjakarta. hal. Jakarta. Kapita Selekta 2. Lintasan Sejarah Pemikiran Perkembangan Modern Dalam Islam. 2005 hal. th.ir/melayu/?pgid=69&scid=156&dcid=38329. disadur pada tanggal 18 November 2008 12. 2 . hal. Harun. cet. Abdul. cet. 2006 15.11. 473 . Bandung. 1. hal. 2003. Gema Insani. Cet. 1963) [1] M.1. Muhammad.. Jakarta. Pembaharuan dalam Islam. XIV. Tokoh-Tokoh Islam Yang Berpengaruh Abad 20. Penerbit Yayasan Kanisius. Manhaj 'Ulama' al-Hadits wa as-Sunnah Fii Ushuul ad-Diin.237 [3] H. Jakarta. 1998 20. Sani. th.G. III hal.237 [5] Ensiklopedi Umum. Penerbit Lazuardi.Jakarta. th. PT Raja Grafindo Persada. tahun 1977 18. th. Natsir. 1968 13. Mohammad. A. 2008 17. cet. Muhammad.1. hal 185 16. Smith. th. hal 256.C. Gema Insani.A Mukti Ali. cet. Kairo. Natsir. cet. 2. Iqbal. PT Abadi dan Yayasan Kapita Selekta. cet. hal. 1. Lihat juga: Ensiklopedi Umum. Mizan 1998. Penerbit Yayasan Kanisius. 14. Tajdiid At-Tafkiir Ad-Diinii Fii al-Islam. Lihat juga: Azzumardi Azra dan Syafi’i Ma’arif dalam Ensiklopedi Tokoh Islam. 473 [4] Herry Mohammad (dkk). Iqbal. th. Saefuddin. W. Modern Islam in India (Lahore : Ashraf. Mohammad Kapita Selekta 2. Cet. th.

The New Encyclopaedia Britannica. hal. Khazanah Orang Besar Islam. Pemikiran Modern Dan Postmodern Islam. Jakarta. (Ensiklopedi Umum.al). 36-7). pemikir dan aktivis politik modernis Islam India. 2003.[6] Ishrat Hasan Enver. Lihat juga: Hawasi. hal.Khazanah Orang Besar Islam. Lihat juga: Robert Gwinn (Et. Koloni yang pertama adalah New-Foundland (1583). (Didin Saefuddin. 373 . 44 [13] Gunadi & Shoelhi. The Univercity Of Chicago. 51 [11] Enver. 15. 2004. 128. (Ensiklopedi Umum. V [12] Didin. th. Pemikiran Modern Dan Postmodern Islam. hal. Dan akhirnya setelah kejadian tahun 1857 itu ia menjalankan tiga proyek besar yaitu: memprakarsai dialog untuk menciptakan saling pegertian antara kaum muslim dan Kristen. M. 446) [10] Didin Saefuddin.Jakarta. th.al). Lihat juga: RA. 162. 185) [8] Ia adalah seorang penulis. Wedatama Widya Sastra. (Ensiklopedi Islam. 2003. Dimasa pemberontakan tahun 1857 ia berusaha mencegah kekerasan yang karenanya banyak orang-orang Inggris tertolong dari pembunuhan. cet. karena baginya dengan jalan itulah umat Islam dapat tertolong. Metafisika Iqbal. 1. hal. hal. mendirikan organisasi ilmiah yang membantu kaum muslim untuk memahami kunci keberhasilan Barat dan menganalisis secara objektif penyebab pemberontakan 1857. Selanjutnya ia menggunakan kesempatan itu untuk menjalin hubungan baik dengan Inggris tapi semata-mata untuk kepentingan umat Islam India. 8-9 [7] Ia adalah Ahmad bin Abdurrahim bin Wajiduddin bin Mu'azzam bin Ahmad bin Muhammad bin Qawanuddin al-Dahlan. Dari Penakluk Jerusalem Hingga Angkonol. hal. th. Lahir di Delhi tahun 1817 M. Ia mewujudkan cita-citanya meninggikan kaum Muslimin India dengan mendirikan perguruan Islam dengan nama Anglo Oriental College yang selanjutnya berkembang menjadi Universitas Muslim Aligarh di Aligarh tempat kaum terpelajar Islam di India pada tahun 1920. hal. hal. Shoelhi. Pemikiran Modern Dan Postmodern Islam. 373. The New Encyclopaedia Britannica. Grasindo. Jakarta. hal. hal. 163 [14] Robert Gwinn (Et. Gunadi. 25) [9] Imperium Inggris (British Empire) pada puncak kejayaannya akhir abad ke-19 dan awal abad 20 merupakan kerajaan yang terbesar diseluruh dunia. Eksistensialisme Mohammad Iqbal. Dasar-dasar kerajaan diletakkan pada permulaan abad ke17 dengan mendirikan British East India Company. Ia lahir di Kota dekat Delhi pada tanggal 21 Pebruari 1703 M/ 4 Syawal 1114 H dan wafat pada tanggal 29 Muharram 1176 H/ 10 gustus 1762 dalam usia 61 tahun. Karena jasanya itu Inggris memberikan gelar kepadanya dengan sebutan Sir. hal. Grasindo. Volume 6. 2003. Cet. Metafisika Iqbal. Karya tulisnya yang monumental adalah Hujjatullah alBalighah. hal. Yogyakarta. th. Pustaka Pelajar.

hal. cet. 1963) hal. PT Raja Grafindo Persada. daerah perbatasan Baratdaya. Ia termasuk intelektual muslim terkemuka abad 20. Baluchistan. XIV. Kapita Selecta. disadur pada tanggal 18 November 2008 [19] Nama asalnya adalah Leopold Weiss. 1998. Jakarta. cet. (Muhammad Asad. hal. Gubernur Jenderal Dominium Pakistan yang pertama. Pembaharuan dalam Islam.ir/melayu/?pgid=69&scid=156&dcid=38329. disadur pada tanggal 18 November 2008 [22] Natsir. hal 185 dan W. Membantu Inggris dalam perang dunia kedua. hal. th. 185 [24] http://tghrib. 555) [16] Abdul Sani. Jakarta. Granada. Setelah itu ia bekerja di berbagai dunia Islam dari Afrika Utara sampai Afghanistan di bagian Timur. hal 186 [18] http://tghrib. Pada tahun 1926 ia memeluk Islam dan beberapa tahun mempelajari Islam.ir/melayu/?pgid=69&scid=156&dcid=38329. (Ensiklopedi Umum. cet. Ia mula-mula menyokong Partai Kongres dan menganjurkan persatuan Hindu-Islam. Pembaharuan dalam Islam. Berhasil mendesak Congress untuk menerima pembagian India (1947). disadur pada tanggal 18 . Lahir di Pakistan tanggal 26 Desember 1876 dari seorang pedagang terkemuka. hal. Pada umur 22 tahun ia mengunjungi Timur Tengah dan selanjutnya menjadi wartawan luar negeri dari harian Frankfurter Zeitung. [20] Harun. tetapi sesudah 1934 (setelah menguasai Liga Muslim maka ia melancarkan ide Negara Pakistan terpisah dari India yang akan terdiri dari daerah-daerah mayoritas muslimin di Punjab.C. Sind sebelah barat dan Benggala sebelah timur (Resolusi Liga Muslimin 1940). Road to Mecca (Jalan ke Mekah) dan The Principles of States and Government in Islam (Asas-asa Negara dan Pemerintahan dalam Islam. th.[15] Mohammad Ali Jinnah (1876-1948). The New Encyclopaedia Britannica. 446/ Robert Gwinn.ir/melayu/?pgid=69&scid=156&dcid=38329. adalah pendiri Negara Pakistan. Pembaharuan Dalam Islam. Jakarta. Karya-karyanya antara lain: Islam in the Cross Roads (Islam di Persimpangan Jalan). Asas-asas Negara dan Pemerintahan dalam Islam (terj. Smith. Lintasan Sejarah Pemikiran Perkembangan Modern Islam. hal. Duduk dalam Dewan Legislatif Tertinggi di india (1909-1916). Modern Islam in India (Lahore : Ashraf. 1. 111 [21] http://tghrib. 1. 147 [23] Harun. 168-170 Dalam [17] Harun Nasution. serta sebuah kitab tafsir dengan nama The Message of the Qur'an. Muhammad Radjab). Bulan Bintang. lahir di kota Livow (Austria) pada tahun 1900 dan wafat tahun 1992. 1427 H. th. halaman sampul. 2003. Pada usia 16 tahun ia ke Inggris mengikuti pelajaran di Lincoln's Institute di London.

Jogjakarta. (Ensiklopedi Umum. 1068) [31] Muhammad Iqbal. sedangkan syair belum. Kairo. 2002. hal. Syair bias berisikan kisah. Rekonstruksi Pemikiran Agama Dalam Islam. 2. 1968.96. Kapita Selecta. th. Penerbit Lazuardi. hal. Perbedaan lain daripada pantun ialah: pantun terdiri atas empat baris dan sudah merupakan kesatuan pikiran. 280-281. soal agama. ceritera.November 2008 [25] Muhammad Iqbal. 184 [29] Natsir. Comments Anonymous Add New Searc h |118. hal. hal. hal. hal.ir/melayu/?pgid=69&scid=156&dcid=38329.228. Tajdiid At-Tafkiir Ad-Diinii Fii al-Islam. disadur pada tanggal 18 November 2008 [27] Iqbal.xxx |2010-06-17 17:21:29 . 146 [30] Syair ialah bentuk puisi lama Indonesia: satu bait biasanya terdiri atas empat baris seperti pantun. sejarah atau ceritera suatu peristiwa. tetapi keempat barisnya bersajak sama. 171 [28] Harun. 20-21 [26] http://tghrib. cet. 1. Tajdiid At-Tafkiir Ad-Diinii Fii al-Islam. Pembaharuan dalam Islam. th. cet.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful