Kristal no.

6/Juni/1992

1

MANUSIA DAN RADIASI
oleh : Sugata Pikatan Sudah sering kita mendengar istilah radiasi di media massa. Pada umumnya kata ini dikaitkan dengan kegiatan-kegiatan di reaktor nuklir. Sebetulnya radiasi adalah proses hantaran energi yang luas pengertiannya. Berdasarkan watak penghantarnya, ada dua jenis radiasi, yaitu radiasi gelombang elektromagnetik dan radiasi partikel . Beda antara kedua jenis radiasi itu sudah jelas, radiasi gelombang elektromagnetik adalah pancaran energi dalam bentuk gelombang elektromagnetik, termasuk di dalamnya adalah radiasi energi matahari yang kita terima sehari-hari di permukaan bumi. Sedangkan radiasi partikel adalah pancaran energi dalam bentuk energi kinetik yang dibawa oleh partikel-partikel bermassa, seperti elektron, dan sebagainya. Radiasi yang timbul di sekitar reaktor nuklir adalah radiasi yang berasal dari bahan-bahan radioaktif, dapat berupa gelombang elektromagnetik maupun partikel-partikel cepat. Secara alamiah manusia hidup di dalam lautan radiasi. Selain radiasi dari matahari yang justru mendukung kehidupan di bumi ini, setiap saat permukaan bumi dihujani radiasi sinar kosmis yang terdiri dari gelombang elektromagnetik dan ratusan jenis partikel partikel cepat. Masih ada lagi radiasi yang berasal dari mineral-mineral radioaktif yang ada di dalam bumi, sekaligus dengan turunannya yang terlarut dalam air dan yang terbawa angin ke udara. Jadi setiap saat kita menghirup udara yang mengandung partikel-partikel radioaktif ! Tanpa adanya reaktor nuklirpun kita tidak bebas dari radiasi radioaktif. Pada jaman teknologi canggih seperti sekarang, terdapat pula radiasi buatan yang ditimbulkan oleh peralatan-peralatan modern seperti sinar X pada peralatan medis, televisi, monitor komputer, reaktor nuklir, percobaan bom nuklir dan lain-lain. Betapa ngerinya misalnya pada saat kita mendengar kebocoran reaktor nuklir di Chernobyl beberapa tahun yang silam. Yang ditakuti orang adalah bahaya radiasinya, radiasi yang berlebihan akan membahayakan kehidupan manusia. Oleh karena radiasi alamiah tidak membahayakan kehidupan, manusia sebagai makhluk hidup tidak dilengkapi dengan indera yang dapat memantau adanya radiasi ini. Tidak seperti bahaya panas yang dapat kita ketahui secara dini melalui syarat-syarat kita, kita bahkan tidak menyadari keberadaan sumber radiasi ! Radiasi buatan seringkali melewati ambang batas radiasi yang dapat diterima tubuh manusia secara aman. Selain kecelakaan pada reaktor nuklir, hulu-hulu ledak bom nuklir antar benua masih merupakan ancaman serius bagi kehidupan manusia dewasa ini. Akibat radiasi bom nuklir pada kehidupan manusia sudah dibuktikan pada tahun pada tahun 1945, yakni peristiwa pengeboman kota Nagasaki dan Hiroshima yang mengakhiri Perang Pasifik antara Sekutu melawan Jepang. Sampai sekarang pengeboman ini adalah satu-satunya peristiwa yang memberikan data tentang akibat radiasi berlebihan pada manusia. Sebuah lembaran hitam dalam sejarah teknologi umat manusia yang diharapkan tidak akan terulang kembali. Untuk mengenal bahaya radiasi dalam kehidupan sehari-hari hanya ada satu cara, yaitu mempelajari pengertian radiasi itu sendiri. Tulisan ini mencoba untuk mengetengahkan seluk beluk radiasi baik yang alamiah maupun yang buatan. Apalagi pada awal abad 21 nanti Indonesia akan memasuki era PLTN, kekurang mengertian tentang radiasi dapat menimbulkan pro-kontra yang berkepanjangan.

sehingga besaran ini tidaklah berguna untuk mengukur dampak radiasi terhadap makhluk hidup. Partikel alpha adalah inti helium 4He. yaitu : aktivitas radioaktif. 1 Ci = 3. Unsur-unsur radioaktif yang banyak dikandung oleh batu-batuan bumi memancarkan partikel-partikel alpha dan beta. sinar X dan sinar gamma. Gelombang elektromagnetik yang terkuat adalah sinar gamma. elektron yang bersama-sama dengan netron dan netrino menghujani bumi tiap saat sebagai sinar kosmis.Kristal no. Untunglah ionosfer bumi memiliki lapisan ozon yang mampu menahan sebagian besar sinar ultra-violet dari matahari. penemu gejala radioaktivitas alamiah pada tahun 1896. Marie sendiri menerima Nobel kimia pada tahun 1911 untuk penemuan unsur radium (Ra) dan polonium (Po). Ada empat besaran yang penting dalam semesta pembicaraan radiasi. misalnya sinar katoda yang ada pada tabung TV dan monitor komputer. deret thorium-232. Belakangan ditengarai bahwa lapisan ozon yang melindungi kita ini mulai berlubang-lubang akibat aktifitas manusia sendiri di permukaan bumi. Satuan SI untuk aktivitas adalah becquerel (bq) yang didefinisikan sebagai satu peluruhan per detik. Sinar-sinar ini memiliki energi yang tinggi. Aktifitas radioaktif (A) Besaran ini merupakan ukuran aktifitas inti atom radioaktif yang menyatakan banyaknya peluruhan yang terjadi per detik. dosis serapan dan dosis ekivalen. Radiasi partikel yang banyak dijumpai adalah radiasi elektron. 1. aksposur. sinar ini dihasilkan oleh inti atom radioaktif yang meluruh ke tingkat energi lebih rendah. Daya tembus ini dimanfaatkan dunia kedokteran untuk membuat citra bagian dalam tubuh manusia. Tampak bahwa aktivitas sama sekali tidak menampilkan jenis radiasi maupun besar energi yang dipancarkannya. Sinar gamma pada sinar kosmis sebagian terjadi akibat pertemuan partikel dengan anti-partikelnya seperti elektron dengan positron. Sinar X adalah pancaran energi akibat elektron yang diperlambat secara mendadak oleh atom-atom berat. Proses seperti ini disebut bremsstrablung. ion helium 4 He. Energinya begitu tinggi sehingga daya tembusnya amat besar.7 x 1010 Bq 1 Ci sebetulnya adalah aktivitas 1 gram unsur radium. Sinar ultarviolet yang berlebihan dapat menimbulkan radang bahkan kanker kulit.6/Juni/1992 2 Radiasi gelombang elektromagnetik yang berbahaya antara lain adalah sinar ultraviolet. . yang sering kita kenal sebagai foto roentgen. pemenang hadiah Nobel fisika tentang radioaktivitas alamiah. sedangkan partikel beta sebetulnya adalah elektron. Satuan lain yang lebih sering dipakai adalah curie (Ci) yang diambil dari nama suami-istri Piere (1859-1906) dan Marie Curie (18671934). Nama satuan ini diambil dari nama fisikawan Perancis pemenang hadiah Nobel Henri Bequerel (1852-1908). BESARAN DAN SATUAN RADIASI Sebelum membicarakan radiasi lebih rinci kita perlu mengetahui besaran-besaran apa saja yang dipakai orang untuk mengukur radiasi secara kuantitatif. dan lain-lain. Jenis radiasi dan jenis penerima radiasi turut menentukan efek biologis yang ditimbulkannya. keduanya dihasilkan oleh radioaktivitas dalam inti atom radioaktif seperti atom-atom anggota deret uranium-238. Kemudian proton.

88 rad. Eksposur 1 R mampu menghasilkan : (2. Satuan SI untuk dosis serapan ini adalah gray (Gy). Hubungan D dan X dapat dibuat jika bahan penyerap energi radiasinya adalah udara STP. Kekuatan radiasi dalam hal kemampuan ionisasi inilah yang diukur oleh besaran eksposur. Untuk membentuk tiap ion udara rata-rata dibutuhkan energi 34 eV. Sinar X dan gamma dengan mudah dapat mengusir elektron dari tempatnya menghasilkan ion-ion bermuatan listrik.58 x 10-4)/(1. sehingga 1 Gy = 100 rad. Bahkan partikel tak bermuatan seperti netron pun dapat mengionisasi walaupun secara tidak langsung. 1 Gy sama dengan energi 1 joule yang terserap oleh 1 kg bahan. yaitu jumlah energi radiasi yang terserap dalam 1 satuan massa bahan.0088 joule/kg udara Dengan demikian eksposur sinar X atau gamma sebesar 1 R di dalam udara memberikan dosis serapan sebesar 0. Satuan yang umum dipakai untuk eksposur ini adalah roentgen (R) dimana 1 R didefinisikan sebagai eksposur sinar X atau gamma yang menghasilkan muatan 1 esu di dalam 1 cc udara kering dalam keadaan STP. Dosis serapan (D) Laju serapan energi yang timbul akibat radiasi ionisasi tergantung pada jenis bahan yang diradiasi. Eksposur (X) Dampak radiasi yang paling menonjol adalah kemampuannya mengionisasi materimateri yang ditumbukinya.61x1015)x(34x1. sehingga eksposur 1 R memberikan energi : (1. ia menolak sesama elektron membentuk ion positif atau ia menempel pada suatu atom membentuk ion negatif. Tampak satuan SI untuk eksposur adalah coulomb/kg.6x10-19)=0. dampak radiasi gamma dan beta 1 rad tidak sama dengan dampak radiasi alpha 1 rad misalnya.0088 Gy atau 0. padahal tentu saja dampak biologis inilah yang terpenting untuk diketahui awam. Partikel positif seperti partikel alpha mampu merebut elektron dari atom-atom yang dilewatinya. Besaran yang dipakai sebagai standar serapan radiasi untuk berbagai jenis bahan dosis serapan. Satuan lain yang juga sering dipakai adalah rad (radiation abssorbed doses) yaitu energi 100 erg yang terserap tiap gram bahan. penemu sinar X pada tahun 1895. Jenis radiasi ikut menentukan dampak biologis ini.Kristal no. dan : 1 R = 2.6 x 10-19) = 1. ion/kg udara 1. Untuk itu didefinisikan dosis ekivalen : . atau ion akibat kehilangan/kelebihan elektron. Dosis Ekivalen (DE) Ketiga besaran radiasi di atas tidak satupun yang mengukur dampak radiasi terhadap tubuh manusia.6/Juni/1992 3 2. 3. agar semua orang dapat mempertimbangkan bahaya radiasi yang dialaminya.61 x 1015.6 x 10-19 coulomb adalah muatan listrik yang dimiliki oleh sebuah elektron. Demikian pula elektron.58 x 10-4 C/kg Nama roentgen diambil dari fisikawan Jerman Wilhelm Roentgen. 4.

berarti jika ia dapat hidup tanpa radiasi umurnya akan bertambah selama 3 bulan. sehingga dosis ekivalen yang diterima tiap saat berlaku seumur hidup secara kumulatif. Mereka akan sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh baik melalui pernafasan atau makanan/minuman. sedangkan satuan SI-nya adalah sievert (Sv). D Q adalah faktor kualitas radiasinya.30 Rekomendasi yang dikeluarkan oleh ICRP (International Commission on Radiation Protection) untuk batasan radiasi adalah 0.Kristal no. Dari penelitian yang sudah dilakukan. Dampak radiasi bersifat kumulatif.25 0. .03 0. Jika D dalam rad maka DE dalam rem (roentgen equivalent in man). Tabel-1 Faktor pembobot organ tubuh Organ testes/ovarium payudara sumsum merah paru-paru kelenjar gondok permukaan tulang organ lainnya faktor pembobot 0. Tabel-2 berikut ini memberikan dampak biologis yang ditimbulkan oleh dosis ekivalen yang diterima dalam sekali radiasi pada seluruh tubuh.03 0.12 0. Perlu dicatat di sini bahwa radiasi ion-ion berat macam partikel alpha tidak membahayakan jika mereka berada di luar tubuh. Q tertinggi dimiliki oleh radiasi alpha atau ion berat lainnya.5 rem per tahun untuk orang awam dan maksimum 5 rem per tahun untuk pekerja di lingkungan beradiasi seperti reaktor nuklir. yaitu dapat mencapai 20. sedangkan radiasi proton atau netron berkisar 2 < Q < 5 untuk energi rendah (keV) dan 5 < Q < 10 untuk energi tinggi (MeV). beberapa di antaranya dapat dilihat pada tabel-1. Rata-rata tiap orang menerima dosis 20 rem selama hidupnya. Jadi radiasi alpha dapat memiliki kemampuan merusak sel-sel tubuh 20 kali lebih besar daripada radiasi beta. 1 Sv = 100 rem.03 0. Hal ini disebabkan oleh rendahnya daya tembus partikel-partikel tersebut. beta dan gamma Q = 1.6/Juni/1992 4 DE = Q. kulit manusia sudah mampu untuk menahannya. yaitu sekitar 3-5 hari per 1 rem dosis serapan.15 0. Faktor pembobotan ini berbeda-beda untuk tiap organ tubuh. Ternyata tiap organ tubuh manusia tidak sama baiknya dalam hal menyerap energi radiasi. untuk sinar X. sehingga akhirnya didefinisikan pula dosis ekivalen efektif yang sama dengan DE dikalikan dengan suatu faktor pembobot. para ahli menyimpulkan bahwa radiasi dapat memperpendek umur kita.

Tabel-3 Radiasi alamiah Sumber radiasi Sinar kosmis yang mengionisasi netron Radioaktivitas yang berasal dari sinar kosmis Radioaktivitas batuan 40 K 87 Rb deret 238U deret 232Tb Jumlah DE eksternal (mrem) 28 2. kemandulan tetap pada wanita. Jadi dari radiasi alamiah orang menerima sekitar 200 mrem atau 0.6 134. Kematian (90 %) dalam beberapa bulan.1 18 0.6 95. muntah. pucat. rambut rontok. sama sekali tidak menimbulkan dampak biologis secara langsung.6/Juni/1992 5 Tabel 2 Dampak biologis radiasi DE (rem) 50 100 Dampak biologis Mulai tampaknya dampak biologis radiasi. Suatu dosis radiasi yang kecil sekali. diare. Secara eksternal maksudnya adalah dari luar tubuh manusia. khususnya yang berasal dari sub-deret radon-222.1 1. Kematian (10%) dalam beberapa bulan. Kematian (50%) dalam beberapa bulan.1 DE internal (mrem) Dari tabel-3 di atas tampak sumber radiasi yang paling menonjol adalah unsurunsur radioaktif deret uranium-238. sedangkan secara internal adalah radiasi dari dalam tubuh setelah sumber radiasi masuk ke dalam tubuh melalui pernafasan dan makanan. Mulai timbulnya peluang penyakit seperti kanker. Radiasi alamiah ini dapat terjadi secara eksternal maupun internal.Kristal no.5 12 9 14 65.4 18. kemandulan 3-4 tahun pada pria. Dosis serapan efektif rata-rata per tahun yang diterima oleh manusia dari radiasi alamiah dapat dilihat dalam tabel-3 berikut. Rn- . Kematian dalam beberapa hari Kematian dalam beberapa jam Kematian dalam beberapa menit 200 450 700 1000 10000 100000 RADIASI ALAMIAH Sinar kosmis dan radiaktivitas batuan merupakan sumber radiasi alamiah. pendarahan. leukemia.2 rem tiap tahunnya. Dampak serius muncul : Selera makan hilang.

Jika radiasi itu dikenakan ke seluruh tubuh matilah orang yang teradiasi berdasarkan tabel-2. Di Amerika Serikat tiap orang menerima kirakira 80 mrem per tahun dari aktivitas medis yang dilakukannya. Malang terletak sekitar 400 meter di atas permukaaan air laut. Akibatnya debu di udara maupun air terkontaminasi gas ini beserta turunannya. Selain itu waktu radiasinya juga singkat sekali dan sasaran radiasi terlokalisir di bagian tubuh tertentu. Radiasi sinar kosmis yang diterima permukaaan bimi sebetulnya sudah teredam sebagian oleh atmosfir. Air minum. Pemancar alpha biasanya mengendap dalam tulang. Alat-alat yang digunakan merupakan sumber radiasi yang memberikan dosis serapan amat tinggi pada manusia. makanan dan pernafasan kita dengan demikian memasukkan unsur-unsur ini ke dalam tubuh.6/Juni/1992 6 222 adalah gas radioaktif yang tiap saat dipancarkan oleh permukaan tanah. Dosis radiasi beberapa aktivitas medis dapat kita lihat dalam tabel-4. RADIASI OLEH AKTIVITAS MANUSIA Pada jaman modern ini terdapat banyak sekali sumber radiasi buatan manusia. Tabel-4 Dosis ekivalen radiasi aktivitas medis Aktivitas medis Radiografi gigi (sinarX) Mamografi Barium enema Terapi radiasi (kanker) Foto sinar X : dada perut Bekerja sebagai teknisi peralatan medis DE (mrem) 910 (seluruh mulut) 1500 8000 5 juta 22 500 50-300 Sumber radiasi buatan lain yang cukup besar adalah aktivitas tenaga nuklir. penggunaannya dalam reaktor nuklir.Kristal no. Di dunia kedokteran radiasi justru dimanfaatkan dalam diagnosa maupun proses penyembuhan penyakit. Pertambahan dosis ekivalen untuk tempat yang tinggi adalah sekitar 3 mrem per tahun tiap kenaikan ketinggian 100 meter. Sebagian besar radiasi yang dipancarkan deret ini adalah radiasi alpha. Untuk tempat yang tinggi tentu saja tebal atmosfir peredamnya berkurang. Oleh sebab itu sangat tidak dianjurkan seorang pasien mengalami radiasi berkali-kali dalam tempo yang tidak begitu lama. Jika faktor kecelakaan diabaikan. Perlu dicatat bahwa dosis pada tabel-4 itu hanya berlaku untuk sekali aktivitas saja. sehingga dosis yang diterima orang di tempat itu lebih besar. Dosis ekivalen yang tercantum dalam tabel-3 di atas adalah untuk tempat di permukaan air laut. sehingga radiasinya mempengaruhi kerja sumsum merah dalam proses pembentukan sel-sel darah. pengayaannya. dosis yang timbul akibat aktivitas tenaga nuklir ini per tahunnya dapat dilihat pada tabel 5 . sampai dengan percobaan senjata nuklir. pembuangan sampah nuklir. Terapi radiasi untuk kanker yang berdosis 5 juta mrem hanya digunakan dalam waktu singkat dan daerah sasarn yang seminimal mungkin yaitu bagian yang memang dikehendaki mati sel-selnya. Jadi penduduk kota Malang menerima dosis ekivalen sinar kosmis sekitar 12 mrem lebih banyak daripada penduduk kota Surabaya. mulai dari penambangan uranium.

Kristal no. Pada umumnya bahaya radiasi eksternal ditimbulkan oleh radiasi beta.04 5 100 ribu 600-800 Dari tabel-5 dapat disimpulkan bahwa tanpa reaktor nuklir di dekat rumah kita. Radioisotop yang sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh sulit dihilangkan. akan terakumulasi dalam kelenjar gondok. Kegiatan lain yang berperan dalam akumulasi radiasi pada manusia per tahunnya ada dalam tabel-6 di bawah ini. Bahkan orang yang tidak merokok tetapi ikut menghisap asapnya juga akan memasukkan unsur radioaktif ini ke dalam paru-parunya.limbah industri Merokok Bekerja sebagai kru pesawat jet DE (mrem) 2 (tiap 2400 km) 2 (1 jam per harinya) 2 40 (1 pak sehari) 140 RADIASI BERLEBIHAN Radiasi eksternal yang berlebihan dapat menyebabkan kulit terbakar. dan gejala lain tersebut dalam tabel 2 di atas. kita tetep menerima dosis sekitar 5 mrem per tahun dari kegiatan nuklir di seluruh dunia. bukan isotop. Jika radiasi yodium radioaktif berlebihan kelenjar gondok dengan sendirinya akan rusak.6 0. Lensa mata yang terionisasi atomatomnya akan menimbulkan katarak. Ionisasi yang disebabkan radiasi akan memberikan dampak kimiawi terhadap sel-sel tubuh. disebabkan daun tembakau mengandung unsurunsur radioaktif dari deret uranium. termasuk yang radioaktif.6/Juni/1992 7 Tabel-5 Dosis ekivalen radiasi aktivitas nuklir Aktivitas Tinggal di dekat reaktor nuklir Tinggal 8 km di sekitar reaktor Aktivitas nuklir di seluruh dunia Percobaan senjata nuklir Bekerja di tambang uranium Bekerja di PLTN DE (mrem) 4-76 0. padahal banyak proses di dalam tubuh berjalan secara kimiawi. Contohnya adalah unsur yodium yang dikumpulkan di dalam kelenjar gondok. Merokok termasuk dalam tabel-6. tulang dan juga kerja kelenjar endokrin seperti gondok. Tabel-6 Sumber lain radiasi buatan Aktivitas / alat Perjalanan lewat udara TV / monitor komputer Arloji (radium). Tubuh dapat membedakan unsur. Berikut ini adalah isotop-isotop yang berbahaya : . seluruh yodium yang masuk ke dalam tubuh. apalagi jika dibandingkan dengan radiasi aktivitas medis. akibatnya terjadilah penyimpangan fungsi organ tubuh. bukan sifat inti atomnya.detektor asap. dampaknya tentu ke fungsi seluruh tubuh. Hal ini disebabkan tubuh kita hanya dapat memilih zat berdasarkan sifat kimiawinya. Jumlah ini amatlah kecil dibandingkan dengan dosis yang berasal dari radiasi alamiah. rambut rontok. Radiasi internal yang berlebihan mempengaruhi proses pembentukan darah.

Ia masuk tubuh menggantikan kalsium untuk berada di permukaan tulang. 137Cs) Isotop-isotop ini masuk tubuh lewat rantai makanan. Isotop ini segera diangkut ke kelenjar gondok dan berada disana berbulanbulan. jika sudah menahun dapat merusak sumsum tulang menimbulkan leukemia. 4. Untuk radiasi elektromagnetik bahan yang paling efektif sebagai pelindung adalah timbal(Pb). menjaga jarak terhadap sumber radiasi. mengurangi lama eksposur. Padahal radiasi lemah. 2. diduga kuat ikut berperan dalam proses mutasi dalam evolusi makhluk hidup. Iodium-131 (131I) Tubuh dapat menyerap yodium baik lewat alat pencernaan maupun lewat paruparu. Satu lagi bahaya radiasi adalah efek genetik yang akan diturunkan ke generasi berikutnya. Sinar gamma 5 MeV dapat ditahan separonya oleh timbal setebal 1. layar TV. Intensitas radiasi akan turun secara eksponensial terhadap ketebalan suatu bahan pelindung. karena dampak radiasi bersifat kumulatif. itupun dari percobaan terhadap tikus-tikus. Strontium-90 (90Sr) Watak isotop ini mirip dengan kalsium bahan pembuat tulang. Sayangnya data efek genetik baik yang diturunkan maupun tidak (berbagai macam kanker). Intensitas radiasi berbanding terbalik dengan kuadrat jarak terhadap sumbernya. Khusus untuk manusia data ini diperoleh dari korban bom nuklir di Jepang. Makin lama kita terkena radiasi. netron banyak dihasilkan di sekitar reaktor nuklir dari proses fisi nuklir bahan bakarnya. 3. Mereka akan terakumulasi dalam otot sampai berbulan-bulan lamanya.6/Juni/1992 8 1. Sinar alpha paling mudah menahannya. menjaga jarak terhadap sumber radiasi. .Kristal no.Sinar beta4MeV cukup ditahan dengan aluminium setebal 1 cm saja. hanya berasal dari radiasi yang kuat saja. misalnya radiasi alamiah. Karbon-14 (14C) Ia memasuki tubuh lewat rantai makanan. yang paling susah adalah radiasi partikel-partikel netral macam netron. Maka jangan terlalu dekat dengan zat-zat radioaktif. Penahan radiasi netron biasanya berupa lapisan beton sekitar 30 cm tebalnya. atau ditahan 90 % oleh ketebalan 4. peralatan sinar X yang sedang bekerja. dampak yang kita terima juga semakin besar.42 cm.73 cm. memasang pelindung. Cesium-134 . antara lain adalah pembatasan kuantitas dan jenis radiasi yang dipakai. Untunglah isotop ini cukup mudah keluar kembali sebagai gas karbondioksida. Cesium-137 (134Cs . Radiasi berlebihan yang dipancarkannya menyebabkan kanker tulang. BAGAIMANA MENGURANGI BAHAYA RADIASI ? Radiasi eksternal non-alamiah dapat kita kurangi dengan beberapa cara. selembar kertas sudah cukup kuat menghadapi radiasinya.

karena tanah memancarkan gas radon beserta turunannya. Tidak bernafas terlalu dekat dengan permukaan tanah dalam waktu yang lama. tetapi untunglah kebolehjadiannya hanya 1 banding 5 x 1016. Chelating agent adalah senyawa yang dapat bergabung dengan radioisotop tak larut dalam air membentuk senyawa baru yang larut dalam air sehingga dapat dinbawa keluar tubuh. sehingga akumulasi zat-zat ini di sumsum tulang dapat dicegah semaksimal mungkin. Waktu paro biologis adalah waktu yang diperlukan separo zat itu untuk keluar dari tubuh melalui proses ekskresi. . artinya 1000 orang terkena kanker akibat sinar kosmis di antara 5 milyar manusia per generasi (65 tahun). Hindari aliran udara di dalam ruang berisi zat-zat radioaktif. Radiasi terbesar diberikan oleh aktivitas medis. pencegahan akumulasi sumber radiasi dengan atom pesaing.Kristal no. tapi ada pula yang tampak setelah puluhan tahun lamanya. Penggunaan chelating agent dapat membantu banyak. KESIMPULAN Radiasi yang berbahaya ternyata berasal dari aktivitas manusia. Garam-garam kalsium harus segera dimakan begitu orang teracuni radium atau Sr-90. Contoh : akumulasi yodium-131 di kelenjar gondok dapat dicegah dengan menelan pil yodium stabil segera setelah terjadi keracunan. Sebab jika tidak. waktu paro biologis dan watak kimiawi sumbernya. Jika ke dalam tubuh dimasukkan atom-atom yang secara kimiawi mirip dengan radioisotop sumber radiasi. Setiap detik kita di bumi dihujani tak kurang dari 27000 partikel radioaktif atau foton gelombang elektromagnetik. dengan catatan semua proses dikendalikan dengan baik. Setiap tumbukan berpotensi menimbulkan kanker yang mematikan. pencucian. baru kemudian disusul dengan aktivitas lainnya. Dampak biologis yang disebabkannya ada yang dapat segera dilihat. Radiasi alamiah walaupun tidak tinggi dosisnya diduga ikut berperan dalam mutasi gen dalam sejarah evolusi makhluk hidup. Chelating agent yang berasal adalah EDTA (ethylene diamine tetracetic acid). reaktor nuklir melalui keteledoran manusia dapat membuat bencana yang tidak tanggungtanggung. minum. Tidak makan. Reaktor nuklir ternyata tidak memberikan dosis yang berlebihan. Tidak sembarangan minum air di daerah pertambangan. merokok di dekat zat-zat radioaktif.6/Juni/1992 9 Radiasi internal relatif lebih sulit mengatasinya. dengan catatan semua dosis yang berlebihan. Waktu paro radioaktif adalah waktu yang diperlukan agar separo zat itu meluruh menjadi unsur atau isotop lain. Beberapa cara untuk mencegah atau mengurangi dampak biologis radiasi internal adalah sebagai berikut pencegahan agar sumber radiasi tidak termakan atau terhisap masuk ke dalam tubuh. Minum soda pop atau bir sebanyak mungkin agar sumber radiasi dapat terbawa keluar sebelum mereka tiba di tempat tujuannya. maka terjadilah persaingan antar mereka untuk diserapoleh organ tertentu. karena kerusakan yang ditimbulkannya tergantung atas tiga hal : waktu paro radioaktif.

Rinehart & Winston.. 2nd ed. Inc. Jr.. 1986 ************************************************** . : Natural Tadioavtivity in Water Supplies. 1971 Meyer. Jack K.6/Juni/1992 10 Anda dapat menghitung sendiri berapa dosis serapan ekivalen yang anda alami per tahun lewat tabel 3. Holt. Kenneth S. 1974 Horner. Ingat setiap rem dosis radiasi berarti mengurangi usia anda 3-5 hari ! Setelah anda menghitung. Inc. Dosis tersebut secara kumulatif dapat anda ketahui dampaknya berdasarkan tabel 2 hanya mungkin jika ada kecelakaan di reaktor nuklir atau anda terkena ledakan bom nuklir.Kristal no. Westview Press. American Technical Publisher. 5.. Inc. G. : Introductory Nuclear Physics... 2. 1988 Miller. Wardsworth Publishing Company. Tyler : Environmental Science : An Introduction. maka akan yakinlah anda bahwa bahaya radiasi bagi umat manusia sebenarnya jauh lebih kecil dibandingkan bahaya kecelakaan lalu-lintas. 4. 4. Harvard Project Physics: The Project Physics Course.. : Nuclear Power in Industry. Inc. Teacher Resource Book 6: The Nucles. 3. bahaya penyakit macam kencing gula atau jantung. RUJUKAN : 1. 1985 Krane. John Wiley & Sons. Leo A. 5 dan 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful