DATA KASUS KERACUNAN RUMAH SAKIT TAHUN 2008

Data Kasus Keracunan Tahun 2008 Berdasarkan Kelompok Penyebab
700 600
Jumlah Kasus

645 508 469 363 132 37 29 350 345 321 163 73 0 5

500 400 300 200 100 0

i n t ri T T ian RT un ik a A an ran hu ng ba ust R c O et m PZ K ta ta ng pu an id a O nd m inu ra a P t e u A I in er tis N os be gk am Dik B P K nM ia n C lin a es ha k. m a r i P d id a K T an is bu m st ak m ce e u M P T en P

Kelompok Penyebab Keracunan

Catatan: Kasus keracunan merupakan kejadian keracunan dengan jumlah korban satu orang.

Data Insiden Keracunan Tahun 2008 Berdasarkan Kelompok Penyebab
120 100
Jumlah Insiden

113

80 60 40 20 0
g tri an tan ndus inum a i Bi n mia nm i na K ka Ma

61

7

8

1

2

2

2

3

. i A an RT ingk tahu P Z rtani id a l e r NA pe s tis d ik ma Pe en ce Tdk da si P s ti Pe OT

Kelompok Penyebab Keracunan

Catatan: Insiden keracunan merupakan kejadian keracunan dengan jumlah korban lebih dari dua orang.

77%).75%). Sedangkan contoh kejadian yang tidak disengaja adalah keracunan makanan/minuman (misalnya jengkol. jamur) dan terminumnya minyak tanah (kelompok kimia rumah tangga) oleh balita. Misalnya mengkonsumsi ekstasi dan shabu-shabu.08%). tempat kerja (1. Misalnya mengkonsumsi jengkol.84%).33%). binatang (10. bakar.19%). NAPZA (13.  Kasus keracunan akibat makanan-minuman kebanyakan merupakan kejadian yang tidak disengaja. dll.44%). kimia industri (3. ikan tongkol.55%).15%). . disengat serangga (lebah. makanan minuman (9.77%). Misalnya over dosis parasetamol. pemutih pakaian). obat tradisional (0.  Contoh pestisida rumah tangga yang menyebabkan keracunan terbesar adalah anti nyamuk. maupun lotion. Kasus keracunan yang terjadi di rumah bisa merupakan kejadian yang disengaja atau tidak disengaja. penyebab tidak diketahui (10. Beberapa contoh kejadian yang disengaja adalah keracunan akibat mengkonsumsi pestisida rumah tangga dan bahan kimia rumah tangga (misalnya pembersih lantai.  Kasus keracunan akibat NAPZA kebanyakan merupakan kejadian yang disengaja.06%). ikan tongkol. Mis : tergigit ular. pewangi pakaian. obat (14. pestisida pertanian (4. KASUS KERACUNAN : BAHAN PENYEBAB KERACUNAN :  Jumlah data kasus keracunan yang terjadi selama tahun 2008 yang dapat dikumpulkan dari berbagai rumah sakit di Indonesia adalah 3440 kasus.  Kasus keracunan akibat obat kebanyakan merupakan kejadian yang disengaja.URAIAN / CATATAN TENTANG DATA KASUS KERACUNAN DAN INSIDEN KERACUNAN .03%).  Kasus keracunan akibat binatang kebanyakan merupakan kejadian yang tidak disengaja. kimia rumah tangga (10. lain-lain (10.74%). dan rumah sakit (0. rumah menempati urutan pertama tempat terjadinya keracunan. baik dalam bentuk cair.63%).12%). penyebab campuran (2. tawon).55%).  Berdasarkan data.84%). dll. dan pencemar lingkungan (0. Hampir semua kasus keracunan akibat pestisida rumah tangga merupakan tindakan yang disengaja (misalnya usaha bunuh diri).17%). tempat hiburan (13. TEMPAT TERJADINYA KERACUNAN  Tempat kejadian keracunan terbanyak berturut-turut adalah rumah (74.  Penyebab keracunan yang terbanyak dilaporkan berturut-turut adalah kelompok pestisida rumah tangga (18. kosmetika (1.

 Tempat kejadian keracunan yang menempati urutan kedua terbanyak adalah tempat hiburan.  Keracunan pada orang dewasa dan remaja kebanyakan merupakan kejadian yang disengaja.09%). baik merupakan kejadian yang disengaja maupun tidak disengaja (misalnya akibat kecelakaan kerja). Misalnya usaha bunuh diri dengan mengkonsumsi pestisida rumah tangga.78%).90%). restoran tempat jajanan dan dirumah tangga.  Kasus keracunan yang umum terjadi di tempat kerja antara lain adalah akibat pestisida pertanian dan bahan kimia industri.  Keracunan pada bayi. KELOMPOK USIA KORBAN KERACUNAN  Menurut data.76%). yang merupakan kejadian keracunan yang disengaja.38%).03%).52%). remaja (15. dan pestisida rumah tangga (1.12%). TEMPAT INSIDEN KERACUNAN  Secara umum insiden keracunan terjadi pada tempat pesta. alergi susu sapi pada bayi. yang pada saat dilaporkan ke SIKerNas belum diketahui secara spesifik penyebabnya. dll. anak-anak dan manula pada umumnya merupakan kejadian yang tidak disengaja. bayi (2. makanan-minuman (30.73%). dan obat tradisional (0.  Ada kemungkinan penyebab yang tidak diketahui itu adalah dari kelompok makanan-minuman. pencemar lingkungan (1. binatang (3. anak-anak (5. INSIDEN KERACUNAN ( KEJADIAN LUAR BIASA / KLB ) BAHAN PENYEBAB INSIDEN KERACUNAN  Penyebab Insiden keracunan / KLB yang terbanyak dilaporkan berturutturut adalah penyebab yang tidak diketahui (56.65%).01%). over dosis obat. dll.50%). pestisida pertanian. manula (3. misalnya terminum minyak tanah. balita.  Penyebab keracunan yang tidak diketahui kebanyakan berasal dari laporan SIKer Daerah.72%). Keracunan yang terjadi di tempat hiburan yang umum dilaporkan oleh rumah sakit adalah akibat NAPZA dan minuman beralkohol. NAPZA. kelompok usia yang terbanyak menjadi korban keracunan berturut-turut adalah dewasa (67.51%). kimia industri (6. . dan tidak diketahui (0. balita (5.

.CATATAN MEDIS KASUS KERACUNAN DI INSTALASI GAWAT DARURAT Nama RS: ………………………………… Alamat RS Telp.…………………… ……………………………………………………. / Faks Nama pasien*) Alamat Tempat kejadian Tanggal: MR: : : : : : : : : : ………………………………………………………………………………………………………...oC Pupil: Normal Miosis Pernafasan : ……….…………………………………………………………… …………………………………………………………………………………………………………………………………… Penatalaksanaan yang diberikan: …………………………………………………………………………………………………………….....………………………………………………………… Pemeriksaan penunjang: …………………………………………………………………….……. ……………………………………………………. Kode ICD X : ………………………... Pengobatan sebelum ke IGD: …………………………………………………………………..x/menit Suhu : ……..………………………………………………………………………………………..mm/Hg Tidak ada Nadi : ………. …………………………………………….……………. sebutkan ………………………… Tekanan darah : ….………………….………….x/menit Isokor Midriasis Urine : …………….......…………….…………..……………………………………………………………… ………………………………………………………………………....cc/jam Unisokor Diagnosis : ………………………………………………………………………………………………………………………………….E-mail :………………………………………………. Rumah Kantor/Kerja L P Umur: ……………… Lain-lain (……) ………………………………………………………………………………………………………… Tempat hiburan ………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………… ………………………………………………………………………………………………………… Ya Tidak Menyusui : Ya Tidak Anamnesa Keluhan RPS Hamil Perkiraan jenis bahan ( HARUS DIISI ): Kelompok penyebab NAPZA Obat Obat tradisional Makanan / minuman Suplemen makanan / vitamin Kosmetik Bahan kimia Pestisida Gigitan ular Binatang selain ular Tumbuhan beracun Pencemar lingkungan / Gas Bahan tidak diketahui Tipe pemaparan: Melalui injeksi Tipe kejadian: Melalui mulut Melalui mata Tidak disengaja Melalui inhalasi Sengatan Disengaja Melalui kulit Gigitan Tidak diketahui Gambaran klinis Bau bahan: Kesadaran : CM/ Apatis/ Somnolen/ Soporous/ Koma Ada...…………………………………………………………………………… Tindak lanjut: Rawat jalan Dirujuk Pulang sembuh Rawat inap Pulang paksa Meninggal Dokter pemeriksa *) Tidak wajib diisi Nama bahan Jumlah bahan (………………...) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful