P. 1
Contoh Soal Fisika Kuantum

Contoh Soal Fisika Kuantum

|Views: 1,334|Likes:
Published by Faisal

More info:

Published by: Faisal on May 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/15/2014

pdf

text

original

Contoh soal fisika kuantum

Contoh soal 1.1 :
Tinjau sepotong bahan pada temperatur 1500 K. Misalkan pada frekuensi relatif tinggi selisih
energi antar tingkat osilator adalah 1 eV. Hitung energi rata – rata per osilator !
Penyelesaian :
Pada temperatur 1500 K,
kT = 0,13 eV
jumlah atom dalam keadaan dasar No sebanding dengan
T k
E
o
e

dengan Eo adalah energi
keadaan dasar osilator. Menurut hipotesis Planck, Eo = 0
Maka
Selanjutnya, jumlah atom dengan tingkat energi berikutnya E1 = 1 eV adalah N1,
Dengan cara serupa, jumlah atom dengan energi E2 = 2 eV adalah N2
Dan seterusnya.
Energi rata – rata osilator,
Contoh Soal 1.2 :
Sebuah rongga pemancar pada 6000 K mempunyai lubang berdiameter 0,1 mm pada
dindingnya. Hitunglah daya radiasi melalui lubang tersebut untuk panjang gelombang 5500 Å
sampai dengan 5510 Å.
Penyelesaian :
Diketahui :
λ = 5500 Å = 5,5 x 10
-7
m
R = d / 2 = 0,1 mm / 2 = 0,05 mm = 0,05 x 10
-3
m
h = 6,63 x 10
-34
J.s
k = 1,38 x 10
-23
J/K
( ) ( )
3 13
32
16
4
/ 10 60 , 9
9 , 77 10 0 , 5
10 74 , 3
1
1 8
4
) (
m W
e
c h c
U
T k
c h
× ·
×
×
·
]
]
]
]
]

,
`

.
|

,
`

.
|

,
`

.
|
·


λ
λ λ
π
λ
Luas pemancar (A) = π r
2

= π (0,05 x 10
-3
)
2
= 7,85 x 10
-9
m
2
.
∆ λ = (5510 – 5500) Å = 10 Å = 1,0 x 10
-9
m.
Daya pancar :
P = R (5500) A ∆ λ = 9,60 x 10
13
x 7,85 x 10
-9
x 10 x 10
-9
mW
= 0,00075 mW = 0,75 W.
Contoh Soal 1.3 :
Fungsi kerja logam tungsten adalah 4,52 eV. (a) Berapakah panjang gelombang ambang λ C
bagi tungsten ? (b) Berapakah energi kinetik maksimum elektron-elektron yang dipancarkan
apabila digunakan radiasi dengan panjang gelombang 200,0 nm ? (c) Berapakah potensial
henti untuk kasus ini ?
Penyelesaian :
(a) Dari Persamaan (1.22) diperoleh
nm
eV
nm eV
W
c h
C
274
53 , 4
1240
·

· · λ
yang berada dalam daerah ultraviolet.
(b) Pada panjang gelombang yang lebih pendek, berlaku

W
c h
W h K
maks
− · − ·
λ
υ
eV
nm
nm eV
52 , 4
200
1240


·
eV 68 , 1 ·
(c) Potensial hentinya tidak lain adalah tegangan yang berkaitan dengan Kmaks,
V
e
eV
e
K
V
maks
S
68 , 1
68 , 1
· · ·
Contoh 1.4 :
Sinar–X dengan panjang gelombang 0,2400 nm dihamburkan secara Compton dan berkas
hamburnya diamati pada sudut 60,0
0
relatif terhadap arah berkas datang. Carilah : (a) panjang
gelombang sinar – X hambur, (b) energi foton sinar – X hambur, (c) energi kinetik elektron
hambur, dan (d) arah gerak elektron hambur.
Penyelesaian :
(a) λ ’ dapat dicari secara langsung dari Persamaan (1.29) :
( ) θ λ λ cos 1
'
− + ·
c m
h
e

( ) ( )
0
60 cos 1 00243 , 0 2400 , 0 − + · nm nm

nm 2412 , 0 ·
(b) Energi E ‘ dapat diperoleh langsung dari ‘ :
eV
nm
nm eV c h
E 5141
2412 . 0
1240
'
' ·

· ·
λ
(c) Dari Persamaan (1.25a) bagi kekekalan energi, diperoleh
( )
2 2
' c m K c m E E E
e e e e
+ · + − ·
' E E K
e
− ·
Energi E dari foton awal adalah :
, 5167 eV
c h
·
λ
jadi
eV eV eV K 26 5141 5167 · − ·
(d) Dengan memecahkan Persamaan (1.25b) dan (1.25c) untuk pe cos φ dan pe sin φ seperti
yang kita lakukan untuk menurunkan Persamaan (1.26), maka dengan membagi keduanya
(bukannya menjumlahkan dan mengalikan), diperoleh
θ
θ
φ
cos '
sin '
tan
p p
p

·
kalikan penyebut dan pembilangnya dengan c, dan mengingat bahwa E = pc dan E ‘ = p ‘c,
diperoleh
( ) ( )
( ) ( ) ( )
0
0
60 cos 5141 5167
60 sin 5141
cos '
sin '
tan
eV eV
eV
E E
E

·

·
θ
θ
φ
= 1,715
φ = 59,7
0
.
Contoh 1.5.
Carilah panjang gelombang transisi dari n1 = 3 ke n2 = 2 dan dari n1 = 4 ke n2 = 2.
Peyelesaian :
Persamaan (142) memberikan
nm 1 , 656
2 3
2 3
10 0973731 , 1
1
2 2
2 2
7
·

,
`

.
|
− ×
·

λ
dan
nm 0 , 486
2 4
2 4
10 0973731 , 1
1
2 2
2 2
7
·

,
`

.
|
− ×
·

λ
Contoh 1.6.
Hitunglah kedua panjang gelombang terpanjang deret Balmer ion berilium terionisasi tiga kali (Z
= 4).
Penyelesaian :
Karena semua radiasi deret Balmer berakhir pada tingkat n = 2, kedua panjang gelombang
terpanjang tersebut adalah radiasi yang berkaitan dengan transisi n = 3 → n = 2, dan n = 4 →
n = 2. Energi dan panjang gelombang radiasi yang bersangkutan adalah
( ) ( ) eV eV E E 2 , 30
4
1
9
1
4 6 , 13
2
2 3
·
,
`

.
|
− − · −
nm
eV
nm eV
E
c h
0 , 41
2 , 30
. 1240
· · · λ
( ) ( ) eV eV E E 8 , 40
4
1
16
1
4 6 , 13
2
2 4
·
,
`

.
|
− − · −
nm
eV
nm eV
E
c h
4 , 30
8 , 40
. 1240
· · · λ
kedua radiasi ini berada dalam daerah ultraviolet.

85 x 10-9 x 10 x 10-9 mW = 0.05 x 10-3 m = 6.38 x 10-23 J/K  c   8π U (λ ) =    4  4 λ     h c  1     hc  λ    e λ k T − 1     −16 3. ∆λ Daya pancar : = (5510 – 5500) Å = 10 Å = 1.63 x 10-34 J.0 x 10-9 m.Contoh Soal 1. Hitunglah daya radiasi melalui lubang tersebut untuk panjang gelombang 5500 Å sampai dengan 5510 Å.1 mm pada dindingnya.1 mm / 2 = 0.0 × 10−32 ) ( 77.05 x 10-3)2 = 7. Penyelesaian : Diketahui : = 5500 Å = 5.74 × 10 = (5.85 x 10-9 m2.00075 mW = 0.9) = 9. Contoh Soal 1.05 mm = 0.60 x 1013 x 7.3 : .2 : Sebuah rongga pemancar pada 6000 K mempunyai lubang berdiameter 0.75 W. P = R (5500) A ∆ λ = 9.s = 1.5 x 10-7 m λ R h k = d / 2 = 0.60 × 1013 W / m 3 Luas pemancar (A) = π r2 = π (0.

(b) energi foton sinar – X hambur. VS = Contoh 1.68 eV = = 1.53 eV yang berada dalam daerah ultraviolet.2400 nm + ( 0. dan (d) arah gerak elektron hambur. (c) energi kinetik elektron hambur. (a) Berapakah panjang gelombang ambang λ C bagi tungsten ? (b) Berapakah energi kinetik maksimum elektron-elektron yang dipancarkan apabila digunakan radiasi dengan panjang gelombang 200.2400 nm dihamburkan secara Compton dan berkas hamburnya diamati pada sudut 60.52 eV 200 nm = 1.0 nm ? (c) Berapakah potensial henti untuk kasus ini ? Penyelesaian : (a) Dari Persamaan (1.29) : λ'=λ + h (1 − cosθ ) me c = 0. berlaku K maks = h υ − W = hc −W λ = 1240 eV ⋅ nm − 4. Carilah : (a) panjang gelombang sinar – X hambur.22) diperoleh λC = h c 1240 eV ⋅ nm = = 274 nm W 4.00 relatif terhadap arah berkas datang.68 V e e Sinar–X dengan panjang gelombang 0. Penyelesaian : (a) λ ’ dapat dicari secara langsung dari Persamaan (1.68 eV (c) Potensial hentinya tidak lain adalah tegangan yang berkaitan dengan Kmaks.4 : K maks 1. (b) Pada panjang gelombang yang lebih pendek.52 eV.Fungsi kerja logam tungsten adalah 4.00243 nm) 1 − cos 600 ( ) .

diperoleh E e = ( E − E ') + m e c 2 = K e + me c 2 Ke = E − E ' Energi E dari foton awal adalah : jadi hc = 5167 eV . diperoleh tan φ = p ' sin θ p − p ' cos θ kalikan penyebut dan pembilangnya dengan c. maka dengan membagi keduanya (bukannya menjumlahkan dan mengalikan).2412 nm (b) Energi E ‘ dapat diperoleh langsung dari  : ‘ E' = h c 1240 eV ⋅ nm = = 5141 eV λ' 0.26). diperoleh tan φ = E ' sin θ ( 5141 eV ) ( sin 600 ) = E − E ' cos θ ( 5167 eV ) − ( 5141 eV ) ( cos 600 ) = 1.= 0.25b) dan (1.25a) bagi kekekalan energi. λ K = 5167 eV − 5141 eV = 26 eV (d) Dengan memecahkan Persamaan (1.70.25c) untuk pe cos φ dan pe sin φ seperti yang kita lakukan untuk menurunkan Persamaan (1.715 φ = 59. .2412 nm (c) Dari Persamaan (1. dan mengingat bahwa E = pc dan E ‘ = p ‘c.

1 1. Peyelesaian : Persamaan (142) memberikan λ = dan 1 1.5.2 eV .0973731× 10−7  42 22  2  4 − 22    = 486.0 nm   Hitunglah kedua panjang gelombang terpanjang deret Balmer ion berilium terionisasi tiga kali (Z = 4).6. nm = = 41.2 eV 9 4 λ= h c 1240 eV . Energi dan panjang gelombang radiasi yang bersangkutan adalah 1 2 1 E3 − E 2 = − (13. kedua panjang gelombang terpanjang tersebut adalah radiasi yang berkaitan dengan transisi n = 3 → n = 2.Contoh 1. dan n = 4 → n = 2.1 nm   λ = Contoh 1.0 nm E 30. Penyelesaian : Karena semua radiasi deret Balmer berakhir pada tingkat n = 2. Carilah panjang gelombang transisi dari n1 = 3 ke n2 = 2 dan dari n1 = 4 ke n2 = 2.6 eV ) ( 4 )  −  = 30.0973731× 10−7  32 2 2  2  3 − 22    = 656.

8 eV  16 4  λ= h c 1240 eV .8 eV kedua radiasi ini berada dalam daerah ultraviolet.6 eV ) ( 4 )  −  = 40.1 2  1 E 4 − E 2 = − (13.4 nm E 40. . nm = = 30.

00243 nm 1  cos 60 0 ! 0. 2412 nm (b) Energi E µ dapat diperoleh langsung dari P µ : (c) Dari Persamaan (1. diperoleh E e ! .25a) bagi kekekalan energi.0.

52 e 200 nm ¢   ¡ .2412 nm   1240 e ™ nm  4.E  E '  m e c 2 ! K e  m e c 2 ¢ E' ! h c 1240 e ™ nm ! ! 5141 e P' 0.

.

diperoleh tan J ! E ' sin U .Ke ! E  E ' (d) Dengan memecahkan Persamaan (1. diperoleh tan J ! p ' sin U p  p ' cos U kalikan penyebut dan pembilangnya dengan c.25b) dan (1. maka dengan membagi keduanya (bukannya menjumlahkan dan mengalikan). dan mengingat bahwa E = pc dan E µ = p µc.26).25c) untuk pe cos J dan pe sin J seperti yang kita lakukan untuk menurunkan Persamaan (1.

5141 eV sin 60 0 ! E  E ' cos U .

5167 eV  .

5141 eV cos 60 0 .

70. = 1. ¤ ¤ ¤ K ! 5167 e  5141 e ! 26 e £ Energi E dari foton awal adalah : hc ! 5167 e . Contoh 1.5.0 nm ¹ º Hitunglah kedua panjang gelombang terpanjang deret Balmer ion berilium terionisasi tiga kali (Z = 4). Carilah panjang gelombang transisi dari n1 = 3 ke n2 = 2 dan dari n1 = 4 ke n2 = 2.715 J = 59.0973731 v 10  7 ¨ 32 2 2 © 2 © 3  22 ª 1 P ! 1. ¨ 42 22 © 2 © 4  22 ª ¸ ¹ ! 486.6.0973731 v 10  7 Contoh 1. Peyelesaian : Persamaan (142) memberikan P ! dan 1 1. jadi P .

1 nm ¹ º . ¸ ¹ ! 656.

Energi dan panjang gelombang radiasi yang bersangkutan adalah P! h c 1240 e . kedua panjang gelombang terpanjang tersebut adalah radiasi yang berkaitan dengan transisi n = 3 p n = 2. 2 e E 1¸ 2 ¨ 1 E 4  E 2 !  .0 nm 30. nm ! ! 41. dan n = 4 p n = 2.Penyelesaian : Karena semua radiasi deret Balmer berakhir pada tingkat n = 2.

6 eV . .

nm ! ! 30.4 nm 40. ¥ § ¦ ¦ § ¥ E3  E 2 !  .4 ©  ¹ ! 40.8 eV 13 ª 16 4 º P! h c 1240 e .8 e E kedua radiasi ini berada dalam daerah ultraviolet.

6 e 13 . .

2 e ª9 4º .4 2 ¨1 1¸ ©  ¹ ! 30.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->