PETUNJUK PRAKTIS PENGGUNAAN

TOTAL STATION TOPCON GTS-100N/GTS-230N/ GPT-3100N/GPT-3000LN SERIES

PT. Exsol Innovindo
Distributor Tunggal
Produk Survei & Pemetaan Merek Topcon Gandaria 8, Lt 7 Suite B & C, Gandaria City Jl. Sultan Iskandar Muda – Kebayoran Lama, Jakarta Selatan T: 021 29036643 F: 021 57941112

Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon

PENGENALAN BAGIAN-BAGIAN INSTRUMEN

1|Page

Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon 2|Page .

432 m Bacaan beda tinggi terhadap posisi instrumen : 12. Tiga baris pertama berisikan data hasil pengukuran termasuk atributnya sedangkan baris keempat berisikan tombol-tombol fungsi yang berubah sesuai dengan mode pengukuran yang ditampilkan. LCD yang digunakan memiliki empat baris dan 20 karakter untuk setiap baris. • Mode Pengukuran Sudut Keterangan : Bacaan sudut vertikal : 90°10’20˝ Bacaan sudut horizontal Kanan : 170°30’40” Mode Pengukuran Jarak Keterangan : Bacaan sudut horizontal kanan : 120°30’40˝ Bacaan jarak mendatar : 65.345 m 3|Page .Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon TAMPILAN LAYAR • • Instrumen menggunakan layar LCD dot matrix memiliki 160x64 dot dengan lampu latar.

Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon TAMPILAN HURUF ATAU SIMBOL Tampilan V HR HL HD VD SD N E Z Pengertian Sudut Vertikal Sudut Horizontal kanan Sudut Horizontal Kiri Jarak mendatar Beda tinggi terhadap instrumen Jarak miring Unsur koordinat N Unsur koordinat E Unsur koordinat Z Tampilan Pengertian * m f EDM aktif Satuan meter Satuan feet/inci 4|Page .

Lampu latar pada layar 4. serta mengukur intensitas inframerah pada EDM. koreksi atmosfer. Pencahayaan garis bidik (Recticle illumination) 3. Derajat kehitaman layar (kontras) 2. Konstanta prisma. Mode pengukuran koordinat Mode pengukuran jarak Mode pengukuran sudut Penyalaan instrumen (ON/OFF) Pemilihan mode pengukuran dan mode normal Kembali ke menu sebelumnya Konfirmasi hasil pengetikan atribut atau perekaman data ukuran Akses fungsi tampilan pada layar Star Key Tombol mode koordinat Tombol mode jarak ANG POWER MENU ESC ENT F1-F4 Tombol mode sudut Tombol power Tombol menu Tombol keluar (escape) Tombol konfirmasi (enter) Tombol fungsi (Softkey) 5|Page . Koreksi kemiringan (tilt correction) 5.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon FUNGSI TOMBOL Tombol Pengertian Fungsi Pengaturan : 1. temperatur & tekanan udara.

Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon MODE PENGUKURAN SUDUT Halaman Softkey F1 F2 Tampilan OSET HOLD HSET P1↓ TILT REP V% P2↓ H-BZ R/L CMPS P3↓ Fungsi Pengaturan bacaan sudut horizontal 00°00’00” Kunci bacaan Horizontal Pengaturan nilai bacaan sudut horizontal Akses halaman kedua Pengaturan koreksi kemiringan sumbu instrumen Mode pengulangan bacaan sudut Mode pengukuran persen kemiringan (%) Akses halaman ketiga Pengingat berupa bunyi setiap bacaan sudut horizontal kelipatan 90º00’00” Pengaturan bacaan sudut horizontal kanan atau kiri Aktivasi bacaan sudut metode kompas 00°00’00” sampai 90°00’00” (atas) atau -90°00’00” (bawah) Kembali ke halaman pertama 1 F3 F4 F1 F2 2 F3 F4 F1 F2 3 F3 F4 6|Page .

Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon MODE PENGUKURAN JARAK Halaman Tombol F1 F2 Tampilan MEAS MODE S/A P1 OFFSET S.O m/f/i P2 Fungsi Memulai mengukur jarak Pengaturan mode pengukuran jarak 1 F3 F4 F1 F2 2 F3 F4 Fine/Coarse/Tracking Pengukuran intensitas inframerah pada EDM Akses halaman kedua Pengukuran OFFSET Pengukuran untuk keperluan pematokan (Stake Out) jarak Pengubah satuan (meter. feet. dan inchi) Kembali ke halaman pertama 7|Page .

feet.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon MODE PENGUKURAN KOORDINAT Halaman Tombol F1 F2 Tampilan MEAS MODE S/A P1↓ R. dan inchi) Kembali ke halaman pertama 8|Page .HT INSHT OCC P2 OFFSET m/f/i P3 Fungsi Memulai pengukuran koordinat Pengaturan mode pengukuran jarak 1 F3 F4 F1 F2 2 F3 F4 F1 3 F2 F3 Fine/Coarse/Tracking Pengukuran intensitas inframerah pada EDM Akses halaman kedua Memasukan nilai tinggi reflektor di atas patok Memasukkan nilai tinggi instrumen di atas patok Memasukkan koordinat posisi instrumen Akses halaman ketiga Pengukuran OFFSET Pengubah satuan (meter.

koreksi atmosfer. temperatur & tekanan udara. serta pengukuran intensitas inframerah pada EDM (SIGNAL) Pengaturan derajat kehitaman layar Pengaturan pencahayaan garis bidik (reticle) 9|Page . Tombol F1 F2 F4 ▼or▲ ◄or► Tampilan Fungsi Pengaturan lampu latar pada layar Aktivasi koreksi kemiringan sumbu-sumbu instrumen (tilt sensor ) Pengaturan konstanta prisma (PRISM).Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon MODE TOMBOL BINTANG Tekan 1. serta pengukuran intensitas inframerah pada EDM. 5. 4. tombol (*) untuk menampilkan pilihan pengaturan sebagai berikut : Pengaturan derajat kehitaman (kontras) layar (tahap 0 sampai 9) ▼or▲ Pengaturan pencahayaan garis bidik (tahap 1 sampai 9) ◄or► Lampu latar pada layar ON/OFF [F1] Aktivasi koreksi kemiringan sumbu-sumbu instrumen [F2] Pengaturan konstanta prisma. koreksi atmosfer(PPM). 2. 3. temperatur & tekanan udara (P-T).

. P↓ [F1] SELECT FILE FN : INPUT LIST ….PT# INPUT BACK SIGHT F2 : BACKSIGHT Atur arah acuan F3 : FS/SS P↓ [F3] FS/SS Pengukuran titik poligon atau detail [F4] [F1] SELECT A FILE DATA COLLECT 2/2 [ESC] [F2] F1 : SELECT A FILE F2 : P CODE INPUT F3 : CONFIG P↓ [F3] Pilih file penyimpanan data P CODE INPUT Edit daftar kode titik (P CODE) CONFIG Pengaturan parameter konfigurasi instrumen 10 | P a g e .Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon MANAJEMEN DATA PENGUKURAN DI LAPANGAN Mode Pengukuran Normal [ESC] [MENU] MENU 1/3 F1 : DATA COLLECT F2 : LAYOUT F3 : MEMORY MGR.PT# INPUT Atur posisi berdiri instrumen(Occ Pt) DATA COLLECT 1/2 [ESC] [F2] F1 : OCC. ENTER Pilih file [F1] OCC.

tekan [F3] [YES] untuk konfirmasi.000 m E : 1000. 2. DATA COLLECT 1/2 F1 : OCC. Hidupkan instrumen dengan menekan tombol ON 3.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon PELAKSANAAN PENGUKURAN 1 (Backsight) 3 (Foresight) 2 STA 1. 11 | P a g e .Pt tekan [F4] OCNEZ OCC.PT# INPUT F2 : BACKSIGHT F3 : FC/SS Masukkan informasi tempat berdiri instrumen.HT : 1.000 m Z : 100. Selanjutnya tekan [F3] [REC] dan [F3] [YES] untuk konfirmasi. acuan (backsight) di titik 1. Atur posisi instrumen di atas patok misalnya titik 2. Memulai pengukuran masuk ke mode DATA COLLECT MENU → [F1] [DATA COLLECT] MENU 1/3 F1 : DATA COLLECT F2 : LAYOUT F3 : MEMORY MGR. tekan tombol [F1] OCC. dan posisi instrumen selanjutnya (titik poligon) di titik 3.PT PT# : BM-2 INPUT LIST NEZ ENTER Tekan [F1] [INPUT] untuk memasukkan nomor titik (PT#) dan tekan [F2] [LIST] atau [F3] [NEZ] N : 1000. P↓ 4.455 m INPUT SRCH REC OCNEZ Masukkan nomor titik tempat berdiri instrumen Keterangan/kode apabila diperlukan Masukkan tinggi instrumen dalam satuan meter Untuk memasukkan koordinat Occ. ST# INPUT PT# → 2 ID : BM-2 INS.000 m >OK? [YES] [NO] Apabila koordinat posisi instrumen dipilih dari daftar [LIST].

Tekan [F3][NE/AZ] untuk memasukan koordinat acuan atau arah (sudut jurusan atau azimut). N : 2000. Masukkan informasi titik acuan (backsight) dengan menekan [F2] [BACKSIGHT] BS# → 1 PCODE : R. tekan [F3] [FS/SS] PT# → 3 PCODE : FS R.455 m INPUT OSET MEAS ALL Masukkan nomor titik foresight atau side shot Masukkan kode untuk foresight atau side shot Masukkan tinggi reflektor foresight atau side shot Ukur titik foresight atau side shot dengan menekan tombol [F3] [MEAS] 12 | P a g e .Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon 5. Selanjutnya bidik titik acuan dan tekan [F3][MEAS] untuk konfirmasi arah. Memasukkan informasi titik berdiri instrumen selanjutnya (foresight) atau titik detail(side shot).50 m INPUT OSET MEAS BS 6. diakhiri dengan konfirmasi dengan menekan tombol [F3][REC].HT : 1. BS# → 1 PCODE : BS R.000 m Z : 100.0 m INPUT OSET MEAS BS Masukkan nomor titik backsight Masukan kode titik acuan Masukkan tinggi reflektor backsight Untuk memasukkan koordinat acuan tekan [F4] BS BACKSIGHT PT# :1 INPUT LIST NE/AZ ENTER Tekan [F1] [INPUT] untuk memasukan nomor titik acuan.000 m >OK? [YES] [NO] Apabila koordinat acuan dimasukan.000 m E : 2000.HT : 1.HT : 0. tekan [F3] [YES] untuk konfirmasi.

PT PT# : INPUT LIST NEZ ENTER BACSIGHT BACKSIGHT PT# : INPUT LIST NE/AZ ENTER LAYOUT [F3] LAYOUT PT# : INPUT LIST NEZ ENTER 13 | P a g e . PT# INPUT LAYOUT 1/2 F1 : OCC.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon PEMATOKAN . ST# INPUT F2 : BACKSIGHT F3 : LAYOUT P↓ LAYOUT MENU 1/2 [F2] [ESC] [F1] OCC. P↓ [F2] SELECT A FILE FN : INPUT LIST SKP ENTER OCC. Mode Pengukuran Normal [ESC] [MENU] MENU 1/3 F1 : DATA COLLECT F2 : LAYOUT F3 : MEMORY MGR.

misalnya titik 3. misalnya titik 1. PT INPUT] OCC.345 m Z: 1..000 m INPUT ….678 m INPUT …. tekan [F3] [AZ] : [F3] AZ BACKSIGHT HR : INPUT …… PT# ENTER [F1] INPUT BACKSIGHT HR : 30º 15’ 30” > sight [YES] [NO] 3. Mode pematokan (stake out) MENU → LAYOUT Masukkan informasi tempat berdiri alat. PT INPUT F2 : BACKSIGHT F3 : LAYOUT P↓ [F3] [LAYOUT] LAYOUT PT# : INPUT LIST NEZ ENTER Tekan [F3] NEZ untuk memasukkan koordinat titik yang akan dipatok atau tekan [F2][LIST] untuk memilih dari daftar koordinat yang telah diunggah. tekan [F2] [BACKSIGHT] • Menggunakan data koordinat titik acuan : BACKSIGHT PT# : INPUT SCRH NE/AZ ENTER • [F3] NE/AZ N → 0.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon PELAKSANAAN PEMATOKAN 3 (backsight) 2 (titik yang akan di stakeout) 1 STA 1.PT PT# : INPUT LIST NEZ ENTER 2. PT# ENTER Arahkan ke titik acuan (BS). AZ ENTER Menggunakan data azimut dari instrumen ke titik acuan. tekan [F1] [OCC. 14 | P a g e .234 m E: 12. Pematokan titik yang telah diketahui koordinatnya LAYOUT 1/2 F1 : OCC.. [F3] [NEZ] N → 100.000 m E : 0.

84 m dZ : -0.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon REFLECTOR HEIGHT INPUT R..000 m INPUT …..HT : 0.84 m dHD : -43. ukur HD* 143. Tekan tombol [F1][ANGLE] terlebih dahulu untuk mencari arah titik yang akan dipatok. PT# ENTER Tidak perlu memasukkan tinggi reflektor apabila hanya men-stake out X and Y CALCULATED HR : 90º 10’ 20” HD : 123... PT# : 103 HR : 6º 20’ 40” dHR : 23º 40’ 20” DIST ….05 m MODE NEZ NP/P NEXT jarak dari instrumen ke reflektor dengan menekan tombol [F1] [DIST]. Gerakan prisma maju/mundur sampai dHD sama dengan 0 (nol). 15 | P a g e .456 m ANGLE DIST …. Putar teropong sampai memberikan hasil perhitungan dHR sama dengan 00°00’00” Tempatkan reflektor pada pada arah tersebut. NEZ …. …..

Portal (port) 16 | P a g e . perhitungan perataan sederhana. Nama total station (name) b. manajemen data. • Klik Start ►Programs ►Topcon ►Topcon Link • Double Klik Shortcut Topcon Link pada desktop Unduh Data dari Total Station • Klik File ► Import from Device dari Menu bar • Double Klik Add New Station Lengkapi informasi-informasi sebagai berikut : Tab General a.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon PEMINDAHAN DATA Topcon Link merupakan program pemindahan data dari media komputer ke instrumen survei merek Topcon (unggah/upload) atau sebaliknya (unduh/download). dan konversi antar format data.

Model Khusus untuk Total Station Topcon tipe GPT-3100N series. c. Data bits d. Protocol : 9600 : None :8 :1 : ONE-WAY • • Klik OK Double Klik Ikon total station yang telah dibuat. Tab Advanced a.txt ►Klik tanda panah ( » ) Pada layar akan tampil dialog box Download file from Total Station 17 | P a g e . Baudrate b. model yang digunakan adalah GPT-3000. pengaturan portal dilakukan secara manual dengan melihat perangkat keras USB yang dikenali oleh komputer atau di bagian Device Manager pada properti komputer. Parity c. Stop bits e.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon Apabila kabel unduh yang digunakan tipe Serial to USB. • • Klik file.

Untuk kemudahan membaca dan memindahkan data. Pada lembar DATA TRANSFER terdapat dua format data.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon Tentukan folder tempat penyimpanan data pada perangkat keras komputer. lakukan persiapan pada Total Station sebagai berikut : a. gunakan format data SSS. Memory Manager memiliki tiga lembar. b./parity. Transfer data dapat dilakukan dengan menekan tombol fungsi F1. d. transfer data terdapat pada lembar ketiga dengan menekan tombol fungsi F4 sebanyak dua kali. PARAMETERS) yang terdiri dari baud rate. char./Parity : 8/NONE Stop Bits :1 Setiap nilai yang dimasukan diakhiri dengan tombol F4 (ENTER). Tekan tombol MENU pada Total Station. 18 | P a g e . • Sebelum menekan tombol Start pada kotak dialog Download file from Total Station. yaitu GTS dan SSS. dan stop bits sebagai berikut : Baud Rate : 9600 Char.) c. Selanjutnya dilakukan pengaturan parameter komunikasi (COMM. e. Tekan tombol fungsi F3 untuk memasuki tampilan Memory Manager (MEMORY MGR.

txt yang dapat diberikan nama baru yang sesuai kebutuhan. • Klik Start (setelah kabel serial terhubung dari total station ke komputer ) pada layar komputer. Pilihan data yang dipindahkan terdiri dari data pengukuran (MEAS. misalnya Data. DATA). Format data koordinat yang akan di upload agar diubah dalam bentuk format data SSS (TOPCON GTS-7). • Pada folder yang telah dipersiapkan untuk menyimpan data pada perangkat keras komputer terdapat file1. Proses pemindahan data dimulai dari komputer sebagai media yang menerima data. DATA) dan data koordinat hasil perhitungan pada unit total station (COORD. Pemindahan data dari total station ke komputer dilakukan dengan menekan tombol F1 (SEND DATA). proses upload data koordinat dari komputer ke Total Station dapat menggunakan cara yang sama dengan mempersiapkan Total Station terlebih dahulu untuk menerima data. 19 | P a g e . Kembali ke lembar DATA TRANSFER dilakukan dengan menekan tombol ESC satu kali. Sebagai catatan.txt. selanjutnya pengiriman data dari total station bisa dimulai.Petunjuk Praktis Penggunaan Total Station Standar Topcon f. Perangkat komputer harus dipersiapkan terlebih dahulu untuk menerima data transfer disebabkan oleh protocol yang menggunakan sistem one way.