ASUHAN KEPERAWATAN KELOMPOK KHUSUS Oleh : Joko Tri Haryanto, SKep.

,Ns

DEFINISI Kelompok khusus Adalah sekelompok masyarakat atau individu o/k keadaan fisik, mental , social, budaya dan ekonomi perlu mendapatkan bantuan, bimbingan dan pely kes dan asuhan keperawatan, karena ketidakmampuan dan ketidaktahuan mereka dalam memelihara kesehatan dan keperawatan terhadap dirinya sendiri.

Perawatan Kelompok Khusus Adalah suatu upaya dibidang keperawatan kesehatan masyarakat yang ditujukan kepada kelompok kelompok individu yang mempunyai kesamaan jenis kelamin, umur, permasalahan kesehatan serta rawan terhadap masalah tersebut, yang dilaksanakan secara terorganisasi dengan tujuan meningkatkan kemampuan kelompok dan derajat kesehatannya, mengutamakan upaya promotif dan preventif dengan tidak melupakan upaya kuratif dan rehabilitatif yang ditujukan kepada mereka yang tinggal dipanti dan kepada kelompok kelompok yang ada di masyarakat, diberikan oleh tenaga keperawatan dengan pendekatan pemecahan masalah melalui proses keperawatan. Tujuan Umum Adalah untuk meningkatkan kemampuan dan derajat kesehatan kelompok untuk dapat menolong diri mereka sendiri ( self care ) dan tidak terlalu tergantung kepada pihak lain. Tujuan Khusus 1. Mengidentifikasi masalah kesehatan dan keperawatan kelompok khusus sesuai dengan macam, jenis dan tipe kelompok 2. Menyusun perencanaan asuhan keperawatan / kesehatan yg mereka hadapi 3. Penanggulangan masalah kesehatan dan keperawatan 4. Meningkatkan kemampuan kelompok khusus dalam pemeliharaan kesehatan mereka sendiri. 5. Mengurangi ketergantungan kelompok khusus dari pihak lain dalam pemeliharaan dan perawatan diri sendiri. 6. Meningkatkan produktivitas kelompok khusus 7. Memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dan keperawatan Sasaran 1. Institusi institusi yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan 2. Pelayanan kelompok khusus yang ada dimasyarakat Pelayanan Kelompok Khusus di Institusi 1. Pelayanan terhadap lembaga lembaga social kemasyarakata yang menyelenggarakan pemeliharaan dan pembinaan kelompok kelompok khusus tertentu :

Pelayanan Kelompok Khusus di masyarakat Dilakukan melalui kelompok kelompok yang terorganisir dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat Klasifikasi Akibat pertumbuhan dan perkembangannya · Kelompok ibu hamil · Kelompok ibu bersalin · Kelompok ibu nifas · Kelompok bayi dan anak balita · Kelompok anak usia sekolah · Kelompok usia lanjut Kelompok khusus dengan kesehatan khusus yang memerlukan pengawasan dan bimbingan diantaranya adalah : 1. Sypilis ) 2. Penderita penyakit tidak menular · Kelompok Penderita Penyakit DM · Kelompok Penderita penyakit Jantung · Kelompok penderita penyakit stroke 3.· Panti wreda · Panti asuhan · Pusat Rehabilitasi Anak cacat · Penitipan Balita Yang menjadi sasaran pembinaan dan pelayanan kelompok khusus di institusi adalah meliputi : · Penghuni panti · Petugas panti · Lingkungan panti 2. Kelompok khusus yang mempunyai resiko terserang penyakit . Kelompok cacat yang memerlukan rehabilitasi · Kelompok cacat fisik · Kelompok cacat mental · Kelompok cacat sosial 4. Penderita penyakit menular · Kelompok penderita penyakit kusta · Kelompok penderita penyakit TBC · Kelompok penderita Aids · Kelompok penderita Penyakit kelamin ( GO.

· Mengadakan pendekatan sebagai penjajagan awal pembinaan kelompok khusus dan khusus yang ada di masyarakat. · Alih teknologi dalam bidang kesehatan dan keperawatan kepada petugas panti. melalui kegiatan kegiatan yang terorganisasi sebagai berikut : · Pelayanan kesehatan dan keperawatan · Penyuluhan kesehatan · Bimbingan dan pemecahan masalah terhadap anggota kelompok. · Menganalisa data kelompok khusus di masayarakat dan di institusi. Meningkatkan kemampuan dan kemandirian kelompok khusus 2. preventif.· Kelompok wanita tuna susila · Kelompok penyalahgunaan obat dan narkotika · Kelompok kelompok pekerja tertentu. Ditekankan kepada pembinaan perilaku penghuni panti. Tahap perencanaan Menyangkut : · Jadwal kegiatan . Ruang Lingkup Kegiatan Mencakup upaya upaya promotif. perumusan masalah dan prioritas masalah kesehatan / keperawatan kelompok khusus melibatkan kader kesehatan dan petugas panti. rehabilitatif dan resosialitatif. Dilakukan di institusi pelayanan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan kelompok khusus 6. kader kesehatan dan petugas panti · Penemuan kasus secara dini · Melakukan rujukan medik dan kesehatan · Melakukan koordinasi dan kerjasama dengan masyarakat. petugas panti. · Identifikasi masalah kelompok khusus di masyarakat dan di panti / institusi melalui pengumpulan data. Prinsip Dasar 1. kader kesehatan dan kelompok sebagai subjek maupun objek pelayanan. Tahap tahap perawatan kelompok khusus 1. 5. 2. Tahap persiapan · Mengidentifikasi jumlah kelompok khusus yang ada di masyarakat dan jumlah panti atau pusat pusat rehabilitasi yang ada disuatu wilayah binaan. analisa data. kuratif. · Merumuskan masalah dan prioritas masalah kesehatan dan keperawatan kelompok khusus di masyarakat dan diinstitusi · Mulai dari tahap mengidentifikasi masalah. Pendekatan yang menyeluruh menggunakan proses keperawatan secara konsisten dan berkesinambungan. lingkungan panti bagi yang diinstitusi dan masyarakat yang mempunyai masalah yang sama ke arah perilaku sehat. Menekankan kepada upaya preventif dan promotif 3. Melibatkan peran serta aktif petugas panti. kader kesehatan. 4.

com/2009/05/asuhan-keperawatan-kelompok-khusus-oleh.blogspot.· Jadwal kunjungan · Tenaga pelaksana pengorganisasian kegiatan 3. Tahap Pelaksanaan · Pendidikan dan pelatihan kader dan petugas panti · Pelayanan kesehatan dan keperawatan · Penyuluhan kesehatan · Imunisasi · Penemuan kasus dini · Rujukan bila dianggap perlu · Pencatatan dan pelaporan 4. Penilaian http://jokoateng-jokoateng.html .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful