1

I. PENDAHULUAN 1. Pengertian Ilmu Ekonomi yaitu ilmu yang mepelajari bagaimana manusia dalam usaha memenuhi kebutuhan-kebutuhannya mengadakan pemilihan diantara berbagai alternatif pemakaian atas alat-alat pemuas kebutuhan yang tersedianya relatif terbatas. 2. Macam Ilmu Ekonomi a. Ekonomi diskriptif (descriptive economics) yaitu mengumpulkan keterangan-keterangan faktual yang relevan mengenai sesuatu masalah. b. Teori ekonomi (economic theory/economic analysis) - ekonomi mikro - ekonomi makro (analisis ekonomi agregatif, agreagate economic analysis, macro economics) c. Ekonomi Yang Diterapkan (applied economics) yaitu menggunakan hasil-hasil pemikiran yang terkumpul dalam teori ekonomi untuk menerangkan diskripsi faktor-faktor yang dikumpulkan ekonomi diskriptif. 3. Tujuan Ekonomi Makro Ekonomi makro yaitu merupakan bagian dari pada ilmu ekonomi yang mengkhususkan mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian sebagai suatu keseluruhan. 4. Variabel Ekonomi Makro - Jumlah uang yang beredar - Tingkat harga - Tingkat bunga - Neraca Pembayaran Internasional - Stok kapita nasional - Hutang pemerintah 5. Hubungan Kausal/Fungsional Hubungan kausal (hubungan sebab akibat) yaitu suatu hubungan dimana apabila variabel yang satu berubah menyebabkan perubahan variabel yang lain. Variabel penyebab perubahan : variabel bebas = independent variable = variabel yang nilainya ditentukan oleh nilai dari pada variabel lain (variabel tergantung / dependent variable). Hubungan kausal secara matematik dinyatakan dalam bentuk persamaanm fungsi : contoh : Y = f(C,I) Hubungan fungsional yaitu berubahnya variabel yang satu secara otomatik mempunyai arti bahwa variabel yang lainnya yang merupakan hubungan fungsional tersebut akan berubah juga.

2 Hubungan fungsional secara matematik dinyatakan dalam bentuk identitas atau kesamaan. contoh : Y = C + I atau Y = C + I Keajegan hubungan kausal antara variabel yang satu dengan variabel yang lain dalam perekonomian disebut sebagi hukum ekonomi, economic law, economic principle atau kesimpulan umum teoritik. 6. Tujuan Kebijaksanaan Ekonomi Makro Kebijaksanaan ekonomi makro (macroeconomic policy) = tindakan-tindakan pemerintah yang berupa usaha untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud untuk mencapai tujuan-tujuan yant telah ditetapkan sebelumnya. Tujuan kebijaksanaan Ekonomi Makro antara lain : a. Tingkat kesempatan kerja / tingkat employment yang tinggi. b. Peningkatan kapasitas produksi nasional yang tinggi. c. Tingkat pendapatanm nasional yang tinggi. d. Keadaan perekonomian yang stabil. e. Neraca pembayaran luar negeri yang seimbang. f. Distribusi pendapatn yang lebih merata. 7. Macam-Macam Pasar Dalam Perekonomian a. Pasar komoditi - Pengeluaran konsumsi rumah tangga. - Saving atau tabungan. - Pendapatan Nasional - Investasi - Tingkat harga - Pajak - Pengeluaran konsumsi pemerintah - Eksport - Import. b. Pasar uang - Permintaan uang untuk transaksi - Permintaan uang untuk berjaga-jaga - Permintaan uang untuk spekulasi - Uang kertas dan uang logam - Uang giral - ALat-alat liquid lainnya - Tingkat bunga. c. Pasar Tenaga Kerja - Permintaan akan tenaga kerja - Penawaran tenaga kerja - Upah riil - Upah nominal - Pengangguran dan kesempatan kerja.

3 d. Pasar Modal - Permintaan akan surat-surat berharga - Harga surat-surat berharga - Penawaran surat-surat berharga 8. Model analisis ekonomi a. Persamaan definisi, kesamaan, identity Tidak ada hubungan kausal contoh : C+I=Y b. Persamaan perilaku (behavioral equation) Ada hubungan kausal contoh : C = f(Y) dengan 0 < δC/δY < 1 atau : C = Co + cY dengan 0 < c < 1 c. Persamaan syarat ekuilibrium (equilibrium conditions equation) contoh : I=S o0o

Posisi neraca pembayaran luar negeri 2. Pendapatan Naional atas Dasdar Biaya Faktor Produksi Pendapatan Nasional meliputi : a. mesin-mesin baru beserta perlengkapannya dan perubahan jumlah berbagai macam persediaan perusahaan.M) 3. Pengeluaran Investasi (I) Pengeluaran investasi domestik bruto atau gross private domestic investment meliputi semua pengeluaran domestik yang dilakukan oleh sektor swasta untuk mendirikan bangunan-bangunan baru. Tolok Ukur Keberhasilan Perekonomian a. Sewa (Yr) Pendapatan swa atau rental income meliputi semua macam sewa atas pemakaian sewa aktiva tetap oleh pihak lain atau oleh pemiliknya sendiri. Pendapatan Nasional b.4 II. kecuali kalau pihak penerima swa ataui pemakai pemilik aktiva tetap tersebut merjupakan perusahaan. d. b. PENDAPATAN NASIONAL 1. Produk Naional Produk nasional berasal dari beberapa komponen : a. Produk Nasional c. Upah dan gaji atau wage and salaries merupakan pendapatan yang diperoleh rumahtangga keluarga sebagai imbalan terhadap penggunaan jasa sumber tenaga kerja yang mereka gunakan dsalam bentuk produk nasional (Yw) b. Pengeluaran pembelian pemerintah (G) Pengeluaran pemerintah untuk membeli barang dan jasa atau government purchase of goods and services juga disebut p[engeluaran pemerintah atau government expenditure meliputi pengeluaran-pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung memperoleh balas jasa atas pengeluaran tersebut. Bunga (Yi) . c. Pengeluaran konsumsi (C) Pengeluaran konsumsi atau private consumption expenditure meliputi semua pengeluaran rumah tangga keluarga dan perseorangan serta lembaga-lembaga swasta bukan perusahaan untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang langsung dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Tingkat Harga e. Ekspor Netto (X .M) Ekspor netto merupakan hasil pengurangan nilai total impor (M) terhadap nilai total ekspor (X) Dari keempat produk naional dapat diungkapkan dalam bentuk kesamaan matematik yang disebut kesamaan produk nasional atau national product identity: Y = C + I + G + (X . c. Tingkat Kesempatan Kerja d.

1). baik sektor keluarga maupun sektor perusahaan.5 Bunga meliputi semua pembayaran bunga modal pinjaman yang dibayar oleh sektor swasta. Dari 4 macam unsur pembentuk pendapatan nasional di atas secara matematis dinyatakan sebagai bentuk kesamaan pendapatan nasional atas dasar biaya faktor produksi : Yat faktor = Yw + Yr + Yt + Yp 5. Laba (Yp) Laba atau profit merupakan perbedan antara penerimaan penjualan perusahaan dengan jumah biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan per tahun. b. c. Pajak tidak langsung yaitu suatu pajak yang mapabila oleh pembayar pajak beban pajak dapat dialihkan kepada orang lain. kerusakan aktiva tetap perusahaan yang mtidak terduga dan perkiraan pendapatan nasional. Subsidi perusahaan Subsidi perusahaan yaitu suatu bantuan yang digunakan uintuk menolong p[erusahaan-perusahaan yang menerima kesulitan dalam usahanyua. 2). o0o . meliputi penyusutan terhadap angunan-bangunan. Laba perusahaan perseorangan atau proprietors income yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang tidak berbentuk badan hukum. Transfer perusahaan. padahal dari segi kepentingan nasional perusahaan-perusahaan tersebut perlu dipertahankan. d. ialah semua pengeluran perusahaan kepada sektor swasata dimana perusahaan tidak memperoleh balas jasa. yaitu laba yang diperoleh oleh perusahaan-perusahaan yang berbentuk badan hukum. mesin-mesin dengan perlengkapannya. d. Penyusutan. Penghubung Pendapatan Nasional : dari Harga Biaya Faktor ke Harga Pasar a. Laba perseroan atau corporate profit.

berarti tidak mengenal adanya transaksi ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah. Rumahtangga perusahaan . sederhana. . digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa lain. . 3. pemerintah dan luar negeri. Variabel endogen. Perekonomian Tertutup Sederhana Perekonomian tertutup yaitu perekonomian yang tidak mengenal hubungan ekonomi dengan negara lain.faktor produksi yang dibeli.Barang yang dijual ke perusahaan untuk minvestasi. .6 III.upah. Fungsi Konsumsi Besar kecilnya konsumsi melulu tergantung kepada besar kecilnya pendapatan nasional. 2. perusajhaan lain. .Barang tersebut dijual ke konsumen. Y=C+I dimana : Y = pendapatan nasional per tahun C = Konsumsi keluarga per tahun I = Investasi perusahaan per tahun C : merupakan variabel endogen I : merupakan variabel eksogen Variabel eksoegen yaitu variabel-variabel yang tidak diuraikan oleh model yang kita gunakan.faktor produksi modal sijual ke perusahaan memperoleh bunga. yaitu seifatnya.faktor produksi tenaga kerja dijual ke perusahaan memperoleh upah. C = a + cY dimana : a = besarnya konsumsi pada pendapatn nasional sebesar nol c = marginal propensity co consume (MPC) . ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. besar kecil nilai yang terakandung di dalamnya barulah dapat kita peroleh semudah kita hubung-hubungkan variabel tersebut dengan variabel-variabel lainnya dalam model yang kit gunakan. Rumahtangga Keluarga . terdiri dari barang konsumsi dan barang kapital. Pelaku Perekonomian Tertutup Sederhana a. sisanya ditabung. melainkan merupakan variabel-variabel yang ditentukan oleh kekuatankekuatan yang berasal dari luar model yuang kita gunakan. b. sewa. Perekonomian tertutup sederhana yaitu perekonoimian tanpa hubungan ekonomi dengan egara lain dan tanpa adanya transaksi ekonomi pemerintah. bunga dan sewa untuk konsumsi.

a dimana : S = saving = penabungan 6. APSn = Sn/Yn 7. APC dengan APS MPC + MPS = 1 Bukti : Y = C + S C+S 1 = —— Y 1 = MPC + MPS pertahunnya yang . S=Y-C = (1-c)Y . Hubungan antara MPC dengan MPS. = Cn/Yn 5.Y dimana : APCn: average propensity to consume pada tingkat pendapatan nasional sebesar "n" : perbandingan antara besarnya konsumsi pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri. yaitu perbandingan antara bertamajhnay saving dengan bertambahnya pendapatan nasional yang mengakibatkan bertambahnyha saving termaksud. Fungsi Konsumsi. APC dan MPC Fungsi Konsumsi : C = (APCn 0 MPC)Yn + MPC. Fungsi Saving Saving = penabungan. MPS dan APS MPS (Marginal Propensity to Save). yang mengakibatkan adanya perubahan konsumsi termaksud. yaitu bagian dari pendapatan nasional tidak dikonsumsikan. yaitu perbandingan antara besarnya saving pada suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya pendapatan nasional yang bersangkutan. MPS = s = /\S / /\Y APS (Average Propensity to Save). c = MPC = /\C//\Y dimana : /\C = besarnya perubahan konsumsi /\Y = besar nya perubahan dalam pendapatan nasional 4.7 MPC : angka perbandingan antara besarnya perubahan konsumsi dengan besarnya praubahan pendapatan nasional.

8 APCn + APSn = 1 Bukti : Y = C + S Yn = Cn + Sn Cn + Sn 1 = ——— Yn 1 = APCn + APSn o0o .

Cara penawaran agregat = permintaan agregat Y=C+I C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c b. Pendapatan nasional ekuilibrium apabila : S=I 3./\Y k = /\Y / /\I . Pendekatan statik / Analidid Statik / Static Equilibrium Analysis yaitu suatu analisa yang menggunakan asumsi bahwa perekonomian yang dianalisis merupakan perekonomian stationer.9 IV. 2. yaitu perekonomian yang tidak mengalami perubahan kecuali apabila terjadi adanya perubahan pada salah satu atau beberapa variabel endogennya. b. yaitu bilangan dengan mana investasi harus kita kalikan. maka : /\Y = k. Jadi kalau k menunjukkan besarnya multiplier. apabila kita ingin mengetahui besarnya perubahan pendapatan nasional ekuilibrium yang diakibatkan oleh perubahan investasi termaksud. Macam Analisis Dalam Perekonomian a. suatu analisis yang menuntut kita mengikuti perubahanperubahan yang terjadi dalam perekonomian dari waktu ke waktu. Pendekatan dinamik. Keadaan Ekuilibrium Pendapatan nasional ekuilibrium yaitu tingkat pendapatan nasional dimana tidak ada kekuatan ekonomi yang mempunyai tendensi untuk mengubahnya. ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERTUTUP SEDERHANA 1. Cara Menghitung Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Cara Kebocoran = Injeksi S=I S=Y-C C = a + cY 1 Y = — (a + I) 1-c 4. Angka Pengganda Angka pengganda (Multiplier).

Y = 160+240 = 400 1-0. Kapasitas Produksi Nasional Macam faktor produksi a. Inflationary gap dan Deflationary gap Inflationary gap (celah inflasi): besarnya perbedaan antara jumlah investasi yang terjadi dengan besarnya full employment saving (saving pada tingkat full employment). Faktor produksi alam = sumberdaya alam (natural resources) b. investasi mula-mula 40. Tingkat Kesempatan Kerja dan Kapasitas Produksi Nasional Full-Employment : perekonomian dimana semua kapasitasnya ada dalam penggunaan penuh. Faktor produksi kapital = sumberdaya modal (capital resources).75 6. maka Y = 200 + 80 = 280.75Y. Over employment : perekonomian dimana kapasitas produksi nasional sudah penuh dalam penggunaannya. Pendapatan nasional mula-mula 240. Reallocation of resources (pengalokasian kembali faktor-faktor produksi).MPC MPS 5. under employment dan over employment.75(280) = 230. akan tetapi permintaan akan barang-barang dan jasa-jasa totalnya masih terus bertambah. kualitas dan kuantitas faktor produksi. Proses Bekerjanya Angka Pengganda Dimisalkan fungsi kuonsumsi C = 20 + 0. maka C = 20 + 0. Untuk periode selanjutnya I menjadi 80. 7.75(240) = 200.10 Angka pengganda investasi : 1 1 kI = /\Y / /\I = ———— = —— 1 . Yang mempengaruhi kapasitas produksi nasional komposisi. Pada over employment produk nasional tidak bisa bertambah. Deflationary gap (celah deflasi) : angka yang menunjukkan besarnya perbedaan antara investasi yang terjadi dengan full employment saving dimana besarnya . Tingkat employment (tingkat kesempatan kerja): tingginya kapasitas produksi nasional yang dipergunakan. Under Employment : perekonomian dimana ada sebagian dari kapasitas produksinya yang menganggur tidak terpakai. kemudian C berubah menjadi 20 + 0. dimana besarnya investasi tersebut melebihi besarnya full employment saving (I > S). Tingkat kesempatan kerja bisa full employment. pergeseran penggunaan faktor-faktor produksi dari kelompok perusahaan yang satu ke kelompok perusahaan yang lain. 8. yang terjadi hanya realocation rsources yang mempunyai tendensi menimbulkan inflasil. Y jadi 230 + 80 = 310 dan seterusnya hingga Y = 400 1 atau Y = ——— (40).

o0o .11 investasi yang terjadi lebih kecil dibanding dengan full employment savingnya (I < S).

12

V. KEBIJAKSANAAN FISKAL 1. Fungsi Kebijaksanaan Anggaran Belanja Negara a. Fungsi alokasi yaitu untuk mengalokasikan faktor-faktor produksi yang tersedia di dalam masyarakat sedemikian rupa sehingga kebutuhan masyarakat akan apa yang bisa disebut public goods cukup terpenuhi juga. b. Fungsi distribusi mempunyai tujuan berupa terselenggaranya pendapatan nasional yang adil. c. Fungsi stabilisasi tujuannya untuk terpeliharanya tingkat kesempatan kerja yang tinggi, tingkat harga yang relatif kecil dan tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup memadai. 2. Komponen Anggaran Belanja Negara Kebijaksanaan fiskal meliputi semua tindakan pemerintah yang bertujuan untuk mempengaruhi jalannya perekonomian melalui anggaran belanja negara. Komponen anggaran belanja negara terdiri dari : a. Pajak (Tx) yaitu uang atau daya beli yang diserahkan oleh masyarakat kepada pemerintah dimana terhadap penyerahan uang atau daya beli tersebut pemerintah tidk memberikan balas jasa yang langsung. b. Pengeluaran Pemerintah (G) yaitu meliputi semua pengeluaran pemerintah dimana pemerintah secara langsung menerima balas jasanya. c. Transfer Pemerintah (Tr) yaitu pengeluaran pemerintah dimana pemerintah tidak menerima balas jasa yang langsung. o0o

13

VI. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DALAM SISTEM PERPAJAKAN YANG SEDERHANA 1. Pengertian Kebijaksanaan fiskal dengan sistem perpajakan yang sederhana yaitu sistem perpajakan dimana besar kecilnya pajak tidak ditentukan oleh salah satu atau beberapa variabel yang kita perhatikan dalam analisa (pajak sepenuhnya merupakan exogenous variable), secara absolut besarnya pajak ditentukan oleh pemerintah. Pendapatan dalam pengertian earning (earned income) yaitu jumlah pendapatan yang diterima oleh para anggota masyarakat untuk jangka waktu tertentu sebagai balas jasa atas faktor-faktor produksi yang mereka sumbangkanb dlam turut serta membentuk produksi nasional. Pendapatan yang siap dibelanjangkan (disposable income, taxeds home income), yaitu sama dengan besarnya pendapatan sebagai earning ditambah dengan besarnya transfer pemerintah dikurangi dengan besarnya pajak yang dipungut pemerintah. YD = Y + Tr - Tx C = a + cYD S = YD - C 2. Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. Pendekatan Penawaran = Permintaanm Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx C = a + c(Y + Tr - Tx) Y = a + cY + cTr - cTx _+ I + G 1 Y = — (a + cTr - cTx + I + G) 1-c b. Pendekatan Injeksi = Kebocoran I + G + Tr = S + Tx 3. Angka Pengganda a. Angka Pengganda Investasi: kI = /\Y//\I = 1/(1-c) b. Angka Pengganda Konsumsi : kC = /\Y//\C = 1/(1-c) c. Angka Pengganda G : kG = /\Y//\G = 1/(1-c) d. Angka Pengganda transfer : kTr = /\Y//\Tr = c/(1-c) e. Angka Pengganda pajak : kTx = /\Y//\Tx = -c/(1-c) f. Angka Pengganda APBN : kB = /\Y//\Tx=/\G = 1/(1-c) o0o

14

VII. ANALISIS KEBIJAKSANAAN FISKAL DENGAN SISTEM PERPAJAKAN YANG BUILT-IN FLEXIBLE 1. Pajak yang Built-in Flexible a. Pengertian Pajak yang built-in flexible yaitu pajak yang besar kecilnya ditentukan oleh besar kecilnya pendapatan nasional. Flexible maksudnya mengikuti perubahan pendapatan nasional. b. Bentuk matematik : Tx = t + hY dimana : Tx : besarnya pajak t : besarnya pajak pada pendapatan sebesar 0 h : marginal rate of taxation, yang merupakan nilai perbandingan antara perubahan jumlah pajak dengan perubahan jumlah pendapatan. Y : besarnya pendapatan nasional c. Tujuan Built-in Flexible Tax : 1). Untuk lebih meratanya distribusi pendapatan nasional. 2). Untuk lebih stabilnya perekonomian. 2. Tazable Income Level a. Pengertian Taxable income level atau tingkat-tingkat pendapatan yang cukup besar untuk dikenai pajak pendapatan. b. Bentuk matematik : Taxabel income level = Y2 > OY2 dimana : OY2 = besarnya pendapatan saat pajak = 0 c. Kurva pajak yang built-in flexible Tx Tx=t+hY 0 -t 3. Fungsi Konsumsi C = a + cYD YD = Y + Tr - Tx Tx = t + hY maka C = a + cY + cTr - ct - chY Y

kTr = /\Y / /\Tr = c / (1-c+ch) e. Pendapatan Naional Ekuilbrium Dalam Perekonomian Dengan Sistem Perpajakan Yang Built-in Flexible Y=C+I+G C = a + cYD YD = Y + Tr . kC = /\Y / /\C = 1 / (1-c+ch) c. Fungsi Saving S = YD . S = (1-h-c+ch)Y + (1-c)(Tr-t) – a 5.chY maka . kI = /\Y / /\I = 1 / (1-c+ch) b. Angka Pengganda a.ct .15 4.ct) (1-c+ch 6. kG = /\Y / /\G = 1 / (1-c+ch) d. kTx = /\Y / /\Tx = -c / (1-c+ch) o0o .Tx C = a + cY + cTr .C YD = Y + Tr .Tx Tx = t + hY maka : 1 Y = ——— (a + I + G + cTr .

b yang sama dapat menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi. Kebijaksanaan fiskal dan moneter yang serasi dengan kebijaksanaan peningkatan ekspor 2). b.16 VIII. Ekspor c. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya ekspor antara lain : a).o. meningkatnya tingkat kemakmuran masyarakat dunia.b. Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) a.i. . 2). Ekspor f. b). c. tingkat inflasi yang terjadi di negara-negara yang banyak mengimpor barang-barang ekspor kita.b. peningkatan efisiensi produksi di dalam negeri dalam artian yang luas.o. (free onm board) ialah harga barang ekspor sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. Transaksi kredit Transaksi kredit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya hak bagi penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya kewajiban bagi penduduk NPI untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain.o. insurance and freight) yaitu nilai ekspor f.f (cost \.b. Kegagalan produksi di negara-negara penghasil produk ekspor kita di pasar dunia. Unsur NPI Unsur NPI terdiri dari : 1). Transaksi debit ditandai dengan negatif (-). Ekspor f. Contoh : ekspor barang-barang / jasa-jasa. e). SEKTOR LUAR NEGERI DALAM PEREKONOMIAN 1. Transaksi Debit Transaksi debit terjadi apabila sebuah transaksi menciptakan atau mengakibatkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negeri NPI untuk membayar kepada penduduk negara lain atau mengakibatkan berkurangnya hak penduduk negara NPI untuk menerima pembayaran dari penduduk negara lain. contoh : impor barang-barang / jasa-jasa. Impor f. kurs devis efektif yang berlaku bagi barang-barang ekspor menguntungkan.o.b. Macam-macam Pos NPI 1). c). ditambah biaya transpor antara pelabuhan negara pengimpor dan biaya asuransi.o. yang dapat mengakibatkan produsen-produsen barang ekspor dengan harga ekspor f. d). Pengertian Neraca Pembayaran Luar Negeri (NPI) memuat semua transaksi-transaksi ekonomi luar negeri yang diadakan oleh penduduk negara NPI (dalam negeri) dengan penduduk negara lain. f).

perjalanan oleh swasta dan pemerintah. menunjukkan jumlah nilai barang-barang yang kita impor dalam tahun NPI yang dinyatakan dalam harga barang-barang tersebut sampai di kapal di pelabuhan negara pengekspor. kredit jangka panjang / pendek. d).17 Nilai impor f. Pos selisih yang tidak diperhitungkan (Errors and ommission). b). kebijaksanaan pemerintah merangsang impor. o0o . 5). 8). 3). Sektor Moneter Sektor moneter mencatat perubahan-perubahan yang terjadi pada likuiditas luar negeri dari pada negara NPI. Jasa-jasa (invisible trade transaction) Yang termasuk jasa antara lain : jasa transport. Pendapatan Modal Pendapatan Modal berupa penanaman modal. meningkatnya tingkat kemakmuran penduduk dalam negeri. Keadaan yang mengakibatkan bertambahnya impor : a). wisatawan. Hutang jangka panjang dan jangka pendek 7). tingkat inflasi di dalam negeri lebih tinggi dari pada tingkat inflasi di negara-negara lain khususnya di negara-negara penghasil barang yang kita import. c). Penananam modal langsung 6).o. asuransi. kurs devis efektif yang berlaku menguntungkan para importir.b. entah disebabkan karena kesalahan ataupun karena kekhilafan. 4). Pos selisih yang tidak diperhitungkan yaitu merupakan selisih antara jumlah nilai debit dan nilai kraedit berhasil dicatat dengan sendirinya merupakan angka saldo dari pada transaksi-transaksi yang tidak berhasil dicatat.

Pendapatan Nasional Ekuilibrium a. kfMo = —— = — = angka pengganda import /\Mo s+m 3. kfI = —— = — = angka pengganda investasi s+m /\I /\Y -1 c. kfX = —— = — = angka pengganda ekspor /\X s+m /\Y 1 b. Kebijaksanaan Intern & Ekstern Keseimbangan intern (internal balance) yaitu keadaan perekonomian dalam negeri dimana tingkat kesempatan kerja berada pada tingkat yang cukup tinggi.18 IX. ANALISA PENDAPATAN NASIONAL UNTUK PEREKONOMIAN TERBUKA 1. Keseimbangan ekstern (external balance) yaitu keadaan perekonomian dengan neraca pembayaran yang tidak defisit. Kebijaksanaan ekspansi : kebijaksanaan yang bertujuan untuk menaikkan prmintaan agregatif (C + I + G + X -M) dalam . Pendekatan Injeksi = Kebocoran Y=C+S C+S=C+I+X-M maka : S+M=I+X S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving pada tingkat pendapatan nasional = 0 s = /\S//\Y = MPS = marginal propensity to save Mo = besarnya impor pada tingkat pendapatan nasional = 0 m = /\M//\Y = marginal propensity to import dengan demikian maka : I+X-So-Mo Y = ————— s+m 2. kfSo = —— = — = angka pengganda saving s+m /\So /\Y -1 d. Angka Pengganda 1 /\Y a. Pendekatan Permintaan = Penawaran Y=C+I+X-M dimana : X = nilai ekspor M = nilai impor b.

o0o .19 perekonomian. Konflik antara internal balance dengan esternal balance yaitu bilamana perekonomian menghadapi masalah pengangguran dan defisit neraca pembayaran luar negeri bersama-sama. Kebijaksanaan konstaksi (kebijaksanaan pendeflasian) perekjonomian yaitu kebijaksanaan yang bertujuan untuk mengurangi besarnya pengeluaranm agregatif dalam perekonomian.

Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal C. S. Tr dan G dimana : Tx = taxes atau pajak G = pengeluaran pemerintah Tr = transfer pemerintah c. Tx. Fungsi Saving dan Fungsi Konsumsi Fungsi konsumsi diasumsikan sebagai berikut : C = Co + cY Fungsi saving dapat ditulis : S = So + sY Y . Istilah Lain Pasar Komoditi a. investasi secara eksplisit diasumsikan merupakan fungsi dari pada tingkat bunga dengan arah negatif.4r dimana : r = tingkat bunga Secara grafis dapat digambarkan sebagai berikut : r 0 4. I. investasi (I) sebagai variabel eksogen. X. S. Perekonomian Tertutup Sederhana C. Y. Pengeluaran Investasi dalam Model Analisa IS-LM Dalam pasar barang. Sektor Pengeluaran (expenditure sector) 2. Misal : I = 80 . Dalam analisa IS-LM. PASAR KOMODITI DAN KURVA IS 1. Pasar barang (commodity market) b. I. S. Tx. NM. I dan Y dimana : C = pengeluaran konsumsi S = saving atau penabungan I = Pengeluaran investasi Y = Pendapatan Nasional b. Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal C. Y.20 X. Variabel-variabel Ekonomi Makro a. Tr dan G 3.

21 5. C = Co + cY dimana 0 < c = /\C//\Y < 1 I = Io + er dimana e < /\I//\r < 0 maka kita menemukan : Y=C+I Y = (Co + cY) + (Io + er) Y = Co + cY + Io + er Co + cY + Io + er Y = ——————— 1-c Secara grafis sebagai berikut : S I=S S S 0 r I 0 r Y IS 0 I 0 Y . Menurunkan kurva IS Syarat ekuilibriumnya pasar komoditi untuk perekonomian tertutup tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : S = I juga Y = C + I dimana .

Sehingga kurva permintaan uang untuk transaksi bisa dinyatakan sebagai garis lurus dengan arah positip. Dengan kebijaksanaan moneter pemerintah mampu mempengaruhi jumlah uang yang beredar. khususnya surat obligasi. dan menjualnya pada waktu harga surat obligasi mahal. Motif berjaga-jaga (precautionary motive) 2. Dengan demikian hubungan antara permintaan uang untuk spekulasi dapat dinyatakan sbb: Pada waktu tingkat bunga tinggi jumlah uang yang diminta masyarakat dengan motif spekulasi sedikit. L1 : permintaan uang untuk transaksi dan berjagajaga. Penawaran Akan Uang Yang dimaksud penmawaran akan uang yaitu jumlah uang kartal dan uang giral yang beredar dalam masyarakat. Permintaan akan uang yaitu kebutuhan masyarakat akan uang tunai. Permintaan Uang Untuk Transaksi Yang mempengaruhi permintaan uang untuk transaksi yaitu bersar kecilnya pendapatan yang diperoleh. Dengan cara begini spekulan mendapatkan keuntungan. antara lain dengan cara : . PASAR UANG DAN KURVA L-M 1. Sehingga dengan demikian permintaan uang untuk transaksi digabung dengan permintaan uang untuk berjaga-jaga. Pengertian Pasar uang yaitu tempat pertemuan antara permintaan (atau kebutuhan) masyaraklat akan uang (kartal dan giral) dengan jumlah uang (kartal dan giral) yang beredar. Para spekulan membeli surat-surat obligasi pada waktu harga surat obligasi murah. sedangkan pada waktu tingkat bunga rendah jumlah uang yang dibutuhkan masyarakat untuk spekulasi besar.22 XI. LT + LJ = L1 dimana : LT : permintaanuang untuk transaksi LJ : permintaan uang untuk berjaga-jaga. 3. dan sebaliknya menurunnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan meningkatnya harga surat obligasi. 5. Permintaan Uang Untuk Berjaga-Jaga Yang mempengaruhi besar kecilnya permintaan uang untuk berjaga-jaga yaitu besar kecilnya transaksi yang direncanakan. Penawaran uang yaitu jumlah uang yang beredar dalam masyarakat yang terdiri dari pada uang kartal dan uang giral. 4. Harga surat obligasi berhubungan erat dengan tingkat bunga yang berlaku dengan hubungan sebagai berikut : meningkatnya tingkat bunga bertendensi mengakibatkan menurunnya harga surat obligasi. Motif permintaan akan uang menurut John Maynard Keynes : a. Motif transaksi (transaction motive) b. Permintaan Uang Untuk Spekulasi Yang dimaksud dengan spekulasi disini adalah spekulasi dalam surat-surat berharga.

Menurunkan Kurva L-M Kurva atau fungsi LM yaitu kurva atau yang menunjukkan hubungan antara tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga yang memenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang.23 a. Kalau halnya demikian maka pencetakan uang dapat pula dianggap sebagai salah satu sumber peningkatan jumlah uang yang beredar. Tindakan ini disebut open market buying. Open Market Operation (Operasi Pasar Terbuka) Apabila pemerintah menghendaki menurunnya jumlah uang yang beredar pemerintah harus menjual surat obligasi di pasar bebas. defisitnya neraca pembayaran. d. di pasar bebas. khususnya surat obligasi. Surplusnya neraca pembayaran bertendensi mengakibatkan meningkatnya penawaran akan uang. Apabila pemerintah ingin menurunkan jumlah uang yang beredar pemerintah melakukan kebijaksanaan uang ketat (hight money policy). c. sedang d disebut qualitative credit control. Cara a. dengan konsekuensi berupa terpisahnya sistem moneter dalam negeri dengan sistem moneter dunia. dengan jalan menaikkan minimum legal reserve ratio bank. dimana Bank Sentral secara informnal mempengaruhi kebijaksanaan-kebijaksanaan bank-bank umum. khususnya mengenai kebijaksanaan-kebijaksanaan dalam perkreditan.b dan c disebut quantitative credit control. Manipulasi Legal Reserve Ratio Apabila pemerintah ingin menambah jumlah uang yang beredar dapat dengan jalan menurunkan minimum legal reserve ratio. b. Sebaliknya apabila pemerintah menghendaki jumlah uang yang beredar bertambah suku diskonto Bank Sentral perlu diturunkan. Untuk perekonomian yang menggunakan sistem pengawasan devisa. dilain pihak bertendensi menurunkan jumlah uang yang beredar. Rediscount policy Apabila Bank Sentral menaikkan tingkat diskontonya maka jumlah uang nominal yuang beredar bertendensi untuk berkurang. Selective Credit Control Caranya dengan moral suation. 6. Syarat ekuilibriumnya pasar uang yaitu terpenuhinya kesamaan antara permintaan (total) akan uang dengan penawaran akan uang : L=M dimana : L L1 L2 M = L1(Y) + L2(r) = k1Y = k2r + L2o = k1Y + k2r + L2o . bisa terjadi pemerintah mempunyai keleluasaan untuk mencetak uang. (angka banding minimum antara uang tunai dengan kewajiban giral bank). Jumlah uang yang beredar dapat dipengaruhi oleh neraca pembayaran luar negeri negara tersebut. yaitu membeli surat-surat berharga. dimana masyarakat tidak mempunyai kebebasan memiliki dan menggunakan valuta asing.

24 M .k2r Y = —————— k1 r LM r 0 L1 Y 0 L1.M L2 0 Y 0 L2.M .L2o .

Keseimbangan semu (quasi equilibrium) : perekonomian yang hanya terpenuhi syarat ekuilibriumnya satu pasar saja.25 XII. Kurva LM : merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar uang. Titik ekuilibrium IS-LM : titik potong dari keseimbangan umum. Ekuilibrium Umum Kurva IS merupakan kurva yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional pada berbagai kemungkinan tingkat bunga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi. EKUILIBRIUM DALAM ANALISA IS-LM 1. Keseimbangan umum (general equilibrium) : keadaan perekonomian dimana terpenuhinmya syarat ekuilibriumnya pasar uang dan pasar barang dalam model analisa IS-LM. Cara menentukan keseimbangan umum melalui kurva IS-LM : S S S 0 r I 0 r IS Y r LM 0 I 0 L1 Y L1 0 L2 0 Y 0 L2 .

Kebijaksanaan Moneter Tujuan kebijaksanaan ekonomi : dapat diungkapkan dalam bentuk perubahan nilai variabel-variabel tertentu yang diinginkan. Situasi dilakukannya kebijasanaan konstraksi. Kebijaksaan ekspansi yaitu kebijaksanaan ekonomi makro yang mempunyai tujuan untuk memperbesar kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Variabel intrumen (instrument variable/policy instruments variable) : variabel yang dipakai sebagai instrumen kebijaksanaan. KEBIJAKSANAAN FISKAL DAN KEBIJAKSANAAN MONETER DALAM MODEL ANALISA IS-LM 1. Variabel target (target variable) : variabelvariabel yang oleh pemerintah diharapkan nilainya akan berubah sebagai hasil pelaksanaan suatu kebijaksanaan (misal Pendapatan Naional (Y) dan tingkat employment). Contoh variabel instruemen : a. Situasi dilakukannya kebijaksanaan ekspansi bila : * terjadinya banyak pengangguran * kapasitas produksi nasional belum dalam pemanfaatan penuh Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan fiskal al : * meningkatnya pendapatan nasional * menurunnya tingkat pengangguran b. Kebijaksanaan konstrraksi : kebijaksanaan ekonomi makro yang bertujuan untuk menurunkan kegiatan ekonomi dalam perekonomian. Instrumen kebijaksanaan (policy instruments) : alat untuk mencapai tujuan yang ditetapkan dalam suatu kebijaksanaan. Bekerjanya Kebijaksanaan Moneter Kebijaksanaan moneter yang murni : kebijaksanaan moneter yang tidak disertai oleh perubahan nilai G. Untuk kebijaksanaan moneter : M b. Kebijaksanaan Ekspansi dan Konstraksi a. .26 XIII. Pengertian Kebijaksanaan ekonomi makro : tindakan pemerintah untuk mempengaruhi jalannya perekonomian dengan maksud agar supaya keadaan perekonomian tidak terlalu menyimpang dari keadaan yang diinginkannya. Untuk kebijaksanaan fiskal : G. * overemployment * defisit neraca pembayaran secara terus menerus. Kebijaksaan fiskal b. Macam kebijaksaan ekonomi makro : a. Tx dan Tr 2. Tx dan Tr. Hasil yang diharapkan dari kebijaksanaan konstraksi al : * menurunkan tingkat inflasi * memperkecil defisit neraca pembayaran Luar Negeri 3.

Bekerjanya Kebijaksanaan Fiskal Kebijaksanaan fiskal murni : apabila kebijaksanaan fiskal tersebut tidak disertai oleh berubahnya jumlah uang yang beredar. I+G+c(Tx-Tr) S I=S S S 0 r I 0 r Y LM I 0 I 0 Y IS0 Isf .Bentuk kurva permintaan akan uang untuk spekulasi dan keefektifan kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter.27 r E IS F Yo L1 Yf LM r LMf Y 0 L1 D L2 0 Y 0 M Mf 4.

28

XIV. EKUILIBRIUM UMUM DALAM MODEL ANALISA PERMINTAAN PENAWARAN AGREGATIF 1.Pengertian Titik ekuilibrium permintaan-penawaran agregatif, pada dasarnya merupakan masalah terbentuknya harga ekuilibrium dan tingkat pendapatan nyata (pendapatan riil = pendapatan dengan harga konstan) nasional ekuilibrium. Ekuilibrium umum pada analisis permintaan-penawaran agregatif terjadi bila pada pasar komoditi, pasar uang dan pasar sumberdaya manusia dalam keadaan ekuilibrium.

29

S

S

S

0 r

I 0 r IS

Y r LM

0

I 0 L1

Y L1

0

L2

0 H H

Y

0

L2

0 N

W 0 N

Y

0

W 0

Y

30 2. Kurva Penawaran Agregatif a. Berdasarkan Keynes 1). Terdapat ketegaran harga 2). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke ats sejajar dengan sumbu tingkat harga (KAgS) b. Berdasar Klasik 1). Terdapat fleksibilitas harga 2). Ada unsur monopsonistik 3). Menyebabkan kurva berbentuk bergerak ke atas sejajar dengan sumbu tingkat harga, ke bawah bergerak mengarah ke sumbu tingkat harga (CAgS) AgS H

K 0 C Y

3. Kurva Permintaan Agregatif a. Asumsi Keynes 1). danya bagian kurva prmintaan uang untuk spekulasi yang elastik sempurna (Keynesian liquidity trap) 2). danya bagian kurva permintaan investasi yang inelastik sempurna (sejajar dengan sumbu tingkat bunga) b. Asumsi Klasik 1). Kurva permintaan uang untuk spekulasi inelastik sempurna, tidak kenal liquidity trap. 2). Dalam perekonomian bekerja Pigou Effect 3). Bentuk kurva (AgD) H AgD

C 0 K Y

Keseimbangan Umum dan asumsi Klasik Murni Kesimbangan umum terjadi pada keadaan fullemployment 5.31 4. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Keynes Murni AgD3 AgS H C AgD2 R AgD1 B A K 0 Y1 Y2 Yf 6. Keseimbangan Umum Dengan Asumsi Campuran .

supply inflation) c. Inflasi akan berhenti apbila angka banding antara jumlah saldo kas nyata dengan pendapatan nyata kembali ke ketinggian semula. Mekanismenya : Jumlah uang yang beredar naik maka saldo kas masyarakat meningkat. Bila investasi sebesar I1. yaitu inflasi yang mempunyai unsur demandpull maupun cost-push. . yaitu penjumlahan (C + I + G + X -M). Pendekatan Analisis Celah Inflasi Celah inflasi (inflationary gap) yaitu inflasi yang terjadi dalam keadaan dimana besarnya permintaan agregatif. demand inflation). Inflasi campuran (mixed inflation). Inflasi permintaan (demand-pull inflation. Macam-macam pendekatan inflasi permintaan a.32 XV. a. b. BEBERAPA TEORI INFLASI 1. b. Peningkatan tersebut digunakan untuk konsumsi menyebabkan meingkatnya permintaan agregatif. melebihi kapasitas produksi nasional (fullemployment). harga saat tersebut tg < BOYf. inflasi tarikan permintaan. Dengan asumsi fullemployment naiknya permintaan agregatif akan mengakibatkan naiknya harga (terjadi inflasi). Pengertian Inflasi yaitu merupakan gejala ekonomi yang berupa naiknya tingkat harga. Inflasi penawaran (cost-push inflation. G4 Y G3 B2 B1 I4 I3 I2 I1 0 Y1 Y2 Y3 Y4 B3 B4 Full employment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf. Inflasi Permintaan Inflasi permintaan yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat dari pada meningkatnya permintaan agregatif. Pendekatan teori kuantias uang Teori kuantitas uang menyetakan bahwa naik turunnya tingkat harga disebabkan oleh naik turunnya jumlah uang yang beredar dalam perekonomian. harga sebesar tg < AOY1 = tg < BOYf = 1. 2.

Inflasi Penawaran Inflasi penawaran yaitu inflasi yang timbul sebagai akibat berkurangnya penawaran agregatif . AgS AgD5 H4 AgD4 H3 H2 H1 AgD1 AgD3 AgD2 3. Bila investasi sebesar I4. maka harga jadi tg à 2. harga sebesar tg < BOYf.33 Bila investasi sebesar I3. dimana saat investasi sebesar I3 dan I4 terjadi kenaikkan harga (terjadi inflasi).4 E2 E3 IS1 E1 E4 LM4 0 Y1 Yf Y3 Y4 d. c. Bila IS atau LM atau keduanya bergeser ke kanan misalnya menghasilkan pendapatan Y1. lebih besar dari sebenarnya (terjadi inlfasi). harga sebesar tg < EOYf. LM1 LM3 IS2.3. Pendekatan IS-LM Pendekatan IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila ada perubahan semua faktor yang menyebabkan bergesernya kurva IS atau LM atau kedua-duanya menjadi sumbu tingkat bunga. Pendekatan Analisis Permintaan-Penawaran Agregatif Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan kurva permintaan dan penawaran agregatif bergeser menjadi sumbu roduk nasional/tahun. Fullemployment terjadi saat pendapatan nasional sebesar Yf.

Karena adanya kekuatan monopoli/monopsomi untuk meminta menaikkan harga maka kurva penawaran bergeser ke kiri maka tingkat harga menjadi naik ke H2. Inflasi berhenti bila LM bergeser menjadi LM1. H3 dan seterusnya (terjadi inflasi) AgD H4 H3 H2 H1 AgS2 AgS1 Y/tahun 0 Y4 Y3 Y2 Y1 AgS4 AgS3 4. Inflasi Campuran .. berarti output tidak dalam maksimum melainkan berada di sebelah kannya (berarti terjadi celah inflasi) dan harga akan naik (terjadi inflasi). Pendapatan nasional mula-mula Yf. kurva penawaran AgS1. karena tuntutan kenaikan gaji karyawan atau banyaknya perusahaan menggunakan kekuatan monopolinya menyebabkan pendapatan nasional nyata bergeser ke kiri.Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif menyatakan bahwa inflasi terjadi bila . Pendekatan analisis permintaan-penawaran agregatif. Pendekatan Analisis IS-LM menyatakan bahwa inflasi terjadi bila titik pertemuan IS-LM akan bergeser dan menyebabkan pendapatan nasional keseimbangan menurun..34 Macam pendekatan inflasi penawaran : a. Mula-mula harga sebesar H1. r LM1 LM0 E1 E0 0 Yf1 YF b.

35 Inflasi campuran yaitu inflasi yang disebabkan adanya campuran antara demmandpull dan cost-push (tarikan permintaan dan dorongan biaya).H3 (terjadi inflasi). o0o .AgS3 maka harga akan naik dari H1 .AgD3 dan karena penawaran dari AgS1 . H g AgD4 f AgS4 d AgS3 b AgS2 AgS1 a AgD1 c AgD2 e AgD3 Y/tahun 0 Yu Yf Dengan adanya pergeseran kurva permintaan dari AgD1 .

Yogyakarta. Ekonomi Makro.36 DAFTAR PUSTAKA BOEDIONO. Yogyakarta. Departemen Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. BPFE. Diktat Kuliah : Ekonomi Makro. 223 hal. Diktat Kuliah Ekonomi Makro. IR (1986). TUTUT DWI SUTIKNJO. 241 hal. ___________________. Liberty. Yogyakarta. IR (1991). 172 hal. o0o . Liberty. 51 hal. Jurusan Sosial Ekonomi Fakultas Pertanian Universitas Kadiri. Kediri. MBA. DR (1984). Ekonomi Makro: Analisa IS-LM dan Permintan Penawaran Agregatif. 69 hal.(1983). -------------------. Ekonomi Makro: Pengantar Pendapatan Nasional. SOEDIYONO R. Kediri. DR (1982).

37 LAMPIRAN Soal Ujian .

Ternyata dari kedua cara tersebut menghasilkan nilai yang sama. 110 milyar. Dan mengapa investasi tidak harus sama dengan tabungan ? 7. b. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. Fungsi konsumsi per tahun : C = 0. Besarnya investasi per tahun I = 40 milyar rupiah Soal : a. mengapa demikian. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Hitunglah besarnya konsumsi ekuilibrium c. Hitunglah besarnya saving ekuilibrium . 100 milyar. Untuk menghitung pendapatan nasional. Pada tingkat pendapatan naional per tahnnya sebesar Rp. Carilah fungsi konsumsinya b. mengapa demikian ? 4. salah satu caranya dapat dicari dengan jalan pendekatan penerimaan dan pendekatan pengeluaran. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 3. Mengapa demikian ? 5. Diketahui : a. 95 milyar per tahun. mengapa demikian ? 6. Diketahui : a. Dalam kenyataannya untuk mengatasi jangka pendek dan jangka panjang adalah saling kait mengkait.38 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SISIPAN SEMESTER VI TH. Namun dalam kenyataannya ukuran kemakmuran dengan mengetahui pendapatan per kapitanya yang demikian masih mempunyai kelemahan-kelemahan. Pada dasarnya tujuan pemerintah dalam kebijaksanaan ekonominya adalah untuk menciptakan kemakmuran. besarnya konsumsi sebesar Rp. salah satu indikator untuk menunjukkan kemakmuran adalah dengan mengetahui pendapatan per kapitanya. Soal : a. 120 milyar per tahun. Berikan penjelasan bagaimana kaitan kedua cara pendekatan tersebut. Untuk mengatasi masalah ekonomi makro digunakan dua cara pendekatan jangka pendek dan pendekatan jangka panjang. Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? 8. Dalam perekonomian dua sektor. Apa beda ekonomi klasik dan modern yang anda ketahui ? Berikan tanggapan dan alsan anda mana yang lebih baik dari kedua tahapan ekonomi tersebut ! 2.75 Y + 20 milyar rupiah b. perubahan investasi perlu mendapat perhatian yang serius. 7 MEI 1985 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Untuk pengendalian perekonomian. tabungan dikatakan kebocoran dan investasi sebagai injeksi. Hitunglah besarnya pendapatan nasional equilibrium b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.

000 800.000 750. B dan C. nilai total penjualan barang-barang akhir b. Apa saran saudara untuk memperbaiki d. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. 5 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. besarnya pendapatan total yang diperoleh para pemilik faktor produksi . nilai total seluruh penjualan barang-barang c.000 Upah 200. Jelaskan e. Saving c.39 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI TH. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Didalam sistem perekonomian terbuka : Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. besarnya nilai tambah bagi perusahaan C f.000 250. Fungsi permintaan dan penawaran dapat bergeser karena adanya pengaruh berbagai faktor.000 Ditanyakan : a.000 800. Pendapatan Nasional f. besarnya nilai tambah bagi perusahaan A d. Apabila data yang menyangkut ke 3 perusahaan tersebut adalah sebagai berikut : (dalam satuan uang) : A B C Penjualan total 300.000 Laba 100.000 350. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) b. besarnya nilai tambah bagi perusahaan B e.000 150. Seandainya sebuah ekonomi nasional hanya mempunyai 3 buah perusahaan : A.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (satuan : milyar rupiah) Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a. Konsumsi g.000 1. Dalam ekonomi klasik dan Keynesia mengenai pasar uang ada beberapa perbedaan. berikan uraian ! 3. Neraca perdagangan 4.5 Y Fungsi Impor : M = 20 + 0. Perusahaan A adalah perusahaan pertambangan biji besi. perusahaan B adalah perusahaan penghasil baja dan perusahaan C adalah perusahaan mobil. sebutkan perbedaan-perbedaan tersebut dan mana yang lebih baik. Impor keadaan tersebut di atas.000 Pembelian dari perusahaan lain 0 300. Sebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi bergesernya fungsi permintaan dan penawaran dan bagaimana pergeseran tersebut dapat terjadi ? 2.800.

Ekonomi Perencanaan c. Sejarah perkembangan ilmu ekonomi cukup panjang. 1984/1985 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. Yang mengangkat pertama kali ilmu Ekonomi sebagai suatu disiplin tersendiri yaitu : a. pembetulan dalam bentuk apapun dianggap salah. Pelaksanaan ekonomi makro e. 2. 1. Definisi ekonomi makro 5. Pada tahun 1930-an timbullah suatu gejolak ekonomi sehingga memunculkan pemikiran baru dalam mengatasinya dan dipelopori oleh Keynes. deflasi ekonomi c. Memberikan petunjuk-petunjuk mengenai kebijaksanaan apa yang bisa diambil untuk menanggulangi suatu permasalahan ekonomi tertentu. Jawaban untuk angka romawi I harus sekali jadi. Ramalan suatu perekonomian d. Applied Economics e. John Maynard Keynes (1930) 2. Ekonomi Perusahan e. depresi ekonomi d.40 5. PErtumbuhan ekonomi 3. Yang tidak dipelajari dalam ekonomi makro yaitu : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== PERHATIAN ! 1. pilih satu yang benar. Macro Economics c. Thomas Aquinos (1270) c. dan pada akhirnya berhasillah ilmu ekonomi sebagai suatu disiplin baru. Economic Theory b. Ekonomi Internasional b. Descriptive Economics 4. 26 JULI 1985 WAKTU : 75 MENIT DOSEN : IR. Pengertian ekonomi makro d. a. devaluasi ekonomi b. 3. Kegunaan ekonomi makro c. Soal dikerjakan pada kertas tersendiri yang telah disediakan oleh panitia ujian. SOAL I. Micro Economics c. Hal yang menyebabkan timbulnya gejolak ekonomi tersebut dinamakan : a. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. Fransois quesnay (1758) d. merupakan : a. Persoalan akselator . yaitu kebijaksanaan makro. Aristoteles (350 SM) b. Kerjakan dengan percaya sendiri. Mengapa suatu negara perlu berdagang ? UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER VI TH. Adam Smith (1776) e. depresiasi e. Ilmu pengetahuan yang mencari/mengupulkan/menggali data / fakta tentang gejalagejala ekonomi kemudian dijadikan suatu analisa dan akhirnya diambil suatu kesimpulan.

Neraca perdagangan barang e. Permintaan c. investasi netto 12. pos-pos dasar pada neraca pembayaran d. National Income d. elastisitas e. Personal income e. Investasi b. 900 e. Pergeseran seluruh kurva konsumsi dapat dipengaruhi kecuali oleh : a. 910 c. Gross national Product b. 1250 b. perpajakan 13. Transaksi dagang b. Skala-skala kebutuhan berbagai subyek ekonomi b.41 6. Investasi bruto e. Harga-harga yang fleksibel c. pendapatan nasional bruto 10. Mekanisme pasar secara otomatis d. Pada perekonomian tertutup sederhana dengan kebijaksanaan fiskal diketahui : Go = 140. Salah satu cara menstabilkan kurs uang yaitu : . Neraca pembayaran internasional c. Net National Product c. sikap berhemat e. Benda-benda modal yang tersedia e. Ikhtisar yang tersusun secara sistimatis dari transaksi-transaksi ekonomi antara penduduk suatu negara dengan negara lain selama jangka waktu tertentu (umumnya satu tahun) : a. stok aktiva lancar c. stok kapital tetap c. stok kapital d. Hutang d. Yang bukan termasuk data ekonomi makro pada segi produksi proses ekonomi. Memakai dasar pertukaran barter 11. ekspor netto e. neraca jasa-jasa 15. Keseluruhan alat-alat produksi yang digunakan dalam proses produksi perusahaanperusahaan dalam ekonomi disebut : a. Jumlah uang yang tersisa bagi para individu setelah membayar pajak langsung mereka kepada pihak pemerintah (semua pajak-pajak pusat/daerah) a. fungsi produksi 8. Disposapble income 9. Suatu daftar atau skedul yang menunjukkan berbagai-bagai jumlah barang X yang ingin dan dapat dibeli oleh konsumen pada berbagai tingkat harga yang sesuai pada suatu saat tertentu. Hukum Say b. 1100 d. Investasi c. T = 100 maka besarnya konsumsi keseimbangan : a. Kualitas tanah yang tersedia d. 760 14. Pengeluaran pemerintah d. Pasar b. Pengetahuan tehnis untuk mengkombinasi faktor-faktor produksi. 7. Penawaran d. Memakai dasar pertukaran uang e. Pengeluaran yang dilakukan untuk membeli barang dan jasa dari sektor swasta disebut : a. perubahan pendapatan b. Konsumsi b. C = 160 + 60 Y' Io = 200. a. Jumlah tenaga kerja yang tersedia c. yaitu : a. Yang berbeda dari anggapan kaum klasik adalah : a.

PNB hanya memperhitungkan barang-barang dan jasa-jasa akhir saja c. tujuan pendapatan nasional 23. yaitu tahapan fisiokrat. fluktuasi 20. PNB sebagai alat pengukur kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan . lembaga keuangan b. maksud pendapatan nasional d. tujuan mempelajari ilmu ekonomi b. Yang bukan termasuk sifat-sifat Produk Nasional Bruto a. kegunaan mempelajari ilmu ekonomi c. ekonomi diskriptif b. PNB tidak memperhitungkan nilai-nilai yangtimbul dari transaksi yang tidak dilakukan melalui pasar d. Ada beberapa tahapan perkembangan ilmu ekonomi. Ekonomi terapan e. Pasif: bila negara menyediakan dana untuk tujuan stabilisasi kurs d. pertumbuhan d. Ekonomi Internasional 17.42 a. ekonomi diskriptif e. pelaksanaan ilmu ekonomi 19. Dalam ekonomi makro ada dua masalah kebijaksanaan makro yaitu masalah jangka pendek dan jangka panjang. Masalah jangka panjang yaitu tentang : a. lapangan kerja e. mikro ekonomi d. lembaga ekonomi c. Pasif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing 16. PNB adalah ukuran moneter b. intensitas. dan kecepatan keberhasilan usaha pembangunan secara nasional merupakan a. sasaran pendapatan nasional b. Bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari masalah ekonomi secara keseluruhan (totalitet/agregatif) : a. Pasif: bila negara menggunakan standard emas e. ekonomi internasional 18. Tahap klasik menelorkan : a. pengertian ilmu ekonomi d. Yang mengadakan suti yang mendalam mengenai perhitungan pendapatan tersebut : a. Yang bukan termasuk pelaku makro : a. definisi ilmu ekonomi e. Tucker d. c. applied economic b. Sejarah konsep pendapatan nasional berkembang hingga pada suatu saat dimana produk nasional bruto mendapat kedudukan sebagai alat pengukur kegiatan ekonomi yang paling penint. lembaga sosial 21. tahap klasik dan tahap Keynesian. manfaat pendapatan nasional e. rumah tangga d. Aktif: bila suatu negara menggunakan standard emas b. Boisgillebert b. macri economics c. Untuk mengukur secara kuantitatif arah. Petty c. pemerintah e. Untuk memperoleh pengetahuan guna mengerti dunia ekonomi dimana kita sedang hidup termasuk : a. Simon Kuznets e. Aktif: bila dengan jalan membeli/menjual valuta asing bila tendesi kursnya turun/naik. pemerataan b. Leon Walras 22. fungsi pendapatan nasional c. Ekonomi mikro c. stabilitas c. Ekonomi makro d.

Uang yang dapat digunakan sebagai alat penukar secara langung: a. Teori Heckscher. Merkantilisme b. Uang 31. Pendekatan pendapatan nasional equilibrium pada perekonomian terbuka : 1 a. Penabungan c. Economic Welfare d. pajak pendapatan c. Autarki b. Suatu perdagangan internasional yang bertujuan untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi : a. suatu sistim dimana bank berkewajiban untuk menyipan sebagian dari dana mtitipan sebagai cadangan kalau sewaktu-waktu dana itu diambil pemiliknya : a. sistim giro .cTx + I + G d. Uang kartal c.So . Teori ongkos komparatif dari Dvid Richardo d. Investasi e. Pembangunan ekonomi 30. tetapi dalam jangka pendek konsumsi berubah dalam proporsi yang lebih kecil dari perubahan pendapatan. Teori keuntungan komparatif dari J. A. Ando c. Duesenbery 25. Yang bukan termasuk fungsi uang : a. Tujuan pendirian bank : a. MPO e. sebagai penimbun kekayaan e. pajak 29. YE = —(a+I) 1-b I + X . S = I c.43 e. sebagai penghubung bagi mereka yang memiliki dana berlebih dengan mereka yang memerlukan dana c. IPeDa 27. Yang tidak termasuk variabel dalam perekonomian terbuka tanpa kebijaksanaan fiskal yaitu : a. S. Ekspor d. sebagai pengukur nilai c. Protensi c. Keynes b. Near Money e. sebagai satuan penghitung d. Milton Friedman d. sebagi alat penukar b. YE = ——————— e. PErnyataan tersebut dikemukakan oleh : a. Teori keuntungan mutlak dari Adam Smith c. Brumberg e. sebagai perusahaan 33. untuk spekulasi 32. Dalam jangka panjang konsumsi berubah secara proporsional dengan pendapatan. Konsumsi b. untuk menstabilkan perekonomian d. Uang giral b. untuk mencari laba b. 28. sistim deposito b. PNB tidak memperhitungkan kualitas produk.Mo a + cTr . Mill e. Uang kuasi d. Cukai d. 24. untuk mencetak uang e. R. Yang termasuk pajak tidak langsung yaitu : a. Pajak perseroan b. YE = C + I b. Teori yang mengatakan bahwa kekayaan suatu negara dapat ditentukan oleh banyaknya lobam mulia yang dipunyai : a. YE = ————————— s+m 1-c 26. Keseimbangan neraca pembayaran e.

Langkah-langkah apa saja yang perlu Saudara ambil. kebijaksanaan ekonomi makro d. For Whom e. sistim cadangan pecahan d. Bila investasi lebih kecil dari tabungan. Kebijaksanaan cadangan pecahan c. Development II. 2. Coba jelaskan peranan apa saja yang diperbuat oleh pemerintah tersebut. Kebijaksanaan nisbah cadangan b. Efisiensi b. Negara Indonesia. maka akan terjadi perubahan-perubahan ekonomi hingga pada akhirnya terjadi keseimbangan lagi. What to procudt d. menjaga kestabilan nilai rupiah c. Pada setiap bangsa terdapat enam masalah ekonomi. Kalau saudara diminta merencanakan pembangunan ekonomi. bujukan persuasif 37. 3. mengatur kestabilan nilai rupiah b. kebijaksanaan pemerintah c. kebijaksanaan operasi pasar terbuka e. 4. Full employment c. salah satu diantaranya : Barang-barang dan jasa apa yang harus dihasilkan dan berapakah banyaknya. ---Selamat mengerjakan--- . kebijaksanaan suku bunga diskonto d. perencanaan ekonomi 35. saat ini masih giat melaksanakan pembangunan. yaitu besarnya investasi sama dengan besarnya tabungan. seabagai penguasa moneter e. Coba jelaskan bagaimana rencana pembangunan di Indonesia. hal ini dinamakan : a. Kebijaksanaan yang mdilakukan oleh penguasa moneter untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian dan mendorong kegiatan perekonomian dengan cara memanipulasi jumlah yang yang beredar a. khususnya bidang ekonomi. Yang bukan termasuk tugas Bank Sentral yaitu : a. memelihara kestabilan nilai rupiah d. Yang bukan termasuk cara mempengaruhi jumlah yang yang beredar : a. sistim nisbah cadangan 34. dimana peranan pemerintah dalam mengendalikan dan mengarahkan jalannya roda perekonomian jelas sekali terlihat dari mekanisme perencanaan pusat. kebijaksanaan ekonomi internasional e. Coba uraikan proses terjadinya keseimbangn baru tersebut.44 c. mendorong kelancaran produksi dan pembangunan serta memperluas kesempatanm kerja guna meningkatkan taraf hidup rakyat 36. 1. kebijaksanaan moneter b. sistim berimbang e. Sistim perekonomian di Indonesia adalah sistim perekonomian campuran.

Pemerintah ingin berusaha memperbaiki pendapatannya menjadi Rp. Untuk apa anda mempelajari ekonomi makro ? Dalam hjal mempelajari Ekonomi Makro. Apa maksud pernyataan ini ? Coba terangkan bagaimana proses multiplier itu bisa terjadi ! Filsafat APBN di Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. Jelaskan secara singkat ! Semakin tinggi pendapatan maka semakin tinggi pula tingkat konsumsinya. 6.2 Y Pengeluaran Investasi : I = 200 . konsumsi C = 150 + 0.3 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. namun tidak bersifat netral. hal apa yang paling penting dan mengapa demikian ? Berikan secara singkat bagaimana cara mengukur Pendapatan Nasional ! Apa beda teori ekonomi klasik dan Keynesian. Apabila diketahui investasi sebesar Rp. 3.8 Y.2 Y. 1. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. Dalam sistim perkonomian terbuka Diketahui : Fungsi saving : S = . 24 APRIL 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. dan pajak ditetapkan sebesar Tx = 350 + 0. 4.45 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER VI. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS.40 + 0. Bagaimana usaha pemerintah agar usahanya berhasil ? ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER VI. 8. 200 milyar. dinamis dan tidak netral pada pernyataan tersebut ? Dalam keadaan recesi pemerintah waktu itu hanya bisa membeli barang dan jasa Rp. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. 19 JUNI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. 1500 milyar. Apa yang dimaksud berimbang. 7. 5. 290 milyar. namun perubahannya tidak proporsional. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 2.

4.46 Ekspor : X = 100 Hitunglah besarnya : a. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER VI.8 Y . Carilah fungsi konsumsinya b. 105 milyar. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp.8 r Ditanyakan: Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. Permintaan uang untuk: . 110. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. a. besarnya konsumsi sebesar Rp.S O A L : a. Impor equilibrium d. Harga minyak semakin lama semakin turun. Break even point tercapai pada tingkat pendapat an nasional sebesar berapa ? c. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp. Diketahui : a. 3 JULI 1986 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.5 YD.6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . 1000 milyar. 120 milyar per tahun. Apabila fungsi konsumsi C = 200 + 0. Pendapatan nasional equilibrium b.8 r Fungsi konsumsi : C = 0. 100 milyar per tahun b. 1500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. Saving equilibrium c. TAHUN 1985/1986 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : KAMIS. besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 25 milyar ? 3. Neraca perdagangan equilibrium 2. 300 milyar.Spekulasi L2 = 160 .transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. Konsumsi ekuilibrium e. Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp.

1986/1987 .Fungsi konsumsi : C = 0. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.3 Y diperoleh pendapatan nasional sebesar Rp. Konsumsi ekuilibrium e. Saving ekuilibrium c. Dalam sistim perekonomian terbuka diketahui : Fungsi saving : S = -30 + 0.500 milyar bagaimana usaha pemerintah bisa tercapai ? Apa yang terjadi bila pemerintah memberikan transfer sebesar Rp. Pihak swasta hanya bisa menanamkan investasi sebesar Rp.spekulasi L2 = 160 .6 Y + 80 Fungsi investasi : I = 160 . besarnya konsumsi per tahunnya Rp. 1000 milyar. Apabila fungsi konsumsi C = 100 + 0.1 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 50 Hitunglah : a. Sampai berapa besar pemerintah dapat membeli barang-barang dan jasa-jasa pada saat itu ? Apabila pemerintah ingin menaikkan pendapatan sebesar Rp. 110. Diketahui : a. Neraca Perdagangan ekuilibrium 2. Harga minyak semakin lama semakin turun.SOAL : a. 105 milyar. Apa yang dimaksud dengan jumlah uang yang beredar ? b.8 r . sehingga pemerintah mendapatkan kesulitan untuk membeli barang dan jasa pada nilai yang ditentukan. Pendapatan nasional ekuilibrium b. Carilah fungsi konsumsinya b. Break even point tercapai pada tingkat pendapatan na sional sebesar berapa ? c. Permintaan uang untuk : .8 r Ditanyakan : Keseimbangan tingkat pendapatan nasional yang memenuhi syarat keseimbangan pasar barang dan pasar uang.5 YD. ooo000ooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH.4 Y Fungsi impor : M = 10 + 0.47 1. 1. Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.transaksi dan berjaga-jaga : L1 = 0. pajak ditetapkan sebesar Tx = 400 + 0. 25 milyar ? 3. 200 milyar. 120 milyar per tahun. a. b. Impor ekuilibrium d. Gambar dalam grafik fungsi tersebut di atas ! 4.8 Y . Diketahui : Jumlah uang yang beredar : Ms = 400 milyar rp. besarnya konsumsi sebesar Rp. 100 milyar per tahun.

Investment dan Governement Expenditure dalam ekonomi makro Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Pendapatan nasional ekuilibrium b. 3. Pajak yang terpungut pemerintah dalam keadaan ekuilibrium c. uraikan dengan singkat dan jelas. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Konsumsi ekuilibrium d. 3. Menurut pendapat saudara pengukuran kesejahteraan masyarakat dengan GNP adakah kebaikan dan kekurangannya.60 YD + 20 Fungsi pajak : Tx = 0. Diketahui : Perekonomian tertutup dengan kebijaksanaan fiskal Fungsi konsumsi : C = 0. 27 APRIL 1987 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Saving ekuilibrium 2.48 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Bagaimana cara mengukur produk nasional bruto dan pendapatan nasional keseimbangan.20 Transfer : Tr = 30 Pengeluaran pemerintah : G = 40 Investasi : I = 60 Ditanya : Hitunlgah : a. Siapakah Bapak Ekonomi Makro 2. 4. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.4 Y . 5. investasi dan pengeluaran pemerintah . Apa perbedaan prinsipiil antara ekonomi makro klasik dan Keynesian. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. Sebutkan jenis-jenis pasar makro dan apa yang perlu dipelajarinya. Apa yang saudara ketahui tentang konsumsi. Apa yang dimaksud Consumption.

Mengapa yang diperhitungkan dalam GNP hanya barang-barang akhir saja. Apa yang dimaksud penerimaan pembangunan ? Apa yang dimaksud tabungan pemerintah ? Apa yang dimaksud APBN Indonesia bersifat berimbang dan dinamis. 8. 7. dan berikan alasan mengapa kebijaksanaan tersebut harus diambil ditinjau dari segi ekonomi makro. 8. 6. hal-hal apakah yang anda pikirkan dalam jangka waktu yang pendek. 4. Buktikan bahwa angka pengganda pajak = c / (1-c) dimana c = kecenderungan untuk mengkonsumsi 5. 3. Apa yang saudara ketahui tentang gerak gelombang konjuntur. Kalau anda sebagai pihak pemerintah. Apabila anda sebagai penentu kebijaksanaan ekonomi nasional. 7. Coba gambarkan diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian 3 sektor. Apakah betul bahwa untuk mengukur kesejahteraan nasional dengan ukuran GNP juga memperhitungkan produk minuman keras yang nyata-nyata bisa merusak generasi muda ? Berikan alasannya. Coba buktikan bahwa angka pengganda konsumsi = 1 / (1-c) dimana c = Marginal Propensity to Consume 5.49 4. . Apa yang dimaksud pajak langsung. Berikan contoh-contoh cara mengatasi keadaan perekonomian yang merosot saat ini oleh pemerintah. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL 1. kebijaksanaan apakah ayng perlu anda ambil saat ini untuk mengatasi perekonomian negara bila dihubungkan dengan bidang pertanian. 2. Apakah filsafat anggaran yang berimbang dapat mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi ? Mengapa demikian . 9. Selamat kerja mas ! UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ 6. Selamat mengerjakan UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH. 1986/1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa yang dimaksud pajak pendapatan 9.

1500 + 0. kaitan dan perbedaan istilah di bawah ini: a. Diketahui : Dalam pasar barang : I = 80 . Permanent Income Hypothesis dan Life cycle hypothesis e. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1.4 Y . Autonomous investment dan induced investment b.40 + 0. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan disebut dengan istilah Automatic stabilizer. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1.30 .50 .05 Y Hitunglah : a. apakah yang dimaksud dengan istilah di atas ? b. Mengapa ? c.30 WIB DOSEN : IR.10. Jelaskan arti.4 r S = . Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget ? 3. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.12. 6 JUNI 1988 WAKTU : 08. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume c.4 Y Dalam pasar uang : L1 = 0.00 WIB DOSEN : IR. 2. Nilai pendapatan nasional pada tingkat keseimbangan. Besarnya pajak sering disebut dengan 'Automatic stabilizer' ! Pertanyaan : a. Comodity market dan Money market d. b. 18 JULI 1988 WAKTU : 10.25 Y I = 900 + 0. jika Y = Yeq SELAMAT MENGERJAKAN UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Nilai APS. Jika diketahui fungsi saving dan investasi : S = . Cost Path Inflation dan Demand Pull Inflation. jika Y = Yeq c.50 SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Nilai saving.

UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN ULANGAN SEMESTER GENAP TH.75 YD + 20 mrp. Berapa pajak keseimbangan 2. Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. I = 40 mrp Tr = 40 mrp G = 60 mrp X = 100 mrp M = 20 + 0. Berapa impor keseimbangan e. Tx = 0. Berapa pendapatan nasional keseimbangan b.4 r M = 200 PErtanyaan : a.2 Y Ditanya : a. 1d menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan. Dalam perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal yang Built-in flexible Diketahui : C = 0. d. Berapa saving keseimbangan d. Berapa pendapatn nasional keseimbangan b.51 L2 = 160 . Tetap. Dari soal di atas.2 Y . UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== SOAL (BOLEH BUKA BUKU) 1. 1988/1989 . Bagaimana bentuk matematik dari fungsi permintaan agregatif. Berapa konsumsi keseimbangan c.f Catatan : Hanya boleh dikerjakan sendiri. apabila pemerintah menghendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter. tidak boleh kerja sama. Gambarkan dari semua soal di atas dari a . 1987/1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : WAKTU : DOSEN : IR. f. Berapa tingkat bunga keseimbangan c. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? e.20 mrp. Apabila pergeseran kurva IS pada sial no 1c menyebabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no. berapa besar pemerintah harus menarik pajak.

KC dan kTx pada pertanyaan a Berapa KI. 2. mengapa ? Apa kelemahan tolok ukur Pendapatan Nasional Jelaskan Di negara Indonesia. KG. JULI 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.52 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT. KG. 4. Berapa KI. Ceq dan Txeq c. 2. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== Untuk apa kita mempelajari ekonomi makro Menurut pendapat saudara tolok ukur apa yang paling baik untuk menentukan kesejahteraan masyarakat secara nasional. . Ceq jika Tx = 0 b. bagaimana cara meningkatkan pendapatan nasional. Jika G = I = 20 milyar rupiah Berapa Yeq. 3. 1988/1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Jelaskan dengan singkat dan sistematis bagaimana terjadinya keseimbangan pendapatan nasional antara pasar barang dan pasar uang.1 Y + 5 milyar rupiah Berapa Yeq. Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. KC dan kTx pada pertanyaan b 1. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat kosumsinya adalah sebagai berikut (dalam milyuar rupiah) ====================================== Tahun Pendapatan disposable Konsumsi -------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 ====================================== Apabila dari data tersebut Marginal propensity to consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Jika fungsi pajak Tx = 0. 21 APRIL 1989 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Pertanyaan : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH.

Bila diketahui : a. Sistem perpajakan yang built-in flexible oo Selamat mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ .75 YD b. Marginal propensity to Consume e. Fungsi konsumsi C = 10 + 0. Apabila pemerintah mengehendaki pendapatan nasional menjadi 100 dengan cara melakukan kebijaksanaan moneter.4 Y Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Kebijaksanaan fiskal b. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud ? d.1 d ) di atas ! 2. berapa besar pemerintah harus menarik pajak ? c. Apabila pergeseran kurva Ls pada soal no 1b menyewbabkan harga turun menjadi 4 satuan dan pergeseran kurva LM dari soal no 1c menyebabkan harga naik menjadi 8 satuan.53 UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. Jelaskan istilah-istilah dibawah ini : a. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan ? b. Gambarkan dari semua soal (1 a . Inflasi d.4 Y Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) = 0. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak ! b. Kebijaksanaan moneter c. Transfer pemerintah Tr = 50 c. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN.4 r Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik ! 3. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a.40 + 0. diketahui : Investasi (I) = 80 . 9 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Bagaimana bentuk matematis dari fungsi permintaan agregatif e.4 r Saving (S) = .

Agregate demand c. Average propensity to consume d. Bila investasi berubah menjadi 150. Pendapatan nasional keseimbangan b.. Tabungan keseimbangan c. Backward-bending e. Kegunaan ekonomi makro c. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : RABU. 5 JUNI 1991 : 75 MENIT : IR.6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. Bila konsumsi ditambah 30. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? e. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Tujuan mempelajari ekonomi makro b. dan bagaimana langkahlangkahnya agar keadaan perekonomian menjadi lebih baik ? 3. diketahui : C = 0. Konsumsi keseimbangan d. Apa yang saudara ketahui tentang : a. kemudian terjadi keadaan perekonomian yang lesu. 1989/1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.54 SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. Apabila ada seorang penentu kebijaksanaan. Pengertian ekonomi makro e. Apabila dalam suatu perekonomian. Deflationary gap 2. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. Pelaksanaan ekonomi makro d. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? oo Selamat Mengerjakan oo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. apa yang harus anda lakukan. Investasi b. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a. Definisi ekonomi makro MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 24 JULI 1990 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.

.. 160.. 960 155 742 65 185 ..55 2. Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). 200) milyar rupiah. 2.75 Y + 20 milyar rupiah Investasi (I) = 20 milyar rupiah b. 100 milyar... surplus anggaran Pemrintah = . 1000 165 766 65 `85 . b.. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== A... Investasi (I) dan pengeluaran pemerintah (G) dalam milyar rupiah.. .. 110 milyar... besarnya konsumsi sebesar Rp. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SENIN. Dibawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx).. . Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN .. Pertanyaan : a. 1. MPC terhadap Yd = . Pendapatan nasional seimbang pada Y = .. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.. 1. Diketahui : a. 980 160 754 65 185 . Pada tingkat pendapatan nasional sebesar Rp.. 180. besarnya konsumsi per tahunnya Rp.. Pada tingkat pendapatn nasional per tahunnya sebesar Rp.. MPC .. ————————————————— Y Tx C I G Yd MPC thd Yd ————————————————— 940 150 730 65 183 .. ? d. 120 milyar pertahun.. APC dan APS dari berbagai tingkat pen dapatan nasional tersebut. ————————————————— a. ? c. 140...0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN UTAMA SEMESTER GENAP TH. 95 milyar per tahun. MPS. b.. 120. (b) tunjukkan terjadinya keseimbangan pada per hitungan saudara. 8 JULI 1991 : 120 MENIT : IR. tabungan (S). a.. Pada pendapatan nasional seimbang.. Konsumsi (C).... Break event point tercapai pada tingkat pendapatan nasional sebesar berapa ? --. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. Isilah kolom "Disposable income " (Yd) b. Carilah fungsi konsumsinya. ? B.. . .

20 Tr = 40 G = 60 I = 40 Hitung : a. Apa yang saudara ketahui tentang : a. Deflationary Gap g. Sistim perpajakan yang Built-in flexible f. --. S ekuilibrium 3. Inflasi d. 14 MEI 1992 : 90 MENIT : IR. EKO YULIARSHA SIDHI ========================================== 1. Marginal propensity to consume e. 1990/1991 : EKONOMI MAKRO : SELASA. Tx yang terpungut oleh pemerintah dalam keadaan equilibrium. Ekspor free in Board. Y b. Kebijaksanaan Moneter c. C ekuilibrium d. Turunkan kurva IS-LM dan tunjukkan bentuk matematiknya. Kebijaksanaan fiskal b. Pasar barang dan pasar uang. TUTUT DWI SUTIKNJO MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN . 2.75 YD + 20 Tx = 0. 1991/1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU DOSEN : EKONOMI MAKRO : KAMIS. TUTUT DWI SUTIKNJO : IR.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN PERBAIKAN SEMESTER GENAP TH. c. Keseimbangan semu dan keseimbangan umum b. Kebijaksanaan fiskal dan kebijaksanaan moneter c.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN MID SEMESTER GENAP TH. --. 16 JULI 1991 : 90 MENIT : IR.56 a.2 Y . Diketahui : C = 0.

Sebutkan macam-macam sistim perekonomian dan sekaligus rumus untuk pendaptan nasional keseimbangannya. Pendapatan nasional keseimbangan b. Pada soal no 3 bila investasi bertambah jadi 3000 satuan.57 ========================================== 1. a. a. Apabila setiap tahun pendapatan nasional bertambah 1000 satuan pada tahun keberapa terjadi keseimbangan. Diketahui tabel pendapatan dan konsumsi nasional sebagai berikut : ————————————————— Tahun ke Y C ————————————————— 1 1000 850 2 2000 1600 3 3000 2350 ————————————————— Besarnya investasi = 2400 Ditanya : a. Tabungan nasional keseimbangan e. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) b. apa kelemahan dan kelebihannya ? Sebutkan dan terangkan dengan jelas. Investasi keseimbangan d. 2. berapa pendapatan nasional keseimbangan ? --.0 --UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN -----------------SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TH. Ekonomi Makro c. 1991/1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SABTU. Ilmu Ekonomi b. 18 JULI 1992 WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR. Apa gunanya ukuran pendapatan nasional ? Seabagai ukuran tersebut. 3. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru ? (gunakan angka pengganda) 5. TUTUT DWI SUTIKNJO ========================================== 1. Pada soal no 3 jika C menjadi 8000 satuan. 4. Konsumsi nasional keseimbangan c. Pasar Tenaga Kerja . Jelaskan pengertian-pengertian dibawah ini : a. Bila soal no 3 ada pajak sebesar 200 satuan.

75 Pajak = -20 + 0...... 2...... Menurut saudara... ---------------------------------------------------Keterangan : Y = Pendapatan Nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a. 5 10000 6100 7900 . Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0.. Diketahui : ---------------------------------------------------Tahun ke Y C I S ---------------------------------------------------1 1000 700 7900 . Kebijaksanaan moneter...58 d... Isilah tabel yang masih kosong b... Perekonomian terbuka dengan kebijaksanaan fiskal e..... Pendapatan nasional keseimbangan d. Tabungan keseimbangan e.2 Y Investasi = 200 Pengeluaran pemerintah = 500 Ditanya : a. berapa pendapatan nasional baru ? oooooooo O oooooooo UNIVERSITAS KADIRI FAKULTAS PERTANIAN ------------------ keseimbangan yang ... 4 7000 4300 7900 .. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d. 2 2000 1300 7900 . 3 4000 2500 7900 .. Tulis fungsi konsumsinya c.. Jika pajak berubah jadi 600... Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c.. apa sistem perekonomian pada soal diatas 3.. Fungsi Konsumsinya b....

Deflationary gap d.10 r Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. Fungsi disposable income (pendapatan siap pakai) c. Marginal Propensity to Save e. Jelaskan pengertian berikut : a. Pendapatan nasional keseimbangan d. Permintaan uang untuk transaksi (Lt) = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. Tingkat keseimbangan pendapatan nasional b.6 Pajak = .10 + 0. . Berapa besar pendapatan nasional keseimbangan yang baru b. Diketahui : Konsumsi otonom = 500 Marginal Propensity to consume = 0.2 Y mrp Investasi (I) = 200 . Pada saat tersebut berapa tingkat bunga yang berlaku 3. Kebijaksanaan moneter b.3 Y Investasi = 300 Pengeluaran pemerintah : 600 Ditanyakan : a.8 Yd + 30 mrp. Besarnya investasi saat pendapatan nasional keseimbangan.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Ls) = -20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp Pertanyaan : (1) Hitung : a. (2) Apabila terjadi kenaikan uang beredar sebesar 20 persen a. TUTUT DWI SUTIKNJO ------------------------------------------------1. Pajak (Tx) = 0. Kebijaksanaan fiskal c. Full employment. Fungsi konsumsinya b. Tabungan keseimbangan 2.59 SOAL UJIAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 1992/1993 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HAR/TANGGAL : WAKTU : 90 MENIT DOSEN : IR.

60 LAMPIRAN Soal Ujian Negara .

c = (MPC). APC. Benar/salahkah pernytaan tersebut. 40 milyar. Besarnya pendapatan nasional Equilibrium 4). Besarnya saving equilibrium 2). Dalam bentuk perekonomian tertutup sederhana suatu negara pada tahun I mempunyai tingkat pendapatan Nasional pertahun = Rp. Jika diketahui : Fungsi konsumsi : C = 0.4 r + 80 Jumlah uang beredar : M = 200 Permintaan uang untuk transaksi : Lt = 0. Buktikan bahwa MPC + MPS = 1 dan APC + APS = 1 II. 2. maka sistim perekonomian Indonesia adalah sistim perekonomian "terbuka". III. s (MPS). Jika besarnya investasi negara tersebut sebesar Rp. ----pam---- .4 r Saudara diminta : 1). 3). 2. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 3).61 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : 4 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. SOAL I. Jelaskan pengertian dan peranan dari lambar berikut dalam hubungannya dengan Pendapatan Nasional Equilibrium.25 Y uang untuk berjaga-jaga : Lj = 0. Besarnya konsumsi equilibrium. Mencari persamaan fungsi kurva pasar komoditi dan pasar uang pada tingkat keseimbangan. APS dan k b). . Beri kesimpulan dari hubungan yang terjadi dari persamaan pasar komoditi dan pasar uang.1. Saudara diminta menghitung : 1). Menurunkan secara grafis hubungan kedua persamaan tersebut pada tingkat keseimbangan. dan kerjakan pada kertas yang telah tersedia. 250 milyar dengan tingkat konsumsi sebesar Rp. 2). jelaskan variabel yang Saudara ketahui. Berikan nomer sesuai dengan soal pada jawaban anda. Jika dilihat dari dasar analisa pendapatan nasional. a). 2 dan 3 tersebut. 200 milyar.6 Y + 40 Fungsi pengeluran investasi : I = . Gambar grafik dari masing-masing jawaban 1.15 Y uang untuk spekulasi : Ls = 160 .

Pada tahun II tingkat pendapatan Rp. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. 2. C = Pengeluaran Konsumsi. Apa yang Saudara ketahui tentang : a. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. Fiscal policy c. Besarnya konsumsi dalam 1 tahun = Rp. 1.62 PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN I MATA UJI : TEORI EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. 200 milyar. I = Pengeluaran Investasi. X = Nilai ekspor. 225 milyar. 26 NOPEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. 80 milyar. 300 milyar dengan konsumsi Rp. Dalam tahun-tahun terakhir PELITA III yang lalu sumber devisa negara yang potensial dari minyak bumi mengalami penurunan akibat resesi ekonomi internasional. (Jelaskan dengan menggunakan hubungan fungsional yang ada (pasar komoditi. M = Nilai Impor). I. pasar tenaga kerja maupun pasar modal). Suatu negara pada tahun anggaran I mempunyai tingkat pendapatan Nasional Rp. 3. Ekspor X = 100 (milyar rupiah) Saudara diminta menghitung : .2 Y. Fungsi impor M = 20 + 0. Monetary policy 2. Saudara diminta memberikan pandangan-pandangan (alternatif-alternatif) ekonomi melalui kebijaksanaan makro ekonomi secara garis besar untuk meningkatkan posisi devisa negara tersebut dari sudt pandang sektor pertanian. Di dalam sistim perkonomian terbuka dimana pendapatan investasi pada neraca pembayaran mempunyai saldo kas nol (Y = Pendapatan Nasional. 250 milyar dengan tingkat konsumsi Rp. II. Gejala ekonomi makro b. Padahal devisa negara sangat vital dalam membiayai pelaksanaan Pembangunan Nasional yang terus meningkat dari tahun ke tahun. pasar uang. Untuk mecapai keseimbangan ekonomi diperlukan syarat keseimbangan jika I + X dipandang sebagai variabel eksogen dan S + M sebagai variabel indogen maka diperoleh persamaan S = So + sY M = Mo + mY dimana : So = besarnya saving (tabungan) pada Y = 0 s = marginal propensity to save = /\S//\Y Mo = besarnya impor pada Y = 0 m = marginal propensity to impor = /\M//\Y Saudara diminta menetapkan persamaan pada tingkat pendapatan Nasional equilibrium.

6. Besarnya konsumsi pada tingkat equilibrium 4. Yeq = (I+X-So-Mo)/(s+m) Perumusan tersebut akan mempengaruhi perhitungan Pendapatan Nasional yang sesuai dengan sistem Analisa Pendapatan Nasional dengan campur tangah pemerintah. 2. Yeq = [1/(1-c)](a + I) b. Yeq = (a+cTr-cTx+I+G)/(1-c) c. Kerjakan pada kertas pekerjaan dan beri nomer sesuai dengan soal. apa saja yang tercermin dalam permintaan akan uang dan penawaran akan uang. Besarnya pendapatan Nasional pada tingkat equilibrium 2. jelaskan untuk Indonesia menggunakan sistem yang mana dengan perumusan yang mana. Benarkah pernyataan di atas. Di dalam analisa pendapatan Nasional ada berbagai perumusan Pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan / equilibrium (Yeq). Gambar dengan benar masing-masing jawaban 1 s/d. SOAL 1. Implikasi apa yang diharapkan dari pasar uang tersebut ! 3. Bacalah soal berikut ini dengan cermat dan kerjakanlah lebih dahulu soal yang mudah menurut anda. a. Mencari Sistem Analisa Pendaptan yang konsisten dengan perumusan di atas dan sebutkan syarat utama agar perumusan di atas bisa dipakai/digunakan dalam menghitung Yeq dan terbukti perumusannya tersebut dan jelaskan pengertian masing-masing lambang tersebut. Besarnya impor pada tingkat equilibrium 5. Saudara diminta : a.63 1. 2. Didalam sistem perekonomian terbuka . Besarnya saving pada tingkat equilibrium 3. 5. b. "Didalam pengertian pasar uang yang tercermin di dalamnya adalah permintaan akan uang dan penawearan akan uang". Posisi neraca perdagangan yang terjadi pada tingkat equilibrium. Dari ketiga sistem perekonomian tersebut. selamat bekerja PANITIA UJIAN NEGARA TERDAFTAR FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS KADIRI KEDIRI ===================================== UJIAN ULANGAN II MATA UJI : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : JUM'AT 21 DESEMBER 1984 JURUSAN : SOSIAL EKONOMI PERTANIAN WAKTU : 90 MENIT PETUNJUK : 1. Sistem Analisa Pendapatan Nasional Perekonomian Terbuka dan Sistem Analisa Pendapatan Nasional Tertutup Sederhana.

8 Y + 25 milyard Rp. Pada periode tahun berikutnya. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan tersebut di atas. Impor e. Konsumsi d. Pada tahun pertama. Saving c. Back word bending 2.64 Diketahui : Fungsi konsumsi : C = 75 + 0. Variabel endogeneous b. Ditanyakan : a. Saudara diminta untuk menghitung tingkat equilibrium dari : a.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JULI 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SENIN. Gambar dengan benar masing-masing (a s/d e) g. Diketahui : a. Hitunglah besarnya pendapatan Nasional.5 Y Fungsi impor : M = 20 + 0. b. Neraca perdagangan f. . Marginal propensity to save c. Jelaskan !. Pendapatan Nasional b. 13 JULI 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== 1. Kebijaksanaan fiskal d. Sedang investasinya sebesar 40 milyard Rp. Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : a.2 Y Pengeluaran investasi : I = 200 Ekspor : X = 100 (Satuan : milyar rupiah). fungsi konsumsi C = 0. konsumsi serta tabungan pada tahun pertama. oooYykooo UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . besarnya investasi meningkat menjadi 60 milyard Rp.

konsumsi (C). Gambarkan. 3. investasi (I) dan tabungan (S) : a. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. pajak (Tx) dan transfer (Tr) merupakan variabel lainnya : a. secara grafis ditandai oleh pertemuan kurva IS-LM. tabungan dan pendapatan nasional sebelum dan sesudah adanya pajak.LM. dimana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "sederhana" b. konsumsi maupun tabungan pada posisi keseimbangan yang baru. Dengan memanfaatkan angka pengganda (multiplier). . 2. Setahun berikutnya pemerintah mendapatkan pemasukan dari pajak sebesar 30 milyar Rp. Berapakah besarnya pengeluaran. di mana berlaku kebijaksanaan fiskal dalam sistem pajak "built in". -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . investasi.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE DESEMBER 1987 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. coba turunkan dengan grafis secara kronologis terjadinya keseimbangan tersebut. pasar barang dan pasar uang. 4. Dari APBN tahun anggaran 1974/1975 diketahui bahwa tingkat pengeluaran nasional = 0. Pertanyaan : 1. Pertanyaan : Dari rangkuman teoritis di atas. Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. hitunglah besarnya pendapatan nasional.70 YD + 20 milyar Rp. Dalam perekonoimian dimana variabel-variabelnya terdiri dari pendapatan nasional (Y). Tuliskan bentuk fungsi konsumsinya. 3. Gambarkan dan tunjukkan tingkat konsumsi. Buatlah permisalan sendiri tentang persamaan fungsi dari variabel-variabelIS LMserta gambarkan secara lengkap terbentuknya kurva IS . tabungan serta pendapatan nasional pada posisi "equilibrium". Keseimbangan pasar tenaga kerja. 2.65 b. Jika dalam perekonomian diatas. 09 DESEMBER 1987 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== 1. b. Pertemuan kurva tersebut menentukan keseimbangan tingkat bunga dan pendapatan nasional.

Autonomous investment dan induced investment. 03 MEI 1988 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ===================================== 1. b. Apakah semua kebijaksanaan perpajakan dapat disebut dengan istilah Automatic stabilizer. Jika diketahui fungsi Saving dan Investasi : S = -1500 + 0. Permanent Income Hypothesis dan life cycle hypothesis. 3. jika Y = Yeq -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . b. Jelaskan arti. Nilai saving. 29 NOPEMBER 1988 WAKTU/JAM : 100 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ======================================== API JELAS. d. Mengapa ? c. Uraikan dengan singkat tapi jelas. tentang dasar pemikiran teori makro dari KEYNES. b. Besaran pajak sering disebut dengan Automatic stabilizer ! Pertanyaan : a. Apakah yang dimaksud dengan istilah diatas. Nilai APS. jika Y = Yeq c. 2. Comodity market dan Money market. khususnya dalam Pasar Barang. e. Bagaimana perbedaannya dengan : Balance Budget. Marginal propensity to save dan marginal propensity to consume.66 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .05Y Hitunglah : a.25Y I = 900 + 0. Nilai pendapatan Nasional pada tingkat keseimbangan.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE MEI 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1988 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. TENTANG DASAR PEMIKIRAN 1. c. kaitan dan perbedaan istilah dibawah ini : a. Cost Path Inflation dan Diamond Pull Inflation. .

KI = /\ Y ____ /\ I 2. Inflasi merupakan salah satu masalah penting dalam makro a.1 Y + 5 milyar rupiah. Jika pengeluaran Pemerintah (G) sama besar dengan Investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. KI = /\ Y ____ /\ I dan KG = /\ Y tanpa adanya pajak ___ /\ G dan KG = /\ Y dengan adanya pajak ____ /\ G ekonomi. untuk : 1. dan selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 5 milyar rupiah. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan Konsumsi (C) pada pajak pendapatan sama dengan nol. b. Sebutkan dan jelaskan jika perlu dengan gambar. b. Menurut penyebabnya inflasi disebabkan oleh tiga hal.67 2. Tunjukkan angka-angka pengganda (multiplier) pada pertanyaan a dan b. Terangkan ! 3. : Tahun 1980 1981 Pendapatan disposable Konsumsi (dalam milyar rupiah) 345 211 395 251 Apabila dari data tersebut sudut kemiringan konsumsi (MPC = Marginal Propensity to consume) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. Jika Pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Pertanyaan : a. OOO o OOO UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN .KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO . konsumsi serta tingkat pajak ? c. Misalnya dari data dua tahun yang ada di suatu negara menunjukkan bahwa pendapatan disposable (yakni pendapatan setelah dikurangi pajak) dan tingkat konsumsinya adalah sbb. Apa yang dimaksud dengan istilah inflasi.

jika pajak pendapatan masih nol. Data dua tahun di bawah ini menunjukkan bahwa pendapatan disposable dan tingkat konsumsinya adalah sebagai berikut : (dalam milyar rupiah) -----------------------------------------------------------Tahun Pendapatan disposable konsumsi -----------------------------------------------------------1987 500 310 1988 550 350 -----------------------------------------------------------Apabila dari data tersebut Marginal propensity to Consume (MPC) yang diperoleh dianggap stabil untuk beberapa tahun mendatang. yang selanjutnya bagaimana dapat diturunkan fungsi atau kurva invesment saving (IS). tentang dasar pemikiran teori makro dariu Klasik dan Keynes. Inflationary Gap. 20 JUNI 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ====================================== I. Tunjukkan pengaruh kebijaksanaan fiskal (perpajakan) yang dilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan. Jika pemerintah menentukan pajak pendapatan dengan fungsi Tx = 0. -------OOO------- . Selanjutnya dianggap tingkat konsumsi minimum sebesar 10 milyar rupiah. Full Employment dalam perekonomian d. Pertanyaan : a. b. Khususnya dalam pasar barang. Jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : a. III. Jika pengeluaran pemerintah (G) sama besarnya dengan investasi (I) sebesar 20 milyar rupiah. Jelaskan dengan ringkas dan sistematis bagaimana kaitan terjadinya keseimbangan sektor riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang. b.1 Y + 5 milyar rupiah. Uraikan dengan singkat dan jelas.68 HARI/TANGGAL : SELASA. Berapakah tingkat keseimbangan pendapatan (Y) dan konsumsi (C). konsumsi serta pajak IV. Marginal Propensity to Consume e. Kebijaksanaan Fiskal c. Excess Demand b. Tunjukkan kaitan tersebut secara rinci pada grafik saudara. a. II.

......Bila diketahui bahwa : C = 230 + 0.. a. Konsumsi (C). dan bagaimana cara-cara penanganannya?II.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1989 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. 350 275 100 . Jumlah tabungan (S) pada GNP equilibrium berapa ? f...... 250 225 100 . 300 250 100 .... Hitunglah Marginal Propensity to Consume (MPC = ....600 r G = 700 Md = 0........) Hitunglah Marginal Propensity to Save (MPS = .. Aggregate Demand = . Jelaskan faktor-faktor apa saja yang berkaitan dengan stabilisasi tersebut...... 400 300 100 ... --------------------------------------------------------Y C I S --------------------------------------------------------100 150 100 ...............) c..... Permasalahan Makro Ekonomi jangka pendek adalah bagaimana usaha pemerintah dalam menangani tercapainya stabilisasi ekonomi............ Lengkapilah data Tabungan (S)....... GNP dalam equilibrium tercapai pada Y . Di bawah ini data GNP (Y)..3 Y .. Gambar Kurva Konsumsi dan Aggregate Demand dari data diatas ! d.6 Y I = 300 .600 r Ms = 350 ... 21 NOPEMBER 1989 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================== I.69 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . dan investasi (I).. 200 200 100 ........ ? e. --------------------------------------------------------b. Jika GNP = 300. 150 175 100 ... ? III.1....

b. Carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungan sesudah adanya transfer pemerintah dan sesudah adanya pajak. Khususnya dalam pasar barang. Pajak Tx = 30 Pertanyaan : a. Lengkapi jawaban saudara dengan grafik. Kebutuhan likuiditas dalam perekonomian (Md) . Kebijaksanaan ekonomi apa dapat mengatasi masalah tersebut ? Jelaskan jawaban saudara dengan menggunakan analisa ISD dan LM. bagaimana pengaruh kebijaksanaan fiskal yangdilakukan pemerintah terhadap keseimbangan pendapatan.75 YD b.70 di mana masing-masing veriabel di atas diartikan sebagai variabel Konsumsi (C) . Jelaskan istilah-istilah di bawah ini : (bila perlu gunakan gambar dalam jawaban saudara) .Uraikan dengan singkat dan jelas. b. Tentukan tingkat bungan dan pendapatan nasional keseimbangan. Bila diketahui : a. Fungsi konsumsi C = 10 + 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE JUNI 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. II. Salah satu masalah ekonomi dewasa ini adalah pengangguran. Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar barang (IS) b. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Tentukan persamaan fungsi keseimbangan pasar uang (LM) c. Investasi (I) . a. Pengeluaran pemerintah (G) . 19 JUNI 1990 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= I. Penyediaan uang beredar oleh penguasa moneter (Ms) Pertanyaan : a. III. Jelaskan pula dalam gambar saudara. tentang dasar pemilikan teori makro klasik dan keynes. Transfer pemerintah Tr = 50 c. Jelaskan secara ringkas terjadinya keseimbangan di sektor Riil dengan menyertakan kaitan antara pasar tenaga kerja dan pasar barang serta diturunkannya kurva IS. IV. Gambarkan kurva IS dan LM tersebut diatas d. IV.

. Saving (S) = . SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA DENGAN LEMBAR JAWABAN 1. -------OOO------UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE NOPEMBER 1990 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : SELASA. Penawaran uang (M) = 200 Pertanyaan : a.4 Y c. berapa besar pemerintah harus menarik pajak. c. Excess demand g. Permintaan uang untuk spekulasi (L2) = 160 . Marginal Rate of Taxation i. Deflationary gap.4 Y d. bagaimana cara pemerintah agar usahanya terwujud. Buktikan apakah terjadi inflationary gap atau Deflationary gap. Hitung full employment savingnya b. Marginal propensity to consume e. Marginal efficiency of investment j.71 a. b. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) keseimbangan. Jika diketahui fungsi konsumsi per tahun adalah : C = 0. Permintaan uang untuk transaksi dan berjaga-jaga (L1) .40 + 0.80 Y + 40 dimana : I (Investasi) = 30 Y adalah pendapatan nasional Pertanyaan : a.0. Apabila pemerintah menghendaki pendapatan naional menjadi 100 dengan cara melaksanakan kebijaksanaan moneter.4 r b. Kebijaksanaan fiskal b. Diketahui : a. Lengkapi jawaban saudara dengan gambar 2.4 r e. Kebijaksanaan moneter c. 27 NOPEMBER 1990 WAKTU : 120 MENIT CATATAN : A. c. Investasi (I) = 80 . Apabila pemerintah ingin merubah pendapatan nasional menjadi 250 dengan cara mempengaruhi segi perpajakan. Sistem perpajakan yang built-in flexible f. Full employment dalam perekonomian h. inflasi d.

..75 Y + 20 milyar rupiah investasi (I) = 20 milyar rupiah b. 4. 200) milyar rupiah.. tabungan (S) MPC. b. Berapa tingkat pendapatan nasional (Y) adalah (100. (b) Tunjukkan terjadinya keseimbangan pada perhitungan Saudara. Bila diketahui fungsi konsumsi suatu masyarakat adalah : C = 0.15. 1000 165 766 65 185 . 21 MEI 1991 : 120 MENIT : 13. -------------------------------------------------------------Y Tx C I G Yd -------------------------------------------------------------940 150 730 65 183 . Tunjukkan secara sistematis perbedaan ke dua pemikiran dari Pigou dan Keynes tersebut. Di dalam pembahasan pengaruh dari suatu perubahan harga terhadap keseimbangan umum pendapatan nasional dan tingkat bunga. APC dan APS dari berbagai tingkat pendapatan nasional tersebut. a. -------------------------------------------------------------- . 2. Lengkapi jawabanm dengan grafik. MPS. Dalam hal apa salah satu dari kedua kebijaksanaan di atas dianggap tidak efektif. Di bawah ini disajikan data pendapatan nasional (Y) Pajak (Tx). Hitunglah (a) besarnya konsumsi (C). Investasi (I) dan pengeluaran Pemerintah (G) dalam milyar rupiah... Konsumsi (C).00 . Lengkapi jawaban Saudara dengan gambar ! 3.00 CATATAN : . *** SELAMAT MENGERJAKAN *** SL-91-27 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE : MEI 1991 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA.. ternyata terdapat perbedaan pemikiran antara Pigou dengan Keynes. a. 120. Saudara mengenal kebijaksanaan fiskal dan moneter.. Jelaskan apa yang dimaksud dengan kedua istilah itu b.72 d. 980 160 754 65 185 . a. 140. 180. 960 155 742 65 185 ... 160.SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1.. Jelaskan apa yang dimaksud dengan efek Pigou dan efek Keynes...

....000 ... Efek Pigon (Pigon effect) b..... Gunakan grafik pada jawaban saudara.) (dalam juta rp.... 4... MPC terhadap Yd = ........ istilah-istilah di bawah ini a....... ..00 . ..000 .*** ----SL-0744-92 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE I PEBRUARI 1992 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU JAM : EKONOMI MAKRO : SELASA....) 1.500 ..... ...15. Pada pendapatan nasional seimbang........ Apabila diketahui dissaving (pinjaman) masyarakat pada saat pendapatan nasional = 0 sebesar Rp. 1..? 3...... 3.... Jelaskan dengan menggunakan grafik...500 .... 4.. Perpajakan yang built-in flexible d.? d.... . Efek Keynes (Keynes effect) c. 500 juta dan kecondongan mengkonsumsi marginal = 0.............8 lengkapilah tabel berikut : Pendapatan Nasional (Y) Konsumsi (=C) tabungan(=S) (dalam juta rupiah) (dalam juta rp... 2.. Dengan menggunakan kebijaksanaan fiskal murni dan kebijaksanaan moneter murni pula.... 2.. 25 PEBRUARI 1992 : 120 MENIT : 13........ ----... pemerintah dengan mudah dapat mempengaruhi pendapatan nasional dan kesempatan kerja....500 . Apa perbedaan pandangan ekonomi Klasik dan Modern yang saudara ketahui ? Berikan tanggapan dan alasan Saudara......73 a... Jelaskan bagaimana hal tersebut dapat terjadi... b... . Pendapatan nasional seimbang pada Y = .... Paradok hemat (Paradox of thrift)..000 . Isilah kolom "Disposable income" (Yd) b...00 CATATAN : SOAL DIKEMBALIKAN BERSAMA LEMBAR JAWABAN 1..500 .. ... ...... surplus anggaran pemerintah = .. manakah yang lebih baik dari kedua pandangan tersebut. 2.? c.. a... 4.

75 Y b. Diketahui : a.5 r dan f. Pengeluaranm untuk konsumsi.75 Pajak = -20 + 0. Kebutuhan uang untuk transaksi 0.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE SEPTEMBER 1992 MATA UJIAN : EKONOMI MAKRO HARI/TANGGAL : RABU. Benarkah pernyataan tersebut ? Jelaskan ! 4. Pengeluaran untuk Investasi I = 100 . 500 juta berapakah pendapatan nasional di mana perekonomian negara mencapai keseimbangan? 3. Atas dasar tabel di atas gambarkan dengan grafik fungsi konsumsi tabungannya. Jika Pemerintah akan merubah pendapatan nasional menjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan fiskal. Pada setiap perubahan dalam pengeluaran yang mempengaruhi keseimbangan pendapatan nasional (GNP) akan menimbulkan akibat ganda. Kebutuhan uang untuk berjaga-jaga 0. Diketahui : Konsumsi otonom = 400 Marginal Propensity to Consume = 0. 16 SEPTEMBER 1992 WAKTU/JAM : 120 MENIT PROGRAM STUDI : SOSEK ========================================= SOAL : I. Jika investasi (=I) = Rp. c.15 Y d.10 Y e. b.2. Demikian pula jika mPemerintah menginginkan pendapatan nasionalmenjadi 500 dengan melakukan kebijaksanaan moneter.5 r c. c. berapakah uang yang harus dicetak dan diedarkan ke masyarakat ? <<< SLR >>> UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . Kebutuhan uang untuk spekulasi = 250 . berapakah besarnya pajak yang harus ditarik oleh Pemerintah ? d. b. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang.2. sehingga pengaruh terakhir terhadap GNP yang lebih besar dari pada pengeluaran mula-mula.74 a. Pada tingkat pendapatan nasional berapakah S = 0 atau C = Y ? d. Tentukan Average Propensity to Consume (APC) dan Average Propensity to Save (APS) pada setiap tingkat pendapatan nasional paa tabel di atas. Berapa pendapatan nasional (Y) dan tingkat bunga (r) pada kondisi keseimbangan.2 Y Investasi = 200 . Uang yang beredar di masyarakat sebesar 300 Pertanyaan : a. C = 50 + 0.

diketahui : a. Pengeluaran pemerintah untuk pembelian barang dan jasa 0 = 250 e. Pigon effect b. Jelaskan.Dalam suatu perekonomian diketahui kompunen-kompunen permintaan agregat sebagai berikut. II. Keseimbangan dalam pasar uang Md = Ms dimana Md = Mtr + Msp Dari keterangan diatas tunjukkan : a. berapa pendapatan nasional keseimbangan yang baru. Pertanyaan : Jelaskan secara matematis dan grafis. Fungsi konsumsi. Pendapatan nasional . Baru-baru ini Pemerintah telah mentargetkan Undang-undang mengenai perpajakan. Fungsi permintaan uang untuk transaksi Mtr = 5 + 0.8 R c. Fungsi disposable income (pendapatan . C = 68 + 0.10 R c. Jika investasi berubah menjadi 400.7 Yd b. Untuk mencapai target kenaikan pendapatan nasional sebesar 30 milyar dari keseimbangan semula. Tabungan keseimbangan e. diharapkan perekonomian dapat berkembang dengan cepat dan maju ke arah kestabilan ekonomi.25 Y b. Pada pasar barang. tingkat Investasi (I) tingkat bungan (R) dan tingkat pajak (Tx) b. I = 114 + 0.siap pakai) c. keseimbangan pada pasar barang Y = C + I + o Pada Pasar Uang diketahui : a. III.keseimbangan d. Dengan penentuan kebijaksanaan ini. Pendapatan disposable Yd = Y . apa yang saudara ketahui tentang : a. bagaimana pengaruh kebijaksanaan perpajakan ini terhadap pendapatan nasional. Jumlah uang yang beredar Ms = 205 d. Fungsi pajak Tx = -10 + 25 Y d. kebijaksanaan pemerintah apakah yang harus ditempuh ? Jelaskan ! IV. Fungsi investasi tergantung dari tingkat pendapatan disposable dan tingkat bunga . Fungsi permintaan uang untuk spekulasi berhubungan negatif dengan tingkat bunga Msp = . Keynes effect *** SELAMAT MENGERJAKAN *** . Berapakah keseimbangan pendapatan (Y).75 Pengeluaran Pemerintah = 500 Ditanyakan : a. Fungsi konsumsinya b.Tx + Tr f.1 Yd .

Diketahui saat pendapatan nasional Rp. Gambarkan kurvanya.0. hitunglah : a. tingkat komsumsi nasional sebesar Rp. Sedangkan jumlah uang yang beredar adalah 200 Milyar rupiah. 400 milyar. Dalam kurva IS-LM yang kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan daerah "klasik".20 Y dan untuk spekulasi sebesar minus 200 R. jelaskan bagaimana perbedaan keefektifan kebijaksanaan moneter dan kebijaksanaan fiskal. Sementara itu dalam pasar uang : Permintaan uang untuk transaksi sebesar 0. 250 milyar. Gambarkan semua variabel tersebut. tingkat tabungan nasional Rp.500 R + 100 Milyar rupiah. 200 milyar. 3. 23 FEBRUARI 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. Pada saat pendapatan nasional Rp.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1993 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. .UNIV.25 Y. Investasi (I) = .76 DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . 500 milyar. 40 milyar. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Pertanyaan : (1) Dari keterangan di atas. berapakah pendapatan nasional keseimbangan. (2)Jika investasi nasionalnya (I) = Rp. 2.8 Yd + 20 Milyar rupiah. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) .000 milyar.293 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . carilah fungsi konsumsi dan fungsi tabungannya. Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah dibaca. Berapa tingkat keseimbangan pendapatan nasional dan Investasinya. 1. Pertanyaan : (1) Apabila tingkat konsumsi otonom sebesar Rp. ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Pajak (Tx) = 0.

b.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : KAMIS. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-021. Pilih dan kerjakan 4 (empat) soal dari 5 (lima) soal yang tersedia di bawah ini 2. masih surplus ataukah defisit anggaran pemerintah. Diketahui : C = 85 + 0. Berapa keseimbangan baru dalam pendapatan nasional c. ---selamat mengerjakan--DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . (2) Demand Pull Inflation dan Cost Push Inflation.UNIV. dan T = 0.77 b.893 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . ----------------------------------------------------------------SOAL : 1. Besarnya surplus ataukah defisit anggaran pemerintah.75 Yd I = 50 G = 150 TR = 100.28.20 Pertanyaan : (a) Hitunglah berapa besar nilai konsumsi (C) pada tingkat pendapatan equilibrium (b) Apabila G meningkat menjadi 250 dan sementara itu t naik menjadi 0. (2)Apabila terjadi penurunan jumlah uang yang beredar sebesar 40 persen : a. 4. Berapa besarnya pergeseran kurva IS dan LM. Tujunjukkan dengan grafis dan jelaskan dengan singkat pasangan istilah di bawah ini : (1) Marginal Propensity to save dan Marginal Propensity to Consume. Hitunglah pendapatan nasional equilibrium yang baru. 26 AGUSTUS 1993 : 120 MENIT / JAM KE I : SOSEK PETUNJUK : 1. (d)Hitunglah surplus atau defisit budget pada APBN dari soal (b) di atas. . (c)Berapa angka koefisien multiplier pengeluaran pemerintah dan pajak pada soal (b). Pada saat ini. Sifat Ujian TERTUTUP : Hanya Tabel Dan Kalkulator.

15 To = 150 Go = 600 Hitunglah : (a) Equilibrium pendapatan nasional (b) Jika otonomus ekspor naik sebesar 60. Berapa besarnya pendapatan nasional equilibrium yang baru b. Tingkat equilibrium pendapatan nasional a. dimana kurva LM nya mengandung "liquidity trap" dan "daerah klasik".5 z = 0.2 Y Investasi (I) = .78 2. Pajak (Tx) = 0.1.10 r + 200 mrp.2. Permintaan uang untuk transaksi (Ltr) = 0. Diketahui : Fungsi konsumsi (C) = 0. maka : b. Besarnya investasi saat pendapatan nasional equilibri um.90 t = 0. Dengan menggungkan persamaan fungsi sebagai berikut : Y = C + Io + Go + Xo . Benarkah pernyataan ini ? Jelaskan ! 5.1.20 r Jumlah uang yang beredar (M) = 200 mrp.2. Pertanyaan : (a)Hitunglah : a. Tunjukkan dalam gambar grafis dan jelaskan dengan singkat apa yang dimaksud dengan konsep-konsep berikut : .Z C = Co + b Yd T = To + t Y A = Ao + z Yd dimana diketahui : b = 0. hitunglah berapa perubahan pendapatan nasional yang diakibatkannya (c) Jika otonomus impor naik sebesar 30. 3. Dalam keseimbangan IS-LM. Pengeluaran pemerintah (G) = 150 mrp. berapa perbuahan pendapatan nasional yang diakibatkannya.8 Yd + 3 mrp. (b)Apabila terjadi kenaikan uang yang beredar sebesar 20 persen. Berapa persen tingkat bunga yang berlaku. 4.20 Co = 125 Xo = 150 Zo = 55 Io = 92. maka kebijaksanaan Fiskal akan lebih efektif ketimbang kebijaksanaan Moneter.25 Y Permintaan uang untuk spekulasi (Lsp) = .

Agar sama dengan tingkat income full employmentnya. 2. tabungan dan pajak pada tingkat keseimbangan. b. Carilah dengan pendekatan angka pengganda (multiplier). Keseimbangan_Pasar_Barang_dan_Pasar_Uang Dalam pasar barang dan pasar uang. c. Analisa_Pendapatan_Nasional Diketahui : Tingkat income full employment sebesar 196.1Y + 5 Milyuar Rupiah.021 UJIAN NEGARA CICILAN BIDANG ILMU PERTANIAN . G = 20 Milyar Rupiah Tx = 0.4 Milyar Rupiah. berapakah konsumsi. BRAWIJAYA MALANG -----------------------------------SU-294.KOPERTIS WILAYAH VII PERIODE FEBRUARI 1994 MATA UJIAN HARI/TANGGAL WAKTU/JAM PROGRAM STUDI : EKONOMI MAKRO : SELASA. d.6YD I = 300 . -----***----DEPARTEMEN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FAKULTAS PERTANIAN . Jawablah secara singkat dan jelas dengan tuilisan yang mudah ----------------------------------------------------------------SOAL : 1.79 (a) Marginal Propensity to consume (b) Deflationary gap (c) Cost Push Inflation (d) Demand Pull Inflation. Berapakah tingkat income keseimbangan yang sedang berlaku.UNIV. Hitung besarnya konsumsi. diketahui : C = 230 + 0.8YD + 5 Milyar Rupiah. Pertanyaan : a. 22 FEBRUARI 1994 : 100 MENIT / JAM KE I : SOSEK dibaca.600r . C = 0. Apakah tingkat income pada soal 1) lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan income full employmentnya. I = 20 Milyar Rupiah. PETUNJUK : 1. Investasi serta pengeluaran pemerintah harus disesuaikan.

Apabila pengeluaran pemerintah naik menjadi 1000. Permintaan_dan_Penawaran_Agregatip Diketahui : . Pasar Tenaga Kerja e. b. Ilmu Ekonomi d.80 G = 700 Ms = 350 )Ms = jumlah uang yang beredar) Md = 0. Pengeluaran pemerintah (kebijaksanaan Fiskal) b. 3. 4. c. Jelaskan pengertian-pengertian di bawah ini : a. tingkat bunga serta permintaan uang pada saat terjadinya keseimbangan pasar barang dengan pasar uang.6r (Md = permintaan uang).3Y . . Pertanyaan : a.1. tingkat harga serta output riil. apa yang terjadi pada permintaan agregatip.Do dan So pada gambar di bawah ini adalah kurva Permintaan dan Penawaran Agregatif awal. Persediaan uang nominal (kebijaksanaan Moneter) c. Kebijaksanaan moneter .Kurva IS yang berkemiringan negatip . berapakah pendapatan. Ekonomi Makro sanaan fiskal c. jika terjadi kenaikan pada : a. Tentukan fungsi keseimbangan pasar barang dan pasar uang. Jumlah angkatan kerja. Hitung besarnya pendapatan. tingkat bunga serta permintaan uang harus disesuaikan. penawaran agregatip. Perekonomian terbuka dengan kebijakb.Kurva LM yang berkemiringan positip Hy Do So Y Pertanyaan : Jelaskan dengan singkat.

----. 5 10000 6100 7900 . apa sistem perekonomian pada soal di atas.. Berapa pendapatan nasional keseimbangan d.. Menurut Saudara.... 3 4000 2500 7900 ... 2 2000 1300 7900 ... Isilah tabel yang masih kosong b...81 5.... Tulis fungsi konsumsinya c. Diketahui : -------------------------------------------------------------Tahun ke Y C I S -------------------------------------------------------------1 1000 700 7900 ...... 4 7000 4300 7900 ..... -------------------------------------------------------------Keterangan Y = Pendapatan nasional C = Konsumsi nasional I = Investasi S = Saving Ditanya : a........*** ------ .

b. Berlakunya hukum say : setiap penawaran akan menciptakan permintaannya sendiri. c.82 LAMPIRAN Jawab Soal Ujian Semester JAWAB SOAL UJIAN SISIPAN 1984/1985. . 7 MEI 1985 1. c. b. Tingkat harga dapat flexible. Ekonomi modern a. Ada anggapan akan adanya full employment dari faktor-faktor produksi. Beda ekonomi klasik dan modern : Ekonomi klasik menganut sistim : a. Yang lebih baik adalah ekonomi modern karena sesuai dengan kenyataan yang ada. dan faktor-faktor produksi lainnya. tenaga buruh. Tingkat harga biasanya tegar. Kelebihan produksi/kekurangan produksi dapat terjadi. Keseimbangan ekonomi akan terjadi dengan sendirinya secara otomatis. Tingkat employment dapat berfluktuasi. Peranan pemerintah sangat penting dalam menstabilkan perekonomian. d. d.

Jadi apabila kapasitas total dari perekonomian kita. Sedang konsumsi sifatnya lebih stabil. tetapi kondisi ekonomi yang terjadi belum tentu mendorong rumah tangga perusahaan untuk melakukan investasi. sehingga investasi akan menyebabkan membesarnya arus perputaran pendapatan nasional tersebut. Sehingga tidak ada jaminan sama sekali bahwa besar tabungan akan = besar investasi.25 = 80 8.75(100) a = 20 Jadi fungsi konsumsi : C = 20 + 0.100 20 Untuk C = 95 maka Y = 100. karena sebenarnya cara pendekatan tersebut bertitik tolak dari pengertian bahwa apa yang dikeluarkan oleh salah satu rumah tangga pasti menjadi penerimaan rumah tangga yang lain. politik dan ekonomi yang ada juga lainnya dari jangka panjang bobrok maka pengaturannya dengan jangka pendekpun akan sulit dilaksanakan. 4. Investasi adalah injeksi karena investasi merupakan permintaan akan barang modal. 6.75 /\Y 120 . 3. jumlah penduduk dan jumlah angkatan kerja serta lembaga-lembaga sosial. C = a + bY /\C 110 . 7. Investasi perlu diperhatikan serius karena sifat kelabilan investasi tersebut. begitu pula sebaliknya. Dua cara pendekatan sama. tabungan menyediakan dana untuk investasi. dan perubahan pengeluaran investasi akan menyeababkan perubahan arus pendapatan yang jauh lebih besar daripada perubahan pengeluaran investasi yang bersangkutan. Ada kelemahan dalam pengukuran kemakmuran dengan pendapatan per kapita karena : PNB hanya bersifat ukuran ekonomi saja sedang kemakmuran bukan hanya terdiri dari ukuran ekonomi melainkan juga rasa aman. Tabungan kebocoran karena adanya bagian pendapatn yang diterima rumah tangga individu yang tidak masuk kembali dalam arus perputaran pendapatan nasional akan menyebabkan menciutnya arus perputaran itu. a.75 Y 0. Y=C+I . rasa sehat.95 15 b = — = ———— = — = 0. 5. Kaitan dari kedua pendekatan tersebut yaitu adanya hubungan timbal balik antara dua pendekatan tersebut. rasa tenteram yang berupa kejiwaan lainnya.83 2. jadi 95 = a + 0.75 Y b.25 Y = 20 Y = 20/0.75 Y Y = 20 + 0. a. Investasi tidak harus sama dengan tabungan karena pelaku investasi belainan dengan pelaku tabungan. Break event point terjadi bila C = Y jadi untuk fungsi C = 20 + 0.

untuk barang komplementer seabaliknya. dan sebaliknya. Untuk barang-barang inferior kurva permintaan bergeser berlawanan dengan barang normal. yang menyebabkan berubah antara lain : 1). Faktor-faktor lain Perubahan terjadi dengan pergeseran seluruh kurva. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva penawaran : a.25 Y = 60 Y = 60/0. Harga sumberdaya 3).75(240) + 20 = 200 c. perubahan itu terjadi melalui pergeseran seluruh kurva permintaan ke kanan atau ke kiri.25 = 240 b. Selera atau preferensi konsumen 2). Kebijaksanaan pemerintah . barang inferior sebaliknya.200 = 40 o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1984/1985. Faktor-faktor yang mempengaruhi pergeseran kurva permintaan : a. Faktor-faktor lain berubah. Pengharapan konsumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan masa depan.C = 240 . Apabila pengeluaran koneumen dalam kaitannya dengan harga-harga dan pendapatan di masa depan naik. Penghargan penjual dalam kaitannya dengan harga-harga barang itu di kemudian hari 5). Permintaan barang normal bergesder ke kanan bila selera. Bila harga naik. b. jumlah konsumen mdi pasar dan pendapatan konsumen naik. b.75 Y + 20 + 40 0. Yang menyebabkan perubahan antara lain : 1). Pendapatan uang para konsumen 4). jumlah yang diminta bergeser ke kiri. jumlah barang yang diminta bergeser ke kanan.75 Y + 20 = 0. kurva permintaan bergeser ke akanan. 4).84 = 0. Bila harga naik. Harga barang itu sendiri berubah Perubahan itu terjadi melalui sepanjang kurva penawaran. Tehnik produksi 2). C = 0. Harga barang itu sendiri berubah perubahan itu terjadi mnelalui pergeseran disepanjang kurva permintaan. Apabila harga barang-barang lain yang berkaitan naik maka untuk barang substitusi kurva permintaan akan bergeser ke kanan. sebaliknya bergeser ke kiri. 5 JULI 1985 1. Harga barang-barang lain yang berkaitan. S = Y . Jumlah penjual di pasar 6). Harga barang lain yang berkaitan 5). Jumlah konsumen di pasar 3).

14 b.M = 100 . Pendapatan nasional b. Dari kedua teori tersebut. Teori klasik Menyangkut teori kuantitas. X .14) = 328.I. Saving c. Pasar uang ditentukan oleh "harga" dari uang.14) = 121.121.2(507. Jawab a. Gambar dengan benar masing-masing ( a s/d e) g. b. Konsumsi d. 3.5 Y + 200 + 100 .43 = . yaitu harga yang harus dibayar untuk penggunaan uang (tingkat bunga). Impor e. maka kurva penawaran akan bergeser ke kanan dan sebaliknya. Diketahui : C = 75 + 0. C = 75 + 0.S .3 Y 0.5(507. Neraca perdagangan f.2 Y milyar rupiah I = 200 X = 100 Ditanya : Equilibrium dari : a. yaitu daya beli uang untuk dibelikan barangbarang. Teori Keynes Masyarakat memerlukan uang untuk transaksi.5 Y milyar rupiah M = 20 + 0.7 Y = 355 Y = 507. Kebijaksanaan pemerintah dapat menggeser kurva penawaran karena mempengaruhi kebijaksanaan perusahaan. berjaga-jaga dan spekulasi. S + M = I + X S + {20+0. Perbedaan ekonomi klasik dan Keyneseian tentang pasar uang : a.57 d.2(507. yaitu masyarakat memerlukan uang tunai untuk keperluan transaksi tukar menukar mereka Pasar uang ditentukan "nilai" dari uang. Y = C + I + X .14)} = 200 + 100 S = 178. teori Keynes lebih baik karena lebih lengkap dan logis.2Y) = 355 + 0. M = 20 + 0. Apa saran saudara untuk memperbaiki keadaan ter sebut di atas. 2. Jelaskan.57 c.43 e.43 f. C.85 Kalau ada perbaikan dalam tehnologi produksi atau penurunan harga sumber daya seperti penuruhan harga bahan baku misalnya.(20+0.1.M = 75 + 0.

000 (200.000+350.800. serta mengatur agar distribusi pendapatan dapat menjadi lebih baik. B 5.000+250. D 2. Mengatur sumber keuangan yang sangat diperlukan untuk pembayaran pembangunan nasional e.86 g. Menguasai bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dan diperuntukkan kemakmuran rakyat. D 26. C 15.000+800. C 31. A 25.000+1. D 11. Peranan pemerintah : a. . B 12. 4. B 16. E 18. A 17. D II.000+100. 1.000) c. B 27. E 21. C 10. Memelihara keamanan dan kelangsungan hidup bernegara d. E 29. D 30. b. o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1984/1985.900. C 24. A 14. A 37. C 34. Harus meningkatkan ekspor. Dengan berdagang suatu negara akan memperoleh keuntungan. D 6. 2.000 e. B 13.000 f. A 7. 0 d. 1. Menguasai cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak. 26 JULI 1985 I. 1.000 b. C 23.800. B 19. 800. Mengarahkan dan mengendalikan jalannya roda perekonoimian agar dapat dikembangkan iklim usaha yang baik. E 4. Mempunyai kewajiban memberikan pengarahan dan bimbingan terhadap pertumbuhan ekonomi serta menciptakan iklim yang sehat bagi perkembangan usaha. f. D 20.000+750. E 36. B 22. A 32. c. Keuntungan ini berupa kenaikan produktifitas karena adanya spesialisasi. 1. C 9. E 33.800.000 (300. B 35.000) 5. a. D 28. B 8. C 3.000+150. 300.

67 /\Y 120 .5+0. c = —— = ————— = —— = 0.So .ct 2. C = Y .0.c + ch 200 + 300 + G + 0 .3.5.5 Jadi dengan pemberian transfer Rp.0.40 + 0.67./\Y = ——— /\Tr = —————— . 1019.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.280 .X + M = 800 . 19 JUNI 1986 I + X . 19. /\Y = 1500 . JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1985/1986. Y = —————— s+m 280 + 100 + 40 .105 15 C = a + cY 100 = 0.105 + a .2(800) = 180 d. 25 milyar maka pendapatan nasional bertambah jadi Rp.87 2.25 = Rp.1000 = 500 -c . a. a.0.5 c.5(400) 1000 = ——————————— 1 . 1000 + Rp. /\C 110 .0.3. 350 b. X .2 Y = 20 + 0.0.3 G = 350 Jadi pemerintah hanya bisa membeli barang dan jasa Rp.100 + 180 = 600 e.40 + 0.80 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .100 10 3.4 + 0.0.3 Y = .M = 100 .Mo 1.5 + 0.5 /\t = .5+0.25 milyar. M = 20 + 0.3(800) = 200 c.20 = ———————— 0.650 Maka pajak harus diturunkan 650/menaikkan transfer 650 c 0.180 = . 25 = 19.1 = 800 b.23 1-c+ch 1-0. YE = ——————— 1 . a. S = .I .

C Y 4.8 r 0.8 r Y = 600 . o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1985/1986.8 Y 240 + 8 r = 0. yaitu : 300 + 10 r = 600 .67 Y b.65 C = 29. Sedangkan dalam arti luas. b.20 r 30 r = 300 r = 10 Y = 300 + 10(10) = 400 milyar rp. Y = C = a + cY = 29. 3 JULI 1986 I + X . maka jumlah uang yang beredar sama dengan uang kartal.8 r 400 .8 Y Y = 300 + 10 r Yang memenuhi keseimbangan pasar barang : Y=C+I Y = 0.6 Y + 80 + 160 . Jumlah uang beredar dalam arti sempit dimaksudkan adalah keseluruhan jumlah uang kartal dan uang giral yang benar-benar beredar di masyarakat.4 Y = 240 .160 + 8 r = 0. Equilibrium pasar uang => Ms = 4 + L2 Equilibrium pasar barang => Y = C + I Yang memenuhi keseimbangan pasar uang Ms = 4 + L2 => 400 = 0.65 + 0.88 a = 29. uang giral ditambah deposito berjangka dan tabungan milik masyarakat pada bank-bank dan rekening valuta asing milik swasta domestik.65 + 0.67Y = 89. a.So .8 Y + 160 .20 r Jadi pendapatan nasional yang memenuhi persyaratan keseimbangan pasar uang dan pasar barang.85 c.Mo .

64 = 136 Neraca perdagangan yang pasif tidak menguntungkan a + I + G + cTr .1000 = 500 -c .5 /\C 100 . a.67 /\Y 105 .30 + 0.5 G = 1.120 15 C = a + cY a = 29.10 = ———————— 0.4 + 0.60 YD + 20 Tx = 0.4 Y . /\Y = 1500 .5 /\t = 650 Maka pajak harus diturunkan 800/menaikkan transfer 650 c 0. Y = —————— s+m 200 + 50 + 30 .1(540) = 64 d.1 Y = 10 + 0. C = Y .0.1 = 540 b.110 10 3.ct 2.c + ch 100 + 200 + G .4(540) = 186 c. X .5 c.186 = 354 e.23 1-c+ch 1-0. YE = ———————— 1 .30 + 0. c = —— = ———— = —— = 0.3. a. Y = C = 89. S = . 25 = 19. Diketahui : C = 0. /\Y = ——— /\Tr = ————— .5(400) 1000 = —————————— 1 .65 b.3.0.3.0.20 . a.5 500 = ——— /\t = —————— /\t 1-c+ch 1-0.85 JAWAB SOAL UJIAN MID 1986/1987. a.5+0.4 Y = .5+0.M = 200 .0.438 b.89 1.0.5 + 0.0.S = 540 . 27 APRIL 1987 1. M = 10 + 0.

234. SE Jawab : YE = C + I + G YD = Y + Tr .375 = 0. Pasar barang yang perlu dipelajari : harga umum.Perlu campur tangan pemerintah 3.375) . unemployment d.6.0.CE = 0. GDP b.375 SE = YD .64YE = 150 YE = 234.36Y + 150 0.6(0.60 YD+20+60+40 = Y + 30 . TxE. CE.Tx = 0. Perbedaan Prinsipiil Ekonomi Makro klasik dan Keynesian : a.6YE+50) + 20 = 0. Jenis pasar makro a.6+120 = 0.mekanisme pasar bekerja secara otomatis .375 + 30 + 20 = 134.90 Tr = 30 G = 40 I = 60 Ditanya : YE.60YD + 20 = 0.36Y + 30 + 120 = 0. dasar penukaran.75 CE = 0.375+50) + 20 = 84.20 = 73.4YE = 0.25 2. Cara mengukur Produk Nasional Bruto . 4.375 TxE = 0.84.375) .4Y-20) = 0. Pasar uang Yang perlu dipelajari : tk bunga.6Y+50)0.4Y + 20 = (0. Klasik .134.6(0.(0.60YD+120 = Y + 30 . volume uang c.adanya pengerjaan penuh . employment.6 Y + 50 .harga fleksibel b.4(234. Pasar luar negeri Yang perlu dipelajari : Neraca perdagangan.permintaan agregat selalu = penawaran agregat .375 = 56. Keynes . cadangan devisa. Pasar tenaga kerja Yang perlu dipelajari : tingkat upah rata-rata.6Y + 50 = 0.6(234.

Pendekatan kebocoran = injeksi 5. upah dan gaji. RT luar negeri. 3. a. Kekurangan GNP yaitu : GNP hanyalah merupakan ukuran kesejahteraan secara ekonomi sedangkan kesejahteraan yang sesungguhnya tidak hanya bisa dipenuhi oleh keadaan ekonominya saja tetapi juga adanya rasa aman. dan GNP adalah merupakan satu-satunya ukuran kemakmuran secara ekonomis karena segala macam kebutuhan masyarakat secara ekonomi bisa dan tidak terpenuhinya bisa dilihat besar kecilnya GNP. penerimaan berasal dari sumber daya ekonomi antara lain sewa. Konsumsi yaitu pengeluaran konsumen untuk membeli barang-barang dan jasa-jasa yang siap dipakai sebagai barang-barang dan jasa-jasa akhir. pendekatan ini dilakukan oleh rumahtangga-rumahtangga yang berpartisipasi dalam arus kegiatan ekonomi nasional antara lain RT individuy. sehat dll. laba. Pengukuran kesejahteraan dengan GNP ada kebaikan dan kekurangannya kebaikannya yaitu GNP adalah ukuran kemakmuran yang bisa dengan mudah diukur. bunga. 4.91 a. Bukti : Misal untuk ekonomi 2 sektor maka pendapatan nasional dapat dirumuskan sebagai berikut : Y=C+I = a + cY + I Y . Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru. c. RT perusahaan. o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1986/1987. RT pemerintah. Pendekatan penerimaan. 1. Konsumsi : barang-barang yang siap dipakai oleh konsumen terakhir b. Bapak Ekonomi Makro yaitu John Meynard Keynes 2. Cara mengukur pendapatan nasional keseimbangan a. b. Pendekatan permintaan = penawaran b. Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda.cY = a+ I (1-c)Y = a + I 1 Y = —— (a + I) . Pengeluaran pemerintah : semua pembelian barang/jasa yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan pemda. Pendekatan pengeluaran. tenteram. Investasi : pengeluaran rumah tangga perusahaan untuk membeli barang modal baru.

APBN bersifat berimbang maksudnya antara penerimaan dan pengeluaran jumlahnya sama. gerakan tersebut mempunyai dua macam ciri sebagai berikut : a. 9.besarnya pengeluaran rutin. 6. gerakan tersebut pada umumnya terlihat dalam seluruh proses ekonomi. Penerimaan pembangunan yaitu penerimaan yang berasal dari bantuan luar negeri yang dinyatakan dalam rupiah dan terdiri dari bantuan program dan bantuan proyek. Tabungan pemerintah yaitu besarnya penerimaan dlam negeri . 8. 7.—— /\t 1-MPC dimana : MPC 1 sehingga kG kt o0o . gerakan tersebut mempunyai gelombang atau periodisitas yang meliputi tiga hingga sebelas tahun. b.92 1-c 1 Y + /\Y = —— (a+I+/\C) 1-c 1 1 Y + /\Y = —— (a+I) + —— (/\C) 1-c 1-c 1 /\Y = —— /\C 1-c /\Y 1 —— = —— /\C 1-c 5. Filsfat anggaran yang berimbang dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi. 1 MPC /\Y kG = —— = —— dan kTr = —— /\G 1-MPC 1-MPC MPC /\Y kt = —— = . APBN bersifat dinamis maksudnya besarnya nilai rupiah APBN dari tahun yang satu bisa berbeda dengan tahun yang lainnya sesuai dengan keadaan perekonomian yang ada. hal ini disebabkan oleh adanya angka pengganda dari Government Expenditure (pengeluaran pemerintah) dan transfer tidak sama dengan multiplier pajak. Gerak gelombang konjungtur yaitu : suatu gerakan periodeik dan pada pendapatan nasional berupa uang dan variabel-variabel ekonomi yang berhubungan dengannya.

Kebijaksanan pemasaran. Menaikkan suku bunga. dimana dengan deregulasi ini perijinan usaha menjadi lebih sederhana sehingga kegiatan ekonomi menjadi lebih efisien.c(Tx-Tr) + I + G} 1-c 1 Y+/\Y = —— {a .c(Tx-Tr) + I + G = a+cY-cTx+cTr 1 Y = —{a . c.cTx + Tr + I + G) + — /\Tx 1-c 1-c -c /\Y = —— /\Tx .cTx + cTr + I + G YD = Y . 2.c(Tx+/\Tx-Tr) + I + G 1-c 1 = — (a . Yang perlu saya pikirkan yaitu bagaimana menyetir perekonomian nasional dari bulan ke bulan. Kebijaksanaan subsidi dan proteksi Kebijaksanaan subsidi dengan jalan menetapkan nilai pajak yang rendah untuk faktorfaktor produksi dan kebijaksanaan proteksi dengan jalan menetapkan pajak yang tinggi bagi produk-produk luar negeri bila di dalam negeri sudah bisa diproduksi. agar terhindar dari ketiga "penyakit makro" yaitu inflasi. yaitu menciptakan iklim yang baik bagi pemasaran hasilhasil pertanian supaya mampu bersaing dengan yang lain. dari triwulan ke triwulan atau dari tahun ke tahun. Contoh cara mengatasi kemerosotan keadaan perekonomian yaitu: a. dimana diharapkan ada kegairahan untuk memproduksi karena harg barangbarang menjadi lebih mahal disamping itu secara tidak langsung pemerintah bisa mengambil sumber dana dari masyarakat karena permintaan akan uang menjadi lebih banyak. pengangguran dan ketimpangan dalam neraca pembayaran. 4. yaitu dengan cara menetapkan harga dasar dan harga tertinggi untuk komoditi hasil-hasil pertanian yang menghidupi rakyat banyak. Bukti : Y=C+I+G dimana C = a + cYD Y = a + cY . Kebijaksanaan yang perlu saya ambil yaitu antara lain : a. b.cTx + cTr + I + G jadi C = a + c(Y-Tx+Tr) = a . b.c/\Tx + cTr + I + G) 1-c 1 -c = — (a . Devaluasi. 3. hal ini digunakan untuk mengatasi krisis kepercayaan masyarakat terhadap nilai uang dalam negeri. Kebijaksanaan harga. Deregulasi.cTx .Tx + Tr (1-c)Y = a . c.93 JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1986/1987 1.

—— 1-c /\Tx 5. Pajak langsung yaitu pajak yang ditinjau dari segi administrasi adalah pajak yang berkohir dan ditinjadu dari segi ekonomi merupakan pajak yang beban pajaknya pada umumnya sulit digeserkan pada pihak lain.4 r Y = ——— = 300 . Diagram arus perputaran pendapatan nasional untuk perekonomian tiga sektor : 8. Pajak pendapatan yaitu pajak yang dikenakan pada pendapatanm bersih perorangan di atas batas pendapatan bebas pajak. Produksi minuman keras juga dihitung sebagai ukuran kesejahteraan bila kita menggunakan ukuran GNP hal ini dikarenakan GNP tidak memperhitiungkan komposisi produk.4 .4 LM -> L=M 0. 9-7-90 1.40 + 0. 9. Diketahui : I = 80 .yang diperhitungkan hanyalah jumlah produksinya saja.10 r 0.4 r M = 200 Ditanya : a.4 r = .94 1-c /\Y c —— = . o0o JAWAB SOAL UJIAN UTAMA 1989/1990. GNP hanya menghitung barang-barang akhir saja maksudnya adalah agar sesuatu produk tidak dimasukkan dalam perhitungan GNP lebih dari satu kali (double counting) 6. bukan dari segi ekonominya.4 Y L1 = 0.4 r S = .40 + 0.4 Y + 160 . Y & r keseimbangan Jawab : Y ekuilibrium terjadi saat IS = LM IS -> I=S 80 . apakah produk itu baik/berguna atau buruk/merusak ditinjau dari segi etika sosial.4 r = 200 40 + 4 r Y = ——— = 100 + 10 r 0.4 Y L2 = 160 .4 Y 120 . 7.

C = 10 + 0. Y dari 200 menjadi 100 berarti LM bergeser ke kiri. ³ ³ Y dari 200 menjadi 250 berarti IS bergeser ke kanan.67 .4(20) = 200 + a a = 80 jadi jika uang yang beredar harus dikurangi 80 satuan.0267).25YD .67 Jadi bentuk matematik kurva permintaan agregatif : H = 10.100 —————— -4 = 150 b b = -4/150 = .75YD) = 0.0.0267 8 = a + (-0.75 Y = 25 + 0. 250 = 100 + 10 r r = 15 Adanya perpajakan menyebabkan kurva I = S berubah jadi I + a = S 80 .10 r r = 20 Adanya moneter menyebabkan kurva L1 + L2 = M berubah jadi L1 + L2 = M + a.100 a = 10.0.6(40) = -24 c.250 8 = a + b.10.10 r = 100 + 10 r r = 200/20 = 10 Y = 300 . r berubah.(10+0.C = YD . ³ ³ 2.75 Y S = YD . 100 = 300 . r ikut berubah. 0.40 + 0. Bentuk matematik secara umum H = a + bY 4 = a + b.95 IS = LM -> 300 .4(100) + 160 .10 = 200 Jadi pendapatan nasional keseimbangan (Y) = 200 satuan tingkat bunga keseimbangan (r) = 10 satuan b.4 (15) + a = .30) = 10 + 15 + 0. a. d.0267 Y e.10 .4 (250) a = 40 Bila hanya pajak yang berubah maka pemerintah harus menarik pajak sebesar -c(40) = 0.75(Y + 50 .75 YD = 10 + 0.

yaitu pengeluaran untuk membeli barang modal riil. Ceq. atau 2).6 Y + 60 I = 120 Ditanya : a. yaitu bentuk kurva yang melengkung ke belakang. dengan kebijaksanaan nisbah cadangan (menurunkan nisbah cadangan)_. rumah untuk tempat tinggal dan perubahan barang cadangan. dengan kebijaksanaan suku bunga diskonto (dengan menurunkan suku bunga diskonto) atau 3). melalui kebijaksanaan fiskal. 3. yaitu dengan cara menambah jumlah uang yang beredar dengan melalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1). d. Deflationary gap. 2). ³ ³ o0o JAWAB SOAL UJIAN ULANGAN 1989/1990. Backward-Bending. yaitu persamaan fungsi yang menghubungkan tingkat-tingkat pendapatan nasional dengan tingkat-tingkat harga dimana dipenuhi syarat ekuilibriumnya pasar komoditi dan pasar uang. Bila terjadi kelesuan ekonomi yang saya lakukan yaitu menggairahkan lagi keadaan perekonomian. memalui berbagai kebijaksanaan antara lain : 1).10 = 0.dengan kebijaksanaan kontrol kredit yang bersifat selektif. Menambah tranfer pemerintah atau 3). c. Bila I = 150 ditanya Yeq e. yaitu suatu keadaan perekonomian dimana tidak semua kapasitas produksi dimanfaatkan. yaitu perbandingan antara besarnya konsumsi paa suatu tingkat pendapatan nasional dengan besarnya tingkat pendapatan nasional itu sendiri.25(Y+50-30) .96 = 0. c. Bila C ditambah 30 ditanya Yeq Jawab : .25 Y . d. Diketahui : C = 0. Meningkatkan pengeluaran pemerintah atau kombinasi diantara hal-hal di atas. Investasi. Memperkecil penarikan pajak. 2. dengan kebijaksanaan operasi pasar terbuka (membeli surat-surat berharga di pasar bursa) atau 4). Yeq. 24-7-90 1. a. yang berbentuk alatalat produksi. Average propensity to consume.5 b. yaitu dengan cara memanipulasi APBN. Langkah-langkah yang perlu saya ambil yaitu melakukan kebijaksanaan ekpansi melalui dua alternatif : a. Agregate demand. e. bujukan persuasif atau kombinasi diantara hal-hal di atas. b. melakukan kebijaksanaan moneter. atau 5). b. b. Seq.

C = 450 .4Y = 210 Y = 210/0.S = 450 .120 = 330 jadi konsumsi keseimbangan = 330 d.6(450) + 60} = 120 jadi tabungan keseimbangan = 120 c.{0.6Y + 60 + 150 0.6 Y + 60 + 120 0. Yeq = C + I = 0. /\Y = — /\C 1-c 1 = —— 30 = 75 1-0.4 = 450 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 450 b.6 Jadi Yeq yang baru = 450 + 75 = 525 o0o .4 = 525 Jadi pendapatan nasional keseimbangan = 525 1 e. Ceq = Y .4 Y = 180 Y = 180/0. Seq = Y .97 a. Y = C + I = 0.

.. 34 Inflasi permintaan ......................... 27..................... 12.... 48........ 9 equilibrium conditions equation ......... 15.............. 34........... 9......................... 5.............. 4......................... 10....... 32 Inflasi Campuran ....... 57.. 10 Faktor produksi kapital . 32............... 3.... 25........ 4 Eksport .. 1 Ekspor Netto ............. 12... 55................. 10 Angka Pengganda ...... 7.. 34... 31................. 1 Import............................... 74... 2....... 48.. 55.......... 60............ 10 Celah inflasi ........ 71......................... 4............ 3 Hubungan kausal .... 1 Anggaran Belanja Negara. 71 Kebijaksanaan konstrraksi .................... 13.................. 9....... 2............................. 2 ekuilibrium....... 26 Kebijaksaan fiskal.................................... 18 kesempatan kerja.................................. 56.... 3 Hubungan fungsional. 56.................. 18........................ 46......... 3 Bunga .. 58....... 84........... 11 celah inflasi .......... 70................................. 54........... 64................ 26................. 72.......................... 3 external balance .......... 2............................ 1 I identity .. 23 Keseimbangan ekstern ...... 1 economic theory........... 28............. 41....... 26 Kebijaksanaan fiskal... 46........... 13......... 10 internal balance ... 6........................ 92............. 7 B behavioral equation................................ 10 fungsi LM........ 25 H Harga surat-surat berharga.............. 38.... 82.... 18 Keseimbangan intern .......... 56........................ 1 disposable income. Keseimbangan ekstern F Faktor produksi alam ........ 2.. 32 Inflationary gap . Keseimbangan intern Investasi .............. 26 Kebijaksanaan ekonomi makro.. 67......................... 39. 47...................... 97 K Kebijaksaan ekspansi ... 3........................... 97 descriptive economics ............................... 5 C celah deflasi ........................................ 2 Ekonomi makro....... 59...... 32...... 11................ 6 full employment saving.. 1 ekonomi makro ..... 75 E economic analysis . 13...................... 53.... 62...... 75................................... 35 Inflasi penawaran ........... 4 Ilmu Ekonomi ................ 1 Ekonomi diskriptif ...... 60.............. 2 hubungan kausal............ 71...... 1 ekonomi mikro . 58........... 3.... 34 Inflasi Penawaran ..... 32 corporate profit............. 56 kesamaan. 53... 2 Inflasi ..... 67 Inflasi campuran............. 9..................... 6 faktor produksi tenaga kerja........................ 1 Ekonomi Yang Diterapkan .... 16.............. 1........................... 23 G gaji........ Keseimbangan intern....... 80.... 10..... 18 APC .. 95 Equilibrium Analysis ......................... 12 Angka pengganda................... 77................ 43. 32 Full-Employment....98 A analisis ekonomi agregatif ....... 73 ..................................... 92 general equilibrium ....... 54....................... 11 fullemployment ......... 13........ 10 faktor produksi modal ... 59.... 26 Kebijaksanaan Moneter ........ 10.. 66................. 3..Laba Perseroan D Deflationary gap..................................... 72................................... 20.............. 74 applied economics.................. 78... 1 Average Propensity to Save .. 61..... 53............... 79....................

..... 52.. 5 Perekonomian Terbuka tanpa kebijaksnaan fiskal... 4 Pengeluaran Pemerintah................ 73........ 9 Pengangguran.... 2.... 6 Rumahtangga perusahaan ................ 61......... 18.................................... 9............. 59................................. 59.................... 7 MPC . 22 Penawaran surat-surat berharga .............................. 56.. 23 Operasi Pasar Terbuka ......................................... 10.......................... 7............................. 3.. 92 profit............. 10 macro economics . 53. 2. 10 Rediscount policy.............................. 45.... 63........ 23 Rumahtangga Keluarga................................... 56............. 5....................................... 53............................................................... 53.... 64................................ 2 Manipulasi Legal Reserve Ratio. 3 Produk Naional ... 30 kurva permintaan uang untuk transaksi ........... 94 Multiplier ................................. 2.............. 59.......................... 13......... 4....................... 23 Penyusutan ................ 71........ 69....... 20......... 5... 22 Permintaan uang untuk spekulasi....................... 6 Perekonomian Tertutup dengan kebijaksanaan fiskal ................... 30 kurva permintaan akan uang untuk spekulasi............................... 61................. 77..................... 6 .......................... 71.... 2 Permintaan Uang Untuk BerjagaJaga.................................. 12.. 27 kurva permintaan investasi .............. 70... 25.. 22 Permintaan uang untuk transaksi ............. 72................. 39.............. 2............... 4....... 1 macroeconomic policy .................. 22 L Laba..99 kurva (AgD ......... 58.. 77.......... 3 Penawaran uang .......... 3 Pasar Tenaga Kerja . 5 M Macam faktor produksi .......... 61.................... 76 Kurva LM...... 9 N Neraca Pembayaran Luar Negeri ........ 8........ 5.. 2.. 55.. 3 Penawaran tenaga kerja........ 78............ 20 Perekonomian Tertutup Sederhana ...... 58.......... 48........................... 36.. 55.. 22 Pendapatan Nasional....... 5 proprietors income .................. 14 Pasar barang ..... 30 Kurva Permintaan Agregatif ... 25...... 78 Permintaan Uang Untuk Transaksi 22 Persamaan definisi ..... 4 Pengeluaran pembelian pemerintah ........ 10 P Pajak............................ 22 Kurva pajak yang built-in flexible ........................ 3 Pengeluaran Investasi.....LM.... 5 R Reallocation of resources ......... 20 kurva IS . 2 Pasar Modal ...... 20 Permintaan akan surat-surat berharga... 95 Pajak yang built-in flexible...... 12 penmawaran akan uang.. 65... 58... 81 Pasar uang ............... 30 Kurva IS .................................. 3 Permintaan uang untuk berjaga-jaga.............. 62........................................... 52....... 80 Kurva L-M. 3 Permintaan akan tenaga kerja ......................... 14 Kurva Penawaran Agregatif............................. 65 kurva IS-LM..... 75.. 25.................................... 93......... 14 Pajak yang Built-in Flexible...... 6........................ 91 Pasar komoditi ............................ 80 KURVA IS............ 23 Marginal Propensity to Save ................... 43......... 23 Over employment .. 68.......... 39 Laba perseroan .... 20. 4 Pengeluaran konsumsi .............. 20 Perekonomian tertutup ....... 72............. 42. 5 Laba perusahaan perseorangan ........... 3 Persamaan perilaku .. 67. 16 O Open Market Operation .................................. 73 Pendapatan nasional ekuilibrium ..... 56........ 4 Produk Nasional........ 23 KURVA L-M .............. 78 Permintaan Uang Untuk Spekulasi.......................................

........ 4......................................................... 1 Teori kuantitas uang..... Upah ...........................................................100 S salaries................................. 2. 14 Teori ekonomi............... 64........................ 66........... 23 Sewa.................... 71........... 2 Under Employment ................................................................... 5 U Uang giral........ 7........ 5 T Taxable income level ........................ 6 variabel eksogen...... 6 variabel endogen ...... 16 Transfer Pemerintah............................................... 12 Transfer perusahaan .................................... 43 Uang kertas ........ 47................................................ 10 Upah.......................... 39................... 4 Subsidi perusahaan....... 58.. 3.......... 20........ 2............................................. 82..... 6 W wage ............. 46........................................ 86 Selective Credit Control.. 16 Transaksi kredit................ 15........ 48..................................... 39 Upah nominal................................... 3 Upah riil ... 3 V Variabel eksoegen....... 2 uang logam................ Gaji Saving ...... 32 Transaksi Debit ......... 53....................

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful