You are on page 1of 5

SEKILAS MENGAPA DAN APA , SEHINGGA WANUI MENJADI KABUPATEN DENGAN IBU KOTANYA BOKONDINI ? I.

KEADAAN WANUI DAN BOKONDINI SEBELUM ADA PEMERINTAH.

A. WANUI 1.Etimology : Secara etimology kata Wanui berasal dari bahasa Lani yang berarti sebuah gunung atau sebuah pegunungan yang sedang tidur berbaring (wanui = tidur/berbaring) . Sebutan lain dalam bahasa Lani juga untuk Gunung / pegunungan Wanui ini adalah Waninik atau Wanueri . Kadua kata ini yaitu Waninik dengan Wanueri juga sama dengan kata Wanui yang berarti sebuah gunung /pegunungan yang sedang tidur, tetapi berbeda dalam posisi dan fungsi/tujuan tidur . Wanui berarti gunung / pegunungan itu tidur dalam posisi berbaring menghadap kearah kami(penduduk) . Sedangkan Waninik atau Wanueri berarti gunung / pegunungan itu tidur dalam posisi tersungkur ketanah /menghadap kebawah, melindungi sesuatu yang ada dibawah tanah . 2. Fungsi/peran gunung/pegunungan Wanui dalam kepercayaan adat masyarakat Wanui. Dari pengertian secara etimology kata Wanui diatas sudah jelas bahwa secara kepercayaan adat masyarakat Wanui ada dua (2) fungsi penting keberadaan gunung/pegunungan Wanui , yaitu : (a) fungsi membatasi /memagari dengan posisi tidur berbaring /melintang dan (b) fungsi menjaga /melindungi / mengayomi dengan posisi tidur tersungkur ketanah. (a) fungsi membatasi /memagari dengan posisi tidur berbaring /melintang . Masyarakat Wanui secara adat turun temurun percaya bahwa gunung/pegunungan Wanui adalah suatu makluk raksasa bagaikan ular Naga besar atau seekor singa besar yang sedang tidur berbaring melintang menghadap kearah masyarakat Wanui dengan fungsi / tugas membatasi / memagari penduduk dari berbagai pengaruh ancaman yang datang dari luar masyarakat Wanui . Adapun yang dimaksud dengan berbagai pengaruh ancaman yang datang dari luar masyarakat Wanui yaitu antara lain pengaruh iklim/cuaca panas, pengaruh penyakit malaria karena lembah sungai Mamberamo banyak nyamuk, pengaruh serangan binatang buas seperti buaya- ular bisaular piton dan lainnya, juga pengaruh serangan perang suku dari suku-suku lain ; dan juga pengruh pasang naik air laut Pasifik yang masuk ke Wanui dan juga membatasi antara masyarakat petani peladang dengan masyarakat petani peramu, antara masyarakat bermukiman tetap dengan masyarakat yang berpemukiman tidak tetap atau berpindah-pindah, antara masyarakat beternak hewan dengan masyarakat pemburu hewan dan sebagainya. (b) fungsi menjaga /melindungi / mengayomi dengan posisi tidur tersungkur ketanah. Bukan hanya berfungsi / bertugas membatasi / memagari masyarakat Wanui dari berbagai pengaruh ancaman yang datang dari luar masyarakat Wanui, akan tetapi gunung Wanui juga berfungsi sebagai penjaga / pelindung pengayom terhadap segala sesuatu yang ada dibawah naungannya. Adapun yang dimaksud dengan segala sesuatu yang ada dibawah naungannya itu adalah semua sumberdaya manusia (SDM) maupun sumberdaya alam (SDA) yang ada didalam dan disekitar gunung Wanui ; Sumberdaya manusia yang ada di sekitar gunung Wanui terdiri dari 3 (tiga) suku besar yaitu suku Lani, suku Gem dan Suku Bok, dan terdiri dari beberapa marga antara lain : Baminggen, Penggu, Weya, Karoba, Yikwa, Payokwa, Kogoya Murib, Wenda, Erelak, Tabuni, Yi’ngga, Pagawak, Wanimbo, Mabu, Gombo dan lainnya, dengan jumlah penduduknya sebanyak 43.754 orang yang tersebar dalam 7 tujuh distrik, 77 Desa/Kampung dan 1 Kelurahan; Sedangkan sumberdaya alam yang ada di dalam dan disekitar gunung Wanui adalah berupa kandungan tambang emas, kayu, Rotan, sungai yang dapat menjadi energi listrik, dan lahan yang cukup luas yang dapat digunakan untuk penanaman kopi, nenas, markisa, buah merah, kacang kedelai, kacang tanah, ubi-ubian, padi ladang , sayur-mayur dan tanaman lainnya ;

sungai Dorma mengalir kesebelah Utara. Tempat dimulainya kebudayaan baru. 2. Selain dapat menjadi sumber energi listrik. suku Bok mendapat bagian tanah / hak ulayat di sebelah Utaranya. Suku Gem mendapat bagian tanah / hak ulayat di sebelah timurnya. namun kedua lembah ini luasnya lebih kecil dibanding luas lembah Bogo dan juga letaknya tidak ditengah wilayah Wanui . setelah mereka tiba di lembah bogo berubah menjadi penduduk agraris/ petani dan peternak. jual-beli hasilhasil pertanian / peternakan dan juga barang-barang berharga lainnya di tempat ini . Keberadaan / posisi Lembah Bogo ini terletak ditengahtengah wilayah Wanui. Nama Bokondini terbentuk oleh pengaruh logat bahasa dari penduduk yang bukan penduduk asli Wanui. Selain lembah Bogo terdapat dua lembah lain yaitu lembah Wunin dan lembah Abena. Tempat pembagian hak ulayat/ tanah adat. 1. sungaisungai tersebut juga merupakan sumber kehidupan bagi semua makluk yang ada di sekitarnya. tebu dan lainnya serta pemotongan babi masal/ pesta bakar batu juga selalu digelar di tempat ini . Tempat perdagangan . sungai Pagale mengalir kesebelah Timur. sehingga sangat strategis dan dimungkinkan melakukan berbagai kegiatan kemasyarakatan di lembah ini . membuat pagar dan sebagainya. Tempat perkemahan pertama nenek moyang penduduk Wanui. Lembah Bogo atau Bokondini merupakan satu-satunya lembah tanah datar yang dimiliki oleh penduduk didaerah Wanui. Secara etimology. Karena letak lembah Bokondini yang sangat strategis karena berada ditengah-tengah daerah Wanui. B. Tempat digelarnya pesta rakyat/ pesta adat. BOKONDINI.barat dan tengah dapat berkumpul melakukan tukar-menukar. Menurut cerita turun temurun dijelaskan bahwa nenek moyang penduduk Wanui dari laut Arafura masuk ke tanah Papua pegunungan Tengah melalui sungai Digul tiba di lembah Balim kemudian terakhir tiba di lembah Bogo lalu berkemah dan menetap disana hingga turun temurun. sedangkan Tini berarti suatu tempat datar/ lembah . kacang-kacangan. Singkat kata kebudayaan nenek moyang sebagai nelayan/ pelaut. keladi. Pada saat tiba panen hasil pertanian seperti buah merah. sungai Ganu dan Geka mengalir kesebelah selatan. jagung. (b). timur .Beberapa sungai besar yang bersumber dari gunung Wanui yaitu . . Manfaat / peranan Bogotini / Lembah Bogo yang kini disebut Bokondini dari zaman dulu hingga sekarang . dimana penduduk dari arah utara. Bogo diambil dari nama sungai Bogo. Nenek moyang penduduk Wanui yang tadinya bermata pencaharian sebagai nelayan di laut. Adapun beberapa kegiatan yang dapat dilakukan diatas tanah datar/lembah Bogo ini dari zaman purbakala hingga sekarang antara lain : (a). Bokondini bukanlah nama asli. atau pengaruh penduduk pendatang . Dari lembah Bokondinilah nenek moyang penduduk Wanui membagi-bagi tanah menurut suku dan marga. Nama asli untuk sebutan Bokondini adalah “ BOGOTINI “ yang terdiri dari 2 (dua) suku kata yaitu Bogo dan Tini. (e). maka secara otomatis tempat ini menjadi tempat perdagangan / pasar . Etimology . sedangkan suku Lani mendapat bagian tanah / hak ulayat di sebelah Barat. yaitu membuat kebun. sungai Wunin mengalir kesebelah Barat. Jadi Bogotini (sekarang : Bokondini ) berarti suatu tempat tanah datar atau sebuah lembah yang terletak di tepi sungai Bogo. ubi. (d). setelah mereka tiba di lembah Bogo mereka harus mulai menyesuaikan diri dengan lingkungan baru . (c). Selatan dan Tengahnya. Selatan. membuat rumah / honai.

dan berakibat pecahnya perang suku maka kegiatan perang suku dilakukan di lembah Bokondini dan setelah berakhir dan harus berdamai. berangkat dari Australia ke Papua Niuguni melalui Wewak dan selanjutnya ke Sentani Jayapura Papua. KEADAAN WANUI DAN BOKONDINI SETELAH ADA PEMERINTAH. yang dipicu oleh berbagai faktor seperti factor pencurian hasil ternak . Kemudian tanggal 29 April 1956 rombongan missionaris menuju sasaran/ pangkalan yang di tuju yaitu lembah Bogo yang sekarang di sebut Bokondini . Pilot dari Pesawat C&MA tidak berani untuk mendarat di Danau Archbold. A. Undangan tersebut di sambut oleh Robert Story. tiba pula isteri Fred Dawdson . sebuah lembah dataran yang menjadi incaran rombongan berdasarkan peta hasil survey pada tahun 1953. supaya melahirkan anak dengan selamat dan sebagainya . Tempat pelaksanaan Ritual / penyembahan berhala . daerah lembah Balim. I. Kemudian Tiba lagi tiga missionaries baru. Pada tanggal 22 Januari 1955 Romongan missionaris UFM Australia 20 orang berangkat dari Senggo/ Sentani menuju lembah Balim ( Hetigima) dengan menggunakan pesawat MAF Amphibi Sealander. dan tunangannya Lillian Bryan.Ilugwa menempuh selama 29 hari dan tiba di Arschbold kaki gunung Wanui tanggal 18 Pebruari 1955. Apabila terjadi bentrokan / benturan antara suku/ antara marga di wilayah Wanui. Dari Genyem berjalan kaki selama sepuluh hari . yang menjadi pimpinan dari Badan Zending Asia Pasifik Christian Mission. dan membuka pos di Senggi. . Pada tanggal 20 dan 21 April 1954. melalui hutan yang lebat. Margaret untuk mendampinginya sebagai misionaris dan tinggal di Genyem selama dua bulan sambil menjejaki kemungkinan pos pekabaran Injil di sana dari Yoka. Badan Zending C&MA membuka pangkalan Zending di Hetigima Wamena. yang berpusat di kota Melborne. supaya peternakan tidak diserang wabah penyakit. (g).Gonam-Pramid – menyeberang sungai Balim di Manda lalu ke Wollo. maka acara perdamaianpun dilakukan ditempat ini juga.(f). lembah Bogo dan lembah Toli ( zwart valley). yaitu Russell Bond. maka secara otomatis penduduk Wanui dari berbagai tempat datang melakukan ritual/ sembahyang minta berkat perlindungan kepada roh-roh nenek moyang di tempat ini . Tercapailah cita-cita mereka untuk merebut Bokondini yang akan menjadi pangkalan utama penginjilan di seluruh pegunungan Tengah Papua. Mereka berjalan kaki dari Hetigima – Ibele. untuk selanjutnnya menuju ke danau Arschbold. khususnys kearah danau Arschbold di kaki gunung Wanui . dan dari pangkalan inilah . perzinahan/perkosaan perempuan. Australia mendapat undangan dari Pemerintah Belanda (Gubernur Van Werdenberg) dan Badan Zending Belanda untuk memasuki daerah-daerah yang belum di Injili di Papua. Mereka tinggal di Yoka. supaya penduduk tidak diserang wabah penyakit/ tidak diserang musuh. (1). Tempat digelarnya perang dan damai antar suku /marga . kemudian Badan Zending Asia Fasifik Christian Mission mengadakan penjajakan kepedalaman. Sejarah singkat masuknya pengaruh luar kedaerah Wanui . Lembah Bokondini sebagai tempat perkemahan pertama nenek moyang penduduk Wanui. dan sekaligus tempat pemakaman nenek moyang tersebut. dipinggir Danau Sentani. pencurian hasil bumi. Val Jones dari Australia Selatan dan Jan Vedhuis dari Kanada . Genyem akhirnya ditutup tetapi Senggi menjadi Pos pertama misi UFM Australia. supaya tanaman tidak diserang hama. meskipun 17 tahun sebelumnya telah pernah didarati pesawat dari rombongan ekspedisi Belanda dengan mesin yang lebih besar. supaya mendapat jodoh. bersamaa dengan Fred Dawdson. Badan Zending C&MA mendarat di sungai Balim tepatnya di Minimo. yaitu dari tanggal 18 Pebruari 1955 sampai tanggal 29 April 1956 . dan pada bulan September 1950 . Yang dimintakan dalam doa kepada roh nenek moyang antara lain : kesuburan tanah. Masuknya Misionaris di Bokondini tahun 1956 Pada bulan Juni 1949 Robert Story. masalah tanah adat dan sebagainya. Setelah beberapa waktu . Akhirnya hasil doa dan pergumulan yang cukup panjang dan memlelahkan tibalah rombongan missionaris di Bokondini. dan didalam daftar yang diberikan disebutkan antara lain .Selama satu tahun dua bulan para missionary berkemah sementara di danau Arschbold . Perjalanan ini di tempuh selama tiga hari yaitu dari tanggal 29 April 1956 sampai tanggal 01 Mei 1956 .

WANUI. Sebagai imbalan tenaga kerja missionarir membayar berupa garam. 1. (a). dari tahun 1958 sampai tahun 1962. adalah nama sebuah Gunung yang memiliki cerita/ dongeng yang sangat menarik. hidup dalam zaman batu. namun sampai dengan tahun 1962 pemerintah Belanda masih menguasai Tanah Papua. namun dengan terbukanya lapangan terbang Bokndini. primitif. jadi rumah dan lapangan terbang itu selesai dalam tempo hanya tiga minggu dan akhirnya pendaratan pesawat pertama dilakukan pada tanggal 05 Juni 1956 oleh pilot Dave Steiger.Karubaga. Kobakma. namun mereka heran melihat orang berkulit putih yang baru pertama kali mereka temui . sekarang berubah menjadi KPS (Kepala Pemerintah Setempat) . bukan hanya untuk masyarakat Wanui saja. dimana Wanui dengan penduduknya dahulu berada dalam kurungan pegunungan . Selama empat tahun pemerintah Belanda menetapkan Bokondini sebagai daerah administratif Distrik Bokondini yang di kepalai oleh seorang Bistir dengan daerah kerjanya meliputi Bokondini. yaitu tepatnya pada tahun 1957 pemerintah Belanda masuk di Bokondini. kulit bia.3. Wolo. dalam keadaan gelap. dan setelah penentuan pendapat rakyat ( dikenal : PEPERA) pada tahun 1962 itu juga. Masuknya pemerintah Belanda di Bokondini tahun 1957 Walaupun bangsa dan rakyat Indonesia telah memproklamirkan kemerdekaannya dari penjajahan Pemerintah Belanda sejak tahun 1945. C. suka perang suku. kemudian setelah otonomi khusus zamannya Presiden Gusdur berubah lagi menjadi Distrik. Fungsi melindungi : dengan dimekarkannya/dibentuknya sebuah Kabupaten/ daerah otonom baru dengan diberi nama Kabupaten Wanui. sehingga sekarang disebut Distrik Bokondini . Bolakme. namun bagi Provinsi Irian Barat dari tahun 1945 sampai tahun 1962 masih dijajah oleh Pemerintah Kolonial Belanda. kemiskinan. keterbelakangan. 2. Dalam waktu yang sama beberapa rumah para missionaris telah dibangun dengan bahan lokal. barulah Pemerintah Belanda meninggalkan Tanah Papua . Jadi daerah Wanui pernah diperintah oleh Pemerintah Belanda selama empat tahun . Sesungguhnya terbukanya lapangan terbang perintis Bokondini. karena gunung ini dilukiskan sebagai seekor ular Naga atau Singa besar yang memiliki cirri-ciri yang melambangkan fungsi-fungsi suatu pemerintahan . Masuknya pemerintah Indonesia di Bokondini tahun 1962. . Wanui. Yalengga. yaitu terutama fungsi melindungi dan fungsi mensejahterakan .Walaupun penduduk di Bokondini saat itu berada pada zaman batu dan sering terjadi perang antar suku/marga . KESIMPULAN. Wunin. hampir seluruh penduduk dari 7 distrik bahkan distrik lain dari Kabupaten Mamberamo Tengah juga turut membantu. karena sejumlah lapangan terbang perintis dipegunungan tengah dibuka melalui pangkalan utama missionaris yaitu Bokondini. Ilugwa. Nama kepala wilayah waktu itu disebut Bistir atau Distrik.2. Taria. terutama dari luar Wanui seperti pengaruh separatis dan sebagainya . parang dan kampak. Kelila. kemudian berubah lagi menjadi Camat/ Pamong Praja. Menjelang beberapa hari dalam suasana akrab antara penduduk dan rombongan missionaris mengerjakan Lapangan Terbang Perintis Bokondini secara ramai-ramai. Mamit dan Kanggime . sehingga pembukaan isolasi Wanui di lakukan oleh pemerintah Belanda setelah satu tahun misionaris merintis Bokondini. maka terbuka jugalah untuk mengetahui dan menerima segala sesuatu yang ada di luar Wanui . dikuasai oleh kebodohan. Dengan demikian terbukalah keterisolasian Wanui terhadap dunia luar. Sejak tahun 1962 yaitu setelah Pepera barulah Irian Barat benar-benar bebas dari penjajah. Walaupun dari Sabang sampai Merauke sejak tanggal 17 Agustus 1945 telah memaklumkan kemerdekaannya . namun untuk seluruh penduduk pegunungan Tengah. maka dihapkan masyarakat Wanui terlindung dari berbagai ancaman / pengaruh dari dalam maupun dari luar Wanui.

maka dihapkan masyarakat Wanui semakin maju. perhubungan dan pembangunan bagi seluruh rakyat Wanui . Demikian sekilas sejarah singkat sebagai jawaban atas pertanyaan : Apa dan mengapa Wanui ? Apa dan mengapa Bokondini ? . semakin sejahtera. semakin makmur . 1.3. Fungsi mensejahterakan : Kandungan emas. sehingga sejak dahulu kala sampai sekarang menjadi pusat segala macam kegiatan kemasyarakatan. sungai-sungai yang terpancar. (b) BOKONDINI. Sehingga sangat tepat apa bila Kabupaten Wanui dengan ibukonya Bokondini berkedudukan di Bokondini. dengan dimekarkannya/dibentuknya sebuah Kabupaten/ daerah otonom baru dengan diberi nama Kabupaten Wanui. kebudayaan. Bokondini suatu tempat tanah datar yang letaknya sangat strategis . tumbuhan dan hewan yang mengelilingi gunung Wanui kesemuanya merupakan modal dasar atau sumber –sumber kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Wanui yang perlu digali dan didayagunakan . 2. Bokondini dari dahulu sampai sekarang masih menjadi pusat segala macama kegiatana kemasyarakatan itu. karena dengan tergalinya sumberdaya alam yang ada digunung Wanui dengan bermodalkan APBD yang diberikan Negara dan Pemerintah Indonesia . perdagangan. perekonomian. diharapkan setelah menjadi ibu kota Kabupaten Wanui dapat menjadi pusat pemerintahan.