Hubungan Indonesia dengan Jepang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Walau sejarah mencatat kisah suram penjajahan Jepang di Indonesia, saat ini kedua negara telah membina hubungan persahabatan yang sangat erat yang berlandaskan hubungan kerjasama dan pertukaran di berbagai bidang seperti politik, ekonomi, kebudayaan dan sebagainya. Hubungan persahabatan seperti ini, bukanlah sesuatu yang dapat dibangun dalam sehari saja. Di Indonesia ada sekitar 11.000 orang Jepang, sebaliknya di Jepang terdapat lebih 24.000 orang Indonesia. Perusahaan-perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia berjumlah lebih dari 1000 perusahaan, di mana bekerja 300.000 orang Indonesia. Sementara itu, di Indonesia terdapat lebih dari 85.000 orang yang belajar Bahasa Jepang, jumlah ini terbesar di Asia Tenggara dan menempati kedudukan ke-6 di dunia.

Daftar isi
[sembunyikan]
• •

1 Hubungan 2 Alamat Kedutaan o 2.1 Alamat Kedutaan Jepang di Jakarta o 2.2 Alamat Konsulat Jenderal Jepang di Jakarta o 2.3 Alamat Konsulat Jenderal Jepang di Medan o 2.4 Alamat Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya o 2.5 Alamat Konsulat Jenderal Jepang di Denpasar
o

2.6 Alamat Konsulat Jenderal Jepang di Makassar

Hubungan
Hubungan Bilateral kedua negara dibuka pada bulan 20 Januari 1958 dengan Penandatanganan Perjanjian Perdamaian antara Jepang dan Republik Indonesia. Pada tahun yang sama ditandatangani pula Perjanjian Pampasan Perang.

kompleks Istana Kepresidenan Jakarta. kedua negara akan membuat komite bersama yang diketua Menteri Luar Negeri masing-masing untuk merumuskan secara konkrit langkah-langkah peningkatan hubungan terutama di bidang ekonomi. badriah . Laos juga akan disertakan dalam kerjasama turisme IndonesiaLaos-Kamboja. Salah satu kendala membina perdagangan. Indonesia akan melanjutkan pemberian pelatihan dan kerjasama teknis pada pejabat Laos dan mahasiswa Laos. investasi dan perdagangan. jelas Dino. Dino Patti Djalal dalam konferensi pers. Jumat (26/1). berharap kerja sama perdagangan dengan Laos berprospek baik karena proses reformasi Laos dapat dijadikan dasar membangun hubungan ekonomi terutama perdagangan dan investasi yang lebih erat antara IndonesiaLaos. Pemerintah Indonesia. ujar Dino. Dalam waktu dekat.5 persen. Jakarta:Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Republik Demokratik Laos berencana meningkatkan bobot hubungan perdagangan antara kedua negara menyusul pertemuan Perdana Menteri Laos baru Bouasone Bouphavanh dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini di Kantor Presiden RI. Menteri Pendidikan Nasional dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Indonesia akan mengunjungi Laos untuk mengkonkretkan kerja sama ini lebih lanjut. Apalagi sudah 40 negara yang menanamkan investasi di Laos dengan tingkat pertumbuhan ekonomi Laos mencapai 7.Indonesia dan Laos Tingkatkan Kerja Sama Jum'at. Kedua negara merasa perlu meningkatkan hubungan perdagangan.”ujar juru bicara kepresidenan bidang hubungan luar negeri. nilai perdagangan kedua negara tahun lalu masih bernilai US$ 12 juta. ekonomi dan investasi karena setelah hubungan bilateral Indonesia-Laos menginjak usia 50 tahun. “Jadi perbandingannya itu hanya sekitar 1-2 persen.” Untuk meningkatkan bobot kerja sama. karena Laos negara yang tidak memiliki pantai. Padahal nilai perdagangan Laos dengan negara-negara ASEAN lainnya mencapai US$ 550 juta. 26 Januari 2007 | 13:58 WIB TEMPO Interaktif. “Mereka berharap pertumbuhan ekonomi 2007 mencapai 8 persen.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful