You are on page 1of 16

PENGARUH

LINGKUNGAN INSTITUSI PERGURUAN TERHADAPSTRATEGIPEMASARAN HuseinUmar

TINGGI

Abstract The objectives of this research are: 1) to find out the influences of external and internal factors on marketing strategy and its impact on marketing performance; 2) to find out the condition of all research variables; 3) to find out the differences between Sekolah Tinggi and Akademi about management perception of all research variables of higher education institutions supervision by Kopertis Wilayah IIIJakarta, which has been acredited by Badan Akreditasi Nasional (BAN). Reseacher used two kinds of questionaires which validity and reliabilty has been tested. The SPSS ver. 11.0 computer software is used for descriptive statistics analysis. Relationship among variables analysis is used LISREL ver, 8.3. computer software. The result of this research shows that: 1) There are 12 (twelve) internal and external factors that were considered as low score in higher education services industry; 2) The most impact of the reseach model is marketing strategy toward the marketing performance than the influence of external or internal aspects toward the marketing strategy; 3) There are no significant differences between the management of Sekolah Tinggi and Akademi institutions about their perceptions on external conditions, internal conditions, marketing strategy and marketing performance; 4) Improving the quality of marketing strategy, the internal institution aspect is more dominant to be improved by using better functional strategic planning. Key words: School Based Management (SBM), Curriculum Based Competence Services, Environment, Strategy, Programs, Performance (GBC),

1. PENDAHULUAN Kemajuan suatu bangs a dapat dilihat dari berbagai faktor, di antaranya adalah faktor perekonornian, Kondisi faktor-faktor sosial-budaya, kondisi lingkungan hidup, serta bagaimana masyarakat memanfaatkan kemajuan teknologi dan seni dalarn perikehidupannya.

tersebut tidak terlepas dati bagaimana kualitas kemampuan

sumberdaya manusianya dalam mengelola itu semua. Kualitas sumber daya manusia juga tidak terlepas dati pendidikan yang mereka miliki, baik yang sifatnya formal maupun yang nonformal. Persaingan ketat telah terjadi pada petguruan tinggi sebagai institusi pencetak kaum intelektual dalam hal mendapatkan peserta ajar, melaksanakan proses pengajaran, serta kinerja pembelajaran berupa kualitas dan jumlah lulusan, baik antar Perguruan Tinggi Negeri (PTN) maupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Persaingan juga terjadi antar jenis Perguruan Tinggi, yaitu Akademi, Polikteknik, Sekolah Tinggi (ST), Instirut dan Universitas. Diketahui pula bahwa kualitas PTS yang telah diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN-PT) masih rendah.

1

1 . rendah menjadi jika dilihat dati animo mahasiswa. dan internal terhadap strategi pemasaran 3. dan konsep-konsep. eksternal dan lingkungan internal. berapa besar pengarnh strategi pemasaran di Kopertis terhadap kinerja pemasaran Sekolah Tinggi dan Akademi wilayah III Jakarta. penelitian yang diajukan dalam penelitian juga oleh hasil penelitian terdahulu memperkuat terdahulu ini. adanya keterkaitan secara teori maupun fakta antara variabel-variabel dan eksternal organisasi.Etlkonomi. strategi pemasaran dan Akademi yaitu : 1. model penelitian konsep-konsep. Kinerja ST dan akaderoi pada PTS masih maupun yang diterima ST dan Akademi pad a PTS dalam alumni SLTA yang mendaftar Risiko kegagalan berdasarkan pencapaian Kelompok manajer penyusunan kinerja pemasaran manajer strategi pemasaran informasi rnasih tinggi dan kelima. fakta yang melatarbelakangi permasalahan ini.1. data dan fakta seperti pada masalah yang berhasil dihimpun. dipengaruhi strategi pemasaran. Sebelas teori-teori. Ketiga. Berdasarkan Gambar 1. 2. dibandingkan dan eksternaI penelitian dengan untuk ST dan Akaderoi pada PTS lebih rendah internal perusahaan Berdasarkan dalam hal pemanfaatan strategi pemasaran. Menganalisis kondisi lingkungan kinerja pemasaran Menganalisis berapa dan kinerja pemasaran maka ditetapkan eli Kopertis wilayah III Jakarta. Strategi pemasaran menjadi salah satu alat yang ampuh untuk itu. serta Iingkungan internal pad a Sekolah Tinggi tujuan penelitian ini. kaitan antar variabel penelitian. manajer ST dan Akademi pada PTS kurang memanfaatkan dan internal dalam penyusunan strategi pemasaran kinerja pemasarannya.16 Sekolah Tinggi dan Akademi merniliki karakteristik yang berbeda dengan Universitas dan Institut dalam memperjuangkan dan rnelaksanakan Berdasarkan strategi pemasaran modern. kerangka penelitian (paradigma penelitian) 2 . eksistensinya. Keempat.1. No. Oleh karenanya manajemen hams mampu menyusun fenomena-fenomena yang berhasil diungkit. Menganalisis Sekolah Tinggi dan Akademi wilayah III Jakarta. implementasi strategi pemasaran PTS belum sesuai dengan targetnya. serta strategi dan Sekolah Tinggi dan Akademi besar pengaruh lingkungan eli Kopertis eksternal di Kopertis wilayah III Jakarta. variabel-variabel ini selain didukung teori-teori atau studi empiris. disinyalir informasi hahwa : eksternal pertama. oleh informasi tersebut padahal roereka setuju bahwa kualitas dalaro rangka menghasilkan ST dan Akademi pada Kedua. Apri12006. penelitian Sebagai sebuah sistem. VoL5.

politik. Jml pendaftar. strategi institusi dan sistem administrasi berpengaruh terhadap strategi pemasaran institusi Sekolah Tinggi dan Akademi. sosbud. Paradigm a Penelitian Berdasarkan model/paradigma penelitian di atas serta kaitannya dengan tujuan penelitian ini. Strategi pemasaran institusi Sekolah Tinggi dan Akademi berpengaruh kinerja pemasaran institusi Sekolah Tinggi dan Akademi.SDM 2. dengandaya tampuogdan jrnl yg diterima globaJisasi 2. J ml dan kualitas Mhs. Lingkungan Makro : ekonomi. Lingkungan Mikto: Persaingan dan Pasar Gambar 1. dapat ditetapkan hipotesis-hipotesisnya. Marketing Mix Strategy Lingkungan Eksternal ST dan Akademi 1. Lingkungan ekstemal institusi yang terdiri dari lingkungan rnakro dan lingkungan . Market Strategy 2. keuangan. teknologi.1. 2. Bam kualitas Alumni 2.mikro serta lingkungan internal institusi Sekolah Tinggi dan Akademi pada PTS yang terdiri dati sumber daya manusia (SDM). operasional. Jumlah dan 3.Pengaruh Ungkungan Lingkungan Internal ST dan Akademi Institusi Pcrguruan Tinggi terbadap Strategi Pemasaran l. kesesuaiannya 1. Sistem Administrasi 5. terhadap 3 . Hipotesis-hipotesis penelitian ini adalah sebagai berilrut : 1. Sttategi Institusi (porto folio ) 3: Strategi Pemasaran ST dan Akademi Kinerja Pernasaran ST dan Akademi 1. Keuangan Operasi 4.

2. Vol. April 2006. dan penelitian tentang maka jenis penelitian ini adalah kombinasi Penelitian deskriptif bertujuan untuk antara data data penelitian veriftkatif verifikatif gambaran deskriptif. METODOLOGI PENELITIAN Mengacu pada tujuan penelitian ini. sementara jenis penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan-hubungan variabel melalui suatu pengujian hipotesis. di Kopertis III Jakarta.5. walau yang kembali 124. Data Tinggi dan Akademi yang dikelola oleh swasta. telah diakreditasi ini didominasi di bawah koordinasi Kopertis wilayah III Jakarta. dan berada dalam penelitian kuesiner. yaitu melakukan uji hipotesis antara variabelvariabel penelitian penelitian memperoleh merupakan dan mendesktipsikannya. paradigms pene1itian adalah model penelitian dengan menggunakan SEM. Data yang dibutuhkan oleh dua data primer yang didapat rnelalui penyebaran utama diserahkan kepada 128 perguruan pertama me1alui kuesioner kuesioner kedua diserahkan data primer.1 Rancangan Analisis dan Pengujian Hipotesis Alat analisis yang dipakai rerdiri dari dua macam. 1 . Selain Sekolah Tinggi dan Akademi secara sensus. jurnal.1. yang diaeu berdasarkan 2. seperti pada Gambar 4 . juga digunakan Tinggi Swasta Indonesia tinggi dengan jenis tinggi. No. majalah. maka pengambilan Unit analisis penelician ini adalah perguruan tinggi dengan klasifikasi Sekolah oleh BAN. dan surat kabar. Data kedua melalui seeara conoinienc«sampling terhadap 31 perguruan data sekunder yang dikurnpulkan dari Asosiasi Perguruan (Aptisi). Biro Pusat Sratistik. ciri-ciri suatu variabel.Etikol1omi.16 2. Pertama adalah alat analisis untuk mendeskripsikan variabel penelitian Berikut variabel-variabel penelitian yang menggunakan hubungan Statistik Deskrtiptif antar variabelKedua adalah alat analisis untuk mengetahui dengan menggunakan dan pengaruh analisis stnatura] equation modelling (SEM).1. Oleh karena penelitian ini menggunakan populasi Sekolah Tinggi dan Akademi dilakukan dengan metode sensus.

t X9 XIO XI1 XL2 A12 Gambar 2.Pengaruh Lingkungan Ins~ituJi Perguruan Tinggi terbadap Strategi Pemasaran ~I 01 XL ~21 -t 1 3 -+1 ~2 ~ ~ ~ x. X4 5 .1. -1 4 _. X. Xs x. X7 E9 4 -. Penjelasan simbol : ~1 Model Umum Penelitian dengan Notasi LISREL = variabeI laten eksogen yang rnenggarnbarkan aspek internal institusi variabel eksogen yang rnenggarnbarkan aspek SDM variabeI eksogen yang menggambarkan aspek Keuangan variabel eksogen yang menggarnbarkan aspek Operasional variabel eksogen yang rnenggarnbarkan aspek Sistern Adrninistrasi XI X.

:::: X. 1 .Jumlah yang diterima variabel endogen .5.1.Jumlah lulusan variabel endogen . Vo1.Kualitas lulusan 12.16 Xs ~2 X6 ~ Xs variabel eksogen yang menggambarkan aspek Strategi Korporasi variabel Iaten eksogen yang menggambarkan aspek eksternal institusi variabel eksogen yang menggambarkan aspek ekonomi variabel eksogen yang menggambarkan aspek politik variabel eksogen yang menggambarkan aspek sosial-budaya variabel eksogen yang menggambarkal1 aspek teknologi variabel eksogen yang menggambarkan aspek globalisasi variabel eksogen yang menggambarkan aspek Lingkungan Persaingan variabel eksogen yang menggambarkan aspek Lingkungan Pasar variabellaten endogen yang menggatnbarkan strategi pemasaran variabel endogen yang menggambarkan Strategi Pasar variabel endogen yang menggambarkan Strategi Bauran Pemasaran variabellaten endogen yang menggambarkan kinerja pemasaran variabel endogen .Kesesuaian jumlah pendaftar dengan yang diterima variabel endogen . XlO XII XI2 111 Ys Y9 112 YI Y2 Y3 Y4 Y5 Y6 Y7 1 °° - error dari variabe1-variabel eksogen .Kesesuaian jml mahasiswa barn dengan daya tampung variabel endogen . $ .Jumlah pendaftar variabel endogen .:::: E13 - EI5 error dari variabel-variabel endogen J3 y A. April 2006.Etikonomi.Kualitas mahasiswa barn variabel endogen . koefisien jalur an tara variabellaten endogen dan variabe11aten endogen koefisien jalur antara variabe11aten eksogen dan variabellaten endogen koefisien jalur antara indikator dan variabellaten ke indikatomya error dari variabellaten endogen korelasi antar variabellaten eksogen t. No.

e.Pengaruh Lingkungan [nstitusi Perguruan Tinggi terbadap Strategi Pemasaran 3. Ketiadaa~ bantuan keuangan / kerjasama dati lembaga lain Penyebab: a. Mereka mengajar seadanya saja. Satuan Aeara Perkuliahan (SAP) belum dapat disiapkan serta diimplementasikan seeara sungguh-sungguh. Inkonsistensi pelaksanaan pendidikan. Motivasi belajar mahasiswa relatif rendah. d. e. Manajemen belum memahami secara baik ide . Pihak institusi ternyata tidak mengetahui lembaga-Iembaga pemberi bantuan. 2. Lembaga-Iembaga pemberi bantuan memiliki kriteria yang ketat dan kurang obyektif. 7 . berikut adalah 12 faktor yang nilainya dipersepsikan bermasalah oleh responden. Lembaga-Iembaga donor yang dimaksud dianggap kurang melakukan kegiatankegiatan pemberian informasi. Tidak sedikit dosen. 1. b. 3. d. berdasarkan kurikulum d. Manajemen tetap menggunakan kurikulum lama selama rnasih dapat digunakan. disertai alasan-alasan utamanya. b. Motivasi mengajar dosen yang rendah karena honor yang diterima tidak sesuai !agi. Penyebab: a. Manajemen mengalami kesulitan tnengalihkan kurikulum pendidikan berbasis kompetensi dari kurikulurn lama. b. Pihak institusi tidak berusaha seeara optimal untuk mencari lembaga-Iembaga yang dimaksud karena dianggap bahwa jumlah lembaga yang dimaksud tidaklah banyak. Strategi Pemasaran dan Kinerja Pemasaran Berdasarkan hasil penelitian. terutama dosen honorer yang mengingkari kontrak mengajar.kurikulum berbasis kornperensi dan bagaimana mengurainya menjadi strategi dan program.1. c. Penyebab: a. Manajemen belum menyusun reneana pendidikan berbasis kompetensi. ANALISIS DAN PEMBAHASAN 3. Kondisi Lingkungan Eksternal dan Internal. Reneana pelaksanaan Kurikulum Berbasis Kompetensi.

Lokasi atau letak kampus yang kurang strategis dati dulu. 8 .1. Persaingan yang ketat dalam memperebutkan paSar patensial yang makin sedikir. Situasi perjalanan dan tempat tinggal menuju kampus. VoL!. Masa (waktu) berprornisi. Kelemahan strategi prornosi Penyebab: a. Makin banyak PIN yang menjual jasanya seperti yang dijual PTS. isi pramosi serta sasaran pasar yang dituju temyata relatif sarna bagi seluruh institusi. Perubahan target pasar yang pencapaiannya membutuhkan biaya yang besar.Etikonomi. 5. Pelaksanaan promosi hanya diserahkan pada bagian pramosi. No. seperti Tangerang. Depok dan daerah lainnya. Ke1emahan strategi Place Penyebab: a. . Pergeseran penduduk dati Jakarta ke perbatasan. 6. c. c. 1 . Lingkungan di sekitar kampus. Bekasi. 7. terutama terhadap daftar nama-nama dosen di bra sur dengan kenyataannya serta sarana dan prasarananya. c. Suasana kampus tidak kondusif untuk belajar. Kekecewaan mahasiswa pada Institusi Penyebab: a. Ketidakjelasan segmen pasar Penyebab: a. 8. c. Ketidakjelasan target pasar Penyebab: a. b. Apri12006.16 4. media berpromosi. Perubahan sikap dan perilaku pasar. Mahasiswa kurang memahami manfaat ilmu tersebut kelak serta minimalnya ilrnu yang didapat karena kelemahan dasen. b. Bagian lain tidak rnerasa perlu untuk membantu. Ketidaksesuaian antara apa yang dijanjikan dalam prornosi dengan kenyataan. b. c. Biaya prornosi yang disediakan manajemen tidak cukup untuk melaksanakan program prornosi yang diusulkan sehingga promosi tidak efektif. Nama jenis perguruan tinggi berupa akademi dan sekalah tinggi tidak membanggakan dibandingkan dengan institut atau universitas . b. Jarak dari temp at tinggal calon mahasiswa menuju kampus. d. b.

Prinsip efisiensi dengan mengurangi jumlah jam pertemuan setiap sks serta jumlah pertemuan dalam satu semester. c. Motivasi dan kemampuan mahasiswa untuk menerima pelajaran masih lemah. Produktivitas dan motivasi ketja dosen yang rendah. Kelernahan strategi proses pendidikan . Komitmen dan kualitas mengajar dari dosen untuk merealisasikan proses belajar mengajar masih rendah. Sumber daya yang dibutuhkan untuk merealisasikan program promosi belum disiapkan secara matang. Kemampuan institusi yang terbatas dalam mernberikan imbalan fmansial yang layak dan memadai kepada SDM mereka. 12. 10. Kualitas hasil belajar di SMU relatif rendah. c. c. b. Rendahnya jumlah calon mahasiswa yang mendaftar Penyebab: a. c. b. Program prornosi pemasaran dibuat dengan pendekatan yang top-down. d. Kualitas strategi promosi pemasal'an yang berakibat pada program promosi pemasaran yang tidak jelas pula. sehingga transfer materi ajar secara kuaIitas dan kuantitas belum memenuhi harapan. b. 9 . Institusi yang dikelola swasta masih sangat tergantung pada dosen honorer. d. Standar ujian seleksi masuk rendah. Perencanaan SDM untuk staf akademik nyaris hanya bersifat jangka pendek. b. 11. J umlah pendaftar relatif sedikit. Kelemahan strategi SDM Penyebab: a. Keterbatasan media belajar yang sesuai dengan tuntutan teknologi dan bahan ajar. Penyebab: a. Kuantitas dan kualitas mahasiswa baru Penyebab: a.Pengamh Ungkllngan Insti(usi Pergllruan Tinggi terbadap Strategi Pemasaran 9.

41 0.50 0. e2 adalah variabel eksternal. P-value=O. adalah sebuah keluaran komputer yang memperlihatkan tentang besaran error untuk dirnensi-dimensi variabel eksogen dan endogen.1.30.51 0. Vo!5. Gambar 3. dan besaran pengaruh variabel laten dengan variabel Iaten lainnya. Simbul el adalah varia bel internal.40 0.125 Gambar 3. Gambar 3.92 0. No.1.OOOOO. besaran koefisien jalur antara dimensi dengan vatiabellatennya. 0. Analisisnya menggunakan metode Structural Equational Modeingl (SEM) dengan bantuan software LISREL versi 8.40 0. adalah keluaran komputer yang memperlihatkan hubungan dan pengaruh variabel-variabel penelitian ini.60 0. nl adalah variabel strategi pemasaran dan e2 adalah variabel kinerja pemasaran. digunakan data hasil observasi atas dirnensi-dimensi dati variabel-variabel yang tersedia. RMSEA=O.50 0.1.32 Chi-Square=433.54. 1 . df=148. koefisien jalur dan error to .2.16 3.Etikonomi. Pengaruh Lingkungan terhadap Strategi Pemasaran dan Dampaknya pada Kinerja Pemasaran Untuk menganalisis pengaruh antar variabel-variabel penelitian.49 0.30 0. Besar pengaruh antar variabel.62 0.2. April 2006. Yang akan dianalisis adalah besar pengaruh variabel laten terhadap variabel laten lainnya.

OOOOO. eksogen internal = var.13 0.26 Chi-Square=433. PASAR tanggapan pasar STRAPSR = strategi pasar STRAW X = strategi pemasaran DAFTAR jm! calon pendaftar TERIMA = jumlah mhs bam KWMHSBR kualitas mhs bam JMALUMNI = jumlah alumni .36.Pengaruh Lingkungan Insti~lIsi Perguruan Tinggi terhadap Stratcgi Pemasaran Ket: e1 e2 = var. Pengaruh lingkungan internal terhadap strategi pemasaran adalah sebesar 0. IPK = kualitas alumni = = = = = = 1. maka dapat ditetapkan bahwa strategi pemasaran berpengaruh terhadap kinerja pemasaran. Untuk mengetahui pengaruh strategi pemasaran terhadap kinerja pemasaran dapat dilihat dari Gambar 3.2.2.68. eksogen ekstemal = = n1 = var. Oleh karena nilai keduanya lebih besar dan nol. 00 0.54.2. TEKNOLOG = kualitas teknologi pend. endogen strategi pemasaran n2 var.68 1. PERSAIN G = situasi persaingan pend. Oleh karena nilainya lebih besar dari nol. GLOBALIS = antisipasi globalisasi pend. endogen kinerja pemasaran SDM = kondisi SDM KEUANGAN kinerja keuangan OPERAS I = kualitas operasional ADWNIS = kualitas adrninistrasi PORTFOLI = strategi institusi (porto folio) EKONOMI situasi ekonomi rnakro POLITIK Politik SOSBUD kondisi sosial budaya masy. maka dapat ditetapkan bahwa lingkungan internal dati eksternal institusi berpengaruh terhadap strategi pemasaran. Pengaruh strategi pemasaran terhadap kinerja pemasaran adalah sebesar 0.125 Gambar 3. 11 . RMSEA=O.60. P-value=O. 00 0. Pengaruh lingkungan eksternal terhadap strategi pemasaran adalah sebesar 0. df=148. Besar Pengaruh antar Variabel Penelitian Untuk mengetahui pengaruh lingkungan internal dan eksternal terhadap strategi pernasaran dapat dilihat dari Gambar 3.

68. Customer S ervke and Slipport. 'juga disesuaikan dengan tujuan penelitian. 2001.Hall. Market-Based Management: Strategies Growing Customer Value and Profitability. Quality in Education: An Implementation Hand Book. Best. 1991. penetapan target pasar. REFERENSI Aaker. Armstrong. Principle of Marketing. PT. 1999. Inc. penetapan segmentasi pasar. kepuasan mahasiswa. 1998. N. N eil dan Philip Kotler. David. April 2006. penetapan strategi dan kebijakan prornosi.. PT.Etikonomi. Colin dan Graham Clark. tencana pelaksanaan kurikulum berbasis kompetensi. A. konsistensi pelaksanaan pendidikan. 3. Arcaro. Delray Beach.16 4. 1 . S Jerome. dengan nilai sebesar 0. No. Jakarta. Elexmedia Komputindo. rendahnya jumlah dan kualitas mahasiswa barn. Strategic Market Management.96.5. Armistead G. dengan total nilai sebesar 0. 2004. penetapan strategi dan kebijakan SDM (people). Pengaruh lingkungan internal dan eksternal terhadap kualitas strategi pemasaran adalah positif. Ace Suradi dan Dasim Budimansyah. ST Lucie Press. John Dearden. Genesindo. Roger. rendahnya calon mahasiswa yang mendaftar. Robert.1. penetapan strategi dan kebijakan lokasi (place). terjemahan. Jakarta. KESIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan. penetapan strategi dan kebijakan proses. Sistem Pengendalial1 Manf!jemen. Terdapat dua belas inclikator yang dinilai rendah. 1995. 12 . J. Erlangga. dapat ditetapkan kesirnpulan penelitian ini. Prentice-Hall. Prentice. Indikator-indikator tersebut adalah: bantuan/kerjasama keuangan dati lembaga lain. Inc. Pengaruh strategi pemasaran terhadap kinerja pemasaran adalah positif. 2003. Pendidihan NasionalMemfJu Masyarakat Indonesia Bam. USA: John Wiley & Sons. New Jersey. Bandung Anthony. yaitu : 1. 2. New Jersey. Vo1.

Administrasi dan Manajemen SDM Pemenntah Negara Indonesia. F. Oct. Piercy. Bandung. 2000. Houston dan John V Thill. Letty Workman. Iss. Inc. Ensuring Service Quality for Campus Career Services Centers: A Modified SERVQUAL Scale. Boulder. Nigel F. 22. Disertasi Doktor.Joumal of Marketing Education. pg. 2003. Great Britain . edisi 8. Vol. Netherlands. New York: Brian T Engelland. mimeographed. . Cascio. Bovee. Vol. journal of Marketing Education. Mc. 1991. Vol. Strategk Management. Edis! 2. Part 2. David. 2003. 2003. 2000. New York. 4. Ghalia Indonesia. New York. PT. Strategi Alternatif Perguruan Tinggi Swasta dalam Menarik calon Mahasiswa: Penelitian Strategi Bauran Pemasaran pad a Universitas Swasta di Jawa Barat. . Donald dan Pamela S. Business Resarch Methods. Dordrecht. journal of Business Ethics. 13 . Daulatram B Lund. University of Nijmegen. 17. Iss.Pengaruh Lingkungan Institusi Per:guruan Tinggi terhadap Strategi Pemasaran Bosch dan Christin Teelken. Brown. New York. .7. Wayne.Graw-Hill. Inc. Jakarta. A Competitive Strategy for the Long-term Care Industry. 13. 2000.journal of Marketing EdutlZtion. W David. Inc. 2001. Prentice Hall. McGraw-Hill. Strategic Marketing. Jack and John J Cronin. Manqjemen Strategik [asa Pendidikan. Managing Human Resources. Courtland L. 1995. 236-246. Alfebeta.54. PT. New Jersey. R Fred. pg. Michael J. Inc. 2000. IKIP Bandung. pg. 48. 1995. New York. Iss. -----. . Cooper. 24. An Empirical Examination of Marketing Professional's Ethical Behavior in Differing Situations. MeGraw Hill. pg. 2000. 4. Bandung. Cooper. edisi 8. 4. Mandeep Singh. The New United Kingdom Quality Framework Higher Education Quarterly. 3. Vol. Marketing. Buchari Alma. R. Vol. 323-342. Cravens. 2003. Roger. Mc-Graw Hill.. Iss. Iss. Organization and Leadership in Higher Education: Learning from Experiences in the Netherlands Higher Education Policy. 379-397. 3. Schindler. journal of Business Research. 331-343. Buchari Zainun. pg.

Student Satisfaction Guarantees: An Empirical Examination of Attitudes. 3. Beatriz Joseph. Antecedents. 2000. 16. Husein Umar. The Journal of Service Marketing. Strategic Management: Creating Competitive Advantages.fourna! of Marketing Edut'atiol1. 5. Strategic Management in Action. Journal of Marketing Educations. Statesboro. Grarnedia Jakarta. Boulers. Gregory and G. Denise T Smart. Iss.I"troducting USREL. Ferdinand. Vol. 2001. 1999. Consumer Education and Service Quality: Conceptual Issues and Practical Implications. Michael. 2. 7. and Siguaw A. 13. Jeffrey S Conant. pg. 206-217. Ford. Michael A McCollough. Vol. Boulers. Assessing the Teaching Quality to Student Satisfaction relationship: Applied Customer Satisfaction Research in the Classroom. New York. Augusty. Center for Teaching Staff Development (CTSD). Journal of Marketing Theory and Practice.Etikonomi. Guolla. VoL 21. 2002. pg. PT. Iss. Iss. 2. Lumpkin. 2002.1. pg.24. Importance-Performance Analysis as a Strategic Tool for Service Marketers: The Case of Service Quality _ Perceptions of Business Students in New Zealand and the USA. Graw-Hill Companies. Craig A Kelley. 2003. Desain Pembelcyaran di Perguruan Tinggi. Vol. 2002. Journal of Servke Marketing. dan Rifqi Rosyad. 1999. Bermawy Munthe. VoH. SAGE Publications Dwayne D Gremier. Sekar Ayu Aryani. Apri12006. and Consequences. Jude.Journalof Marketing Education. Iss. Santa Barbara. Boulder. No. . 14 . Kualitas Strategi Pemasaran: Sebuah Studi Pendahuluan. 125~143. London. Vol.furnal Sains Pemasaran Indonesia. Semarang. Vol. Universitas Diponegoro. pg 427-436. Yogyakarta. Ltd.Hisyam Zaini.1. Iss. John. 3. 171. Amin Djamaludin. 2/3. Santa Barbara. 87-98. Me. Dess G. 1 . Vol. Impact of Diversification of Financing Sources on Higher Education Quality Assessment and Evaluation in Higher Education. Mathew Joseph.1. Marketing Education in the Year 2000: Changes and Challenges Antisipated. 150-161. 1999.T. pg. Pustaka Utama. Fang Zhao. Iss. 26. 2003a. pg. 2002. Diamantopoulos A. No.16 Dawn Burton.

7/8. Journal of Nonprofit & Public Sector Marketing.jurnal Forum Manqjemen Prasetya Mu!ya. 74. 199-114. 7/8. Journal if Marketing Education. Iss. Kathleen J Kelly and Linda R Stanley. Binghamton. 1995. 1999. Penny M. 2002. Azhar. 2000. Simpson. 1993. 33. Bradford. Loudon D'L. 1999. 698. Iss. edisi 2. pg. European Journal of Marketing. pg.Jakarta. Della Bitta. Teori Pengambilan Keputusan. Student Evaluations of Teaching: An Exploratory Study of The Faculty Response. 1993. Kasirn. Ghalia Indonesia. Iss. 2002. 736. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonoroi Universitas Indonesia. A. Boulder. Piercy. Jakarta. and Maholtra. Laurence and Paula Clancy. Principles of Seroice Marketing Management. European Journal of Marketing. Vol. 15 . 2. Question-Mark and Quislings. Vol. Vol. F Nigel. edisi 9.J. New Jersey. 1999. 2002. Hill. Linking Community and Classroom in Higher Education: Service Learning and Student Empowerment. A Polemic in Search of Excellence among Business School Proffesors: Cowboys. Marketing Researcb: An Applicd Orientation. pg. Boulder. Iss. Prentice-Hall International. New York. Metoda Riset Perilae« Konsumen Jasa. 3. O'Connell. Stephen. Faculty Perceptions and Experiences of Student Behavior: Does Gender Matter? Journal of Marketing Education. Pren tice-Hall. Roesanto. 3. Christopher and Lauren Wright. McGraw- Lovelock. 10. Business Research as an Educational Problem-Solving Heuristic-The Case of Porter's Diamond. Reposisi Program MM Perlu Dilakukan. pg. N aresh K. no..Pengaruh L'ngkungan Institusi Perguman Tinggi terhadap Stratcgi Pemasaran -------. Pearson Education Inc. Chameleons. Judy A Siguaw. Judith Munter. New Jersey. 33. isi. PT. 2001. Organizational Behavior. 22. VoL 21. Jakarta. Chris van Egeraat. P. pg. 2003b. Bradford. Iss. Robbins. Consumer Behavior: Concepts andApplications. 194-206. Vol.

New York. Singapore. Thomas L. Valerie A. Walker. Faktor-faktor Lingkungan Stratejik dalarn Pengembangan Perguruan Tinggi Swasta: Suatu Studi di Jawa Barat. 1996. dan Larreche. 2002. mimeographed.1. PT. New York. Jakarta. 2000. 16 . 2000.dan Mary Jo Bitner. Disertasi Doktor. Gramedia Pustaka Utama. Zeithmal. Strategy: Planning and Implementation. dan J David Hunger. Manajemen Pendidikan Indonesia. 1 . Boyd. Mc. Marketing Strategy: a Detision-FocusedApproach. Bandung. Prentice Hall. Jakarta. Ardadizya Jaya. Walker. UPI. edisi 8. The End oj Marketing as We Know It. Zyman.16 Soebagio Atmodiwirio. Apri12006. Mullins dan Larreche. 2002.. Vol5.Etikonomi. Boyd. WheeIen. 1999. New Jersey. Sergio. Me. No. Strategic Management and Business Policy. Service Marketing.Graw-Hill. terjemahan. Soemarto. PT. Marketing Mc.Graw-Hill.Graw-Hill. 2003.