Laporan Arboretum

Adhitya Novianto G24080066

Analisis Radiasi Transmisi Bawah Kanopi dengan Foto Permukaan

Radiasi transmisi adalah radiasi yang masuk ke lapisan permukaan yang lebih dalam. Pada kanopi, radiasi transmisi masuk melewati bagian yang tidak terhalang kanopi. Persentase luasan foto yang terkena radiasi (tidak tertutup kanopi) dihitung dari keseluruhan foto (tertutup dan tidak tertutup). Untuk menghitung luasan yang terkena radisai transmisi menggunakan software ArcGIS dengan prinsip luasan berdasarkan jumlah pixel yang terekam. Luasan diklasifikasikan menjadi dua jenis luasan dengan software ER Mapper,
Titik Foto Waktu Luasan Luasan terbuka (%) tertutup (%)

yaitu: daerah yang tertutup dan daerah yang terbuka. Menurunnya transmisi radiasi

Titik 1

10.10

54.83

45.17

matahari menyebabkan perubahan iklim
Titik 2 10.15 19.74 80.26

mikro di sekitar naungan, berupa turunnya suhu udara dan evapotranspirasi, serta meningkatnya kelembaban relatif (Wong

Titik 3

10.20

14.71

85.29

and Wilson, 1980). Kondisi lingkungan tersebut mengakibatkan perubahan prosesproses di dalam tanaman seperti

Titik 4

10.25

18.98

81.02

fotosintesis, transpirasi dan respirasi.

Radiasi transmisi yang masuk ke dalam kanopi dapat dimanfaatkan oleh para petani untuk memanen radiasi. Sebagai contoh, Meranti yang ditanam di sela-sela pada perkebunan kelapa sawit. Penanaman Meranti di sela sawit ini dimaksudkan untuk optimalisasi ruang tumbuh, perbaikan penutupan lahan, upaya pengendalian erosi, menyuburkan tanah dengan dekomposisi daun dan perkembangan mikoriza, peningkatan kelembaban dalam tegakan sawit akan meningkatkan sumber air. Pada penelitian yang dilakukan Sudarmaji, interaksi tingkat naungan dengan sistem pertanaman berpengaruh sangat nyata terhadap laju tumbuh tanaman dibawahnya. Tumbuhan seperti rerumputan pada kondisi naungan mempunyai kemampuan adaptasi yang lebih baik daripada pertanaman monokultur. Hal ini dimanfaatkan dengan memanen hijauan untuk pakan ternak.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful