BAB I A.

Latar Belakang Masalah Pemasaran merupakan usaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan para nasabah terhadap produk dan jasa. Tidak semua produk yng di luncurkan kepasar tidak selalu mendapatkan respon yang positif, bahkan cenderung mengalami kegagalan jauh lebih besar di bandingkan keberhasilannya. Dengan arus informasi yang trasparan, konsumen mulai bergeser dari sekedar terpenuhi dengan keperluannya akan nilai tambah dari sebuah produk, menjadi konsumen yang mudah mendapatkan informasi. Pada gilirannya, konsumen tidak hanya sekedar mengetahui pemenuhan harapannya, tetapi akan semakin mudah untuk mendapatkannya. Dengan pergeseran ini maka nasabah yang akan di hadapi oleh bank syari¶ah adalah konsumen yang sangat banyak permintaan. Pergeseran ini harus dilihat secara cermat. Ketidakcermatan dalam melihat perubahan konsumen dan kesalahan dalam mengantisipasi perubahan ini tentu sangat fatal pengaruhnya bagi perusahaan. Apabila kesalahan ini berlangsung, tidak tertutup kemungkinan perpindahan nilai akan terjadi dan konsumen akan meninggalkan perusahaan menuju persaingan. Untuk mengetahui dan keinginan konsumen, maka setiap perusahaan perlu melakukan riset pasar, karena dengan melakukan riset pasar dapat di ketahui keinginan dan kebutuhan nasabah atau konsumen yang sebenarnya. Setelah mengetahui kebutuhan dan keinginan nasabah, maka langkah selanjutnya yang akan di lakukan perusahaan adalah membuat strategi pemasaran yang jitu, khususnya strategi produk. Bank sebagai lembaga keuangan yang fungsi utamanya sebagai penghimpun dan penyaluran dana kepada masyarakat harus dapat mengola strategi produk yang

Bank Sumut syari¶ah merupakam salah satu bank yang beroperasi berdasarkan prinsip syari¶ah dengan izin BI No. misalanya Bank Umum Syariah lebih lengkap dari Bank Pembiayaan Rakyat Syari¶ah (BPRS) semakin lengkap produk yang ditawarkan akan semakin baik sehingga untuk memperoleh produk bank nasabah cukup mendatangi satu bank saja. Selain itu bank harus fokus untuk mempertahankan nasabah yang ada dan membangun hubungan yang menguntungkan dan berjangka panjang dengan bank. Kelengkapan jenis produk yang ditawarkan sangat tergantung dari kemampuan bank dan jenis bank itu sendiri. tabungan ib martabe bagi hasil. Strategi produk yang di kenal meliputi penentuan logo. Strategi produk yang berkualitas memiliki nilai plus dan tidak dimiliki oleh para pesaing. Dalam strategi produk. sedangkan pada produk penyaluran dana terdiri dari pembiayaan ib produk dengan sistem murabahah modal kerja. giro ib utama dan deposito ib ibadah. maka dalam peluncuran produk di perlukan strategi-strategi tertentu. Untuk mengantisipasi agar produk yang di luncurkan berhasil sesuai dengan tujuan yang di harapkan. menciptakan merek. dan keputusan label. Bank Sumut syari¶ah sebagai lembaga keuangan mempunyai strategi produk dalam penghimpunan dana yang terdiri dari tabungan bi martabe. Produk Bank syari¶ah merupakan jasa yang di tawarkan kepada masyarakat dalam bentuk braneka ragam dan tentunya sesuai dengan prinsip syari¶ah dan ajaran Islam. menciptakan kemasan.moto. serta gadai emas ib Bank Sumut Cabang Syari¶ah kemudian didukung dengan usaha jasa-jasa bank lainnya dalam rangka memenuhi kebutuhan nasabahnya. 6/2/PRIP/PRZ/Mdn tanggal 28 april 2004.bermutu tinggi dalam rangka menarik nasabah baru. pembiayaan ib modal kerja dan surat perintah kerja dengan sistem mudharabah. . bank harus dapat mengemas strategi produk yang berkualitas. investasi dan konsumsi.

.B.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.