Nama NIM

: Mohammed Reza amin : 207140007

TENTARA ‘CYBER’ DI ERA GLOBALISASI
Di abad 21 ini era globalisasi telah dimulai. Segala macam jenis informasi dapat kita akses secara mudah melalui media internet. Karena semua jenis informasi tumpah di internet maka segala jenis informasi yang bernilai positif dan negatif pun ada di internet. Salah satu dampak negatif yang dihasilkan oleh media internet di era globalisasi ini adalah perang di dunia maya atau perang cyber. Perang cyber memang telah lama ada,namun akhir - akhir ini serangan yang dilakukan semakin gencar dan mendunia. Kasus virus stuxnet yang menyerang PLTN ( Pembangkit listrik Tenaga nuklir ) negara Iran serta kasus pencurian data pelanggan PSN ( Playstation Network ) oleh tim hacker ANONYMOUS merupakan contoh dari sekian banyak perang cyber yang terjadi di dunia maya. Bahkan pemerintah China berpendapat bahwa media internet bisa menjadikan kekuatan menjanjikan dalam konteks perang intelijen dan opini. Maka untuk menanggapi hal yang berbahaya tersebut Negara – Negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia bahkan China membentuk suatu pasukan yang dinamakan cyber army ( tentara cyber ) untuk menghadapi ancaman yang cukup serius ini. Tugas tentara ini hampir sama dengan tentara – tentara yang kita kenal selama ini yaitu melindungi Negara dari serangan dan ancaman dari luar. Walaupun disebut sebagai tentara bukan berarti orang – orang yang terlibat merupakan orang – orang yang yang mempunyai latar belakang militer,tetapi orang sipil pun bisa menjadi tentara cyber selama mereka mengetahui cara kerja serangan – serangan yang terjadi di dunia maya. Dan yang lebih menariknya lagi tentara cyber ini tidak hanya dibentuk oleh pihak militer Negara saja,tetapi perusahaan swasta pun boleh membentuk tentara cyber. Dengan adanya tentara cyber ini diharapkan dapat melindungi dari serangan – serangan yang dilakukan oleh pihak - pihak tertentu.