Abstrak Lampu pendar adalah salah satu jenis lampu lucutan gas yang menggunakan daya listrik untuk

mengeksitasi uap raksa. Uap raksa yang tereksitasi itu menghasilkan gelombang cahaya ultraungu yang pada gilirannya menyebabkan lapisan fosfor berpendar dan menghasilkan cahaya kasatmata. Lampu pendar mampu menghasilkan cahaya secara lebih efisien daripada lampu pijar. Lampu pendar dikenal dalam dua bentuk utama. Yang pertama berbentuk tabung panjang atau yang umum dikenal dengan lampu TL (tubular lamp) atau lampu neon dan yang kedua berukuran lebih kecil dengan tabung ditekuk menyerupai spiral, umum disebut dengan sebutan lampu hemat energi (LHE). Keyword : lampu neon

masyarakat masih banyak yang belum memahami apa yang dimaksud dengan lampu hemat energi. tapi dalam hubungan ini jarang dipikirkan ke masalah penerangan (Pijpaert. Disamping itu. Demikian pula dengan waktu penggunaannya. yang lebih dikenal sebagai lampu TL. Banyak jenis lampu yang dijual di pasaran dengan klaim hemat energi. Pemilihan jenis lampu juga berpengaruh terhadap besar kecilnya biaya penggunaan listrik tersebut dan masyarakat terkadang kurang memperhatikan hal ini. Asumsi ini muncul akibat adanya anggapan bahwa daya yang dibutuhkan oleh satu dari peralatan-peralatan tersebut lebih besar daripada daya sebuah lampu. Penggunaan listrik dapat menjadi boros ataupun hemat tergantung oleh cara pemakaiannya. kulkas. termasuk berbagai jenis peralatan rumah tangga yang serba elektrik. Ada . Masyarakat cenderung memilih lampu yang murah dan mudah didapatkan di pasaran tanpa mengetahui dengan pasti konsumsi energi dari lampu tersebut. mulai dari lampu penerangan.Latar Belakang Perkembangan teknologi serta lahirnya inovasi-inovasi baru mengakibatkan banyak produk baru yang muncul. karena menganggap konsumsi energi listrik untuk penggunaan lampu relatif lebih kecil dibandingkan penggunaan peralatan listrik lainnya. seperti televisi. Namun. Hemat energi adalah suatu tema yang menarik perhatian penuh di seluruh masyarakat umum. televisi. maupun AC. tagihan listrik yang tinggi dapat disebabkan oleh pemakaiannya yang salah. 2002). PLN Persero. sedangkan lampu kurang lebih hanya 9 jam per hari. Kenyataan yang dihadapi saat ini. potensi penghematan energi listrik pada penggunaan lampu ternyata sangat besar. seperti lampu jenis neon (fluorescent). Ratarata hampir 50% dari tenaga listrik digunakan untuk penerangan (PT. 1995). dimana beberapa peralatan listrik seperti kulkas dan AC harus hidup selama 24 jam nonstop. kulkas hingga AC.

Disamping itu juga penggunaan lampu Neon/TL mempunyai banyak dampak yang dapat merusak kesehatan manusia. .alternative untuk mewujudkan yang namanya hemat energy di bidang penerangan yaitu dengan penggunaan Lampu LED sebagai pengganti lampu Neon/TL.

apakah itu karena sudah rusak (akibat bocor) atau karena pecah (nah ini lebih berbahaya). makanya lampu TL wattnya kecil. Cukup signifikan memang dibanding dengan . Padahal setidaknya sekali dalam setahun kita mengganti lampu TL di rumah kita. Uap raksa ini adalah neurotoksin/racun yang sangat berbahaya dan berakibat fatal pada otak dan ginjal.Bahaya lampu neon(lampu tabung) Selama ini pemerintah kurang mensosialisasikan bahaya lampu TL atau yang sering kita sebut lampu ³neon´. berpendar itu berbeda. apalagi bila terkespos pada anak-anak bisa menurunkan IQ dan berdampak panjang pada usia lanjut. untuk berpendar hanya membutuhkan sedikit energi.nilah bedanya lampu pijar dan lampu TL kalau lampu pijar (bohlam) menyala karena adanya tahanan di kumparan tungstennya tetapi kalau lampu TL itu menyala Pijar karena dan BERPENDAR. Pemerintah Amerika beragumen penggunaan lampu TL dapat menghemat energi 2/3 pembangkit listriknya. Masalahnya lampu hemat energi yang selama ini digalakkan oleh pemerintah tidak dibarengi oleh informasi penting mengenai bagaimana mengelola limbah lampu TL.Uap raksa ini menkonversi energi listrik menjadi cahaya ultraviolet sehingga substansi fosfor pada tabung menjadi berpendar. Sudah tahu dong kalau beberapa miligram Mercury/ Uap Raksa saja bisa meracuni metabolisme tubuh manusia. Lampu TL mengandung sampai 5 miligram MERCURY (dalam bentuk uap atau bubuk).

4. . karena akan memperluas sebaran debu serbuk merkuri. 3.Jangan sekali2 menggunakan sapu atau vacuum cleaner untuk membersihkan pecahan kaca. Sekarang bagaimana bila kita tidak sengaja memecahkan lampu TL dalam suatu ruangan? berikut ada beberapa langkah yang diadopsi oleh EPA (Agen Lingkungan Amerika): 1. 5. 2. 6. Cuci tangan anda. pintu) dan tinggalkan ruangan paling tidak 15 menit. Segera buang kantong plastik yang tutup rapat dengan membuangnya sejauh mungkin.Sebelum membersihkan buka semua ventilasi ruangan (jendela. Lampu TL sampai saat ini masih menggunakan Mercury karena memang belum ada pengganti sebaik mercury. karena lampu LED ini bebas dari Merkuri dan bahkan lebih hemat dari TL. 7.Matikan semua sistem ventilasi yang menggunakan kipas termasuk AC. (Kalo diluar negeri pembuangan sampah khususnya limbah lampu TL diatur secara ketat. Kabar baiknya Lampu TL akan segera diganti dengan Lampu LED.Seka lantai dengan lap basah dan buang di kantong plastik.Bila lampu pecah di permukaan seperti lantai. ambilah pecahan kaca menggunakan kertas yang agak kaku atau karton dan tempatkan di kantong plastik. bahkan ada recyling center khusus lampu TL ini) 8. Lampu LED sudah banyak beredar di pasaran untuk kebutuhan lampu senter dan lampu Emergency.penggunaan lampu pijar yang menkonsumsi banyak daya. Gunakan selotip atau isolasi untuk mengambil sisa2 remah2 kaca.

Loncatan petir mini ini menyebabkan energi gas merkuri meningkat. merupakan lampu yang didalamnya berisi gas merkuri (air raksa) dan tabungnya dilapisi bahan fluoresen. Hal tersebut dikarenakan untuk menghasilkan terang yang sama lampu neon membutuhkan daya listrik yang lebih sedikit dibandingkan dengan lampu pijar. Lampu pijar menyala karena adanya kawat tipis yang dialiri listrik sehingga akan timbul panas. dengan menggunakan lampu neon kita bisa menghemat energi 80%. listrik digunakan untuk menciptakan loncatan listrik seperti petir mini. Sedangkan lampu neon.Bahaya Merkuri Dalam Lampu Neon Rabu. 2010 Lampu hemat energi yang biasa kita kenal dengan sebutan lampu neon. Desember 29. hal ini tidak berlangsung lama karena kemudian energi gas merkuri tersebut dilepaskan dan menghasilkan suatu cahaya ultraviolet. lampu CFL (Compact Fluorescent Lamp). yang kemudian membara dan akhirnya menyala. lampu TL (Tube Luminescent) merupakan lampu yang banyak digunakan untuk menggantikan lampu pijar. Ultraviolet tersebut kemudian mengenai . mengurangi emisi gas CO2 dan mencegah global warming.

Merkuri merupakan suatu logam yang apabila kontak dengan kulit dapat menyebabkan ruam. Kadar pencemaran merkuri bisa bertahan 5 jam pada ruangan tertutup. Namun di ruangan tertutup yang tidak ada angin.bahan fluoresen sehingga terjadi fluoresensi dan menghasilkan cahaya warna putih terang. Kadar merkuri sebenarnya cukup kecil. kadarnya bisa meningkat 20 kali lipat sehingga sangat membahayakan. Sebuah penelitian di Fraunhofer Wilhelm Klauditz Institute mengungkap bahwa bola lampu CFL yang pecah dapat meningkatkan kadar merkuri di udara tertutup hingga 7 mikrogram/cm3. Apabila lampu ini pecah. dan jendela harus segera dibuka selama 15 menit agar gas merkuri dapat hilang dari dalam ruangan. Pada waktu membersihkan pecahan lampu neon ini juga hendaknya menggunakan . dan memicu kejang pada penderita epilepsi. Sementara batas aman yang tidak membahayakan adalah 0. hanya sekitar 1-5 mg pada setiap bola lampu CFL dan tidak terlalu berbahaya jika segera tersapu angin. karena berbahaya maka bayi dan ibu hamil harus segera keluar. sedangkan apabila terhirup dapat menyebabkan sakit kepala. Bahan merkuri dari lampu neon ini yang berbahaya apabila kontak atau masuk ke dalam tubuh manusia. bahan logam merkuri dapat mencemari ruangan dan mengancam kesahatan manusia.35 mikrogram/cm3.

dalam kondisi tertentu penggunaan. Mereka tidak boleh digunakan di mana orang cenderung berada di sangat dekat (kurang dari 30 cm / 1 bagaimana produk standar untuk lampu bisa tunggal) bola lampu neon diperketat.pelidung tangan untuk mengindari kontak dengan logam merkuri yang terdapat dalam didalamnya. standar produk yang relevan badan dan industri pencahayaan untuk mempertimbangkan Khas desain terbuka (amplop yang saran pencegahan HPA berlaku. . Hemat Energi Lampu Neon Kompak Mei Keluarkan Tingkat Tinggi Radiasi UV Posted in | Efficient Lighting | Energy Penelitian baru oleh Health Protection Agency telah menunjukkan bahwa beberapa penghematan energi lampu neon kompak dapat memancarkan radiasi ultraviolet pada tingkat yang. dapat menghasilkan eksposur lebih tinggi dari tingkat pedoman. Badan dan Departemen Pemerintah menghimbau Uni Eropa.

Misalnya. tingkat UVR jauh lebih rendah dan kurang dari berada di luar pada hari cerah di musim dingin. Ketika lebih jauh (lebih dari 30 cm atau 1 ft). "Ini adalah saran pencegahan dan orang-orang tidak boleh berpikir untuk memindahkan ini hemat energi bola lampu dari rumah mereka. namun jika orang berada dalam jarak dekat sangat dengan beberapa dari mereka.). Dalam situasi lain di mana orang tidak mungkin sangat dekat dengan bola untuk waktu yang lama. " Tidak semua terbuka (amplop tunggal) bola lampu neon memiliki emisi UVR signifikan. Kami menyarankan orang untuk menghindari penggunaan bola lampu terbuka untuk bekerja dekat berkepanjangan sampai masalah diurutkan keluar dan menggunakan lampu dikemas sebagai gantinya.Mengingat temuan-temuan penelitian. Badan pandangan adalah bahwa terbuka (amplop tunggal) CFL ditunjukkan pada Gambar. kurang dari 1 inci) untuk beberapa CFL terbuka. Yang terlihat mirip dengan bola lampu tradisional dalam negeri. Encapsulated (amplop ganda) bola lampu neon kompak (lihat Gambar 2. Badan menyarankan bahwa untuk situasi seperti CFL terbuka harus diganti dengan jenis (amplop ganda) dikemas ditunjukkan pada Gambar. 1 tidak boleh digunakan di mana orang di dekat .untuk bola lampu telanjang selama lebih dari 1 jam sehari. paparan pada kulit yang telanjang seperti berada di luar di bawah sinar matahari langsung. lampu tersebut harus dipindahkan sehingga minimal 30 cm atau 1 ft pergi. semua jenis bola lampu neon kompak aman untuk digunakan. yang tidak perhatian. Badan Chief Executive Justin McCracken berkata.lebih dekat daripada 30 cm atau 1 ft . Badan ini ft) untuk bola untuk waktu merekomendasikan beberapa tindakan pencegahan lama (lebih dari 1 jam untuk penggunaan beberapa jenis bola lampu neon sehari). tingkat UVR dapat setara dengan yang luar berpengalaman di Inggris pada hari yang cerah di musim panas dan sehingga tindakan pencegahan beberapa dijamin . Lama yang lebih besar tabung "strip lampu" lampu neon . kompak (CFL). tidak memancarkan sejumlah besar UVR. Atau. 2. Badan ilmuwan menemukan bahwa ketika sangat dekat (2 cm.

Hingga saat ini. Bahkan. Pemerintah dan industri pencahayaan telah bertemu dengan kelompok-kelompok pasien untuk memberikan nasihat tentang penggunaan bola lampu neon kompak dan ketersediaan teknologi baru untuk penerangan energi rendah. Badan pekerjaan telah diperhitungkan oleh panitia ilmiah EC melihat ke masalah sensitivitas cahaya. Sebagai hasil dari kerja Badan Pemerintah menekan Uni Eropa untuk mempertimbangkan temuantemuan dalam undang-undang Eropa masa depan. ternyata penyakit tersebut disebabkan oleh radiasi yang dipancarkan oleh lampu. biasanya digunakan di kantor. Salah satunya adalah kanker kulit akut. Setelah diselidiki. jumlah radiasinya 10x lebih banyak daripada radiasi yang dipancarkan oleh laptop. Badan Penelitian ini telah mendorong penelitian masalah dengan orang lain dan Badan dapat mengeluarkan saran lebih lanjut bila lebih banyak informasi yang tersedia. tempat kerja dan rumah selama bertahun tahun. Penelitian yang dilakukan dilakukan WHO menyebutkan bahwa gas yang berada di dalam lampu neon saat ini merupakan gas yang amat berbahaya karena bisa memancarkan radiasi jika dialiri aliran listrik.desain. ternyata cahaya lampu *semua jenis* yang selama ini kita gunakan untuk penerangan dapat menyebabkan penyakit yang berbahaya dan SANGAT MEMATIKAN. Selain itu. . lampu neon dianggap paling banyak memancarkan radiasi tersebut. Komite ini menerbitkan pendapatnya Jumat lalu. [spoiler=neon]Tau gak. termasuk Lupus. Badan. juga dapat digunakan pada langit-langit tanpa ada tindakan pencegahan khusus. Paparan UVR dapat menyebabkan masalah-masalah khusus bagi orang yang menderita dari beberapa kondisi medis. Bahkan. gas tersebut bisa menyebabkan tumbuhan yang sebelumnya sehat menjadi layu lalu mati dalam tempo yang lebih cepat dari normalnya. 3 Oktober 2008. Saran pencegahan dari Badan adalah nasihat interim.

Namun saat ini banyak produsen lampu neon yang enggan mengganti gas berbahaya tersebut dengan gas alam. Jika anda memang peduli dengan keselamatan orang-orang terdekat anda. Gunakan membersihkan neon lampu Jauhkan lampu anak-anak. Pemerintah pun masih belum menindak perusahaan lampu yang enggan mengganti isi dari produk buatan mereka.Saat ini. Lebih masker baik saat hemat nyawa kan daripada neon dari hemat yang listrik? pecah. Ini disebabkan karena pemerintah memikirkan nasib jutaan karyawan yang akan menganggur jika pemerintah menindak pabrik-pabrik lampu tersebut. . Untuk mengurangi bahaya dari lampu neon tersebut : * Ganti semua lampu di rumah anda dengan lampu pijar *lebih dikenal dengan lampu * * dop*. Mereka tidak mau menggantinya karena harga gas alam yang sangat mahal. Untuk berjaga-jaga. Nasib indonesia berada di tangan anda. di indonesia telah ditemukan 17 kasus yang gejalanya sama persis dengan gejala yang ditimbulkan oleh radiasi lampu neon. WHO bekerjasama dengan beberapa negara di asia tenggara sedang mengusahakan penggantian gas berbahaya *yg berada di dalam lampu neon* tersebut dengan gas alam yang tidak beracun. tolang beritahukan berita ini kepada teman-teman dan orang orang terdekat anda.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful