Dokter forensik merupakan seseorang yang telah diambil sumpah dan mengabdikan diri pada bidang kesehatan untuk

kepentingan peradilan yaitu mempelajari sebab-sebab terjadinya suatu tindak pidana yang menyangkut tubuh atau jiwa manusia mempunyai peranan yang penting dalam menjelaskan titik permasalahan di persidangan. Bantuan dokter ini dilakukan secara tertulis yang dituangkan dalam Visum et Repertum dan biasanya digunakan sebagai salah satu alat bukti yang sah menurut pasal 184 dalam KUHAP selain itu dilakukan secara lisan untuk memperjelas isi dari Visum et Repertum yang dibuat oleh dokter forensik. Berdasarkan beberapa temuan penulis dalam penelitian secara umum dapat digambarkan bahwa sesungguhnya kehadiran dokter forensik dalam proses peradilan tidak hanya pada proses pembuatan visum saja akan tetapi memberikan keterangan di muka persidangan. Dokter forensik tidak hanya berperan dalam proses peradilan pidana yaitu dari tingkat penyelidikan sampai pelaksanaan putusan hakim akan tetapi berperan dalam proses peradilan perdata. Mengenai fungsi dari keterangan dokter forensik adalah sebagai alat bukti dengan memenuhi syarat materiil dan syarat formil. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa dokter forensik merupakan seseorang yang diminta bantuan dalam melakukan pemeriksaan yang dituangkan dalam Visum et R

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful