“Setiap perkara (amal perbuatan) yang tidak dimulakan dengan ‘bismillahir-Rahmaanir-Rahiim’ maka dianggap terputus (dari

keberkatan)”
-Hadis riwayat dari sayidina Abu Huraira radhiallaahu anhu

“Sebaik-baik apa yang didalam al-Quran ialah ‘Alhamdulillahi rabbil ‘alamiin’ (terdapat dalam surah al-Faatiha)”
-Hadis riwayat sayidina Anas radhiallaahu anhu

19 Ayat 20 .11 Ayat 12 .34 .27 Ayat 28 .Ayat 1 .

menunaikan zakat dan mereka yakin akan adanya negeri akhirat. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat. Diturunkan di Makkah. menjadi petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang berbuat kebaikan. Mereka itulah orang-orang yang tetap mendapat petunjuk dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.Luqmaan surah ke-31: ia mengandungi 34 ayat. Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. . (1) (2) (3) (4) (5) (6) Alif Laam Miim Inilah ayat-ayat Al Quran yang mengandung hikmat. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

sebagai janji Allah yang benar. maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih. . Dan Dialah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (9) Kekal mereka di dalamnya. maka perlihatkanlah olehmu kepadaku apa yang telah diciptakan oleh sembahan-sembahan(mu) selain Allah. (8) Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh. dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. (10) Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu. lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. bagi mereka surga-surga yang penuh kenikmatan. seakan-akan ada sumbat di kedua telinganya. Sebenarnya orang-orang yang zalim itu berada di dalam kesesatan yang nyata. Dan Kami turunkan air hujan dari langit. (11) Inilah ciptaan Allah.(7) Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya.

7) Urusan dunia seperti pekerjaan dan sebagainya. Maka kebanyakan manusia tidak mengetahui akan janji Allah (yang ditepati) meskipun telah datang bukti yang nyata mengenai keesaan dan kekuasaanNya.1) Dikira sebagai huruf-huruf muqotto’aat (terputus . Laam – Malaikat Jibril dan Miim – Nabi Muhammad (s. Segala yang terjadi sebelum dan sesudah dari soal kemenangan dan kekalahan. disebabkan ia tidak digandingkan untuk dijadikan sebuah kalimah).a. Ibn Abbas (r. Tafsiran umumnya bererti bumi yang terdekat dengan tanah Arab seperti Syaam (Syria.w). Surah-surah yang bermula dengan muqotto’aat selalunya menarik perhatian kepada ayat-ayat sesudahnya. akhirat pula tentang balasan baik atau buruk yang diperolehi setelah menempuhi hidup di dunia. 4)* . Kekata “bido’a” bererti beberapa. 6) Janji Allah akan kemenangan selepas kekalahan bangsa Rum itu.’a) berpendapat : Alif – Allah. Lebanon dan Jordan) atau Palestin. lingkungan 3 hingga 10. Gembiranya mereka yang beriman kerana kemenangan ahli kitab keatas bukan ahli kitab. 3)* Kekata “adnaa” (diterjemahkan sebagai terdekat) erti asalnya “yang paling rendah”.

maka janganlah kamu mengikuti keduanya. dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik. di waktu ia memberi pelajaran kepadanya: "Hai anakku. maka sesungguhnya ia bersyukur untuk dirinya sendiri. dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. kemudian hanya kepada-Kulah kembalimu. dan barangsiapa yang tidak bersyukur. . maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji". (13) Dan (ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya. dan menyapihnya dalam dua tahun. janganlah kamu mempersekutukan Allah. (15) Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu. Dan barangsiapa yang bersyukur (kepada Allah). hanya kepada-Kulah kembalimu. sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar".(12) Dan sesungguhnya telah Kami berikan hikmat kepada Luqman. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. maka Kuberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. yaitu: "Bersyukurlah kepada Allah. (14) Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapaknya.

dan bukanlah Allah menzalimi mereka (dengan memberi balasan yang buruk keatas mereka) Ayat ini menerangkan dan menguatkan dalil tentang kezaliman yang mereka alami hasi dari kelakuan buruk mereka sendiri. Maka langit dan bumi merupakan antara ciptaan buat renungan (setelah merenungi diri sendiri). kaedah menyoal bukan bererti bahawa Allah tidak tahu akan jawapannya. “waktu ditentukan” pula bererti hari kebangkitan. tapi ia adalah sebagai peringatan dan teguran agar merenung akan diri sendiri. 9) Bukti yang nyata merupakan tanda-tanda dari Pencipta. Kerana para nabi tidak diutus kecuali untuk menyampaikan da’wah mengajak kepada yang baik dan menyeru supaya ikhlas beribadah kepada Allah . 10) Maka mereka yang telah mendustakan (memusuhi dan membohongi) para nabi telah menzalimi diri mereka.8) Diri manusia mempunyai keajaiban dan keistimewaan yang tersendiri.

(18) Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.(16) (Luqman berkata): "Hai anakku. (17) Hai anakku. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah). . dirikanlah shalat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. (19) Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. Sesungguhnya Allah Maha Halus lagi Maha Mengetahui. sesungguhnya jika ada (sesuatu perbuatan) seberat biji sawi. niscaya Allah akan mendatangkannya (membalasinya). dan berada dalam batu atau di langit atau di dalam bumi.

17) Ayat ini dan kedua ayat-ayat sesudahnya dianjurkan oleh Nabi (s. ada Ulama’ mengatakan perpisahan yang berlaku diantara penghuni syurga dan neraka.w) dalam sebuah hadisnya.14) “bergolong-golongan” ertinya berpisah. ada pula yang tafsirkannya sebagai terpisah dari keluarga sendiri. .a.

Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala isi hati. Mereka menjawab: "(Tidak). Dan apakah mereka (akan mengikuti bapak-bapak mereka) walaupun syaitan itu menyeru mereka ke dalam siksa api yang menyala-nyala (neraka)? (22) Dan barangsiapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah. (23) Dan barangsiapa kafir maka kekafirannya itu janganlah menyedihkanmu. maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan. lalu Kami beritakan kepada mereka apa yang telah mereka kerjakan. (21) Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang diturunkan Allah". sedang dia orang yang berbuat kebaikan. Hanya kepada Kami-lah mereka kembali.(20) Tidakkah kamu perhatikan sesungguhnya Allah telah menundukkan untuk (kepentingan)mu apa yang di langit dan apa yang di bumi dan menyempurnakan untukmu nikmat-Nya lahir dan batin. Dan di antara manusia ada yang membantah tentang (keesaan) Allah tanpa ilmu pengetahuan atau petunjuk dan tanpa Kitab yang memberi penerangan. tapi kami (hanya) mengikuti apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya". .

seperti ketenteraman. maka mustahil berpasangan dengan yang tidak ditentukan seperti haiwan dan lainlain.21) “jenis” ertinya dari kalangan manusia itu sendiri. Ini antara keistimewaan dan mu’jizatnya al-Quran. 22) Perumpamaan (contoh pengajaran) yang diberi bentuk berpasang. membawa erti yang Allah telah tentukan dari kalangan manusia pasangan yang sesuai dari kalangan mereka sendiri. waktu malam dan siang dan seterusnya sehingga ke ayat-ayat yang selepasnya. ataupun waktu yang dipanggil “qailuula” waktu rehat selepas Zuhur sebelum Asar. kasih sayang dan harmoni. ayat ini meskipun nyata dan ringkas. . 23) “tidur di waktu siang” boleh bererti tidurnya bagi mereka yang bekerja pada malam hari. “berlainan bahasa dan warna kulit” digunakan kekata “lidahlidah” menandakan pertuturan juga ditafsirkan sebagai kepelbagaian suara-suara manusia. seperti pasangan suami isteri. juga “lidah-lidah” (bahasa) dan warna kulit. lalu mengenai langit dan bumi. Lalu diberi pula penerangan ringkas tentang hikmah disebalik pasangan itu.

Katakanlah: "Segala puji bagi Allah". kemudian Kami paksa mereka (masuk) ke dalam siksa yang keras. Sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Kaya lagi Maha Terpuji. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(24) Kami biarkan mereka bersenang-senang sebentar. . (26) Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi. ditambahkan kepadanya tujuh laut (lagi) sesudah (kering)nya. niscaya tidak akan habishabisnya (dituliskan) kalimat Allah. (25) Dan sesungguhnya jika kamu tanyakan kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?" Tentu mereka akan menjawab: "Allah". tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui. (27) Dan seandainya pohon-pohon di bumi menjadi pena dan laut (menjadi tinta).

Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tandatanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.  (30) Demikianlah. karena sesungguhnya Allah. Dialah yang hak dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah itulah yang batil. bahwa sesungguhnya Allah memasukkan malam ke dalam siang dan memasukkan siang ke dalam malam dan Dia tundukkan matahari dan bulan masing-masing berjalan sampai kepada waktu yang ditentukan. (29) Tidakkah kamu memperhatikan.  (31) Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat.(28) Tidaklah Allah menciptakan dan membangkitkan kamu (dari dalam kubur) itu melainkan hanyalah seperti (menciptakan dan membangkitkan) satu jiwa saja. supaya diperlihatkan-Nya kepadamu sebahagian dari tanda-tanda (kekuasaan)-Nya.  . dan sesungguhnya Allah Dialah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar. dan sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

tunduk akan fitrah kejadian termasuk kehidupan. “Semuanya hanya kepada-Nya tunduk. Takut akan mudharatnya kilat atau ribut yang bakal tiba. 26) .24) “Ketakutan dan harapan” merupakan antara perasaan yang timbul dari diperlihatkan kilat itu. harapan dan keinginan akan hujan yang diturunkan. penerimaan rezeki dan musibah juga nikmat kesihatan dan rasa kesakitan. kematian.” Meskipun mereka yang ingkar akan kewujudan Allah tetap hidup seperti biasa di muka bumi ini.

.

dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (mentaati) Allah. Sesungguhnya janji Allah adalah benar.  (34) Sesungguhnya Allah. Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan diusahakannya besok. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal. maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu. dan mengetahui apa yang ada dalam rahim. lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurus.  (33) Hai manusia. bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikitpun. dan Dialah Yang menurunkan hujan. mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan. hanya pada sisi-Nya sajalah pengetahuan tentang Hari Kiamat.(32) Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung. . Dan tiada seorangpun yang dapat mengetahui di bumi mana dia akan mati.

Setelah menerangkan tentang berita mengenai kemenangan bangsa Rum. Lalu diterangkan pula tentang akibat mereka yang ditempatkan di neraka. Ayat-ayat yang seterusnya pula menceritakan secara umum akan kehidupan yang bermula dari tanah dan berakhir padanya. tentang tandatanda tersebut seperti dicipta berpasangan yang mana ada peranan dan fungsi dalam hidup berumahtangga. iaitu sikap dusta mereka terhadap tanda-tanda kebesaran Allah ketika mereka di muka bumi ini. lalu mengenai kehidupan di akhirat kelak juga balasan dan gambaran berupa pemisahan antara penghuni neraka dan syurga. Maka Allah terangkan pula pada ayat-ayat yang seterusnya. untuk membina keluarga yang diredhai Allah juga melaksanakan tuntutan-tuntutan asas tujuan syari’ah: 1) 2) 3) 4) 5) Menjaga Menjaga Menjaga Menjaga Menjaga diri (dari bahaya) keturunan harta (dari pembaziran) akal agama . Allah menerangkan dengan cara menyoal akan karenah manuasia yang tidak mengambil pengajaran dari kehidupan.

Singapura (cetakan dan tarikh tidak tertulis) Oleh Prof. Musa Furber (translator) 7) Online Quran Project http://al-quran.Kitab-kitab rujukan pengajian ilmu Tafsir (IPIP PERGAS 4) 1 ) Tafsir Al-Azhar (Juzu’ 21) Terbitan Pustaka Nasional. Syarika al-I’laamaat asy-Syarqiyyah Tulisan al-Ustaaz ad-Duktuur Ahmad asy-Syarbasiy 6 ) Etiquette with the Quran : translation of at-Tibyaan fii adab hamalaat al-Quraan Starlatch Press. 2003 Imam an-Nawawiy.info . edisi pertama 1365-1946 Oleh Ahmad Mustafa al-Maraghiy 4 ) ad-Du’aa’ al-Mustajaab minal hadiis wal kitaab Terbitan Maktaba al-mujallad al-’arabiy. Mesir. Beirut – Lebanon edisi pertama 1998 Karangan Imam Abi Hafs ‘Umar ibn ‘Ali ibn ‘Adil ad-Dimasyqiy al-Hanbaliy 3 ) Tafsiir al-Maraghiy (juzu’ 21) Terbitan Syarika maktaba wa matba’a Mustafa al-baabiy al-halabiy wa awlaaduh bimisra. Madinah Munawwara 5 ) Qissot at-Tafsiir (mujallad 1 & 2) Terbitan Khas Majalah Al-Azhar Jamaadil Awwal 1427H. Haji Abdul Malik Abdul Karim Amrullah (HAMKA) 2 ) al-lubaab fii ‘uluumil kitaab (jilid ke-15) Terbitan Dar al-kutub al-’ilmiyah. Dr. Kaherah (cetakan dan tarikh tidak tertulis) Susunan Syeikh Ahmad Abdul Jawwaad.

PEMBENTANGAN PENGAJIAN TAMAT ABDUL MATEEN ABU BAKAR .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful