P. 1
A L – I S L A M

A L – I S L A M

|Views: 219|Likes:
Published by Khairul Iksan

More info:

Published by: Khairul Iksan on Jul 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/22/2014

pdf

text

original

AL²ISLAM

Oleh :

DR. H. ABD. HADI. M.Ag. M.Ag.

DISKRIPSI
Setelah mengikuti pemaparan ini, peserta diharapkan mampu memahami pokokpokokpokok Dinul Islam, meyakini, serta mengamalkannya dalam kehidupan seharisehari-hari.

POKOK BAHASAN
1. Pengertian Dinul Islam (perspektif Tarjih). 2. Ruang lingkup Dinul Islam. 3. Sendi Utama Dinul Islam. 4. Metodologi Studi Islam. 5. Manhaj Pemahaman Dinul Islam.

METODE PEMBELAJARAN

1. Ceramah. Ceramah. 2.Diskusi. 2. Diskusi. 3.Penugasan. 3. Penugasan.

Pengertian Dinul Islam

ARTINYA
‡ Agama yakni Agama Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad Saw. Ialah : apa yang diturunkan Allah di dalam Al-Quran dan yang tersebut dalam Sunnah Alyang shahih, berupa perintah-perintah, dan laranganshahih, perintah-perintah, laranganlarangan serta petunjuk untuk kebaikan manusia di Dunia dan Akhirat. Akhirat.

RUANG LINGKUP DINUL ISLAM

1. Aqidah 2. Akhlaq 3. Ibadah 4. Mu·amalah dunyawiyah

SENDI UTAMA DINUL ISLAM

1. AL-QUR¶AN : AL-

, , ,

Kandungan al-Qur·an alAl-Qur·an diturunkan selama 22 th. 2 Alth. bln. bln. 22 hari yg. 30 juz atau 114 surat yg. itu, itu, secara garis besar berisi 4 pokok masalah yang hal ini telah tergambar dalam surat al-Fatihah, al-Fatihah, yaitu; yaitu; masalah aqidah, ibadah, aqidah, ibadah, aturan hidup dan masalah sejarah. sejarah.

2. ASSUNNAH

: , ,

Fungsi Hadis Hadis Nabi dilihat dari nilainya, nilainya, ada yang soheh, hasan dan soheh, dhaif. dhaif. Dari sisi periwayatannya, periwayatannya, terdapat mutawatir dan ahad. ahad. Dari sisi fungsinya, sebagai fungsinya, penjelas dan penguat al-Qur·an. al-

METODOLOGI STUDI ISLAM
1. 2. Prof. DR. M. Amin Abdullah : a).Normativitas. b).Historisitas. a).Normativitas. b).Historisitas. Prof. DR. H.A. Mukti Ali : a).Naqly. b).·Aqly. c).Kasyfy. a).Naqly. b).·Aqly. c).Kasyfy.

3. Nazaruddin Rozaq : a).Berbasis Al-Qur·an dan Hadits. b). a).Berbasis AlHadits. Berbasis referensi yang ditulis para ulama/zu·ama yang ulama/ kompeten. kompeten. c).Integral bukan parsial. d).Berbasis ´Risalah Islamµ parsial. d).Berbasis bukan pada kenyataan ´ummat Islamµ.

MANHAJ PEMAHAMAN
1. Pada Aspek Aqidah : a. Beraqidah shohihah. shohihah. b. Bersih dari Syirik. Syirik. c. Bersih dari Khurafat. Khurafat. d. Bersih dari Takhayul. Takhayul. 2. Ajaran aqidah bersifat konstan, tidak konstan, berubah. berubah. .

Pijakan Aqidah
1. al-Qur·an al2. al-Hadis. Hanya hadis shaseh yang bisa dibuat al-Hadis. sandaran masalah aqidah. aqidah. Umat Islam dalam memahami al-Qur·an tentang alaqidah, aqidah, tidak seragam, sebab dalam masalah seragam, aqidah terdapat berbagai aliran pmikiran. pmikiran. AliranAliran-aliran tsb. At. Qadariyah, Jabariyah, tsb. Qadariyah, Jabariyah, (as·ariyah, Maturudiyah), Ahli Sunnah Walas·ariyah, Maturudiyah), WalJama·ah. Jama·ah.

2. Pada Aspek Akhlaq
a. Ber Akhlaqul Karimah. Karimah. b. Terhindar dari akhlaqul Madzmumah. Madzmumah. c. Nabi bersabda ´ Aku diutus sebagai Rasul untuk menata Akhlaq. Akhlaq. d. Ajaran Islam ttg akhlak ini bersifat konstan (tdk. mengalami perubahan tdk. dg berubahnya zaman). zaman).

3. Pada Aspek Ibadah
a. Beribadah sesuai petunjuk Allah dan Rasulnya. b. c. Bersih dari berbagai Bid¶ah. d. Bersih dari Riya¶. e. Bersih dari Sum¶ah. f. Disemangati dengan Ijtihad (pada persoalan khilafiyah, musytarok, atau musytabihat).

4. Pada Aspek Mu·amalah Dunyawiyah.
a. Bermu·amalah sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasulnya. Rasulnya. b. Disemangati dengan Inovasi. Inovasi. c. Disemangati dengan Dinamisasi. Dinamisasi. d. Disemangati dengan Ijtihad (pada persoalan khilafiyah, musytarok, khilafiyah, musytarok, atau musytabihat). musytabihat). Sebab ajaran Islam/ ajaran syari·ah bersifat komprehensif (menyeluruh) untuk semua menyeluruh) aspek kehidupan. kehidupan.

ALAL-ISLAM DAN KEMUHAMMADIYAHAN
Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, pada AlKemuhammadiyahan, hakekatnya adalah Al-Islam sesuai dengan Alfaham Muhammadiyah. Muhammadiyah. Faham al-Islam di sini adalah sesuai dg alyang telah digariskan Muhammadiyah.

Di Antara Rumusan-rumusan RumusanIdeologis itu ialah :
1. Muqaddimah Anggaran Dasar Muhammadiyah. Muhammadiyah. 2. Kepribadian Muhammadiyah. Muhammadiyah. 3. Matan Keyakinan dan Cita-cita CitaHidup Muhammadiyah. Muhammadiyah. 4. Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah. Muhammadiyah.

Di samping itu, adanya aturan-aturan aturankeorganisasian yang perlu diketahui oleh pimpinan dan warga Muhammadiyah termasuk para pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah, misalnya AD & ART, Kaidah Majlis, Ortom, atau Lembaga yang ada di lingkungan persyarikatan Muhammadiyah.

MUHAMMADIYAH DAN PEMIKIRANNYA
Latar Belakang Berdirinya a. Faktor subyektif ( Faktor pribadi) pribadi) Faktor ini adalah pendorong berdirinya Muhammadiyah. Muhammadiyah. Kepandaian dan kecerdasan yang dimiliki oleh A. Dakhlan. Dakhlan.

b. Faktor obyektif
1. Faktor internal a). Ketidakmurnian amalan Islam akibat tidak dijadikannya al-Qur·an dan Sunnah sebagai alsatusatu-satunya rujukan oleh sebagian besar umat Islam. b). Lembaga pendidikan yang dimiliki umat Islam belum mampu menyiapkan genrasi yang siap mengemban misi selaku khalifah Allah.

Faktor obyektif yang eksternal
1). Semakin meningkatnya gerakan Kristenisasi di tengahtengah- tengah masyarakat Indonesia. 2). Penetrasi bangsa-bangsa Eropa terutama bangsabangsa Belanda ke Indonesia. Khususnya dalam aspek kebudayaan, peradaban dan masalah kebudayaan, Agama. 3). Pengaruh dari gerakan pembaharuan dalam Islam.

Perkembagan Pemikiran Islam
‡ Pada tahun 1920, perkembangan pemikiran Islam terdapat tiga jenis pemikiran,; pemikiran,; ‡ 1. Tradisionalis atau gol. Konservative dari algol. alAzar, Azar, yang menolak adanya modernisasi dan secularisasi. secularisasi. ‡ 2. Kelompok modernis, yang didalangi oleh modernis, Jamaluddin dan Abduh dll. Mereka adalah dll. pembaharu yang mencoba menyesuaikan ajaran Islam dengan tuntutan zaman. zaman.

3. Kelompok conservative yang reformis. reformis.
‡ Kelompok ini dari murid-murid Rasyid Ridha, muridRidha, yang setuju ide modernis tentang keeniscayaan pembersihan Islam dari bid·ah. Taqlid, dan bid·ah. Taqlid, mendorong terciptanya IJTIHAD. Dan tetap menolak ide-ide dan nilai Barat. Mereka ingin idekembali ke ajaran Salaf. Salaf. ‡ Kelompok ini dikemudian hari melahirkan organiasi JI. Di Pakistan, di Mesir, berdiri Mesir, Ikhwanul Muslimin

Muhammadiyah gerakan Tajdid
Ciri khas Tajdid dalam Muhammadiyah ada dua pengertian; pertama, pengertian; pertama, purifikasi yaitu pemurnia dan kedua; dinamisasi yang bersifat reformasi kedua; dan modernisasi ajaran-ajaran Islam. ajaranPurifikasi dari TBC dan mengembalikan kehidupan keagamaan ke zaman salaf. salaf. Dinamisasi, Dinamisasi, yaitu mengimplementasikan ajaran Islam sesuai dengan semangat perkembangan kehidupan. kehidupan. Islam adalah rahmatan lil·alamin, lil·alamin,

TERIMAKASIH

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->