You are on page 1of 14

Rangkuman Diskusi Mailing List Migas Indonesia Bulan Mei 2007

Tanya: MudLogging Unit #2
Harry Eddyarso Apa itu mudlogging services? Mudlogging services adalah salah satu service di lokasi rig yang unitnya biasanya dilengkapi dengan suatu portable laboratory, yang bertugas untuk: a. mengambil sampel serbuk bor dan menganalisanya (jenis formasi batuan atau lithology, ada hydrocarbon apa enggak, dsb) b. mengamati dan mengukur kadar gas (dengan alat chromatograph) yang terkandung / terbawa di dalam lumpur pengeboran c. mencatat semua parameter pengeboran (weight on bit, RPM, pump flow rate, hook load, hole volume, annulus volume, pit volume, mud weight, pore pressure, dsb). Data parameter pengeboran ini sangat penting bagi Company Man, drilling engineer, geologist dsb karena data2 tsb "berbicara" tentang apa yang ada atau apa yang sedang terjadi di sumur tsb. d. dalam situasi sumur yang sedang bertingkah aneh2, biasanya mudlogger akan mengetahuinya terlebih dahulu melalui warning dari instrumen2 yang ada di mudlogging unit tsb. Setelah itu biasanya mudlogger akan contact driller di rig floor atau mud engineer atau pihak2 yang relevan lainnya, dsb untuk memverifikasi tentang apa yang mungkin sedang terjadi (loss, kick atau hole problem lainnya). e. membuat mudlog report.. --> ini output (mainly) dari mudlogging services. f. dsb Jadi, seorang mudlogger adalah "mata" kita selama proses pengeboran di drilling site. Pengamatan dan report dari mudlogger tsb akan diverifikasi lagi kemudian pada saat itu melakukan wireline logging. Emergency Response Plan System (ERP): Mudlogger juga berfungsi sebagai "early warning" system bila akan terjadi kondisi2 yang berpotensi mendatangkan problem di sumur pengeboran tsb. Bisa dibayangkan kalo mudloggernya ngalamun atau tidak melaporkan gejala2 kick (misalnya), akan bisa berakibat fatal karena penanganan yang terlambat. OK Bung Athur, semoga ini semua menjawab pertanyaan anda (tentang output mudlogging unit, job desc mudlogger dan scope of services mereka).

Note: Saya lagi nge-draft jawaban pertanyaannya Bung Nico (Trisakti) tentang horizontal drilling. Sabar yaa.... (aku lagi sibuk ngejar setoran nih...) :-)

sengaja menghilangkan huruf "R" yang pertama untuk menunjukan klo saya cewek. Saya penasaran nih. Setelah itu kita biasanya stop drilling. konsistensi pencatatan oleh mudlogger ini sangat penting dilakukan sebagai bagian dari analisa mereka tentang lithology. Athur Lasmaria PS: Sekedar meluruskan. Best Regards. terutama tentang hardness dari formasi yang sedang dibor. itu pertanda kita sedang menembus formasi yang lunak. Torque. Sedangkan kalo ROP makin cepat (misalnya saat drilling break). kalo saya salah pasti yang punya nama akan teriak. lakukan flow-check (bisa loss. Parameter drilling (WOB. . dsb): a. semua actual drilling parameter tsb dicatat oleh mudlogger untuk referensi pada pemboran sumur2 berikutnya. Terima kasih. Harry Eddyarso GUBRAAKKK. Kalo lapisan porous itu mengandung hydrocarbon. biasanya kita sedang ngebor shale atau dolomite atau chertz.. atau bisa juga gak terjadi apa2).athur queen Terima kasih pak buat penjelasannya. Misalnya: kalo ROP lambat. baik dari bottom up gas reading nya. saya cewek pak bukan cowok. drilling parameter itu bisa saja berbeda di lapangan. maupun dari drill cuttings yang terbawa lumpur ke surface. Drilling engineer adalah orang yang merencanakan (biasanya tertulis di well plan) berdasarkan data2 offset wells. biasanya diubah2 untuk mencari parameter yang optimum yang menghasilkan ROP (rate of penetration) yang maximum. :-) 1. b.. biasanya terbaca oleh mudlogger.!!!! Dari awal saya emang udah curiga. trus kerjaannya Wellsite Geologist apa donk pak? Mohon bantuannya. limestone). tapi ya udahlah. terutama dari nama "queen" dan atau "lasmaria". Pump Pressure. Tapi pada kenyataannya. Eh ternyata teriak beneran. RPM. :-) Maaf ya Mbak Athur. Selain itu.. yang mungkin aja porous (sandstone. Nama asli Arthur Lasmaria. bisa juga kick. jangan2 Athur ini cewek. Bahkan bila perlu driller akan melakukan apa yang disebut "drill-off test" untuk mencari drilling parameter yang optimum dan tepat tsb.. kenapa parameter drilling harus dicatat seorang mudlogger? Bukankah itu scope kerjanya drilling engineer? Bukankah scope kerja mudlogger hanya sebatas yang berhubungan dengan drilling mud? Klo deskripsi lithologi berdasarkan cutting juga dikerjakan oleh mud engineer. Nah.

drilling mud yg ngurusin namanya mud engineer (baroid. kapan2 aku ajak keliling2 di rig ku.! Boleh donk.. mau gak ? :-) 3.Bila sumur yang dibor adalah sumur wildcat. MI.Untuk deskripsi lithologi berdasarkan cutting. Baik mud engineer maupun mudlogger dua2nya ada di rig dan biasanya mewakili 2 service company yang berbeda. asik.. baker). Deskripsi lithology dilakukan oleh mudlogger DAN Wellsite geologist (yang geologist biasanya orang perwakilan dari KPSnya). Nataniel Mangiwa drilling engineer itu tidak pergi ke rig.. apakah parameter drilling yang dicatat mudlogger sama dengan design parameter? . deskripsi cutting dikerjakan oleh wellsite geologist juga oleh mudlogger. jangan dibingungkan dengan mudlogger. asyik. jadi bisa lebih jelas gambaran lingkungan kerjanya. driller melakukan drill-off test untuk mendapatkan parameter drilling yang optimum. mudlogger adalah anggota mudlogging unit. wellsite geologist yg mem-validasi hasil deskripsi cutting dari mudlogger. gak diajak ya pak?! He. tidak mungkin kan kalau bukan di analisa langsung di rig....2.he. Ditunggu ya pak?! Sekarang lanjut lagi pak.Bila sebelum memulai drilling.. Lha wong scope of worknya memang beda koq..Bukankah semua tahapan eksplorasi sebelum dikerjakan sudah mempunyai proposal perencanaan pengerjaan? Berarti dalam well plan juga pasti dicantumkan parameter drilling yang akan digunakan. Apa yang mendasari driller merasa perlu untuk melakukan drill-off test? . Yuk.. Gak cuma membayangkan via versi teori aza. Sik. parameter drilling itu sifatnya Real Time. Apa kontribusi dari pencatatan lag time? . Drilling mud itu scope kerjanya mud engineer mbak. bagaimana drilling dilaksanakan? .. tidak memiliki data sumur sebelumnya hanya berdasarkan data seismik. klo ada kesempatan buat ninjau rig..sudah keburu ada Blow Out baru kita tau ternyata ada 'signal' sebelumnya (gain).kalau di analisa di kantor bisa telat. masih seputar drilling juga kok! . Keduanya membuat mudlog report masing2 dan seharusnya saling memperkuat dalam analisa geologi dan batuannya (berdasarkan drill cuttings). Apa itu berarti dalam drilling tidak ada design parameter seperti pada akuisisi seismik? Klo ada. athur queen BINGGO!!!! Klo tadinya gak ngaku. dengan beberapa pertanyaan baru.

paling enggak bisa browsing ke website kami: www.! :-) :-) Semua boleh ikutan koq.atau mungkin ada di API atau standard lain.Mohon pencerahan dan penjelasannya. Terima kasih. saya juga mau dong Pak hehehe.bormindo.bormindo. Excess Lime. Gel Strenght dll. HP-HT. PV.O/W ratio. Salinity. Mohon maaf baru balas karena sejak sampai ditanah air. Thanks banget lho Pak. roni tang Bapak2/Ibu2.. becanda. Thomas Yanuar Wah Pak Harry.. YP. Density.Bagaimana caranya menentukan pemilihan pemakaian drilling mud? Apa pengaruhnya terhadap proses logging? Segini dulu ya pak. Bapak2/ibu2. Viscosity.com <http://www. Harry Eddyarso Maaf Pak Thomas. Apakah ada standard yang mengatur berapa besaran %LGS. Semoga tidak keberatan untuk menjelaskan dan penjabarannya.. Atau tiap2 company mempunyai standard tersendiri. Data apa saja yang digunakan? .com/> dalam beberapa hari lagi (sekarang lagi aku siapin nih).. Thomas Yanuar Wah. mosok cuma mbak Athur aja yang ditawarin. ladies first . saya ingin menanyakan masalah test pada propertis(formula) dari fluids(new mud)/lumpur baru yang digunakan pada saat akan melakukan pengeboran.ASG. atau besaran tersebut tergantung dari formasi lubang..%HGS.!!! Nggak ding. HWAHAHAHAHA. Electrical Stability. baru sekarang sempat buka email.boljug neh Pak.. Terima Kasih .Bila deskripsi lithologi dilakukan oleh mudlogger dan wellsite. Kebetulan saya lagi cuti sampai 18 Mei.

nantinya mud engineer akan memutuskan jika nilai2 ini berubah drastis makan harus bagaimana. Maka dari itu sumur2 ekspolrasi selalu lebih mahal karena lumpurnya bisa berkali2 berganti. Begitu pula di antara company2. lumpur akan diuji setiap hari dalam proses pengeboran karena angka2 parameternya akan terus berubah2 seiring masuknya kontaminan2 dari dalam sumur. Mungkin ada yang lain yang bisa menambahkan atau mengkoreksi? Harry Eddyarso BINGGO!!!! . Semuanya benar bergantung pada kondisi sumurnya masing2 dan metode pengeboran yang direncanakan. Ridwan Hardiawan Subject: [Oil&Gas] Re: Mohon Pencerahan Drilling Mud Bapak Roni. apa harus pakai swelling inhibitor? apa lebih cocok oil base mud atau water base mud? bagaimana performanya di tekanan rendah dan tinggi?dsb. apa harus pakai filtration loss agent?. Terima kasih. tidak pernah ada standar yang menyebutkan angka2 besaran untuk parameter lumpur. Apakah harus pakai densitas tinggi/ atau rendah untuk menahan tekanan formasi dan juga menghindari loss circulation?. Electrical stability. nilai2 seperti LGS. adakah standar yang menentukan besaran untuk parameter lumpur? jawabannya adalah tidak ada. nantinya nilai2 ini di plot setiap hari untuk melihat trendnya. viskositas tinggi atau rendah untuk hole cleaning purpose dan bit hydraulic?. seperti mengganti ukuran shaker screen. Demikianlah yang saya tahu. Semoga tidak keberatan untuk menjelaskan dan penjabarannya. excess lime lebih informatif ketika pengeboran sedang berlangsung (pada saat pengujian awal biasanya tidak berarti apa2).Segini dulu ya pak. tidak ada standar masing2 company yang menyebutkan angka spesifik untuk parameter2 yang anda sebutkan. salinity. HGS. jadi menjawab pertanyaan Pak Roni. atau menambah additif lainnya. Sepengetahuan saya. Umumnya nilai2 uji lab digunakan untuk pembanding antara satu lumpur dengan lumpur lainnya. Di dalam perencanaan lumpur untuk satu sumur tentunya didapatkan dari data lumpur/ data drilling yang didapat dari hasil pemboransumur-sumur tetangga/ sumur yang dekat. Tambahan lainnya. perencanaannya selalu lebih sulit daripada sumur yang sudah punya data dari tetangga sebelumnya. sumur yang hanya berbeda puluhan meter saja bisa berbeda requirement lumpurnya.

Gak cuma membayangkan via versi teori aza. apanya yang bisa di test?? 2..?? :-) Bila sebelum memulai drilling. Torque. klo ada kesempatan buat ninjau rig. Lha. Betul. Drilling parameter (WOB.he. umumnya hanya diperoleh informasi tentang perkiraan type formasi dan kedalamannya melalui drilling prognosis yang dibuat oleh group sub-surface di KPS yang bersangkutan.. Apa yang mendasari driller merasa perlu untuk melakukan drill-off test? RHE: 1. gak diajak ya pak?! He. dalam drilling design.. kalo sebelum drilling dimulai.).. Ditunggu ya pak?! Sekarang lanjut lagi pak. jadi bisa lebih jelas gambaran lingkungan kerjanya.Klo tadinya gak ngaku. RPM. ... Pump Pressure.dan ini bisa sangat ber-resiko).! Boleh donk. Betul. gitu. 2... tapi tentunya pada saat drilling dong. Drill-off test bisa dilakukan kapan saja. Apa itu berarti dalam drilling tidak ada design parameter seperti pada akuisisi seismik? Klo ada. Namun yang jelas.. driller melakukan drill-off test untuk mendapatkan parameter drilling yang optimum. Bukankah semua tahapan eksplorasi sebelum dikerjakan sudah mempunyai proposal perencanaan pengerjaan? Berarti dalam well plan juga pasti dicantumkan parameter drilling yang akan digunakan. Saya tidak tau persis apa yang anda maksudkan dengan design parameter di seismic acquisition. apakah parameter drilling yang dicatat mudlogger sama dengan design parameter? RHE: 1. masih seputar drilling juga kok! RHE: Kalo masih seputar drilling kok judul emailnya "logging" ? Illegal logging 'kali ya. asik. dengan beberapa pertanyaan baru. asyik.. BHA dsb) yang dibuat oleh mudlogger umumnya sama dengan yang disiapkan oleh drilling engineer di well plan mereka. Sik.. umumnya drilling engineer membuat well plan berdasarkan data offset wells yang ada di sekitar sumur yang akan di bor tsb. Dari seismic map. dan umumnya memang harus begitu (tapi ada lho KPS "kecil" yang tidak menyiapkan proposal rencana kerja dengan benar . 3. hanya besarannya yang mungkin berbeda: "actual" versus "plan". di dalam well plan dicantumkan juga semua drilling parameter dengan perkiraan besarannya (umumnya berupa "range": dari sekian ke sekian.

cost nya akan lebih mahal karena umumnya casing stringnya pun akan lebih banyak (berlapis) karena kita tidak pernah tau "hazard" atau bahaya apa aja yang akan kita encounter pada saat kita drilling deeper. Dalam setiap pengeboran sumur2 explorasi.3.bila ada . Drill-off test bisa dilakukan kapan saja pada saat drilling.umumnya terlihat di seismic map berupa spot2 di kedalaman yang relative dangkal (gambarnya pernah saya postingkan sebelumnya). mereka bisa plug back dan abandon the well tanpa harus menggunakan casing tsb. Conton kasus: Sumur Banjar Panji #1 Lapindo yang menyemburkan lumpur panas itu: Sumur BP#1 adalah sumur wildcat atau sumur taruhan dimana rencana awal di well plannya adalah untuk pasang casing 9 5/8" di kedalaman 8500ft. agar sumur2 development berikutnya (bila ada hydrocarbon discovery) akan lebih murah drilling cost nya tanpa mengurangi kualitas safety dan kualitas sumur2 itu sendiri. berarti mungkin ada sebab2 lain yang menyebabkan ROP melambat.58ppg (yang secara teoritis dalam keadaan normal tanpa gangguan bisa ngebor sampai kedalaman 9400ft). kita akan selalu berusaha mencari data sebanyak-banyaknya. saya pikir mereka "terlalu berani bertaruh" karena hanya bersandarkan pada aspek kick tolerance 0. Seperti kita ketahui bahwa ternyata mereka menembus loss circulation zone di kedalaman 9270ft (?) yang memporakporandakan scenario awal . Bila sumur yang dibor adalah sumur wildcat. Bila diyakini ada shallow gas hazard. umumnya design sumur (well plan) dibuat lebih konservatif : untuk safety first !! Bahkan bila perlu akan dilakukan shallow hazard survey bila di daerah tsb dicurigai ada shallow gas hazard. Untuk deskripsi lithologi berdasarkan cutting. Shallow gas hazard ini . Seandainya setelah beberapa kali dilakukan test tidak ada kenaikan ROP. bagaimana drilling dilaksanakan? RHE: Untuk wildcat wells atau exploratory wells atau sumur taruhan. Apa kontribusi dari pencatatan lag time? RHE: . umumnya dilakukan pilot hole drilling dulu sebagai salah satu mitigation plannya (sudah pernah saya bahas di posting2 sebelumnya).dan akhirnya berbuntut "national disaster". Memang pada sumur wildcat. Tapi dengan open hole section sepanjang 6000ft untuk sebuah sumur taruhan. Untuk topic yang satu ini akan saya bahas secara khusus di posting terpisah. sebab bila sumur tsb "dry hole". The only reason (dari kacamata drilling) yang bisa saya perkirakan adalah kawan2 Lapindo ingin "menghemat" casing 9 5/8". atau memang drilling parameter yang sedang dipakai sudah tepat untuk jenis formasi yang sedang dibor (formasinya memang keras banget). Drill-off test dilakukan untuk mencari besaran2 yang tepat dan optimum dari setiap drilling parameter untuk suatu formasi tertentu yang menghasilkan rate of penetration (ROP) tertinggi. tapi entah mengapa pemboran jalan terus sampai di kedalaman 9297ft yang akhirnya membuahkan bencana. tidak memiliki data sumur sebelumnya hanya berdasarkan data seismik.

standar "baku" memang tidak ada. ROP. sand. permeability serta strength dari formasi tsb. CO2 bila ada. Kedalaman yang lebih tepat bisa dilakukan / di verifikasi pada saat running electric logging untuk hole section yang besangkutan. Semuanya itu dirangkum dan dibuat dalam sebuat report yang disebut mudlog.sehingga koreksi kemudian bisa dilakukan. bottom hole assembly (BHA). Kualitas dari air lokal yang tersedia (terutama kandungan Chloride. dsb) 2. Pengaruhnya pada logging? Umumnya alat2 electric logging yang dipakai sama aja. dsb. Calsium. etc) 4. resistivity tool biasanya diganti dengan Induction tool.. Potassium) 5. Bagaimana caranya menentukan pemilihan pemakaian drilling mud? Apa pengaruhnya terhadap proses logging? RHE: 1. Soal drilling mud ini pernah saya tulis diposting sebelumnya (tanggal 25 July 2006) Please see below. Menambahkan penjelasan dari Bung Ridwan Hardiawan di bawah ini. Pertimbangan2 aspek lingkungan (biasanya Water based mud vs Oil Based mud). Data apa saja yang digunakan? RHE: Data yang digunakan adalah deskripsi lithology dari sampel drill cuttings tsb: jenis batuan (shale. kita perlu juga mempertimbangkan fracture gradientnya). Prosedur yang dipakai untuk mengevaluasi formasi (coring. gas readings (umumnya C1 s/d C5. Bila deskripsi lithologi dilakukan oleh mudlogger dan wellsite. chert. Bila diperkirakan lobang sumur sudah membesar (karena tergerus atau washed out) biasanya dilakukan "carbide check" untuk mengetahui annulus volume yang sebenarnya . dsb).Lag time dibutuhkan untuk memperkirakan dari kedalaman berapa drill cutting itu berasal. Tapi pada prinsipnya. Type formasi yang akan dibor (limestone. karena kebetulan beliau2 ini berkiprah di bisnis electric logging services. oil shows. 2. hanya untuk sumur2 yang memakai oil base mud. 3. limestone. type lumpur (dan propertiesnya) yang akan dipakai ditentukan oleh faktor2 sbb: 1. pore pressure. H2S. color. logging. coal. dsb). . sandstone. Ini lho. posting saya yang tanggal 25 July 2006 itu: Bung Roni. Temperature. (Untuk penentuan mud weight. shale. hardness. Untuk hal yang satu ini saya persilakan Bung Doddy Samperuru dan Bung Ridwan Hardiawan (Moderator KBK Bor yang lain) untuk menjelaskannya dengan lebih detail. Lag time dihitung berdasarkan drilling string dan annulus volume serta pump stroke per minute (SPM).

Semakin tinggi temperature dan tekanan di hole section tertentu.PV. selain formation pressure dan temperaturenya juga bisa berbeda. Gunanya untuk hole stability dan mencegah kick / blow-out. dimana: PV = Bacaan pada 600RPM . semakin ketat pula pengawasan mud properties yang diperlukan (mud cost / bbl nya pun biasanya akan semakin mahal). YP maupun Gel Strength merupakan parameter2 rheology lumpur yang pada intinya mencerminkan hole cleaning capability dari system Lumpur yang digunakan. Lumpur yang sudah dipersiapkan dengan cantik akan berubah propertiesnya karena adanya kontaminasi dengan masuknya material2 serta fluida2 lain yang berasal dari lubang yang sedang dibor. Dalam operasi drilling.5 . Mud cake yang terbentuk sebaiknya tidak tebal dan sifatnya liat . Viscosity = 40-55 [sec/quart] -> Diukur dengan mengunakan Marsh Funnel untuk mengetahui dengan cepat konsistensi dari lumpur bor (untuk air tawar pada suhu 75degF. dengan satuan [centipoise] YP = Bacaan pada 300RPM .Bacaan pada 300RPM. Biasanya mud properties untuk daerah2 lain juga tidak akan beranjak jauh dari range di bawah ini: 1.10 -> dibuat dalam suasana basa untuk mencegah korosi. used as the baseline). Susunan kimiawi batuan dari satu daerah di kedalaman tertentu bisa berbeda-beda dengan tempat2 yang lain. Density (Mud Weight) = ???? [ppg] -> beratnya tergantung formation pressure dan fracture gradient dari hole section yang sedang dibor.Tujuan akhir adalah untuk memperoleh system lumpur yang efektif namun dengan cost per barrel yang optimum. PV (Plastic Viscosity) = 6-15 [centipoises] 4.4/5 [lbs/100ft] PV. Parameter rheology lumpur ini diukur dengan menggunakan alat rotational viscometer. 7. 3. YP (Yield Point) = 14-22 [lbs/100ft2] 5. at least 2x sehari untuk me-maintain mud properties yang diinginkan. pH = 8. Viscosity-nya = 26 [sec/qt]. dengan satuan [lbs/100ft2] 6. 2. API Fluid Loss = 5-7 [cc/30 mins] -> mencerminkan jumlah relatif fluida lumpur yang masuk ke dalam formasi. mud properties dari hole section yang atas dengan hole section di bawahnya bisa berbeda karena perbedaan kimiawi batuan tsb. mud properties ini akan di cek terus secara kontinu. Gel Strength (10 sec / 10 mins) = 2/3 . Gel Strength mencerminkan kemampuan lumpur untuk "memegang" atau "men-suspend" drill cuttings agar tidak turun kembali ke dasar lobang dan stay di tempat pada saat pompa lumpur sedang "off". Bahkan di lobang yang sama. Di bawah ini saya ambilkan contoh range dari mud properties yang saya ambil dari sebuah sumur di daerah Ramba. seperti yang sudah disebut oleh Bung Ridwan di bawah ini.

. yang mencerminkan jumlah Calsium yang terlarut / tersuspensi di dalam lumpur. sedangkan High Gravity Solid (HGS) pada density dari lumpur tsb.!". kata Jenderal MacAthur athur queen .. untuk operasi drilling di offshore diperlukan air tawar untuk pre-hydrate gel/bentonite terlebih dahulu sebelum lumpur bisa dicampur dengan air laut dan mud additive yang lain. semoga gak bikin bingung.!!) :-) So. Pada intinya kandungan Chloride dalam air menentukan kemampuan bentonite (clay) untuk terhydrasi. ngomong doooooong... . 12. 8.. dilakukan juga Alkalinity test yang dinyatakan dalam Pm (untuk mud) dan Pf (untuk filtrate) untuk mengetahui kemampuan campuran lumpur untuk bereaksi terhadap asam (menggunakan larutan phenolphthalien). ada baiknya anda membaca buku American Petroleum Institute (API) Recommended Practice (RP 13D) "Recommended Practice on the Rheology and Hydraulics of Oilwell Drilling Fluids" dan API RP 13I "Recommended Practice for Laboratory Testing of Drilling Fluids" Maaf kalau penjelasan saya ini terlalu panjang. Low Gravity Solid (LGS) akan banyak berpengaruh pada mud viscosity.? Gak apa2 kok. tergantung kondisi setempat dan drilling program. bahkan udah jagoan bikin drilling AFE dan well plan segala (Hooii Karin. Harry Eddyarso Hallo Mbak MacAthur. jawaban saya ada di bawah ini ya (please see below): "I shall return. saya senang sekali dengan semangat anda yang menggebu2 untuk tau banyak tentang ilmu drilling. Drill Solids = <6 [% by volume]. dst dst . Untuk referensi tambahan. asyik memang! Saya juga punya murid cewek tamatan Teknik Sipil UI. HT-HP Fluid Loss = ??? [cc/30 mins] -> as required.. Selain mud properties tersebut di atas.. Baru diajarin sebentar aja doi udah tau banyak.. Salinity (Chloride content) -> tergantung kondisi setempat.. namanya Karinasari (member di milis ini juga). Itulah sebabnya. Mbak Athur. Omong2 pingin jadi drilling engineer nih. Excess Lime = 150-200 mg/liter -> menggunakan hardness test. 11. Wuih. Ada juga Methylene Blue Test (MBT) < 17ppb equivalent bentonite... 10. 9.(tough) untuk stabilitas dinding sumur dan meminimize "formation damage" karena intrusi fluida lumpur.

abnormal pressure zone . tapi gak ngerti maksudnya apa.pilot hole .hole opener / underreamer . buat pujiannya dan TERUTAMA buat PENJELASANnya! Makasih juga buat koreksi judulnya! Nanya lagi nih pak.casing point .Ada berapa jenis casing? Saya pernah mendengar surface casing. Mohon dijelaskan ya pak! .Kenapa musti dipasang conductor pipe terlebih dahulu baru menyusul casing? Bukankah fungsi conductor pipe juga sama dan bisa diwakilkan oleh casing saja? Dari email-email diskusi bapak yang lama di milis. Karina sari Halo pak Harry. . boleh ya? Semoga tidak bosen memberikan penjelasan! Drilling . jadi masuk hutan dan ngga keluar-keluar lagi sampai sekarang tuh (hanya nebeng mandi aja di lubuk linggau-ditempuh 1 jam off-road). mud logging beda lagi donk pak? Terima kasih.skid beam Logging Apakah yang dimaksud dengan logging adalah identik dengan wireline logging? klo begitu. ini baru aja mengalami masalah sedikit buat loggingnya karena aku bawa alat logging resistivity saja (ini rangkaian supercombo untuk dilubang pilot hole 12.Makasih pak. Selama ini yang saya tahu bahwa casing dipasang untuk menahan agar formasi tidak runtuh ke dalam well. saya mendapatkan beberapa istilah yang tidak saya mengerti. intermediate / protective casing.1/2") DLL-SFL-MSFL-MSonic(DT-SDT)-RHOB-GR-SP-NPHI-CAL eh ternyata keseluruhan tool nya kalau dirun mencapai 130 ft sedangkan kita hanya . hanya saja pelaksanaannya bersamaan? Casing . maap aku baru spud sumur Sriwijaya-1 tanggal 5 may 2007 pukul 16:00 kemaren.Apakah logging termasuk dalam pekerjaan drilling? Atau driling dan logging termasuk pekerjaan yang beda.Kenapa casing dipasang berlapis? .1/4"-yang akan dienlarge menjadi 17.Apa bedanya casing dengan conductor pipe? . production / liner casing.

Kalau di atas normal. akibatnya sekitar 100 ft data dari DLL dan SP tidak bisa dibaca. ABnormal bisa saja di atas trend normal pressure tapi bisa juga di bawah trend normal pressure.g.) sehingga hasil DLL dikhawatirkan tidak maksimal karena kandungan salinitas lumpurnya sangat minim.. ada miss deh. semuanya akan mengacu ke hukum dasar tersebut. sekali lagi. di laut Jawa tekanan normalnya (gradientnya) adalah 0. hanya bergantung kepada kedalamannya saja dan tentu saja jenis fluidanya.. bahwa fluida in place adalah WATER. . sekarang aku ngga jago bikin afe loh pak. Pada daerah2 yang mempunyai abnormal pressure zone.(harusnya bawa induction tool) ya jadi a very good lesson learned deh. Pak Harry.TD ... Adapun yg disebut sebagai Pressure Normal adalah Hydrostatic Pressure dari suatu kedalaman dan dengan SATU asumsi. Pressure gradient tidak sama dengan Gradien geothermal.. namanya OVER pressure. Kalau pernah tau hukum P=rho. 1. mau nemenin aku disini? Hehehe.. Pressure normal di satu lapisan sub-surface. karena daku hanya membawa tool berdasarkan kontrak. Logging While drilling (LWD) = Logging tool di attach langsung di BHA 2.POOH . bukan OIL/GAS... Mudahan membantu.h.lalu running LOGGING "abnormal pressure zone = zone yang mempunyai tekanan formasi di atas normal. pressure gradien di muka bumi dimanapun hukumnya adalah sama. kalau gradien geothermal memang akan berbeda-beda di belahan bumi. pressure gradientnya bisa mencapai > 0... KS -masih terjebak dihutan- Nataniel Mangiwa Q: Apakah logging termasuk dalam pekerjaan drilling? Atau driling dan logging termasuk pekerjaan yang beda...465 psi/ft.8 psi/ft" ABNORMAL pressure kurang tepat kalau SELALU diartikan sebagai pressure yg DI ATAS normal. Logging After drilling (WIRELINE/TLC) = Setelah drilling .karena mud yang dipakai masih native mud-pre spud mud (bentonite aja. karena abnormal artinya adalah TIDAK normal (di luar normal). Kenapa WATER? karena kandungan reservoir/aquifer terbanyak di seluruh muka bumi ini adalah WATER.tapi juga jago mancing! regards. Setau saya.mempersiapkan pocket max 30 ft.. sedihnya.. hanya saja pelaksanaannya bersamaan? A: Logging dari view geology ada 2 jenis.

Please see my responses below. baik internal pressure (burst rating) maupun external pressure (collapse rating). tapi gak ngerti maksudnya apa. biasanya selubung conductor diconsider sebagai bagian dari struktur tsb. intermediate / protective casing.Kenapa casing dipasang berlapis? .Harry Eddyarso Mbak Athur. Data2 itu dikumpulkan. Bahkan di .com Subject: RE: [Oil&Gas] (bor) Tanya # 3: Logging Makasih pak.Apa bedanya casing dengan conductor pipe? . Casing . baik itu data2 atau informasi dari mudlogging maupun yang dari electric logging. di compiled dan disajikan dalam bentuk "mud log report" atau "logs" untuk dianalisa lebih lanjut.com] Sent: Tuesday.Ada berapa jenis casing? Saya pernah mendengar surface casing. Logging bisa diartikan sebagai "data acquisition" dalam proses drilling. Dalam bangunan lepas pantai (platform). Conductor pipe sebenarnya TIDAK didesign untuk menahan pressure.com Cc: pemboran@migas-indonesia. _____ From: athur queen [mailto:athur_queen@yahoo. Selama ini yang saya tahu bahwa casing dipasang untuk menahan agar formasi tidak runtuh ke dalam well. . logging termasuk bagian dari aktifitas drilling. buat pujiannya dan TERUTAMA buat PENJELASANnya! Makasih juga buat koreksi judulnya! Nanya lagi nih pak. 2007 3:24 PM To: Migas_Indonesia@yahoogroups.Kenapa musti dipasang conductor pipe terlebih dahulu baru menyusul casing? Bukankah fungsi conductor pipe juga sama dan bisa diwakilkan oleh casing saja? RHE: Conductor adalah selubung terluar dari sebuah sumur dan umumnya berfungsi sebagai "struktur" yang menahan beban vertical (axial stress) dari beban2 di bawahnya.Apakah logging termasuk dalam pekerjaan drilling? Atau driling dan logging termasuk pekerjaan yang beda. May 08. production / liner casing. boleh ya? Semoga tidak bosen memberikan penjelasan! Drilling . hanya saja pelaksanaannya bersamaan? RHE: Ya.

.abnormal pressure zone = zone yang mempunyai tekanan formasi di atas normal. namun kalau keduanya digabung untuk sumur yang sama.465 psi/ft. Dari email-email diskusi bapak yang lama di milis. (maaf ya. pressure gradientnya bisa mencapai > 0. di laut Jawa tekanan normalnya (gradientnya) adalah 0. ke-3 arm atau lengannya umumnya bersifat "fixed". data2nya saling menguatkan (verified). dsb.8 psi/ft. sedangkan pada underreamer. atau untuk keperluan electric logging quality (karena kalau kita logging di lubang besar hasil log nya kurang akurat).casing point = kedalaman dimana sebuah casing string akan di set dan di semen. . Mohon dijelaskan ya pak! RHE: . Pada daerah2 yang mempunyai abnormal pressure zone. Untuk acuan kedalaman interval perforasi digunakan wireline logs karena lebih akurat. Keduanya berbeda dalam bentuk dan cara akuisisi datanya. Kenapa di bor pilot hole? Ada beberapa alasan. Note: Kalau belum pernah ke rig ya agak susah saya ngejelasinnya. .hole opener / underreamer = alat drilling yang berfungsi untuk "membuka" atau "membesarkan" pilot hole menjadi ukuran lobang yang sebenarnya. Logging Apakah yang dimaksud dengan logging adalah identik dengan wireline logging? klo begitu. di antaranya: untuk alasan safety terutama untuk daerah2 yang disinyalir mengandung shallow gas hazards. ke-3 armnya akan terbuka dengan tekanan Lumpur yang dipompakan melalui drill string.. Mudlog kurang akurat karena drill cuttings yang diambil sebagai sample. Setau saya. Soal casing ini sudah pernah saya tulis dalam posting saya tanggal 28 October 2006. leg A (kaki yang vertical) biasanya dipakai juga sebagai conductor dari salah satu sumurnya. Please check (kalo dipostingkan lagi entar orang2 bosan melihatnya). kedalaman asalnya hanya dikira2 berdasarkan lag time.skid beam = beam yang buat menumpu rig untuk bergeser (skidding).). terus saya postingkan lagi tanggal 1 April 2007. Kalo hole opener. Terima kasih.pilot hole = lubang "yang relative" lebih kecil dari ukuran lobang sebenarnya untuk hole section yang bersangkutan. . .platform type tripod. mud logging beda lagi donk pak? RHE: Logging itu bisa mudlogging atau electric / wireline logging. saya mendapatkan beberapa istilah yang tidak saya mengerti.