Cara Menghilangkan Sample Data Pada Joomla

Saat pertama kali anda menginstal Joomla, anda diberi pilihan untuk menginstal sample data atau tidak. Jika anda memilih menginstal sample data, maka joomla milik anda memiliki tampilan default yang diberikan oleh Om Joomla. Tampilan itu berupa beberapa menu, artikel, advertisement, dll. Nah, jika anda ingin menghilangkan tampilan tersebut, ada 2 hal yang dapat anda lakukan. Pertama unpublish semua article, category, section, dan menu tersebut. Kedua, menghapus semuanya. Mari kita bahas satupersatu. Untuk cara pertama, masuk ke artikel manager, category manager, section manager, kemudian centang semua file atau bisa langsung dengan mencentang select all. Lalu klik unpublish, maka semua tampilan berupa artikel, kategori dan section tidak akan ditampilkan, dan hanya tersisa menu-menunya saja. Selanjutnya, untuk menghilangkan menunya, masuk ke menu manager dan centang semua menu kemudian klik unpublish atau bisa melalui menu extensions > module manager dan pilih nama menumenu yang ingin tidak ditampilkan, kemudian pilih dan klik disable pada bagian atas kanan. Maka menumenu tersebut tidak akan tampil. Jika ingin benar-benar mengosongkan tampilan joomla, pada extensions > module manager, select all dan pilih disable. Untuk cara kedua, Logikanya begini, jika anda ingin menghapus section, maka terlebih dahulu anda harus menghapus semua category yang ada di dalamnya, jika ingin menghapus category, anda harus menghapus semua artikel yang ada di dalamnya terlebuh dahulu. Jadi urutannya adalah, hapus semua artikel >>> kategori >>> section. Masuk artikel manager, select all dan klik "Trash". kemudian masuk artikel trash, select all dan klik delete, maka semua artikel akan terhapus. Setelah itu, masuk category manager, select all dan klik delete. Terakhir, masuk section manager, select all dan klik delete. Apakah sudah selesai ? Sepertinya masih ada yang tersisa ? Ya benar, kita belum menghapus menunya. Masuk ke menu manager dan pilih menu-menu yang ingin dihapus, klik "Trash". Kemudian masuk ke menu trash dan pilih yang akan dihapus kemudian klik delete. Selesai sudah. Sebenarnya anda bisa mengatur semua isinya dan tampilan di website melalui module manager, apakah ingin dihapus atau hanya tidak ditampilkan saja. Saya sarankan, hapus saja yang memang tidak diperlukan, tapi sebagai referensi bagi anda, cukup dengan tidak menampilkannya saja. Tapi, ada kekhawatiran konten atau isi dari sample data tersebut tidak sinkron dengan isi atau konten website yang anda buat karena dalam SEO, isi website yang saling berhubungan dapat membantu paman search engine dalam mengindex website anda.

Cara Upload dan Menghapus Gambar Melalui Media Manager Joomla
Joomla merupakan CMS terdahsyat saat ini, karena banyak fasilitas yang sangat mendukung sehingga memudahkan para penggunanya dalam mengoperasikan situs mereka. Salah satu fasilitas yang disediakan Joomla adalah Media Manager. Media Manager Joomla berfungsi sebagai tempat untuk mengatur dan mengelola file-file berupa gambar yang terdapat pada situs Joomla Anda. Ibarat Windows Explore pada komputer Anda. Jadi, Anda dapat menghapus gambar, upload gambar secara langsung melalui Media Manager Joomla ini, tanpa harus menggunakan hostingan Anda. Tutorial Joomla kali ini, kita akan belajar memaksimalkan fungsi dari Media Manager Joomla ini, yaitu untuk melakukan upload gambar, menghapus gambar, hingga memodifikasi atau membuat folder baru. Upload Gambar Upload berarti kita memasukkan file atau gambar ke dalam Joomla kita. Untuk melakukan Upload gambar, langkah-langkahnya sebagai berikut. 1. 2. 3. 4. 5. Seperti biasa login ke dalam halaman administrator Joomla. Masuk ke Media Manager Joomla Tentukan dahulu lokasi file yang akan di upload nantinya. Jika sudah, klik browse dan tentukan file gambar yang akan di upload. Ok. Kemudian klik pada icon Start Upload.

Gambar yang di upload telah masuk ke dalam lokasi file yang sebelumnya telah ditentukan. Sekarang kita bahas bagaimana cara menghapus gambar. Menghapus Gambar Delete atau menghapus gambar berarti menghilangkan file gambar dari Joomla Anda. Melalui Media Manager Joomla inilah kita dapat menghapus gambar. Caranya: 1. 2. 3. 4. Pastikan Anda telah Login ke halaman administrator Joomla dan masuk ke Media Manager. Cari dan tentukan file gambar yang akan dihapus. Pilih atau klik check box pada file gambar yang akan dihapus. Klik icon Delete pada bagian atas halaman Joomla Anda.

Bukan sulap buka sihirrrr. Tadaaa, gambar telah menghilang dari website Joomla Anda. Hehe jayus dikit. Oke bahasan terakhir kita akan mengelola file gambar kita sendiri dengan membuat folder baru dalam Media manager Joomla kita. Membuat Folder Membuat folder bertujuan agar file-file gambar yang Anda simpan terkelola dengan baik, sehingga Anda tidak akan pusing mencari lokasi file gambar yang ingin dicari. Caranya sangat singkat: 1. Setelah Login Joomla, masuk ke dalam Media Manager Joomla. 2. Pada bagian atas dari media manager Joomla, terdapat kolom isian untuk membuat folder baru. Isikan nama folder baru yang ingin dibuat pada kolom isian tersebut. 3. Terakhir, klik icon Create Folder dan folder baru berhasil dibuat. Semoga Ilmunya bermanfaat.

Cara Memasukan Gambar ke Dalam Artikel Joomla
Dalam artikel pelajaran Joomla kali ini, kita akan belajar mengenai cara memasukkan atau menyertakan gambar ke dalam postingan. Situs yang baik di mata search engine adalah situs yang memiliki konten yang bermutu, dan baik. Konten di sini tidak hanya berupa tulisan saja, tetapi berisi pula konten gambar atau video. Jadi, jika situs anda ingin dilirik oleh abang-abang search engine, bukan dengan menyogok, bukan pula dengan menodongkan pisau, melainkan dengan memberikan konten yang baik dan bermanfaat. Masuk ke topik pembahasan, cara memasukkan gambar ke dalam postingan di Joomla adalah sbb:
• • • •

• •

Login halaman administrator Joomla Masuk ke dalam Article Manager Pilih artikel mana yang ingin disertakan gambar atau klik New jika ingin memasukkan gambar pada postingan baru. Pada kolom tulisan artikel, terdapat shortcut atau icon Insert/edit image. Jika bingung mencarinya, bentuk iconnya seperti pohon (kalau mata saya tidak sewer) atau disebelah kanan icon berbentuk jangkar. Klik icon insert/edit image tersebut. Isikan alamat URL gambar yang ingin dimasukkan pada image URL, deskripsi tentang gambar pada image description, dan alignment untuk menentukan posisi image yang nantinya ditampilkan. Klik Insert. Jika berhasiil, akan muncul gambar dalam kolom tulisan artikel Joomla Anda. Kemudian klik Save. Klik preview pada bagian atas kanan untuk melihat hasilnya di frontend.

Cara Menggunakan dan Membuat Contact di Joomla
Artikel Joomla episode kali ini akan membahas tentang "menggunakan fasilitas (component) Contact dalam Joomla". Tujuan saya membahas tutorial ini, tentu dilatar belakangi pentingnya "contact" dalam suatu situs. Contact berfungsi sebagai penghubung antara pengunjung dengan pemilik website dimana pengunjung dapat memberikan masukkan maupun kritikan dan komentar kepada pemilik website. Fasilitas contact ini terdapat dalam menu "Component" dari halaman administrator Joomla. Betapa baiknya om Joomla untuk memanjakan para penggunanya. Nah, untuk cara pembuatannya, ikuti langkah-langkah sebagai berikut:
• • • • • •

Login ke dalam halaman administrator Joomla. Pilih menu Component dan pilih contact >>> categories. Terlebih dahulu buatlah kategori contact baru. Sama seperti proses pembuata artikel saja. Setelah kategori kontak dibuat, masuklah ke halaman contact manager. Klik New, untuk membuat contact baru. Akan muncul banyak kotak isian. Isi semua data yang diperlukan. Untuk mengatur tampilan tiap data, lihat pada bagian sebelah kanan halaman web Joomla (contact parameters). Klik Save.

Sekarang contact baru Anda telah berhasil dibuat. Coba klik preview untuk melihat hasilnya. Apakah sudah muncul contact baru tersebut ? Mungkin Anda bingung, saya juga demikian saat pertama kali mencoba fasilitas ini. Sebenarnya prosesnya belum selesai. Hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah menampilkan contact yang telah dibuat tersebut ke dalam frontend Joomla. Bagaimana caranya ? Ikuti langkah-langkah berikut.
• • • • •

Pastikan Anda masih login dalam halaman administrator Joomla. Pilih menu menus dan pilih menu dimana contact ini akan ditampilkan. (biasanya diletakkan dengan menu home, jadi pilih menu yang terdapat menu home. Misalnya main menu) Klik New. Pada pilihan menu item, pilih contacts >>> standard contact layout untuk menampilkan satu buah contact. Isikan nama title dan lihat bagian kanan halaman Joomla, pada parameters (basic) pilih contact yang akan ditampilkan. Klik Save.

Nah, seharusnya telah bertambah satu menu baru pada halaman frontend Joomla Anda bukan. Semoga Pelajaran Joomla ini bermanfaat.

Cara Merubah Lama Waktu Sesi (Session Lifetime) Administrator Joomla
Apa sih maksud dari judul artikel Joomla kali ini. Kalau dalam bahasa inggris lama waktu sesi disini berarti session lifetime, kira-kira seperti itu. Hehe. Tujuan artikel Joomla mengangkat topik bahasan mengenai lama waktu sesi ini dikarenakan pengalaman saya saat menggunakan Joomla melalui halaman Administrator Joomla. Bisa dibilang bagi-bagi pengalaman mengenai Joomla saja, karena pengalaman ini kurang mengenakkan bagi saya. Pernahkah Anda mengalami hal seperti ini, sudah menghabiskan banyak waktu untuk menulis suatu artikel, sudah panjang-panjang menulis suatu artikel, sudah bagus-bagus merangkai kata-kata untuk posting artikel atau sudah melakukan semuanya itu dengan kerja keras sampai harus rela membayar billing warnet yang mahal (hehe...) tetapi semua yang telah dibuat hilang begitu saja ??? Jika mengalami hal seperti itu, apa yang Anda rasa? sudah tentu kesal, marah walaupun mungkin ada yang merasa biasa saja. Dari pengamatan saya, saat kita menulis suatu artikel, Paman Joomla ini berpikiran bahwa kita sedang tidak mengoperasikan halaman administrator Joomla kita. Berbeda jika kita berpindah dari halaman administrator ke menu manager, dari menu manager ke module manager dan sebagainya, itu baru bisa dibilang kita mengoperasikan halaman administratorl Joomla kita oleh Paman Joomla. Yang menjadi masalah adalah saat kita harus menulis artikel dalam waktu yang lama. Nah loh? Sebenarnya masalahnya terdapat dari kata kunci di baris ke-2, yaitu "session lifetime" itu. Session lifetime ini adalah lama waktu yang ditentukan untuk melakukan logout secara otomatis dihitung sejak halaman administrator Joomla kita dalam keadaan tidak aktif. Standar waktu session lifetime yang diberikan om Joomla ialah 15 menit. Berarti, setelah 15 menit kita tidak mengoperasikan halaman administrator Joomla kita, maka akan logout secara otomatis ke halaman login halaman administrator Joomla kita. Sama saja memberikan batasan kepada kita untuk menulis artikel tidak lebih dari 15 menit. Mengganti Lama Waktu Session Lifetime:
• • • • •

Sekarang yang perlu kita lakukan untuk mencegah hal itu adalah mengganti lama waktu session lifetime tersebut. Anda bisa mengaturnya sesuai keinginan. Caranya: Login ke dalam halaman administrator Joomla. Masuk ke Global Configuration Joomla. Pilih submenu system. Pada bagian sebelah kanan halaman Joomla, terdapat kotak isian Session Settings. Ganti waktu standar 15 menit tersebut dengan waktu yang diinginkan untuk halaman administrator Joomla Anda. Klik Save.

Terdapat catatan : jangan mengatur waktunya terlalu tinggi. Saya juga kurang tau apa dampaknya jika mengatur waktunya terlalu tinggi. Sebenarnya session lifetime ini berguna juga untuk keamanan halaman administrator Joomla jika kita lupa melakukan logout. Jadi, atur sebijaksana mungkin waktunya. Semoga pengalaman Pelajaran Joomla ini bermanfaat untuk teman-teman.

Cara Membuat dan Memodifikasi Poling di Joomla
Dalam Tutorial Joomla kali ini, Pelajaran Joomla akan membahas cara membuat module Polls atau polling di Joomla berserta cara mengganti pilihan jawaban polling. Jika saat proses Instalasi Joomla Anda menyertakan sample data untuk situs Joomla Anda, maka dalam tampilan frontend Joomla pertama kali terdapat polls atau poling di dalamnya. Jika demikian, ada 2 hal yang dapat dilakukan, pertama mengganti pilihan dan pertanyaan polls tersebut atau membuat baru sebuah polls. Cara 1 : Memodifikasi Polls Joomla Pertama, mari kita coba untuk memodifikasi pertanyaan dan pilihan polls yang sudah ada. Caranya:
• • • • • •

Login ke dalam Halaman Administrator Joomla. Pilih menu Components dan pilih Polls. Maka dalam halaman Poll Manager, telah terdapat satu buah poll yang disediakan sebagai sample data (Jika melalukan Install Sample Data). Klik poll tersebut atau pilih dan klik Edit. Akan muncul beberapa kotak isian. Ganti titile yang sudah tertera disitu dengan pertanyaan baru yang ingin diajukan. Jangan lupa untuk pilih "yes" untuk pilihan published. Pada pilihan option, terdapat 12 kotak option yang dapat diisi (Joomla versi 1.5.14). Isikan kotak option tersebut sebagai daftar pilihan jawaban pertanyaan yang Anda buat. Klik Save.

Setelah itu klik Preview di bagian atas kanan untuk melihat hasilnya. Apakah pertanyaan dan pilihan polls awal sudah berganti menjadi yang baru ? Harusnya sudah. Hehe Cara 2 : Membuat Polls Joomla Baru Kedua, kita coba membuat polls baru. (dimisalkan saat instalasi Joomla pertama tidak melakukan "Install Sample Data"). Caranya :
• • • • • • • •

Login ke dalam CPanel Joomla. Pilih menu Components dan pilih Polls. Dalam halaman Poll Manager, klik New untuk membuat Polls baru. Lakukan hal yang sama seperti melakukan modifikasi polls di atas, yaitu dengan mengisikan title dan option yang diinginkan. Klik Save. Setelah membuat Polls baru, Pilih menu extensions >>> module manager. Dalam halaman Module Manager, Klik New untuk membuat module baru. Terdapat beberapa pilihan module baru, Pilih Polls dan klik Next. Isikan nama title, misalkan Polling. Pada pilihan position, pilih letak module polls ini akan ditampilkan. Pada bagian sebelah kanan, “module parameters” pilih polls yang akan ditampilkan. Pada pilihan menu assignment, tentukan module polls ini akan ditampilkan dalam halaman apa saja. Klik Save.

Klik Preview kembali dan lihat polling baru Anda telah tampil di halaman frontend Joomla. Semoga Tutorial Joomla dalam blog Pelajaran Joomla ini bermanfaat.

Menginstal Joomla dengan Fantastico
Terdapat dua cara dalam menginstall Joomla. Cara pertama ialah Install Joomla secara manual, dan cara kedua ialah Install Joomla dengan Fantastico. Dalam artikel joomla ini akan saya bahas bagaimana cara menginstal Joomla dengan fantastico. Sebelum anda menginstal Joomla dengan fantastico, anda harus sudah memiliki domain dan hosting yang aktif. Setelah itu anda baru dapat menginstal Joomla melalui hosting anda, caranya:
• • • • •

• • •

Login CPanel hosting anda. Klik menu fantastico atau klik pada Installation Script. Klik Joomla dari daftar script yang disediakan. Klik New Installation. Akan muncul kotak informasi yang harus anda isi untuk keperluan tentang situs Joomla yang akan anda buat. Ingat baik-baik username dan password yang anda buat, karena akan digunakan untuk login cpanel joomla anda. Isikan email anda yang masih aktif untuk konfirmasi pengintalan Joomla anda. Setelah semua data telah anda isi, Klik Install Joomla. Anda akan mendapatkan email konfirmasi untuk pengintalan Joomla dan mendapatkan pemberitahuan bahwa pengintalan Joomla anda berhasil. Untuk login ke dalam situs Joomla anda, ketik yourdomain.com/administrator pada address bar.

Selamat, sekarang anda telah dapat login dan membuat website Joomla anda sendiri.

Cara menginstall Aplikasi XAMPP
Perlu Anda ketahui dahulu, bahwa Joomla! diciptakan dengan menggunakan bahasa scripting PHP dan database MySQL. Selain kedua hal tersebut, webserver juga diperlukan untuk membuat suatu website. Jika Anda ingin melakukan instalasi Joomla!, pastikan ketiga hal tersebut haruslah ada. Jika Anda menggunakan jasa hosting dalam instalasi Joomla!, biasanya ketiga hal tersebut sudah tersedia otomatis. Yang menjadi masalah adalah, jika Anda ingin instalasi Joomla! manual atau secara local di komputer Anda, maka ketiga aplikasi tersebut wajib anda install terlebih dahulu di komputer Anda. Jika Anda harus menginstal ketiga aplikasi tersebut, pastinya akan menjadi sulit bagi Anda jika harus menginstalnya satu per satu. Namun, sekarang ini telah tersedia paket aplikasi yang menyediakan ketiga aplikasi tersebut di dalamnya, seperti XAMPP, Appserv atau WAMP5 server. Dalam artikel Joomla! kali ini, ilmujoomla.com akan menjelaskan cara instalasi aplikasi XAMPP. Berikut langkah-langkah:
• • • • • • • •

Download file XAMPP terlebih dahulu dan simpan dalam directory komputer Anda. Buka directory file XAMPP yang telah anda simpan tersebut. Ekstrak file XAMPP tersebut pada komputer anda, misalnya c:\xampp. Jika Anda telah ekstrak file XAMPP tersebut, buka directory XAMPP tersebut. Jalankan setup_xampp (untuk pertama kali instalasi). Jalankan apache_start kemudian mysql_start. Jalankan browser Anda, misalnya Mozilla Firefox. Ketik http://localhost pada address bar. Selesai.

Anda dapat membaca panduan untuk install dan uninstall pada file readme_en di dalam folder XAMPP yang telah Anda ekstrak.

Cara Membuat Header Pada Template Joomla
Dalam pembahasan kali ini ilmu joomla.com akan membahas tips dan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk dapat mengganti logo header pada template joomla. Setiap template memiliki logo headernya masing-masing, contohnya saja default template joomla yang diberikan setelah instalasi pertama kali. Jika Anda menggunakan template yang memiliki logo header yang sesuai dengan konten situs Anda mungkin bukan menjadi suatu masalah. Tapi bagaimana jika konten dan logo header tersebut tidak berhubungan ? Tentunya yang lebih penting, pasti Anda ingin agar situs Anda beda dengan kebanyakan situs lainnya yang menggunakan jenis template yang sama. Untuk itulah ilmujoomla.com akan coba membantu Anda yang belum mengerti bagaimana cara mengganti logo header Joomla tersebut. Berikut ini adalah langkah-langkahnya:
• • •

• • • •

Tentukan template yang akan dipakai dan diganti logo headernya. Misalnya default template Joomla "rhuk_milkyway". Cari letak file dari logo header tersebut di hostingan website joomla Anda atau jika menggunakan server lokal di folder joomla Anda melalui windows explore. Jika menggunakan hosting, letak file biasanya terletak dalam file manager >>> public_html >>> template >>> rhuk_milkyway >>> images. Jika menggunakan server lokal terdapat dalam folder \template\rhuk_milkyway\images. Jika letak file telah didapat, catat informasi mengenai logo header joomla tersebut. Seperti gambar berikut ini. Siapkan logo header baru dengan nama file, jenis file yang sama. Untuk memudahkan, buat logo baru dengan ukuran yang sama juga. Setelah itu ganti atau langsung paste saja logo header baru tersebut di dalam folder tersebut dan secara otomatis logo header lama akan digantikan dengan yang baru. Refresh Halaman Joomla Anda dan lihat hasilnya.

Sebenarnya Anda bisa membuat logo header Joomla baru dengan ukuran yang berbeda. Semoga bermanfaat.

Membuat Favicon Pada Joomla
Halo pada posting kali ini ilmujoomla.com akan menjelaskan tutorial langkah demi langkah mengubah Joomla favicon. Apa yang dimaksud dengan favicon? favicon merupakan singkatan dari favorite icon, yang terletak disebelah kiri address bar. Untuk lebih jelasnya coba perhatikan gambar dibawah ini.

Biasanya Joomla menggunakan default gambar faviconnya sendiri dan kebanyakan web master membiarkan gambar favicon ini apa adanya. Tentu saja hal ini tidak masalah apabila anda membuat website yang membahas tentang Joomla. Apabila anda tidak membuat website tentang Joomla hal ini tentu saja masalah, karena hal ini dapat menurunkan tingkat kredibilitas website yang anda miliki. Sebagai contoh anggap saja anda membuat website yang membahas tentang mobil lengkap dengan modifikasinya dengan menggunakan Joomla dan website anda memiliki favicon Joomla. Apabila pengunjung mengunjugi website anda, maka pengunjung tersebut akan merasa aneh dengan favicon website anda. Dan anda tidak ingin membiarkan hal ini terjadi kan ?. Jangan khawatir anda dapat mengubah favicon Joomla sesuai dengan keinginan anda supaya anda dapat meningkatkan tingkat kredibilitas website anda. Berikut ini tutorial langkah demi langkah untuk mengubah favicon Joomla.

Langkah pertama siapkan logo atau gambar yang hendak anda buat sebagai logo favicon anda. Edit gambar tersebut supaya memiliki resolusi 16px X 16px. px disini berarti pixel. Anda dapat mengedit dengan menggunakan software photo editing kesukaan anda, misalnya Photoshop, Gimp atau Paint bawaan Windows atau anda dapat mengenerate gambar yang anda punyai langsung menjadi favicon dengan menggunakan online tools seperti situs chami, URLnya ( http://www.chami.com/html-kit/services/favicon/ ). Langkah kedua adalah anda harus mengetahui anda menggunakan template joomla apa. Misalnya anda menggunakan template joomla ja-purity, maka biasanya file favicon.ico tersimpan di folder "/templates/ja_purity". Download hasil generate file favicon yang anda buat dengan menggunakan situs chami. Kopikan file favicon.ico hasil generate dari situs chami ke folder template Joomla yang anda gunakan. Misalnya anda menggunakan template ja_purity, maka kopikan file favicon.ico tersebut ke folder "/templates/ja_purity". Apabila terdapat warning message yang menanyakan apakah anda ingin melakukan overwrite file ini, langsung klik yes. Langkah terakhir adalah menghapus cookies web browser anda. Cobalah buka website anda dan perhatikan apakah favicon website anda sudah berubah.

Ok sekian dulu yach... Selamat mencoba dan good luck!

Tips Membuat Website Joomla Bagian 1
JIka kita sudah bisa membuat website dengan joomla, nah hal yang terpenting adalah membuat website kita lebih kelihatan profesional, terlalu keren gak ya ..kata-kata itu, intinya biar kelihatan mantap dan handal. Nah agar website joomla tersebut keihatan baik dan lebih profesional, mungkin tips tentang membuat website joomla ini sedikit membantu Anda dalam mengelola web joomla: 1. Buat baru pavicon.ico untuk mengganti pavicon standar joomla. Saat website kita selesai di buat Pavicon atau icon pada browser pasti memakai standar joomla yang berwarna hitam. Jika website kita resmi tentu gak lucu jika icon nya berbeda dengan isi web kita. untuk mengganti pavicon silahakan kunjungi alamat berikut tinggal anda sediakan icon web anda dengan ukuran 16×16 Pixel formatnya bisa jpg, gif, png atau lainnya yang mendukung pembutan icon. 2. Selalu membackup file database joomla, membackuap database joomla bisa menggunakan PHPmyadmin atau Anda memasang component backup database. 3. Jika Anda hendak mengisi content Joomla jangan mengcopy paste langsung dari file Word, apalagi word 2007 karena hal ini akan membuat isi content Anda tidak sesuai dengan setingan. Misal jenis font bisa berubah begitu juga ukurannya. Sebaiknya Anda mengopy dari Notepad. 4. Jangan lupa menempatkan tombol pencarian di website joomla Anda. Saat kita merubah posisi2 modul terkadang kita lupa menempatkan modul pencarian. Tempatkan modul ini agar mudah terlihat oleh pengunjung, hal ini penting jika web Anda telah banyak isinya. 5. Manfaatkan tombol Readmore. Biasanya kita sengaja atau tidak kita tidak menempatkan tombol readmore dan hanya cukup menempatkan Link pada judul saja. Ini penting jika pengunjung web Anda baru. 6. Jangan mengaktifkan publikasi PDF hal ini akan membuat duplikat content yang tidak di sukai oleh search engine dan akan menghambat SEO. 7. Periksa posisi file dan directory joomla terutama masalah hak akses. Dalam struktur file joomla ada beberapa directory yang memang harus 777 dan ada juga yang tidak. Directory penting yang harus di kembalikan saat kita tidak mengedit yaitu file configurasi.php ubah setelah Anda mengedit ke posisi 644. 8. Dalam hal meta data alangkah baiknya tidak terlalu panjang cukup 5 deskripsi dan lima meta keyword yang benar-benar erat isinya dengan Website joomla Anda. 9. Aktifkan cache hal ini akan berpengaruh pada kecepatan loding pada halaman yang pernah di akses. Cache berfungsi menyimpan salinan dari halaman web sehingga pengguna tidak perlu memuat seluruh halaman Anda setiap kali mereka kunjungi. 10. Menonaktifkan statistik bawaan joomla karena hal ini akan membuat webkita akan cepat penuh filenya. Sebagai gantinya bisa menggunkan pihak ketiga seperti Google Analystics. 11. Unistall Component dan module yang tidak di gunakan. Terkadang component pihak ketiga menjadi celah untuk masuk ke website kita. OK mungkin itu dulu tips saat membuat website joomla pertama kali, seperti biasa bagi yang sudah mempraktekan maupun dapat pengalaman yang baru bisa di tambahkan disini. Mudah-mudahan tips membuat website joomla ini sedikit menambah wawasan bagi Anda. Selamat berkreasi dengan Joomla.

Menyembunyikan Halaman Login Administrator Joomla 1.5.X
Sebuah folder yang terbuka dapat digunakan oleh seorang "hacker" untuk mencoba menembus administrasi sebuah sistem. Penyediaan form, seperti: Halaman Login dan mesin mencari (Searching) akan dimanfaatkan oleh hacker untuk menyusupkan kode SQL yang lebih dikenal dengan istilah MySQL Injection. Seorang hacker akan memanfaatkan form tersebut untuk menginjeksi beberapa kode SQL. Karena pada dasarnya, Halaman Login dan Searching mengarah ke database. Semua pasti tahu, halaman login ke administrator Joomla sangat terbuka dan mudah diakses. Meskipun terdapat kolom user dan password, justru hal itulah yang sering dimanfaatkan oleh hacker dalam melakukan mysql injection. Ada beberapa cara untuk memproteksi folder tersebut, diantaranya: memproteksi folder dengan password melalui fasilitas CPanel, memproteksi folder dengan .htaccess, memproteksi folder dengan kode tambahan (Misal: php, asp, dll), atau memanfaatkan extensions Joomla. Joomla memiliki sebuah hambatan, pengguna dapat dengan mudah mengetahui situs dibuat dalam Joomla! dengan mengetikkan URL untuk mengakses administrasi wilayah (misal: www.sitename.com/administrator). Hal ini membuat hacker untuk meng-hack situs mereka dengan mudah terhadap id dan password Joomla! Ada beberapa ekstensi (extensions) Joomla untuk memproteksi halaman administrator baik yang bersifat gratis ataupun berbayar. Berikut ini terdapat sebuah plugins yang dapat digunakan untuk memproteksi halaman administrator Joomla, seperti yang diterapkan pada website ilmujoomla.com. Plugin jSecure Authentication mencegah seseorang untuk mengakses halaman login administrator dengan cara menambahkan kunci akses (key access). Plugin ini dapat berfungsi pada Joomla 1.5.x. Pertama kali, silakan download file plgSystemJSecure-1.0.9. 1. Masuklah ke halaman login Administrator 2. Pilih menu Extensions > Install/Uninstall. 3. Klik tombol Browse, tentukan file yang akan diupload. Klik tombol Upload & Install. 4. Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi berhasil. 5. Masuk ke halaman Administrator kembali. Pilih menu Extensions > Plugin Manager. 6. Klik kata "System - jScure Authentication" 7. Pada kolom Details, klik tombol Enabled ke "Yes" 8. Pada kolom Parameters, pada Key isi dengan kata "masuk", bisa diganti sesuai keinginan 9. Masih pada kolom Parameters, pada Redirect Options klik tombol Redirect to index page 10.Selanjutnya, klik tombol Save untuk menyimpan perubahan. 11.Sekarang saatnya melakukan percobaan, silahkan ketik http://namadomainanda.com/administrator/?masuk, maka akan tampil halaman Administration Login Selamat Mencoba!

Cara Mengganti & Membuat Tulisan Copyright di Joomla
Tulisan copyright biasanya terletak pada bagian footer atau bagian paling bawah dari suatu situs. Jika Anda masih menggunakan template awal yang diberikan oleh joomla, maka tulisan copyright standar default joomla biasanya seperti ini. Powered by Joomla!. valid XHTML and CSS. Untuk menggantinya dan merubah sesuai keinginan Anda, langkah-langkahnya sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. 5. Login ke dalam halaman Administrator Joomla Anda. Pilih menu extensions >>> template manager. Pilih dan centang check box template yang Anda gunakan. Kemudian klik Edit. Klik edit HTML, maka Anda akan masuk ke halaman Template HTML Editor. Kemudian coba cari kode berikut. (cara singkat tekan shortcut find : alt + f dan masukkan tulisan di bawah) 6. id="power_by" pada template joomla rhuk_milkyway (default joomla) kode lengkapnya seperti ini. <p id="power_by"> <?php echo JText::_('Powered by') ?> <a href="http://www.joomla.org">Joomla!</a>. <?php echo JText::_('Valid') ?> <a href="http://validator.w3.org/check/referer">XHTML</a> <?php echo JText::_('and') ?> <a href="http://jigsaw.w3.org/css-validator/check/referer">CSS</a>. </p> Alasan mengapa saya menggunakan kata kunci id="power_by" karena dalam setiap template biasanya terdapat fungsi kode seperti itu. Jika Anda memasukkan kode lengkapnya seperti di atas, mungkin hasil pencarian tidak akan ada karena kode setiap template juga berbeda-beda. Jika sudah menemukan, hapus seluruh kodenya dari pembukaan dan ganti dengan kode di bawah ini. <p id="power_by" align="left"> <?php echo Jtext::_('Copyright (C) 2010') ?> <a href="http://ilmujoomla.com">Ilmu Joomla</a> All Rights Reserved.<br> <?php echo Jtext::_('tulis text') ?> <a href="/tulis alamat website">Tulis Nama</a> </p> Catatan : salin terlebih dahulu template joomla! Anda ke notepad atau semacamnya sebelum Anda merubah kodenya. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Keterangan : Ganti tulisan berwarna hijau dengan text yang Anda inginkan, tulisan berwarna biru untuk alamat website yang dituju, dan tulisan berwarna hitam dengan nama untuk alamat website. Anda juga dapat menambahkan tulisan lagi dibawahnya dengan memasukkan format kode berikut. <?php echo Jtext::_('tulis text') ?> <a href="/tulis alamat website">Tulis Nama</a><br> 6. Jika sudah, Klik Save untuk menyimpan perubahan. 7. Klik Preview untuk melihat hasilnya. Klik Save. Semoga Tips Joomla! ini bermanfaat.

Halaman Web Joomla Berantakan
Tutorial ini membahas mengenai masalah di web Joomla yang dimana web Joomla menampilkan halaman web yang berantakan, yang muncul hanya tulisan tanpa gambar dan warna dan tata letak jadi kacau. Hal ini disebabkan file CSS (StyleSheet) template yang digunakan tidak bisa ditemukan oleh Joomla. Memang pada halaman awal (home) Joomla tampil dengan sempurna, tetapi ketika diklik pada salah satu menu web maka akan muncul halaman yang berantakan. Masalah ini ditimbulkan ketika mengaktifkan opsi yang ada di SEO Settings di Administrator Joomla tanpa mengganti "htaccess.txt" menjadi ".htaccess" . Memperbaiki Halaman Web Joomla Yang Berantakan Sebelumnya pastikan dahulu kalau masalah ini ditimbulkan oleh opsi SEO Settings. Silahkan login ke Administrator Joomla > Site > Global Configuration. Pastikan opsi Search Engine Friendly URLs dan Use Apache mod_rewrite telah diaktifkan. Di opsi SEO Settings ada ikon tanda seru berwarna kuning, arahkan mouse ke ikon tersebut, nanti akan muncul tulisan: WARNING!::Apache users only! Rename htaccess.txt to .htaccess before activating. Lalu simpan konfigurasi yang telah anda ganti. Sekarang buka cPanel > File Manager Cari file htaccess.txt (terletak di tempat file-file Joomla diletakkan). Ganti nama file htaccess.txt menjadi .htaccess -> pakai tanda "." titik didepan htaccess (.htaccess) Periksa kembali web Joomla anda.

Merubah Nama Template Joomla
Dalam kita menggunakan template joomla, nama dari folder template joomla yang kita gunakan tentunya sudah ditentukan langsung oleh pihak develop template tersebut. Sepertinya template joomla yang saya gunakan di blog ini. Berhubung base template yang saya gunakan adalah JA-Purity-II, maka nama folder juga biasanya di sesuaikan dengan nama template yaitu ja_purity_ii. Akan tetapi, nama folder tersebut sudah saya ubah menjadi ilmujoomla. Nah, sekarang bagaimana cara merubah nama folder template tersebut? Berikut caranya: 1. Buka file templateDetails.xml yang terletak di dalam folder template yang di gunakan. 2. Cari baris code berikut : <name>nama_template</name> Misal : <name>JA_Purity_II</name>. 3. Jika sudah ketemu, silahkan ubah nama_template yang terletak di antara code <name></name> sesuai nama folder template yang akan di ubah, missal : <name>JA_Purity_II</name> di ubah menjadi <name>templateku</name> 4. Jika sudah, sekarang saat untuk merubah nama folder template sesuai dengan nama_template yang yang ada di file templateDetails.xml, contoh : nama folder template di ubah menjadi templateku. Sampai disini, maka nama folder template telah berhasil di ubah. Sekarang silahkan cek di halaman backend joomla pada bagian template manager. Catatan : Beberapa template memerlukan perubahan nama file. Beberapa di antaranya adalah file language yang terletak pada folder language/en-GB dan administrator/language/en-GB. Sebagai contoh adalah template JA-Purity-II dimana setelah kita berhasil merubah nama folder template sesuai keinginan kita, kita juga di haruskan untuk merubah nama file en-GB.tpl_ja_purity_ii.ini yang terletak di dalam folder language yang sudah saya sebutkan di atas menjadi sama seperti nama folder template yang kita ubah. Misal : nama folder template yang telah kita ubah adalah templateku, maka file language harus di ubah menjadi enGB.tpl_templateku.ini Itulah tadi step by step cara merubah nama folder template sesuai keinginan kita. Semoga berhasil.

Cara Setting SEO Joomla
Secara default, link pada halaman website berbasis Joomla belum search engine friendly atau sulit dikenal oleh search engine seperti google, yahoo, bing, dll. Ini disebabkan secara default link pada halaman website tidak mencantumkan nama halaman. Contoh : secara default link halaman website pada menu about us adalah “www.namawebsite.com/index.php? option=com_content&view=article&id=19” setelah dilakukan setting link tersebut menjadi “ www.namawebsite.com/about-us.html. Ok. Begini cara settingnya : 1. Pertama rubah file dengan nama htaccess.txt menjadi .htaccess 2. buka file .htaccess dan non aktifkan statement Options +FollowSymLinks, dengan cara menambahkan karakter #. Sehingga statement tersebut menjadi # Options +FollowSymLinks 3. RewriteBase / (# dihilangkan) 4. buka file configuration.php dan cari statement var $live_site =. Pada statement ini tambahkan nama domain anda diantara sepasang tanda petik tunggal. Sehingga statement anda menjadi var $live_site = 'http://namadomainanda.com' 5. Aktifkan setting Apache mod_rewrite di bagian SEO Settings.
• • • • • •

Buka halaman Administrator website anda Klik menu SITE – GLOBAL CONFIGURATION SEO SETTING – Centang semua pilihan pada posisi YES Search Engine Friendly URL’s Use Apache mod_rewrite Add suffix to URL’s

6. Selesai Silahkan coba dengan cara klik salah satu menu halaman pada website dan perhatikan alamat link-nya.

Menghilangkan "Welcome to Joomla!" dan "Joomla! Security Newsfeed" di Halaman Administrator
Setiap kita masuk ke dalam BackEnd joomla!(Control Panel), terdapat menu "Welcome to Joomla!" dan "Joomla! Security Newsfeed" seperti gambar di atas. Pesan ini muncul jika kita menginstall "sample data" pada saat menginstall joomla. Bagi sebagian orang menu-menu ini kurang begitu penting. Berikut adalah cara menghilangkan menu-menu tersebut. 1. Login ke BackEnd joomla!, kemudian pilih Extensions - Module manager pada menu bar BackEnd joomla!. 2. Pilih module manager untuk Administrator. 3. Beri tanda centang module "Welcome to Joomla!" dan "Joomla! Security Newsfeed" lalu pilih icon Disable.

Penjelasan Tentang "Global Configuration" Pada Joomla
Global Configuration adalah bagian dari Site menu pada backEnd Joomla!. Halaman ini digunakan untuk mengelola atau mengatur nilai variabel-variabel yang ada di file configuration.php. Pada joomla! 1.5 Global Configuration dibagi 3 tab atau kelompok setting, yaitu kelompok Site, kelompok System, dan kelompok Server. Pada postingan kali ini kita cuman ngebahas kelompok Site. Sedangkan yang lainnya akan kita bahas pada postingan selanjutnya. Site Settings Site Offline: Pengaturan ini digunakan untuk mengatur keadaan online atau offlinenya frontpage website. Online jika yang dipilih Yes dan Offline jika yang dipilih No. Offline disini bisa dibilang website kita tidak aktif. Pilihan offline ini berguna jika kita melakukan maintenance website. Offline Message: Tuliskan pesan yang anda inginkan pada frontpage website jika website dalam keadaan Offline. Misalkan website kami sedang dalam perbaikan..silahkan kembali 1 menit lagi. Site name: Adalah nama website yang sebelumnya telah anda isi pada waktu instalasi joomla!. Nama situs joomla! Anda bisa dirubah sesuka hati di sini. Default WYSIWYG Editor: Mengatur text editor yang anda gunakan ketika mengetik di joomla!. Anda bisa memilih text editor yang anda suka disini. TinyMCE adalah text editor default joomla!. Anda bisa menambahakan text editor lainnya seperti JCE. List Length: Merupakan jumlah artikel/berita/link yang akan ditampilkan dalam control panel untuk semua user. Feed length: Jumlah item/artikel yang ditampilkan dalam feed. Metadata Settings Metadata secara umum dapat diartikan data tentang data. Bingung nggak? Dalam konteks ini secara mudah dapat diterjemahkan sebagai informasi atau keterangan tentang website kita. Metadata ini sangat berpengaruh terhadap mesin pencari atau search engine seperti Google, Yahoo, Bing dan lain-lain. Bahasa gaulnya tuh SEO(Search Engine Optimization). Metadata ditulis dengan menggunakan XHTML. Orang yang males dengan pemrograman seperti saya kadang ogah nulis kode-kode metadata. Maklum masih belum ngerti pemrograman gitu. Ilmunya masih kelas bawah. Tapi untungnya di joomla! Kita hanya perlu mengisi tanpa menulis kode-kode rumit tersebut. Berikut setting yang ada pada Metadata. Global Site Meta Description: Isilah dengan deskripsi website anda. Usahakan tidak lebih dari 155 karakter agar deskripsi website bisa terlihat penuh oleh om Google, kang bing, mas yahoo dan koncokonconya. Global Site Meta Keywords: masukkan kata kunci yang berhubungan dengan website anda. Pisahkan dengan tanda koma jika keyword anda terdapat lebih dari satu. Show Title Meta Tag: Jika memilih Yes, maka judul meta tag akan ditampilkan ketika melihat artikel. Show Author Meta Tag: Pilihan untuk menampilkan nama pengarang/penulis pada setiap artikel. SEO Settings Seperti yang udah saya bilang SEO tuh singkatan Search Engine Optimization. Kalau pada Metadata search engine akan membaca data, sedangkan pada bagian ini lebih diarahkan ke pengaturan format URL agar lebih enak dipandang. Silahkan coba sendiri efeknya soalnya lagi males ngasi preview. :D. yang jelas kalau bawaan default joomla, URLnya ga enak dipandang. Jadi mesti di setting di sini ya. Search Engine Friendly URLs: Saya rekomendasikan untuk memilih Yes biar enak dipandang Use Apache mod_rewrite: Jika anda memilih Yes, maka kita akan melibatkan modul apache yang bernama mod_rewrite dalam mengoptimasi URL. Sebelum memilih yes, anda harus mengaktifkan modul

mod_rewrite di Apache. Selanjutnya, ubahlah httaccess.txt menjadi .httaccess pada direktori utama joomla!. Add suffix to URLs: pilihan yes akan menambahkan suffix (.html) pada setiap URL.

Menghilangkan Kata "Welcome to the Frontpage" di Joomla
Pada tutorial joomla pemula kali ini akan saya tulis mengenai cara menghilangkan tulisan welcome to the frontpage pada web joomla. Seperti kita ketahui setelah proses instalasi joomla selesai kita akan mendapati sebuah web dengan tulisan (title) welcome in the forntpage, padahal kita menginginkan untuk merubah home title tersebut menjadi sesuai keinginan kita. lalu bagaimana cara untuk menghilangkan atau mengganti tulisan welcome in the front page tersebut. Caranya adalah sebagai berikut:
• • • • • • • • •

Masuk halaman administrator (backend) Pilih tab menu Menus Pilih Main Menu Pilih Home Pada bagian kanan pilih Parameter System Pilih Page Title Disana akan terdapat tulisan Welcome to the Frontpage Ganti tulisan tersebut dengan kata-kata yang anda inginkan yang sesuai dengan keinginan anda. Lalu klik Save

Selesai Tips: Ganti tulisan tersebut dengan tulisan yang sedikit menjelaskan web atau blog anda dengan baik dan benar, karena home title akan mempunyai peran yang cukup besar dalam mempengaruhi SEO web atau blog anda.

Menginstall Sitemap Joomla
Bagi pengguna Joomla!, tidak perlu repot lagi membuat struktur sitemap secara manual, banyak komponen yang dapat kita manfaatkan, salah satunya adalah Xmap. Xmap merupakan sitemap peta situs generator Joomla yang terbaik diantara komponen lainnya dengan penggunaan yang cukup mudah, kali ini saya akan mengulas cara penggunaan komponen Xmap Joomla dari installasi hingga mensubmit sitemap anda ke google webmaster tool. Langkah pertama yang harus anda laukukan adalah mendownload komponen XMap disini. Kemudian instal komponen seperti biasa melalui backend Joomla anda. Setelah penginstalan sukses, arahkan ke Component dan pilih Xmap.Pada menu tabs Sitemaps klik Add menus dan pilih Menu apa saja yang akan kita jadikan Peta Situs, centang Menu yang anda inginkan dan klik Save. Untuk tabs CSS ini fungsinya sebagai pengaturan tampilan CSS jika anda membuka melalui Url Sitemap, anda bebas mengedit tampilan CSS ini sesuai dengan selera anda namun disarankan kepada yang belum mengerti tentang CSS untuk tidak merubah bagian ini. Pada tabs Extensions terdapat daftar List Plugin Component yang didukung oleh Xmap, jika ada Plugin Xmap yang belum terinstall anda dapat mendownload dan menginstallnya pada menu Install diatasnya. Untuk Plugin Xmap bisa anda download disini.

Setelah diulas beberapa bagian fungsi Xmap mari kita lanjutkan untuk mengambil alamat XML sitemapnya untuk kegunaan submit sitemap ke google webmaster tools. Klik pada Menu Options untuk menampilkan Jendela yang tersembunyi kemudian klik Preferences...

Setelah muncul jendela Preferences seperti diatas, yang telah dihighlight warna kuning adalah Link XML sitemap anda, copy alamat urlnya untuk dimasukkan ke google sitemaps. Mendaftar Xmap di Google Jika anda telah mendaftarkan site anda ke google seperti pada artikel sebelumnya, loginlah melalui akun anda kemudian klik link web anda yang akan mengantarkan anda ke dasboard Google webmaster tools. Klik Site Configuration dan pilih site maps kemudian klik submit a sitemap dan paste kan xml link yang di copy dari komponen xmap.

Kemudian klik point no.1 diatas untuk mendownlaod file html, lalu upload ke folder root hosting Anda. Setelah selesai diupload file html tersebut, lalu klik tombol Verify. Tunggu beberapa menit, tergantung koneksi dan konfigurasi web anda. Setelah konfirmasi akan ,muncul tabel baru seperti gambar berikut:

Note. untuk memasukkan di google sitemap maka yang perlu anda Copy adalah bagian index.php? option=com_xmap&sitemap=1&view=xml tanpa domain di depan karena pada submit google sitemaps, domain anda sudah default terpasang.

Setting SEO pada Joomla
Pada posting kali ini saya akan menceritakan masalah yang saya alami pada waktu mengaktifkan SEO settings di Joomla 1.5.8. Saya tidak tahu apakah kamu pernah mengalami masalah yang sama dengan yang saya hadapi ini. Masalah tersebut muncul pada waktu saya melakukan preview website Joomla. Pertama melakukan preview semua berjalan dengan lancar. Lalu saya mencoba melakukan navigasi website dengan melakukan klik pada menu-menunya. Nach pada waktu melakukan navigasi inilah masalahnya muncul. Apakah masalahnya itu ?. Susunan website Joomla saya menjadi berantakan. Seperti header tidak muncul, main menu yang biasanya terletak disebelah kiri sekarang terletak ditengah-tengah halaman, dll. Pokoknya banyak dech masalahnya. Kalau dijabarkan bisa menjadi satu posting tersendir :-D . Sebagai catatan : permasalahan ini saya jumpai di account hosting saya, bukan di localhost atau komputer lokal. Setelah googling sana-sini akhirnya saya menemukan solusinya. Nach berikut ini solusi untuk mengatasi masalah SEO settings di Joomla 1.5.8.
• • • •

Pertama rubah file dengan nama htaccess.txt menjadi .htaccess. Buka file .htaccess dan non aktifkan statement Options +FollowSymLinks, dengan cara menambahkan karakter #. Sehingga statement tersebut menjadi # Options +FollowSymLinks RewriteBase / (# dihilangkan) Buka file configuration.php dan cari statement var $live_site =. Pada statement ini tambahkan nama domain anda diantara sepasang tanda petik tunggal. Sehingga statement anda menjadi var $live_site = ‘http://namadomainanda.com’ Aktifkan setting Apache mod_rewrite di bagian SEO Settings.

Setelah 5 langkah tersebut diterapkan maka website Joomla saya kembali normal. Kamu juga dapat menerapkan 4 langkah diatas apabila menemui masalah yang sama. Semoga Bermanfaat.

Membuat Table di Joomla Versi Terbaru
Saya menemukan kendala di ketika saya mengupgrade joomla 1.5.11 ke versi terakhir... di dalam membuat posting saya tidak lagi menemukan menu membuat table.. maupun insert table dan lain lain... ada apa gerangan dengan joola saya.. awalnya pada joonla 1.5.11 saya sedah sedikit mengerti membuat table.. apa ada trik tertentu pada joomla versi terbaru ini.. Emang pada joomla versi 1.5.X yg baru tidak ada fasilitas untuk membuat tabel. Tapi agar bisa membuat tabek di artikel harus setting plugins yg ada di joomla. Caranya: Pilih Extensions, klik Plugin manager Klik Editor TyniMCE Pada Plugin parameter Setting Functionality ke Extended. Silahkan dicoba, Semoga membantu

Menghilangkan Generator Pada Joomla
Buka file head.php di */libraries/joomla/document/html/renderer/head.php untuk hilangin generator.... cari kode : Code: $strHtml .= $tab.'<meta name="generator" content="'.$document->getGenerator() rubah jadi : Code: //$strHtml .= $tab.'<meta name="generator" content="'.$document->getGenerator() untuk ganti generator.... $strHtml .= $tab.'<meta name="generator" content="tulis kata2nya disini" />'.$lnEnd; Ganti tulisan tulis kata2nya disini untuk metanya..

Lupa Password Administrator Joomla
Aduh, kok bisa lupa sih? Laen kali jangan sampe lupa lagi ya. Cara gampangnya sih tinggal pake fitur Forgot Password dari front-end, tapi dengan catatan waktu pake fitur ini loe sedang terkoneksi ke internet. Trus kalo webnya masih di localhost dan ga ada koneksi internet gimana? Ok..ok..ini dia caranya: Langkah-Langkah Mereset Password User / Administrator Joomla! 1. Liat tabel users Joomla di phpMyadmin 2. Kemudian edit dan ganti password admin-nya sesuai dengan yang loe mau, jangan lupa password baru yang akan loe masukin itu harus udah di MD5 dulu. Kalo ga ngerti apa itu MD5, ganti aja passwordnya dengan "226776f356d7ecf58b60bab12a05d38f" (tanpa kutip). Kemudian coba masuk ke /administrator dan login sebagai administrator Joomla, masukkan user id admin yang tadi loe rubah passwordnya, kemudian di kolom password ketikkan "joomla" (tanpa kutip).