Untuk Sekolah Menengah Atas Kelas X Materi Semester 1 dan 2

1

Daftar Isi
Semester 1
Bab 1Hakikat bangsa dan negara A. Makna manusia, bangsa dan negara 1. 2. 3. 4. 5. Manusia Sebagai Makhluk Individu Dan Makhluk Sosial Makna Bangsa Negara Unsur-Unsur Terbentuknya Negara Fungsi Dan Tujuan Negara 1 1 1 2 4 8

B. Sikap semangat kebangsaan (Nasionalisme dan patriotisme) Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara 1. 2. Nasionalisme Patriotisme 10 10 11

Bab 2 Sistem Hukum Dan Peradilan Nasional A. Sistem Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Pengertian Sistem Pengertian Hukum Tujuan Hukum Sumber Hukum Penggolongan Hukum Sanksi Hukum Perbedaan Hukum Pidana dan Hukum Perdata 13 13 13 13 14 15 15 15 16 18 18 18 18 18 19 19 19 19 20 20 20

B. Peradilan Nasional C. Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku D. Upaya Pemberantasan Korupsi Di Indonesia 1. 2. 3. 4. Pengertian Korupsi Sebab-Sebab Terjadinya KKN Akibat Terjadinya KKN Fenomena Korupsi di Indonesia

E. Peran Serta Dalam Upaya Pemberantasan Korupsi Di Indonesia 1. 2. 3. 4. 5. Upaya Pencegahan (Perventif) Upaya Penindakan (Kuratif/Refresif) Upaya Edukasi Masyarakat/Mahasiswa Upaya Edukasi LSM Peran Seta Masyarakat Dalam Pemberantasan Korupsi Di Indonesia

Bab 3 Pemajuan, Penghormatan, dan Perlindungan HAM A. Pengertian Dan Macam-Macam HAM 1. 2. 3. Pengertian HAM Macam-Macam HAM Sejaran HAM 22 22 22 23 24 24 25 26

B. Peran Serta Dalam Upaya Pemajuan, Penghormatan, Dan Penegakan HAM di Indonesia 1. 2. 3. Perkembangan HAM di Indonesia HAM dalam UUD 1945 UU RI No. 39 Tahun 1999 Tentang HAM

i

4. 5.

Peran Seta dalam Upaya Penegakan HAM di Indonesia Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia

26 27

C. Hambatan Dan Tantangan Dalam Upaya Pemajuan, Penghormatan, Dan Penegakan HAM di Indonesia 1. 2. 3. Hambatan Penegakan HAM Tantangan Penegakan HAM Rencana Aksi Nasional HAM Indonesia 27 27 28 28

D. Instrumen Hukum dan Peradilan Internasional HAM 1. 2. 3. Instrumen Hukum Internasional HAM Peradilan Internasional HAM Pelanggaran dan Proses Peradilan HAM Internasional 29 29 30

Semester 2
Bab 4Hubungan Dasar Negara Dengan Konstitusi A. Hubungan dasar negara dengan konstitusi 1. Pengertian Dasar Negara 2. Pengertian Konstitusi 3. Substansi Konstitusi Negara B. Kedudukan Pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan RI Tahun 1945 1. Kedudukan Pembukaan UUD 1945 2. Makna yang Terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 3. Makna Pembukaan UUD 1945 Bagi Perjuangan Bnagsa Indonesia 4. Pokok-Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 5. Hubungan Pembukaan dengan Batang Tubuh UUD 1945 6. Tata Urutan Peraturan Perundangan-Undangan yang Berlaku di Indonesia C. Pebandingan Konstitusi pada Negara Republik Indonesia dengan Negara Liberal dan Negara Komunis 1. Konstitusi Negara Republik Indonesia 2. Konstitusi Pada Negara Liberal 3. Konstitusi pada Negara Komunis D. Sikap Positif terhadap Konsitusi Negara Bab 5 Persamaan Kududukan Warga Negara A. Kewarganegaraan Republik Indonesia 1. 2. 3. 4. Rakyat dalam Suatu Negara Asas Kewarganegaraan Penduduk dan Warga Indonesia Undang-Undang Kewarganegaraan Indonesia 43 43 44 44 45 38 39 40 41 35 36 36 37 37 38 33 33 33

B. Kedudukan Warga Negara dan Pewarganegaraan 1. 2. 3. 4. Kedudukan warga negara Hak dan kewajiban dasar warga negara Pewarganegaraan di Indonesia Kehilangan kewarganegaraan republik Indonesia 45 45 46 47

C. Persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara 1. 2. Makna Persamaan Jaminan Persamaan Hidup (Pendekatan Kultural) 47 47

ii

4.3. Sistem Politik 1. Infrastruktur Politik Suprastruktur Politik 51 55 C. 6. 5. Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan Ras. budaya dan suku Bab 6 Sistem Politik Indonesia A. Pendekatan Sistem Politik Negara Perbedaan Sistem Politik Model-model sistem politik Sistem kepartaian dunia Dinamika politik indonesia Peran serta dalam sistem politik di indonesia 55 56 59 59 60 62 iii . 2. 3. Insfrakstuktur dan Suprastruktur Politik di Indonesia 1. Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara 1. Pengertian Sistem Politik Ciri-ciri umum sistem politik Macam-macam sistem politik Demokrasi sebagai sistem politik 50 50 50 51 51 49 B. agama. 3. 2. golongan. 4. gender. 2. Jaminan Persamaan Hidup dalam Konstitusi Negara 48 D.

sapi atau kuda untuk mengangkut barang. Kebutuhan kasih sayang 5. dilain pihak manusia melampui cakrawala bumi dan mencita-citakan dunia yang luhur. a. pikiran. Suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak Ernest Renan Bangsa adalah suatu akal yang terjadi dari dua hal. Stalin Bangsa bukanlah suatu ras dan bukan pula karena kesatuan suku bangsa melainkan umat yang terbentuk secara historis. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan derajat paling tinggi diantara ciptaan yang lain. manusia mampu berhubungan dengan dimensi moral dan spiritual. Berikut ini pendapat beberapa ahli kenegaraan ternama dalam mendefinisikan sebuah bangsa : Hans Kohn Bangsa adalah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah. Jiwa dan raga membentuk individu. Kebutuhan rasa aman 4. dapat memberi petunjuk tentang hakikat manusia. MAKNA MANUSIA. sering disebut zoon politicon. d. bangsa termasuk “kelompok paguyuban” yang secara kodrati ditakdirkan untuk hidup bersama dan senasib sepenanggungan dalam suatu Negara. a. atau Homo yang berarti seorang yang dilahirkan dari tanah. BANGSA DAN NEGARA 1. Kebutuhan hidup fisiologis 3. manusia dapat melakukan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan. kenangan bersama. Kebutuhan akan aktualisasi diri 2. meskipun tidak sama. telah dibekali potensi atau kemampuan (akal. Manusia sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial Kata manusia berasal dari kata manu ( Sansekerta ). b. Ratzel Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. mitos leluhur bersama. Disatu pihak manusia adalah makhluk bumi seperti manusia lainnya . merupakan anugrah Tuhan yang tidak di berikan kepada makhluk lainnya sehingga manusia dapat membedakan yang baik dan buruk. yakni Tuhan Yang Maha Esa sebagai perwujudan nalar ( akal dan pikiran ) manusia dalam menemukan titik/pusat keTuhanan ( God Spot ) sang pencipta. humus = tanah. dapat digunakan untuk menaklukkan alam dan makhluk lain serta sekaligus dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia sebagai makhluk sosial. Akal dan pikiran manusia. perasaan dan keyakinan) sehingga sanggup berdiri sendiri dan bertanggung jawab atas dirinya. e. perasaan dan keyakinan untuk mempertinggi kualitas hidupnya di bumi. pikiran. berakal budi. komunkasi. Karakteristik tumbuh karena adanya kesamaan nasib. Setiap manusia. teknologi informasi. Kebutuhan akan penghargan diri 2. Tingkat kebutuhan hidup manusia menurut Abraham Maslow. F. Jacobsen dan Lipman Bangsa adalah kesatuan budaya ( cultural unity ) dan kesatuan politik ( political unity ). dsb. yang benar dan salah. Pengertian etimologis tentang “manusia”. Hal prinsip yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah bahwa manusia secara kodrati telah dilengkapi dengan akal. Makna Bangsa Sebagian ahli berpendapat bahwa bangsa itu mirip dengan komunitas etnik. c. f. Otto Bauer Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter. yaitu rakyat yang harus bersama-sama menjalankan satu riwayat. 384-322 M ). Hasrat itu timbul karena adanya rasa kesatuan antara menusia dan tempat tinggalnya (paham geopolitik). antara lain sebagai berikut : 1. terdiri dari unsur jasmani ( raga) dan rohani ( jiwa ) yang merupakan satu kesatuan. Perasaan dan keyakinan manusia. atau mens ( Latin ) yang berarti berpikir. dan rakyat kemudian harus mempunyai kemampuan atau keinginan hidup untuk menjadi satu. satu atau beberapa budaya yang sama dan solidaritas tertentu Dalam pengertian sosiologis. yaitu makhluk yang pada dasarnya ingin bergaul dengan sesama manusia lainnya ( Aristoteles. Contoh. manusia dapat menggunakan tenaga kerbau. Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang ciri-cirinya adalah : memiliki nama wilayah tertentu.BAB 1 HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA A. 1 . Manusia sebagai makhluk individu. senantiasa akan berusaha mengembangkan kemampuan pribadinya guna memenuhi semua kebutuhan dan mempertahankan hidupnya ( survival ). Dengan perasaan dan keyakinan. b.

3. Memiliki tanah air yang sama.F. yaitu kesatuan di bidang sosial ekonomi. Logeman Roger F. wilayah. komunikasi dan solidaritas 2. Memaksa. Laski Aristoteles PENDAPAT YANG DIKEMUKAKAN Negara adalah organisasi kekuasaaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena adanya kehendak dari suatu golongan atau bangsa Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis/kapitalis) untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain (proletariat/butuh) Negara adalah organisasi kemasyarakatan (ikatan kerja) yang mempunyai tujuan untuk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya. Keinginan mencapai kesatuan national. 2. 4. kebudayaan. Hans Kohn Kebanyakan bangsa terbentuk karena adanya factor-faktor objektif tertentu yang membedakannya dari bangsa lain. 7. Sifat Hakikat Negara 1. yakni kesamaan keturunan. Terjadinya Negara 1). Keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan kebebasan nasional.A. maksud bebas dari dominasi dan campur tangan bangsa asing terhadap urusan dalam negerinya. Keinginan untuk menonjol (unggul) di antara bangsa-bangsa dalam mengejar kehormatan. b. NAMA TOKOH George Jellinek G. Keinginan dan kemandirian. individualitas. NEGARA a. Makna Negara NO 1.Hegel Mr. Memiliki ikatan persatuan yang kuat. Dr. J. 3. b. keasliaan atau kekhasan. unsur-unsur terbentuknya bangsa : Memiliki persamaan nasib atau sejarah. c. Organisasi itu adalah ikatan-ikatan fungsi atau lapangan-lapangan kerja tetap Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama rakyat Negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena mempunyai wewenang yang bersifat memaksa dan yang secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang merupakan bagian dari masyarakat Negara dalah persekutuan dari keluarga dan desa untuk mencapai kehidupan yang sebaikbaiknya.W. Pertumbuhan Primer dan Skunder a). peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua orang tanpa kecuali. 3. 5. 8. Soltau Harold J. 2. pengaruh. Dengan demikian. factor objektif terpenting bagi terbentunya suatu bangsa ialah adanya kehendak atau kemauan bersama atau “nasionalisme“. dan prestise. 3. Unsur-Unsur Terbentuknya Bangsa a. politik.g. dan Memiliki persamaan cita-cita dan tujuan. Mencakup semua (All embracing). 6. Kranenburg Karl Marx Prof. agama. H. Frederich Hertz Dalam bukunya “Nationally in History and Politic”. dalam arti mempunyai kekuatan fisik secara legal. Soekarno Bangsa adalah pengertian politis dan historis. adat-istiadat. bahasa. ia menyatakan bahwa setiap bangsa mempunyai unsur aspirasi : 1. menetapkan tujuan bersama masyarakat. Monopoli. perasaan dan agama. misalnya menjungjung tinggi bahasa nasional 4. Pertumbuhan Primer Suku / Persekutuan Masyarakat (genootschaft) Kerajaan (Rijk) Negara Nasional Negara Demokrasi 2 . Secara umum. Memiliki persaman karakter. kesamaan politik.

Fase Genootschaft(Persekutuan Masyarakat) Kehidupan manusia diawali dari sebuah keluarga, kemudian suku dengan dipimpin kepala suku (primus interpares) Fase Kerajaan (Rijk) Primus interpares (orang pertama diantara yang sederajat), kemudian menjadi seorang raja dengan cakupan wilayah lebih luas. Fase Negara nasional Pada awalnya dipimpin oleh raja yang absolut dan tersentraslisasi. Hanya ada satu identitas kebangsaan. Fase Negara demokrasi Rakyat semakin sadar dan tidak ingin diperintah oleh raja yang absolut. Ada keinginan rakyat untuk mengendalikan dan memilih pemimpinnya sendiri yang dianggap dapat mewujudkan aspirasi mereka. Fase ini lebih dikenal “kedaulatan rakyat”. b). Pertumbuhan Sekunder Selalu dihubungkan dengan Negara yang telah ada sebelumnya. Berdasarkan pandangan ini maka suatu Negara dianggap sah sebagai Negara jika telah diakui oleh Negara lain. 2). Pendekatan Faktual (a). Occopatie (Pendudukan) Contoh : Liberia yang didiami oleh budak-budak Negro kemudian menjadi Negara merdeka pada tahun 1847. (b). Fusi (Peleburan) Contoh : Terbentuknya Federasi Kerajaan Jerman pada tahun 1871. (c). Cessie (Penyerahan) Contoh ; Wilayah Sleewijk diserahkan oleh Austria kepada Prussia (Jerman) karena adanya perjanjian bahwa Negara yang kalah perang harus memberikan Negara yang dikuasainya kepada negara yang menang. Austria adalah salah satu Negara yang kalah pada Perang Dunia I. (d). Accesie (Penaikan) Contoh : Negara Mesir yang terbentuk dari delta sungai Nil. (e). Anexatie (Pencapolokan / Penguasaan) Contoh : Ketika dibentuk pada tahun 1948, Negara Israel banyak mencaplok daerah Palestina, Suriah, Yordania, Mesir. (f). Proclamation (Proklamasi) Contoh : NKRI yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 dari penjajahan Belanda dan Jepang. (g). Innovation (Pembentukan Negara Baru) Contoh : Negara Kolumbia yang pecah dan lenyap. Kemudian di wilayah Negara tersebut muncul Negara baru, yaitu Venezuela dan Kolumbia Baru. (h). Separatisme (Pemisahan) Contoh : Pada tahun 1939 Belgia memisahkan diri dari Belanda dan menyatakan kemerdekaan. 3). Pendekatan Teoritis No 1. Teori Ke-Tuhanan Tokoh Agustinus F.J.Stahl Haller Kranenburg Jean Bodin Ajaran yang Dikemukakan a. Negara ada karena kehendak Tuhan, hal ini didasarkan pada kepercayaan bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendak Tuhan b. Terbagi dalam : Teori KeTuhanan Langsung Bahwa suatu Negara pada awalnya ada karena sudah kehendak Tuhan yang langsung sehingga raja dianggap sebagai ‘penjelmanTuhan, utusan Tuhan, Dewa bahkan Tuhan itu sendiri. Contoh : Kaisar Tenno Heika Jepang dianggap sebagai keturunan Dewa Matahari dan Raja Fir’aun di Mesir Kumo mengaku dirinya sebagai Tuhan. Teori KeTuhanan Tidak Langsung Bahwa Negara memang ada karena jehendak Tuhan, namun tidak secara langsung melainkan melalui penciptaan manusia terlebih dahulu, yang kemudian menjadi raja. Raja memerintah atas nama Tuhan. Pada Negara modern, dapat diketahui melalui Konstitusinya dengan mencantumkan kalimat “by the grace of God” (Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha ESa)

    

3

2.

Per-janji-an Ma-syarakat

   

Thomas Hobbes John Locke J.J. Rousseau Montesquieu

3.

Ke-kua-saan

 Horald J. Laski  Leon Duguit  Karl Marx  Oppenheimer  Kallikles

a. Negara terjadi karena adanya kontrak sosial (perjanjian masyarakat). Masyarakat mengadakkan perjanjian untuk membentuk Negara dan menyerahkan sebagian kedaulatannya kepada Negara untuk menyelenggarakan kepentingan masyarakat b. John Locke, bahwa pada tahap I perjanjian antarindividu diadakan untuk membentuk Negara (pactum unionis). pAda tahap II, perjanjian diadakan dengan penguasa (pactum subjectionis). Negara yang dikehendaki “monarki konstitusinal” c. Thomas Hobbes, menghendaki “monarki absolute” d. J.J. Rousseau, (disebut Bapak Kedaulatan Rakyat) menghendaki bahwa raja hanyalah mandataris rakyat dan karena itu dapat diganti. a. Negara terbentuk atas dasar kekuasaan, dan kekuasan adalah ciptaan mereka yang paling kuat dan berkuasa b. L. Duguit, seseorang karena kelebihannya atau keistimewaannya baik karena fisik, kecerdasan, ekonomi maupun agama dapat memaksakan kehendaknya kepada orang lain c. Karl Marx, Negara dibentuk untuk mengabdi dan melindungi kepentingan kelas yang berkuasa, yaitu kaum kapitalis. a. Kedaulatan Negara : Kekuasan tertinggi ada pada Negara, bukan pada kelompok orang yang menguasai kehidupan Negara, dan engaralah yang menciptakan hukum untuk mengatur kepentingan rakyat b. Kedaulatan Hukum : Hukum memegang peranan dalam Negara, hukum lebih tinggi dari Negara yang berdaulat a. Hukum alam bukan buatan Negara, melainkan kekuasan alam yang berlaku setiap waktu dan tempat, serta bersifat universal dan tidak berubah b. Aristoteles, manusia dalah zoon politicon. Dari hakikat manusia seperti ini, terbentuklah berturut-turut “ Keluarga Masyarakat Negara” c. Agustinus, Negara terjadi karena adanya keharusan untuk menebus dosa orang-orang yang ada di dalamnya. Negara yang baik mewujudkan citacita agama, yakni keadilan d. Plato, terjadinya Negara secara evolusi e. Thomas Aquinas, Negara merupakan lembaga alamiah yang diperlukan manusia untuk menyelenggarakan kepentingan umum

4.

Kedau-latan     Hukum Alam    

Vonthering Paul Laband G. Jellinek Krabbe Plato Aristoteles Agustinus Thomas Aquinas

5.

4. UNSUR-UNSUR TERBENTUKNYA NEGARA
Menurut Oppenheimer dan Lauterpacht, suatu Negara harus memenuhi syarat-syarat : a. Rakyat yang bersatu b. Daerah atau wilayah c. Pemerintahan yang berdaulat d. Pengakuan dari negara lain Menurut Konvensi Montevideo tahun 1933, yang merupakan Konvensi Hukum Internasional, Negara harus mempunyai empat unsur konsititutif, yaitu : a. Harus ada penghuni (rakyat, penduduk, warga Negara) atau bangsa (staatvolk) b. Harus ada wilayah atau lingkungan kekuasaan c. Harus ada kekuasaan tertinggi (penguasa yang berdaulat) atau pemerintahan yang berdaulat; dan d. Kesanggupan berhubungan dengan Negara-negara lain. a. Rakyat Berdasarkan hubungannya dengan daerah tertentu, dibedakan atas dua jenis yaitu : 1. Penduduk Mereka yang bertempat tinggal atau berdomisili di dalam suatu wilayah Negara (menetap) untuk jangka waktu yang lama. 2. Bukan Penduduk Mereka yang bearada di dalam suatu wilayah Negara hanya untuk sementara waktu (tidak menetap).

4

Berdasarkan hubungannya dengan pemerintah, rakyat dapat dibedakan menjadi : 1. Warga Negara Mereka yang berdasarkan hukum tertentu merupakan anggota dari suatu Negara, dengan status kewarganegaraan warga Negara asli atau warga Negara keturunan asing. 2. Bukan Warga Negara Mereka yang berada di suatu Negara tetapi secara hukum tidak menjadi anggota Negara yang bersangkutan, namun tunduk pada Pemerintah dimana mereka berada. b. Wilayah Merupakan landasan material atau landasan fisik Negara. Secara umum dapat dibedakan menjadi : 1. Wilayah Daratan Batas wilayah suatu negaradengan Negara lain di darat , dapat berupa : Batas alamiah, batas buatan, batas secara geografis. 2. Wilayah Lautan Negara yang tidak memiliki lautan disebut land locked. Sedangkan Negara yang memiliki wilayah lautan dengan pulau-pulau di dalamnya disebut archipelagic state. Dewasa ini, yang dijadikan dasar hukum masalah wilayah kelautan suatu Negara adalah Hasil Konferensi Hukum laut nternasional III tahun 1982 di Montigo Bay (Jamaika) yang diselenggarakan oleh PBB, yaitu UNCLOS (United Nations Conference on The Law of the Sea). Batas Lautan : 1). Laut Teritorial (LT) 2). Zona Bersebelahan (ZB) 3). Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) 4). Landas Kontinen (LK) Pemerintah RI pada tanggal 17 Februari 1969, telah mengeluarkan Deklarasi tentang “ Landas Kontinen” dengan kebiasaan praktik Negara dan dibenarkan pula oleh Hukum Internasional bahwa suatu Negara pantai mempunyai penguasaan dan yurisdiksi yang ekslusif atau kekayaan mineral dan kekayaan lainnya dalam dasar laut dan tanah di dalamnya di landas kontinen. Contoh hasil perjanjian landasa kontinen : (a). Perjanjian RI – Malaysia tetang Penetapan garis Batas Landas Kontinen Kedua Negara (di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan) ditandatangani 27 Oktober 1969 dan mulai berlaku 7 November 1969. (b). Perjanjian RI – Thailand tentang Landas Kontinen Selat Malaka Bagian Utara dan Laut Andaman, ditandatangani 17 Desember 1971 dan mulai berlaku 7 April 1972. (c). Persetujuan RI – Australia tentang Penetapan Atas Batas-Batas Dasar Laut Tertentu di daerah Laut Timor dan laut Arafuru sebagai tambahan pada persetujuan tanggal 18 Mei 1971, dan berlaku mulai 9 Oktober 1972. 5). Landas Benua (LB) 3. Wilayah Udara Pasal 1 Konvensi Paris 1919 : Negara-negara merdeka dan berdaulat berhak mengadakan eksplorasi dan eksploitasi dii wilayah udaranya, misalnya untuk kepentingan radio, satelit, dan penerbangan. Konvensi Chicago 1944 (Pasal 1) : Setiap Negara mempunyai kedaulatan yang utuh dan ekslusif di ruang udara di atas wilayahnya UU RI No. 20 tahun 1982, batas wilayah kedaulatan dirgantara yang termasuk orbit geo- stationer adalah setinggi 35.671km. 4. Wilayah Ekstrateritorial Wilayah suatu Negara yang berada di luar wilayah Negara itu. Menurut Hukum Internasional, yang mengacu pada hasil Reglemen dalam Kongres Wina (1815) dan Kongres Aachen (1818), “perwakilan diplomatik suatu Negara di Negara lain merupakan daerah ekstrateritorial”. Daerah Ekstrateritorial, mencakup : (1) Daerah perwakilan diplomatik suatu Negara dan (2) Kapal yang berlayar di bawah bendera suatu Negara

5

Stahl tertinggi dari Tuhan Berkembang pada abad V – XV (2) Kehendak Tuhan menjelma ke dalam diri Dilatarbelakangi oleh perkembangan agama raja atau penguasa (Paus). TEORI KEDAULATAN NO TEORI. Negara Eropa dan Amerika pada umumnya menganut teori hukum murni (2).Machiavelli. Thomas Aquinas. Kranenburg souvereinteit) merupakan kekuasaan Berkembang setelah Revolusi Perancis tertinggi di dalam Negara Diilhami oleh semboyan Revolusi (2). 4. Marsilius. TOKOH. Teori Kedaulatan Hukum (Nomokrasi) (1). penguasa memperoleh kekuasaan F. 4. NO KETERANGAN pribadi. Mussolini merasa sebagai pusat kekuatan Negara dan memerintah secara totaliter sentralistik. Teori Kedaulatan Raja (1) Kedaulatan Negara terletak di tangan N. Paul Laband kedaulatan Negara (staats souveBerkembang antara abad XV-XIX reiniteit). Machiavelli) (4) Raja berada di atas undang-undang. kekuasaannya diserahkan kepada raja atas nama negara (4) Negaralah yang menciptakan hukum. Kedaulatan mempunyai sifat-sifat pokok sebagai berikut : 1. Jepang pada masa Kaisar Tenno Heika yang dianggap sebagai titisan Dewa Matahari (1). manifestasi yang penguasa bersumber dari Tuhan. raja harus berkuasa Gereja (Paus) ke Raja mutlak dan tidak terbatas (N. kekuatan. Oleh sebab itu. Hegel Tuhan Berkembang sekitar abad XV (2) Raja juga merupakan bayangan dari Dilatarbelakangi oleh perkembangan Tuhan (Jean Bodin) kekuasaan yang sudah bergeser dari (3) Agar Negara kuat. Bahwa kekuasaan hukum (rechtsKrabbe. PERKEMBANGAN DAN LATAR BELAKANG POKOK-POKOK AJARAN KETERANGAN 1. yang berarti “kekuasaan tertinggi”. Bila ada kekuasaan lain yang membatasinya. Indonesia menganut teori Negara 6 . Negara adalah saya 3. Kekuasaan yang dimiliki pemerintah mempunyai kekuatan yang berlaku kedalam (interne-souvereiniteit) dan keluar (extrene-souvereiniteit). dan digulingkan pada tahun 1917 melalui Revolusi Bolshevik 9Oktober) dengan pahan Komunis. Souvereiniteit (Perancis). Asli : Kekuasaan itu tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi. dan Italia masa B. (1). rakyat harus patuh dan (menyatarakan alam dengan Tuhan) tunduk kepada perintah penguasa. Oleh Sebab itu.J. yaitu (paham yang menyatakan bahwa Tuhan bukan seorang TEORI. Kekuasaan Negara bersumber pada By the grace of God (Atas Rahmat Tuhan) (3). Immanuel Kant. Negara tidak wajib kepada hukum. Tidak terbatas (absolute) : kekuasaan itu tidak dibatasi oleh kekuasaan lain. supremus (Latin). Permanen : kekuasaan itu tetap ada selama Negara itu berdiri sekalipun pemegang kedaulatan berganti-berganti 3. PERKEMBANGAN DAN LATAR BELAKANG POKOK-POKOK AJARAN (1). maka kekuasaan tertinggi yang dimilikinya akan lenyap. Teori Kedaulatan Tuhan (1) Teori ini beranggapan bahwa raja atau Agustinus. Perancis pada masa Loius XIV (1643-1715) dengan ucapannya L ‘ Etat Cest moi yang berarti. Tunggal (Bulat) : Kekuasaan itu merupakan satu-kesatuan tertinggi dalam Negara yang tidak diserahkan atau dibagibagikan kepada badan lain. Pemerintah yang berdaulat Kata kedaulatan atau “daulat” berasal dari kata daulah (Arab). Menurut Jean Bodin (1500-1596) kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi untuk menentukan hukum dalam suatu Negara. mereka dianggap sebagai utusan Tuhan/dewa Kristen dan maraknya Pantheisme. souvereignty (Inggris). Thomas raja sebagai penjelmaan kehendak Hobbes. TOKOH. Rakyat harus rela menyerahkan hakhak asasi dan kekuasaannya secara mutlak kepada raja (Thomas Hobbes) Teori Kedaulatan Negara (1) Kekuasaan pemerintah bersumber dari George Jellinek. (2) Jerman semasa Hitler.c. Diilhami oleh gerakan Renaissance dan (2) Negara dianggap sebagai sumber ajaran Niccolo Machiavelli tentang kedaulatan yang memiliki kekuasaan Negara sebagai pusat kekuasaan tidak terbatas (3) Karena Negara itu abstrak. masa Raja Haile Selassi (Ia merasa diri dipilh oleh Tuhan) (2). (1) Tsar di rusia yang totaliter. Ethipia. Jean Bodin. melainkan bahwa semua (3) Segala peraturan yang dijalankan oleh hukum. 2. Belanda dengan raja-raja yang menganggap diri sebagai wakil Tuhan. Oleh ada di dunia ini adalah Tuhan sebab itu. 2.

Koloni . ideology. Montesquoeu. Negara berfungsi dan berkewajiban mewujudkan kesejahteraan rakyat (welfare state. Negara itu akan menarik kembali pengakuannya. Pengakuan dari Negara lain 1). Negara seharusnya menjadi Negara hukum. 2). Selain sebagai penjaga malam. Negara yang mengakui berhak menempatkan Konsuler atau Kedutaan. b. Rakyat sebagai pemegang kekuasaan berkuasa.J. Krabbe) (5). Pengakuan de facto adalah pengakuan tentang kenyataan (fakta) adanya suatu Negara. Penguasa dipilih dan ditentukan atas dasar kehendak rakyat/umum (volonte generale) melalui perwakilan yang duduk di dalam pemerintahan (4). Egalite dan 5. Negara Kesatuan . Pengakuan de facto bersifat sementara Pengakuan yang diberikan oleh suatu Negara tanpa melihat bertahan tidaknya Negara tersebut di masa depan. Wilayah jajahan dari Negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia II dan berada di bawah naungan Dewan Perwalian PBB e. Diterapkan hampir semua Negara. f. Negara yang berada di bawah lindungan Negara lain yang lebih kuat 7 . dan tertinggi memberikan sebagian haknya kebudayaan masing-masing kepada penguasa untuk kepentingan Negara.Kalau Negara baru tersebut kemudian jatuh atau hancur. Pengakuan secara de jure Pengakuan de jure bersifat tetap Pengakuan dari Negara lain berlaku untuk selama-lamanya setelah melihat adanya jaminan bahwa pemerintahan Negara baru tersebut akan stabil dalam jangka waktu yang cukup lama. Pengakuan de jure secara penuh Terjadinya hubungan antara Negara yang mengakui dan diakui meliputi hubungan dagang. Teori Kedaulatan Rakyat Solon. suatu Negara yang menjadi jajahan dari Negara lain d. Negara merdeka dan berdaulat yang pemerintahannya diatur oleh pemerintah pusat. Pengakuan de facto bersifat tetap Pengakuan dari Negara lain terhadap suatu Negara hanya bisa menimbulkan hubungan di bidang ekonomi dan perdagangan (konsul). Sedangkan dalam hubungan untuk tingkat Duta belum dapat dilaksanakan.Rakyat merupakan kesatuan yang (1). Negara yang terdiri atas gabungan beberapa Negara bagian c. J. ekonomi. suatu Negara yang berasal dari daerah jajahan dari Negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia I dan di bawah perlindungan dari Dewan Mandat Liga Bangsa-Bangsa. Negara Serikat . bersama (3). sedangkan hukum bersumber hukum modern dari rasa keadilan dan kesadaran hukum (3).Kranenburg) (1). Perwalian (Trustee) . Rousseau Berkembang mulai abad XVII – XIX hingga sekarang Banyak dipengaruhi oleh teori kedaulatan hukum yang menempatkan rakyat tidak hanya sebagai objek. Artinya setiap tindakan Negara harus didasarkan hukum (H. BENTUK-BENTUK KENEGARAAN a. dan diplomatic. Pemerintah yang berkuasa harus mengembalikan hak-hak sipil kepada warganya (civil rights) d. Protektorat. hukum. Pemerintah (Negara) hanya berperan sebagai penjaga malam yang melindungi hak asasi manusia dan tidak boleh mencampuri urusan sosial-ekonomi masyarakat (negara hukum murni.Peramcis : Fraternite Liberti. Immanuel Kant) (4). dibentuk oleh individu-individu melalui namun pelaksanaannya sangat perjanjian masyarakat (sosial contract) tergantung pada rezim yang (2). Mandat. tetapi juga sebagai subjek dalam Negara (demokrasi). Pengakuan secara de facto Diberikan kalau suatu Negara baru sudah memenuhi unsur konstitutif dan juga telah menunjukkan diri sebagai pemerintahan yang stabil. John Locke.

bila negara ingin kuat maka rakyat harus lemah dan sebaliknya Negara harus berusaha mengumpulkan kekuasaan / kekuatan yang sebesar-besarnya. nyanyian. Fredderick Agung b. Jenghis Khan c. hormat pada orang tua. meningkatkan kesejahteraan umum. seorang pemikir dan politikus dari Italia) Dilaterbelakangi oleh keadaan negaranya saat itu yang banyak mengalami pergolakkan dan perpecahan. ketertiban dan ketentraman serta melindungi hak milik setiap orang) dan tugas eksternal (mempertahankan kemerdekaan Negara). mengawasi agar semua peraturan ditaati (fungsi mengadili) Goodnow. ketertiban dan ketentraman semua rakyat yang menjadi bagiannya. Fungsi eksekutif. Policy making . mempertahanakan Negara sebagai organisasi politik yang berdaulat. semua itu dapat melemahkan jiwa seseorang (rakyat/prajurit) Menitikberatkan pada sifat pribadi raja. suatu Negara bekas jajahan Inggris yang mengakui Raja Inggris sebagai rajanya sebagai lambang persatuan negara h. Atilla b. Seorang pemikir besar dari Prussia Jerman) Dilatarbelakangi oleh adanya Nama Teori. melaksanakan Undang-Undang 3. melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan Muhammad Kusnardi. yang penting Negara aman sentosa Rakyat harus dijauhkan dari kebudayaan adat. Alasannya. Perdamaian Dunia (Dante Alighieri 1265-1321. S. musik. yang tidak terletak pada masing-masing penguasa atau raja. Mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat (b) Fungsi atau rugas negara secara umum : 1. kejujuran. yaitu agar dapat cerdik seperti ‘kancil’ dan menakut-nakuti rakyatnya seperti “singa” Pemerintah / penguasa boleh berbuat apa saja. Negara menyiapkan militer yang kuat. Siapapun yang melawan pemerintah/raja harus ditindak tanpa kompromi Pemerintah menghalalkan segala cara. baik moral. disiplin dan loyal untuk mengahadapi bahaya-bahaya dari luar Keselamatan dan kemakmuran tidak diperlukan. membuat kebijakan Negara pada waktu tertentu untuk seluruh masyarakat 2. 1469-1527. Fungsi legislative.H. FUNGSI DAN TUJUAN NEGARA A. Penguasa yang Menerapkan a. asal untuk kepentingan Negara dalam mencapai kekuasaan Negara yang sebesar-besarnya. Timur Lenk d. 5. Tugas fakultatif .B. Adolf Hitler d. 3. Dominion. Dalam mencapai perdamaian dunia. kesusilaan. gabungan dua atau lebih Negara merdeka dan berdaulat dengan satu kepala Negara yang sama. B. membuat Undang-Undang 2. Menjamin ketertiban (law and order) 2. 2. 2. dan Latar Belakangnya Pokok – Pokok Pendapat yang Dikemukakan Rakyat dan Negara harus berbanding terbalik. seorang Negarawan Tiongkok/Cina Kuno) Dilatarbelakangi oleh keadaan negeri Cina saat itu yang banyak mengalami pemberontakan dan perang saudara. membagi fungsi menjadi dua tugas pokok : 1. membagi tugas Negara menjadi dua bagian : 1. menyatakan bahwa fungsi Negara mencakup tiga tugas pokok (teori Trias Politika) : 1. Policy Executing . Kekuasaan Negara (N. kekerabatan. meskipun harus melanggar sendi-sendi kesusilaan dan kebenaran Seorang penguasa yang cermat bertahan pada keyakinan/kepercayaan yang berlawanan dengan kepentingannya Keamanan dan ketentraman manusia dalam negara dapat di capai apabila ada perdamaian dunia. Mussolini Memberikan inspiransi bagi terbentuknya (liga bangsa-bangsa atau LBB)dan selanjutnya 8 . Tujuan Negara Pada umumnya.g. Uni. Fungsi Yudikatif. Di bawah ini ada beberapa teori tentang tujuan Negara : No 1. fungsi-fungsi Negara mencakup hal-hal berikut : Sebagai stabilisator yaitu sebagai menjaga ketertiban (law and order) Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat Mengusahakan pertahanan untuk menangkal kemungkinan serangan dari luar Menegakkan keadilan yang dilaksanakan melalui badan-badan peradilan (a). Kubhilai Khan a. Tugas esensial (Tugas asli) . kebaikan. Tugas ini meliputi tugas internal (memelihara perdamaian. Kekuasaan Negara (Lord Shang Yang. dan sofisme (the ten evis). intelektual. Fungsi Negara menurut para ahli :  Para ahli hukum kenegaraan memiliki pandangan yang khas tentang fungsi negara.. Tokoh. tujuan Negara untuk menciptakan kesejahteraan. sosial maupun ekonomi.Louis XIV c. perlu dibentuk satu negara dibawah satu imperium (raja atau kaisar). Machiavelli. sebagai berikut : Montesquieu. hikayat. Fungsi Negara Menurut para ahli kenegaraan.

dikontrol. J. Pokok – Pokok Pendapat yang Dikemukakan Negara harus membentuk dan mempertahankan hukum supaya hak dan kemerdekaan warga Negara terpelihara. Teori fasisme Fasisme berasal dari kata “ fascio” (kelompok politik). menyusul maraknya Revolusi Industri sekaligus penghisapan ekonomi oleh kaum kapitalis / borjuis terhadap kaum buruh / proletariat. Fasisme adalah system kediktatoran yang menempatkan Negara di tangan satu orang dan melarang setiap oposisi atau perlawanan. Latar belakangnya hampir sama dengan teori jaminan atas hak dan kebebasan). 9 . 5. Para tokoh ini selalu menyuarakan liberte. yaitu sekedar menjaga keamanan dan ketertiban serta menjamin kebebsan individu yang seluas-luasnya dalam meperjuangkan kehidupannya. dimana hak milik pribadi dan Negara dihapus. terispirasi untuk mengembangkan dan memberi tanda revolusioner pada sosialisme. Dari kata tersebut timbul istilah Fascio de Cambattimento (barisan tempur) yang dipraktekkan di Italia oleh Mussolini (1883-1945) yang memerintah dari 1922-1943. Nama Teori. Pembentukan masing-masing Negara merdeka hanya akan menimbulkan peperangan. individualisme adalah paham yang mengajarkan bahwa Negara ada untuk individu bukan individu untuk Negara. dan sikendalikan secara ketat oleh pemerintah fasis yang sentralistis b. Banyak diterapkan di Negaranegara Eropa dan Amerika Negara bukan sekedar memelihara ketertiban hukum belaka. Hasil dari revolusi itu adalah terciptanya sosialisme. Penindasan terhadap oposisi 6.dan hukum itu merupakan penjelmaan kehendak umum (volunte generale) Perlunya pemisahan kekuasaan antara eksekutif dan legislatif.J. c. Moralitas sering diabaikan demi mencapai tujuan Negara fasis 2. Secara umum.pertentangan antara kaisar dengan Paus mengenai siapa yang paling berhak dalam kekuasaan negara Pembentukan imperium bertujuan untuk kepentingan kemanusiaan. Teori sosialisme Sosialisme berkembang secara luas di daratan Eropa ( terutama Eropa Timur). Menganut paham nasionalisme yang sempit 7. Negara harus benar-benar bertindak adil terhadap seluruh warga negaranya. Dalam bidang ekonomi paham ini dipelopori oleh Adam Smith (Bapak Kapitalisme). Teori individualisme Muncul sebagai antiklimaks kekuasaan Monarki absolut (abad XVII dan XVIII). Seluruh aspek kehidupan warga Negara diatur. Penguasa yang Menerapkan Banyak di terapkan di NegaraNegara Eropa dan Amerika pada umumnya setelah abad XVIII Diterapkan dihampir semua Negara modern yang menjunjung tinggi demokrasi dan menjamin keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat. Negara fasis memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1.seorang ahli hukum Jerman)”. Pelopor paham individualisme (liberalisme) dalam politik. tetapi secara aktif mengupayakan kesejahteraan warga negaranya. Rousseau dan Immanuel Kant. Adanya hukum yang dirumuskan dalam perundangundangan. Tokoh. Teori tentang tujuan negara menjelma menjadi paham-paham atau ideology : a. diganti menjadi perserikatanBangsaBangsa (PBB) No 4. Adanya kediktatoran satu partai yang kaku. Negara tidak boleh turut campur dalam urusan pribadi dan ekonomi warganya. Individualisme dalam arti luas dapat dikatakan sebagai perjuangan menuju kebebasan. Ia menyebut sosislaisme adalah tahap transisi menuju komunisme. Menurut paham liberalisme Negara hanya berfungsi sebagai “ penjaga malam “ (nachwakerstaat). tetapi untuk kesejahteraan rakyat di dalam Negara. Karl Marx (Ekonom dan Filsuf dari Prussia Jerman). egalite fraternite. Peranan Negara : menjaga ketertiban hukum dan melindungi hak serta kebebasan warganya. Secara politik. Pengaturan ekonomi sangat sentarlistis 3. 5. sarana-sarana produksi dan distribusi dimiliki secara bersama-sama dan Negara tanpa kelas tercipta. Tujuan negara fais adalah “Imperium Dunia” 4. Mereka juga mengembangkan penikiran rasionalisme dan humanisme sebagai buah dari “Revolusi Perancis“ dan “Revolusi Indrusti”. Negara kesejahteraan atau welfare State (R. seorang ahli hukum dari Jerman) di latar belakangi oleh keadaan negara Eropa dalam suasana pencerahan ( enlightenment) yang mengagung-agungkan otonomi dan kebebasan individu.Voltaire. Montesquieu.Kranenburg. dan Latar Belakangnya Jaminan atas hak dan kewajiban (Immanuel kant 1724 – 1804. antara lain ialah John Locke. Negara hukum bukan hanya untuk penguasa atau golongan tertentu saja.

nasionalisme di artikan sebagai sikap politik dan sosial dari kelompok-kelompok suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan.Selama hidupnya. demokrasi atau demokratis. Teman seperjuangan Karl Marx adalah Friedrich Engels. ikatan kekerabatan. Nasionaisme dalam arti luas Adalah perasan cinta dan bangga terhadap tanah air dan bangsanya dengan tetap menghormati bangsa lain karena merasa sebagai bagian dari bangsa lain di dunia. Menurut Ensiklopedi Indonesia. asal usul daerah b. harus dapat di jadikan motivasi spiritual dan horizontal dalam mencapai kemajuan dan kejayaan bangsa. Faktor kelembagaan. kita diharapkan mampu melahirkan jiwa nasionalisme (cinta tanah air) dan patriotisme (rela berkorban). Menurut paham ini. Dengan mengerti dan memahami pentingnya semangat kebangsaan bagi setiap warga Negara. Misalnya di Italia (masa Benito Mussolini). Pelopornya adalah Benedictus De Spinozoa. memiliki rasa kebanggaan sebagai bangsa. merasakan adanya kesetiaan mendalam terhadap kelompok bangsa itu. menjaga keutuhan serta persaudaraan antar sesama. serta pemulihan harga diri dengan pemerintahan militer yang bersatu “Ein Reich. satu bangsa dan satu pimpinan”) b. Gerakan ini bertujuan untuk merebut ruang hidup “lebensraum” bagi ras leluhur “herrenrasse”. kepemimpinan seseorang yang disegani (pengatur) [ d. dan kekuasaan. Teori Integralistik Paham ini melihat Negara dan warga Negara sebagai suatu keluarga besar. dan kesatuan. akan mampu melahirkan sikap rela berkorban untuk memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan Negara. Soepomo. Nasionalisme dalam arti sempit Diartikan sebagai perasaan kebangsaan atau cinta terhadap bangsanya ynag tinggi atau berlebh-lebihan. persatuan. Perasaan bangga dan memiliki terhadap bangsanya. Nasionalisme Kata “nasionalisme” secara etimologis berasal dari kata “nasional” dan “isme” yaitu paham kebangsaan yang mengandung makna kesadaran dan semangat cinta tanah air. memelihara kehormatan bangsa. Faktor Bhineka Tunggal Ika. Faktor pembentuk identitas nasional : a. Mr. a. Jepang (masa Tenno Haika) dan Jerman (masa Hitler. Pada permulaan sidang BPUPKI (badan penyelidik usaha persiapan kemerdekaan Indonesia) pada tahun 1945. d. bersatu dalam f. paham ini pertama kali dikemukakan oleh Prof. Di Indonesia. yang mencanangkan Program Partai naziyang berdasarkan nasionalisme sempit. serta penguasa setempat yang menghiasi rakyat/warga setempat sejak lama atau disebut dengan ‘’semangat kebangsaan’’ Semangat kebangsaan bagi setiap warga Negara. B. 1. kesamaan agama perbedaan c. Nasionalisme juga dapat diartikan sebagai suatu ikatan antar manusia yang didasarkan atas ikatan kekeluargaan. Adam Muller dan Hegel. dengan demikian. asal usul dan pengalaman masa lalu e. sudah barang tentu memiliki keterikatan emosional dengan Negara yang bersangkutan sebagau perwujudan rasa bangga dan memiliki bangsa dan negaranya. sehingga memandang bangsa lain lebih rendah (Chauvinisme). Hal ini merupakan bentuk keterikatan kepada tanah air. Ein Fuhrer – Satu Negara. Ein Volk. Negara merupakan susuna masyarakat yang integral. Faktor tokoh. Tetapi pengikutnya yaitu Lenin dan Stalin. BERBANGSA. SIKAP SEMANGAT KEBANGSAAN (NASIONALISME DAN PATRIOTISME) DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT. klan. yang anggota-anggotanya saling terkait sehingga membentuk satu kesatuan yang organis. Faktor sejarah. Faktor sakral. adanya lembaga Negara Strategi pembinaan nasionalisme Indonesia Mempersatukan potensi perbedaan bangsa Indonesia Menghormati bendera kebangsaan Menghormati dan menghayati isi dan makna lagu kebangsaan Menghormati makna Lambang Negara RI 10 . autoriterisme dan militerisme. bahasa dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan. Menurut Soepomo. adat-istiadat leluhur. Dengan prinsip : kebersamaan. rasisme (terutama antiYahudi). DAN BERNEGARA Setiap warga Negara dari suatu Negara. Faktor primordial. yang berhasil pada bulan Oktober sehingga disebut Revolusi Oktober/Revolusi Bolshevik-Lenin(yang kemudian dilanjutkan oleh pengikutnya Stalin). Marx tidak pernah menggeraklkan revolusi.

adil dan makmur. PENGERTIAN . Tujuan NKRI terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu menjadi Negara yang merdeka.2. jiwa/raga) demi bangsa dan Negara. Jadi kata Indonesia berarti kepulauan India atau kepulauan yang berada di wilayah India. yang dipertagas dalam alinea IV : Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia Memajukan kesejahteraan umum Mencerdaskan kehidupan bangsa Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Patriotisme Berasal dari kata “patriot” dan “isme”. bersatu. adalah sikap yang gagah berani. pantang menyerah. merupakan sifat kepahlawanan atau jiwa pahlawan (Indonesia) atau heroism dan patriotsm (Inggris). dan rela berkorban (harta. dan keadilan sosial 11 . FUNGSI DAN TUJUAN NKRI Kata Indonesia berasal dari bahasa Yunani yaitu Indos (India) dan nesos (pulau). perdamaian abadi. berdaulat.

. Fase pertumbuhan Negara yang dipimpin oleh “Primus Inter Pares” adalah … 4. dan . Pengertian Negara No Tokoh Pendapat 1 Aristoteles 2 George Jellineck 3 Max Weber 4 Roger F. 2. Yang dimaksud dengan zoon politicon adalah …. 8. Contoh Negara yang terbetuk karena Anexatie … 11. Peran serta warga Negara dalam pembelaan Negara tertuang dalam Batang Tubuh UUD 1945 pasal …. Koloni adalah …. Istilah lain dari nasionalisme secara sempit adalah …. 7. Menurut F. 5. A. Tokoh paham Fasisme adalah …. Soltau 5 J. Tujuan Negara Indonesia tercantum di dalam pembukaan alinea … 14. 10. . . . . H. 3. Bangsa adalah pengertian politis dan historis adalah pengertian bangsa yang dikemukakan oleh …. 12. Yang dijuluki sebagai Bapak Kedaulatan Rakyat yaitu … 13. Ratzel. 9. Istilah Negara berasal dari bahasa Latin yaitu …. Terjadinya Negara berdasarkan pendekatan teoritis No Teori 1 KeTuhanan 2 Perjanjian Masyarakat 3 Kekuasaan 4 Hukum ALam Penjelasan 12 . Fungsi Negara yang dikenal dengan istilah “trias politica” dikemukakan oleh … Lengkapilah tabel berikut ! 1.MARI BERLATIH !!! Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat! 1. Kata Indonesia berasal dari bahasa Yunani yaitu . 6. Logemann 2. yang dimaksud bangsa adalah ….

b. yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat. 3.E. Drs. bagian  Saling berkaitan dan tergantung  Kesatuan yang terintegrasi  Memiliki peranan dan tujuan tertentu  Interaksi antarsistem membentuk system lain yang lebih besar 2. W.S. Prof.T. c. sebagai berikut : No 1. Poerwadarminta Sistem adalah sekelompok bagian (alat dan sebagainya). Hukum merupakan kumpulan peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi. d. e. yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib. Pengertian Hukum a.C.H. SISTEM HUKUM 1. J. Simorangkir. c. Pengertian Sistem a. yang mendapatkan atau ingin mencapai kemakmuran dan kebahagian pada rakyatnya Mengatur pergaulan oleh hukum dengan melindungi kepentingan-kepentingan hukum 13 . Tujuan Hukum Hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa. TOKOH/PAKAR Prof. S. 2.Meyers Hukum adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan. dan Woerjono Sastropranoto. Dalam KBBI Sistem mengandung arti susunan kesatuan-kesatuan yang masing-masing tidak berdiri sendiri.E. untuk kelakuan manusia dalam berjenis pergaulan hidup dan masyarakat Negara.M.H. Hukum adalah himpunan peraturan (perintah dan larangan) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat dank arena itu harus ditaati oleh masyarakat itu. ditujukan kepada tingkah laku manusia dalam masyarakat. S. Musanef Sistem adalah suatu sarana yang menguasai keadaan dan pekerjaan agar dalam menjalankan tugas dapat teratur. S.H. dengan tujuan mewujudkan ketertiban dan pergaulan manusia. Mr. elemen. Unsur-unsur dalam sistem mencakup:  Seperangkat komponene.BAB 2 SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL A. f. Prof. Drs. Prof. S. tetapi berfungsi membentuk kesatuan secara keselurahan. Van Apeldoorn Definisi hukum sangat sulit dibuat karena tidak mungkin mengadakan yangs esuai dengan kenyataan. atau suatu tatanan dari hal-hal yang saling berkaitan dan berhubungan sehingga membentuk suatu kesatuan dan satu keseluruhan.Utrecht. O. Subekti. yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud. Van Apeeldoorn PENDAPAT YANG DIKEMUKAKAN Hukum itu mengabdi pada tujuan Negara.H. Hukum adalah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa. Notoamidjojo Keseluruhan aturan yang tertulis dan tidak tertulis yang bersifat memaksa. dan menjadi pedoman bagi penguasa Negara dalam melaksanakan tugasnya. yaitu hukuman tertentu. Sumantri Sistem adalah sekelompok bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud. J. b. Adapun tujuan dibuatnya hukum menurut para ahli.H.M. dan yang pelanggaran terhadapnya mengakibatkan diambilnya tindakan. Leon Duguit Hukum adalah aturan tingkah laku anggota masyarakat yang harus diindahkan sebagai jaminan kepentingan bersama dan apabila dilanggar menimbulkan reaksi bersama. g. d. Amin.S.S.

lembaga-lembaga tinggi Negara. 4. 5). kemerdekaan jiwa. Peraturan Pemerintah. peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang isinya mengikat secara umum.3. terampil. yakni aturan-aturan yang pelanggarannya dikenai sanksi yang tegas dan nyata. 4). Yurisprudensi. 14 .UU) UU dalam arti formal. Peraturan Daerah 4. setiap warga Indonesia. 6. ada kepentingan daya guna dan kemanfaatan Ingin mengatur secara pasti hak dan kewajiban lembaga tertingi Negara. Sumber hukum Formal (Kenborn) : perwujudan bentuk dari isi hukum material yang menentukan berlakunya hukum itu sendiri. (Pasal 5 ayat (1)) 2). Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perpu). Ketetapan MPR RI. Teori Etis Oeny Bentham (Teori Utilitarianisme) Prof. b. perjanjian yang dibuat oleh dua Negara atau lebih mengenai persoalan-persoalan tertentu yang menjadi kepentingan Negara yang bersangkutan. keputusan hakim terdahulu terhadap suatu perkara yang tidak diatur oleh UU dan dijadikan pedoman oleh hakim lainnya dalam memutuskan perkara yang serupa. Dengan kata lain. Y. hukum tidak tertulis disebut konvensi. III/MPR/2003) 1.Van Kant Geny 8. Traktat. Undang-Undang UU dalam arti material. Tujuan Hukum Nasional Indonesia manusia tertentu (kehormatan. Sumber Hukum Adalah segala yang menimbulkan aturan yang mempunyai kekuatan memaksa. Sumber hukum dibedakan menjadi dua yaitu : a. semua pejabat Negara. (UUD. dan 3. 4. setiap peraturan yang karena bentuknya dapat disebut Undang-undang. cinta dan bangga bertanah air Indonesia dalam suasana kehidupan makmur dan adil berdasarkan falsapah Pancasila. perbuatan yang diulang-ulang terhadap hal yang sama dan kemudian diterima serta diakui oleh masyarakat. harta benda) dari pihak yang merugikan Hukum itu semata-mata menghendaki “keadilan”. Keputusan Presiden. TAP MPR. “Menjamin kebahagian sebesar-besarnya bagi sebanyak mungkin orang” Tujuan hukum adalah untuk menjaga agar kepentingan tiap-tiap manusia tidak diganggu Hukum bertujuan semata-mata untuk mencapai keadilan. 3). agar semuanya dapat melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan dan tindakan-tindakan demi terwujudnya tujuan nasional bangsa Indonesia. UUD 1945. Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan (TAP MPR No. Isi hukum semata-mata harus ditentukan oleh kesadaran etis kita mengenai “apa yang adil dan apa yang tidak asil” Hukum bertujuan semata-mata untuk mencapai keadilan sedangkan unsur-unsur keadilan ialah : “kepentingan daya guna dan kemanfaatannya” Tujuan hukum adalah semata-mata untuk mewujudkan apa yang berfaedah bagi banyak orang. Sumber hukum Material (Welborn) : keyakinan dan perasaan (kesadaran) hukum individu dan pendapat umum yang menentukan isi atau meteri (jiwa) hukum. Dalam praktik pnyelenggaraan Negara. 5. Doktrin. 7. UU. 2. 7. yaitu terciptanya masyarakat yang terlindungi oleh hukum. cerdas. pendapat para ahli hukum terkemuka yang dijadikan dasar atau asas-asas penting dalam hukum dan penerapannya. Kebiasaan (hukum tidak tertulis). Macam-macam sumber hukum formal : 1). 5. 6. Sebagai unsure keadilan.

yang terdiri dari : pencabutan hak-hak tertentu. hukuman sementara waktu). Perbedaan Hukum Pidana dan Hukum Perdata Hukum Pidana Pelanggaran terhadap norma hukum pidana pada umumnya segera disikapi oleh pengadilan setelah menerima berkas polisi yang mengadakan penyelidikan dan penyidikan. b. 15 . perampasan (penyitaan) barang-barang tertentu. Sanksi Hukum MENGATUR Berdasarkan Pasal 10 KUHP.5. dan (2) Hukum tambahan. Di sini. macam-macam sanksi pidana : (1) Hukuman Pokok. pengumuman keputusan hakim. Penggolongan Hukum TERTULIS WUJUD P E M B A G I A N H U HUKUM ACARA CARA MEMPERTAHANKAN TIDAK TERTULIS LOKAL RUANG NASIONAL INTERNASIONAL IUS CONSTITUTUM WAKTU IUS CONSTITUENDUM HUKUM ANTAR WAKTU MATERIIL HUKUM TATA NEGARA FORMIL HUKUM ADMINISTRASI NEGARA PUBLIK HUKUM PIDANA K U M ISI HUKUM PERSEORANGAN HUKUM KELUARGA PRIVAT HUKUM KEKAYAAN MEMAKSA HUKUM WARIS SIFAT 6. hukuman penjara (hukuman seumur hidup. terdiri dari : hukuman mati. sedangkan tindak pidana yang tidak disengaja disebut delik coelpa. ada pihak yang mengadu (penggugat) dan pihak yang diadukan (tergugat). Tindakan pidana (delik) yang sengaja disebut delik doloes. Perbedaaan Hukum Acara Titik Perhatian Hukum Acara Perdata Hukum Acara Pidana No 1. 7. Hukum Perdata Pelanggaran tehadap norma hukum perdata baru dapat disikapi oleh pengadilan setelah ada pengaduan dari pihak yang merasa dirugikan. Inisiatif datang dari pihak yang dirugikan Inisiatif datang dari pihak penuntut umum Pelaksanaan (penggugat) (jaksa) a. hukuman kurungan.

MK RI memiliki empat kewenangan. Tulisan 2. 16 . PERADILAN NASIONAL Ketentuan umum undang-undang nomor 4 tahun 2004 tentang kekuasaan kehakiman menegaskan bahwa kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelanggarakan peradilan guna menegakan hukum dan keadilan berdasarkan pancasila. Persangkaan 3. 3 oleh DPR dan 3 oleh Presiden) yang ditetapkan oleh Presiden. Jaksa mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dan hakim bertindak sebagai wasit dan bersifat dari para terdakwa.  Peradilan milliliter. Berdasarkan pasal 1 undang-undang nomor 4 tahun 2004. Kedudukan para pihak Macam hukuman 5. penuntutan 3. Jaksa sebagai penuntut umum yang memiliki dan berhadapan dengan tergugat wewenang atas nama Negara dan berhadapan dengan pihak terdakwa 1.dan  Mahkamah Konstitusi Merupakan salah satu lembaga Negara yang melakukan kekuasan kehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. adil. Hakim aktif. penjara. keluhuran martabar serta perilaku hakim. atau hukuman Hukum berupa hukuman mati. Kejaksaan. yang memegang kewenangan melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pidana. MK memiliki Sembilan hakim konstitusi (3 oleh MA. Alat-alat bukti 4. kekuasaan kehakiman dilakukan oleh mahkamah agung dan badan peradilan di bawahnya dalam lingkungan sebagai berikut :  Peradilan umum. adalah sebagai berikut “ Pengawal Konstitusi Menafsir Konstitusi Pengawal Demokrasi Pelindung hak konstitusional Warga Negara  Badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman Komisi Yudisial. Sumpah Semua pihak mempunyai kedudukan yang sama.  Peradilan agama. Pengakuan 4. Tulisan 1. Persangkaan 4. Memutus pembubaran Partai Politik Kewajiban MK adalah memberikan putusan atas pendapat DPR mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan atau Wakil Presiden menurut UUD 1945 sebelum pendapat tersebut dapat diusulkan untuk memberhentikannya oleh MPR. demi terselanggaranya Negara hukum republik Indonesia. pasif Hukum dapat berupa denda. Saksi 2. memiliki kewenangan penyidikan dan penuntutan khusus untuk kasus korupsi. Sebagai berikut : a.2. Pengakuan 5.  Peradilan tata usaha Negara. kurungan sebagai pengganti hukuman denda kurungan. Memutus sengketa kewenangan Lembaga Negara yang kewenangannya diberikan UUD 1945 c. Menguji Undang-undang terhadap UUD 1945 b. Saksi 3. dan disyaratkan harus memiliki interitas dan kepribadian yang tidak tercela. denda dan hukuman tambahan B. Anggota Komisis Yudisial diangkat dan diberhenyikan oleh Presiden dengan persetujuan DPR. negarawan yang menguasi konstitusi dan ketatanegaraan. yang memiliki kewenangan penyidikan dan penuntutan khusus untuk kasus pelanggaran HAM KPK. serta tidak merangkap sebagai pekabat Negara. yang berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan mempunyai kewenangan lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. Kepolisian. Memutus perselisihan tentang hasil Pemilu d. Fungsi MK. yang memiliki kewenangan penyidikan dan penuntutan Komnas HAM. Penuntut adalah pihak yang dirugikan (penggugat).

) b. merupakan pengadilan tingkat banding untuk perkara pidana dan sengketa tata usaha militer yang diputus pada tingkat pertama oleh pengadilan Militer tinggi. Pengadilan Khusus Pengadilan Agama Adalah pengadilan khusus bagi umat Islam untuk memeriksa dan memutuskan perkara nikah. Pengadilan Militer. (gugatan yang berkaitan dengan pencabutan hak milik seseorang serta penangkapan dan penahaan yang tidak sesuai dengan prosedur hukum. 3). merupakan pengadilan tingkat banding untuk perkara yang diputus pada tingkat pertama.Berikut adalah susunan badan atau lembaga peradilan yang ada di Indonesia. waris. untuk perkara pidana yang dilakukan oleh terdakwa yang berpangkat kapten kebawah 2). Pengadilan Militer. 17 . social (gugatan atau permohonan terhadap keputusan administrasi tentang penolakan permohonan suatu izin) (2) Bidang Ekonomi (gugatan atau permohonan yang berkaitan dengan perpajakan. wakaf. Mengadili Tingkat Kasasi b. talak. terdiri dari : Adalah peradilan yang khusus mengadili perkara pidana dan tata usaha negara anggota militer Indonesia 1). Wewenang lain yang diberikan Undang-Undang. Lembaga yang termasuk dalam peradilan agama adalah : Pegadilan agama (tingkat Permata) dan Pengadilan Tinggi Agama (tingkat banding) Pengadilan Adat Pengadilan Tata Usaha Negara (Administrasi Negara) Adalah peradilan yang memiliki kewenangan mengadili perkara yaya usaha Negara. yang pertama kali mengadakan sidang perkara dalam lingkungan peradilan umum di wilayah hukum masing-masing (Kabupaten/Kota). merk. agrarian. 8 tahun 2004 tentang Perubahan atas UU RI No. hakim sudah tidak lagi memeriksa fakta. Pengadilan Negeri (Berkedudukan di Kabupaten/Kota) Pengadilan negeri adalah pengadilan tingkat pertama. MAHKAMAH AGUNG Pengadilan Tinggi Umum/Sipil Pengadilan Tinggi Pengadilan Negeri Pengadilan Tinggi Militer Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Pengadilan Negeri Umum/Sipil Pengadilan Militer Pengadilan Tata Usaha Negara Berdasarkan bagan di atas. Adalah sebagai berikut: (1) Bid. Pengadilan Militer Tinggi. 2). dan wasiat. 2 tahun 1986 tentang Peradilan Umum). (gugatan yang berhubungan dengan status atau kedudukan seseorang) (4) Bidang Hak Asasi Manusia. Masalah-masalah yang menjadi jangkauan PTUN. badan peradilan dapat diklasifikasikan berdasarkan tigkatannya. yaitu perkara gugatan seseorang terhadap putusan pehabat tata usaha Negara yang merugikan dan tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Tetapi yang dinilai adalah penerapan hukum yang dilakukan oleh Pengadilan negeri. Menguji peraturan perundangan di bawah Undang-Undang c. juga merupakan pengadilan tingkat pertama untuk perkara pidana yang dilakukan oleh terdakwa yang berpangkat Mayor ke atas dan gugatan sengketa tata usaha Negara militer. Mahkamah Agung Tugas Mahkamah Agung berdasarkan Pasal 24 ayat (1) adalah : a. merupakan peradilan tingkat pertama. Hakim disini. hibah. memeriksa fakta dan menetapkan hukumannya. Pengadilan Tinggi (Berkedudukan di Provinsi) Pengadilan Tinggi adalah pengadilan yang mengadili perkara pada tingkat banding. Pengadilan Sipil. terdiri dari : 1). (dalam UU RI No. sebagai berikut: a. dsb) (3) Bidang Function Publique. Pengadilan Umum Adalah salah satu pelaku kekuasaan kehakiman bagi rakyat pencari keadilan pada umumnya. Pengadilan Militer Utama. rujuk. yaitu : Memeriksa dan memutus (1) sengketa kewenangan mengadili baik berdasarkan daerah maupun jenis peradilannya (2) permohonan peninjauan kembali (PK) putusan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.

Akibat terjadinya KKN 18 . Sebab-sebab Terjadi KKN Faktor Manusia Mentalitas aparat yang buruk Kemampuan kerja aparat yang kurang memadai Pendapatan aparat yang rendah Kemiskinan keluarga Faktor Lingkungan Kehidupan politik yang berlandaskan pada sistem jaringan dan loyalitas politik dengan imbalan Ada kecenderungan penguasa menuntut upeti dari rakyat Kekuasaan yang memberikan kesempatan untuk mengembangkan praktik KKN Ekonomi  Anggaran Negara membengkak  Uang Negara ada yang hilang  Kepercayaan investor baik dalam negeri maupun luar negeri kepada pemerintah semakin berkurang  Pertumbuhan ekonomi terganggu  Investasi yang dilakukan oleh pemerintah tidak efektif  Kondisi ekonomi makro tidak stabil Sosial Politik  Keridakmampuan berbagai kebijakan menjawab permasalahan  Munculnya kebijakan yang justru akan membebani masyarakat  Kewibawaan pemerintah semakin berkurang  Kebutuhan masyarakat semakin terabaikan  Norma-norma dalam masyarakat semakin hilang  Mekanosme pemerintahan semakin rusak  Kekerasan politik semakin merajalela  Sulit melakukan rekrutmen pejabat yang bersih Budaya  Profesionalisme kurang dihargai  Kreativitas semakin berkurang  Pola hidup konsumtif dan suka menempuh jalan pintas  Rusaknya moral masyarakat  Maraknya kekerasan yang terorganisir 3. 2. disebutkan bahwa”korupsi” adalah tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang tindak pidana korupsi. merupakan pengadilan tingkat pertama dan terakhir dalam mengadili perkara pidana yang dilakukan oleh perajurit di daerah pertempuran. kolusi dan Nepotisme. sikap objektif. Sedangkan sesuai UndangUndang Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari korupsi. Memperkuat Budaya Hukum Neburut L. MENUNJUKKAN SIKAP YANG SESUAI DENGAN KETENTUAN HUKUM YANG BERLAKU Sikap yang mendukung ketentuan hukum antara lain adalah sikap terbuka. Oleh sebab itu. C. dan sikap mengutamakan kepentingan umum. Peningkatan Kesadaran Hukum 3.4). 2. Peningkatan Pelayanan dan Penegakan Hukum D. Budaya hukum ini seperti oli pada sebuah mesin. berarti penyelewengan atau penggelapan (Uang negara atau perusahaan) dan sebagainya untuk keuntungan pribadi atau orang lain. perbuatan korupsi sesungguhnya selalu mengandung unsur “penyelewengan” atau dishonest (ketidakjujur). UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA 1. Adapun sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum diantaranya adalah : 1. Pengadilan Militer Pertempuran. Friedman (Amerika Serikat). Pengertian Korupsi Kata “Korupsi”dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia.

(Pengawasan dari atasan terkait semakin ditingkatkan) Memiliki kelancaran layanan administrasi pemerintah. dan dihukum pidana. Oleh sebab itu. Partai-partai politik sering inkonsisten. Para pemimpin dan pejabat selalu dihimbau untuk memberikan keteladanan. nouveauxriches) E. Keterlibatan media massa dalam upaya mengurangi terjadinya KKN Pembentukan UU dan lembaga yang mempersempit terjadinya KKN Dilakukan kepada mereka yang terbukti melanggar dengan diberikan peringatan. d. kesukuan. Berusaha untuk melakukan reorganisasi dan rasionalisasi organisasi pemerintahan. sehingga kesejahteraan umum mudah dikorbankan. h. Upaya Pencegahan (Preventif) a. Lemahnya lembaga-lembaga politik tersebut banyak disebabkan oleh mudahnya “oknum” lembaga tersebut dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan kelompok bisnis/ekonomi. Di masyarakat. e. melalui penyederhanaan jumlah departemen beserta jawatan dibawahnya. Terjadilah erosi loyalitas kepada Bangsa dan Negara. f. 10 Miliyar lebih (2004) Dugaan korupsi pada penyalahgunaan fasilitas preshipment dan placement deposito dari BI kepada PT Texmaco Group melalui Bank BNI (2004) Adapun upaya penindakan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut : b. j. Sebagai akibatnya. namun sesungguhnya banyak diantara mereka yang tidak mampu. Munculnya ”oknum” pemimpin yang lebih mengedepankan kepentingan pribadi dari pada kepentingan pribadi dari pada kepentingan umum. Ia diduga melakukan pubngutan liar dalam pengurusan dokumen keimigrasian Dugaan korupsi dalam proyek program pengadaan BUsway pada pemda DKI Jakarta (2004) Dugaan penyalahgunaan jabatan dalam pembelian tanah yang merigiksn keuangan Negara Rp. selalu muncul kelompok-kelompok sosial baru yang ingin berpartisipasi dalam bidang politik. dengan mematuhi pola hidup sederhana. i. 2. EM. Kekuasaan herregistrasi (pencatatan ulang) terhadap kekayaan perorangan “pejabat” yang mencolok. partisipan dan kelompoknya. b. Melakukan sistem penerimaan pegawai berdasarkan perinsip achievement atau keterampilan teknis dan tidak lagi berdasarkan norma ascription yang dapat membuka peluang berkembangnya nepotisme. Sebagian oknum pemimpin politik. Malaysia.semangat . Pada kehidupan masyarakat yang mengalami proses perubahan. Menciptakan aparatur pemerintahan yang jujur dan disiplin kerja yang tinggi. keagamaan. Menanamkan aspirasi. institusi-institusi politik yang ada juga masih lemah. non-formal. 19 . d. mereka sebagai kelompok Orang-orang Kaya Baru (OKB . terjadilah runtunan peristiwa sebagai berikut: a. dibarengi sistem kontrol yang efisien. artinya apa yang diperjuangkan dan menjadi misinya sering berubahubah (pendirian dan ideology) dan “mudah dibeli” sesuai dengan kepentingan politik saat itu. berlomba-lomba untuk mencapai “objek politik” dalam bentuk keuntungan material dengan mengabaikan kebutuhan rakyat banyak sehingga terjadi “kehampaan motivasi perjuangan. e. mereka (politikus instan) sering hanya ingin memuaskan ambisi dan kepentingan kepribadiannya dengan dalih “kepentingan rakyat”. c. proses modernisasi belum ditunjang oleh kemampuan sumber daya manusia pada lembaga-lembaga politik yang ada. (Rekruitmen pejabat secara adil dan terbuka). kedaerahan. karena lebih menonjolkan dorongan pemupukan harta kekayaan dan kekuasaan. b. e. dan memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi.dan spirit nasional yang positif dengan mengutamakan kepentingan nasional. (Peningkatan kualitas kerja) Sistem budget dikelola oleh pejabat-pejabat yang mempunyai tanggung jawab etis tinggi. Upaya Penindakan (Kuratif/Refresif): a. untuk para pegawai selalu diusahakan kesejahteraan yang memadai dan ada jaminan masa tua. Sosial. dan profesi serta kekuatan-kekuatan asing tertentu. pemecatan tidak hormat. g. kejujuran serta pengabdian pada bangsa dan negara melalui sistem pendidikan formal.” d.4. Sementara di sisi lain. Bebrapa contoh penanganan kasus : Dugaan korupsi dalam pengadaan Helikopter jenis MI-2 Merk Ple Rostov Rusia milik Pemda NAD (2004) Menahan konsul jenderal RI di Johor Baru. Fenomena Korupsi di Indonesia Fenomena umum yang biasanya terjadi di Negara berkembang termasuk Indonesia ialah. Di lembaga-lembaga politik. c. c. tidak jarang diantara mereka sering terjebak pada ambisi pribadi dan kepentingan kelompok tertentu. dan pendidikan agama. PERAN SERTA DALAM UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA 1.

9. Akibat terjadinya KKN No Bidang Akibat Terjadinya KKN 1. . Tindakan pidana yang disengaja disebut juga dengan . merupakan jangkauan PTUN yaitu dalam bidang . . 11.1. . Transparancy International (TI) adalah sebuah organisasi internasional yang bertujuan memerangi korupsi politik. 12. Upaya Edukasi LSM 5. Lembaga Peradilan di Indonesia No Lembaga Peradilan Berkedudukan di 1 Peradilan Umum 2 Peradilan Tinggi 3 Mahkamah Agung 4 Mahkamah Konstitusi 2. . . Gugatan yang berhubungan dengan status atau kedudukan seseorang. Pelaku KKN ditindaj tegas dan adil Pemberian hukuman sosial kepada pelaku KKN Menekankan kepada pemerintah dan lembaga penegak hukum untuk segera memproses secara hukum terhadap pelaku KKN Memiliki rasa tanggung jawab Tidak bersikap apatis dan acuh tak acuh Melakukan kontrol sosial Membuka wawasan seluas-luasnya Mampu memposisikan diri sebagai subjek pembangunan Indonesia Corruption Watch (ICW) adalah sebuah organisasi non pemerintah yang mempunyai misi untuk mengawasi dan melaporkan kepada public mengenai aksi korupsi di Indonesia. Tokoh yang terkenal dengan trias politica adalah . Hukuman mati termasuk hukuman . . Hal itu diungkapkan oleh …. e. . 13. Kasasi diselesaikan oleh . Berdasarkan isinya hukum dibagi menjadi dua yaitu . . . 8. 5. 2. . . 3. . 2. . 3. Peradilan sipil terdiri dari . . . c. Korupsi adalah . 3. Ketua Mahkamah Konstitusi yang pertama adalah . 14. Doktrin adalah . . 4. dan . . . . . . . Upaya Edukasi Masyarakat/Mahasiswa a. . . . . . Sistem adalah sekelompok bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud. Peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi di Indonesia  Kontrol sosial oleh lembaga Negara  Kontrol sosial oleh lembaga masyarakat  Kontrol sosial oleh masyarakat bersama media massa  Kontrol sosial oleh media massa MARI BERLATIH !!! Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat! 1. . Ekonomi 20 . . . Welborn adalah istilah lain dari sumber hukum . b. 6. a. b. . . . d. . . . . Lengkapilah tabel berikut ! 1. . dan . . 7. 10. 4. Yang memegang kekuasaan legislative adalah . Masalah perceraian dan waris dapat diputuskan di pengadilan . . . . .

2. 3. 4. Represif 21 . 3. Sosial Politik Budaya 3. 4. Upaya Pemberantasan KKN No Preventif 1.2.

sehingga lahir kewajiban  Hak asasi semakin berkembanga meliputi berbagai bidang kebutuhan. yaitu . 2. DAN PERLINDUNGAN HAM A. hak – hak itu akan berhadapan dengan hak orange lain. Istilah HAM dalam beberapa bahasa . a. dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabt manusia. Pengertian HAM HAM merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugerah Tuhan yang melekat pada setiap diri manusia sejak lahir. Hak kebebasan dan keamanan pribadi berserikat Hak diperlakukan secara manusiawi Hak untuk ikut serta dalam pemerintahan Hak kebebasan bergerak dan memilih tempat tinggal Hak untuk memilih dan di[ilih dalam Pemilu Hak mempunyai kedudukan yang sama di hadapan Hak untuk mendapat pelayanan atas dasar hukum persamaan b. Berdasarkan Deklarasi Universal HAM (Universal Declaration of Human Rights). hak-hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya yang tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya sehingga sifatnya suci. Hak untuk menentukan nasibnya sendiri Hak menikmati standar tertinggi keshatan fisik dan Hak persamaan bagi laki-laki dan perempuan untuk mental menikmati hak-hak ekonomi. dan sosial budaya. Karena manusia adalah makhluk social. memeperoleh manfat dari perlindungan Hak bebas dari kelaparan atas kepentingan moral. Hak bidang ekonomi. meikmati Hak jaminan social manfaat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan Hak atas standar kehidupan yang layak penerapannya. Hak sipil dan Politik. 39 tahun 1999 tentang HAM Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang maha Esa dan merupakan anugaerah-Nya yang wajib dihormati. hukum. yang meliputi .  Hak asasi harus dikorbankan untuk kepentingan masyarakat. PENGERTIAN DAN MACAM – MACAM HAM 1. PENGHORMATAN. atau seni yang diciptakan. Belanda (Menselijeke Rechten) dan Spanyol (Derechos del Hombre) . antara lain hak di bidang politik. Inggris ( Human Right). sosial. Adapun pengertian HAM dari beberapa tokoh atau dokumen. social dan budaya Hak atas pendidikan Hak atas pekerjaan Hak untuk ambil bagian dalam kebudayaan. berkumpul secara damai. dan dilindungi oleh Negara. Macam – Macam HAM 22 . oleh sebab itu . Koentjoro Poerbapranoto Hak asasi adalah hak yang bersifat asasi. pemerintah. Jan Materson (Anggota Komisi HAM PBB) Human rights could be generally defines as those rights which are inherent in our nature and without which we can not live as human being. dijunjung tinggi. HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki manusia sejak lahir. dan budaya meliputi . hak asasi dapat dibagi menjadi dua. sastra. Perancis ( Droits de L’homme). UU RI No. John Locke ( Two Treaties on Civil Government ) HAM adalah hak yang dibawa sejak lahir yang secara kodrati melekat pada setiap manusia dan tidak dapat diganggu gugat (bersifat mutlak). Artinya. dan material dari karya ilmu pengetahuan.BAB 3 PEMAJUAN. ekonomi. dapat dipelajari sebagai berikut: Secara harfiah HAM ialah hak yang dimiliki oleh seseorang karena orang itu manusia. Hak hidup Hak atas kebebasan berfikir Hak untuk bebas dari penyiksaan Hak untuk berpendapat.

1). yaitu Mahkamah Keadilan untuk melindungi orang-orang miskin dan Majelis Rakyat atau Ecdesia. dan sebagainya. Hak asasi dalam tata cara peradilan (procedural rights). berbuat adil. Perjuangan Solon. bahwa semua hak rakyat diserahkan kepada penguasa kecuali tiga hak yang diberikan alam kepadanya yaitu hak hidup. Hukum Hammurabi Perjuangan Nabi Ibrahim melawan kelaliman Raja Namrud yang memaksakan 1000 SM harus menyembahpatung (berhala). seperti hak untuk memilih dalam Pemilu. 527 s. 1629 Petition of Rights Pajak dan hak-hak istimewa harus dengan izin parlemen 23 . seperti hak untuk memilih agama dan menjalankan ibadah. banyak mengajar tentang toleransi. Kitab Suci Injil Dibawa oleh Nabi Isa Almasih sebagai peletak dasar etika Kristiani dan ide 632 M pokok tingkah laku manusia agar senantiasa hidup dalam cinta kasih kepada Tuhan maupun sesama manusia. 7. hak untuk dipilih dalam Pemilu dan hak untuk berorganisasi. dan hak untuk memiliki sesuatu. memberikan rahmat kepada seluruh alam semesta. Solon telah menyusun undang-undang yang menjamin ___ keadilan dan persamaan bagi setiap warganya. 3. 5. Hak asasi pribadi (personal rights). Hak asasi ekonomi (property rights).Dari beberapa pendapat para ahli. Pada masa kebangkitan Romawi telah banyak lahir filsuf terkenal dengan visi tentang hak asasi seperti : Socrates dan Plato yang banyak dikenal sebagai peletak dasar diakuinya hak-hak asasi manusia. hak milik dan hak kebebasan yang harus dilindungi oleh penguasa dalam bentuk perlindungan konstitusinya. disiksa atau disita miliknya tanpa Lockland di Inggris) cukup alasan menurut hukum negara. Karena gagasannya inilah Solon dianggap sebagai pengajar Demokrasi. 1215 (Masa Raja tidak boleh memungut pajak kalau tidak dengan izin dari Great Council Pemerintahan Orang tidak boleh ditangkap. diantaranya : No Tahun Nama Dokumen Isi Keterangan 1. adalah hak untuk memeperoleh perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan. hak untuk merdeka. serta Aristoteles yang mengajarkan tentang pemerintahan berdasarkan kemauan dan cita-cita mayoritas warga. 3). dipenjara. Untuk itu dia membentuk Heliaie. adalah hak asasi untuk memiliki sesuatu. 600 SM Di Athena (Yunani).d. seperti hak memiliki pendidikan di SMA atau SMK. Hak asasi social budaya (social and culture rights). 4). 4. 2500 s. 5). Berikut sejarah HAM dalam berbagai sumber atau dokumen. dapat dikataka bahwa pada dasarnya HAM meliputi hak untuk hidup. seperti hak untuk mendapatkan perlakuan yang benar dalam penangkapan dan penggeledahan.d. dan sebagainya. 15 Juni Magna Charta Pembatasan kekuasaan raja dan hak asasi manusia. Corpus Luris Kaisar Romawi pada masa Flavius Anacius Justinianus menciptakan peraturan 322 SM hukum modern yang terkodifikasi dalam Corpus Luris sebagai jaminan atas keadilan dan hak asasi manusia. terdapat macam-macam hak asasi yang dapat dikelompokkan sebagai berikut . hak untuk menyatakan pendapat. seperti hak untuk memebli atau menjual sesuatu dan hak untuk menyewakan sesuatu. tidak boleh memaksa. Sejarah HAM Secara konseptual bermila dari pemikir Inggris yaitu John Locke (1632-1704). 6. 5). adalah hak untuk memilih pendidikan dan mengembangkan budaya.d. Dalam perkembangan selanjutnya. menerapkan kasih saying. seperti hak untuk mendapatkan perlindungan dan jaminan hukum. adalah hak asasi yang dimilki manusia secara pribadi. Nabi Musa memerdekakan bangsa Yahudi dari perbudakan Raja Fir’aun (Mesir) agar terbebas dari kesewenangan raja yang merasa dirinya sebagai Tuhan 2. 30 SM s. Kitab Suci Al-Qur’an Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. didukung oleh Pericles (tokoh negarawan Athena). Hak asasi mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (rights of legal equality). bijaksana. Hak asasi politik (political rights). adalah hak untuk ikut serta dalam pemerintahan. dan hak kebebasan untuk bergerak . 3. dan memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. yang mengemukakan dalam teori perjanjian masyarakat bahwa setelah Negara terbentuk maka terjadilah kesepakatanantara peguasa dengan masyarakat pembentuk Negara. 2). antara lain mencakup .

dsb. PENGHORMATAN. Artinya para penyusun UUD 1945 telah menyadari betapa pentingnya hak asasi manusia dalam kehidupan berbangsa dan berNegara. Uni Soviet (1936). supel dan fleksibel. karena legalitas hak asasi manusia sangat tergantung pada kebijakan Negara ada atau tidaknya mengatur hak asasi manusia. Roosevelt) 14. Naskah yang diusulkan oleh Presiden Theodore Woodrow Wilson memuat 14 pasal dasar untuk mencapai perdamaian yang adil. and pursuit of happiness/ property). liberty. dan berorganisasi (Freedom of Speech) Kebebasan untuk beragama dan beribadah (Freedom of Religion) Kebebasan dari kemiskinan dan kekurangan (Freedom of Want) Kebebasan seseorang dari rasa takut (Freedom of Fear) Pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi manusia yang terdiri dari 30 pasal. tentara tidak boleh menjalankan hukum perang Orang tidak boleh ditangkap tanpa tuduhan yang sah Jika diminta. B. tidak bisa dilepaskan dari konstitusi yang ada dan pernah berlaku di Indonesia. 14 Juli 1789 Declaration des Droits de L’homme et du Citoyen (Perancis) Rights of Self Determination 12. (Alasan penahanan seseorang harus disertai bukti yang sah menurut hukum) Orang yang ditangkap harus diperiksa selambat-lambatnya dua hari setelah ditangkap. pencantuman HAM dalam konstitusi diikuti oleh Belgia (1831). PERAN SERTA DALAM UPAYA PEMAJUAN. Kebebasan berbicara. 1941 Atlantic Charter (dipelopori oleh Franklin D. hak hidup. Kebebasan dalam pemilihan anggota parlemen Kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat Pajak. hakhak yang tidak dapat dicabut dari dirinya ialah . 10 Desember 1948 Universal Declaration of Human Rights Tentara tidak boleh diberi penginapan di rumah-rumah penduduk (warganegara tidak boleh dipaksakan menerima tentara di rumahnya) Dalam keadaan damai. Amerika Serikat dianggap sebagai Negara pertama yang mencantumkan hak asasi dalam konstitusi (dimuat secara resmi dalam Constitution of USA tahun 1787) atas jasa Presiden Thomas Jefferson. berkumpul. DAN PENEGAKAN HAM DI INDONESIA 1. Perkembangan HAM di Indonesia Berbicara mengenai perkembangan hak asasi manusia di Indonesia. Undang-undang dan pembentukan tentara tetap harus seizing parlemen Hak warga negara untuk memeluk agama menurut kepercayaan masingmasing Parlemen berhak untuk mengubah keputusan raja Bahwa semua orang diciptakan sama. 1918 13. Pada waktu penyusunan Undang-Undang Dasar 1945 sudah ada perdebatan tentang hak asasi manusia harus masuk atau tidak dalam UUD 1945. ha kebebasan. mengeluarkan pendapat. maka sesungguhnya telah banyak memuat pasal tentang hak asasi manusia.(Masa Pemerintahan Charles I di Inggris) 8. Tahun-tahun berikutnya. anatara lain menyebutkan : Manusia dilahirkan bebas dan mempunyai hak-hak yang sama Hak-hak itu adalah hak kebebasan (Iiberte). kesamaan (Egalite) dan persaudaraan atau kesetiakawanan (fraternite). kemudian disneutkan empat kebebasan (the four Freedoms) antara lain . 1689 10. Januari. Pernyataan HAM dan warga Negara sebagai hasil Revolusi Perancis di bawah pimpinan Jenderal Laffayete. hakim harus dapat menunjukkan orang yang ditangkapnya lengkap dengan alasana penangkapan itu. Jika kita meneliti UUD 1945. 24 . maka uraian rinci tentang hak asasi manusia tidak mungkin dengan mengingat UUD 1945 bersifat singkat. dan ha mengejar kebahagian/ milik (life. 1679 Hobeas Corpus Act (Masa Pemerintahan Chaarles II di Inggris) Bill of Rights (Masa Pemerintahan Willian III di Inggris 9. Piagam tersebut menyerukan kepad semua anggota dan bangsa di dunia untuk menjamin dan mengakui hak-hak asasi manusia dimuat di dalam konstitusi Negara masing-masing. namun karena keterbatasan waktu dalam penyusunan UUD 1945. Muncul pada saat berkobarnya Perang Dunia II. Mereka dikaruniai oleh Tuhan. 04 Juli 1776 Declaration of Indefendence ( AS) 11. Indonesia (1945).

penyiaran. XVII/MPR/1998 tentang Hak Asasi Manusia. yaitu hak asasi manusia yang berkaitan dengan: 25 . Demikian pula. yaitu bab X tentang Warga Negara dan Penduduk pada pasal 27 sampai dengan 32. Pada rezim Soeharto ada beberapa konvensi dan kebijakan yang diambil sebagai wujud penegakan dan penghormatan hak asasi manusia. ada beberapa peraturan perundangan yang mengatur tentang HAM. Pada era rezim Habibie. Pada era Presiden Soekarno. hak asasi manusia juga dimuat dalam UUD Sementara 1950.  UU No. yaitu :  Persiapan pengesahan perangkat internasional di bidang HAM  Deseminasi informasi dan pendidikan di bidang HAM  Penentuan skala prioritas pelaksanaan HAM Pada Masa Gus Dur. 7 Tahun 1984 tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan  Keputusan presiden No. 83 Tahun 1998 tentang kebebasan berserikat dan perlindungan hak untuk berorganisasi  UU No. 68 Tahun 1958 tentang Hak Politik Wanita  UU No. 29 Tahun 1999 tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi rasial  Keputusan Presiden No. 11 Tahun 2005 tentang Ratifikasi Konvensi Internasional Hak ekonomi. konvensi mengenai hak asasi manusia yang telah disyahkan adalah :  UU No. ketanagakerjaan  Dibentuk peraturan perundangan tentang pemberantasan tindak pidana terorisme  Dibentuk badan perlindungan Swadaya masyarakat  Di bentuk lembaga Komnas HAM Pada masa pemerintahan Megawati. waktu Indonesia memberlakukan UUD Sementara 1950. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM Pada tanggal 15 Agustus 1998. yang meniputi pasal 28A sampai dengan pasal 28 J. XIV/MPRS/1966 dibentuk panitia ad hoc yang kemudian berhasil menyusun Rancangan Piagam HAM dan Hak serta Kewajiban Warga Negara. 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi 2. Presiden Soekarno kembali memberlakukan UUD 1945. hak-hak asasi manusia juga dimasukan dalam konstitusi. 80 Tahun 1957 tentang Pengupahan bagi laki-laki dan perempuan untuk pekerjaan yang sama nilainya Bergantinya rezim Soekarno ke Soeharto ada upaya penegakan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Presiden Habibie meluncurkan Rencana Aksi Nasional HAM yang bertujuan untuk memberikan jaminan bagi peningkatan pemajuan dan perlindungan HAM di Indonesia dengan mempertimbangkan nilai adat istiadat. Namun setelah Dektrit Persiden 5 Juli 1959. budaya dan agama. 19 Tahun 1999 tentang penghapusan kerja paksa  UU No. 8 Tahun 1999 tentang kebebasan menyatakan pendapat  UU No. 39 Tahun1999 tentang Hak Asasi Manusia  UU RI No. 18 Tahun 1956 tentang Organisasi Buruh  UU No. 12 Tahun 2005 tentang Ratifikasi Internasional Hak Sipil dan Politik  UU No. Sosial dan Budaya. Hal ini dapat dilihat dari adanya :  Upaya penyempurnaan Rencana Aksi Nasional HAM  Pembentukan lembaga baru yaitu Mentri Negara Urusan HAM  Dibentuk pengadilan Hak Asasi Manusia  Dibentuk peraturan perundangan tentang perlindungan anak. 36 Tahun 1990 tentang hak anak. Di samping itu terdapat ketentuan hak asasi manusia di luar Bab tentang Hak Asasi Manusia. ada 3 hal yang dilakukan.Dalam sejarah politik dan ketatanegaraan Republik Indonesia. antara lain :  UU No. yaitu penuangan bab khusus tentang hak asasi manusia dan penuangan pada bab atau pasal-pasal lainnya Hak asasi manusia yang di tuangkan secar khusus pada bab XA tentang HAk Asasi Manusia. yaitu :  UU No. Rumusan Hak Asasi Manusia yang termasuk dalam UUD 1945 tersebut dapat di bagi dalam beberapa aspek. upaya pemajuan HAM lebih ditingkatkan dan mendapat perhatian cukup serius. Tetapi panitia ad hoc tersebut tidak membahas dalam sidang Umum MPRS tahun 1968 karena lebih mementingkan pembahasan berkaitan dengan peristiwa pemberontakan G 30 S/PKI. Disamping itu ada beberapa konvensi tentang hak asasi manusia yang disahkan. 5 Tahun 1999 yang menentang penyikasaan dan perlukan kejam lainnya  UU No. penghormatan dan pemajuan hak asasi manusia telah menemukan momentumnya dimana MPR telah merumuskan dengan ketetapan MPR No. antara lain :  UU No. 43 Tahun 1993 yang menentang apartheid dalam olahraga  Keputusan presiden No. HAM dalam UUD 1945 Pernyataan hak asasi manusia yang dituangkan kedalam pasal-pasal UUD 1945 terbagi menjadi 2. pada waktu Indonesia memberlakukan Konstitusi RIS 1949. melalui Ketetapan MPRS No. Untuk mencapai tujuan tersebut.

ilmu pengetahuan dan teknologi derajat dan martabat manusia 4) Pekerjaan 9). dan memajukannya. Melakukan penelitian. organisasi politik. Rasa aman dan perlindungan dari perlakuan yang merendahkan 3) Pendidikan. Mengajukan usulan mengenai perumusan dan kebijakan yang berkaitan dengan HAM kepada komnas HAM c. Bersama dengan lembaga atau pemerintah melakukan sosialisasi 26 . Fungsi pendidikan dan penyuluhan 4. lembaga swadaya masyarakat. setiap hak assasi manusia seseorang menimbulakn kewajiban dasar dan tanggung jawab untuk menghormati hak asasi orang lain secara timbale balik serta menjadi tugas pemerintah untuk menghormati. Persamaan dan keadilan 6) Bersikap. maka dapat ditemukan macam-macam hak asasi manusia sebagai berikut : 1) Hak untuk hidup 6).  Fungsi lembaga pengontrol Komnas HAM dan LSM adalah suatu lembaga pengontrol penegakan hak asasi manusia yang independen yang memiliki eempat fungsi yaitu 1. Hak atas kesejahteraan 3) Hak mengembnagkan diri 8).  Efektifitas penegasan hak asasi manusia Penegakan hukum sebagai operator di lapangan harus memiliki komitmen moral yang jelas. 39 tahun 1999 tentang HAM Bila ketentuan dalam pasal-pasal UU No. organisasi masyarakat. menegakkan. Hak turut serta dalam pemerintahan 4) Hak memperoleh keadilan 9).39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia dijelaskan bahwa. Hak atas rasa aman 2) Hak keluarga dan melanjutka keturunan 7). Fungsi mediasi 3. setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang di tetapkan undag-undang dengan maksud untik menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan. Fungsi pemantau 2. Partisipasi tersebut dapat dilakukan dalam bentuk: a. Kesejahteraan Sosial 5) Beragama dan menjalankan ajaran agama 10). Hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut 4) Hak Bergama 3. dalam UUD 1945 juga memuat hak-hak khusus. 39 tahun 1999 dikaji secara mendalam. seperti : hak anak atas kelangsungan hidup. Hak anak Disisi lain. atau lembaga kemasyarakatan lainnya berhak berpartiaipasi dalam prlindungan. masyarakat harus diberikan peyuluhan sehingga pemahaman tentang hak asasi manusia itu benar. timbuh. segala pelanggaran jangan dikaitkan dengan hak asasi manusia harus dipisahkan dengan pelanggaran kriminal murni. dan penyebarluasan informasi mengenai hak asasi manusia d. pendidikan. Informasi dan komunikasi 2) Keluarga 8). 4. Menyampaikan laporan atas terjadinya pelanggaran hak asasi manusia kepada komnas HAM b. penegakan dan pemajuan hak asasi manusia. Hak wanita 5) Hak atas kenenasan pribadi 10).1) Hidup dan kehidupan 7). Peran serta dalam Upaya Penegakan HAM di Indonesia Beberapa faktor yang mempengaruhi upaya penegakan hak asasi manusia di Indonesia adalah:  Sosialisasi hak asasi manusia Pendidikan public harus dijalankan. dan berkembang dan hak anak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. Dalam menjalankan tugasnya harus bersifat obyektif dan hanya berpihak pada kebenaran. kelompok. Hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum 3) Hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani 7). berpendapat dan berserikat 11). Dalam menjalankan hak dan kebebasannya. Fungsi pengkajian dan penelitian Berdasarkan UU No. Hak untuk tidak berbudak 2) Hak untuk tudak di siksa 6).khususnya terkait dengan hak asasi manusia. Kewajiban menghargai hak orang lain Selain hak-hak tersebut di ats. melindungi. UU RI No. yaitu : 1) Hak hidup 5). dicantumkan hak-hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. setiap orang. Bahkan.

dan sebagainya 3) Masih adanya konflik horizontal di kalangan masyarakat yang hanya disebabkan oleh hal-hal sepele 27 . namun masyarakat menilak upaya tersebut.1. 5. 1. pergaulan. terutama jika sudah bersinggungan dengan kedudukan seseorang. No 3. upacara-upacara sacral. sebagian besar dilakukan di luar proses hukum yang sah Kasus-kasus di 1966 Ribuan Operasi instensif dilakukan TNI untuk menghadapi OPM. HAMBATAN DAN TANTANGAN DALAM UPAYA PENGHORMATAN. Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia Kasus yang sudah diajukan ke sidang pengadilan No 1. 3. 7. keturunan. Kasus yang belum tersentuh proses hukum Nama Kasus Tahun Korban Peristiwa Pembantaian 1965. Nama Kasus Peristiwa Tanjung Priok Penculikan Aktivis 1998 Kasus 27 Juli Penembakan Mahasiswa Trisakti Kerusuhan TimorTimur Pasca Jajak Pendapat Peristiwa Abepura. Operasi ini bersifat illegal dan dilakukan tanpa identitas institusi yang jelas Pelaku utamanya tidak tersentuh. PEMAJUAN.5 jt Lorban sebagian besar adalah anggota PKI atau ormas yang berafiliasi massal 1965 1970 dengan PKI. dan ekonomi masyarakat Indonesia yang multi kompleks (heterogen) 2) Norma adat atau budaya local kadang bertentangan dengan HAM.5. 1 Puluhan 2 tewas. 8. sementara orang lain dijadikan kambing hitam. Faktor kondisi social-budaya 1) Strfikasi dan status social. 4. Papua Tahun Korban Peristiwa 1984 74 Penyerangan terhadap massa yang berunjuk rasa 198423 Pnghilangan secara paksa oleh Militer 1998 terhadap para aktivis pro-demokrasi 1996 1. residivis. Aceh selalu menjadi daerah operasi militer dengan intensitas kekrasan yang tinggi Korban sebagian besar tokoh criminal. BUkti keterlibatan militer dibidang perburuhan Adanya pembantaian terhadap tokoh masyarakat yang dianggap dan ditusuh dukun santet Insiden ini terjadi karena keinginan PT. Kasus-kasus di Aceh pra DOM Penembakan Misterius (Petrus) Kasus Marsinah Kasus dukun santet di Banyuwangi Kasus Bulukumba 19761989 19821985 1995 1998 2003 Ribuan 5.678 Penyerbuan kantor PDI 1998 31 Penembakan aparat terhadap mahasiswa yang sedang berunjuk rasa 1999 97 Agresi Militer Penyelesaian Pengadilan HAM ad hoc Jakarta tahun 2003-2004 Pengadilan Militer untuk anggota tim mawar Pengadilan Koneksitas 2002 Pengadilan Militer bagi pelaku lapangan Pengadilan HAM ad Hoc Jakarta tahun 2002-2003 Pengadilan HAM di Makasar 6. atau mantan criminal. Sejak saat itu Timor-Timur selalu menjadi daerah operasi militer rutin yang rawan terhadap tindak kekerasan aparat RI Semenjak dideklarasikannya GAM Hasan Di Tiro. 2. 2000 63 Penyisiran membabi buta terhadap pelaku yang diduga menyerang Mapolsek Abepura No 1. DAN PENEGAKAN HAM DI INDONESIA 1. pekerjaan. 4. yaitu tingkat pendidikan. Hambatan Penegakan HAM a. aparat pemerintah menghadapi penduduk lokal Nama Kasus Kasus Timor-Timur Pasca Referendum Tahun 19741999 Korban Ratusan Ribu Peristiwa Dimulai dari agresi militer TNI (Operasi Seroja) terhadap pemerintahan Fretelin yang sah di Timor-Timur. 2. usia. Sebagian lagi Papua berkaitan dengan masalah penguasaan sumber daya alam antara perusahaan tambang internasional. puluhan luka-luka C.678 6. London Sumatera untuk melakukan perluasan area perkebunan mereka.

dan pelaporan. dan gunung yang membatasi komunikasi antardaerah 2) Sarana dan prasarana komunikasi dan informasi yang belum terbangun secara baik yang mencakup seluruh wilayah Indanesia 3) Sistem informasi untuk kepentingan sosialisasi yang masih sangat terbatas baik sumberdaya manusianya maupun perangkat (software dan hardware) c. yaitu bahwa adanya hak-hak asasi manusia bersifat fundamental dan memiliki keberlakuan universal. Tantangan Penegakan HAM Tentang penegakan hak asasi manusia di Indonesia untuk masa-masa yang akan datang telah di gagas oleh pemerintah Indonesia ( presiden Soeharto) pada saat akan menyampaikan pidatonya di PBB dalam Konferensi Dunia ke-2 (Juni 1992) Dengan judul “ deklarasi Indonesia tentang Hak Asasi Manusia”. Prinsip Negara hukum. social. dalam pidato itu ditandaskan beberapa prinsip. Diseminasi dan pendidikan Hak Asasi Manusia. Prinsip keseimbangan. tidak konsekuen. yaitu keseimbangan anatara hak perseorangan dan masyarakat dan bangsa. yaitu bahwa kemajuan ekonomi dan social melalui keberhasilan pembangunan nasional dapat membantu tercapainya tujuan meningkatkan demokrasi dan perlindungan HAM. Faktor perangkat perundangan 1) Pemerintah tidak segera meratifikasikan hasil-hasil konvensi internasional tentang hak asasi manusia 2) Kalaupun ada. Prinsip Pembangunan nasionalm. Pemantuan. Pembentukan dan penguatan institusi pelaksanaan RANHAM 2). yaitu penolakan terhadap pendekatan/penilaian terhadap pelaksanaan hak-hak asasi pada suatu Negara oleh pihak luar. Faktor aparat dan penindakannya (Law Enforcement) 1) Masih adanya oknum aparat yang secara intitusi atau pribadi mengabaikan prosedur kerja yang sesuai dengan hak asasi manusia 2) Tingkat pendidikan dan kesejahteraan sebagian aparat yang dinilai masih belum layak sering membuka peluang `jalan pintas` untuk memperkaya diri 3) Pelaksanaan tindakan pelanggaran oleh oknum aparat masih diskriminatif. yaitu: Prinsip universalitas. Prinsip Kompetensi Nasional. 3). persoalan hak asasi manusia sering diabaikan 3) Peran pengawasan legislative dan control social oleh masyarakat terhadap pemerintah sering diartikan oleh penguasa sebagai tindakan ‘pembangkangan` d. Persiaapan instrumen Hak Asasi Manusia Internasional. dan tindakan peyimpangan berupa KKN (korupsi. kolusi. Rencana Aksi Nasional HAM Indonesia (2004-2009) Mengacu pada 6 (enam) program utama : 1). yaitu bahwa penerapan dan perlindungan HAM merupakan kompetensi dan tanggung jawab nasional. sungai. yaitu berbagai jenis atau kategori HAM. peraturan perundang-undangan masih sulit untuk diimplementasikan e. 4). yang hanya menonjolkan satu jenis HAM saja. baik hukum tertulis maupun hukum tidak tertulis. dan cultural. yaitu bahwa jaminan terhadap HAM dalam suatu negara dituangkan dalam aturanaturan hukum. dan Nepotisme) 2. hak ekonomi. evaluasi. Prinsip objektivitas atau Non-Selektivitas. Penerapan norma dan standar Hak Asasi Manusia. mengabaikan HAM lainnya. yang meliputi hak-hak sipil dan politik. hutan. sesuai dengan kodrat manusia sebagai makhluk individual dan makhluk social sekaligus. hak perseorangan. dan 6). hak masyarakat/bangsa secara keseluruhan merupakan satu kesatuan. Prinsip Kesatuan HAM (Indivisibility).b. 28 . Faktor komunikasi dan informasi 1) Letak geografis Indonesia yang luas dengan luas. Persiaapan harmonisasi peraturan perundang-undangan. 3. Faktor kebijakan pemerintah 1) Tidak semua penguasa memiliki kebijakan yang sama tentang pentingnya jaminan hak asasi manusia 2) Ada kalanya demi kepentingan stabilitas nasional. 5).

melainkan menjadi persoalan bersama yang mendapat perhatian internasional. Konvensi tentang penghasupan segala bentuk Diskrimansi Rasial. Konvensi tentang Hak-hak anak Konvensi anti-aperheid Olahraga. 3. Besarnya jumlah korban diberbagai belahan dunia melahirkan perhatian yang mendalam terhadap peristiwa penistaan terhadap nilai kemanusiaan dalam perang besar itu. ICC dibentuk pada tanggal 1 juli 2002 berdasarkan pada aroma statute of the criminal (1998).tidak manusiawi. 7. yaitu adanya kemungkinan seorang warga Negara mengdukan pelanggaran HAM kepada the human rights commite PBB setelah melalui upaya pengadilan di negaranya. 5. 1958 1966 Lahirnya konvensi tentang hak-hak politik perempuan Covenants of Human Rights telah diratifikasi oleh Negara-negara PBB. lembaga negara lainnya dan juga masyarakat tidak memiliki kekuatan yang menandai untuk melakukan kontrol terhadap kekuasaannya. yaitu NO Tahun Uraian/keterangan 1. Keprihatiaan tersebut kemudian mendorong kesadaran umat manusia untuk mengedepankan pengakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia. dan budaya.social and cartular rights.dan merendahkan martabat manusia. 1976 1984 1990 1993 1998 1999 Konvensi internasional tentang Hak-hak Khusus. Konvensi tentang penghasupan segala bentuk Diskrimansi terhadap perempuan. Beberapa instruman hukum tentang HAM internasional pasca-Universal Declaration of human rights tahun 1948. 2. Perlindungan terhadap hak asasi manusia internasional yang menggunakan instrument hukum adalah mahkamah kejahatan internasional atau yang dikenal dengan International Criminal Court (ICC). Sementara. Bamyak kejahatan kemanusiaan yang merupakan pelanggaran HAM dilakukan oleh rezim otoriter di sebuah negara. seorang penguasa yang otoriter biasanya dapat melakukan kejahatan kemanusiaan dengan leluasa tanpa tersentuh oleh lembaga peradilan. Peradilan INternasional HAM Sebagai suatu nilai yang diakui secara universal. Biasanya pemerintah otoriter tidak hanya menguasai lembaga. dan dapat mengadakan sidang di Negara lain bila diperlukan. 2. antara lain: 29 . Wewenang ICC terbatas pada kejahatan-kejahatan yang paling serius dan menyangkut masyarakat internasional.sosial. Oleh karena itu. 4. Selanjutnya. dunia internasional tidak berhak menuntutnya. 8.berkedudukan di Den Haag.tonggak sejarah bagi diakuinya prinsip-prinsip kebebasaan sipil dan hak asasi dalam konteks internasional tampak nyata dibentuknya perserikatan bangsa-bangsa yang kemudian melahirkan deklarasi universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of human rights) tahun 1948.pengakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia merupakan tanggung jawab bersama yang bersifat lintas negara. Konvensi menentang penyiksaan dan pengakuan atau hukuman lain yang kejam. INSTRUMEN HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL HAM 1.Belanda. pelaku kejahatan kemanusiaan tidak dapat berdalih bahwa karena dia adalah warga negaranya tertentu dan melakukan kejahatan di wilayah negara sendiri.yaitu berisi syarat-syarat dan nilainilai bagi system demokrasi ekonomi. Intrumen Hukum Internasional HAM Perhatian dunia internasional terhadap Hak Asasi Manusia tampak meningkat setelah perang dunia II ( 1939-1945). Karena itu. yang isinya mencakup:  The international on civil and political rights. 6. The international covenant of oconomi. yaitu memuat hak-hakdan hak-hak politik (persamaan hak antara pria dan wanita) Optional protocol.D. Artinya persoalan hak asasi manusia tidak hanya merupakan persoalan suatu Negara secara tersendiri.

Noun Chea pun telah berulang kali membantah ikut bertanggung jawab atas kematian ribuan warga Negara tersebut. tersangka yang ditetapkan baru satu orang. Genosida yaitu tindakan atau perbuatan yang bertujuan untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian bangsa . Pelanggaran hak asasi manusia Beberapa kasus yang pernah terjadi tentang pelanggaran hak asasi manusia di dunia adalah sebagai berikut:  Warga Negara diadili kasus Genosida irak Frans van Anraat. dikenal dakwaan kejahatan perang dan genosida. dia adalah warga belanda pertama yang diadili dalam kasus ini. Duch dituduh menjadi kerala penjara S21 di Phnom Penh. pada awal tahun ini dia menyatakan kesiapannya untuk menghadapi pengadilan. Ia telah dituntut dibawah hukum HAM atas penganiayaan dan kejahatan genosida (kejahatan pemunahan bangsa atau ras) yang dilakukannya. dia kembali ke Belanda dan ditangkap pada bulan Desember 2004 di Amsterdam. untuk pertama kalinya praktisi Falun Gong menuntut jiang zemin di pengadilan pederal Chicago. dan juga telah 30 . namun dalam sebuah wawancara yang dilakukan tahun 2003. Amerika pada 22 oktober 2002. dan anak-anak. Penahanan telah dilakukan atas Kang Kek leu alias Duch pada juli lalu. Noun Chea memiliki peran penting sebagai pembuat keputusan dalam rezim tersebut. kerja paksa.  Mengadili Jiang Zemin Secara hukum. Meski demikian. Kejahatan terhadap kemanusiaan yaitu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang sistematik kepada penduduk sipil. Tiga alasan utama dalam tuntutannya terhadap Jiang Zemin adalah : penyiksaan kejam. tokoh Khmer merah paling senior. antara lain sebagai berikut : Pembunuhan Perkosaan Pemusnahan Perbudakan Penggusuran Perampasan kemerdekaan Penyiksaan Penganiayaan kepada keiompok Penghilangan orang dengan paksa Kejahatan apartheid Tindakan lain yang tidak berperikemanusiaan 3. kajahatan kemanusiaan dan kejahatan genosida. ditahan.  Kasus Genosida. ras. tokoh Khmer merah paling senior ditahan Nuon Chea.000perempuan. PBB mencurigai pengusaha itu adalah pemasok utama bahan-bahan kimia bagi rejim irak. yang dituduh menjual bahan kimia dari amarika serikat dan jepang kepada irak yang digunakan untuk membuat gas syaraf dan gas mustard yang digunakan dalam perang melawan iran tahun 1980-1988 dan terhadap warga kurdi irak. Laporan-laporan menyatakan saat itu dia member informasi kepada dinas rahasia Belanda mengenai program senjata Saddam Hussein. Ketua organisasi itu. Terkait kasus genosida tersebut. Pelanggaran dan Proses Peradilan HAM Internasional a. van Anraat menyangkal tahu menahu soal serangan itu. pria. dengan mengirim 26 kali ke Negara itu. dan eksekusi. Banyak yang menilai. etnis atau agama dengan cara:  Membunuh anggota kelompok  Mengakibatkan penderitaan fisik dan mental yang berat pada kelompok  Menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang mengakibatkan kemusnahan  Mencegah kelahiran dalam kelompok  Memaksa anak-anak untuk pindah kekelompok lain b. Setelah irak diinvasi pada bulan Maret 2003. Jaksa penuntut mengatakan PBB menggambarkan van Anraat seagai salah satu perantara penting dalam pembelian bahan-bahan kimia oleh irak.a. Rezim itu bermaksud menciptakan masyarakat agraria. Philip Grand menyatakan jian zemin dengan kepentingannya sendiri telah melakukan penindasan terhadap pengikut Falun Gong. Penahannannya adalah bagian dari tindak lanjut penyelidikan kasus Genosida dikamboja beberapa tahun yang lalu. penyakit. namun ternyata malah menimbulkan kematian lebih dari satu juta orang karena kelaparan. Di penjara itulah diperkirakan telah terjadi penyiksaan secara brutal lebih dari 17. Pengadilan akan dimulai pada tahun depan. Dia akan diajukan kepengadilan genosida yang mendapat dukungan PBB.

Mengambil suatu tindakan yang perlu untuk menjaga ketertiban selama berlangsungnya pemeriksaan  Bila majelis pemeriksa berpendapat bahwa diperlukan adanya fakta-fakta yang lebih lengkap untuk kepentingan keadilan. penuntut umum boleh melanjutkan penyidikan dan dapat mengubah atau mencabut setiap dakwaan. Majelis pemeriksa memberi kesempatan kepada terdakwa untuk menyatakan pernyataan bersalah atau tidak bersalah. 2) Pemeriksaan pengadilan Dalam pasal 61 International Criminal Court (ICC) ditentukan sebagai berikut:  Pada waktu pemeriksaan. foto-foto almarhum. Proses peradilan hak asasi manusia internasional Prose paradilan HAM internasionai meliputi beberapa tahapan. Praktisi yang tersebar diseluruh dunia.bila terdakwa hadir dipengadilan terus-menerus menunggu persidangan. maka dapat: .Mengajukan bukti  Dalam pimpinan mengangkat majelis pemeriksayang bertanggung jawab terhadap pelaksana setiap persidangan berikutnya  Terdakwa harus hadir selama pemeriksaan. Majelis pemeriksa dapat mengeluarkan terdakwa dan membuat penetapan baginya untuk mematuhi persidangan dan memberikan intruksi kepada pengacaranya dari luar sidang dengan teknologi komunikasi  Dalam mulai persidangan. dan sebuah daftar nama almarhum yang paling jelas yang terakhir ini diketahui.Membantah bukti yang di ajukan oleh penuntut umum .mendirikan lembaga yang khusus menangani kasus Falun Gong yakni “kantor 610” yang mirip gestaponya Adolf Hitler. saat ini sedang mengumpulkan dan menata serangkaian bukti penindasan. meliputi kesaksian dari saksi mata. majelis pemeriksa membacakan kepada terdakwa dakwaan yang sebelumnya telah dikonfirmasikan oleh majelis pra-peradilan. kemudian melakukan evaluasi atas laporan tersebut. dengan jelas menerangkan rincian dan kejadian sebagian pratiksi selama ditahan yang disiksa dan dipukul hingga meninggal.Menolak dakwaan . terutama korban.Mengatur mengenai diterimanya suatu bukti . tugas dan wewenang penuntut umum adalah:  Mengumpulkan dan memeriksa bukti-bukti  Meminta kehadiran dan bertanya kepada orang yang sedang diselidiki. korban. organisasi antar pemerintah atau orang  Menjaga kerahasiaan dokumen dan informasi yang diperoleh  Sebelum pemeriksa. putusan pengadilan dapat diajukan banding oleh penuntut umum atau orang yang dihukum dengan alasan-alasan sebagai berikut:  Kesalahan prosedur  Kesalahan fakta  Kesalahan hukum  Alasan lain yang mempengaruhi keadilan 31 .  Hakim ketua memberi petunjuk pelaksanaan persidangan termasuk menjamin bahwa persidangan dilaksanakan secara adil dan tidak memihak  Majelis pemeriksa memiliki wewenang untuk: .Memerintahkan agar pemeriksaan dilanjutkan  Putusan majelis pemeriksa harus berdasarkan evaluasi bukti dari seluruh persidangan 3) Upaya Banding Berdasarkan pasal 74 International Criminal Court (ICC). Para praktisi Falun Gong juga bergantung dengan pemerintah berbagai Negara mendesak mahkamah internasional PBB untuk mengadili Jiang Zemin. Karena itu ia harus bertanggung jawab atas kematian lebih dari 800 praktisi. Dalam melakukan penyelidikan. b. setelah adanya laporan atau pengaduan dari salah satu Negara peserta mengenai suatu kejahatan. dan saksi  Mengadakan kerjasama dengan setiap Negara atau organisasi antar pemerintah yang sesuai kewenangan  Membuat persiapan atau kesepakatan yang tidak bertentangan dengan undang-undang untuk mempermudah kerjasama dengan Negara.Menuntut penuntut umum mengajukan bukti tambahan termasuk keterangan saksi-saksi . antara lain: 1) Pemeriksaan pendahuluan Penuntut umum. Apalagi penuntut umum menyimpulkan bahwa ada dasar yang beralasan untuk menindak lanjuti dengan penyidikan kepada majelis pra-peradilan dengan dilengkapi bahan-bahan yang telah dikumpulkan. penuntut umum harus mendukung setiap dakwaan dengan bukti yang cukup  Dalam proses pemeriksaan tersangka diperbolehkan: .

. Bill of Right b. Kejahatan Apartheid termasuk kejahatan . . . . . a. . a. . untuk memperoleh perlindungan b. Yang menjadi tonggak perkembangan HAM adalah . kebebasan berpendapat c. I Juni 2002 d. Sikap bangsa Indonesia sebagai bangsa yang anti imprealisme dan kolonialisme ditegaskan dalam . a. a. XI c. XIV 6. . 24 Oktober 1945 c. Procuderal Rights c. . b. XII d. Mendapat pekerjaan 2. Kemanusiaan c. Universal Declaration of Human Rights 9. Ketetapan MPR 32 . Hak untuk mendapatkan dan memilih jenis pendidikan termasuk dalam .. Rights of legal equality b. . 17 Agustus 1945 b. . Hak asasi manusia yang paling pokok yang harus terpenuhi dahulu untuk dapat melaksanakan hak asasi manusia yang lain adalah hak . . Proklamasi Kemerdekan RI dan UUD 1945 d. Kebebasan berpolitik e. Di bawah ini tidak termasuk The Four Freedom . Kebebasan dari rasa takut b. c. Piagam HAM Sedunia dikenal dengan . . Hobeas Corpus Act c. XIII e. . Genosida b. X b. 1 Juli 2000 b. . . Pengakuan HAM Sedunia disetujui oleh PBB pada tanggal . . . Kebebasan dari kekurangan dan kelaparan 7. a.MARI BERLATIH !!! Berilah tanda silang (x) di depan huruf a. . 24 Oktober 1945 d. 1 Juni 2001 c. Magna Charta d. a. 1 Juli 2002 e. Declaration des Droit d L’home et Du Citoyen e. Kebebasan beragama d. Barat e. Negara d. . . . Property Rights d. a. Declaration of Independent d L’home et Du Citoyen 3. Declaration des Droit c. 10 Desember 1948 8. Piagam HAM sedunia e. a. Magna Charta b. kebebasan dari rasa takut c. Hidup e. . . . International Criminal Court didirkan pada tanggal . 1 Juni 2004 5. . Personal Rights 4. . Biasa 10. Hak Asasi Manusia diatur dalam UUD 1945 Bab . a. . PERPU e. 10 November 1948 e. Penjelasan UUD 1945 c. . Declaration of Independence d. Pembukaan UUD 1945 b. Social and Culture Rights e. d atau e pada jawaban yang benar ! 1. Beragama d. a.

berarti pedoman dalam mengatur kehidupan penyelenggaraan ketatanegaraan Negara yang mencakup berbagai bidang kehidupan. TAP. sedangkan konstitusi tidak tertulis tidak merupakan satu naskah dan banyak dipengaruhi oleh tradisi dan konvensi. Bagi bangsa Indonesia. serta sebagai sumber segala sumber hukum sebagaimana tertuang di dalam TAP. jo. istilah konstirusi mengandung arti undang-undang dasar. Pengertian Sempit. Suatu konstitusi menggambarkan seluruh sistem ketatanegaraan suatu Negara. jo. istilah konstitusi mempunyai dua pengertian yaitu : a. XVIII/MPR/1998. XX/MPRS/1996. Konstitusi dikatakan fleksibel. Prancis (constituer). yaitu berupa kumpulan peraturan yang membentuk. tetapi ada juga yang berpendapat berbeda. a. Kata konstitusi secara etimologis berasal dari bahasa Latin (constitutio). Salah satu contoh konvensi di Indonesia adalah pelaksanaan Pidato Kenegaraan Presiden menjelang oeringatan Proklamasi 17 Agustus. Belanda (constitutie). 2. Konstitusi bersifat rigid apabila 33 . mempertimbangkan perkembangan masyarakat sehingga mudah mengikuti perkembangan masyarakat sehingga mudah mengikuti perkembangan zaman ( contoh Inggris dan Selandia Baru ). dasar Negara yang dianut adalah Pancasila. MPR No. dan konvensi di dalam masyarakat. MPRS No. IX/mpr/1978. Setiap Negara yang merdeka dan berdaulat sudah barang tentu memiliki dasar Negara yang berbeda. MPR No. “ Konstitusi” berarti keseluruhan dari ketentuan – ketentuan dasar atau hukum dasar (droit constitunelle). 3. Inggris (constitution). Pancasila sebagai dasar Negara berkedudukan sebagai norma objektif dan norma tertinggi dalam Negara. kebiasaan adat istiadat. patriotism dan nasionalisme yang telah terkritalisasi dalam perjuangan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan Negara yang hendak dicapainya.BAB 4 HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI A. Peraturan-peraturan tersebut ada yang berbentuk tertulis sebagai keputusan badan yang berwenang. Dalam tinjauan yudiris konstitusional. Contoh. ada pula yang bersumber dari peraturan yang tidak tertulis seperti norma. Substansi Konstitusi Negara Konstitusi dapat dibedakan antara konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertulis. bila pembuat konstitusi menetapkan cara mengubahnya tidak berat. Hubungan Dasar Negara dengan Konstitusi 1. Ada yang berpendapat sama. Konstitusi atau hukum dasar. dan Jerman (Konstitution). Dalam pengertian ketatanegaraan. Pengertian Luas. MPR No. Kata dasar bila dihubungkan dengan Negara. Suatu konstitusi disebut tertulis bila merupakan satu naskah. mengatur dan memerintah Negara. b. hukum dasar atau susunan badan. Pengertian Dasar Negara Dalam Ensiklopedi Indonesia. yaitu suatu dokumen lengkap mengenai peraturan – peraturan dasar negara. yaitu UndangUndang Dasar dan Hukum Dasar Tidak Tertulis. Pengertian Konstitusi Para ahli memiliki pandangan yang bervariasi mengenai “konstitusi” dan “Undang-Undang Dasar”. kata dasar (filsafat) berarti asal yang pertama. dapat pula dibedakan antara Hukum Dasar Tertulis. V/MPR/1973. Perbedaan dasar Negara yang diterapkan didalam suatu Negara sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai social-budaya. Istilah ini juga sering dipakai dalam arti: Pengertian yang menjadi pokok dari pikiran-pikiran lain. Dalam perkembangan politik dan ketatanegaraan. Sifat dan fungsi konstitusi Negara Sifat pokok konstitusi Negara adalah flexible (luwes) dan rigid (kaku). Negara Inggris yang konstitusi hanya merupakan kumpulan-kumpulan dokumen. “ Konstitusi” berarti piagam dasar atau Undang – Undang Dasar ( Loi constitunelle). yaitu konvensi. Penegasan kembali Pancasila sebagai dasar Negara tercantum dalam TAP.

Organisasi negara c. Prosedur mengubah UUD b. Yaitu dengan jalan pemungutan suara diantara rakyat yang mempunyai hak suara (pada masa Orde Baru. kemudian ia berjanji akan mempergunakan kekuasaannya itu berdasarkan asas-asas tertentu dan kekuasaan itu akan dijalankan oleh suatu badan tertentu pula. UUD itu timbul. Undang-Undang Dasar mutlak adanya. kadang-kadang membuat suatu UUD yang kemudian mendapat persetujuan rakyatnya atau pemerintah tersebut dapat pula mengambil cara lain. Jadi. konstitusionalisme merupakan gagasan di mana pemerintah dipasang sebagai suatu kumpulan kegiatan yang diselenggarakan oleh dan atas nama rakyat. Harus diadakan oleh suatu badan khusus yang pekerjaannya hany untuk mengubah Undang-Undang Dasar saja. Perubahan-perubahan secara berangsur-angsur dapat menimbulkan suatu UUD. Hak Asasi Manusia d. c. Perubahan UUD itu baru dapat terjadi jika mayoritas Negaranegara bagian dari federasi itu menyetujui perubahan itu. maka kekuasaan raja dibatasi . dan secara otomatis UUD yang lama tidak berlaku lagi. 5 Tahun 1958). Menurut Carl J. 34 2  3 4 Oleh Badan Khusus Khusus di Negara Federasi   . Dengan adnya UUD ini. hanya harus dengan syarat yang lebih berat dari pada jika Badan Legislatif ini membuat undang-undang biasa (bukan Undang-Undang Dasar). Dalam hal ini.pembuat konstitusi menetapkan cara perubahan yang sulit dengan maksud agar tidak mudah di ubah hukum dasarnya ( contoh Amerika. Cara Mengubah No 1 Degan Cara Oleh Badan Legislatif/Perundangan biasa Referendum  Keterangan Dilakukan oleh badan legislative. Jerman dan Indonesia).  2 3 Sengaja Dibentuk Cara Revolusi   4 Cara Evolusi  2. Pemerintah baru yang terbentuk sebagai hasil revolusi ini. Kedudukan Konstitusi (Undang-Undang Dasar) Meskipun Undang-Undang Dasar bukan merupakan salah satu syarat untuk berdirinya suatu Negara beserta dengan penyelenggaranya yang baik. pembuatan suatu UUD dilakukan setelah negara itu didirikan. Cara Pembentukan dan mengubah konstitusi (undang-undang dasar) 1. Referendum. tetapi dalam perkembangan zaman modern dewasa ini. Dengan Cara 1 Pemberian  Keterangan Raja memberikan kepada warganya suatu UUD. yaitu dengan mengambil suatu permusyawaratan yang akan menetapkan UUD itu. Setiap UUD memuat ketentuan – ketentuan sebagai berikut : a. setelah suatu Negara didirikan. Friedrich. Sebab dengan adanya Undang-Undang Dasar baik penguasa Negara maupun masyarakat dapat mengetahui aturan atau ketentuan pokok atau dasar-dasar mengenai ketatanegaraannya. dibentuk UUD. biasanya karena raja merasa ada tekanan yang hebat dari sekitarnya dan takut akan timbul revolusi. Kanada. diatur di dalam UU No. Fungsi pokok konstitusi dan Undang-Undang Dasar adalah untuk membatasi kekuasaan pemerintah sedemikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang. Cara Pembentukan No. Larangan untuk mengubah sifat tertentu dari UUD b.

memuat dasar-dasar pokok Negara yang dibentuk sebagai berikut : 1. Pokok kaidah negera yang fundamental menurut ilmu hukm tata Negara mempunyai beberapa unsur mutlak antara lain : a. Adapun syarat-syarat yang dimaksudkan mencakup hal-hal berikut : a. Kedudukan Pembukaan UUD 1945 Di dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 termuat unsur-unsur seperti yang diisyaratkan bagi adanya suatu tertib hukum yaitu “kebulatan dari keseluruhan peraturan hukum”.B. mencerdaskan ehidupan bangsa serta mewujudkan suatu keadilan social bagi seluruh rajyat Indonesia. Membuat norma –norma. Dasar filsafat Negara (asas kerohaian) pancasila yang tercakup dalam kalimat “…. aturan – aturan serta ketentuan – ketentuan yang dapat dan harus dilaksanakan secara konstitusional. b. Hal ini terpenuhi oleh adanya dasar Filsafat Negara Pancasila c. Persatuan Indonesia.dengan berdasar kepada : Ke-Tuhanan yang MAha Esa. Bentuk Negara. Adanya kesatuan waktu dimana keseluruhan peraturan hukum itu berlaku. pembukaan UUD 1945 telah memenuhi syarat sebagai pokok kaidah Negara yang fundamental (fundamental norm). Tujuan umum ini berhubungan dengan masalah hubungan antara bangsa (hubungan luar negri) atau politik luar negri Indonesia yang bebas aktif. adalah “Republik yang berkedaulatan Rakyat” 4. Hal itu terpenuhi oleh penyebutan “disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu UUD Negara Indonesia” yang berlangsung saat sejak timbulnya Negara Indonesia sampai seterusnya selama Negara Indonesia ada. ditentukan oleh pembentuk Negara dan terjelma dalam suatu bentuk pernyataan lahir sebagai penjelmaan kehendak pembentuk Negara untuk menjadikan hal-hal tetentu sebagai dasar Negara yang dibentuknya b. 1. Kedudukan Pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan RI Tahun 1945 Pembukaan UUD mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa yang beradab diseluruh muka bumi. dan juga mengikat setiap warga negara . karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan”. Dari segi terjadinya. tercakup dalam kalimat untuk memajukan kesejahteraan umumdan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. serta dengan mewujudkan suatu keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia”. 3. Kemanusian yang adil dan beradab. Dasar tujuan Negara (tujuan umum dan tujuan khusus). Adanya kesatuan objek (penguasa) yang mengadakan peraturan-peraturan hukum. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. Kalimat di dalam Pembukaan UUD tersebut antara lain “Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. dan keadilan social. terpenuhi oleh penyebutan “seluruh tumpah darah Indonesia” d. 35 . “Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia”. tercakup dalam kaimat “melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Dalam hubungannya dengan pasal-pasal UUD 1945 (Batang Tubuh UUD 1945). Ketentuan diadakannya Undang-Undang Dasar yang tersimpul dalam kalimat. Adanya kesatuan daerah dimana keseluruhan peraturan hukum itu berlaku. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyaaratan/perwakilan. Adanya kesatuan asas kerohanian yang menjadi dasar keseluruhan peraturan hukum. perdamaian abadi. Karena sifatnya tertulis dan rumusannya jelas. UUD memiliki sifat-sifat sebagai berikut : a. Tujuan khusus. Tujuan ini bersifat khusus dalam kerangka tujuan bersam. Tujuan umum. Dengan demikian. 2. Hal ini terpenuhi dengan adanya suatu Pemerintah Republik Indonesia b. Dari segi isinya. yaitu menuju masyarakat adil dan makmur. UUD 1945 merupakan hukum positif yang mengikat pemerintah sebagai penyelenggara negara.

c.     Keteguhan bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan melawan penjajah dalam segala bentuk.maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. UUD 1945. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebujaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsan Indonesia itu dalam suayu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. menjadi alat kontrol norma – norma hukum yang lebih rendah dalam hirarki tertib hukum Indonesia. C. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. Kemerdekaan yang dicapai oleh bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan pergerakan melawan penjajah. Memajukab kesejahteraan umum. Makna Pembukaan UUD 1945 bagi Perjuangan Bangsa Indonesia Undang-Undang Dasar merupakan sumber hukum tertinggi dari hukum yang berlaku di Indonesia. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Motivasi spiritual yang luhur bahwa kemerdekaan kita adalah berkat rahmat Alllah Yang Maha Kuasa Keinginan yang didambakan oleh segenap bangsa Indonesia terhadap suatu kehidupan yang berkesinambungan antara kehidupan material dan spiritual.adil dan makmur. Adanya fungsi dan sekaligus tujuan Negara Indonesia. termasuk pembukaan UUD 1945 yang dalam tertib hukum Indonesia merupakan undang – undang yang tertinggi. Pernyataan subjektif bangsa Indonesia untuk menentang dan menghapus penjajahan diatas dunia. dan kehidupan dunia maupun akhirat. Bahwa kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan. Alinea Isi/keterangan makna yang terkandung Pertama Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu . yaitu berdasarkan kedaulatan rakyat (demikrasi) Dasar Negara Pancasila Kedua Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengagtarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia    Ketiga Atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa dan dengan gigorong oleh keinginan luhur. Kemanusiaan yang adil dan beradab. perdamaian abadi. Persatuan Indonesia. yaitu : A.bersatu . serta dengan mewujudkan suatu keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia. perdamaian abadi dan keadilan social.   Keempat Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. yang berbentuk Undang Dasar. Pemerintah Indonesia mendukung kemerdekaan bagi setiap bangsa Indonesia untuk berdiri sendiri. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan sekuruh tumpah garaj Indonesia B. tetapi harus diisi dengan mewujudkan negara Indonesia yang merdeka. Mencerdaskan kehidupan bangsa. sedangkan Pembukaan UUD 1945 merupakan sumber dari motivasi dan aspirasi perjuangan serta tekad bangsa Indonesia untuk mencapai tujuannya. 2. berdaulat. dalam suatu susunan Negear Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat degan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa.       3. dan keadilan social Kemerdekaan bangsa Indonesia yang disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar 1945 Susunan/bentuk Negara Republik Indonesia Sistem pemerintahan Negara. Pembukaan juga merupakan sumber dari “cita hukum” dan 36 . Pengukuhan pernyataan Proklamasi Kemerdekan. Pernyataan objektif bangsa Indonesia bahwa penjajasan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. Makna yang Terkandung dalam pembukaan UUD 1945 Makna yang terkandung di dalam pembukaan UUD 1945 dapat dilihat pada matriks dibawah ini. Adanya momentum yang harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. mencerdaskan kehidupan bangsa. ikut melaksanakan ketertiban dubia yang berdasarkan kemerdekaan.

Negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluuhnya. Pokok pikiran Ketiga : “Negara yang berkedaulatan rajyat berdasar atas kerakyatan dan permisyawaratn/perwakilan”. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh Negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran bahwa manusia Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan social dalam kehidupan masyarakat. UUD 1945 harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara Negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur. Dalam Pembukaan ini. bahkan hal ini menjadi rangkaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. diterima aliran pengertian Negara persatuan. b. Hal ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. baik yang tertulis maupun tidak tertulis. dan dihayati oleh setiap insan warga Negara Indonesia. apanila kita memperhatikan keempat pokok pikiran tersebut tampal bahwa pokok-pokok pikiran ini tidak lain adalah pancaran dari dasar falsafat Negara Pancasila. jelaslah bahwa Pembukaan UUD 1945 mempunyai fungsi atau hubungan langsung degan Batang Tubuh UUD 1945. Pokok pikiran Pertama: “Negara. Negara menurut pengertian “Pembukaan” itu menghendaki persatuan menghendaki persatuan yang meliputi segenap bangsa Indonesia. Dengan demikian. Pokok pikiran Kedua : “Negara hendak mewujudkan keadilan social bagi social bagi seluruh rakyat” Hal ini merupakan poko pikiran keadilan social. Pembukaan UUD 1945 yang merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. dipahami. Memang aliran ini sesuai dengan sifat “nasyarakat Indonesia”. Hubungan Pembukaan dengan Batang Tubuh UUD 1945 Pokok-pokok pikiran pembukaan UUD 1945. Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. c. Oleh karena itu. merupakan suasana kebatinan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia serta mewujudkan cita hukum yang menguasai hkum dasar Negara. 4. Semangat (Pembukaan) pada hakikatnya merupakan suatu rangkaian lesatuan yang tak dapat dipisahkan.“cita moral” yang ingin ditegakan baik dalam lingkungan nasional maupun dalam hubungan pergaulan bangsa-bangsa di dunia. Pokok-pokok pikiran tersebut tidak laib adalah pancaran dari Pancasila yang telah nanpu nenberikan emangat dan terpancang dengan khidmay dalam perangkat UUD 1945. yang tidak lain adalah pokok pikiran : Persatuan Indonesia. Kesatuan serta semangat yang demikian itulah yang harus diketahui. Jadi. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat. 5. Pokok pikran Keempat : “Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab”. Oleh karena itu. Batang Tubuh UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal merupakan perwujudan pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Dengan demikian. dipahami bahwa suasana kebatinan UUD 1945 serta cita hukum UUD 1945 bersumber atau dijiwai oleh dasar falsafat Pancasila. Inilah yang dimaksud dengan arti dan fungsi Pancasila sebagai Dasar Negara. dan pokok-pokok pikrab tersebut dijelmakan dalam pasal UUD 1945. Pokok-pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 Pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalam Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut: a. yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. sisten begara yang terbentuk dalam UUD 1945 harus berdasar atas kedaulatab rakyat dan berdasar atas permusyawaratn/perwakilan. mengatasi segala paham perseorangan. Inilah suatu dasar Negara yang tidak boleh dilupakan. Oleh karena iti. karena Pembukaan UUD 1945 mengandung pokok-pokok pikiran yang dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal di Batang Tubuh UUD 1945 tersebut. Keadilan social. Negara mengatasi segala paham golongan. 37 . Pokok-pokok pikiran ini dijelmakan kedalam pasal demi pasal Batang Tubuh Undang-Undang Dasar 1945.begitu bunyinya – melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia untuk berdasar atas persatuan mewujudkan keadilan bagi seluruh rajyat Indonesia”. dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab. d.

Tata Urutan Peraturan Perundangan-Undangan yang Berlaku di Indonesia TAP MPRS NO. a. Memberhentikan Presiden dan /atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut UUD (pasal 3 ayat 3) b. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat 6. Tata Urutan PerudangUndangan Nasional UUD 1945 TAP MPR UU / PERPU Peraturan Pemerintah Keputusan Presiden Peraturan Pelaksana lainnya UUD 1945 TAP MPR UU PERPU Peraturan Pemerintah Keputusan Presiden Peraturan Daerah UUD 1945 UU / PERPU Peraturan Pemerintah Peraturan Presiden Peraturan Daerah C. Presiden ialah penyelenggara pemerintahan Negara tertinggi dibawah majelis 5. Presiden (Pasal 4-16). Perbandingan Konstitusi pada Negara Republik Indonesia dengan Negara Liberal dan Negara Komunis 1. XX/MPRS/ 1966 Tentang Sumber Tertib Hukum RI TAP MPR NO. Dewan Perwakilan Rakyat (Pasal 19-22 B). yang mencakup antara lain : 1. Mengubah dan menetapkan UUD (pasal 3 ayat 1) 2. Menteri Negara tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat 7. 10 Tahun 2004 pasal 7 ayat 1.6. dan dijabarkan lebih lanjut dalam system pemerintahan Negara sebagai berikut : 1.Perihal mekanisme demokrasi pancasila telah tercantum di dalam penjelasan UUD 1945. Konstitusi Negara Republik Indonesia Konsepsi Konstitusi Negara Indonesia bersumber pada Undang-Undang Dasar 1945. yang dalam melakukan kewajibannya dibantu oleh satu orang Wakil Presiden (pasal 4 ayat 2 UUD 1945) 38 . Kekuasaan Negara yang tertinggi ditangan MPR 4. Lembaga-lembaga Kenegaraan Lembaga-lembaga kenegaraan sesuai dengan UUD 1945 (amandemen) adalah Majlis Permusyawaratan Rakyat (pasal 2-3). Indonesia menggunakan sistem konstitusional 3. a. Menteri Negara adalah pembantu Presiden . Mekenisme konstitusional Demokrasi Pancasila Mekanisme pelaksanaan demokrasi Pancasila bersumber pada konstitusi atau Undang-Undang Dasar 1945. Melantik Presiden dan/atau wakil Presiden (pasal 3 ayat 2) 3. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Tugas Pokok : Pemegang kekuasaan Konstitutif. III / MPR / 2000 Tentang Tata Urutan PerudangUndangan Nasional UU RI No. Presiden Presiden adalah penyelenggara kekuasaan pemerintahan Negara tertinggi dibawah MPR. Kekuasaan kepala Negara tidak terbatas b. Cadan Pemeriksa Keuangan (Pasal 23 E dan 23 F) dan Mahkamah Agung (Pasal 24 A) Gambaran umum mengenal lemnaga-lembaga kemegaraan berdasarkan UUD 1945 (amandemen) dapat dilihat dalam uraian dibawah ini. Indonesia ialah Negara berdasar atas hukum ( rechstaat ) 2.

antara lain disebutkan : a. maupun jangka pendek. Konstitusi di Negara Inggris Negara Inggris tidak mempunyai konstitusi tertulis . b. Mereka gandrung menyuarakan liberte. dianggap memudahkan pemerintah untuk menyesuaikan tindakan-tindakan dan lembaga-lembaganya sesuai dengan tuntunan zaman tanpa mengalami kesulitan dalam prosedurnya. jangka menengah.Tugas pokok : Pemegang kekuasaan Eksekutif (pelaksana undang-undang) yang mencakup : a. jangka menengah. dan fungsi pengawasan (pasal 20 A ayat 1) d. dan c. Bila cabinet melakukan penyimpangan terhadap program-program kebijakan 39 a. dan fraternite. b.  Program-program kebijakan cabinet harus disesuaikan dengan tujuan politik sebagiab besar anggota parlemen. Memeriksa dan memutus :  Permohonan kasasi  Sengketa tentang kewenangan mengadili  Permohonan peninjau kembali putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Konstitusi pada Negara Liberal Konsepsi pemikiran liberal (liberalism) di Negara-negara barat muncul sebagai antiklimaks dari penguasa monarki absolute. Memegang kekuasaan membentuk Undang-Undang (pasal 20 ayat 1) b. Ini berarti cabinet harus mendapat kepercayaan (mosi) dari parlemen. Kepala Pemerintah b. b. Mekanisme Konstitusional Demokrasi Parlementer Ciri-ciri pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut :  Kekuasaan legislative (DPR/Parlemen) lebih kuat daripada kekuasaan eksekutif (Pemerintah = Perdana Menteri)  Mentri-mentri (cabinet) harus mempertanggung jawabkan semua tindakannya kepada DPR. egalite. baik jangka panjang. Membahasa dan menyetujui bersama rancangan undang-undang yang diajukan oleh Presiden. baik jangka panjang. Melakukan perbendaharaan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku c. Memiliki fungsi legilasi. . Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tugas Pokok : Pemegang kekuasaan Legislatif (Pembuat UU) yang mencakup : a. 14/1985. 2. Mahkamah Agung (MA) Tugas Pokok: Pemegang kekuasaan yudikatif (mengadili pelanggar Undang-Undang). maupun jangka pendek dan mengendalikan pelaksanaanya. Badan Pemeriksa Keuangan Tugas Pokok : Pemegang kekuasaan eksaminatif/inspektif yang mencakup : a. oleh sebab itu. Menetapkan kebijakan tugas penunjangnya. Fungsi DPR dari sudut pandang ketatanegaraan. Menetapkan kebijakan atas tanggung jawab keuangan Negara. mencakup antara lain :  Fungsi Legilasi atau pembuatan UU  Fungsi kontrol  Fungsi perwakilan d. Kepala Negara c. Dalam pasal UU No. fungsi anggaran. e. Memutus permohonan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tingkat Banding atau Tingkat Terakhir dari semua Lingkungan Peradilan. Dalam arti luas Liberalisme adalah “usaha perjuangan menuju kebebasan”. Panglima tetinggi c.

tentara. anggota parlemen dapat menjatuhkan cabinet dengan memberikan mosi tidak percaya kepada pemerintah. tetapi juga mencerminkan suatu gaya hidup yang berdasarkan nilai-nilai tertentu. c. Khusus di Republik Rakyat Cina. antara lain :  Gagasan monoisme (sebagai lawan dari pluralism) Gagasan ini menolak adanya golongan-golongan di dalam masyarakat sebab dianggap bahwa setiap golongan yang berlainan aliran pemikirannya merupakan perpecahan. Kedua. Campur tangan Negara sangat luas dan mendalam dibidang politik. Bentuk khusus ini tumbuh dan berkembang di Negara-negara Eropa Timur (sebelim runtuhnya Uni soviet tahun 1991) dan di Tiongkok (RRC). seperti polisi. Konstitusi pada Negara Komunis Komunis tudak hanya merupakan system politik yang menjadi dasar bagi konstitusi di Republik Rakyat Cina. a. 40 . Tugas Pokok : Pemegangkekuasaan eksekutif ada pada perdana menteri yang mencakup antara lain:  Memimpin cabinet yang para anggotanya telah dipilihnya sendiri  Membimbing Majelis rendah  Menjadi penghubung dengan raja/ratu  memimpin partai mayoritas b. sebagai hasil perkembangan politik yang amat kaku dan penuh ketegangan antara golongan komunis dan golongan antikomunis.yang dibuat. Lembaga-lembaga Kenegaraan Raja atau ratu sebagai pemegang tahta kerajaan hanya berfungsi dalam segi-segi pemerintah yang bersufat seromonial (keupacaraan). demokrasi rakyat adalah “bentuk khusus demokrasi yang memenuhi fungsi diktatur proletar”. dan kekuasaan sesungguhnya ada pada Perdaba Menteri.  Negara merupakan alat untuk mencapai komunisme Alat kenegaraan. diimdoktrinasi secara luas. terutma ditujukan kepada angkatan muda. Badan Legislatif Parlemen terdiri dari dua kamar (bicameral). terhadap musuh diselenggarakan suatu diktatur yang kejam dimana oposisi dimusnahkan sampai ke akar-akarnya.  Kedudukan kepala Negara (raja. social. ekonomi. Mekanisme konstitusional demokrasi rakyat (ala komunis) Menurut istilah komunis. tidak dipandang sebagai “a good in itself” akan tetapi sebagai alat revolusi untuk mencapai masyarakat komunis. Badan eksekutif Terdiri dari raja/ratu yang tak dapat diganggu gugat (sinbolis). Di bidang hukum. a. Pertama. persatuan harus dipaksakan dan oposisi ditindas. pangeran atau kaisar) hanya sebagai lambing atau symbol yang tidak dapat di ganggu gugat.  Kekerasan di pandang sebagai alat yang sah guna mencapai komunsme Pelaksanaan pemaksaan dipakai dalm dua tahap. dan budaya. kejaksaan dipakai untuk diabadikan kepada pencapaian komunisme (mobilization system). Raja/ratu secara otomatis menduduki jabatan warisan dalam Majelis tinggi. bagi pengikutnya sendiri yang kurang insaf. pada akhirnya hany diakui adanya satu partai dalam masyarakat (golongan-golongan lain disingkirkan dengan paksa). ratu. Oleh sebab itu. yaitu : House of Commons (Majelis Rendah) dan House of Lord (Majelis Tinggi) Tugas Pokok : Parlemen pada system pemerintahan di inggris memiliki peran sebagai berikut :  Menilai secara kontinu reekan-rekan seperti yang duduk di cabinet  Mempersiapkan di bidang legislasi atas dasar kebijakan menteri  Mengawasi pelaksanaan undang-undang  Mentyatakan gagasan-gagasan politik  Memaparkan argumentasi-argumentasi politik kepada para pemilih 3.

apa yang seharusnya dilakukan terhadap konstitusi Negara yang berlaku? Tentu saja kita harus “taat asas” dan “taat hukum”. Tugas Pokok : a. dirasakan. Pengadilan Rakyat bertanggung jawab kepada kongres rakyat disetiap tingkatan. Kejaksaan mempunyai kekuasaan yang bebas. tetapi baru pada tahun 1954. Tugas pokok : Pemegang Kekuasaan Eksekutif yang mencakup : a. Sebagai warga Negara. b. Tugas Pokok : Pemegang kekuasaan Yudikatif. Bersikap Terbuka Sikap terbuka atau transparan merupakan sikap apa adanya berdasarkan apa yang dilihat. demokrasi masih sulit terwujud. Sikap Positif terhadap Konsitusi Negara . Lembaga-Lembaga kenegaraan Republik Rakyat Cina berdiri pada tahun 1949 dengan menumbangkan Dinasti Ching. Dengan sikap terbuka terhadap konstitusi Negara. Fungsi pokok Konstitusi atau Undang-Undang Dasar adlah untuk membatasi kekuasaan pemerintah sedeikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang. sekarang menjadi orang yang mampu member solusi ( jalan keluar ). Berperansebagai penerjamah keputusan-keputusan partai kedalam tindakan-tindakan Negara menjaikannya sebagai lembaga yang dibentuk oleh konstitusi. sikap ini penting untuk di kembangkan karena akan membentuk kebiasaan menghadapi masalah. pengkritik atau menyalahkan orang lain. Kekuasaan Yudikatif dijalankan secara bertingkat kaku oleh pengadilan rakyat c. Konggres Rakyat Cina (KRC) Disebut organ wewenang Negara tertinggi dan pemegang wewenang legislative satu-satunya dalam Negara. maka sangat diperlukan sikap positif dari setiap warga Negara sebagai berikut : a. dan dilakukan. wakil-wakil PM. Agar Konstitusi Negara dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan dasar-dasar pemahaman taat asas dan taat hukum. Sikap terbuka sangat penting dilakukan sebagai upaya menghilangkan rasa curiga dan salah paham sehingga dapat dipupuk rasa saling percaya dan kerja sama guna menumbuhkan sikap toleransi dan kerukunan hidup. sehingga kalau sebelumnya hanya menjadi penonton. secara mapan Konstitusi Cina ditetapkan dalam Kongres Rakyat Nasional yang menyebutkan antara lain “bahwa demokrasi rakyat dipimpin oleh kelas pekerja dalam hal ini dikelola oleh partai Komunis Cina sebagai inti kepemimpinan pemerintahan” 1. b. Mampu mengatasi masalah Setiap warga Negara harus memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi. Forum untuk mempelajari. kendatipun usaha kea rah perubahan dilakukan terus menerus dalam rangka reformasi besarbesaran yang dirancangkan mahasiswa dalam rangka mebghadapi era globalisasi dewasa ini. 41 D. Mengatur mengendalikan seluuh struktur administrative dan bersama-sama degan badan-badan tertinggi PKC menyelenggarakan pemerintahan Cina. 3. Ketua PKC dan Sekjen PKC Organ administartif utama (Dewan Negara) yang terdiri dari Perdana Menteri (PM). berbangsa dan bernegara. Mahkamah Rakyat Tertinggi dan Kejaksaan Rakyat Tertinggi Bagian terakhir kerangka kerja pemerintah pusat. termasuk penyidikan. b. penuntuan. didengar. dan mengesahkan tindakan-tindakan pimpinan pusat b. Melambangkan dukungan rakyat dan menghormati wakil-wakil terpilih yang secara politik disukai. Namun karena perwakilan rakyat tersebut didominasi oleh Partai Komunis Cina. mendukung. dan keala-kepala dari semua lementerian dan komisi.b. termasuk pengadilan-pengadilan. kita belajar untuk memahami keberadaan sebagai warga Negara yang akan melaksanakan ketentuan-ketentuan penyelenggara negra dengan seoptimal mungkin. kemampuan untuk mengatasi masalah konstitusi negara akan memberikan iklim dan suasana yang semakin baik dalam menata kehidupan bermasyarakat. yang mencakup antara lain : a. dan pengawasan secara umum terhadap semua organ Negara. 2.

f. dan budayanya. Dalam penyelenggara kehidupan Negara. sangat penting bagi warga Negara untuk mampu memahami situasi dan kondisi Negara dalam kebijakan yang diambil. SISTEMATIKA UUD 1945 NO 1 2 UUD 1945 Sebelum Amamdemen Sesudah Amandemen BAB 16 21 PASAL 37 73 AYAT 49 170 ATURAN PERALIHAN 4 Pasal 3 Pasal ATURAN TAMBAHAN 2 Ayat 2 Pasal STRUKTUR PEMERINTAHAN INDONESIA SEBELUM AMANDEMEN PANCASILA PEMBUKAAN UUD 1945 UUD 1945 MPR PRESIDEN DPR MA BPK DPA 42 . Salah satu karya bangsa untuk kelangsungan kehidupan bangsa Indonesia adalah “ kemerdekaan dan kedaulatan bangsa” dalam penyelenggaraan Negara. adat istiadat. Penghargaan terhadap karya bangsa sendiri Bangsa Indonesia harus bangga terhadap hasil karya bangsa sendiri. e. Menyadari adanya perbedaan Bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa yang masyarakat sangat beragam sehingga tertanam istilah bhineka tunggala ika ( berbeda – beda namun tetap satu ).c. d. Mau menerima dan memberi umpan balik Kesadaran untuk tunduk dan patuh terhadap konstitusi Negara sangat diperlukan dalam rangka menghormati produk-produk konstitusi yang dihasilkan oleh para penyelenggara Negara. suku bangsa. Memiliki harapan Realistis Negara Indonesia dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk terbesar keempat didunia memiliki permasalahan yang lebih kompleks dalam nernagai kehidupan. perbedaan harus diterima sebagai suatu kenyataan atau realitas masyarakat di sekitar kita baik agama.

Namun dalam perkembangan berikutnya. Penduduk adalah mereka yang bertempat tinggal atatu berdomisili didalam suatu wilayah Negara (menetap) untuk jangka waktu yang lama. b. Contoh : para turis mancanegara atau tamu-tamu instansi tertentu didalam suatu Negara. Warga Negara juga dapat diperoleh berdasarkan suatu undang-undang atau perjanjian yang diakui sebagai warga Negara (melalui proses naturalisasi) 43 . dengan status kewarganegaraan warga Negara asli atau warga Negara keturunan asing. penduduk adalah semua orang yang pada suatu waktu mendiami wolayah Negara. BAB 5 Persamaan Kedudukan Warga Negara A. dalam perkembangan dewasa ini. Rakyat dalam Suatu Negara Rakyat di dalam suatu Negara meliputi semua orang yang bertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan Negara dan tunduk pada kekuasaan Negara itu.SESUDAH AMANDEMEN UUD 1945 MPR DPR-DPD PRESIDEN WAPRES BPK KEHAKIMAN MK – KY . Kegunaan hukum : fungsi dan manfaat hukum adalah untuk mengatur ketertiban hidup di dalam masyarakat 3. rakyat dibedakan menjadi warga Negara dan bukan warga Negara. factor tempat tinggal bersama ikut menentukan apakah seseorang termasuk dalam pengertian rakyat suatu Negara. Berdasarkan hubungannya dengan daerah tertentu di dalam suatu Negara. penduduk adalah mereka yang lahir secara turun-temurun dan besar didalam suatu Negara. 2. Kewarganegaraan Republik Indonesia 1. Biasanya. Awalnya rakyat di dalam suatu Negara hanya terdiri dari orang-orang dari satu keturunan yang berasal dari satu nenek moyang yang masih memiliki hubungan pertalian darah. Bukan Penduduk adalah mereka yang berada didalam suatu wilayah Negara hanya untuk sementara waktu (tidak menetap). Warga Negara adalah mereka yang berdasarkan hukum tertentu merupakan anggota dari suatu Negara. Berdasarkan hubungan dengan pemerintah negaranya. serta perlakuan yang tidak sama tehdap hal – hal yang berbeda termasuk orang dan hubungannya. Secara sosiologis. Adadpun rakyat di dalam suatu Negara dapat dibedakan sebagai berikut : a. banyak pula pendatang yang berasal dari nenek moyang berbeda. Kepastian hukum : hukum menjadi berlaku dan mengikat seluruh warga negara tanpa kecuali dalam rangka menegakkan kebenaran dan supremasi hukum. ada tiga nilai dasar hukum : 1. Keadilan hukum : perlaukan yang sama terhadap hal – hal yang sama dan yang sesuai dengan itu. rakyat dapat dibedakan menjadi penduduk dan bukan penduduk.MA Menurut Gustav Redbruch.

Penduduk asli Indonesia. c. b. Adanya perbedaan dalam menentukan kewarganegaraan di beberapa Negara. Sedangkan penentuan Kewarganegaraan dapat dibedakan menurut asas ius sanguinis dan asas ius soli. f. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 1946 : a. Anak-anak yang lahir dalam waktu 300 hari setelah ayahnya. yaitu apatride dan bipatride. Jadi. Anak yang lahir dalam daerah RI yang oleh orang tuanya tudak diketahui dengan cara yang sah e. a. yang mempunyai kewargangaraan Indonesia. Orang Indonesia. kontraktor asing. mengelola dan mewujudkan tujuan negara. jika mereka lahir di luar Kerajaan Belanda. suatu hak yang tidak dimiliki oleh orang yang bukan warga Negara. Bipatride adalah adanya seseorang penduduk yang mempunyai dua macam kewarganegaraan sekaligus. namun tunduk pada pemerintah di mana mereka berada. Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan Undang-Undang. b. yang bertempat tinggal di Suriname atau Antilen (koloni Belanda). yaitu mereka yang dahulu termasuk golongan bumiputera dan kedududkan di wilayah RI. dengan tidak mengidahkan dimana ia sendiri dan orang tuanya berada dan dilahirkan. 44 . bisa menimbulkan dua kemungkinan. Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewarganegaran. Ius sanguinis adalah asas yang menetukan kewarganegaraan seseorang menurut pertalian darah atau keturunan dari orang yang bersangkutan. Berikut ini adalah yang menjadi warga negara Indonesia berdasarkan peraturan perundangan yang pernah berlaku di Indonesia. a. Asas Kewarganegaraan Dalam menentukan status kewarganegaraan. Sedangkan menurut setsel pasif. konsuler. dan sebagaiya. meninggal. 2. seseorang dengan sendirinya menjadi warga Negara tanpa harus melakukan tindakan hukum tertentu. b. Ius soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut daerah atau Negara tempat dimana ia dilahirkan. b. system yang lazim digunakan adalah setsel aktif dan pasif. 2. Menurut setsel aktif.mereka berhak memiliki kewarganegaraan Belanda dalam waktu dua tahun setelah tanggal 27 Desember 1949. Hasil konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949 a. Keturunan dari seorang warga negara yang kawin dengan wanita warga negara asing d. kawula negara Nelanda. Penduduk dan Warga Negara Indonesia Rakyat sebagai penghuni negara mempunyai peranan penting dalam merencanakan. yang menentukan kewarganegaraan seseorang ialah kewarganegaraan orang tuanya. termasuk anak-anak dari penduduk asli itu. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan Undang-Undang sebagai warga Negara. Warga Negara dan bukan yang memiliki hak dan kewajiban yang berbeda. seseorang akan menjadi warga Negara suatu Negara dengan melakukan tindakan-tindakan hukum tertentu secara aktif. baik yang menerapkan asas ius soli dan ius sanguinis.Bukan Warga Negara (orang asing) adalah mereka yang berada pada suatu Negara tetapi secara hukum tidak menjadi anggota Negara yang bersangkutan. Akan tetapi. Istri seorang warga negara c. a. Keberadaan rakyat yang menjadi penduduk maupun warga negara secara konstitusional tercantum dalam pasal 26 Undang-undang Dasar 1945 perihal warga negara dan Penduduk. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertenpat tinggal di Indonesia. b. 1. Masuk menjadi warga negara Indonesia dengan jalan pewarganegaraan (naturalisasi). Contoh : warga Negara dapat memiliki tanah atau mengikuti pemilu. Penduduk asli dalam daerah RI. apabila mereka lahir di kuar Indonesia dan bertempat tinggal di negeri Belanda atau di luar daerah peserta Uni (Indonesia-Belanda) maka mereka berhak memilih Kewarganegaraan Belanda dalam waktu dua tahun setelah tanggal 27 Desember 1949. Contoh : Duta besar. 3.

Karena perbedaan status/kedudukan sebagai warga negara sangat berpengaruh terhadap hak dan kewajiban yang dimiliki baik yang mencakup bidang politik. 62 tahun 1958. setiap warga negara dituntut untuk menunjukan sikap postif dalam pengembangan nilai-nilai Demokrasi Pancasila yang mencakup : a. Undang-Undang No. 3. Undang-Undang No. 62 tahun 1958 4.Undang No. 2. undang-undang tentang kewarganegaraandi negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut: a. 3 tahun 1946 tentang kewargangaraan Indonesia b. Mereka telah menjadi warga negara berdasarkan UU/Pertauran?Perjanjian yang berlaku surut b. 62 tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Indonesia sebagai Penyempurnaan Undang-Undang No. Undang-Undang No. dan yang dalam waktu dua tahun sesudah tanggal 27 Desember 1949 tidak menolak kewarganegaraan Indonesia. 2 tahun 1958 tentang penyelesaian Dwi Kewarganegaraan antara Indonesia dan RRC c. e. Saling menghormati kebebasan dalam kehidupan beragama 45 . Undang-Undang No. Melaksanakan hak pilih dan dipilih dalam pemilihan umum b. Orang Cinadan Arab yang lahir di Indonesia atau sedikitnya bertempat tinggal enam bulan di wilayah RI dan dalam waktu dua tahun sesudah tanggal 27 Desenber 1949 menyatakan memilih menjadi warga negara Indonesia. Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan Republik Indonesia c. B. 3 tahun 1946 d. dan f.c. ekonomi. Menyukseskan pemilihan umum yang jujur dan adil d. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Orang Asing (Kawula negara Belanda) bukan orang belanda yang lahir di Indonesia dan bertempat tinggal di RI. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 62 tahun 1958 a. sosial-budaya maupun hankam. Bermusyawarah untuk mufakat dalam mengambil keputusan yang menyangkut kepentingan bersama f. Mereka yang memenuhi syarat-syarat tertentu yang diterapkan dalam UU No. yakni seperti berikut : Pada waktu lahirnya mempunyai hubungan kekeluargaan dengan seorang warga negara Indonesia (misalnya. 4 tahun 1969 tentang pencabutan UU No. Saling mendukung dalam usaha pembelaan negara g. 2 tahun 1958 dan dinyatakan tidak berlaku lagi e. 3 tahun 1976 tentang Perubahan Pasal 18 UU No. ayahnya WNI) Lahir dalm waktu 300 hari. d. Melaksanakn GBHN dan ketetapan-ketetapan MPR lainnya e. Sebagai salah satu perwujudan pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara dalam berdemokrasi. Kedudukan Warga Negara dan Pewarganegaraan 1. Undang. setelah ayahnya meninggal dunia dan ayah itu pada waktu meninggal dunia adalah warga negara RI. Orang Belanda yang dilahirkan di wilayah RI atau sedikitnya bertempattinggal enam bulan di wilayah RI dan yang dalam waktu dua tahun sesudah tanggal 27 Desember 1949 menyatakan memilih warga negara Indonesia. Hak dan Kewajiban Dasar Warga Negara Hak-hak dan kewajiban dasar sebagai warga negara penting untuk dipahami dalam pelaksanaan demokrasi yang berdampak pada penyelenggara negara dan stabilitas politik negara. Undang-Undang Kewarganegaraan Indonesia Setelah Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Lahir dalam wilayah RI selama orang tuanya tidak diketahui Memperoleh kewarganegaraan RI menurut UU No. 62 tahun 1958. Undang-Undang No. Kedudukan Warga Negara Kedudukan Warga negara dalam suatu negara sangat pentung statusnya terkait dengan hak dan kewajiban yang dimiliki sebagai warga negara.

dan rahasia serta jujur dan adil c. Akibat perkawinan. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab terhadap pelaksanaan sistem demokrasi pancasila b. yaitu permohonan yang dikabulkan oleh Menteri Kehakiman seperti orang asing yang lahir dan bertempat tinggal di wilayah RI tetapi tidak mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab atas usaha pembelaan negara e. Kelahiran (asa ius soli). Anak-anak yang belum berumur 18 tahun / belum kawin mengikuti ayah atau ibunya (asa ius sanguinis). Adopsi melalui pengadilan negeri (menyangkut orang asing dibawah umur 5 tahun). dan hak untuk berusaha hak dibidang sosial budaya. Anak-anak diluar perkawinan dari seorng wanita Indonesia. g. hak dibidang politik. kewarganegaraan dapat juga diproleh dengan cara berikut : a. Pewarganegaraan di Indonesia Menurut Undang-Undang No. Mereka yang menjadi warga negara menurut undang-undang / peraturan / perjanjian yang terlebih dahulu telah berlaku (berlaku surut). Pewarganegaraan (naturalisasi). 62 tahun 1958 yang dapat memperoleh kewarga negaraan Republik Indonesia adalah sebagai berikut: a. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab terhadap pelaksanaan pemilihan umum secara langsung. Selain di penuhi melalui cara naturalisasi. mempertahankan. dan hak untuk mendirikan lembaga sosial-budaya Tanggung jawab warga negara dalam pelaksanaan demokrasi Pancasila antara lain sebagai berikut: a. misalnya mempunyai hak untuk memilih dan dipilih. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab atas pelaksanaan hukum dan pemerintah RI d. adat-istiadat. mengembangkan karir pendidikan. misalnya setiap narga negara Indonesia mempunyai hak untuk mendapat pelayanan sosial. yaitu pada dasarnya siapa saja yang lahir di Indonesia adalah warga negara RI (asas ius soli) b. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab atas pelaksanaan hak-hak asasi manusia. Setiap orang asing kawin dengan seorang laki-laki Indonesia. c. penerangan. d. dan ikut serta dalam pemerintahan hak dibidang pendidikan. Anak orang asing dan tidak mempunyai hubungan hukum dengan ayah atau ibunya yang orang asing itu dapat menjadi warga negara RI setelah berumur 21 tahun atau sudah kawin melalui pernyataan. misalnya mempunyai hak untuk memperoleh pekerjaan. 46 . Berikut ini contoh hak dan kewajiban warga negara Indonesia dalam pelaksanaan demokrasi di Indonesia. umum. dan budaya daerah masing-masing. kesehatan. misalnya mempunyai hak untuk memperoleh pendidikan. memperoleh kehidupan yang layak. f. yaitu pengangkatan anak berusia lima taun kebawah secara sah (adopsi) oleh orang tua angkatnya maka anak tersebut dapat memperoleh kewarganegaraan RI c. mendirikan lembaga pendidikan swasta. h. Prmohonan ini harus ditulis di atas meterai dengan menggunakan bahasa Indonesi. d. yaitu suatu perkawinan antara warga asing dengan pria WNI. hak untuk mengembangkan bahasa. Kelahiran. bebas. Pengengkatan.a. d. e. b. pendidikan. dan ikut serta menangani pendidikan hak dibidang ekonomi. Dikabulkan permohonannya. mendirikan dan memasuki suatu organisasi sosial politik. dan mengisi kemerdekaan Indonesia 3. c. Dalam hal ini si isteri akan memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Apabila ada orang asing yang ingin menjadi warga negara Indonesia melalui proses naturalisasi. b. hak memiliki barang. ia harus mengajukan permohonan kepada Menteri kehakiman melalui kantor pengadilan negeri setempat dimana ia tinggal atau Kantor Kedutaan Besar RI bila ia ada di luar negeri.

bertempat tinggal di luar negeri.meskipun disadari bahwa tata cara ritual dan bentuk-bentuk yang disembah berbeda. Nilai gotong royong Pada sebagian masyarakat Indonesia. Beberapa nilai kulural bangsa Indonesia yang patut kita letarikan dalm upaya memberikan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasyarakat. Jaminan Persamaan Hidup (Pendekatan Kultural) Dalam kehidupan berbangsa Indonesia secarakultural. Makna Persamaan Persamaan merupakan perwujudan kehidupan di dalam masyarakat yang saling menghormati dan menghargai orang lain dengan tanpa membeda-bedakan suku. Bagi warga negara Indonesia di luar negeri yang kehilangan kewarganegaraannya bukan karena kemauan sendiri. Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri b. jaminan terhadap persamaan hidup telah tertanam melalui adat dan budaya daerah yang relatif memiliki nilai-nilai yang hampir sama. dan antar golongan (SARA). Timbulnya berbagai suasana tidak nyaman dan ketakutan bagi setiap manusia (masyarakat) di suatu tempat. Namun di kota-kota besar pada umumnya dengan masyarakatnya yang sudah sangat kompleks (heterogen) dan multikultural. Di negara-negara berkembang padaumunya (termasuk Indonesia). 47 b. dan dengan dinyatakan hilang Kewarganegaraan Republik Indonesia tidak menjadi tanpa kewarganegaraan d.4. Masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari Presiden e. mereka masih diberi kesempatan untuk tetap menjadiwarga negara Indonesia dengan persyaratan tertentu. 2. Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh Presiden atas permohonannya sendiri. tentu tidak banyak yang diharapkan. c. Tidak diwajibkan tetapi turut serta dalam penilihan sesuatu yang bersifat ketatanegaraan untuk suatu negara asing g. Secara sujarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara asung atau bagian dari negara asing tersebut f. yang bersangkutan sudah berusia 18 (delapan belas) tahun. Tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain. Mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya. Berbangsa dan Bernegara 1. Kehilangan Kewarganegaraan Republik Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 a.agama. . sedangkan orang yang bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu c. memakai “persamaan hidup” lebih bersifat kultural karena faktor adat-istiadat dan budaya yang diterapkan secar turun temurun. dan bernegara. nilai-nilai gotong royong masih sangat kuat dipertahankan sebagai wujud kepedulian dan mau membantu sesama. berbangsa. karena adanya segelintir orang yang mempunyai keinginan/kpentingan tertentu denngan cara-cara yang tidak beradab. ras. Persamaan Kedudukan Warga Negara dalam Kehidupan Bermasyarakat. Nilai religius Realitas kehidupan bangsa Indonesia sejak zaman nenek moyang hingga sekarang ini sarat dengan nilai – nilai regius. Nilai ramah tanah Kebiasaan dalam pergaulan hidup yang mengembangkan sopan santun dan ramah tamah merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa-bangsa lain di dunia. C. Penghormatan dan penghargaan yang tulus masih terasa cukup kuat terutama pada masyarakat pedesaan. antara lain : a.

berdasrkan moralitas yang adil dan beradab. Oleh sebab itu. dan bernegara. ras. agama. Pembukaan UUD 1945 Pada alinea pembukaan UUD1945 disebutkan bawa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. perdamaian abadi. 3. karena tak satu pun bangsa yang mau di jajah oleh bangsa lain. karena tidak sesuai dengan prikemanusian dan prikeadilan. harkat nartabat bangsa dan negara. Oleh sebab itu. Para pendiri negara sangat menyadari bahwa setelah bangsaIndonesia merdeka. dan ikut melaksanakn ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Jaminan persamaan hidup wrga Negara di dalam konstitusi Negara. Dalam alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945. berbangsa. berbangsa. 2 Kemanusiaan Yang Adil dan Menunjukan ekspresi bangsa Indonesia yang mempunyai keinginan Beradab kuat bahwa dalam aspek-aspek hubungan antar manusia adanya jaminan persamaan hidup dalam bermasyarakat. dan bernegara di Indonesia juga telah diumuskan secara fisolofis dalam dasar Negara Pancasila melalui sila-sila Pancasila sebagai berikut : No Sila-Sila Pancasil Uraian/Keterangan 1 Ketuhanan Yang Maha Esa Bahwa segala agama dan kepercayaan yang beradab di Indonesia terpusat pada Ketuhanan Yang Maha Esa. mencerdaskan kehidupan bangsa. maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan. Nilai kerelaan berkorban dan cinta tanah air Rela berkorban dan cinta tanah air merupakan wujud ketulusan pengorbanan seseorang dalm bentuk harta benda maupun nyawa untuk kepentingan harga diri. Mengingat konstruksi yang dibangun oleh bangsa Indonesia dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia bersumber dari keberagaman suku. dinyatakan: “………. Negara yang akan di bangun adalah Negara yang berisi masyarakat Indonesia yang Bhineka Tunggal Ika dengan keberagaman suku.3. dan keadilan social. makna utama dalam sila pertama ini yaitu adanya pengakuan persamaan jaminan hidup bagi warga Negara Indonesia untuk beragama dan melaksanakan ajaran agamanya sesuai dengan keyakinan mesingmasing. dan bernegara harus mampu mewadahi kepentingan-kepentingan masyarakat dan bangsa secara keseluruhan. dasar Negara yang menjadi pedoman penyelengaraan kehidupan bermasyarakat. Jadi. dapat disebutkan antara lain : a. Jaminan Persamaan Hidup dalam Konstitusi Negara Masa penjajahan yang berlangsung sejak zaman Belanda (lk. …… Kalimat “melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia” . 350 tahun) dan zaman (lk. agama. Sila-sila Pancasila Pengakuan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasyarakat.d. b. maka sudah menjadi kewajiban Negara untuk memberikan “jaminan persamaan hidup” dalam kehidupan bermasyarakat. Jaminan persamaan kehidupan telah secara eksplisit inyatakan untuk selanjutnya diimplementasikan kedalam peraturan perundang0undangan yang berlaku..5 tahun) telah membuka mata seluruh masyarakat dan pemimpin bangsa Indonesia agar mampu menata kehidupan bangsa yang merdeka dan berdaulat serta sejajar dengan bangsa-bangsa lain yang beradab. 4 Kerakyatan yang dipimpin Merupakan keinginan hidup berbangsa dan bernegara yang oleh hikmah kebijaksanaan demokratis baik dalam arti formal maupun material berdasarkan 48 . berbangsa dan bernegara. jelaslah bahwa perial jaminan persamaan hidup di Indonesia secara konstitusional termaktub di dalam pembukaan UUD 1945. 3 Persatuan Indonesia Dengan dasar persatuan dan kesatuan Indonesia.Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. dan golongan. berbangsa. Kalimat tersebut mengandung makna adanya pengakuan jaminan persamaan hidup bagi bangsa beradab mana pun di dunia. maka setiap bangsa Indonesia mampu meletakan kepentingan diri sendiri dan golongan. ras dan golongan dari Sabang sampai Merauke.

Agama. sangatlah kecil kemungkinan bagi setiap wrga Negara Indonesia untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak menghargai persamaan kedudukan warga Negara karena factor ras. Menghargai Persamaan Kedudukan Warga Negara tanpa Membedakan Ras. berbangsa. D. Jika sosialisasi tlah terpahami dengan baik. gender. dengan sesamanya. proporsional. sudah sangat jelas bahwa hal tersebut ingin segera diwujudkan dalam kehidupan seharihari. UUD 1945 dan Peraturan Perundangan Lainnya Bila memperhatikan komitmen bangsa Indonesia dalam penyelenggaraan Negara yang ingin mewujudkan “jaminan persamaan hidup” dalam kehidupan bermasyarakn. karena cepat atau lambat akan menjadi bom waktu perpecahan dan sangat berpotensi untuk melahirkan baik konflik vertikal ( dengan penguasa ) maupun konflik horizontal ( dengan sesama masyarakat ). dalam rangka menghargai persamaan kedudukan bagi setiap warga negara. c. agama. Budaya dan Suku Berdasarkan Pendekatan cultural dan konstitusional.  Masyarakat harus dilatih dan diberikan pembeljaran pentingnya “taat asas” dan “taat aturan” sehingga dalam menyelesaikan suatu masalah atau urusan administrasi tertentu betul-betul mematuhi ramburambu yang teah ditentukan. : Perbedaan manusia berdasrakan pada jenis kelamin : kelompok – kelompok yang ada di dalm masyarakat yang didasarkan pada kesamaan kepentingan maupun tujuan : merupakan hasil karya dari akal dan pikiran manusia : kelompok manusia yang terikat oleh kesadaran dan jati diri mereka akan kesatuan kebudayaan mereka. perlu dilakukan langkah – langkah sebagai berikut:  Regulasi yang dilakukan oleh lembaga eksekutif maupun legislatif. dan bernegara untuk mencapai masyarakat adil dan makmur. Keadilan sosial bagi seluruh Dimaksudkan dalam rangka pengaturan hubungan manusia dalam rakyat Indonesia kehidupan bermasyarakat. goglongan. dan dengan alam sekitarnya berdasarkan kitab suci. Sangat riskan bagi bangsa Indonesia yang di huni oleh masyarakat multietnis dan budaya apabila ada bagian masyarakat yang tidak menghargai perbedaan apapun alasannya. sehingga menghasilkan peraturan dan kebijakan yang tidak diskriminatif yang dirasakan oleh sebagian warga negara / masyarakat. Golongan. diskriminasi merupakan sikap dan perbuatan yang harus dihindari. budaya dan suku bangsa. Hal ini penting untuk dipahami. sebelum disahkan sudah seharusnya dibuat dalam kajian akademis yang memadai dan analisis –analisis psikologi social yang mendalam.  Sosialisasi suatu peraturan atau kebijakan diperluas jangkauan dan publikasinya agar warga masyarakat yang berkepentingan merasa berperan aktif untuk memahami.5 dalam Ketuhanan Yang Maha Esa dan moralitas kemanusiaan yang adil dan pernusyawaratn/perwakilan beradab dengan senantiasa menjunjung tinggi persatuam dam kesatuan bangsa. 49 . Gender. material maupun spiritual. dan bernegara.  Implementasi suatu kebijakan atau aturan. agar pelksanaanya dilakukan oleh aparat atau yang betul-betul memahami. warga masyarakat akan semakin cerdas untuk melaksanakannya tanpa ada rasa curiga atau salah paham. Penjelasan Istilah : Ras Agama Gender Golongan Budaya Suku : Perbedaan manusia didasarkan pada perbedaan fisik : ajaran yang terutama didasarkan antara hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa. sehingga kesatuan budaya tidak ditentukan oleh orang melainkan oleh warga kebudayaan yang bersangkutan. agar pada saat terjadi penindakan pelanggaran mampu berlau adil dan sesuai ketentuan berlaku. berbangsa.

hal ini dapat diperbandingkan. b. reaksi ini merupakan input bagi sistem politik untuk diperoses lebih lanjut. Sistem Politik 1. Robert Dahl Sistem politik merupakan pola yang tetap dari hubungan antar manusia serta meliabatkan sesuatu yang luas dan berarti tentang kekuasaan. Rusandi Simuntapura Sistem politik ialah mekanisme seperangkat ungsi atau peranan dalam struktur politik dalam hubungan satu sama lain yang menunjukan suatu proses yang langgeng. d. baik kedalam maupun keluar  Penerapan nilai-nilai dalam masyarakat berdasarkan kewenangan  Penggunaan kewenangan atau kekuasaan.mengatakan ada 4 (empat ) ciri dalam sistem politik. sistem politik dapat dibandingkan sesuai dengan tingkat kekhususan tugas. oleh karena itu. David Easton Sistem politik dapat diprkenalkan sebagai interaksi yang diabstrasikan dari seluruh tingkah laku soial sehingga nila-nilai dialokasikan secara otoritatif kepada masyarakat. Hoogerwerf berpendapat bahwa “ input “bisa berasal dari sistem lain.sistem ekonomi yang terkena dampak kebijakan pemerintah akan memberikan reaksi tertentu. dan kewenangan. semuanya adalah campuran antara unsure modern dan tradisional. keagamaan. peran input dan output mempunyai pengaruh besar terhadap kebijakan publik. mungkin memperkuat atau bertentangan. tipe – tipe tersebut dapat diperbandingkan satu sama lain sesuai dengan tingkatan dan bentuk pembandingan kerja yang teratur. Berdasarkan pengertian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa dalam system politik tercakup hal-hal sebagai berikut :  Fungsi integrasi dan adaptasi terhadap masyarajat. Semua sistem politik termasuk yang paling sederhana mempunyai kedudukan politik. social. yaitu bagaimana fungsi-fungsi tadi sering dilaksanakan atau tidak dan bagaimana gaya pelaksanaannya. input juga berasal dari perilaku politik berupa unjuk rasa / demontrasi atau tindakan maker sebagai dampak dari output sistempolitik. misalnya sistem ekonomi. Semua struktur politik. disamping itu. dan lain-lain. yaitu: a. dalam pengertian bahwa masyarakat yng paling sederhana pun mempunyai tipe struktur politik yang tedapat dalam masyarakat yang paling kompleks sekali pun. Nerikut ini adalah batasan system politik menurut paraahli politik.BAB 6 Sistem Politik Indonesia A. Orang yang sama dalam system politik dapat sekaligus memainkan peranan lain seperti dalam system ekonomi. secara rasionala tidak ada struktur dan kebudayaan yang semuanya modern atau semuanya primitif melainkan dalam pengertian tradisional. walaupun dispesifikasikan dengan berbagai unsure baik itu pada masyarakat primitif maupun pada masyarakat modern. Pengertian Sistem Politik Suatu system politik terdiri dari interaksi peranan para warga Negara. Semua system politik menjalankan fungsi – fungsi yang sama walaupun tingkatannya berbeda – beda yang ditimbulkan karena perbedaan stuktur. baik secara sah ataupun tidak. a. 2. c. c. aturan-aturan. melaksanakan banyak fungsi. 50 . Dalam memahami cara kerja sistem politik pada umumnya. b. Ciri-Ciri Umum Sistem Politik Sistem politik baik modern maupun primitive memiliki ciri-ciri tertentu almond dalam the politics of developing areas. Semua sistem politik adalah sistem campuran dalam pengertian kebudayaan.

yaitu didekati dari sudut kekuasaan. dan media massa) berkembang dan mencerminkan aktivitas budaya politik “participant” b. Insfrastruktur dan Suprastruktur Politik di Indonesia Pada setiap sistem politik Negara-negara dunia. Untuk itu. berkumpul. ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut : a. stuktur politik sebagai bagian dari struktur yang pada umumnya selalu berkenaan dengan alokasi nilai-nilai yang bersifat otoratif. Masyarakat dan pimpinan menikmati hak-hak dasar. Struktur politik di dalam suatu negara adalah pelembagaan hubungan organisasi antara komponen-komponen yang membentuk bangunan politik. Kelompok masyarakat tersebut yang merupakan kekuatan politik riil didalam masyarakat. akan selalu ada keterkaitan atau keterhubungan dengan kelompok-kelompok lain ke dalam berbagai macam golongan yang biasanya disebut “kekuatan sosial politik masyarakat”.komunikasi politik. Sebuah sistem politik demokrasi akan bertahan apabila bersumber pada “kehendak rakyat” dan bertujuan untuk mencapai kebaikan atau kemaslahatan bersama.  Sistem-sistem tradisional dengan struktur-struktur bersifat pemerintahan politik yang berbedabeda dan suatu kebudayaan “subjek”. yaitu yang dipengaruhi oleh distribusi serta penggunaan kekuasaan. berorganisasi. Macam-Macam Sistem Politik Macam-macam sistem politik yang hendak diuraikan. b. a. Sistem politik demokrasi. seperti kebebasan berbicara. d. e. Demokrasi sebagai Sistem Politik Kata demokrasi dalam sistem politik memiliki makna umum. Penduduk memilih secara rahasia dan tanpa dipaksa. yakni :  Sistem politik otoriter/totaliter  Sistem politik anarki  Sistem politik demokrasi  Sistem politik demokrasi dalam transisi 4. dan kebebasan pers. dapat dikaji melalui berbagai pendekatan. Almond dan Powell membagi 3 (tiga) kategori sistem politik yakni :  Sistem-sistem primitif yang intermittent (bekerja dengan sebentar-bentar istirahat). tunduk terhadap kemauan orang banyak. baik sebagai pemilih maupun sebagai calon untuk menduduki jabatan penting. 1. infrastrukur politik dan suprastruktur politik. sesungguhnya merupakan tipe. akan selalu dijumpai adanya struktur politik. menjunjung tinggi hukum.  Sistem-sistenm modern dimana struktur-struktur politik yang berbeda-beda (partai politik. konstitusi. Berdasakan teori politik. Pemilihan dipilih dengan interval yang teratur dan pemilih dapat memilih di antar beberapa alternative calon. kelompok-kelompok kepentingan. Sistem politik yang pada umumnya berlaku disetiap negara meliputi dua struktur kehidupan politik. Infrastrukur politik Didalam suatu kehidupan politik rakyat (the sosial political sphere). pendidikan dan sosialisasi politik. infrastruktur 51 . struktur politik. Permasalahan politik menurut Alfian. menurut Bingham Powel. Pengaturan yang mengorganisasikan perudingan (bargaining) untuk memperoleh legitimasi dilaksanakan melalui pemilihan umum yang kompetitif. tanpa mengabaikan hak golongan kecil agar tidak timbul diktator mayoritas. demokrasi selalu berkaitan dengan persoalan perwakilan kehendak rakyat. Jr. yaitu adanya prlindungan hak asasi manusia. pemikiran dan kebudayaan politik.3. Sebagian besar orang dewasa dapat ikut serta dalam proses pemilihan. Alfian mengklasiikasikan sistem politik menjadi 4 (empat) tipe. yakni. disebut “infrastruktur politik”. B. c. atau model yang didasarkan pada sudut kesejarahan dan perkembangan sistem politik dari berbagai Negara yang disesuaikan dengan perkembangan kultur dan struktur masyarakatnya. Legitimasi pemerintah didasarkan pada klaim bahwa pemerintah tersebut mewakili keinginan rakyatnya. artinya klaim pemerintah untuk patuh pada aturan hukum didasarkan pada penekan bahwa apa yang dilakukan merupakan kehendak rakyat.

d. Perjalanan sejarah kehidupan partai poliik di Indonesia secara garis besarnya dapat dijelaskan sebagai berikut :  Masa pra kemerdekaan Organisasi modern pertama di Indonesia yang melakukan perlawanan terhadap penjajah (tidak secara fisik) adalah Budi Utomo yang didirikan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 1908. a. Dasar Marxisme :  Partai Komunis Indonesia (PKI)  Partai Sosialis Indonesia  Partai Murba  Partai Buruh  Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai) 4).  Masa pasca kemerdekaan (tahun 1945-1965) Tumbuh suburnya partai-partai politik pasca kemerdekaan. b) Partai Sjarikat Indonesia. Hubungan ini banyak dipengaruhi oleh kebudayaan masyarakat yang melahirkannya. Kalau kelahiran partai politik dilihat sebagai pengewajantahan dari kedaulatan rakyat dalam poltik formal. Dasar Kebangsaan :  Partai Nasional Indonesia (PNI)  Partai Indonesia Raya (Parindra)  Persatuan Indonesia Raya (PIR)  Partai Rakyat Indonesia (PRI)  Partai Demokrasi Rakyat (Banteng)  Partai Rakyat Nasional (PRN)  Partai Wanita Rakyat (PWR)  Partai Kebangsaan Indonesia (Parki)  Partai Kedaulatan Rakyat (PKR)  Serikat Kerakyatan Indonesia (SKI)  Ikatan Nasional Indonesia (INI)  Partai Rakyat Jelata (PRJ)  Partai Tani Indonesia (PTI)  Wanita Demokrasi Indonesia (PTI) 3).. d) Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Partai politik (political party).politik mencakup 5 (lima) unsur atau komponen sebagai berikut : a. c) Pergerakan Tarbiyan Islamiah (Perti). dan f) Partai Katolik 2). Hatta yang antara lain memuat keinginan pemerintah akan kehadiran partai politik agar masyarakat dapat menyalurkan aspirasi (aliran pahamnya) secara teratur. c. Pada awalnya. Dasar Nasionalisme :  Partai Demokrat Tionghoa (PTDI)  Partai Indonesia Nasional (PIN)  Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI)  Masa Orde baru (tahun 1966-1998) 52 . e) Nahdlatul Ulama (NU). Dasar Ketuhanan : a) Partai Masjumi. kelompok penekan (pressure group). b. dapat diklasifikasi sejumlah partai politik yang ada sebagai nerikut : 1). ia menjadi partaipolitik yang didukung kaum terpelajar dan massa buruh tani. tokoh politik (political figure). organisasi ini berkembang di kalangan pelajar dalam bentuk studieclub dan organisasi pendidikan. Partai politik (political party) di Indonesia Partai politik sebagai institusi mempunyai hubungan yang sangat erat dengan masyarakat dalam mengendalikan kekuasaan. Namun dalam perkembangan berikutnya. kelompok kepentingan (interst group). didasarkan pada Maklumat Pemerintah tertanggal 3 November 1945 yang ditandantangani Wakil Presden Moh. maka semangat kebebasan selalu dikaitkan orang ketika berbicara tentang partai politik sebagai pengendali kekuasaan. media komunikasi politik (political communication media) dan e. Sejak dikeluarkannya Maklumat Pemerintah tersebut.

Kelompok kepentingan (interest group) Kelompok kepentingan (interest group). Parkindo. agama. dsb. PDI dengan ciri demokrasi. tahun 1982 (64. status dan kelas yang menyatakan kepentingannya berdasarkan situasi. 2). memakai tenaga professional dan memiliki prosedur yang teratur untuk merumuskan kepentingan dan tuntutan. seperti petani dan tukang 53 . Usaha pertama disamping memulihkan partai-partai yang tidak secara resmi dilarang.2%)tahun 1992 (68. Aktivitas kelompok kepentingan umumnya menyangkut tujuan-tujuan yang lebih terbatas. dengan sasaran-sasaran yang monolitis dan intensitas usaha yang tidak berlebihan. kelompok kepentingan dapat diidentifikasikan ke dalam jenis-jenis kelompok sebagai berikut :  Kelompok Anomik : kelompok yang terbentuk dari unsur – unsur masyarakat secara spontan dan seketika akibat isu kebijakan pemerintah. Kelompok-kelompok pembangkang setia. seperti anggota-anggota politburo b. Kelompok-kelompok institusional. Kuba. tetap berpandang bahwa jumlah partai politik yang terlalu banyak tidak menjamin stabilitas politik.tahun 1997 (62. ( Golkar. Elite politik. yaitu: a. NU. fakta memperlihatkan bahwa selama pemilu orde baru.tahun 1987 (73. dan kedilan Pada pemilu tahun 1987 dan 1992 dengan diberlakukannya UU NO. Partai-partai politik diberikan kesempatan untuk hidup kembali dan mengikuti pemilu dengan multipartai yang terselenggarakan pada tahun 1999 berdasarkan undang-undang No. Kelompok kepentingan pada negara totaliter (partai tunggal) pada umumnya dianut oleh negara komunis (Rusia. dalam pemilu 1971 golkar meraih (62. penerapan atas tersebut langsung sampai dengan pelaksanaan pemilu 1997. PPP dengan ciri ke-islaman dan ideologi islam. Korea Utara.3%). PSII. Golkar dengan ciri kekayaan dan keadilan sosial. Pemilu tahun 1977 dan 1982 hanya diikuti oleh 3 ( tiga) peserta : 1).d.1%) dan pada tahun 1997 (70.1%). Partai Islam. 3 tahun 1985. Menurut Gabriel A. yaitu Pancasila dengan tujuan agar setiap kontestan pemilu lebih berorientasi padaprogram kerja masing-masing.  Kelompok asosiasional : Kelompok yang menyatakan kepentinganya secara khusus. 3 tahun 1999. dalam gerak langkahnya akan sangat tergantung pada sistem kepartaian yang diterapkan dalam suatu negara. nepotisme (KKN) yang melibatkan pejabat birokrasi dan pengusaha. dan IPKI) Hasil Pemilu 1971 menunjukkan kemenangan Golkar yang diikuti oleh Parmusi. kebangsaan (nasionalisme). ternyata baru terlaksana tahun 1971 dengan peserta sebanyak 10 partai politik. b. sangat mengejutkan bagi semua manusia elemen masyarakat Indonesia ternyata paska-orde baru pemilu diikuti sebanyak 48 partai politik. (seorang analisis politik) mengidentifikasi 5 (lima) kategori kelompok kepentingan di Uni Soviet (Rusia). 3). Dan pemilu yang direncanakan dilaksanakan dalam waktu dekat. politik. seperti para dokter dan guru d. dan lain-lain). adalah menyusun undang-undang tentang pemilu yang dianggap sesuai dengan perkembangan masyarakat saat itu. Selanjutnya dengan diberlakukannya UU RI no. Parmusi. kolusi. RRC. partai politik dan Golkar ditetapkan hanya mempergunakan satu-satunya asas.Awal kebangkitan orde baru (!966) dalam melakukan pembelahan institusi politik. PNI. David Lane.  Masa/Era Repormasi (tahun 1999 s.2%). regional. Murba. Era orde baru mengalami antiklimaks kekuasaan setelah pada akhir tahun 1997 negara Indonesia mengalami krisis moneter yang selanjutnya berkembang menjadi krisis multidimensi karena terperangkap hutang luar negeri yang besar dan banyaknya praktik korupsi. 03 tahun 1957. sepsrti serikat-serikat dating c.sekarang) Era reformasi benar-benar merupakan arus angin perubahan menuju demokratisasi dan asas keadilan. Vietnam. Partai Katolik. NU dan PNI. Pengelompokan-pengelompokan sosial yang tidak terorganisir dalam satu kesetian.  Kelompok insitusional : kelompok yang bersifat formal dan memiliki fungsi – fungsi politik atau sosial. golkar selalu dominan.8%). Almond.  Kelompok non-asosiasional : Kelompok yang berasal dari unsur keluarga dan keturunan atau etnik.

internet. fax. Berkembangnya sistem politik di Indonesia dewasa ini tidak lepas dari peran kelompok kepentingan yang selama Orde Baru berkuasa bersebrangan. status sosial. terutama dari kalangan akademisi. Kelompok-kelompok yang tidak terorganisir dalam satu kesatuan. dan khususnya di Indonesia masyarakat yang tergabung dalam kelompok kepentingan biasanya sensitive terhadap isu politik dalam lingkup kelompok politik yang sempit. kadang-kadang muncul lebih dominan dibanding dengan partai politik.e. d. Kondisi inilah yang mendorong kelompok penekan tampil ke depan sebagai alternative terkemuka. antara lain : a. telepon. Kelompok Penekan (pressure group) Kelompok penekan merupakan salah satu institusi politik yang dapat dipergunakan oleh rakyat untuk menyalurkan aspirasi dan kebutuhannya dengan sasaran akhir adalah untuk mempengaruhi atau bahkan membentuk kebijakan pemerintah. pengusaha. Organisasi pembela Hukum dan HAM f. yang bukan merupakan bagian dari aparat Soviet (Rusia). Organisasi-organisasi sosial keagamaan c. seperti kelompok intelektual yang menentang rezim atau anggota sekte-sekte keagamaan tertentu Pada negara yang menerapkan sistem dua partai. Kelompok penekan. dan atas dasarisme-isme kesukuan dan kualifikasi tertentu. film. Media komunikasi seperti surat kabar.radio. c. kita mengenal berbagai kelompok penekan baik yang sifatnya sektoral maupun regional. televise. Organisasi kepemudaan d. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) b. e. kelas. pengangkatan diri mereka selalu melalui proses. Dalam realitas kehidupan politik. Tampak bahwa pada masa itu pemegang kekuasaan negara/pemerintah cukup tangguh mengendalikan kehidupan politik supaya terdapat keleluasaan bagi proses pembangunan bidang kehidupan lainnya. politikus. Tujuan dan target mereka biasanya bagaimana agar keputusan politik berupa undangundang atau kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah lebih menguntungkan kelompoknya (sekurangkurangnya tidak merugikan). yang kemudian memperkenalkan mereka pada peran-peran khusus dalam sistem politik. Dengan asumsi demi stabilitas politik. dan sebagainya dapat memainkan peran penting terhadap penyampaian informasi serta pembentukan/mengubah pendapat umum dan sikap politik publik. Bagi actor-aktor politik itu sendiri. Namun pasca Orde Baru (tahun 1998) yang disebut dengan era reformasi. Media komunikasi politik (political communication media) Media komunikasi politik merupakan salah satu instrument politik yang dapat berfungsi untuk menyampaikan informasi dan persuasi mengenai politik baik dari pemerintah kepada masyarakat maupun sebaliknya. 54 . dan sebagainya. disiplin partai baik dalam parlemen maupun kabinet relatif lebih ketat dan hal ini merupakan kendala tersendiri terutama untuk mendukung sepenuhnya program-program kelompok-kelompok tertentu. manakala partai politik peranannya tidak bisa lagi diharapkan untuk mengangkat isu sentral yang mereka perjuangkan. Kelompok penekan dapat terhimpun dalam beberapa asosiasi yang mempunyai kepentingan sama. Mereka pada umumnya dapat menjadi kelompok penekan dengan cara mengatur orientasi tujuantujuannya yang secara operasional (melakukan negosiasi) sehingga dapat mempengaruhi kebijaksanaan umum. Yayasan atau Badan hukum lainnya. Di negara berkembang pada umumnya. lembaga swadaya masyarakat. Tokoh Politik (political/figure) Pengangkatan tokoh-tokoh merupakan proses transformasi seleksi terhadap anggota-anggota masyarakat dari berbagai sub-kluktur. Organisasi Lingkungan Kehidupan e. yaitu :  Transformasi dari peranan-peranan non-politis kepada suatusituasi di mana mereka menjadi cukup berbobot memainkan peranan-peranan politik yang bersifat khusus. atau yang mempunyai jarak dengan rezim penguasa. masyarakat berperan aktif dalam menumbuhkan sangkar partisipasi politik “demokratisasi” setelah selama 32 tahun dikekang dengan berbagai instrument politik dan peraturan perundangan. Masyarakat masih dibatasi realita politiknya (terutama masa orde baru) oleh para pemegang kekuasaan negara/pemerintah. keagamaan.

pada umunya elit politik pemerintah dibagi dalam kekuasaan eksekutif (pelaksana undang-undang). tetapi sangat penting dalam menentukan cara bekerjanya sistem politik. 55 . Kehidupan politik pemerintah bersifat kompleks karena akan bersinggungan dengan lembagalembaga negara yang ada. Menurut Lester G. kelompok-kelompok kepentingan serta derajat politisasi dan partisipasi masyarakat. terlebih dahulu perlu dipahami fungsi dari sistem politik tersebut. yakni : a. Amandemen pertama disahkan (19 Oktober 1999). proses pengangkatan tokoh-tokoh politik akan berkaitan dengan beberapa aspek . Sosial Politik . Reformasi di bidang politik dan hukum ketatanegaraan. pendidikan. walaupun mereka telah cukup mampu untuk mengemban tugas seperti itu. ketiga (10 November 2001). C. pengangkatan tokoh-tokoh politik dilakukan melalui pemilihan umum. dan yudikatif (yang mengadili pelanggaran undang-undang). dan yudisial tertentu. b. Era reformasi disebut juga sebagai “Era kebangkitan Demokrasi”. Dalam perkembangan ketatanegaraan modern. Di dalam benak masyarakat sering timbul pertanyaan apakah pengangkatan tokoh-tokoh politik akan pengaruh besar terhadap pembangunan dan perubahan? Pada umumnya pengangkatan tokoh-tokoh politik akan memberikan angin segar dalam memaprkan beberapa komponen perubahan dalam segala untuk dan menifestasinya. menjadi anggota organisasi. Amandemen UUD 1945 tersebut telah mengubah struktur suprapolitik di Indonesia. fungsi. Untuk terciptanya dan mantapnya kondisi politik negara. Terdapat tiga fungsi politik yang tidak secaralangsung ter. Rakyat. baik secara berkelompok berupa partai politik atau organisasi kemasyarakatan. Pengangkatan dan penugasan untuk menjalankan tugas-tugas politik yang selama ini belum pernah mereka kerjakan. atau melatih rakyat untuk menjalankan peranan-pranan politik. Rekrutmen politik . mencalonkan diri untuk jabatan tertentu. Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara 1. Di negara-negara demokrasi pada umunya. Representativitasi elit politik d. dan wewenang/kekuasaan antara lembaga yang satu dengan yang lainnya. dan ujian.ibat dalam pembuatan dan pelaksanaan pemerintahan. Suprastruktur Politik Suprastruktur politik (elit pemerintah) merupakan mesin politik resmi di suatu negara sebagai penggerak politik formal. dengan sistem pembagian kekuasaaan atau pemisahan kekuasaan. Pengangkatan tokoh-tokoh politik akan berakibat terjadinya pergeseran di sector infrastruktur politik. Ketiga fungsi itu adalah : a. 2. dan keempat (10 Agustus 2002). Suasana ini pada umumnya dapat diketahui di dalam konstitusi atau Undang-Undang Dasar dan peraturan perundang-undangan suatu negara. Suprastruktur politik di negara Indonesia sejak bergulirnya gerakan reformasi tahun 1998 sampai dengan tahun 2006 telah membawa perubahan besar di dalam sistem politik dan ketatanegaraan Republik Indonesia. Seligman. bagian-bagian dari penduduk. Pendekatan Sistem Politik Negara Untuk mengetahui adanya perbedaan sistem politik di berbagai negara. Rekrutmen merupakan fungsi penyeleksian rakyat untuk kegiatan politik dan masa jabatan pemerintahan melalui penampilan dalam media komunikasi. Setiap sistem politik memiliki fungsi pengembangan dan memperkuat sikap-siakp politik dikalangan penduduk umum. Hal ini akan berbeda jika dilaksanakan di negara-negara totaliter. Masalah kekuasaan c. maupun secara individual dapat ikut berpartisipasi dalam pemerintahan melalui wakil-wakilnya. yaitu dilaksanakannya amandemen UndangUndang Dasar 1945 selama 4 (empat kali) dari tahun 1999-2002. organisasi. Hubungan antara pengangkatan tokoh-tokoh politik dengan perubahan politik. Proses pengangkatan itu melibatkan baik persyaratan status maupun penyerahan posisi khusus pada mereka. Leditimasi elit politik b. diktator atau otoriter. administrative. suprastruktur politik harus memperoleh dukungan dari infrastruktur politik yang mantap pula. kedua ( 18 Agustus 2000). asosiasi-asosiasi. legislative (pembuat undang-undang).

Masyarakat Pendekatan Filsafat Dalam pendekatan ini dibicarakan tentang filsafat yang menjadi way of life dari masyarakat atau bangsa itu. seperti ratu atau raja. dengan cepat menyesuaikan diri menjadi masyarakt industry modern. Pendekatan Konstitusi Didalam pendekatan ini. a. Perbedaan-perbedaan sistem sosial akan mempengaruhi terhadap sistem politik uatu negara. 2 Kondisi Sosiologis Kondisi masyarakat Inggris yang semula agraris feodal. 4 Kondisi Psiko-Sosial/Kejiwaan Mayoritas masyarakat Inggris sangat menghormati Masyarakat simbol-simbol kekuasaan negara. suatu sistem politik dilihat dan dipelajari dari ideology bangsa/negara yang berlaku didalam negara itu. Ada tiga factor yang mempengaruhi pendekatan ini. mulai mengubah bentuk ekonominya dari ekonominya pertanian dan kerajinan tangan menjadi masyarakat industri modern. 2 Pendekatan Sosiologis 3 4 5 6 7 Pendekatan Kultural/Budaya Pendekatan Psikologi Dalam pendekatan dilihat dari sikap-sikap masyarakat yang akan Sosial/Kejiwaan berpengaruh terhadap sikap-skap politik. Perbedaan Sistem Politik Memahami perbedaan sitem politik yang ada pada setiap negara bukanlah sesuatu yang mudah. yakni masa silam (the past). Setiap negara memiliki sistem politik yang berbeda-beda. dan lain-lain. 56 . Perlu wajtu untuk mengadakan studi mendalam tentang apa dan bagaimana suatu negara dijalankan dengan sistem politik yang dianutnya. Pendekatan ini dilihat daripendidikan dan budaya masyarakatnya. 5 Pedoman Filsafat Masyarakat Inggris akan sangat mendukung rezim yang berkuasa. masa sekarang (the present). 6 Paham atau Ideologi yang Penerapan Ideologi negara Inggris yang juga pada Diterapkan umunya dianut oleh negara-negara Erofa (Barat) adalah ideology liberal. Sistem politik negara Inggris No Faktor Yang Mempengaruhi Uraian/Keterangan 1 Latar Belakang Sejarah Masyarakat Inggris sejak abad 19. Mereka dikenal sebagai masyarakat yang disiplin dan taat pada aturan. Komunikasi politik merupakan jalan mengalirnya informasi melalui masyarkat dan melalui berbagai struktur yang ada dalam sistem politik. Dan jika dilanggar maka akan menghadapi perlawanan. lembaga pemerintah. Pendekatan Ideologi Didalam pendekatab ini. Komunikasi politik. dan masa yang akan dating (the future) Untuk mempelajari sistem politik suatu negara perlu mempelajari sistem sosial/sistem kemasyarakatan yang ada di suatu negara. suatu sistem politik ilihat dari konstitusi dan Hukum dan undang-undang serta hukum yang berlaku dedalam negara itu. Oleh sebab itu. 2.c. mana kala para penguasa juga mentaati undang-undang politik asasi. 3 Kondisi Kultural/Budaya Sebagian masyarakat Inggris memiliki tingkat pendidikan dan kesejahteraan yang baik. dalam mmpelajari proses politik suatu negara diperlukan beberapa pendekatan sebagao berikut : No 1 Pendekatan Pendekatan Sejarah Uraian/Keterangan Sistem politik dipelajari dari sejarah bangsa.

Sistem politik negara Republik Rakyat Cina (RRC) Faktor Yang Mempengaruhi Uraian/Keterangan Latar Belakang Sejarah Proses kehidupan sistem politik di China merupakan produk revolusi antara tahun 1911 s. Masyarakat Indonesia yang multibangsa. berbeda-beda suku. Revolusi ketiga ( 1949 ) menjadikan partai Komunis China (PKC) sebagai penguasa dan membentuk pemerintah komunis sampai dengan sekarang. para pegawai negeri senior. pemegang peran politik pusat digolongkan dalam 3 (tiga) bagian. telah dijadikan sebagai dasar dan motivasi dalam segala sikap. No 1 . ras dan antar golongan. pengalaman/senioritas sangat dihargai. dan bala tentara Jepang selama lk. Semangat menjenjeng tinggi persatuan dan kesatuan.5 tahun untuk mewujudkan Proklamasi Kemerdekaan yang akhirnya terwujud pada tanggal 17 Agustus 1945. serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara telah tertanam di dada setiap warga negara . 3. Para pemegang peranan politik pusat. Kondisi PsikoBangsa sebelum menjadikan Pancasila sebagai dasar negara selalu dapat Sosial/Kejiwaan dipecah belah oleh bangsa lain. b. 1949. Sedangkan perdana menteri dapat memastikan bahwa setiap usul yang diajukan oleh pemerintahnya akan diputuskan dalam parlemen tepat pada waktu yang telah ditetapkan. Hal ini menyebabkan negara pernah Masyarakat mengalami penjajahan dari Kolonial Belanda maupun Jepang. 6. Revolusi pertama ( 1911 ) menggantikan sistem kerajaan yang telah bertahan berabad – abad. 3. 5. agama. dan terpusat. sangat merasakan penderitaan dan keterbelakangan dalam berbagai bidang kehidupan. yaitu : para menteri kabinet. karena cara kerjanya diawasi oleh kabinet. Dalam struktur politik pemerintah Inggris. Paham atau Ideologi yang Ideologi Indonesia yang berdasarkan Pancasila (Sumber dari segala diterapkan sumber hukum) Pedoman Konstitusi dan Berdasarkan konstitusi UUD 1945 ( amandemen) Hukum c.d. Revolusi kedua ( 1928 ) membentuk pemerintah pusat yang baru di bawah Kuomintang dngan dominasi satu partai yang lebih bersemangat. 350 tahun. Pedoman Filsafat Pancasila dalam sistem politik Indonesia. Peranan parlemen dalam merumuskan kebijakan pemerintah dibatasi. 57 No 1. Sistem politik negara Republik Indonesia Faktor Yang Uraian/Keterangan Mempengaruhi Latar Belakang Sejarah Terjadinya Negara Konstitusi Republik Indonesia telah melalui perjalanan politik yang panjang. Kondisi Kultural/Budaya Negara Kesatuan Republik Indonesia dibangun atas dasar sendi-sendi multicultural. 7. Penyelenggaraan pemerintah dilaksanakan oleh kabinet (perdana menteri dan dewan menteri) serta parlemen yang terdiri dari Majelis Rendah dan Majeis Tinggi. Kondisi Sosiologis Kondisi bangsa Indonesia yang pernah mengalami penjajahan. ras dan antar golongan telah dipersatukan dalam kesatuan politik dngan semboyan Bhineka Tunggal Ika. terorganisir. 4.7 Pedoman Konstitusi dan Hukum Kekuasaan pemerintah Inggris lebih banyak dibatasi oleh konvensi (hukum tidak tertulis) dari pada hukum formal. Bangsa Indonesia harus menghadapi Kolonial Belanda selama lk. tingkah laku dan perbuatan dalam hidup. dan para pegawai tidak tetap lainnya. 2. agama. dan disetujui dalam bentuk yang dikehendaki oleh parlemen.

dan orang – orang Cina perantauan. Pemerintah berkepentingan dengan pendidikan . lembaga – lembaga sosial yang domunan adalah keluarga. Mereka juga bangga telah memiliki kekayaan budaya yang tinggi negara China yang telah diwariskan oleh para pendahulunya. Sifat – sifat seperti antusiasme. Sistem komunis timbul secara langsung dari periode revolusioner yang bukan diciptakan oleh kaum komunis. Sedangkan Mahkamah Rakyat Tertinggi dan Kejaksaaan Rakyat Tertinggi. setiap individu harus menyesuaikan tidakan – tindakan mereka demi pemeliharaan dan kemakmuran unit itu. Melalui pendidikan. dan mengesahkan tindakan – tindakan pimpinan pusat yang melambangkan dukunganrakyat. dan Kepala – kepala dari semua kementrian dan komisi. pada tingkat apapun. Negara China yang memiliki wilayah dan penduduk terbesar di dunia. Namun dewasa ini. angkatan bersenjata. Pemerintah menyadari bahwa beban penduduk yang besar dengan corak agraris.2 Kondisi Sosiologis 3 Kondisi Kultural/Budaya 4 Kondisi PsikoSosial/Kejiwaan Masyarakat 5 Pedoman Filsafat 6 Paham atau Ideologi yang Diterapkan 7 Pedoman Konstitusi dan Hukum Pada masyarakat China tradisional. mendukung. sebelum Partai Komunis China berkuasa selalu dilanda perang saudara. dan usaha bersama mendapatkan nilai yang tinggi. dengan kepercayaan diri yang tinggi telah mampu berada dalam suatu posisi menguasai pengaruh atas suatu ilayah yang sangat luas dan penting. kepahlawanan. Antiimperialisme merupakan unsure paling kuat dalam pembentukan ideology komunis. Kesetiaan harus diarahkan pada kepentingan kolektif dan bukan pada ikatan – ikatan pribadi. berdasarkan konstitusi merupakan organ – organ pengadilan yang menyelidiki masalah – masalah dan memberikan putusan 58 . organ adminsitratif utama dalam struktur politik negara adalah Dewan Negara yang terdiri dari Perdana Menteri. pengorbanan. selain KRN. Berdasarkan konstitusi tahun 1954. karena dapat mempermudah melakukan mekanisme kontrol dalam mengendalikan warga negara yang mencapai usia sekolah. adalah lebih tinggi daripada tuntutan unsure – unsure dalam masyarakat. Revolusi Cina telah berlangsung selama berpuluh – puluh tahun sebelum partai komunis menjadi kekuatan yang besar dalam politik Cina dan mulai menguasai pemerintahannya. KRN merupakan badan perwakilan yang terdiri dari wakil – wakil yang dipilih oleh kongres tingkat provinsi. Wewenang kekuasaan politik. Tidak dapat disangkal bahwa Uni Soviet mempunyai pengaruh kuat melalui penyebaran Marxisme dan Leninisme. Hal ini menyebabkan negara menjadi lemah dan banyak mengalami penyerbuan bangsa asing. Mereka memiliki keyakinan bahwa mobilisasi dan perjuangan adalah inti dari politik. Wakil – wakil Perdana Menteri. Asas percaya diri sendiri mempunyai implikasi nasional maupun internasional. mereka merupakan pusat kekuasaan negara yang sesungguhnya. Pemerintah China sejak tahun 1949 telah mengupayakan pendidikan sebagai salah satu alat yang paling efektif untuk mengubah sikap politik orang – orang China. Mereka mengakui wewenang kekuasaan para pemimpinnya atas tingkah laku sosial mereka. masyarakat ikut menanggung beban sosialisasi dan menciptkan masyarakat yang melek huruf sebagai syarat pendidikan politik dan keterlibata politik. perlu kerja keras dalam memajukan warga negaranya. organ wewenang negara tertinggi dan pemegang wewenang legislative satu – satunya dalam sistem politik negara adalah “ Kongres Rakyat Nasional” (KRN). Mayoritas masyarakat Cina memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi. KRN merupakan forum proses politik untuk mempelajari.

contoh pemimpinmya biasanya sultan. Beberapa model-model sistem politik ditinjau dari sudut historis dan perkembangan sistem politik. Inggris. Kejaksaan mempunyai kekuasaan yang bebas. termasuk sistem kpartaian yang digunakan. 4. Sistem satu Partai ( One Party Sistem ) Suatu negara yang menerapkan sistem ini hanya terdapat stu partai saja yang berkuasa dalam negara itu bersifat dictator. ikatan suku bangsa atau agama yang terwujud dalam diri seorang pemimpin yang dominan ( Otokrat ). raja atau kaisar yang dijadikan identitas bersama dalam sistem ini. Sistem politik Otokrasi Tradisional Sistem politik menekankan pada nilai-nilai moral dari kebutuhan materil. dimulai Otokrasi Tradisisonal ke Totaliter dan sampai ke Demokrasi (Ramlan Surbakti) 1. penuntutan. menekankan kekerabatan dari pada individualisme. 2. Erofa Timur. terutama inegara-negara liberal. didasarkan pada hasil pemilu. Sistem Multi Partai ( Multy Party Sistem ) 59 . b. kelompok sosial modern seperti kelompok kepentingan. Model-model Sistem politik Setiap Negara mempunyai sistem politik yang berbeda-beda antara Negara satu dengan yang lainnya. seperti kaum bangsawan. nuta huruf. Fungsi partai dalam sistm kepartaian ini sebagai pembimbing dan penggerak masyarakat serta menekan perpaduan anatara kepentingan partai dengan kepentingan rakyat. termasuk penyelidikan. Dalam sistem ini partai yang kalah dalam pemilu berperan sebagai pengecam utama terhadapa kebijakan partai yang duduk dalam pemerintahan. hal ini dipengaruhi oleh sejarah. individu dan pemerintah. 3. partai politik medi massa belum berkembang. Sistem Politik Demokrasi Sistem ini sistem politik yang menghendaki keseimbangan antara konflik dan konsessus artinya demokrasi yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. Kekuasaanya lebih bersifat pribadi. c. tuan tanah & alim ulama. Sistem Dua Partai ( Two Party Sistem ) Suatu negara yangmenerapkan sistem ini terdapat dua partai atau beberapa partai tetapi peranan dominan tetap pada dua partai yaitu partai yang berkuasa ( karena menang dalam pemilu ) dan partai oposisi ( karenakalah dalam pemilu ).pengadilan. Sistem Kepartaian Dunia Masing-masing negara mempunyai sistem politik yang berbeda-beda. kelompok dan pemerintah selama tidak menganggu sistem. lingkungan dan atau kultur serta Ideologi yang digunakan oleh negara tersebut. Kedudukan partai yang berkuasa sewaktu-waktu dapat berpimdah tangan. terikat tradisi dan dikuasai tuan tanah sedangkan tuan tanah sebagai kaki tangan otokrat. Sistem ini sangat cocok diterapkan di masyarakat yang sifatnya homogin. berada di sekitar otokrat tersebut. 3. Sistem politik Totaliter Sistem ini sangat menekankan konsessus total di dalam masyarakat dan menimbulkan konflik di dalam maupun di luar negeri. dan pengawasan secara umum terhadap semua organ negara. menekanakan ikatan primordial seperti ikatan keturunan. para petani tidak ikut kegiatan politik karena mskin. Sistem ini terdapat dalam Sistem Politik Komunisme dan Sistem politik Fasisme. Sistem kpartaian yang ada di dunia ini terdapat tiga macam sistem yaitu : a. RRC serta Korea Utara atau dinegara-negara komunis. sedangkan partai yang menang dalam pemilu duduk dalam pemerintahan. Kewenangan otokrat bersumber dan berdasarkan tradisi atau warisan orang tuanya yang mungkin pernah memegang otokrat atau kerabat otokrat. termasuk pengadilan – pengadilan. Namun untuk mencapai itu semua bukan hanya dengan Indoktrinasi Ideologi tetapi juga dengan cara paksaan yang luas dan mendalam. Negara yang menerapkan sistem ini adalah Amerika serikat. Negarayang menerapkan sistem ini adalah beberapa negara Afrika. persaingan dan pertentangan diantara individu dan kelompok.

d. Agama. c. b. Sehingga hal ini dinyatakan dalam UUD 1945. Periode Demokrasi Terpimpin ( 1959-1966 ) Pada periode ini dinamika politik negara Indonesia dapat dilihat berdasarkan aktifitas politik kenegaraan sebagai berikut : a. Periode Demokrasi liberal ( 1945-1959 ) Pada periode ini dinamika politik negara Indonesia dapat dilihat berdasarkan aktifitas politik kenegaraan sebagai berikut: a. Indonesia dll. Keluarnya dekrit presiden 5 juli 1959 telah mengakhiri sistem politik liberal yang kemudian berganti dengan sistem demokrasi terpimpin dan brlakunya kembali UUD 1945. b.Suatu ngara yang menerapkan sistem ini terdapat banyak partai politik yang diperbolehkan hdup dan berkembang. Dengan dikeluarkannya maklumat wakil presiden No. Masing-masing partai politik mempunyai asas yang berbeda-beda. Kaum muda menghendaki agar sistem pemrintahan yang akan dibentuk adalah sistem parlementer bukan presidensial. Negara yang menerapkan sistem ini antara lain Perancis. Pemerintahan yang ada hanya untuk memberikan kesan kepada dunia internasional bahwa negara ini adalah negara demokrasi yang bukan boneka jepang. Biasanya didalam sistem ini susah itemukan adanya suatu partai yang memperolh suara terbanyak. X tahun 1945 yang menyatakan bahwa Komite Nasional Pusat sebelum terbentuk MPR dan DPR diserahi kekuasaan legislative dan ikut menetapkan GBHN. gagasan Demokrasi dalam kehidupan politik mendapat tempat yang sangat menonjol. 5. yaitu parlementer. Nederland. Jika musyawarah mufakat tidak dapat tercapai maka keoutusan tentang masalah yang dimusyawarahkan tersebut diserahkan kepada presiden untuk diambil keputusan. DPR. sebaliknya presiden sebagai kepala eksekutif menjadi sangat kuat. Sistem ini biasanya diterapkan dalam masyarakat yang bersifat majemuk (heterogin). Adanya keinginan untuk menghalau kegiatan politik Subardjo untuk menjadi partai persatuan nasional sebagai partai tunggal. Demokrasi terpimpin mengandung ketentuan tentang mekanisme pengambilan keputusan dengan muayawarah dan mufakat. Beberapa alasan yang dikemukakan antara lain : a. c. Dekrit presiden selain didukung oleh anggota Angkatan Darat dan MA. Belgia. Demikian juga dengan sistem pemerintahan yang dibentuknya juga pemerintahan kualisi. Secara umum dinamika politik Indonesia dapat di bagi dalam empat periode 1. c. Filipina. dan DPA sebelum lembaga-lembaga tersebut terbentuk sebagai mana mestinya. Penyimpangan ideology yaitu konsepsi pancasila berubah menjadi konsepsi NASAKOM ( Nasionalis. timbul usaha-usaha untuk membangun corak pemerintahan yang lebih demokratis. Pilar-pilar demokrasi dan kehidupan kepartaian serta legislatif menjadi sanngat lemah. Untuk menghindari kekuasaan presiden yang terpusat. Dinamika Politik Indonesia Setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaanya padatanggal 17 Agustus 1945. Adanya pandangan bahwa sistem presidensial memungkinkan dibuatnya produk darurat legislasi. yang berarti negara terlalu kuat dan tidak mencerminkan demokrasi. Adanya ketidak setujuan terhadap peletakan kekuasaan ditangan Soekarno yang pemerintahannya didominasi oleh orang-orang pada zaman pendudukan Jepang menduduki jabatan penting. 2. juga banyak didukung oleh rakyat karena kegagalan dewan konstituante dalam melaksanakan tugasnya yaitu membuat UUD yang baru. Pada awal perjalanan politik di Indonesia presiden diberi kekuasaan sementara untuk kekuasaan MPR. Komunis ) 60 . antara lain : a. oleh karena itu dilakukan kualisi diantara beberapa partai agar suara yang diperoleh dapat menjadi suara terbanyak. Dalam demokrasi terpimpin yang diterapkan pada masa orde lama ini telah banyak terjadi penyimpangan terhadap Pancasila maupun UUD 1945. d. Pada awal kemerdkaan presiden untuk sementara memegang jabatan rangkap dan segera membentuk serta melantik Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) b.

Selama orde baru berkuasa pilar-pilar demokrasi seperti parpol dan lembaga perwakilan rakyat dalam kondisi lemah dan selalu dibayangi kontrol dan penetrasi birokrasi yang kuat. b. Penggabungan ini mengakibatkan merosostnya perolhan suara kedua partai tersebut. Pemerintah orde baru lebih memprioritaskan pembangunan ekonomi dan pada sisilain rezim ini berupaya menciptakan stabilitas politik dan keamanan. e. moral hukum. praktisi. c. Periode Orde Baru ( 1966-1998 ) Tarik menarik kekuatan antara Soekarno. Gelombang demonstrasi yang menyuarakan reformasi begitu deras mengalir dengan dukungan dari berbagai kalangan. Kehidupan pers selalu dibayangi-bayangi oleh percabutan Surat Ijin Usaha Penerbitan Pers (SIUP) 4. Dalam UU tersebut dinyatakan bahwa pengisian 1/3 kursi anggota MPR dan 1/5 kursi anggota DPR dilakukan melalui pengangkatan secara langsung tanpa melalui pemilu. g. Periode Reformasi Akibat langsung yang disarankan oleh masyarakat menjelang runtuhnya orde baru adalah praktek korupsi.Habibie . hal ini selain mengakibatkan terjadinya krisis kepercayaan. 15tahun 1969 tentang pemilu dan susduk MPR/DPR/DPRD.J. Kemudian dibentuklah DPR-GR tanpa melalui pemilu. Upaya untuk membangun stabilitas tersebut dilakukan dengan mengekang hak-hak politik rakyat atau demokrasi. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri dan digantikan oleh wakil presiden B. MPRS melalui ketetaan MPRS No. dosen. pelajar. dan bersihkan cabinet dwi kora dari unsur0unsur PKI. PKI. Pada awal pemerintahan orde baru parpol dan media masa diberi kebebasan untuk melancarkan kritik dan mengingkapkan realita di dalama masyarakat. Pada tahun 1973 pemerintah melaksanakan penggabungan Sembilan partai politik peserta pemilu tahun 1971 kedalam dua parpol yaitu PPP yang menggabungkan partai-partai islam. Namun sejak dinebtuknya format politik baru yang dtuangkan dalam UU No. Soekarno sebagai presiden seumur hidup. PDI yang merupakan gabungan partai nasionalis dan Kristen. SUPERSEMAR tersebut menjadi jalan bagi tampilnya angkatan darat sebagai peran utama dalam politik Indonesia. etika politik. Orde Baru adalah suatu tatanan seluruh peri kehidupan rakyat. dasar-dasar demokrasi dan sendi-sendi agama. 3.III/MPRS/!(^# mengangkat Ir. juga telah menghancurkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan. mengiring masyarkat Indonesia kearah otoritarian. pelajar dan ormas-ormas yang hidup dalam tekanan selama erademokrasi terpimpin sehingga melahirkan tuntutan rakyat ( TRI TURA ) yaitu : Bubarkan PKI. dan angkatan darat akhirnya menangkan oleh angkatan darat. Kemenangan Golkar pada pemilu tahun 1971 mengurai oposisi terhadap pemerintah dikalangan sipil. Turunkan Harga/perbaikan ekonomi. khusus dibidang politik krisis kepercayaan tersebut diserpon oleh masyarakat melalui kelompok penekan (Pressure group) dengan mengadakan berbagai macam unjuk rasa/demonstrasi yang dipelopori oleh mahasiswa. bangsa dan negara yang diletakan kembali kepada kemurnian Pancasila dan UUD 1945. Soeharto mendapat mandate dari Soekarno untuk memulihkan keamanan melalui surat perintah 11Maret 1966 ( SUPERSEMAR ) yang antara lain berisi “pelimphan kekuasaan kepadasoeharto untuk mengambil segala tindakan yang diperlukan untuk menjamin keamanan dan stailitas pemerintahan serta kelamatan pribadi presiden. Lembaga eksekutif sangat kuat sehingga partisipasi politik dari kekuatan-kekuatan diluar birokrasi sangat lemah. LSM. karena Golkar sangat dominan sementara partai lain dibawah pengawasan pemerintah. Selamjutnya pemerintah Soeharto yang tampil menggantikan Soekarno sejak 1967 menamakan dirinya pemerintahan orde baru ( ORBA ). Terjadinya krisis politik yang luar biasa yaitu banyaknya demonstrasi oleh mahasiswa. f. Pada tahun 1960 DPR hasil pemilu tahun 1955 dibubarkan oleh presiden karena RAPBN yang diajukan pemerintah tidak disetujui DPR.b. d. c. dan politisi. kolusi dan nepotisme yang semakin marak dalam berbagai bidang kehidupan. 61 . Dinamika politik pada masa ini dapat dilihat berdasarkan aktifitas politik kenegaraan sebagai berikut : a.

6. tetapi tidak menerima sepenuhnya perubahan apalagi perubahan yang serba cepat seperti kelompok radial. Masyarakat politik adalah masyarakat yang sadar berpolitik atau masyarakat yang keikutsertaan hidup bernegara menjadi penting dalam kehidupannya sebagai warga negara. Perilaku politik warga negara pada umumnya terhadap dua hal yaitu: 1). Kemandirian dan kompetitif 62 . terutama hak pilih aktif. Budaya politik. Sedangkan orang yang tidak puas dengan kenyataan yang ada memiliki sikap politik yang negatif terhadap apa saja yang dilakukan oleh pemerintah. menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. Perilaku politik. pemogokan masal. Perasaan puas atau tidak puas dengan kenyataan yang ada 2). Misalnya untuk mengejar kepentingan dibidang politik akan terbentuk masyarakat politik. tugas-tugas negara akan banyak yang terbengkelai. Kelompok penekan Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat dalam berpolitik antara lain menjadi anggota partai politik. bersifat berlawanan dengan kebijakan pemerintah yang sah. Ciri-ciri masyarakat politik adalah: 1). dan sosial yang baik. atau c) Adanya yang suka diam tanpa memberikan reaksi apa-apa. Perilaku yang mengnginkan atau menolak perubahan Orang yang sudah puas dengan kenyataan yang ada umumnya memiliki sikap perilaku politik yang positif terhadap pemerintah. 4). Orang yang bersifat radial biasanya tidak mengenal kompromi yang tidak mengindahkan orang lain serta cenderung maunya menang sendiri. tindak kekerasan terhadap harta benda dan fasilitas umm. 3) Status Quo Adalah sikap perilaku politik dari warga negara yang sudah puas dengan keadaan yang ada/berlaku dan keadaan tersebut berusaha tetap dipertahankan. Bagi bangsa Indonesia yang memiliki pandangan hidup pancasila semestinya kita dalam berpolitik sesuai dengan budaya dan nilai-nilai pancasila antara lain: 1. 6) Reaksioner Adalah sikap perilaku politik masyarakat yang bersifat menentang kemajuan atau perubahan. sehingga tanpa dukungan positif dari seluruh warga negara atau masyarakat. inovatif dan konstruktif 3. Kelompok kepentingan. Bersifat kritis terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dengan bersikap: a) Menerima sebagai apa adanya. Dengan sadar dan sukarela menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. 2) Moderat Adalah sikap perilaku politik masyarakat yang telah cukup puas dengan keadaan dan bersedia maju. maka sikap perilaku politiknya antara lain : 1) Radikal Adalah sikap perilaku warga negara tidak puas terhadap keadaan yang ada serta menginginkan perubahan yang cepat dan mendasar. 3). Berdasarkan dua penggolongan sikap perilaku yang ada tersebut. 5) Liberal Adalah sikap perilaku politik masyarakat yang berpikir bebas dan ingin maju terus dengan perubahan progresif dan cepat. Memiliki komitmen kuat terhadap partai politik yang menjadi pilihannya. Menghargai perbedaan dan kemajemukan serta keanekaragaman 2. Dengan demikian timbullah kelompok-kelompok masyarakat yang didasarkan pada kepentingan-kepentingan tertentu. 3). 4) Konservatif Adalah sikap perilaku politik masyarakat yang sudah puas dengan keadaan yang sudah ada dan cenderung bertahan dari perubahan (perubahan tahap demi tahap). dan 4).Biasanya dilakukan dengan konfrontasi. maupun aktif dalam kegiatan organisasi-organisasi kemasyarakatan. protes keras. 2). Kritis. 2). Mereka harus disadarkan bahwa demokrasi bukan hanya kompetisi bebas dengan menggunakan partai-partai untuk merebut jabatan pemerintahan. Adapun bentuk-bentuk aktifitas yang dapat dilakukan oleh warga negara sebagai masyarakat politik antara lain: 1). Peran Serta dalam Sistem Politik di Indonesia Manusia memiliki naluri untuk hidup berkawan dan hidup bersama dengan sesamanyaatau bertentangan satu sama lain. ekonomi. b) Menolak dengan alasan tertentu. tindak kekerasan terhadap manusia dan sebagainya. Perubahan yang diinginkan berdasarkan hukum atau kekuatan legal untuk mencapai tujuan. Tugas negara bersifat menyeluruh dan kompleks. Dalam penyelesaian suatu masalah lebih suka dilakukan melalui dialog atau musyawarah. Masyarakat politik yang berdiri dari elit politik dan massa politik serta menjadi peserta rutin dalam kompetisi politik harus dibangun sebagai komponen masyarakat yang mempunyai etika politik dalam demokrasi yang baik. tetapi demokrasi juga harus menghormati harkat dan martabat hidup manusia dan membangun masyarakat politik.

dan lain-lain. 63 .4. 8. 9. 5. 6. 7. Mau menerima hasil pemilu dengan lapang dada. Dalam menyalurkan aspirasi sesuai dengan peraturan yang ada b. Ikut mengsukseskan pemilu c. Komitmen yang kuat dan tanggung jawab atas pilihannya Santun dan anti kekerasan serta mampu mengendalikan diri Lapang dada dan mau kompromi demi kepentingan dan keutuhan bangsa dan negara Terbuka dan toleransi Saling menghargai dan bekerja sama Mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah Beberapa contoh peran serta warga negara dalam sistem politik di Indonesia: a. Selalu menjaga kondisi yang tetap kondusif d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful