BAB III PEMBAHASAN

3.1

Analisis Masalah Dari tahap analisis dapat diketahui dengan jelas masalah-masalah apa saja yang sering muncul, bagaimana cara menyelesaikan masalah atau kendala pada pengaturan dan pembagian bandwidth sampai solusi yang dapat diajukan untuk memecahkan masalah tersebut. Untuk mengurangi dampak ketidak stabilan koneksi internet perlu adanya router dalam jaringan, yang bertugas melakukan pengaturan pemakaian bandwidth dan pembagian bandwidth seefektif mungkin ke seluruh client, jadi setiap user akan mendapatkan jumlah bandwidth yang sama banyak dalam proses browsing ataupun men-download data dari internet, dengan ini di harapkan tidak akan ada lagi user yang mengeluh atas lambatnya koneksi internet bila ada user lain yang sedang men-dowload. Atas dasar tersebut, mengaplikasikan Mikrotik OS sebagai router jaringan yang memiliki feature dan tools yang cukup lengkap baik untuk jaringan kabel maupun jaringan wireless. Bandwidth adalah besar byte penggunaan pada transfer data dalam jaringan. Oleh karena itu diperlukan program yang dapat mengatur alur Bandwidth dari masingmasing komputer yang melewati router tersebut.

25

3.2

Analisis Kebutuhan Non-Fungsional Analisis kebutuhan non-fungsional merupakn analisis yang dibutuhkan

untuk menentukan spesifikasi sistem [8]. Spesifikasi ini juga meliputi elemenelemen atau komponen-komponen apa saja yang dibutuhkan. Kebutuhan nonfungsioanal terbagi mejadi dua analisis, yaitu analisis perangkat keras, perangkat lunak.

3.2.1 Analisis Perangkat Keras Analisis perangkat keras terbagi menjadi dua analisis, yaitu analisis perangkat keras yang ada saat ini dan perangkat keras yang dibutuhkan. Spesifikasi perangkat keras yang ada di PT. Jaring Lawah Cyber adalah : Hardisk dengan kapasitas 80 GB Memory dengan kapasitas 512 MB Monitor SVGA 15” Keyboard dan mouse Processor dengan kecepatan 1,6 GHz Komputer Spesifikasi perangkat keras yang dibutuhkan untuk menjalankan aplikasi mikrotik adalah : Harddisk dengan kapasitas minimal 1 GB Memory dengan kapasitas minimal 64 MB Processor dengan kecepatan minimal 100 MHz NIC (LANCARD) 2 buah

26

e.

Monitor SVGA 15”, 1024 x 768, 0.297mm, 16ms, 450:1, 450 cd/mBlack.

Switch atau Hub Keyboard dan mouse CDROOM Analisis perangkat keras yang digunakan saat ini di PT. Jaring Lawah Cyber sudah memenuhi kebutuhan dalam pengaturan dan pembagian bandwidth dengan menggunakan mikrotik. . 3.2.2 Analisis Perangkat Lunak Analisis perangkat lunak terbagi menjadi dua analisis yaitu analisis perangkat lunak yang ada saat ini dan perangkat lunak yang diibutuhkan. Spesifikasi perangkat lunak saat ini adalah : a. b. Sistem Operasi yang digunakan Windows XP Profesional Aplikasi Microsoft Office 2007

Spesifikasi perangkat lunak yang dibutuhkan untuk membangun aplikasi mikrotik adalah : a. b. Sistem Operasi Windows XP Propesional Mikrotik sebagai software dalam pengaturan dan pembagian bandwidth, dan juga mengatur koneksi ke beberapa personal computer.

27

c.

Winbox sebagai aplikasi untuk mengakses konfigurasi router mikrotik dan fitur manajemen, menggunakan antarmuka pengguna grafis.

Perangkat lunak adalah program komputer yang berfungsi sebagai sarana interaksi antara pengguna dan perangkat keras. Perangkat lunak yang ada pada PT. Jaring Lawah Cyber belum memenuhi kebutuhan dalam pengaturan dan pembagian bandwidth dengan menggunakan mikrotik, dimana hanya terdapat sistem operasi Windows XP Propesional dan aplikasi microsoft office 2007, sedangkan yang dibutuhkan dalam pengaturan dan pembagian bandwidth dengan menggunakan mikrotik itu sendiri adalah dengan adanya mikrotik sebagai software dan winbox sebagai aplikasi.

3.2.3

Analisis Jaringan Perusahaan pada awal pendirian memiliki infrastruktur yang mendukung jaringan komputer yang terkoneksi ke internet dengan koneksi dial up. Sehingga sarana pengiriman data antar divisi masih menggunakan faximile dan fasilitas email gratis. Tentu saja hal ini menjadi batasan perusahaan dalam mengembangkan bisnisnya.

3.2.3.1

Topologi Jaringan Topologi yang digunakan di PT. Jaring Lawah Cyber adalah topologi star. Topologi model ini dirancang, yang mana setiap komputer terkoneksi ke jaringan/workgroup melewati sebuah concentrator (switch) seperti terlihat pada Gambar 3.1.

28

Jaring Lawah Cyber Penjelasan gambar : a. Ruang Direktur. Di ruangan ini terdapat 4 unit komputer dan satu buah switch 8 port untuk menghubungkan semua komputer dan mengkoneksikan ke server.Gambar 3.1 Jaringan di PT. switch 28 port. dalam ruangan ini terdapat CPU server. Keuangan dan Pemasaran. modem. Divisi ISP dan Teknisi. dan Divisi Training (Ruang Kantor). Ruangan ini khusus untuk para staf pekerja PT Jaring Lawah Cyber. b. Semua komputer di ruangan ini terkoneksi ke Internet. Ruang Server Ruangan server berada terletak dibelakang ruang kantor. WAP (wireless access point) 29 . router.

2 Analisis Kebutuhan Jaringan Dibawah ini penjelasan tentang perangkat jaringan yang dibutuhkan setiap spesifikasi komputer yang ada dalam PT. 80GB HDD SATA. 1024 x 768. Tray 1: 250 sheets. 500GB HDD SATA. 1GB DDR2. 3. DVD±RW. Tower Case 30 .3.297mm. 0. 1GB DDR2-667 ECC. 450 A4. GbE NIC. VGA 16MB. 10/100/1000Mbps Gigabit Switch Opteron 1212. Bypass tray: 150 sheets.Sync Master 540N Fuji Xerox – Printer DocuPrint C2100 Ikhtisar Spesifikasi Core 2 Duo E4400.yang tersusun dalam rak server dan sebuah pendingin ruangan / AC (Air Conditioner) untuk menjaga suhu dalam ruangan server tetap stabil. 48x CD-ROM. VGA Intel GMA3000 15".2. 450:1. NIC. Jaring Lawah Cyber yaitu : Item Merek-Tipe Lenovo – ThinkCentre PC A55 AD4 Monitor Load Balacer Samsung . 16ms. 9600 x 600 dpi. Parallel & USB Switch Linksys – SRW2008 Linksys – SRW2024 IBM – System X3105Server 52B 8-port 10/100/1000 Managed Gigabit Switch 24-Port. 25/17 ppm.

2.0.3 konfigurasi IP address IP address Subneting Mask Default Gateway DNS Alternate DNS : 192.193.255.1. ADSL Tabel 3.168.168.100 : 203.0.1 : 55.130.100 : 203.254 : 10.1.130.74 31 .255.74 Gambar 3.0.0 : 192.100.255.2 konfigurasi IP address IP address Subneting Mask Default Gateway DNS Alternate DNS : 92.0 : 192.1 Spesifikasi Komputer dan Jaringan 3.255.3 Konfigurasi Jaringan Gambar 3.168.0.Modem ADSL D-Link – DSL-520T 1-port UTP 10/100Mbps Autosensing.3.3 : 255.193.1 : 10.1.168.

4 : 255.1 : 10.1 : 10.255.0.255.193.100 : 203.193.3 : 255.130.0.255.0.Gambar 3.255.1.130.100.4 konfigurasi IP address IP address Subneting Mask Default Gateway DNS Alternate DNS : 192.1.5 konfigurasi IP address Gambar 3.168.168.168.0.0 : 192.74 : 203.168.74 Alternate DNS 32 .100.100 IP address Subneting Mask Default Gateway DNS : 192.0 : 192.

Mikrotik biasanya sudah diinstalasi pada suatu board tertentu. mulai yang paling sederhana hingga yang sangat canggih. Jaring Lawah Cyber sebelumnya menggunakan linux. Mikrotik dapat digunakan dalam 2 tipe. Mikrotik routerOS adalah sistem operasi dan perangkat 33 . Jaring Lawah Cyber tidak mengalami kesulitan dalam pengaturan dan pembagian bandwidth terhadap client. yaitu dalam bentuk perangkat keras dan perangkat lunak. Dari sekian banyak sistem operasi tersebut yang paling populer dan mulai banyak digunakan adalah mikrotik. Oleh karena itu PT. Jaring Lawah Cyber merubah sistem pengaturan dan pembagian bandwidth dengan menggunakan mikrotik yang sampai saat ini diterapkan oleh PT. Mikrotik mudah digunakan. Setelah menggunakan mikrotik PT. 3.3 Perubahan Sistem Sistem yang digunakan di PT.4 Perancangan Sistem Saat ini sudah banyak sistem operasi yang dapat digunakan sebagai router. Dimana saat menggunakan linux alur data yang tidak dibatasi menyebabkan terjadinya pengaturan dan pembagian bandwidth tidak efektif dan mengalami kepadatan jaringan setiap saat. Jaring Lawah Cyber. Dalam bentuk perangkat keras.3. sedangkan dalam bentuk perangkat lunak. dan sanggat canggih sehingga tidak memerlukan kemampuan teknis yang tinggi. dimana keduanya terpasang secara sinkron agar dapat bekerja dengan baik. sehingga para pemula pun akan mudah untuk menggunakannya.

4. Tekan “a” untuk menginstall semua package.6 Instal Software 5.co. burning Image 3.1 Cara menginstal mikrotik adalah : 1. Biarkan saja porses berjalan. masukkan cd yang telah terisi mikrotik kedalam komputer 4.mikrotik. jika muncul tampilan seperti Gambar 3.iso 2. 34 .7 dibawah ini maka instalasi telah selesai. 6. download ISO nya di http://www.6 dibawah ini : Gambar 3. jawab “n” lalu “y” to continue installation.lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang handal.php?nf=mikrotik-3.4.id/getfile. Setelah itu. Memulai dengan mendownload mikrotiknya. karena instalasi sedang berlangsung. mulai dari formating disk hingga proses selesai instalasi. mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk network dan jaringan wireless. Tunggu hingga pada komputer muncul seperti Gambar 3. Karena konfigurasi Router baru. 7. Kemudian bakar di CD. Lalu tekan “i” untuk memulai proses install. 3.

7 Instal Software 9.7 Login: admin Password: (kosongkan) Sampai langkah ini sudah bisa masuk pada mesin Mikrotik. Untuk keamanan ganti password default [admin@Mikrotik] > password old password: ***** new password: ***** retype new password: ***** [admin@ Mikrotik]] > 35 .9. Login Pada Mikrotik Routers melalui console : MikroTik v2. tinggal ketik admin kemudian tekan tombol enter.Gambar 3. 10. User default adalah admindan tanpa password.

16.1 [admin@becouz] > ip address add address=192.0 interface=ether1 [admin@becouz] > ip address add address=172.1 netmask=255.0. R – running # NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU 0 R ether1 ether 0 0 1500 1 R ether2 ether 0 0 1500 [admin@becouz] > 13. Mengganti nama Mikrotik Router.1 netmask=255.168. D – dynamic.255. Misalkan ether1 akan gunakan untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.0.1 dan ether2 akan gunakan untuk network local kita dengan IP 172.0. Memberikan IP address pada interface Mikrotik.0 interface=ether2 14.11.255. Melihat konfigurasi IP address yang sudah berikan [admin@becouz] >ip address print 36 .255. Melihat interface pada Mikrotik Router [admin@becouz] > interface print Flags: X – disabled. pada langkah ini nama server akan diganti menjadi “becouz” (nama ini sih bebas2 aja mo diganti) [admin@Mikrotik] > system identity set name=becouz [admin@becouz] > 12.16.255.0.168.

0 192.0.168.168. o – ospf # DST-ADDRESS PREFSRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE 0 ADC 172.0/0 r 192.1 ether2 1 ADC 192.254 [admin@becouz] > /ip route add gateway=192. Memberikan default Gateway.16.168. D – dynamic # ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE 0 192.16. Melihat Tabel routing pada Mikrotik Routers [admin@becouz] > ip route print Flags: X – disabled.1 ether1 2 A S 0. C – connect.0/24 172. b – bgp.168.0/26 192.0. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar [admin@becouz] > ping 192.168.0.168.0.168.0.0.0. S – static.0. D – dynamic. r – rip.0. I – invalid. A – active.0.16.255 ether2 [admin@becouz] > 15.63 ether1 1 172.254 192.Flags: X – disabled.0.168.0.168.254 ether1 [admin@becouz] > 17.16.168.16.254 64 byte ping: ttl=64 time 37 .0.0.0.0 172.0.1/24 192. diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah 192.0.254 16.1/24 172.

109.168. 0% packet loss round-trip min/avg/max = 571/571.168.18.com 216.0.0. Setup DNS pada Mikrotik Routers [admin@becouz] remoterequests=no [admin@becouz] remoterequests=no > ip dns set secondary-dns=192.10 allow- 19.135 64 byte ping: ttl=48 time=250 ms 10 packets transmitted. Melihat konfigurasi DNS [admin@becouz] > ip dns print primary-dns: 192.168. misalnya dengan ping nama domain [admin@becouz] > ping yahoo.0/571 ms [admin@becouz] > 38 . Tes untuk akses domain.168.11 allow> ip dns set primary-dns=192.0.112. 10 packets received.0.11 allow-remote-requests: no cache-size: 2048KiB cache-max-ttl: 1w cache-used: 16KiB [admin@becouz] > 20.10 secondary-dns: 192.

0.Jika sudah berhasil reply berarti seting DNS sudah benar. Dan jika berhasil berarti sudah berhasil melakukan instalasi Mikrotik Router sebagai Gateway server. D – dynamic 0 chain=srcnat out-interface=ether1 action=masquerade [admin@becouz] > Setelah langkah ini bisa dilakukan pemeriksaan untuk koneksi dari jaringan local. Melihat konfigurasi Masquerading [admin@becouz]ip firewall nat print Flags: X – disabled. I – invalid. Setelah terkoneksi dengan jaringan Mikrotik dapat dimanage menggunakan WinBox yang bisa di download dari Mikrotik.168.1 dan download WinBox.0. Setup Masquerading.1. Jika Mikrotik akan dipergunakan sebagai gateway server maka agar client computer pada network dapat terkoneksi ke internet perlu dimasquerading. [admin@becouz]> ip firewall nat add action=masquerade outinterface= ether1 chain:srcnat [admin@becouz] > 22. Jika menginginkan client mendapatkan 39 . 21.168. Misal Ip address server mikrotik kita 192. via browser buka http://192.com atau dari server mikrotik.

0. I – invalid # NAME INTERFACE RELAY ADDRESS-POOL LEASE-TIME ADD-ARP 0 X dhcp1 ether2 Tanda X menyatakan bahwa DHCP server belum enable maka perlu dienablekan terlebih dahulu pada langkah 5.16.0.20 2.16.Buat IP address pool /ip pool add name=dhcp-pool ranges=172.0.0/24 gateway=172. Lihat status DHCP server [admin@becouz]> ip dhcp-server print Flags: X – disabled. 40 .16.16.0/24 dan gatewaynya 172.1 /ip dhcp-server network add address=172.16.IP address secara otomatis maka perlu setup dhcp server pada Mikrotik.1 3. Tambahkan DHCP Network dan gatewaynya yang akan didistribusikan ke client Pada contoh ini networknya adalah 172. Tambahkan DHCP Server ( pada contoh ini dhcp diterapkan pada interface ether2 ) /ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool 4.0.0.0.16. Berikut langkah-langkahnya : 1.10-172.

16. lalu klik Simbol Titik Tiga ( browse mikrotik ) pada posisi sebelah kanan Connect To :. Tes Dari client c:\>ping www.2 a.1/24 max-limit=65536/131072 [admin@becouz] queue simple> add name=Komputer02 interface=ether2 target-address=172.2/24 max-limit=65536/131072 3. bisa dengan sistem simple queue ataupun bisa dengan mangle [admin@becouz] queue simple> add name=Komputer01 interface=ether2 target-address=172.8 Instal Winbox 41 .4.yahoo. lalu klik Connect.com untuk bandwith controller. Gambar 3. 6. jika tanda X sudah tidak ada berarti sudah aktif. Jangan Lupa dibuat enable dulu dhcp servernya /ip dhcp-server enable 0 kemudian cek kembali dhcp-server seperti langkah 4. Cara meremote menggunakan winbox adalah : Jalankan program Winbox.5.0.16.0.

Gambar 3. Selanjutnya Pilih router yang diinstal.10 Menu Interface 42 . password kosong. jika telah berjalan dengan benar. maka akan muncul 2 buah interface lancard. username admin. Pilih menu Interface. Gambar 3. default identity nya mikrotik.9 Menu Router c.b.

Gambar 3.11 Menu IP Address e. Setelah itu. kemudian tekan tombol plus + di pojok kirinya.d. pilih menu IP address Gambar 3. Muncul Tampilan seperti di bawah ini.12 Menu Address List 43 .

kemudian pilih sub Menu Routes. maka masukkan IP address 10.10.168. misalnya Ip pada lokal 10.1.168. Gambar 3. 44 . maka IP pada mikrotik : 192.10.10.1/27.1.13 Sub menu routers g.168. missal IP modem 192.f. angka /27 untuk 30 host IP.1. kemudian tekan tombol plus + di pojok kiri nya. dengan cara menekan tombol plus + di pojok kiri yaitu IP dari Modem 192.1.10. kmudian tekan tombol OK. kemudian tambahkan IP address nya Lancard satunya lagi.1.1. Tambahkan Ip addressnya.2/24 dan berinama. Kemudian masukkan IP gateway nya.

langkah selanjutnya adalah mengisi DNS dengan cara pilih menu IP > DNS. 45 .134.155.0. Pilih Setting dan masukkan IP dns.10 (default) yang kedua secondary DNS 202.15 Menu DNS i.1.134.Gambar 3. Gambar 3.14 Route List h. Setelah semua langkah di atas selesai. dengan primary DNS 202.

dimana komunikasi lancard 1 dengan lancard 2 diletakkan disini. Chain = srcnat. Setelah selesai tahap akhir yang harus lakukan. Pilih IP > Firewall > NAT > General terlihat pada Gambar 3. maka jangan sampe kliru. Inti dari setting diatas ada pada tahap ini.16 Menu DNS Settings j. yaitu membuat rule untuk bisa di pergunakan secara lokal. k.17 Menu Firewall l.17 berikut : Gambar 3.Gambar 3. Out interface = Publik (interface tadi yang telah kita beri 46 . Tahap ini sangat penting.

nama publik) kmudian pilih action = masquerade kemudian tekan tombol OK untuk mengakhirinya. kemudian mengetikkan script system reboot. Lakukan restart pada router dengan cara menekan New Terminal .19 Menu Firewall New Terminal 47 .18 Menu Firewall Action m. Gambar 3. Gambar 3. dan tekan Y.

20 Interface Ethernet 48 .3 1. Untuk itu masuk ke sistem MikroTik setelah sebelumnya Login. Langkah-langkah konfigurasi IP Address Gateway Server Karena Gateway MikroTik akan menghubungkan area local dan area public maka pada PC Gateway sudah harus terpasang minimal 2 buah Ethernet Card.4. lalu ketikkan perintah berikut pada prompt : [admin@MikroTik] > interface ethernet print Jika kedua interface terdeteksi maka akan tampil seperti terlihat pada gambar Gambar 3. dalam hal ini Interface Public dan Interface Local. Sebagai langkah awal harus memastikan bahwa kedua interface telah dikenali oleh PC Gateway.3.

Konfigurasi IP Address Client-01.Konfigurasi IP Address untuk kedua Interface Gambar 3. cara yang sama dilakukan pada Client- 02 dan Client-03. Gambar 3.22 Konfigurasi IP Address 49 . yang berbeda.21 Konfigurasi IP Address 2. hanyalah IP Address yang diberikan.

Menentukan Routing Gateway Mikrotik agar bisa terkoneksi ke Internet Untuk melakukan konfigurasi pada Gateway Mikrotik kali ini akan menggunakan Tools bawaan Mikrotik sendiri yang bernama WINBOX.3. jika sudah ada pesan Reply berarti telah terkoneksi dengan baik. Selanjutnya pada client yang menggunakan OS Windows. Cara memperoleh aplikasi winbox yaitu dengan mendownloadnya dari gateway mikrotik via Web. Cara termudah untuk memastikan hal itu adalah dengan melakukan tes PING dari client ke gateway mikrotik. Gambar 3. buka Internet Explorer atau program Web Browser lainnya lalu pada Address ketikkan alamat IP dari gateway Mikrotik. alasan utama menggunakan winbox karena aplikasi tersebut sudah berbasis GUI sehingga lebih mudah dan telah berjalan di atas OS Windows.23 Routing gateway 50 . untuk itu sebelumnya pastikan dulu PC client telah terkoneksi ke gateway mikrotik.

lihat kembali gambar topologi jaringannya sebagai panduan.25 Mengaktifkan NAT 51 . Mengaktifkan NAT pada gateway mikrotik agar setiap client dapat terkoneksi ke internet. lalu buka buka table NAT. Gambar 3. Buka Jendela Firewall.24 Routing gateway 4. Gambar 3.Setting Routing ke Internet Gateway.

26 Mengaktifkan NAT Tampilan tabel NAT seharusnya akan tampak seperti gambar berikut. Ulangi langkah di atas untuk Client-02 dan Client-03.27 Tampilan NAT Pada tahapan ini seharusnya semua Client sudah bisa terkoneksi ke Internet. Gambar 3. Gambar 3.Masukkan IP Address Client dalam aturan NAT agar Client dapat mengakses Internet. 52 .

Karena dengan metode Queue Tree kita akan lebih leluasa dalam menerapkan aturan-aturan dalam pembatasan bandwidth. Langkah pertama kita harus membuat aturan di Firewall pada tabel MANGLE.5. Kita akan menggunakan metode “Queue Tree” untuk membatasi penggunaan bandwidth pada Client. untuk memberikan tanda “mark” pada paket-paket yang masuk dan keluar dari Gateway MikroTik ke masing-masing Client. Membatasi penggunaan bandwidth untuk masing-masing Client tidak ada satupun Client yang akan memonopoli penggunaan bandwidth. Gambar 3.28 Batasan bandwidth 53 . tidak demikian jika kita menggunakan metode “Simple Queue”.

silahkan ikuti langkah-langkah seperti pada gambar. Langkah pertama diawali dengan meng-klik tanda ‘+’ pada Tab Mangle. Address. langkah selajutnya masih merupakan lanjutan dari langkah sebelumnya. New Connection Mark dan New Packet Mark yang nantinya disesuaikan dengan Client-02 dan Client-03.29 Mark Packet Ulangi langkah pembuatan ‘Mark Connection’ dan ‘Mark Packet’ untuk Client-02 dan Client-03. Gambar 3. Hasil akhirnya seperti pada gambar di bawah : 54 . namun kali ini akan membuat ‘Mark Packet’ atau penanda paket. seperti ditunjukkan pada langkah ke-4 pada gambar sebelumnya.Gambar sebelumnya merupakan langkah untuk membuat ‘Mark Connection’ atau penanda koneksi. yang berbeda hanya pada bagian : Src.

30 Mark Packet Konfigurasi ‘Queue Tree’.31 Queue Tree 55 . Pengaturan bandwidth download untuk Client-01 Gambar 3. untuk besar bandwidth download dan upload untuk masing-masing client silahkan lihat kembali gambar topologi jaringan.Gambar 3.

32 Pengaturan Bandwidth Gambar 3.33 Pengaturan Bandwidth 56 . Limit at dan Max Limit. Tampilan akhir pengaturan bandwidth untuk masing-masing Client akan terlihat seperti pada gambar berikut : Gambar 3.Lakukan langkah yang sama untuk mengatur bandwidth download dan upload untuk Client-02 dan Client-03. Bagian yang berbeda hanya pada : Name. Packet Mark.

Menerapkan antrian pada interval-interval waktu yang pasti. 3. port. QoS tidak membatasi. subnet.5 Manajemen bandwidth pada mikrotik[6] Kualitas Pelayanan (QoS) berarti bahwa router harus memprioritaskan dan membentuk lalu lintas jaringan. Berbagi lalu lintas yang tersedia diantara para pengguna secara adil. Membatasi tingkat data untuk alamat-alamat IP tertentu. Menggunakan antrian untuk mempercepat browsing WEB. protokol.3. 4. 3. atau tergantung pada muatan saluran. Dapat merubah nama interface tersebut dengan tujuan untuk memudahkan dalam mengindetifikasi fungsi.6 Menu manajemen bandwidth pada mikrotik a) Menu Interface Menu interface merupakan gerbang trafik keluar atau masuk ke mikrotik. Dalam mengkonfigurasi manajemen 57 . Berikut ini adalah beberapa feature dari mekanisme kontrol bandwidth mikrotik routerOS: 1. Memprioritaskan beberapa arus paket. 5. b) Menu IP Menu IP adalah menu utama dengan berbagai pilihan yang berhubungan dengan konfigurasi Internet Protocol. Secara default mikrotik hanya mengenali interface yang secar fisik memang ada. 2. ini lebih pada penyediaan kualitas.

d) Menu Queues Quality of Service(QoS) berarti router harus melakukan prioritas dan mengatur trafik jaringan. Untuk menjalankan QoS. routes. firewall. QoS tidak hanya sebatas membatasi saja tetapi lebih bertujuan untuk menjaga kualitas. 2. Penggunaan burst untuk meningkatkan kecepatan Web access. global-out. c) Menu Tools Menu ini berisi beberapa submenu tool yang digunakan untuk menguji jaringan maupun merekam kondisi suatu jaringan. protokol.bandwidth sub menu yang sering digunakan yaitu addresses. Kecepatan data berdasar alamat IP. Queue yang dipasang disini akan mengatur trafik sebelum meninggalkan router. port. Global–in merupakan informasi semua trafik yang diterima semua interface router sebelum melelui paket filter. Global-in queuing dieksekusi setelah mangle dan dst-nat. Global-out merupakan informasi semua trafik yang keluar dari interface router. 3. mikrotik mempunyai mekanisme mengatur bandwidth atara lain: 1. Pembagian trafik secara merata ke setiap pengguna. 58 . subnet. dan global-total). Queuing digunakan saat trafik meninggalkan router menuju interfase fisik atau menuju ke interface virtual(global-in. Masingmasing virtual interface tersebut berfungsi sebagai berikut: 1. 2.

Buat address-list “trusted-network” yang berisi alamat IP yang berhak mengakses router dan masuk dalam kategori “Trusted Network”. 59 . SSH. data tidak akan berpengaruh pada paket TCP karena setiap paket yang didrop akan dikirimkan ulang. Dengan firewall diatas maka : 1. Jika queuing dipasang maka akan membatasi total kecepatan pada kedua arah.7 Firewall untuk router mikrotik Untuk mengamankan router mikrotik dari serangan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.3. Web dan winbox dari IP yang telah didefinisikan dalam address-list “trusted-network”. berikut ini langkahlangkah yang harus dilakukan : 1. Selanjutnya buat chain virus agar port-port yang sering dimanfaatkan virus di blok sehingga traffic virus tidak dapat dilewatkan. tetapi perlu diperhatikan jika ada user yang kesulitan mengakses service tertentu apakah port yang dibutuhkan user tersebut terblok oleh firewall. 3. Router hanya dapat diakses service FTP. traffic virus dan excess ping. Global-total merupakan informasi semua trafik yang keluar dan masuk interface router. QoS dapat beroperasi dengan cara drop paket. 2.

Sesuaikan dengan kapasitas bandwidth yang dimiliki. Dibawah ini adalah Gambar 3. 3. 60 .18 Traffict Shapping dengan kapasitas bandwidth 512Kbps download dan 100Kbps upload.7.2.1 User bandwith management di mikrotik User Bandwith Management di mikrotik yang perlu dibuat adalah traffict shaping. Ping Request dibatasi untuk menghindari excess ping. traffict shaping berfungsi untuk mengatur secara keseluruhan trafik dan untuk mengatur keluar masuknya bandwidth dari client request. tetapi perlu diperhatikan jika ada user yang mengakses service tertentu harus dicek pada chain=”virus” apakah port yang dibutuhkan user tersebut terblok oleh firewall atau tidak. 3. Port-port yang sering dimanfaatkan oleh virus di blok oleh router sehingga traffic virus tidak dapat melewati router.

klik tanda + . penentuan bandwidth sesuai dengan kebutuhan. Type downsteam-pcq dan upstreampcq merupakan hasil dari konfigurasi sebelumnya.35 Penentuan bandwidth client pertama Pengaturan diatas adalah pemberian bandwidth untuk donwload dan upload. Gambar 3. masuk winbox. Oleh karena itu disarankan untuk mempelajarinya terlebih dari tutorial yang berhubungan dengan Mangle dan Queue Type. OK. Simple Queue. Dest. Address adalah IP NETWORK LOCAL. selanjutnya menentukan bandwidth yang akan diberikan kepada para Client seperti pada Gambar 3. Setelah menenentukan Traffict Shapping. Jika sudah selesai klik Apply.34 Traffict Shapping Keterangan : Untuk membuat Traffict Shapping liat tanda garis warna merah. Silahkan disesuaikan 61 . interface All.35 Penentuan bandwidth client pertama. klik menu Queue. sesuaikan dengan ip lokal.Gambar 3. kemudian isikan kolom Name : Traffict Shapping.

muncul pesan. Parent klik tanda panah pilih Traffict Shapping (hasil dari settingan Traffict Shapping). klik tanda +. klik Yes saja. contoh di atas adalah client dengan nama SMP 1. silakan sesuaikan dengan nama client. jangan salah memasukkan IP client dan mengklik menu Advanced. ganti IP nya. klim menu Queue.hati-hati jangan ada 62 . Simple Queue. dan bandwidth berapa yang akan diberikan untuk penentuan bandwidth yang ke dua. maka client akan menggunakan bandwidth yang tersedia di Traffict Shapping. Selanjutnya sesuaikan dengan gambar diatas. Gambar 3. Caranya mudah saja. Maka client pertama sudah muncul. kemudian ganti Name dari Client untuk client kedua. jika tidak dimasukkan dalam Queue. oleh karena itu. kemudian isikan Name dengan Nama dari client. cukup double click pengaturan client pertama. kemudian klik menu copy.dengan keinginan client akan tetapi jangan terlalu kecil. sama dengan pengaturan Traffict Shapping.36 Penentuan bandwidth client kedua Demikian seterusnya melakukan hal yang sama untuk client-client berikutnya. klik Apply dan OK. Untuk membuat client ke dua dan seterusnya tidak perlu meng klik tanda + lagi.

HTB memungkinkan membuat antrian menjadi lebih terstruktur. jika tidak mengimplementasikan pada Antrian HTB (baik sederhana maupun Antrian Antrian Pohon). Gambar 3. memiliki Prioritas yang berbeda.2.8 HTB QoS pada Mikrotik Router OS Implementasi QoS (Quality of Services) di Mikrotik banyak bergantung pada sistem HTB (hirarkis Token Bucket).yang terlewati.37 Bentuk akhir semua client 3. di mana masing-masing klien bisa mendapatkan maksimal 200kbps. dan 3. di mana ingin mengalokasikan bandwidth sebesar 400kbps untuk 3 klien. yaitu: 1. dengan melakukan pengelompokan-pengelompokan bertingkat. Mengambil contoh sebuah sistem QoS sederhana. Di antara ketiga klien tersebut. 63 . Ternyata ada beberapa parameter yang tidak bekerja. Jika sudah diatur semua client akan dapat dilihat seperti pada Gambar 3. kecuali untuk IP Administrator sebaiknya tidak dimasukkan kedalam Queue karena dibutuhkan bandwidth cukup untuk kebutuhan Remote Router mikrotiknya. Yang banyak tidak disadari adalah.21.

akan menggunakan antrian pohon.Pemantauan untuk mempermudah dan pembuktian. dengan menentukan parameter: 1. semua prioritas diisi angka yang sama: 8. dan tidak bisa diprediksikan siapa yang akan menang (menggunakan bandwidth secara penuh) dan siapa yang akan kalah (tidak mendapatkan bandwidth yang sesuai). Sedangkan total akumulasi ketiga client melebihinya (600 kbps). 2. Untuk percobaan awal. dan parameter batas tidak diisi. paket-tandai (harus dibuat terlebih dahulu di ip-firewall-ngoyakkan) max-batas (yang merupakan batas kecepatan maksimum). atau dikenal juga dengan Mir (Maksimum Informasi Rate) .38 Ilustrasi konfigurasi Karena alokasi bandwidth yang tersedia hanya 400kbps. 64 . Cara paling mudah untuk melakukan antrian dengan antrian pohon. maka ketiga client akan saling berebut. Gambar berikut ini adalah ilustrasi apa yang akan terjadi dengan Konfigurasi di atas. Gambar 3. orangtua (yang harus diisi dengan keluar-interface). 3.

Seharusnya. Gambar berikut akan mencoba mengimplementasikan nilai batas di client. merupakan parameter di mana suatu client akan mendapatkan bandwidthnya.39 nilai prioritas client Tampak pada gambar di atas. Mencoba untuk memasukkan nilai Prioritas masing-masing client sesuai dengan prioritasnya. dan Q3 adalah client dengan Prioritas terbawah. Gambar 3.40 nilai batas client 65 . kondisi apapun lainnya. Namun ketiga client masih berebutan bandwidth dan tidak terkontrol. selama bandwidthnya memang tersedia. batas-at adalah CIR (Committed Information Rate).Misalkan Q1 adalah client dengan Prioritas tertinggi. Meskipun sekarang sudah memiliki Q1 Prioritas tertinggi. Gambar 3.

42 nilai batas maksimal client 66 .Ternyata Q1 masih tidak mendapatkan bandwidth sesuai dengan batas di (CIR) nya. seharusnya mencukupi masing-masing client sesuai dengan batasnya. karena bandwidth yang tersedia adalah 400kbps. tidak memasukkan nilai maks batas pada orang tua. barulah prioritas pada client akan berjalan. orang tua mengubah parameter menjadi nama orangtua antrian. maka prioritas pada anak pun belum bisa terjaga. dan menempatkan ketiga antrian client sebagai anak dari orang tua. Padahal.41 nilai batas client Tampak pada contoh di atas. Gambar 3. Antrian pada orang tua. dan menghapus semua parameter batas pada semua client. cukup memasukkan keluar antarmuka pada parameter orang tua. Setelah memasang parameter max-batas pada antrian orang tua. Berikutnya menggunakan antrian orang tua. belum akan memasukkan nilai maks batas pada orang tua antrian. dan untuk ketiga anak. Pertama-tama. Gambar 3.

ataupun berapapun prioritasnya. Gambar 3. dan tidak akan terganggu oleh client lainnya.Tampak pada contoh di atas. bisa mendapatkan bandwidth sebesar max limitnya. 67 . perlu memasang batas-nilai pada pada masing-masing client. bisa mendapatkan bandwidth di atas batas. sesuai dengan prioritas masing-masing client. Q1 yang memiliki prioritas tertinggi. Pada contoh di atas. q2 sedangkan yang prioritasnya di antara Q1 dan Q3. mendapatkan bandwidth sebesar pada batasnya. yang memiliki prioritas paling bawah. kita tentu tidak ingin ada client yang sama sekali tidak mendapatkan bandwidth. Q1 dan q2 mendapatkan bandwidth sebesar hamper max limitnya.43 nilai batas client Tampak bahwa Q3. Nilai batas kecepatan saat ini adalah minimal yang akan di dapatkan oleh client. seberapa besarpun client lainnya 'menyedot' bandwith. Untuk itu. akan dibagikan hingga jumlah totalnya mencapai batas max orang tua. Sedangkan Q3 hampir tidak kebagian bandwidth. semua client akan terjamin mendapatkan bandwidth sebesar batasnya. tapi tidak mencapai max batas. Prioritas telah berjalan dengan baik. Memasang nilai sebagai batas 75kbps disemua client. dan jika ada sisa. Namun. pada kondisi sebenarnya.

apabila bandwidth yang tersedia tidak total mencapai batas.45 nilai batas maksimal client 68 . mengenai batas max sebuah client tidak boleh melebihi batas maksimal orang tua. Gambar 3. jumlah batas client di ketiga adalah 600kbps. Gambar 3. Jika hal itu terjadi. seperti contoh di bawah ini. maka client akan kembali dan sistem berebutan prioritas menjadi tidak bekerja.44 nilai batas client Sedangkan. dan hanya akan mendapatkan kecepatan maksimum sebesar batas maksimal induk (max lebih kecil dari batas client). maks Sedangkan nilai batas induk hanyalah 400kbps. maka batas max orang tua akan bocor. maka klien tidak akan pernah mencapai batas maksimal. Namun.Jumlah akumulatif dari pada batas tidaklah boleh melebihi batas maksimal orang tua. Contoh di bawah ini mengasumsikan bahwa kapasitas keseluruhan memang bisa mencapai nilai total batas. Jika hal ini terjadi.

Perhitungan prioritas baru akan dilakukan setelah semua dibatas (baik pada anak maupun antrian sub induk) telah terpenuhi.Jika semua klien memiliki Prioritas yang sama. 5. Jumlah seluruh client pada batas-tidak boleh melebihi batas max-orang tua. Gambar 3. 69 . maka client akan berbagi bandwidth sisa. antrian setiap client memiliki parameter dan pada batas-batas max. parameter prioritas tidak diperhitungkan. prioritas hanya diperhitungkan pada anak antrian. sekitar 130kbps (total 400kbps dibagi 3). 2. maupun sub induk. hanya membutuhkan max batas (tidak membutuhkan parameter batas-at). Untuk semua orangtua. Untuk orang tua dengan tingkat tertinggi. HTB hanya bisa berjalan. 3.46 nilai batas prioritas client Yang perlu diingat mengenai HTB: 1. 6. Tampak pada contoh di bawah ini. apabila aturan antrian klien berada di bawah 1 tingkat setidaknya orangtua. semua client mendapatkan bandwidth yang sama. 4. dan antrian orang tua harus memiliki batas-besaran maks. Max batas setiap client harus lebih kecil atau sama dengan batas max induk.

(1 client dibuatkan aturan antrian 1). pada batasnya adalah 1000 / 50 = 20kbps. Yang perlu diketahui adalah: 1. Dan jumlah seluruh client adalah 70. Jangan lupa untuk menambahkan orang tua dengan batas maksimum sebesar-1000kbps (tidak perlu dibatas). tergantung dengan urutan prioritasnya. dan memasukkan semua antrian client di bawah induk antrian. untuk setiap client. apabila semua client tidak pernah terkoneksi secara bersamaan. Berapa jumlah minimal client yang menggunakan internet pada saat yang bersamaan. 70 . Sebagai contoh. Jumlah ini belum tentu sama dengan jumlah komputer yang ada. Jika untuk terminal tertentu membutuhkan prioritas lebih besar. untuk kasus ini di asumsikan adalah 10 Maka. Berapa jumlah maksimal client yang menggunakan internet pada saat yang bersamaan. 2. untuk kasus ini kita asumsikan adalah 50. dan batas maksimum-nya adalah 1000 / 10 = 100 kbps.Panduan praktis cara perhitungan dan dibatas-batas maksimum diasumsikan bandwidth yang tersedia sebesar 1000kbps. maka bisa menggunakan prioritas yang berbeda-beda. Sebagai contoh.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful