LAPORAN DASAR-DASAR INSTRUMEN DAN PERALATAN PERTANIAN

Acara Tujuan

: Mikroskopis : Mengenal dan Memahami Cara Kerja Mikroskop

Oleh: Andy Latif Wijaya NIM 081510501196

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS JEMBER 2011

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Laboratorium adalah suatu tempat atau ruangan yang dimana mahasiswa, dosen, peneliti dan sebagainya melakukan percobaan. Pada umumnya kegiatan yang dilakukan di dalam laboratorium atau praktikum dalam laboratorium menggunakan peralatan yang ada di dalamnya. Peralatan tersebut digunakan sebagai alat praktikum. Sebelum mulai melakukan praktikum di laboratorium, ada beberapa hal yang harus dilakukan praktikan. Salah satunya praktikan harus mengenal dan memahami cara penggunaan semua peralatan dasar yang biasa digunakan dalam laboratorium. Hal ini perlu dilakukan karena jika tidak mengetahui peralatan dan fungsi dari peralatan tersebut, akan menghambat proses praktikum yang dilakukan di laboraorium. Alat-alat laboratorium biasanya dapat rusak atau bahkan berbahaya jika penggunaannya tidak sesuai dengan prosedur. Di dalam laboraturium terdapat berbagai macam peralatan yang memiliki fungsi fungsi tertentu. Pengenalan alat-alat laboratorium penting dilakukan untuk keselamatan kerja saat melakukan penelitian. Peralatan yang terdapat dalam laboratorium banyak jenisnya. Karena pancaindera manusia memiliki kemampuan daya pisah yang terbatas. Oleh karena itu, banyak masalah mengenai benda atau organisme yang akan di amati hanya dapat diperiksa dengan menggunakan alat bantu. Salah satu alat bantu yang sering digunakan dalam pengamatan, terutama dalam bidang biologi adalah mikroskop. Mikroskop merupakan salah satu alat penting dalam kegiatan praktikum dimana dengan mikroskop dapat melihat benda atau makhluk hidup kecil yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang atau secara umum mikroskop merupakan peralatan yang didesain untuk memperbesar gambaran objek atau specimen yang berukuran kecil. Pada mikroskop terdapat komponen-komponen dengan fungsinya masing-masing. Jika dalam penggunaan mikroskop tidak sesuai dengan prosedur dan fungsi dari masing-masing komponen, maka dapat menyebabkan kerusakan pada mikroskop.

Harus diketahui agar penggunaan mikroskop yang benar harus dimiliki oleh seorang praktikan, oleh karena itu, praktikum tentang pengenalan mikroskop merupakan hal pertama yang harus dilaksanaka. Terdapat berbagai tipe mikroskop yang masing-masing mempunyai tujuan penggunaan tertentu dan dengan bermacam kelengkapan pula. Untuk itu perlu dilakukan pengenalan komponen-komponen dari mikroskop, yaitu dengan menggambar dan spesifikasi dari masing-masing jenis mikroskop tersebut. 1.2 Tujuan 1). Untuk mengetahui macam-macam mikroskop 2). Mengetahui bagian-bagian dan fungsi dari mikroskop.

II. HASIL PRAKTIKUM No No 1 4 Gambar Gambar Jenis Jenis mikroskop Motik B1 mikroskop Nikon SERIES Preparat Preparat Ket. Lain Ket. Lain Gambar preparat (1) Gambar preparat yang untuk mikroskop ini digunakannematoda biji adalah adalah yang tanaman gulma dilihat perbesaran 4 x 10 Gambar preparat (2) adalah jamur Aspergillus sp. pada 2 5 Ernst Leitz XSP-13A Wetzlar 900573 perbesaran 4 x 10 Tanpa gambar Tanpa gambar preparat preparat. Mikroskop memiliki 3 lensa obyektif dengan sumber cahaya berupa pantulan cermin. sinar oleh pada

3

Olympus

Gambar preparat yang digunakan serangga kecil atau kutu adalah berukuran

No 1

Gambar

Nama Alkohol 50 % Xylol

Ket. Lain Mensterilkan mikroskop dan mikroskop

alat

mikroskop baik lensa, preparat bagian-bagian

2

Kumbang

III. PEMBAHASAN Pancaindera manusia memiliki kemampuan daya pisah yang terbatas. Oleh karena itu, banyak masalah mengenai benda atau organisme yang akan di amati hanya dapat diperiksa dengan menggunakan alat bantu. Salah satu alat bantu yang sering digunakan dalam pengamatan, terutama dalam bidang biologi adalah mikroskop. Mikroskop adalah alat yang dapat digunakan untuk melihat suatu benda yang jaraknya dekat dengan ukuran yang sangat kecil (mikron) untuk diperbesar agar dapat dilihat secara detil. Mikroskop memiliki banyak jenis. Sebagai contoh yaitu jenis Motic B1 Series, Ernst Leitz wetzlar, Olympus, Nikon, dan XSP – 13A. Dari masing-masing jenis mikroskop tersebut memiliki bagianbagian. Jenis Motic B1 series memiliki bagian-bagian antara lain: lensa okuler, tabung mikroskop, tombol pengatur fokus kasar, tombol pengatur fokus halus, revolver, lensa objektif, lengan mikroskop, meja preparat, penjepit objek glass, kondensor, diafragma, kaki mikroskop, sumber cahaya(lampu). Sedangkan mikroskop jenis Ernst Leitz wetzlar memiliki bagian-bagian yaitu lensa okuler, tabung mikroskop, tombol pengatur fokus kasar, tombol pengatur fokus halus, revolver, lensa objektif, lengan mikroskop, meja preparat, penjepit objek glass, kondensor, diafragma, kaki mikroskop, cermin. Berbeda dengan jenis yang sebelumnya. Mikroskop Olympus hanya memiliki bagian-bagian yang tidak terlalu banyak karena obyek yang diamati terbatas ukurannya. Bagian-bagian mikroskop ini antara lain: lensa okuler, tabung mikroskop, tombol pengatur fokus kasar, revolver, lensa objektif, lengan mikroskop, kaki mikroskop yang fungsinya sebagai meja preparat, penjepit objek glass. Sama seperti jenis Olympus, mikroskop jenis Nikon juga memiliki bagian yang tidak terlalu banyak, yaitu meliputi: lensa okuler, tabung mikroskop, tombol pengatur fokus kasar, revolver, lensa objektif, lengan mikroskop, kaki mikroskop yang fungsinya sebagai meja preparat, dan travo. Untuk jenis XSP – 13A yang merupakan mikroskop cahaya yang paling banyak digunakan, memiliki bagian-bagian antara lain: lensa okuler, tabung mikroskop, tombol pengatur fokus kasar, tombol pengatur fokus halus,

revolver, lensa objektif, lengan mikroskop, meja preparat, penjepit objek glass, kondensor, diafragma, kaki mikroskop, cermin. Dari berbagai jenis mikroskop tersebut, pada umumnya memiliki kegunaan yang sama yaitu untuk melihat suatu benda yang jaraknya dekat dengan ukuran yang kecil hingga sangat kecil (mikron) untuk diperbesar agar dapat dilihat secara detil. Tujuan mikroskop adalah menghasilkan bayangan dari benda yang dimikroskop lebih besar. Namun jenis mikroskop yang digunakan tergantung dari obyek yang akan diamati karena dari jenis-jenis mikroskop, memiliki perbesaran yang berbeda. Misalnya jika ingin melihat bakteri atau virus, maka dibutuhkan perbesaran yang tinggi. Berbeda dengan jika ingin melihat atau mengamati hama kecil yang dapat nampak oleh mata telanjang, mikroskop yang digunakan memiliki perbesaran yang tidak terlalu tinggi. Namun, walaupun memiliki fungsi yang hampir sama, mikroskop tersebut memiliki perbedaan. Dalam hal bagian-bagian mikroskop, perbedaannya dapat dilihat dalam tabel berikut:
No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 Bagian mikroskop Lensa obyektif Lensa okuler Revolver Pemutar kasar Pemutar halus Meja obyek Diafragma S. Cahaya (lampu) Cermin/reflektor Penjepit Kondensor Kaki mikroskop Lengan mikroskop Tabung mikroskop B1 Series v v v v v v v v v v v v v Jenis Mikroskop Ernst leitz Olympus Nikon wetzlar v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v v XSP - 13A v v v v v v v v v v v v v

Keterangan: v
-

: Ada : tidak ada

Perbedaan dari jenis-jenis mikroskop tersebut juga terdapat pada jumlah lensa okuler. Untuk mikroskop jenis Motic B1 Series, Olympus, Nikon memiliki dua lensa atau disebut binokular, sedangkan XSP – 13A dan Ernst Leitz wetzlar hanya memiliki satu lensa okuler atau disebut monokular. Jenis Motic B1 Series, Ernst Leitz wetzlar, dan XSP – 13A dapat digunakan untuk melihat benda atau organisme yang berukuran mikron karena jenis tersebut memiliki perbesaran yang cukup tinggi. Namun untuk jenis Olympus dan Nikon digunakan untuk mengamati benda atau organisme yang ukurannya kecil tapi masih dapat dilihat mata telanjang. Selain itu perbedaan juga terdapat pada sumber cahaya pada tiap jenis mikroskop. Mikroskop jenis B1 Series sumber cahayanya berasal dari lampu listrik. Jadi mikroskop ini masih bisa digunakan saat malam hari ketika tidak ada sinar matahari. Namun untuk jenis Ernst Leitz wetzlar, Olympus, Nikon, dan XSP – 13A memerlukan cahaya pantulan yang biasanya berasal dari cahaya matahari dan bisa digunakan pada siang hari. Namun jenis Nikon juga memiliki lampu sehingga sumber cahaya dapat berasal dari lampu tersebut. Dalam mengamati preparat ada langkah-langkah yang harus dilakukan sebelumnya. Misalnya dalam mencari bidang obyek. Cara kerjanya yaitu:
1. Menaikkan tabung dengan menggunakan makrometer (pemutar kasar),

sehingga lensa obyektif tidak membentur meja bila revolver diputar-putar.
2. Menempatkan lensa obyektif pembesaran lemah (4X atau 10X) dengan

memutar revolver sampai berbunyi klik (posisinya satu poros dengan lensa okuler ). 3. Membuka diafragma sebesar-besarnya dengan menarik tangkainya kebelakang.
4. Untuk jenis Ernst Leitz wetzlar dan XSP – 13A, mengatur letak cermin

sedemikian rupa ke arah cahaya, sehingga terlihat lingkaran (lapangan pandang) yang sangat terang di dalam lensa okuler. 5. Untuk jenis Motic B1 series diatur banyaknya cahaya yang masuk kedalam diafragma. Mencari bayangan obyek
1. Menaikkan tabung mikroskop dengan menggunakan makrometer (jenis Ernst

Leitz wetzlar, Olympus, Nikon, dan XSP – 13A), dan menaikkan/menurunkan

meja preparat (jenis Motic B1 series), sehingga jarak antara lensa obyektif dengan permukaan meja kurang lebih 3 cm. 2. Meletakkan sediaan yang akan diamati di tengah-tengah lubang meja benda, menggunakan penjepit sediaan agar tidak tergeser.
3. Memutar

makrometer ke belakang sampai penuh (hati-hati), sambil

menempatkan obyek tepat di bawah lensa obyektif sehingga jarak antara ujung lensa obyektif dengan permukaan atas kaca penutup hanya kurang lebih 1 mm.
4. Membidikkan mata ke lensa okuler sambil memutar makrometer ke depan

searah jarum jam secara hati-hati sampai tampak bayangan obyek yang jelas.
5. Pada mikroskop jenis Motic B1 Series, Ernst Leitz wetzlar, dan XSP – 13A,

untuk mendapatkan pembesaran kuat, putar revolver dan lensa obyektif yang sesuai.
6. Kemudian mainkan fungsi mikrometer secara perlahan dan hati-hati untuk

mendapatkan bayangan obyek yang lebih jelas.

IV. KESIMPULAN Dari praktikum dan hasil, dapat disimpulkan yaitu:
1. Mikroskop yaitu peralatan yang didesain untuk memperbesar gambaran objek

atau specimen yang berukuran kecil. Mikroskop banyak jenisnya, diantaranya yaitu Motic B1 Series, Ernst Leitz wetzlar, Olympus, Nikon, dan XSP – 13A. 2. Mikroskop mempunyai bagian mekanis dan bagian optik, yaitu : 1). Bagian mekanis a. Kaki/dasar atau basis. b. Pilar, lengan dan engsel. c. Meja benda d. Tabung e. Penjepit f. Penyesuaian halus dan kasar g. Kerangka 2). Bagian optik a. Cermin b. Lensa objektif c. Lensa okuler

DAFTAR PUSTAKA

Via.

2009. Pengenalan Mikroskop. mikroskop.blogspot.com/. Diakses 27 Maret 2011.

http://pengenalan-

Tim. 2010. B1 series. http://spectraservices.com/Merchant2/merchant.mvc? Screen =PROD&Product_Code=B1S&Category_Code=MOTIC. Diakses tanggal 27 Maret 2011. Godam64. 2007. Pengertian Alat/Benda Optik : Mikroskop, Teropong, Periskop, OHP, Proyektor Slide, Lup, Dsb. http://organisasi.org/pengertian-alatbenda-optik-mikroskop-teropong-periskop-ohp-proyektor-slide-lupdsb. Diakses 27 Maret 2011. Gurungeblog . 2008. Mengenal Mikroskop. http://gurungeblog.wordpress.com/ 2008/11/08/mengenal-mikroskop/. Diakses tanggal 27 Maret 2011. Muftiubaidillah. 2009. Mikroskop. http://caramembuatkapalfiber.blogspot. com/2009/02/mikroskop.html. Diakses tanggal 27 Maret 2011.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful