POLA PENDIDIKAN DOKTER (scientific medicine

)
Dokter Spesialis Konsultan : Third Professional Degree

DrSp(K)

Profesi - Spesialis II Akademik -Konsultan (S3)

Dokter Spesialis : Second Professional Degree
Profesi-Spesialis I

DrSp
Fakultas Kedokteran Universitas lndonesia
Dokter: First Professional Degree

Akademik-Magister (S2)

Profesi - Dokter

Dr

Akademik-Sarjana (S1)

STRATUM DAN CONTINUUM PENDIDIKAN BIDANG KEDOKTERAN
D r(Bio) Dr( Gizi) Dr(IKK) Dr (Ked) Konsultan- dr Spesialis II

PROGRAM STUDI S 2 DI FKUI
PROGRAM STUDI Program Magister Biomedik (13 kekhususan) Program Magister Ilmu Gizi (2 kekhususan) GELAR, SEBUTAN M Biomed M Gizi

M Ked – dr Spesialis I M Bio M Gizi M IKK

Program Magister Ilmu Kesehatan Kerja (3 kekhususan) Program Magister Kedokteran Profesi Dokter Spesialis I (25 cabang ilmu + 2 dalam proses)

M IKK

M Ked, Spesialis I

Dokter (dr)

S Ked

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Anestesiologi Ilmu Bedah

PMKPDSp I

SMTR 7 10 9 8 9 8 8 7 7

GLR, SBTN MKed, SpAn MKed, SpB MKed, SpPD MKed, SpA MKed, SpOG MKed, SpS MKed, SpKJ MKed, SpM MKed, SpKK

No 10 11 12 13 14 15 16 17 18

PMKPDSp I Ilmu Penyakit THT ,Bedah Kepala & Leher Ilmu Penyakit Jantung & Pembuluh Darah Pulmonologi & Ilmu Kedokteran Respirasi Radiologi Forensik dan Medikolegal Patologi Anatomik Patologi Klinik Ortopedi & Traumatologi Urologi

SMTR 8 10 7 7 6 6 8 9 10

GLR, SBTN MKed, SpTHT-KL MKed, SpJP MKed, SpP MKed, SpRad MKed, SpF MKed, SpPA MKed, SpPK MKed, SpOT MKed, SpU

Ilmu Penyakit Dalam Ilmu Kesehatan Anak Obstetri-Ginekologi Neurologi Ilmu Kesehatan Jiwa Ilmu Kesehatan Mata Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin

SpBP MKed. SpMK MKed. dan menggunakan Ilmu Kedokteran sesuai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (sebagai Magister kedokteran –Mked) 2. yang mampu: 1. menyerap. SpOnkRad TUJUAN UMUM PENDIDIKAN MAGISTER KEDOKTERAN DOKTER SPESIALIS Menghasilkan Dokter Spesialis (DrSp) yang mempunyai kompetensi akademik magister. Mempunyai keprasyaratan (prerequisite) Setiap tahap merupakan prasyarat untuk tahap berikutnya (sertifikat) Terintegrasi (integrated comprehensive ) Pengelompokan subdisiplin (dalam unit) Belajar aktif (active learning) Proses pendidikan secara aktif dan mandiri Berdasarkan pencapaian kompetensi (competency based/mastery learning) Mengacu kepada pencapaian kompetensi dan kemahiran KELOMPOK MATERI PENDIDIKAN Kompetensi individu Pencapaian kompetensi individu (logbook) Jaringan sumber pembelajaran (network of learning resources) Memakai jejaring praktek yang luas (RS Mitra) Sistem matriks Jenis. SBTN MKed. SpOk Mked. SpBS MKed. SpBTKV Mked. supervisi dan evaluasi pencapaian kompetensi dilakukan berjenjang. SpKO MKed. SpRM MKed. memberikan pelayanan kedokteran spesialistik (sebagai spesialis I) CIRI PROGRAM PENDIDIKAN Berkesinambungan (continuum) Dr(+Sked) → DrSp I (+Mked) → DrSp II (Konsultan) Bersifat akademik-profesional Perpaduan pendidikan akademik dan pendidikan profesional Berjenjang (sekuensial) PPDS dikelompokkan dalam tahap (Pembekalan.No 19 20 21 22 23 24 25 26* 27* PMKPDSp I Ilmu Bedah Saraf Ilmu Kedokteran Fisik & Rehabilitasi Ilmu Bedah Plastik Ilmu Kedokteran Olah Raga Mikrobiologi Klinik Farmakologi Klinik Ilmu Kedokteran Okupasi Ilmu Bedah Toraks Kardiovaskuler Onkologi Radiasi * dalam proses SMTR 11 8 10 7 6 6 6 10 7 GLR. distribusi dan variasi kegiatan disusun dalam matriks Agar PPDS mendapat kesempatan yang sama METODE PENERAPAN (CARA) MATERI PENERAPAN KEPROFESIAN (MPK) • Penguasaan Keterampilan profesional MATERI PENERAPAN AKADEMIK (MPA) • MPA-1 (Kegiatan Ilmiah Riset) • MPA-2 (Pendalaman Ilmiah) MATERI PENDIDKAN (SUBSTANSI) MATERI KEAHLIAN KHUSUS (MKK) • MKK-1 (Bidang Kekhususan) • MKK-2 (Pendalaman Bidang Kekhususan) MATERI KEAHLIAN UMUM (MKU) Dasar Ilmiah bidang ilmu terkait MATERI DASAR KHUSUS (MDK) Dasar Ilmiah Keprofesian MATERI DASAR UMUM (MDU) Dasar Ilmiah Magister . Magang dan Mandiri) Proses pembelajaran. meneliti. SpFK MKed.

130 MATERI PENDIDIKAN (SUBSTANSI) (Semester I bersama: 14 SKS) MATERI DASAR UMUM (MDU) MDU 1 : Filsafat ilmu pengetahuan & etika profesi MDU 2 : Metodologi penelitian MDU 3 : Biostatistik & komputer statistik 1 3 3 SKS SKS SKS MATERI DASAR KHUSUS (MDK) MDK 1 : Biologi molekuler MDK 2 : Farmakologi klinik MDK 3 : Epidemiologi klinik & Evidence-based Medicine Jumlah : 2 2 3 SKS SKS SKS 14 SKS SUBSTANSI KEKHUSUSAN (Sesuai BIDANG STUDI) Contoh: ILMU KESEHATAN ANAK METODE PENERAPAN (CARA) MATERI PENERAPAN AKADEMIK (MPA) MPA-1 : 8-10 SKS (KEGIATAN ILMIAH RISET) Sari Pustaka Usulan Penelitian.10 5 .2 MPA .15 14 40 . Evidence-based medicine Referat Presentasi kasus Dan lain-lain MATERI KEAHLIAN UMUM (MKU) : 6 SKS Genetika kedokteran Tumbuh kembang Gizi/nutrisi Elektrolit.10 12 .54 36 .15 6 .76 DOKTER SPESIALIS (Sp I) MAGISTER PROFESI 26 .1 MKK .Onkologi Kardiologi Nefrologi Neurologi Pediatri Gawat Darurat Penyakit infeksi tropis Perinatologi Pulmonologi Tumbuh kembang-Pediatri Sosial PENGUASAAN KETERAMPILAN MATERI PENERAPAN KEPROFESIAN (MPK) 26-56 SKS Evidence-based medicine Tatalaksana Pasien Gawat Darurat Rawat Inap Rawat Jalan Kasus Istimewa/khusus Spesialistik Subspesialistik (Emergency Cases) (Inpatients Cases) (Ambulatory Cases) (Special Cases) (Specialistic Procedures) (Subspecialistic Procedures) PELAKSANAAN PENDIDIKAN (MDU-MDK bersama semester 1) PEMBEKALAN MAGANG MPK MPA-1 MPA-2 MKK-2 MANDIRI MKK-1 MDU-MDK Prosedur /tindakan kekhususan Pembahasan pasien.15 14 76 .15 6 .10 12 . keseimbangan air dan asam-basa Epidemiologi kesehatan anak MATERI KEAHLIAN KHUSUS (MKK): 15 Alergi-Imunologi Endokrinologi Gastroenterologi Gizi/nutrisi Hepatologi Hematologi.56 5 .1 MKU MDU .10 JUMLAH SKS 26 -56 5 .MDK JUMLAH SKS 8 .2 MKK .10 8-10 5 . Melakukan penelitian Tesis MPA-2 : 5-10 SKS (PENDALAMAN ILMIAH) Journal reading. dan lain-lain MKU S1 S2 Magister S3 S4 Profesi S5 S6 S7 TESIS S8 EN .BEBAN STUDI KELOMPOK MATERI PENDIDIKAN MATERI MPK MPA .

ALUR PENDAFTARAN CALON PESERTA Calon PPDS Perorangan/ Swasta/BUMN/Departemen JADWAL PERIODE JANUARI PERIODE JULI Oktober. yang masih berlaku Nilai TOEFL yang diterima adalah dari Lembaga yang diakui FKUI: .Calon peserta hanya boleh melamar 2 (dua) kali di Program Studi yang sama.TOEFL Internasional. dapat mengikuti test TOEFL di PPB UI yang dikordinasi oleh FKUI/Program studi Persyaratan khusus 1. tidak perlu berurutan 2.Februari Oktober15 Februari Maret Maret-April Maret15 Mei Juni Penyerahan berkas ke Sekretariat Bersama Penyerahan terakhir berkas ke Sekretariat Bersama Rapat seleksi berkas Pemanggilan dan ujian departemen Pengumuman penerimaan Awal pendidikan DiDokkes/DirKes POLRI/TNI Calon PPDS Depkes/POLRI/TNI Dinkes Prop Asal Maret.Perorangan Pasca-PTT Surat selesai masa bhakti dari Dinkes setempat 3. Nilai TOEFL > 500.PNS/TNI/POLRI/Institusi Pendidikan/RS/BUMN/Pemda Surat izin atasan yang berwenang/Surat permohonan untuk mengikuti pendidikan dari Instansi calon 2. Batasan Usia 1.Lembaga Bahasa yang dikelola Kedutaan asing berbahasa Inggeris misalnya British Council.samb Persyaratan umum A. Khusus untuk Calon Peserta 1.Persyaratan khusus lain ditentukan oleh PS bersangkutan . Perorangan tunda-PTT Surat keterangan tunda PTT dari Dinkes setempat (tidak lebih dari dua kali penundaan) B.Agustus MaretSekjen Depkes DirKesMatFas Dephankam 15 Agustus September Sekber PDS FK September-Oktober SeptemberDekan FKUI 15 November PS-A PS-B PS-C PS-D PS-Y Desember PERSYARATAN UMUM & KRITERIA PENERIMAAN Kelengkapan berkas A. atau . < 40 tahun untuk calon peserta dari: TNI/POLRI Institusi pendidikan RS BUMN Pemda (PPDSD) Usia terhitung sejak dimulai pendidikan: 2 Januari untuk periode penerimaan Januari 1 Juli untuk periode penerimaan Juli B. < 36 tahun 2. AUSAID Bila belum ada Nilai TOEFL.TOEFL institusional dari: PPB UI. Untuk semua Calon Peserta Formulir pendaftaran dan pasfoto bewarna ukuran 4X6 (4 lembar) Fotokopi ijazah dokter yang dilegalisir Dekan Fotokopi Transkrip Akademik profesi dokter yang dilegalisir Dekan Surat rekomendasi IDI setempat Surat keterangan sehat dari RS Pemerintah PERSYARATAN UMUM & KRITERIA PENERIMAAN -.

Pengalaman kerja di bidang lain 5.000.000 20. IPK 3.000. Neurologi.-/semester Biaya pendidikan tidak bersubsidi: Biaya sesuai “unit cost” penyelenggaraan pendidikan ditanggung sepenuhnya oleh peserta : a. Radiologi. Bedah Saraf.000 600. dari dana pribadi (Perluasan) Rp15.000.000/semester • BOP : Biaya Operasional Pendidikan. meliputi: Pesepsi calon mengenai bidang studi yang dipilih Minat dan motivasi Potensi akademik Kondisi keluarga dan kesiapan menjalani pendidikan Aktivitas sehari-hari NILAI TAMBAH YANG DIPERTIMBANGKAN 1.000 100.000 100.000 100. 5. Tes kesehatan khusus (sesuai dengan PS terkait) 4.000. Fisik dan Rehabilitasi.000 Perluasan 15. Onkologi Radiasi (18 PS) BOP/sem Reguler 3.000. • DPP : Dana Pelengkap Pendidikan Biaya Pendidikan Anestesiologi.000 600.000 100.500. PK. sebagian kecil dari “unit cost” penyelenggaraan pendidikan ditanggung peserta (Reguler) Rp 3.000 Pengembangan Daerah 15. IPD.SELEKSI DI PROGRAM STUDI 1. THT. Jantung.000 DKFM/sem 100.000. Bedah Toraks (7 PS) Reguler 3.000. Mikrobiologi Klinik. • DKFM: Dana Kesejahteraan dan Fasilitas Mahasiswa.000 600.000. Ortopedi.000. Usia calon 2. Pengalaman kerja di bidang kedokteran 4.000.000 100.000 40. beasiswa Pemerintah Daerah (Pengembangan Daerah) Rp 15.000.500. Tes bahasa Inggeris 3.000 20.000.000 15. Ilmu Kedokteran Okupasi.000 600.000/semester b. Urologi. PA. Mata.000 25.000 . Prestasi/kegiatan setelah lulus/setelah bekerja 7 Prestasi dan kinerja lainnya BIAYA PENDIDIKAN Biaya pendidikan bersubsidi : Sebagian besar ditanggung pemerintah. • DP : Dana Pengembangan. Ilmu Kedokteran Olahraga.000 600.000 DPP/1 X 600. Bedah Plastik. Forensik.000 DP/1X 10. Wawancara.000 Perluasan Pengembangan Daerah 15. Pulmo.000 40. Tes potensi akademik 2.000 Biaya Pendidikan Bedah.000. Prestasi/kegiatan selama mahasiswa 6.000 100. IK Jiwa.500. Tes psikologi. IKA. Farmakologi Klinik.

Kulkel (2 PS) Reguler 3.000.00 Pengembangan Daerah 15.000 600.000 70.500. Salemba Raya no. Jln.000 600. 8. Salemba Raya no.000 .000 600.6 Jakarta Pusat 10430 Telepon : 021 3153236 Jam Buka : Senin-Jumat Pk. Jln.000 100.000 100.000 50.000.000 70.000.000 100.000.000 SEKRETARIAT Sekretariat Bersama Gedung Makmal Lantai II.000 Sekretariat PPDS Gedung FKUI Lantai III.00-15.000.Biaya Pendidikan Obgin. 6 Jakarta Pusat 10430 Telepon : 021 3100354 Perluasan 15.

3. Satuan Kredit Semester Besarnya beban studi mahasiswa. Ontologi. Etik dan Aestetika Arti.54 MATERI PROFESI KEDOKTERAN KLINIK SKS MPK Pelatihan keterampilan 26 .10 Total : 40 .54 SISTEM KREDIT SEMESTER Filsafat Ilmu Pengetahuan dan Etika Profesi (1 SKS) SESI 1. Tesis dan Sejenisnya 1 SKS = 3 – 4 jam/hari/bulan (1 bulan = 25 hari kerja) 1 semester : 16 – 19 minggu kerja . Skripsi. 8. sebg alat kritik bagi semua pengetahuan Metafisika.10 5 . Tradisi Ilmu Pengetahuan Ilmu Pengetahuan dan Kebenaran Etika Profesi dan Profesionalisme UJIAN AKHIR SEMESTER Pengajar Nilai Kredit dan Beban Studi Tatap Muka. 5. Seminar dan Kapita Selekta 1 SKS = 50 menit acara tatap muka 60 menit acara kegiatan akademik terstruktur 60 menit acara kegiatan akademik mandiri Praktikum.10 18 . 7. 4. Logika. 2.30 MDU & MDK Dasar Ilmiah 14 Total : 40 . Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha mahasiswa Besarnya pengakuan atas keberhasilan usaha kumulatif Besarnya usaha penyelenggaraan pendidikan (bagi tenaga pengajar) MPA-2 Pendalaman ilmiah MKK-2 Pendalaman kekhususan 5 . Epistemologi.MATERI MAGISTER KEDOKTERAN KLINIK SKS MPA-1 Kegiatan Ilmiah Riset MKK-1 & MKU Bidang Kekhususan 8 . 6.46 SISTEM KREDIT SEMESTER Semester Satuan waktu terkecil lamanya suatu program pendidikan. Kerja Lapangan dan Sejenisnya Praktikum dan Laboratorium 1 SKS = 2 – 3 jam kegiatan/minggu/semester Kerja Lapangan dan Sejenisnya 1 SKS = 4 – 5 jam kegiatan/minggu/semester Penelitian. tujuan Ilmu Penget. TOPIK Pengertian Filsafat Ilmu penget.

Usulan penelitian 6. S1 S2 Magister S3 S4 Profesi S5 S6 S7 S8 TESIS EN .bersama) JUNIOR SENIOR MPK MPA 1 & 2 MKK 1 & 2 MDU-MDK MKU KOMPREHENSIF VISI FKUI Menjadi salah satu fakultas kedokteran terkemuka pada 2010 di Asia Pasifik yang: berbudaya ilmiah. Pengukuran dalam penelitian 5. Sampel dan populasi 4. Dasar dasar penelitian dlm bid. memiliki sentuhan manusiawi.bersama) PEMBEKALAN MAGANG MPK MPA-1 & 2 MANDIRI MKK-1 & 2 MDU-MDK MKU S1 S2 Magister S3 S4 S5 S6 S7 S8 TESIS Keprofesian EN PELAKSANAAN PENDIDIKAN (MDU-MDK tidak. berorientasi pada kepentingan masyarakat. kedokteran dan kesehatan 3. Studi cross sectional 8. Desain penelitian: overview 7. Analisis kesintasan PENGAJAR PELAKSANAAN PENDIDIKAN (MDU-MDK tidak. berkualitas tinggi dalam penyelenggaraan Tridharma. Studi kasus kontrol 9.Metodologi Penelitian (3 SKS) SESI TOPIK 1. Ilmu dan Penelitian 2. Studi kohort 10.