P. 1
Hasil Observasi Biota Laut

Hasil Observasi Biota Laut

|Views: 11,462|Likes:
Published by IkhlasulAmalAbDal

More info:

Published by: IkhlasulAmalAbDal on Aug 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/11/2013

pdf

text

original

Hasil Observasi Biota Laut

Pinrang…..
Agustus 2010 Azka Layyina Wildany 2010041/09/X.2

Hasil Observasi Biota Laut

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan YME,yang atas karunianya lah maka kami dapat menunaikan amanah kami untuk membuat makalah hasil observasi yang sangat jauh dari kata sempurna ini. Makalah ini berisikan mengenai hasil observasi yang telah dilakukan pada tanggal 5 sampai 8 Agustus 2010 lalu.Makalah ini disusun secara sistematis dan runtut,untuk mempermudah proses pemahaman mengenai keadaan lingkungan serta biota laut yang ada di daerah tersebut,dalam hal ini,Pinrang,Sulawesi Selatan. Akhir kata,tiada gading yang tak retak,makalah ini masih jauh dari kata sempurna.Oleh karenanya,kritik dan saran masih kami tunggu. Makassar,Agustus 2010

Penulis

Azka Layyina Wildany

Page 2

Tujuan Observasi………………………………………………………………………………………… ………… 5 D. 6 B.Kajian Teori……………………………………………………………………………………………… …………….Rumusan Masalah………………………………………………………………………………………… ……… 5 C.Kajian dan Hasil Observasi……………………………………………………………………………………… 12 Azka Layyina Wildany Page 3 .Manfaat Observasi………………………………………………………………………………………… ……….Hasil Observasi Biota Laut DAFTAR ISI Kata Pengantar……………………………………………………………………………………… ………………… 2 Daftar Isi………………………………………………………………………………………………… ………………… 3 BAB I PENDAHULUAN A. 5 BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.Latar Belakang Masalah………………………………………………………………………………………… 5 B.

Rencana Analisis Data……………………………………………………………………………………………… … 16 G.Prosedur Pelaksanaan…………………………………………………………………………………… …………. 17 B..Variabel dan Definisi Operasional Variabel………………………………………………………………..Hasil Observasi Biota Laut C.. 15 C. 15 B..Interpretasi Data……………………………………………………………………………………………… ………… 17 C.Instrumen (Alat dan Bahan) ……………………………………………………………………………………… 15 E.Jadwal Penelitian………………………………………………………………………………………… …………….Uji Hipotesis………………………………………………………………………………………… ……………………… 17 Azka Layyina Wildany Page 4 . 15 F. 14 BAB III METODE OBSERVASI A. 16 BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN A.Rumusan Hipotesis………………………………………………………………………………………… ……….Deskripsi Data……………………………………………………………………………………………… ……………..Rancangan Observasi………………………………………………………………………………………… …….Sasaran Penelitian (Populasi dan Sampel) ………………………………………………………………… 15 D.

......Pembahasan………………………………………………………………………………… ……………………………….. 17 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A.Saran …………………………………………………………………………………………………… …....................Hasil Observasi Biota Laut D. 18 DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………………… ………….........Kesimpulan…………………………………………………………………………………… ………………………………… 18 B. 19 LAMPIRAN Azka Layyina Wildany Page 5 ......

Latar Belakang Masalah Adapun latar belakang dilaksanakannya observasi ini adalah sebagai berikut: 1) Pentingnya menjaga biota laut yang ada.karena bila biota laut yang ada melimpah.baik keadaan abiotik maupun biota lautnya? Apakah masih terjaga.Hasil Observasi Biota Laut PENELITIAN BIOTA LAUT DI PINRANG BAB I PENDAHULUAN A.atau sudah tercemarkah?” C.Manfaat Observasi Manfaat observasi ini dapat dilihat dari dua aspek.Rumusan Masalah Rumusan masalah dari observasi ini “Bagaimanakah keadaan lingkungan di pantai… .yaitu 1) Dari aspek teoritis : sebagai acuan pemerintah dalam mengeluarkan himbauan mengenai pentingnya menjaga keleastarian biota laut Azka Layyina Wildany Page 6 .maka kesejahteraan rakyat pun dapat meningkat 2) Gencarnya himbauan pemerintah untuk tetap menjaga kelestarian biota laut 3) Menambah wawasan B.Tujuan Observasi Tujuan observasi ini adalah “Untuk mengetahui keadaan lingkungan abiotik maupun biota laut pada pantai…” D.

dan memiliki tangan-tangan yang panjang dan banyak untuk menangkap mangsa. plankton Azka Layyina Wildany Page 7 . Terumbu karang terutama berada di wilayah-wilayah lautan yang hangat dan banyak memiliki cahaya.000 km2.Hasil Observasi Biota Laut 2) Dari aspek praktis : sebagai informasi bagi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian biota laut yang nantinya akan berakibat pada kesejahteraan masyarakat itu sendiri. Koral ini sendiri adalah sejenis hewan laut yang membentuk lapisan keras di sekujur tubuhnya untuk melindungi diri dari pemangsa. ketidaktahuan dan ketidakpedulian serta penegakan hukum yang lemah. Terumbu karang menjadi rumah sekaligus sumber makanan dari berbagai hewan laut. keanekaragaman hayati laut juga terdiri dari hewan-hewan laut (ikan ataupun reptil). Kerusakan ini pada umumnya disebabkan oleh 3 faktor. Hewan ini berukuran sangat kecil yang disebut polyp.2 % saja. yakni keserakahan manusia. Oleh sebab itu. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A.Kajian Teori Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki keanekaragaman hayati laut yang terbaik di dunia. Terumbu karang sebenarnya terbentuk dari kumpulan koral atau karang laut. Sementara untuk yang terbesar di dunia sendiri berada di Australia yang yang diberi nama Great Barrier Reef. Kerusakannya akan sangat mengancam kelangsungan makhluk hidup lautan lainnya. Luas terumbu karang di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 60. namun yang dalam kondisi baik hanya sekitar 6. Selain terumbu karang yang menjadi penentu kehidupan. Kekayaan macam terumbu karang sangat menentukan kehidupan di laut. Indonesia termasuk sebagai negara yang memiliki terumbu karang terbanyak di dunia.

sehingga perlu dilakukan langkah-langkah pencegahan. serta berbagai bentuk ekosistem di wilayah-wilayah pantai. sebagian besar terumbu karang di wilayah Indonesia saat ini sudah mengalami kerusakan yang sangat parah. Melalui proses yang sangat lama. Peningkatan kegiatan manusia sepanjang garis pantai semakin memperparah kondisi terumbu karang. Walaupun terlihat sangat kuat Azka Layyina Wildany Page 8 . Oleh karena itu merupakan kebutuhan mendesak untuk menerapkan konservasi dan rencana-rencana pengelolaan yang baik untuk melindungi terumbu karang dari kerusakan yang semakin parah. yang sebenarnya terdiri atas ribuan individu polyp. binatang karang yang kecil (polyp) membentuk kolobi karang yang kental. estuari. Namun di lain pihak. Hewan ini disebut polip. Karang batu ini menjadi pembentuk utama ekosistem terumbu karang. Langkah dan kebijakan itu adalah dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perlunya menjaga kelestarian terumbu karang dan mengadakan perencanaan pengelolaan wilayah pesisir yang baik dengan cara mengidentifikasi tingkat kerawanan dari terumbu karang dan meningkatkan pengelolaan yang berkesinambungan. Polip-polip inilah yang setelah ribuan tahun akhirnya membentuk apa yang kita kenal sekarang sebagai terumbu karang. Karang batu adalah karang yang keras disebabkan oleh adanya zat kapur yang dihasilkan oleh binatang karang. Akibat kombinasi dampak negatif langsung dan tidak langsung pada terumbu karang Indonesia. Dalam ekosistem terumbu karang ada karang yang keras dan lunak. Zooxanthellae ini melakukan fotosintesis menghasilkan oksigen yang berguna untuk kehidupan hewan karang. merupakan hewan pembentuk utama terumbu karang yang menghasilkan zat kapur. tekanan terhadap keberadaan terumbu karang paling banyak diakibatkan oleh kegiatan manusia. Terumbu karang sangat mudah terpengaruh oleh kondisi lingkungan sekitarnya baik secara fisik juga biologis. menyerupai batu dan mempunyai warna dan bentuk beraneka rupa. hewan karang memberikan tempat berlindung bagi Zooxanthellae. Terumbu Karang adalah sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanhellae.Hasil Observasi Biota Laut yang merupakan tumbuhan dan hewan laut terkecil di laut. Zooxanthellae adalah suatu jenis Algae yang bersimbiosis dalam jaringan karang. maupun delta. Hewan karang bentuknya aneh. Bagaimanapun juga.

Triton Terompet (Charonia tritonis). Centropyge sp.. Ikan Konsumsi (17 species).. Peran dan manfaat dari Terumbu Karang yakni sebagai tempat hidupnya ikan-ikan yang banyak dibutuhkan manusia untuk pangan. seperti Seriatopora spp.... dan Porites spp. Pomachantus sp. Pavona spp. Untuk jenis terumbu karang yang ada di Taman Nasional Karimunjawa merupakan terumbu karang pantai (Fringing Reef). Labroides sp.. dan Heliopora sp.) dan Karang Merah (Tubipora musica).. Drephane sp... Kekayaan jenisnya mencapai 51 genus. Acropora spp. lebih dari 90 jenis karang keras dan 242 jenis ikan hias. Karang. Chaetodonplus sp. Biota laut lainnya yang dilindungi seperti Kepala Kambing (Cassis cornuta). Ikan Ekor Kuning. Batu Laga (Turbo marmoratus) dan 6 jenis Kima. Menurut hasil survey potensi yang dilaksanakan oleh Direktorat Pelestarian Alam. Dua jenis biota yang dilindungi yaitu Akar Bahar/Karang Hitam (Antiphates spp. dan jenis lainnya. sehingga manusia dapat hidup di daerah dekat pantai. Ditjen PHPA pada tahun 1991.. Pocil/opora app. di perairan Kep. Fungia sp... jenis-jenis ikan hias yang dapat ditemui antara lain Abudefduf sp. Beberapa jenis karang yang ada merupakan biota yang dilindungi oleh CITES. seperti Ikan Kerapu. Padamarang dan sekitarnya dijumpai potensi sumber daya alam laut yaitu Terumbu Karang (16 species).. Nautilus Berongga (Nautilus pompillius). Selain itu terumbu karang juga sebagai benteng atau pelindung pantai dari kerusakan yang disebabkan oleh gelombang atau ombak laut. Untuk jenis ikan karang. Stylopora spp. Terumbu Karang Penghalang (Barrier Reef) dan beberapa Taka (Patch Reef). Acanthurus sp. Zebrasoma sp. dan masih banyak jenis ikan lainnya.Hasil Observasi Biota Laut dan kokoh. Tuna Azka Layyina Wildany Page 9 . Lethrinus spp. Chaetodon spp.). karang sebenarnya sangat rapuh.. Karena keindahan warna dan bentuknya sehingga menarik minat banyak orang untuk berwisata bahari. secara umum jenis karang yang mendominasi ekosistem terumbu karang di daerah ini adalah Acropora spp. Sedangkan jenis Ikan Konsumsi yang ada antara lain Cakalang (Scomberomorus sp. Ikan Baronang. Moluska (14 jenis) dan Rumput Laut (8 jenis). Ikan Karang atau Ikan Hias (13 species)... Amphiprion sebal.. mudah hancur dan sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Terumbu Karang juga sebagai tempat untuk wisata. salah satunya dengan Diving atau Snorkling.

Halimeda sp. Beberapa jenis Moluska yang ditemukan merupakan biota yang dilindungi. Versicolor (Udang Barong). Berbagai jenis ikan karang dengan gradasi warna menarik hidup di sini. jenis-jenis Sea Grass yang ditemukan antara lain Caulerpa taxifolia. H. Lemuru (Sardinella sp. dan Turbinaria sp.). Phodopthalmus sp. dan Thalamita Danae. secara garis besar hewan lunak yang ada dapat dikelompokkan menjadi 2 jenis. Lencam (Lethrinus sp. Echinodermata..) dan Ubur-ubur (Rhopilana sp.). jenis Udang-udangan yang ditemukan antara lain Charybdis Cruciata. seperti Chaetodon spp. Argus Impatiens. Eucheuma sp. Sedangkan di Taman Nasional Komodo.). Portunus Pelagius. Gracilaria spp. maxima).). kawasan ini yang memiliki bentang laut seluas 132. Bambangan (Lutjanus sp. Siput Hijau (Turbo marmoratus) dan Troka (Trochus niloticus). Kepala Kambing (Cassis cornuta). H. Manyung (Tachysurus sp.)...). merupakan jenis rumput laut yang mempunyai nilai ekonomis cukup tinggi.).572 hektar ini di dalamnya menyimpan 1.). Bulu Babi (Diadema setosum.). Belanak (Mugil sp. Mueliria Lecanora.). 260 jenis Karang dan 70 jenis Bunga Karang (Sponge) yang didominasi jenis Acropora spp. Jenis satwa air lain yang dapat dijumpai adalah Penyu Hijau (Chelonia midas) dan Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata). Kuwe (Caranx sp. Hypnea sp. Kima Tapak Kuda (Hippopus hippopus). bentang perairan di kawasan ini memang punya daya pesona luar biasa dalam menurut hati para wisatawan pemuja keindahan bawah laut. P. Sedangkan untuk jenis Gracillaria sp. Vagabunda. Rumput laut. Stichopus Ananas).). squamosa). yaitu Gastropoda dan Palecypoda.). Bintang Laut Putih dan Bintang Laut Biru.. Ekor Kuning (Caesio sp. Kima Kecil (T.). Layang (Decapterus sp.. jenis-jenis hewan berkulit duri yang ditemukan antara lain Teripang (Holothuria Atra. Kakap (Lates sp.. serta Bintang Bantal. seperti Kima Raksasa (Tridacna gigas). Gurita (Octopus sp.. Kima Sisik (T.). Cumi-cumi (Eutherynus sp. Paling tidak. Moluska.000 jenis Ikan. Scaraba. dan Hypnea sp. Crustacea. Diadema sp. Gelidium sp. Tongkol (Karsuwonus sp. Amychiprion spp dan jenis langka Chelinus Azka Layyina Wildany Page 10 . H.Hasil Observasi Biota Laut (Tuna salbatoru). Panulirus Dasyprus. Eucheuma spp.. Selar (Selar sp.

Sedangkan dibelakang Pos Dua. Clown fish. Ada juga Ikan Hias yang terdapat disana antara lain Bath fish. Crinoid. antara lain dengan Ikan Karang. Kalau beruntung. sehingga memberi pengaruh positif bagi kehidupan biota laut ditempat ini. Sedangkan di bagian Utara Pulau Menjangan. Namun Ikan badut tidak pernah terluka oleh Anemon Laut Azka Layyina Wildany Page 11 . Ampripion dan Parrot fish. maupun karang lunaknya. Tanduk dan Selimut. Daerah ini baik sekali untuk scuba diving. Hal serupa juga bisa ditemui di perairan laut Pulau Menjangan yang juga merupakan Diving atau Snorkling. ditumbuhi oleh jenis karang campuran dari berbagai bentuk antara lain Meja. Berjarak 600 meter arah utara dari Pos Satu terdapat bangkai kapal yang kini telah penuh denagn karang. badannya dihiasi dengan warna-warna cemerlang. karena ukurannya dapat mencapai garis tengah 75 cm. Pesona keindahan alam bawah laut itu makin sempurna. mengingat perairan Taman Nasional Komodo juga merupakan jalur migrasi lima jenis ikan Paus. baik dari jenis karang keras Millephora Sp. Adanya asosiasi dengan biota laut lainnya. Pertumbuhan karangnya sangat baik mulai dari tempat datar. curam sampai dalam. Ikan badut hidup di cabang-cabang karang yang mirip pohon yang disebut sebagai �Anemon Laut�. dibagian yang berpasir putih dapat dijumpai pula salah satu jenis Penyu yang ada. warna karangnya sangat indah. Arus air lautnya cukup deras. Karangnya tumbuh subur. Yang menarik adalah Acrophora Sp. Berjarak 500 meter arah Barat dari Pos Satu.Hasil Observasi Biota Laut undulatus. disini dapat menikmati atraksi alami dari Ikan Lumba-lumba. memang punya ciri khas yang paling menarik.. Untuk Ikan Badut sendiri atau sering disebut dengan Clown Fish. Cacing Laut dan Kima. namun penyelam harus menguasai betul teknik penyelaman. Ada kapsul-kapsul beracun pada cabang-cabang anemon laut yang akan membuat ikan yang menyentuhnya terluka atau mati. maka menjadikan tempat ini sungguh mengesankan. Karena lokasi ini sebagai daerah lintasan ikan-ikan besar. mengingat arusnya yang kuat. 10 jenis Ikan Lumba-lumba dan Duyung.. Cendawan. Berjenis-jenis Ikan Karang dengan gradasi warna yang indah-indah ada di dalamnya yang siap memuaskan para wisatawan yang menggandrungi keindahan alam bawah laut. Selain itu Terumbu Karang di perairan Taman Nasional Komodo termasuk yang terindah dan terkaya di dunia dengan tingkat kerusakan yang relatif kecil.

Karang Kerak.. di bawah sana juga terdapat kehidupan siang dan malam. Millepora sp. Saat malam tiba. Seperti halnya di darat.. Sementara ada karang yang bila disorot lampu di malam hari kelihatan biru menyala. dan yang berupa cekungan membentuk ngarai-ngarai dengan dinding terjal bergua-gua. yakni jenis karang keras dengan tentakel (tangan) yang pada siang hari menjulur dan aktif menangkap plankton-plankton untuk dimangsa. Bintang laut biru Azka Layyina Wildany Page 12 . Bahkan mereka bersembunyi di balik cabang-cabang tersebut yang membuatnya aman dari pemangsa.Hasil Observasi Biota Laut ini. ia secara cepat bersembunyi di antara kapsul-kapsul beracun tersebut. Dari bentuknya. terkena Racun Sirip Ikan Lepu atau bahkan diserang Ikan Barakuda atau Hiu Ganas. Karang lunak Nepthya sp. Ikan Badut ini dapat mengeluarkan cairan yang melindunginya dari racun di sekitar tempat hidupnya.). lebih aktif pada malam hari. Berbagai jenis karang keras maupun lunak yang hidup berkoloni ataupun soliter membentuk seperti tajuk pepohonan. Berbeda dengan karang lunak yang lembek dengan nematosit untuk melumpuhkan mangsa. Dasar laut yang rata. Karang Keras terbentuk oleh binatang-binatang kecil dan berumah sekeras batu karena tersusun dari lapisan kapur (kalsium karbonat). tentakel-tentakel itu disembunyikan di balik mangkuknya. Anemon yang memiliki zat beracun memang dekat dengan Ikan Anemon (Amphiprion sp. Karang "siang" nampak indah pada siang hari. Karang Padat. dengan bermacam-macam ikan yang melintas di atasnya. Karang Daun yang berlembar-lembar. Warna-warni karang tumbuh menjulang di dasar laut seperti tajuk-tajuk pohon hutan yang rimbun. Misalnya jenis Goneophora sp. Saat berada dalam bahaya. Namun berhati-hatilah jangan sampai tersengat Karang Api. Berbagai jenis ikan warna-warni melayang-layang di atas hamparan terumbu karang sehingga terlihat indah sekali. Memang menyelam ke dasar laut seolah-olah memasuki hutan belantara bawah laut. Karang Meja. Tidak seperti ikan-ikan lainnya. dan Karang Jamur. Ada cairan yang khusus di badan ikan badut ini yang melindunginya dari gigitan Kapsul Anemon Laut. ada Karang Bercabang-cabang. Di dasar laut berpasir nampak binatang merayap berbentuk bintang merah dan biru. jenis karang ini seakan-akan menyala pada bagian ujungnya. landai. Ikan-ikan kuning oranye dengan strip putih vertikal suka berenang di antara tentakel anemon.

ada pula jenis ular misalnya Ular Laut Belang Putih Hitam (Laticauda sp. dan C. Cacing Laut dan macam-macam Udang warna-warni biasanya merayap pelan di celah-celah dasar karang. Di balik keindahan sosok makhluk laut tidak sedikit yang beracun. Ikan Lepu ini ada juga yang berlurik seperti Zebra. bahkan bisa juga mematikan. Sementara itu Ikan Kupu-kupu yang warna-warni indah akan terlihat menarinari di sela-sela karang. Biasanya di dapat ditemukan di gua atau dekat kepala karang. Karang ini bisa melepuhkan kulit jika tersentuh. Mereka hidup pada kedalaman 1 hingga 50 m. termasuk jenis Ikan Emperor (Lethrinus microdon) yang bersisik putih mengkilap keperak-perakan. Tidak hanya itu. Chaetodon Burgessi yang bergaris-garis hitam. merah. Di cekungan dasar laut yang lebih dalam.). Alga yang terdapat di dalam laut tidak terhitung jenisnya ada yang berwarna hijau. Jenis Bunga Karang (Porifera) juga berwarna-warni. Misalnya Ikan Lepu yang menyamar di bawah karang yang keras. antara lain. merah kecoklatan dan lain-lain.Hasil Observasi Biota Laut (Linckia laevigata) juga bisa ditemui di perairan dangkal dan kelihatan jelas bila air surut. Melannotus dengan bagian punggung hitam. Misalnya. C. Hampir tidak dikenali. adakalanya mengakibatkan luka fisik. termasuk juga Asia Tenggara. Ular ini sensitif selagi musim kawin dan akan Azka Layyina Wildany Page 13 . Karang api contohnya. ia akan mengeluarkan racun yang berbahaya bila siripnya yang berumbai-rumbai tersentuh. Ocellicandus dengan totol di bagian ekornya. Ikan jenis ini kebanyakan hidup di Terumbu Karang dan beberapa mampu beradaptasi di perairan yang hangat dan dalam. Ia melayang gemulai di dalam air yang kemudian bersembunyi di lubang karang. sejenis ikan mirip Ikan Sapu-sapu besar (Orectolobidae) yang bersembunyi di bawah karang. biasanya akan terlihat serombongan ikan besar kecil. namun ada juga yang berwarna gelap. Namun ikan-ikan ini paling banyak terkonsentrasi di Terumbu Karang di perairan Indonesia. ikan yang bentuknya aneh pun bisa jadi beracun. Ikan jenis ini banyak hidup di perairan tropis Indo-Pasifik dari Afrika Selatan sampai Pasifik Barat. Selain jenis ikan. Tingginya kadar garam dan bertambahnya kedalaman menjadikan air nampak keruh dan gelap. Stylotella Aurantium yang bentukny seperti rumah tawon atau Acanthella Klethra yang mirip rumah rayap yang berwarna kuning.

Selain itu Padang Lamun dan Rumput Laut juga dapat kita temukan. Ada juga Ikan Barakuda yang menyukai benda-benda mengkilap dan tanpa basa-basi akan langsung menyergap. Dr Jana Tjahjana Anggadiredja mengungkapkan hal tersebut di sela-sela pertemuan “Indian Ocean Global Ocean Observing System (IOGOOS) Workshop and 3 Annual Meeting”.Kajian dan Hasil Penelitian Ahli Temukan 300 Spesies Biota Laut dari Perairan Nusantara BPPT menyatakan. Habitat Lamun dan Rumput Laut merupakan habitat bagi jenis Ikan Duyung dan Penyu Laut. 50 persen dari spesies biota laut tersebut belum ada namanya. sehingga dapat membentuk hamparan luas yang merupakan tempat ikan bertelur dan berkembang. Rumput laut tidak seperti ganggang. Penyu. B. sekitar 300 spesies biota laut yang hidup di perairan laut dalam Nusantara berhasil ditemukan. kekuatan bisanya melebihi King Cobra. Ada juga Ikan Hiu Kepala Martil yang tergolong jenis ikan ganas. Dari 250 hingga 300 jenis hiu. Biota laut yang baru ditemukan lewat hasil penelitian dan riset itu hidup di kedalaman laut sejauh 600 meter dari permukaan air laut. berbeda dengan ikan hiu yang mengitari calon mangsanya sebelum menyerang. Menurut Jana. terdapat 10 sampai 15 jenis ikan hiu dengan tipe menyerang. Deputi Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Kima (sejenis Kerang Raksasa). Dengan sensor getar di dekat moncong hidungnya. ikan hiu mampu mencium bau darah dari jarak berkilo-kilo meter. karena jenis ikan tersebut baru pertama kali ditemukan. mereka memiliki akar dan menghasilkan biji. Aktivitas yang melibatkan utusan dari 16 negara itu tengah berlangsung di Kuta. pekan ini. Padang Lamun dan Rumput Laut merupakan jenis-jenis tumbuhan laut. Azka Layyina Wildany Page 14 . dan Kepiting Kenari atau Kepiting Kelapa (Birgus latro).Hasil Observasi Biota Laut menyerang bila diganggu dan kabarnya. Yang juga bisa dilihat dari perairan di daerah untuk Diving atau Snorkling adalah Teripang.

menurutnya. demikian Jana. selain untuk dikonsumsi. menunjukkan betapa besarnya potensi kelautan Nusantara. guna memberikan hasil yang lebih baik. jenis ikan baru tersebut yang ditemukan lewat penelitian atas kerjasama dengan Badan Riset Jepang selama tiga tahun terakhir ini. Jawa hingga perairan Bali. menemukan spesies jenis baru di sepanjang laut mulai dari Kepulauan Sumatera.7 juta km2 dan panjang pantai 81. ZEE 2. Padahal “perkawinan” teknologi bidang perikanan antara negara maju dengan Indonesia sangat diperlukan.000 km dengan 17 ribu pulau lebih. 2003-2005. sekaligus menggarap potensi kelautan Indonesia secara maksimal dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. namun tidak pernah terwujud. Bahkan potensi perairan laut dalam yang selama ini belum terjangkau sama sekali. Azka Layyina Wildany Page 15 . pun sangat besar. Hal itu disebabkan karena nelayan maupun kapalkapal penangkap ikan umumnya baru menjangkau jenis ikan yang hidup di permukaan air laut. masyarakat di berbagai daerah di Indonesia perlu didorong untuk menyenangi dan mencintai laut.” tambahnya. “Negara maju yang sukses mengelola sumberdaya kelautan sebenarnya banyak yang ingin merintis kerja sama dengan Indonesia. Dari Sabang sampai Merauke. Indonesia memiliki potensi ekonomi yang bernilai tinggi. Hasil penelitian baru dalam bidang perikanan yang diharapkan dapat ditindaklanjuti dengan penangkapan dan pengolahan hasil yang optimal itu. sekaligus memanfaatkan potensi kekayaan laut Indonesia yang melimpah ruah demi kesejahteraan serta kemakmuran bangsa dan negara Indonesia. yakni kapal modern berstandar internasional.Hasil Observasi Biota Laut Ia menjelaskan. “Penelitian yang masih berlangsung hingga tahun 2006 itu. Di masa mendatang. dengan luas lautan sekitar 3. juga berkhasiat sebagai obat untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit. prestasi baru dalam bidang penelitian dan riset terhadap potensi perikanan air dalam itu berkat dukungan teknologi yang canggih.1 juta km2.” katanya. Kapal modern Jana juga menuturkan.

Keenam kapal yang dilengkapi dengan teknologi canggih masing-masing empat buah milik BPPT dan dua buah milik LIPI yang hingga sekarang masih dioperasikan bagi kepentingan penelitian dan riset terhadap potensi kelautan tersebut. “Isi perut laut Indonesia yang dipantau lewat satelit.” ujar Jana. dan ia mengharapkan hasil penelitian itu dapat dimanfaatkan untuk menggarap potensi kelautan Indonesia secara maksimal. kini diketahui oleh banyak negara. Departemen Kelautan dan perikanan di bawah kendali Menteri Fredy Numbery. memiliki enam kapal modern yag berstandar internasional. Dukungan badan riset Jepang juga sangat besar perannya dalam menganalisa penemuan biota baru itu. telah melakukan berbagai upaya dan terobosan untuk menggarap potensi kelautan demi kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia. Indonesia menghadapi berbagai kendala dalam bidang penangkapan ikan antara lain menyangkut bahan bakar minyak untuk mengoperasikan kapal. serta jumlah peralatan yang terbatas.Hasil Observasi Biota Laut BPPT dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) yang bergerak dalam penelitian potensi biota laut air dalam. Namun. sehingga mereka menuntut Indonesia untuk mampu memanfaatkan potensi itu dengan baik.Rumusan Hipotesis “Keadaan lingkungan abiotik.maupun biota laut di pantai…. C. telah tercemar dan sudah tidak terjaga kelestariannya” Azka Layyina Wildany Page 16 .

Variabel dan Definisi Operasional Variabel Variabel bebas : Keadaan lingkungan abiotik dan biotik Operasional variabel : Keadaan lingkungan abiotik dan biotik setiap 16 m² Variabel terikat : Kelestarian biota laut Operasional variabel : Kelestarian biota laut.tanggal 7 Agustus 2010 Azka Layyina Wildany Page 17 .lautan/perairan.dan di dua alam(lautan dan pantai) B.Hasil Observasi Biota Laut BAB III METODE OBSERVASI A.Rancangan Observasi 1) Pengamatan biota laut dan lingkungan abiotiknya hari pertama.tanggal 6 Agustus 2010 2) Pengamatan biota laut dan lingkungan abiotiknya hari kedua.baik yang hidup di pantai/daratan.

Sasaran Observasi (Populasi dan Sampel) Sasaran observasi adalah seluruh biota laut yang ada di pantai….Jadwal Observasi Nama kegiatan : Observasi biota laut di pantai.mulai dari pasirnya.hingga tanamantanaman liar serta biota-biota laut yang ada di sekitar pantai tersebut 2) Amati keadaan lautnya..mulai dari airnya. 3) Catat keadaan lingkungan sekitar pantai tersebut 4) Ambil gambar-gambar yang mungkin dapat menunjang hasil observasi ini F.tanggal 8 Agustus 2010 C.Prosedur Observasi Prosedur-prosedur di dalam observasi adalah : 1) Amati keadaan pantainya. Azka Layyina Wildany Page 18 .Hasil Observasi Biota Laut 3) Pengamatan biota laut dan lingkungan abiotiknya hari ketiga.Rencana Analisis Data Analisis data dalam observasi ini adalah sebagai berikut : 1) Mengamati keadaan lingkungan abiotik maupun biota laut yang ada di pantai… 2) Membandingkan keadaan serta kelestarian biota laut yang ada di pantai… dengan pantai-pantai lain yang berada di Indonesia G.hingga tanaman-tanaman liar serta biota-biota laut yang hidup di dalam laut tersebut.Instrumen Observasi Instrumen-instrumen di dalam observasi biota laut adalah sebagai berikut : 1) Kamera 2) Buku Catatan 3) Wadah (untuk mengambil sampel bila diperlukan) E. beserta lingkungan abiotiknya D.

Hasil Observasi Biota Laut Tanggal dan waktu kegiatan : 6 s/d 8 Agustus 2010.saat pasang dan surut air laut BAB IV DATA DAN PEMBAHASAN A.namun tidak ada tindakan khusus mengenai kelestariannya Azka Layyina Wildany Page 19 .Deskripsi Data Hasil-hasil observasi adalah sebagai berikut : 1) Pasir pantainya merupakan pasir yang umum ditemukan di pantai lain 2) Keadaan lingkungan sekitar pantai tidak begitu kering namun berangin 3) Ditemukan beberapa pohon mangrove di sekitar pantai 4) Ditemukan pula beberapa tanaman liar yang tumbuh di sekitar pantai 5) Pantai ini belum tercemar oleh sampah non organik.hanya sampah organik dari makhluk hidup yang ada di sekitar pantai tersebut 6) Lautnya masih sangat jernih 7) Biota laut di pantai ini belum terusik.

khususnya di Sulawesi Selatan. BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A.hidup.Pembahasan Pantai…ternyata merupakan salah satu pantai yang masih terjaga kelestariannya hingga kini.Interpretasi Data Dalam observasi ini.maupun oleh tangan manusia.dikhawatirkan.belum tercemar.Padahal.bebas.sangat banyak pantai yang sudah mengalami kerusakan.yang berarti bertolak belakang dengan hipotesis awal yang menyatakana bahwa keadaan pantai… sudah tercemar. D.ataupun pengawasan dari pemerintah setempat.terutama pantai dan hutan Azka Layyina Wildany Page 20 .dapat dilihat bahwa keadaan lingkungan abiotik dan biota laut yang berada di pantai… masih terjaga.Kesimpulan Kesimpulan dari observasi ini adalah : Keadaan lingkungan abiotik maupun biota laut yang berada di pantai … masih terjaga.dan berkembang di pantai ini.hipotesis di tolak.belum tercemar.karena ternyata keadaan biota lautnya masih terjaga dan lestari.baik kerusakan yang disebabkan oleh alam.pantai ini pun akan mengalami kerusakankerusakan seperti pantai-pantai lainnya yang berada di Indonesia.dan masih sangat terjaga kelestariannya.Objek-objek biota lautnya pun masih sangat alami.dan masih sangat terjaga kelestariannya B.Namun.karena tidak adanya tindakan pencegahan.Hasil Observasi Biota Laut B.ataupun himbauan.Saran Saran-saran berdarkan kegiatan observasi : 1) Perlu ada peraturan khusus yang mengatur mengenai kelestarian lingkungan sekitar.Uji Hipotesis Berdasarkan hasil observasi. C.

Hasil Observasi Biota Laut 2) Perlunya pengembangan ilmu pengetahuan di bidang biota laut agar tidak terjadi kesalahan atau kegagalan dalam penanganan dan pelestarian biota laut yang ada di Indonesia 3) Perlunya penambahan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian biota laut yang ada DAFTAR PUSTAKA http://puspitek.com/ Azka Layyina Wildany Page 21 .lautanindonesia.info/ http://www.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->