P. 1
Rangkuman-Sosiologi-SMA-Bentuk-–-Bentuk-Struktur-Sosial

Rangkuman-Sosiologi-SMA-Bentuk-–-Bentuk-Struktur-Sosial

|Views: 64|Likes:
Published by Azri Husniyah

More info:

Published by: Azri Husniyah on Aug 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

BAB I

Bentuk – Bentuk Struktur Sosial
A. Struktur sosial
Struktur social merupakan pola perilaku dari setiap individu masyarakat yang tersusun sebagai suatu system. baik vertikal maupun horizontal.struktur vertikal yaitu berbentuk stratifikasi sosial,dan sedangkan harizontal yaitu berbentuk diferensiasi sosial. Dalam ilmu sosiologi,penbentuk struktur sosial,yaitu status dan peran sosial .

B. Diferensiasi Sosial dan Stratifikasi Sosial.
1. Diferensiasi Sosial Diferensiasi adalah klasifikasi terhadap perbedaan-perbedaan yang biasanya sama. Pengertian sama disini menunjukkan pada penggolongan atau klasifikasi masyarakat secara horisontal, mendatar, atau sejajar. Asumsinya adalah tidak ada golongan dari pembagian tersebut yang lebih tinggi daripada golongan lainnya..Pengelompokan horisontal yang didasarkan pada perbedaan ras, etnis (sukubangsa), klan dan agama disebut kemajemukan sosial, sedangkan pengelompokan berasarkan perbedaan profesi dan jenis kelamin disebut heterogenitas social Pada intinya hal-hal yang terdapat dalam diferensiasi itu tidak terdapat tingkatantingkatan, namun yang membedakan satu individu dengan individu yang lainnya adalah sesuatu yang biasanya telah ia bawa sejak lahir. contohnya saja, suku sunda dan suku batak memiliki kelebihan masing-masing. jadi seseorang tidak bisa menganggap suku bangsanya lebih baik, karena itu akan menimbulkan etnosentrisme dalam masyarakat. diferensiasi merupakan perbedaan yang dapat kita lihat dan kita rasakan dalam masyarakat, bukan untuk menjadikan kita berbeda tingkat sosialnya seperti yang terjadi di Afrika Selatan. Untuk lebih jelasnya perhatikan skema di bawah ini :

Diferensiasi sosial ditandai dengan adanya perbedaan berdasarkan ciri-ciri sebagai berikut: a. Ciri Fisik Diferensiasi ini terjadi karena perbedaan ciri-ciri tertentu. Misalnya : warna kulit, bentuk mata, rambut, hidung, muka, dsb.

Afrika Utara. antara lain: 1. sistem kekeluargaan.Ainu ( di pulau Hokkaido dan Karafuto Jepang). Bangladesh. . . prestise dan kekuasaan. Termasuk didalam kategori ini adalah perbedaan peranan. Filipina. Krober 1) Austroloid.Asiatik Mongoloid (Asia Utara.Negrito (Afrika Tengah. pakaian adat.kulit kuning sampai sawo mateng .Indic (Pakistan. . 3) Kaukasoid . dan Polinesia).Malayan Mongoloid (Asia Tenggara dan Penduduk Asli Taiwan). Vietnam. 5) Ras-ras Khusus (tidak dapat diklasifikasikan kedalam empat ras pokok) .Veddoid (pedalaman Sri Langka. agama.mata sipit (Asia Mongoloid) · Mongoloid Asia : Sub Ras Tionghoa (Jepang. Hasil dari nilai-nilai yang dianut suatu masyarakat dapat kita lihat dari bahasa. c. .American Mongoloid (Penduduk asli Amerika). Armenia. b.. Sulawesi Selatan). Filipina). Diferensiasi Ras Ras adalah suatu kelompok manusia yang memiliki cirri-ciri fisik bawaan yang sama. Sri Langka). . .African Negroid (Benua Afrika).b. Indonesia) · Mongoloid Andian (orang Indian di Amerika) . Menurut A.Mediterania (sekitar Laut Tengah. India. Semenanjung Malaya yang dikenal dengan nama orang Semang. Taiwan) Sub Ras Melayu (Malaysia. . Arab. Ciri Sosial Diferensiasi sosial ini muncul karena perbedaan pekerjaan yang menimbulkan cara pandang dan pola perilaku dalam masyarakat berbeda.Bushman (gurun Kalahari. mencakup penduduk asli Australia (Aborigin).L. seperti religi atau kepercayaan.bulu badan sedikit .kesenian. Diperensiasi ras adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan ciri-ciri fisiknya. Menurut Ralph Linton 1) Mongoloid Ciri-ciri: . Asia Tengah dan Asia Timur).Nordic (Erofa Utara. Pengelompokan masyarakat membentuk delapan criteria diferensiasi social. . 4) Negroid . . Iran). Contohnya : pola perilaku seorang perawat akan berbeda dengan seorang karyawan kantor. Ciri Budaya Diferensiasi budaya berhubungan erat dengan pandangan hidup suatu masyarakat menyangkut nilai-nilai yang dianutnya. dsb. Secara garis besar manusia terbagi kedalam ras-ras sebagai berikut: a.Polynesian (kepulauan Micronesia.Malanesian (Irian. Melanesia). sekitar Laut Baltik). Afrika Selatan). keuletan dan ketangguhan (etos). . arsitektur.rambut lurus .Alpine (Erofa Tengah dan Erofa Timur). 2) Mongoloid .

Melayu dan sebagainya. orang Aceh.kelopak mata lurus · Sub Ras Negroid · Nilitz · Negro Rimba · Negro Oseanis · Hetentot Boysesman Indonesia didiami oleh bermacam-macam Sub Ras. Gorontalo dan sebagainya. Jambi.kulit putih . Kubu di Sumatra Selatan. Bengkuku. Toala dan Tomuna di Sulawesi. Flores. · Neo Melanosoid. Diferensiasi Suku Bangsa (Etnis) Menurut Hassan Shadily MA. Tengger dan sebagainya.kulit hitam . Palembang. antara lain: · Negrito.Melayu Tua (Proto Melayu). Toraja. Dani Asmat. · Pulau Jawa : Sunda.bibir tebal . · Kepulauan Maluku dan Irian : Ternate. Jawa.rambut pirang sampai coklat kepirang kehitaman . Minangkabau. Toraja dan Dayak. Bolaang-mangondow.2) Kaukasoid Ciri-ciri: .Adat-istiadat Suku bangsa yang ada di Indonesia yaitu sebagai berikut: · Pulau Sumatra : Aceh.rambut keriting .Melayu Muda (Deutro Melayu).Ciri fisik . namun suku bangsa memiliki kesamaan budaya sebagai berikut: .hidung mancung . Timoer. suku Sakai di Riau.Kesenian . . Toil-Toli. Minahasa. · Melayu: . suku Semang di Semenanjung Malaya dan sekitarnya.kelopak mata lurus · Ras Nordic · Alpin Mediteran · Armenoid · India 3) Negroid Ciri-ciri: . · Veddoid. Bima Lombok. Makassar. Rote. Minang. · Kepulauan Nusa Tenggara : Bali. Diferensiasi suku bangsa merupakan penggolongan manusia berdasarkan ciri-ciri biologis yang sama. kepulauan Kei dan Aru. · Pulau Kalimantan : Dayak.Bahasa daerah . Banjar dan sebagainya. . · Pulau Sulawesi : Bugis. orang Batak. 2. Batak. seperti ras. Tidore. Bugis/Makasar. suku bangsa atau etnis adalah segolongan rakyat yang masih dianggap mempunyai hubungan biologis.

7. Goeslaw. Lasut. Melayu. Diferensiasi Asal Daerah Diferensiasi ini merupakan pengelompokan manusia berdasarkan asal daerah atau tempat . a. Paeira. bisa membimbing. Kampai dan sebagainya.Masyarakat Flores (klennya disebut Fam) antara lain : Fernandes. 6. dan sebagainya. Diferensiasi Agama Diferensiasi agama adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan agama/kepercayaannya. . Klen adalah system social berdasarkan ikatan darah atau keturunan yang sama umumnya terjadi di masyarakat unilateral baik melalui garis ayah (patrilineal) atau ibu (matrilineal).Masyarakat Flores. Pangkarego. Chaniago. dokter. klennya disebut suku yang merupakan gabungan dari kampungkampung. Daulay. Paranginangin. Rangkuti. Agama dan Masyarakat Dalam perkembangan agama mempengaruhi masyarakat begitu juga masyarakat mempengaruhi agama. Lotul. · Klen atas dasar garis keturunan ibu (matrilineal) antara lain terdapat pada masyarakat : . Batubara. . .Minangkabau. · Klen atas dasar garis keturunan ayah (patrilineal) terdapat pada: . Paat. Piliang. 4. Diferensiasi Jenis Kelamin Jenis kelamin merupakan kategori dalam masyarakat yang didasarkan pada perbedaan seks atau jenis kelamin (perbedaan biologis). . Sembiring. Leimena. Da Costa.Marga Batak Mandailing : Harahap. pegawai negri. Komponen-komponen Agama · Emosi keagamaan · System keyakinan · Upacara keagamaan · Tempat ibadah · Umat b. Diferensiasi Klen (Clan) Klen / kerabat luas / keluarga besar. suara. Perbedaan biologis ini dapat kita lihat dari struktur organ reproduksi. Latuconsina. Nasution. pedagang. Kleden. Tambun. Barus. 5. De-Rosari. Klen merupakan kesatuan keturunan (genealogis).Masyarakat Minahasa (klennya disebut Fam) antara lain : Mandagi. . Berdasarkan perbedaan profesi orang dimasyarakat berprofesi: guru. Supit.Masyrakat Ambon (klennya disebut Fam) antara lain : Pattinasarani. Atas dasar itu maka ada kelompok laki-laki/pria dan kelompok wanita/perempuan. nama klennya antara lain : Koto. kesatuan kepercayaan (religiomagis) dan kesatuan adapt (tradisi).Marga Batak Toba : Nababan. Manuhutu. tentara dan sebagainya. Misal profesi guru memerlukan keterampilan khusus. Singarimbun. Solo. Dalimo.3. Tombokan. Simatupang. seperti: pandai berbicara. yaitu suku Ngadu juga menggunakan system matrilineal. Siregar. bentuk tubuh. Sikumbang. . Diferensiasi Profesi (pekerjaan) Diferensiasi profesi adalah pengelompokan masyarakat atas dasar jenis pekerjaan atau profesinya. Wangge.Masyarakat Batak (sebutan Marga) . sabar dan sebagainya. buruh. Profesi biasanya berkaitan dengan keterampilan khusus.Marga Batak Karo : Ginting.

Dari penggunaan ketiga dimensi tersebut Max Weber memperkenalkan konsep : kelas. status. dan power. Jeffries dan Ransford mempergunakan ketiga dimensi tersebut. . prestise. desa atau kota. yang berupa kesatuan-kesatuan social. Diferensiasi Partai Diferensiasi partai adalah perbedaan masyarakat dalam kegiatannya mengatur kekuasaan negara. usia.. Pitirin A. kekuasaan. namun juga dapat didigunakan secara bersama. dan intan.tinggalnya. berdasarkan kriteria ekonomi. Sorokin mendefinisikan stratifikasi sebagai pembedaan penduduk atau anggota masyarakat ke dalam kelas-kelas secara hierarkis. kelebihan yang dimiliki. Selain lapisan bersusun bentuk stratifikasi dapat juga diperlihatkan dalam bentuk melingkar. 2. dan partai. Bentuk stratifikasi melingkar ini terutama berkaitan dengan dimensi kekuasaan. seideologi dan sealiran. Perbedaan orang desa dengan orang kota dapat ditemukan dalam hal-hal berikut: . Pengelompokan secara vertikal berdasarkan posisi. 8. seazas. Stratifikasi berasal dari kata stratum yang berarti strata atau lapisan dalam bentuk jamak. Bentuk stratifikasi dapat dibedakan menjadi bentuk lapisan bersusun yang diantaranya dapat berbentuk piramida. pendidikan. Terbagi menjadi: .tutur kata . Stratifikasi dapat terjadi dengan sendirinya sebagai bagian dari proses pertumbuhan masyarakat. yaitu privilege atau ekonomi untuk membagi masyarakat industri menjadi dua kelas.Masyarakat kota : kelompok orang yang tinggal di perkotaan atau berasal dari kota. dan kehormatan. Cuber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai suatu pola yang ditempatkan di atas kategori dari hak-hak yang berbeda Berarti. Dimensi Stratifikasi Sosial Untuk menjelaskan stratifikasi sosial ada tiga dimensi yang dapat dipergunakan yaitu : privilege. Faktor yang menyebabkan stratifikasi sosial dapat tumbuh dengan sendirinya adalah kepandaian. Ketiga dimensi ini dapat dipergunakan sendiri-sendiri. juga dapat dibentuk untuk tercapainya tujuan bersama. Stratifikasi Sosial . previllege dan prestise. sistem kekerabatan. Karl Marx menggunakan satu dimensi. piramida terbalik. Max Weber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan.Distribusi hak dan wewenang. Sedangkan menurut Bruce J.cara menghias rumah dan sebagainya. Sedangkan Max Weber. dan harta dalam batas-batas tertentu. yaitu kelas Borjuis dan Proletar.cara berpakaian . stratifikasi social merupakan pembedaan penduduk dalam kelas-kelas secara bertingkat. Peter Berger.masyarakat desa : kelompok orang yang tinggal di pedesaan atau berasal dari desa.perilaku . Stratifikasi sosial merupakan suatu konsep dalam sosiologi yang melihat bagaimana anggota masyarakat dibedakan berdasarkan status yang dimilikinya. . sesuatu yang dihargai. kelompok status. Cohen sistem stratifikasi akan menempatkan setiap individu pada kelas sosial yang sesuai berdasarkan kualitas yang dimiliki.

) b) Ukuran kekuasaan (penguasa/ dikuasai) penguasa punya wewenang lebih tinggi c) Ukuran kehormatan (berpengarug / terpengaruh) ukuran ini ada di masyarakat tradisional(pemimpin informal) d) ukuran ilmu pengetahuan (golongan cendekiawan/ rakyat awam) Tiga sifat Stratifikasi Sosial Menurut Soerjono Soekanto. .Rasialis. dilihat dari sifatnya pelapisan sosial dibedakan menjadi sistem pelapisan sosial tertutup. Stratifikasi Sosial Tertutup (Closed Social Stratification) Stratifikasi ini adalah stratifikasi dimana anggota dari setiap strata sulit mengadakan mobilitas vertikal. dan sistem pelapisan sosial campuran. Contoh: . sistem pelapisan sosial terbuka. tuan tanah penyewa. . Kaum Sudra tidak bisa pindah posisi naik di lapisan Brahmana.Feodal. a.Sistem kasta. . Walaupun ada mobilitas tetapi sangat terbatas pada mobilitas horisontal saja. Kulit hitam (negro) yang dianggap di posisi rendah tidak bisa pindah kedudukan di posisi kulit putih.Ukuran yang biasa digunakan untuk menggolongkan penduduk dalam lapisan-lapisan tertentu yaitu: a) Ukuran kekayaan (kaya miskin. Kaum buruh tidak bisa pindah ke posisi juragan/majikan.

Maka. Stratifikasi Sosial Campuran Stratifikasi sosial c a m p u r a n m e r u p a k a n kombinasi antara stratifikasi tertutup dan terbuka. seorang Bali b e r k a s t a Brahmana mempunyai kedudukan terhormat di Bali.Seorang yang tidak/kurang pendidikan akan dapat memperoleh pendidikan asal ada niat dan usaha. kekayaan.Seorang miskin karena usahanya bisa menjadi kaya. maka mereka mempunyai kedudukan dan lapisan yang rendah. Contoh: . namun apabila ia pindah ke Jakarta menjadi buruh. Seseorang yang mempunyai tugas sebagai pejabat/ketua atau pemimpin pasti menempati lapisan yang tinggi daripada sebagai anggota masyarakat yang tidak mempunyai tugas apa-apa. keaslian keanggotaan masyarakat dan sebagainya. bisa berupa kepandaian. Semakin banyak kepemilikan. ia harus menyesuaikan diri dengan aturan kelompok masyarakat di Jakarta.b. Selama manusia membeda-bedakan penghargaan terhadap sesuatu yang dimiliki tersebut. SEBAB-SEBAB TERJADINYA STRATIFIKASI SOSIAL Setiap masyarakat mempunyai sesuatu yang dihargai. kekuasaan. atau sebaliknya. . profesi. Setiap anggota strata dapat bebas melakukan mobilitas sosial. pasti akan menimbulkan lapisan-lapisan dalam masyarakat. Karena penghargaan terhadap jasa atau pengabdiannya seseorang bisa pula . Stratifikasi Sosial Terbuka (Opened Social Stratification) Stratifikasi ini bersifat dinamis karena mobilitasnya sangat besar. Misalnya. semakin tinggi kedudukan atau lapisannya. Sebaliknya bagi mereka yang hanya mempunyai sedikit atau bahkan tidak memiliki sama sekali. ia memperoleh kedudukan rendah. c. kecakapan masyarakat/seseorang terhadap sesuatu yang dihargai. baik vertikal maupun horisontal.

seperti menentukan penghasilan. c. misalnya pada seseorang yangmenerima anugerah penghargaan/ gelar/ kebangsawanan.tingkat kekayaan. Sistem pertanggaan (tingkatan) pada strata yang diciptakan masyarakat yang menyangkut prestise dan penghargaan. Fungsi Stratifikasi Sosial Stratifikasi sosial dapat berfungsi sebagai berikut : a. b. b. Kaum bangsawan akan menempati lapisan atas seperti gelar : . Kriteria sistem pertentangan. Status seseorang juga ditentukan dalam penguasaan pengetahuan lain. angkatan bersenjata. KRITERIA DASAR PENENTU STRATIFIKASI SOSIAL Kriteria atau ukuran yang umumnya digunakan untuk mengelompokkan para anggota masyarakat ke dalam suatu lapisan tertentu adalah sebagai berikut : a. jenis kelamin. seperti tingkah\ laku. dan sebagainya. kepandaian. perkumpulan. d. Dapat juga karena keahlian dan ketrampilan seseorang dalam pekerjaan tertentu dia menduduki posisi tinggi jika dibandingkan dengan pekerja yang tidak mempunyai ketrampilan apapun. Kekayaan Kekayaan atau sering juga disebut ukuran ekonomi. partai politik. ketrampilan khusus. jika dibandingkan orang berpendidikan rendah. misalnya pahlawan. Penentu lambang-lambang (simbol status) atau kedudukan. Terjadinya secara otomatis.keanggotaan kelompok. wewenang atau kekuasaan.ditempatkan pada posisi yang tinggi.Andi di masyarakat Bugis.Tengku di masyarakat Aceh. Terjadi dengan sengaja untuk tujuan bersama dilakukan dalam pembagian kekuasaan dan wewenang yang resmi dalam organisasi-organisasi formal. penemu. seperti : pemerintahan. Kekuasaan Kekuasaan dipengaruhi oleh kedudukan atau posisi seseorang dalam masyarakat. sebaliknya orang yang tidak mempunyai kekuasaan berada di lapisan bawah. Distribusi hak-hak istimewa yang obyektif. Orang yang memiliki harta benda berlimpah (kaya) akan lebih dihargai dan dihormati daripada orang yang miskin. pelopor. d. c. b. Kepandaian/penguasaan ilmu pengetahuan Seseorang yang berpendidikan tinggi dan meraih gelar kesarjanaan atau yang memiliki keahlian/profesional dipandang berkedudukan lebih tinggi. keselamatan dan wewenang pada jabatan/pangkat/ kedudukan seseorang. kerabat tertentu. . dan sebagainya. sifat keaslian keanggotaan seseorang dalam masyarakat. perusahaan. dsb. Seorang yang memiliki kekuasaan dan wewenang besar akan menempati lapisan sosial atas. kesaktian. kepemilikan. dsb. PROSES TERJADINYA STRATIFIKASI SOSIAL Stratifikasi sosial terjadi melalui proses sebagai berikut: a. Keturunan Ukuran keturunan terlepas dari ukuran kekayaan atau kekuasaan.Raden di masyarakat Jawa. cara . misalnya pengetahuan agama. keturunan. . Misalnya. yaitu apakah didapat melalui kualitas pribadi. karena faktor-faktor yang dibawa individu sejak lahir. usia. Keturunan yang dimaksud adalah keturunan berdasarkan golongan kebangsawanan atau kehormatan.

Indonesia terletak antara dua titik silang samudra yaitu Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Hal demikian membuat masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai ras. e. Tingkat mudah tidaknya bertukar kedudukan. A. C. yakni: . Iklim yang berbeda antara daerah satu dengan daerah lain menimbulkan perbedaan mata pencaharian penduduknya. sedangkan yang tinggal di wilayah pantai sebagai nelayan/pelaut. dialek. Etnis (suku bangsa). Alat solidaritas diantara individu-individu atau kelompok yang menduduki sistem sosial yang sama dalam masyarakat. Contoh: orang yang tinggal di wilayah pedalaman cenderung bermata pencaharian sebagai petani. klen. misalnya : bahasa. kesenian. agama dsbnya. etnis dan sebagainya. alat-alat budaya.berpakaian dan bentuk rumah. b. dsbnya. . H e t e r o g e n i t a s Ada dua macam Heterogenitas. Dapat ditarik kesimpulan dengan adanya Diferensiasi Sosial mempengaruhi terbentuknya anekaragam budaya. Pengaruh Diferensiasi Sosial Ada dua hal dalam Diferensiasi Sosial yang sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat di Indonesia : * Kemajemukan Sosial : Pengelompokkan masyarakat secara horisontal yang didasarkan pada adanya perbedaan Ras. Kemajemukan masyarakat Indonesia terbentuk karena beberapa hal seperti: . Letak strategis ini merupakan daya tarik bagi bangsa-bangsa asing datang dan singgah di wilayah ini sehingga Amalgamasi (perkawinan campur) dan Asimilasi (perbauran budaya) diantara kaum pendatang dan penduduk asli maupun antara kaum pendatang sendiri terjadi. Pengaruh Diferensiasi dan Stratifikasi Sosial. arsitektur. f.Keadaan geografis Indonesia yang terdiri dari beberapa ribu pulau besar kecil dari barat sampai ke timur yang kemudian tumbuh menjadi satu kesatuan sukubangsa yang melahirkan berbagai ragam budaya.

1) Heterogenitas masyarakat berdasarkan profesi/pekerjaan. Untuk itu diperlukan penguasaan ilmu dan melatih ketrampilan yang berkaitan dengan setiap pekerjaan. Di Indonesia biarpun secara konstitusional tidak terdapat diskriminasi sosial atas dasar jenis kelamin. Pola tindakan individu-individu masyarakat sebagai konsekwensi dari adanya perbedaan status dan peran sosial akan muncul dengan sendirinya. . Pandangan gender ini dikarenakan faktor kebudayaan dan agama. Masyarakat Indonesia yang besar ini penduduknya terdiri dari berbagai profesi seperti pegawai negeri. Hubungan antar profesi atau orang yang memiliki profesi yang berbeda hendaknya merupakan hubungan horisontal dan hubungan saling menghargai biarpun berbeda fungsi. Contoh pelapisan sosial yang terjadi dalam masyarakat Gaya hidup masing-masing orang berbeda-beda. orang kaya (lapisan atas) akan mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam hidupnya. dsbnya. dan orang kaya akan punya gaya hidup tertentu yang berbeda dengan orang miskin. juga munculnya kelaskelas sosial atau golongan sosial yang telah kita pelajari pada Modul terdahulu. Maka sudah selayaknya perbedaan jenis kelamin dikatagorikan secara horisontal. tugas. pegawai swasta. penyadaran HAM. Misalnya. banyak perempuan yang berhasil mengusai Iptek dan memiliki posisi yang strategis dalam masyarakat. dsbnya. spesialisasi-spesialisasi pekerjaan. jika dibandingkan orang miskin (lapisan bawah). Setiap pekerjaan juga memiliki fungsi di masyarakat karena merupakan bagian dari struktur masyarakat itu sendiri. Apabila kita melihat kemajuan Indoensia sekarang ini. Setiap pekerjaan memerlukan tuntutan profesionalisme agar dpat dikatakan berhasil.Pola hidup masyakat tentunya dilatarbelakangi oleh statusnya dalam masyarakat. pedagang. bahkan berbeda penghasilan. Pelapisan masyarakat mempengaruhi munculnya life chesser & life stile tertentu dalam masyarakat. Ada orang yang hidup dengan gaya mewah. keterampilan-keterampilan khusus (skill). yaitu hubungan kesejajaran yang saling membutuhkan dan saling melengkapi. adapula yang hidup secara sederhana. PENGARUH STRATIFIKASI SOSIAL Selain menimbulkan tumbuhnya pelapisan dalam masyarakat. 2) Heterogenitas atas dasar jenis kelamin. namun pandangan “gender” masih dianut sebagaian besar masyarakat Indonesia. Dari kedua macam Heterogenitas tersebut dapat ditarik kesimpulan : melalui Hetrogenitas memunculkan adanya profesionalismeprofesionalisme dalam pekerjaan. yaitu kemudahan hidup dan gaya hidup tersendiri. Adanya pelapisan sosial dapat pula mengakibatkan atau mempengaruhi tindakantindakan warga masyarakat dalam interaksi sosialnya. tentara.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->